Groundbreaking Ceremony mengawali pembangunan Terminal II Bandara Internasional Hang Nadim.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) secara resmi melaksanakan Groundbreaking Ceremony mengawali pembangunan Terminal II Bandara Internasional Hang Nadim, pada Kamis (30/5/2024).

Bertempat di samping area kargo lama Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Ceremony dilakukan oleh Kepala BP Batam Muhammad Rudi beserta seluruh perangkat terkait, dengan pemukulan beduk, pemotongan pita dan penekanan tombol sirine, menandai pengeboran pertama pembangunan Terminal II Bandara Internasional Hang Nadim.

Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengatakan pembangunan ini menjadi tonggak sejarah bagi pengembangan Bandara Hang Nadim sebagai bandara bertaraf internasional yang maju dan modern. 

"Pembangunan Terminal II ini menjadi kebangkitan Bandara Hang Nadim yang kita cintai, mari kita dukung, sehingga Batam kota baru bisa sama-sama kita capai." Kata Muhammad Rudi.

Terminal II Bandara Hang Nadim Batam merupakan salah satu proyek infrastruktur strategis di Indonesia yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas bandara dan menarik lebih banyak wisatawan dan investor ke Batam.

“Dengan beroperasinya terminal ini nantinya, diharapkan konektivitas udara di Batam semakin meningkat dan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah ini.” terangnya.

Kepala BP Batam Muhammad Rudi menekankan kolaborasi dan komitmen antara BP Batam dan PT BIB dalam mewujudkan Terminal II ini. 

“Bandara selesai (PT BIB), Jalan juga selesai (BP Batam). Tentu proses Pembangunan kita harap dapat sesuai dengan waktu dan hasil sesuai dengan yang kita sepakati. Masyarakat saya himbau mari kita jaga dan kontrol ini sampai selesai.” Pungkas Muhammad Rudi.

Sementara itu, Direktur PT. BIB Pikri Ilham Kurniansyah menyatakan komitmennya untuk dapat menyelesaikan pekerjaan ini tepat waktu.

“Kami mohon dukungan semua pihak. Kami konsorsium dari Incheon, AP 1 dan WIKA berkomitmen menghadirkan bandara kelas dunia di Batam dan menyelesaikan proyek ini 24 bulan ke depan, semoga lancar semua dari fasilitas dan mohon dukungan masyarakat.” Kata Pikri.

Pihak PT BIB menyebut dalam pembahasan detail engineering design (DED) terminal II Bandara Internasional Hang Nadim Batam, pihaknya melibatkan konsultan handal dari Korea, sehingga memakan waktu yang cukup panjang.

“Desain awal berkonsep atap berbentuk 1.000 kuncup, namun yang terbaru lebih futuristik, modern dan luxury dengan tetap mengadopsi kearifan lokal. Bentuknya kepak sayap burung elang dan batik, flora dan fauna khas Kepri misalnya ikan marlin dan gonggong.” Terang Pikri.

Berdiri di lahan seluas 50.000 m2, dengan nilai investasi Rp 2,4 Triliun, pembangunan Terminal 2 Bandara Hang Nadim ditargetkan selesai hingga 2026 mendatang. 

Terminal II nantinya akan berkapasitas 9,6 juta penumpang dan menampung tempat parkir baru dan apron baru yang mampu menambah kapasitas 10 pesawat tambahan dari yang sudah ada. Dan juga  akan dikembangkan tambahan destinasi penerbangan internasional.

Terminal II Bandara Hang Nadim Batam akan menjadi salah satu proyek infrastruktur strategis di Indonesia yang dapat meningkatkan kapasitas bandara dan menarik lebih banyak wisatawan dan investor ke Batam, ditunjang dengan infrastruktur jalan yang sangat memadai menjadikan Batam Kota Maju dan Modern.

Ril/Redaksi



BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyetujui usulan pembentukkan tiga Kawasan Ekonomi Khusus di Indonesia, salah satunya ada di Batam yakni Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Kesehatan Internasional Batam.

Hal tersebut disampaikan Menteri Airlangga saat memimpin Sidang Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), pada Rabu (29/5/2024) siang, bertempat di Gedung Ali Wardhana Lantai II Jakarta Pusat.

Penetapan KEK ini dinilai telah memenuhi persyaratan pembentukan KEK sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Ekonomi Khusus. 

Dalam rapat tersebut, Menteri Airlangga menyetujui pengusulan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Kesehatan Internasional Batam, bersama dengan dua KEK lainnya yakni KEK Bumi Serpong Damai – Banten dan KEK Morowali – Sulawesi Tengah.

Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto hadir dalam kesempatan ini mengatakan bahwa proses pengusulan KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam, sudah menjadi concern BP Batam dalam beberapa tahun terakhir. 

Sehingga, dirinya mengaku senang rencana besar investasi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional bakal segera terwujud di Batam.

“Kami mendapat target dari Kemenko Perekonomian bahwa setahun investasi harus ada dan terealisasi, maka menjadi tugas kami agar investasi KEK terwujud.” Ungkap Purwiyanto.

“Proyeksi dari investasi amat sangat  besar, baik dari sisi persepsi wilayah dan dampak kehadiran investasinya bagi ekonomi dan tenaga kerja, tidak hanya sekedar milestone ini akan jadi multiplier effect bagi semua lini ekonomi di Batam.” Kata Purwiyanto yang merupakan lulusan S2 University of Colorado at Boulder, Colorado – USA.

KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam seluas 47,17 Ha, akan berada di wilayah Sekupang 23,10 Ha (Wisata Kesehatan Terpadu) dan wilayah Nongsa seluas 24,08 Ha (Pariwisata).

KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam dengan target investasi Rp 6,91 triliun sampai dengan 2032 akan menyerap tenaga kerja 105.406 orang selama 80 tahun.

Pengusulan ini dinilai memenuhi persyaratan karena telah menguasai lahan 100% dengan investor utama yakni Apollo Hospitals India dan Mayapada Group untuk Rumah Sakit Internasional. 

Pada Lokasi Sekupang akan dilaksanakan kegiatan utama kesehatan dengan rencana bisnis Rumah Sakit Internasional (Mayapada Apollo Batam International Hospital), Nursing Academy International, MedTech Park yang dilengkapi MICE (Meetings, Incentive, Convention & Exhibition), Perumahan Dokter,  Dormitory, Hotel & Retail.

RSBP Batam beserta sarana pendukung juga akan menjadi bagian dalam KEK yang layanannya akan terintegrasi dengan Mayapada Apollo Batam International Hospital.

Sementara pada lokasi Nongsa akan dilaksanakan kegiatan utama pariwisata dengan rencana bisnis Retirement Village & Clinic dan akomodasi penunjang berupa Cottages, Bungalow, Motel yang diperuntukan bagi wisatawan, pasien dan keluarga pendamping.

Kota Batam merupakan Kota yang letaknya sangat strategis karena berdekatan langsung dengan Negara Singapura dan Malaysia. Hal itu juga yang akan menjadi salah satu alasan mengapa wisata medis perlu dibangun.

Tercatat 2 juta wisatawan medis asal Indonesia yang berobat ke luar negeri, sebanyak 1,5 jutanya memilih pelayanan medis di Malaysia dan Singapura.

Ditargetkan dari 2 juta wisatawan medis yang berobat ke luar negeri setiap tahunnya, KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam akan menyerap pasien sebanyak 2 persen atau sekitar 40.000 jiwa.

Sehingga tujuan untuk merebut market pasien yang berobat ke Singapura dan Malaysia untuk berobat ke Batam dapat tercapai.

Sementara itu, Johanes Tahir selaku President Commissioner Mayapada Healthcare yang akan menjadi pelaksana pengembangan KEK Kesehatan Internasional Batam menyatakan komitmennya untuk membangun dan mengembangkan wilayah sekupang ini.

