YMPPI Berikan Bantuan Sembako Kepada Masyarakat Batu Besar Nongsa.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM:  Yayasan Masyarakat Peduli Perbatasan Indonesia (YMPPI) Kepri bagikan paket bantuan sembako kepada masyarakat yang berada di Batu Besar Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau, Jumat 25/11/2022).

Bantuan tersebut, sebagi bentuk kepedulian Yayasan MPPI kepada masyarakat pulau terluar yang berdekatan dengan Malaysia dan Singapura dalam memperingati hari Pahlawan.

Menurut Yan, perwakilan Yayasan MPPI Provinsi Kepri hal ini untuk mendukung situasi ekonomi masyarakat yang membutuhkan.

"Apa yang menjadi permasalahan mereka kita serap. Nantinya dapat kita bantu sebisa kita. Karena peran masyarakat perbatasan ini sangat penting," ujarnya.

Pihaknya juga menjaring dan menyerap permasalahan sosial yang dialami warga di wilayah perbatasan, baik sektor ekonomi, pendidikan, dan berbagai kendala lainnya.

Ditempat yang sama, Apek sapaan akrabnya dan juga menjabat ketua Forum Kelompok Usaha Bersama (FKUB) Batu Besar Bersatu menyambut baik atas terlaksananya kegiatan pembagian bantuan sembako dari Yayasan MPPI.

"Kami mengucapkan terimakasih atas bantuan ini, semoga kedepannya agar Yayasan FKUB bisa bersinergi dengan Yayasan MPPI," ujar Apek yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan.

Ia juga berharap agar kedepannya Yayasan MPPI menjadi besar, dan terus menjalankan programnya dan terus bisa bermanfaat untuk yang membutuhkan.

Raden


Latihan Tembak Menembak.

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Tim Instruktur menembak dipimpin Kabag Log Polres Karimun, Kompol BT Nasution bersama 3 orang anggota tim melaksanakan latihan menembak kepada personil Polres Karimun dan Polsek jajaran, Jumat (25/11/2022)

Latihan menembak tersebut dilaksanakan di lapangan tembak Polsek Tebing Karimun dengan menggunakan senjata api Laras pendek dan di ikuti 75 personel yang memegang sempi dinas maupun personel yang akan mengajukan sempi dinas. Adapun personel yang mengikuti latihan menembak terdiri dari PJU Polres Karimun, personel pemegang sempi dinas aktif, personel operasional, personel Pam Obvit beserta Polsek jajaran.

Kapolres Karimun, AKBP Tony Pantano, S.I.K, S.H melalui Kabag SDM Polres Karimun Kompol Syukri menyatakan kegiatan latihan menembak ini merupakan Program Qwick Wins Polri yaitu pengembangan SDM unggul untuk menghilangkan penyalahgunaan senjata api di lingkungan Polri.

“Selain mengasah kemampuan menembak, kegiatan ini juga membekali kesiapsiagaan anggota di lapangan, dimana berkembangan situasi dan kondisi saat ini, mengharuskan anggota Polri dituntut siap siaga melaksanakan tugas di lapangan dan untuk mengimbangi hal tersebut, anggota dituntut memahami aturan yang ada, Sehingga bisa mengaplikasikan penggunaan senjata api secara tepat dan benar,” ungkapnya mengakhiri.

Yahya


Bupati Karimun Serahkan Insentif Guru Honorer.

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM:  Bupati Karimun Dr. H. Aunur Rafiq S.Sos M.Si pimpin upacara peringatan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-77 dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2022 di SMPS Cahaya Meral, Jumat (25/11/2022).

Dalam upacara, turut dihadiri oleh Kapolres Karimun, AKBP Tony Pantano, Kepala Dinas Pendidikan Sugianto M.M, dan Ketua PGRI Karimun Muhammad Khudri.

Bupati Karimun Dr H Aunur Rafiq dalam sambutannya mengucapkan selamat Hari PGRI ke-77 dan HGN 2022.

Kemudian, lanjutnya, dalam momentum tersebut Bupati juga memberikan hadiah spesial bagi para guru di Kabupaten Karimun pada tahun 2023 mendatang.

Hadiah spesial yang dimaksud adalah adanya peningkatan penghasilan bagi guru honorer dan tunjangan guru PNS.

"Pada momentum Hari PGRI dan HGN tahun 2022 ini, Pemerintah Kabupaten Karimun memberikan hadiah perbaikan penghasilan berupa tambahan tunjangan bagi guru ASN dan tambahan insentif bagi guru honorer kita," kata Bupati Karimun.

Bupati juga menyampaikan, selain penambahan tunjangan dan insentif bagi guru. Pemerintah Kabupaten Karimun juga akan memberikan bantuan kepada guru-guru yang bertugas di hinterland atau pulau-pulau.

"Kita juga memberikan bantuan insentif untuk transportasi guru-guru yang harus menyeberang untuk mengajar di pulau-pulau, ini upaya kita untuk meringankan beban para guru ditengah kondisi kenaikan harga BBM saat ini," ujar Bupati.

Dengan adanya perbaikan penghasilan dan bantuan insentif transportasi ini, Bupati berharap dapat membantu dan meringankan beban para guru di Kabupaten Karimun.

"Ekonomi Karimun baru pulih pasca pandemi, perlahan kita berikan perhatian kepada guru-guru seperti perbaikan penghasilan ini. Semoga upaya kita ini dapat membantu dan membuat guru-guru di Karimun lebih semangat," kata Bupati.

Terakhir, Bupati menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para guru di Kabupaten Karimun yang terus memberikan pengabdiannya kepada generasi penerus bangsa.

"Atas nama pribadi, pemerintah daerah dan masyarakat memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada bapak dan ibu guru yang tidak kenal lelah mendidik generasi penerus bangsa. Majunya Kabupaten Karimun tentu tidak terlepas dari peran guru, semoga bapak dan ibu senantiasa diberikan kesehatan oleh Allah SWT," kata Bupati.

Ril/Yahya


Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan, Tamsir (Foto:Net).

KEPRI|KEPRIAKTUAL.COM: Terkait sewa mobil mini bus yang dianggarkan di Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan tahun 2022, dengan pagu anggaran sebesar Rp 4.761.042.000,-. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan, Tamsir mengatakan, sewa mobil bus itu digunakan untuk transportasi penjemputan anak didik (Siswa) sekolah yang jauh dari sarana pendidikan (sekolah) di Kabupaten Bintan.

Kata Tamsir, bus itu sudah di fasilitasi sejak tahun 2012. Dimana Geografis Bintan itu, tidak sama dengan Geigrafis Tanjungpinang. Geografis Bintan berjauhan antara penduduk dengan sarana pendidikan sekolah. Dan tidak ada transportasi umum. 

