Lokasi Judi Sabung Ayam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sejak 3 tahun belakangan ini, Kampung Capung Marina atau dikenal dengan sebutan CP  kerap dikunjungi oleh puluhan hingga ratusan orang penggila judi sabung ayam. Kampung Capung yang berada di sudut Kota Batam ini masuk dalam Kelurahan Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang. 

Dari penelusuran wartawan, pengelola sabung ayam di lokasi ini menyediakan 3 arena atau gelanggang sebagai media atau tempat pertarungan ayam. 

Keberadaan lokasi gelanggang sabung ayam ini kini mulai menimbulkan keresahan ditengah masyarakat sekitar. 

Salah satu warga sekitar yang merupakan ibu rumah tangga mengakui keresahan yang dialaminya, dimana, sejak 2 bulan terakhir ini, ia kerap bertengkar dengan sang suami akibat persoalan ekonomi. 

"Sejak 2 bulan terakhir ini, saya sering berantem dengan suami. Bagaimana gak emosi liat suami kerap pulang subuh dari tempat judi ayam sana. Akibatnya, suami saya bangun kesiangan, otomatis, kerja jadi malas. Karena sering tak masuk kerja akhirnya kontrak kerjanya gak disambung perusahaan. Ya sekarang kehidupan sudah morat-marit. Pinjam sana pinjam sini," ujar wanita inisial ST, Senin (29/1/2024). 

"Nah parahnya sekarang malah pelihara ayam jago. Ya mungkin mau di laga ke sana (gelanggang sabung ayam)," sambungnya. 

Ia berharap, Polisi segera menutup lokasi judi ayam tersebut. "Mudah-mudahan, Polisi segera tutup lokasi judi ayam itu. Sekalian itu, tangkap aja yang buka lokasi judi ayam itu. Bikin resah orang aja," geram ST.

Untuk diketahui, lokasi gelanggang sabung ayam ini buka setiap hari Rabu, Jumat dan Minggu. 

Dari keterangan berbagai sumber, adapun pasangan taruhan judi ayam itu mencapai Rp 5 - Rp 10 juta. "Itu masih pemain lokal saja. Kalau untuk pemain undangan dari luar taruhannya sampai Rp 30 - Rp 50 juta," beber sumber.

Dari penelusuran wartawan, selain judi sabung ayam, di lokasi juga terdapat judi bola angin. 

Untuk memasuki area gelanggang sabung ayam di kampung Capung ini, setiap pengunjung dimintai uang parkir Rp 10.000. 

Menurut sumber, pengelola lokasi Gelanggang sabung ayam CP ini disebut-sebut seorang oknum aparat berinisial GD.

Hingga berita ini diterbitkan, wartawan masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak pengelola lokasi dan pihak kepolisian setempat. (Red)


Foto Bersama saat Jalin Sinergi dengan Tamarin.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: PT PLN Batam bersama PT Taman Resor Internet (Tamarin) menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara Pemegang Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik yang Memiliki Wilayah Usaha di Nongsa Point Marina, Batam pada Senin, 22 Januari 2024. Berdasarkan perjanjian ini, PLN Batam akan menyediakan tenaga listrik guna memenuhi kebutuhan untuk keperluan _data center_ di Nongsa Digital Park.

Perjanjian kerjasama ini ditandatangani secara langsung oleh Direktur Utama PT PLN Batam, Muhammad Irwansyah Putra dengan Direktur Utama PT Tamarin, Michael Kristian Wiluan, serta disaksikan oleh CEO Citramas Group, Kris Taenar Wiluan, Deputi Pengelolaan Kawasan dan Investasi Badan Pengusahaan (BP) Batam, Sudirman Saad, Direktur Max Power Dandi Prihanto Dan Arie Wibowo beserta Direktur PT Tamarin Peter Vincent. 

Direktur Utama PT PLN Batam, Muhammad Irwansyah Putra mengatakan PLN Batam siap mendukung investasi digital di Nongsa Point Marina, dari segi keandalan pasokan listrik maupun ketersediaan daya.

“PT Tamarin akan mendirikan suatu Kawasan digital yang membutuhkan pasokan tenaga listrik. Kami dari PLN Batam siap menyediakan layanan terbaik. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, PLN Batam akan menyediakan daya sebesar 500 MW untuk PT Tamarin kawasan digital,” ujar Irwansyah. 

Irwansyah juga mengucapkan rasa terima kasihnya  kepada BP Batam yang telah membantu PT PLN Batam memfasilitasi pembangunan dan pengoperasi pembangkit baru untuk mendukung keandalan sistem kelistrikan Batam. 

“Pada tahun 2023 PLN Batam berhasil menambah daya mampu sebesar 100 MW, kemudian pada Februari tahun 2024 ini akan beroperasi 150 MW lagi. Sehingga pada tahun 2023 dan awal tahun 2024 PLN Batam sudah menambah daya mampu sebesar 250 MW, dengan beban puncak Batam-Bintan adalah 603 MW. Artinya PLN Batam memiliki _reserve margin_ yang sangat cukup yaitu sebesar 30% dari beban puncak,” bebernya lagi.

Kedepannya kelistrikan Batam akan ditopang dengan energi bersih dari Pulau Sumatera melalui pembagunan transmisi kabel bawah laut untuk lebih memperkokoh sisitem kelisrikan Batam, dimana rencana pengiriman energi tahap awal sebesar 300 MW yang bersumber dari_ green energy_. Begitu juga bagi Perusahaan yang membutuhkan serfikat _green energy_, PLN Batam juga sudah menandatangani kerjasama layanan Renewable Energy Certificate (REC) bersama PT PLN (Persero) sehingga memudahkan pelanggan untuk mendapatkan pengakuan atas penggunaan EBT yang transparan dan diakui secara internasional.

“Dengan penandatanganan PJBTL ini, Kami berharap investor berbondong-bondong datang ke Batam untuk mempercayakan sumber listriknya pada PLN Batam. Selain itu Batam juga merupakan salah satu daerah yang aman, sehingga jarang terjadi bencana besar. Jadi keamanan dan _security_ daripada _data center_ sangat cocok diletakkan di Batam,” pungkas Irwansyah.

Sejalan dengan itu, Michael Kristian Wiluan mengucapkan terimakasih kepada PLN Batam, BP Batam, Administrator KEK dan seluruh stakeholders lainnya yang mendukung agar kerjasama antara PLN Batam dan Tamarin untuk menyalurkan tenaga listrik bagi keperluan _data center_ di Nongsa Digital Park dapat berjalan dengan baik.

“Tamarin bermitra dengan PLN Batam menandatangani Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik untuk penyediaan dan pemenuhan kebutuhan tenaga listrik sebagai wujud kolaborasi dan sinergi antara pemilik wilayah dan pihak swasta. Diharapkan kerjasama ini akan menjadi daya tarik investor _data center_ untuk merelokasi bisnisnya ke Nongsa Digital Park,” tutup Michael.

Redaksi


Foto Bersama Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, dengan Rombongan Mitsubishi Estate Asia.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Mitsubishi Estate Asia, yang merupakan pengembang terkemuka asal Jepang, melakukan kunjungan ke Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) di Marketing Centre pada Selasa (23/1/2024). 

Rombongan tersebut dipimpin oleh Head of Asset and Fund Management Tuan Sing Holdings, Patrick Tan, dan diterima oleh Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait.

Turut hadir mendampingi, Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal Surya Kurniawan Suhairi beserta Jajaran Eselon III di lingkungan BP Batam.

Pertemuan ini merupakan inisiatif dari Opus Bay Management, yang sedang aktif dalam pembangunan apartemen dan perumahan di kawasan Marina City Batam. 

Opus Bay Management mengundang Mitsubishi Estate Asia untuk menjajaki potensi kerja sama yang dapat memberikan dampak positif pada pengembangan ekonomi dan infrastruktur di Batam.

Menurut Opus Bay, Batam dianggap sebagai kota yang sangat strategis dan memiliki potensi besar untuk investasi properti. 

Pihaknya meyakini kolaborasi dengan Mitsubishi Estate Asia diharapkan dapat mengakselerasi kemajuan proyek-proyek yang tengah dikembangkan di kawasan tersebut.

"Masa depan Batam terlihat cerah. Dengan bandara baru dan kedatangan maskapai asing, kami yakin jumlah wisatawan akan terus meningkat. Permintaan untuk layanan, pariwisata, dan perhotelan akan menjadi sangat baik ke depannya di Kota Batam ini," ujar Mr. Patrick Tan.

Pihaknya juga mengungkapkan langkah BP Batam dalam memberikan kemudahan akses kepada para investor ini, sebagai langkah pertama yang penting dalam menggaet investor.

Mr. Patrick Tan menegaskan kegembiraannya dalam berinvestasi di Batam dan menyatakan kepercayaannya pada BP Batam, khususnya kepada Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dan jajaran di BP Batam yang telah mendukung dan memberikan akses yang mudah untuk berinvestasi.

Kemudian, President Director Mitsubisi Estate Asia, Mr. Yasuaki Oda, menyatakan bahwa kunjungannya ke BP Batam ini merupakan langkah awal bagi Mitsubishi Estate dalam mengeksplorasi potensi dan peluang investasi di Batam. 