“kami sangat gembira dengan hasil hari tersebut. Ini bukanlah akhir, melainkan permulaan kami untuk bisa merealisasikan janji dan komitmen kami. Akan segera hadir rumah sakit internasional di Batam yang bisa diminati oleh wisatawan dengan standar internasional.” Kata Johanes.

PT Karunia Praja Pesona ditugaskan merealisasikan komitmen dari target pengembangan KEK untuk 5 tahun pertama Rp 3,3 triliun dan penciptaan lapangan pekerjaan sebanyak 19.740 orang.

Dalam rapat tertutup ini, tampak hadir Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Agus Harimurti Yudhoyono nasional dan  para perwakilan 16 Kementerian anggota Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus, pimpinan daerah/badan usaha dan investor yang melaksanakan projek KEK.

Selanjutnya, Dewan Nasional KEK akan merekomendasikan kepada Presiden untuk menetapkan KEK tersebut melalui Peraturan Pemerintah.


Ril/Redaksi


Foto Bersama H. M. Rudi bersama Masyarakat Kundur. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Wali Kota Batam H.Muhammad Rudi, S.E.,MM bersama Tokoh Masyarakat Provinsi Kepri H. Nurdin Basirun dan H.Isdianto gelar kegiatan Silaturrahmi bersama masyarakat.

Kegiatan tersebut berlansung tepatnya di Halaman Balai Pemuda Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri pada, Kamis (30/5/2024).

Kegiatan tersebut di awali dengan do'a bersama yang di pimpin oleh Latep imam masjid BesatbTanjung Sari Qauman dan dilanjutkan dengan angkat sumpah oleh tokoh-tokoh masyarakat atas dukungan terhadap calon Gubernur Provinsi Kepri H.Muhammad Rudi periode 2024/2029.

Pada kesempatan itu, Walikota Batam  H. Muhammad Rudi mengatakan, di  hadapan masyarakat kundur dirinya meminta restu dan dukungan untuk menjadi Gubernur Provinsi Kepri pada November 2024 mendatang.

Selain itu, Ia juga meminta saat pemilu pada November 2024 mendatang agar masyarakat hususnya masyarakat kundur untuk mencoblos surat suara atas nama H. Muhammad Rudi. ungkap Rudi di hadapan masyarakat Kundur.

Lebih lanjut, kata H. Muhammad Rudi, insyaallah jika saya terpilih menjadi Gubenur Kepri saya akan memberikan peningkatan dan kemajuan pembangunan di setiap daerah mulai dari tingkat kabupaten kota hingga di setiap wilayah kecamatan yang ada di seluruh Provinsi Kepri secara adil dan merata.

"Saya tidak perlu lagi menjelaskan terkait kinerja saya, lihat kota batam bukti nyata selama saya menjabat sebagai Walikota Batam sekaligus menjabat sebagai ketua BP Batam. Allhamdulillah Kota Batam menjadi kebanggaan masyarakat Provinsi Kepri atas kemajuan pembangunan dan kemajuan teknologi digitalisasi," terang Rudi 

Di tempat terpisah Wakil Ketua DPD Nasdem Kabupaten Karimun H. Muhammad Asyura saat di kompirmasi media ini ia mengatakan, ucapan terimkasih atas kehadiran Walikota Batam H. Muhammad Rudi yang telah menyempatkan diri untuk hadir atas undangan yang di berikan.  

"Kedatangan Walikota ini merupakan undangan resmi dari Suhardianto Ketua koordinator tim relawan HMR," ujarnya.

Di katakannya, orang nomor satu di kota Batam ini tidak perlu diragukan lagi kualitasnya sebagai seorang pemimpin. 

"Semoga atas do'a dan restu dari masyarakat serta atas izin Allah bliau lah harapan kita untuk menjadi orang nomer satu di Provinsi Kepri," pungkas H. Muhammad Asyura sembari mengamini.

(A.Yahya)


Perbaikan Gangguan Kelistrikan


BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Perbaikan gangguan sistem kelistrikan di Instalasi Pengolahan Air Minum Duriangkang telah selesai dikerjakan, Jumat (31/5/2024) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Namun, untuk aliran ke rumah pelanggan membutuhkan waktu. Terutama rumah pelanggan yang berada di dataran tinggi atau di ujung pipa. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama (Dirut) PT Air Batam Hilir, Mujiaman.

"Alhamdulillah 100% sudah selesai sejak dini hari tadi jam 01:00 WIB. Sekarang full recovery," ujarnya, Jumat (31/5/2024).

Ia menjelaskan, suplai air bersih pada sebagian besar warga Batam mengalami hambatan akibat gangguan sistem kelistrikan di Instalasi Pengolahan Air Minum Duriangkang. Dari hasil pengecekan, diketahui terjadi gangguan pada kabel Incoming dari cubicle ke trafo intake.

"Kami meminta bantuan dari pihak PLN dan menurunkan mobil uji deteksi gangguan dan assesmemt kabel tanah. Titik kerusakan kabel kemudian diketahui depan WTP Duriangkang dan dilakukan penggalian di lokasi tersebut," katanya.

Kabel tersebut, rusak akibat tergeruk oleh alat berat yang bekerja. Selanjutnya, dilakukan perbaikan terhadap kabel yang putus dengan mengupas kabel, dan kemudian menyambungkan kembali serta menutup sambungan dengan menggunakan resin.

"Kita juga mengecek seluruh kabel, alhamdulillah dalam keadaan baik," katanya.

Ia menambahkan, untuk saat ini aliran air ke rumah yang berada di sekitar lokasi IPA Duriangkang telah kembali normal. Sebab, akibat terganggunya suplai air dalam beberapa waktu, menyebabkan kekosongan di sejumlah pipa utama. Sehingga, air akan mengisi seluruh jaringan pipa-pipa utama.

"Kami juga mengimbau kepada warga yang sudah teraliri untuk menghemat penggunaan air dalam beberapa waktu kedepan. Agar sudara-saudara kita yang berada diujung pipa bisa mendapatkan aliran air," imbuhnya.

Sementara, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait mengatakan, persoalan adanya gangguan kelistrikan ini merupakan suatu yang tidak dapat dihindari. BP Batam, akan selalu mengupayakan untuk berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, agar layanan air bersih di Kota Batam dapat berjalan dengan maksimal.

"Kami akan terus mengupayakan peningkatan pelayanan suplai air bersih bersama mitra kami demi kebutuhan dan kenyamanan publik," ujarnya. (r)


Ketua Himpunan Pengusaha Penyalur Tenaga Kerja Dalam Negeri (HP2TKDN) Kepri, Wili Tio (tengah) bersama pengusaha penyalur tenaga kerja yang resmi di Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ketua Himpunan Pengusaha Penyalur Tenaga Kerja Dalam Negeri (HP2TKDN) Kepri, Wili Tio, mengimbau para pengguna jasa Asisten Rumah Tangga (ART) untuk merekrut ART dari perusahaan resmi. 

Imbauan tersebut disampaikan Wili menyusul banyaknya pengguna jasa yang merasa tertipu oleh yayasan atau penyalur ART yang tidak resmi. 

"Beberapa waktu belakangan saya melihat banyak sekali keluhan di medsos mengenai kekecewaan pengguna jasa terhadap penyalur ART. Setelah kita telusuri ternyata mereka mengambil ART dari yayasan yang tidak resmi. Bahkan yayasannya berada di luar Batam," ujarnya, Kamis (30/5/2024). 

Wili mengatakan, beberapa hari lalu ia membaca kekecewaan oleh seoramg pengguna jasa dengan menampilkan beberapa kekecewaan pengguna jasa lainnya di dinding media sosialnya. Setelah ditelusuri kesemuanya diketahui kecewa setelah menggunakan jasa penyalur ART yang tidak resmi. 

