Pemuda Pembawa Kabur Anak Dibawah Umur Diamankan Polsek Sekupang. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepolisian Sektor Sekupang menangkap FHR (19) atas dugaan pencabulan. Korbannya adalah pacarnya sendiri yang masih duduk di bangku sekolah menengah kejuruan.

FHR ditangkap saat berada di depan sebuah mini market di Tiban Baru, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Selasa (14/3/2023).

Selain menangkap FHR, polisi juga mengamankan SA (16) yang menjadi korban pencabulan. Keduanya kemudian dibawa ke Mapolsek Sekupang untuk menjalani pemeriksaan.

Sebelumnya, SA sempat dilaporkan orang tuanya ke Polsek Sekupang karena pergi meninggalkan rumah sejak Sabtu (11/3/2023). Dari hasil penyelidikan polisi diketahui bahwa SA bersama FHR selama tidak pulang ke rumahnya.

Sebelum tertangkap, FHR sempat beberapa kali mengecoh dan main kucing-kucingan dengan polisi dan pihak keluarga SA yang mencarinya.

FHR membawa SA yang sedang minggat dari rumah kediaman orang tuanya di Kecamatan Batu Aji, dan pindah ke salah satu hotel untuk menghindari pencarian. Dalam waktu beberapa hari selalu bersama itu dimanfaatkan FHR untuk merayu SA untuk dicabuli.

Menurut Kapolsek Sekupang, Kompol Christoper Tamba, setelah menjalani pemeriksaan, SA mengaku sudah tiga kali dicabuli oleh FHR selama tidak pulang ke rumah.

Pihaknya kemudian membawa SA ke rumah sakit dan menjalani pemeriksaan medis untuk mendapatkan visum et repertum sebagai alat bukti telah terjadinya pencabulan.

FHR awalnya sempat berkelit dan tidak mau mengaku telah berbuat cabul terhadap SA. Namun, setelah diinterogasi berkali-kali, FHR pun menyerah dan mengakui perbuatan cabul yang ia lakukan.

"Pelaku akhirnya mengakui telah mencabuli korban sebanyak tiga kali. Dua kali di rumah pelaku, dan satu kali di hotel reddorzs di Batu Aji," kata Kompol Christoper, Rabu (15/3/2023).

FHR pun langsung ditahan dan dijerat Pasal 81 Undang-Undang No.35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak. Ia terancam hukuman 15 tahun penjara. Sedangkan SA dikembalikan kepada orang tuanya.

Polsek Sekupang telah menangani beberapa kasus pencabulan yang dilakukan oleh orang terdekat korban, salah satu orang dekat itu adalah pacar korban sendiri.

"Terkait kasus pencabulan terhadap anak, kami mengimbau semua pihak untuk sama-sama berperan mencegah kasus ini tidak terjadi. Terutama peran orang tua dalam melakukan pengawasan terhadap pergaulan anaknya saat berada di luar rumah," kata Kompol Christoper

Redaksi


Kepala BP Batam Tinjau Pembangunan Jalan. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam melakukan peninjauan progres pembangunan dan peningkatan ruas jalan arteri yang menghubungkan Batu Ampar hingga Batu Besar, Nongsa, Selasa (14/03/2023).

"Sengaja hari ini saya cek ke lapangan, karena saya ingin tau, apakah lebar jalan ini sudah sesuai dengan gambar dan DED yang telah kita siapkan," ujar Muhammad Rudi usai peninjauan di lapangan depan Imperium.

Ia menjelaskan, sesuai dengan DED yang telah ditetapkan, jalan tersebut yang mulanya dua, tiga hingga empat lajur akan dilebarkan menjadi lima lajur. Selanjutnya, nantinya disepanjang jalan itu juga akan disiapkan lahan untuk pohon jati emas.

"Kita mau ukur pas atau tidak. Kita takut keliru dan jika pohon jati tumbuh akan jadi masalah kedepannya," katanya.

Setelah melakukan pengukuran langsung dengan alat Total Station, Muhammad Rudi mengungkapkan seluruh pembangunan yang dimulai sejak 5 Januari 2023 itu telah sesuai dengan rencana. 

Muhammad Rudi berharap, pembangunan jalan ini tidak menemui kendala hingga bisa selesai tepat waktu pada 31 Desember 2023 mendatang.

"Kita kontrol hari ini, berapa progres yang sudah berjalan hampir 3 bulan ini. Waktunya tinggal 9 bulan lagi, kita berharap Desember jalan sampai ke bandara sudah selesai semua," tuturnya.

Ia menambahkan, pembangunan dan peningkatan ruas jalan arteri tersebut akan terus digesa meskipun terkendala cuaca hujan yang turun beberapa waktu lalu. 

Sementara kondisi cuaca yang saat ini semakin membaik, Muhammad Rudi berharap tidak ada lagi kendala yang membuat penyelesaian jalan ini jadi terlambat.

Untuk itu, ia meminta kepada Plt Direktur Infrastruktur Kawasan BP Batam Ponco Indro Subekti serta Kepala Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Jalan BP Batam selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Muhammad Gazali Djajasasmita untuk terus mengawasi pembangunan ini.

"Saya kembangkan ini agar ekonomi Batam semakin maju lagi. Kalau sudah maju, masyarakat akan memiliki kesempatan untuk lebih baik, mari kita sambut pembangunan ini," imbuhnya. (EI)


Peresmian Gedung Baru Polsek Batu Ampar.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam memberikan keamanan dan kenyamanan bagi investor, Badan Pengusahaan (BP) Batam telah menyelesaikan pembangunan Mapolsek Batu Ampar. Gedung baru Polsek Batu Ampar ini berada di Jalan Kuda Laut dan telah diresmikan, Selasa (14/03/2023).

Turut hadir dalam peresmian ini Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Wan Darussalam, pejabat eselon II, III dan IV BP Batam, serta jajaran Forkopimda Kota Batam.

Kepala BP Batam Muhammad Rudi melalui Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro mengatakan, Beberapa waktu lalu BP Batam bersama Polri telah menyepakati untuk memindahkan Kantor Polsek Batu Ampar yang lama. 

Hal tersebut dikarenakan akan dilakukannya pelebaran jalan yang telah direncanakan oleh BP Batam, sebagai infrastruktur pendukung ke Pelabuhan Batu Ampar.

"Polsek yang lama terkena program proyek nasional dalam rangka pengembangan Batu Ampar yang lebih bagus lagi. Terlebih BP Batam menjadikan pengembangan Pelabuhan Batu Ampar ini sebagai program strategis beberapa tahun kedepan," ujarnya.

Sehingga ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polri yang selalu mendukung program BP Batam dalam menjadikan Batam sebagai kota modern kedepannya.

Peresmian hibah atau alih status bangunan gedung Polsek Batu Ampar ini juga merupakan bentuk dukungan BP Batam kepada Polri, terhadap program dan kegiatan yang akan dilaksanakan BP Batam pada saat ini hingga kedepannya.

"Polsek Batu Ampar ini dibangun oleh BP Batam dengan biaya Rp6,2 miliar. Dengan luas bangunan 1.200 meter dan luas lahan 4.000 meter. Polsek Batu Ampar diharapkan bisa membantu program dan kegiatan yang direncanakan BP Batam demi kesejahteraan masyarakat Kota Batam," jelasnya.

Seperti diketahui, BP Batam akan menggesa pengembangan Pelabuhan Batu Ampar yang difokuskan untuk meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan dan kuantitas daya tampung peti kemas. Dengan target hingga tahun 2025 mendatang sebesar 1,6 juta TEUs.