“Terima kasih kepada BP Batam yang telah menyambut kedatangan kami, memberikan data dan informasi kepada kami terkait pertumbuhan ekonomi hingga progres pengembangan di Batam,” pungkas Mr. Yasuaki Oda.

Mr. Yasuaki Oda mengatakan bahwa Batam sangat ramah berbisnis dan investasi, baik dari segi perpajakan maupun hukum. Selain itu, Ia mengatakan Batam sangat terbuka untuk investor asing.

“Keunikan Batam menjadi salah satu faktor yang membedakannya dari kota-kota lain di Indonesia. Kemudahan akses masuk ke Batam dan kebijakan yang mendukung investasi tampaknya menjadi daya tarik bagi kami,” puji Mr. Yasuaki Oda.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, sangat senang dan menyambut baik atas kunjungan ini. 

Ia menyatakan bahwa dengan kedatangan perusahaan besar seperti Mitsubishi Estate, akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan Batam.

"Batam termasuk salah satu kota yang sangat berpotensi. Oleh karena itu, mereka (Mitsubisi Estate Asia) berencana untuk membangun kondominium. Meskipun masih dalam tahap diskusi, harapan kami dengan kedatangan perusahaan besar seperti Mitsubishi ini, Batam akan terus berkembang dan menjadi kota yang semakin maju," ujar Ariastuty Sirait.

Lebih lanjut, Ariastuty Sirait menyampaikan harapannya bahwa Batam akan menjadi destinasi investasi yang menarik, berkembang, dan menjadi kota yang maju, tentu dengan dukungan seluruh pihak.

Pernyataan ini juga sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam Muhammad Rudi yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Batam dengan infrastruktur yang modern.

Redaksi


Kepala BP Batam Gunting Vita Peresmian Rumah Makan Tsania Seafood.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, meresmikan Rumah Makan Tsania Seafood, di Komplek Ruko Sinar Penuin Lubuk Baja, Senin (22/1/2024).

"Peresmian ini, tentunya akan memperkaya pilihan kuliner di Batam bagi wisatawan," ujar Muhammad Rudi.

Ia menyampaikan, pihaknya terus berupaya membangkitkan kembali sektor pariwisata di Batam. Pasalnya, dengan sektor pariwisata hidup, maka akan memberi dampak positif terhadap sektor lainnya.

"Termasuk kuliner ini. Saya berharap rumah makan seafood ini ini dapat menjadi salah satu destinasi kuliner favorit yang dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan sektor pariwisata di Kota Batam,” pesan Rudi.

Selain itu, pengusaha kuliner juga dituntut untuk menyajikan makanan sehat dan bersih untuk menjaga kepuasan pelanggan dan demi kesan baik bagi Kota Batam.

“Kalau makanannya enak, bersih, maka orang akan balik lagi. Ini saja yang perlu diterapkan,” tegas Muhammad Rudi.

Rudi mengajak, para pengusaha untuk terus mendukung pembangunan Batam demi pulihnya kembali perekonomian Batam. 

"Tak bisa hanya pemerintah saja yang membangkitkan semua sektor ini. Semua harus bergandengan tangan demi kejayaan Batam,” katanya.

Di kesempatan itu, Rudi juga menyampaikan sejumlah pembangunan infrastruktur penunjang kemajuan ekonomi dan pariwisata Batam.

Untuk diketahui, di era Muhammad Rudi, pembangunan Batam terus dilakukan demi mempercantik Kota Batam. Sejumlah pembangunan yang dilakukan seperti pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim dan infrastruktur jalan. 

Tak hanya itu, aksesbilitas di kota hingga perumahan juga tetap menjadi perhatian Muhammad Rudi. 

Ril/Redaksi


Kepala BP Batam, H. M. Rudi. 

BATAM|KEPRUAKTUAL.COM: Dalam beberapa kesempatan, Muhammad Rudi mengatakan bahwa Kota Batam merupakan miniaturnya Indonesia. Dimana, hampir semua suku dan budaya yang ada di Indonesia, juga ada di Batam.

Hal itu tentunya menjadi tanggungjawab bersama untuk menjaga Kota Batam tetap aman, damai serta nyaman bagi siapapun yang datang. Pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Batam memiliki komitmen yang sama menjaga kekompakan.

"Kota Batam miniatur Indonesia, semua suku ada disini. Karena itu tugas kita bagaimana menjaga persatuan untuk pembangunan di Kota Batam," ujarnya.

Menurut Muhammad Rudi, di Kota Batam selama ini tidak ada perpecahan hingga pertikaian. Oleh sebab itu, Muhammad Rudi mengingatkan agar jangan sampai karena perbedaan pandangan politik membuat masyarakat tercepah hingga bertikai.

“Akan rugi besar kita semuanya. Hati-hati mengenai ini," ujar Muhammad Rudi mengingatkan.

Pesta demokrasi, lanjut Muhammad Rudi, pasti akan ada setiap lima tahun. Baik itu pemilihan presiden, pemilihan kepala daerah hingga pemilihan legislatif di tingkat daerah hingga nasional.

Karena itu, Muhammad Rudi mengingatkan, jangan korbankan persatuan, kerukunan hingga persaudaraan karena perbedaan pandangan politik.

"Marilah kita bersama-sama menjaga persaudaraan kita, merawat persatuan kita, merawat kerukunan kita. Budaya inilah yang mempersatukan kita, budaya kita menjadikan kita bersatu," pesan orang nomor satu di Batam tersebut.

Ril/Redaksi



Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, H. M. Rudi (Kemeja Putih). 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi memastikan bahwa pembangunan serta pengembangan jalan arteri masih menjadi prioritas.

Ia mengungkapkan, pihaknya akan mempercepat pengerjaan di beberapa titik pada tahun 2024. Di antaranya adalah pengembangan Jalan Yos Sudarso Tahap 3, mulai dari Ruas Simpang Bengkong - Underpass Pelita.

Tidak hanya itu, ada juga peroyek pembangunan Bundaran Punggur dan pengembangan jalan mulai dari Simpang Kepri Mall hingga Bundaran Sagulung.

Muhammad Rudi berharap, pembangunan infrastruktur tersebut tidak menemui kendala dan bisa rampung sesuai tepat waktu.

"Semua ini untuk kemajuan Batam sehingga masyarakat bisa menikmatinya," ujar Rudi di tengah aktivitasnya bersilaturahmi dengan masyarakat Sei Beduk, Minggu (21/1/2024).

Selain infrastruktur jalan, BP Batam juga menargetkan untuk menyelesaikan pembangunan Fly Over Sei Ladi.

Dengan tujuan, memberikan kemudahan terhadap aktivitas pengendara di Batam.

"Apabila Batam sudah maju, masyarakat akan memiliki kesempatan untuk lebih baik dalam segi ekonomi. Mari kita dukung kemajuan ini," pungkasnya. (*) 


Penerima Kuasa, Iwan Arif didampingi Pemberi Kuasa, Rickey foto bersama di depan pintu masuk PT.LautMas di Batu.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: PT.LautMas diduga kuat telah mangkir dari kewajibannya membayar sejumlah uang untuk pelunasan sisa pembayaran terakhir dari jual beli alat berat berupa 1 Unit RecchStaker Kone Crane yang telah disepakati bersama yakni sebesar Rp 300 juta.

Hal itu dibuktikan dengan tidak dibayarkannya uang sisa pembayaran terakhir yang seharusnya dibayarkan dan telah jatuh tempo pada tanggal 15 Januari 2024. Mirisnya, perusahaan milik Steven (Warga Negara Singapura_red) itu pun juga menutup jalur mediasi.

Terbukti, dengan ditutupnya perusahaan milik Steven yang lain yang berada di Surabaya. Tak hanya itu, Steven juga menutup semua jalur komunikasi sehingga dia tidak dapat dihubungi guna mengetahui keberadaannya.

Berbagai upaya telah dilakukan, namun tidak ada itikad baik dari Steven. Terakhir, Penerima Kuasa dari Pihak Bapak Rickey mencoba mendatangi langsung perusahaan milik Steven yang berada di Kota Batam, tepatnya di Kawasan Union Industri Batu Ampar. 

Alih-alih para utusan itu diterima dan disambut dengan baik oleh perwakilan perusahaan Steven yang ada di Batam, malahan yang didapati adalah mereka dihadang dengan diletakkannya sebuah kontainer yang dibuat melintang persis ditengah jalan pintu masuk ke perusahaan itu.

Alhasil, para utusan Penerima Kuasa dari Pihak Bapak Rickey pun tidak bisa masuk kedalam perusahaan. Para utusan Penerima Kuasa dari Pihak Bapak Rickey hanya bisa terdiam dan tidak bisa berbuat apa-apa atas tindakan yang dinilai sangat arogansi yang diperlihatkan oleh pihak perusahaan PT.LautMas.

Tidak hanya itu, hal lainnya yang membuat geram Penerima Kuasa dari Pihak Bapak Rickey adalah, Kontrak Sewa Kapal NewLight sesuai dengan Perjanjian Akta Tanggal 01 Maret 2015 yang mana isinya berbunyi, Pihak Bapak Rickey menyewakan 1 Unit Kapal bernama KM NewLight dengan status On & Off Hire nya di Pelabuhan Surabaya.

