Suplai Air Kepada Warga Baloi Paradise. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (BU SPAM) BP Batam menerima laporan gangguan suplai air dari warga Baloi Paradise, Kamis, (19/10/2023).

Dari laporan yang diterima, Fadli warga Baloi Paradise mengaku air tak mengalir di rumahnya. 

Menindaklanjuti laporan tersebut, BU SPAM bergegas menurunkan layanan truk tangki air untuk memenuhi kebutuhan air warga dan melakukan identifikasi gangguan di lokasi.

"Dari pengecekan petugas di lapangan terjadi kebocoran pipa di bawah jalan atau gorong-gorong di kawasan perumahan tersebut," ujar GM SPAM Hilir, Djohan Effendy 

Selanjutnya, BU SPAM dan mitra ABHi langsung memperbaiki kebocoran tersebut. Selang beberapa jam kemudian perbaikan kebocoran pipa rampung dikerjakan. 

Saat ini proses normalisasi suplai sedang berlangsung di Baloi Paradise, Baloi Mas, Anggrek Permai, dan sekitarnya.

Sementara, Direktur BU SPAM, Denny Tondano menyampaikan pelayanan air menjadi perhatian utama pihaknya. Dikatakannya, pelayanan di masyarakat semakin meningkat setiap waktunya.

“Sebagaimana diperintahkan oleh Kepala BP Batam, Bapak Muhammad Rudi bahwa pelayanan air di Batam harus sangat baik dan tidak ada masyarakat yang tidak terlayani. Walaupun masih membutuhkan waktu agar layanan dapat dijangkau sepenuhnya,” tandas Denny.

Ril/Redaksi


Pergeseran Warga Sembulang. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Perlahan tapi pasti, warga di Kelurahan Sembulang telah membuka diri terhadap rencana investasi di Kawasan Rempang.

Hal ini pun ikut mempengaruhi upaya pergeseran terhadap warga yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City.

Terbaru, sebanyak sembilan Kepala Keluarga (KK) asal Desa Pasir Panjang dan Sembulang Tanjung pindah ke hunian sementara yang terletak di empat lokasi berbeda, Rabu (18/10/2023).

Jumlah tersebut menambah total keseluruhan warga yang sudah menempati hunian sementara menjadi 52 KK.

Kesediaan warga untuk bergeser merupakan bentuk dukungan nyata terhadap rencana investasi di Rempang yang masuk daftar Program Strategis Nasional.

"Ini adalah bentuk dukungan terhadap program pemerintah. Kami pindah tanpa paksaan dan murni keinginan pribadi," tegas warga Desa Pasir Panjang, Elizah.

Warga lainnya, Iskandar juga mengungkapkan hal senada.

Menurutnya, keinginannya untuk bergeser ke hunian sementara adalah murni pilihan pribadi dan demi terealisasinya program strategis pemerintah.

"Saya sangat mendukung program pemerintah. Ini untuk kami dan anak-cucu ke depan," ungkapnya.

Sementara, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menyambut baik progres pergeseran terhadap warga terdampak pengembangan Rempang Eco-City yang jumlahnya terus bertambah hingga saat ini.

Menurut Rudi, keberhasilan tersebut tak terlepas dari komitmen BP Batam untuk mengedepankan nilai-nilai humanis dalam sosialisasi dan pendataan terhadap warga.

"BP Batam terus berupaya untuk mempercepat realisasi investasi di Rempang. Tidak ada paksaan dan intervensi terhadap warga. Pilihan untuk bergeser tersebut murni dari hati mereka yang mendukung realisasi PSN," ujar Rudi. (DN)


Foto Bersama.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka mewujudkan pengamanan instalasi dan aset ketenagalistrikan serta penegakan hukum, PLN Batam bekerjasama dengan Kepolisian Daerah Kepulauan Riau menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang Pengamanan dan Pengawalan Serta Penegakan Hukum di Lingkungan PLN Batam, Rabu pagi (18/10/2023).

Bertempat di Hotel AP Premier Batam, Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama PT PLN Batam, Muhammad Irwansyah Putra bersama Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepulauan Riau, Irjen Pol Drs. Tabana Bangun, M.Si. 

Adanya MoU ini bertujuan sebagai pedoman dan untuk meningkatkan komunikasi, koordinasi, pengawasan dan sinergitas antara PLN Batam dengan Polda Kepri dalam rangka penyelenggaraan pengamanan instalasi dan aset ketenagalistrikan serta penegakan hukum di lingkungan wilayah kerja PLN Batam yang berstatus objek vital nasional.

Dalam sambutanya, Direktur Utama PT PLN Batam, Muhammad Irwansyah Putra memberikan apresiasi dan berterimakasih kepada Kapolda Kepulauan Riau beserta Jajaran Polda Kepri. Dimana kesukses PLN Batam sebagai pelaksana dalam pelayanan kelistrikan baik kegiatan operasional maupun pembangunan daripada sistem kelistrikan Batam-Bintan, benar-benar dapat terjamin berkat pengamanan dan pendampingan yang dilakukan oleh Polda Kepri.

“Nota kesepahaman ini sebagai dasar hukum bagi PLN Batam agar bersinergi dengan Polda Kepri untuk dapat melaksanakan pengamanan terhadap instalasi dan aset ketenagalistrikan serta penegakan hukum di lingkungan kerja PLN Batam. Sejalan dengan kebijakan PT PLN (Persero) yang selalu rutin menjalin sinergi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri),” jelas Irwansyah.

Irwansyah juga menambahkan sudah banyak keberhasilan kerjasama dan sinergi antara PT PLN Batam dengan Polda Kepri. Diantaranya pengamanan dan pendampingan untuk tindakan Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) PLN Batam.

“Begitu juga pendampingan dan pengawasan pembangunan Jaringan Transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV yang menghubungkan Gardu Induk Batu Besar ke Gardu Induk Nongsa. Sehingga keandalan serta keberlangsungan pasokan dan keandalan kelistrikan Batam-Bintan semakin meningkat. Sekali lagi terima kasih kepada Polda Kepri,” tutup Irwansyah.

MoU ini akan berlaku selama lima tahun kedepan. Selain penandatanganan MoU dengan PLN Batam, terdapat pula penandatanganan MoU antara Polda Kepri dengan lembaga lainnya, seperti PT. GBKEK Bintan, PT. Citra Shipyard Batam dan PT. Indomarco Cabang Batam.

Sementara itu, Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Tabana Bangun, M.Si., mengatakan Polda Kepri menyambut baik dan mengucapkan terimakasih atas  dilaksanakannya penandatanganan nota kesepahaman ini, sehingga akan tercipta komunikasi, kebersamaan, kolaborasi dan sinergi untuk kepentingan yang sama. Dengan begitu setiap kegiatan dapat dilaksanakan secara pararel, konsisten sehingga dapat menghasilkan capaian kinerja yang lebih produktif, solutif dan inovatif.

“Kegiatan penandatanganan MoU ini adalah komitmen Kami untuk mengamankan objek vital nasional  dan objek tertentu, yang merupakan aset berharga bagi negara dan masyarakat. Kita menyadari bahwa kerjasama antara Polda Kepri dan objek vital yang ada di Wilayah Kepri memerlukan pengamanan dan pengawasan yang kuat untuk memastikan investasi berjalan lancar dan aman,” ungkap Tabana.

Tabana menambahkan dengan dilaksanakannya kerjasama bidang pengamanan akan menciptakan suasana yang aman dan nyaman yang memiliki banyak manfaat.

“Jika Batam dan Kepri aman, maka dapat mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi, sehingga menciptakan lapangan pekerjaan.  Dengan pekerjaan yang layak, kualitas hidup masyarakat akan meningkat, kriminalitas akan berkurang, masyarakat akan lebih tenang, lebih fokus dan produktif. Semoga dengan penandatangan seluruh kerjasama ini, kinerja kita antar instansi akan semakin baik dalam rangka pengabdian kita kepada masyarakat, bangsa dan negara,” pungkas Tabana.

