Sekda Kota Batamdan Ismail Siregar. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Orientasi pelayanan masyarakat yang diberikan pemerintah haruslah berlandaskan kepada 4 pilar Kebangsaan Indonesia, yang terdiri dari 1. Pancasila, 2. UUD 1945, 3. Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan 4. Bhineka Tunggal Ika. Sehingga pelayanan yang diberikan dapat akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif. 

Hal itu disampaikan Jefridin saat menjadi narasumber dalam Acara Pelantikan Ormawa dengan tema, kuliah umum 4 Pilar Kebangsaan Indonesia, di Auditorium UNRIKA, pada Jumat (13/10/2023).

Jelasnya, sebagai pondasi pemerintahan dalam pembentukan peraturan perundang-undangan di daerah, seperti Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Wali Kota (Perwako) haruslah mengacu pada 4 Pilar Kebangsaan Indonesia tersebut.

"Juga dalam kelestarian budaya, dan dalam tiap pengambilan keputusan harus mengaju pada 4 Pilar Kebangsaan NKRI ini," tegas Jefridin. 

Menurutnya, untuk dapat mengimplementasikan itu semua mahasiswa harus dapat menghargai perbedaan, tidak menyebarkan hoax, mematuhi aturan yang berlaku, memperhatikan lingkungan, dan mengerjakan berbagai kegiatan positif dalam keorganisasian.

"Jadi dalam Pemerintah daerah, saya selaku Sekda mengawal kebijakan yang dikeluarkan Bapak Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Saya selaku Sekda yang mempunyai kewajiban menjalankan," jelasnya.

Jefridin berpesan, agar para mahasiswa dapat meneladani dan mengamalkan 4 Pilar Kebangsaan Indonesia tersebut, dan dapat mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. 

"Saya ucapkan selamat atas dilantiknya HIMA, BEM dan SENAT UNRIKA. Semoga dengan dilantiknya ini dapat menjalankan tupoksi dengan sebaik mungkin dan dapat berguna di masyarakat" ucapnnya.

Pada kesempatan itu, Jefridin sedikit menceritakan pengalamannya dahulu semasa duduk diperguruan tinggi dan aktif berorganisasi. Tuturnya, melalui pengalaman berorganisasi tersebut mengantarkan jefridin menjadi mahasiswa teladan tingkat nasional.

"Pengabdian kepada masyarakat, pendidikan dan pengajaran, serta  penelitian dan pengembangan yang masuk dalam Tridarma Perguruan Tinggi, menjadi syarat mahasiswa teladan yang dapat bermanfaat di tengah masyarakat," jelasnya.

Redaksi


Foto Bersama Tim Badminton. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: PLN Batam Badminton Turnamen Tahun 2023 telah selesai dilaksanakan dengan kemenangan Kepolisian Daerah (Polda) Kepuluan Riau (Kepri), disusul PLN Batam pada peringkat kedua dan Real Estate Indonesia (REI) Kepri bersama Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) pada peringkat ketiga.

Kegiatan ini ditutup oleh Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Hamidi Hamid bersama Sekretaris Jendral Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Batam , Zulkarnain, di GOR Banda Baru, Kota Batam, Minggu (15/10/2023).

Dalam sambutannya, Hamidi Hamid mengatakan PLN Batam Badminton Turnamen Tahun 2023 yang berlangsung pada 14-15 Oktober 2023 merupakan rangkaian dari kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) PT PLN Batam ke-23 dan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-78.

“Alhamdulillah, PLN Batam Badminton Turnamen Tahun 2023 dalam rangka peringatan HUT PLN Batam ke-23 dan HLN ke-78 sudah selesai dengan baik dan lancar. Pada kesempatan ini saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang turut memeriahkan turnamen ini,” kata Hamidi. 

Setelah sempat terhenti akibat wabah Pandemi Covid-19, Hamidi menambahkan bahwa PLN Batam Badminton Turnamen merupakan kegiatan rutin yang diadakan sudah berturut-turut selama 2 tahun untuk memeriahkan peringatan HUT PLN Batam dan HLN. Kedepannya PLN Batam berencana untuk menambah jumlah instansi yang turut berpartisipasi, termasuk untuk tim putri dan ganda campuran.

“Harapan kami dari kegiatan ini dapat mempererat persaudaraan dan semakin menguatkan silaturahmi antara instansi dan stakeholders PLN Batam. disampaikan juga, untuk menyediakan pasokan listrik yang andal dan prima PLN Batam membutuhkan sinergi, kerjasama dan kolaborasi untuk saling membantu dan memberikan dukungan,” bebernya lagi.

“Selamat kepada Tim Polda Kepri yang berhasil menjadi juara pada PLN Batam Badminton Turnamen Tahun 2023. Terima kasih kepada semua peserta yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan terima kasih juga kepada PBSI kota Batam serta teman-teman Tribun yang sudah membantu kelancaran kegiatan ini,” ucap Hamidi.
 
Sejalan dengan Hamidi, Sekjen PBSI Provinsi Kepri, Zulkarnain menyampaikan terima kasih kepada PLN Batam yang telah menggelar turnamen bulu tangkis. Ini merupakan bukti bahwa bulu tangkis masih terus digemari dan dikembangkan.

“Mudah-mudahan PLN Batam terus membantu perkembangan bulu tangkis di Batam dan Kepri khusunya dan Indonesia pada umumnya. Saya juga berharap kegiatan seperti ini bisa diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya sehingga sliaturahmi dan kebersamaan kita dapat terjalin dengan harmonis,” ungkap Zulkarnain.

Zulkarnain berharap event seperti ini supaya terlaksana secara reguler agar tetap terjaga silaturahmi antar instansi. 

“Selain untuk silaturahmi, kegiatan ini juga sangat baik untuk menyalurkan bakat-bakat atau yang hobi badminton pada masing-masing instansi yang ada di Batam. Selamat bagi pemenang dan yang belum berhasil jadi pemenang terus semangat,” tutup Zulkarnain.

Sebanyak 16 tim yang diundang untuk mengikuti turnamen ini adalah PLN Batam A, PLN Batam B, Polda Kepri A, Polda Kepri B, Tribun Batam, REI Batam, Santika Grup, BMPD A, BMPD B, Indomaret, Aston Gup, Perbarindo, PBSI Batam, BLBC, Bandara Batam dan AAUI.

Tim Polda Kepri A berhasil meraih juara setelah mengalahkan PLN Batam A dengan skor 3-1 pada laga final.

Wakapolresta Barelang, AKBP Syafrudin Semidang Sakti, S.I.K yang turut bermain sekaligus menjadi salah satu penentu kemenangan Tim Polda Kepri A mengatakan kegiatan ini akan meningkatkan silaturahmi sekaligus membangun kompetisi yang sehat dengan prestasi.

“Semoga dengan PLN Batam Badminton Turnamen olahraga badminton di Batam ini dapat tumbuh dan lebih aktif lagi. Sebab Kota Batam punya banyak sekali GOR olahraga, sayang sekali jika tidak kita maksimalkan. Saya yakin kedepannya akan muncul bibit atlet badminton handal dari Kota Batam. Selamat ulang tahun ke-23 PLN Batam dan HLN ke-78, semoga PLN Batam semakin maju dan jaya,” pungkas Syafrudin.

Redaksi


Foto Bersama Tim. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PT PLN Batam yang ke-23 dan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-78 PT PLN Batam menggelar Even Badminton Turnamen tahun 2023 di GOR Banda Baru Sei Panas, pada Sabtu dan Minggu 14-15 Oktober 2023. 

Sekretaris  Perusahaan PT PLN Batam, Hamidi Hamid, dalam sambutan pada pembukaan turnamen mengatakan tujuan utama dari turnamen ini adalah memeriahkan HUT PLN Batam dan HLN serta meningkat koordinasi, komunikasi dan yang paling utama adalah memupuk persaudaraan, kebersamaan dan terus mempererat tali silaturahmi.