Akan tetapi, disaat itu pihak PT.LautMas tidak memiliki Fasilitas Sarana Kontainer untuk melangsungkan kegiatan sewa kapal tersebut. Maka dengan demikian kan, PT.LautMas meminta bantuan kepada Bapak Rickey agar bisa menyediakan kontainer kepada PT.LautMas, untuk dapat menyelaraskan kegiatan penyewaan kapal tersebut.

"Saat itu Pak Rickey menyetujui meminjamkan kontainer miliknya sebanyak lebih kurang 440 unit kepada PT.LautMas, itupun dengan syarat kontainer dipinjamkan untuk pemakaian selama 30 hari saja. Dan, setelah itu harus dikembalikan lagi kelokasi DEPO Tanjung Batu Surabaya," ucap Penerima Kuasa, Iwan Arif didampingi Pemberi Kuasa, Rickey di depan pintu masuk PT.LautMas, Senin (22/1/2024) 

Masih menurut Iwan, dalam kesepakatan yang dibuat itu mengatur juga hak dan kewajiban dari kedua pihak. Apabila setelah melewati masa 30 hari namun belum juga dikembalikan, maka PT.LautMas akan dikenakan Denda Sewa Kontainer dengan rincian, Kontainer 20'ft sebesar 1.20 USD/perhari, dan Kontainer 40'ft sebesar 2 USD/perhari.

"Kenyataanya, hingga saat ini kontainer yang dipinjamkan ke PT.LautMas tidak pernah dikembalikan ataupun belum pernah dibayar sekalipun berikut dengan dendanya yang sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat," tegasnya.

Kemudian, poin berikutnya yang menjadi attensi yakni, waktu itu PT.LautMas berkeinginan untuk membuat izin SIUPAL. Saat itu pihak PT.LautMas yang dihadiri oleh Steven, Alan, Tan Te Ho dan Ibu Tria mendatangi kantor Bapak Rickey berbicara untuk meminta bantuan agar bisa meminjamkan 2 Unit Kapal yang bernama ALKEN POLLUX dan ALKE PATRIOT untuk dijadikan sebagai bahan persyaratan pengurusan izin SIUPAL dengan alasan PT.LautMas akan mengerjakan proyek di Timor Dili.

Lanjuta, dari hasil pembicaraan tersebut Bapak Rickey menyetujui membantu meminjamkan 2 Unit Kapal miliknya kepada PT.LautMas itupun dengan syarat dipinjamkan dalam jangka waktu 1 tahun, dan termasuk seluruh biaya yang timbul selama proses pengurusan perizinan beserta biaya docking ditanggung seluruhnya oleh PT. LautMas.

Dalam perjanjian itu juga lanjut Iwan, PT.LautMas menjanjikan kepada Bapak Rickey untuk ikut andil atas proyek yang ada di Timor Dili. Lalu, semua hasilnya akan diserahkan ke Bapak Rickey.

"Namun, jangankan mendapatkan untung, 2 unit kapal yang dipinjamkan itu sampai sekarang tak tahu berada dimana," ucapnya geram.

Meski begitu, pihaknya masih membuka pintu mediasi yang seluas-luasnya, agar kedua belah pihak bisa kembali duduk bersama, serta berbicara secara sadar bagaimana cara untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan baik-baik.

"Kami membuka diri untuk diskusi menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan, agar tidak merugikan kedua belah pihak yang bersangkutan," sebutnya.

Pihaknya berharap, pada saat pertemuan nanti dari pihak PT.LautMas bisa kembali menghadirkan orang-orang yang pertama sekali hadir menemui Bapak Rickey yakni, Steven, Alan, Tan Te Ho dan Ibu Tria, supaya pertemuan dan hasil pembicaraannya mendapatkan titik terang dan jasil yang nyata.
 
Hingga berita ini diturunkan, puluhan pemuda dari perwakilan  Penerima Kuasa dari Pihak Bapak Rickey masih berada di lokasi perusahaan PT.LautMas.

Fay/Redaksi


Foto bersama jajaran Direksi PURI Group.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Puncak perayaan kesuksesan PURI GROUP dalam pengembangan 1.000 unit properti bertapak (landed unit) dan 1.000 unit properti apartemen (strata unit) dengan tajuk “Celebration of PURI Breakthrough Thousand Units Property Development“ dikemas dengan program pemasaran bernama “LUCKY PURIERS” sukses diselenggarakan pada, Minggu (21/1/2024), di Planet Holiday Hotel bersamaan dengan Soft Launching THE MIX.

Program “LUCKY PURIERS” berhadiah Grand Prize 1 unit apartemen THE MONDE CITY, Second Prize berupa 1 unit mobil All New Honda HR-V, beberapa unit sepeda motor, voucher belanja puluhan juta rupiah, dan berbagai item elektronik berlaku untuk pembelian seluruh properti yang dikembangkan oleh PURI GROUP sejak periode pembelian dari tanggal 1 Oktober 2022 sampai dengan hari-H.

Pengundian hadiah dilaksanakan pada tanggal 21 Januari 2024), yaitu The Monde Residence, The Monde Signature, De Monde Bay, De Diamond Residence II, Permata Residences, The Monde City, Monde Raffle Residence, Monde Bay Commercial Block, The Bungalow, Morington dan THE MIX.

Dalam rangka menyongsong Hari Raya Imlek 2024 yang sudah dekat, rangkaian acara tersebut dikemas dalam nuansa oriental yang bertema perayaan imlek, dimeriahkan oleh tarian barongsai, iringan alat musik Gu-Zheng, dan luo yi shen. 

Direktur Utama PURI GROUP, Eko Saputro Wijaya dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada para konsumen/customer yang telah memilih produk – produk PURI GROUP sebagai pilihan investasi properti, baik sebagai hunian, bisnis, maupun sebagai instrumen investasi dan selamat menyongsong hari raya Imlek 2024, Gong Xi Fa Cai. 

 “Selamat kepada para pemenang Lucky Puriers, kami akan terus konsisten dan fokus membangun properti untuk memenuhi kebutuhan para PURIERS dengan mendepankan mutu dan waktu.”, sambung Helli Saputra, selaku jajaran Direksi PURI GROUP. 

Untuk diketahui, melalui rekam jejak pemasaran dan pengembangan belasan proyek properti dalam waktu hanya 8 tahun, PURI GROUP dengan semangat 2024 “PURI LEVEL UP” melalui internasional joint venture business collaboration dengan salah satu Perusahaan Real Estate Malaysia, yaitu RIMA PROPERTIES GROUP.

Selanjutnya membentuk perusahaan kolaborasi partner bisnis yang bernama PT. MIG Putra Indonesia serta pada kesempatan ini sekaligus meluncurkan dan meresmikan produk bergengsi dan prestisius yang bernama THE MIX. 

Bertepatan dengan acara pengundian hadiah Lucky Puriers, PURI GROUP juga mengambil moment kebersamaan ini dengan seluruh undangan yang hadir dalam rangka memasuki masa Soft-Launching THE MIX yang ditandai dengan pengguntingan pita secara simbolis oleh seluruh Direktur dan Komisaris PT. MIG Putra Indonesia.

Sementara, Representative Director PT. MIG Putra Indonesia, Mr. Thomas, selaku representatif dari Malaysia dalam pidatonya mengungkapkan rasa bangga dapat berkolaborasi dengan PURI GROUP dalam mengembangkan proyek THE MIX yang merupakan proyek kombinasi 5 jenis pengembangan terintegrasi dalam 1 kasawan terpadu (5 in 1 Integrated Mixed-use Development) yang terdiri dari SOHO | Apartment | Commercial | Entertainment | Hotel, di Pasir Putih – Batam Center - area pusat pengembangan kota masa depan paling potensial yang dikenal sebagai “kepala naga” Batam. 

Sedangkan Pasir Putih adalah kawasan terintegrasi di tepi laut seluas ratusan hektar yang merupakan bagian dari area Batam Center (Hundreds Hectare Integrated Coastal Township Development) yang paling strategis dan paling berkembang di pusat kota Batam pada saat ini.         
               
Melalui perencanaan yang matang, 3 tower terintegrasi yaitu Tower M (Magnificent Height), Tower I (Iconic View), dan Tower X (Xavier Breeze) di atas lahan seluas 20.000m2, THE MIX berlokasi di area yang sangat strategis, tepatnya berada di salah satu sudut bundaran Pasir Putih – Batam Center.

Lokasinya menghadap ke jalan utama (boulevard street) Pasir Putih dengan ROW jalan 35meter dan proyek ini mempunyai sisi hadap yang baik secara pendekatan feng shui, yaitu menghadap timur dan menghadap ke laut. Faktor kedekatannya dengan ferry terminal Internasional dan LRT station yang akan datang menciptakan potensi aksesibilitas yang baik dalam kota maupun jangkauan Internasional antar negara, terutama Singapore dan Malaysia.  

Dipertengahan acara yang apik ini, dilaksanakan juga presentasi produk The MIX yang memaparkan Tower X (Xavier Breeze) sebagai tower perdana yang diluncurkan dengan 2 produk unggulan, yaitu SOHO (Smart Office Home Office) dan Luxury Apartment. 