Redaksj


Kepala BP Batam, H. M. Rudi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) mulai membangun Bundaran Punggur. Bundaran ini, kedepannya akan menambah bundaran yang bernuansa etnik nan modern di Kota Batam, selain bundaran Bandara Hang Nadim yang sebentar lagi akan rampung.

Pembangunan Bundaran Punggur merupakan salah satu bentuk ragam inovasi yang dilakukan oleh BP Batam dibawah kepemimpinan Muhammad Rudi, demi mewujudkan Kota Batam yang nyaman dan modern.

Muhammad Rudi menegaskan, BP Batam secara serius melakukan pengembangan infrastruktur du Kota Batam melalui pengembangan prasarana dan sarana kawasan, guna meningkatkan konektivitas darat, laut, udara. 

Hal ini bertujuan untuk mendukung aktivitas pariwisata maupun arus barang yang semakin kompetitif kedepannya.

"Saya terus berkomitmen dalam membangun infrastruktur yang kelak akan menjadi sumber pendapatan. Bukan saja bagi pemerintah tapi juga pendapatan masyarakat Kota Batam," tegas Muhammad Rudi, Senin (16/10/2023).

Untuk menunjang sektor pariwisata Kota Batam, Muhammad Rudi juga melakukan berbagai pembangunan. Mulai dari pengembangan infrastruktur, mulai dari bundaran Bandara Internasional Hang Nadim hingga pengembangan lanjutan infrastruktur jalan.

“Saya kembangkan ini agar ekonomi Batam semakin maju lagi. Kalau sudah maju, masyarakat akan memiliki kesempatan untuk lebih baik, mari kita sambut pembangunan ini,” katanya.

Sementara, Kepala Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Jalan BP Batam selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek, Muhammad Gazali Djajasasmita mengatakan, proyek pembangunan Bundaran Punggur ini merupakan proyek multi years. Pembangunan bundaran ini sudah dimulai sejak awal bulan Oktober ini.

"Proyek ini merupakan proyek multi years dan akan berakhir sampai bulan Oktober tahun depan," katanya.

Ia menjelaskan, proyek Bundaran Punggur ini merupakan proyek lanjutan dari pembangunan jalan dari Laluan Madani hingga Bundaran Bandara. Dimana saat ini, proyek pelebaran jalan Hang Tuah dari Simpang Punggur hingga Bundaran Bandara telah hampir rampung.

"Jadi proyek bundaran Punggur ini dimulai dari Simpang Raya sampai Bida Asri," jelasnya.

Adapun bundaran Punggur ini nantinya akan sama besarnya dengan Bundaran Bandara, dengan diameter bundaran 100 meter yang belum termasuk badan jalan. Bundaran ini, juga akan dikelilingi dengan jalan 5 lajur.

Gazali menambahkan, untuk saat ini pihaknya telah melakukan pengukuran dan clearing di lokasi proyek pembangunan Bundaran Punggur. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan pendataan terhadap bangunan liar, pemberitahuan kepada pemilik utilitas.

Termasuk juga berkoordinasi dengan Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam terkait dengan pemindahan jalur pipa avtur yang berada di lokasi pekerjaan proyek.

Begitu juga dengan rekayasa arus lalu lintas selama pekerjaan berlangsung. Pihaknya akan berkoodinasi dengan pihak kepolisian serta Dinas Perhubungan untuk rekayasa arus lalu lintas.

"Karena untuk arah jalur ke bandara atau sebaliknya ini tidak boleh terputus. Tetap harus lancar walaupun pembangunan sedang berjalan. Rekayasa arus lalu lintas nanti hari Kamis, akan kita rapat sama Lantas dan Dishub," imbuhnya.

Rel/Redaksi


Gunting Pita Peresmian Ruang Tunggu di Wilker KSOP Kelas l Pelabuhan Tanjungbatu.

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Karimun Dr H.Aunur Rafiq S.Sos.,M.Si di dampingi Dirut PT Karya Karimun mandiri Yuwono SE.,M.M dan Dishub Karimun Arfan S.Sos.,M.M Hadiri Peresmian Ruang tunggu Wilker KSOP Kelas satu Pelabuhan tanjungbatu kecamatan kundur kabupaten Karimun, Senin (16/10/2023)

Turut Hadir Dalam Pelaksanaan Peresmian Ruang Tunggu Wilker KSOP Pelabuhan Domestik Tanjubatu.
Bupati Karimun H. Aunur Rafiq, Dirut PT Karya Mandiri Karimun Yuwono Kadishub Karimun Arfan, Camat se- pulau Kundur, Polsek Kundur AKP Buala Harefa, Polsek Kuba AKP Hendiyal, Danramil kundur lettu Czi Budiarto Sianturi, Kacabjari kundur, Charles Huta Barat  KSOP Tanjungbatu Harialdi Utama, lurah Tanjungbatu kota Agus,  Kepala PDAM tanjungbatu Arman, Tokoh Masyarakat H. Muhammad Asyura, H.Zulfan, Kapus tanjungbatu Azman dan seluruh elemen masyarakat se-pulau kundur.

Pada kesempatan itu Bupati Karimun H.Aunur Rafiq dalam sambutannya mengatakan, ucapan terimakasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir pada kegiatan peresmian ruang tunggu Pelabuhan Domestik Tanjungbatu.

"Ada pun ruang tunggu Pelabuhan ini yang di bangun Provinsi kepri dan sudah di serahkan ke pemerintah kabupaten karimun untuk di kelola dan bekerjasama dengan BUP Karimun dengan pemanfaatan sewa menyewa atau bagi hasil," ujar Bupati karimun.

Tujuan dari peresmian ruang tunggu, kata Bupati, ini merupakan agar ruang tunggu ini bisa di manfaatkan yang selama ini sudah bertahan-tahun di bangun.

"Namun belum bisa di manfaatkan karena menunggu proses administrasi nya karena tidak bisa di serah kan begitu saja tanpa melalui proses-proses yang benar dan sekarang sudah di proses melalui badan keuangan aset daerah dan di serahkan kepada dinas perhubungan serta akan lansung bekerja sama denga badan usaha  pelabuhan pusat sehingga ini bisa di manfaatkan," jelas Bupati karimun.

Kemudian dari pada itu kata Bupati Karimun, badan ke Pelabuhanan akan melakukan konsesi bersama KSOP tentang pengelolaan bagi hasil dalam mengelola ruang tunggu. 

"Sehingga apa yang di lakukan bertujuan dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dan semoga setelah di kelola oleh BUP di harapkan ada perbaikan yang baik dan benar serta Pelabuhan ponton yang mengalami kerusakan segera di perbaiki," pungkas Bupat Karimun 

Di tempat yang sama Dirut PT. Karya mandiri karimun Yuwono mengatakan, "alhamdulillah setelah sekian lama kita tunggu akhirnya ruang tunggu Pelabuhan sudah terealisasi.

"Dan kedepan wacana kami untuk mengubah nama bahwa dari seluruh aset mulai dari pelabuhan bongkar muat, parkir, dan loket akan di kelola oleh PT KKM, dengan cara berkoordinasi di kemetrian Perhubungan dan pemindahan aset di kemetrian keuangan" ucap Yuwono.

Lanjut Kadishub Arfan mengatakan. Dengan di fungsikan ruang tunggu pelabuhan ini semoga sejarah akan berulang kembali.

"Sehingga di harapkan tanjungbatu kota ini kembali maju seperti yang di harap kan oleh seluruh masyarakat dan mudah - mudahan rute pelabuhan keluar negeri bisa di buka kembali agar apa yang di lakaukan mampu untuk meningkatkan perekonomian di kalangaan masayarakat," tutup Arfan.

