Tim Pemain Futsal. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Biro Humas Promosi dan Protokol (HPP) BP Batam menggelar agenda Fun Futsal yang berlangsung di Lapangan Ikan Daun, Batam Center, Selasa (20/6/2023).

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, menyebut jika kegiatan tersebut merupakan wadah untuk menjalin silaturahmi antar pegawai di tengah padatnya aktivitas kehumasan.

"Pada prinsipnya, ini bertujuan untuk berolahraga sekaligus mempererat tali silaturahmi antar pegawai. Tentu kami mendukung penuh agar agenda ini terus berjalan," ujar perempuan yang akrab disapa Tuty tersebut.

Tuty berharap, kegiatan Fun Futsal dapat menjaga kekompakan antar pegawai.

Sehingga, kebersamaan pun terus terjalin meski di luar lingkungan kerja.

"Bukan tak mungkin ada potensi yang bisa membawa prestasi untuk BP Batam ke depan. Kegiatan seperti ini sangat positif," tambahnya.

Sementara, Kepala Bagian Humas BP Batam, Sazani, turut mendukung penuh kegiatan Fun Futsal tersebut.

Sazani yang juga sebagai penggagas agenda ini berharap, para pegawai dapat mengadopsi filosofi permainan futsal dalam bekerja.

"Artinya, pegawai dapat menjaga semangat dan terus bekerja keras. Lalu, tingkatkan kerja sama untuk meraih hasil yang baik. Ini yang kita harapkan," ujarnya. (DN)


Foto Bersama. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka mempersiapkan generasi muda sebagai agen perubahan untuk membangun negeri, PLN Batam menylenggarakan Kuliah Umum di Aula Universitas Ibnu Sina, Batam, Selasa (20/6). Mengusung tema “Peran Kelistrikan Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kota Batam Dengan Dukungan Mahasiswa Sebagai Agen Perubahan”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan mahasiswa sebagai generasi muda bangsa tentang peran ketenagalistrikan, Rabu (21/2-2023).

Dibuka oleh Rektor Universitas Ibnu Sina, Prof. Dr. H. Mustaqim Syaib, SE.MM, kuliah umum diikuti lebih dari 200 peserta yang penuh semangat. Kuliah Umum diisi oleh pemateri dari PLN Batam, yakni Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Hamidi Hamid dan Dosen Universitas Ibnu Sin, Muhammad Siddik. Turut hadir juga Wakil Rektor III, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Wakil Dekan FEB Universitas Ibnu Sina.

Dalam sambutannya, Rektor Ibnu Sina meminta supaya mahasiswa yang hadir untuk dapat mengikuti Kuliah Umum ini dengan sungguh-sungguh. Sebab, banyak praktik ilmu kelistrikan yang dilapangan yang kadang tidak dijelaskan dalam teori pelajaran.

“Dunia pendidikan saat ini ditantang untuk melakukan reorientasi dengan mengikuti perkembangan zaman. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas SDM ke depannya. Maka dari itu, untuk kemajuan pembangunan dan masa depan Batam,” ujar Mustaqim.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada PLN Batam yang membantu mahasiswa Universitas Ibnu Sina untuk membangun serta mempersiapkan generasi muda sebagai agen perubahan dan pembangunan. Mengingat banyaknya manfaat dari Kuliah Umum, semoga kedepannya kegiatan positif seperti ini dapat kita laksanakan dengan rutin,” tambahnya lagi.

Sementara itu, dalam paparannya, Hamidi Hamid menjelaskan kepada peserta mengenai pembangunan infrastruktur kelistrikan di Batam. Dirinya mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi kota Batam mengalami kenaikan signifikan menandakan iklim usaha di Batam yang menjanjikan sehingga dibutuhkan dukungan infrastruktur kelistrikan untuk tetap menjaga system kelistrikan yang andal.

“Listrik menjadi faktor penting untuk kehidupan kita lebih baik ke depannya, karena saat ini aktivitas kita sudah sangat tergantung kepada energi listrik. Kami dari PLN Batam pun terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan agar pertumbuhan dari berbagai sektor baik perekonomian, pendidikan dan yang lainnya dapat terus maju,” kata Hamidi.

Untuk rencana kedepan Hamidi menambahkan bahwa saat ini PLN Batam berkomitmen untuk meningkatkan keandalan sistem melalui The New Era of PLN Batam. Dengan sistem ini bertujuan untuk memperluas “Business Coverage” dan siap mendukung investasi yang hadir di Batam serta sangat terbuka untuk peluang kerjasama dengan pelaku usaha lain.

“Kuliah umum ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang kodisi kelistrikan di Batam saat ini dan rencana pembangunan infrastruktur kelistrikan PLN Batam. Dengan begitu, para peserta siap menjadi tulang punggung Batam di masa depan,” harap Hamidi.

Ril/Redaksi


Pembangunan Tower Air Hingga Pasang IPA Baru di Seiharapan.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) terus melakukan sejumlah terobosan dalam mengatasi suplai air ke berbagai wilayah stres area. 

Dalam jangka pendek, BU SPAM BP Batam akan membangun tower air berkapasitas 2x10 ton untuk membantu memenuhi kebutuhan warga Perumahan Putra Jaya dan sekitarnya.

Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Denny Tondano mengatakan, tower tersebut nantinya akan dialirkan langsung melalui pipa meteran rumah warga. Setiap warga, akan mendapat aliran air selama dua jam secara merata.

Pada saat itu warga diperkenankan untuk menampung air sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.

"Nantinya akan kita isi berulang terus setiap harinya. Pembangunan akan kita mulai dalam beberapa hari kedepan, dan maksimal dalam 3 minggu kedepan akan selesai," tegas Denny, Rabu (21/6/2023).

Tidak hanya kepada warga Perumahan Putra Jaya Tanjunguncang, BU SPAM BP Batam juga akan memasang jaringan pipa baru menuju ke Perumahan Central Park. Sehingga, solusi jangka pendek ini bisa menjawab kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, untuk kawasan Patam Lestari, Tanjung Riau dan sekitarnya, akan teratasi setelah pemasangan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru di Sei Harapan rampung. Pemasangan IPA ini, diperkirakan akan selesai pada bulan Agustus mendatang.

"Jadi kita akan lakukan pembangunan di Sei Ladi dan Sei Harapan. Untuk perkuatan pipa jaringan ke arah Patam, Dangas dan lainnya," imbuhnya.

Sementara, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait mengatakan, persoalan kebocoran pipa akibat terkena alat berat merupakan suatu yang tidak dapat dihindari karena adanya faktor human eror dan kurangnya data.

Meski demikian, BP Batam akan selalu mengupayakan untuk berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, agar kejadian serupa tak terulang kembali.

"Bahkan sampai saat ini, kami sudah menegur kontraktor yang bersangkutan," tegasnya.

Mengenai daerah yang belum teraliri air atau di daerah stress area yang sudah belasan tahun tidak teraliri, PT ABH bersama BU SPAM terus memikirkan solusi untuk mengupayakan tersedianya air bersih. 

"Sebagaimana janji PT ABH, bulan September akan mengupayakan masalah ini dapat diselesaikan," katanya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat Kota Batam, untuk dapat menyediakan penampungan air (toren) di rumah demi mengantisipasi terjadinya gangguan suplai air.

"Saya yakin, masyarakat Batam adalah masyarakat yang cerdas. Dan kita juga sepakat, bahwa pembangunan harus terus berjalan untuk kepentingan Kota Batam dan masyarakat sendiri," imbuhnya.

Ril/Redaksi



BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi memberikan apresiasi terhadap proyek pembangunan Nongsa Digital Park Fiber Optic Network di KEK NDP Nongsa, Batam.  

Kepala BP Batam menilai bahwa dengan dibangunnya proyek tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi peningkatan investasi Batam khususnya bagi industri digital dan data center.

"Apapun yang menjadi keperluan NDP, BP Batam sepenuhnya akan mendukung sehingga industri digital di Batam menjadi contoh dan terbaik di Indonesia," kata Muhammad Rudi usai melaksanakan groundbreaking fiber optic Network di NDP Nongsa, Rabu, (21/6/2023). 

