Ketua YJI Kota Batam, Haryanto foto bersama Preventif YJI Pusat.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI), Lenny M Djoenaedi mengatakan setiap Pelatih senam klub jantung sehat (KJS) harus memiliki etika dan etiket. 

Lenny menjelaskan Etika yaitu yang timbul dari perbuatan manusia dan terkait erat dari diri manusia itu sendiri. 
.
Sementara, etiket yaitu tatakrama atau cara sopan santun, mengatur perbuatan yang dilakukan oleh manusia dalam pergaulan.

"Pelatih itu tidak sembarangan. Pelatih senam jantung sehat harus memiliki etika dan etiket. Seperti juga larangan memakai pakaian lejing. Pelatih dihimbau untuk menggunakan training," ungkap Lenny.

Masih menurut Lenny sesuai dengan ketentuannya, dasar etiket diantaranya senyum dengan tulus, menyapa dan mengucapkan salam, ramah dan sopan, disiplin diri yang tinggi, tdak diskriminasi serta saling menghargai dan menghormati.

Masih menurut Lenny, dia sangat mengapresiasi atas dilaksanakannya Pelatihan Pelatih Senam Jantung Sehat (P.0) yang digagas oleh Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Batam.

Menurutnya, kegiatan pelatihan untuk para pelatih ini adalah salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan dan skill dari para pelatih itu sendiri.

"Sebelumnya kita berikan dulu pelatihan dasar sebagai teorinya. Lalu setelah itu kita lakykan praktek untuk melatih di lapangan," ungkapnya.

Kemudian, adapun materi-materi yang diberikan kepada para pelatih itu ialah visi dan misi dari Yayasan Jantung Indonesia.

Lalu, hal penting berikutnya yang wajib diketahui oleh para pelatih itu yakni etika atau kode etik pelatih. 

"Ini sangat penting sekali diketahui oleh setiap pelatih, supaya dia bisa lebih baik lagi di lapangan dalam menghadapi masyarakat untuk menghindari pentakit jantung dan pembuluh darah," sebutnya.

Kemudian, materi selanjutnya yang harus diketahui oleh setiap pelatih adalah mengetahui tentang keorganisasian. Lalu, setelah itu para pelatih juga diharapkan bisa mengetahui tentang coaching.

"Seorang pelatih itu harus bisa mengetahui tentang coaching. Hal itu supaya para pelatih itu bisa mengetahui bagaimana sikapnya di lapangan," sebutnya.

Kemudian, setelah para pelatih itu mengetahui tentang dasar-dasar menjadi seorang pelatih senam jantung sehat, mereka juga harus mengetahui tentang pendalaman teknik - teknik dasar gerak.

"Teknik gerak di yayasan jantung itu harus diketahui oleh setiap pelatih senam jantung, dan tidak asal-asalan, karena kita ada rumusnya, yakni BBTT atau Baik Benar Terukur, Teratur, Terarah dan Terawasi," ucapnya.

Sebelum melakukan senam jantung, seorang pelatih yang berlisensi haruslah mengetahui tahapan-tahapannya diantaranya, pemanasan, inti kemudian pendinginan.

Senada, Preventif Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Pusat, Sri Winarni menambahkan, untuk para peserta yang telah mengikuti pelatihan ini harus bisa lebih tekun dan terus semakin semangat belajar lagi untuk menjadi pelatih profesional.

"Yang diminta oleh Yayasan Jantung Indonesia adalah pelatih yang profesional," ungkap Sri.

Lebih lanjut Sri mengatakan, para pelatih harus bisa memberikan penyuluhan dan mengajak masyarakat umum untuk menjadi pelopor gaya hidup sehat.

Fay


Ketua YJI Provinsi kepri, Yuniarni Pustoko Weni, Ketua YJI Kota Batam, Haryanto, 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Meski hujan dengan intensitas sedang mengguyur kota Batam sejak Sabtu (25/8/2024) pagi, tak menyurutkan semangat 75 Peserta mengikuti Pelatihan Pelatih Senam Jantung Sehat (P.0) yang digagas oleh Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Batam.

Hal tersebut dibuktikan dengan semangat dan antusiasnya para peserta mengikuti seluruh tahapan demi tahapan materi yang disampaikan oleh para narasumber yang didatangkan langsung dari Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Pusat dan juga dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI).

Sesuai jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya, kegiatan itu dilaksanakan selama 2 hari di Kota Batam, yang dimulai sejak hari ini, Sabtu (24/8/2024) sampai dengan esok hari, Minggu (25/8/2024), yang dipusatkan di Alun-Alun Engku Putri Batam Center, Kota Batam.

Tampak hadir dalan acara Pembukaan Pelatihan Pelatih Senam Jantung Sehat (P.0) itu, Ketua YJI Provinsi kepri, Yuniarni Pustoko Weni, Ketua YJI Kota Batam, Haryanto, Pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI), Lenny M Djoenaedi dan serta para peserta pelatihan.

Hadir juga, perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Batam, Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Batam, Bendahara Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Kota Batam serta perwakilan dari Baznas.

Ketua YJI Provinsi kepri, Yuniarni Pustoko Weni memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pengurus YJI Kota Batam yang telah menyelenggarakan Pelatihan Pelatih Senam Jantung Sehat (P.0) jajaran Kepri.

"Kami mengapresiasi YJI Kota Batam dibawah naungan YJI Provinsi Kepri yang telah sukses menyelenggarakan Pelatihan Pelatih Senam Jantung Sehat (P.0) jajaran Kepri," Weni disela kegiatan.

Weni mengatakan, dia merasa senang dan mengucap syukur bisa hadir dalam kegiatan pelatihan pelatih dasar KJS jajaran Kepri di Batam hari ini. 

Pelatihan ini menurutnya sangat penting, selain ajang silaturahmi antar KJS, para peserta juga bisa menambah ilmu dari pemateri yang hadir dari YJI pusat.

"Saya terharu, acara ini luar biasa. Semoga YJI Kepri dan YJI Batam bisa selalu bermanfaat bagi KJS dan juga untuk masyarakat banyak, dan semoga peserta pelatihan hari ini menjadi pelatih yang berkualitas dan profesional," ungkapnya.

Weni juga mengatakan perkembangan KJS di Kepri saat ini luar biasa, meski secara jumlah ada pengurangan pasca pandemi covid beberapa tahun lalu.

"Sampai saat ini di Kepri tercatat ada 28 KJS. Dulu banyak ada 37 KJS, tapi pasca pandemi mengalami penurunan hingga sekarang," sebutnya

Senada, Ketua YJI Kota Batam, Haryanto, mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT, atas terlaksananya Pelatihan Pelatih Senam Jantung Sehat (P.0) ini sesuai dengan ekspektasi.

"Alhamdulillah, acara bisa terlaksana sesuai dengan ekspetasi kita diantaranya junlah peserta yang hadir terpenuhi, serta narasumbernya dari YJI Pusat juga hadir," ucap Haryanto disela kegiatan.

Selanjutnya, ucapan terima kasih juga ia sampaikan atas support dan dukungannya, sehingga kegiatan Pelatihan Pelatih Senam Jantung Sehat (P.0) ini bisa terlaksana dengan baik dan lancar.

"Atas nama seluruh pengurus YJI Kota Batam, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan yang telah diberikan ini," imbuhnya.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu program kerja unggul yang telah disusun YJI Kota Batam. Adapun tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan skill dari para pelatih senam, sebelum benar-benar terjun di tengah-tengah masyarakat.

"Ini salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan dan skill dari para pelatih senam jantung, sebelum terjun di tengah-tengah masyarakat," sebutnya.

Dikatakannya, Yayasan Jantung Indonesia merupakan sebuah lembaga yang siap menjadi pelopor gaya hidup sehat. Nilai-nilai luhur yang disampaikan melalui edukasi dan informasi, diharapkan bisa merubah kebiasaan hidup masyarakat menjadi lebih baik.

Pihaknya juga turut menggandeng Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), Pemerintah Kota Batam dan juga Rumah Sakit yang ada di Batam, untuk menjadi pelopor gaya hidup sehat.

"Masyarakat itu harus hidup sehat baik jasmani maupun rohani khususnya memiliki jantung yang sehat," ungkap Haryanto.

Pihaknya berharap, dengan dilaksanakannya kegiatan ini maka akan semakin mewakili kebutuhan masyarakat untuk menyelenggarakan senam di wilayahnya masing-masing, yang sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku di Yayasan Jantung Indonesia.

Selanjutnya, keuntungan peserta mengikuti Pelatihan Sertifikasi P Nol ini ialah akan mendapatkan lisensi atau izin untuk mendirikan Klub Jantung Sehat. Lalu, peserta itu akan diizinkan dan diperbolehkan untuk memimpin senam di tempat-tempa formal seperti, rumah sakit, klinik, puskesmas serta fasum.

"Nantinya mereka juga akan terhimpun dalam satu wadah yakni ikatan instruktur jantung sehat. Dengan begitu kita akan lebih mudah untuk memantaunya," ungkap Haryanto.

Masih menurut Haryanto, Yayasan Jantung Indonesia Cabang Kota Batam saat ini baru memiliki sabanyak 18 pelatih senam jantung yang berlisensi nasional. Dan, dengan kondisi kota Batam saat ini jumlah tersebut sangat sedikit dari luasnya wilayah kota Batam.

"Peluang untuk pelatih senam yang berlisensi nasional di kota Batam ini sangat besar. Dan, YJI Cabang Kota Batam mendorong pelatih - pelatih yang ada saat ini untuk terus mengupgrade kemampuannya," pungkasnya.

Fay


 

Foto Bersama Kepala BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam, Muhammad Rudi meninjau langsung pengerjaan hunian baru untuk warga yang terdampak pembangunan Rempang Eco-City, Jumat (23/8/2024).