A.Y


Warga Kundur saat Menyaksikan Artis. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka menyukseskan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Karimun Provinsi Kepri ke-24, yang jatuh pada tanggal 12 Oktober 2023. Ribuan masyarakat tumpah ruah dalam menyaksikan artis ibu kota Reza Zakaria kegiatan event gebyar pesona d
Berlansung di Stadion Abdul Manaf kecamatan kundur kabupaten Karimun, Sabtu (14/10/2023)

"Pemerintah kabupaten karimun melalui dinas pariwisata Kabupaten Karimun, menggelar gebyar pesona dengan menghadirkan artis ibu kota, Reza Zakariya. Bertujuan untuk pemulihan ekonimi masyarakat baik itu pedagang UMKM, tukang ojek dan lain sebagainya," ucap Ahadian saat di temui awak media ini 

Ia mengatakan, Gebyar Pesona yang di gelar di Stadion Abdul Manaf Kecamatan Kundur merupakan rangkaian kegiatan yang sudah ditetapkan dalam rangka HUT Kabupaten Ke-24 tahun 2023.

Dan berbagai rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata, tentunya kita harapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian di seluruh kalangan masyarakat. Cetus Ahadian Zulseptriadi.

Ramanda salah seorang Warga Kecamatan Kundur, mengapresiasi setinggi - tingginya kepada pemerintah kabupaten karimun melaui dispar atas terselenggara nya kegiatan Gebyar Pesona pada perayaan HUT Kabupaten Karimun Ke-24 

Dengan adanya kegiatan Gebyar Pesona dalam rangka HUT  Kabupaten Karimun Ke-24 tahun 2023 yang mendatangkan Reza Zakarya artis jebolan D, Academy musim dua (DA3) merupakan sebuah langkah tepat Dinas Pariwisata.

"Mengingat Kundur juga merupakan bagian dari Kabupaten Karimun dan semoga berbagai even yang telah terlaksana dapat menjadi tauladan dan hikmah bagi kita semua baik di masa kini maupun di masa medatang," tutup Ramanda mengakhiri nya. 

A.Y


Warga Desa Pasir Merah saat Sedang Bersantai di Hunian Sementara. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sebanyak sembilan Kepala Keluarga (KK) asal Desa Pasir Merah, Kelurahan Sembulang, pindah ke hunian sementara, Sabtu (14/10/2023).

Rafeah, warga asli Desa Pasir Merah, mengaku bahwa pergeseran terhadap keluarganya merupakan pilihan pribadi tanpa ada intervensi dari pihak manapun.

Tidak hanya itu, lanjut Rafeah, keputusan tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap realisasi program strategis pemerintah.

"Saya memilih pindah karena hati nurani tanpa ada paksaan dari manapun. Saya dan suami juga berterima kasih kepada pemerintah yang telah membantu kepindahan kami ke hunian sementara dengan baik," ujar ibu anak satu tersebut.

Di sisi lain, Rafeah turut berpesan kepada warga yang belum bersedia untuk mendukung program Rempang Eco-City.

"Jangan sampai terprovokasi dengan pihak luar. Kalau ragu, bisa langsung bertanya ke orang yang lebih paham atau ke posko pemerintah yang ada," tambahnya.

Hingga saat ini, sudah 40 KK yang bergeser ke hunian sementara.

Selain itu, jumlah yang mendaftar juga terus bertambah menjadi 348 warga. Sedangkan total yang telah berkonsultasi ke tim satuan tugas terkait hak-hak masyarakat dalam pembangunan Kawasan Rempang sebanyak 531 warga.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, pun menyambut baik progres pergeseran warga yang terdampak pengembangan Rempang tersebut.

Bukan tanpa alasan, sebagian warga di Desa Pasir Merah dan desa lainnya perlahan mulai membuka diri untuk menerima dengan senang hati realisasi investasi yang masuk dalam daftar Program Strategis Nasional tersebut.

"Progres ini tak terlepas dari komitmen BP Batam untuk mengedepankan sosialisasi secara persuasif terkait hak-hak masyarakat apabila pengembangan Kawasan Rempang terealisasi," tegasnya.

Rudi meyakinkan bahwa pemerintah akan memprioritaskan kesejahteraan masyarakat dalam mewujudkan realisasi program Rempang Eco-City.

"Pemerintah pusat melalui BP Batam akan memperhatikan hak-hak masyarakat dalam realisasi investasi di Rempang," pungkasnya. (DN)


Sekda Kota Batamdan Ismail Siregar. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Orientasi pelayanan masyarakat yang diberikan pemerintah haruslah berlandaskan kepada 4 pilar Kebangsaan Indonesia, yang terdiri dari 1. Pancasila, 2. UUD 1945, 3. Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan 4. Bhineka Tunggal Ika. Sehingga pelayanan yang diberikan dapat akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif. 

Hal itu disampaikan Jefridin saat menjadi narasumber dalam Acara Pelantikan Ormawa dengan tema, kuliah umum 4 Pilar Kebangsaan Indonesia, di Auditorium UNRIKA, pada Jumat (13/10/2023).

Jelasnya, sebagai pondasi pemerintahan dalam pembentukan peraturan perundang-undangan di daerah, seperti Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Wali Kota (Perwako) haruslah mengacu pada 4 Pilar Kebangsaan Indonesia tersebut.

"Juga dalam kelestarian budaya, dan dalam tiap pengambilan keputusan harus mengaju pada 4 Pilar Kebangsaan NKRI ini," tegas Jefridin. 

Menurutnya, untuk dapat mengimplementasikan itu semua mahasiswa harus dapat menghargai perbedaan, tidak menyebarkan hoax, mematuhi aturan yang berlaku, memperhatikan lingkungan, dan mengerjakan berbagai kegiatan positif dalam keorganisasian.

"Jadi dalam Pemerintah daerah, saya selaku Sekda mengawal kebijakan yang dikeluarkan Bapak Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Saya selaku Sekda yang mempunyai kewajiban menjalankan," jelasnya.

Jefridin berpesan, agar para mahasiswa dapat meneladani dan mengamalkan 4 Pilar Kebangsaan Indonesia tersebut, dan dapat mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. 

"Saya ucapkan selamat atas dilantiknya HIMA, BEM dan SENAT UNRIKA. Semoga dengan dilantiknya ini dapat menjalankan tupoksi dengan sebaik mungkin dan dapat berguna di masyarakat" ucapnnya.

Pada kesempatan itu, Jefridin sedikit menceritakan pengalamannya dahulu semasa duduk diperguruan tinggi dan aktif berorganisasi. Tuturnya, melalui pengalaman berorganisasi tersebut mengantarkan jefridin menjadi mahasiswa teladan tingkat nasional.

"Pengabdian kepada masyarakat, pendidikan dan pengajaran, serta  penelitian dan pengembangan yang masuk dalam Tridarma Perguruan Tinggi, menjadi syarat mahasiswa teladan yang dapat bermanfaat di tengah masyarakat," jelasnya.

Redaksi


Foto Bersama Tim Badminton. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: PLN Batam Badminton Turnamen Tahun 2023 telah selesai dilaksanakan dengan kemenangan Kepolisian Daerah (Polda) Kepuluan Riau (Kepri), disusul PLN Batam pada peringkat kedua dan Real Estate Indonesia (REI) Kepri bersama Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) pada peringkat ketiga.

Kegiatan ini ditutup oleh Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Hamidi Hamid bersama Sekretaris Jendral Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Batam , Zulkarnain, di GOR Banda Baru, Kota Batam, Minggu (15/10/2023).

Dalam sambutannya, Hamidi Hamid mengatakan PLN Batam Badminton Turnamen Tahun 2023 yang berlangsung pada 14-15 Oktober 2023 merupakan rangkaian dari kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) PT PLN Batam ke-23 dan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-78.

“Alhamdulillah, PLN Batam Badminton Turnamen Tahun 2023 dalam rangka peringatan HUT PLN Batam ke-23 dan HLN ke-78 sudah selesai dengan baik dan lancar. Pada kesempatan ini saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang turut memeriahkan turnamen ini,” kata Hamidi. 