Dukungan tersebut katanya berupa perizinan dan penyiapan infrastruktur utilitas seperti saluran air dan aksebilitas berupa jalan menuju kawasan. "Artinya pembangunan jalan dan  saluran air nya yang tengah dilaksanakan itu merupakan komitmen kami," ungkapnya. 

Sementara CEO NDP, Mike Wiluan menyebutkan investasi proyek tersebut mencapai USD 3 juta dan memiliki jaringan serat optik terbaru yang merupakan teknologi data terkini.

Nantinya, sepanjang 5 km jaringan serat optik akan ditanam di dalam kawasan tersebut. 

Menurut Mike, jaringan ini dapat membuka peluang baru bagi perusahaan teknologi, kegiatan R&D, pelatihan vokasi, pusat data, dan startup untuk berkembang di Kawasan Ekonomi Khusus NDP.

“Konektifitas serat optik akan menjadi ujung tombak investasi global di masa yang akan datang dan mendukung ekosistem ekonomi digital di area pusat data seperti e-commerce, gaming dan pengembangan AI yang semuanya memerlukan konektifitas real time, penyimpanan dan pemrosesan data,” ujar Mike.

Diketahui, KEK NDP Nongsa saat ini tengah membangun data center dari tiga entitas berbeda yaitu PT Data Center First, PT GDS IDC Service, dan Data Center Kominfo. Ketiga data center tersebut memiliki nilai investasi mencapai Rp 9,6 triliun.

"Infrastruktur ini akan secara signifikan mendukung ekosistem di nongsa yang menjadi jembatan digital antara indonesia dan dunia," pungkasnya.

Ril/Redaksi



Latihan Menembak oleh Personil Polres Karimun. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-77, Kapolres Karimun AKBP Ryky W. Muharam, S.H, S.I.K yang diwakili Wakapolres Karimun melaksanakan kegiatan lomba menembak di lapangan tembak Kodim 0317/Tbk, Kamis (22/06/2023).

Dalam kegiatan lomba menembak ini dipimpin oleh Wakapolres Karimun Kompol Petra C. K. Tumengkol, S.I.K. serta didampingi oleh Kabag SDM, Kabag Log, Kapolsek Buru Polres Karimun dan peserta nembak Polres Karimun. 

"Masing-masing satuan fungsi (satfung) dan polsek jajaran juga mengirimkan tim untuk berkompetisi dalam kegiatan tersebut. Kegiatan menembak ini dengan menggunakan senjata genggam jenis revolver dengan jarak tembak 20 meter," ujarnya.

Dalam kegiatan ini, lanjutnya, sebanyak 44 personel yang mengikuti lomba menembak. Para peserta menembak juga didampingi oleh instruktur dan pelatih nembak.

"Kegiatan menembak ini bertujuan untuk mengasah kemampuan menembak personel, Kegiatan ini juga masih dalam rangkaian menyambut Hari Bhayangkara Ke-77," ungkap Wakapolres Karimun Kompol Petra C. K. Tumengkol.

A.Yahya


Foto Bersama. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Siber dan Sandi Negara Republik Indonesia (BSSN RI) bersama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri dan Laboratorium Forensik (INAFIS) Polri mengunjungi Pusat Data Center BP Batam pada Senin sore (19/6/23). 

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, yang bertujuan untuk meninjau Disaster Recovery Center (DRC) milik BP Batam.

Rombongan disambut hangat oleh Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam, Enoh Suharto Pranoto dan Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Wan Darussalam. 

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BP Batam atas kerja sama yang telah terjalin selama ini.

"Kami berterima kasih kepada BP Batam yang sudah bekerja sama dengan BSSN dalam pengelolaan data center, semoga ke depannya sinergitas semakin baik,” ungkap Teguh. 

Menurutnya, Data Centre Badan Pengusahaan (BP) Batam memiliki sistem pengamanan yang sangat baik dalam hal penyimpanan data.

Hal itu didukung dengan sistem Disaster Recovery atau pemulihan sangat cepat apabila terjadi bencana ataupun adanya gangguan kelistrikan.

Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam, Enoh Suharto Pranoto, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh Ditjen Dukcapil Kemendagri atas kerja sama yang terjalin dengan Pusat Data Centre BP Batam sejak tahun 2011. 

Fasilitas DRC ini sendiri bisa digunakan oleh instansi pemerintah, maupun swasta untuk pusat penyimpanan data cadangan. 

“Disaster Recovery Center BP batam memiliki layanan mirroring, Back up server, dan managed service sehingga mampu untuk melayani kebutuhan industri maupun perusahaan untuk sekaligus menopang kebutuhan infrastruktur teknologi bagi investasi,” kata Enoh. 

Dari segi keamanan, Data Center BP Batam juga dilengkapi dengan Portal Gate ber-RIFD, CCTV berbasis IP dengan Intelligent Video Analytics, Biometrics Access Control, pendeteksi metal, api, gas, air dan asap, alat pemadam air, lantai full-raised sehingga terhindar dari listrik statis, serta Cargo Lift/Loading Dock berkapasitas 2.500 kilogram.

“Batam merupakan wilayah strategis dan minim potensi bencana seperti kelistrikan dan bencana alam, itulah mengapa Batam layak sebagai fasilitas Disaster Recovery Center”, kata Enoh. 

“Kami sangat terbuka apabila terdapat masukan-masukan terkait penyimpanan data agar kedepannya sistem teknologi di BP Batam terus berkembang,” pungkasnya. 

Ril/BP Batam


Rapat Permasalahan Air.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, memberikan atensi serius terhadap permasalahan air yang terjadi sejak beberapa hari terakhir.

Rudi menyayangkan, polemik air bersih tersebut memberikan dampak buruk terhadap kebutuhan masyarakat Kota Batam.

Oleh sebab itu, Rudi pun memerintahkan SPAM BP Batam dan PT Air Batam Hulu - Hilir (ABH) untuk segera menyikapi persoalan yang ada sampai tuntas.

"Saya minta permasalahan air harus segera selesai dan tuntas. Bukan hanya masalah di hilir, tapi persoalan di hulu juga. Mengingat, DAM Muka Kuning baru yang berkapasitas 350 liter per detik itu berfungsi untuk menambah air ke daerah yang saat ini sulit dijangkau. SPAM BP Batam dan PT ABH harus saling sinergi dan berkoordinasi dalam menyikapi polemik ini," tegas Rudi usai memimpin rapat terbatas yang melibatkan Badan Usaha SPAM dan PT Air Batam Hilir di Balairung Sari BP Batam, Senin (19/6/2023).

Tidak hanya masalah kebocoran pipa, orang nomor satu di Kota Batam tersebut juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat yang berada di _stress area_. Sehingga, kebutuhan dapat terpenuhi ke depannya.

Rudi juga berkomitmen agar kondisi tersebut tak berlarut hingga merugikan banyak pihak. Sehingga, pihaknya pun berencana untuk membentuk tim khusus agar permasalahan air dapat terselesaikan dengan baik.

"Kalau perlu tim khusus, kita akan bentuk. Saya tidak mau masyarakat jadi korban," pungkasnya.

Sementara, Direktur Operasional PT Air Batam Hulu - Hilir (ABH), Muji Aman, menegaskan bahwa perbaikan terhadap pipa bocor masih terus berlangsung.

Pihaknya berkomitmen untuk memulihkan pasokan air kepada masyarakat seiring pengerjaan yang dilakukan.

"Kami sudah berjanji ke masyarakat, bulan September semua persolan kebocoran sudah selesai. Dalam dua bulan ini, kami juga akan berusaha untuk terus kerja keras menuntaskan permasalahannya. Tidak hanya masalah kebocoran, tapi juga pemenuhan air di daerah yang sulit dijangkau juga akan kami maksimalkan," ungkapnya. (DN)


17 Hari Bulan 2023 yang berlangsung di Alun-alun Engku Putri.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengajak Forkopimda untuk mendukung pembangunan Kota Batam.