SOHO@THE MIX merupakan salah satu produk unggulan dan perdana di Batam karena belum ada Developer lain di Batam yang mengembangkan produk serupa sehingga SOHO@THE MIX akan menjadi produk trendsetter di kota Batam.

Keunggulan unit SOHO@THE MIX selain bisa dijadikan sebagai alamat pengurusan ijin usaha (eligible for business set up license & business address), dengan pilihan varian luas unit yang beragam (tipe 108.7 s/d tipe 173.4) dan mempunyai ketinggian unit (floor to floor) 6 meter yang mempunyai mezzanine seperti loft, memungkinkan setiap pemilik unit untuk menentukan kustomisasi fungsi unit dan ruangan sesuai kebutuhan seperti 100% tempat tinggal, 100% tempat kerja, dan 50% tempat tinggal dan 50% tempat kerja. 

SOHO@THE MIX dirancang secara eksklusif khusus untuk memenuhi kebutuhan hunian, tempat kerja, ataupun kombinasi dari keduanya untuk memenuhi dinamika gaya hidup dan bekerja kekinian (new life style dan working trend) yang saat ini semakin marak dibidik oleh kalangan pekerja, pebisnis, dan kaum millennial. Hal yang mendasari dirancangnya produk ini adalah kebutuhan tempat tinggal dan bekerja yang praktis dimana pada umumnya setiap orang membutuhkan kehidupan yang praktis, cepat, dan dekat antara tempat tinggal dan tempat kerjanya (zero distance between home & office).

Dengan dilengkapi fasilitas yang memadai seperti collaborative / co-working space, meeting room, experience lounge, thematic café, creator room, communal kitchen, rooftop facilities dan ditambah beragam fitur pendukung seperti high speed internet, keamanan 24 jam, lobby yang mewah, SOHO@THE MIX di Tower Xavier Breeze menekankan 5 fungsi elemen (5C experience).

Dengan memiliki unit SOHO@THE MIX, memungkinkan setiap orang berkreasi (Create) sesuai dengan ide dan bakat yang dimiliki, berkoneksi (Connect) antar team dalam jarak dekat, berkolaborasi (Collaborate) antar bisnis mutual yang saling mendukung dan menguntungkan, menciptakan komunitas (Community) bidang bisnis serupa, serta ber-kustomisasi (Customize) atas unit yang dimiliki sesuai dengan kebutuhan.

Opsi – opsi view dari unit – unit SOHO (Xavier SOHO) dan apartemen (Xavier Homes) @THE MIX seperti sea view, city view atau double view (Sea & City View) menjadi varian yang dapat dijadikan pilihan setiap customer dalam menentukan unitnya. Kedua produk ini terintegrasi dengan area komersil (Xavier Commercial Center) yang ada di lantai dasar untuk memenuhi kebutuhan tenan atau penghuni SOHO dan apartemen. 

Konsep pengembangan ini dirilis untuk menjawab perkembangan tren yang menciptakan permintaan pasar (market demand) khususnya segmen kaum milenial yang menyukai berbagai hal yang serba praktis, nyaman, serba ada, dinamis, dan strategis. Dengan konsep produk yang unggul dan dipadukan dengan program investasi “WEPAY+”, THE MIX tentunya cocok untuk pelbagai kalangan dari berbagai segmen dan kategori usia sebagai alternatif pilihan investasi yang menarik. 

Program WEPAY+ ber-tagline “Pay Only 50% & Get Unit Ownership 100% + 10 Years Rental Guarantee (8% per year)” dimana pemesan unit cukup membayar 50% dari harga unit yang dapat dicicil selama 4 tahun dan kami akan memberikan garansi sewa sebesar 8% per tahun selama 10 tahun terhitung dari tahun pertama operasional pengelolaan unit. Program ini terbatas hanya untuk 50unit pertama.

Mr. Thomas, Representative Director PT. MIG Putra Indonesia dari Malaysia mengomentari terkait sarana investasi, “Tentunya saat ini, ketika dunia disibukkan dengan bermunculnya berbagai alternatif memanfaatkan peluang investasi, segmen properti tetap menjadi pilihan favorit, paling aman, dan paling menjanjikan dalam mengoptimalkan ketahanan nilai aset yang bisa didapat dari kenaikan harga properti (capital gain) maupun keuntungan dari sewa unit (rental yield), apalagi investasi properti yang dikemas melalui program “WEPAY+” ini akan memberikan potensi ROI (Return of Investment) hingga 12.78% atau Payback Period kurang dari 8 tahun.” 

Melalui momen Soft Launching ini, pemesan unit mendapatkan harga perdana (earlybird price) untuk pemesanan unit SOHO dan apartemen THE MIX, dimana konsumen cukup hanya membayar mulai dari Rp. 14 Juta-an /m2, sambung Thomas.

Informasi lebih lengkap guna mendapatkan layanan seputar produk-produk PURI terutama THE MIX, kami persilahkan untuk mengunjungi Headquarters PURI GROUP di Komplek Pertokoan De Monde Junction Blok A No. 18 – 19 Pasir Putih – Batam Center – Batam atau menghubungi kantor – kantor agent yang sudah bekerja sama dengan PURI GROUP atau menghubungi nomor Hotline Marketing PURI: 0822 98000 789.

Fay/Redaksi


Kepala BP Batam Sapa Masyarakat Tanjung Piayu. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi berkesempatan untuk menghadiri Musrenbang Tingkat Kelurahan Tanjung Piayu, Minggu (21/1/2024).

Pada kesempatan ini, Muhammad Rudi hadir bersama Ketua Pikori BP Batam, Marlin Agustina untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Dalam pidato sambutannya, Muhammad Rudi menyampaikan komitmen pemerintah untuk menyelesaikan beberapa prioritas pembangunan Batam.

Ia juga berpesan agar seluruh pihak dapat berpartisipasi aktif dalam pengembangan Batam menuju kota yang modern.

"Saya sudah menyiapkan desain kemajuan Kota Batam. Dengan pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas agar akses menuju kota modern bisa segera terealisasi," ujarnya.

Lalu, orang nomor satu di Kota Batam tersebut mengungkapkan rencana pembangunan jalan dari Simpang Kepri Mall menuju Bundaran Sagulung.

Dimana, pengerjaan jalan tersebut akan dimulai pada pertengahan tahun 2024 nanti.

"Pelebaran jalan itu akan segera dilakukan menggunakan anggaran BP Batam. Seluruh akses juga terus diperbaiki guna mendukung pertumbuhan kota," tambahnya.

Muhammad Rudi juga menekankan bahwa perbaikan jaringan air ke masyarakat juga menjadi salah satu perhatian serius BP Batam.

Ia tak ingin lagi mendengar permasalahan distribusi air ke masyarakat mengalami kendala.

"BP Batam berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh pembangunan ini. Mari kita dukung bersama agar semuanya bisa selesai," pungkasnya. (*)


Kepala BP Batam, saat Menyapa Masyarakat. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi kondusif Kota Batam.

Menurut Muhammad Rudi, situasi kondusif Batam akan berdampak terhadap peningkatan nilai investasi ke depan.

Ia juga mengatakan bahwa meningkatnya investasi juga akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Batam.

"Kita semua berkewajiban untuk menjaga situasi kondusif agar investor bisa terus menginvestasikan modalnya di Batam. Investasi naik, pertumbuhan ekonomi pun meningkat," pesan Muhammad Rudi saat menghadiri Ibadah Perayaan Natal dan Syukuran Bona Taon 2024 Parsadaan Toga Siregar Boru Bere-Ibebere (Patogar) se-Kota Batam di MB 2, Minggu (21/1/2024).

Rudi ingin kemajuan Batam bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. Khususnya dari sisi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ia pun berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh pembangunan infrastruktur pendukung kemajuan Batam. Sehingga, investor pun dapat menjadikan Batam sebagai daerah unggulan untuk berinvestasi di Indonesia.

"Beberapa kali saya bertemu para investor, mereka mengatakan ketertarikannya  untuk berinvestasi di Batam. Mereka melihat pemerintah serius dalam membangun kota ini," tambahnya.

Oleh sebab itu, Rudi mengajak agar seluruh elemen masyarakat dapat berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan Batam Kota Baru yang modern dan madani.

"Saya menitip agar kita bersama mengawal pengembangan dan pembangunan kota tercinta ini," pungkasnya. (*) 


Foto Bersama saat Sosialisasi Penerimaan Anggota Polisi. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka Implementasi commander wish Bapak Kapolda Kepulauan Riau, program 1 tentang optimalisasi manajemen SDM, Polres Karimun laksanakan sosialisasi rekrutmen anggota Polri Tahun 2024, Rabu (17/1/2024)

Adapun kegiatan sosialisasi rekrutmen anggota Polri di pimpin oleh Kabag SDM Polres Karimun AKP Binsar Samosir, S.H., M.H. beserta personel SDM dan personel dari Polsek Kundur yang dilaksanakan di SMAN dan SMK Negeri yang ada di Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun.

Dalam arahannya Kabag SDM Polres Karimun AKP Binsar Samosir. Ia mengatakan, Kepolisian Negara Republik Indonesia memberi kesempatan kepada putra putri terbaik Kabypaten Karimun untuk menjadi bagian dari keluarga besar Polri dalam penerimaan terpadu calon anggota Polri tahun anggaran 2024.