Sejalan dengan pengembangan Pelabuhan Batu Ampar tersebut, BP Batam membutuhkan dukungan dari pihak kepolisian untuk menata dan membersihkan Pelabuhan Batu Ampar demi kemudahan investasi di Kota Batam.

Jika kedepannya Pelabuhan Batu Ampar dapat ditata kembali dengan sinergitas bersama, Pelabuhan Batu Ampar akan dapat menangkap pertumbuhan arus barang, serta dapat memenuhi kebutuhan domestik dan interkoneksi dengan pulau-pulau sekitar.

"Kami mohon dukungan dari semua pihak untuk dapat mewujudkan program strategis BP Batam khususnya dalam pengembangan Pelabuhan Batu Ampar. Tanpa dukungan dari seluruh pihak, Kota Batam tidak akan berkembang pesat seperti sekarang ini," tuturnya.

"Semoga dengan hibah gedung Polsek Batu Ampar ini juga dapat saling berkomitmen untuk membangun, menertibkan, mengamankan, dan menata kembali hal-hal yang dapat mengganggu kegiatan investasi Kota Batam," imbuhnya.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Tabana Bangun dalam sambutannya menyatakan komitmennya untuk mendukung BP Batam dalam membangun kota Batam. Dengan demikian, BP Batam selaku pengelola di wilayah Batam dan ikut serta dalam melakukan pembangunan sudah tepat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Bukan kebutuhan kepolisian tetapi kebutuhan untuk mendukung semua sektor, termasuk sektor perekonomian," tegasnya.

Oleh sebab itu, sebagai pimpinan kepolisian di Kepulauan Riau, ia menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada BP Batam. Atas terbangunnya fasilitas kantor kepolisian yang memang sesuai kebutuhan dari masyarakat.

"Saya acungi jempol mewakili kepolisian dan masyarakat tentunya," ujarnya dengan disambut tepuk tangan dari hadirin yang hadir.

Ia menambahkan, kepada semua tokoh masyarakat, tokoh agama hingga seluruh lapisan masyarakat di Kecamatan Batu Ampar untuk bersama-sama menjaga kantor Polsek Batu Ampar. Dengan bersama-sama menjaga kantor Polsek Batu Ampar, artinya juga bersama-sama menjaga situasi dan kondisi masyarakat berjalan dengan baik.

Keberhasilan dalam menjaga situasi keamanan dan kenyamanan di Batu Ampar tentunya akan kembali dirasakan oleh masyarakat. Karena tentunya akan meningkatkan kesejahteraan kedepannya.

"Saya salut dengan Kepala BP Batam yang telah menyumbangkan tenaga dan pikirannya. Mako polsek ini tentunya jadi sebuah sejarah bagi Polda Kepri. Salam hormat kami kepada Kepala BP Batam yang sudah memberikan tempat ini," imbuhnya. (EI)



Aksi Demo Buruh Kota Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sejumlah serikat buruh yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Batam, melakukan unjuk rasa dengan cara menggeruduk kKantor DPRD Batam, Selasa (14/3/2023).

Ketua KC FSPMI Kota Batam, Yapet Ramon, mengatakan, fokus aksi mereka yakni menuntut penolakan pengesahan UU Cipta Kerja dan penerapan pengawasan K3.

Hal ini buntut dari kecelakaan kerja yang terjadi dalam beberapa hari belakangan yang menewaskan empat buruh di Kota Batam.

"Kemana pengawasan K3 nya, pekerja kita tewas, kasihan anak istrinya masalahnya tiba-tiba selesai di bawah meja," kita dia dari atas mobil komando.

Ia menejelaskan,  sesuai Permenaker No 33/2016, dijelaskan bawah Disnaker dalam hal pengawasan harus melakukan pemeriksaan secara terbuka. Pihak kepolisian juga bisa langsung memeriksa atau menyidik karena itu menyangkut nyawa pekerja.

"Artinya kasus ini akan terus kita kawal sampai tuntas. Karena menyangkut nyawa dan berturut-turut terjadi dalam kurun waktu satu bulan," kata Yapet. 

Buruh meminta, pihak yang berwenang memberikan solusi terbaik bagi para pekerja. Jika tidak, para buru meminta kepada Kadisnaker Kepri di copot.

"Suda banyak nyawa melayang, kalo perlu copot Kadisnaker Provinsi. Dari pengawasan Kadis provinsi tidak all out," kata dia.

Selain itu, pihaknya juga menyuarakan tentang rencana DPR RI akan melakukan rapat terkait pengesahan Omnibus Law. Aksi mereka ini dilakukan di tiga titik. Pertama, di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi UPT Pengawasan kerja dan Transmigrasi Kepri, Kantor Wali Kota Batam dan Kantor DPRD Batam.

"Seribu buruh turun mendatangi UPT Pengawasan. Lalu kita ke DPRD Batam dan Kantor Wali Kota Batam. Ini jadi atensi penting karena menyangkut nyawa para pekerja industri di Batam," tutupnya.

Sementara kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Kepri Mangara saat dihubungi mengaku, sudah membicarakan soal pengawasan K3 di tiap perusahaan. 

"Sudah kami bahas, kejadian itu menjadi perhatian serius pemerintah provinsi Kepri, kata dia. 

Pihaknya juga akan melakukan dialog dengan para buruh untuk mendapatkan solusi terbaik untuk permasalahan K3 ini.

Fay/Redaksi


Penata Kelola Penanaman Modal Kementrian Inevstasi/BKPM, Dwiagris Tiffania.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar diseminasi Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) di OSS RBA kepada pelaku usaha di Hotel Harris, Batam Center, Senin (13/03/2023). Kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya BP Batam dalam meningkatkan realisasi investasi di Batam.

Kegiatan ini, sebagai upaya untuk memberi pemahaman dan mendorong pelaku usaha agar dapat segera menyampaikan LKPM. Selain itu, pelaporan LKPM menjadi salah satu sumber informasi bagi BP Batam terkait perkembangan dunia usaha.

Kegiatan tersebut, sejalan dengan program dari Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Batam.

"Ekonomi kita insyaallah menguat. Tapi kita tak boleh lengah. Program-program menarik investasi juga ditingkatkan. Selanjutnya, tugas kita semuanya bahu membahu jaga Batam tetap kondusif," ujar Muhammad Rudi.

Kepala Sub. Direktorat Pelayanan Penanaman Modal BP Batam, Wildan Arief mengatakan, LKPM merupakan suatu kewajiban bagi para pelaku usaha untuk melaporkan seluruh kegiatan maupun aktivitas perusahaan. Hal itu tertuang dalam Undang-Undang No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal.

Pelaporan LKPM menjadi salah satu sumber informasi bagi pemerintah terkait perkembangan dunia usaha, serta menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam menyusun suatu kebijakan.

"Tentunya karena itu kewajiban, beberapa aturan yang seharusnya di update kepada pengusaha. Sehingga kami bersinergi antara pihak BP Batam dan BKPM untuk melakukan sosialisasi atau desiminisasi ini," katanya.

Ia menambahkan, diseminasi atau sosialiasi yang digelar pada awal tahun ini bertujuan agar pelaporan LKPM pelaku usaha pada bulan April mendatang bisa berjalan dengan lancar. 

"Nanti di bulan April dari tanggal 1 sampai tanggal 10, kewajiban (laporan LKPM) itu harus sudah dilaksanakan oleh pihak perusahaan," imbuhnya.