Di dinding medsosnya, pengguna jasa itu melontarkan kekecawaannya setelah mentransfer uang sebesar Rp6,5 juta tspi ART tidak kunjung diantarkan ke rumahnya. Setelah ditelusuri ternyata pemyalur ART rersebut berada di luar Batam.

"Hal seperti ini yang banyak terjadi ketika mengambil ART dari yayasan yang tidak resmi. Kantornya saja tidak di Batam dan belum tentu ada kantornya. Sehingga pengguna jasa sulit untuk meminta pertanggungjawaban. Jadi rekrutlah ART dari penyalur yang resmi," ujarnya.

Menurut Wili, di Kepri ada 7 perusahaan penyalur ART dan jenis pekerja rumah tangg lainnya yang resmi berdomisili di Batam dan tergabung di dalam HP2TKDN Kepri, Yaitu:

1.PT.  Putra Jaya Batam
2.PT.  Satria Siaga Persada
3.PT  Tunas Kreasi  Bersama
4.PT Mangga Raya Makmur
5. PT Berjaya Tenaga Raya
6. PT Hadi Jaya
7. PT Apin Indonesia Sukses

Perusahan-perusahaan tersebut di atas sudah memiliki izin resmi. Dan dalam menjalankan aktifitasnya mereka berada di bawah pembinaan Disnaker Kota Batam. Keberadaan dan penanggungjawabnya jelas. 

Wili juga mengimbau bagi kepada instansi terkait untuk menertibkan penyalur tidak resmi yang banyak beraktifitas di Batam. Bagi para pengguna jasa yang menuangkan kekecewaannya di medsos, Wili berharap agar dalam menuangkan kekecewaanya turut dijelaskan apakah yayasan penyalur ART yang membuatnya kecewa itu resmi atau tidak. 

"Supaya tidak menimbulkan opini miring kepada perusahan-perusahaan penyalur yang resmi. Karena perusahaan-perusahaan resmi itu beraktifitas dengan bertanggungjawab seusuai ketentuan yang ada," ujarnya. (red)


PLN Realisasikan PMN


PEKANBARU|KEPRIAKTUAL.COM: Sebanyak 274 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Cimpur, Dusun IV Pauh Ranap dan Desa Pauh Ranap Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau kini bisa menikmati listrik 24 jam. 

Hal ini setelah PT PLN (Persero) melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) dari Pemerintah sukses menghadirkan listrik di wilayah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) dalam upaya mewujudkan energi berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

Kehadiran listrik 24 jam ini disambut suka cita oleh warga setempat. Ahwan salah satu warga Dusun Cimpur mengatakan, masuknya listrik di wilayahnya menjadi berkah bagi warga yang telah lama mendambakan akses listrik.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada PLN yang telah bekerja keras melistriki daerah kami. Masuknya listrik ini membawa berkah dan harapan baru bagi kami. Sebelum PLN masuk, kami hanya menggunakan penerangan yang terbatas dan seadanya saja, namun sekarang kami sudah bisa menikmati penerangan listrik 24 jam. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah dan PLN yang telah menghadirkan listrik di dusun kami,” kata Ahwan, Minggu (12/5/2024). 

Kebahagiaan yang sama juga diungkapkan oleh Sukirno warga Dusun IV Pauh Ranap yang sehari-hari berprofesi sebagai petani. Selain memberikan berbagai kemudahan, masuknya listrik PLN baginya juga mampu meringankan beban ekonomi warga. Sebelum hadirnya listrik PLN, dirinya menggunakan listrik genset berbahan bakar minyak dengan biaya operasional Rp 1,4 juta per bulan.

“Listrik yang mengalir dari genset pun hanya menyala 6 jam perhari. Tetapi sekarang sejak menggunakan listrik PLN, biaya perbulannya hanya Rp 150 ribu dan listriknya pun 24 jam. Sangat murah dan terjangkau,” kata Sukirno.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diamanahi bidang kelistrikan, pihaknya berkomitmen mendukung Pemerintah untuk meningkatkan elektrifikasi nasional. Hal ini juga selaras dengan wujud kehadiran negara dalam mengamalkan keadilan energi sejalan dengan sila kelima Pancasila.

”Ini merupakan wujud nyata negara hadir bagi saudara kita yang berada di wilayah 3T. Dengan dukungan Pemerintah melalui PMN, perseroan terus mengupayakan pembangunan akses kelistrikan hingga ke ujung negeri sebagai wujud pengamalan sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” ujar Darmawan.

Darmawan berharap kehadiran akses listrik bagi warga mampu menjadi katalisator pembangunan ekonomi masyarakat di wilayah 3T khususnya di Kabupaten Indragiri Hulu. Pihaknya pun berkomitmen untuk mengeskalasi elektrifikasi nasional guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh penjuru negeri.

”Kami berharap dengan hadirnya akses kelistrikan di wilayah 3T bisa mendukung aktivitas dan produktivitas masyarakat sehingga meningkatkan kesejahteraan di Indonesia,” lanjut Darmawan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Riau & Kepulauan Riau (UIDRKR), Parulian Noviandri ikut menambahkan, guna menghadirkan akses kelistrikan di wilayah tersebut pihaknya membangun jaringan tegangan menengah sepanjang 11 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah 11 kms dan trafo distribusi sebanyak 2 unit dengan kapasitas masing-masing 100 kiloVolt Ampere (kVA).

Meski wilayah tersebut berlokasi cukup terpencil atau berjarak sekitar 236 Km dari Kota Pekanbaru dan 100 Km dari Kota Rengat yang merupakan Ibu Kota dari Kabupaten Indragiri hulu, tak menyulutkan semangat insan PLN guna menghadirkan akses kelistrikan bagi saudara-saudara di wilayah 3T.

”Kondisi geografis dan infrastruktur jalan yang masih sangat terbatas menyebabkan kesulitan mobilisasi material. Namun segala kesulitan tersebut tak membuat kami menyerah dan kami terus berusaha untuk melistriki semua pelosok negeri dengan sumber daya yang dimiliki agar rasio elektrifikasi bisa mencapai 100%, sehingga masyarakat di dusun-dusun terpencil dapat menikmati listrik,” tutup Parulian. (r)


Foto Bersama. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan (BP) Batam berpartisipasi dalam Pameran yang digelar oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), pada Selasa (28/5/2024).

Acara dihelat di Grand Ballroom TMII Jakarta, bertajuk Expo Pengawasan Intern 2024 dalam rangka Hari Ulang Tahun BPKP ke 41,  dengan mengusung tema besar Independensi Pengawasan untuk Akselerasi Hasil Pembangunan.

Expo menampilkan berbagai hasil kontribusi Badan Usaha selama 5 tahun terakhir dan peran APIP mengawal pembangunan tersebut.

Hal ini sejalan dengan pembangunan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Batam, yang melaju pesat selama beberapa tahun terakhir. 

Berbagai pembangunan infrastruktur secara masif dilakukan, membawa ekonomi Batam semakin produktif bahkan lebih unggul dari angka nasional.

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) dibawah kepemimpinan Kepala BP Batam yang juga sekaligus Kepala BP Batam, membawa perubahan indikator ekonomi Batam mencapai angka 7.04% di atas angka Kepri bahkan lebih tinggi dari angka nasional yang berada pada angka 5,05%. 

Hadir dalam acara, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan Wahjoe Triwidijo Koentjoro, didampingi oleh Kepala SPI Konstantin Siboro.

Wahjoe mengatakan partisipasi BP Batam dalam pameran ini merupakan apresiasi atas peran BPKP dalam mengawal pembangunan yang dilakukan BP Batam selama ini.

