Foto Bersama Kepala BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengapresiasi kerukunan antar umat beragama di Kota Batam.

Rudi menyampaikan pesan ini saat hadir dalam agenda Ibadah Paskah sekaligus perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kerukunan Keluarga Minahasa Batam (K2MB) yang ke-48 yang berlangsung di Kawasan Mega Wisata Ocarina Batam Center, Senin (1/5/2023).

Datang bersama Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepri, K.H. Bambang Maryono, orang nomor satu di Kota Batam tersebut yakin jika kerukunan antar umat beragama di lingkungan masyarakat menjadi kunci penting dalam pembangunan daerah.

"Saya mengajak masyarakat Kota Batam untuk menjaga kerukunan umat beragama. Dukungan dan kekompakan masyarakat menjadi modal penting untuk saya menjadikan Batam sebagai kota madani dan modern ke depan," ujar Rudi di lokasi acara.

Selain itu, Rudi turut mengajak seluruh masyarakat Kota Batam asal Minahasa untuk menyukseskan pembangunan ke depannya.

Mengingat, BP Batam tengah menggesa pengembangan dan peningkatan sejumlah infrastruktur seperti pembangunan ruas jalan utama, Bandara Internasional Hang Nadim, serta Pelabuhan Batu Ampar.

"Saya optimis, seluruh pembangunan akan selesai dan menjadikan Batam sebagai kota maju. Saya juga sedang menyiapkan desain untuk Pelabuhan Internasional Batam Center ke depan. Ini diharapkan menjadi pintu utama untuk masuknya wisatawan mancanegara," tambah Rudi sambil menunjuk Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center yang berdekatan dengan lokasi acara.

Suami Marlin Agustina tersebut juga mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan prioritas utama selama masa kepemimpinannya.

Bukan tanpa alasan, Rudi memahami jika kemajuan sektor industri di Kota Batam juga tak terlepas dari infrastruktur jalan yang maksimal.

"Jalannya bagus, industrinya berjalan lancar. Jalan utama dari Batu Ampar hingga ke Nongsa juga akan selesai dalam beberapa bulan lagi. Hampir setiap hari, saya sempatkan untuk memantau pengerjaan jalan saat ini," bebernya lagi.

Ia berharap, seluruh pembangunan yang sedang berlangsung saat ini mampu membangkitkan perekonomian Kota Batam ke depan.

Tidak hanya itu, pembangunan Kota Batam diharapkannya juga dapat mendongkrak percepatan realisasi investasi. Baik penanaman modal asing ataupun dalam negeri.

"Ekonomi Batam harus bangkit, kita semua harus optimis," pungkasnya. (DN)


Foto Bersama Pemberian Uang Kasus Korupsu. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Kejaksaan Negeri Karimun Cabang Tanjungbatu melaksanakan putusan dalam perkara terpidana Korupsi, tersangka Novie Irwien Bin Anuar AR, Selasa,(2/5/2023) sekira pukul 11.00 Wib.

Kepla Cabang Kejaksaan Negeri Karimun di Tanjung Batu, Doni Saputra, S.H., M.H mengatakan, dalam  melaksanakan putusan dalam perkara Terpidana Korupsi Novie Irwien Bin Anuar AR yaitu putusan Nomor : 6/Pid.Sus- TPK/2019/PN Tpg tanggal 16 Mei 2019 Jo Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Tinggi Pekanbaru Nomor 13/PID.SUS-TPK/2019/PT PBR Tanggal 27 Agustus 2019 jo Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 4273 K/Pid.Sus/2019 Tanggal 12 Desember 2019.

"Kami telah menerima Pembayaran Uang Pengganti Sebesar Rp. 338.815.650, (tiga ratus tiga puluh delapan juta delapan ratus lima belas ribu enam ratus lima puluh rupiah) dari keluarga terpidana," ungkap Doni Saputra dalam rilis yang dikirim ke media ini. 

Lebih lanjut, kata Doni Saputra, pelaksanaan putusan hakim terkait eksekusi uang pengganti tersebut sesuai arahan dari Bapak Jaksa Agung Republik Indonesia.

"Dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi harus dioptimalkan terhadap pemulihan kerugian keuangan negara," tuturnya. 

(A.Yahya)


Foto Bersama Pembukaan Turnamen Sepakbola.

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Asisten II Bidang Perekonomian DR Abdulah membuka secara resmi pertandingan sepakbola Ungar Terbuka Tahun 2023, yang diikuti 44 Tim Sepakbola, acara pembukaan berlangsung di Gedung Ikatan Pemuda Kecamatan Ungar atau lapangan sepakbola Kelurahan Alai Senin (1/5/2023)

Ketua Panitia Pelaksana, Darmawansyah Putra, MPd mengatakan, dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai ajang silaturrahmi dan kebersamaan serta tanggung jawab bersama.

"Pendanaan ini bersumber dari seluruh masyarakat Kecamatan Ungar, para donatur, sponsor yang tidak mengikat," kata Koko.

Pertandingan ini, sambung Koko, sebagai lanjutan dari senior senior terdahulu, yang pernah melaksanakan. Pertandingan diperkirakan berlangsung selama 25 hari, dengan total  perebutan hadiah 46 juta, selain tim dari Kabupaten Karimun ada juga tim dari Kabupaten Pelalawan Riau.

Ditambahkan PLT Camat Ungar Bolkya Ayadi,  Ungar memang sejak dulu terkenal dengan sepakbolanya, saking terkenalnya sambung Bolkya ketika kecil dahulu saya ikut nonton menyeberangi lautan.

"Saya juga menghimbau selaku tuan rumah, kita wajib menciptakan iklim yang kondusif, layani tamu yang datang dengan baik,  berikan penilaian yang fositip ketika mereka meninggalkan Ungar, diharapkan kerja samanya seluruh masyarakat dan pihak kepolisian," kata Bolkya.

"Terima kasih kepada seluruh panitia, pembina IPK, para donatur, RT RW yang terlibat dalam pelaksanaan sepakbola Ungar Terbuka, begitu juga kepada masyarakat yang telah menyumbangkan dana untuk terselenggaranya Ungar Terbuka 2023," kata Bolkya kembali. 

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan DR Abdulah mengatakan kegiatan sepakbola ini terbukti sekali masyarakat mengambil peran penting, sebab dari masyarakat untuk masyarakat, perekonomian terus berputar sepanjang pelaksanaan kegiatan, ada yang jualan cendol, kueh mueh, lakse, semuanya perputaran ekonomi kembali untuk masyarakat, kata Abdulah

"Sepakbola di Ungar memang ada sejak tempo dulu, kegiatan Ungar Terbuka ini sebaiknya terus dipertahankan, sebab sudah menjadi model setelah lebaran ada kegiatan sepak bola," kata Abdulah.

Sebaiknya, sambung Abdulah, pertandingan Ungar Terbuka ini boleh dikatakan sebagai ikon Ungar, jika tahun 2023 sudah berlangsung hari ini, untuk Tahun 2024 dan seterusnya perlu kita dukung bersama.

"Saya mengucapkan terimaksih kepada seluruh panitia yang terlibat, kepada pengadil atau wasit bijaklah dalam membuat keputusan sehingga sinergi itu bisa terjalin dengan baik bersama tim, panitia dan pihak keamanan," ujar Abdulah.

