Bawaslu Natuna Sosialisasi Pengawasan. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Bawaslu Kabupaten Natuna gelar sosialisasi pengawasan partisipati dalam rangka   melaksanakan tugas dan funsi bawaslu, di Rumah Makan Sisi Basisir, Kamis (4/8/2022).

Kegiatan ini mengusung tema, "Menggelorakan pengawasan partisipatif berbasis kaum muda menuju pemilu bersih bermartabat".

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Natuna, Khairurrijal menyampaikan, Bawaslu diberikan tugas untuk melakukan pengawasan pemilihan.

"Dalam rangka pengawasan pemilihan ini Bawaslu menekankan pada strategi pencegahan pelanggaran pemilu," ungkapnya. 

Ia juga menambahkan bahwa didalam melaksanakan tugas pengawasan tersebut tentunya melibatkan semua elemen masyarakat.

"Pengawasan Pemilihan tidak akan terlepas dari partisipasi segala elemen masyarakat demi terwujudnya penyelenggaraan pemilu Tahun 2024 yang berjalan aman dan sesuai dengan asas-asas Pemilu di Kabupaten Nias Selatan," ujarnya.

Dalam pemaparannya, Khairurrijal menyampaikan bentuk-bentuk peran serta masyarakat dalam pemilihan. 

"Menjadi Pemantau Pemilu, turut mengawasi tahapan pemilu, menolak isu sara, hoax dan melaporkan pelanggaran pemilu ke Bawaslu," tegasnya.

Kegiatan ini dihadiri, PJN, PWI, Komunitas Pengawas Partisipatif, Komunitas Muda Natuna, Kwarcab Pramuka Kabupaten Natuna, Mahasiswa Stai Natuna, Pelajar SMA Negari 1 Bunguran Timur, SMA 2 Bunguran Timur, Karang Taruna Ranai Kota, Forum Anak Natuna, Natuna Satra, Kompas Benua, Palang Merah Remaja, Jelajah Bahari dan Pemuda Pencasila.

(IK)



Buka Pameran Kemaritiman.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi secara resmi membuka Pameran dan Forum Bisnis Kemaritiman “5th Indonesia Marine & Offshore Expo (IMOX) 2022” di Radisson Golf & Convention Center, Sukajadi, Rabu (3/8/2022).

Pembukaan ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Muhammad Rudi yang didampingi oleh Ketua Kamar Dagang & Industri (Kadin) Batam, Jadi Rajagukguk dan Direktur Fireworks Trade Media Group, Kenny Yong, Kapolresta Barelang Batam, Nugroho, Kepala Bea Cukai Batam, Ambang Priyonggo, Direktur  PTSP BP Batam, Harlas Buana, Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Dendi Gustinandar 

IMOX 2022 akan dilaksanakan selama tiga hari pada 3-5 Agustus 2022. Mengusung tema “Arah Industri Kemaritiman Indonesia Kedepannya”, IMOX 2022 disebut sebagai pameran luring perkapalan pertama, terbesar dan satu-satunya di Indonesia pada tahun ini. 

Muhammad Rudi pun menyambut baik dan mengapresiasi gelaran pameran dan forum bisnis tersebut. Hal itu, menurutnya dapat memberikan stimulus dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Batam khususnya sektor industri kemaritiman.

Disebutkan, pameran tersebut menampilkan seluruh kebutuhan di bidang Maritim. Ia menyebutkan salah satu peserta pameran menampilkan mesin kapal model terbaru dan akan menjadi mesin terbaik di dunia. 

“Kepri adalah daerah maritim, 96 persen adalah laut, hanya empat persennya saja yang darat. Karenanya pameran ini sangat mendukung apa yang menjadi kebutuhan kita demi menggeliatkan investasi di Batam,” kata Rudi. 

Untuk itu ia yang juga Wali Kota Batam ini berterimakasih kepada Ketua Kadin Batam dan stakeholder yang turut membantu terlaksananya kegiatan ini. 

“Dengan adanya pameran ini tentu akan ada transaksi. Mudah-mudahan pameran selama tiga hari ini akan banyak transaksi sesuai dengan harapan bersama,” harapnya.

Sementara, Ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk mengatakan bahwa Batam merupakan salah satu basis unggulan industri marine dan offshore terbesar di Indonesia.

Namun, selama beberapa tahun terakhir, sektor industri tersebut dihantam badai krisis ekonomi global dan diperparah oleh pandemi yang membuat beberapa perusahaan terganggu.

“Maka dari itu, kita perlu bersatu padu untuk mengembalikan zaman keemasan industri shipyard, marine, dan offshore sehingga Batam dapat kembali menjadi lampu pijar yang terus menyala menerangi negeri ini,” ujar Jadi.

“Ibaratnya matahari tenggelam atau sunset. Nah, dengan momentum (Pameran IMOX 2022) ini matahari terbit, sunrise lagi,” tambahnya.

Sejumlah rangkaian kegiatan dengan tema, “Geliat Kebangkitan Industri Maritim di Batam” dengan menghadirkan narasumber dari BP Batam, Imigrasi Batam, Dirjen Pajak Indonesia Kepri, dan Bea Cukai, juga konferensi dari berbagai ketua asiosiasi terkait, seperti ABUPI, BSOA, INAMPA, INSA dan IPERINDO.

IMOX merupakan program regular pameran kemaritiman berskala internasional yang diselenggarakan di bawah Fireworks Trade Media Group (Fireworks Group). 

Pameran ini dihadiri lebih dari 100 perusahaan dari 15 negara, diantaranya Malaysia, Singapura, Vietnam, Cina, Korea, India, Inggris dan Perancis. Diperkirakan, jumlah pengunjung yang akan hadir menyentuh 2.000 orang para ahli dan profesional dari industri tersebut.

BP Batam


Pemberitahuan Pengurusan SKCK oleh Polsek Nongsa. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke 77 tahun 2022, Polsek Nongsa Polresta Barelang turut berpartisipasi memeriahkannya.

Selama bulan Agustus ini, kepada seluruh masyarakat yang berada di Kecamatan Nongsa, bagi yang kelahirannya tepat di bulan Agustus ini atau pada 17 Agustus, berhak mendapatkan pelayanan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) secara gratis di Polsek Nongsa.

Kapolsek Nongsa, Kompol Yudi Arvian mengatakan ini merupakan salah satu program Polri dalam rangka turut berpartisipasi untuk memeriahkan hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Syaratnya, bagi yang memiliki nama Agus dan lahir di bulan Agustus atau tepatnya pada tanggal 17 Agustus, dan memiliki KTP yang beralamat di Kecamatan Nongsa, gratis pembuatan SKCK," ungkap Yudi.