Kalau anak didik dibiarkan dengan menggunakan sepeda motor, itu rawan terjadi kecelakaan, karena melewati jalan lintas Barat, Tengah dan lintas Timur, itu sangat ramai. Mobilitas sangat padat. Dan konsekuensinya, jika tidak di fasilitasi, banyak anak-anak yang tidak sekolah atau putus sekolah. Karena jarak antara sarana sekolah dengan penduduk ada dari 10-30 Kilometer.

"Jadi harus kita fasilitasi dengan antar jemput siswa yang bersekolah. Dan anak yang dekat dengan sarana pendidikan, tidak mengunakan transportasi. Yang kita fasilitasi adalah anak didik yang jauh dari sarana pendidikan. Jadi jangan dibilang sewa mobil bus di Dinas Pendidikan itu, Siluman. Peruntukanya jelas," ujar Tamsir saat dikonfirmasi via telpon, Jumat (25/11-2022).

Lebih lanjut diterangkan Tamsir, kalau mobil antar jemput siswa ini di stop, orang tua siswa pada komplin. Dan ini sudah pernah terjadi, pernah mobil bus jemputan siswa di stop, orang tua siswa pada komplin.

Ditambahkan, Kabid Pendidikan atau PPK, Johari, jelas, mobil bus itu di sewa, untuk peruntukan transportasi siswa yang ada di Bintan, yang jarak tempuhnya (Geografisnya) jauh dari sarana pendidikan. 

"Mobil jemputan siswa di lelang dan terbuka untuk umum, diangarkan sebesar Rp 4.761.042.000, Reficussing 300 jt, Sisa 4.461.042.000. Jadi bukan penunjukan langsung, dan jumlah mobil yang disewa ada sekitar 30 unit mobil. Dan pemenangnya PT. Aneka Jaya," kata Johari. 

Nanti, lanjutnya, biar lebih jelas dan tidak mempraduga yang nggak-nggak, mari kita sama-sama mengecek ke lapangan. "Rute siswa jauh-jauh dari sarana (Lokasi) pendidikan. Karena itu, biar jelas, kita sama-sama mengenceknya kelapangan," kata Johari kembali.

Alfred


Wakil Bupati Karimun H. Anwar Hasyim, M.Si.

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Bupati Karimun H. Anwar Hasyim, M.Si membuka secara resmi kegiatan Peningkatan Kemampuan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Kelembagaan Masyarakat Kewenangan Kabupaten/Kota di Hotel Balai View Karimun, Rabu (23/11/2022).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Karimun  dengan tema "Melalui Peningkatan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Kita Tingkatkan Pengelolaan Lembaga Kesejahteraan Sosial ( LKS ) di Kabupaten Karimun".

Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim mengatakan, mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi -tingginya kepada Dinas Sosial yang mengadakan kegiatan Peningkatan Kemampuan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Kelembagaan Masyarakat Kewenangan Kabupaten/Kota di Kabupaten Karimun. Karena dalam menjalankan kegiatan perlu suatu konsep yang jelas, sehingga harus diberikan wawasan keilmuan kepada lembaga sosial tersebut.

"Atas nama Pemerintah Daerah mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi -tingginya kepada Dinas Sosial yang mengadakan kegiatan ini. Saya berpesan kepada LKS yang menjadi peserta dikegiatan ini, untuk memanfaatkan kegiatan ini dengan seaktif mungkin, tanyakan kepada narsumber bagaimana menjadi LKS yang sempurna sebagai pelayan dan pengayom masyarakat yang baik, serta tanyakan juga cara mengatasi kendala-kendala yang dihadapi, sehingga apa yang menjadi kendala dilapangan bisa diatasi," ujarnya

Anwar Hasyim juga berpesan kepada LKS yang lembaganya belum mempunyai dasar hukum agar melengkapinya, supaya apabila ada bantuan dapat diberikan kepada mereka, karena kalau lembaga tersebut, tidak ada dasar hukumnya bantuan tidak dapat diberikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karimun Muhammad Tang mengatakan, kegiatan tersebut adalah untuk mendorong lembaga kesejahteraan sosial untuk lebih meningkatkan pola pelayanan yang dilakukan, menuju empat pelayanan berstandar programnya, berstandar pemberdayaan sunber daya manusianya, standar menajeman dan berstandar sarana dan prasarananya.

"Atas nama Kepala Dinas Sosial, saya ucapkan terimakasih kepada pengelolah LKS yang sudah membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan soaial kepada masyarakat yang membutukan. Semoga apa yang dilakukan ini menjadi amal ibadah kita semua," ungkapnya.

Kabid Jaminan Perlindungan Sosial yang juga Ketua Panitia Rizalsyah menyampaikan, bahwa kegiatan pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengurus agar pengelola PSKS, baik managerial maupun teknis fungsional pelayanan sosial dalam rangka meningkatkan potensi kesejahteraan bagi Lembaga masyarakat khususnya di Kabupaten Karimun.

"Kegiatan ini, kita laksanakan selama dua hari yakni dari tanggal 23 hingga 24 November besok, jumlah peserta 40 orang yang berasal dari Lembaga Sosial Kemasyarakatan di Kabupaten Karimun. Sementara narasumber dari Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejateraan Sosial ( B2P2KS ) Regional 1 Sumbar dan dari Dinas Sosial Kabupaten Karimun," jelasnya.

Yahya


Cak Ta'in Komari SS.

KEPRI|KEPRIAKTUAL.COM: LSM Kodat86 menemukan anggaran fantastis sewa 30 unit kendaraan roda empat di Disdik Kabupaten Bintan sebesar Rp 4.761.042.000,-.

"Sewa mobil menghabiskan anggaran hampir 5 miliar itu kira-kira wajar tak," kata Ketua Kodat86, Cak Ta'in Komari SS, Kamis (24/11-2022).

Disdik Bintan Rental 30 unit kendaraan berkapasitas 29-30 orang itu dilakukan sejak Februari hingga Desember 2022, jika dibreakdown akan ketemu Rp. 14.420.400,- perbulan perunit.

Menurut Cak Ta'in, angka sewa itu memang wajar tapi yang tidak wajar apakah penyewaan itu yang wajar atau tidak. "Untuk apa sewa kendaraan sebanyak itu. Di mana saja kendaraan itu digunakan?" ujarnya.

Cak Ta'in meragukan kebenaran realisasi anggaran tersebut apakah baru terlaksana tahun ini atau sudah pernah dilakukan tahun sebelumnya. 

"Penyedianya siapa kira-kira, proses lelang atau penunjukan langsung?" tegasnya.

Lebih lanjut Mantan Dosen Unrika itu mempertanyakan keberadaan kendaraan yang disewa tersebut, pasalnya kendaraan minibus berkapasitas 29-30 hampir tidak ditemukan di Pulau Bintan. 