Sementara itu, Penata Kelola Penanaman Modal Kementrian Inevstasi/BKPM, Dwiagris Tiffania mengapresiasi kegiatan diseminasi yang dilaksanakan oleh BP Batam. Dengan adanya kegiatan ini, ia mengharapkan para pelaku usaha bisa patuh dan memahami mengenai kewajibannya.

"Jadi tidak hanya patuh menyampaikan tetapi juga mengerti dan melengkapi dengan benar. Menginput realisasi investasi dengan benar," katanya.

Ia menambahkan, saat ini realisasi capaian investasi di Batam cukup meningkat dengan pesat. Menurutnya, masih rendahnya capaian investasi dalam beberapa tahun belakangan ini disebabkan oleh sejumlah faktor.

Mulai dari pelaku usaha yang tidak mengerti dalam menjalankan LKPM, tidak patuh dalam menyampaikan LKPM hingga terkendala pada sistem. Sehingga, dilakukannya sosialisasi dengan harapan agar pelaku usaha lebih mengerti dan memahami lagi kedepannya.

"Karena sudah ada kewajiban, maka nantinya pelaku usaha juga akan mengerti akan adanya sanksi. Sehingga mereka diharapkan patuh menyampaikan LKPM," imbuhnya. 

Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Investasi/BKPM RI, yaitu Penata Kelola Penanaman Modal Kementrian Inevstasi/BKPM, Dwiagris Tiffania; staf Direktorat Pengendalian dan Pelaksanaan, Very Royani dan Kepala Sub. Direktorat Pelayanan Penanaman Modal BP Batam, Wildan Arief.

Ketiga narasumber tersebut menyampaikan pemaparan tentang sistem OSS RBA, Tata Cara Laporan Kegiatan Penanaman Modal di OSS RBA, dan Simulasi LKPM kepada ratusan pelaku usaha di bidang Shipyard, manufaktur dan beberapa perusahaan lainnya di Batam. (EI)



Foto BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Direktorat Pengamanan Aset (Ditpam) BP Batam terus melaksanakan program "One Day One Target" yang dimulai sejak tahun 2018 lalu.

Selama bulan Februari 2023, sejumlah kegiatan penting untuk mengamankan aset BP Batam pun telah dilaksanakan. Mulai dari kegiatan penertiban hingga pengamanan daerah tangkapan air di areal DAM Duriangkang dan Tembesi.

Kepala Subdit Pengamanan Aset dan Objek Vital Ditpam BP Batam, AKBP S.A. Kurniawan, mengatakan bahwa pihaknya memberikan atensi serius terhadap kegiatan ilegal yang memberikan pengaruh buruk terhadap wilayah tangkapan air di dua DAM tersebut.

Kegiatan ilegal yang dimaksudkan, kata Kurniawan, berupa pembalakan liar (ilegal logging), gubuk-gubuk liar serta sisa pondok dan tanam tumbuh yang berada di areal tersebut.

"Kita terus melakukan pembersihan dan sosialisasi kepada pelaku atau oknum yang melakukan kegiatan ilegal tersebut. Yang jelas, kegiatan rutin dan penertiban terus berjalan," ujarnya, Senin (13/3/2023).

Ia mengungkapkan, sejumlah kegiatan ilegal pun sempat ditemukan oleh Ditpam BP Batam selama bulan Februari 2023 lalu.

"Kami juga telah menggelar sosialisasi dan melakukan kegiatan pendataan aset serta mendistribusikan surat penertiban terhadap keramba jaring apung," pungkasnya.

Untuk diketahui, DAM Duriangkang merupakan waduk terbesar yang dimiliki Kota Batam dengan luas muka air normal  2.340 hektare dan luas daerah tangkapan air 79 kilometer persegi.

Waduk Duriangkang memiliki kapasitas air 107 juta m3 dengan suplai air bersih hingga 3.000 liter per detik.

Sedangkan DAM Tembesi dirancang untuk mampu menampung air baku hingga 56 juta meter kubik dan memproduksi 600 liter per detik.

Sementara, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, meminta agar DAM Duriangkang dan Tembesi tetap terjaga kebersihannya.

"Daerah tangkapan air khususnya Duriangkang dan Tembesi harus bebas dan bersih dari kegiatan pembangunan ilegal. Karena ini menjadi sumber utama air bagi masyarakat Batam," tegas Rudi.

Rudi pun mengajak masyarakat untuk bersama untuk bisa menjaga kelestarian dan kebersihan waduk yang ada.

Ia juga menitip pesan agar warga menegur dan melaporkan apabila melihat ada yang menebang pohon di kawasan hutan lindung

"Hutan yang ada jangan diganggu. DAM harus kita jaga dan kita bersihkan," harapnya. (DN)


Barang Bekas Muatan Kontainer yang ditangkap pada Bulan lalu. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Satu bulan berlalu pasca penangkapan 2 kontainer  Balpres selundupan di Kawasan Industri Tunas 2, Kota Batam pada Selasa (14/2/2023) lalu, hingga kini Polda Kepri belum juga menetapkan satu orang pun tersangka atas kasus tersebut. 

Alasannya, menurut Dirkrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Nasriadi, pihaknya masih menunggu keterangan saksi ahli. Selanjutnya akan digelar perkara. 

"Menunggu keterangan ahli, gelar perkara. Kemudian penetapan tersangka," ungkap Nasriadi kepada awak media, Sabtu (11/3/2023) lalu. 

Diketahui sebelumnya, penyidik Ditreskrimsus Polda Kepri telah memeriksa 5 orang saksi pada kasus tersebut yakni 2 orang supir Kontainer, Rini yang mengaku pemilik barang, Toni selaku Direktur Utama pemilik perusahaan dan anggota yang melakukan penangkapan. 

Sementara, menurut informasi yang didapatkan wartawan, perusahaan importir pemasok barang bekas selundupan asal Singapura ke wilayah Batam itu diketahui adalah PT. Yakin Sumber Sukses yang berdomisili di kawasan Bintang Industri II Tanjung Uncang, Batu Aji, Kota Batam. 

Terkait kasus tersebut, sebelumnya Kapolda Kepri, Irjen Pol Tabana Bangun mengatakan, pihaknya masih membutuhkan waktu untuk penentuan tersangka. 

"Untuk penanganan Balpres ini, kami masih membutuhkan waktu untuk penentuan tersangka. Tapi setidaknya awalnya kita sudah melakukan  pengamanan barang bukti Balpres sebanyak 2 truk kontainer," ungkap Kapolda Kepri, Irjen Pol Tabana Bangun, Rabu (15/2/2023). 

"Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kemungkinan akan ada calon tersangka. Tapi masih membutuhkan sedikit waktu untuk mengkonstruksi perbuatan pidananya, sehingga bisa ditetapkan tersangka," tambahnya.

Redaksi


Memperingati menyambut Bulan Suci Ramadhan 1444 H dan Memperingati Hari Isra Mi'raj 2023 Masehi.

KUNDUR|KEPRIAKUIAL.COM: Bupati Karimun H.Aunur Rafiq S.Sos Msi. Hadiri Kegiatan Sambut Bulan Suci Ramadhan 1444.H dan memperingati isra mi'raj Nabi besar Muhammad SAW di Masjid Hijir Ismail Islamic Center, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Sabtu (11/03/2023).

Acara tersebut disejalankan dengan penyerahan santunan kepada 200 orang anak yatim piatu se-Pulau Kundur serta menghadirkan penceramah Buya Ustadz H. Abdul Wahab Sinambela.

Adapun acara ini diselenggarakan oleh PC PKMT 5 Kecamatan di Pulau Kundur dan PKMT Kabupaten Karimun yang berkerja sama dengan bagian Kesra Kabupaten Karimun.