"Kami mengapresiasi peran BPKP selama ini dalam mengawal pembangunan yang dilakukan BP Batam." Kata Wahjoe.

"Sekaligus ini jadi ajang tukar pikiran dan tukar informasi antar K/L dan menjadi acuan bagi kita merancang kajian dan kebijakan pembangunan ke depan." Tambah Wahjoe.

Pihaknya meyakini bahwa Batam yang dinakhodai oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi membawa kemajuan infrastruktur yang sangat pesat.

Infrastruktur membuat ekonomi Batam menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri.

Hal ini terbukti dengan keberhasilan Batam yang sukses menyumbangkan hampir 80 persen realisasi investasi di Kepri sepanjang tahun 2023.

Sementara itu, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh dalam sambutan mengatakan bahwa acara ini merupakan ajang silaturahmi dan komunikasi bagi seluruh K/L, Pemda dan Badan Usaha serta para APIP dengan masyarakat umum.

Sinergitas pengawasan pembangunan secara nasional dibutuhkan. kaitanya dengan upaya akselerasi pembangunan daerah.

Pihaknya mengapresiasi 99 Kementerian/Lembaga, Badan Usaha dan Pemda hingga APIP yang telah berkontribusi dan berpartisipasi dalam Pameran Expo Pengawasan Intern 2024.

Booth Pameran Infrastruktur dan Pengawasan Intern BP Batam berada pada stand nomor 26, berada paling depan dan ramai dikunjungi pendatang.

Ril/Redaksi


pelepasan dan Perpisahan siswa-siswi kelas lX angkatan tahun 2023/2024.

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Belat menggelar acara seremoni pelepasan dan Perpisahan siswa-siswi kelas lX angkatan tahun 2023/2024.

Kegiatan tersebut berlangsung tepatnya di halaman sekolah SMPN 1 kecamatan Belat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri pada, Senin (27/5/2024).

Dalam pelaksanaan Kegiatan seremoni dan pelepasan di SMPN 1 Belat di hadiri seluruh siswa-siswi, orang tua, para guru SMP Negeri 1 serta Camat Belat, Ka UPT Puskesmas Belat, KUA Belat, LAM, anggota baru terpilih DPRD Karimun serta seluruh Kepala SD, SMP, SMA se-Kecamatan Belat dan para tamu undangan lainnya.

Acara pelepasan diawali dengan pemasangan selempang dan medali sebagai tanda kenangan yang dilanjutkan dengan menampilkan serangkaian hiburan seperti persembahan koor dari siswa/i kelas IX dan koor dari siswa kelas-VII serta penampilan tarian dari siswa kelas-VIII.

Selain itu juga turut ditampilkan peragaan fashion show dengan menggunakan jenis pakaian yang terbuat dari bahan bekas serta penerapan Proyek Penguatan Profile Pelajar Pancasila.

Pada kesempatan itu Kepala sekolah SMPN 1 Belat diawal sambutannya Irmasari, S.Si., mengungkapkan ucapan terimkasih kepada seluruh tamu undangan yang telah menyempatkan diri untuk hadir pada kegiatan pelepasan dan perpisahan yang di selenggarakan.

"Alhamdulillah fuji syukur kehadirat Allah yang mana seluruh siswa-siswi Kelas lX SMPN 1 Belat di nyatakan lulus. Tahniah kepada siswa-siswi yang telah lulus semoga kedepan siswa-siswi lulusan dari SMPN 1 Belat ini mampu mempersiapkan berbagai tantangan masa depan dan Kami berharap siswa-siswi dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, karena pemerintah mewajibkan masa pendidikan selama12 tahun pendidikan," ungkap Kepsek Belat Irmasari.

Lebih lanjut kata Irmasari, pihaknya sangat mengharapkan kepada anak- anak kita kedepan semoga menjadi generasi yang berguna bagai orang tua, bangsa dan negara. 

Di tempat yang sama Camat Belat Muh. Faridasyahdu, Sp.,M.M.mengatakan Selamat kepada para siswa-siswi yang telah lulus dalam menghadapi berbagai rangkaian selama belajar di sekolah SMPN 1 Belat.

"Untuk itu senatiasa lah mengingat apa yang telah kalian pelajari selama tiga tahun di SMPN-1 ini seperti, menjaga nama baik sekolah, santun kepada orang tua,guru dan orang lain serta senatiasa mengedepankan etika yang harus kita junjung tinggi sebagai nilai budi pekerti untuk meraih masa depan yang sukses dan cemerlang," terang Camat Belat Faridhashyahdu.

Pendidikan Ilmu Pengetahuan itu sangat penting kita miliki terutama dalam menghadapi tantangan masa depan yang digital.

"Sebagai generasi penerus bangsa, mari persiapkan dirimu agar kedepan kalian mampu menghadapi tantangan- tantangan yang ada dan jadikanlah dirimu generasi yang bisa mbanggakan kedua orang tu sehingga berguna bagi bangsa dan negara," tutup  Camat Belat Faridasyahdu mengahirinya.

Yahya


Cak Ta'in Komari. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: LSM Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86) menegaskan bakal melaporkan 3 hakim PN Batam ke Komisi Yudisial (KY) dan Badan Pengawas Hakim Mahkamah Agung (Bawas MA) untuk 2 perkara berbeda yang ditangani ketiga hakim tersebut. Perkara dimaksud yakni nomor 745/Pid.B/2023/PN.Btm dengan terdakwa Ricky Lim dan nomor 67/Pid.B/2024/PN.Btm dengan terdakwa Roma Nasir Hutabarat.

"Kami sedang finalisasi narasi laporan, sekaligus ada hal teknis untuk kelengkapan pemberkasan laporan ke KY maupun Bawas MA," kata Ketua LSM Kodat86, Cak Ta'in Komari SS kepada media Selasa (28/5-2024).

Menurut Cak Ta'in, ada yang tidak rasional dalam putusan kedua perkara tersebut. Di mana Majelis Hakim yang kebetulan sama, hanya berbeda posisi Ketua Majelis Hakim bertukar dari satu kasus dengan kasus lainnya, diduga telah melanggar etik dan perilaku hakim. 

"Kami menduga ada pelanggaran etik dan perilaku hakim dalam memutuskan kedua perkara tersebut, kebetulan hakimnya sama," ujarnya.

Cak Ta'in menjelaskan hakim menyatakan perbuatan terdakwa terbukti sebagaimana didakwakan jaksa, namun menetapkan terdakwa lepas dari segala tuntutan hukum. Selain itu, dalam perkara 67 dinyatakan bahwa Roma Nasir Hutabarat terbukti melakukan perbuatan yang didakwakan tetapi merupakan bukan tindak pidana.

"Bagaimana perbuatan terbukti dilakukan, tapi dinyatakan bulan tindak pidana. Sementara pasal-pasal yang dituduhkan merupakan pasal pidana," jelasnya.

Lebih lanjut Cak Ta'in menjelaskan, untuk perkara 745 terhadap Ricky Lim dituduhkan pasal 406 KUHP tentang pengrusakan dengan ancaman 2,5 tahun penjara. Sementara perkara 67 terhadap  Roma Nasir Hutabarat dituduhkan Pasal 378 jo Pasal 65 KUHP tentang penipuan dengan ancaman 4 tahun penjara.

"Mulai dari tuntutan memang sudah lebih rendah dari ancaman hukumannya, tapi hakim bisa memutuskan lebih berat dari tuntutan jaksa. Sejauh subtansi materi hukumnya terpenuhi, tapi ini sebaliknya diputuskan dengan bebas murni" papar Cak Ta'in.