Tampak hadir pada acara pembukaan tersebut, Anggota DPRD Karimun, Kadis Pendidikan Karimun, Kadispora yang diwakili, Kepala UPT Puskesmas Ungar, Kapolsek Kundur, PLT Camat Ungar, Lurah, Kades, Ketua LAM, dan sejumlah undangan 

A.Yahya


Bentangan Spanduk untuk Pemkab Karimun. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Beberapa Mahasiswa se-Pulau Kundur Tanjungpinang dan Bintan mengelar aksi simpati dengan membentangkan sepanduk peringatan kepada Pemerintah Kabupaten Karimun di Pulau Kundur, Minggu (01/05/2023).

Salah satu Mahasiswa Kundur Tanjungpinang-Bintan, Okta Alamsyah mengatakan, aksi bentang spanduk ini merupakan bentuk simpati dan perihatin terhadap pembangunan dan permasalahan di Pulau Kundur. 

Dimana pada rapat paripurna DPRD tahun 2022 Kabupaten Karimun mengesahkan Perda APBD TA 2023 sebesar Rp 1,349.546 triliun, besaran angka anggran meningkat di bandingkan pada tahun 2022 yaitu sebesar Rp1.245 triliun. 

"Seharusnya dengan anggaran yang sangat besar seperti itu, pembangunan yang kian rusak sudah bisa diperbaiki dengan segera oleh pemerintah Kabupaten Karimun. Sehingga sarana pembangunan memadai untuk masyarakat," ujarnya.

Musrembang Kabupaten Karimun tahun 2022 memfokuskan pada peningkatan ekonomi dan infrastruktur. Tentunya mengenai infrastruktur dan ekonomi, ini menjadi titik fokus pembangunan yang ada di Kabupaten Karimun. Kabupaten Karimun terdiri dari 9 Kecamatan, 22 Kelurahan dan 32 Desa.

"Masih banyak pemerataan pembangunan yang belum di realisasikan oleh pemerintah Kabupaten Karimun di setiap Kecamatan," ungkapnya. 

Salah satunya, lanjutnya, di Kecamatan Kundur, pembangunan yang memang di naungi oleh pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun yaitu perbaikan jalan yang berlubang dan Lampu jalan. Dan persoalan lampu jalan adalah salah satu permasalahan yang krusial yang sangat penting untuk segera direalisasikan hal ini, dikarenakan situasi pada malam hari dari Kecamatan Kundur Utara menuju ke Kecamatan Kundur tidak tersedia penerangan jalan.

Sehingga jalan tersebut minim pencahayaan, di tambah lagi dengan jalan yang berlubang. Hal ini tentunya bisa mengakibatkan rawan kecelakaan dan lain sebagainya apa bila tidak segera di tangani, selain itu juga mengenai  pelayanan pembuatan KTP, tempat pembuangan akhir Juga belum ada sampai saat ini serta ketersediaan sarana dan prasarana di Rumah Sakit Di pulau di Kundur yang tidak memadai.

"Kami meminta kepada Pemerintah Kabupaten (PEMKAB) untuk fokus Membangun infrastruktur dan menyelesaikan masalah yang ada di pulau Kundur yang menjadi aspirasi masyarakat pulau Kundur, sehingga tercapai nya visi dan misi dari kabupaten Karimun itu sendiri bukan hanya sekedar lampiran dan paparan belaka," ungkapnya. 

Okta menuturkan, Mahasiswa Kundur Tanjungpinang-Bintan sering kali mendiskusikan terkait permasalahan di pulau Kundur pada saat mereka berada di Kota Tanjungpinang-Bintan mulai dari pembangunan, pendidikan, ekonomi dan pemersalahan lain nya yang ada di pulau Kundur. 

"Acap kali pemerintah kabupaten (PEMKAB) Karimun terkesan Buta dan lambat terhadap pembangunan dan pemersalahan di Pulau Kundur, padahal Bupati Karimun sering berkunjung ke Pulau kundur dengan berbagai agenda, akan tetapi apakah beliau tidak melihat dan mendengarkan berbagai Permasalahan yang telah menjadi aspirasi dari masyarakat Kundur," tuturnya. 

"Namun sejak pagi tadi disekitaran pukul 08.00 WIB, spanduk yang telah kami pasang tidak terlihat lagi. Mungkin ada beberapa oknum yang mencoba untuk menghalangi kami dalam menyuarakan isi hati dan pikiran dalam bentuk tulisan tersebut. Perlu saya sampaikan bahwa aksi tersebut adalah bentuk kekecewaan sekaligus sebagai tanda peringatan kepada pemerintah kabupaten (PEMKAB) Karimun, untuk segera menyelesaikan problem-problem pembangunan yang belum terealisasikan secara optimal di pulau Kundur," ucapnya kembali.

Yahya


Kunjungan investor asal Belarusia ke BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait menerima kunjungan investor asal Belarusia di Marketing Center, Batam Center, Senin, (1/5/2023). 

Investor tersebut ingin menjajaki peluang perluasan usaha sektor manufaktur di kawasan bebas Batam.

Minat itu menurut Ariastuty selain karena letak Batam yang strategis juga memiliki kawasan ekonomi khusus dengan beragam fasilitas. 

"Mereka sampaikan Batam sangat maju dan berkembang, ingin mengetahui lebih jauh akan proses, insentif dan peluang usaha di Batam," katanya usai pertemuan. 

Lebih lanjut ia menerangkan, pihaknya dibawah kepemimpinan Muhammad Rudi terus mengembangkan promosi investasi dengan sejumlah upaya untuk menarik investasi masuk.

Pertama, bekerjasama dengan pelaku usaha dan asosiasi usaha lokal dan nasional. Kedua, kerja sama dengan kedutaan besar asing di Indonesia maupun kedutaan Indonesia di luar negeri. 

Ketiga, aktif mengikuti pameran promosi baik dalam negeri maupun luar negeri. Dan, Keempat, market sounding promosi langsung luar negeri.

"Sejalan dengan gencarnya pengembangan infrastruktur, BP Batam terus melakukan promosi investasi. Hal itu dilakukan agar ekonomi masyarakat dan investasi terus meningkat," pungkas Ariastuty.


Ril/BP Batam


Kepala BP Batam saat Menyampaikan Kata Sambutan. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pembangunan infrastruktur terus menjadi prioritas utama Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi, pada tahun 2023 ini. 

Infrastruktur ini digadang-gadang Kepala BP Batam, sebagai kunci utama dari kebangkitan perekonomian Batam. Berbagai proyek strategis dilaksanakan BP Batam untuk meningkatkan nilai investasi serta pelayanan publik di Batam.

Salah satunya, peningkatan jalan arteri dari pelabuhan Batu Ampar hingga Bandara Hang Nadim. Pembangunan ini akan berdampak pada peningkatan konektivitas akses logistik kedepannya.

"Saya kembangkan ini agar ekonomi Batam semakin maju lagi. Kalau ekonomi sudah maju, masyarakat akan memiliki kesempatan untuk lebih baik," seru Muhammad Rudi beberapa waktu yang lalu.

