Wan Siswandi Buka Festival Beduk.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Natuna, Wan Siswandi didampingi  Ketua TP PKK Natuna, Septi Dwiani Siswandi hadiri dan membuka secara resmi Festival Tingkah Bedug dan Takbiran di Surau Raudhatul Jannah kelurahan Ranai Darat, Senin (11/7/2022) malam. 

Dengan semangat memeriahkan hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1443 Hijriah untuk menggapai rahmat dan merebut magfirah, Wan  Siswandi memberikan semangat kepada seluruh peserta dengan memukul keras bedug sebagai tanda dimulainya Festival. 

Festival Tingkah Bedug dan Takbiran diikuti oleh 24 kelompok peserta terdiri dari tingkat SD, SMP dan dewasa, yang berada di wilayah Ranai Darat. 

Menurut Wan Siswandi, dirinya sangat mendukung dan mengapresiasi dengan kegiatan keamanan seperti ini. Disamping untuk memupuk kecintaan remaja untuk meramaikan masjid, kegiatan ini juga diharapkan dapat memupuk tali silaturahmi antar remaja masjid. 

"Alhamdulillah, saya juga mendengar bahwa kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin tiap tahunnya. Dan saya juga berharap, kegiatan ini dapat diikuti oleh desa atau kelurahan lain," ungkap Wan Siswandi. 

Kedepan, Wan Siswandi berharap, kegiatan seperti ini dapat berjalan dengan baik tiap rahunya sehingga mampu menciptakan remaja masjid yang terus ingin meramaikan masjid. 

Hal senada juga disampaikan oleh Lurah Ranai Darat, M Basri bahwa kegiatan ini telah berlangsung dari tahun 2018 lalu, dan sempat terhenti pada tahun lalu akibat pandemi covid-19. 

"Alhamdulillah sekarang kita laksanakan kembali dan untuk memberi semangat kepada peserta, pihak kelurahan menyiapkan piala bergilir untuk diperebutkan tiap tahunya," ungkap Basri. 

Sementara itu, Bupati Natuna beserta Ketua TP PKK Natuna dengan setia menyaksikan keseruan Festival bersama masyarakat Ranai Darat, dengan terus memberikan semangat pada para peserta. 

(IK)


Ketua LSM Kodat86, Cak ta'in Komari. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ketua LSM Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86) Cak Ta'in Komari SS mengingatkan agar staf khusus tidak me'recokin' kerja Gubernur Provinsi Kepri dengan melakukan manuver-manuver yang justru mengganggu kinerja.

"Seharusnya staf khusus itu membantu kinerja dan mengarahkan kebijakan gubernur yang lebih progresif. Bukan yang mengindikasikan menyusupkan kepentingan-kepentingan politik pribadinya," kata Cak Ta'in kepada media di Batam Center (12/7).

Menurut Cak Ta'in, ada staf khusus yang terlalu dominan terhadap kinerja gubernur sehingga terkesan lebih mengintervensi. Ada banyak keluhan dan aduan yang disampaikan oleh sesama staf khusus maupun pejabat dan pegawai yang lain yang merasa terganggu dengan tingkah staf khusus dan pejabat Pemprov Kepri tersebut. 

"Bisa jadi mereka bertindak seolah-olah sudah direstui oleh Gubernur, padahal kepentingan mereka sendiri," ujar Cak Ta'in.

Lebih lanjut Cak Ta'in menyebutkan bahwa staf khusus yang dimaksud itu bernama Aluan dan mantan plh Sekdaprov, Lamidi. " Bahkan Lamidi itu sudah memasuki masa pensiun. Seharusnya Gubernur lebih memberikan kesempatan pegawai yang masih produktif dan bisa loyal kepada pimpinan," paparnya.

Staf khusus Aluan hampir selalu mengikuti dan mendampingi kegiatan Gubernur Kepri di manapun, padahal urgensinya tidak ada karena ada pegawai staf pendamping dan Sespri yang diatur sesuai ketentuan.

"Saran saya, gubernur harus mengevaluasi posisi staf khusus ini sehingga tidak mengganggu kinerjanya dalam mengambil kebijakan maupun yang dilakukan oleh para pembantunya," tambahnya. 

"Publik telah menyorot sepak terjang Aluan dan Lamidi yang nampak dominan terhadap kebijakan Gubernur. Pak Ansar sebagai politisi senior perlu menyikapi secara tegas, dan tidak mengakomodir kepentingan mereka secara serta merta. Jangan kemudian situasi ini mengganggu kenyamanan dan aktivitas Beliau." papar Cak Ta'in mengakhiri. 

Alfred


Kepala BP Batam, Muhammad Rudi Memberikan Cendramata Kepada Komandan Sekolah dan Komando TNI AD (Seskoad), Mayor Jenderal TNI, Anton Nugroho.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) Muhammad Rudi, memberikan ceramah pembekalan (cerbek) kepada Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) LXII Seskoad yang mengusung tema “Integrasi TNI, Polri, Pemkot Batam dan BP Batam dalam Pembangunan Daerah”.
 
Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (11/7/2022) bertempat di Gedung Jenderal Gatot Subroto Seskoad, Bandung.

Seskoad merupakan Sekolah Staf dan Komandan Angkatan Darat, Komando Utama (Kotama) sebagai  Lembaga Pendidikan Tertinggi yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat. 

Kedatangan Muhammad Rudi, yang juga sering dijuluki sebagai Bapak Tokoh Pembangunan Batam, disambut antusias oleh 274 orang Pasis Dikreg LXII Seskoad, yang terdiri dari Pasis TNI AD 241 orang, TNI AL 2 orang, dan TNI AU 2 orang, Pasis Polri 19 orang dan pasis negara sahabat sebanyak 10 orang (Arab Saudi, Australia, Bangladesh, Fiji, Filipina, India, Malaysia, Pakistan, Singapura dan Thailand).
 
Pembukaan kegiatan dan sambutan disampaikan oleh Komandan Sekolah dan Komando TNI AD (Seskoad), Mayor Jenderal TNI, Anton Nugroho.  Ia mengatakan keberhasilan pembangunan Batam, membuat dirinya ingin mengetahui lebih jauh kiat sukses, membangun suatu daerah dengan sinergi yang positif dari semua pemangku atau stakeholders. 
 
Dalam sambutannya, Komandan Seskoad menyampaikan apresiasi kepada Kepala BP Batam yang juga sekaligus Walikota Batam Muhammad Rudi, atas atensinya untuk dapat berbagi kiat-kiat membangun suatu daerah kepada para Perwira Siswa. 
 
“Kami telah mengetahui bahwa Batam telah banyak kemajuannya. Progresnya (Kepala BP Batam) dalam membangun Batam sangat luar biasa, serta sinergitas yang baik dari TNI dan Polri, bersama Pemerintah untuk bisa memajukan Batam. Pastinya pembekalan ini akan sangat bermanfaat untuk Pasis yang nantinya akan mengabdi di wilayah masing-masing,” ujar Anton. 
 
Pada kesempatan itu, Muhammad Rudi memaparkan sejumlah pembangunan yang berhasil dilakukan di Batam. Sebagaimana diketahui, banyak pekerjaan besar yang saat ini sedang digarap oleh BP Batam, guna membuat Batam sebagai kawasan tujuan investasi dapat  semakin tertata dan modern, juga memiliki aksesibilitas yang mumpuni sebagai pusat logistik di Kawasan Asia Tenggara kedepannya. 

Di antaranya pembangunan infrastruktur jalan, pembangunan Bandara Internasional Hang Nadim, pengembangan KEK Kesehatan dan pengembangan Pelabuhan Batu Ampar.
 