Rudi menyampaikan pesan tersebut usai menghadiri Upacara 17 Hari Bulan 2023 yang berlangsung di Alun-alun Engku Putri, Kota Batam, Senin (19/6/2023).

"Upacara ini sebagai momentum untuk saling berkoordinasi dan mengomunikasikan program antar instansi ke depannya," ujar Rudi.

Pada kesempatan tersebut, Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam mengajak seluruh Forkopimda untuk terus membangun dan memperkuat sinergi antar instansi.

Menurutnya, pembangunan dan kemajuan Kota Batam ke depan tak terlepas dari peran serta dan dukungan dari pemerintah serta seluruh elemen masyarakat.

Mengingat, situasi kondusif Kota Batam bakal berdampak positif terhadap peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi.

"Keberhasilan pembangunan juga tidak lepas dari peran bersama institusi di Batam. Melalui kegiatan ini, kita berharap dapat terus memupuk kebersamaan. Tidak hanya level pimpinan, tapi hingga ke bawah," tambahnya.

Sementara, Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto atau akrab disapa Cak Nur, yang bertugas sebagai inspektur upacara turut menyampaikan hal senada.

Menurutnya, komitmen pemerintah untuk menyelesaikan pembangunan Kota Batam perlu mendapatkan dukungan dari berbagai lini.

"Kami komponen Forkompinda Kota Batam selalu siap menjadi garda terdepan membantu rakyat," ujarnya. (DN)


Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: BP Batam menyayangkan ulah oknum pegawai berinisial RO yang terlibat dugaan kasus persetubuhan anak di bawah umur.

Dalam perkara tersebut, Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang telah menetapkan RO sebagai tersangka sejak tanggal 9 Juni 2023 lalu.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, menegaskan bahwa pihaknya akan menghormati proses hukum terhadap RO.

"Apabila terbukti bersalah, kami menghormati proses hukum yang ada. Pada prinsipnya, kami menyerahkan perkara tersebut kepada pihak kepolisian," ujar perempuan yang akrab disapa Tuty tersebut, Sabtu (17/6/2023).

Tuty mengungkapkan, pihaknya pun akan mengevaluasi status kepegawaian RO pasca ditetapkan sebagai tersangka.

Hal ini, lanjutnya, menjadi preseden buruk bagi BP Batam. Sehingga, pihaknya mengimbau agar peristiwa serupa tak kembali terjadi ke depannya.

"Kami akan mempelajarinya. Tentu ada evaluasi terkait peristiwa ini," pungkasnya. (DN)


Penerimaan Penghargaan. 

KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi dinobatkan menjadi salah satu Pemimpin Terpopuler di media digital kategori Kepala Lembaga dalam gelaran puncak The 1st Indonesia GPR Awards (IGA) 2023 di Makassar. 

Anugerah tersebut diberikan oleh Founder dan CEO Humas Indonesia Asmono Wikan kepada Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi Sudirman Saad di Ballroom Hotel Claro, Jumat, (16/6/2023) malam. 

Dalam gelaran itu juga, Humas BP Batam berhasil meraih penghargaan kategori Lembaga Humas Pemerintah Terbaik. 

Kepala BP Batam Muhammad Rudi melalui Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi Sudirman Saad menyebut, penghargaan yang diraih atas kerja keras semua pihak khususnya kinerja Humas. Menurutnya, humas memiliki peran penting dalam menyuguhkan informasi program dan kebijakan pimpinan seperti kemudahan investasi dan pembangunan infrastruktur. 

"BP Batam memiliki KPI (Key Performance Indicator) salah satunya adalah investasi, maka tentu saja humas menjadi sangat vital dan sebagai instrumen untuk mengkomunikasikan semua kegiatan agar Batam dikenal luas oleh investor  dalam negeri dan luar negeri," kata Sudirman Saad. 

Ia berharap agar pihaknya terus berinovasi dan mampu beradaptasi terhadap dinamika transformasi komunikasi di era digital sehingga dapat membentuk persepsi publik bagi reputasi organisasi. "Humas menjadi posisi strategis bagi kami sehingga tiada hari tanpa komunikasi publik," serunya. 

Kota dengan julukan Angin Mamiri ini menjadi saksi atas capaian Muhammad Rudi dan BP Batam. Penghargaan Pemimpin Terpopuler di Media Digital itu pun menambah deretan penghargaan yang diraih Muhammad Rudi ditahun sama. Sebelumnya, akhir Februari lalu ia dinobatkan sebagai Visioner Leader of Indonesia dari Seven Media Asia di Bali. 

Adapun pemimpin terpopuler kategori lembaga negara turut diraih Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo sedangkan kategori lembaga Humas pemerintah juga terpilih Badan Nasional Penanggulangan Terorisme dan BPJS Kesehatan.

Founder dan CEO Humas Indonesia Asmono Wikan memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para pemenang terutama kepada pemimpin terpopuler. 

"Selamat kepada pemenang IGA 2023, teruntuk para pemenang terpopuler pemberitaan media digital, itu adalah hasil kerja sama kami dengan NoLimit," ungkapnya. 

Disebutkan NoLimit merupakan perusahaan teknologi yang berfokus untuk memonitor dan melakukan analisis terhadap media online dengan menggunakan teknologi big data. Kategori ini diambil berdasarkan data-data pemberitaan di media online selama rentang waktu 1 Januari hingga 31 Desember 2022 dengan memonitor lebih dari 15.000 media online. 

Lebih lanjut, ia menyebut IGA lebih menekankan kepada aspek kinerja humas yang mengacu pada indikator ilmiah seperti paid media, earned media, shared media dan owned media (PESO) dan pengukuran AMEC Integrated Evaluation Framework.

"Kami ingin humas pemerintah betul-betul berdampak untuk masyarakat,” harapnya.

IGA 2023 sebagai barometer pencapaian tertinggi kinerja kehumasan pemerintah sepanjang 1 Februari 2022 - 31 Januari 2023. Kehadiran kompetisi ini diharapkan dapat mendorong terciptanya humas yang strategis dan kontributif bagi reputasi positif Indonesia. [a]



Waketum DPN PERADI, Rivai Kusumanegara dan Ketua DPC PERADI batam, Mustari serta Pengurus. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI dibawah kepemimpinan Ketua Umum Prof. Otto Hasibuan melaksanakan Ujian Profesi Advokat (UPA) PERADI secara serentak di seluruh Indonesia. 

UPA tersebut dilaksanakan secara serentak di 43 Kota, dengan jumlah peserta ujian sebanyak 3.385 peserta.

Seperti di Kota Batam, UPA digelar di Universitas International Batam (UIB) Kota Batam, yang oleh Waketum DPN PERADI, Rivai Kusumanegara, Sabtu (17/6-2023).

Ketua DPC PERADI kota Batam, Mustari, SH., saat Menyampaikan Kata Sambutan. 

Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Batam, Mustari, SH mengatakan, di Kota Batam ini, peserta yang mengikuti UPA sebanyak 56 peserta.

"Jenis soal nya adalah, pilihan ganda dan esay," kata Mustari saat menyampaikan kata sambutan di depan peserta UPA. 

Kemudian, lanjutnya, hasil ujian akan di keluarkan melalui website DPN PERADI dalam jangka waktu 7 sampai 8 Minggu ke depan.

53 Peserta UPA di UIB Kota Batam. 

"Karena PERADi mengutamakan kwalitas. Agar setelah menjadi pengacara dapat bersaing dengan pengacara-pengacara lainnya," tuturnya.

Selain acara berjalan dengan lancar, Mustari berharap, semoga seluruh peserta UPA lulus ujian dan selanjutnya dapat mengikuti pengangkatan advokat dan penyumpahan advokat di pengadilan Tinggi Kepri.

Redaksi


Foto Bersama Wakil Gubernur Kepri. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Gubernur Kepri Hj. Marlin gelar kegiatan pelatihan Tata Boga Karimun dalam Sub Kegiatan Pengembangan Masyarakat Untuk Peningkatan Kualitas Keluarga kewenangan Provinsi Kepri Tahun anggaran 2023. Kegiatan tersebut dilakukan di Restorant Gembira, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Sabtu (17/6/2023).