Hadir bersama Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, Muhammad Rudi optimistis pembangunan kawasan serta hunian baru yang berlokasi di Tanjung Banon itu bisa selesai tepat waktu.


Dengan harapan, warga Rempang yang telah bergeser ke hunian sementara dapat segera menempatinya dan memulai hidup baru di sana.


"Ini harus kita selesaikan agar warga senang. Sejak awal, rencana investasi di Rempang memang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, oleh sebab itu BP Batam bersama Pemerintah Provinsi Kepri dan Kota Batam sudah sepakat untuk mengawal proses ini sampai selesai," ujarnya di Tanjung Banon.


Berdasarkan laporan tim di lapangan, lanjut Rudi, pengerjaan sekitar 60 unit rumah masih terus berlangsung.


Dimana, beberapa unit di antaranya sudah memasuki tahapan penyelesaian.


"Kita berharap sudah selesai pada pertengahan hingga akhir September 2024," tegas Rudi.


Ia juga meminta serta mewanti-wanti agar kontraktor pelaksana dapat memperhatikan betul rencana pengerjaan (action plan) sesuai perjanjian yang berlaku.


Sehingga, target penyelesaian rumah baru untuk warga Rempang di Tanjung Banon dapat terealisasi dengan maksimal.


"Yang pasti kita optimis untuk segera memindahkan warga ke rumah baru mereka," tutup Muhammad Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam. (*)



Gubernur Kepri, Ansar Ahnad di dampingi Pengurus YMTI menekan tombol sirene tanda dimulainya P2K2 di Kampus UIB.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Universitas Internasional Batam (UIB) melaksanakan Program Pengenalan Kehidupan Kampus (P2K2) atau Welcoming Freshmen kepada 1.165 mahasiswa baru jenjang pendidikan S1 dan S2. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sport Hall UIB, Sabtu (24/8/2024) pagi.

Dalam kegiatan Welcoming Freshmen tahun ini, pihak panitia penyelenggara mengusung tema yakni, Dignity: Digitalize your creativity to harmonize the humanity.

Hadir dalam kegiatan itu, Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad, Ketua YMTI Kota Batam, Soehendro Gautama, Pendiri, Pembina dan Pengurus YMTI diantaranya, Edy Hussy, Randy Tan, Delvina, Rektor UIB, Dr. Iskandar Itan beserta jajaran, Anggota DPRD Provinsi Kepri, Asmin Patros dan undangan lainnya.

Ketua YMTI Kota Batam, Soehendro Gautama mengatakan Program Pengenalan Kehidupan Kampus (P2K2) atau Welcoming Freshmen ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan pihak kampus di setiap penerimaan mahasiswa baru.

Menurutnya, dalam kegiatan itu nanti para mahasiswa-mahasiswi baru itu akan diberikan semacam pengarahan oleh para mentor tentang bagaimana cara memulai kehidupan barunya di dunia kampus.

"Nanti para mahasiswa baru itu akan di breefing dan diberikan pengarahan. Tentunya, kehidupan yang baru yang akan mereka alami di kampus akan berbeda dengan kehidupan yang mereka lalui dimasa sekolah. Makanya, kegiatan ini wajib untuk mereka ikuti," ujar Soehendro disela-sela kegiatan.

Kemudian, dalam kegiatan Welcoming Freshmen itu nantinya, para mahasiswa baru itu akan diberikan pengarahan dari para mentor ataupun pembicara tentang materi-materi yang berkaitan dengan dunia kampus.

"Mereka (mahasiswa baru_red) akan dipersiapkan dari aspek mentalnya dan juga dari wawasannya, agar mereka tidak kaget ketika memasuki dunia pendidikan tinggi," imbuhnya.

Masih menurut Soehendro, tema yang diusung setiap penerimaan mahasiswa baru berbeda-beda. Untuk tahun ini, pihaknya mengusung tema Dignity: Digitalize your creativity to harmonize the humanity.

Dijelaskannya, seiring dengan berkembangnya zaman dan berkembangnya teknologi IT di era globalisasi seperti saat ini, akan sangat berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari.

Lalu, bagaimana Dignity ini sebagai nature dalam kehidupan manusia yang tidak boleh hilang? Meski, hampir setiap harinya kita bersetuhan dengan teknologi IT. Dan, kita bekerja menggunakan teknologi AI, maka akan memudahkan kita untuk melakukan aktifitas.

"Dignity ini sebagai human nature yang tidak boleh hilang dalam diri umat manusia," tuturnya.

Selanjutnya, dia beharap dengan mengikuti kegiatan ini para mahasiswa baru itu bisa terus mengikuti kuliah hingga sampai pada akhir mereka menamatkan pendidikan di perguruan tinggi ini.

"Kita berharap adik-adik mahasiswa ini jangan ada yang rontok ditengah jalan. Dan, kita juga berharap tingkat kelulusan nantinya bisa mencapai diangka 95 persen," harapnya.

Senada, Rektor UIB, Dr. Iskandar Itan mengatakan, kegiatan P2K2 yang sudah diikuti ini tujuan dan manfaatnya untuk memperkenalkan dan mempersiapkan mahasiswa baru dalam proses transisi dari pada saat menjalani pendidikan di sekolah menengah.

Yang mana lanjutnya, saat ini para mahasiswa baru tersebut menjalani pendidikan tinggi di Universitas, tentu saja agar mahasiswa tersebut bisa lebih mandiri nantinya. 

Dan, kegiatan itu juga bisa mempercepat proses adaptasi kepada mahasiswa baru terhadap lingkungannya di Universitas Internasional Batam ini.

Masih menurut Dr Itan, dalam program P2K2 ini tujuannya adalah memberi bekal. Dan, juga sebagai modal untuk keberhasilannya dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi ini.

"Kami selenggarakan P2K2 ini sebagai upaya untuk menyadarkan kepada semua mahasiswa baru bahwa ada hal-hal yang sebenarnya dapat menghambat studi kalau kita tidak aware," ucapnya.

Lanjutnya, kita tidak diberi materi untuk memahaminya antara lain misalnya berkaitan dengan radikalisme, terorisme, penyalahgunaan narkoba, kekerasan seksual, korupsi dan lain sebagainya. 

Di samping itu, kegiatan P2K2 ini dirancang agar mahasiswa baru ini juga bisa beradaptasi dan juga bisa berperan aktif dalam kegiatan di tengah masyarakat.

"Maka topik daripada P2K2 tahun ini kita beri tema dignity yang merupakan bagian dari bagaimana kita berkecimpung di masyarakat nantinya," sebutnya.

Selanjutnya, rangkaian P2K2 tentu saja banyak manfaatnya. Ini juga berkaitan dengan bagaimana kita membekali mahasiswa baru tentang tantangan ke depan, tantangan globalisasi kemudian juga meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan serta cinta tanah air.

Kemudian, melaksanakan pengembangan karakter mahasiswa baru agar mempunyai sikap sebagai intelektual pada tahun ajaran 2024 2025 ini ada 1000 lebih mahasiswa yang sudah terdaftar dan akan mengikuti kuliah di awal September nanti. Total peserta P2K2 yang saat ini ada duduk disini itu ada sebanyak 1.165 orang. 

"Jadi ini suatu kebanggaan kita. Kita upayakan peningkatan jumlah mahasiswa setiap tahunnya. Kami juga melaporkan kepada pak gubernur bahwa kegiatan program pengenalan kehidupan kampus tidak ada unsur diskriminasi. Semua dijalankan dengan cara-cara yang baik untuk memberikan materi membekali mahasiswa baru agar mereka bisa beradaptasi untuk lingkungan perguruan tinggi nantinya .

Dalam kesempatan itu, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua fasilitator yang terdiri dari pada mahasiswa senior yang berperan sebagai mentor untuk mahasiswa baru.

"Terima kasih juga kepada semua panitia yang sudah mempersiapkan kegiatan ini hingga pelaksanaannya hingga detik ini," sebut Dr. Itan

Di lokasi yang sama, Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad mengucapkan selamat dan sukses  kepada seluruh mahasiswa yang yang mengikuti Program Pengenalan Kehidupan Kampus (P2K2) atau Welcoming Freshmen.

"Semangat buat anak-anak bapak semua, bahwa kalian semua adalah masa depan Kepri. Warna Kepri ini kedepan akankah berwarna putih atau hitam atau merah ditentukan anak-anak Bapak hari ini," ucap Gubernur Ansar.

Lebih lanjyt Gubernur mengatakan, ada 6 jenis generasi yang selalu kita pelajari hari ini. Pertama, ada generasi namanya prebumer, ada generasi bumer. Lalu, ada generasi X ada generasi Y dan ada generasi Z dan ada generasi Pos Z .

"Nanti lain waktu Bapak ceritakan hari ini supaya anak-anak semua tahu," sebutnya.

Kemudian, Ansat juga memaparkan program-program pemerintah provinsi supaya kalian semua bisa memanfaatkan program-program itu karena program yang kita persembahkan tujuannya adalah untuk masyarakat 

Dikatakannya, Pemerintah Daerah itu tugas pokok dan kewajibannya sudah diatur oleh pemerintah pusat yang nama tugas sentralisasi yang ditugaskan oleh pemerintah pusat di delegasikan ke daerah ini sesuai dengan Undang-Undang nomor 23 tahun 2014.

 Lanjutnya, di dalam undang-undang nomor 23 2014 tentang pemerintahan daerah atau Undang-Undang Otonomi Daerah, ada 6 tugas wajib setiap daerah baik kabupaten kota maupun provinsi yang tugas ini tidak boleh tidak wajib dilakukan oleh setiap daerah.