“Bulan Oktober merupakan bulan yang terasa spesial bagi PT PLN Batam, sebab pada bulan ini PT PLN Batam merayakan Hari Ulang Tahun ke-23 pada 03 Oktober lalu, dan juga perayaan Hari Listrik Nasional ke-78 yang jatuh setiap tanggal  27 Oktober. Dalam perayaan dan kegiatan ini merupakan salah satu momen bagi  PLN Batam untuk terus membangun dan meningkatkan sinergi dengan instansi dan Stakeholders ,” ungkap Hamidi.

Tema peringatan HUT PT PLN Batam ke-23 ini adalah “Tumbuh Tangguh Menjadi energi baru Masa Depan, Akselesarsi Energi Baru Terbarukan”. Sebuah tema yang menggambarkan kondisi PLN Batam saat ini, yang mendukung penuh  Transfomasi PLN yaitu Green Energi. Berbagai program pembangkit hijau sudah di realisasikan PLN Batam sebagai bentuk komitmennya.

“Melalui kegiatan ini kami tidak berdiri sendiri tapi butuh masukan-masukan dan kerjasama yg baik dari berbagai stakeholders instansi dan masyarakat untuk terus membangun Batam dan kepulauan Riau,” pungkasnya.  

Adapun instansi yang turut berpartisipasi pada kegiatan Adu Tangkis ini adalah; PLN Batam selaku tuan rumah, Polda Kepri, REI Batam, Indomaret, Perbarindo, Tribun Batam, PBSI Kota Batam, BMPD, Aston Group, BLBC, AAUI, Bandara Batam, dan Santika Group .

Dari pertandingan babak penyisihan pada hari pertama, terdapat empat tim yang melaju ke semifinal yaitu PLN Batam, REI Batam, BMPD dan Polda Kepri yang akan kembali bertanding di babak final, pada 15 Oktober 2023 untuk menentukan juara pertama, kedua dan juara tiga bersama.

Ril/Redaksi


Warga terdampak pengembangan Rempang Eco-City.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Jumlah warga terdampak pengembangan Rempang Eco-City yang telah menempati hunian sementara terus bertambah.

Terbaru, BP Batam kembali memfasilitasi pergeseran terhadap 5 Kepala Keluarga Keluarga (KK) asal Desa Sembulang Tanjung dan Pasir Panjang ke hunian yang berlokasi di tiga tempat berbeda, Kamis (12/10/2023).

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait menjelaskan bahwa kelima KK tersebut pindah ke Perumahan Cipta Asri, Perumahan Anggara Graha, dan Rusun Muka Kuning.

Pergeseran tersebut, lanjut Ariastuty, ikut menambah total keseluruhan warga yang telah pindah ke hunian sementara menjadi 31 KK.

"BP Batam berkomitmen untuk menyelesaikan investasi di Rempang sesuai instruksi pemerintah pusat. Sudah 31 KK yang pindah dan kami berharap jumlah tersebut bisa terus bertambah," kata Ariastuty, Jumat (13/10/2023).

Ia mengatakan bahwa progres tersebut tak terlepas dari upaya BP Batam yang terus mengedepankan pendekatan persuasif selama melakukan sosialisasi dan pendataan terhadap warga yang terdampak pengembangan Rempang.

Di samping itu, pemerintah pusat melalui BP Batam juga berkomitmen untuk memperhatikan hak-hak masyarakat dalam pembangunan yang terdaftar sebagai Program Strategis Nasional tersebut.

"Pemerintah pusat juga menyampaikan komitmen bahwa pembangunan di Pulau Rempang, yang pertama memperoleh manfaatnya adalah warga Rempang sendiri," pungkasnya.

Sementara, warga Desa Pasir Panjang yang telah menempati ke hunian sementara di Kawasan Ruko Buana Central Park, Azan, mengucapkan terima kasih kepada BP Batam yang telah bekerja maksimal dalam memfasilitasi pergeseran terhadap warga.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah karena telah memfasilitasi hunian sementara yang rasanya cukup nyaman. Kami menaruh harapan besar pada program pengembangan Rempang," ungkapnya. (DN)


Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Realisasi Program Strategis Nasional yaitu Rempang Eco-City terus mendapat perhatian dari banyak pihak.

Terbaru, BP Batam berkesempatan untuk menyampaikan progres pengembangan Kawasan Rempang kepada perwakilan Ombudsman RI di Kantor Camat Galang, Selasa (10/10/2023).

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait mengungkapkan, perwakilan Ombudsman RI datang untuk memastikan bahwa sosialisasi dan pendataan terhadap warga berjalan dengan baik dan maksimal.

"Mereka juga memastikan bahwa warga yang bergeser ke hunian sementara telah mendapatkan hak-haknya. Dan hal tersebut telah BP Batam penuhi dengan memberikan biaya hidup sebesar Rp 1,2 juta dan uang sewa senilai Rp 1,2 juta kepada warga yang sudah menempati hunian sementara," ujar Ariastuty.

Tidak hanya itu, lanjut Ariastuty, pihaknya juga menyampaikan jika warga yang terdampak pengembangan mulai membuka diri untuk menerima penyampaian BP Batam terkait rencana investasi Rempang Eco-City.

Hal ini dibuktikan dengan terus bertambahnya warga yang mendaftar untuk menempati hunian baru hingga tanggal 11 Oktober 2023.

Dengan rincian, warga mendaftar berjumlah 348 dan yang berkonsultasi dengan tim terkait hak-hak masyarakat dalam pembangunan sebanyak 526.

"348 warga tersebut juga tersebar di dua kelurahan yaitu Rempang Cate dan Sembulang. Kami berharap, angka ini terus bertambah ke depannya," tambahnya.

BP Batam juga menyampaikan progres pergeseran terhadap warga yang terdampak pengembangan Kawasan Rempang ke hunian sementara.

Dimana, pergeseran dilakukan atas dasar keputusan pribadi warga tanpa adanya intervensi dari pihak manapun. 

"Kami juga menyampaikan bahwa jumlah KK yang telah bergeser ke hunian sementara sebanyak 26 KK. Seluruh progres ini tak terlepas dari instruksi Kepala BP Batam untuk mengedepankan pendekatan humanis dan komunikasi persuasif kepada warga selama sosialisasi dan pendataan berlangsung," pungkasnya. (DN)


Foto Bersama. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Polsek Kuba AKP Hendriyal mengikuti pengelaran upacara, dalam rangka sambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Karimun yang Ke-24 tahun 2023, kegiatan berlansung tepatnya di halam Kantor Camat Kundur Barat kabupaten Karimun Provinsi Kepri, Kamis (12/10/2023).

Dalam rangkaian kegiatan upacara tersebut bertindak sebagai Inspektur Upacara, Camat Kundur Barat, Yusufian, S.Sos, M.M.

Rangkaian kegiatan upacara HUT Kabupaten Karimun Ke-24 tahun 2023 turut di hadiri, Kapolsek Kuba, AKP Hendriyal, Koramil 03/Kundur diwakili Babinsa, Sertu Yadi Mulyadi, Camat Kundur Barat, Yusufian, S.Sos., M.M, Ka.KUA, Ka.UPT Puskesmas, lurah, Kades dan undangan lainnya.

Kapolsek Kuba AKP Hendriyal, saat di mintai tanggapannya, ia mengatakan upacara hari ini di lakukan untuk mengenang atas pencapaian- pencapaian terbaik pemimpin- pemimpin kita yang sudah tentu bekerja keras dalam memajukan daerah sehingga majunya Kabupaten Karimun ini di juluki sebagai bumi berazam yang kita cintai ini. ujar polsek

"Selain itu polsek Kuba mengajak seluruh pihak mau pun seluruh elemen masyarakat untuk terus lah bergandengan tangan dalam upaya meningkatkan kemajuan dalam pembangunan di bumi berazam kearah yang jauh lebih baik lagi.," ungkapnya. 