Setelah sempat terhenti akibat wabah Pandemi Covid-19, Hamidi menambahkan bahwa PLN Batam Badminton Turnamen merupakan kegiatan rutin yang diadakan sudah berturut-turut selama 2 tahun untuk memeriahkan peringatan HUT PLN Batam dan HLN. Kedepannya PLN Batam berencana untuk menambah jumlah instansi yang turut berpartisipasi, termasuk untuk tim putri dan ganda campuran.

“Harapan kami dari kegiatan ini dapat mempererat persaudaraan dan semakin menguatkan silaturahmi antara instansi dan stakeholders PLN Batam. disampaikan juga, untuk menyediakan pasokan listrik yang andal dan prima PLN Batam membutuhkan sinergi, kerjasama dan kolaborasi untuk saling membantu dan memberikan dukungan,” bebernya lagi.

“Selamat kepada Tim Polda Kepri yang berhasil menjadi juara pada PLN Batam Badminton Turnamen Tahun 2023. Terima kasih kepada semua peserta yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan terima kasih juga kepada PBSI kota Batam serta teman-teman Tribun yang sudah membantu kelancaran kegiatan ini,” ucap Hamidi.
 
Sejalan dengan Hamidi, Sekjen PBSI Provinsi Kepri, Zulkarnain menyampaikan terima kasih kepada PLN Batam yang telah menggelar turnamen bulu tangkis. Ini merupakan bukti bahwa bulu tangkis masih terus digemari dan dikembangkan.

“Mudah-mudahan PLN Batam terus membantu perkembangan bulu tangkis di Batam dan Kepri khusunya dan Indonesia pada umumnya. Saya juga berharap kegiatan seperti ini bisa diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya sehingga sliaturahmi dan kebersamaan kita dapat terjalin dengan harmonis,” ungkap Zulkarnain.

Zulkarnain berharap event seperti ini supaya terlaksana secara reguler agar tetap terjaga silaturahmi antar instansi. 

“Selain untuk silaturahmi, kegiatan ini juga sangat baik untuk menyalurkan bakat-bakat atau yang hobi badminton pada masing-masing instansi yang ada di Batam. Selamat bagi pemenang dan yang belum berhasil jadi pemenang terus semangat,” tutup Zulkarnain.

Sebanyak 16 tim yang diundang untuk mengikuti turnamen ini adalah PLN Batam A, PLN Batam B, Polda Kepri A, Polda Kepri B, Tribun Batam, REI Batam, Santika Grup, BMPD A, BMPD B, Indomaret, Aston Gup, Perbarindo, PBSI Batam, BLBC, Bandara Batam dan AAUI.

Tim Polda Kepri A berhasil meraih juara setelah mengalahkan PLN Batam A dengan skor 3-1 pada laga final.

Wakapolresta Barelang, AKBP Syafrudin Semidang Sakti, S.I.K yang turut bermain sekaligus menjadi salah satu penentu kemenangan Tim Polda Kepri A mengatakan kegiatan ini akan meningkatkan silaturahmi sekaligus membangun kompetisi yang sehat dengan prestasi.

“Semoga dengan PLN Batam Badminton Turnamen olahraga badminton di Batam ini dapat tumbuh dan lebih aktif lagi. Sebab Kota Batam punya banyak sekali GOR olahraga, sayang sekali jika tidak kita maksimalkan. Saya yakin kedepannya akan muncul bibit atlet badminton handal dari Kota Batam. Selamat ulang tahun ke-23 PLN Batam dan HLN ke-78, semoga PLN Batam semakin maju dan jaya,” pungkas Syafrudin.

Redaksi


Foto Bersama Tim. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PT PLN Batam yang ke-23 dan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-78 PT PLN Batam menggelar Even Badminton Turnamen tahun 2023 di GOR Banda Baru Sei Panas, pada Sabtu dan Minggu 14-15 Oktober 2023. 

Sekretaris  Perusahaan PT PLN Batam, Hamidi Hamid, dalam sambutan pada pembukaan turnamen mengatakan tujuan utama dari turnamen ini adalah memeriahkan HUT PLN Batam dan HLN serta meningkat koordinasi, komunikasi dan yang paling utama adalah memupuk persaudaraan, kebersamaan dan terus mempererat tali silaturahmi.

“Bulan Oktober merupakan bulan yang terasa spesial bagi PT PLN Batam, sebab pada bulan ini PT PLN Batam merayakan Hari Ulang Tahun ke-23 pada 03 Oktober lalu, dan juga perayaan Hari Listrik Nasional ke-78 yang jatuh setiap tanggal  27 Oktober. Dalam perayaan dan kegiatan ini merupakan salah satu momen bagi  PLN Batam untuk terus membangun dan meningkatkan sinergi dengan instansi dan Stakeholders ,” ungkap Hamidi.

Tema peringatan HUT PT PLN Batam ke-23 ini adalah “Tumbuh Tangguh Menjadi energi baru Masa Depan, Akselesarsi Energi Baru Terbarukan”. Sebuah tema yang menggambarkan kondisi PLN Batam saat ini, yang mendukung penuh  Transfomasi PLN yaitu Green Energi. Berbagai program pembangkit hijau sudah di realisasikan PLN Batam sebagai bentuk komitmennya.

“Melalui kegiatan ini kami tidak berdiri sendiri tapi butuh masukan-masukan dan kerjasama yg baik dari berbagai stakeholders instansi dan masyarakat untuk terus membangun Batam dan kepulauan Riau,” pungkasnya.  

Adapun instansi yang turut berpartisipasi pada kegiatan Adu Tangkis ini adalah; PLN Batam selaku tuan rumah, Polda Kepri, REI Batam, Indomaret, Perbarindo, Tribun Batam, PBSI Kota Batam, BMPD, Aston Group, BLBC, AAUI, Bandara Batam, dan Santika Group .

Dari pertandingan babak penyisihan pada hari pertama, terdapat empat tim yang melaju ke semifinal yaitu PLN Batam, REI Batam, BMPD dan Polda Kepri yang akan kembali bertanding di babak final, pada 15 Oktober 2023 untuk menentukan juara pertama, kedua dan juara tiga bersama.

Ril/Redaksi


Warga terdampak pengembangan Rempang Eco-City.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Jumlah warga terdampak pengembangan Rempang Eco-City yang telah menempati hunian sementara terus bertambah.

Terbaru, BP Batam kembali memfasilitasi pergeseran terhadap 5 Kepala Keluarga Keluarga (KK) asal Desa Sembulang Tanjung dan Pasir Panjang ke hunian yang berlokasi di tiga tempat berbeda, Kamis (12/10/2023).

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait menjelaskan bahwa kelima KK tersebut pindah ke Perumahan Cipta Asri, Perumahan Anggara Graha, dan Rusun Muka Kuning.

Pergeseran tersebut, lanjut Ariastuty, ikut menambah total keseluruhan warga yang telah pindah ke hunian sementara menjadi 31 KK.

"BP Batam berkomitmen untuk menyelesaikan investasi di Rempang sesuai instruksi pemerintah pusat. Sudah 31 KK yang pindah dan kami berharap jumlah tersebut bisa terus bertambah," kata Ariastuty, Jumat (13/10/2023).

Ia mengatakan bahwa progres tersebut tak terlepas dari upaya BP Batam yang terus mengedepankan pendekatan persuasif selama melakukan sosialisasi dan pendataan terhadap warga yang terdampak pengembangan Rempang.

Di samping itu, pemerintah pusat melalui BP Batam juga berkomitmen untuk memperhatikan hak-hak masyarakat dalam pembangunan yang terdaftar sebagai Program Strategis Nasional tersebut.

"Pemerintah pusat juga menyampaikan komitmen bahwa pembangunan di Pulau Rempang, yang pertama memperoleh manfaatnya adalah warga Rempang sendiri," pungkasnya.