Dia mengatakan, pemberian pelayanan SKCK gratis ini merupakan bentuk bahwa Polri bukan sekedar profesi, tapi sebagai jalan untuk mengabdi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Program ini berlaku selama bulan Agustus saja dan sesuai dengan ketentuan berlaku," tegasnya.

Bagi warga yang ingin melakukan pengurusan bisa langsung mendatangi layanan Polsek Nongsa.
Adapun persyaratan untuk membuat SKCK gratis ini, di antaranya :

1. Pemohon berdomisili KTP berada di Kecamatan Nongsa.
2. Berlaku sepanjang bulan Agustus.
3. Syarat dan ketentuan berlaku.

“Semoga dengan program SKCK gratis ini diharapkan kepada para pencari kerja lebih semangat dan mudah-mudahan cepat mendapatkan pekerjaan yang diharapkan,” pungkasnya.

Fay/Redaksi


Foto Bersama Kades Terpilih Usai Dilantik. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Desa Sungai Sebesi, Nazaruddin resmi dilantik Camat Kundur. Pelantikan tersebut berlansung tepatnya di gedung serbaguna Desa sungai Sebesi, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Rabu (3/8/2022).

Plantikan di hadiri Dinas PMD Karimun camat kundur, Polsek Kundur, Babinsa kundur, kades tlok radang dan sejumalah Masyarakat Desa sungai Sebesi 

Nazaruddin kepala Desa yang baru saja dilantik di sela sela kesibukannya saat di kompirmasi mengatakan, setelah pemilihan Kades serentak di 29 Desa pada 3 Juli yang lalu. Alhamdulillah, ini pelantikan Kades yang pertama dilantik. 

"Mengingat dari 29 Desa Pilkades yang di lakukan serentak se-Kabupaten Karimun, Desa Sungai Sebesi, Desa yang paling unggul dalam memperoleh suara terbanyak pada Pilkades serntak tahun 2022 ini," ujarnya.

Atas pelantikan ini, semoga saja Dana Desa (DD) lebih bisa di percepat lagi di kucurkan seperti tahap satu dan dua di harapkan juga tahap tiga, segera di kucurkan agar pembangunan Desa sungai Sebesi lebih cepat berjalan pembangunan sesuai dengan keinginan kita bersama.

"Saya sangat merasa bangga, karena Desa sungai Sebesi mendapat suatu keistimewaan sendiri sebagai Desa yang di prioritaskan," tuturnya. 

Nazaruddin juga mengucapan terimakasih yang tak terhingga kepada masyarakat sungai Sebesi yang masih mempercayakan dan mengantarkan nya untuk duduk kembali sebagai kepala Desa Sungai Sebesi yang ke tiga kalinya.

Di tempat yang sama, Camat Kundur Saifullah mengatakan ucapan tahniah kepada Kades Sungai Sebesi yang baru saja dilantik. Dan masih di percaya masyarakat untuk  menjabat sebagai Kades Sungai Sebesi untuk ke tiga kalinya.

"Saya berharap untuk Desa Sungai Sebesi sebagai Desa yang di prioritaskan pemerintah. Semoga aja kedepannya pembangunan lebih maju dan tumbuh berkembang," pungkas Saifullah.

Yahya


Perbaikan Jalan. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Menanggapi pertanyaan media berkaitan dengan keterangan Gubernur Provinsi Kepulauan Riau di media beberapa waktu lalu, berikut adalah tanggapan dari  BP Batam melalui Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam, Fesly Abadi Paranoan, didampingi Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait, Selasa (2/8/2022).

Seperti yg kita ketahui bahwa status jalan Hang Kesturi adalah jalan provinsi, sehingga pihak provinsi Kepri lah yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab atas jalan tersebut sesuai Keputusan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 1863 Tahun 2016. Namun jika provinsi  tidak memiliki anggaran untuk perbaikan jalan tersebut (Simpang Taiwan – Batu Besar), sebagaimana keterangan Bapak Gubernur di media beberapa waktu lalu, maka sebaiknya dikoordinasikan dengan BP Batam dalam perencanaan dan penganggarannya, dan tidak memberikan statement di media setelah adanya keluhan dari para investor dan masyarakat. 

Ruas jalan ini menurut statusnya merupakan Jalan Provinsi Kepulauan Riau, berdasarkan Keputusan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 1863 Tahun 2016. Wewenang pemerintah provinsi meliputi pengaturan, pembinaan, pembangunan, dan pengawasan  pada jalan-jalan tersebut. Kondisi jalan yang rusak tepat di depan Kawasan industri ini harus ditangani. Pemerintah Provinsi semestinya harus punya concern juga ke arah sana, karena Batam adalah penopang perekonomian Kepri.

Apa langkah yang kemudian dilakukan BP Batam. Meskipun jalan berada pada ranah Provinsi Kepri, kita tidak bisa mengabaikan kondisi kerusakan jalan ini berlarut-larut, karena jalan ini masuk dalam Kawasan Strategis Nasional, yang mana Kawasan industri ada di sana. Sebagai langkah mengamankan jalannya arus lalu lintas di Kawasan Industri, saat ini BP Batam telah mengajukan anggaran perbaikan jalan Hang Kesturi sesuai dengan mekanismenya. 

Rekayasa lalu lintas untuk menghindari lakalantas berupa Pengalihan jalur atau re-route ke jalan baru yang telah dibangun BP Batam (Kabil – Batu Besar), dengan penempatan road barriers atau traffic block juga terlihat sudah dipasang oleh tim dari BP Batam pada Selasa (2/8/2022). Disaat BP Batam tengah mengajukan anggaran untuk pembangunan dan perbaikan jalan Hang Kesturi, BP Batam, Pemerintah Kota Batam juga terlihat melakukan penanganan awal.

BP Batam


Konfrence Pers Polres Karimun. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Sat Reskrim Polres Karimun berhasil mengamankan oknum guru berinisial "K" 47 tahun, yang di duga melakukan pencabulan terhadap sejumlah muridnya, Rabu (03-08-2022).

Pada hari ini rabu 3 Agustus 2022 Sat Reskrim Polres Karimun menggelar konferensi pers terkait perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh AKBP Tony Pantano S.I.K., S.H. dan didampingi oleh Kasat Reskrim AKP Arsyad Riyandi, S.IP, MH dan Kasubsipenmas IPTU Jordan Manurung.

Berdasarkan laporan polisi tanggal 13 juli 2022 Sat Reskrim Polres Karimun berhasil mengamankan oknum guru terkait pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Tindakan pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru di salah satu sekolah dasar (SD) di Kabupaten Karimun sejak tahun 2018 sampai tahun 2022 sebanyak 5 orang korban.