Perkara 745/Pid.B/2022/PN.Btm ditangani David P Sitorus sebagai Hakim Ketua dibantu Benny Yoga Dharma dan Monalisa Anita Theresia Siagian sebagai hakim anggota. Sementara perkara 67/Pid.B/2024/PN.Btm ditangani Benny Yoga Dharma sebagai Hakim Ketua, dengan Hakim Anggota David P Sitorus dan Monalisa Anita Theresia Siagian.

"Pasal yang dituduhkan itu perbuatan tindak pidana baik itu 406 maupun 378 KUHP, bagaimana logikanya perbuatan dinyatakan terbukti tapi bukan pidana. Pasalnya itu sudah pidana, kalau terbukti ya pidana. Adakah sesuatu yang lain yang mempengaruhi putusan itu? Sulit menjawab dan membuktikannya. Untuk itu, bukan rana kami menilai benar atau salahnya, tapi asumsi boleh kita buat. Komisi Yudisial dan Bawas MA lah yang nantinya berwenang memutuskan apakah tindakan itu melanggar etik dan perilaku hakim atau tidak." tambahnya.

Redaksi


Foto Bersama Tim Ekstrakulikuler Jurnalistik SMA IT Imam Syafi'i dengan Sazani. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, Sazani menerima kunjungan Tim Ekstrakulikuler Jurnalistik SMA IT Imam Syafi'i yang didampingi oleh Ustadzah Nabila pada Senin (27/5/2024) di Marketing Center.

Kunjungan yang diikuti oleh 15 orang siswi ini dilangsungkan dalam rangka diskusi mengenai bidang jurnalistik, kehumasan, hingga perkembangan Batam hari ini.

"Kami apresiasi keinginan adik-adik ini untuk belajar lebih dalam berbagai hal tentang jurnalistik, kehumasan, sampai ke informasi perkembangan Batam saat ini di bawah komando Kepala BP Batam, Bapak Muhammad Rudi," ujar Sazani.

“Semoga lewat kunjungan hari ini adik-adik bisa mendapat ilmu yang bermanfaat untuk masa depannya karena mereka-mereka ini adalah generasi penerus estafet pembangunan Batam dan Indonesia,” lanjut Sazani.

Merespon penerimaan kunjungan sekaligus diskusi ini, Guru Pendamping SMA IT Imam Syafi'i, Ustadzah Nabila mengucapkan terima kasih kepada tim Humas BP Batam.

“Terima kasih atas penerimaan yang baik oleh Tim Humas BP Batam. Berdasarkan diskusi tadi, Alhamdulillah kita bisa mengetahui lebih banyak informasi tentang pembangunan Batam yang kita nikmati saat ini juga informasi tentang berbagai pembangunan di masa yang akan datang sebagai tambahan pengetahuan bagi siswi kami yang hadir hari ini,” tutur Ustadzah Nabila.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kasubbag. Hubungan Komunikasi Media dan Antarlembaga, Prayuli Irianti; Kasubbag. Dokumentasi dan Publikasi, Moh. Arief Rahman; serta beberapa pelaksana di Bagian Humas. (MI)



Rangkaian Kunker Menteri Besar Johor. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Menteri Besar Johor, Yang Amat Berhormat (YAB) Dato' Onn Hafiz Ghazi bersama rombongan menyambangi kantor Badan Pengusahaan Batam pada Sabtu (25/5/2024) pagi, dan disambut langsung oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi beserta jajaran di Balairung Sari BP Batam.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kunjungan kerja untuk membicarakan lebih lanjut peluang kerja sama antara Batam dan Johor.

Dalam sambutannya, Dato' Onn Hafiz Ghazi secara gamblang memuji kerja keras Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dalam upaya untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi di Batam pada tahun 2023 silam yang mencapai angka 7,04 persen.

Ia juga mengatakan bahwa keberhasilan tersebut menjadi inspirasi bagi Johor.

“Melalui keberhasilan BP Batam yang dipimpin oleh Bapak Muhammad Rudi, kami sangat terinspirasi untuk melakukan upaya yang sama di Johor,” ujar Dato' Onn Hafiz Ghazi.

Tidak hanya memuji kinerja BP Batam, ia juga mengaku kagum dengan pesatnya  transformasi ekonomi digital yang berkembang di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park (NDP).

“Kami akui, infrastruktur dan SDM di KEK NDP dipersiapkan dengan baik. Hal ini juga bisa menjadi peluang agar Iskandar Malaysia Studio di Johor nantinya bisa berkolaborasi dengan Nongsa Digital Park di Batam,” gagas Dato' Onn Hafiz Ghazi.

Dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Kantor BP Batam, peningkatan konektivitas kedua wilayah yaitu Batam - Johor turut menjadi pembahasan utama.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan, selain memperkuat hubungan bilateral antara Batam dan Malaysia, lahirnya rute Ro-Ro baru Batam - Johor nantinya mampu meningkatkan konektivitas dan perekonomian Kota Batam.

Dimana, rencana pengoperasian rute Kapal Ro-Ro itu sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih besar antar kedua wilayah.

“Pembukaan rute Ro-Ro menjadi prioritas kami. Karena semakin cepat kita wujudkan, maka semakin cepat pula perekonomian kedua wilayah tumbuh,” ujarnya.

“Tadi Menteri Besar Johor sudah menyampaikan akan didiskusikan lebih lanjut terkait persiapan infrastruktur di sana dengan kementerian terkait, sembari pelabuhan di Batam membenahi infrastruktur pendukung pelabuhannya,” 

Tidak berhenti di situ, Muhammad Rudi juga membahas rencana pembangunan terminal baru di Terminal Ferry Internasional Batam Center untuk mempermudah wisatawan asing dari Batam dan ke Johor dan sebaliknya.

“Pengembangan pelabuhan Batam Center kami khususkan untuk mendorong sektor pariwisata. Selain itu, jumlah tenaga kerja Indonesia di Johor juga cukup banyak, jadi saya rasa pengembangan ini juga akan bermanfaat untuk mereka,” pungkas Muhammad Rudi.

Sebagai penutup, ia berharap hasil diskusi ini dapat diteruskan ke lembaga tertinggi di Malaysia agar mendorong percepatan pembangunan infrastruktur kedua wilayah.

“Sebagai teman satu rumpun, saya juga berharap mudah-mudahan silaturahmi ini dapat terus terjalin dengan baik,” tutup Muhammad Rudi.

Ril/Redaksi


Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastury Sirait.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah pusat, telah menetapkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 78 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2018 tentang Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan dalam rangka Penyediaan Tanah untuk Pembangunan Nasional.

Perpres Nomor 78 Tahun 2023 ini menjadi landasan hukum dalam memberikan santunan dan relokasi, terhadap masyarakat yang terkena dampak pengembangan Rempang Eco-City.

"Berdasarkan Perpres Nomor 78 Tahun 2023, tidak ada ganti rugi tanah kepada warga terdampak. Namun dalam Perpres tersebut, bagi warga yang terdampak akan mendapatkan santunan dan relokasi," ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastury Sirait, Jumat (24/5/2024).

Ia menjelaskan, santunan yang didapatkan oleh warga, berupa biaya hidup sebesar Rp 1,2 juta per jiwa setiap bulannya. Biaya hidup itu, diberikan selama 12 bulan sejak warga terdampak menghuni hunian sementara.

Tidak hanya biaya hidup, warga terdampak juga diberikan biaya sewa rumah di hunian sementara sebesar Rp 1,2 juta per bulan untuk setiap keluarga. Biaya sewa rumah itu juga diberikan untuk selama 12 bulan.

"Ketika tiba di rumah sementara, setiap warga juga akan diberikan bantuan berupa paket sembako. Warga juga diberikan fasilitas mobilisasi barang secara gratis dari rumah asal ke rumah sewa dan kembali lagi rumah tetap di Tanjung Banun," katanya.