Untuk peningkatan konektivitas akses logistik ini, pembangunan akan dimulai dari Jalan Yos Sudarso tahap 4 sepanjang 2,4 km. Proyek ini, akan dimulai dari Ruas Underpass Pelita hingga Nagoya Gate. Pembangunan ini dilaksanakan oleh kontraktor PT. Kuala Batee Indonesia dan konsultan pengawas PT. Calvindam Jaya.

Selanjutnya Jalan Koridor Utama Pelabuhan - Bandara sepanjang 9 km dari Ruas Simpang Laluan Madani hingga Simpang Bundaran Punggur. Proyek ini akan dipegang oleh kontraktor PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk. - PT. Maju Bersama Jaya (KSO) dan konsultan pengawas PT. Portal Engineering Perkasa.

Kemudian Jalan Koridor Utama Pelabuhan hingga Bandara sepanjang 2,6 km. Dimana pembangunan ini dimulai dari Ruas Bundaran Punggur hingga Simpang Bandara. Dengan kontraktor PT. Harap Panjang dan konsultan pengawas PT. Multi Forma Riau Konsultan.

Ada juga Pengembangan Jalan Hang Jebat sepanjang 5,5 km dari Simpang Batu Besar hingga Simpang Turi, dengan kontraktor PT. Sinar Arengka Setia Maju dan konsultan pengawas PT. Multi Forma Riau Konsultan.

Terakhir, Bundaran Bandara, berdiameter 100 m serta panjang jalan mencapai 800 m dengan kontraktor PT. Kurnia Djaja Alam dan konsultan pengawas PT. Astadipati Duta Harindo.

"Jadi visinya adalah, menghubungkan jalan ke tiga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam. Ada Nongsa Digital Park, kemudian Maintenance Repair Overhaul (MRO) dan Aerocity di Bandara Hang Nadim. Ini jelas menjadi nilai tambah untuk daya saing Batam," jelas Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi menegaskan, bahwa Batam harus bisa menjadi kota baru dan modern. Untuk itu ia mengajak masyarakat untuk kompak bersatu dalam pembangunan ini.

Ia menambahkan, pembangunan yang menjadi prioritas saat ini untuk kepentingan umum dan harus segera diselesaikan di tahun 2023 ini.

"Apabila akses jalan selesai, tentunya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Kota Batam kedepannya," imbuhnya. (EI)


Pengamanan Awasi Arus Balik Idul Fitri 2023.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam akan menambah jumlah personel pengamanan pelabuhan penumpang dalam menghadapi arus balik Idul Fitri 2023.

Tambahan personel tersebut merupakan salah satu langkah Ditpam BP Batam untuk memperketat keamanan dan pengawasan pelabuhan selama arus balik berlangsung.

Kepala Subdit Pengamanan Aset dan Objek Vital Ditpam BP Batam, AKBP S.A. Kurniawan, mengatakan jika setiap pelabuhan bakal mendapatkan tambahan sebanyak 10 personel.

"Total ada 105 personel di empat pelabuhan, mulai dari Batu Ampar, Punggur, Sekupang, dan Pelabuhan Internasional Batam Center," ujarnya, Jumat (28/4/2023).

Kurniawan mengungkapkan, penambahan tersebut terus dilakukan sampai pada tanggal 8 Mei 2023 nanti.

Mengingat, volume penumpang selama arus balik Idul Fitri 2023 diprediksi meroket dibandingkan tahun sebelumnya.

"Pengamanan yang kami lakukan tak jauh berbeda dengan arus mudik kemarin. Tetap mengedepankan pelayanan prima dan kenyamanan penumpang," bebernya lagi.

Pihaknya memprediksi, lonjakan arus balik Idul Fitri 2023 di pelabuhan penumpang Kota Batam bakal terjadi pada tanggal 29 April sampai 1 Mei 2023 mendatang.

"Untuk di Batu Ampar puncak arusnya kemungkinan 29 April. Sedangkan di Punggur dan Sekupang tanggal 30 April dan 1 Mei," tambahnya.

Kurniawan mengimbau kepada seluruh penumpang agar tetap tertib selama berada di pelabuhan.

Salah satunya dengan tetap mengikuti arahan dari petugas yang ada dan tetap waspada saat hendak pulang ke rumah masing-masing.

"Bagi warga yang akan menggunakan transportasi umum, tetap waspada dan berhati-hati. Kalau bisa bertanya ke petugas resmi," pungkasnya.

Untuk diketahui, arus balik Idul Fitri 2023 di pelabuhan penumpang diprediksi meroket.

Bukan tanpa alasan, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat, jumlah penumpang angkutan laut naik drastis pada tahun 2022 lalu dengan total 5,45 juta orang.

Angka ini naik signifikan dibandingkan tahun 2021 yang hanya sebanyak 1,84 juta orang.

Pada tahun 2023, kenaikan jumlah penumpang masih berpotensi terjadi. Mengingat, arus mudik lebaran cukup tinggi pasca pandemi Covid-19 melandai.

Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan jika pihaknya pun telah mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang. Baik saat arus mudik ataupun arus balik.

Sesuai arahan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, Dendi menyebut jika pelayanan dan kenyamanan pengguna pelabuhan menjadi prioritas utama pihaknya.

"Untuk lonjakan penumpang kemungkinan sama dengan tahun 2019 lalu," ujarnya terpisah. (DN)


Pembersihan Eceng Gondok. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pembersihan tumbuhan liar dan eceng gondok terus menjadi perhatian serius Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) BP Batam.

Mengingat, pertumbuhan tanaman air yang memiliki nama ilmiah Eichhornia Crassipes ini, dapat menimbulkan dampak negatif terhadap ketersediaan air bersih yang berada di beberapa waduk.

Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Denny Tondano mengatakan, pada tahun 2022 lalu luasan waduk yang tertutupi eceng gondok seluas 600 hektar. Namun saat ini sudah tersisa 400 hektar.

Dijelaskan Denny, pertumbuhan eceng gondok yang pesat karena adanya kegiatan-kegiatan masyarakat seperti keramba ikan. Sebab, sisa dari pakan ikan membuat pertumbuhan eceng gondok semakin subur.

"Atau ada juga sisa-sisa pertanian yang ada di atas (waduk), kemudian dibawa air ngalir kebawah. Itu semakin (membuat pertumbuhan eceng gondok menjadi) subur juga," katanya, Kamis (27/4/2023).

Ia melanjutkan, saat ini ada beberapa waduk yang menjadi perhatian serius pihaknya dalam melakukan pembersihan tanaman ini. Ketiga waduk ini adalah, Waduk Duriangkang; Waduk Tembesi dan Waduk Monggak.

"Dari tiga waduk yang ada eceng gondok ini, semua ada kegiatan masyarakatnya," ujarnya.

Pengaruh dari aktifitas masyarakat terhadap percepatan pertumbuhan eceng gondok ini bukan tanpa alasan. 

Ia mencontohkan, seperti Waduk Seiharapan dan Waduk Muka Kuning tidak ada tanaman eceng gondok. Hal ini dikarenakan tidak adanya aktivitas perikanan maupun pertanian.

"Sementara yang ada di Monggak, dulu ada tambak. Kemudian Duriangkang juga ada tambak dan pertanian. Sementara Tembesi ada pertanian diatasnya," tuturnya.

Sehingga, upaya pembersihan tanaman liar dan eceng gondok di sekitar wilayah waduk terus dilakukan dalam beberapa waktu terakhir. Ia juga memastikan, kecepatan pembersihan waduk saat ini lebih tinggi dari pada kecepatan pertumbuhan eceng gondok itu sendiri.