Di samping itu kapolsek menghimbau kepada seluruh elemen masyrakat khususnya masyarakat kepulauan kundur jelang pemilu 2024 mendatang.

"Marilah kita senantiasa bergandengan tangan dalam menyambut pesta demokrasi yang akan datang "Semoga  Kabupaten Karimun yang di juluki sebagai Bumi Berazam ini menjadi Kabupaten yang cinta akan kedamaian sehingga di harapkan situasi tetap  dalam keadaan Kondusif dan terkendali." jelas AKP Hendriyal.

A.Y


Kacabjari Tanjungbatu, Charles Hutabarat.

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Kejaksaan Negeri Karimun Cabang Tanjung Batu, Charles Hutabarat, S.H., M.H, hadiri giat Komunikasi Sosial (Komsos) di halaman Kantor Koramil 03/Kundur Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Kamis (12/10/2023)

Kegiatan Komsos tersebut mengangkat tema "Moderasi" Beragama dan Tantangan Polarisasi di Indonesia.

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Karimun Tanjungbatu, dalam sambutannya mengatakan, ucapan terimakasih atas undangan yang di berikan sehingga dapat ikut terlibat dalam kegiatan komsos yang di selenggarakan oleh jajaran Koramil /03 Kundur.

"Dan dalam hal ini saya mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga dalam tema moderasi ini kita mampu memberikan pemahaman - pemahaman kepada seluruh elemen masyarakat terutama kepada seluruh masyarakat Kepulauan Kundur yang kita cintai ini," ucap Charles Hutabarat.

Di katakan Charles Hutabarat, istilah "Modrasi" sering di katakan dengan sikap menengahi suatu masalah, dalam kamus bahasa Indonesia, kata "Moderasi" di artikan dengan pengurangan kekerasan secara umum dan bahkan bisa di katakan moderasi itu di pahami sebagai aktivitas memandu, mengerahkan dan menengahi komunikasi interaktif yang terjadi dari berbagai pihak dalam bentuk lisan maupun tulisan.

"Dengan kata lain moderasi adalah suatu tindakan atau sikap yang mampu menjadi penengah (washith) dalam upaya penyelesaian persoalan dari berbagai pihak sehingga menemukan solusi dan kedamaian dengan mengedukasi potensi kekerasan atau keeksstriman." jelas Charles.

Lebih lanjut, kata Charles Hutabarat, dalam moderasi beragama dan tentang polarisasi merupakan suatu sikap maupun pemikiran yang mampu menjadi penengah dalam persoalan berkaitan dengan agama yang di anut oleh pemeluk nya.

"Sehingga berbagi persoalan yang di hadapi itu menemukan solusi dengan menghindari berbagai masalah komplik yang akan terjadi di tengah-tengah masyarakat," ungkap Charles Hutabarat 

Di tempat yang berbeda, Mukhrizal S.Ag Kepala Kantor urusan Agma kecamatan kundur (KUA) mengatakan, terkait "Moderasi" beragama dan polarisasi yang di maksudkan ia sependapat dan mengapresiasi dengan apa yang di kemukakan Koramil 03/Kundur maupun Kacabjari Tanjungbatu itu telah selesai di lakukan.

Menurutnya semua elemen, agama itu di tuntut dalam mengedepankan kan pola pikir, berperilaku dan bersikap yang di dasari sikap tawazun (seimbang). Sehingga kita semua mampu mengimplementasikan ajaran di dalam agama itu sendiri dan juga terhadap umat agama yang berbeda.

"Terutama yang beragama islam di tuntutan untuk mengembangkan sikap, menghargai perbedaan, keyakinan, toleransi, menghormati cara beribadah,menghindari kekerasan dan bersikap tawazun," ujar Mukhrizal mengahirinya.

Kegiatan tersebut dinhadiri, Cabjari Tanjungbatu Charles Hutabarat S.H.,M.H, Danramil 03/ Kundur Lettu Czi Budiarto Sianturi, Kapolsek Kuba AKP Hendriyal, Kapolsek Kundur, AKP Buala Harefa, Camat Kundur, Camat Kuba, Camat Kuta, Camat Ungar, Ka.KUA, Kundur, Ka.PLN Kundur, Ka.UPT Puskesmas Tg Batu, Lurah, Kades, dan seluruh elemen masyarakat Kepulauan Kundur.

A.Y


Kapal Pengambilan BBM Solar di STS. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Mematikan Automatic Identification System (AIS) merupakan hal yang biasa untuk melakukan aksi penyelundupan di jalur laut. Biasanya kapal penyelundup yang beroperasi pada jalur tertentulah yang akan mematikan AIS-nya. 

Seperti halnya dengan kapal Tug Boat Biwin 02 yang diketahui kerap melakukan penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar hasil Ship to ship (STS) di wilayah perairan Batam hingga ke wilayah 'Out Port Limited' (OPL) di perairan perbatasan Kepri dengan Singapura dan Malaysia. 

Dari penelusuran wartawan, pada Sabtu (7/10/2023), AIS milik kapal Biwin 02 berbendera Indonesia ini terdeteksi terakhir aktif pada tanggal 4 Oktober 2023 dengan posisi Latitude 0°57, 65N ; Longitude 104°4, 28E. Dimana, saat itu kapal tersebut tengah bersandar di perairan wilayah Barelang tepatnya di Kampung Tua Teluk Air, Kelurahan Setoko, Bulang, Kota Batam. 

Namun, setelah di cek kembali pada Kamis (12/10/2023) kemarin, AIS kapal ini terdeteksi masuk ke perairan Jakarta per tanggal 13 September 2021 dengan posisi Latitude 5°49, 46S ; Longitude 106°38,75E. 

Berlanjut, ketika di cek kembali pada Jumat (13/10/2023) per hari ini, AIS milik Biwin 02 ini kembali terdeteksi update di pukul 11.10 Wib pada posisi Latitude 0°57, 65N ; Longitude 104°4, 29E.

Usut punya usut, dari keterangan salah satu sumber di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam, Kapal Tug Boat Biwin 02 dilaporkan tengah Docking di galangan kapal Momentum. 

"Sudah di cek di sistem, kapal tersebut sedang Docking. Coba di cek di galangan Momentum kapal itu  Dock," ucap sumber KSOP Khusus Batam. 

Dibeberkan, bahwa berdasarkan dari data di sistem Syahbandar kapal Biwin 02 tersebut sejak tahun 2022 lalu dilaporkan belum ada olah gerak dan pengurusan surat izin berlayar (SPB). 

Namun, temuan wartawan di lapangan terhadap sistem di Kesyahbandaran Batam berbanding terbalik, dimana, kapal Tug Boat Biwin 02 tengah bersandar di perairan Barelang yang diketahui kerap beroperasi melakukan transfer minyak Solar di tengah laut secara ship to ship sejak awal bulan April 2023 lalu. 

Artinya, pihak agen yang bersangkutan diduga telah mengabaikan atau diduga memanipulasi Clearence in dan Clearance out atas kapal Biwin 02.

Untuk diketahui, Clearence in dan Clearance out merupakan tugas kegiatan keagenan untuk melaporkan kedatangan dan keberangkatan kapal, keadaan kapal, awak kapal, pengecekan dokumen kapal (memorandum), membayar admistrasi fasilitas di pelabuhan dan pengajuan pembuatan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) ke Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan. 

Lebih lanjut, jika mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 7 Tahun 2019 tentang Pemasangan dan Pengaktifan Sistem Identifikasi Otomatis Bagi Kapal yang Berlayar di Wilayah Perairan Indonesia tertanggal 20 Februari 2019, Setiap kapal berbendera Indonesia dan kapal asing yang berlayar di wilayah Perairan Indonesia wajib memasang dan mengaktifkan Sistem Identifikasi Otomatis atau Automatic Identification System (AIS).

Bagi kapal berbendera Indonesia yang tidak melaksanakan kewajiban tersebut akan dikenakan sanksi tegas.