Seluruh bangunan hingga tanaman yang tumbuh juga dihitung oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

Jika masyarakat mempunyai bangunan yang nilainya lebih besar atas penilaian dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), akan diberikan tambahan sesuai dengan selisih nilai rumah. 

Sebagai contoh, jika masyarakat mempunyai rumah senilai Rp 500 juta sesuai penilaian dari KJPP, maka BP Batam memberikan rumah tipe 45 senilai Rp 135 juta, dan ditambah dengan uang sebesar Rp 365 juta.

Tidak hanya rumah, dalam Perpres Nomor 78 Tahun 2023 itu juga disebutkan, bahwa masyarakat mendapatkan sagu hati/ kompensasi atas pembukaan lahan, tanaman yang tumbuh hingga sarana usaha. Seperti tambak, perahu hingga kandang ternak.⁠

Selain itu, warga juga mendapatkan rumah tipe 45 diatas tanah 500 meter persegi dengan status hak milik. Rumah tersebut, dibangun dengan kawasan terpadu berupa klaster. 

Untuk dikawasan perumahan, dilengkapi dengan sarana pendidikan lengkap, mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Selanjutnya rumah ibadah hingga kantor pemerintahan (Camat, Lurah, Polsek, Koramil dan KUA).

Selanjutnya juga ada lapangan sepak bola, pasar, pelabuhan perikanan dan pariwisata, gedung pertemuan, listrik hingga air bersih. Jalan lingkungan perumahan diaspal dengan ROW 8 meter.

"Kami akan memberikan hak-hak yang seharusnya diterima oleh masyarakat. Jadi hak-hak masyarakat ini sangat diperhatikan oleh BP Batam. Karena itu arahan langsung dari bapak Kepala BP Batam, Muhammad Rudi," katanya.

Ia menambahkan, BP Batam berkomitmen untuk menuntaskan program Rempang Eco-City.

Untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk bisa menyukseskan rencana investasi di Rempang. Apabila ada informasi yang simpang siur diterima, Ariastuty meminta agar masyarakat dapat bertanya langsung kepada tim di posko yang telah ditentukan.

"Pada prinsipnya, BP Batam merupakan perpanjangan tangan pusat untuk menyelesaikan program strategis nasional tersebut. Masyarakat bisa langsung ke posko yang ada di Kantor Camat Galang apabila ada sesuatu yang ingin ditanyakan," imbuhnya. (*)



Kunjungan Kerja Menteri Besar Johor di Dampingi Kepala BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menerima kunjungan Menteri Besar Johor, Yang Amat Berhormat (YAB) Dato' Onn Hafiz Ghazi, Jumat (24/5/2024). 

Dalam kunjungan kerja tersebut, Muhammad Rudi turut mendampingi Dato' Onn Hafiz Ghazi yang hadir bersama Konsul Jenderal RI Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto, untuk meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana di Pelabuhan Bintang 99 Batu Ampar sebagai dermaga Kapal Ro-Ro rute pelayaran Batam - Tanjung Belungkor Johor.

Orang nomor satu di Kota Batam itu berharap, rencana pengoperasian rute Kapal Ro-Ro tersebut dapat meningkatkan konektivitas juga membuka peluang ekonomi yang lebih besar antar kedua wilayah.

"Rencana pembukaan rute pelayaran Ro-Ro ini masih dalam pembahasan. Kami bertugas untuk terus mempersiapkan infrastruktur pendukung pelabuhan," ujar Rudi.

Di samping itu, Rudi mengatakan jika kunjungan Dato' Onn Hafiz Ghazi sekaligus dapat memperkuat hubungan bilateral antara Batam dan Malaysia.

Sehingga, kerja sama yang baik antara kedua belah pihak pun ikut memberikan dampak positif terhadap perkembangan nilai investasi Malaysia di Batam.

Bukan tanpa alasan, Malaysia masih menjadi salah satu negara penyumbang investasi terbesar di Batam sepanjang tahun 2023 lalu.

Berdasarkan catatan Kementerian Investasi, realiasi investasi negara yang beribu kota di Kuala Lumpur tersebut mencapai USD 15,808 juta dengan 96 proyek pada tahun 2023.

Nilai investasi Malaysia tersebut tumbuh sebesar Rp 233,96 miliar atau naik 158,34 persen (yoy) dari tahun sebelumnya.

"Saya berharap, hubungan baik yang sudah terjalin sejak lama antara Batam dan Malaysia terus terjaga. Melalui kunjungan ini juga, tentu kita semua menginginkan agar nilai investasi bisa meningkat sehingga mampu memberikan dampak ekonomi terhadap masyarakat," tambah Rudi.

Untuk diketahui, kunjungan Menteri Besar Johor, YAB Dato' Onn Hafiz Ghazi bersama Konsul Jenderal RI Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto akan berlanjut kepada pertemuan bilateral yang berlangsung di BP Batam pada keesokan harinya, Sabtu (25/5/2024).

Pada pertemuan tersebut, BP Batam bersama Dato' Onn Hafiz Ghazi akan membahas beberapa hal strategis yang berkaitan dengan rencana investasi, pengembangan sektor pariwisata, tenaga kerja, industri dan perdagangan.

"BP Batam membutuhkan dukungan seluruh pihak agar nilai investasi asing serta pengembangan sektor pariwisata dan industri lainnya bisa terus meningkat. Semoga pertemuan nanti juga membawa banyak manfaat positif bagi kemajuan Batam dan Provinsi Kepri," tutup Rudi. (*)


Foto Bersama Dewan Komisaris Jakpro saat Studi Banding Tata Kelola Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro menerima kunjungan kerja Dewan Komisaris PT Jakarta Propertindo (Jakpro) di Marketing Centre, Rabu, (22/5/2024). 

Kedatangan BUMD milik Pemerintah DKI Jakarta tersebut untuk studi banding mengenai tata kelola aset dan anggaran di KPBPB Batam. 

"Kami mengelola aset-aset yang besar dan kami melihat bahwa BP Batam memiliki nilai tambah untuk bisa memberikan masukan dan informasi yang bermanfaat bagi kami," kata Komisaris Utama Jakpro, Hikmahanto Juwana.

Ia menilai, meskipun berbeda tempat, Jakpro memiliki kesamaan peran dalam mengelola suatu kawasan, oleh karenanya pihaknya tanpa ragu menjadikan Batam sebagai studi banding.

"Disampaikan oleh Pak Deputi isu-isu terkait bagaimana pengelolaan keuangan dan sebagainya, memang tidak apple to apple, namun demikian, banyak juga yang bisa kita dapatkan dari diskusi tadi," imbuhnya. 

Sementara, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyampaikan pihaknya terus melakukan upaya untuk meningkatkan perekonomian Batam. 

"Kami sampaikan beberapa strategi bagaimana rencana pembangunan dan manajemen resiko dalam mengelola kawasan bebas Batam di bawah kepemimpinan Bapak Muhammad Rudi," tandasnya. 

Turut hadir dua Komisaris Jakpro, Lusiana Herawati dan Suhajar Diantoro beserta jajaran. Diketahui, Jakpro bertanggungjawab atas proyek revitalisasi Taman Ismail Marzuki, Jakarta Internasional Stadium dan Hunian Kampung Susun Bayam di Jakarta. 

Ril/Redaksi


Pembagian Pangan Murah. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Kapolsek Kundur AKP Septimaris S.E gelar kegiatan pelaksanaan pengamanan dalam rangka gerakan 'Pangan Murah' yang di selenggarakan oleh dinas ketahanan pangan, pertanian dan kesehatan hewan.