Sementara, warga Desa Pasir Panjang yang telah menempati ke hunian sementara di Kawasan Ruko Buana Central Park, Azan, mengucapkan terima kasih kepada BP Batam yang telah bekerja maksimal dalam memfasilitasi pergeseran terhadap warga.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah karena telah memfasilitasi hunian sementara yang rasanya cukup nyaman. Kami menaruh harapan besar pada program pengembangan Rempang," ungkapnya. (DN)


Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Realisasi Program Strategis Nasional yaitu Rempang Eco-City terus mendapat perhatian dari banyak pihak.

Terbaru, BP Batam berkesempatan untuk menyampaikan progres pengembangan Kawasan Rempang kepada perwakilan Ombudsman RI di Kantor Camat Galang, Selasa (10/10/2023).

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait mengungkapkan, perwakilan Ombudsman RI datang untuk memastikan bahwa sosialisasi dan pendataan terhadap warga berjalan dengan baik dan maksimal.

"Mereka juga memastikan bahwa warga yang bergeser ke hunian sementara telah mendapatkan hak-haknya. Dan hal tersebut telah BP Batam penuhi dengan memberikan biaya hidup sebesar Rp 1,2 juta dan uang sewa senilai Rp 1,2 juta kepada warga yang sudah menempati hunian sementara," ujar Ariastuty.

Tidak hanya itu, lanjut Ariastuty, pihaknya juga menyampaikan jika warga yang terdampak pengembangan mulai membuka diri untuk menerima penyampaian BP Batam terkait rencana investasi Rempang Eco-City.

Hal ini dibuktikan dengan terus bertambahnya warga yang mendaftar untuk menempati hunian baru hingga tanggal 11 Oktober 2023.

Dengan rincian, warga mendaftar berjumlah 348 dan yang berkonsultasi dengan tim terkait hak-hak masyarakat dalam pembangunan sebanyak 526.

"348 warga tersebut juga tersebar di dua kelurahan yaitu Rempang Cate dan Sembulang. Kami berharap, angka ini terus bertambah ke depannya," tambahnya.

BP Batam juga menyampaikan progres pergeseran terhadap warga yang terdampak pengembangan Kawasan Rempang ke hunian sementara.

Dimana, pergeseran dilakukan atas dasar keputusan pribadi warga tanpa adanya intervensi dari pihak manapun. 

"Kami juga menyampaikan bahwa jumlah KK yang telah bergeser ke hunian sementara sebanyak 26 KK. Seluruh progres ini tak terlepas dari instruksi Kepala BP Batam untuk mengedepankan pendekatan humanis dan komunikasi persuasif kepada warga selama sosialisasi dan pendataan berlangsung," pungkasnya. (DN)


Foto Bersama. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Polsek Kuba AKP Hendriyal mengikuti pengelaran upacara, dalam rangka sambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Karimun yang Ke-24 tahun 2023, kegiatan berlansung tepatnya di halam Kantor Camat Kundur Barat kabupaten Karimun Provinsi Kepri, Kamis (12/10/2023).

Dalam rangkaian kegiatan upacara tersebut bertindak sebagai Inspektur Upacara, Camat Kundur Barat, Yusufian, S.Sos, M.M.

Rangkaian kegiatan upacara HUT Kabupaten Karimun Ke-24 tahun 2023 turut di hadiri, Kapolsek Kuba, AKP Hendriyal, Koramil 03/Kundur diwakili Babinsa, Sertu Yadi Mulyadi, Camat Kundur Barat, Yusufian, S.Sos., M.M, Ka.KUA, Ka.UPT Puskesmas, lurah, Kades dan undangan lainnya.

Kapolsek Kuba AKP Hendriyal, saat di mintai tanggapannya, ia mengatakan upacara hari ini di lakukan untuk mengenang atas pencapaian- pencapaian terbaik pemimpin- pemimpin kita yang sudah tentu bekerja keras dalam memajukan daerah sehingga majunya Kabupaten Karimun ini di juluki sebagai bumi berazam yang kita cintai ini. ujar polsek

"Selain itu polsek Kuba mengajak seluruh pihak mau pun seluruh elemen masyarakat untuk terus lah bergandengan tangan dalam upaya meningkatkan kemajuan dalam pembangunan di bumi berazam kearah yang jauh lebih baik lagi.," ungkapnya. 

Di samping itu kapolsek menghimbau kepada seluruh elemen masyrakat khususnya masyarakat kepulauan kundur jelang pemilu 2024 mendatang.

"Marilah kita senantiasa bergandengan tangan dalam menyambut pesta demokrasi yang akan datang "Semoga  Kabupaten Karimun yang di juluki sebagai Bumi Berazam ini menjadi Kabupaten yang cinta akan kedamaian sehingga di harapkan situasi tetap  dalam keadaan Kondusif dan terkendali." jelas AKP Hendriyal.

A.Y


Kacabjari Tanjungbatu, Charles Hutabarat.

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Kejaksaan Negeri Karimun Cabang Tanjung Batu, Charles Hutabarat, S.H., M.H, hadiri giat Komunikasi Sosial (Komsos) di halaman Kantor Koramil 03/Kundur Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Kamis (12/10/2023)

Kegiatan Komsos tersebut mengangkat tema "Moderasi" Beragama dan Tantangan Polarisasi di Indonesia.

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Karimun Tanjungbatu, dalam sambutannya mengatakan, ucapan terimakasih atas undangan yang di berikan sehingga dapat ikut terlibat dalam kegiatan komsos yang di selenggarakan oleh jajaran Koramil /03 Kundur.

"Dan dalam hal ini saya mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga dalam tema moderasi ini kita mampu memberikan pemahaman - pemahaman kepada seluruh elemen masyarakat terutama kepada seluruh masyarakat Kepulauan Kundur yang kita cintai ini," ucap Charles Hutabarat.

Di katakan Charles Hutabarat, istilah "Modrasi" sering di katakan dengan sikap menengahi suatu masalah, dalam kamus bahasa Indonesia, kata "Moderasi" di artikan dengan pengurangan kekerasan secara umum dan bahkan bisa di katakan moderasi itu di pahami sebagai aktivitas memandu, mengerahkan dan menengahi komunikasi interaktif yang terjadi dari berbagai pihak dalam bentuk lisan maupun tulisan.

"Dengan kata lain moderasi adalah suatu tindakan atau sikap yang mampu menjadi penengah (washith) dalam upaya penyelesaian persoalan dari berbagai pihak sehingga menemukan solusi dan kedamaian dengan mengedukasi potensi kekerasan atau keeksstriman." jelas Charles.

Lebih lanjut, kata Charles Hutabarat, dalam moderasi beragama dan tentang polarisasi merupakan suatu sikap maupun pemikiran yang mampu menjadi penengah dalam persoalan berkaitan dengan agama yang di anut oleh pemeluk nya.

"Sehingga berbagi persoalan yang di hadapi itu menemukan solusi dengan menghindari berbagai masalah komplik yang akan terjadi di tengah-tengah masyarakat," ungkap Charles Hutabarat 

Di tempat yang berbeda, Mukhrizal S.Ag Kepala Kantor urusan Agma kecamatan kundur (KUA) mengatakan, terkait "Moderasi" beragama dan polarisasi yang di maksudkan ia sependapat dan mengapresiasi dengan apa yang di kemukakan Koramil 03/Kundur maupun Kacabjari Tanjungbatu itu telah selesai di lakukan.

Menurutnya semua elemen, agama itu di tuntut dalam mengedepankan kan pola pikir, berperilaku dan bersikap yang di dasari sikap tawazun (seimbang). Sehingga kita semua mampu mengimplementasikan ajaran di dalam agama itu sendiri dan juga terhadap umat agama yang berbeda.

"Terutama yang beragama islam di tuntutan untuk mengembangkan sikap, menghargai perbedaan, keyakinan, toleransi, menghormati cara beribadah,menghindari kekerasan dan bersikap tawazun," ujar Mukhrizal mengahirinya.