Tugas yang pertama adalah tugas di bidang pendidikan. Kedua adalah tugas di bidang kesehatan. Kedua tugas ini namanya tugas mandatory atau tugas wajib yang harus dilaksanakan dan anggarannya juga ditentukan oleh pemerintah pusat. 

"Maka setiap tahun APBD itu harus minimal membelanjakan untuk pendidikan sebesar 20 persen," sebutnya.

Sebagaimana yang kuta ketahui bersama bahwa,  di tahun 2024 ini Pemprov Kepri sudah mengeluarkan dana hampir 22 persen untuk pendidikan. 

Sementara, untuk kesehatan pihaknya wajib membelanjakan anggaran minimal 10 persen. Dan, saat ini kita sudah menganggarkan 11 persen tahun ini. 

"Dua kegiatan ini adalah tugas mandatory yang paling-paling kemudian yang ketiga di bidang KPU dan penataan ruang tunggu bangun Jalan semacam yang keempat di bidang permukiman dan prasarana wilayah yang kelima di bidang ketertiban umum maka kita punya Satpol PP apa semua dan yang ke-6 adalah di bidang perlindungan masyarakat.

"Itu tugas yang tidak boleh tidak harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah bapak kerja tahan sama teman-teman di pemprov kepri dan kabupaten kota maka kita program-program yang kita buat program-program yang berkaitan dengan mana mahal itu apa program yang kita buat banyak nanti bapak jelaskan habis ini ya

Semuanya untuk masyarakat kita mulai dari program di bidang kesehatan dulu. Setiap tahun setiap bulan pemprov membayarkan bpjs kesehatan untuk masyarakat kita di Kepri ini yang kurang mampu sebanyak itu 477000 lebih jiwa.

"Kita bayar setiap bulan supaya dia kalau berobat bisa menggunakan bpjs kesehatan dan itu tidak sedikit jumlahnya kali kan 12 bulan kali kan 477000 kali Rp16.000 per bulan.

Fay


Foto BP Batam. 

SEMARANG|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan (BP Batam) melalui Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan (BU Fasling) bersama Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Pencegahan Pencemaran Industri (BBSPJPPI) tanda tangani Perjanjian Kerja Sama Laboratorium pada Kamis (22/8/2024) di Ruang Rapat Industri Hijau BBSPJPPI Semarang.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala BBSPJPPI, Dr. Sidik Herman; Direktur BU Fasling, Binsar Tambunan; Direktur Peningkatan Kinerja dan Manajemen Risiko, Konstantin Siboro; General Manager Pengelolaan Lingkungan, Iyus Rusmana; serta beberapa Pejabat Tingkat III dan IV di lingkungan BU Fasling.

Dr. Sidik Herman menuturkan pihaknya menyambut baik kerja sama ini dan menyatakan siap mendukung transformasi Batam menuju kawasan dengan konsep pembangunan berkelanjutan yang mempertimbangkan aspek pertumbuhan ekonomi, lingkungan, dan kehidupan penduduk secara bersamaan.

"Seiring bertumbuhnya Batam sebagai kawasan yang maju dan mengingat aturan dari Pemerintah Pusat terkait lingkungan yang semakin ketat, kolaborasi ini tentu sangat baik untuk memperlancar tugas pokok BP Batam sebagai pengelola kawasan tersebut," ujar Dr. Sidik.

"Melalui kerja sama ini, kami siap mendukung apa yang menjadi kebutuhan BP Batam dalam pengelolaan lingkungan untuk mewujudkan Batam sebagai Smart Green City" imbuhnya.

Menanggapi hal yang disampaikan oleh Dr. Sidik, Direktur BU Fasling, Binsar Tambunan menghaturkan terima kasih atas penerimaan yang baik dari Kepala BBSPJPPI beserta jajaran.

"Terima kasih atas penerimaan yang baik dari Kepala BBSPJPPI beserta jajaran, kami ingin kerja sama ini menjadi langkah awal terbentuknya laboratorium uji dengan pola kerja seperti di negara maju, contohnya Singapura," terang Binsar.

Binsar berharap, pengelolaan lingkungan di Batam dapat berkembang sejalan dengan pesatnya pembangunan infrastruktur di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

"Langkah ini merupakan salah satu upaya BP Batam untuk mengimbangi pesatnya pembangunan infrastruktur dan kemajuan Batam dari sisi pengendalian dan pengelolaan lingkungan," ujar Binsar.

"Kita berkomitmen untuk mengubah tantangan menjadi harapan dalam rangka mewujudkan Batam Kota Baru yang berwawasan lingkungan" pungkasnya.

Pada kesempatan ini, rombongan dari BU Fasling turut berkeliling kantor BBSPJPPI untuk melihat laboratorium dan teknologi yang diterapkan oleh Balai di bawah naungan Kementerian Perindustrian ini. 

Sebagai informasi bahwa BP Batam memiliki layanan laboratorium uji yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh pelaku usaha dan masyarakat di Batam untuk mendukung kelancaran usahanya hingga edukasi.

Untuk informasi lebih lanjut terkait layanan laboratorium BP Batam, masyarakat dan pelaku usaha dapat menghubungi kontak +62 813 6464 8689/+62 822-8793-6760 atau mengunjungi akun Instagram @faslingbpbatam. (MI)



Foto BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pemandangan berbeda dirasakan para pengguna jalan saat memasuki jalur pendestrian Batam Center pada akhir Agustus ini. Sebab, penanaman pohon bunga tabebuya yang diinisiasi oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi pada akhir tahun 2022 lalu mulai bermekaran.

Keindahan bunga tabebuya yang berwarna putih dan merah muda (pink) yang berasal dari Amerika Latin tersebut, mengingatkan pada suasana musim semi di Jepang. Sekilas, bunga yang memiliki nama latin Handroanthus Chrysotrichus ini, memang mirip dengan bunga sakura.

Kehadiran bunga tabebuya di sepanjang jalan tersebut, diperuntukkan untuk menambah estetika kota dan penghijauan kawasan Batam Center, yang merupakan etalase kota Batam sebagai pusat pemerintah, jasa dan pemukiman.

Muhammad Rudi mengatakan, penanaman pohon bunga tabebuya disepanjang jalur pedestrian tersebut, merupakan langkahnya dalam menata kota dan peningkatan fasilitas bagi masyarakat Kota Batam maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Batam. Pohon bunga tabebuya sendiri dipilih karena mempunyai ketahanan hidup yang sangat tinggi dan mampu beradaptasi dalam rentang kondisi yang cukup luas.

"Pohon tabebuya juga mampu membersihkan udara dari polutan yang berbahaya. Karena itu, penanaman pohon ini diharapkan memberikan manfaat bagi Kota Batam," kata Muhammad Rudi.

Oleh karenanya, Muhammad Rudi berpesan agar seluruh masyarakat dapat bersama-sama menjaga serta merawat fasilitas yang sudah dibangun, agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

"Fasilitas yang sudah dibangun ini wajib kita jaga dan rawat bersama, agar dapat terus digunakan hingga generasi penerus kita nantinya," harapnya.

Mekarnya bunga tabebuya di sepanjang pendestrian Batam Center tersebut, menjadi daya tarik tersendiri bagi orang yang melewati jalan-jalan yang dihiasi bunga tersebut, untuk dijadikan tempat berswafoto.

Abdul Muthallib mengaku senang dengan mekarnya bunga tabebuya, karena memperindah sepanjang jalan protokol yang ditanami pohon tersebut.

"Dengan mekarnya bunga Tabebuya ini, tentunya menambah keindahan kawasan Batam Center. Dengan warna putih dan merah muda, serasa berada di Jepang seperti melihat bunga Sakura," ujar warga Bengkong ini dengan antusias. (*)



Kapolres Karimun AKBP Robby Topan Manusiwa.

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Karimun AKBP Robby Topan Manusiwa, S.I.K., M.H. melaksanakan kegiatan “Curhat Kamtibmas” bersama insan pers untuk meningkatkan komunikasi, mempererat silaturahmi serta menerima saran dan masukan dari teman-teman media. 

Silaturahim tersebut dilaksanakan di Newton Cafe Mampir Mart Kel. Sungai Pasir Kec. Meral sekaligus mendengarkan, menyerap dan menerima masukan  informasi dari masyarakat untuk peningkatan kinerja Polri dalam hal menjaga Kamtibmas di wilayah hukum Polres Karimun yang dilaksanakan di Newton Cafe Mampir Mart Kel. Sungai Pasir Kec. Meral. Kamis (23/8/2024).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Karimun AKBP Robby Topan Manusiwa , S.I.K., M.H. didampingi oleh Kasatreskrim Polres Karimun, AKP M. Debby Tri Andrestian, S.I.K., M.H. Li, Kasatnarkoba Polres Karimun, AKP Alfin Dwi Wahyudi Nuntung, S.Tr.K., S.I.K., Kasatlantas Polres Karimun AKP Bakri, Kapolsek Meral, AKP Sasmintoro S.H., M.H., Kasat Intelkam Polres Karimun AKP Budi Tambunan,  Kasihumas Polres Karimun,  Ipda Irwan Hadi, Sekretaris PWI Karimun sdr. Fredi, Ketua Aliansi Jurnalistik Indonesia (AJI) sdr. Ikhlas Chaniago, Ketua Jurnalis Karimun (JK) sdr. Adit, Ketua Korp Wartawan Karimun (KWK) sdr. Sunar, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) sdr. Rusdi, Ketua Aliansi Jurnalis Indenpendent (AJI) sdr. Edo, Ketua lkatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) sdr. Jupri, Ketua Forum Wartawan Kabupaten (FWKK) Karimun sdr. Harry, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sdr. Yadi, dan juga dihadiri 27 orang wartawan Kabupaten Karimun.