Dalam sambutan Aunur Rafiq, ia mengajak semua hadirin untuk menjadikan peringatan Isra Mi'raj dan menyambut bulan suci Ramadhan sebagai momentum Ukuwah Islamiah. Agar kita semua terus memperbaiki kualitas Iman dan Taqwa.

"Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW adalah sebuah peristiwa penting yang spektakuler yang tidak bisa diterima akal manusia yang terbatas. Tetapi hanya bisa diterima dengan Iman dan Taqwa Sholat wajib dikerjakan mengingat perintah sholat sangat khusus yang disampaikan langsung oleh Nabi Muhammad SAW," ujar Rafiq.

Kemudian, lanjutnya, mari kita tingkatkan iman dan taqwa serta menjadi pribadi yang lebih baik dan saling memaafkan.

"Karena sebentar lagi kita akan menyambut bulan Suci Ramadhan," pungkasnya

Turut hadir di acara  Camat Kundur Kapolsek Kundur, Danramil 03/Kdr diwakili Babinsa, Kepala KUA,Lurah Se-pulau Kundur, Kades Kundur serta Tokoh Agama dan Masyarakat Kundur 


A.Yahya


penandatanganan Komitmen Pelaksanaan Aksi Pencegahan Korupsi 2023-2024.

JAKARTA|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melaksanakan penandatanganan Komitmen Pelaksanaan Aksi Pencegahan Korupsi 2023-2024 yang dilaksanakan di Aula Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Jakarta Pusat.

Komitmen bersama ini dilakukan pada Jum'at (10/3/2023), bersama dengan seluruh Tim Nasional Pencegahan Korupsi. 

Penandatanganan Komitmen Pelaksanaan Aksi Pencegahan Korupsi 2023-2024 disaksikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas bersama Pimpinan Lembaga Tim Nasional Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) dari BPKP RI, KPK RI dan Mahkamah Agung.

Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan Wahjoe Triwidijo Koentjoro yang hadir dalam kegiatan ini mengatakan pihaknya bersyukur atas kepercayaan yang diberikan. Komitmen ini sekaligus menjadi cambuk bagi pihaknya dan jajaran dalam tata kelola administrasi dan keuangan BP Batam.

"Di satu sisi kita bangga tentu atas kepercayaan ini, namun di sisi lain tentu ada konsekuensi. Konsekuensinya adalah cambuk bagi kita untuk terus memperbaiki tata kelola kita. Hal ini sesuai dengan arahan Kepala BP Batam Bapak Muhammad Rudi, bagaimana sistem itu mudah dan cepat." Katanya.

"Kemudian yang ditekankan adalah bukan input dan output saja, melainkan outcome. Sehingga jelas dan terukur apa hasil dari pelaksanaan anggaran yang telah kita lakukan, dan hasil itu ada dampaknya dan dirasakan masyarakat." Tutur Wahjoe.

Komitmen ini dilakukan dalam Rangka Melaksanakan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) dan menindaklanjuti Peluncuran Aksi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi Periode Tahun 2023-2024 pada 20 Desember 2022 lalu.

Acara ini juga diisi dengan seminar yang menghadirkan para narasumber untuk membahas fokus Penegakan Hukum dan Reformasi Birokrasi yakni Menteri PANRB Azwar Anas; Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) M. Yusuf Ateh;  Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung Dwiarso Budi Santiarto; dan Pimpinan KPK RI Alexander Marwata.

Menteri PANRB Azwar Anas mengatakan bahwa transformasi digital menjadi instrumen kunci pencegahan korupsi. Pihaknya meyakini dengan Birokrasi yang tersistem secara digital, mudah dan transparan menjadi katalisator mengeliminasi potensi korupsi.

"Sesuai arahan Presiden yang kita create intinya Birokrasi yang lincah, mudah dan gak ruwet. Ini yang kita harapkan dapat segera diaplikasikan oleh semua K/L dan daerah." Pungkas Azwar Annas.

Komitmen ini diikuti oleh 19 Sekretaris Jenderal dan Inspektorat Jenderal dari Kementerian dan Lembaga Pelaksana Aksi, salah satunya adalah Badan Pengusahaan Batam.

Ril/BP Batam



Foto Bersama Wakil Bupati Karimun, Polsek Kundur dan Pengurus Kwartir Periode 2022-2025.

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Bupati Karimun, H. Anwar Hasyim di dampingi Polsek Kundur melantik pengurus Kwartir Ranting Kundur masa bakti 2022-2025. Kegiatan di gelar tepatnya di Gedung Balai Srigading Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Sabtu (11/3/2023).

Pada kesempatan itu Wakli Bupati Karimun H. Anwar Hasyim dalam sambutannya mengatakan, pelantikan Kwartir di Kundur ini merupakan organisasi yang berbeda dengan organisasi-organisasi lain yang ada di Kabupaten maupun di Pulau Kundur.

"Organisasi ini terdiri dari guru-guru sekolah, yang mana kegiatan pramuka ini memang di bentuk dari dalam sekolah. Dan di harapkan kepada guru-guru sekolah baik itu di SMP, SMA, maupun di SMK agar terus mengajak anak-anak sekolah untuk ikut serta dan bergabung dalam Organisasi pramuka," ujar Anwar Hasyim.

Di katakan juga, hari ini setelah melakukan musyawarah Ranting dan pengurus yang di lantik hari ini alhamdulillah sudah Resmi dengan begitu pengurus yang baru semoga bisa membina adek-adek pramuka dengan baik dan benar.

"Saya berharap dengan di lantiknya pengurus Ranting Kundur hari ini, semoga bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat. Terutama pada generasi muda, karena Pramuka ini salah satunya Organisasi yang bisa membentuk karakter yang baik. Artinya dari kepribadian mampu untuk mengajari disiplin, sopan santun, aslakul Karimah dan ini yang ditanamkan di dalam Pramuka," kata Anwar Hasyim.

"Mudah-mudah anak-anak kita hasil dari mereka seorang pramuka akan menjadi orang yang lebih baik,
baik dari ilmunya. Pengetahuannya terutama baik di tengah-tengah masyarakat Khusus nya masyarakat Kabupaten Karimun yang kita cintai ini," pungkas Anwar Hasyim kembali. 


A.Yahya


Foto Bersama Pembukaan STQH Kabupaten Karimun. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Karimun Dr. H. Aunur Rafiq S.Sos M.Si membuka secara resmi pelaksanaan seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQH) XV Tingkat Kabupaten Karimun tahun 2023 di Ruang Darul Nadwa, Masjid Agung, Kabupaten Karimun, Jumat (10/03/2023).

Kegiatan ini mengusung tema "Mari Kita Bangun Generasi Cerdas, Berilmu dan Berwawasan, Berpedoman pada Al-Qur'an".

Bupati Karimun dalam sambutannya memberikan ucapan selamat kepada para kafilah yang berhasil mewakili kecamatannya untuk mengikuti STQH tingkat Kabupaten Karimun.

Ia menyampaikan bahwasannya para peserta maupun kafilah yang nantinya keluar sebagai yang terbaik dalam STQH Kabupaten Karimun akan dilakukan training center terlebih dahulu untuk mewakili kabupaten Karimun ke tingkat Provinsi.

"Selamat bertanding dan terima kasih kepada panitia pelaksana dan seluruh kafilah, semoga dari tingkat Kabupaten ini akan melahirkan kafilah terbaik kita untuk mengikuti STQH tingkat Provinsi Kepri yang akan dilaksanakan pada bulan Mei mendatang," kata Bupati Aunur Rafiq.