"Sekarang ini sudah ada satu ekskavator amphibi sedang bekerja dan ditambah dengan harvester," jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini juga sudah ada rencana dari salah satu perguruan tinggi untuk mengolah eceng gondok tersebut menjadi kompos. Sehingga, ia berharap rencana ini bisa segera terealisasi agar penanganan tanaman liar dan eceng gondok ini bisa cepat teratasi.

Disampaikan Denny, hal ini sesuai dengan pesan dari Kepala BP Batam, Muhammad Rudi kepada pihaknya, untuk terus meningkatkan pelayanan dan ketersediaan air bersih di Kota Batam.

"Kita bersama-sama tim Ditpam terus lakukan edukasi ke masyarakat. Tetap kita hindarkan upaya-upaya represif untuk menyelesaikan permasalahan ini," imbuhnya.

Ril/BP Batam


Rohmat Yusuf.

PONTIANAK|KEPRIAKTUAL.COM: Menjadi wartawan sekaligus mahasiswa aktif saat menempuh pendidikan tinggi di sebuah perguruan tinggi, adalah dua hal yang tak semua orang bisa melakukannya bersamaan.

Tapi itu tak berlaku bagi lelaki bernama Rohmat Yusuf, Redaktur Media Partner Grup Indonesia (MPGI).

Aktivis muda ini berhasil mendirikan homeditor.id tahun 2020 yang tidak mudah diraih banyak pihak.

Saat diwawancarai, Yusuf mengucapkan rasa senangnya karena telah berhasil mendirikan homeditor.id Baginya hal tersebut merupakan tantangan dalam mewujudkan dan menjaga marwah organisasi,” ujarnya saat diwawancarai, akhir Maret 2023.

Yusuf menceritakan awal perjuangannya bermula ketika ia masuk ke media pers, dunia jurnalistik yang diminatinya sejak semester 4.

“Awalnya keinginan saya cuman ingin berorganisasi, menuntut ilmu dan kuliah dengan baik tanpa memikirkan akan menjadi aktivis muda dan mendirikan homeditor.id,” tuturnya.

Menanggapi hal ini, selaku Co Founder, Natanel mengatakan, Rohmat Yusuf merupakan sosok yang gigih dalam mencapai sesuatu.

“Yusuf adalah orang yang gigih dan visioner,” katanya.

Ia juga menuturkan bahwa pengalaman Yusuf membuat dia pantas menerima gelar aktivis muda. “Dia pantas meraih gelar itu,” tutur Natanel.  

(agam)


Kepala BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam)/Walikota Batam, Muhammad Rudi memastikan pemerintah akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi para pelaku usaha.

Sejak awal menjabat Kepala BP Batam dan Walikota Batam, Muhammad Rudi sudah berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelaku usaha.

"Tujuannya tidak lain untuk mempercepat proses perizinan. Jika perizinan mudah, maka investasi akan masuk ke Kota Batam,” ujar Muhammad Rudi.

Komitmen dalam percepatan perizinan itu diterapkannya untuk perizinan yang ada di BP Batam maupun Pemko Batam. Sebagaimana yang diharapkan oleh para pelaku usaha.

Begitu juga pada era perkembangan teknologi yang pesat saat ini. Muhammad Rudi juga berkomitmen semua layanan di BP Batam maupun Pemko Batam terus dikembangkan dengan teknologi terkini.

"Semua layanan harus tersistem dan datanya terarsip. Kedepannya tidak ada lagi data yang tidak dapat ditemukan," ujarnya.

Muhammad Rudi juga telah menerbitkan Peraturan Kepala (Perka) BP Batam nomor 16 Tahun 2022, tentang perubahan kedua atas Peraturan Kepala BP Batam Nomor 10 tahun 2016 tentang Pelaksanaan Sistem Host To Host Pembayaran Kegiatan Jasa Kepelabuhanan. 

Dalam Perka tersebut, BP Batam memangkas proses verifikasi pelayanan jasa pelabuhan. Prosedur pembayaran jasa kepelabuhanan yang semula melibatkan 9 verifikator dengan 12 alur kegiatan, saat ini hanya perlu melalui 5 verifikator dan 8 alur kegiatan. 

"Kita ingin proses perizinan yang sudah ada kalau bisa dipercepat dan persyaratan bisa dikurangi, tentu akan kita laksanakan. Tidak lain tujuannya adalah, membangun Batam dari semua sektor," kata Muhammad Rudi. 

Ia menambahkan, dirinya juga akan terus membuka diri untuk menerima masukan atau merevisi peraturan yang ada. Sehingga kedepannya bisa mempercepat pelayanan dan efisiensi biaya yang dikeluarkan oleh pelaku usaha kepelabuhanan.

"Jika ada masukan, silahkan disampaikan. Kita berharap dengan dipermudahnya seluruh perizinan, investasi berjalan dengan baik dan lebih banyak yang masuk ke Kota Batam,” tutup Muhammad Rudi.

Sebagaimana diketahui, pada tahun 2022 lalu, Kementrian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) merilis nilai investasi Penanaman Modal Asing (PMA) di Kota Batam sebesar USD 934 juta dengan 2.144 proyek. 

Jumlah investasi dari PMA tersebut, meningkat sebesar 48,5 persen dibandingkan tahun 2021 lalu yang tercatat sebesar USD 504,17 juta. Dengan angka tersebut, Batam menyumbang persentase sebesar 79,97 persen dari realisasi investasi PMA di Provinsi Kepri.

Pada tahun 2022, komoditas terbesar masih sama dengan tahun 2021, yakni golongan Barang Mesin/Peralatan Listrik. Golongan ini, mengalami kenaikan di tahun 2022 sebesar 3,31 persen jika dibandingkan tahun 2021.

Sementara negara dengan kontribusi terbesar masih dipegang Singapura dengan investasi sebesar USD 480,2 juta. Disusul oleh Perancis sebesar USD 91 juta; Jerman USD 45,3 juta; Taiwan USD 41,3 juta dan Hongkong sebesar USD 28,1 juta.

Ril/BP Batam


Banner JP Gadai. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: JP Gadai hadir di Kota Batam dan resmi beroperasional sejak tanggal 19 April 2023 yang beralamat di Komp Cipta Emerald Blok A No 10 Batam Centre.

Perusahaan JP Gadai menawarkan Jasa Gadai berbagaI layanan seperti, Gadai BPKB Motor dan Mobil serta berbagai macam barang elektronik lainnya dengan proses pencairan yang cukup singkat yaitu hanya 5 menit.

Tujuan pembukaan Perusahaan Pergadaian ini mempunyai visi dan misi untuk mendukung program Pemerintah di bidang ekonomi terutama di sektor ekonomi Mikro untuk Modal Usaha dan memberikan manfaat dan pelayanan serta kemudahan akses kepada masyarakat terhadap pinjaman di mana masih banyak masyarakat yang kesulitan mengakses jasa perbankan.

Kantor JP Gadai. 

Direktur Operasional JP Gadai, Fernando menyampaikan, kehadiran JP Gadai di Kota Batam diharapkan mampu memberikan solusi untuk masyarakat Batam dalam mencari Pinjaman Dana Tunai, baik untuk pribadi kebutuhan konsumtif maupun pelaku UMKM untuk Modal Usaha.
 