Kapolres Karimun dalam kesempatannya menyampaikan kepada awak media, agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas dan ikut serta mengontrol berita-berita hoax di media sosial menjelang Pilkada serentak tahun 2024 ini dan membuka komunikasi seluas-luasnya dengan Polres Karimun.

“Informasi sekecil apapun sangat berharga bagi kami Polres Karimun terkait berita mengenai isu-isu terkini yang ada di wilayah hukum Polres Karimun agar akurat dan tidak terjadi miss komunikasi atau kegaduhan ditengah-tengah masyarakat demi terciptanya Karimun yang aman dan kondusif,” pungkas Kapolres Karimun.

Diketahui dalam kegiatan Curhat Kamtibmas turut dilakukan sesi tanya jawab dengan Kapolres Karimun dan awak media mengenai masalah yang terjadi di Kabupaten Karimun.

A.Yahya


Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kota Batam, Haryanto SPd., M.H.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Yayasan Jantung Indonesia (YJi) Cabang Batam besok, Rabu (24/8/2024) akan melaksanakan kegiatan Pelatihan Pelatih Senam Jantung Sehat (P.0) kepada calon pelatih senam jantung di kota Batam.

Rencananya, kegiatan itu akan dilaksanakan selama 2 hari di Kota Batam, yang dimulai sejak hari, Sabtu (24/8/2024) sampai dengan hari, Minggu (25/8/2024) di Alun-Alun Engku Putri Batam Center, Kota Batam.

Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kota Batam, Haryanto SPd., M.H mengatakan, masyarakat atau calon pelatih senam jantung yang mendaftar untuk mengikuti pelatihan ini sangat antusias.

Hal itu dibuktikan dengan banyaknya masyarakat yang sudah melakukan pendaftaran, agar bisa mengikuti Pelatihan Pelatih Senam Jantung Sehat (P.0) ini.

"Alhamdulillah, peserta yang sudah mendaftar saat ini sudah sebanyak 75 peserta dengan rician, peserta dari Batam sebanyak 40 orabg, dan peserta dari Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan sebanyak 35 orang," ujar Haryanto, Jum'at (23/8/2024). 

Menurut Haryanto, kegiatan pelatihan pelatih ini adalah merupakan salah satu program kerja yang telah tersusun rapih di Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kota Batam bersama dengan Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Kepri.

Untuk narasumber yang akan menjadi instruktur dalam kegiatan itu nantinya, pihaknya mendatangkan instruktur senam dari Yayasan Jantung Indonesia Pusat di Jakarta.

"Insya Allah mereka nanti datangnya di hari, Jum'at sore. Dan, mereka akan berada di kota Batam selama tiga hari," ucapnya.

Masih menurut Haryanto, untuk agenda kegiatan pada hari pertama pelaksanaan pelatihan yakni, Sabtu (24/8/2024) ialah pembukaan. 

"Untuk pembukaan nanti, kami akan mengundang pihak - pihak dari dinas - dinas terkait diantaranya, Dinkes Batam, Dispora Batam dan KORMI agar bisa diacara pembukaan nantinya..

Selanjutnya, setelah acara pembukaan dilaksanakan, perwakilan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) akan memberikan sosialisasi tentang penyakit jantung.

Setelah penyampaian materi oleh PERKI, acara akan dilanjutkan dengan pemberian materi teknik senam jantung, materi Bantuan Hidup Dasar atau BHD

Kemudian, keesokan harinya di hari kedua pelaksanaan pelatihan pelatih ini, para peserta akan diajak melakukan senam secara bersama-sama pagi harinya sekitar pukul 06.00 Wib.

"Ada lebih kurang 26 klub jantung sehat yang tersebar di seluruh kota Batan akan kita undang di hari keduanya, bersam-sama dengan komunitas senam lainnya," sebut Haryanto.

Pihaknya berharap dengan dilaksanakannya kegiatan ini akan semakin menguatkan tatanan daripada ketrampilan Pelatih Senam Jantung Sehat ini.

Selain itu juga lanjutnya, akan memudahkan para pelatih senam jantung sehat ini untuk hadir di tempat - tempat resmi seperti kantor - kantor pemerintah, klinik-klinik dan juga rumah sakit.

"Selain memiliki ketrampilan senam yang mumpuni, kami berharap juga para peserta bisa menjadi paramedis. Karena, bidang yang menangani senam ini adalah bidang preventif. Dan, prinsip kami lebih baik mencegah daripada mengobati," sebut Haryanto.

Dikatakannya, Yayasan Jantung Indonesia merupakan sebuah lembaga yang siap menjadi pelopor gaya hidup sehat. Nilai-nilai luhur yang disampaikan melalui edukasi dan informasi, diharapkan bisa merubah kebiasaan hidup masyarakat menjadi lebih baik.

Pihaknya juga turut menggandeng Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), Pemerintah Kota Batam dan juga Rumah Sakit yang ada di Batam, untuk menjadi pelopor gaya hidup sehat.

"Masyarakat itu harus hidup sehat baik jasmani maupun rohani khususnya memiliki jantung yang sehat," ungkap Haryanto.

Pihaknya berharap, dengan dilaksanakannya kegiatan ini maka akan semakin mewakili kebutuhan masyarakat untuk menyelenggarakan senam di wilayahnya masing-masing, yang sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku di Yayasan Jantung Indonesia.

Selanjutnya, keuntungan peserta mengikuti Pelatihan Sertifikasi P Nol ini ialah akan mendapatkan lisensi atau izin untuk mendirikan Klub Jantung Sehat. Lalu, peserta itu akan diizinkan dan diperbolehkan untuk memimpin senam di tempat-tempa formal seperti, rumah sakit, klinik, puskesmas serta fasum.

"Nantinya mereka juga akan terhimpun dalam satu wadah yakni ikatan instruktur jantung sehat. Dengan begitu kita akan lebih mudah untuk memantaunya," ungkap Haryanto.

Masih menurut Haryanto, Yayasan Jantung Indonesia Cabang Kota Batam saat ini baru memiliki sabanyak 18 pelatih senam jantung yang berlisensi nasional. Dan, dengan kondisi kota Batam saat ini jumlah tersebut sangat sedikit dari luasnya wilayah kota Batam.

"Peluang untuk pelatih senam yang berlisensi nasional di kota Batam ini sangat besar. Dan, YJI Cabang Kota Batam mendorong pelatih - pelatih yang ada saat ini untuk terus mengupgrade kemampuannya," pungkasnya.

Fay


Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Kepri, Yeyen Heryawan foto bersama owner Doulos Phos, Eric Saw dan para GM di kawasan wisata Lagoi.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Kepri, Yeyen Heryawan mengapresiasi serta mengucapkan selamat dan sukses atas peluncuran secara resmi Buku The Ship And I oleh Pemilik Doulos Phos The Ship Hotel Lagoi, Eric Saw pada, Kamis 22/8/2024).

"Mewakili PHRI Kepri, saya mengucapkan selamat dan sukses dan mengapresiasi kepada Pak Eric Saw atas peluncuran Buku The Ship & I hari ini," ujar Yeyen saat ditemui di acara Peluncuran Buku di Dek 6 Doulos Phos The Ship Hotel Lagoi, Kamis (22/8/2024). 

Dia mengatakan, dari kacamata PHRI pihaknya melihat langkah dan terobosan yang telah dilakukan oleh Pemilik Doulos Phos The Ship Hotel Lagoi, Eric Saw sangat bagus dan tepat, sebagai salah satu langka penetrasi pasar wisatawan mancanegara berkunjung ke Kawasan Wisata Lagoi.

"Story telling (aktivitas menyampaikan cerita pada audiens_red) adalah hal yang penting untuk penjualan. Karena, menjadi salah satu strategi yang ampuh untuk mendongkrak kunjungan wisatawan datang berkunjung ke kawasan wisata lagoi, khususnya Kapal Doulos Phos The Ship Hotel Lagoi," ungkap Yeyen.

Menurutnya, PHRI sebagai wadah pemersatu dalam memperjuangkan dan menciptakan iklim usaha yang kondusif, tentunya akan terus mendukung upaya-upaya yang dilakukan oleh anggotanya dalam upaya mengangkat pariwisata di Provinsi Kepulauan Riau.

"Peluncuran buku ini sangat langka sekali dan luar biasa. Kami dari PHRI pastinya akan sangat mendukungnya," sebutnya.

Masih menurut Yeyen, sebagaimana yang dikisahkan dalam buku The Ship & I tersebut, bahwasannya kapal Doulos Phos saat ini sudah berumur 110 tahun. 

Kemudian, didalammya juga banyak cerita-cerita serta kisah-kisah yang akan menarik orang untuk mengetahui lebih dalam lagi kapal yang konon katanya di produksi 2 tahun setelah Kapal Titanic dibuat tepatnya pada tahun 1914, hingga sampai di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Indonesia.

"Itu merupakan daya tarik tersendiri bagi tamu-tamu untuk menginap di Doulos Phos ini," imbuhnya.

Masih menurut Yeyen, pihaknya saat ini terus berupaya menjalin kerjasama dengan pemerintah dan pihak lainnya, untuk mendongkrak kunjungan wisatawan datang berkunjung ke tempat-tempat wisata yang ada di seluruh Indonesia, khususnya di Peovinsi Kepulauan Riau.

Salah satu bukti nyata terobosan - terobosan yang sudah dilakukan PHRI yakni terintegrasinya pemesanan dalam satu website nasional yakni, BookingINA

"Nantinya pemerinta juga akan berhubungan melalui E-Catalog. Jadi, anggota PHRI sudah bisa memanfaatkan web smtersebut untuk memasarkan kamar - kamarnya dan juga tempat untuk meetingnya," ujar Yeyen.