Kegiatan tersebut berlansung tepatnya di Balai Pemuda dan Budaya Kecamatan kundur kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Rabu ( 22/5/2024 ). Dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan murah tahun 2024.

Pada kesempatan itu, Kapolsek AKP Septimaris mengatakan, kegiatan pasokan pangan murah yang di lakukan pemerintah Provinsi Kepri dan Pemkab Karimun ini merupakan upaya dalam membantu masyarakat atau sedikit meringankan beban perekonomian di tengah- tengah masyarakat khususnya masyarakat se-Kecamatan Kundur.

"Kegitan pasokan pangan murah ini di lakukan dengan tujuan agar masyarakat ekonomi menengah kebawah terbantu dalam mendapatkan berbagai kebutuhan pangan yang mereka butuhkan. Bahan pangan yang tersedia ini seperti, Beras, minyak goreng, telor, Ikan dan lain sebagainya," ujarnya. 

"Kami pihak Kepolisian siap membantu pemerintah dalam upaya melakukan pengamanan terhadap masyarakat yang berkunjung untuk mendapatkan bahan pangan yang di butuhkan dan kami juga meminta kepada masyarakat agar tetap menjaga situasi aman,damai dan kondusif," pinta Polsek Kundur AKP Septimaris kembali. 

Di tempat yang sama salah satu masyarakat saat berbelanja kebutuhan pangan murah ia mengatakan, terimakasih kepada pemerintah yang telah melaksanakan kegiatan ini 

"Semoga kegiatan ini bisa terus di lakukan sehingga kami masyarakat pada umumnya mudah untuk mendapatkan bahan pangan yang jauh lebih murah harganya jika dibandingkan dengan harga pasaran," ungkapnya 

A.Yahya


Kantor BP Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM
: Badan Pengusahaan (BP) Batam menegaskan, pemilihan mitra kerjasama Terminal Ferry Internasional Batam Center telah dilakukan secara transparan. Hal itu ditegaskan oleh Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam Fesly Abadi Paranoan saat ditemui di kawasan Batam Center, Senin (20/5/2024).

Fesly menyayangkan adanya kecurigaan rekayasa anggaran dan pemenang lelang yang disampaikan oleh Ketua Corruption Investigation Committee (CIC) R Bambang S beberapa waktu yang lalu.

"Sebelumnya, kita telah mengumumkan melalui media nasional dan media lokal. Setelah pengumuman itu, kita memberikan waktu pendaftarannya selama satu minggu,"ujarnya.

Ia menjelaskan, pihaknya terpaksa melaksanakan sesi Prakualifikasi ulang pemilihan Calon Mitra Kerja. Sebab, selama proses pendaftaran, terdapat kurang dari 3 peserta yang memasukkan dokumen kualifikasi. Sehingga sesi Prakualifikasi harus dilakukan ulang.

"Jadi sebenarnya ini justru menjadi kesempatan kepada perusahaan-perusahaan lainnya supaya bisa mengikuti proses tender. Jadi semua dilakukan dengan transparan," katanya.

Begitu juga dengan pengembalian modalnya. Pengembalian modal itu tentunya sudah dilakukan kajian atau feasibility study. Secara bisnis, dengan investasi yang mencapai Rp. 3,4 triliun tentunya sangat memungkinkan untuk pengembalian modalnya.

Sebab, investasi Rp. 3,4 triliun itu akan meliputi pembangunan gedung baru yang kapasitasnya lebih luas, pengoperasian dan pengembangan Terminal Ferry Internasional Batam Center. Tidak hanya itu, nilai investasi itu juga akan meliputi area komersial. Dari luas 2,9 hektare existing saat ini, nantinya akan diperluas hingga kurang lebih 24 hektare.

Dalam area pelabuhan tersebut, juga terdapat area komersil seperti hotel hingga mal. Termasuk kegiatan reklamasi yang akan dilakukan kedepannya.

"Kalau hitungan pengembalian modal Rp 500 miliar itu, jika pelabuhannya seperti yang sekarang ini. Tapi nanti kita akan membuat terminal yang baru, yang kapasitasnya lebih besar. Karena kalau sekarang sudah over kapasitas, jadi butuh bangunan yang lebih besar lagi kapasitasnya dan lebih modern," jelasnya.

Ia menambahkan, dalam kerjasama pembangunan, pengoperasian hingga pengembangan Terminal Ferry Internasional Batam Center ini sepenuhnya juga berasal dari pemenang tender. Sehingga, adanya fee 20 persen seperti yang disampaikan, Fesly membantah hal tersebut.

"Saya tegaskan, semestinya tidak ada tuduhan seperti itu. Aneh kalau adanya fee, sementara ini skemanya investasi. Dana pembangunannya berasal dari pemenang tender. Jadi sepenuhnya dari investor dan bukan dari pemerintah," tutupnya. (*)


Foto Bersama Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, Sazani dengan Tim Analisis Media, Biro Pemberitaan Parlemen Setjen DPR RI.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM
: Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, Sazani menerima kunjungan Tim Analisis Media, Biro Pemberitaan Parlemen Setjen DPR RI yang dipimpin oleh Kasubbag. Analis Media, Agus Budi Leksono pada Senin (20/5/2024) di Holding Room Marketing Center

Kunjungan kerja ini dilangsungkan dalam rangka Diseminasi Informasi terkait Dinamika Media Monitoring dan Analisis Media di lingkungan BP Batam.

"Kami banyak berbincang dan bertukar pikiran mengenai pengelolaan kehumasan khususnya bidang media, ada beberapa perbedaan antara pengelolaan di BP Batam dengan Setjen DPR RI," ujar Sazani.

“Perbedaan tersebut memang menyesuaikan dengan karakter daerah serta visi, misi, hingga tugas instansi dan hal tersebut yang menjadi poin kami untuk saling belajar dan bertukar informasi,” lanjut Sazani.

Merespon penerimaan kunjungan kerja timnya, Kasubbag. Analis Media, Agus Budi Leksono mengucapkan terima kasih kepada tim Humas BP Batam.

"Terima kasih atas penerimaan yang baik dari Humas BP Batam, kami sangat senang bisa berkunjung dan berbagi informasi sehingga dapat menambah referensi kami untuk kedepannya dalam mengelola media," tutur Agus Budi Leksono.

Di kesempatan berbeda, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan ia telah menugaskan Biro Humas, Promosi, dan Protokol untuk merangkul rekan-rekan media agar informasi pembangunan Batam dapat berjalan lancar.

"Kami berkomitmen untuk merangkul seluruh rekan-rekan media, mari kita bersatu dalam memberitakan kebaikan pembangunan Batam agar cita-cita Batam Kota Baru dapat kita realisasikan bersama," pungkas orang nomor satu di Batam ini. (MI)



Kepala BP Batam, H. M. Rudi.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM
: Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menghadiri Malam Ta'aruf Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadits (MTQH) X Tingkat Provinsi Kepri, Minggu (19/5/2024).

Berlangsung di Pacific Hotel, kehadiran Muhammad Rudi sebagai Bapak Pembangunan Batam pun mendapat sambutan hangat dari seluruh kafilah.

Dalam pidato sambutannya, orang nomor satu di Kota Batam itu mengapresiasi semangat dan antusiasme para peserta dalam menyukseskan pelaksanaan MTQH tahun ini.

"Selamat datang kepada seluruh kafilah. Mudah-mudahan, kemajuan Batam yang pesat hari ini bisa memberikan dampak positif terhadap syiar agama di Provinsi Kepri yang kita cintai," ujar Muhammad Rudi.

Di samping itu, suami dari Hj. Marlin Agustina tersebut juga berkesempatan untuk memaparkan lima prioritas pembangunan Batam sejak beberapa tahun terakhir.

Menurut Muhammad Rudi, kelima sektor prioritas itu merupakan perintah langsung dari Presiden RI, Joko Widodo.