"JP Gadai terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) nomor KEP-20/D.05/2023 dengan nama Perusahaan PT. Pergadaian Solusi Dana Mandiri dan juga sudah bergabung dalam Persatuan Perusahaan Gadai Indonesia (PPGI)," ujarnya, Kamis (27/4/2023).

Lanjutnya, Nominal uang yang diberikan juga lebih besar nantinya tentunya akan disesuaikan dengan jaminan yang diajukan. Pinjaman yang bisa didapatkan masyarakat juga bervariasi mulai dari Rp 2 juta hingga Rp 100 juta. 

"Cukup bawa KTP dan barang jaminan akan segera kita cairkan. Tempo pinjaman dari 7 hari hingga 120 hari dengan proses mudah dan cepat, harga taksiran tinggi dan Sewa Modal yang kompetitif," tuturnya.

Redaksi


Pemeriksaan Administrasi Awal Calon Anggota Polri T.A 2023.

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Sebagai rangkaian proses dalam rekrutmen anggota Polri T.A 2023, Polres Karimun telah melaksanakan tahap pemeriksaan administras dalam proses penerimaan calon anggota Polri  dengan kategori Calon Taruna Akpol, Bintara Polisi tugas umum ( PTU ), Bintara Polair, Bintara Brimob, Bintara Nakes Polri, Tamtama Brimob dan Tamtama Polair yang bertempat di Gedung Pelayanan Lantai 2 Polres Karimun Kamis (27/4/2023) Pukul 09.00  Wib. 

Kapolres Karimun AKBP Ryky Widya Muharam, S.H, S.I.K melalui Kabag SDM AKP Binsar Samosir, S.H, M.H mengatakan, penerimaan Polri sudah dibuka mulai dari tanggal 4 sampai dengan 17 April 2023 secara serentak di seluruh Indonesia mulai dari sumber Taruna Akpol, Bintara dan Tamtama Polri, dimana animo dan pendaftaran bagi putra dan putri di wilayah Polres Karimun terdata untuk animo 187 orang terdiri dari 131 pria dan 27 wanita dengan rincian: Taruna Akpol 6 orang semuanya pria, Bintara Polisi PTU 125 orang ( 109 pria dan 17 wanita ) Bintara Brimob 8 orang semuanya pria, Bintara Polair 3 orang semuanya pria, Bakomsus Nakes Nihil, Tantama Brimob 4 orang semuanya pria dan Tantama Polair 1 orang. 

Terhitung dari hari ini Kamis tanggal 27 s/d 28 April 2023, pengukuran tinggi dan berat badan serta pemerikaan berkas persyaratan calon Anggota Polri T.A 2023 oleh Panitia Polres Karimun yang terdiri gabungan personel Polres, perwakilan orang tua Calon Taruna/i maupun brigadir dan tamatama, Dinas Pendidikan Kab. Karimun yang dipimpin oleh pak Hendri dan tim, Dinas Disduk Capil Kab. Karimun bapak Hasudungan dan Tim, Pengawas eksternal bapak Aditia Wahyu dan Upt Meterologi Legal Adi Wahyu.

"Tahapan rikmin bagi calon Anggota Polri T.A 2023 tingakat Polres akan di umumkan pada saat usai rikmin awal dan rekrutmen Anggota Polri TA. 2023 tidak dipungut biaya alias gratis dari pendaftaran sampai akhir tes." ungkap Kabag SDM AKP Binsar Samosir.

Untuk dapat menjamin tranparannya dalam proses Rikmin di awasi langsung oleh Kasiwas Polres Karimun IPDA Agus Wasito dan Propam Polres Karimun, tentunya untuk menghindari segala ketidak transparanan dalam seluruh rangkaian proses penerimaan calon anggota Polri yang telah mendaftar. Sehingga tercipta rekrutmen anggota Polri yang bersih dan transparan.

Melihat pelaksanaan rikmin yang di laksanakan, Kapolres Karimun AKBP Ryky Widya Muharam, menyampaikan bahwa doa dan usaha serta kerja keras dari diri sendiri merupakan kunci keberhasilan yang utama, juga doa dan ijin dari orang tua adalah dukungan yang tak ternilai harganya. Karena menjadi Anggota Polri tidaklah segampang dalam pemahaman kita masing-masing.

"Menjadi Anggota Polri tentunya kita harus punya rasa kemanusian yang tinggi untuk dapat memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat serta menegakkan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Tanamkan prinsip percaya pada kemampuan diri sendiri," ujar Kapolres Karimun.

A.Yahya


Arus balik lebaran Idul Fitri di bandara dan pelabuhan penumpang Kota Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Arus balik lebaran Idul Fitri di bandara dan pelabuhan penumpang Kota Batam diprediksi naik drastis jika dibandingkan tahun lalu.

Bukan tanpa alasan, lonjakan jumlah penumpang di bandara maupun pelabuhan Kota Batam sudah terjadi pasca Pandemi Covid-19 melandai.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat, jumlah penumpang angkutan laut meroket pada tahun 2022 silam dengan total 5,45 juta orang.

Angka ini naik drastis jika dibandingkan tahun 2021 yang hanya mencatatkan 1,84 juta orang.

Begitu juga jumlah penumpang angkutan udara yang mencapai 3,46 juta orang pada tahun lalu. Totalnya pun meroket dibandingkan pada tahun 2021 yang hanya sebanyak 2,07 juta orang.

Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan bahwa pihaknya telah berupaya untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama musim mudik ataupun arus balik nanti.

Sejalan dengan arahan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, Dendi serta tim berusaha untuk memberikan pelayanan maksimal bagi seluruh penumpang.

"Untuk lonjakan penumpang pada tahun 2023, diperkirakan hampir sama kondisinya dengan tahun 2019 lalu," ujar Dendi, Rabu (26/4/2023).

Terpisah, PT Bandara Internasional Batam (BIB) memperkirakan jumlah penumpang mencapai 15 ribu orang pada arus balik lebaran Idul Fitri nanti.

Direktur PT BIB, Pikri Ilham Kurniansyah, memprediksi jika jumlah tersebut bisa saja melonjak drastis dari perkiraan yang ada.

"Kita melihat, puncak arus balik tak berbeda jauh dengan arus mudik kemarin. Kemungkinan besar, lonjakan terhadap puncak arus balik sekitar tanggal 30 April sampai 1 Mei," ujarnya.

Sejauh ini, lanjut Pikri, pihaknya pun telah mempersiapkan rencana operasional dalam mengantisipasi tingginya lalu lintas penerbangan pada arus balik nanti.

Peningkatan keamanan, keselamatan serta pelayanan menjadi prioritas utama PT BIB.

Selain itu, Pikri mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait dalam menghadapi arus balik lebaran beberapa hari ke depan.

"Untuk sekarang, arus penumpang masih landai. Saya mengucapkan terima kasih pula kepada BP Batam, di bawah kepemimpinan Pak Muhammad Rudi bandara kita mengalami peningkatan," tambahnya.

Sementara, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menyambut baik perkembangan arus penumpang di Bandara Internasional Batam dan pelabuhan.