Peluncuran buku yang diberi judul,The Ship & I ini dilaksanakan secara sederhana namun khidmat bersama pemerintah daerah setempat dan juga pihak-pihak yang turut membantu. Kegiatan tersebut dilaksanakan di 50-Nations Banquet Hall, yang berada di Dek 6 Doulos Phos The Ship Hotel Lagoi, Kamis (22/8/2024). 

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Pemilik Doulos Phos The Ship Hotel Lagoi, Eric Saw beserta istri, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Kepri, Budi Harto, perwakilan Pemkab Bintan, CEO PT Bintan Resort Cakrawala, Abdul Wahab beserta jajaran BRC, Executive Assistant Manager S&M, Bestrin Malau dan Crew.

Hadir juga dalam kegiatan itu, Sekretaris PHRI Kepri, Yeyen Heryawan bersama para General Manager yang ada di Kawasan Wisata Lagoi, Bussiness Partner from Singapura, Penulis Buku The Ship & I, Anisah S.S., M.Hum serta rekan-rekan jurnalis dari kota Batam.

Fay




Chairman Panbil Group, Johanes Kennedy menyerahkan cinderamata kepada Dr. Mohammad Maliki Bin Osman.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Chairman Panbil Group, Johanes Kennedy menerima kunjungan dari Dr. Mohamad Maliki Bin Osman selaku Minister in the Prime Minister’s Office, Second Minister for Education & Foreign Affairs of the Republic of Singapore di Kawasan Industri Panbil Tembesi, TPM Batam, Kamis (22/8/2024).

Kunjungan ini merupakan kunjungan pertama dari Pemerintah Singapura setelah penandatanganan MOU antara Sembcorp Industries dengan dua anak perusahaan Panbil Group pada tanggal 1 Agustus 2024 yang lalu.

Selain Dr. Mohamad Maliki Bin Osman, kunjungan bisnis ini juga dihadiri oleh Weiming Tan selaku Deputy Director-General, Southeast Asia I Directorate, Ministry of Foreign Affairs Singapore serta Gavin Ang selaku Consul-General, Singapore Consulate-General in Batam.

Adapun dari pihak Panbil Group, telah hadir Johanes Kennedy, didampingi oleh Key Executives Panbil Group yaitu Mahdian selaku Chief Financial Officer serta Patrick Aritonang selaku Chief Operating Officer.

“Batam merupakan salah satu kota dengan perkembangan ekonomi yang pesat di Indonesia. Dengan adanya Panbil Group melalui Kawasan Industri Tembesi dan Tanjung Sauh dapat membawa potensi besar untuk menjalin kerjasama ke ranah Internasional antara Singapura dan Indonesia," ujar Dr. Mohamad Maliki Bin Osman selaku Minister in the Prime Minister’s Office, Second Minister for Education & Foreign Affairs of the Republic of Singapore dalam wawancara, Kamis (22/8/2024).

"Saya melihat kerjasama yang terjalin antara Sembcorb dan Panbil bersifat positif serta saling mendukung dalam hal perkembangan ekonomi dan sosial, yang nantinya diharapkan dapat memaksimalkan infrastruktur untuk dapat menerima market Global," sambungnya. 

Sementara itu, Johanes Kennedy selaku Chairman Panbil Group menyampaikan, kunjungan ini dapat memperkuat kerjasama di berbagai sektor, seperti manufaktur, teknologi, industri serta pengembangan sumber daya manusia. 
Panbil berkomitmen untuk terus menyediakan lingkungan bisnis yang kondusif, efisien, dan ramah bagi para investor.

"Panbil juga terus menyediakan Kawasan Industri yang competitive yang mengarah pada green energy secara bertahap meningkatkan bauran energi hingga pada waktunya dapat memenuhi Net Zero Emission (NZE) by 2060 seperti yang telah dicanangkan oleh pemerintah," ungkapnya.

Ia menambahkan, kawasan Panbil adalah sebuah kawasan terpadu yang terletak di jantung Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, dengan luas mencapai 300 hektar. 

Kawasan ini terdiri dari area industri, komersial, dan residensial yang terus berkembang. Dengan lebih dari 25 tenant perusahaan manufaktur berskala multinasional, 700 unit residensial, serta kawasan niaga yang dinamis, Panbil telah menjadi salah satu destinasi bagi para investor dan pelaku bisnis.

Johanes Kennedy juga dengan bangga memperkenalkan Kawasan Industri Panbil Tembesi yang kini tengah dikembangkan dengan luas 100 hektar. 

Berlokasi di tengah Kota Batam, tak jauh dari Kawasan Industri sebelumnya serta memiliki infrastruktur yang mumpuni, tenaga kerja yang terampil dan kompeten, Panbil Tembesi menawarkan peluang investasi yang sangat menjanjikan. 

Diyakini bahwa kawasan ini akan menjadi salah satu motor penggerak dalam meningkatkan daya saing Batam sebagai pusat industri dan perdagangan di Asia Tenggara.

Fay


Menko Perekonomian Airlangga Hartanto bersama Dewan Komisaris OJK menekan tombol dilaunchingnya GENCARKAN.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi mencanangkan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) dalam rangka mendorong Ketua Dewan peningkatan literasi dan inklusi keuangan secara masif dan merata di seluruh Indonesia.

Pencanangan GENCARKAN dengan tema “Masyarakat Cerdas Keuangan Menuju Indonesia Emas 2045” dilaksanakan sekaligus memperingati Hari Indonesia Menabung (HIM) Tahun 2024 digelar di JiExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis, (22/8/2024) 

Hadir dalam keguatan itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartanto, jajaran Dewan Komisioner OJK, Komisi XI DPR RI Indah Kurnia, serta Pimpinan dan Asosiasi Industri Jasa Keuangan. Selain itu, kegiatan pencanangan juga diikuti oleh lebih dari 1.300 peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM dan anggota komunitas lainnya.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyampaikan bahwa program GENCARKAN disiapkan sebagai upaya bagi seluruh pemangku kepentingan untuk mengorkestrasi gerakan secara nasional guna meningkatkan literasi dan inklusi keuangan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Mahendra, program GENCARKAN juga mengacu pada hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2024 yang diselenggarakan OJK bersama BPS yang menyebutkan tingkat inklusi keuangan di Indonesia saat ini sebesar 75,02 persen, sementara itu indeks literasi keuangan penduduk Indonesia sebesar 65,43 persen.

"Hasil SNLIK 2024 menunjukkan bahwa masih terdapat ruang untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. Kami meyakini bahwa penguatan keduanya adalah kunci untuk meningkatkan likuiditas dan pendalaman pasar, yang akan berdampak pada pengembangan sektor jasa keuangan, termasuk peningkatan penyaluran pembiayaan. Jika ini kita dorong terus maka memberikan daya ungkit bagi pertumbuhan ekonomi nasional," kata Mahendra.

Selain itu, OJK juga melihat masih maraknya aktivitas keuangan ilegal dan judi online serta kelompok masyarakat rentan keuangan yang perlu mendapat perhatian khusus seperti kaum perempuan, pemuda dan pelajar, UMKM, masyarakat 3T (terdepan, tertinggal, dan terluar), serta kelompok disabilitas dan pekerja migran Indonesia.

Untuk mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan yang semakin progresif serta untuk melindungi masyarakat, diperlukan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan mulai Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan pelaku usaha jasa keuangan untuk berkolaborasi menjalankan GENCARKAN secara masif dan merata di seluruh daerah.

Sementara itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartanto yang juga bertindak selaku Ketua Harian DNKI menyampaikan bahwa GENCARKAN ini merupakan salah satu wujud nyata dari bentuk kolaborasi dan koordinasi pelaksanaan Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI). Airlangga juga mengapresiasi inisiasi Otoritas Jasa Keuangan dalam membuat terobosan percepatan dan pemerataan literasi dan inklusi keuangan melalui program GENCARKAN.

“DNKI selalu dan bersama dengan OJK mendorong semua pihak, semua Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, industri, masyarakat, akademisi, serta media untuk berpartisipasi, berkolaborasi, untuk mensukseskan program Pencanangan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan ini. Selanjutnya, kami yakin bahwa literasi dan inklusi keuangan akan membantu jutaan masyarakat kita untuk bisa lepas dari kemiskinan dan juga tentu pada akhirnya akan mengubah kemajuan perekonomian Indonesia,” kata Airlangga.

Fay


Bikers Honda Batam foto bersama saat ridingm

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Hari kemerdekaan Republik Indonesia dirayakan dengan semangat tinggi oleh komunitas Bikers Honda Di batam dalam acara istimewa bertajuk "Satu Hati Melaju Untuk Indonesia Maju.

Acara yang akan digelar di Kota Batam ini menyatukan para penggemar sepeda motor Honda dari berbagai latar belakang, dalam semangat persatuan dan kesatuan.

Puluhan bikers dari komunitas Honda yang tergabung dalam keluarga besar One Heart Community Kepri berkumpul di titik kumpul utama yaitu kantor PT Capella Dinamik Nusantara untuk memulai perjalanan meriah dalam rangka merayakan hari penting bagi bangsa Indonesia.

Dengan rute yang telah dirancang secara khusus, sebelum memulai touring para bikers melaksanakan upacara bendera untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia dihalaman kantor Capella Honda Kepri.

Sebelum melakukan touring para bikers menyiapakan perlengkapan Safety Riding seperti Helm, sarung tangan, dan tentunya mengecek performa sepeda motornya. 

Terlihat saat touring para bikers menunjukkan solidaritas dan semangat 45 dalam melintasi jalan-jalan Kota Batam, serta membawa bendera merah putih dan atribut perayaan kemerdekaan.