Dengan rincian program antara lain perbaikan sistem perizinan, pembangunan Terminal 2 Bandara Internasional Hang Nadim, pengembangan seluruh infrastruktur jalan utama, pembangunan Pelabuhan Bongkar Muat Batu Ampar, serta pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan.

"Saya ingin, perintah dari Presiden tersebut bisa terealisasi maksimal. Mudah-mudahan, dengan# kemajuan Batam hari ini bisa memberikan dampak yang positif pula terhadap kabupaten dan kota lainnya di Kepri," sambung Rudi.

Melihat statistik tiga tahun terakhir, tangan dingin Muhammad Rudi sukses memberikan stimulus terhadap pertumbuhan ekonomi Batam.

Ekonomi Batam tumbuh positif pasca hantaman Pandemi Covid-19 tahun 2020 lalu. Dimana, ekonomi Batam bangkit dengan capaian 4,75 persen setelah di tahun 2020 mengalami minus 2,55 persen.

Memasuki tahun 2022, pertumbuhan ekonomi Batam kembali meroket dengan capaian 6,84 persen.

Di tahun 2023 lalu, persentase ekonomi Batam lagi-lagi mengalami kenaikan dengan capaian 7,04 persen.

Prestasi ini tentu tidak terlepas dari program-program strategis BP Batam dan Pemerintah Kota Batam agar mampu bangkit lebih cepat dari ancaman pandemi.

"Saya berharap, seluruh komponen daerah mampu berkolaborasi untuk menjaga iklim investasi di Batam. Apabila ekonomi maju, maka masyarakat akan sejahtera," tutup Rudi. (*)


Muhammad Rudi Kukuhkan Pengurus KKML.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM
: Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengukuhkan Pengurus Kekerabatan Keluarga Masyarakat Lingga (KKML) Kota Batam Masa Bakti 2024-2029 di Golden Prawn, Minggu (19/5/2024).

Dalam pidato sambutannya, Muhammad Rudi mengajak seluruh masyarakat Lingga yang berdomisili di Batam untuk bersinergi dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat merupakan salah satu faktor penting guna mewujudkan pengembangan Batam sebagai kota baru yang madani dan modern.

"Besar harapan saya, KKML bisa bersinergi dan mendukung program strategis Pemerintah Kota Batam," pesan Muhammad Rudi.

Suami dari Hj. Marlin Agustina tersebut tidak menampik, pemerintah membutuhkan dukungan dari seluruh komponen daerah di Batam dalam merealisasikan rencana strategis pembangunan.

Bukan tanpa alasan, BP Batam dan Pemerintah Kota Batam masih menggesa percepatan pembangunan di beberapa aspek. Mulai dari pembangunan dan pengembangan infrastruktur jalan utama, Bandara Internasional Hang Nadim, serta Pelabuhan Bongkar Muat Batu Ampar.

Dimana, seluruh sarana dan prasarana kota tersebut menjadi bagian tidak terpisahkan dalam menarik minat investasi dari berbagai negara di Asia hingga Eropa.

"Kalau semua kita kompak, maka pengembangan daerah Batam ini akan baik-baik saja," tambah Rudi.

Ia juga menargetkan, pertumbuhan ekonomi Batam akan kembali meningkat sepanjang tahun 2024.

Optimisme tersebut beralasan, mengingat sejumlah investor masih menjadikan Batam sebagai destinasi investasi favorit.

Hal ini terlihat dengan peran strategis Batam sebagai lokomotif perekonomian Provinsi Kepri dalam beberapa tahun terakhir.

"Saya optimis, ekonomi Batam akan kembali tumbuh positif dari tahun 2023 lalu yang mencapai 7,04 persen," tutup Rudi. (*)



RDPU Lanjutan Bahas Pelebaran Jalan Tembesi Tower.


BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: DPRD Kota Batam kembali menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) terkait pelebaran Jalan Suprapto tepatnya ruas dekat Tembesi Tower, Senin (20/5/2024) sore.

Rapat yang dipimpin langsung Ketua Dewan Nuryanto SH MH itu menghadirkan puluhan perwakilan masyarakat Tembesi Tower RW 16, perwakilan BP Batam, dan OPD terkait di lingkungan Pemko Batam.

RDPU itu sendiri merupakan yang ketiga kalinya digelar di gedung Dewan. Pada Selasa (14/5/2024) pekan lalu, Ketua DPRD beserta perwakilan dari BP Batam dan OPD terkait sempat pula meninjau langsung lokasi pelebaran jalan yang diperselisihkan warga.

“Dalam RDPU ini kan kita mengundang semua pihak supaya ada penjelasan. Kita lihat masyarakat itu bukan menolak, malah mendukung pembangunan. Cuma ada hal yang harus diklarifikasi pemerintah dari RoW 100 itu terus ada gelendungannya di sana karena itu berdampak ke masyarakat. Nah, itu kita antisipasi, sampaikan penjelasannya ke masyarakat dan solusinya bagaimana,” ungkap Nuryanto usai memimpin rapat.

Namun dalam pertemuan itu, sambung pria yang akrab disapa Cak Nur tersebut, belum ada penjelasan dan penegasan dari pihak pemerintah. Hanya, kata Cak Nur, ada informasi dari Kepala Satpol PP Kota Batam selaku Wakil Ketua Tim Terpadu Pemerintah bahwa pelebaran jalan itu akan dikerjakan RoW 100-nya terlebuh dulu.

“Alhamdulillah tadi ada informasi dari Kasatpol PP akan dikerjakan yang 100 dahulu. Tentu itu lebih baik dan bijak. Karena dalam beberapa kali pertemuan ini pejabat yang hadir selalu berganti dan tidak ada penjelasan pasti terkait ini,” papar Cak Nur.

Seharusnya, kata Cak Nur, menurut Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik dimana pembangunan itu bisa lebih transparan mulai perencanaan hingga pelaksanaan dengan melibatkan juga partisipasi masyarakat. Terlebih dalam pembangunan jalan, agar masyarakat lebih mengerti dan memahami sehingga tidak merasa dirugikan.

DPRD MEMFASILITASI PEMERINTAH DAN MASYARAKAT

Nuryanto juga menegaskan posisi DPRD dalam masalah ini membantu pemerintah dan masyarakat. Sudah menjadi fungsi DPRD sebagai unsur pemerintah daerah sekaligus menjalankan fungsi utama selaku wakil rakyat. Pengaduan warga disampaikan ke DPRD, sehingga DPRD memfasilitasi antara pemerintah dan masyarakatnya.

Menurutnya, idealnya memang tidak perlu ada RDP asalnya hubungan pemerintah dan masyarakatnya tidak ada masalah. Bagi Dewan, berapa kali pun RDP dilakukan tidak ada maksud lain selain ada titik temu antara kebijakan pemerintah dengan kepentingan masyarakat.

“Sepanjang jalannya baik, masyarakat tidak terganggu dan pembangunan lancar itu harapan kita semua. Antara pemerintah dan masyarakat itu kan satu kesatuan. Pembangunan itu juga kan untuk masyarakat. Yang terpenting kesadaran bersama. Jika niatnya baik, prosesnya baik, pasti hasilnya baik dan pembangunan itu bisa dirasakan bersama-sama,” tegas Cak Nur.

Sementara itu Kasat Pol PP Imam Tohari memaparkan sudah menyampaikan ke pimpinannya mengingat belum ada pemahaman bersama, maka akan dikerjakan dahulu yang RoW 100 terlebih dahulu.

“Begitu nanti ada penjelasan yang bisa diterima antara BP Batam dan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang barulah itu nanti akan dilaksanakan badan jalan yang katanya agak melendung tadi,” pungkasnya.

Fay


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.