Muhammad Rudi, mengatakan, pembangunan infrastruktur menjadi pilihan sebagai fondasi utama yang disiapkan untuk menggeliatkan investasi di Batam. “Hal tersebut untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi investor, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi di Batam,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain pembangunan wilayah, kemajuan suatu daerah juga ditunjang oleh keberhasilan koordinasi dan sinergitas seluruh stakeholders. 

“Bahwa sinergitas pemerintah bersama seluruh stakeholders menjadi kekuatan utama bangsa. Adanya integrasi dan kolaborasi antara TNI, Polri, Pemerintah Kota dan BP Batam, merupakan kunci dalam menjaga stabilitas dan kelancaran pembangunan daerah.” Ujar pria yang juga merupakan Walikota Batam ini. 
 
Menurutnya, semangat sinergitas inilah yang telah mampu menciptakan suasana yang kondusif. Sehingga masyarakat merasa aman dan investor semakin nyaman, serta proses pembangunan menjadi lancar.

“Pesat dan berhasilnya pembangunan daerah tidak lepas dari dukungan dan kerja sama antara Pemerintah, TNI dan juga Polri. Sehingga dukungan dan sinergitas ini sangat penting untuk memacu keberhasilan dan kemajuan suatu daerah,” ujar Muhammad Rudi.

Turut hadir mendampingi, Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Wan Darussalam; Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam, Fesly Abadi Paranoan; dan Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait serta Kepala Dinas Kominfo Kota Batam, Azril Apriansyah. 

(mh/BP Batam/Redaksi.


Penyerahan Bantuan Qurban oleh PLN Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Hari Raya Idul Adha merupakan puncak dari Ibadah Haji yang dirayakan dengan penuh suka cita oleh umat muslim di seluruh dunia. Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah yang jatuh pada Minggu, 10 Juli 2022, serta sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, PT PLN Batam kembali melaksanakan program Penyerahan Bantuan CSR Hewan Kurban kepada para panitia kurban masjid sekitar wilayah operasional perusahaan.

Meskipun situasi pandemi Covid-19 belum sepenuhnya hilang serta penyebaran penyakit kuku dan mulut (PMK) yang ditemukan pada sebagian hewan ternak di Batam, tidak menyurutkan semangat PT PLN Batam untuk memaknai hari besar umat muslim dengan mendistribusikan sebanyak 58 hewan kurban yang terdiri dari 11 ekor sapi dan 47 ekor kambing kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan secara seremonial diserahkan langsung oleh Direktur Utama PT PLN Batam, Nyoman S. Astawa bersama jajarannya di Pusat Pertenakan Sapi dan Kambing, Sungai Temiang, Batam, Jumat (8/7/2022), ia mengatakan apa yang dilakukan PT PLN Batam ini diharapkan mampu menambah semarak perayaan Idul Adha.

“Di masa penuh tantangan, kita dituntut untuk berubah dan bergerak cepat, ini butuh perjuangan yang luar biasa. Untuk itu melalui momen dari Idul Adha ini harus kita tanamkan dan jalankan, bagaimana kita bisa terus membantu sesama dan berkorban untuk perusahaan yang kita cintai ini, PLN Batam. Sama halnya dengan hakikat kurban yang memberikan hewan terbaik untuk dikurbankan, meski penuh tantangan PT PLN Batam tetap dituntut untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan pelanggan yang ada di Batam,” ujar Nyoman dalam sambutannya.

Tidak lupa Nyoman mengatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud syukur atas rahmat yang dilimpahkan Allah SWT kepada semua. Ia berharap bantuan ini dapat menjadi ladang ibadah bagi pegawai PT PLN Batam.

“Meningkatkan silaturahmi dan kebersamaan dengan masyarakat adalah salah satu bentuk wujud bahwa PLN Batam hadir di Batam bukan hanya sekedar menyediakan listrik semata, tapi juga bisa hadir pada aspek-aspek kehidupan yang lain. Mohon bantuan doa dari Bapak/Ibu semua mudah-mudahan Tuhan Yang Maha Esa  terus memberikan perlindungan, kekuatan dan jalan kemudahan bagi PLN Batam dalam memberikan pelayanan listrik terbaik, andal dan cukup serta dapat menyediakan listrik yang ekonomis, tetap terjangkau bagi masyarakat,” pinta Nyoman.

Pada kesempatan penyerahan bantuan kurban tersebut PT PLN Batam juga mengundang Ustadz Robi Kurniawan LC untuk menyampaikan tausyiah serta memimpin doa. Dalam tausyiahnya Ustadz Robi menerangkan bahwa hakikat dari kurban itu sendiri adalah pendekatan diri untuk menjadi pribadi yang bersih, lepas dari sifat-sifat tidak baik yang ada pada diri manusia.

“Melalui momentum penyemblihan hewan kurban, semoga menghapus sifat yang tidak baik dalam diri kita. Begitu juga dari pendekatan sosial, hewan yang kita kurbankan tidak bisa dikonsumsi sendiri, niatnya adalah dibagikan, berbagi bersama dengan anak yatim, fakir miskin dan kaum dhuafa. Alhamdulillah hewan yang dikurbankan PLN Batam terlihat sehat dan gemuk-gemuk semua. Semoga menjadi berkah bagi semua,” beber Ustadz Robi.

Sementara itu, mewakili masyarakat yang menerima bantuan, Parlaungan Siregar mengucapkan rasa bangga dan terimakasihnya atas bantuan yang diberikan PT PLN Batam.

“Ini merupakan salah satu contoh yang baik dalam menyambung tali silahturami antara PLN Batam dengan masyarakat. Semoga bantuan kurban yang berasal dari sumbangsih perusahaan dan pekerja PLN Batam menjadi berkah, bermanfaat bagi semua pihak. Saya juga mengharapkan agar perhatian dari PLN tak hanya berhenti di sini namun dapat terus berlanjut bagi masyarakat yang membutuhkan di masa yang akan datang,” harap Parlaungan.


PLN Batam/Redaksi


Humas Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Isdaryanto.

TANJUNGPINANG|KEPRIAKTUAL.COM: Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang tiba-tiba mempercepat jadwal persidangan kasus pelanggaran pelayaran yang dilakukan oleh dua kapal asing yakni MT Polan dan MT Zevs.


Berdasarkan situs resmi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Tanjungpinang, seyogyanya persidangan kedua kapal tersebut akan dilaksanakan pada hari ini, Senin (11/7/2022). Namun, faktanya sidang itu sudah dilaksanakan lebih cepat pada Jumat (8/7/2022) minggu lalu.


Adapun kasus pelanggaran pelayaran yang dilakukan oleh kapal MT Zevs dengan terdakwa Molokoedov Artem sesuai nomor: 195/Pid.B/2022/PN Tpg dan Kapal MT Polan dengan terdakwa Ricardo C. Camacho sesuai perkara nomor:194/Pid.B/2022/PN Tpg, sangat jelas terpampang di SIPP Pengadilan Negeri Kelas I A Tanjungpinang Senin ini dalam agenda Pembacaan Tuntutan.


Media ini pun kemudian berusaha menggali informasi dengan cara mendatangi langsung Pengadilan Negeri Tanjungpinang yang beralamat di Jl. Raya Senggarang KM 14 No.1 Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau, Senin (11/7/2022).


Humas Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Isdaryanto saat ditemui mengatakan, persidangan di majukan ke hari Jumat (8/7/2022), dengan alasan bahwa terdakwa adalah merupakan Warga Negara Asing (WNA). Kemudian pasal yang disangkakan terhadap terdakwa merupakan pasal dengan ancaman maksimal satu tahun.


"Karena terdakwa tidak bisa dilakukan penahanan dalam prosesnya, maka kita mempercepat proses persidangannya, supaya cepat segera memperoleh kepastian hukum. Artinya prosesnya sederhana, cepat dan biaya ringan," ungkap Isdaryanto saat ditemui di PN Tanjungpinang.