“Jika ada kapal yang tidak memasang AIS maka Direktorat Jenderal Perhubungan Laut akan memberikan sanksi administratif berupa penangguhan pemberian Surat Persetujuan Berlayar (SPB) sampai dengan terpasang dan aktifnya AIS di atas kapal,” tegas Direktur Kenavigasian sebelumnya yakni Basar Antonius, Rabu (6/3/2019) mengutip laman hubla.dephub.go.id,. 

Ia menambahkan, jika ada nakhoda yang selama pelayaran tidak mengaktifkan AIS dan tidak memberikan informasi yang benar maka dikenai sanksi administratif berupa pencabutan sertifikat pengukuhan (Certificate of Endorsement (COE). 

Diberitakan sebelumnya, aksi penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar hasil Ship to ship (STS) atau kegiatan pemindahan muatan solar dari satu kapal ke kapal lain di tengah laut yang masuk ke perairan Batam terus berlangsung. 

Pantauan wartawan, 4 kapal diantaranya 2 kapal kayu tanpa nama, 1 kapal Tug Boat TB Biwin 02 dan 1 kapal Tanker mini bertuliskan Juby 8 tengah bersandar di pelabuhan tikus tepatnya di Kampung tua Teluk Air, Kelurahan Setoko, Kecamatan Bulang, Kota Batam. 

Menurut warga setempat, kapal yang tengah  berlabuh itu diketahui adalah kapal minyak pengangkut solar. Dan keberadaannya sudah ada sejak memasuki bulan puasa sekira bulan awal april 2023 lalu. 

"Setau kita itu kapal-kapal minyak bawa solar pak. Keberadaannya sudah ada sejak memasuki bulan puasa kemarin," ucap pria yang namanya tidak mau disebutkan, Sabtu (7/10/2023). 

Terkait siapa pemiliknya, ia mengaku tidak begitu mengetahuinya. Kendati demikian, ia menyebut banyak anggota TNI berjaga di pelantar persisnya dekat kapal bersandar. 

Kapan kapal-kapal tersebut mulai melakukan pergerakan?. Ia menyebut rutin setiap sore harinya dan sebaliknya kapal akan balik ke dermaga ketika jam dini hari. 

"Setiap kapal itu balik ke dermaga, nantinya akan ada mobil Tangki ukuran 10 - 20 Ton singgah di dermaga. " Ya mungkin muatan solar dari kapal akan dimuat (Loading) ke Mobil Tanki tersebut. Selanjutnya kita gak tau mau dibawa kemana lagi," jelasnya. 

Sementara itu, menurut AN, penyelundupan solar hasil STS yang nantinya akan dijual ke sejumlah industri ini merupakan bisnis yang cukup menggiurkan. Tak Tanggung-tanggung, dalam sebulan bisnis ilegal iki dapat meraup keuntungan hingga Milyaran rupiah. 

"Tapi ya itu, resikonya cukup berat jika sudah terjerat hukum. Selama ini si pengusaha yakni ibu R hanya mengandalkan kordinasi saja dengan aparat-aparat laut. Semua itu ada yang handle, dia adalah KML (menyebutkan nama asli)," ungkap AN yang merupakan eks pemain solar STS. 

Diketahui, KML adalah adik kandung daripada ibu R. "Ya, mereka lah dibalik semua bisnis ini. Siapa yang tidak kenal lagi dengan R. Nama R sudah tidak asing lagi di dunia solar STS di wilayah Kepri, meskipun sebelumnya bisnisnya ini sempat terhenti cukup lama," bebernya.

Terkait keberadaan kapal Tengker Mini di lokasi, ia berasumsi bahwa kapal Tengker tersebut hanyalah penampungan solar sementara. 

"Dimana, ketika kapal kayu yang palka_nya sudah dimodifikasi serta Tug Boat usai melakukan STS di tengah laut wilayah perairan OPL, kapal kayu tadi akan kembali ke dermaga awal dan muatan solar sementara waktu akan dibuang ke kapal Tanker tadi, menunggu mobil Tengki menjemput. Ya artinya, bisa aja seperti itu modus yang dilakukan," jelasnya. 

Untuk melancarkan aksi penyelundupan solar ini, modusnya, Nahkoda kapal akan menonaktifkan Automatic Identification System (AIS), sehingga pergerakan kapal tidak terdeteksi radar. (Red)


Bongkar Muat Semakin Efektif.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kegiatan bongkar muat di Terminal Umum Batu Ampar telah berjalan efektif sejak dioperasikannya Ship to Shore (STS) Crane per 1 September 2023 lalu. 

Pengoperasian STS Crane ini, sekaligus pemberlakuan penyesuaian tarif layanan kepelabuhanan melalui Peraturan Kepala BP Batam Nomor 4 Tahun 2023.

Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Dendi Gustinandar mengatakan, sejak dioperasikan pada 1 September 2023 lalu, satu unit STS Crane dapat mengakomodir 15 persen dari total volume kegiatan bongkar muat yang ada di Terminal Umum Batu Ampar. 

Ia optimis pemanfaatan STS Crane untuk kegiatan bongkar muat di Terminal Umum Batu Ampar dapat terus meningkat, seiring dengan efektivitas layanan yang diberikan.

"Kita terus mengevaluasi pengoperasian STS Crane di Terminal Umum Batu Ampar dan saat ini sudah mengakomodir sekitar 4.500 box untuk periode 1-30 September 2023,” ujar Dendi Gustinandar dalam keterangan resminya, Rabu (11/10/2023).

Ia melanjutkan, selama pengoperasian STS Crane, rata-rata kapasitas bongkar muat peti kemas mencapai 20 box per jam. Hal ini lebih cepat jika dibandingkan dengan kapasitas bongkar muat menggunakan peralatan konvensional yang hanya mencapai 7 hingga 8 box per jam.

Adapun pelayaran domestik yang telah menggunakan layanan alat bongkar muat STS Crane antara lain SPIL; Tanto dan Temas.
Sementara untuk pelayaran internasional antara lain Snepac; Laut Mas; Mega Maritim; Putra Lautan Mandiri dan lainnya.

BP Batam saat ini, tambah Dendi, juga tengah mensosialisasikan pengoperasian Terminal Peti Kemas Batu Ampar tahap awal oleh PT Persero Batam. 

Hal ini mengacu pada Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan Dalam Rangka Penyediaan Infrastruktur untuk Pembangunan, Pengoperasian dan Pengembangan Terminal Peti Kemas Batu Ampar, antara Badan Pengusahaan Batam dan PT Persero Batam.

Untuk tahap awal pengoperasian dermaga utara Terminal Umum Batu Ampar oleh PT Persero Batam akan dimulai per November 2023, dengan nilai investasi sebesar Rp 1,1 triliun.

"Kami harapkan dukungan semua pihak agar Terminal Umum Batu Ampar dapat bertransformasi menjadi terminal peti kemas yang modern dan bertaraf internasional,” tandasnya.

Ril/Redaksi


Siswa Pelajar yang Bolos. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Bhabinkamtibmas Polsek Meral  memberikan arahan kepada anak- anak Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta melakukan penertiban terhadap sejumlah siswa yang bolos saat jam belajar berlangsung di sekolahnya, Rabu (11/10/2023).

Dari penertiban tersebut, pelajar yang berasal dari anak anak SMP di wilayah Kab. Karimun berjumlah 13 (tiga belas) orang yang kedapatan membolos saat kegiatan belajar berlangsung pada pukul 10.40 wib, pelajar tersebut didapat di warung Ibu Manik Kel.Baran Timur.

Hal ini dilakukan oleh Aiptu Nopriko Andri karena merasa prihatin kepada siswa yang pada saat jam pelajaran disekolahnya berlangsung mereka malah bolos dari sekolah, mereka asyik asyikan bermain diluar sekolah dengan memakai seragam sekolah.