Acara ini tidak hanya merupakan perayaan semata, tetapi juga memiliki makna mendalam mengenai kebhinekaan dan persatuan. Para peserta dari beragam latar belakang sosial, budaya, dan agama berkumpul dalam semangat bersama, akan menunjukkan bahwa perbedaan adalah kekayaan yang harus dijaga dalam masyarakat yang beragam.

"Kami sangat bangga dapat mengadakan acara ini sebagai bentuk dukungan kami terhadap semangat kemerdekaan dan kebhinekaan Indonesia. Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan bahwa persatuan adalah kunci dalam meraih kemajuan sebagai bangsa dan Juga tetap menjadi pelopor Safety Riding untuk diri sendiri maupun orang lain selama berkendara," ujar Pulihanafiah Harahap selaku PIC Community PT Capella Dinamik Nusantara kepri, Kamis (22/8/2024).

Dalam suasana penuh kegembiraan, para bikers akan berakhir di titik akhir perjalanan yang telah disiapkan dengan baik di salah satu Pantai ternama di Batam. Di sana, mereka mengikuti rangkaian perlombaan seperti lomba estafet masukin paku kedalam botol, lomba masukin karet gelang kebotol menggunakan sedotan dan lomba-lomba menarik lainnya. Tidak lupa sudah ada hadiah yang di siapakan oleh panitia.

"Kami sangat Senang dapat mengikuti acara yang sangat luar biasa ini, kegiatan yang dilaksanakan bertepatan perayaan kemerdekaan ini bukan hanya sekedar rolling bersama tetapi banyak rankaiannya yang membuat menjadi lebih semangat, seperti kegiatan upacara bendera, rolling, gathering,sharing&discuss, ditambah dengan games 17 an yang membuat kami semakin bersemangat " ujar Arie Malik salah satu peserta dalam acara Honda Community Convoy Merdeka.

Fay


Pemilik Doulos Phos The Ship Hotel Lagoi, Eeric Saw (paling kiri) foto bersama tamu undangan saat peluncuran buku The Sip & I.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kapal Doulos Phos, yakni sebuah kapal pesiar yang disulap menjadi hotel mewah, The Ship Hotel yang berada di kawasan wisata Lagoi, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia, tepat pada hari, Kamis (22/8/2024). merayakan ulang tahunnya yang ke 110 tahun.

Ada yang istimewa di hari ulang tahunnya kali ini, Pemilik Doulos Phos The Ship Hotel Lagoi, Eric Saw, berkesempatan meluncurkan buku tentang perjalanan panjang kapal yang konon katanya di produksi 2 tahun setelah Kapal Titanic dibuat tepatnya pada tahun 1914, hingga sampai di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Indonesia.

Peluncuran buku yang diberi judul,The Ship & I ini dilaksanakan secara sederhana namun khidmat bersama pemerintah daerah setempat dan juga pihak-pihak yang turut membantu. Kegiatan tersebut dilaksanakan di 50-Nations Banquet Hall, yang berada di Dek 6 Doulos Phos The Ship Hotel Lagoi, Kamis (22/8/2024). 

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Pemilik Doulos Phos The Ship Hotel Lagoi, Eric Saw beserta istri, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Kepri, Budi Harto, perwakilan Pemkab Bintan, CEO PT Bintan Resort Cakrawala, Abdul Wahab beserta jajaran BRC, Executive Assistant Manager S&M, Bestrin Malau dan Crew.

Hadir juga dalam kegiatan itu, Sekretaris PHRI Kepri, Yeyen Heryawan bersama para General Manager yang ada di Kawasan Wisata Lagoi, Bussiness Partner from Singapura, Penulis Buku The Ship & I, Anisah S.S., M.Hum serta rekan-rekan jurnalis dari kota Batam.

Pemilik Doulos Phos The Ship Hotel Lagoi, Eric Saw tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya atas berulang tahunnya Kapal Doulos Phos yang usianya genap berumur 110 tepat di hari ini.

"Hari ini adalah hari yang sangat spesial buat kami. Karena hari ini Kapal Doulos Phos merayakan ulang tahunnya yang ke 110," ucap Eric Saw dalam sambutannya berbahasa English yang kemudian diterjemahkan oleh penerjemah.

Lebih lanjut Eric mengatakan, di hari yang spesial ini, dia juga berkesempatan melucurkan sebuah buku tentang kisah perjalanan panjang Kapal Doulos Phos dalam menghadapi semua tantangan maupun rintangan hingga sampai ke Bintan Resort seperti saat ini.

Kemudian, di dalam isi buku tersebut juga menceritakan tentang bagaimana kisah awal mula Eric Saw menerima panggilan bathin dari Tuhan terhadap dirinya, yang ia rasakana sekitar lebih kurang 30 tahun yang lalu.

Lanjutnya, adapun panggilan bathin yang ia rasakan saat itu ialah bagaimana bisa ia ingin bermanfaat untuk orang banyak. Artinya, kehadirannya bisa memberikan dampak positif untuk orang lain. 

"Kerinduannya kedepan bagaimana bisa menjadi manfaat untuk orang lain, dan bisa membantu lebih banyak lagi orang-orang yang membutuhkan," ucapnya.

Masih menurut Eeic, setelah ia mendapatkan panggilan bathin dari Tuhan itu, Eric membutuhkan waktu sekitar 20 tahun lamanya untuk ia bisa mempersiapkan dan membawa misi besarnya hingga saat ini.

Menurutnya, Kapal Doulos Phos ini memiliki makna yang sangat mendalam yakni melayani dalam terang. Doulos itu dalam bahasa Yunani artinya Melayani. Sedangkan Phos dalam bahasa Yunani juga memiliki arti terang.

"Jadi, makna arti kapa Doulos Phos itu sendiri yakni melayani di dalam terang," ssbutnya 

Diceritakannya lagi, awalnya ia hendak membawa Kapal Doulos Phos ini ke negara tetangga Singapura. Namun, setelah melakukan pencarian panjang yang ia lakukan sekitar lebih kurang tiga setengah tahun untuk mencari lahan kosong, namun tak juga ia temukan.

Beruntung lanjut Eric, ia diberitahukan oleh koleganya supaya dia segera menghubungi seseorang yang berada di Pulau Bintan, Provinsi Kepri, Indonesia yakni Vice President Director PT Bintan Resort Cakrawala, Frans Gunara.

Alangka terkejutnya ia ketika mendapat kabar dari pihak pengelola kawasan wisata Lagoi, bahwasannya ada sebuah lokasi di wilayah Kabupaten Bintan yang sangat cocok untuk tempat bersandarnya Kapal Doulos Phos.

"Saya sangat mengapresiasi pihak BRC yang sanggup menyediakan sebuah lokasi untuk berlabuhnya Kapal Doulos Phos. Namun, berlabuhnya kapal ini bukan berada di air, melainkan kapalnya berada di atas daratan," sebutnya.

Dalam bukunya itu lanjut Eeic, bertabur ucapan terima kasih yang ia sampaikan kepada Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kabupaten Bintan serta pihak-pihak yang sangat berjasa terhadap berdirinya kapal Doulos Phos yang akan menjadi icon pariwisata di Kabupaten Bintan.

Selanjutnya, tujuan utama diluncurkannya buku The Ship And I ini adalah untuk memberitahukan kepada generasi muda, bahwasannya apapun tantangan dan rintangan yang dialami dalam hidup ini, agar jangan pernah menyerah.

Sama juga halnya dengan perjalanan panjang yang dilalui oleh Kapal Doulos Phos. Sejak tahun 2010 sampai dengan tahun 2019 mengalami berbagai halangan dan rintangan. Namun, berkat kesabaran, keuletan serta tidak mengenal pantang menyerah, akhirnya yang dulunya hanya sebuah kapal pesiar kini berubah menjadi hotel mewah.

"Apapun situasi dan keadaan yang kita hadapi dalam hidup ini, jangan pernah menyerah," pesannya.

Di lokasi yang sama, CEO PT Bintan Resort Cakrawala, Abdul Wahab mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi terhadap peluncuran buku The Ship &  I, oleh pemilik Kapal Doulos Phos ini.

"Mewakili seluruh menajemen BRC, saya mengucapkan selamat dan sukses atas peluncuran buku The Ship & I ini," ucap Abdul disela-sela kegiatan. 

Menurutnya, dengan diluncurkannya buku ini bermakna kehidupan Kapal Doulos Phos ini akan terus ada dimana-mana. Lalu, dengan diluncurkannya buku ini juga secara tidak langsung ikut mempromosikan kawasan wisata lagoi melalui buku tersebut.

"Kami akan terus mempromosikan Bintan Resort ini ke mancanegara dan juga Indonesia sendiri, supaya orang ramai datang berkunjung ke Pulau Bintan ini," sebutnya.

Masih menurut Abdul Wahab, sepengetahuannya bahwa Kapal Doulos Phos adalah satu-satunya kapal benaran yang kemudian disulap menjadi sebuah hotel mewah dan di komersilkan.

Kemudian, Kapal Doulos Phos yang kini sudah berumur 110 tahun ini, informasinya sudah tidak akan ditemukan lagi dibelahan dunia manapun.

Maka dari itu, dengan hadirnya Kapal Doulos Phos di kawasan wisata Lagoi, akan menjadi iconic bagi kawasan itu sendiri. Harapannya dapat menarik minat wisatawan untuk datang berkunjung ke Pulau Bintan.

"Kapal Doulos Phos masih menggunakan sistem uap atau steam yang masih bisa beroperasi sebagaimana kapal zaman dahulu," imbuhnya 

Sementara, Executive Assistant Manager S&M Doulos Phos The Ship Hotel Lagoi, Bestrin Malau mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang berkenan hadir di acara Peluncuran Buku The Ship & I Karya Pemilik Doulos Phos The Ship Hotel Lagoi, Eric Saw.