Dia melanjutkan, dikarenakan keduanya warga negara asing, dan pasal yang disangkakan itu ringan kemudian Hakim memutuskan kurungan satu bulan Penjara dan Denda sebesar Rp 200 juta, subsidair 1 bulan kurungan.


Lanjutnya, Isdaryanto, yang juga sebagai Hakim Ketua dalam persidangan kasus MT Polan ini mengatakan persidangan tersebut sempat dilakukan skor sebentar. Setelah skor sidang dicabut, pihaknya kemudian melanjutkan sidang dengan agenda pembacaan Putusan.


"Hakim memutuskan kurungan Penjara 1 bulan dan Denda Rp 200 juta Subsider 1 bulan kurungan terhadap terdakwa sesuai dengan tuntutan Jaksa Arif Darmawan Wiratama. SH," imbuhnya.


Diberitakan sebelumnya, perkara nahkoda MT Zevs dan MT Polan diproses di PN Tanjungpinang, bermula ketika kapal asing dengan muatan cargo yang diketahui adalah Fuel Oil Low Sulfur (FO) dengan nilai triliunan Rupiah, melakukan kegiatan ship to ship transfer air bersih untuk keperluan kapal di Perairan Tanjung Berakit, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.


Sebelum kegiatan ship to ship tersebut selesai, kapal TNI AL lewat Tim VBSS KRI USH-359 langsung melakukan penegakan hukum.


Berdasarkan penelusuran, pemilik Kapal MT Zevs adalah Supra Chartering Company berkebangsaan Ukraina. Dalam kapal tersebut didapati jumlah ABK sebanyak 25 orang WNA, di antaranya 9 orang WN Russia, 2 orang WN Georgia dan 14 orang WN Ukraina. Nahkoda adalah Molokodov Artem.


Sementara, pemilik Kapal MT Polan adalah Evros Management S A, berkebangsaan Liberia. Dalam kapal tersebut didapati jumlah ABK sebanyak 28 orang WNA, di antaranya 27 orang WN Filipina dan 1 orang WN Sri Lanka. Nahkoda adalah Ricardo C Camacho.


Kemudian, penetapan tarif labuh jangkar yang tergolong PNBP itu, sesuai PP nomor 15 tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kementerian Perhubungan.


Kegiatan ilegal dari kapal-kapal asing ini dengan melakukan pemanfaatan ruang laut di Provinsi Kepulauan Riau, sangat merugikan sekali. Terdapat beberapa regulasi hukum yang telah dilanggar yakni Undang Undang nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran serta melanggar Pasal 47 ayat (1) jo Pasal 49 UU nomor 32 tahun 2014 tentang Kelautan.


Selanjutnya, menyoal putusan lembaga peradilan terhadap perkara pelayaran, khususnya kapal-kapal asing, sepertinya hukum yang diberikan tidak memberikan efek jera. Hampir sebagian besar putusan yang telah dijatuhkan oleh pengadilan, tidak memberikan hukuman penjara kepada narkoda kapal-kapal asing, melainkan hanya dijatuhi hukuman percobaan 


Maka dari itu, kepada aparatur negara yang mempunyai kewenangan penindakan terhadap kapal-kapal labuh jangkar ilegal dapat menjaga marwah dan kedaulatan NKRI. Begitu juga dengan lembaga peradilan agar putusan yang dibuat menimbulkan efek jera.


Fay/Redaksi



Bupati Natuna Tinjau Bahu Jalan yang Longsor. 

NATUNA|KERIAKTUAL.COM: Bupati Natuna, Wan Siswandi didampingi Kadishub Natuna, Alazi meninajau bahu jalan Lingkar Sekunyam desa Teluk Depeh yang runtuh tergerus ombak, Senin (11/7/2022).

Bahu jalan Lingkar Sekunyam runtuh akibat tergerus ombak besar yang terjadi beberapa waktu lalu. Akibat kejadian ini, pemerintah daerah melarang sementara waktu kepada masyarakat untuk tidak menggunakan akses jalan tembus dari desa Teluk Depeh menuju pelabuhan Selat Lampa serta untuk sekedar berwisata. 

Menurut Wan Siswandi, pemerintah daerah Natuna juga akan segera menyurati kementrian terkait agar segera memperbaiki kerusakan bahu jalan tersebut, agar dapat dipergunakan kembali oleh masyarakat. 

"Ini faktor alam, dan kita patut bersyukur tidak ada korban jiwa dalam insiden ini," ungkap Wan Siswandi. 

Sementara itu, dari pihak satuan kerja kementerian PU Kepri, Lutfi menjelaskan bahwa pihaknya telah melaporkan kejadian ini kepada BWS untuk segera dilakukan perbaikan. 

"Kita akan mengusulkan pemasangan penahan ombak di sepanjang area yang terdampak ombak saat musim tertentu," ungkap Lutfi. 

Atas kejadian ini, pihak dinas perhubungan kabupaten Natuna juga menghimbau kepada masyarakat agar sementara waktu tidak menggunakan akses jalan tersebut. 

"Ya ini untuk keselamatan bersama, untuk sementara waktu baiknya masyarakat tidak ada yang berlalu lalang di jalan Lingkar Sekunyam," tegas Alazi.

(IK)


Ketua Pikori BP Batam, Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan (BP) Batam melaksanakan penyembelihan hewan qurban pada momentum Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah di halaman parkir Masjid BJ Habibie BP Batam, Batam Centre, Senin (11/7/2022). 

Ketua Persatuan Istri Karyawan BP Batam (Pikori BP Batam) sekaligus Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina yang hadir pada kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas pelaksanaan penyembelihan hewan qurban di BP Batam. 

“Hari ini bersama BP Batam menyaksikan penyembelihan qurban dari Pak Kepala dan juga keluarga besar BP Batam, mudah-mudahan dengan berqurban kita lebih peduli dan berbagi kepada teman-teman kita yang lebih membutuhkan di bulan idul adha ini,” kata Marlin Agustina usai menyaksikan penyembelihan sapi milik Kepala BP Batam Muhammad Rudi. 

Pelaksanaan penyembelihan hewan qurban memang menjadi agenda rutin yang dilaksanakan oleh BP Batam. Melalui momen ini diharapkan bisa memberikan manfaat kepada yang lebih membutuhkan.

“Ini yang bisa kita lakukan untuk bisa saling berbagi, saling merasakan sesama kita bagaimana kekurangan teman-teman kita, ini memang kegiatan yang sangat luar biasa,” imbuhnya. 

Penyembelihan hewan qurban tahun ini sebanyak 21 ekor sapi dan 9 ekor kambing. Selain menghimpun dari para pimpinan dan pegawai, BP Batam juga menerima titipan dari mitra BP Batam. Adapun rinciannya sebagai berikut:

1. 7 ekor sapi qurban perorangan a.n H. Muhammad Rudi, Sudirman Saad, Muhammad Saad, Andi Nampeng, Wan Darussalam, Harlas Buana dan Deni Tondano
2. 11 ekor sapi qurban kumpulan dari para pimpinan dan pegawai BP Batam 
3. 1 ekor sapi sedekah dari 1 unit BP Batam
4. 2 ekor sapi sedekah dari PT Taman Resort Internet (KEK Nongsa)
5. 3 ekor kambing qurban perorangan a.n. Purwiyanto, Wahjoe T. Koentjoro, Teuku Syariful A.
6. 1 ekor kambing sedekah dari Bank Syariah Indonesia 
7. 2 ekor kambing dari Bank Mandiri
8. 3 Ekor kambing sedekah dari 3 unit BP Batam. 

“Dari 21 ekor sapi tersebut 3 ekor itu sudah di sembelih kemarin di Masjid Tanjung Riau 2 ekor kemudian ada 1 ekor di Masjid Sungai Harapan,” ujar Asep Lili Holilullah selaku Ketua Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) BP Batam. 