“Kegiatan sosialisasi penerimaan terpadu Polri 2024 baik itu Taruna/i Akpol, Bintara dan Tamtama merupakan tahap awal untuk memperkenalkan bahwa rekruitmen Polri sesuai moto "Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (BETAH) serta kami dari SDM Polres Karimun memberikan materi sosialisasi meliputi tugas pokok Polri, sumber penerimaan anggota Polri, syarat umum dan khusus, item seleksi, tata cara pendaftaran online yang dapat dilihat melalui website resmi Polri di www.penerimaan.polri.go.id,” ujarnya

Sosialisasi Polres Karimun. 

AKP Binsar Samosir menjelaskan, kampanye pro-aktif persiapan penerimaan calon anggota Polri di wilayah Polres Karimun bertujuan untuk menjaring putra/putri asli daerah yang berkualitas, unggul dan kompetitif sehingga minat dan animo di kalangan pelajar/umum yang berminat ingin menjadi anggota Polri tahun 2024 nanti.

Ditambahkan Kabag SDM Polres Karimun, ia berharap, agar calon peserta yang telah memenuhi persyaratan dalam mengikuti BINLAT Pembinaan dan Pelatihan rekrutmen anggota Polri bisa mempersiapkan dirinya dengan persyaratan khusus yang meliputi untuk tinggi badan pria 165 cm dan wanita 160 cm sedangkan untuk lulusan SMA/sederajat minimal 17 tahun dan maksimal 20 tahun.

Sedangkan untuk D-1 sampai dengan D-3 maksimal umur 22 tahun dan untuk lulusan D-IV sampai S-1 maksimal umur 26 tahun sehingga siap berkompetisi dengan calon lainnya.

"Dimana Polres Karimun juga menyiapkan trobosan kreatif program pembinaan dan pelatihan meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan, jasmani dengan lari 12 menit, pull up, push up, sit up dan shuttle run, pembinaan renang, psikologi dan akademik,  tentunya bagi calon peserta yang berminat melaksanakan pendaftaran di Kepolisian secara gratis sebagai upaya meyakinkan terhadap masyarakat bahwa masuk Polisi tidak dipungut biaya dan sebagai wujud rekruitmen clean & clear,” Tutup Kabag SDM Polres Karimun.

A.Y


Sts Craene di Pelabuhan Batu Ampar. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Usaha Pelabuhan BP Batam membukukan kinerja positif sepanjang Tahun 2023. Selain jumlah penumpang yang mengalami pertumbuhan, arus peti kemas (Throughput) di Pelabuhan Batam juga meningkat sebesar 8 persen dibandingkan realisasi tahun 2022 yang tercatat 577.161 TEUs.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan bahwa realisasi arus peti kemas Pelabuhan Batam Tahun 2023 mencapai 624 Ribu TEUs dengan rincian, peti kemas domestik sebesar 167 Ribu TEUs dan arus peti kemas ekspor-impor sebesar 457 Ribu TEUs. 

“Arus peti kemas domestik dan internasional mengalami peningkatan sebesar 8 persen, ini menunjukkan tren kepercayaan dan kepuasan pengguna jasa yang meningkat dengan adanya pengembangan infrastruktur dan suprastruktur Pelabuhan di era kepemimpinan Kepala BP Batam, Bapak Muhammad Rudi,” ujar Ariastuty dalam keterangan resminya, Senin (15/1/2024).

Dari total jumlah arus peti kemas tersebut, 84 persen atau 522 Ribu TEUs diantaranya berasal dari Terminal Batu Ampar yang sejak 1 November 2023 telah resmi dioperasikan oleh PT Persero Batam. 

Ariastuty optimis bahwa jumlah ini akan terus meningkat seiring dengan rencana pengembangan Terminal Peti Kemas Batu Ampar dengan nilai investasi sebesar Rp 3.8 Triliun. 

“Pengembangan Terminal Peti Kemas Batu Ampar merupakan salah satu prioritas pembangunan infrastruktur yang dicanangkan Kepala BP Batam," jelasnya.

Ariastuty menambahkan, sejak pengoperasian Terminal Peti Kemas Batu Ampar pada 1 November 2023 yang lalu, terdapat peningkatan waktu sandar kapal (berthing time) sebesar 50 persen dari semula 48-60 jam kini menjadi 27-30 jam. 

Hal itu disebabkan produktivitas bongkar muat peti kemas yang meningkat dengan adanya pengoperasian Ship to Ship (STS) Crane dan Harbor Mobile Crane (HMC) yang semula hanya 8-10 box per jam menjadi 40-50 box per jam. 

Terminal Peti Kemas Batu Ampar pun kini telah menggunakan sistem operasi B-TOS guna menunjang pelayanan yang terintegrasi.

“Pengembangan akan terus dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Batam sebagai pintu gerbang perdagangan domestik dan internasional serta demi menjadikan Batam berdaya saing sebagai kota tujuan investasi,” tandasnya.

Ril/Redaksi


Kunjungan Delegasi Pemerintah Malaysia ke BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam menerima kunjungan Delegasi Pemerintah Malaysia di Marketing Center, Batam Center pada Senin, (15/1/2024). 

Kunjungan tersebut disambut Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam, Fesly Abadi Paranoan dan jajaran serta turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Kota Batam, Yusfa Hendri.

Dalam pertemuan itu, Delegasi Malaysia ingin mengetahui lebih lanjut terkait perkembangan investasi Light Rapid Transit (LRT). Selain itu menjajaki peluang usaha bagi pelaku bisnis Malaysia khususnya sektor transportasi. 

Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam, Fesly Abadi Paranoan mengatakan, BP Batam tentunya sangat terbuka terkait dengan rencana investasi dari Malaysia dalam menyediakan transportasi massal di Kota Batam. Hal ini sesuai dengan komitmen dari Kepala BP Batam untuk menjadikan Batam sebagai kota modern.

Pembangunan LRT ini sebagai salah satu upaya Muhammad Rudi dalam mengurangi kemacetan dan menjadikan Batam kota yang modern. Sebab, pembangunan jalan hingga lima lajur, jika tidak diimbangi dengan transportasi massal, akan berdampak pada kemacetan dalam beberapa tahun kedepannya.

"Mereka menyampaikan kalau perkembangan Kota Batam sangat pesat. Mereka ingin mengetahui lebih jauh mengenai proses, insentif dan peluang investasi khususnya LRT yang sudah kita rencanakan," ujarnya. 

Business Director Holistic Development Sdn Bhd, Datuk TPr Sulaiman bin Mohamed menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh BP Batam.

"Terima kasih banyak kepada BP Batam yang telah memberi penjelasan maklumat (aturan/kebijakan)  kepada kami khususnya terhadap proyek LRT dan peluang investasi lainnya," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait mengatakan, pihaknya terus mematangkan rencana pembangunan proyek LRT tersebut.

Saat ini, rencana pembangunan transportasi modern tersebut, sudah masuk dalam tahap penyusunan studi kelayakan yang dilakukan oleh konsorsium dari STRIDES, Singapura.

“Jadi saat ini masih menunggu hasil dari tim studi kelayakan,” ujar Ariastuty.

Ia menambahkan, setelah studi kelayakan ini selesai, BP Batam akan melakukan evaluasi terhadap dokumen-dokumen dari studi kelayakan. Selanjutnya, dari evaluasi itu akan dilakukan penyusunan dokumen lelang.


Ril/Redaksi


Lokasi Tambang Timah Ilegal8.

LINGGA|KEPRIAKTUAL.COM: Aktivitas tambang Timah ilegal kembali beroperasi di kawasan hutan lindung Gunung Muncung, Desa Batu Berdaun, kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (16/1/2024). 

Seperti diketahui, aktivitas ilegal ini sudah beroperasi sejak belasan tahun lalu dan sempat terhenti pada zaman Covid tahun 2019 silam. Namun usai lepas Covid-19, kegiatan ini kembali beroperasi pada awal tahun 2023 dan apes pada Senin (6/2/2023) lalu, Ditreskrimsus Polda Kepri menertibkan aktivitas ilegal ini dengan menangkap 14 orang di lokasi dan 5 orang diantaranya ditetapkan sebagai tersangka. 

Kendati demikian, tindakan tegas yang dilakukan oleh pihak Kepolisian itu bukan berarti memberikan efek jera bagi para pelaku. Justru kabarnya, 1 bulan setelah ditertibkan hingga sekarang, aktivitas tambang timah ilegal ini kembali beroperasi. 

Selain di kaki gunung Muncung, aktivitas ilegal ini ada juga yang beroperasi di Batu Kacang. Beredar informasi, kegiatan tambang ilegal ini dibekingi oleh oknum aparat. 

"Kalau tidak dibekingi oknum aparat, mana mungkin si pemilik modal dan para pekerjanya berani nambang timah tanpa izin. Apalagi lokasi tambang mereka masuk dalam kawasan hutan Lindung," beber sumber wartawan ketika ditemui di seputaran 

Adapun hasil tambang timah nantinya akan dijual kepada pengepul (PT. CPM) dengan kisaran harga Rp 200 - 250 ribu per Kg. "Tergantung kwalitas timah, jika kwalitasnya rendah dijual Rp 200 rb dan sebaliknya jika kwalitas timah tinggi terjual Rp 250 ribu per Kg," jelasnya. 