"Mewakili seluruh manajemen Doulos Phos The Ship Hotel Lagoi, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadirannya," ucap Bestrin usai kegiatan.

Menurutnya, isi dari buku ini adalah merangkum semua perjalanan pak Eric Saw memiliki Kapap Doulos Phos, mulai dari proses pembelian kapal, perbaikan kapal sampai di Pulau Bintan dan menjadi sebuah hotel mewah seperti saat ini.

"Ini merupakan momen yang sangat luar biasa bagi kami dan juga bagi owner kami Bapak Eric Saw," ungkap Bestrin sambil tersenyum.

Lanjutnya, sejarah panjang kapal ini membuat nama Doulos Phos ditorehkan di Guinness World Records sebagai kapal penumpang tertua di dunia. Saudagar asal Singapura lalu membeli kapal ini pada 2010. Karena satu dan lain hal, kapal akhirnya ditambatkan di Bandar Bentan Telani (BBT) di Bintan.

Fay


Pasangan ASLI saat Menyampaikan Pidato.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Deklarasi pasangan calon Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra (ASLI) sebagai kandidat untuk Pilkada Batam 2024 pada 18 Agustus 2024 di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal menyuguhkan chemistry yang kuat, membuktikan bahwa keduanya bukanlah produk kawin paksa politik. 

Kekompakan yang ditunjukkan ASLI saat deklarasi tersebut mematahkan anggapan bahwa pasangan ini terjebak dalam permainan politik yang tidak harmonis.

Chemistry yang terlihat jelas di panggung deklarasi tersebut membawa harapan bahwa konflik antara walikota dan wakil walikota yang sering terjadi di Batam bisa dihindari di masa depan. 

Konflik semacam ini biasanya berdampak negatif pada kinerja pemerintahan dan pelayanan publik. 

Kehadiran Prabowo Subianto yang menyerahkan langsung SK pasangan ASLI di Batam memberikan energi tambahan bagi mereka, sekaligus menunjukkan bahwa masa depan ekonomi Indonesia, termasuk Batam, akan sangat bergantung pada kepemimpinan ASLI.

Dalam pidatonya, Amsakar Achmad mengungkapkan visi dan misi pasangan ASLI yang bertajuk "Batam Maju." 

Menurut Amsakar, Batam Maju adalah akronim dari Bersih, Aman, Tanggap, Akuntable, Modern, dan Madani serta Juara. Visi ini bertujuan untuk menciptakan Batam yang lebih baik, memberikan rasa nyaman, aman, kesetaraan, serta keadilan bagi masyarakat dan pengunjung kota.

"Batam Maju adalah akronim yang mencerminkan komitmen kami untuk mewujudkan Batam sebagai kota yang bersih, aman, dan modern. Kami bertekad untuk mewujudkan Batam yang madani dan juara dalam segala bidang," ujar Amsakar.

Amsakar juga menegaskan bahwa seluruh program yang telah disusun akan diselaraskan dengan rencana pembangunan jangka panjang baik dengan pusat maupun pemerintah provinsi. 

"Kami akan membawa Batam menjadi Kota Juara dalam birokrasi yang bersih dan anti korupsi, pendidikan, kesehatan, olahraga, dan bidang lainnya," tambahnya.

Sementara itu, Li Claudia Chandra menekankan pentingnya sinergitas dan langkah bersama dalam visi misi pasangan ASLI. 

"Saatnya kita bergandengan tangan dan melangkah bersama untuk mewujudkan Batam Maju. Kami ingin perbedaan yang ada menjadi kekuatan kita untuk memajukan Batam," ujarnya.

Dalam deklarasi tersebut, Amsakar dan Li Claudia juga menggarisbawahi beberapa komitmen mereka, termasuk penyelesaian masalah air bersih, penanggulangan banjir, penyediaan jaminan kesehatan daerah, seragam sekolah gratis, insentif bagi lansia, dan kredit UMKM dengan bunga 0%. 

Li Claudia juga menegaskan bahwa kabar bohong mengenai penghapusan insentif RT/RW dan guru tidak berdasar, dan mereka berkomitmen untuk mempertahankan serta menambah insentif sesuai dengan peningkatan pendapatan daerah.

"Kesejahteraan masyarakat Batam selalu menjadi prioritas kami," tutup Li Claudia.

Redaksi


Pergeseran warga terdampak Pembangunan Rempang Eco City. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: BP Batam kembali memfasilitasi pergeseran terhadap tujuh Kepala Keluarga (KK) yang terdampak rencana pembangunan Rempang Eco-City, Kamis (22/8/2024).

Jumlah tersebut menambah total warga Rempang yang telah bergeser ke hunian sementara menjadi sebanyak 187 KK.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait mengatakan, pergeseran ini merupakan bentuk komitmen warga dalam mendukung proyek pengembangan Kawasan Rempang sebagai The New Engine of Indonesian's Economic Growth.

"Sebagian warga mulai membuka diri terhadap rencana investasi di Rempang. Kami berharap, seluruh komponen daerah pun dapat mendukung realisasi proyek strategis nasional ini agar bisa berjalan lancar," ujar Ariastuty dalam keterangan resminya.

Di samping itu, Ariastuty menyebut jika BP Batam masih terus berupaya maksimal untuk menggesa pengerjaan hunian baru yang berlokasi di Tanjung Banon.

Pihaknya menargetkan, sebanyak 100 hunian baru dapat terselesaikan hingga bulan September 2024 mendatang.

Dengan harapan, warga yang terdampak pembangunan pun bisa segera menempatinya dan menikmati fasilitasi yang ada di kawasan permukiman tersebut.

"Hingga saat ini, tim di lapangan masih terus bekerja keras agar hunian baru di Tanjung Banon bisa selesai tepat waktu," tambah Ariastuty.

Ia juga menekankan bahwa BP Batam selalu berkomitmen untuk menuntaskan proyek pengembangan Kawasan Rempang sebagai mesin ekonomi baru di Indonesia.

Tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan perekonomian daerah melalui terbukanya lapangan pekerjaan baru seiring industri yang berjalan di kawasan tersebut.

"Sejak awal, proyek strategis Rempang Eco-City memang bertujuan untuk memberikan nilai tambah terhadap pertumbuhan ekonomi Batam dan Provinsi Kepri," pungkasnya. (*)



Warga Terdampak Pembangunan Rempang Eco-City.


BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan (BP) Batam terus berkomitmen untuk menuntaskan pemenuhan hak-hak warga yang terdampak pengembangan proyek strategis nasional Rempang Eco City. 

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait mengatakan, BP Batam bersama Pemerintah Kota Batam dengan dukungan instansi terkait tengah berupaya maksimal untuk menuntaskan pergeseran terhadap warga yang terdampak pengembangan tahap awal Rempang Eco-City.

"Warga yang telah mendaftar akan segera dipindahkan ke hunian sementara dan haknya meliputi uang sewa dan uang biaya hidup juga langsung diberikan," kata Ariastuty, Kamis (22/8) pagi.

"Itu adalah bentuk komitmen BP Batam dalam menyelesaikan rencana investasi di Rempang," sambungnya.

Dalam mendukung realisasi Rempang Eco-City, Ariastuty menyebut, jika BP Batam memiliki dua tugas penting. Pertama, menyelesaikan hak warga terdampak. Lalu, Kedua, menyediakan rumah baru. 

Kedua tugas itu, dikatakan merupakan arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Adapun jumlah warga Rempang yang telah menempati hunian sementara hingga saat ini menjadi sebanyak 180 KK.

Ariastuty menyebut, masyarakat yang terdampak perlahan mulai membuka diri terhadap pengembangan Kawasan Rempang.

"Sejak awal, BP Batam selalu mengedepankan pendekatan dan komunikasi persuasif. Hal ini pula yang kemudian membuat sebagian besar warga di sana mulai menerima rencana investasi di kampung mereka," sebutnya.

Tuty mengungkapkan jika warga meyakini, proyek strategis Rempang Eco-City memberikan secercah harapan untuk dapat meningkatkan taraf perekonomian mereka. Satu di antaranya adalah dengan terbukanya kesempatan kerja bagi masyarakat tempatan.

"Proyek ini akan memberikan banyak manfaat ekonomi. Selain memiliki hunian baru, peluang kerja bagi masyarakat juga cukup besar apabila rencana investasi ini bisa terealisasi," serunya.

Warga asal Desa Pasir Panjang, Indra Harahap berharap proyek Rempang Eco-City dapat memberikan manfaat ekonomi terhadap masyarakat.

"Semoga masyarakat tempatan menjadi prioritas dalam proyek di Rempang. Dengan begitu, ekonomi warga bisa lebih maju," ungkapnya.

Sebelumnya, warga Desa Mekar Sari Sembulang, Budi Yansyah juga mengapresiasi perhatian pemerintah melalui BP Batam yang telah membantu pergeseran terhadap keluarganya.

Budi mengaku, tidak ada intervensi ataupun paksaan dari pihak manapun terhadap keputusannya yang mendukung penuh pengembangan proyek Rempang Eco-City.

"Saya sudah tinggal di sini 15 tahun lamanya. Semoga dengan hadirnya proyek ini, ekonomi keluarga kami bisa sejahtera dan menjadikan kampung ini lebih maju," imbuhnya.

Ril


warga Bergeser terdampak Pembangunan Rempang Eco-City.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: BP Batam kembali memfasilitasi pergeseran terhadap 14 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak pembangunan Rempang Eco-City.

Jumlah tersebut menambah total warga Rempang yang telah bergeser ke hunian sementara menjadi sebanyak 180 KK.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk mendukung percepatan realisasi proyek pengembangan Kawasan Rempang sebagai The New Engine of Indonesian's Economic Growth.