Disebutkan, pembagian daging hewan qurban akan diberikan kepada masyarakat dan tenaga outsourching BP Batam. “kita utamakan lebih banyak ke eksternal ke masyarakat dan _cleaning service_ kemudian tenaga pengamanan BP Batam dari _outsourching_ ya,” ungkap Asep.

Panitia BKDI BP Batam telah melakukan tindakan pencegahan untuk mengantisipasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Mulai dari pembelian hewan qurban dengan dengan selektif dan menyertakan sertifikat bebas PMK dari Satgas dan dinas Pemerintah Kota hingga menghadirkan dokter hewan BP Batam untuk mengecek organ vital hewan qurban yang telah dipotong.

BP Batam/Redaksi



Pemerhati Lingkungan, Azhari. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ketua umum DPP Masyarakat Peduli Laut dan Lingkungan Hidup Indonesia Azhari Hamid ST, M.Eng angkat bicara soal adanya pabrik peleburan Aluminium yakni PT. Alindo Perkasa Sukses yang diduga beroperasi secara ilegal di wilayah Tanjung Uncang, Kota Batam. 

Berdasarkan temuan di lapangan bahwa PT. Alindo Perkasa Sukses yang beroperasi di Tanjung Uncang ini belum memiliki kelayakan untuk melakukan proses peleburan karena disinyalir belum memiliki perangkat- perangkat pengendali lingkungan seperti IPAL dan penangkap debu hasil produksi.

"Artinya, perusahaan tersebut beroperasi tanpa dokumen kajian lingkungan dan lebih fatal lagi perusahaan juga tidak memiliki lokasi penumpukan limbah aluminum yang memenuhi dan terdaftar di instansi pemerintah sebagai peraturan teknik dalam menjalan operasional dan produksi perusahaan," jelas pemerhati lingkungan itu. 

Menurut Azhari, peleburan aluminium atau industry pengolahan aluminium harus mendapatkan perhatian khusus. "Karena bahan baku baik primer maupun sekunder masuk dalam klasifikasi pengolahan limbah B3," jelas Azhari. 

Dijelaskan, uraian limbahnya adalah limbah dari proses skimming yang mudah terbakar atau teremisi ketika kontak dengan air dengan kategori bahayanya adalah 1 (satu). "Artinya adalah limbah B3 yang memiliki dampak akut (cepat / tiba-tiba) dan langsung terhadap manusia, serta dampak negatif terhadap lingkungan hidup," kata Azhari. 

Contoh dari jenis bahan pencemar dari industri peleburan aluminium dapat berupa dross (padatan yang mengambang pada logam cair), abu, skrap (bagian yang terurai dari bentuk aslinya) dan juga foil (lembaran).

"Sebagaimana diketahui, Aluminium merupakan salah satu logam yang melimpah dan banyak dimanfaatkan sebagai peralatan rumah tangga, oleh karena itu limbah aluminium yang dihasilkan oleh industri cukup masif," ungkap Azhari. 

Jadi, lanjut Azhari, bahan pencemar yang dihasilkan dari industri peleburan aluminium dikategorikan sebagai bahan berbahaya dan beracun (B3) yang menghasilkan lindi logam berat beracun ke dalam air tanah. 

"Sehingga, ini menimbulkan gangguan kesehatan dan polusi udara dengan pencemaran COx dan NOx jika melebihi batas baku mutu," ical Azahari. 

Azhari menegaskan, Pemko Batam melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam harus segera melakukan pengawasan. Dan jika perlu menghentikan operasional perusahaan sebelum semua ketentuan regulasi dan teknisnya dipenuhi oleh perusahaan. 

"Sebab, dampak pencemaran udara dari perusahaan ini sangat berbahaya karena dapat melampaui batas administrasi wilayah mengikuti arah angin," pungkasnya. (Red)


Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Mapolda Kepri.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Polda Kepri melaksanakan penyembelihan hewan kurban untuk merayakan Hari Raya Idul Adha 1443 H / 2022 M, yang dilaksanakan di Halaman Gedung People Smugling Polda Kepri, Minggu (10/7/22).

Perayaan Hari Raya Idul Adha di Polda Kepri diawali dengan pelaksanaan Sholat Idul Adha secara bersama yang dilaksanakan di Masjid Al-Halim Polda Kepri.

Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, mengatakan pada Hari Raya Idul Adha ini dapat diambil hikmahnya yakni menanamkan nilai pengorbanan dan keikhlasan serta pengabdian sebagai insan Bhayangkara yang tangguh. 

"Hari Raya Qurban ini dapat meningkatkan keyakinan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Dengan berqurban hendaknya begitu pula kita sebagai anggota Polri dapat bekerja dengan baik untuk melayani masyarakat dengan ikhlas," ujar Kapolda Kepri dalam amanatnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si, Wakapolda Kepri, Kapuslitbang Polri, Pejabat Utama Polda Kepri, Panitia Qurban dan Personel Polda Kepri. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan hewan kurban secara sebagai simbolis oleh Wakapolda Kepri kepada perwakilan Masjid.

Kegiatan diawali dengan penyampaian info hewan kurban dan penyerahan hewan kurban sebagai simbolis oleh Kapolda Kepri kepada petugas jagal. 

Adapun jumlah hewan yang akan di sembelih sebanyak 53 ekor sapi dan 37 ekor kambing dengan rincian sebagai berikut :

Mapolda Kepri 9 Ekor Sapi Dan 9 Ekor Kambing
Satbrimob Polda Kepri sebanyak 3 Ekor Sapi Dan 2 Ekor Kambing 
Ditpolairud Polda Kepri sebanyak 4 Ekor Sapi Dan 12 Ekor Kambing
Spn Polda Kepri sebanyak 4 Ekor Sapi Dan 1 Ekor Kambing
Polresta Barelang sebanyak 9 Ekor Sapi Dan 7 Ekor Kambing
Polresta Tanjungpinang sebanyak 7 Ekor Sapi Dan 1 Ekor Kambing
Polres Karimun sebanyak 5 Ekor Sapi Dan 1 Ekor Kambing
Polres Bintan sebanyak 2 Ekor Sapi Dan 1 Ekor Kambing,
Polres Lingga sebanyak 2 Ekor Sapi Dan 3 Ekor Kambing
Polres Natuna sebanyak 4 Ekor Sapi
Polres Kep. Anambas sebanyak 4 Ekor Sapi.

Untuk pemotongan hewan kurban di Mapolda Kepri sebanyak 9 ekor sapi yang akan didistribusikan kepada :

PNS Polda Kepri sebanyak 127 Orang, 
Celaning Service sebanyak 88 Orang: 
Phl Polda Kepri sebanyak 210 Orang, 
Kantin Bhayangkari sebanyak 12 Orang, 
Wartawan sebanyak 30 Orang.

Dengan Total Keseluruhan Sebanyak 467 Orang

Selanjutnya untuk pendistribusian hewan kurban sesuai dengan proposal yang diajukan kepada Polda Kepri melalui Biro SDM dengan rincian sebagai berikut: 

1 Ekor sapi diserahkan ke Musholla Al-Hidayah, Sambau, Nongsa: 
1 Ekor sapi diserahkan ke Masjid Al-Karimul Jannah, Sambau, Nongsa
1 Ekor sapi diserahkan ke Musholla Al-Amin, Kabil, Nongsa
1 Ekor sapi diserahkan ke Musholla Baitul Makmur, Batu Besar, Nongsa
1 Ekor sapi diserahkan ke Masjid An-Nahdah, Tiban, Sekupang,
1 Ekor kambing diserahkan ke Masjid As-Salam Nongsa:
1 Ekor kambing diserahkan ke Musholla Nurul Ikhlas, Batu Besar, Nongsa
1 Ekor kambing diserahkan ke Musholla Baitul Mutaain, Sambau, Nongsa, 
1 Ekor kambing diserahkan ke Masjid Siti Maryam, Kavling Bida Kabil, Nongsa 
1 Ekor kambing diserahkan ke Masjid Al-Mukhlisin, Sambau, Nongsa.