Turut hadir pada acara wakil Gubernur provinsi Hj. Marlin Agustina, Kadis Pendidikan Kabupaten Karimun, Sugianto, Camat Kundur Syaifullah, Polesk Kundur, AKP Buala Harefa, Koramil 0/3 Kundur Lettu C.zi Budiarto Sianturi, Lurah Tanjungbatu Kota, Agus, Lurah Gadingsari, Abdu, Lurah Tanjungbatu Barat, Gepri, Kades Lubuk, Rudi Taher, Kades Sungai Ungar H. Muklis, Kades Sungai Sebesi, Nazaruddin, dan seluruh ibuk-ibuk Pelatihan Tata Boga serta Masyarakat se-Kecamatan Kundur.

Wakil Gibernur Provinsi Kepri Hj. Marlin Agustina sekaligus membuka secara resmi pelatihan Tata Boga. Dan pada kesempatan itu, ia mengatakan, kunjungan kerja yang ia lakukan tentunya dalam program pemberdayaan perempuan Provinsi Kepri dan dalam upaya menggali potensi-potensi yang ada di berberapa daerah Kabupaten/Kota. Dengan tujuan membangkitkan ekonomi keluarga baik itu ibuk-ibuk maupun perempuan-perempuan yang ada.

"Berbagai pelatihan yang di lakukan khususnya kuliner yang paling di kenali di Tanjungbatu Kundur ini adalah lakse, lendot, jadi ibuk-ibuk tinggal perlu besyukur karena sudah ada yang bisa di promosikan," ujar Marlin.

Kemudian, lanjutnya, pelatihan Tata boga ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian di tengah-tengah masyarakat dengan menunjang produk makanan khas yang ada di daerah, ter utama buat generasi. Agar mampu mengebangkan potensi-potensi kuliner yang ada sehingga produk tersebut akan di kenali baik itu dari  dalam mau pun di luar negeri. 

Adanya makan makanan tradisional ini, harap Hj. Marlin, agar anak-anak melinial mengenali makanan khas yang ada jika dulu di anggap biasa-biasa saja.

"Tapi sekarang sudah luar biasa dan kedepan semoga ini bisa memberikan kotribusi, mengangkat ekonomi terutama ekonomi keluarga.
Memang ini keliatan nya kecil tapi jika hal yang kecil ini, jika kita konsisten dan ada yakin insyaalah akan membiahkan hasil yang baik," tuturnya. 

A.Yahya


Rakor Forkopimda Kota Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, berkesempatan untuk memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda Provinsi Kepri dan Kota Batam terkait pengembangan Kawasan Rempang.

Dalam rapat yang berlangsung di Balairung Sari BP Batam, Rudi menyebut pihaknya menaruh perhatian serius terhadap pengembangan Kawasan Rempang.

Orang nomor satu di Kota Batam itu pun mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah ikut mendukung pembangunan Pulau Rempang sebagai _The New Engine of Indonesian's Economic Growth_ dengan konsep 'Green and Sustainable City'.

"Saya sudah membentuk tim penyelesaian permasalahan Pulau Rempang dua bulan lalu. Komitmen kami, masyarakat harus dilibatkan dalam pembangunan. Jadi, kawasannya betul-betul terintegrasi," ujar Rudi, Kamis (15/6/2023).

Dalam rapat, Rudi menekankan bahwa pengembangan Kawasan Rempang sudah menjadi atensi pemerintah pusat sejak peluncuran (_Launching_) program di Sekretariat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Rabu (12/4/2023) silam.

Di mana, Rudi pun berkesempatan untuk menerima langsung SK HPL Kawasan Rempang dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang yang diserahkan oleh Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang RI, Raja Juli Antoni.

Ia juga turut menyerahkan _Development Plan_ kawasan kepada PT Makmur Elok Graha (MEG) selaku pengembang pada agenda peluncuran program tersebut.

"Kita semua berharap, Pulau Rempang dapat menjadi kawasan ekonomi baru yang berdampak positif terhadap daerah," tambahnya.

Untuk diketahui, rapat dihadiri oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Tabana Bangun, Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepri Rudi Margono, Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak, Kepala Kejaksaan Negeri Batam Herlina Setyorini, Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0316/Batam Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri (Inf) Galih Bramantyo, Direktur Utama PT Makmur Elok Graha (MEG) Nuraini Setiawati, serta pejabat lainnya.

Para pimpinan daerah yang hadir pun turut mendukung pembangunan serta pengembangan Kawasan Rempang sebagai kawasan industri sekaligus pariwisata yang memiliki "Green Zone".

"Ini adalah sebuah pekerjaan besar dan harus dikelola dengan baik. Tidak ada sebuah pekerjaan tanpa persoalan. Pembangunan sangat dibutuhkan untuk kemajuan suatu daerah," ujar Kapolda Kepri, Irjen Pol Tabana Bangun.

Senada dengan Tabana Bangun, Ketua DPRD Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak, pun ikut mendukung pengembangannya.

Jumaga pun meminta agar pengelola dapat memaparkan secara detail terkait rencana pembangunan kawasan kepada masyarakat.

"Kami sangat mendukung pengembangan kawasan ini guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi ke depan. Tata kelola juga harus dipaparkan secara detail agar masyarakat juga mengetahui pengembangannya," ujar Jumaga.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, pun mengatakan jika pihaknya akan mendukung progres pembangunan pulau tersebut.

Menurutnya, kehadiran Forkopimda dalam rapat ini menjadi penting dalam konteks partisipasi pembangunan yang bakal berlangsung.

"Kita semua berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan Rempang. Negara harus hadir, tidak ada yang tidak mungkin. Beberapa permasalahan juga pernah terjadi, tapi alhamdulillah tak ada kendala," tegasnya. (DN)


Sudirman Saad saat menyampaikan kata sambutan. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad, memaparkan rencana strategis pembangunan Kota Batam pada Forum Bisnis yang terselenggara dalam rangkaian acara Raker Komisariat Wilayah I Apeksi, Rabu (14/6/2023).

Berlangsung di Marriot Hotel Harbour Bay, Sudirman menjelaskan bahwa BP Batam di bawah kepemimpinan Muhammad Rudi memberikan perhatian serius terhadap sejumlah hal yang berkaitan langsung dengan pembangunan infrastruktur serta investasi di Kota Batam.

Seperti kemudahan dalam mengakses layanan perizinan, pembangunan infrastruktur jalan, pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim, serta pembangunan Pelabuhan Batu Ampar.

"Kemudahan pelayanan perizinan menjadi prioritas utama dalam meningkatkan investasi di daerah. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi untuk menjaga iklim investasi di Kota Batam," ujar Sudirman Saad dalam pidatonya.

Selain itu, lanjut Sudirman, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, pun berkomitmen untuk terus meningkatkan nilai investasi di Kota Batam.

Mengingat, letak Batam yang sangat strategis. Berada di antara Selat Malaka dan Selat Philips.

"Oleh karena itu, Kota Batam sangat potensial untuk berinvestasi. Terbukti, BPS mencatat jika perkembangan ekonomi Kota Batam luar biasa," tambahnya.

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, ekonomi tumbuh positif sepanjang tahun 2022 lalu dengan persentase sebesar 6,84 persen.

Pertumbuhan tersebut pun lebih tinggi dibandingkan Provinsi Kepri (5,09 persen) dan Nasional (5,31 persen).

"Kerja sama pengelolaan Bandara Internasional Hang Nadim Batam kami harapkan bakal menjadi hub logistik di bagian barat. Begitu pula dengan kemajuan Pelabuhan Batu Ampar yang sangat berpotensi untuk terus berkembang dan meningkatkan nilai investasi," katanya lagi.

Dalam Raker Komisariat Wilayah I Apeksi, peningkatan serta pengembangan infrastruktur jalan memang menjadi salah satu prioritas utama.

Hal tersebut juga sejalan dengan prioritas H. Muhammad Rudi yang menjabat sebagai Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam.

Di mana, pembangunan serta pengembangan jalan termasuk dalam proyek kegiatan prioritas nasional yang akan dilaksanakan hingga 2024 mendatang.