Bupati Karimun juga menyampaikan bahwa dewan hakim yang telah dilantik berperan penting dalam pelaksanaan seleksi STQH, ia berharap dewan hakim dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

"Bukan hanya sebagai juara, semoga pelaksanaan STQH ini diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan semangat para qori-qoriah untuk memuliakan ayat-ayat suci al-quran," ucapnya.

STQH ke XV ini diikuti sebanyak 133 peserta Qori Qoriah dari tiga cabang perlombaan dengan tujuh golongan atau katagori yang dipertandingkan.

Adapun cabang/ golongan dalam sileksi ini diikuti oleh 14 kafilah,dari 14 kafilah tersebut,yakni:

1. Cabang Tilawah Golongan Anak-anak: 28 Peserta
2. Cabang Tilawah Golongan Dewasa: 28 Peserta
3. Cabang Tilawah Golongan 1 Juz Tilawah: 19 Peserta
4. Cabang Tilawah Golongan 5 Juz Tilawah: 19 Peserta
5. Cabang Tilawah Golongan 10 Juz Tilawah: 21 Peserta
6. Cabang Tilawah Golongan 20 Juz Tilawah: 12 Peserta
7. Cabang Tilawah Golongan 30 Juz Tilawah: 6 Peserta

Sedangkan jika jumlah peserta berdasarkan kafilah,yakni:

1. Kafilah Karimun: 14 Peserta
2. kafilah Kundur: 11 Peserta
3. Kafilah Moro: 11 Peserta
4. Kafilah Meral: 11 Peserta
5. Kafilah Meral Barat: 13 Peserta 
6. Kafilah Tebing: 12 Peserta
7. Kafilah Kundur Utara: 4 Peserta
8. Kafilah Kundur Barat: 7 Peserta
9. Kafilah Durai: 8 Peserta
10. kafilah Buru: 7 Peserta
11. Kafilah Ungar: 6 Peserta
12 Kafilah Belat: 9 Peserta.

A.Yahya


Warung Isnaniah.

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Usaha kedai runcit yang dijalankan Isnaniah terus berkembang, setelah dirinya memanfaatkan program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) PT Timah Tbk. 

Semula, kedai Isnaniah yang beralamat di Jalan Pendidikan Layang, Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat hanya menyediakan sembako dan berbagai kebutuhan pokok, itupun belum lengkap. Pasalnya ia kekurangan modal untuk menambah jenis dagangan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. 

Namun, setelah dirinya memanfaatkan program PUMK PT Timah Tbk, jenis dagangannya semakin bertambah dan bisa memenuhi kebutuhkan konsumen. Sehingga masyarakat sekitr tak perlu jauh-jauh lagi untuk membeli kebutuhan rumah tangga. 

"Awalnya saya keterbatasan modal untuk menambah jenis dagangan, tapi warga sekitar berharap kedai saya menyediakan banyak keperluan sehari-hari sehingga mereka tidak jauh ke pasar untuk membeli kebutuhan itu," ceritanya Isnaniah, Sabtu (11/3-2023).

Dengan permintaan tetangga sekitar tersebut membuat Isnaniah mencoba mencari cara untuk mendapatkan tambahan modal. Sehingga ia memanfaatkan program PUMK PT Timah Tbk. 

Saat ini, usaha kedai sembakonya terus berkembang dan sudah bisa melengkapi kebutuhan masyarakat di sekitar seperti beras, minyak goreng dan lainnya. 

"Program ini menarik dan banyak membantu pelaku usaha kecil seperti saya, karena prosesnya yang mudah dan tidak ada potongan. Modalnya benar-benar bisa kita gunakan untuk jadi modal usaha," ungkapnya.

Kedepan, Ia berharap program ini dapat terus berlanjut sehingga bisa dimanfaatkan pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha.

A.Yahya


Unjuk Rasa Warga Kampung Panau di PT Blue Steel Industries.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ratusan warga Kampung Panau, Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam yang didominasi oleh kaum emak-emak melakukan aksi unjuk rasa dengan cara mendatangi area perusahaan PT Blue Steel Industries yang berada di Kabil, kota Batam pada, Jumat (10/3/2023) siang.

Adapun maksud dan tujuan dari kedatangan ratusan warga tersebut yakni meminta kepada pihak perusahaan asal Australia tersebut, agar menghentikan dulu sementara aktifitas pematangan lahan atau cut and fill diatas lahan seluas 60 hektare itu.

Hal itu dikarenakan antara pihak perusahaan belum ada kata sepakat dengan masyarakat tempatan yang berada di wilayah Kampung Tua Kampung Panau, Kabil, perihal kompensasi atas dampak lingkungan yang dihasilkan dari pengerjaan proyek tersebut.

Tokoh Masyarakat Kampung Panau, Hasan Deni sangat menyesalkan atas sikap arogansi yang ditunjukkan oleh manajemen perusahaan PT Blue Steel Industries Kabil.

Menurutnya, pihak perusahaan tidak memiliki itikad baik sedikitpun dengan warga tempatan yang berada di wilayah Kampung Tua, Kampung Panau, Kabil, sebelum pelaksanaan pengerjaan pematangan lahan dilokasi perusahaannya.

"Yang jelas, perusahaan ini tidak ada itikad baik dengan warga disini, sehingga terjadinya aksi unjuk rasa hari ini," ujar Hasan Deni kepada media disela-sela aksi unjuk rasa.

Lebih lanjut dia mengatakan, sebelumnya dia sudah pernah menyampaikan kepada pihak perusahaan, bahwasannya di wilayah Kampung Panau ada sejumlah masyarakat yang telah sejak lama mendiami wilayah tersebut.

Bahkan lanjutnya, sebagian besar warga yang tinggal di wilayah Kampung Panau tersebut sudah menempati wilayah itu sejak sebelum Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dan, diwilayah Kampung Panau ini juga terdapat beberapa sekolah seperti SMK Negeri 6 Batam yang jumlah siswanya mencapai ribuan orang. Lalu, ada juga Sekolah Dasar, Puskesmas dan juga tempat ibadah.

"Artinya, diwilayah ini ada masyarakat yang sudah turun temurun dan beranak pinak tinggal di Kampung Panau ini. Tolong, kami dihargai," tegasnya.

"Kami sangat terganggu sekali dengan aktifitas yang dilakukan perusahaan ini. Apalagi, saat ini pengerjaannya sudah merangsek ke bibir pantai dengan cara reklamasi. Ini sudah sangat kelewatan," ucapnya lagi.

Pihaknya meminta kepada pemerintah dalam hal ini kepada Pemko Batam dan BP Batam, agar bisa memberikan perhatiannya sedikit terhadap warga yang terdampak dari pembangunan PT Blue Steel Industries.

Lanjutnya, warga disini bukannya tidak mendukung terhadap pembangunan dan investasi yang dilakukan oleh pemerintah. Namun, ada yang perlu diperhatikan juga dampak dari pembangunan tersebut terhadap warga sekitar yang mayoritas bekerja sebagai nelayan.

"Akibat dari reklamasi tersebut, warga kami yang bekerja sebagai nelayan tak bisa lagi mencari ikan dilaut karena lautnya keruh dan berlumpur," ucapnya dengan wajah lesu.

Kemudian, hal lainnya yang menurutnya pihak perusahaan tidak mempunyai kepedulian dengan warga sekitar yakni pada saat dilakukannya pertemuan mengenai sosialisasi Amdal yang difasilitasi oleh pihak Kelurahan.