Khususnya untuk peningkatan volume selama musim mudik lebaran Idul Fitri lalu. Mengingat, kenaikan jumlah penumpang naik drastis dibandingkan perayaan lebaran tahun lalu.

Untuk penumpang angkutan udara saja, puncak tertinggi pergerakan penumpang terjadi pada tanggal 19 April 2023 lalu (H-3 Idul Fitri) dengan jumlah 15.317 orang atau naik sebesar 18,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Angka ini, kata Rudi, menjadi sinyal positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Batam yang mulai membaik pasca dilanda pandemi Covid-19 dua tahun lamanya.

"Semoga pencapaian ini bisa terus meningkat. Ekonomi harus bangkit, pembangunan harus selesai. Mari kita bergotong royong agar Kota Batam menjadi kota maju dan modern," ujar Rudi.

Muhammad Rudi berharap, rencana strategis BP Batam terhadap pengembangan Kota Batam dapat memberikan dampak positif pula pada pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri ke depan.

"Kami sudah menyiapkan rencana pembangunan Kota Batam. Semoga masyarakat tetap kompak dan bersatu untuk bersama mendukung pembangunan agar ekonomi Batam bisa kembali tumbuh positif tahun ini," pungkasnya. (DN)


Lokasi KEK

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Internasional Batam (KIB) terus dimatangkan oleh Badan Pengusahaan Batam (BP Batam).

Mulai dari rapat koordinasi dalam percepatan perizinan berusaha hingga rapat bersama Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Kepri beberapa waktu yang lalu.

Hal ini, sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam Muhammad Rudi dalam meningkatkan perekonomian Kota Batam demi kesejahteraan masyarakat.

Ketua Persi Wilayah Kepri , Sahat H Siahaan Mars FISQua mengatakan, tentunya Persi sangat setuju dengan adanya pembentukan KEK Kesehatan Internasional Batam. Sebab, jika rencana KEK Kesehatan ini berlanjut, akan ada rumah sakit yang punya kemampuan lebih dalam segi pelayanan maupun SDM nya. 

Ia mengungkapkan, banyaknya pasien yang memilih untuk berobat ke Singapura maupun Malaysia karena banyaknya ahli kesehatan yang mudah dalam berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain karena wilayahnya yang tidak sebesar wilayah Indonesia.

Padahal, kata Sahat, ahli kesehatan yang ada di rumah sakit Singapura maupun Malaysia sudah setara dengan ahli kesehatan yang ada di Jakarka maupun Bandung.

"Satu sisi karena kita di ujungnya Indonesia bagian barat, ahli kita tidak semumpuni mereka (dalam menjangkau seluruh wilayah Indonesia). Walaupun kita sudah memilikinya," ujar Sahat beberapa waktu yang lalu.

Sehingga, alasan inilah yang menyebabkan banyaknya masyarakat Indonesia yang lebih memilih berobat ke Singapura maupun Malaysia.

"Sebenarnya pasien di Indonesia ini, kalau ada ahlinya dia tidak mau kesana. Misalnya sakit TBC ngapain kesana kalau bisa di Indonesia," ujarnya.

Dengan terbentuknya KEK Kesehatan Internasional Batam nantinya, maka akan otomatis tenaga ahli yang berada di seluruh Indonesia akan ikut bergabung.

Begitu juga dengan peralatan medis yang saat ini sebenarnya di Indonesia sudah mempunyai peralatan yang mumpuni seperti di Singapura maupun Malaysia. 

"Bagitu juga kalau ada alat (medisnya) orang ngapain kesana. Kita ada alat dan ahlinya kok," tuturnya.

Sehingga, ia menambahkan kembali bahwa keberadaan KEK Kesehatan Internasional Batam ini akan sangat baik sekali dalam menahan devisa negara. Apalagi jika nantinya bisa dilakukan MoU bersama rumah sakit, tenaga medis dan sebagainya.

"Kalau pasien kita punya banyak pasien. Tapi, dengan adanya KEK ini dan dengan peralatan kesehatan, ahlinya dan ada kerjasamanya, ini bisa akan lebih baik lagi mendatangkan dokter dokter ahlinya kesini," imbuhnya.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait mengatakan, dengan dibukanya KEK Kesehatan Internasional Batam ini akan ada beberapa pasar potensial yang akan dimiliki.

"Beberapa diantaranya, industri farmasi dengan nilai investasi Rp 110 triliun dan industri peralatan medis dengan nilai investasi Rp 49 triliun,” ujar Ariastuty.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), masyarakat Indonesia telah menghabiskan Rp 160 triliun per tahun atas biaya perawatan yang dilakukan di luar negeri, terutama di Singapura dan Malaysia.

"Batam akan menangkap peluang tersebut melalui KEK Kesehatan. Dengan luas lahan 44,5 hektar dan nilai investasi senilai USD 215 juta, BP Batam akan mengembangkan rumah sakit bertaraf internasional, farmasi dan peralatan medis, serta akomodasi,” terang Ariastuty.

Selain itu, melalui kawasan Free Trade Zone (FTZ) dan KEK, dilengkapi insentif fiskal maupun nonfiskal, Batam menawarkan kemudahan untuk berinvestasi dengan pengembangan potensi mencakup wisata kebugaran, universitas kedokteran terbaik dan sistem manajemen kesehatan yang terpadu.

"Dengan dukungan dari Menko Perekonomian RI serta Dewan Pengawas BP Batam, maka BP Batam berkomitmen untuk membantu proses investasi di Batam. Kami juga mengundang para investor untuk datang ke Batam dan menyaksikan langsung potensi Batam sebagai kawasan investasi yang bernilai tambah,” tutup Ariastuty.

Ril/Redaksi


Penumpang Peswat. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sepanjang tahun 2022, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam melaporkan bahwa jumlah penumpang angkutan udara yang datang dan berangkat melalui Bandara Internasional Hang Nadim sebanyak 3,46 juta orang.

Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 2,07 juta orang.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menyambut baik pergerakan penumpang tersebut.

Menurut Rudi, hal ini menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi Kota Batam ke depan.

"Ini sinyal positif. Total penumpang cukup tinggi dan menunjukkan adanya pemulihan pasca pandemi Covid-19. Semoga pergerakan ini ikut berdampak bagi ekonomi Batam," ujar Rudi, Selasa (25/4/2023).

Berdasarkan catatan BPS Kota Batam, total penumpang angkutan udara tahun 2022 mengalami peningkatan sebanyak 66,88 persen.

Dengan rincian, penumpang datang sebanyak 1,76 juta orang dan penumpang berangkat sebanyak 1,66 juta orang.

Sedangkan penumpang terbanyak datang dari penerbangan domestik. Yang mana, tingkat pemulihannya menyentuh angka 82 persen.

Di sisi lain, penerbangan internasional yang sempat turun drastis selama pandemi Covid-19 juga menunjukkan tren positif dengan tingkat pemulihan sekitar 49 persen.

Berdasarkan data penumpang bulan Februari 2023, jumlah yang datang ke Kota Batam sebanyak 138.611 orang.

Jumlah ini mengalami kenaikan 39,37 persen jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun 2022 silam dengan total penumpang sebanyak 99.457 orang.

"BP Batam sedang mempercepat pembangunan Kota Batam. Kita siapkan kota ini agar wisatawan bisa terus berdatangan. Mari dukung pembangunan agar terwujud Batam yang madani dan modern untuk kita semua," tambahnya.