"Jangan sampai kendaraan siluman yang dirental," tegas Cak Ta'in.

Pertanyaannya, mengapa anggaran sebesar itu hanya dihabiskan untuk sewa, bukan dengan cara pengadaan pembelian sehingga menjadi aset daerah? Harga kendaraan minibus berkapasitas 16 orang hanya berkisar 400-500 juta. Artinya dengan anggaran hampir 5 miliar itu bisa dapat 10-12 mobil Isuzu elf atau Toyota Hiace Commuter.

"Maka dalam 2-3 tahun kebutuhan kendaraan itu bisa terpenuhi sebagai aset daerah. Penggunaan anggaran itu kan ada nilai kewajaran, efektivitas dan efisiensi dalam realisasi. Apalagi Bintan APBDnya masih terbilang rendah, sekitar 1 triliunan." jelasnya.

Cak Ta'in menambahkan, pihaknya akan terus mengembangkan informasi dan melakukan  investigasi terkait realisasi anggaran tersebut. 

"Semua akan terang benderang kalau sudah kita telusuri realisasi anggara tersebut. Sepertinya ada yang tidak beres dalam hal ini. Itu akan secepatnya kita lakukan." tegasnya.

Redaksi


Kepala Biro Humas, Promosi dan Humas BP Batam Ariastuty Sirait.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sehubungan dengan maraknya berita hoax yang bermunculan ke ruang publik, Kepala Biro Humas, Promosi dan Humas BP Batam Ariastuty Sirait kembali angkat bicara. Kali ini ia ingin menanggapi berita seputar pengadaan mobil Pemadam Kebakaran (PBK) BP Batam yang disebutkan dalam sebuah artikel sebagai dugaan kendaraan bodong karena tidak berplat nomor.

Tuty mengatakan bahwa BP Batam dalam melaksanakan sebuah pengadaan senantiasa tunduk pada aturan yang berlaku dengan diasistensi oleh seluruh Instansi/Lembaga terkait. Sehingga, ia amat menyayangkan adanya pemberitaan yang merupakan opini berujung Hoax atau berita tidak benar. 

“BP Batam dalam pelaksanaan suatu pengadaan pasti berkoordinasi dengan instansi/Lembaga terkait. Kami dikontrol dan diasistensi dengan baik oleh seluruh Instansi/Lembaga terkait. Sehingga semua prosedur peraturan yang berlaku, diterapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.” kata Tuty.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa Mobil PBK di Bandara yang diduga tidak terpasang plat nomor, bukan karena tidak adanya bukti kepemilikan, melainkan sesuai dengan aturan yang berlaku di area kebandarudaraan.

“Dokumen pengadaan atas mobil tersebut ada dan telah diperiksa oleh BPK RI. Dan mobil dimaksud tidak menggunakan plat nomor itu bukan bodong, hal tersebut karena menyesuaikan dengan aturan yang ada  yakni Peraturan Menteri Perhubungan, mengingat Mobil Pemadam berada pada area kebandarudaraan.” Terang Tuty.

Sementara itu, hadir bersama Tuty, Kabag Administrasi Satuan Pemerika Intern Arie Handini juga menjelaskan bahwa mobil Damkar yang diberitakan sebagai dugaan mobil bodong, memang tidak berplat nomor sebagai bentuk kepatuhan BP Batam terhadap aturan kebandarudaraan yang tertuang dalam Permenhub 167 Tahun 2015 tentang Perubahan Peraturan Menhub PM 33/2015 tentang Pengendalian Jalan Masuk ke Daerah Keamanan Terbatas di Bandar Udara.

Termasuk, Peraturan Dirjen Perhubungan Udara tentang Petunjuk dan Tata Cara Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil dan Pedoman Pengoperasian, Pemeliharaan dan Sistem Pelaporan Kendaraan/Peralatan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan Pemadam Kebakaran PKP-PK

“Jadi tidak berplat itu bukan berarti bodong ya, harus dilihat kontekstualnya, karena berada pada area vital yakni Bandar Udara, yang mana tidak diperkenankan mobil pemadam PKP-PK keluar dari area Bandara.” lanjut Arie.

Selanjutnya, Arie menguraikan perbedaan nomor sejumlah mobil pada STNK dengan simak BMN, dikarenakan pada saat proses pemeriksaan BPK RI, aplikasi simak BMN belum dapat menginput jumlah huruf dan angka lebih dari 12 digit.

“Hal tersebut sudah ditindaklanjuti dengan koreksi bersama BPK RI dan saat ini sudah selesai. Bahwa nomor mesin yg tercatat sama dengan STNK.” Kata Arie.

Arie mengatakan pihaknya sudah merekonsolidasi data kendaraan antara dokumen secara fisik dengan data SIMAK BMN. 

Dalam kesempatan ini, Arie juga menyampaikan bahwa BP Batam berterima kasih atas asistensi dan monitoring yang dilakukan oleh BPK RI. 

Sehingga pihaknya dapat menindaklanjuti hasil temuan dari pemeriksaan BPK dengan melengkapi  seluruh dokumen pendukung kepemilikan berupa dokumen pengadaan kendaraan mobil Pemadam Kebakaran.

“Kami sangat berterima kasih dengan asistensi seluruh pihak terkait. Dengan pemeriksaan yang dilakukan BPK RI tentu akan menunjang pengelolaan dan tanggung jawab kami terhadap keuangan negara, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.” tutur Arie.

BP Batam


Plang Nama Pengacara Ir. Hambali Hutasuhut, SH.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pengacara pelapor dugaan korupsi di Diskominfo Kepri, Ir. Hambali Hutasuhut, SH mulai dapat teror. Plang nama di depan gerbang perumahan Baloi Mas Permai Kota Batam dicoret-coret pilok oleh orang tak dikenal (OTK). 


Hambali Hutasuhut pada tanggal 17 November melaporkan dugaan korupsi yang terjadi di Dinas Kominfo Provinsi Kepri TA 2022 atas nama kliennya. Berkas dan data-data sudah dilampirkan semua dalam laporan tersebut.


"Saya tidak mau berasumsi dan menjustifikasi seseorang. Tapi ada kemungkinan terkait laporan itu atau yang..?" kata Hambali, Rabu (23/11-2022).


Menurut Hambali, kejadian ini terjadi di luar dugaan tapi dia tidak ambil pusing. "Kan cuma plang yang dicoret, nanti tinggal buat saja yang baru. Memang sudah waktunya diganti yang baru kok," tegasnya.


Menurut Hambali, pencoretan itu mungkin sebuah peringatan saja agar dirinya hati-hati dan waspada. Kejadian itu juga tidak akan mempengaruhi aktivitas terkait tugas penegakan hukum. 