Saat itu, pihak perusahaan memang ada mengundang warga untuk datang ke Kantor Lurah untuk sosialisasi Amdal. Namun, hingga kini belum ada kelanjutannya mengenai dana kompensasi yang berhak diterima warga dari pengerjaan proyek tersebut.

"Kami minta jangan ada dulu aktifitas pengerjaan untuk sementara ini, sebelum ada kesempatan pihak perusahaan dengan warga," pintanya.

Dilokasi yang sama, Ketua Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin yang kebetulan berada dilokasi mengatakan terlebih dahulu akan meminta surat menyurat dan legalitas apa saja yang dimiliki oleh perusahaan tersebut.

Kenapa hal itu perlu dilakukan, karena surat menyurat dan legalitas itu menjadi hal yang paling utama dimiliki oleh sebuah perusahaan, sebelum mulai melakukan pengerjaan sebuah proyek.

"Saya hadir disini untuk memediasi antara warga dengan pihak perusahaan, karena ini merupakan Dapil saya. Dan, saya minta pihak perusahaan dapat menunjukan legalitas apa saja yang dimiikinya saat ini," ucap Wahyu usai kegiatan.

Lebih lanjut Politisi Partai PKS Kepri mengatakan, dia akan meminta kepada perusahaan apakah sudah mempunyai izin Amdal untuk melakukan reklamasi, apakah sudah dimiliiki apa belum.

Kemudian, mengenai Tata Ruangnya, apakah sudah sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan apa tidak. Karena, sepengetahuannya, Rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil (RZWP-3-K) hingga saat ini belum juga disahkan oleh pemerintah pusat.

"Setahu saya, RZWP-3-K belum disahkan oleh Kementerian Dalam Negeri. Dan, tahun ini masih pembahasan RTRW untuk penggabungannya," jelasnya.

Masih menurut Wahyu, sebagai wakil rakyat yang duduk di Lembaga Legilslatif, sudah menjadi kewajibannya untuk memperjuangkan apa yang menjadi hal-hak dari masyarakat. 

Namun, bukan berarti dia tidak mendukung investasi? Wahyu dengan tegas sangat mendukung masuknya investasi ke Kepri khsususnya Batam. Tapi, harus juga memperhatikan masyarakat yang ada disekitar lokasi perusahaan terkena dampak dari pembangunan itu apa tidak.

"Melalui kewenangan yang saya miliki, saya akan memperjuangkan keinginan dari masyarakat Kampung Panau, untuk mendapatkan apa yang menjadi haknya," pungkasnya.

Tampak hadir dalam aksi unjuk rasa itu, Ketua Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin, Ketua RW 004 Kampung Panau, Abdullah Ali, Ketua RW 006 Jasinta, Arminda dan Gusti Ayu, Kamari, Tokoh Masyarakat Kampung Panau, Hasan Deni dan ratusan warga Kampung Panau yang didominasi oleh emak-emak.

Fay/Redaksi


Luhut Binsar Panjaitan Hadiri Grand Launching PT Free The Sea.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam memberikan apresiasi atas peluncuran PT. Free Tea Sea yang merupakan anak perusahaan dari PT WIK Far East asal Jerman yang beralamat di Panbil Industrial Estate Muka Kuning, Batam.

Hal tersebut disampaikan Wakil Kepala Badan Pengusahaan Batam Purwiyanto yang turut hadir menyaksikan Grand Launching PT. Free The Sea pada Kamis (9/3/2023).

Ia didampingi oleh Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi Sudirman Saad; Anggota Bidang Pengusahaan Wan Darussalam; Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait; dan Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan Binsar Tambunan.

PT Free The Sea bergerak dalam pengolahan daur ulang limbah plastik menjadi barang dengan nilai ekonomis. Bekerja sama dengan masyarakat,  perusahaan Jerman ini mengumpulkan sampah botol plastik dari rumah-rumah warga dan didaur ulang menjadi Coffee Maker atau mesin pembuat kopi.

Adapun hasil sampah plastik didaur ulang menjadi PET Flakes dan Biji Plastik (Petrabs) untuk selanjutnya diolah menjadi salah satu bahan yg dipergunakan untuk pembuatan Coffee Maker atau mesin pembuat kopi yang merupakan produk utama PT WIK.

"Kami sangat apresiasi, investasi ini mendukung visi yang telah dicanangkan Kepala BP Batam Bapak Muhammad Rudi untuk mewujudkan Batam Green City kawasan tujuan investasi yang berwawasan lingkungan." Kata Purwiyanto.

Ia menyampaikan investasi ini akan berdampak sangat positif terhadap lingkungan. Gerakan daur ulang sampah plastik botol menurutnya juga membantu mengedukasi masyarakat terhadap pentingnya memilah sampah. Termasuk mendukung pemerintah dalam menciptakan green industri berteknologi.

"Kami berharap ada Free The Sea berikutnya. Kami sangat senang ya terhadap apa yang dilakukan Free The Sea akan membawa dampak baik bagi lingkungan dan industri kita. Kami menanti investasi yang sama ke depan seperti pengolahan enceng gondok di waduk misalnya." Imbuh Purwiyanto.

Grand Launching PT Free The Sea ditandai dengan pemotongan pita oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, pada Kamis (9/3/2023) bersama dengan Mr. Markus Steckhan, Chief Strategy Officer of WIK Group.

Dalam sambutanya, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan apresiasi yang mendalam bagi perusahaan Jerman yang membawa inovasi bagi dunia investasi di Indonesia, sekaligus membawa misi bagi keberlangsungan lingkungan yang sehat untuk generasi mendatang.

"Investasi ini luar biasa. Mendaur ulang sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomi. Menjaga lingkungan kita dari microplastic yang merupakan bahan berbahaya bagi generasi penerus. Saya ajak warga Batam mendukung ini dengan kontribusi jangan buang sampah sembarangan tapi salurkan." Kata Luhut.

Pihaknya berpesan agar menjaga investasi ini. Sekaligus mengajak masyarakat Batam untuk mendukung gerakan pengelolaan sampah yang benar. 

Menurutnya, pencemaran sampah plastik di perairan akan berdampak secara signifikan bagi kesehatan anak-anak sebagai generasi masa depan. 

"Bayangkan saat kita membuang sampah plastik ke laut kemudian microplastics dikonsumsi oleh Ikan-ikan yang kita makan, bagi ibu hamil ini hampir pasti berdampak pada bayinya. Ayok kita dukung investasi ini. Jangan buang sampah sembarangan." Tegas Luhut.

Dengan hadirnya PT Free The Sea ini, dapat membantu pemerintah mewujudkan target pengurangan sampah plastik laut hingga 7%. 

"Saya mengajak teman-teman di Batam, yok kita dukung investasi ini." Pungkas Luhut.

International Commercial Manager WIK Group, Mr. Bahri Beyhan menambahkan, tahun lalu perusahaan telah berhasil mengumpulkan sekitar 20 juta PET Bottle dari seluruh wilayah Batam. Dan pihaknya sudah berhasil memproduksi sekitar satu juta mesin kopi menggunakan bahan baku upcycling ini.

Redaksi


Foto Bersama Usai Dilantik Wabup Karimun H. Anwar Hasyim.

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM:  Wakil Bupati (Wabup) Karimun H. Anwar Hasyim M.Si melantik 68 orang Dewan Hakim seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQH) XV Tingkat Kabupaten Karimun di gedung Nilam Sari, Kantor Bupati, kecamatan Meral, kabupaten Karimun, Kamis (09/03/2023).