Modus yang dilakukan oleh pelaku terhadap para korbannya adalah dengan membujuk korban dengan cara memberikan nilai tinggi, memberi makan mie ayam dan pelaku memberikan uang kepada korban sebesar Rp.30.000,- (tiga puluh ribu rupiah) juga memberikan baju kemeja, tindakan pencabulan itu di lakukan di ruangan UKS (Unit Kesehatan Sekolah). Selanjutnya salah seorang korban menceritakan kepada gurunya dan gurunya memberitahukan kepada orang tua korban dan selanjutnya orang tua korban melaporkan hal tersebut kekantor Polisi.

Pasal yang di sangkakan untuk menjerat pelaku adalah Pasal 82 ayat (1), ayat (2) dan (4) undang undang nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peratutan pemerintah pengganti undang undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan ke 2 atas undang undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak di pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp.5.000.000.000,- (lima miliyar rupiah).


Ahmad Yahya


Foto Bersama Tim Likuidator PT. BBA dengan Pengurus Serikat Pekerja di PT. BBA. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM:  Manajemen PT. Batam Bersatu Apparel (BBA) yang diwakili oleh Tim Likuidator, Johan Harmiwadi Sembiring, S.H menggelar rapat mediasi dengan karyawannya di Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam, Selasa (2/8/2022). 

Rapat mediasi penyelesaian hak pesangon karyawan yang difasilitasi oleh Disnaker Kota Batam itu membuahkan hasil. Dimana, karyawan akhirnya sepakat dengan tawaran perusahaan yakni 0,5 persen sesuai perhitungan Omnibuslaw. 

Likuidator PT. BBA, Johan Harmiwadi Sembiring mengatakan bahwa karyawan setuju dan sepakat untuk menerima kompensasi sesuai dengan aturan hukum yang berlaku di Indonesia dengan alasan penutupan perseroan. 

"Dalam mediasi ini telah tercapai kesepakatan bahwa teman-teman serikat pekerja setuju dan sepakat untuk menerima kompensasi yang ditawarkan oleh perusahaan," ucap Johan. 

"Kami berterimakasih kepada serikat pekerja yang tergabung dalam FSPMI dan PUK TSK SPSI PT. BBA," tambahnya. 

Tak lupa, ia juga mengucapkan terimakasih kepada mediator dalam hal ini Disnaker UPT pengawas. "Dengan bantuan beliau-beliau, kami mendapatkan pemahaman yang sama mendapat pengertian yang sama tentang hukum yang berlaku," kata Johan. 

"Sehingga pada hari ini, kami menyatakan setuju dan sepakat untuk menyelesaikan masalah ini tanpa melalui proses peradilan," sambungnya. 

Ditempat yang sama, perwakilan serikat pekerja FSPMI, Rista Sri Hartati juga mengucapkan terimakasih kepada Tim Likuidator PT. BBA yang sudah menjembatani pihaknya dalam penyelesaian hal pesangon karyawan. 

"Kita dari serikat pekerja FSPMI berterimakasih kepada pak johan selalu likuidator sudah menjembatani kami," ucap Rista Sri. 

"Walau demikian, sebenarnya sakit dengan 0.5 persen ini, tapi kami juga menghargai hukum yang berlaku sesuai dengan keadaan perusahaan juga yang tidak bisa kita desak juga. Kita Legowo," tambahnya. 

Hal senada, Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Tekstil Sandang dan Kulit Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PUK SP TSK SPSI) PT BBA, Egi Afrizal mengucapkan terimakasih kepada Likuidator PT. BBA dan pihak Dinas ketenagakerjaan.

Ia juga menegaskan, bahwa pihaknya sudah sepakat untuk menerima keputusan manajemen perusahaan  yakni 0,5 persen.

Sementara itu, Mediator hubungan industrial Disnaker Kota Batam, Hendra Gunadi menjelaskan, sebelumnya terdapat 103 karyawan yang sudah sepakat atas keputusan perusahaan dan sisa 248 karyawan lagi. 

"Sebelumnya 103 karyawan sudah sepakat, sisa 248 karyawan lagi. berjalannya waktu hingga usai mediasi ini, akhirnya mereka sepakat dengan tawaran perusahaan. Hal ini sesuai dengan ketentuan PP Nomor 35 Tahun 2021," pungkasnya. 

Diberitakan sebelumnya, PT. Batam Bersatu Apparel (BBA) mengambil keputusan untuk menutup kegiatan operasional di Batam, Provinsi Kepulauan Riau. 

Hal tersebut disampaikan Tim Likuidator PT. Batam Bersatu Apparel, Johan Harmiwadi Sembiring, S.H kepada wartawan, Jumat (23/7/2022).

Alfred


Kesiapsiagaan Prajurit Lanud RSA.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Berawal dari laporan satuan Intel Lanud Raden Sadjad bahwa akan ada pergerakan massa dari pada warga masyarakat Kota Tua Penagi yang akan membuat kekacauan di sekitar wilayah Lanud Raden Sadjad dikarenakan aturan dan larangan melintas di Jalan Adi Sucipto Lanud Raden Sadjad sangat memberatkan masyarakat Penagi dan pengusaha yang bergerak dalam perdagangan di kota Ranai- Natuna, Selasa(2/8/2022).

Masyarakat tidak terima dengan aturan tersebut, sehingga mengerahkan massa diperkirakan 50 orang telah bergerak dengan sepeda motor serta mobil pickup menuju  Lanud Raden Sadjad dari jalan desa Pring Penagi menuju arah Lanud.

Massa sudah mendekat di depan pintu Pos Jaga belakang Lanud Raden Sadjad dengan membawa ban bekas dan beberapa kayu balok. Massa juga berteriak-teriak dan mengadakan orasi menuntut kebijakan dari pihak Lanud Raden Sadjad di depan Portal Pos Jaga yang telah ditutup oleh petugas jaga.

Dengan adanya kejadian tersebut, Kepala Dinas Operasi (Kadisops) melaporkan  kepada Komandan Lanud Raden Sadjad(Danlanud RSA).  Sebelumnya melalui perintah Dansathanlan Lanud Raden Sadjad telah melakukan gelar pasukan di lapangan apel di depan baseops dan selesai konsolidasi. 

Bergerak menuju lokasi pendemo terdiri dari Pasukan Pengendali Huru Hara (PHH) Lanud Raden Sadjad, satu tim Satpomau sebagai tim negosiasi, Intel, Hukum, Pentak dan tim kesehatan dengan mobil ambulance standby di dekat pos jaga Lanud Raden Sadjad.     

Setibanya di TKP, tim nego (Kepala Intelijen,  Kepala Hukum dan Perwira Pomau) melaksanakan negosiasi dan himbauan dengan pendemo, namun tidak berhasil. Dasathanlan selaku Komandan PHH segera bertindak menggerakkan seluruh kekuatan.