"Ini justru memberikan semangat buat saya untuk lebih fokus dalam penuntasan kasus korupsi," tambah Hambali. 


Corat-coret itu diketahui Hambali ketika pulang dari malam, namun dia sempatkan mengambil gambar plang yang tertutup pilok tersebut. Hal ini juga terjadi hanya beberapa hari setelah laporan dugaan korupsi di Diskominfo Kepri dipublikasi secara luas, termasuk berita kejaksaan yang melimpahkan laporan ke Aparat Pengawasan Internal Pegawai (APIP).


"Biar sajalah soal pencoretan itu, yang penting kita tetap fokus pada penuntasan kasus di Diskominfo itu," pungkasnya.


Redaksi



Masyarakat antusias mengikuti vaksin yang digelar Polsek Batam Kota.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kabar gembira bagi anda masyarakat kota Batam yang sedang berburu vaksin dosis Booster. Pasalnya, Polsek Batam Kota membuka kembali gerai vaksin Covid-19 intuk masyarakat.

Vaksinasi direncanakan akan dibuka setiap harinya di halaman kantor Mapolsek Batam Kota, gerai vaksin dibuka setiap pukul 09:00 sampai pukul 11:30 wib. 

Kapolsek Batam Kota, AKP I Made Putra mengatakan setelah hampir dua bulan gerai vaksin Polsek tidak ada kini kembali dibuka. 

“Bagi warga yang belum vaksin bisa langsung mendatangi Polsek, kita rencanakan setiap hari gerai vaksin kembali dibuka,” ujar Kapolsek, Selasa (22/11/2022).

Untuk hari ini, kata dia gerai vaksin dibuka untuk 100 peserta. Vaksin dosis Booster Pfizer. Kuota masih terbatas hanya untuk 100 peserta. 

Kendati demikian, ia meminta agar warga tidak perlu panik. pemerintah akan terus menyediakan vaksin secara bertahap. 

Untuk itu ia mengingatkan agar warga jangan takut vaksin, hal ini untuk menekan penyebaran Covid-19.

Fay/Redaksi


Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Subki Miuldi meminpin jalannya press release ungkap kasus Pemalsu Cap Pasport bagi WNI di Malaysia.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Petugas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, berhasil membekuk pemalsu cap keimigrasian yang akan digunakan oleh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Malaysia.

Penangkapan terhadap tersangka berinisial R ini, didapatkan dari kerjasama antara pihak Imigrasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia Johor Bahru.

Dari informasi yang dihimpun, awalnya tersangka R bersama istrinya diketahui berangkat menuju Johor Bahru, Malaysia melalui Bandara Juanda, Surabaya, Senin (3/10/2022).

Namun saat tiba di tujuan, tersangka dicurigai membawa benda yang dianggap terlarang, hingga akhirnya menjalani pemeriksaan oleh petugas Konsulat Jenderal RI di Johor Bahru.

"Penangkapan terhadap tersangka ini dilakukan pada 3 Oktober lalu. Disaat yang sama tersangka dipulangkan ke Indonesia melalui Pelabuhan Batam Center, Batam, Kepulauan Riau," ungkap Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Subki Miuldi, Selasa (22/11/2022).

Saat tiba di Pelabuhan Batam Center, tersangka kemudian menjalani pemeriksaan lebih mendalam, dan petugas akhirnya mendapati 7 buah cap yang digunakan untuk mengesahkan dokumen perjalanan luar negeri.

Dari barang bukti yang berhasil diamankan, didapati 4 buah cap berbentuk segi enam yang mirip dengan cap tanda masuk ke Indonesia, dan 3 buah cap yang mirip dengan cap tanda keluar dari Indonesia.

"Ketujuh cap ini seluruhnya palsu, walau sangat mirip dengan cap yang digunakan oleh petugas imigrasi untuk Kota Batam, Surabaya, dan Jakarta," paparnya.

Kepada petugas, tersangka mengaku memproduksi cap palsu tersebut di wilayah Batang, Jawa Tengah.

Nantinya cap palsu tersebut akan diserahkan kepada seorang warga Indonesia berinisial S yang berada di Malaysia.

"Mereka ini sudah berjanji akan bertemu di Malaysia, dan tersangka ini akan menyerahkan seluruh cap palsu ini kepada tersangka yang saat ini masih kami selidiki keberadaannya," ungkapnya.

Seluruh cap palsu ini, nantinya akan digunakan untuk para WNI pemegang paspor izin wisata, namun melakukan kegiatan bekerja di Malaysia.

Hal ini dilakukan, untuk membuat para WNI yang bekerja di Malaysia seolah-olah telah melakukan kegiatan keluar masuk Malaysia, walau sudah melanggar izin tinggal maksimal 30 hari bagi pemegang izin tinggal wisata.

Terpisah, tersangka R mengaku baru pertama kali melakukan tindakan melanggar hukum keimigrasian, dikarenakan adanya pesanan pemalsuan cap yang dilakukan oleh tersangka S.

Nantinya, jasa pengecapan pasport bagi WNI pemegang izin wisata di Malaysia, dibanrol dengan harga 250 Ringgit Malaysia, atau sekitar Rp900 ribu untuk satu kali cap.

"Saya baru pertama melakukan tindakan ini karena ada pesanan. Dan jasa untuk cap palsu ini dibanrol dengan harga 250 RM," paparnya.

Kini atas perbuatannya, tersangka R dikenakan pasal 128 huruf b Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Fay/Redaksi


Bupati Karimun Menyerahkan Cendramata saat Membuka Diklat Pemberdayaan Masyarakat BAT-KLM.

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati karimun Dr. H. Aunur Rafiq S. Sos M.Si  membuka acara Diklat Pemberdayaan Masyarakat Basic Safety Training-Kapal Layar Motor (BAT-KLM) bagi operator kapal tradisional dan nelayan di wilayah Kabupaten Karimun di Gedung Nasional, Selasa (22/11/2022).

Kegiatan ini kerjasama Politeknik Pelayaran Banten dengan KSOP Kelas I Kabupaten Karimun dan Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun, yang diikuti oleh 144 peserta, serta dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 22 sampai dengan tanggal 24 Juni 2022. 

Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan wawasan bagi para peserta dalam mengantisipasi akan adanya bahaya diatas kapal. Untuk jangka panjang, hal ini berguna dalam upaya mewujudkan tersedianya Sumber Daya Manusia yang profesional dibidang Pelayaran. 

Sebagaimana dimaklumi berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 20 Tahun 2015, tentang Standar Keselamatan Pelayaran, bahwa keselamatan pelayaran adalah suatu keadaan terpenuhinya persyaratan keselamatan yang menyangkut angkutan di perairan, kepelabuhanan, dan lingkungan maritim.