Dengan rincian, pembangunan jalan koridor utama dari simpang Laluan Madani hingga ke Simpang Bundaran Punggur. Jalan ini, akan dibangun sepanjang 9 kilometer dan akan dibangun 3 lajur kiri dan tiga lajur kanan. Sehingga nantinya akan menjadi 5 lajur kanan dan kiri.

Selanjutnya, pembangunan Jalan Yos Sudarso Tahap III. Di mana, pembangunan sepanjang 1,2 kilometer nantinya akan dimulai dari simpang Bengkong hingga Underpass Pelita. Kemudian, jalan koridor utama sepanjang 2,6 kilometer dari Bundaran Punggur hingga ke Simpang Bandara Hang Nadim.

Dua proyek prioritas nasional lainnya adalah pembangunan bundaran punggur dan bundaran bandara dengan diameter bundaran 100 meter dan belum termasuk badan jalan.

"Dari 22 proyek pembangunan infrastruktur jalan tahun 2023 hingga 2024, terdiri dari 5 kegiatan prioritas nasional dan 17 kegiatan prioritas BP Batam," ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait yang menjadi moderator dalam Forum Bisnis tersebut.

Dalam forum tersebut, tiga narasumber yakni perwakilan Nongsa Digital Park (NDP) Peters Vincen, Batam Aero Technic (BAT) Capt. Daniel Putut Kuncoro, dan Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu BP Batam, Harlas Buana, turut memberikan materi diskusi kepada sejumlah pengusaha.

"Pada prinsipnya, kami memberikan kemudahan dalam pelayanan perizinan agar investasi berjalan maksimal," tambah Tuty. (DN)


Foto Bersama saat Melakukan Kegiatan. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: PT PLN (Persero) melalui anak perusahaannya PT PLN Batam berkomitmen mendukung pelestarian alam dan mitigasi perubahan iklim melalui program penanaman 500 bibit mangrove di Kawasan Desa Wisata Kampung Terih,Nongsa, dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni 2023 lalu.

Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), PLN Batam melakukan penanaman 500 bibit mangrove di kawasan tersebut. PLN Batam mengajak komunitas sepeda PLN, perwakilan pembangkit swasta (IPP) serta masyarakat setempat untuk melakukan penanaman mangrove dan pembersihan tepi pantai.

Tokoh Masyarakat Kampung Terih, Seno mengungkapkan bahwasanya PLN Batam sudah ada di hati masyarakat Kampung Terih dari dahulu, melalui program-program TJSL PLN Batam Kampung Terih bisa jadi Desa Wisata seperti saat ini. Mulai dari pemasangan listrik, kemudian bantuan MCK (toilet umum) dan penanaman pohon.
 
“PLN Batam akan selalu kami ingat karena dahulu kampung ini belum ada listrik, Kemudian PLN Batam datang untuk memasang listrik dengan tiang-tiang beton seperti di kota. Tak lama setelah terang PLN Batam membangun toilet umum untuk pengunjung wisata yang datang ke tempat kami” terang Seno
.
Seno juga berharap, program TJSL PLN Batam terus berjalan. Sehingga, dapat mendukung pertumbuhan kampung pesisir seperti Kampung Terih.

Kampung Terih berada di dekat Gardu Induk (GI) 150 kV Nongsa, yang baru saja beroperasi dengan selesainya jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) GI Batu Besar ke GI Nongsa. Dengan beroperasinya GI Nongsa memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu keandalan listrik kepada masyarakat diwilayah Batam, khususnya di Batam Center, Batu Besar, Nongsa dan sekitarnya.

VP K3L PT PLN Batam, Sufrinaldi Wizar mengatakan, dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia PLN Group mengadakan kegiatan perbaikan lingkungan mulai dari penanaman pohon dan bersih-bersih lingkungan. Kegiatan tersebut rutin dilakukan untuk memitigasi perubahan iklim serta mendukung tercapainya net zero emission di tahun 2060. 

“PLN secara konsisten terus menggiatkan upaya-upaya untuk mendukung tercapainya net zero emission melalui program-program lingkungan. Meskipun Hari Lingkungan Hidup jatuh pada tanggal 5 kemarin namun kami selenggarakan penanaman mangrove pada hari ini dengan mengajak rekan-rekan komunitas sepeda PLN dan rekan pembangkit swasta kami. Semoga bibit mangrove yang akan ditanam tumbuh berkembang sehingga bisa menjaga ekosistem pesisir termasuk tempat berkembang biak ketam,” ujar Sufrinaldi.

Selain menanam mangrove, komunitas sepeda PLN Batam juga menanam bibit pohon mangga di sekitar balai warga Kampung Terih dan membersihkan sampah-sampah di sekitar pesisir.
Upaya yang dilakukan PLN ini merupakan komitmen perseroan terhadap prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) dalam menciptakan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Ril/Redaksi



Pelayanan Keliling BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: BP Batam Layanan Keliling (BLINK) kembali hadir di Kompleks YKB Bengkong, Selasa (13/6/2023). 

Layanan BLINK ini, merupakan layanan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam pengurusan izin lahan. Salah satunya adalah, pengurusan perpanjangan Uang Wajib Tahunan (UWT).

"Jadi dalam dalam pelayanan BLINK ini kita mempermudah pengurusan dokumen lahan. Khususnya perpanjangan UWT," ujar Kasubdit Pelayanan Pelanggan dan Perizinan BP Batam, Evi Elfiana Br. Bangun, Selasa (13/6/2023).

Ia melanjutkan, layanan pengurusan lahan di Bengkong ini merupakan layanan kedua pada tahun 2023 ini, setelah sebelumnya dilaksanakan di Perumahan Anggrek Permai, Baloi.

Layanan di Bengkong ini, dibuka selama dua minggu kedepan setiap hari Selasa, Rabu dan Kamis. Dimulai dari pukul 09.00 hingga 14.00 WIB.

"Berdasarkan hasil survey teman-teman, ada sekitar 300 an KK di kompleks YKB Bengkong yang jatuh tempo pembayaran UWT-nya di tahun 2023. Untuk itu, kami hadirkan layanan BLINK di kompleks YKB Bengkong," katanya.

Dalam mengurus dokumen lahan, masyarakat cukup melengkapi persyaratan administrasi berupa identitas pengguna lahan; PBB tahun terakhir; sertifikasi tanah atau dokumen lahan. Berupa SKPL/SPPL/Gambar Lokasi dan Faktur UWT.

Dokumen persyaratan tersebut kemudian dibawa ke lokasi BLINK. 

Setelah di lokasi, masyarakat akan diarahkan untuk mengambil nomor antrian; verifikasi persyaratan dokumen pertanahan; scan dokumen pertanahan dan diakhiri dengan registrasi/pembukaan akun LMS online.

"Kemudian dilakukan proses penerbitan faktur. Proses ini memakan waktu maksimal, 15 hari kerja. Kemudian dilanjutkan pembayaran ke bank atau melalui M-Banking," jelasnya.

Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas dan kemudahan layanan yang diberikan ini.

"Karena sesuai dengan arahan dari Kepala BP Batam, bapak Muhammad Rudi untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat. Untuk itu, kedepannya kita akan terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan baik," imbuhnya.

Ketua RT 03, RW 11 Kompleks YKB Bengkong Laut, Marjuki menyambut baik atas layanan BLINK yang dihadirkan oleh BP Batam. Dengan layanan BLINK, tentunya warga YKB Bengkong lebih mengetahui bagaimana proses perpanjangan UWT.

"Untuk kedepannya, saya mengimbau agar lebih banyak lagi warga untuk membayar UWT yang sudah berakhir. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih, dengan fasilitas yang sudah diberikan, terima kasih juga untuk kerjasamanya dan seluruh tim yang hadir di kompleks YKB," imbuhnya. (EI)


Foto Bersama. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Wali Kota Bogor Bima Arya memuji masifnya pembangunan infrastruktur Kota Batam saat ini di bawah kepemimpinan Muhammad Rudi. Bima Arya menyebut jalan-jalan di Batam begitu lebar layaknya berada di luar negeri. 