"Selanjutnya, hasil tambang timah yang sudah dikumpul oleh penampung, nantinya akan dibawa ke Kota Batam lewat jalur laut untuk diolah atau dilebur menjadi batangan timah," tambahnya. 

Akibat dari pertambangan ilegal ini, menurutnya akan bermunculan dampak negatif dari aspek lingkungan seperti pencemaran kualitas dan kuantitas air sertakan pencemaran tanah, "dimana limbah lumpur tanah kini sudah meluber ke sungai," ujarnya. 

Selain itu, bakal rusaknya bentang alam. Tentunya hal ini akan memicu kelongsoran dan meninggalkan lobang-lobang atau kubangan besar bekas galian. 

Tak hanya itu, aktivitas tambang ilegal ini juga mengancam keselamatan para penambang. "Dimana sebelumnya, 2 orang penambang timah di lokasi ini dilaporkan tewas tertimbun tanah galian saat melakukan aktivitas tambang. 

Mengacu pada pasal UU No 3 tahun 2020 tentang pertambangan mineral dan batubara terutama di pasal 158, para pelaku terancam hukuman penjara 5 tahun dan denda Rp 100 miliar. 

Hingga berita ini diterbitkan, wartawan masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Ditreskrimus Polda Kepri dan pihak-pihak terkait soal aktivitas tambang timah yang beroperasi di kawasan hutan Lindung wilayah, Lingga, Kepulauan Riau. (Red)


Direktur BUP BP Batam, Dendi Gustinandar sedang mengikuti rapat bersama pengurus APBMI.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia atau APBMI Kota Batam merasa sangat kecewa dengan sikap yang diperlihatkan oleh Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP)  BP Batam, Dendi Gustinandar.
 
Bagaimana tidak, berdasarkan kesepakatan yang telah disepakati bersama dalam rapat yang dilaksanakan di AP Premier Hotel Batam pada, Selasa (24/10/2023) lalu tentang peralihan pengoperasian Terminal Peti Kemas di Dermaga Utara Pelabuhan Batu Ampar oleh PT Persero Batam diduga telah dilanggar.
 
Dalam rapat itu diberitahukan, terhitung mulai tanggal 01 November 2023, PT Persero Batam yang ditunjuk sebagai Operator Terminal Peti Kemas di Dermaga Utara Pelabuhan Batu Ampar, tidak akan merubah substansial operasional Terminal Peti Kemas sebagaimana yang telah berjalan selama ini. 
 
Namun, kenyataan yang terjadi dilapangan saat ini jauh berbeda dari yang telah disepakati bersama. Bahwasannya, PT Persero Batam telah melanggar semua kesepakatan yang dibuat bersama oleh Direktur BUP BP Batam, Direktur PT Persero Batam bersama-sama dengan Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia.
 
"Jika mengacu kepada risalah rapat, seharusnya Direktur BUP BP Batam (Dendi Gustinandar_red) menegur Persero Batam yang sudah sangat jauh melenceng dari kesepakatan. Ini tidak. Seolah-olah  Pak Dendi menutup mata dengan apa yang dilakukan oleh Persero Batam," ungkap Ketua APBMI DPC Kota Batam, Jonara Daniel didampingi pengurus APBMI, Senin (15/1/2024).
 
Lebih lanjut dia mengatakan, seharusnya BP Batam akan mengawasi pelaksanaan pengoperasian Terminal Peti Kemas yang diberikan tanggung jawab kepada PT Persero Batam. Namun faktanya dilapangan hal itu tidak dilakukannya.
 
Menurutnya, para Perusahaan Bongkar Muat (PBM) telah lama berperan penting dalam menggerakkan aktivitas logistik di Pelabuhan Batu Ampar bisa diakui dan diperhatikan lebih oleh pemerintah, bukan sebaliknya.
 
"Kami berharap agar peran PBM tetap diakui dan diperhatikan dalam perkembangan Terminal Peti Kemas dimasa depan," harapnya.
 
Kemudian, kesepakatan lainnya yang telah dilanggar yakni, PT Persero Batam tidak akan mengambil Customer PBM lain. Kenyataannya, saat ini PT Persero Batam dengan sangat terang-terangan melakukan penawaran kerjasama ke Shiping Line  yang ada di Singapura dan Jakarta.
 
Dia mengatakan, PT Persero Batam dengan sangat jelas telah melakukan penawaran kerjasama kegiatan bongkar muat container. Menurutnya, hal ini tidak etik. Apalagi menawarkan harga lebih rendah dari tarif sesuai dalam Perka Nomor 04 Tahun 2023.
 
Akibatnya, lanjut Jonara, PBM yang sudah kerjasama dengan shiping line teriak-teriak. Mengapa Persero Batam tidak sesuai dengan apa yang sudah disepakati dalam rapat bersama. Ini Persero Batam sudah potong kompas.
 
"Ini aneh. Masak Persero Batam sebagai perusahaan BUMN dalam menjalankan usaha tidak FAIR. Tidak ETIK," tegasnya.
 
Masih menurut Jonara, kesepakatan lainnya yang telah dilanggar oleh BP Batam dan Persero Batam yakni adanya pemungutan kontribusi 20 persen atas kegiatan Truck Loosing (TL). 
 
Dijelaskannya, untuk kegiatan Truck Loosing (TL) dari Dermaga langsung ke tempat pemilik barang atau sebaliknya, Perusahaan Bongkar Muat (PBM) tetap dipungut sebesar 20 persen dari tarif kegiatan Haulage atau kegiatan dari dermaga ke tempat penumpukkan peti kemas didalam pelabuhan.
 
Sedangkan, PBM tidak dapat menagihkan atas biaya tersebut kepada customer. Seharusnya, kegiatan Truck Loosing tidsk dikenakan karena dari BUP BP Batam atau PT Persero Batam memiliki tidak ada memiliki layanan (No Service No Pay).  
 
"Dikarenakan tidak ada layanan sama sekali (No Service No Pay), dan pemungutan tersebut tidak sesuai aturan dalam Inpres Nomor 5 Tahun 2005 dan intruksi Dirjen Perhubungan Laut  Kementerian Perhubungan NO. 008/6/17/DJPL-15. Dan, bila tetap hal itu dilakukan maka akan dianggap Pungli," tegasnya.
 
Menurutnya, BP Batam sebagai keterwakilan dari pemerintah yang mempunyai kewenangan penuh sebagai pemberi mandat, supaya bisa hadir dan menengahi. Hal itu agar PBM yang sudah ada ini jangan sampai mati dikarenakan kebijakan yang tidak diawasi.
 
"Padahal kalau Pak Dendi (Dendi Gustinandar_red) mengacu kepada risalah rapat yang sudah dilakukan, dia bisa saja menegur Persero Batam. Tapi, hal itu tidak dilakukannya," sesalnya. 
 
Pihaknya berharap, PBM bisa diberikan kesempatan bekerja di Pelabuhan Batu Ampar. Hal itu sebagaimana dengan tujuan utamanya yakni memastikan pelaksanaan proses bisnis pada Terminal Peti Kemas akan berjalan sesuai dengan harapan bersama.
 
Masih menurut Jonara, dengan adanya permasalahan tersebut, APBMI meminta agar kegiatan operasional peti kemas tidak mematikan PBM yang sudah bekerja puluhan tahun tidak mati serta adanya PHK terhadap para karyawan secara besar-besaran.
 
Selanjutnya, sesuai rapat pleno yang dilaksanakan oleh DPP APBMI di Makasar pada tanggal 06 Januari 2023 yang dihadiri Bapak Dr. Ir. Surat Indrijarso, Msc, Ph.D (yang biasa dipanggil Pak Surat).

Lalu, Staf Ahli Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dan Bapak Febriyantoro (yang biasa dipanggil Pak Toro) menurut Jonara, Pak Toro akan segera memanggil Direktur BUP BP Batam dan Persero Batam di Gedung KPK pada bulan Januari ini.

Menurut Pak Toro, pihaknya juga meminta agar pengelolaan pelabuhan oleh Persero Batam dikembalikan ke Pemerintah dalam hal ini BP Batam karena Persero Batam dianggap tidak mempunyai kemampuan, serta menganggap BUP BP Batam atau Persero Batam yang tidak memberikan kesempatan berusaha PBM swasta di Pelabuhan/Terminal Peti Kemas.

"Itu tidak boleh dan kegiatan Truck Loosing yang dipungut 20 persen itu tidak legal," sebutnya.
 
Maka dari itu, APBMI melalui Surat Terbukanya menyampaikan beberapa poin tuntutan antara lain:
 
1. Agar BUP BP Batam menghentikan operasional alat HMC dan RTG yang dioperasikan oleh Persero Batam, karena alat PBM masih memadai. Dan, bila tidak segera dihentikan maka akan mengalami kehancuran.
 
2. Kedepannya, agar BUP BP Batam tidak menyerahkan kepada PT Persero Batam untuk mengelola atau mengambil alih seluruh pelabuhan, baik Dermaga Selatan dan Timur (karena katagori monopoli) dan mematikan PBM.
 