Kegiatan tersebut dinhadiri, Cabjari Tanjungbatu Charles Hutabarat S.H.,M.H, Danramil 03/ Kundur Lettu Czi Budiarto Sianturi, Kapolsek Kuba AKP Hendriyal, Kapolsek Kundur, AKP Buala Harefa, Camat Kundur, Camat Kuba, Camat Kuta, Camat Ungar, Ka.KUA, Kundur, Ka.PLN Kundur, Ka.UPT Puskesmas Tg Batu, Lurah, Kades, dan seluruh elemen masyarakat Kepulauan Kundur.

A.Y


Kapal Pengambilan BBM Solar di STS. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Mematikan Automatic Identification System (AIS) merupakan hal yang biasa untuk melakukan aksi penyelundupan di jalur laut. Biasanya kapal penyelundup yang beroperasi pada jalur tertentulah yang akan mematikan AIS-nya. 

Seperti halnya dengan kapal Tug Boat Biwin 02 yang diketahui kerap melakukan penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar hasil Ship to ship (STS) di wilayah perairan Batam hingga ke wilayah 'Out Port Limited' (OPL) di perairan perbatasan Kepri dengan Singapura dan Malaysia. 

Dari penelusuran wartawan, pada Sabtu (7/10/2023), AIS milik kapal Biwin 02 berbendera Indonesia ini terdeteksi terakhir aktif pada tanggal 4 Oktober 2023 dengan posisi Latitude 0°57, 65N ; Longitude 104°4, 28E. Dimana, saat itu kapal tersebut tengah bersandar di perairan wilayah Barelang tepatnya di Kampung Tua Teluk Air, Kelurahan Setoko, Bulang, Kota Batam. 

Namun, setelah di cek kembali pada Kamis (12/10/2023) kemarin, AIS kapal ini terdeteksi masuk ke perairan Jakarta per tanggal 13 September 2021 dengan posisi Latitude 5°49, 46S ; Longitude 106°38,75E. 

Berlanjut, ketika di cek kembali pada Jumat (13/10/2023) per hari ini, AIS milik Biwin 02 ini kembali terdeteksi update di pukul 11.10 Wib pada posisi Latitude 0°57, 65N ; Longitude 104°4, 29E.

Usut punya usut, dari keterangan salah satu sumber di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam, Kapal Tug Boat Biwin 02 dilaporkan tengah Docking di galangan kapal Momentum. 

"Sudah di cek di sistem, kapal tersebut sedang Docking. Coba di cek di galangan Momentum kapal itu  Dock," ucap sumber KSOP Khusus Batam. 

Dibeberkan, bahwa berdasarkan dari data di sistem Syahbandar kapal Biwin 02 tersebut sejak tahun 2022 lalu dilaporkan belum ada olah gerak dan pengurusan surat izin berlayar (SPB). 

Namun, temuan wartawan di lapangan terhadap sistem di Kesyahbandaran Batam berbanding terbalik, dimana, kapal Tug Boat Biwin 02 tengah bersandar di perairan Barelang yang diketahui kerap beroperasi melakukan transfer minyak Solar di tengah laut secara ship to ship sejak awal bulan April 2023 lalu. 

Artinya, pihak agen yang bersangkutan diduga telah mengabaikan atau diduga memanipulasi Clearence in dan Clearance out atas kapal Biwin 02.

Untuk diketahui, Clearence in dan Clearance out merupakan tugas kegiatan keagenan untuk melaporkan kedatangan dan keberangkatan kapal, keadaan kapal, awak kapal, pengecekan dokumen kapal (memorandum), membayar admistrasi fasilitas di pelabuhan dan pengajuan pembuatan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) ke Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan. 

Lebih lanjut, jika mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 7 Tahun 2019 tentang Pemasangan dan Pengaktifan Sistem Identifikasi Otomatis Bagi Kapal yang Berlayar di Wilayah Perairan Indonesia tertanggal 20 Februari 2019, Setiap kapal berbendera Indonesia dan kapal asing yang berlayar di wilayah Perairan Indonesia wajib memasang dan mengaktifkan Sistem Identifikasi Otomatis atau Automatic Identification System (AIS).

Bagi kapal berbendera Indonesia yang tidak melaksanakan kewajiban tersebut akan dikenakan sanksi tegas.

“Jika ada kapal yang tidak memasang AIS maka Direktorat Jenderal Perhubungan Laut akan memberikan sanksi administratif berupa penangguhan pemberian Surat Persetujuan Berlayar (SPB) sampai dengan terpasang dan aktifnya AIS di atas kapal,” tegas Direktur Kenavigasian sebelumnya yakni Basar Antonius, Rabu (6/3/2019) mengutip laman hubla.dephub.go.id,. 

Ia menambahkan, jika ada nakhoda yang selama pelayaran tidak mengaktifkan AIS dan tidak memberikan informasi yang benar maka dikenai sanksi administratif berupa pencabutan sertifikat pengukuhan (Certificate of Endorsement (COE). 

Diberitakan sebelumnya, aksi penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar hasil Ship to ship (STS) atau kegiatan pemindahan muatan solar dari satu kapal ke kapal lain di tengah laut yang masuk ke perairan Batam terus berlangsung. 

Pantauan wartawan, 4 kapal diantaranya 2 kapal kayu tanpa nama, 1 kapal Tug Boat TB Biwin 02 dan 1 kapal Tanker mini bertuliskan Juby 8 tengah bersandar di pelabuhan tikus tepatnya di Kampung tua Teluk Air, Kelurahan Setoko, Kecamatan Bulang, Kota Batam. 

Menurut warga setempat, kapal yang tengah  berlabuh itu diketahui adalah kapal minyak pengangkut solar. Dan keberadaannya sudah ada sejak memasuki bulan puasa sekira bulan awal april 2023 lalu. 

"Setau kita itu kapal-kapal minyak bawa solar pak. Keberadaannya sudah ada sejak memasuki bulan puasa kemarin," ucap pria yang namanya tidak mau disebutkan, Sabtu (7/10/2023). 

Terkait siapa pemiliknya, ia mengaku tidak begitu mengetahuinya. Kendati demikian, ia menyebut banyak anggota TNI berjaga di pelantar persisnya dekat kapal bersandar. 

Kapan kapal-kapal tersebut mulai melakukan pergerakan?. Ia menyebut rutin setiap sore harinya dan sebaliknya kapal akan balik ke dermaga ketika jam dini hari. 

"Setiap kapal itu balik ke dermaga, nantinya akan ada mobil Tangki ukuran 10 - 20 Ton singgah di dermaga. " Ya mungkin muatan solar dari kapal akan dimuat (Loading) ke Mobil Tanki tersebut. Selanjutnya kita gak tau mau dibawa kemana lagi," jelasnya. 

Sementara itu, menurut AN, penyelundupan solar hasil STS yang nantinya akan dijual ke sejumlah industri ini merupakan bisnis yang cukup menggiurkan. Tak Tanggung-tanggung, dalam sebulan bisnis ilegal iki dapat meraup keuntungan hingga Milyaran rupiah. 

"Tapi ya itu, resikonya cukup berat jika sudah terjerat hukum. Selama ini si pengusaha yakni ibu R hanya mengandalkan kordinasi saja dengan aparat-aparat laut. Semua itu ada yang handle, dia adalah KML (menyebutkan nama asli)," ungkap AN yang merupakan eks pemain solar STS. 

Diketahui, KML adalah adik kandung daripada ibu R. "Ya, mereka lah dibalik semua bisnis ini. Siapa yang tidak kenal lagi dengan R. Nama R sudah tidak asing lagi di dunia solar STS di wilayah Kepri, meskipun sebelumnya bisnisnya ini sempat terhenti cukup lama," bebernya.

Terkait keberadaan kapal Tengker Mini di lokasi, ia berasumsi bahwa kapal Tengker tersebut hanyalah penampungan solar sementara. 