Tidak hanya itu, lanjut Rudi, meningkatnya pergerakan penumpang angkutan udara tersebut diharapkan mampu memberi dampak bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Batam.

Sehingga, kedatangan wisatawan nusantara ataupun mancanegara ke Kota Batam ikut menghidupkan ekonomi masyarakat kecil.

"Kita tak boleh jadi penonton saja. Masyarakat harus mempersiapkan diri untuk ikut andil dalam kemajuan bersama," pungkasnya. (DN)


Penyampaian Kata Sambutan. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: PT Makmur Elok Graha (MEG) telah resmi jadi nakhoda untuk mengembangkan kawasan Rempang seluas 17 ribu hektar. Hal ini ditandai dengan Peluncuran Program Pengembangan Kawasan Rempang di Jakarta, Rabu, 12 April 2023 lalu.

Setelah resmi mengelola Kawasan Rempang, PT MEG tidak akan serta merta melupakan penduduk tempatan di Kawasan Rempang.

Komisaris sekaligus Juru Bicara PT MEG Fernaldi Anggadha mengatakan, pihaknya merupakan mitra dari BP Batam dan Pemko Batam dalam mengembangkan Pulau Rempang. 

Dimana, dalam pengembangan Pulau Rempang, BP Batam maupun Pemko Batam sangat aktif dalam menyerap seluruh aspirasi dari masyarakat Rempang.

"Kita (PT MEG) bersama BP Batam dan Pemko Batam sangat memperhatikan, bagaimana kepentingan dari warga disana," ujarnya.

Sehingga kedepannya, PT MEG bersama BP Batam sudah menyediakan pemukiman terpadu. Dimana, dalam pemukiman tersebut akan dilengkapi dengan pasar modern, sarana olahraga, sekolah dan lainnya.

"Supaya skala ekonomi dari warga Rempang sendiri naik," tegasnya.

Sebab, sebagaimana yang diketahui saat ini, masyarakat Pulau Rempang hidup secara sporadik atau terpisah jauh dari satu keluarga dengan keluarga lainnya. 

Begitu juga dengan pendapatan masyarakat dari berbagai profesi mulai dari nelayan hingga petani. 

"Ini sudah kita akomodir dan kita persiapkan perencanaan terbaik untuk warga disana dan juga kita siapkan juga pusat pelatihan dan pendidikan. Supaya nantinya warga atau anak tempatan di Rempang Galang bisa ikut berkontribusi dalam pembangunan Rempang," jelasnya.

Ia menambahkan, pengembangan yang dilakukan di Pulau Rempang sendiri tak lain adalah untuk masyarakat Rempang itu sendiri. Sebab, PT MEG dan BP Batam tidak ingin masyarakat Rempang hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan ini.

"Sekarang sudah saatnya kita bangun Pulau Rempang ini, dan kita pemain utamanya. Khususnya untuk masyarakat Rempang Galang," imbuhnya.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait mengajak seluruh pihak di Kota Batam, untuk bersama-sama mengawal jalannya pembangunan di kawasan Rempang, sejalan yang telah dicanangkan pemerintah. 

"Semenjak launching, pulau ini mendapat perhatian khusus dari semua pihak, karena memang pengembangan pulau ini sudah dinanti," kata Ariastuty Sirait. 

Kawasan tersebut, telah ditetapkan sebagai The New Engine of Indonesian's Economic Growth Indonesia. Nilai investasi pengembangan kawasan mencapai Rp 381 triliun dan akan menyerap  lebih dari 300 ribu tenaga kerja.

Ia menambahkan, sesuai arahan dari Kepala BP Batam, pengembagan kawasan Rempang ini harus lebih mengutamakan masyarakat Rempang sendiri, dalam proses pembangunan kedepannya.

"BP Batam telah menyiapkan development plan kawasan Rempang sesuai arahan Bapak Kepala BP Batam Muhammad Rudi, semoga akselerasi ini segera memberikan dampak positif bagi pengembangan daerah," serunya.

Ril/BP Batam


Fly Over Sei Ladi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sejumlah proyek prioritas menjadikan Batam Kota Baru yang modern terus digesa. Saat ini, sejumlah proyek pengembangan mulai dari Bandara Hang Nadim, Pelabuhan Batu Ampar dan pelebaran jalan-jalan utama juga tengah berjalan.

Dalam beberapa kesempatan, Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) Muhammad Rudi mengatakan, akan membangun flyover dan peningkatan jalan dari Pura Agung - UIB hingga ke Simpang Laluan Madani. Proyek ini, akan dimulai pada tahun 2024 mendatang.

"Jalan itu nanti akan dibangun dua lajur kiri dan dua lajur kanan. Nantinya juga akan ada flyover," ujar Muhammad Rudi.

Ia menjelaskan, ruas jalan dari Simpang UIB ke Simpang Laluan Madani dan sebaliknya saat ini baru satu jalur dengan dua lajur.

Kedepannya akan dibangun menjadi dua jalur dengan dua lajur kanan dan dua lajur kiri. Dan ditambah dengan flyover yang membentang di atas ruas jalan dari Laluan Madani menuju UIB.

"Nantinya masyarakat tidak perlu berhenti lagi. Begitu juga untuk kendaraan atau alat berat akan langsung naik ke flyover dan tidak boleh lagi melewati jembatan Sei Ladi," katanya.

Sebagaimana diketahui, jembatan Sei Ladi sudah berusia hampir 50 tahun. Sehingga jika jembatan itu terus digunakan dan dilalui oleh kendaraan berat, tentu akan membahayakan. 

"Maka dari itu, nanti jembatan Sei Ladi hanya dilewati untuk kendaraan roda empat atau kendaraan ringan. Tapi kalau flyover ini boleh dilewati oleh semua kendaraan. Mulai dari roda empat, roda dua maupun alat berat," jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan ini salah satu upayanya untuk menghilangkan kemacetan di daerah tersebut. Terutama kemacetan yang sering timbul pada jam-jam sibuk di pagi hari maupun sore hari saat pulang kerja.

"Maka saya butuh dukungan dari masyarakat agar seluruh proses pembangunan ini dapat berjalan sesuai dengan perencanaan. Apabila akses jalan selesai, tentunya akan berdampak pada perekonomian Kota Batam kedepannya," imbuhnya. (EI)


Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pengembangan Batam sebagai kota baru dan modern tengah berkembang pesat di Kota Batam. 

Hal ini tumbuh seiring dengan masifnya pembangunan infrastruktur Kota Batam dibawah kepemimpinan Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi mengatakan, saat ini Kota Batam tengah membangun infrastruktur jalan dan pelabuhan untuk meningkatkan ekonomi kedepannya. Dimana, pembangunan ini telah dimulai sejak dirinya menjabat Kepala BP Batam sekaligus Walikota Batam.

Wajah Kota Batam yang telah banyak berubah tak membuatnya berpuas diri. Kedepannya, ia ingin membangun proyek transportasi modern berupa Light Rapid Transit (LRT) di Kota Batam.

"Setelah jalan selesai dan pelabuhan selesai, saya ingin menyiapkan transportasi massal berbentuk LRT di Kota Batam," ujarnya dalam beberapa kesempatan bertemu dengan warga.