Fay/Redaksi


Sholat Idul Adha. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan (BP) Batam melaksanakan Sholat Idul Adha 1443 H bersama masyarakat di Masjid Tanwirun Naja (Masjid Tanjak), kawasan Bandara Hang Nadim, Minggu (10/7/2022).

Masyarakat telah berdatangan sejak pukul 06.00 WIB dan memadati Masjid Tanjak hingga pelataran parkir masjid untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sholat Idul Adha dengan khidmat dan tertib. 

Ketua Badan Koordinasi Dakwah Islam BP Batam, Asep Lili Holilullah mengapresiasi kehadiran masyarakat Batam yang datang dari berbagai kalangan dan tempat tersebut.

"Alhamdulillah jamaah yang hadir sampai meluber sampai keluar masjid artinya masyarakat memang sangat antusias untuk sholat di Masjid Tanwirun Naja atau Masjid Tanjak ini," kata Asep. 

"Kami juga sangat mengharapkan bukan hanya momen Idul Adha bisa makmur dan ramai namun juga kegiatan apapun yang dilaksanakan oleh pengelola masjid, masyarakat dapat hadir berduyun-duyun di Masjid Tanjak dalam rangka syiar islam," lanjutnya. 

Tak lupa, Asep yang juga selaku Kabiro Peningkatan Kinerja dan Manajemen Risiko BP Batam menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak atas terlaksananya ibadah sholat Idul Adha dengan lancar. 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran pelaksanaan sholat id, kepada Polsek Bandara, Petugas Ditpam dan unsur lainnya," sebutnya. 

Pelaksanaan sholat Idul Adha ini  menghadirkan Khotib dari Pembina Majelis Dzikir At-Tijani Kepri Ustadz Mohamad Khandiq Sirodj, Imam Ustadz Fahmi ‘Ulum dan Muadzin Rahman Saputra.

Harly Hartono salah satu masyarakat yang hadir mengaku sangat penasaran dengan Masjid Tanjak. Ia pun antusias mengikuti jalannya sholat Idul Adha. 

"Masjidnya sangat ikonik walaupun tidak sebesar masjid Agung tapi unik, jamaah yang hadir juga banyak," ucapnya. 

Sebelumnya, Kepala BP Batam yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia Provinsi Kepri Muhammad Rudi mengatakan Masjid Tanjak diharapkan mampu menjadi sarana ibadah masyarakat Batam sekaligus menjadi ikon baru wisata religi di Batam. 

"Bentuk masjid ini berhubungan erat dengan khas budaya daerah, masyarakat dapat manfaatkan untuk ibadah dan berdakwah," kata Muhammad Rudi. 

BP Batam/Redaksi


Penyembelihan Hewan Qurba Polres Natuna.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka melaksanakan Ibadah Qurban raya Idul Adha 1443 H Tahun 2022, Polres Natuna melaksanakan penyembelihan hewan qurban dengan Tema “Dengan nilai ibadah qurban kita tanamkan semangat dan ketulusan dalam pengabdian kepada Bangsa dan Negara ” yang dilaksanakan di Mapolres Natuna, Minggu (10/07/2022).

Kegiatan di hadiri oleh Wakapolres Natuna Natuna Kompol Ferry Aprizon, S.E, Kabagsumda Polres Natuna AKP Firuddin, dan Personil Polres Natuna.

Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy, S.I.K., M.H mengucapkan selamat hari Raya Idul Adha 1443 H kepada personil Natuna dan masyarakat. Semoga kita bisa memaknai pengorbanan dan keikhlasan di hari yang suci ini. 

"Kiranya kegiatan qurban dalam rangka hari Raya Idul Adha 1443 H  Tahun 2022 dapat dilaksanakan dari tahun-ketahun sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa," jar Kapolres Natuna.

Setelah melaksanakan pemotongan hewan qurban, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian daging qurban oleh panitia qurban Polres Natuna dengan sasaran Personil Polres Natuna dan Masyarakat yang tinggal di Sekitaran Polres Natuna dan yang berhak menerima daging qurban tersebut. 

(IK)


Polres Natuna Laksanakan Apel Pemgamanan.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM
: Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy, S.I.K., M.H melalui WakaPolres Natuna Kompol Fery Afrizon, S.E pimpin apel pengamanan malam Takbir hari Raya Idul Adha 1443 H  di pantai piwang Kabupaten Natuna, Sabtu malam (9/07/2022).

Hari Raya Idul Adha 1443 H, Polres Natuna melaksanakan pengamanan agar pelaksanaan Hari Idul Adha ini dapat berjalan dengan aman. Malam Takbir Idul Adha personil Polres Natuna hingga jajaran Polsek melaksanakan patroli untuk memberikan pelayanan dan rasa aman bagi masyarakat. 

Polres Natuna juga menempatkan personilnya di tempat tempat pelaksanaan sholat id. Polres Natuna melakukan patroli , guna untuk semua kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan aman dan saya menghimbau agar tetap selalu menaati protokol kesehatan.

Melalui Kasupsipenmas Sihumas Polres Natuna Kapolres Natuna Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha untuk seluruh masyarakat Kabupaten Natuna.

"Mari kita sambut Idul Adha ini dengan rasa syukur penuh taqwa, mohon maaf saya ucapkan kepada seluruh masyarakat," ungkap Kapolres Natuna Melalui Kasupsipenmas Sihumas Polres Natuna, David Arviad. 

(IK)


Kapolsek Lubuk Baja Dampingi Ketua Bhayangkari Daerah Polda Kepri. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono, berkesempatan mendampingi Ketua Bhayangkari Daerah Polda Kepri Ny. Sinche Aris Budiman beserta rombongan melaksanakan kegiatan Anjangsana.


Kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-70 tahun 2022 pada, Kamis (7/7/2022).

Anjangsana Ketua Bhayangkari Daerah Polda Kepri Ny. Sinche Aris Budiman dilaksanakan di kediaman Ibu Masri yang beralamat di Jalan Merpati Blok 2 No. 131 Kel. Batu Selicin Kec. Lubuk Baja Kota Batam.

Ketua Bhayangkari Daerah Polda Kepri Ny. Sinche Aris Budiman mengatakan rombongan pengurus YKB daerah Kepri melakukan Anjangsana ke lokasi dan memberikan tali asih serta bingkisan kepada Ibu Masri. 

Dikatakannya, kegiatan anjangsana ini dilakukan bertujuan untuk menjalin tali silahturahmi terhadap Purnawirawan Polri dan Warakawuri.

"Harapannya semoga anjangsana yang dilakukan ini dapat mempererat hubungan kekeluargaan yang sudah terjalin dengan baik," ujar Ny. Sinche.

Turut mendampingi, Ketua Panitia HKGB ke-70 tahun 2022, Wakil Ketua Panitia HKGB ke-70 tahun 2022, Ketua Seksi Anjangsana, Pengurus Daerah Bhayangkari Kepri, Ketua Bhayangkari Cabang Kota Barelang, Ketua Bhayangkari Ranting Lubuk Baja dan Pengurus Bhayangkari Ranting Lubuk Baja.

Fay/Redaksi


Kapolres Karimun Ber Jumat Berlah Kepada Warga Kurang Mampu. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano, S.I.K, S.H, disela melaksanakan tugasnya, setiap hari Jum'at usai melaksanakan ibadah Sholat Jum’at menyempatkan waktu untuk menemui warga yang patut mendapatkan perhatian dan uluran bantuan, Jum’at (8/7/2022).