"Dimana, ketika kapal kayu yang palka_nya sudah dimodifikasi serta Tug Boat usai melakukan STS di tengah laut wilayah perairan OPL, kapal kayu tadi akan kembali ke dermaga awal dan muatan solar sementara waktu akan dibuang ke kapal Tanker tadi, menunggu mobil Tengki menjemput. Ya artinya, bisa aja seperti itu modus yang dilakukan," jelasnya. 

Untuk melancarkan aksi penyelundupan solar ini, modusnya, Nahkoda kapal akan menonaktifkan Automatic Identification System (AIS), sehingga pergerakan kapal tidak terdeteksi radar. (Red)


Bongkar Muat Semakin Efektif.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kegiatan bongkar muat di Terminal Umum Batu Ampar telah berjalan efektif sejak dioperasikannya Ship to Shore (STS) Crane per 1 September 2023 lalu. 

Pengoperasian STS Crane ini, sekaligus pemberlakuan penyesuaian tarif layanan kepelabuhanan melalui Peraturan Kepala BP Batam Nomor 4 Tahun 2023.

Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Dendi Gustinandar mengatakan, sejak dioperasikan pada 1 September 2023 lalu, satu unit STS Crane dapat mengakomodir 15 persen dari total volume kegiatan bongkar muat yang ada di Terminal Umum Batu Ampar. 

Ia optimis pemanfaatan STS Crane untuk kegiatan bongkar muat di Terminal Umum Batu Ampar dapat terus meningkat, seiring dengan efektivitas layanan yang diberikan.

"Kita terus mengevaluasi pengoperasian STS Crane di Terminal Umum Batu Ampar dan saat ini sudah mengakomodir sekitar 4.500 box untuk periode 1-30 September 2023,” ujar Dendi Gustinandar dalam keterangan resminya, Rabu (11/10/2023).

Ia melanjutkan, selama pengoperasian STS Crane, rata-rata kapasitas bongkar muat peti kemas mencapai 20 box per jam. Hal ini lebih cepat jika dibandingkan dengan kapasitas bongkar muat menggunakan peralatan konvensional yang hanya mencapai 7 hingga 8 box per jam.

Adapun pelayaran domestik yang telah menggunakan layanan alat bongkar muat STS Crane antara lain SPIL; Tanto dan Temas.
Sementara untuk pelayaran internasional antara lain Snepac; Laut Mas; Mega Maritim; Putra Lautan Mandiri dan lainnya.

BP Batam saat ini, tambah Dendi, juga tengah mensosialisasikan pengoperasian Terminal Peti Kemas Batu Ampar tahap awal oleh PT Persero Batam. 

Hal ini mengacu pada Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan Dalam Rangka Penyediaan Infrastruktur untuk Pembangunan, Pengoperasian dan Pengembangan Terminal Peti Kemas Batu Ampar, antara Badan Pengusahaan Batam dan PT Persero Batam.

Untuk tahap awal pengoperasian dermaga utara Terminal Umum Batu Ampar oleh PT Persero Batam akan dimulai per November 2023, dengan nilai investasi sebesar Rp 1,1 triliun.

"Kami harapkan dukungan semua pihak agar Terminal Umum Batu Ampar dapat bertransformasi menjadi terminal peti kemas yang modern dan bertaraf internasional,” tandasnya.

Ril/Redaksi


Siswa Pelajar yang Bolos. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Bhabinkamtibmas Polsek Meral  memberikan arahan kepada anak- anak Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta melakukan penertiban terhadap sejumlah siswa yang bolos saat jam belajar berlangsung di sekolahnya, Rabu (11/10/2023).

Dari penertiban tersebut, pelajar yang berasal dari anak anak SMP di wilayah Kab. Karimun berjumlah 13 (tiga belas) orang yang kedapatan membolos saat kegiatan belajar berlangsung pada pukul 10.40 wib, pelajar tersebut didapat di warung Ibu Manik Kel.Baran Timur.

Hal ini dilakukan oleh Aiptu Nopriko Andri karena merasa prihatin kepada siswa yang pada saat jam pelajaran disekolahnya berlangsung mereka malah bolos dari sekolah, mereka asyik asyikan bermain diluar sekolah dengan memakai seragam sekolah.

"Para siswa SMP ini merupakan penurus generasi bangsa , oleh karena itu penting bagi kita untuk meluruskan tindakan para generasi yang sudah melengceng terutama bolos pada saat sekolah,” ungkap Bhabinkamtibamas Polsek Meral Aiptu Nopriko. 

Lebih lanjut Bhabinkamtibamas Polsek Meral Aiptu Nopriko Andri telah berkoordinasi dengan Kelurahan Barat Timur dan Satpol PP Kabupaten Karimun untuk melakukan penindakan terhadap 13 (tiga belas) pelajar tersebut untuk ditindak lanjuti.

A.Y


Raker BU SPAM BP Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (BU SPAM) BP Batam bersama Mitra SPAM  menggelar Rapat Kerja (Raker) di Balairungsari, Batam Center, Rabu (11/10/2023). 

Raker ini dilaksanakan selama tiga hari pada 11-13 Oktober 2023. Adapun peserta raker diikuti oleh Direktur BU SPAM, Denny Tondano dan jajaran di lingkungan BP Batam, Direktur Utama  PT Air Batam Hulu dan PT Air Batam Hilir, Mujiarman Sukirno bersama jajaran.

Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro mengatakan, raker tersebut dilaksanakan untuk mengevaluasi dan melakukan penguatan profesionalitas dalam penyelenggaraan pelayanan air. 

"Tujuan daripada raker ini akan mengevaluasi kinerja tahun 2023 dan rencana tahun 2024, apa yang menjadi tujuan SPAM, dan tentu layanan kepada masyarakat," kata Wahjoe usai membuka raker.

Wahjoe juga menyampaikan, untuk mencapai target dan program harus dilakukan perencanaan, monitoring dan evaluasi secara sistematis dan terarah. Menurutnya juga, komunikasi yang baik dapat menguatkan  komitmen bersama demi kepentingan masyarakat. 

"Ini kan tidak dikerjakan sendiri, dikerjakan dengan mitra maka harus ada keterbukaan sehingga kalau ada keterbukaan, ada komunikasi yang baik harapannya tidak akan muncul lagi masalah-masalah di lapangan," ujarnya. 

Senada, Direktur SPAM, Denny Tondano menekankan raker yang dilakukan pihaknya untuk mengevaluasi kinerja satu tahun pertama mitra operasional SPAM.

"Kita akan evaluasi kegiatan yang dilakukan dalam 1 tahun kerja sama, baru kemudian setelah itu kita akan tahu apa hambatan, apa yang harus dilakukan ke depan, walaupun sebenarnya rencana besarnya sudah ada," jelas Denny. 

Denny menambahkan pelayanan air menjadi perhatian utama pihaknya. Ia pun mengakui, pelayanan di masyarakat semakin meningkat setiap waktunya, walaupun masih membutuhkan waktu agar layanan dapat dijangkau sepenuhnya.

"Sebagaimana diperintahkan oleh Kepala BP Batam, Bapak Muhammad Rudi bahwa pelayanan air di Batam harus sangat baik dan tidak ada masyarakat yang tidak terlayani. Sehingga kita coba lakukan, hari ini sudah ada perbaikan, tapi belum maksimal," sebutnya. 

"Memang butuh waktu dan butuh kegiatan-kegiatan yang harus kita lakukan, kegiatan tambahan yang memang wajib dilakukan supaya pelayanan ini bisa membaik," pungkasnya.

Ril/Redaksi


(Foto: Ist).

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kasus dugaan Penipuan dan Penggelapan, transaksi jual beli Ruko di Komplek Ruko Pasar Bida Trade Center (BTC), Sei Beduk, Kota Batam. Satreskrim Polresta Barelang tetapkan Direktur PT Batam Riau Bertuah, Nasir Hutabarat sebagai tersangka.

Hal ini dibenarkan langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Budi Hartono ketika dikonfirmasi. 

"Ya betul. Beberapa hari lalu sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kompol Budi kepada Esnews, Rabu (11/10/2023). 