Selanjutnya standar keselamatan pelayaran sebagaimana dimaksud meliputi Sumber Daya Manusia, Sarana dan/atau prasarana, Standar operasional prosedur, Lingkungan dan sanksi.

Bupati Karimun mengatakan, pelatihan Basic Safety Training-Kapal Layar Motor (BAT-KLM) selama 3 hari ini manfaatnya sangat besar. Dimana karimun terdiri dari 259 pulau yang mana transportasi terbesarnya adalah transportasi laut.

"Mudah-mudahan ditahun depan dapat dilaksanakan lagi dan tentunya dengan yang lebih besar lagi," tuturnya.

Yahya


Pengacara Hambali Hutasuhut SH dan Cak Ta'in Komari. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Beredarnya berita pernyataan aparat Kejaksaan Tinggi Kepri tentang laporan dugaan korupsi di Diskominfo Kepri yang dilaporkan berbagai pihak dilimpahkan ke Aparat Pengawasan Internal Pegawai (APIP) dinilai sikap yang 'salah kaprah'. Tidak ada urgensinya aparat penegak kejaksaan melimpahkan suatu laporan dugaan korupsi kepada APIP.

"Pelapor menyurati lembaga Kejaksaan Tinggi Kepri secara resmi; Ada bukti tanda terima pelaporan; seharusnya Wajib lembaga tersebut secara resmi membalas/menyurati si Pelapor. Apapun isi surat tersebut harus disampaikan secara tertulis berlogo Kejati Kepri kepada si Pelapor." kata pengacara pelapor, Hambali Hutasuhut SH kepada media di Batam Center, Selasa (22/11-2022).

Hambali juga menyayangkan tindakan yang dilakukan Kejaksaan dengan mempublikasi tanpa konfirmasi dengan pelapor. "Apalagi sampai membuka identitas pelapor yang seharusnya dijaga kerahasiaannya," ujarnya.

Lebih lanjut Hambali menjelaskan, apapun hasil telaah atau kajian Kejati harus dihasilkan melalui prosedur atau SOP dan proses sesuai perundang-undangan yang berlaku. "Tidak boleh kesimpulan yang diambil merupakan hasil telaah/kajian perseorangan mengatas namakan oknum Jaksa," tegas Hambali.

Untuk itu, Hambali menambahkan, Oknum Jaksa yang seperti itu terindikasi/diduga melakukan trading influence/dagang pengaruh dan/atau bagian daripada industri hukum.

"Oknum Jaksa tersebut diduga telah melanggar Kode Etik Jaksa dan wajib diberi sanksi." paparnya.

"Layak bagi si Pelapor untuk menyurati Kejaksaan Agung dan Komisi Kejaksaan. Agar oknum Jaksa tersebut ditindak. Dan Laporan dari si Pelapor WAJIB  ditindaklanjuti secara hukum," tambah Hambali.

Klien Hambali menuturkan pihaknya segera mempersiapkan segala sesuatunya untuk laporan ke Kejaksaan Agung, Komisi Kejaksaan, laporan kasus ke KPK dan Mabes Polri. "Laporan ini akan kami teruskan ke atas. Dalam 3-4 hari ke depan kami akan berangkat ke Jakarta," katanya.

Sementara itu aktivis Antikorupsi yang sedang getol menyoroti anggaran-anggaran pemerintah yang diduga menyimpang dan disalahgunakan, Ketua LSM Kodat86 Cak Ta'in Komari SS, menanggapi pemberitaan itu justru mempertanyakan apa hubungan Kejati dengan APIP. "Tidak ada konteknya aparat penegak hukum melimpahkan laporan dugaan korupsi ke APIP," kata Cak Ta'in.

Mantan Dosen Unrika Batam itu menegaskan, tidak ada hirarki hubungan kerja antara kejaksaan tinggi dengan Pemprov. kecuali kaitannya dengan Forkopimda. "Kejaksaan itu lembaga penegakan hukum bukan lembaga auditor seperti BPKP alasan BPK.!" tegasnya.

Cak Ta'in menjelaskan, bahwa tidak seharusnya ada terjadi pelimpahan suatu laporan kepada APIP. "Konteks penegak hukum ya memenuhi unsur tindak pidana atau tidak untuk mengambil keputusan ditindaklanjutinya suatu laporan, bukan melimpahkan ke lembaga internal mereka. Ya seperti jeruk makan jeruk lah itu," ujarnya.

Seharusnya kejaksaan serius menangani laporan tersebut apalagi menjelang peringatan Hari AntiKorupsi se-Dunia tanggal 9 Desember.

"Jangan kebanyakan beretorika dan eforia seolah-olah giat memberantas korupsi, sementara faktanya laporan korupsi pun kalau bisa tidak diproses-proses. Kalau tidak ada indikasi kuat adanya tindak pidana korupsinya, tidak mungkin orang mau capek-capek melapor ke aparat penegak hukum. Bertindak dan bekerja profesional lah, karena kinerja aparat juga disorot dan dinilai banyak pihak." papar Cak Ta'in. 

Dicontohkan dilimpahkan nya pemeriksaan terhadap dugaan korupsi di Kantor Camat Bintan Timur tahun 2018 oleh Polres Bintan kepada APIP, namun hingga saat ini belum ada pemeriksaan yang dilakukan terkait kasus tersebut. Padahal Polres Bintan tahun 2020 telah menyatakan indikasi kerugian negara sebesar Rp. 800 juta.

"Mestinya minta audit BPKP untuk mendapatkan angka dugaan korupai yang valid, bukan diberikan ke lembaga perbaikan administratif. Tindak pidana itu unsurnya kerugian negara, jika pembenahan administratif jadinya mala bisa manipulatif. Lah wong anggaran sudah direalisasikan dilaporkan secara administratif kok mau dilakukan perbaikan administratif. " jelas Mantan Staf Ahli Pimpinan DPRD Batam itu.

"Kita belum tahu apakah kasusnya di Polres Bintan sudah SP3 atau belum. Tapi pelimpahan kasus dugaan tindak pidana korupsi dari penyidik ke lembaga pengawasan administratif seperti APIP itu salah kaprah. Seharusnya sikap penyidik itu cuma dua, memenuhi unsur pidana dengan alat bukti yang cukup lanjutkan, tidak cukup kuat hentikan. Selesai, gitu doang.!Kita yakin kasus inipun bisa dibuka kembali. Kalau sebelumnya alasan karena pandemi covid toh sekarang sudah bebas," tambah Cak Ta'in.

Redaksi


Ketua Umum DPP HKTI, Jenderal TNI (Purn) Dr Moeldoko S.I.P Salam Kompak Usai Melantik Bupati Karimun Sebagai Ketua DPD HKTI Kepri. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Karimun Dr H Aunur Rafiq S.Sos M.Si resmi dilantik sebagai Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) periode 2022-2027.