Melalui program Jum’at Berkah yang dilaksanakan dihari Jumat ini, Kapolres Karimun yang diwakili oleh Kasat Binmas AKP Rizal Rahim, SH. mendatangi kediaman salah seorang ibu rumah tangga, Sarinah (61) yang beralamat di belakang Orari Jl. Sungai Lakam Timur Rt 001 Rw 002 kelurahan Sei Lakam Timur.

Berdasarkan keterangan Ketua RT004 dan warga sekitar serta pihak kelurahan melalui Seklur Sei Lakam Timur, bahwa yang bersangkutan hidup serba kekurangan. Untuk memasak saja menggunakan kayu bakar yang di ambil dari sekitar tempat tinggal. Jika dalam keadaan sakit, dia mengharapkan bantuan dari warga, yang bersangkutan sangat membutuhkan uluran tangan dari kita.

“Terima kasih banyak pak Polisi, semoga Allah SWT yang membalasnya,” ujar Sarinah.

Kemudian, Kapolres Karimun berharap, kegiatan ini dapat sedikit meringankan beban warga yang membutuhkan bantuan. 

“Meski bantuan ini nilainya tidak seberapa, setidaknya dapat sedikit meringankan beban dalam memenuhi kebutuhan pokok," ucap Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano.

Ahmad Yahya


Dirjen Hubla Kemenhub RI, Arif Toha (tengah) foto bersama pejabat KSOP Khusus Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut (Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia, Ir Arif Toha Tjahjagama DEA meresmikan gedung baru Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam, di Sekupang, Batam, Jumat (8/7/2022).

Peresmian gedung baru tersebut ditandai dengan ditandatanganinya Batu Prasasti yang dilakukan oleh Dirjen Hubla Kemenhub RI, Ir Arif Toha Tjahjagama DEA, dan disaksikan oleh Kepala KSOP Khusus Batam, Capt Revolindo dan Sekretaris Daerah Kota Batam Jefirdin Hamid.

Acara peresmian gedung baru KSOP Khusus Batam turut dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak, Kapolresta Barelang Kombes Nugroho Tri Nuryanto, Dandim 0316/Batam Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan, Kepala Ombudsman Kepri Lagat Siadari, perwakilan Bakamla dan Sekretaris Daerah Kota Batam Jefirdin Hamid.

Dirjen Hubla Kemenhub RI, Arif Toha mengatakan pembangunan gedung baru KSOP Khusus Batam demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, yaitu menjamin atau mewujudkan keselamatan, keamanan dan perlindungan maritim.

“Batam sebagai bagian dari Kepulauan Riau yang perairannya luas dan berbatasan dengan jalur pelayaran internasional perlu kita perkuat dengan berbagai sarana dan prasarana dan juga sistem sehingga kepastian atau kondisi keselamatan dan keamanan pelayaran bisa terwujud dengan baik juga bisa mewujudkan suatu ekosistem yang kondusif bagi pelayaran maupun dunia usaha maritim,” jelas Arif Toha.

Dia optimis dengan gedung baru KSOP Khusus Batam yang dengan fasilitas lengkap itu dapat meningkatkan kepercayaan internasional terhadap Batam dan Kepri sehingga akan mampu meningkatkan perekonomian.

“Salah satu kantor baru yang kita buat dengan fasilitas sangat lengkap. Baik dari segi sarana, prasarana maupun sistemnya. Kita bersama-sama Kemenkomarves membangun Batam Logistic Ecosystem dan juga Inaportnet kita kolaborasikan, di sini salah satu tempatnya,” beber Arif Toha.

Di lokasi yang sama, Kepala KSOP Khusus Batam Capt Revolindo melaporkan bahwa nilai kontrak pembangunan gedung KSOP Khusus Batam sekitar Rp 18,8 miliar yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2021/2022.

“Saya selaku Kepala Kantor KSOP Khusus Batam menyampaikan kami serasa mendapat penghargaan tersendiri atas upaya dan usaha dalam membangun gedung kantor KSOP Khusus Batam ini,” ucap Revolindo usai kegiatan.

Revolindo melaporkan bahwa nilai kontrak pembangunan gedung KSOP Khusus Batam sekitar Rp 18,8 miliar bersumber dari APBN tahun anggaran 2021/2022. Pengerjaannya tepat waktu sesuai kontrak, dimulai 27 September 2021 dan berakhir di 27 Juni 2022.

Revolindo mengatakan gedung baru KSOP Khusus Batam akan berfokus pada pelayanan yang ditingkatkan dibanding di kantor lama.

“Semua fasilitas kita usahakan termasuk untuk difabel,” jelas Revolindo.

Selain itu, lanjutnya, akan disediakan ruangan media center di gedung baru itu.

“Kita sedang tata untuk ada ruangan teman-teman pers. Kita kasih ruangan, WiFi, kopi tapi ngggak dikasih rokok,” ujarnya lugas.

Gedung baru KSOP Khusus Batam ini, tambah Revolindo, akan melayani berbagai kepentingan untuk kemaritiman.

“Di sini ada Inaportnet, VTS online terus untuk pelayanan buku pelaut online. Pelayanan lama kita tingkatkan, lebih profesional, terbuka, akuntabel dan lebih nyaman,” pungkasnya.

Gedung baru KSOP Khusus Batam ini terletak sekitar 500 meter dari Pelabuhan Domestik Sekupang, di tepi Jalan RE Martadinata, persis di seberang Kantor PT Pelni Batam.

Dibangun 3 lantai, gedung baru KSOP Khusus Batam ini dengan warna dominan biru dan putih. Sebelumnya, KSOP Khusus Batam yang memiliki 140 personel ini berkantor di bangunan milik Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, terletak di dalam kawasan Pelabuhan Domestik Sekupang.

Fay/Redaksi


Sholat Idul Adha. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Momen perayaan Idul Adha selalu dinanti dengan antusias bagi umat muslim di seluruh dunia, tidak terkecuali masyakarat di Kota Batam. Selain sebagai ajang silaturahmi, Idul Adha juga menjadi momen untuk berbagi kepada yang membutuhkan.

Sebagai rangkaian dari semarak perayaan Idul Adha 1443 H, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) akan menggelar shalat Idul Adha di Masjid Tanwirun Naja atau Masjid Tanjak di kawasan Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Pelaksanaan shalat Idul Adha ini akan digelar pada Minggu (10/7/2022) mendatang, yang bertepatan pada tanggal 10 Dzulhijjah 1443 H pada pukul 07.00 WIB.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Biro Peningkatan Kinerja dan Manajemen Risiko, Asep Lili Holilulloh, selaku Ketua Badan Koordinasi Dakwah Islam (BP Batam).

“Kami mengajak masyarakat Kota Batam, khususnya yang tinggal di kawasan bandara untuk berbondong-bondong menghadiri pelaksanaan shalat Idul Adha di Masjid Tanjak,” ajak Asep.

Ia mengimbau masyarakat untuk hadir lebih awal, agar lebih mudah mengatur shaf shalat.

Asep mengatakan, pelaksanaan shalat Idul Adha ini akan menghadirkan:
1. Khotib, Pembina Majelis Dzikir At-Tijani Kepri, Ustadz Mohamad Khandiq Sirodj
2. Imam Masjid Tanjak, Ustadz Fahmi ‘Ulum, dan
3. Muadzin Masjid Tanjak, Ustadz Rahman Saputra

“Kami juga menggandeng pengurus Masjid Al-Huda Komplek Rajawali Bandara agar turut serta dalam pelaksanaan shalat tahun ini, dengan harapan kebersamaan dapat terjalin semakin erat,” harap Asep.

Kemudian, keesokan harinya pada Senin (11/7/2022) BKDI BP Batam menjadwalkan pemotongan hewan qurban di lingkungan BP Batam. 

Penyembelihan hewan qurban akan dilaksanakan di area Masjid B.J. Habibie BP Batam, berupa hewan qurban sapi sebanyak 21 ekor dan kambing 4 ekor.