Mendapat perintah tersebut dengan sigap pasukan PHH Lanud Raden Sadjad menuju TKP dan melakukan tindakan tegas sesuai dengan tahapan tindakan serta prosedur yang berlaku.  Termasuk menyemprotkan water canon (mobil PK) kepada para pendemo sampai lemah dan terpecah.   

Massa yang sudah berkonsentrasi melakukan provokasi dengan berteriak-teriak dengan membawa poster dan lebih jauh lagi bertindak anarkis dengan melemparkan berbagai benda yang ada sebagai bentuk ketidakpuasan kebijakan yang dibuat oleh Pimpinan.

Dalam kejadian tersebut salah satu anggota PHH terluka terkena lemparan batu dari massa pendemo dan segera tim medis yang sudah standby mengamankan personel tersebut di evakuasi ke mobil Ambulance RSAU Lanud Raden Sadjad.

Satpomau dibantu dengan personel intel akhirnya dengan cepat menangkap beberapa orang pendemo yang disinyalir sebagai provokator untuk diamankan dan diproses di Satpomau.  Pomau mengambil alih perusuh yang dianggap provokator dan bersama Kaintel menelusuri duduk perkara yang sebenarnya agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Adapun kejadian diatas adalah merupakan simulasi dari skenario latihan Penanggulangan Huru-Hara (PHH) di Lanud Raden Sadjad semester II tahun 2022.

Danlanud RSA Kolonel Pnb Jajang Setiawan, S.M., M.Han., PSC(J)., selaku penanggung jawab latihan mengatakan latihan ini merupakan untuk memantapkan kemampuan dan kesiapsiagaan prajurit Lanud Raden Sadjad baik perorangan maupun beregu melalui latihan PHH guna mendukung pelaksanaan tugas-tugas TNI AU kedepan.

“Apabila di lapangan terjadi hal semacam ini, personel Lanud sudah paham apa yang dilakukan, dan tetap mematuhi prosedur yang berlaku,” ujar Danlanud RSA.

Jauh sebelumnya, Kadisops Lanud RSA, Mayor Pnb Yosi Hadi Wiyanto sebagai pengendali latihan, mengingatkan kepada personel Lanud yang mengikuti latihan ini untuk selalu memperhatikan safety dan faktor keamanan baik materil maupun personilnya.

“Laksanakan latihan dengan penuh semangat dan serius, agar hasil latihan bisa tercapai dengan maksimal sesuai yang diharapkan kita semua,” tegasnya.

Latihan PHH kali ini melibatkan sebanyak 70 orang personel Lanud Raden Sadjad baik Perwira, Bintara dan Tamtama serta PNS Lanud RSA. Latihan berjalan dengan aman dan lancar dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19 yang berlaku.

(IK)


HUT ke-4 Batalyon Komposit 1/GP.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Keluarga besar Batalyon Komposit 1/GP menggelar perlombaan dan hiburan, untuk memperingati HUT Ke- 4 Batalyon Komposit 1/GP yang bertempat di lapangan Makoyon, Jl. Gunung Air Makan, Kelurahan Sepempang, Kecamatan Bunguran timur, Kabupaten Natuna, Selasa  (02/08/2022) Sore.

Komandan Batalyon Komposit 1/GP, Mayor Inf Saiful Rizal mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh instansi sebagai bentuk upaya mempererat tali silaturahmi dan wujud syukur atas memperingati hari jadi Batalyon Komposit 1/Gardapati yang Ke-4 yang jatuhnya pada tanggal 06 Agustus 2022.

"Kegiatan ini juga sebagai ajang meningkatkan rasa persaudaraan, kerjasama dan kebangsaan serta membentuk karakter positif bagi Keluarga Besar Batalyon Komposit 1/Gardapati," ungkapnya. 

Kegiatan lomba hiburan ini digelar dengan 3 macam perlombaan diantaranya lomba masak nasi goreng, lomba Suami merias wajah isteri dan lomba bakiak, yang di ikuti oleh suami istri prajurit Batalyon Komposit 1/Gardapati.

(IK)


Menkumham RI, Prof. Yasonna H Laoly, Didampingi Sekjen Kemenkumham, Andap Budhi Revianto saat Wisuda Purnabakti Pengayoman di Jakarta.

JAKARTA|KEPRIAKTUAL.COM: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia ( Menkumham ) RI, Prof. Yasonna H Laoly, SH., M.Sc., Ph.D., telah mengukuhkan 1.076 Wisudawan dan Wisudawati Purnabakti Pengayoman, pada (1/8/2022). 

Prosesi wisuda Purnabakti Pengayoman ini merupakan terobosan baru yang akan menjadi tradisi Kemenkumham dalam melepas insan-insan pengayoman terbaik yang telah melewati purnatugas (pensiun). 

Sekjen Kemenkumham, Andap Budhi Revianto mengatakan Wisuda Purnabakti Pengayoman akan dilaksanakan secara berkesinambungan menjadi sebuah tradisi baru yang masuk dalam kalender tahunan sebagai rangkaian perayaan Hari Kementerian Hukum dan HAM 'Hari Dharma Karya Dhika' (HDKD).

Dia mengatakan, tahun ini dari 1.076 orang memasuki Purnabakti, sebanyak 78 orang mengikuti wisuda secara tatap muka di Graha Pengayoman, Jakarta. 

"Selebihnya, 998 orang lainnya mengikuti wisuda secara virtual di daerah tugas masing-masing," ungkap Andap melalui Press Release yang diterima redaksi pada Selasa (2/8/2022).

Lanjutnya, prosesi wisuda berlangsung dengan penuh khidmat. Pegawai yang telah purnatugas akan menerima piagam sebagai tanda bahwa yang bersangkutan telah lulus melaksanakan pengabdian dengan baik di Kemenkumham. 

Para Wisudawan dan Wisudawati selanjutnya mengikuti prosesi pelepasan melalui Upacara Pedang Pora, dengan cara melewati pasukan Taruna Poltekip/Poltekim yang tergelar dengan formasi payung pedang membentuk gapura yang merupakan rangkaian pedang kehormatan. 

Wisuda Purnabakti Pengayoman tersebut sebagai wujud penghargaan serta ungkapan rasa hormat yang tulus dari segenap keluarga besar Kemenkumham kepada para pegawai yang telah selesai melaksanakan pengabdiannya (Purnabakti). 

Dedikasi yang tinggi dari para Wisudawan dan Wisudawati ini patut mendapatkan penghargaan yang setimpal atas jasa-jasa mereka dalam menjalankan tugas, pelayanan dan pengabdian pada masyarakat, bangsa, dan negara.

Ungkapan terima kasih dan apresiasi dari seluruh jajaran Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia atas berbagai capaian prestasi, dedikasi, dan pengabdian yang telah diraih dengan baik. Kami juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas keteladanan yang ditunjukkan selama menjadi Abdi Pengayoman.