Bupati Aunur Rafiq dilantik secara langsung oleh Ketua Umum DPP HKTI, Jenderal TNI (Purn) Dr Moeldoko S.I.P di Gedung Nasional Karimun, Senin (21/11/2022).

Pelantikan Aunur Rafiq beserta pengurus ini juga dihadiri oleh Gubernur Kepri H Ansar Ahmad S.E,MM, Wakil Bupati Karimun H Anwar Hasyim M.Si, Bupati Lingga Muhammad Nizar S.Sos dan pengurus DPP HKTI.

Ketua Umum DPP HKTI, Jenderal TNI (Purn) Dr Moeldoko mengucapkan selamat atas telah dilantiknya kepengurusan DPD HKTI Provinsi Kepri.

"Selamat kepada Ketua dan pengurus DPD HKTI Kepri yang telah dilantik, semangat untuk mengabdi dan bekerja dengan baik seperti apa yang diharapkan oleh masyarakat. Khususnya para petani," kata Moeldoko.

Moeldoko juga berpesan kepada DPD HKTI Kepri dan DPC di kabupaten dan kota untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dan terlibat dalam proses pembangunan khususnya pada sektor pertanian.

"HKTI juga harus tampil untuk membantu pemerintah dalam menghadapi situasi ekonomi dunia saat ini," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Karimun sekaligus Ketua DPD HKTI Kepri Aunur Rafiq menegaskan ia dan pengurus sangat berkomitmen untuk memajukan sektor pertanian di Provinsi Kepri.

Selain soal ketahanan pangan, ia menyebut HKTI juga akan fokus untuk mensejahterakan para petani di Provinsi Kepri.

"Petani makmur dan sejahtera wajib kita wujudkan, berbagai persoalan seperti ketahanan pangan, sarana dan prasarana, pupuk bersubsidi dan harga komoditas pertanian di pasaran jadi perhatian kita semua," ucap Aunur Rafiq.

Mengenai pesan Moeldoko agar HKTI bisa terus menjadi mitra pemerintah, Aunur Rafiq mengaku siap mendorong hal tersebut.

Salah satunya yakni HKTI Kepri akan segera melakukan konsolidasi hingga ke pengurus tingkat desa.

"HKTI Kepri siap bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah, kita akan segera lakukan konsolidasi hingga ke para petani kita se-provinsi Kepri. Ini upaya kita tentunya untuk mewujudkan kesejahteraan para petani sesuai dengan slogan kita yaitu HKTI Bangkit dan Petani Makmur," papar Rafiq.

Usai pelantikan, Ketua Umum DPP HKTI Jenderal TNI (Purn) Moeldoko bersama Ketua DPD HKTI Kepri Aunur Rafiq dan Gubernur Kepri Ansar Ahmad menemui ratusan petani di Coastal Area Karimun.

Yahya


Pengacara Ir. Hambali Hutasuhut SH.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Banyak Anggaran pada Diskominfo Kepri dikerjakan melalui pengadaan langsung alias PL. Hal ini mengindikasikan terjadi KKN yang melihatkan kerabat, kolega, dan mitra partai.

"Hampir rata-rata anggaran fantastis di Diskominfo Kepri justru dikerjakan dengan pengadaan langsung, " kata Ir. Hambali Hutasuhut SH, pengacara yang telah melaporkan dugaan penyimpangan anggaran itu ke Kejaksaan Tinggi Kepri pekan lalu, Senin (21/11-2022).

Menurut Hambali, pengadaan langsung itu mestinya dilakukan dalam kondisi tertentu. Keterbatasan penyedia barang atau jasa. Memerlukan keahlian khusus, atau kondisi mendesak yang perlu dilakukan secepatnya. "Jika tidak ada urgensi itu, mengapa proyek harus di PL-kan," ujarnya.

Lebih lanjut clien dari pengacara Hambali menjelaskan, pengadaan langsung rentan terjadinya KKN karena seolah berhak menentukan pelaksana proyek secara mutlak. Bukan tidak mungkin pelaksana proyek itu masih ada hubungan kerabat, kolega dekat, bahkan keluarga. 

"Indikasi itu sangat kuat karena pengadaan langsung berpotensi menjadi ladang KKN oleh orang-orang terdekatnya. Ya tentu dengan restu pengambil kebijakan tertinggi nya, " jelas clien Hambali.

Ketua LSM Kodat86, Cak Ta'in Komari SS menambahkan ada temuan buku-buku yang dikerjakan oleh staf khusus Gubernur Kepri. Apakah itu ada kaitannya dengan temuan anggaran pengadaan cetak 20 buku di Diskominfo Kepri yang menghabiskan anggaran sebesar Rp. 204 juta. Atau bukan tidak mungkin akan ditemukan dalam anggaran lainnya karena penelusuran dan kajian terus dilakukan.

Untuk itu, Cak Ta'in maupun Hambali meminta kepada Kejaksaan Tinggi Kepri agar laporan dugaan penyalahgunaan anggaran di Diskominfo Kepri itu segera diproses lebih lanjut. " Kami berharap Kajati segera menindaklanjuti laporan itu, tidak perlu menunggu . Karena anggaran sudah direalisasi dan banyak ditemukan kejanggalan." kata Cak Ta'in.

Redaksi



KEPRI|KEPRIAKTUAL.COM: Investigasi dan penelusuran terkait pos dan realisasi anggaran di seputar pemerintahan di Provinsi Kepri semakin hari semakin mencengangkan. Terlalu banyak indikasi anggaran yang diragukan realisasinya alias fiktif bin siluman.

Kali ini LSM Kodat86 menyoroti anggaran belanja makanan dan minuman (Mamin) di Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan. Di mana angkanya sangat fantastis yakni mencapai Rp. 2.101.568.000,- untuk TA 2022.

"Kita bilang wow lah. Angka yang terbilang sangat besar untuk kabupaten yang APBDnya hanya satu triliunan, hanya untuk belanja makanan dan minuman mencapai 2 miliar lebih. Itu baru yang di sekda." kata Ketua LSM Kodat86, Cak Ta'in Komari SS kepada media, Senin (21/11-2022).

Menurut Cak Ta'in, belanja Mamin itu dibagi dua dalam tiga pos anggaran. Pertama belanja Mamin aktivitas di lapangan dengan kode PUR 37441545 senilai Rp. 497.200.000,- melalui lelang. Kedua belanja Mamin aktivitas di lapangan dengan kode PUR 37441646 senilai Rp. 823.900.000,- justru direalisasikan melalui pengadaan langsung. Ketiga belanja Mamin untuk tamu dengan kode PUR 37441697 senilai Rp. 780.468.000,- dilakukan juga dengan pengadaan langsung.