Hal itu ia sampaikan saat memberikan sambutan sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) pada malam ramah tamah Raker Komwil I APEKSI di Hotel Marriot Harbour Bay, Batam, Selasa, (13/6/2023).

"Pak Rudi luar biasa betul-betul visioner, airport dikembangkan, jalan dilebarkan,” katanya.

Bima mengaku kaget melihat perubahan Batam. Ia mengingat, terakhir ia datang ke Batam pada 2018 silam. 

“Saat datang, saya kaget melihat perubahan Batam yang luar biasa, begitu keluar bandara ketika melewati jalan, itu seperti di luar negeri pak, jalannya itu besar sekali," ujarnya.

Ia juga mengakui bahwa Batam sebagai tuan rumah telah memberikan inspirasi bagi daerah lainnya. Menurutnya dengan tangan dingin Muhammad Rudi sebagai Kepala Daerah telah memberikan multiplier effect terhadap akselerasi berbagai sektor pembangunan seperti wisata dan infrastruktur. 

“Kami terinspirasi saat datang ke Batam, sambutanya, jalannya lebar dan luas, hingga kebersihannya dan itu kami dapat di Batam,” serunya disambut tepuk tangan peserta. 

Ditempat yang sama, Kepala Badan Pengusahaan Batam sekaligus Wali Kota Batam Muhammad Rudi dalam sambutan selamat datang menyampaikan pembangunan yang digesa pihaknya sukses menarik investasi. 

Disebutkan dalam kurun tiga tahun terakhir sejumlah pembangunan dan pengembangan mulai dari Pelabuhan Batu Ampar, Bandara Hang Nadim, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam, pembangunan jalan protokol hingga jalan kawasan industri gencar dilakukan pihaknya sebagai upaya mendorong akselerasi ekonomi.

Diketahui, ekonomi Kota Batam tumbuh 6,84 persen sepanjang tahun 2022 lalu. Persentase tersebut lebih tinggi dari pencapaian Provinsi Kepri hanya 5,09 persen dan Nasional 5,31 persen.

Badan Pusat Statistik Batam juga mencatat jika Batam sukses menyumbangkan 82,9 persen realisasi investasi di Provinsi Kepri sepanjang Triwulan I (Januari-Maret) 2023.

Untuk itu ia mengajak Kepala Daerah yang hadir untuk memanfaatkan momen di Batam dan bersinergi terhadap peningkatan ekonomi daerah. 

"Selamat datang, semoga dari kegiatan APEKSI nantinya dapat menghasilkan rekomendasi bagi akselerasi peningkatan investasi dan pengendalian inflasi di daerah" ujar Muhammad Rudi. 

Raker Komwil 1 APEKSI diikuti 24 Kota/Kabupaten dari 5 Provinsi yaitu Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau. (a)


Jenazah Nelayan yang Ditemukan Tewas di Kapalnya. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Polsek Moro Polres Karimun bersama Basarnas serta nelayan mengevakuasi penemuan mayat yang berlokasi diperairan Rukau Desa Sanglar Kec. Durai Kab. karimun, Rabu (14/06/2023).

Berawal informasi hilangnya nelayan Husaini (46) warga Kec. Durai Kab. Karimun pada hari minggu 11 juni 2023 pada pukul 03.30 wib, korban berangkat dari pulau Durai menjaring udang ke perairan Pulau Buaya Kab. Lingga, pada pukul 06.30 korban sampai di perairan pulau buaya dan berjumpa dengan saksi Jemain.

Jemain berjumpa terakhir kali dengan korban hendak pulang dari perairan Pulau Buaya ke Durai pada pukul 11.00 Wib. Pada hari Minggu tanggal 11 Juni 2023 pukul 18.00 Wib pihak keluarga tidak bisa berkomunikasi dengan Husaini.

Atas adanya laporan dari masyarakat tentang adanya nelayan yang hilang, Kapolsek Moro AKP Rizal Rahim, SH melaksanakan koordinasi dengan pihak UPT Dinas Perikanan serta berkoordinasi dengan satpolairud Polres Karimun dan para Nelayan se Kec. Moro dan Kec. Durai untuk melakukan pencarian. 

“Korban berhasil ditemukan oleh nelayan pada hari rabu tanggal 14 juni 2023 sekira pukul 07.40 wib, mendapat informasi tersebut kami bersama Bhabinkamtibmas dan Basarnas Karimun menuju Perairan Rukau desa Sanglar Kec. Durai Kab. Karimun untuk selanjutnya mengevakuasi Jenazah," ungkap Kapolsek Moro AKP Rizal Rahim, SH.

“Dari hasil pemeriksaan Visum Et Repertum jenazah tersebut, hasil pemeriksaan oleh tim medis puskesmas tidak di temukan adanya tanda-tanda kekerasan benda tumpul ataupun benda tajam dan kemudian jenazah langsung di bawa ke kediaman yang berada di Desa Sandam Kec. Durai," tutup Kapolsek Moro.

A.Yahya


Penimbunan Jalan Sungai Mate, Desa Penarah. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Alhamdulillah, penatian panjang masyarakat terjawab sudah, dengan ada nya pembangunan infrastruktur di wilayah Desa. Peroses penimbunan jalan yang sedang dilakukan tepatnya di jalan Sungai Mate, Desa Penarah, Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun, Rabu (14/6/2023).

Pembangunan infrasruktur jalan di Sungai Mate, Desa Penarah ini memang sangat di impikan oleh seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Desa Penarah.

Dimana jalan Sungai Mate yang sebelumnya kondisinya rusak parah, akibat erinya tergenang air saat hujan atau air laut pasang. Sehingga akses jalan tidak bisa di lalui oleh masyarakat. 

Kepala Desa Penarah, Abdul Rahman S.Pd., Jas  mengatakan, jalan sudah tidak bisa lagi dilalui masyarakat, maka dilakukan pembangunan jalan ini. 

"Karena ini sangatlah penting, mengingat ruas jalan tersebut merupakan akses satu-satu nya jalan dalam mendukung perekonomian di tengah-tengah masyarakat Desa Penarah," ujarnya. 

Mewakili masyarakatnya, sebagai Kades Penarah mengucapkan terima kasih yang sedalam dalamnya kepada pemerintah Kabupaten Karimun maupun Provinsi Kepri yang telah membantu merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan utama di Desa Penarah.

"Terimakasih saya ucapkan kembali kepada Bupati Karimun H. Aunur Rafiq S.Sos.M.Si., dan Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad, yang telah membantu merealisasikan akses pembangunan jalan Sungai Mate dan juga sudah memenuhi impian masyarakat Desa Penarah," tuturnya

Dengan di bangunnya jalan Sungai Mata ini, lanjutnya, semoga banyak manfaatnya baik itu dari petani, nelayan dan seluruh masyarakat khususnya bagi masyarakat Desa Penarah yang kita cintai ini. 

"Pembangunan jalan tersebut, terang saja disambut gembira oleh warga. Salah satu tokoh masyarakat Desa penarah  menyambut baik pembangunan jalan tersebut.

Menurut dia, selama ini warga harus mengambil resiko untuk tetap melewati jalan Sungai Mate walaupun dalam kondisi yang sangat menghawatirkan, mengingat jalan tersebut satu-satu nya akses jalan untuk dilalui mayarakat.

Dibangun nya jalan Sungai Mate Desa Penarah ini, mewakili sebagai warga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah.
Apa yang di impikan dan apa yang ia harapkan selama ini sudah dapat di wujudkan.

"Kami berharap, dengan dibangunnya jalan sungai mate di Desa Penarah, akses perekonomian masyarakat Desa semakin mudah dan bisa membawa kemajuan perekonomian Desa. Pungkas warga. Karena jalan tersebut, merupakan wacana yang sudah lama. Namun baru saat ini rencana tersebut bisa terealisasi," ungkapnya. 