Selamat melanjutkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara pada dimensi yang berbeda. Purnabakti bukan akhir dari sebuah pengabdian, tapi menjadi langkah awal mendedikasikan diri sepenuhnya pada masyarakat. 

"Teruslah berkarya, memberikan nilai-nilai keteladanan serta menjadi sumber inspirasi positif dalam interaksi sosial. Tetap tunjukkan prestasi hebat di masyarakat sebagai Wisudawan dan Wisudawati Purnabakti Pengayoman," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Evakuasi Jenazah Orang Hilang. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy, S.I.K.,M.H melalui Kasatpol Airud Polres Natuna, AKP Sandy Pratama Putra, S.I.K mengatakan, Alhamdulillah di hari ketiga pencarian bersama tim gabungan bersama Lanal Ranai, Polsek dan Sat Pol Airud Polres Natuna, Basarnas, Koramil 03 Sedanau dan Masyarakat setempat akhirnya berhasil menemukan jenazah korban berjarak 6 mil dari titik awal hilangnya korban.

Korban atas nama Junaidi telah ditemukan di Perairan Tanjung Serai, pada titik koordinat ( 3°54.768'N 107°54.463'E). Selasa ( 02/08/2022 ) 

"Kami dibantu oleh masyarakat, Basarnas,Lanal Ranai dan Koramil untuk melakukan evakuasi terhadap jenazah. Kemudian Jenazah dibawa ke Sedanau untuk dilakukan pemeriksaan di puskesmas. Setelah itu diserahkan ke pihak keluarga," ujar Kasat Pol Airud Polres Natuna.

Junaidi dilaporkan hilang di Perairan Selaut, Pulau Kukup, Kabupaten Natuna pada Sabtu malam (30/07/2022). Korban  tenggelam diduga saat hendak selamatkan bagan apung tempat ia bekerja agar tidak tabrakan dengan bagan lainnya.

Menurut keterangan temannya Atas nama Eko bahwa mereka berencana  memindahkan bagan menggunakan pompong agar tidak terjadi tabrakan antar sesama bagan.Namun nahas, Bagan apung itu tabrakan dengan bagan milik Santo.

Kedua Bagan tabrakan diduga akibat tidak ada penerangan. AKP Sandy Pratama Putra mengatakan, rekan korban yang bernama Eko mengetahui jika korban tidak ada di bagan milik mereka sekitar pukul 19:30 WIB. Korban diduga terjatuh ke laut di titik koordinat (3,52934, N. 107. 56. 691. E) Perairan Selaut, Pulau Kukup.

Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy, S.I.K., M.H sampaikan rasa belasungkawa, semoga korban mendapat tempat yang terbaik disisi Allah SWT. Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat yang aktifitasnya sebagai nelayan atau ingin berwisata di pantai bersama keluarga, untuk tetap waspada dan hati-hati. 

"Saat ini cuaca kita di Kab. Natuna sering datang angin kencang dan gelombang air laut yang tidak menentu, untuk itu tetap perhatikan cuaca guna keselamatan diri dan keluarga," tutup Kapolres Natuna.

(IK)


Masjid Tanwirun Naja.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pesona Masjid Tanwirun Naja atau dikenal  dengan sebutan Majid Tanjak tidak hanya menjadi daya tarik bagi masyarakat Batam saja. Kini, Masjid Tanjak telah menjadi ikon wisata bagi para wisatawan yang berkunjungan ke Batam. 

Terbaru, ialah Peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemipinan (Diklat Pim) tingkat II tahun 2022 dari Provinsi Jawa Timur  mengunjungi ikon baru warga Batam tersebut.

Diketahui, para Peserta Diklat tersebut menggunakan dua bus pariwisata dan berasal dari kabupaten/kota di Jawa Timur, instansi vertikal dan dari kabupaten/kota di berbagai provinsi di Indonesia.

"Peserta Diklat Pim 2 provinsi Jawa Timur , pesertanya  dari berbagai provinsi di Indonesia mengunjungi destinasi pariwisata baru kita, Masjid Tanjak," kata sumber suara dari video yang beredar pada Senin (1/8/2022). 

Sementara Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait merespon positif atas kunjungan dari peserta diklat pim tersebut. Menurutnya, hal itu sejalan dengan keinginan Kepala BP Batam Muhammad Rudi untuk menjadikan Batam memiliki daya tarik sebagai kota tujuan wisata dan investasi.

"Masjid Tanjak diharapkan mampu menjadi sarana ibadah masyarakat sekaligus menjadi ikon baru wisata di Batam," ujar Ariastuty. 

Masjid yang memiliki arsitektur khas Melayu yang megah dan modern ini setiap siang menjelang sore hari selalu ramai dikunjungi. Selain untuk beribadah, masyarakat juga bisa duduk bersantai di pelataran masjid sambil mengabadikan foto-foto bersama kerabat dan saudara.

BP Batam/Redaksi


Lokasi Pembuangan Air Limbah Diduga B3.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Bau menyengat, akibat pembuangan limbah sembarangan. Warga sekitar pun terganggu dan merasa tidak nyaman, akibat bau kurang sedap. Dimana limbah yang dibuang kedalam air bisa membentuk asam organik dan gas cair organik mirip metana yang bisa membahayakan bagi tumbuhan dan mahluk hidup disekitarnya.

Warga sekitar pun meminta penegak hukum bertindak, menindak pelaku yang membuang limbah dengan sembarangan. Karena sudah meresahkan warga. 

HSE/Environmental Coordinator PT Wasco Engineering Indonesia, Hanafi mengaku sangat kesal dengan tindakan yang dilakukan oleh PT. Fuyuan Plastic Industry yang berlokasi di Jalan Brigjen Katamso, Tanjung Uncang, kota Batam

Bagaimana tidak kesal, perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) milik Taiwan yang mengolah plastik untuk di ekspor itu diduga dengan sengaja membuang limbah hasil industrinya kedalam parit yang berada persis dibelakang perusahaannya. 

Alhasil, air di drainase yang dulunya jernih berubah menjadi hitam dan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Parahnya, pohon-pohon dan juga tanaman yang dilalui oleh air limbah tersebut mati dan mengering.

"Kuat dugaan, pihak perusahaan dengan sengaja membuang limbah hasil industrinya melalui parit. Dan, aktifitas pembuangan limbah industri hasil pengolahan plastik tersebut dilakukan pada malam hari," sebutnya.

Masih menurut Hanafi, tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang HSE atau petugas lingkungan ialah melakukan identifikasi serta pemetaan dari potensi bahaya yang berpeluang terjadi pada lingkungan kerja.

"Pas kebetulan posisi saya di perusahaan sebagai Environmental yang mana tugasnya memantau lingkungan termasuk limbah dan pencemaran udara," jelasnya.