"Ketiga pos anggaran di sekda itu jika ditotal mencapai Rp. 2.101.568.000,- kira-kira belanja makanan dan minuman seperti apa yang menghabiskan anggaran hingga sebesar itu, " jelas Cak Ta'in.

Lebih lanjut Mantan Staf Ahli Pimpinan DPRD Batam itu mempertanyakan mengapa ada yang direalisasikan melalui lelang dan yang angkanya lebih besar dilakukan dengan pengadaan langsung. "Anggaran ini rawan dimanipulasi laporan pertanggungjawaban nya," ujar Cak Ta'in.

Bahkan di judul kegiatan yang sama tapi muncul dua pos anggaran yakni sama-sama belanja makanan dan minuman aktivitas di lapangan. "Pertanyaannya mengapa harus ada dua anggaran untuk dua judul kegiatan yang sama, yang satu dilelang tapi satunya pengadaan langsung?" tanyanya.

Cak Ta'in menilai anggaran itu terlalu besar dan fantastis untuk ukuran kegiatan kabupaten yang APBDnya hanya satu triliunan. Masalahnya anggaran tersebut lebih terkesan hura-hura, berpesta dan bersenang-senang, sementara kehidupan masyarakat Bintan sendiri masih banyak yang kesulitan.

Seharusnya, lanjut Cak Ta'in, anggaran lebih difokuskan untuk kegiatan-kegiatan dalam rangka recovery ekonomi masyarakat yang kesulitan efek pandemi covid. "Masyarakat membutuhkan program yang mendukung recovery dan kebangkitan ekonomi, sehingga mereka bisa lebih mandiri, bukannya untuk dihambur-hamburkan, " papar Cak Ta'in.

Untuk itu Cak Ta'in akan lebih intern dan fokus terutama mempublikasikan realisasi anggaran yang terindikasi dimark-up, bahkan fiktif. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan penegak hukum untuk tindak lanjutnya. 

"Yang potensi indikasi tindak korupsinya ditemukan cukup kuat, kita akan langsung melaporkan kepada aparat penegak hukum, baik itu pindus di Kejari, Kejati bahkan Kejagung. Tipikor Polri, atau KPK. " tambah Cak Ta'in.

Redaksi


Polisi evakuasi jasad pria yang ditemukan tepat depan kantor FKUB Sekupang. (Foto: Ist).

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Warga Sekupang digegerkan dengan temuan mayat tepat depan kantor Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Video penemuan korban beredar luas pada sejumlah group Whatsapp masyarakat Batam, Minggu (20/11/2022) pagi.

Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Suryawardana membenarkan adanya penemuan mayat di wilayah Sekupang. Pihaknya mendapat laporan masyarakat adanya penemuan mayat di depan pintu masuk sekretariat FKUB Batam (menuju perempatan lampu merah Sei Harapan) Sekupang Minggu pagi.

"Benar, kami mendapat laporan sekira pukul 08.30 WIB ada penemuan mayat TKP di depan gerbang kantor FKUB Kota Batam," ujar Kapolsek Sekupang yang turun langsung ke TKP, saat dikonfirmasi.

Kapolsek Yudha menambahkan, korban diketahui bernama Mahmud usia 46 tahun yang merupakan penjaga malam kantor. Korban ditemukan warga tergeletak di depan pintu masuk tanpa mengenakan baju dan hanya memakai celana jeas biru.

"Hasil cek Inafis pada korban terdapat luka bocor di kepala," jelas Kapolsek

Pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian korban.

"Belum diketahui penyebab kematian korban. Korban dievakuasi ke RS Bhayangkara,” ujar Kapolsek Sekupang, Kompol Yudha. (Red)


Ketua Pelaksana Fun Bike, Amri foto bersama Ketua KORMI Kepri, Wahyu Wahyudin dan peserta gowes PHRIFest 2022.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sepeda Santai (Fun Bike) yang digelar dalam rangkaian PHRI Fest di kawasan Harbour Bay, Batam pada, Minggu (20/11/2022) pagi, berlangsung meriah.

Acara yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan itu, mengambil star di area bazar PHRI Fest dan dilepas oleh mantan Kepala Dinas Pariwisata Batam, Boeralimar dan Ketua KORMI Kepri, Wahyu Wahyudin serta didampingi Ketua Panitia Pelaksana, Amri.

Dalam perjalanannya, seluruh peserta mengitari sejumlah kawasan di Batam dan finish di lokasi bazar PHRI Fest di Harbour Bay, Batam.

Amri, Ketua Panitia Pelaksana mengungkapkan Fun Bike tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari sejumlah acara yang digelar selama PHRI Fest tahun ini.

"Kegiatan ini menjadi salah satu acara memeriahkan PHRI Fest yang telah digelar sejak 17 November lalu. Dan, iven ini juga menjadi salah satu upaya kita untuk menarik para wisatawan berkunjung ke Batam dan membangkitkan pariwisata Batam dan Kepri," ucap Amri.

Para peserta yang terdiri dari perorangan dan kelompok itu tampak begitu antusias mengikuti kegiatan. Semua terlihat gembira. Hal itu semakin tampak saat para peserta usai mengitari rute yang ditetapkan panitia pelaksana.

Sesampai kembali di lokasi bazar PHRI Fest, para peserta langsung disambut dengan berbagai suguhan performance dan guyuran bermacam doorprize termasuk dua hadiah utama yakni sepeda lipat.

Sebelumnya, pada Sabtu malam (19/11/2022) di lokasi yang sama, ratusan peserta mengikuti Night Run yang menjadi salah satu iven puncak PHRI Fest.

Night Run tersebut mengambil rute sepanjang 5,5 kilometer dengan star mulai pukul 19.00 WIB yang dibagi dalam dua kategori yakni pelajar dan umur.

Serupa dengan Fun Bike, para peserta Night Run juga mengikuti acara penuh dengan kegembiraan dan antusias. Setelah finish di lokasi bazar PHRI Fest, para peserta langsung mendapatkan medali dan piagam penghargaan.

Diketahui, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kepri menggelar PHRI Fest yang dipusatkan di kawasan Harbour Bay, Batam pada 17 s.d 20 November 2022.

Acara itu dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, Adi Prihantara pada Kamis, 17 November 2022 yang dihadiri oleh Ketua Umum Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Pusat, Hayono Isman, Ketua Kormi Kepri, Wahyu Wahyudi, Ketua PHRI Kepri, Jimmi Ho, sejumlah anggota DPRD Kepri, dan tamu undangan lainnya.