A.Yahya


Ketua GNPK Kepri Beserta Pengurus.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Provinsi Kepulauan Riau menyesalkan Komisi VI DPR RI tidak transparan dalam pembahasan berbagai kasus yang terjadi di Badan Pengusahaan (BP) Batam. Salah satu bukti, adalah penayangan live streaming Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi VI dengan BP Batam, pada 8 Juni 2023 dipotong pada bagian pembahasan BP Batam.

Ketua GNPK Kepri, Muhammad Agus Fajri, menuding pimpinan sidang Komisi VI dalam RDP itu, yakni Martin Manurung asal Fraksi Partai Nasdem, berupaya menutupi pembahasan dengan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. Wali Kota Batam ex officio Kepala BP Batam itu juga menduduki jabatan di Partai NasDem sebagai Ketua DPW Nasdem Kepri. 

Menurut Agus, live streaming tidak seperti biasanya, rekaman nyaris memuat hanya sesi jawaban dari BP Batam. Untuk sesi rekaman khususnya pertanyaan dari anggota komisi VI kepada BP Batam, nyaris tidak ada. Khususnya menyangkut lima substansi  permasalahan krusial BP Batam yang dilaporkan GNPK Kepri kepada Komisi VI, yang telah di RDP kan pada tanggal 19 Januari 2023. 

''Kami dari GN-PK Kepri, sangat menyayangkan bahwa rekaman livestreming RDP komisi VI DPR RI dengan Kepala BP Batam, sebagai tindaklanjut RDP Komisi VI dengan GN-PK Kepri bulan tanggal 19 Januari 2024 lalu, kok bisa tidak ditampilkan secara utuh,'' kata Muhammad Agus Fajri, Ketua GNPK Kepri, kepada wartawan, 14/6/2023.

Kepla BP Batam.

Terhadap 5 Masalah krusial BP Batam yang dilaporkan GN-PK Kepri, nyaris tidak termuat dalam live streaming tersebut. Kecuali kasus penggusuran paksa Apartemen Indah Puri. ''Walau kecewa atas penayangan RDP Komisi VI ini, tapi kami justru makin semangat dan memicu kawan kawan di GN-PK Kepri untuk makin meningkatkan paling tidak 4 permasalahan krusial yang kamu laporkan, di level komisi lainnya, bahkan ke pimpinan DPR RI itu sendiri, dan juga lembaga-lembaga hukum lainnya di Pusat,'' ucap Agus Fajri.

Sebab itu, GNPK meminta masyarakat Kepri, khususnya kota Batam untuk terus mendukung organisasi kemasyarakatan kami untuk terus berkarya mengungkap berbagai kasus-kasus hukum yang ada. Semua itu, kata Agus, dilakukan untuk kebaikan Kepri dan Batam ke depan, agar Pilkada 2024 nanti tidak melahirkan lagi sosok pemimpin berkarakter seperti kadang dia menjadi 'Abunawas,' atau bahkan Fir'aun. 

Untuk diketahui adapun isi materi pemberitaan tentang RDP komisi VI dengan GN-PK Kepri tanggal 19 Januari 2023 tersebut sebagaimana Kepriaktual.com kutip dari mediaindonesia.com, dan media online lainnya, ada lima permasalahan sangat krusial BP Batam yang GN-PK Kepri laporkan dan persentasikan kepada Komisi VI, yaitu:

Pertama, dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, atas pengalokasian dan penjualan lahan bandara Hang Nadim, kepada 4 perusahaan pengembang untuk kepentingan membangun pergudangan dan properti. Empat perusahaan pengembang tersebut adalah: PT Prima Propertindo Utama, PT Batam Prima Propertindo, PT Cakra Jaya Propertindo, dan PT Citra Tritunas Prakarsa.

Padahal sesuai keputusan Menteri Perhubungan RI no 47 Tahun 2022  tentang Rencana Induk Bandar Udara Hang Nadim yang dikeluarkan pada 9 Maret 2022 semua area kawasan bandara yang memiliki total seluas 1.762,700144 hektar itu tidak boleh dialihfungsikan untuk peruntukan lain, namun dalam kenyataannya aturan hukum ini dilanggar oleh Kepala BP Batam. 


Kawasan lahan yang dijual Kepala BP Batam tersebut keberadaannya terletak dalam zona kawasan keselamatan penerbangan, dan masuk dalam ruang lingkup rencana proyek revitalisasi, modernisasi pengembangan Bandara Hang Nadim tahap II, yang diantaranya akan membangun landasan pacu kedua.
Proyek ini sebagai tindak lanjut dari penandatangan kerja sama pengelolaan Bandara Internasional Hang Nadim Batam dengan PT BIB sebagai Badan Usaha Pelaksana yang dibentuk oleh Konsorsium PT Angkasa Pura I – Incheon Internasional Airport Corporation (IIAC)-PT Wijaya Karya Tbk. (Persero) (WIKA), selaku pemenang lelang pengadaan Badan Usaha (KPBU) Bandara Hang Nadim Batam.

Dalam undang-undang nomor 1 tahun 2009 tentang penerbangan, pasal 201 menyebut: (1) Lokasi bandar udara ditetapkan oleh Menteri. (2) Penetapan lokasi bandar udara sebagaimana memuat: a. titik koordinat bandar udara; dan b. rencana induk bandar udara. (3) Penetapan lokasi bandar udara sebagaimana dimaksud dilakukan dengan memperhatikan: a. rencana induk nasional bandar udara; b. keselamatan dan keamanan penerbangan; c. keserasian dan keseimbangan dengan budaya setempat dan kegiatan lain terkait di lokasi bandar udara; d. kelayakan ekonomis, finansial, sosial, pengembangan wilayah, teknis pembangunan, dan pengoperasian; serta e. kelayakan lingkungan.

Undang-undang dengan tegas memerintahkan bahwa pemanfaatan ruang yang tidak sesuai dengan rencana tata ruang wilayah, dapat dibatalkan oleh Pemerintah pusat dan pemerintah daerah berdasarkan berdasarkan kewenangan masing-masing. Artinya izin pemanfaatan ruang yang dikeluarkan dan/atau diperoleh dengan tidak melalui prosedur yang benar, batal demi hukum.

Kemudian di ayat 4 disebut: Izin pemanfaatan ruang yang diperoleh melalui prosedur yang benar tetapi kemudian terbukti tidak sesuai dengan rencana tata ruang wilayah, dibatalkan oleh Pemerintah pusat dan Pemerintahan Daerah sesuai kewenangan masing-masing. Dengan demikian setiap pejabat pemerintah yang berwenang menerbitkan izin pemanfaatan ruang dilarang menerbitkan izin yang tidak sesuai dengan rencana tata ruang. 

Adapun sanksi hukum bagi pejabat yang memberi izin pada pemanfaatan lahan tidak sesuai aturan tata ruang, yakni dipidana dengan pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp500.000.000. Selain sanksi pidana, pejabat tersebut dikenakan pidana tambahan berupa pemberhentian secara tidak dengan hormat dari jabatannya. ”

Selain hal tersebut beredar kabar pemberitaan diberbagai media bahwa penjualan lahan Bandara Hang Nadim meninggalkan jejak aroma bau sangat busuk bahwa adanya dugaan aliran dana suap berupa Fee yang diterima oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi sebesar US$ 9,9 juta.
Adapun rincian besaran fee tersebut didapat berdasarkan hitungan US$ 6 per meter, dikalikan dengan luas lahan bandara yang telah dialokasikan kepada perusahaan yaitu 1,650.000 M2 atau 165 Hektar. 

Dugaan adanya aliran dana korupsi berupa fee/suap  yang diterima Kepala Batam Muhammad Rudii ini, disampaikan oleh oleh Ketua Umum Forum Komunikasi Rakyat Indonesia (Forkorinda), Tohap SPS, yang menjadi mitra GN-PK Kepri, dan di ikut sertakan serta turut berbicara dalam RDP dengan Komisi VI DPR RI.

Kedua, terkait kasus pembongkaran secara paksa terhadap Apartemen Indah Puri, diduga ada kongkalikong antara pihak BP Batam dengan pengembang PT Guthrie Jaya Indah, secara semena-mena dalam menetapkan biaya Uang Wajib Tahunan (UWT) BP Batam, sebesar Rp 25 juta kepada para penghuni yang kebanyakan warga negara asing (WNA).