Lanjutnya, semenjak perusahaannya membuka yard 3 yang akses jalannya melewati PT. Fuyuan Plastic Industry, bau menyengat yang berasal dari pembuangan limbah plastik selalu menghantui para pekerja.

"Di yard 3 itu kan banyak karyawan kita yang komplain termasuk ekspat kita yang dari Singapura juga mengeluhkan bau menyengat limbah dari drainase itu," jelasnya.

Kemudian, pihaknya menduga aktifitas pembuangan limbah melalui drainase itu sudah dilakukan oleh PT. Fuyuan Plastic Industry sudah berlangsung lama. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya pohon-pohon yang mati disekitar aliran drainase yang muaranya langsung menuju kelaut.

Pihaknya berharap, pemerintah secepatnya turun tangan mengatasi persoalan ini. Hal itu supaya  kerusakan alam akibat dampak dari pembuangan limbah yang kurang baik itu dapat diminimalisir.

Masih menurut Hanafi, pihaknya juga sudah menyampaikan keluhan itu ke Komisi III DPRD Batam. Tindaklanjutnya, para anggota dewan itu langsung turun untuk melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke lokasi yang dimaksud.

Kemudian, pada saat dilakukan sidak kedalam perusahaan, anggota dewan itu diajak untuk masuk kedalam perusahaan dan melihat langsung proses pengolahan plastik di perusahaan itu.

Dan, apa yang menjadi kecurigaan anggota Komisi III DPRD Batam ternyata benar. Saat mengecek ke pembuangan akhir, perusahaan itu tidak memiliki Tempat Penimbunan Sementara (TPS) limbah hasil pengolahan plastik-plastik.

Perusahaan tersebut langsung membuang limbahnya ke saluran pembuangan yang berada di belakang perusahaan tersebut. Pihak perusahaan pun tidak bisa berkata-kata atas temuan anggota dewan itu.

"Saya berharap permasalahan lingkungan ini bisa cepat teratasi. Demi keberlangsungan hidup manusia di muka bumi ini," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Polsek Belakan Padang dan Koramil Himbau Masyarakat Pasang Bendera Merah Putih. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77 tahun 2022. Polsek Belakang Padang bersama Anggota Koramil 05 Belakang Padang dan Satpol PP Kecamatan Belakang Padang menghimbau kepada seluruh warga masyarakat di Kecamatan Belakang Padang, agar memasang bendera merah putih selama bulan Agustus, Selasa (2/8-2022).


Kegiatan ini dilaksanakan di seputaran pemukiman warga dan pasar ikan dan sayur Kelurahan Tanjung Sari Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam.


Kapolsek Belakang Padang AKP Yerry Manulang mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan, menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77. 


"Selain itu juga, untuk menanamkan nilai-nilai juang para pahlawan kepada masyarakat. Pemasangan bendera merah putih ini diharapkan dapat dipasang selama bulan Agustus 2022 yakni dari 1 -31 Agustus 2022," ujarnya. 


Dalam hal ini Kapolsek Belakang Padang AKP Yerry Manulang, juga memerintahkan para personel untuk memasang bendera merah putih dan umbul-umbul dilingkungan Polsek Belakang Padang.


"Harapan Kami masyarakat dan juga pelaku usaha ikut ambil bagian memasang bendera merah putih dilingkungannya masing-masing dan umbul-umbul untuk memeriahkan HUT RI ke 77 tahun 2022," tutur AKP Yerry Manulang.


Red



Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad (tengah) foto bersama Kepsek SMKN 6 Batam dan tamu undangan.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyerahkan bantuan kendaraan berupa bus kepada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 6 Batam, pada Senin (1/8/2022).

Sebanyak 2 unit bus yang terdiri dari 1 bus untuk operasional sekolah dan 1 unit bus untuk kegiatan praktikum. Penyerahan dilakukan langsung oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan SMK ini dilahirkan oleh pemerintah untuk mempersiapkan siswa-siswi dengan maaing-masing standard kompetensi yang dimilikinya, untuk langsung terjun kedunia kerja.

"Lulusan SMK itu indikator keberhasilannya yakni seberapa banyak lukusan tersebut bisa terserap oleh kawasan-kawasan industri yang ada," imbuhnya.

"Alhamdulillah, di Batam ini sangat banyak sekali kawasan industri. Kalau saya tidak salah di Batam ini ada sekitar 49 kawasan industri. Dan, jumlah industrialnya sebanyak 400 industri skala menengah dan besar. Ini menjadi peluang pasar kerja untuk lulusan SMK," harapnya.

Dalam kesempatan itu Gubernur juga berpesan kepada pihak sekolah, supaya bisa mempergunakan dengan sebaik-baiknya bantuan kendaraan operasional dan praktikum ini dengan sebaik-baiknya.

"Untuk saat ini kita hanya bisa memberinya bus second. Mudah-mudahan nanti jika kita memiliki anggaran lebih, makanya kita akan berikan bus yang baru," harapnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Sekolah SMKN 6 Batam, Deden Suryana mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang telah memberikan bantuan bus untuk transportasi sekolah dan bus untuk praktikum.

"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi Kepri yang telah memberikan bantuan bus ini. Semoga bantuan ini menjadi manfaat buat sekolah SMKN 6 Batam," ujar Deden dalam sambutannya.

Dia mengatakan Sekolah Menengah Kejuruan adalah merupakan salah satu lembaga pendidikan formal yang bertujuan menghasilkan tenaga kerja ditingkat menengah. 

Sebagai lembaga pendidikan formal, SMK turut bertanggungjawab dalam pembenahan peningkatan keahlian dan keterampilan siswa dalam mencetak tenaga kerja yang berkualitas dan terpercaya yang siap memasuki pasar tenaga kerja baik skala regional maupun global.

"Keterserapan lulusan di pasar industri menjadi salah satu parameter keberhasilan dari sekolah kejuruan," ungkapnya.

Lanjutnya, revitalisasi SMK yang dituangkan dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu SMK dengan dua orientasi baru. 

Pertama, mengantisipasi datangnya gelombang Revolusi Industri 4.0 dengan segala teknologi desruptif yang menyertainya. Dan kedua, orientasi pengembangan keunggulan potensi wilayah sebagai keunggulan nasional untuk menciptakan daya saing bangsa.

Masih menurut Deden, SMKN 6 Batam yang berdiri sejak tahun 2010 dan berlokasi di Kawasan Industri Kabil, menjadi salah satu SMK di Batam yang terletak di kawasan industri. Hal ini menunjukan bahwa SMKN 6 Batam memiliki  posisi dan peran penting dalam kawasan ini sebagai pemasok tenaga kerja yang terampil. 