Ketua PHRI Kepri, Jimmi Ho saat memberikan sambutan pembukaan acara mengatakan, PHRI melakukan kerjsama dengan sejumlah organisasi dan UMKM dalam memeriahkan PHRI Fest.

Dia mengatakan, PHRI Fest digelar salah satunya untuk membangkitkan pariwisata Batam dan Kepri.

Sementara itu, Plt Kadis Pariwsata Kepri, Luki Zaiman Prawira, mengatakan, dengan adanya PHRI Fest diharapkan dapat menarik kunjungan wisatawan ke Kepri.

“Dengan banyaknya iven yang digelar diharapkan bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara maupun nusantara,” pungkasnya.

Fay/Redaksi



KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Kapolsek  Kuta, Kuba dan Belat, AKP Sasmintoro SH. MH setelah berkordinasi dengan Kapolres Karimun, AKBP Toni Pantano lansung turun dan kembali memberikan bantuan sembako kepada korban bencana alam, Minggu (20/11/2022).

Bencana alam terjadi, akibat angin kencang, yang baru baru ini merobohkan rumah dan warung jualan milik warga Kelurahan Sawang, kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun. 

Kapolsek Kuta, AKP Sasmintoro SH. MH mengatakan, korban, April dan Zainal ini merupakan warga pantai Mukalimus yang baru-baru ini mengalami musibah akibat angin kencang yang merobohkan rumah, warung dan tempat jualan nya.

"Bencana alam terjadi pada hari Rabu tanggal 17 November 2022 sekira 20.00 wib di wilayah pantai Mukalimus. Hujan yang lebat dan angin kencang sehingga merobohkan satu unit rumah dan warung jualan milik warga. Dan
pada saat kejadian tersebut Alhamdulillah tidak adanya korban jiwa," ujarnya. 

Kemudian, lanjutnya, korban yang mengalami musibah ini di taksirkan mengalami kerugian sebesar Rp.2.000.000.

"Saya menghimbau kepada warga yang di dekat rumahnya ada pohon tinggi agar segera di tebang atau di rapikan mengingat cuaca sekarang lagi sxtrem dan di sertai hujan pada siang mau pun malam hari. Dan bisa saja tumbang kapan pun saat di terpa angin kencang. Hingga saat ini jajaran Polsek Kuta, Kuba dan Belat terus memantau dan memperhatikan warga yang sedang mengalami kesulitan," pungkasnya.

Yahya


Foto Bersama Usai Pencabutan Nomor Cakades.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Polsek Serasan lakukan monitoring dan pengamanan pengundian (pencabutan) nomor urut calon Kepala Desa (Pilkades), serta penyampaian Visi Misi calon Kepala Desa, Jumat (18/11-2022).

Kegiatan pengundian nomor urut calon Pilkades yang dilaksanakan di 8 Desa, yakni 5  Desa Serasan, dan 3 Desa Serasan Timur. 

Dari hasil yang dicapai terlaksananya kegiatan, terjalinya silahturahmi yang baik antara Calon Kades dan masyarakat terhadap Polsek Serasan.

Kemudian menentukan tata cara penyampaian Visi dan Misi beserta sesi tanya jawab.

Kapolsek Serasan, IPTU A. Malik Mardiansya, S.E mengatakan, hari ini (tadi), para Calon Kepala Desa yang ikut bertarung di Pilkades nanti, melakukan pencabutan nomor urut.

"Serta menyampaikan Visi dan Misi beserta sesi tanya jawab. Dan yang melakukan Pilkades ada 8 Desa," ujarnya.

Redaksi


Foto Bersama Direktur Utama PT PLN Batam, Muhammad Irwansyah Putra, dengan Kepala Ombudsman Perwakilan Provinsi Kepri, Lagat Parroha Patar Siadari.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan, Direktur Utama PT PLN Batam, Muhammad Irwansyah Putra melangsungkan kunjungan dan silaturahmi perkenalan sekaligus berdiskusi ke kantor Ombudsman Perwakilan Provinsi Kepuluan Riau (Kepri).

Kepala Ombudsman Perwakilan Provinsi Kepri, Lagat Parroha Patar Siadari menyambut langsung kunjungan tersebut pada Selasa, 15 November 2022 lalu.

Dalam diskusi tersebut, Lagat mengungkapkan bahwa PLN Batam merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang peduli terhadap kualitas pelayanan, dan juga terus berkomitmen untuk menuju pelayanan terbaik demi kepuasan pelanggan.

''PLN Batam merupakan salah satu instansi pelayanan publik yang peduli terhadap pelanggannya. Dari awal saya perhatikan PLN Batam juga terus berbenah, siap menerima kritikan dan sigap membuat perubahan, meskipun masih belum sempurna dan ada beberapa hal dalam pelayanan yang harus lebih ditingkatkan lagi,” ujar Lagat.

Lagat juga menyampaikan, komunikasi yang baik antara PLN Batam dan Ombudsman selama ini berdampak positif pada penyelesaian laporan dari pelanggan terkait pelayann PLN Batam.

“Saya mengapresiasi PLN Batam yang terus menjalin komunikasi dan hubungan yang baik dengan kami, rekan-rekan di Ombudsman Provinsi Kepri, serta dengan berbagai stakeholder PLN Batam lainnya. Sharing informasi, edukasi peraturan-peraturan kelistrikan, dan pemahaman penyebab terganggunya layanan membuat kami dapat menindaklanjuti laporan terkait PLN Batam secara seimbang dari dua sudut pandang,'' lanjutnya.

"PLN Batam, harus terus berinovasi dan bertransformasi untuk bisa menyentuh seluruh unsur lapisan masyarakat dan dapat menyerap pengaduan masyarakat dengan respon cepat. Terutama menyangkut pelayanan dan kebijakan terkait kelistrikan ini harus terinformasikan secara merata kepada seluruh lapisan masyarakat agar kualitas pelayanan PLN Batam semakin baik kedepannya,'' pungkas Lagat.

Sementara itu Direktur Utama PT PLN Batam, Muhammad Irwansya Putra menyampaikan rasa terima kasihnya terhadap Ombudsman Perwakilan Provinsi Kepri. 

“Ombudsman adalah salah satu stakeholder penting yang harapannya dapat membantu PLN Batam dalam memberikan masukan terkait keluhan dari pelanggan tentang kelistrikan, termasuk hak dan kewajiban masing-masing yang berpotensi memicu konflik . Sebagai lembaga publik independen, pelanggan tentu akan menerima pendapat dan edukasi dari Ombudsman,” ucap Irwansyah.

Semoga semakin banyak sinergi antara PLN Batam dan Ombudsman untuk mengedukasi pelanggan di bidang kelistrikan sehingga tercapai keterbukaan informasi yang mumpuni dan PLN Batam dapat terus berbenah,'' tutupnya.

PLN Batam


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.