"Para siswa SMP ini merupakan penurus generasi bangsa , oleh karena itu penting bagi kita untuk meluruskan tindakan para generasi yang sudah melengceng terutama bolos pada saat sekolah,” ungkap Bhabinkamtibamas Polsek Meral Aiptu Nopriko. 

Lebih lanjut Bhabinkamtibamas Polsek Meral Aiptu Nopriko Andri telah berkoordinasi dengan Kelurahan Barat Timur dan Satpol PP Kabupaten Karimun untuk melakukan penindakan terhadap 13 (tiga belas) pelajar tersebut untuk ditindak lanjuti.

A.Y


Raker BU SPAM BP Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (BU SPAM) BP Batam bersama Mitra SPAM  menggelar Rapat Kerja (Raker) di Balairungsari, Batam Center, Rabu (11/10/2023). 

Raker ini dilaksanakan selama tiga hari pada 11-13 Oktober 2023. Adapun peserta raker diikuti oleh Direktur BU SPAM, Denny Tondano dan jajaran di lingkungan BP Batam, Direktur Utama  PT Air Batam Hulu dan PT Air Batam Hilir, Mujiarman Sukirno bersama jajaran.

Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro mengatakan, raker tersebut dilaksanakan untuk mengevaluasi dan melakukan penguatan profesionalitas dalam penyelenggaraan pelayanan air. 

"Tujuan daripada raker ini akan mengevaluasi kinerja tahun 2023 dan rencana tahun 2024, apa yang menjadi tujuan SPAM, dan tentu layanan kepada masyarakat," kata Wahjoe usai membuka raker.

Wahjoe juga menyampaikan, untuk mencapai target dan program harus dilakukan perencanaan, monitoring dan evaluasi secara sistematis dan terarah. Menurutnya juga, komunikasi yang baik dapat menguatkan  komitmen bersama demi kepentingan masyarakat. 

"Ini kan tidak dikerjakan sendiri, dikerjakan dengan mitra maka harus ada keterbukaan sehingga kalau ada keterbukaan, ada komunikasi yang baik harapannya tidak akan muncul lagi masalah-masalah di lapangan," ujarnya. 

Senada, Direktur SPAM, Denny Tondano menekankan raker yang dilakukan pihaknya untuk mengevaluasi kinerja satu tahun pertama mitra operasional SPAM.

"Kita akan evaluasi kegiatan yang dilakukan dalam 1 tahun kerja sama, baru kemudian setelah itu kita akan tahu apa hambatan, apa yang harus dilakukan ke depan, walaupun sebenarnya rencana besarnya sudah ada," jelas Denny. 

Denny menambahkan pelayanan air menjadi perhatian utama pihaknya. Ia pun mengakui, pelayanan di masyarakat semakin meningkat setiap waktunya, walaupun masih membutuhkan waktu agar layanan dapat dijangkau sepenuhnya.

"Sebagaimana diperintahkan oleh Kepala BP Batam, Bapak Muhammad Rudi bahwa pelayanan air di Batam harus sangat baik dan tidak ada masyarakat yang tidak terlayani. Sehingga kita coba lakukan, hari ini sudah ada perbaikan, tapi belum maksimal," sebutnya. 

"Memang butuh waktu dan butuh kegiatan-kegiatan yang harus kita lakukan, kegiatan tambahan yang memang wajib dilakukan supaya pelayanan ini bisa membaik," pungkasnya.

Ril/Redaksi


(Foto: Ist).

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kasus dugaan Penipuan dan Penggelapan, transaksi jual beli Ruko di Komplek Ruko Pasar Bida Trade Center (BTC), Sei Beduk, Kota Batam. Satreskrim Polresta Barelang tetapkan Direktur PT Batam Riau Bertuah, Nasir Hutabarat sebagai tersangka.

Hal ini dibenarkan langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Budi Hartono ketika dikonfirmasi. 

"Ya betul. Beberapa hari lalu sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kompol Budi kepada Esnews, Rabu (11/10/2023). 

Informasi dihimpun, Bos Developer ternama di Batam ini sudah ditetapkan Polisi sebagai tersangka pada Senin (2/10/2023) lalu. Pasca ditetapkan sebagai tersangka, hingga kini, Polisi belum melakukan penahanan. "Belum, kasus ini masih proses," jelas Kompol Budi. 

Kendati demikian, Budi mengatakan pihaknya sudah melayangkan surat panggilan pertama terhadap tersangka Nasir Hutabarat. "Untuk tersangka sudah dikirimkan surat panggilan I," kata Budi. 

Lebih lanjut Budi menjelaskan, sejauh ini, menurutnya belum ada tersangka lain yang ikut terseret. 

Sementara itu, dalam kasus dugaan penipuan penggelapan yang dilaporkan konsumen,  Adapun total kerugian yang dialami para korban kurang lebih Rp 400 juta. 

Seperti diketahui, kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang menyeret Direktur PT Batan Riau Bertuah ini bermula dari laporan sejumlah konsumen yang merasa dirugikan dalam transaksi jual beli ruko di Komplek Ruko Pasar Bida Trade Center (BTC) di Sei Beduk. 

Salah satunya Munir Ginting. Kata dia, dugaan penipuan yang dilaporkan yakni melibatkan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Akta Jual Beli (AJB). 

"Ada perbedaan antara yang disetor oleh konsumen kepada developer dengan apa yang sebenarnya disetor oleh developer ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam”, jelas Ginting seperti disadur dari 9info.co.id.

Ginting menambahkan, “Ilustrasinya, kita bayar Rp 30 juta, ternyata biayanya lebih rendah. Selain itu, bangunan ruko yang dibangun juga tidak sesuai spesifikasi, khususnya lantai dua ruko yang roboh saat kami renovasi.” sesalnya.

Selain itu, kata dia, ada juga isu mengenai luas tanah hook ruko. “Ada pengurangan luas tanah hook ruko sebesar 12 meter persegi. Diperjanjian disebutkan 66 meter, tetapi disertifikat hanya 54 meter persegi. Bahkan saat ini ada beberapa konsumen yang telah melunaskan pembelian ruko tersebut secara bertahap sejak tahun 2021 lalu, namun hingga kini belum mendapatkan sertifikat” jelas Ginting.

Dikutip dari lama resmi Batamriaubertuah.com, BRB GROUP merupakan developer yang didirikan oleh pengusaha muda, Roma Nasir Hutabarat pada tahun 2003. 

Perusahaan ini bergerak di bidang perumahan dan telah membangun ribuan proyek perumahan di kota Batam. Salah satu proyek perumahan pertama yang dibangun oleh BRB GROUP adalah Tiban Riau Bertuah 1 yang telah mencapai tahap pembangunan ke-5.

Selain itu, BRB GROUP juga telah membangun Tiban Berlian yang berlokasi di Tiban dan Bertuah Indah yang terletak di Batu Aji.

Seiring dengan suksesnya pemasaran dan penghargaan yang diraih oleh BRB GROUP, perusahaan ini mulai mengembangkan proyeknya di bidang pasar sejak tahun 2015. BRB GROUP membuka 2 proyek pasar kawasan bisnis yang berlokasi di Bengkong, Batu Aji dan Piayu.

BRB GROUP selalu mengutamakan kualitas dan kepuasan pelanggan dalam setiap proyek yang dibangun. Hal ini dibuktikan dengan berbagai penghargaan yang telah diraih oleh perusahaan ini, seperti Penghargaan Developer Terpercaya 2020 dan Penghargaan Bintang Karya Utama Kategori Developer Properti Terbaik 2020 dari Majalah Bintang Properti.

BRB GROUP juga terus mengembangkan inovasi dan teknologi terbaru dalam setiap proyek yang dibangun, sehingga dapat memberikan pengalaman hidup yang lebih baik bagi para pelanggannya. Selain itu, perusahaan ini juga memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan dengan menerapkan teknologi ramah lingkungan dan mengadopsi konsep green building.