Kegiatan ini mengusung tema "Dengan Penilaian yang Profesional akan menghasilkan Qori Qoriah,Hafizh Hafizah, 'Mufasir Mufasirah yang handal'.

Pembukaan STQH tingkat Kabupaten Karimun ini akan dilaksanakan pada hari Jum'at tanggal 10 Maret 2023, sekitar pukul 14.00 WIB siang di Masjid Agung Karimun dan dijadwalkan ditutup pada hari Minggu tanggal 13 Maret 2023.

STQH Karimun tahun ini akan sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, yang dimana akan menggunakan sistem E-Maqra.

Dalam sambutannya, Wabup Karimun Anwar Hasyim mengucapkan terima kasih kepada dewan hakim yang bersedia ditunjuk dan diangkat sebagai orang yang mengemban amanah dan  orang yang berpengalaman serta profesional didalam STQH ke XV tahun 2023.

"Selamat kepada bapak Ibu Dewan Hakim, semoga dapat mengemban amanah dengan baik dan profesional," katanya.

Wabup menyampaikan, bahwasannya Dewan Hakim adalah salah satu orang yang menyukseskan STQH yang dimana berkat Dewan Hakim Kabupaten Karimun sudah lima kali meraih juara di tingkat provinsi.

"Hasil dari pertandingan ini akan menjadi duta untuk mewakili kabupaten Karimun pada STQH tingkat provinsi tahun 2023 yang mana kita di tunjuk sebagai tuan rumah," ujar Anwar Hasyim.

A.Yahya


Foto Bersama Anggota DPRD Kepri, Ery Suandi dengan Buruh Pelabuhan. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Anggota DPRD Provinsi Kepri, Ery gelar reses bersama angota buruh pelabuhan Sungai Buluh, di Kafe Pesisir Pantai Jaln M. Daud, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Kamis (9/3/2023).

Reses kali ini dalam tema "Bersilaturrahim dalam upaya mensejahterakan masyarakat, khususnya masyarakat se- Pulau Kundur"

Kata Ery Suandi, dalam forum rapat tersebut, ada beberapa keluhan dari masyarakat yang berpropesi sebagai buruh harian. Dan ini perlu dibantu guna untuk mensejahterakan kehidupan di tengah-tengah masyarakat se-Pulau Kundur yang kita cintai ini.

"Sebagai putra daerah yang lahir di Tanjunbatu. Sudah sewajaranya memperhatikan dan membangun daerah saya. Maka saya mendengarkan semua keluhan masyarakat. Insyaallah akan saya bantu sesuai kemampuan dan kewenangan saya sebagai wakil rakyat," jelas Ery Suandi.

Di tempat yang sama, Ketua pelabuhan Sungai Buluh M. Yahya mengatakan ucapan trimaksih kepada Bapak Ery Suandi yang telah menyempatkan diri untuk hadir atas undangan yang ia berikan.

"Kami sebagai buruh harian sangat bangga atas kehadiran Bapak Ery Suandi yang sudi mendengarkan apa yang selama ini kami butuhkan dan kami harapkan. Alhamdulillah dengan datangnya Bapak Anggota DPRD Provinsi ini sebagai buruh harian. Kami sangat tersanjung dan sangat berpuashati karena masih ada Dewan yang mau dan peduli mendengarkan keluh kesah yang kami hadapi selama ini," ungkap M. Yahya.

Terimasih yang tak terhingga kepada Ery Suandi atas kehadirannya dan atas bantuan yang akan di berikan, dengan kereta sorong 5 buah yang akan di berikan nanti insyaallah akan di jaga dan akan di rawat dengan baik.

"Semoga dengan bantuan ini dapat kiranya sedikit meringankan beban yang kami hadapi. Dan semoga Bapak Ery Suandi mendapatkan ganjaran dari Allah SWT," pungkasnya.

Turut Terlibat dalam kegiatan Reses Anggota DPRD provinsi Keri Ery Suandi, Bacalek Anggotan DPRD Kabupaten Karimun Timbul, Ketua Pelabuhan Sungai Buluh M. Yahya, Wakil Ketua Ucok, Seketaris Kantan, Bendahara Kasri, Badan Penasehat Atan Yahya, Tokoh Masyarakat dan Seluruh Anggota Buruh Pelabuhan Sungai Buluh.

A. Yahya


PLN Batam Berikan Bantuan Kepada Korban Tanah Longsor di Pulau Serasan Berupa Genset. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: PT PLN (Persero) melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli hadir memberikan bantuan kepada korban tanah longsor dan banjir di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna. Bantuan yang berasal dari PLN Batam bersama PLN Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau ini berupa 700 paket sembako (didistribusikan secara bertahap), 5 set genset, 10 picis lampu sorot dan 7 set kabel roll  kepada warga yang terkena bencana.

Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam Hamidi Hamid mewakili Direksi beserta karyawan/ti  PLN Batam mengucapkan duka cita mendalam kepada seluruh korban yang terkena dampak bencana longsor dan banjir. 

“Kami sangat prihatin dengan bencana yang menimpa masyarakat Serasan saat ini. Semoga korban diberikan kesabaran dan kekuatan untuk melalui musibah ini. Bantuan yang kami salurkan ini hendaknya bisa meringankan penderitaan para korban bencana,” ujar Hamidi.

Hamidi memastikan, PLN terus berupaya melakukan recovery penyalaan kembali listrik di Kecamatan Serasan dan Serasan Timur pasca bencana longsor. PLN telah mengerahkan 25 orang petugas yang ada di Serasan serta petugas dari Ranai.

Saat ini dari 16 trafo, sudah menyala di 6 trafo, sedangkan 10 trafo lagi masih terputus di lokasi longsor. Sementara itu 780 pelanggan listriknya sudah menyala kembali.

“Ada sembilan tiang yang tumbang, sehingga saat ini hanya menyisakan dua desa saja yang nyala, yaitu Desa Lampung Ilir dan Tanjung Setelung dan sebagian Air Raya. Untuk mendukung proses recovery, PLN telah menerjunkan petugas," kata Hamidi.

Hamidi menambahkan, dalam memulihkan jaringan listrik pascabencana, petugas juga mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Hal ini karena kondisi cuaca di wilayah tersebut masih ekstrem dan tidak menentu.

Hamidi mengimbau semua pihak termasuk petugas PLN tetap waspada dan hati-hati serta selalu menjaga Kesehatan dan keselamatan sehingga tetap dapat menjaga pasokan listrik.

"Selalu bekerja dengan SOP dan pastikan kerja dengan aman sesuai dengan prosedur K3. PLN Batam hadir untuk memberikan perhatian, dukungan dan semangat buat warga Serasan, Natuna. Semoga kondisi ini cepat berlalu dan kejadian serupa tidak pernah terjadi lagi ke depannya," pungkas Hamidi.

Redaksi


Orang Tua Gandeng Anaknya saat di Puskesmas. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Populasi anak-anak yang menderita kurang gizi terus meningkat Pulau Kundur, Kabupaten Karimun dalam satu tahun terakhir.

Hal itu di benarkan Kepala Puskismas Tanjunbatu, Azman pada saat awak media ini menemuinya di ruang kantor Puskismas Tanjungbatu, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Kamis (9/3/2023).

Menurut Azman, kurang gizi  (undernourished) adalah kondisi, dimana konsumsi makanan harian seseorang tidak mencukupi standar kebutuhan energi untuk hidup sehat.

"Untuk Karimun mau pun Kundur terkait anak-anak yang kurang gizi dalam setahun terakhir ini semangkin meningkat," ujarnya. 