"Pada awal perkembangannya, sekolah kami memiliki keterbatasan sarana prasarana dan bahkan minim fasilitas praktik. Kondisi ini tentu saja akan menimbulkan kesenjangan antara pemahaman teori dan praktik yang pada akhirnya akan menghasilkan mutu lulusan yang rendah," imbuhnya 

Lalu, demikian juga dengan kondisi guru yang jumlahnya terbatas dan kurang memiliki pengalaman praktik atau bekerja di industri akan berdampak pada Iklim pembelajaran disekolah yang tidak berorientasi kerja. 

"Banyak lulusan dari sekolah kami juga ternyata sulit untuk memasuki dunia kerja dikarenakan bukan hanya minim keahlian tetapi juga relevansi kompetensi yang diajarkan di sekolah tidak sesuai dengan kondisi di dunia industri," jelasnya.

Untuk itu dalam rangka meningkatkan mutu dan relevansi pembelajaran yang berorientasi kepada pembentukan karakter dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, selain peningkatan dan perbaikan sarana prasarana sekolah, peningkatan jumlah dan kualitas tenaga pengajar dan kurikulum. 

Dalam proses pendidikan di SMK, keterlibatan pihak industri dalam proses pembelajaran menjadi sangatlah penting, karena perkembangan teknologi maupun proses dalam produksi/jasa yang sangat pesat terjadi selama ini.

Pelaksanaaan kerjasama kemitraan antara industri dan SMK yang saling menguntungkan akan mampu menjawab tantangan bahwa SMK dapat menyiapkan tenaga kerja yang terampil yang bukan hanya siap kerja tetapi juga siap pakai.

"Alhamdulillah sejak digulirkannya Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2016 dan dengan dukungan mitra mitra industri khususnya Kawasan Industri Kabil, perlahan namun pasti kami mampu mengoptimalkan dukungan tersebut sehingga kami mendapat banyak program dari Kementerian Pendidikan dan kebudayaan," ujar Deden.

Masih kata Deden, kondisi SMKN 6 Batam saat ini memiliki 5 konsentrasi Keahlian yaitu Teknik Pemesinan, Teknik Komputer & Jaringan, Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Alat Berat serta Teknik Pengelasan, dengan jumlah guru dan karyawan mencapai 100 orang dan dengan jumlah siswa mencapai 1.700 orang. 

"Pada PPDB tahun ini animo masyarakat yang ingin memasuki SMKN 6 Batam sangat tinggi, dari total 950 pendaftar kami hanya bisa menyerap 800 siswa baru dikarenakan kondisi ruang kelas yang belum tercukupi. Sehingga dari total 43 Rombel kami hanya memiliki 19 Ruang kelas yang berakibat pada pelaksanaan pembelajaran dengan sistem Double shift," jelasnya.

Lalu, demikian juga dengan status dan kondisi lahan SMKN 6 Batam saat ini yang memiliki lahan seluas 2 Hektare, baru teregistrasi atau terdaftar seluas 1,1 hektare sisanya masih dalam proses pengurusan di BP Batam. 

"Mudah-mudahan dengan penyelesaian sisa lahan tersebut kami dapat segera merealisasikan master plan SMKN 6 Batam dan Insya Allah mampu menampung siswa sebanyak 3000-4000 siswa," harapnya.

Dalam kesempatan itu, sebagai bentuk komitmen dan kepedulian dari mitra-mitra Industri yang sangat luar biasa dalam mendukung peningkatan kinerja dan kualitas sumber daya manusia di SMK, pihaknya juga melakukan Penandatangan Perjanjian Kerjasama (MoU) antara SMKN 6 Batam dengan Mitra industri yakni, PT. Citra Tubindo Tbk, PT. CPPI, PT. Louis Alain, PT. Fiber Networking Indonesia, PT. BBS, PT. Etowa, PT. Agung Toyota Batu Ampar.

Fay/Redaksi


Polsek Nongsa Berikan Himbauan.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Untuk memberikan rasa aman dan nyaman ditengah-tengah masyarakat, Polsek Nongsa Kota Batam rutin melakukan kegiatan Patroli. 

Kali ini, patroli itu dilaksanakan di ATM Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Minggu (31/7/2022), Aipda Reygen dan Brigadir Rizky turun langsung untuk memberikan himbauan kepada masyarakat.

Kapolsek Nongsa Kompol Yudi Arvian, mengatakan kegiatan patroli tersebut rutin dilaksanakan dalam mengantisipasi terjadinya tindak pidana kejahatan C3 yang ada diwilayah hukumnya.

Dikatakannya, tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini ialah untuk memberikan rasa aman dan nyaman guna mengantisipasi kejahatan kerawanan C3.

“Patroli Batara Biru Nongsa turut memberikan himbauan waspada dan mengantisipasi kejahatan C3 yakni Curat, Curas dan Curanmor kepada masyarakat,” imbuhnya.

Lanjutnya, sebagai mitra Kamtibmas Polri di bidang keamanan dan ketertiban untuk bekerjasama memelihara situasi agar tetap kondusif. 

Selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan hal-hal yang menonjol. Masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh Polsek Nongsa itu.

Fay/Redaksi


Hj. Asnah saat Konfrence Pers. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ketua DPD Demokrat Kepri, Hj. Asnah dan Wakil Ketua Dewan Kehormatan Daerah Partai Demokrat kepri Saparuddin Muda akhirnya resmi mengundurkan diri dari Ketua Partai Demokrat Kepri. 

Pengunduran diri Hj. Asnah ditandai dengan pelepasan baju partai Demokrat serta penurunan bendera Demokrat dikediamannya Bengkong Sadai, Senin (1/8/2022). 

Ratusan kader Demokrat yang loyal terhadap Hj. Asnah juga ikut mundur dari Partai Demokrat. 

Kepada wartawan Hj. Asnah mengatakan mundurnya dirinya sebagai Ketua Demokrat Kepri, karena tidak satu kata, antara kata dan perbuatan. 

Lebih detailnya Asnah mengatakan, belum bisa menyampaikan ke ranah publik. 

Seperti diketahui Asnah dan Saparuddin Muda merupakan tokoh politik yang namanya mencuat di kalangan elite politik daerah, dan dicintai masyarakat Kepri. 

Sosok Asnah dan suami yang juga pendiri Persatuan Anak Tempatan Saparuddin muda dinilai punya modal menggerakkan mesin partai untuk mendulang suara.

"Usai mundur, siapapun partai yang mendapatkan Asnah dan Saparuddin Muda, partai tersebut akan mendapatkan limpahan elektoral," Jelas Irwan pengamat politik Kota Batam. 

 Lanjut Irwan Asnah dan Saparuddin Muda sekaligus orang yang punya jasa besar membesarkan Partai Demokrat Kepri beberapa bulan belakangan ini. Tak mengherankan, kader atau akar rumput di daerah-daerah bisa dengan mudah digaet Saparuddin

"Dengan posisi tersebut, nilai tawar Asnah dan Saparuddin Muda dianggap bisa memobilisasi gerakan akar rumput yang otomatis akan memudahkan partai untuk meraup suara masyarakat," imbuhnya.