Dengan pengalaman dan keahlian yang dimiliki oleh BRB GROUP, perusahaan ini telah membangun banyak proyek perumahan dan pasar yang menjadi pilihan utama bagi para konsumen di kota Batam. BRB GROUP akan terus berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan dan terus mengembangkan inovasi serta teknologi terbaru dalam setiap proyeknya. (Red)


Hunian Sementara, di Tinjau Ombudsman RI. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ombudsman RI melakukan peninjauan hunian sementara bagi Masyarakat Rempang, Senin, (9/10/2023).

Dalam peninjauan tersebut BP Batam turut melakukan pendampingan yang dilaksanakan di tiga titik hunian sementara yaitu Perumahan Bida 3 Sambau, Rusun Kabil dan Rusun Batu Ampar.

Hadir mendampingi General Manager Hunian Gedung, Agribisnis dan Taman BP Batam, Herawan dan Manager Divisi Operasional dan Pemeliharaan BP Batam, Juhardi.

Kepala Keasistenan Utama Substansi 4 Ombudsman RI, Dahlena mengatakan peninjauan tersebut dilakukan untuk mendapatkan data dan informasi terhadap objek hunian sementara yang disiapkan pemerintah baik BP Batam dan Pemko Batam. 

"Kami ingin memastikan bagaimana kesiapan BP Batam maupun Pemko untuk penyiapan hunian sementara bagi warga Rempang, kalau kami lihat sudah cukup layak ya, ada kasur, lemari dan fasilitas penunjang lainnya," kata Dahlena usai peninjauan.

Ia tak menampik masih ada masyarakat ragu untuk mau pindah ke hunian sementara guna mendukung percepatan investasi Rempang Eco City. Sehingga katanya lagi, peninjauan pihaknya  di beberapa rusun dan rumah tapak yang disiapkan pemerintah dapat menjadi informasi yang komprehensif. 

"Ini menjadi bahan bagi kami kepada warga yang masih ragu, konteksnya seperti itu," ujarnya. 

Ditambahkan, tim Ombudsman RI juga menyempatkan mencari informasi dari warga yang bersedia pindah khususnya di Bida 3 Sambau. 

"Kita sempat wawancara langsung juga dengan warga yang sudah pindah, ada 5 KK , mereka menyampaikan memang terbukti apa yang disampaikan pemerintah, artinya mereka (pemerintah) sudah memenuhi apa yang diminta, misalnya ada kewajiban untuk memberikan biaya hidup, mereka (warga) sudah terima," jelas Dahlena. 

Ia pun berharap hak-hak masyarakat untuk mendapatkan hunian tetap yang disediakan pemerintah bisa terwujud sehingga masyarakat mendapat kepastian dari program strategis nasional pengembangan kawasan Rempang. 

"Mereka tentu berharap juga ada janji (rumah) yang terealisasi," imbuhnya. 

Sebelumnya, diberitakan sebanyak 25 KK sudah menempati hunian sementara pada Sabtu (8/10/2023). Progres tersebut merupakan buah dari komitmen BP Batam untuk mempercepat realisasi investasi. 

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait mengungkapkan bahwa jumlah tersebut akan terus bertambah ke depannya. Sebagian besar warga di beberapa titik secara sukarela telah menerima dilakukannya pergeseran.

"Sesuai arahan Kepala BP Batam, kami terus berupaya untuk mempercepat realisasi investasi di Rempang. Kemarin, tim di lapangan membantu pergeseran 8 KK ke hunian sementara," ujar Ariastuty.

Ia menegaskan, BP Batam berkomitmen untuk terus melakukan pendekatan kepada warga yang terdampak pengembangan industri di Rempang. Tentunya dengan mengedepankan komunikasi persuasif selama melakukan sosialisasi dan pendataan.

"Tidak ada paksaan dan intervensi. Pilihan tersebut murni dari hati warga yang mendukung realisasi PSN," ujar Tuty.

Ril/Redaksi


Apel Polsek Kundur dalam Rangka Pengamanan Pemilu tahun 2024.

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Kapolsek Kundur, AKP Buala Harefa gelar apel Sat Linmas dalam rangka persiapan pengamanan pemilu serentak tahun 2024 di wilayah hukum Polsek Kundur Polres Karimun, Selasa (10/10/2023).

Kegiatan apel Sat Linmas dalam rangka persiapan pengamanan pemilu serentak tahun 2024 ini dipimpin Kanit Binmas Polsek Kundur AKP Sadi yang diikuti oleh Camat Kundur Syaifullah, S.E,M.M,  Lurah Tanjung Batu Kota Agus Kurniawan, S.A.P, Lurah Tanjung Batu Barat Gefri Yendi, S.E, Kades Sungai Ungar Mukhlis, Kades Sungai Sebesi Nazaruddin, Kades Lubuk Rudiyanto, S.A.P, Kepala KUA Kundur Mukhrizal, S.Ag, Sat Linmas Sekecamatan Kundur ±180 orang dan   personel Bhabinkamtibmas, personel Polsek Kundur.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Kundur menyampaikan, dengan melibatkan  Linmas dalam kesiapan pengamanan pemilu, Polsek Kundur Polres Karimun dapat memperkuat kolaborasi antara pihak Kepolisian dan masyarakat setempat dalam menjaga ketertiban dan keamanan selama periode pemilu serentak tahun 2023-2024.
 
Pemilu yang akan diselenggarakan 14/02/2024 mendatang bisa berjalan dengan kondusif dan aman, karenanya Satuan  Linmas perlu meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan untuk mendeteksi potensi yang mengancam diwilayah Kecamatan Kundur.

“Kapolsek Kundur berpesan kepada Satuan Linmas untuk memberikan pelayanan yang cepat dan tepat atas segala ancaman, gangguan, halangan serta tantangan terkait ketertiban umum dan ketentraman yang terjadi di tengah masyarakat. Selain itu, selalu peka terhadap segala bentuk perubahan-perubahan sosial yang terjadi di masyarakat. Sehingga kita dapat melakukan langkah-langkah antisipatif untuk menghindari dampak yang lebih besar,” tutup Kapolsek Kundur AKP Buala Harefa. 

A.Y


Kapal Penyeludup Solar.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Aksi penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar hasil Ship to ship (STS) atau kegiatan pemindahan muatan solar dari satu kapal ke kapal lain di tengah laut yang masuk ke perairan Batam terus berlangsung. 

Pantauan wartawan, 4 kapal diantaranya 2 kapal kayu tanpa nama, 1 kapal Tug Boat TB Biwin 02 dan 1 kapal Tanker mini bertuliskan Juby 8 tengah bersandar di pelabuhan tikus tepatnya di Kampung tua Teluk Air, Kelurahan Setoko, Kecamatan Bulang, Kota Batam. 

Menurut warga setempat, kapal yang tengah  berlabuh itu diketahui adalah kapal minyak pengangkut solar. Dan keberadaannya sudah ada sejak memasuki bulan puasa sekira bulan awal april 2023 lalu. 

"Setau kita itu kapal-kapal minyak bawa solar pak. Keberadaannya sudah ada sejak memasuki bulan puasa kemarin," ucap pria yang namanya tidak mau disebutkan, Sabtu (7/10/2023). 

Terkait siapa pemiliknya, ia mengaku tidak begitu mengetahuinya. Kendati demikian, ia menyebut banyak anggota TNI berjaga di pelantar persisnya dekat kapal bersandar. 

Kapan kapal-kapal tersebut mulai melakukan pergerakan?. Ia menyebut rutin setiap sore harinya dan sebaliknya kapal akan balik ke dermaga ketika jam dini hari. 

"Setiap kapal itu balik ke dermaga, nantinya akan ada mobil Tangki ukuran 10 - 20 Ton singgah di dermaga. " Ya mungkin muatan solar dari kapal akan dimuat (Loading) ke Mobil Tanki tersebut. Selanjutnya kita gak tau mau dibawa kemana lagi," jelasnya. 