Sesuai instruksi Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, Ariastuty menyebut jika tim di lapangan selalu mengedepankan pendekatan persuasif terhadap warga yang terdampak pembangunan agar bersedia untuk bergeser ke hunian sementara.

"Kami berharap, seluruh komponen daerah dapat mendukung realisasi program Rempang Eco-City yang menjadi proyek strategis nasional. BP Batam akan bekerja secara maksimal agar seluruh proses ini berjalan lancar," ujar Ariastuty, Rabu (21/8/2024).

Ia menjelaskan, tiap warga yang bergeser akan mendapatkan santunan berupa biaya hidup sebesar Rp 1,2 juta per jiwa.

Tidak hanya itu, lanjut Ariastuty, BP Batam juga memberikan biaya sewa rumah dengan jumlah yang sama yakni Rp 1,2 juta per bulan untuk masing-masing kepala keluarga.

"Kepada tiap warga, kami juga membebaskan mereka untuk memilih hunian sementara yang akan ditempati. Bisa pilih mandiri atau yang telah kami siapkan," tambahnya.

Sementara, warga asal Desa Pasir Panjang, Indra Harahap berharap proyek Rempang Eco-City dapat memberikan manfaat ekonomi terhadap masyarakat.

"Semoga masyarakat tempatan menjadi prioritas dalam proyek di Rempang. Dengan begitu, ekonomi warga bisa lebih maju," ungkapnya. (*)



Gedung BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Bagian Humas BP Batam, Sazani membenarkan adanya permintaan berkas oleh Polresta Barelang terkait alokasi lahan atas PT Karlina Cahaya Loka, Rabu (21/8/2024).

Pada prinsipnya, tegas Sazani, BP Batam telah bersikap kooperatif dan menghormati proses yang berlangsung.

"Benar, proses ini dalam rangka pengambilan dokumen asli alokasi tanah PT Karlina Cahaya Loka yang berlokasi di sekitar Tiban McDermott. Yang mana, pengalokasiannya sudah sejak tahun 2015," jelas Sazani dalam keterangan resminya.

Sazani juga menjelaskan, kedatangan pihak Polresta Barelang sekaligus mempertanyakan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) dari perusahaan yang bersangkutan.

Dimana, penerbitan dokumen Penetapan Lokasi (PL) seluas 12 ribu meter persegi ini telah _clean and clear_ dengan Sertifikat HPL atas nama BP Batam Nomor 5 Kota Batam.

"Sesuai Perka Nomor 11 Tahun 2023, BP Batam hanya akan menerbitkan dokumen tanah yang sudah clean and clear," tambahnya.

Ia berharap, permasalahan ini dapat segera tuntas sehingga tidak menyebabkan beredarnya isu liar di publik.

"Yang terpenting adalah bagaimana menjaga situasi kondusif Batam agar tidak mempengaruhi kepercayaan investor. Mari semua kita hormati proses yang ada," pungkasnya. (*)



Direktur Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal, Surya Kurniawan Suhairi menerima kunjungan Kepala Departemen Kementerian Perdagangan Republik Turki, Mustafa Hilmi Askin.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) yang diwakili oleh Direktur Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal, Surya Kurniawan Suhairi menerima kunjungan dari Kepala Departemen Kementerian Perdagangan Republik Turki, Mustafa Hilmi Askin beserta rombongan pada Selasa (20/8/2024) di Marketing Centre BP Batam.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol, Ariastuty Sirait; Kepala BP Bintan, Farid Irfan Siddik; beberapa perwakilan dari BP Tanjungpinang; Negosiator Ahli Perdagangan Kementerian Perdagangan RI; serta beberapa Pejabat dari Pemerintah Kota Batam.

Adapun pertemuan ini dilangsungkan dalam rangka penjajakan kerja sama investasi antara Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, Bintan, dan Tanjungpinang dengan Turkish Free Zones yang dikelola oleh Pemerintah Republik Turki.

"Kami datang kesini untuk mendalami informasi tentang Free Trade Zone di Batam, Bintan, dan Tanjungpinang khususnya untuk membangun industri Halal pada beberapa negara di luar Turki termasuk Indonesia," ujar Askin.

“Dari pertemuan ini, kami telah mendapatkan berbagai informasi yang kami butuhkan dan akan kami sampaikan kepada calon investor di Turki tentang semua keuntungan berinvestasi di Batam, Bintan, dan Tanjungpinang Free Trade Zone ini,” sambung Askin.

Menyambut pernyataan Askin, Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal, Surya Kurniawan Suhairi mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari Pemerintah Turki ini dan berharap kunjungan ini akan membuahkan hasil positif untuk mendukung peningkatan investasi di Batam.

“Terima kasih atas kunjungan dari Bapak Askin beserta rombongan ke BP Batam, kami sangat senang karena ini artinya Batam semakin dilirik secara internasional sebagai lokasi investasi di luar Turki oleh Pemerintah dan investor disana,” terang Surya.

“Mudah-mudahan dari pertemuan ini kita mendapatkan hasil yang positif dalam hal kerja sama investasi dengan Republik Turki untuk mendukung peningkatan ekonomi di KPBPB Batam," pungkas Surya. (MI)



Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Wan Darussalam dan Kapolresta Kombes Heribertus Ompusunggu. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima audiensi Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Batam dan masyarakat Kelurahan Batu Merah, yang menuntut agar persoalan air di Kawasan Batu Merah segera teratasi, Selasa (20/8/2024). 

Audiensi yang dilaksanakan di Marketing Center itu, dipimpin langsung oleh Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Wan Darussalam dan Kapolresta Kombes Heribertus Ompusunggu. Turut hadir dalam audiensi, Direktur Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Batam, Denny Tondano; Direktur PT Air Batam Hulu – Hilir (ABH – ABHi), Mujiaman Sukirno; Camat Batu Ampar hingga Lurah Batu Merah.

"Sebagaimana dalam pertemuan ini, seluruh solusi dalam jangka pendek dan panjang sudah dicatat. Dalam jangka pendek ini, SPAM Batam dan PT ABHi akan bertanggung jawab mengalirkan air ke Batu Merah. Sementara kebijakan untuk jangka panjang sudah kami catat dan akan segera ditindaklanjuti," ujar Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Wan Darussalam.

Sementara itu, Direktur Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Batam, Denny Tondano mengakui, pelayanan air dalam beberapa waktu terakhir ini memang mengalami kendala. Kendala tersebut, kata Denny, karena adanya penambahan jumlah pelanggan sehingga mengakibatkan air yang diproduksi saat ini tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dijelaskannya, mesin pengelolaan air yang diterima SPAM Batam dari pengelola sebelumnya sebesar 3.600 liter per detik. Sementara untuk kebutuhan untuk di Kota Batam saat ini, sudah mencapai 4.200 liter per detik. Sehingga, ada kekurangan sebesar 600 liter per detik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Batam.

Untuk menutupi kekurangan itu, pada tahun 2023 SPAM Batam telah membangun Instalasi Pengelolaan Air (IPA) baru berkapasitas 350 liter per detik di Waduk Duriangkang. Kemudian akan dibangun kembali dua IPA baru berkapasitas 500 liter per detik dan 230 liter per detik. Sehingga dengan penambahan tersebut, SPAM Batam dapat memproduksi 4.500 hingga 4.700 liter per detik.

"Sehingga kebutuhan 4.200 liter per detik untuk masyarakat bisa terpenuhi," lanjutnya.

Disamping itu, dalam beberapa hari terakhir ini, Denny mengatakan bahwa aliran air untuk masyarakat Batu Merah telah lancar. Denny mengatakan, hal ini disebabkan karena pompa ozon yang mendorong air ke Batu Merah telah selesai diperbaiki 4 hari yang lalu.

"Jadi pompa ozon ini ada beberapa yang kapasitasnya bermacam-macam. Ada yang 60 liter perdetik hingga 100 liter per detik. Kemarin itu ada kerusakan, 4 hari lalu baru selesai diperbaiki," jelasnya.

Ia menambahkan, SPAM Batam bersama dengan PT ABH dan PT ABHi akan terus berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Batam. Terutama untuk masyarakat yang berada di area dengan kontur tanah (elevasi) tinggi. 

"Saya akan terus meminta ABH dan ABHi untuk terus memonitor tekanan air yang teralirkan kesana. Sekali lagi kami sampaikan, kami sedang membangun instalasi tambahan 500 liter per detik di Duriangkang dan 230 liter per detik di Tembesi yang jadwalnya akan selesai di Desember 2024 ini. Insya allah dengan selesainya itu, kebutuhan akan terpenuhi," tutupnya.  

Direktur PT Air Batam Hulu – Hilir (ABH – ABHi), Mujiaman Sukirno menegaskan, pihaknya akan berkomitmen untuk menerima, menanggapi dan berdiskusi dengan masyarakat. Untuk persoalan aliran air ke kawasan Batu Merah, pihaknya akan menjadwalkan pertemuan dengan masyarakat Batu Merah pada Rabu (21/8/2024).

"Saya komitmen jika ada kesulitan air, warga yang tidak dapat air tolong sampaikan ke saya. Insya allah, saya pastikan akan mendapatkan air untuk jangka pendek ini," katanya.

Ia menambahkan, dalam dua hingga tiga bulan kedepan, pihaknya juga akan menambah booster untuk beberapa wilayah dengan elevasi tinggi. Sehingga, aliran air dapat menyentuh masyarakat yang berada di wilayah dengan elevasi tinggi.

"Saya akan percepat dalam dua bulan kedepan. Dalam beberapa bulan kedepan, Insya Allah warga Batu Merah bisa kami jamin airnya untuk sampai dan bisa dinikmati," tutupnya. (*)



Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.