Informasi dihimpun, Bos Developer ternama di Batam ini sudah ditetapkan Polisi sebagai tersangka pada Senin (2/10/2023) lalu. Pasca ditetapkan sebagai tersangka, hingga kini, Polisi belum melakukan penahanan. "Belum, kasus ini masih proses," jelas Kompol Budi. 

Kendati demikian, Budi mengatakan pihaknya sudah melayangkan surat panggilan pertama terhadap tersangka Nasir Hutabarat. "Untuk tersangka sudah dikirimkan surat panggilan I," kata Budi. 

Lebih lanjut Budi menjelaskan, sejauh ini, menurutnya belum ada tersangka lain yang ikut terseret. 

Sementara itu, dalam kasus dugaan penipuan penggelapan yang dilaporkan konsumen,  Adapun total kerugian yang dialami para korban kurang lebih Rp 400 juta. 

Seperti diketahui, kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang menyeret Direktur PT Batan Riau Bertuah ini bermula dari laporan sejumlah konsumen yang merasa dirugikan dalam transaksi jual beli ruko di Komplek Ruko Pasar Bida Trade Center (BTC) di Sei Beduk. 

Salah satunya Munir Ginting. Kata dia, dugaan penipuan yang dilaporkan yakni melibatkan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Akta Jual Beli (AJB). 

"Ada perbedaan antara yang disetor oleh konsumen kepada developer dengan apa yang sebenarnya disetor oleh developer ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam”, jelas Ginting seperti disadur dari 9info.co.id.

Ginting menambahkan, “Ilustrasinya, kita bayar Rp 30 juta, ternyata biayanya lebih rendah. Selain itu, bangunan ruko yang dibangun juga tidak sesuai spesifikasi, khususnya lantai dua ruko yang roboh saat kami renovasi.” sesalnya.

Selain itu, kata dia, ada juga isu mengenai luas tanah hook ruko. “Ada pengurangan luas tanah hook ruko sebesar 12 meter persegi. Diperjanjian disebutkan 66 meter, tetapi disertifikat hanya 54 meter persegi. Bahkan saat ini ada beberapa konsumen yang telah melunaskan pembelian ruko tersebut secara bertahap sejak tahun 2021 lalu, namun hingga kini belum mendapatkan sertifikat” jelas Ginting.

Dikutip dari lama resmi Batamriaubertuah.com, BRB GROUP merupakan developer yang didirikan oleh pengusaha muda, Roma Nasir Hutabarat pada tahun 2003. 

Perusahaan ini bergerak di bidang perumahan dan telah membangun ribuan proyek perumahan di kota Batam. Salah satu proyek perumahan pertama yang dibangun oleh BRB GROUP adalah Tiban Riau Bertuah 1 yang telah mencapai tahap pembangunan ke-5.

Selain itu, BRB GROUP juga telah membangun Tiban Berlian yang berlokasi di Tiban dan Bertuah Indah yang terletak di Batu Aji.

Seiring dengan suksesnya pemasaran dan penghargaan yang diraih oleh BRB GROUP, perusahaan ini mulai mengembangkan proyeknya di bidang pasar sejak tahun 2015. BRB GROUP membuka 2 proyek pasar kawasan bisnis yang berlokasi di Bengkong, Batu Aji dan Piayu.

BRB GROUP selalu mengutamakan kualitas dan kepuasan pelanggan dalam setiap proyek yang dibangun. Hal ini dibuktikan dengan berbagai penghargaan yang telah diraih oleh perusahaan ini, seperti Penghargaan Developer Terpercaya 2020 dan Penghargaan Bintang Karya Utama Kategori Developer Properti Terbaik 2020 dari Majalah Bintang Properti.

BRB GROUP juga terus mengembangkan inovasi dan teknologi terbaru dalam setiap proyek yang dibangun, sehingga dapat memberikan pengalaman hidup yang lebih baik bagi para pelanggannya. Selain itu, perusahaan ini juga memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan dengan menerapkan teknologi ramah lingkungan dan mengadopsi konsep green building.

Dengan pengalaman dan keahlian yang dimiliki oleh BRB GROUP, perusahaan ini telah membangun banyak proyek perumahan dan pasar yang menjadi pilihan utama bagi para konsumen di kota Batam. BRB GROUP akan terus berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan dan terus mengembangkan inovasi serta teknologi terbaru dalam setiap proyeknya. (Red)


Hunian Sementara, di Tinjau Ombudsman RI. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ombudsman RI melakukan peninjauan hunian sementara bagi Masyarakat Rempang, Senin, (9/10/2023).

Dalam peninjauan tersebut BP Batam turut melakukan pendampingan yang dilaksanakan di tiga titik hunian sementara yaitu Perumahan Bida 3 Sambau, Rusun Kabil dan Rusun Batu Ampar.

Hadir mendampingi General Manager Hunian Gedung, Agribisnis dan Taman BP Batam, Herawan dan Manager Divisi Operasional dan Pemeliharaan BP Batam, Juhardi.

Kepala Keasistenan Utama Substansi 4 Ombudsman RI, Dahlena mengatakan peninjauan tersebut dilakukan untuk mendapatkan data dan informasi terhadap objek hunian sementara yang disiapkan pemerintah baik BP Batam dan Pemko Batam. 

"Kami ingin memastikan bagaimana kesiapan BP Batam maupun Pemko untuk penyiapan hunian sementara bagi warga Rempang, kalau kami lihat sudah cukup layak ya, ada kasur, lemari dan fasilitas penunjang lainnya," kata Dahlena usai peninjauan.

Ia tak menampik masih ada masyarakat ragu untuk mau pindah ke hunian sementara guna mendukung percepatan investasi Rempang Eco City. Sehingga katanya lagi, peninjauan pihaknya  di beberapa rusun dan rumah tapak yang disiapkan pemerintah dapat menjadi informasi yang komprehensif. 

"Ini menjadi bahan bagi kami kepada warga yang masih ragu, konteksnya seperti itu," ujarnya. 

Ditambahkan, tim Ombudsman RI juga menyempatkan mencari informasi dari warga yang bersedia pindah khususnya di Bida 3 Sambau. 

"Kita sempat wawancara langsung juga dengan warga yang sudah pindah, ada 5 KK , mereka menyampaikan memang terbukti apa yang disampaikan pemerintah, artinya mereka (pemerintah) sudah memenuhi apa yang diminta, misalnya ada kewajiban untuk memberikan biaya hidup, mereka (warga) sudah terima," jelas Dahlena. 

Ia pun berharap hak-hak masyarakat untuk mendapatkan hunian tetap yang disediakan pemerintah bisa terwujud sehingga masyarakat mendapat kepastian dari program strategis nasional pengembangan kawasan Rempang. 

"Mereka tentu berharap juga ada janji (rumah) yang terealisasi," imbuhnya. 

Sebelumnya, diberitakan sebanyak 25 KK sudah menempati hunian sementara pada Sabtu (8/10/2023). Progres tersebut merupakan buah dari komitmen BP Batam untuk mempercepat realisasi investasi. 

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait mengungkapkan bahwa jumlah tersebut akan terus bertambah ke depannya. Sebagian besar warga di beberapa titik secara sukarela telah menerima dilakukannya pergeseran.

"Sesuai arahan Kepala BP Batam, kami terus berupaya untuk mempercepat realisasi investasi di Rempang. Kemarin, tim di lapangan membantu pergeseran 8 KK ke hunian sementara," ujar Ariastuty.

Ia menegaskan, BP Batam berkomitmen untuk terus melakukan pendekatan kepada warga yang terdampak pengembangan industri di Rempang. Tentunya dengan mengedepankan komunikasi persuasif selama melakukan sosialisasi dan pendataan.

"Tidak ada paksaan dan intervensi. Pilihan tersebut murni dari hati warga yang mendukung realisasi PSN," ujar Tuty.

Ril/Redaksi


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.