3. Untuk menghindari kebangkrutan PBM lokal, seharusnya BUP BP Batam tidak melarang alat Crane PBM untuk bekerja dan tetap memberikan kesempatan berusaha dan memberikan kesempatan berusaha dan memberikan waktu peremajaan alat Crane seperti HMC sebagai kearipan lokal pemerintah maupun BUMN.
 
4. Dibuat Service Level Agreement (SLA) dan Service Level Guarantee (SLG) baik pada penggunaan Unit Shore Crane (untuk saat ini) maupun penggunaan Unit HMC (untuk kedepannya) dengan tujuan untuk menjaga produktifitas dan safety.
 
5. Agar BUP BP Batam atau PT Persero Batam menghentikan pemungutan kontribusi 20 persen atas kegiatan Truck Loosing (TL) dikarenakan tidak ada layanan sama sekali (No Service No Pay), dan pemungutan tersebut tidak sesuai aturan dalam Inpres Nomor 5 Tahun 2005 dan intruksi Dirjen Perhubungan Laut  Kementerian Perhubungan NO. 008/6/17/DJPL-15.
 
6. Mengembalikan pungutan yang sudah dipungut.
 
7. Agar alat Shore Crane yang kerja di Dermaga dan Reach Stacker yang di CY tidak dikenakan biaya penumpukan alat. Hal ini dikarenakan alat Shore Crane dan Reach Stacker sudah dikenakan biaya pass pelabuhan tahunan dan jasa kontribusi 20 persen. Hal ini juga akan menambah biaya operasional peralatan.
 
8. Agar biaya buka tutup Palka ditagihkan atau dihitung berdasarkan jumlah Palka bukan per daun Palka, sesuai tarif dalam Perka Nomor 04 Tahun 2023. Perlu penegasan tentang aturan ini dan ditagihkan perdaun tapi per Palka.
.
9. Legalitas ijin BUP dan operasional TPK BUP PT Persero Batam agar dilengkapi sesuai Peraturan Perundangan yang berlaku.
 
10. Kepala BP Batam mengambil alih permasalahan tersebut dan segera menyelesaikan agar PBM tetap bisa bekerja dan tidak ada PHK.
 
11. Agar pengelolaan terminal peti kemas dilakukan sesuai aturan Perundangan yang berlaku.
 
12. Bila hal ini tidak segera diselesaikan maka Asosiasi Maritim akan melakukan mogok kerja.

Fay/Redaksi


Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (Tengah). 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menekankan bahwa peran aktif masyarakat merupakan kunci keberhasilan suksesnya pembangunan daerah.

Pesan ini disampaikan orang nomor satu di Kota Batam tersebut saat menghadiri Musrenbang Tingkat Kelurahan Lubuk Baja Kota, Kamis (11/1/2024) malam.

Dalam agenda tersebut, Muhammad Rudi juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di Batam akan terus berlanjut pada tahun 2024.

Sehingga, masukan serta saran dari masyarakat sangat diperlukan demi mewujudkan cita-cita pembangunan menuju Batam Kota Baru.

"Pembangunan infrastruktur juga akan membangkitkan kembali beberapa sektor penting, khususnya sektor pariwisata di Batam," ujarnya.

Dengan kebangkitan sektor industri yang ada, Rudi optimistis, ekonomi Batam pun akan tumbuh meroket.

Mengingat, pihaknya menargetkan adanya pertumbuhan ekonomi yang signifikan sepanjang tahun ini.

Tak main-main, Rudi ingin ekonomi tumbuh mencapai 7,5 persen.

"Mari dukung pembangunan menuju Batam Kota Baru untuk kita semua," pungkasnya. (*)



Lokasi Tambang Pasir. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Aktivitas tambang pasir ilegal di wilayah Sumerland Nongsa, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam tak tersentuh hukum. Meski lokasi ini tak jauh persis dari Markas Polda Kepri, namun kegiatan ilegal ini terlihat beroperasi bebas. 

Pantauan wartawan, sedikitnya terdapat 6 mesin sedot pasir yang beroperasi di lokasi, dari cuci pasir hingga tembak pasir. Namun aktivitas tambang pasir tersebut didominasi dengan melakukan tembak tanah lalu disaring hingga menghasilkan pasir yang siap di jual dengan kisaran harga Rp700 ribu per Dam Truk.

Menurut warga setempat, aktivitas tambang pasir ini sudah beroperasi 1 tahun. "Kalau gak salah, aktivitas ini sudah 1 tahunan beroperasi pak, ucap salah satu warga sekitar yang namanya tidak mau disebutkan, Sabtu (13/1/2024). 

Kendati demikian, aktivitas ilegal itu belum pernah ditindak oleh pihak kepolisian ataupun pihak-pihak terkait. "Sampai sekarang, lokasi ini belum pernah ditertibkan oleh Polisi. Bahkan adem-adem saja. Tidak mungkin polisi gak tau soal ini, mengingat lokasi ini tak jauh dari kantor Polda Kepri ya kan," kata pria paruh baya itu.

Lantas, siapakah oknum aparat dibalik aktivitas tambang pasir ilegal itu? 

Dari penelusuran wartawan, kegiatan tambang pasir ilegal ini diduga dibekingi oleh oknum aparat berinisial MU. Selain itu, bisnis ilegal ini juga melibatkan oknum Ditpam BP Batam berinisial KU selaku kordinator lapangan. 

Sementara, para pemain tambang pasir di lokasi itu disebut-sebut sedikitnya ada 5 orang warga sipil yakni berinisial NA, PO, TA, MA, SI, PA dan 1 orang lainnya berinisial ND yang diketahui adalah oknum aparat. 

Parahnya lagi, dari keterangan sumber, lokasi tambang pasir ini masuk dalam kawasan Hutan Lindung. "Sepengetahuan kita, lokasi tambang pasir itu masih masuk dalam kawasan hutan lindung. Sebagian masuk ke PL waduk atau DAM Nongsa," bebernya.

Untuk diketahui, hingga kini, Pemerintah Kota Batam melalui DPM-PTSP Kota Batam tidak pernah mengeluarkan izin penambangan (galian C). Lantas izin seperti apa yang dimiliki oleh pelaku penambang pasir di lokasi tersebut? 

Hingga berita ini diterbitkan, wartawan masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian dan Dinas terkait terkait adanya aktivitas tambang pasir ilegal tersebut.

 (Red)


Perayaan HUT PDI P ke-51.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ratusan warga yang berasal dari 22 Rukun Warga di Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam antusias mengikuti syukuran perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang ke 51 tahun 2024.

Acara tersebut dilaksanakan dengan sangat meriah di Rumah Pemenangan Bersama Pileg - Pilpres 2024 PDI Perjuangan Kota Batam, yang berlokasi di Kampung Jabi RT 001 / RW 004 Nomor 7 Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Rabu (10/1/2024) malam.

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Batam, Ernawati, Wakil Ketua DPC PDIP Kota Batam, Tumbur M Sihaloho, Calon DPD RI, Dwi Ajeng Sekar Respaty, Caleg DPRD Batam Dapil Nongsa-Sei Beduk, Muluking (Lurang), Ade Sulistiani Ruslan dan warga Batu Besar yang didominasi oleh kaum emak-emak.

Hadir juga, para sesepuh Kampung Jabi, para tokoh masyarakat, tokoh agama dan juga tokoh adat yang ada di wilayah Kelurahan Batu Besar. Selain itu hadir juga ibu-ibu pengajian dari Permata (Persatuan Majelis Taklim) Kelurahan Batu Besar.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Batam sekaligus sebagai Calon Legislatif DPR RI Dapil Kepri, Ernawati mengatakan kegiatan syukuran ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP yang ke-51 Tahun 2024.

"Sesuai arahan dari Ibu Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri_red), seluruh caleg-caleg diwajibkan untuk merayakannya di tingkat RT / RW di wilayahnya masing-masing," ujar Erna usai kegiatan.

Lebih lanjut dikatakannya, awalnya pihaknya berencana hanya mengundang 1 RW saja yang ada di Kelurahan Batu Besar yakni RW 004. Namun, pihaknya mendapat informasi dari 21 perwakilan RW lainnya yang menyatakan akan bersedia hadir di acara perayaan HUT PDIP yang ke 51 tahun 2024 ini.

"Target kami hanya mengundang 100 orang yang berasal dari 1 RW saja. Tapi, sore harinya kami mendapat konfirmasi bahwa perwakilan dari 21 RW lainnya juga menyatakan bersedia hadir. Ini merupakan bukti nyata bahwa Partai PDIP sangat dicintai oleh rakyat," ujar Erna terharu.

Tak hanya itu lanjut Erna, warga yang ada di RW 004 Kelurahan Batu Besar secara sukarela turut membantu menyiapkan lokasi acara. Mulai dari bersih-bersih, memasang bendera dan umbul-umbul hingga mempersiapkan makanan.

"Alhamdulillah, semuanya dibantu sepenuhnya oleh warga sekitar. Dan, kami dari partai sangat mengapresiasi atas kecintaan warga terhadap Partai PDIP," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, tak lupa dia juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Batu Besar yang sangat antusias merayakan hari yang sangat bersejarah untuk partai berlambang Banteng bermoncong putih ini.