Ia menambahkan, pembangunan LRT sebagai salah satu upayanya untuk mengurangi kemacetan dan menjadikan Batam kota yang modern. 

Sebab, pembangunan jalan hingga lima lajur, jika tidak diimbangi dengan transportasi massal, akan berdampak pada kemacetan dalam beberapa tahun kedepannya. 

Hal ini seiring dengan pertumbuhan penduduk Kota Batam ditambah dengan warga dari seluruh daerah yang akan mengunjungi Kota Batam.

"LRT kita siapkan agar masa depan Batam yang kita cintai ini bisa lebih modern dan tidak semeraut kedepannya," imbuh orang nomor satu di Batam itu.

Sementara itu, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait mengungkapkan, proyek ini telah masuk ke proses penyiapan dokumen atau tahap perencanaan proyek. Proses ini, ditargetkan akan rampung pada bulan Mei mendatang. 

Setelah selesai, selanjutnya akan masuk ke tahap penyiapan dokumen lelang yang kurang lebih akan memakan waktu 3 hingga bulan.

"Sehingga lelang ditagetkan di akhir 2023," ujarnya. (EI)


Foto Bersama Kepala BP Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Realisasi zakat di Kota Batam tahun 2023 mengalami kenaikan sekitar 10 persen. Hal itu berdasarkan laporan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, zakat terkumpul sebanyak Rp 37 miliar lebih selama Bulan Ramadan lalu.

Kepala Kantor Kemenag Kota Batam, Zulkarnain, mengungkapkan bahwa realisasi tersebut lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

"Itu termasuk zakat fitrah, zakat mal, ada fidyah, infak ramadan, dan lainnya. Ada kenaikan sekitar 10 persen," ujarnya usai pelaksanaan Salat Idul Fitri, Sabtu (22/4/2023).

Menyikapi pencapaian tersebut, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, merasa bersyukur.

Pasalnya, kenaikan realisasi zakat tersebut selaras dengan pertumbuhan ekonomi Kota Batam yang menunjukkan tren positif.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat, ekonomi Batam tumbuh 6,84 persen sepanjang 2022 lalu.

Pertumbuhan tersebut masih berpotensi untuk naik seiring pengembangan Kota Batam yang sedang berlangsung.

Mengingat, BP Batam juga terus berupaya untuk meningkatkan realisasi investasi asing sepanjang tahun 2023.

"Ini membuktikan bahwa ekonomi terus bangkit dan berdampak terhadap naiknya income masyarakat. Sehingga zakat, infak, dan sedekah juga bertambah," ujar Rudi.

Rudi pun optimistis pertumbuhan ekonomi Kota Batam bakal kembali naik dengan persentase 7 persen pada tahun 2023.

Hal ini sangat berasalan karena pertumbuhan ekonomi tak terlepas dengan peningkatan investasi di Kota Batam.

Bagi Rudi, investasi merupakan hal penting untuk pembangunan dan peningkatan ekonomi daerah.

Keberhasilan BP Batam dalam mendongkrak peningkatan nilai investasi juga merupakan suatu pencapaian yang tak bisa dilepaskan dalam laju pertumbuhan ekonomi daerah.

"Pertumbuhan ekonomi Kota Batam lebih baik dari kabupaten/kota lainnya. Mari kita bersatu padu mendukung pembangunan yang sedang dikerjakan," tambahnya.

Untuk diketahui, sepanjang tahun 2022, ekonomi Batam tumbuh meroket dengan persentase 6,84 persen.

Angka ini naik 2,09 persen dibandingkan laju pertumbuhan ekonomi tahun 2021 lalu yang hanya mencatatkan persentase sebesar 4,75 persen.

Berdasarkan catatan Pusat Pengembangan BP Batam, pencapaian Kota Batam jauh lebih tinggi dibandingkan persentase Provinsi Kepri (5,09 persen) dan Nasional (5,31 persen).

Dari catatan tersebut, kontribusi terbesar pertumbuhan ekonomi Kota Batam tahun 2022 datang dari industri pengolahan dengan persentase mencapai 58,05 persen. Lalu disusul dari sektor konstruksi dengan persentase 20,23 persen.

"Kita berharap, kehadiran investasi bisa memberikan dampak positif untuk pertumbuhan ekonomi. Saya butuh dukungan masyarakat, mari bersama kita jaga persatuan," pungkasnya. (DN)


Pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri berjemaah di Alun-alun Engku Putri Batam Center.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melaksanakan salat Idul Fitri berjemaah di Alun-alun Engku Putri Batam Center, Sabtu (22/4/2023).

Hadir bersama Ketua Pikori BP Batam, Marlin Agustina, Muhammad Rudi mengapresiasi antusias masyarakat dalam menyambut perayaan Idul Fitri tahun 2023.

Bukan tanpa alasan, antusias masyarakat tersebut ikut berdampak pada jumlah titik pelaksanaan salat Idul Fitri di Kota Batam. 

Di mana, jumlah titik pelaksanaan mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya.

Tahun lalu, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam mencatat, pelaksanaan salat hanya sekitar 600 titik.

Sedangkan tahun 2023, meningkat menjadi 831 titik. Dengan rincian, 713 titik di masjid, 97 titik di mushola, dan 21 titik di lapangan terbuka.

Tidak hanya itu, Kemenag Kota Batam juga menyampaikan bahwa indeks kerukunan masyarakat juga mengalami peningkatan sepanjang tahun lalu.

"Hal ini patut kita apresiasi. Mudah-mudahan masyarakat bisa bersatu padu dalam membangun Kota Batam," ujar Rudi.

Orang nomor satu di Kota Batam tersebut mengatakan, kerukunan masyarakat akan berdampak kepada kenyamanan dan keamanan investasi ke depan.

Dengan kerukunan yang ada, lanjut Rudi, situasi Kota Batam bakal kondusif dan mampu menarik minat investor untuk berinvestasi.

"Berdasarkan laporan Kemenag, jumlah zakat, infak, sedekah juga meningkat. Ini artinya, perekonomian masyarakat semakin membaik dan meningkat. Hal ini juga menandakan bahwa perkembangan Kota Batam sudah ada titik terang," lanjutnya.

Rudi berharap, pembangunan infrastruktur yang saat ini sedang berlangsung dapat membawa peningkatan ekonomi untuk masyarakat Kota Batam ke depan.

Mengingat, ekonomi Kota Batam tumbuh 6,84 persen sepanjang tahun 2022 lalu.

Sehingga, Rudi ingin pertumbuhan ekonomi Batam tahun 2023 bisa mencapai 7 persen.

"Ekonomi menjadi penentu. Mudah-mudahan kita bisa saling menjaga silaturahmi agar Batam terus kondusif dan aman demi mewujudkan kota yang madani dan modern," pungkasnya.

Usai melaksanakan salat Idul Fitri, Rudi bersama Ketua Pikori BP Batam, Marlin Agustina, juga berkesempatan untuk menyapa ribuan jemaah yang hadir di Alun-alun Engku Putri Batam Center.

Beberapa jemaah juga menyempatkan diri untuk bersalaman dengan kedua tokoh tersebut.

"Mari kita bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan. Kami juga mengajak generasi muda di Kota Batam untuk menjaga akhlak demi mewujudkan Kota Batam yang madani," ujar Marlin Agustina. (DN)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.