Sementara itu, menurut AN, penyelundupan solar hasil STS yang nantinya akan dijual ke sejumlah industri ini merupakan bisnis yang cukup menggiurkan. Tak Tanggung-tanggung, dalam sebulan bisnis ilegal iki dapat meraup keuntungan hingga Milyaran rupiah. 

"Tapi ya itu, resikonya cukup berat jika sudah terjerat hukum. Selama ini si pengusaha yakni ibu R hanya mengandalkan kordinasi saja dengan aparat-aparat laut. Semua itu ada yang handle, dia adalah KML (menyebutkan nama asli)," ungkap AN yang merupakan eks pemain solar STS. 

Diketahui, KML adalah adik kandung daripada ibu R. "Ya, mereka lah dibalik semua bisnis ini. Siapa yang tidak kenal lagi dengan R. Nama R sudah tidak asing lagi di dunia solar STS di wilayah Kepri, meskipun sebelumnya bisnisnya ini sempat terhenti cukup lama," bebernya.

Terkait keberadaan kapal Tengker Mini di lokasi, ia berasumsi bahwa kapal Tengker tersebut hanyalah penampungan solar sementara. 

"Dimana, ketika kapal kayu yang palka_nya sudah dimodifikasi serta Tug Boat usai melakukan STS di tengah laut wilayah perairan OPL, kapal kayu tadi akan kembali ke dermaga awal dan muatan solar sementara waktu akan dibuang ke kapal Tanker tadi, menunggu mobil Tengki menjemput. Ya artinya, bisa aja seperti itu modus yang dilakukan," jelasnya. 

Untuk melancarkan aksi penyelundupan solar ini, modusnya, Nahkoda kapal akan menonaktifkan Automatic Identification System (AIS), sehingga pergerakan kapal tidak terdeteksi radar. 

Dari penelusuran wartawan, AIS kapal TB Biwin 02 dengan nomor IMO 86586XX terdeteksi terakhir aktif pada Rabu (4/10/2023) dengan posisi Latitude 0°57, 65N ; Longitude 104°4, 28E.

Redaksi


Menteri Investasi RI dan Kepala BP Batam saat mengunjungi salah satu rumah warga Desa Pasir Panjang.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Percepatan investasi Rempang Eco-City menjadi perhatian serius Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia.

Terbaru, Bahlil bersama Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, kembali bersilaturahmi dengan warga Rempang, Jumat (6/10/2023).

Dalam kunjungan kerjanya kali ini, Bahlil serta orang nomor satu di Kota Batam tersebut menyempatkan diri untuk salat ashar berjemaah di Masjid Al-Ikhsan Tanjung Banon sebelum berdialog dengan warga terkait hak-hak masyarakat dalam pengembangan Rempang Eco-City.

Dalam dialog yang berlangsung kurang lebih satu jam tersebut, Bahlil memastikan jika pemerintah melalui BP Batam berkomitmen untuk memperhatikan hak masyarakat yang terdampak program pembangunan tersebut.

Tidak hanya itu, Bahlil juga mengapresiasi upaya BP Batam dalam mengedepankan pendekatan persuasif selama melakukan sosialisasi kepada warga. Sehingga, warga yang bergeser ke hunian sementara terus bertambah.

"Ini sudah menjadi perintah Presiden RI untuk memperhatikan hak-hak masyarakat. Bahkan, data yang saya dapat menunjukkan hampir sebagian besar warga sudah bersedia melakukan pergeseran," ujarnya.

Meski demikian, Bahlil tidak menutup mata terhadap fakta masih adanya sebagian warga yang menolak untuk melakukan pergeseran.

Menurutnya, hal ini wajar adanya. Sehingga, pemerintah memainkan peran penting untuk terus melakukan komunikasi yang baik kepada masyarakat.

"Semua butuh proses waktu. Saya yakin, BP Batam dan kami semua akan selalu berupaya terus untuk bagaimana cara meyakinkan masyarakat," tambahnya.

Tidak hanya salat berjemaah dan berdialog dengan warga di Tanjung Banon, Bahlil dan Muhammad Rudi juga mengunjungi salah satu rumah warga asli Desa Pasir Panjang, Nenek Timah.

Suasana penuh kehangatan pun dapat dirasakan selama keduanya bercengkerama dengan perempuan paruh baya tersebut.

Terakhir, Bahlil juga menyempatkan waktu untuk berkunjung ke salah satu hunian sementara yang telah disiapkan BP Batam tepatnya di Perumahan Bida Asri III.

"Tugas kita adalah meyakinkan warga. Tugas kita adalah bicara baik-baik sama mereka," pungkasnya.

Sementara, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menyambut baik kunjungan Menteri Investasi RI tersebut.

Menurut Rudi, hal ini menjadi bentuk keseriusan pemerintah dalam mengawal percepatan investasi Rempang Eco-City yang masuk dalam daftar Program Strategis Nasional.

"BP Batam juga berkomitmen untuk menyelesaikan investasi Rempang Eco-City. Hal ini sesuai instruksi pemerintah pusat dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif selama sosialisasi," ujar Rudi. (DN)


Lampiran surat Hoaks. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Informasi hoaks atau berita bohong kembali disebarkan oleh pihak tak bertanggung jawab, melalui pesan singkat di media sosial WhatsApp. 

Dalam pesan hoaks tersebut, disebutkan bahwa warga harus membayar selisih harga rumah kepada BP Batam. Selisih harga itu dibayarkan jika rumah warga yang ditempati saat ini, nilainya lebih rendah dari pada rumah permanen yang diberikan BP Batam, untuk warga yang terdampak pengembangan Rempang Eco City.

Berikut narasi berita bohong dalam pesan di media sosial Whatsapp tersebut :

"Perihal dengan adanya stiker itu. LBH memberitahukan ke warga. Untuk rumah yang sudah di verifikasi yang harganya di bawah 120 jt. Warga harus membayar sisa kekurangan sebagaimana mestinya.
Contoh: kalau ada rumah warga yang harganya 40 juta, warga harus membayar sisanya 80 JT ke BP Batam.
Oleh karena itu, warga menolak untuk relokasi.
"Untuk Status Ambon-ambon atk."
Demikian yang dapat saya informasikan. Terimakasih.🙏🏻" 

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait menegaskan, narasi yang tersebar di media sosial WhatsApp itu adalah hoaks. 

BP Batam tidak pernah meminta kepada warga untuk membayar apapun. Termasuk selisih nilai rumah yang ditempati saat ini dengan rumah yang disediakan oleh BP Batam.

"Informasi itu saya tegaskan tidak benar. BP Batam, tidak pernah meminta apapun kepada warga," ujar Ariastuty, Jumat (6/10/2023).

Ia menjelaskan, untuk warga yang terdampak pengembangan Rempang Eco City akan diberikan rumah tipe 45 senilai Rp 120 juta, dengan lahan maksimal seluas 500 meter persegi.

Namun, jika masyarakat mempunyai rumah yang nilainya lebih besar atas penilaian dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), maka akan diberikan tambahan sesuai dengan selisih nilai rumah. 

Sebagai contoh, jika masyarakat mempunyai rumah senilai Rp 500 juta sesuai penilaian dari KJPP, maka BP Batam akan memberikan rumah tipe 45 senilai Rp 120 juta, dan ditambah dengan uang sebesar Rp 380 juta.

"Justru kami akan memberikan hak-hak yang seharusnya diterima oleh masyarakat. Jadi hak-hak masyarakat ini akan sangat diperhatikan oleh BP Batam. Karena itu arahan langsung dari bapak Kepala BP Batam, Muhammad Rudi," katanya.

Untuk itu, ia menghimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai keberadaan pesan-pesan hoaks yang akhir-akhir ini sudah sangat mengkhawatirkan. 

Sejumlah oknum tak bertanggung jawab dengan sengaja membuat berita bohong yang tujuannya untuk menciptakan suasana tidak kondusif di Kota Batam.

"Kita harus cerdas dan kritis saat menerima informasi, utamanya dari media sosial. Jangan langsung percaya dengan apa yang kita dapatkan. Verifikasi terlebih dahulu," katanya.