Menurutnya, hal itu sebagaimana yang telah diintruksikan oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri yang mengintruksikan kepada seluruh kadernya untuk wajib terus menyapa rakyat, turun kebawah sampai dengan ke akar rumput yang paling bawah yakni masyarakat.

"Kita gak perlu ragu untuk menghadapi rakyat kita. Hal itu dibuktikan dengan tumpah ruahnya warga Kelurahan Batu Besar menghadiri perayaan HUT PDIP ke 51 tahun 2024," sebutnya.

Kemudian, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri selalu berpesan kepada seluruh kadernya di Indonesia bahwa kekuasaan tertinggi itu ada ditangan rakyat. Jadi, jangan ragu bekerja untuk rakyat. 

"Kalau kita nanti menang, yang jadi juaranya itu adalah rakyat. Jangan pernah berpikir bahwa duduk manis dirumah, berdiam diri tanpa menyapa rakyat mustahil kita akan menang," ujarnya.

Masih menurut Erna, acara HUT PDIP ke 51 di tingkat RT / RW di wilayah Batu Besar dikemas dengan pengajian dan doa bersama untuk bangsa dan negara Indonesia. Pihaknya juga sengaja mengundang seorang penceramah lokal yakni Ustad Hafiz Aulia SiP.

Dalam tausiahnya, Ustad Hafiz Aulia SiP mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Partai PDIP, yang telah bersedia mengundangnya untuk memberikan ceramah agama di HUT PDIP ke 51 tingkat Kelurahan Batu Besar.

"Pak ustad itu kan latar belakang pendidikannya Sekolah Ilmu Pemerintahan. Dan dia sangat bersyukur, karena baru Partai PDIP lah yang berani mengundang dia untuk memberikan ceramah sesuai dengan latar belakang pendidikannya," ucapnya.

Dilokasi uang sama, Ketua RT 001 Kampung Jabi, Syarafuddin mewakili seluruh warga Kampung Jabi mengucapkan selamat Ulang Tahun kepada PDI Perjuangan yang ke 51.

Mudah-mudahan di usia yang ke 51 ini, PDIP tetap bisa melahirkan kader-kader yang mumpuni, dan tetap bisa melahirkan caleg-caleg yang mumpuni yang berani memperjuangkan kepentingan masyarakat yang berada di akar rumput.

Senada, Tokoh masyarakat Kampung Jabi, Amiluddin juga mengucapkan selamat ulang tahun yang ke 51 kepada PDI Perjuangan. Dia berharap, pada pelaksanaan Pileg, Pilpres dan Pilkada nanti, PDI Perjuangan bisa keluar menjadi pemenangnya.

"Kami masyarakat Kampung Jabi siap memenangkan Ganjar - Mahfud menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI yang akan datang," janjinya.

Sementara, Calon Legislatif DPRD Kota Batam Dapil Nongsa - Sei Beduk, Ade Sulistiani Ruslan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas seluruh bantuan moril dan materiil yang telah diberikan, sehingga acara ini bisa berjalan dengan baik dan lancar.

"Mewakili seluruh kader PDI Perjuangan Kota Batam, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang telah diberikan," ucap Ade usai kegiatan.

Menurutnya, menjadi seorang calon legislatif diwajibkan untuk turun ke masyarakat. Dan, hal ini bukan hanya dikarenakan memasuki tahun politik saja, melainkan pihaknya sudah jauh-jauh hari sebelumnya sudah rutin turun ke masyarakat.

"Untuk memenangkan hati rakyat, kita harus rajin-rajin turun menyapa dan menemui masyarakat. Jika hal itu terus dilakukan, saya yakin dan percaya Partai PDIP akan keluar menjadi pemenangnya," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Kepala BP Batam, H. M. Rudi Bersama Kapolda Kepri. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Keseriusan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Repang, Galang sangat jelas terlihat. Hal ini terlihat dari kehadiran Muhammad Rudi dalam peletakan batu pertama, pembangunan rumah contoh warga Rempang, Rabu (10/1/2024) lalu.

Kehadirannya menemui masyarakat Rempang, salah satu bentuk tindakan persuasif dari Muhammad Rudi. Kepada masyarakat, Muhammad Rudi membuka komunikasi seluas-luasnya yang membutuhkan informasi mengenai pengembangan Rempang Eco-City.

"Kepada ibu dan bapak sekalian, warga Rempang yang saya cintai. Yakin dan percayalah, kami akan buat  terbaik untuk ibu bapak sekalian," ujarnya.

Ia menyebutkan, sejak pengembangan Rempang Eco-City yang dimulai pada bulan April 2023 lalu, seluruh jajarannya di BP Batam, Pemko Batam dan Forkopimda Kota Batam telah dikerahkan untuk selalu berada di Pulau Rempang. Sehingga ia berharap kepada masyarakat, bisa berkomunikasi dengan seluruh petugas yang ada di Rempang.

"Ibu dan bapak sekalian, kalau ada informasi yang dianggap tidak tepat atau belum jelas kebenarannya, kita mohon dengan segala hormat bisa menghubungi petugas-petugas kami disini. Sehingga, tidak terjadi sesuatu karena miss komunikasi yang dapat merugikan kita," tuturnya.

Ia menambahkan, pengembangan Rempang Eco City ini diharapkan bisa segera diselesaikan. Ia meyakinkan kepada masyarakat Rempang, bahwa pengembangan Rempang Eco City ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Rempang kedepannya.

"Kita bersyukur, mudah-mudahan investasi Rempang Eco-City ini bisa merubah ekonomi kita semua," tutup Muhammad Rudi. 

Hal senada juga disampaikan oleh Kapolda Kepri, Irjen Pol Yan Fitri Haliamansyah. Ia berharap kepada masyarakat Rempang untuk sepakat dan berbaik hati menerima kehadiran dari investor yang datang ke Rempang nantinya. Masyarakat Rempang harus menjaga kondisi kamtibmas di wilayahnya sendiri. 

Sehingga, proses pembangunan yang berjalan dapat tepat waktu, tepat sasaran dan masyarakat bisa menerima dampak positifnya. Seluruh masyarakat Rempang harus kompak serta tidak ada lagi isu-isu yang dapat menimbulkan perpecahan.

"Disini (Rempang, red) ada perangkat-perangkat pemerintah. Bisa dijadikan tempat untuk bertanya. Apapun halnya yang bersifat situasi perkembangan kamtibmas, silahkan kita jaga semua. Kita harus bersepakat, kita akan menjadi polisi bagi diri kita sendiri dan polisi bagi lingkungan kita," imbuhnya.


Kepala BP Batam saat Berbincang-bincang dengan Warga.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pembangunan rumah untuk warga yang terdampak pengembangan Rempang Evo-City telah dimulai, dengan ditandai peletakan batu pertama, Rabu (10/1/2024). Hunian baru tersebut diberi nama "Kampung Pengembangan Nelayan Maritime City" yang akan menjadi kampung percontohan di Indonesia sebagai kampung nelayan modern dan maju.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan, dalam Kampung Pengembangan Nelayan Maritime City tersebut tidak hanya dibangun perumahan untuk masyarakat Rempang saja. Melainkan, kampung itu nantinya juga akan dibangun sejumlah fasum dan fasos yang dapat dinikmati oleh masyarakat kedepannya.

"Tadi sudah kita lihat bersama-sama, bagaimana rumah contohnya. Termasuk juga dengan fasum dan fasosnya," kata Muhammad Rudi.

Kampung Pengembangan Nelayan Maritime City itu akan tersedia berbagai fasilitas pendidikan lengkap (SD, SMP hingga SMA). Fasilitas pendidikan dari jenjang pertama hingga SMA itu, nantinya akan dibangun untuk menampung seluruh anak-anak di Pulau Rempang.

"Kita sudah pernah menyampaikan. Berapa jumlah anak ibuk dan bapak warga Kecamatan Galang Pulau Rempang ini, semua akan kita tampung. Sekolah akan kita bangun sampai bisa menampung anak ibu dan bapak sekalian," tegasnya dengan disambut tepuk tangan dari warga yang hadir.

Selanjutnya sebagai umat beragama, pemerintah juga akan membangun rumah ibadah yang akan bisa menampung seluruh masyarakat Rempang. Dimana, untuk di Kecamatan Galang terdapat 2.670 kepala keluarga.

"Berapa jumlah jemaah kita, maka sejumlah itu juga masjid akan kita bangun. Termasuk nanti yang beragama kristen,kita akan bangunkan gereja," tuturnya.

Terakhir, juga ada fasilitas olahraga seperti lapangan bola dan pelabuhan. Dimana, fasilitas lapangan bola dan pelabuhan itu nantinya akan berstandar nasional. Sehingga, fasilitas yang telah disediakan ini, bisa benar-benar dirasakan oleh masyarakat Rempang, Galang.

'Akan kita sempurnakan betul semua fasilitas ini. Supaya nanti warga Rempang yang kita geser kesini, betul-betul bisa menikmati fasilitas yang kami siapkan," imbuhnya.

Ril/Redaksi


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.