Padahal kepemilikan mayoritas unit-unit apartemen Indah Puri ini adalah Warga Negara Asing, yang mereka beli secara cash, namun dengan alasan masa berlaku UWT sudah berakhir, dan para pemilik apartemen menolak pembayaran perpanjangan UWT karena harganya yang selangit itu, bangunan apartemen mereka pun langsung dirobohkan dengan mengunakan alat berat. 

Video aksi pembongkaran paksa sepihak dan kekerasan yang dialami para penghuni apartemen yang sebagian besar pemiliknya warganegara asing tersebut, akhirnya menjadi viral di dunia jagad maya, sehingga menimbulkan kekhawatiran dari para kedutaan besar negara asing di Jakarta. Aksi pembongkaran paksa sepihak ini juga sangat jelas dapat menimbulkan preseden buruk hilangnya kepercayaan investor dan warganegara Asing untuk berinvestasi di Batam. Padahal kota Batam, saat ini lagi boming pembangunan belasan tower Apartemen.

Ketiga, status Quo Vadis rangkap jabatan walikota Batam, Muhammad Rudi,  sebagai ex-officio Kepala BP Batam. Namun dalam periode kedua masa jabatannya sebagai Walikota Batam, dan status ex-officio kepala BP Batam, tidak dibekali surat sk pengangkatan dan adanya pelantikan, oleh Menteri koordinator perekonomian, Airlangga Hartarto, selaku Ketua Dewan Kawasan Batam, Bintan dan Karimun, sebagaimana pengangkatan sebelumnya. 

Untuk diketahui Peraturan Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas nomor 1 tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam nomor 1 tahun 2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas menjelaskan pengangkatan Ex Officio berakhir ketika jabatan Kepala Daerah berakhir.

Pasal 19A ayat (1) Wali Kota Batam yang menjabat secara ex-officio Kepala, yang ikut mencalonkan diri sebagai Kepala Daerah atau sebagai anggota legislatif, harus mengikuti ketentuan dan persyaratan yang diatur dalam Undang-Undang tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota atau UndangUndang tentang Pemilihan Umum. (2) Wakil Kepala dan Anggota yang ikut mencalonkan diri dalam pemilihan legislatif atau pemilihan perwakilan daerah dan/atau pemilihan Kepala Daerah, harus mengundurkan diri terlebih dahulu dari jabatannya.

Demikian juga termaktub dalam UU nomor 8 tahun 2015 tentang Perubahan atas Undang-Undang nomor 1 tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang nomor 1 tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Wali Kota Menjadi Undang-Undang. Pasal 162 ayat (2) disebut: Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 161 ayat (3) memegang jabatan selama 5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal pelantikan dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama hanya untuk 1 (satu) kali masa jabatan.

Dengan demikian Surat Pengangkatan pertama yang dikeluarkan di masa Darmin Nasution sebagai Menteri Koordinasi Perekonomian, telah berakhir pada awal 2020, pada sesaat sebelum pengangkatan dan pelantikan Wali Kota Batam pada periode 2020-2024. Sehingga dapat dikatakan bahwa Wali Kota Batam periode 2020-2024 sudah tidak memiliki SK Pengangkatan Ex Officio Kepala BP Batam yang dibuktikan dengan tidak adanya pelantikan di masa periode tersebut.

Hal itu dipertegas dengan Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah pada pasal 60 yang menjelaskan: Masa jabatan kepala daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 ayat (1) adalah selama 5 (lima) tahun terhitung sejak pelantikan dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama hanya untuk satu kali masa jabatan. Dipertegas lagi pada pasal 78 ayat (2) Kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah diberhentikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c karena: a. berakhir masa jabatannya.

Apa pun alasannya, segenap pemangku kepentingan di Pulau Batam berharap dengan adanya perubahan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah, akan mengikuti undang-undang dan aturan di bawahnya. Dan, penyesuaian terhadap regulasi yang telah ada, diharapkan membawa kepastian hukum, serta mengembalikan kejayaan Batam, karena akan dikelola secara profesional tanpa embel-embel politis sebagai hasil ‘menyabung’ Pemerintahan Kota Batam dengan BP 

Sebab bisa saja preseden ini menjadi salah satu dari sekian banyak carut marutnya permasalahan BP Batam dibawah kepemimpinan Muhammad Rudi, sehingga investor takut untuk berinvestasi, mengingat Payung Hukum dalam berinvestasi di suatu negara adalah tonggak pertama yg ditanyakan para Investor. 

Keempat, mangkraknya Proyek IPAL Batam. Proyek Ipal ini dilaporkan oleh Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GN-PK) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kepada Komisi VI DPR RI. Perjalanan proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Kota Batam, Kepulauan Riau, sudah bergulir sejak 2017 silam, wajar bila banyak orang berkata, harusnya itu sudah tuntas sejak lama.

Sejak Loan Agreement (LA) ditandatangani antara Pemerintah Indonesia yang diwakili oleh Robert Pakpahan (Dirjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan RI, saat itu) dengan Yim Seong Hyeog (Executive Director Exim Bank of Korea) pada 21 Maret 2014 di Jakarta, hingga kini proyek tersebut masih mangkrak.

Anehnya, baru pada Desember 2022 lalu, BP Batam sebagai penanggung jawab proyek melakukan studi banding ke Korea Selatan untuk melihat langsung proyek serupa yang sudah berjalan sejak lama di Negeri Ginseng tersebut.

Adapun dana pinjaman yang totalnya senilai USD 50 juta atau sekitar Rp 700-an miliar untuk membuat IPAL di Batam sudah dikucurkan. Dalam laporan keuangannya, BP Batam menyebut anggaran proyek IPAL sudah terealisasi Rp 564,95 miliar per 31 Desember 2021. Sementara realisasi per 2022, belum terkonfirmasi.

Diinformasikan, saat ini sudah dilakukan pembayaran pinjaman tersebut plus bunga sebesar 0,5% atau Rp 3,5 miliar per tahun. Ke mana uangnya, sementara proyeknya masih mangkrak? GN-PK menduga ada pihak-pihak yang sudah menikmati dana pinjaman tersebut, sementara sekarang rakyat yang disuruh membayar utang plus bunganya.

Apalagi IPAL dengan dana jumbo tersebut seharusnya sudah terkoneksi ke 11 ribu sambungan rumah warga. Namun, sampai kini, tak ada satu pun rumah warga yang tersambung pipa IPAL tersebut. Sementara peralatan di jaringan induk kabarnya sudah banyak yang bocor dan pipanya sudah karatan.

Kelima, persoalan meningkatnya angka kemiskinan dan perekonomian, Batam.

Ketika diminta tanggapan tentang hasil RDP Komisi VI dengan BP Kawasan tanggal 8 Juni 2023, Agus mengatakan GN-PK mendesak agar Komisi VI sebagai Mitra Kerja BP Batam, sesegera mungkin menuntaskan apa yang kami laporkan,  karena empat dari lima kasus yang kami laporkan itu terkait persoalan Hukum.

Karenanya laporan kami ke Komisi VI tersebut, selain kami tembuskan kepada Ketua Umum DPN GN-PK, juga kepada Tim Satuan tugas (satgas) Mafia Tanah Kejaksaan Agung, Satgas Mafia Tanah Bareskrim Polri, Menko Perekonomian, dan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam).

"Maka kami mendesak agar komisi VI agar lebih serius menuntaskannya, mengingat kasus ini sudah cukup lama dan juga telah kami masukkan pengaduannya kepada Komisi III DPR RI untuk di agendakan RDP dengan GN-PK,'' katanya.

Menkopolhukam, Mahfud MD sebagai pihak yg menerima laporan, kata Agus, diharapkan untuk mendukung langkah GN-PK Kepri yang telah memasukkan surat pengaduan tentang lima kasus yang sangat krusial pelaporan kasus ini kepada Komisi III, yang membidangi hukum untuk segera agendakan dalam RDP dalam waktu sesegera mungkin.

Ril/Redaksi


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.