“Dibandingkan tahun lalu, jumlah sapi cukup meningkat. Dari 16 ekor menjadi 21 ekor. Karena jumlah cukup banyak, panitia akan mulai menyembelih hewan qurban lebih awal. Tetapi seremoninya akan dimulai pukul 08.00 WIB,” kata Asep.

Pada perayaan Idul Adha tahun ini, BP Batam kembali menyediakan seekor sapi limusin yang diqurbankan oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

“Selain itu, hewan qurban yang kami himpun ada beberapa yang diqurbankan oleh mitra kerja BP Batam. Jadi tidak seluruhnya berasal dari keluarga besar BP Batam,” terang Asep.

Asep juga meyakinkan masyarakat bahwa panitia BKDI BP Batam telah melakukan tindakan pencegahan untuk mengantisipasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). 

“Sebagai tindakan preventif, panitia sangat selektif pada proses pembelian hewan qurban dengan menyertakan sertifikat bebas PMK dari Satgas dan dinas di Pemerintah Kota yang menangani hewan ternak,” terang Asep. 

Untuk antisipasi berikutnya, BKDI BP Batam juga menghadirkan dokter hewan BP Batam agar mengecek langsung organ vital hewan qurban yang telah dipotong.

Hal ini dilakukan untuk memastikan hewan qurban bebas dari penyakit PMK sebelum didistribusikan.

“Proses pengecekan ini sebenarnya sudah kami lakukan setiap tahun, jadi tidak karena ada kasus PMK saja,” ujar Asep.

Ia berharap, kedua kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi antar umat islam di Kota Batam, memberikan manfaat dan berkah, baik yang bersedekah hewan qurban, yang melaksanakan pemotongan hewan qurban dan menerima qurban.

(rud) 


Kawasan Industri Tanjung Uncang. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dua Perusahaan yakni PT Bintang Batam Makmur dan PT Alindo Perkasa Sukses di salah satu kawasan yang berada di Jl Brigjend Katamso KM 6,5 Tanjung Uncang, Kota Batam diduga beroperasi secara ilegal.

Pasalnya, berdasarkan penelusuran wartawan, PT Bintang Batam Makmur diketahui adalah perusahaan manufaktur pembuatan Mancis atau korek api.

Namun fakta di lapangan, wartawan tak menemukan perusahaan produsen korek api tersebut melainkan perusahaan pengelolaan plastik. 

Sementara PT Alindo Perkasa Sukses sendiri, diketahui adalah pabrik daur ulang limbah kaleng (recycle) atau peleburan slag aluminium yang diduga kuat tak memiliki standarisasi pengelolaan limbah dan uji Lab.

Muji selaku Humas PT Alindo Perkasa Sukses pun membenarkan bahwa perusahaannya yang bergerak di bidang pengelolaan daur ulang limbah kaleng itu dibawah naungan PT Alindo Perkasa Sukses.

"Perusahaan kita sendiri adalah PT Alindo Perkasa Sukses yang baru beroperasi 8 bulan sesuai plang nama yang ada di depan dekat pos sekurity kawasan," ucap Muji, Selasa (5/7/2022) kemarin.

"Kalau perusahaan yang di depan itu pengelolaan plastik. Tidak tau PT nya apa?. Gak tau lah jelas atau tidak ada izinnya atau tidak. Kalau PT Bintang Batam Makmur itu memang perusahaan produksi Korek Api dulunya dan sudah lama tutup. Ya sekarang, yang ada perusahaan pengelolaan plastik," tambah dia. 

Terkait dengan Instalasi Pengelolaan air dan limbah (IPAL), Muji sendiri mengakui bahwa perusahaannya belum memiliki bahkan masih berencana untuk pemasangan IPAL perusahaan tersebut. "Terkait itu, kita sudah komunikasi dengan konsultan untuk pemasangan IPAL nya," beber Muji.

Kata Muji, pihak Sucofindo belakangan ini pernah turun ke lokasi perusahaan. Namun ia tidak menjelaskan apakah hasil uji Lab tersebut sudah keluar atau belum.

"Pihak Sucofindo sudah turun ke lokasi kita baru-baru ini untuk melakukan uji kelayakan," ucap Muji.

Menurut sumber expossidik, perusahaan daur ulang limbah kaleng itu tidak menerapkan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) terhadap karyawan yang bekerja di lokasi tersebut.

"Karyawan di sana tidak ada safetynya sama sekali. Tau lah perusahaan itu melakukan peleburan kaleng yang nantinya akan didaur ulang menjadi batangan timah. Pastinya potensi bahaya atau resiko pekerja di perusahaan tersebut cukup tinggi," ucap pria yang namanya tidak mau disebutkan.

"Apalagi disebutkan, bahwa pihak Sucofindo baru turun ke lokasi. Artinya, pihak perusahaan sudah beroperasi jauh hari sebelum ada pengujian Lab dan verifikasi dari Sucofindo," jelasnya.

Selain potensi kecelakaan kerja, kegiatan peleburan aluminium ini juga berdampak pencemaran lingkungan/udara.

"Lalu bagaimana dampak kesehatan yang dapat terjadi kepada pekerja di perusahaan tersebut," ucap dia.

Apabila keadaan di atas tidak mendapatkan penanganan yang benar maka dikhawatirkan akan terjadi dampak serius terjadi kesehatan masyarakat sekitar khususnya para pekerja di sana.

Sehingga, perusahaan ini perlu diadakan penelitian untuk mengetahui dampak pencemaran lingkungan dan dampak kesehatan.

Seperti diketahui, dari hasil peleburan aluminium tersebut akan menghasilkan limbah berupa gas, debu atau partikel dan limbah padat/cair.

Hingga berita ini diturunkan, wartawan masih berupa melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait soal keberadaan dua perusahaan tersebut. (Red)


Upacara Penutupan Diktuk Bintara Polri Gelombang Pertama tahun 2022 SPN Polda Kepri.

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Kapolda pimpin upacara penutupan pendidikan pembentukan (Diktuk) Bintara Polri gelombang pertama Tahun Anggaran 2022. Upacara tersebut, sekaligus pengambilan dan penandatanganan sumpah/ janji Bintara Polri sebanyak 196 Siswa Bintara Polri SPN Polda Kepri, di Tanjung Batu Kundur, Kamis (07/07/2022).

Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si didampingi Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Rudi Pranoto beserta rombongan yang memimpin upacara, membacakan amanat Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, Komjen. Pol. Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si., mengatakan, bahwa upacara pada hari ini menandai telah berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pendidikan dan pelatihan pembentukan Bintara Polri Gelombang pertama Tahun Anggaran 2022, yang diselenggarakan di SPN Polda Kepri di Tanjung Batu Kundur.

“Pada hari ini telah bertambah lagi perkuatan Bintara Polri di jajaran kepolisian Polda Kepri guna meningkatkan kinerja organisasi Polri yang semakin dituntut optimal. Dan pada kesempatan yang berbahagia ini saya selaku Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, mengucapkan selamat kepada para Bintara remaja Polri yang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan pembentukan selama lima bulan dengan baik,” kutip Kapolda Kepri Dr. Aris Budiman.

Kemudian, dan pada hari ini anda telah dilantik menjadi anggota Polri, yang dimana telah melekat kewenangan pada diri anda semua.

"Laksanakan kedinasan dengan baik dan benar serta jaga kehormatan Instasi dan diri sebagai anggota Polri, Gunakan kewenangan dan jabatan anda untuk Melayani, Mengayomi dan Melindungi masyarakat,″ pesan Kapolda Kepri, Dr. Aris Budiman.

Ka SPN Polda Kepri KBP Donald Happy Ginting S.I.K., M.Si., menyampaikan terimakasih kepada siswa yang berprestasi semoga nantinya dalam pelaksanaan tugas di kewilayahan atau di tengah tengah masyarakat dapat memberikan yang terbaik kepada masyarakat tentunya bertugas secara profesional sehingga keberadaan Polisi dapat dirasakan oleh masyarakat.