Lebih lanjut, kata Azman, dari beberapa anak yang mengalami gizi buruk dan masih dalam perhatiannya, salah satunya anak berusia 7 bulan berjenis kelamin laki-laki bernama Ilham Pratama.

"Ayah dari Ilham ini bekerja sebagai buruh serabutan, sedangkan ibu nya bekerja sebagai ibu rumah tangga yang mengidap penyakit diabetes. Melihat kondisi keluarga dan anak ini, kami dari tim medis insyaallah akan membantu semampu kami dalam menangani anak-anak yang kurang gizi," ungkap Azman.

Azman menghimbau kepada ibu-ibu yang sedang hamil, agar memperhatikan makanan yang di konsumsi saat mengandung. Dan semoga Ilham anak yang kurang gizi ini dan kluarga dapat perhatian khusus baik itu dari pemerintah maupun donatur-donatur yang ada di wilayah kecamatan kundur Kabupaten Karimun.

Bagi yang mau membantu dan meringankan sedikit beban yang di alami Ilham dan keluarganya sila hubungi Pk Gefri Yendi SE. Lurah Tanjungbatu Barat, Kecamatan Kundur Kabupaten Karimun bisa di hubungi melalui Hp 081276796611," ungkapnya. 

A.Yahya


Gaktibplin oleh Tim Propam Polda Kepri di Markas Polres Karimun. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Tim Propam Polda Kepri dipimpin oleh Kasubbidprovos Bidpropam Polda Kepri AKBP Nanang Indra Bakti, SH, S.I.K., beserta 6 orang timnya melaksanakan kegiatan penegakan, ketertiban dan disiplin (Gaktibplin) di Polres Karimun, Kamis (09/03/23).

Kedatangan Tim Propam Polda Kepri disambut oleh Kapolres Karimun AKBP  Ryky Widya Muharam, S.H, S.I.K, yang diwakili oleh Waka Polres Karimun Kompol Petra CK Tumengkol, S.I.K, didampingi oleh Kabag Ops Polres Karimun dan sejumlah PJU serta perwira lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Waka Polres mewakili Kapolres Karimun mengatakan, bahwa pelaksanaan kegiatan Gaktibplin pada hari ini dilakukan oleh tim dari Bid Propam Polda Kepri.

“Setiap personel berkewajiban untuk melengkapi seluruh keperluan diri mulai dari KTP, KTA, SIM, Kartu Senpi dan surat penting lainnya,” tegas Wakapolres.

Dikatakan Wakapolres, kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pengecekan terhadap administrasi yang harus dilengkapi sekaligus bentuk peningkatan disiplin yang dilaksanakan Propam.

“Sebelum anggota Polri melaksanakan pelayanan kepada masyarakat, alangkah baiknya untuk menjaga sikap tampang dan administrasi lainnya. Sehingga dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat," ungkapnya.

Sementara itu, Kasubbidprovos Bidpropam Polda Kepri AKBP Nanang Indra Bakti mengatakan, kegiatan ini merupakan arahan dari Kapolda Kepri untuk melakukan pengecekan terhadap personel di kewilayahan.

Suasana seperti ini, seluruh personel dilakukan pengecekan termasuk pamen dan perwira lainnya. Namun untuk pemeriksaan urine ditunjuk beberapa personel dari setiap satuan dan fungsi yaitu berjumlah 25 orang, dan setelah dicek oleh seksi kesehatan Polres Karimun hasilnya negative terindikasi narkoba.

Selain pemeriksaan urine, juga dilakukan penertiban terkait dengan seragam Polri, kelengkapan administrasi personel, performance atau sikap tampang personel, senjata api yang dipinjam pakaikan kepada personel termasuk kelengkapan kendaraan dinas. 

“Kami melakukan pemeriksaan sekaligus memberikan arahan-arahan yang kami terima dari pimpinan,” jelas Kasubbidprovos Polda Kepri AKBP Nanang.

A.Yahya


Logo KIN

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Komite Investigasi Negara (KIN) RI mendesak Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Ansar Ahmad untuk segera mencopot kepala dinas pendidikan (Kadisdik) Provinsi Kepulauan Riau, Andi Agung.

Hal itu dinyatakan oleh Rosano, Kepala Komite Investigasi Negara Daerah Republik Indonesia (Kakin RI) Kota Batam.

Ia menyebut, alasan pencopotan jabatan Kadisdik itu dikarenakan adanya upaya penjegalan kewenangan Wakil Gubernur Kepulauan Riau Marlin Agustina oleh Andi Agung. 

"Andi Agung telah merampas hak dari Wagub. Dalam hal ini, Ibu Marlin telah berupaya untuk membangun sekolah tingkat atas di Kota Batam, tapi Andi Agung malah mempersulit. Ini berbahaya, karena sekolah ini penting bagi keberlanjutan pembangunan manusia di Kepri," kata Rosano, Kamis 9 Maret 2023.

Selain itu, Rosano menyebut, larangan bagi Marlin Agustina untuk berkunjung ke sekolah-sekolah juga adalah bentuk pengkebirian dari tugas Wakil Gubernur. 

"Ini kan masalah juga, Wakil Gubernur tak boleh bertemu dengan anak-anak di sekolah. Tapi, Gubenur boleh bersafari ke sekolah-sekolah. Dan membawa orang-orang politik pula dalam kunjungan itu. Ini Andi Agung yang harus bertanggung jawab dengan segala polemik ini," ujar dia lagi. 

Rosano kemudian mengulas lagi soal turnamen futsal yang diselenggarakan oleh BP Batam yang sedianya berlangsung beberapa waktu yang lalu. Akan tetapi, turnamen futsal itu gagal digelar, lantaran sejumlah sekolah tingkat atas yang telah mendaftar sebagai peserta tiba-tiba mendapat larangan dari Disdik Kepri. 

"Hasil investigasi KIN, sejumlah sekolah mendapat surat larangan dari Dinas Pendidikan Kepri. Ini Andi Agung telah mengangkangi upaya mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan tujuan yang hendak diwujudkan oleh negara, sebagaimana tertuang dalam pembukaan UUD 1945," tegas Rosano. 

Oleh karena itu, Rosano sekali menegaskan, Gubernur Ansar Ahmad harus mencopot Andi Agung sesegera mungkin. 

"Karena dari beberapa alasan tadi, saya minta Gubernur Kepri Ansar Ahmad untuk segera mencopot Andi Agung dari jabatannya. Kalau Ansar tidak mendengarkan desakan ini, kami akan meminta Presiden Joko Widodo untuk menonaktifkan Ansar Ahmad dari Gubernur Kepri," tutup Rosano.

Untuk diketahui, polemik ini menyeruak di publik setelah Wakil Gubernur Kepulauan Riau Marlin Agustina curhat saat membuka sembako murah di Komplek Aku Tahu, Kecamatan Batam Kota, pada Rabu (8/3/2023). 

Marlin Agustina mengaku sangat sedih dan kecewa terhadap Kadisdik Kepri Andi Agung. 

"Saya ini Bunda se-Kota Batam, saya ingin memberikan edukasi ke anak-anak kita tingkat SMA/SMK se-derajat. Alhamdulillah niat saya itu dijegal oleh Kadisdik. Saya mendengar ada sanksi pemindahan, apabila ada satuan pendidikan yang menerima kunjungan saya ke sekolah mereka," ujar Marlin Agustina. 

Walau begitu, Marlin mengaku akan tetap bersabar dalam menghadapi cobaan selama menjabat sebagai Wakil Gubernur Kepri.

Redaksi


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.