Ril/Redaksi



Kepala BP Batam, H. M. Rudi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) Muhammad Rudi memastikan kondisi di Kota Batam hingga Rempang dan Galang sangat kondusif. Baik itu aktivitas di dunia industri hingga wisatawan.

"Bahkan akhir bulan September lalu, kita baru saja melaksanakan kegiatan wisata bertaraf internasional, Tour de Batam yang diikuti 718 peserta dari 32 negara," ujar Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi melanjutkan, tidak ada kendala apapun dari event pariwisata yang digelar pada  22 sampai 24 September 2023 lalu itu. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.

Untuk itu, Muhammad Rudi menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak percaya terhadap isu-isu atau hoaks yang disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

"Tentunya kita berharap, masyarakat lebih jeli melihat video atau berita yang disebarkan dalam media sosial oleh orang-orang yang bersifat provokatif. Masyarakat harus bisa menilai, mana berita yang benar dan mana yang salah," katanya.

Ia menambahkan, BP Batam senantiasa bersinergi dengan seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Batam dan FKPD Provinsi Kepri untuk menciptakan situasi di Kota Batam yang aman dan kondusif. 

Tidak hanya itu, BP Batam juga menggandeng seluruh pengusaha bidang kepariwisataan yang melekat dari hulu ke hilir aktifitas wisata di Kota Batam.

"Saat ini Kota Batam sudah menjadi tujuan investasi maupun wisatawan lokal dan mancanegara. Mari kita jaga momentum kondusifnya di Kota Batam, Rempang dan Galang, untuk meningkatkan perekonomian kita," imbuhnya.

Ril/Redaksi


Sosialisasu Stip Buliying.

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Berbagai kasus kekerasan yang melibatkan pelajar kerap viral beredar di media sosial (medsos). Termasuk video selama ini trending di beberapa akun media sosial sehingga Jajaran Polsek Kundur Polres Karimun melaksanakan kegiatan sosialisasi di sekolah, Jumat (06/10/22).

Adapun kegiatan Police Goes To School ini meliputi sosialisasi dilaksanakan dibeberapa sekolah diantaranya SMPN 2 Kundur Kabupaten Karimun serta diikuti oleh guru dan siswa/i sekolah. 

Personel Polsek Kundur menyampaikan materi tentang anti Perundungan (Bully) atau perilaku tidak menyenangkan baik secara verbal fisik ataupun sosial di dunia maya ataupun nyata yang membuat seseorang merasa tidak nyaman, sakit hati dan tertekan baik yang di lakukan oleh perorangan ataupun kelompok.

Kapolsek Kundur AKP Buala Harefa  mengatakan adapun tujuannya dilaksanakan kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan bagi adik adik tentang anti Bullying/Perundungan, jenis perundungan, mengenali korban perundungan dan cara mengatasi perundungan, karena para pelajar rentan menjadi pelaku atau korban bullying hingga penganiayaan, tuturnya. 

Diharapkan dengan dilaksanakan sosialisasi tersebut tidak ada Bullying/perundungan lagi kepada pelajar. 

“Kami berharap, jangan menjadikan teman untuk di bullying yang nantinya akan berakhir dengan kekerasan sehingga berujung keranah hukum, ini butuh peran orang tua dan guru, terutama guru di lingkungan sekolah”,ungkap Kapolsek Kundur. 

Kapolsek Kundur juga berpesan kepada Siswa-siswi, agar rajin belajar, jangan mencari musuh tapi perbanyaklah teman. 

"Apabila terjadi masalah tidak pakai emosi, semua permasalahan ada jalan keluarnya, jangan merusak masa depan kalian karena kelak kalian sebagai penerus bangsa", pesan AKP Buala Harefa.

A.Y


Foto Bersama saat Peresmian Balai Perdamaian Adyaksa. 

KUNDU|KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Bupati Karimun H.Anwar Hasyim S.Sos., M.Si dan Kepala Kejaksaan Negeri Karimun (Kajari) Firdaus S.H.M.H., MM.,M.Ikom  Resmi Secara Resmi Membuka Balai perdamaian Adhyaksa Baharuddin loppa (Rumah Resto Ratif Jastice) peresmian tersebut berlansung di Balai Pertemuan Desa Lubuk Kecamatan Kundur kabupaten Karimun, Rabu ( 4/10/2023)

Adapun peresmian Rumah RJ Baharuddin Loppa  di lakukan di Desa Lubuk Kecamatan Kundur dan Desa Kundur Kecamatan Kundur Barat, serta dalam acara turut di hadiri Kegiatan tersebut, Wakil Bupati Karimun H.Anwar Hasyim S.Sos.,M.Si. Kajari Karimun Firdaus S.H.M.H., MM.,M.ikom,  Kapolres Karimun AKBP Ryky W Muharam, S.H. S.I.K., M.H di Wakili Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Gidion Karo Sekali, S.Tr.,K, S.IK Kacabjari Kundur, Charlis Huta Barat S.H.,M.H, Ilham Maulidi S.H.,M.H, Wakil Ketua l DPRD karimun Hasanudin, Wakil Kepala PN Karimun  Camat Kundur, Camat Kundur Barat, Camat kundur Utara, Camat Ungar dan Camat Belat, Polsek Kundur AKP. Buala Harefa, Polsek Kundur Utara AKP.Hendryal, Danramil /03 Kundur lettu Czi. Budiarto Sianturi, Lurah Tanjubatu Kota, Agus  lurah Gading Sari, lurah Tanjungbatu Barat, lurah sawang, lurah tanjung Berlian dan seluruh kades di lima kecamatan se-pulau kundur serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat pulau Kundur. 

Pada kesempatan itu Wakil Bupati Karimun H.Anwar Hasyim Mengatakan atas nama pemerintah kabupaten karimun dengan ucapan terimakasih yang se besar besar nya ke pada seluruh tamu undangan yang telah hadir pada acara peresmian Rumah RJ yang Telah selesai di lakukan dan Mengapresasi setingi tingginya kepada Kajari Karimun serta ucapan terimakasih juga kepada seluruh jajaran kejaksaan Negeri Karimun karena telah menyiapkan Rumah RJ di Desa Lubuk dan Desa Kundur. ujar Anwar Hasyim 

Di samping itu kata Anwar Hasyim dalam hal ini tentunya kita berharap dengan apa yang di sampaikan Kajari Rumah RJ ini untuk masyarakat bagai mana usaha dan upaya pemerintah melalui kajari untuk memperkecil birokrasi sehingga masyarakat bisa terayumi dengan ada nya Rumah RJ. Jelas Anwar Hasyim 

Lebih lanjut di tempat yang sama Kajari Karimun mengungkapkan, ucapan terimakasih kepada Wakil Bupati Karimun yang telah menyempat kan diri untuk hadir pada acara peresmian Rumah Restoratif Justice, Bahwa Peresmian Rumah Restoratif Justice yang di lakukan di Desa Lubuk dan Desa Kundur.

Peresmian Rumah Restoratif Justice, kata Firdaus, diharapkan dapat menjadi upaya untuk memberikan suatu pemulihan hubungan dan penebus kesalahan yang ingin dilakukan oleh pelaku tindak pidana terhadap korban dalam upaya perdamaian dan diluar pengadilan dengan maksud, dan tujuan agar permasalahan hukum yang timbul akibat terjadinya perbuatan tindak pidana tersebut dapat diselesaikan dengan baik dengan tercapainya persetujuan dan kesepakatan diantara kedua belah pihak. 

"Selain itu dalam keadilan restoratif juga menginginkan sesuatu yang berkeadilan sosial yang melibatkan semua unsur," tutup Kajari Karimun Firdaus.

Acara peresmian Rumah Restoratif Justice di lakukan dengan pemukulan Gong dan Pemotongan Pita oleh kajari serta di ahiri dengan foto bersama.

A.Y


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.