Ditanya soal kemungkinan ke mana Asnah dan Saparuddin akan berlabuh, Irwan juga tidak berani memastikan. 

"Semua partai punya peluang mendapatkan dua tokoh masyarakat Kepri ini," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Wali Kota Batam, H Muhammad Rudi foto bersama dengan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kita Batam Tahun 2022.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, membuka Pemusatan & Pelatihan Calon Paskibraka Tingkat Kota Batam Tahun 2022 di Kantor Dispora Kota Batam, Senin (1/8/2022).

Rudi menyampaikan, secara umum anggota Paskibraka Kota Batam sudah berlatih. Melalui pelatihan ini, anak-anak bisa ditempah.

"Selain ada pelatihan, kesadaran anak-anak sendiri harus didorong bahwa Paskibraka ini berguna sehingga semua pelatihan di sini lebih nyaman," katanya.

Keberadaan Paskibraka sendiri sangat penting untuk menaikkan dan menurunkan bendera Merah Putih saat upacara HUT ke-77 RI pada 17 Agustus 2022 mendatang.

"Gerakan harus lebih cepat, menggerek bendera nanti gerakannya harus dibentuk sehingga indah dilihat," katanya.

Selain itu, dengan adanya peringatan HUT ke-77 RI nanti, akan mendorong rasa memiliki dan membela negara.

"Kita saat ini mengibarkan saja. Rasa memiliki negara ini butuh persatuan dan kesatuan," katanya.

Ia berharap, kegiatan ini juga mampu mewujudkan kader-kader patriot pembela bangsa dan negara di kalangan generasi muda.

"Selain itu, mampu mengembangkan sikap disiplin dengan mengikut sertakan pemuda Indonesia untuk bertanggung jawab membela Negara," katanya.

Sementara itu, Kepala Dispora Batam, Zulkarnain, menyampaikan, pasukan pengibar bendera pusaka ini dalam rangka Upacara Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-77 pada tanggal 17 Agustus 2022.

"Total ada 36 orang, terdiri dari 16 laki-laki dan 20 perempuan siswa/siswi dari SMA Negeri/Swasta se-Kota Batam," katanya.

Pemusatan Latihan Paskibraka Tingkat Kota Batam Tahun 2022 akan dilaksanakan selama 20 hari dari tanggal 29 Juli - 18 Agustus 2022.

"Pemusatan Latihan dilakukan di Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Batam dan Dataran Engku Putri Batam Center," tutupnya.

Fay/Redaksi


Pencarian Nelayan Hilang di Laut Natuna. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy, S.I.K., M.H melalui Kasat Pol Airud Polres Natuna AKP Sandi Pratama Putra, S.I.K di dampingi Kapolsek Bunguran Barat melakukan pencarian Seorang nelayan hilang yang terjatuh dari bagan apung di Perairan Selaut Pulau Kukup Kecmatan Bunguran Barat, Minggu (31/7/2022).

Pencarian nelayan tersebut dilakukan bersama personil Sat Pol Airud Polres Natuna, Personil Polsek Bunguran Barat, Lanal Ranai dan Basarnas Kab. Natuna. 

Pencarian menggunakan 1 Unit Kapal Type C3 KP. XXXI-31 1001 (Sat Pol Airud Polres Natuna) dan Pompong pompong nelayan, dalam pencarian tim terus memantau perkembangan cuaca dilapangan guna menjaga keselamatan dalam pencarian korban. 

Pencarian dilakukan di sekitar titik koordinat (3,52934, N. 107. 56. 691. E) di Perairan Laut Selaut Daerah Dalam Pulau Kulup. Ini merupakan titik koordinat terjatuhnya korban ke Laut. Nelayan yang hilang tersebut bernama Junaidi yang beralamat Jl. Batu Ampar RT. 02 RW. 02 Kel. Sedanau Kec. Bunguran Barat, bekerja sebagai nelayan. 

"Pencarian akan kita lakukan bersama sama  nelayan tempatan, selagi cuaca mendung dukung dan tidak membahayakan keselamatan, Pencarian akan terus kita lakukan," ungkap Kasat Pol Airud Polres Natuna. 

(IK)



Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Yustinus Halawa mendamaikan dua kelompok massa yang bertikai.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Gegara hutang, dua kelompok massa di kota Batam nyaris bentrok. Untungnya, Polsek Batam Kota gerak cepat mendamaikan kedua kelompok tersebut, sehingga bentrokan dapat dihindarkan.

Kapolsek Batam Kota, Kompol Nidya A. W. Huliselan melalui Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Yustinus Halawa membenarkan telah mendamaikan dua kelompok massa di Batam.

"Iya benar, kedua kelompok massa tersebut sudah kita damaikan di Mapolsek Batam Kota," ujar Yus panggilan akrabnya, Sabtu (30/7/2022).

Dia mengatakan, kejadian itu bermula saat saudara Sitorus yang bekerja sebagai karyawan Koperasi Simpan Pinjam Kecamatan Batu Ampar menagih hutang sebesar Rp 500 ribu kepada Sdr. Rizal di rumahnya.

Namun, saat itu saat itu saudara Rizal ada keperluan lain, maka cicilan utang sebesar Rp 50.000 tersebut dititipkannya kepada isteri Saudara Padion Waruwu.

Lanjutnya, saat Sitorus datang menagih dengan bernada tinggi Sdr. Padion tidak terima sehingga dia mangatakan kepada isterinya dan Sdr Rizal besok-besok jangan mau di titip dan jangan mengambil cicilan utang itu sama Isterinya  

"Mendengar itu Sdr Rizal merasa tidak terima sehingga terlibat percecokan antara Sdr Padion dengan Sdr Rizal," jelasnya.

Masih kata Yus, sekira pukul 13.00 Wib Sdr Rizal rupanya menelpon rekan-rekannya dan Sdr Padion juga menelpon rekan-rekannya sehingga terjadilan pertikaian antara kedua belah pihak.

Mendapat informasi akan terjadinya bentrokan, sekira pukul 14.30 Wib Patroli Batara Biru Kota, Unit Opsnal Polsek Batam Kota dan Piket Unit Intelkam langsung datang ke TKP untuk mengamankan Pihak yang bertikai.

Selanjutnya, Polsek Batam Kota melakukan mediasi antara kedua belah pihak di Ruang Unit Reskrim Polsek Batam Kota. Kedua belah pihak telah di lakukan mediasi di Polsek Batam Kota dengan catatan saling mengobati.

"Kedua belah pihak telah sepakat untuk berdamai dan tidak membawa permasalahan ini ke kelompok Suku," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.