Yang menjadi siswa predikat terbaik ADI TELADAN diraih oleh BRIPDA MUHAMMAD AZIF dengan Nilai 81.51 asal pengiriman Kota Batam, siswa predikat terbaik ADI CENDEKIA diraih oleh BRIPDA EBEN HAESZER PANJAITAN dengan nilai 80.66 asal pengiriman Kabupaten Natuna, siswa predikat terbaik ADI TRENGGINAS diraih oleh BRIPDA WILYAN CAHYANTO dengan nilai 86.30 asal pengiriman Kota Batam dan siswa predikat terbaik : ADI TABAH diraih oleh BRIPDA VITO SEPTIAN VIRGO dengan nilai 76.61 asa pengiriman kota Batam.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Karimun Dr. H. Aunur Rafiq, S.Sos  mengapresiasi yang setinggi-tingginya atas berakhirnya Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2022 dan berharap bisa segera memberikan manfaat terlaksananya keamanan dan ketertiban di Provinsi Kepulauan Riau.

“Alhamdulillah hari ini kita memenuhi undangan Pak Kapolda dalam kegiatan Upacara Penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2022. Harapan kita tentu dengan berakhirnya Pendidikan ini memberikan suatu manfaat bagi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, untuk tetap selalu melaksanakan sinergitas terkait bagaimana kita menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Kepulauan Riau,” harap Aunur Rapiq.

Ahmad Yahya


Kapal Asing Labuh Jangkar di Kepri. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Ketua Komisi III DPRD Kepri, Nyanyang Haris Pratamura angkat bicara mengenai polemik yang terjadi terhadap 2 kapal asing yakni MT Zevs dan MT Polan.

Sebagaimana yang diketahui bahwasannya kedua kapal itu telah melakukan kegiatan Labuh Jangkar Ilegal di Perairan Tanjung Berakit, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri. Dan, saat ini kasus tersebut sedang berperkara di Pengadilan Negeri Tanjungpinang.

"Hampir tiga bulan lamanya kedua kapal asing itu berada di wilayah Indonesia tepatnya di Kepulauan Riau untuk menjalani proses hukukm," ujar Nyanyang saat ditemui di salah satu kedai kopi dibilangan Batam Center, Rabu (6/7/2022).
 
Dia mengatakan untuk menghindari kebocoran pendapatan Negara yang lebih banyak lagi akibat kegiatan Labuh Jangkar secara Illegal di Kepri ini, maka penegakan hukum yang kuat dan benar menjadi cara menyelamatkan Citra Negara Indonesia dimata dunia Internasional.

"Atas situasi ini Aparat Penegak Hukum dituntut untuk tetap menegakkan hukum kepada para pelanggar kedaulatan Negara, hal ini penting dilakukan untuk menjaga marwah kedaulatan Negara Republik Indonesia. Tujuannya jelas untuk menimbulkan efek jera kepada kapal-kapal asing lainnya apabila kembali melakukan pelanggaran," imbuhnya.

Dia mengatakan kasus ini bermula ketika 2 kapal asing yakni MT Zevs dan MT Polan dengan muatan Cargo yang diketahui adalah Fuel Oil Low Sulfur (FO) sebanyak 65976.898 MT melakukan kegiatan ship to ship transfer air bersih untuk keperluan kapal di Perairan Tanjung Berakit. Malangnya sebelum kegiatan ship to ship tersebut selesai TNI AL lewat Tim VBSS KRI USH-359 langsung melakukan penegakan hukum.

Berdasarkan penelurusan diketahui bahwa pemilik Kapal MT Zevs adalah Supra Chartering Company berkebangsaan Ukraine dalam kapal tersebut didapati jumlah ABK sebanyak 25 orang WNA yang diantaranya 9 orang Warga Negara Russia , 2 orang warga negara Georgia dan 14 orang warga Negara Ukraine dan selaku Nahkoda Molokodov Artem . 

Sementara pemilik Kapal MT Polan adalah Evros Management S.A. berkebangsaan Liberia, didalam kapal tersebut didapati jumlah ABK sebanyak 28 orang WNA yang diantaranya 27 orang Warga Negara Filipina dan 1 orang warga Negara Sri Lanka selaku Nahkoda Ricardo C Camacho disamping itu MT Polan juga bermuatan Low Sulfur Fuel Oil (LSFO) sebanyak 65976.898 MT yang dimiliki oleh The National Iranian Oil Company.

Saat mengkofirmasi pihak yang berwenang untuk penentuan biaya atas PNBP ke Negara terkait labuh jangkar yang dilakukan oleh kapal-kapal asing khususnya untuk Kapal MT Zevs dan Kapal MT Polan tidak ada yang memberikan jawaban.

Sementara jika melihat muatan dari salah satu kapal yang sedang terparkir yaitu MT Polan  bermuatan Cargo Fuel Oil Low Sulfur (FO) seberat 65976.898 MT yang jika diuangkan tentunya ditemukan nilai nominal yang sangat fantastis yakni dalam satuan kurs dolar USD bernilai hampir 1 Triliun Rupiah. 

Sebagaimana diketahui penetapan PNPB ke Negara sendiri oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut tetap melaksanakan pengenaan tarif PNBP sesuai PP Nomor 15 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kementerian Perhubungan.

Tentunya kegiatan illegal dari kapal-kapal asing ini dengan melakukan pemanfaatan ruang laut Negara Indonesia khususnya di Provinsi Kepulauan Riau yang begitu luas dan secara terus menerus serta tidak memiliki izin lokasi untuk melakukan labuh jangkar sangat merugikan sekali  terdapat beberapa Regulasi hukum yang telah dilanggar yakni Undang-Undang Nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran serta melanggar pasal 47 ayat 1 jo pasal 49 UU No 32 tahun 2014 tentang kelautan.

Belum lagi penerapan dan pelaksanaan putusan oleh lembaga peradilan yang tidak konsisten serta tidak menimbulkan efek jera atas pelanggaran akibat labuh Jangkar secara Illegal di Provinsi Kepulauan Riau menjadi persoalan serius dan tanggung jawab bersama.

Hampir sebagian besar putusan yang telah dijatuhkan oleh Pengadilan tidak memberikan hukuman penjara kepada Narkoda kapal-kapal asing melainkan hanya dijatuhi hukuman percobaan. 

Masih menurut Nyanyang, pihaknya juga akan mengagendakan untuk melakukan pemanggilan terhadap Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) tempat dimana kejadian itu berawal.

"Dikarenakan saat ini kasus tersebut masih masuk ranahnya hukum, kami akan menunggu sampai ada keputusan tetap dari pengadilan. Dan, kalau sudah selesai, kami akan memanggil pihak KSOP untuk mempertanyakan sampai dimana kewajiban yang harus dibayar oleh pemilik kapal melalui agen yang ditunjuk oleh pemilik kapal," tegasnya.

Kemudian, dalam hal ini pemerintah tidak bisa berdiri sendiri, namun ada juga mitranya yakni pengusaha-pengusaha pelayaran, yang bekerjasama dengan BUMD Badan Usaha Pelabuhan Provinsi Kepri.

"Semakin banyak kapal yang masuk keperairan kita, maka akan semakin banyak pula pemasukan untuk kas daerah. Ini berlaku untuk daerah yang telah ditentukan sebagai wilayah untuk labuh jangkar," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Cak Ta'in Komari dan Gedung DPRD Kepri. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ketua LSM Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86) Cak Ta'in Komari SS menyatakan keterkejutannya atas angka-angka anggaran sekretariat DPRD Provinsi Kepri dalam 5 tahun terakhir.

"Angkanya sungguh fantastis, sejak 2018 sudah di atas 150 miliar per tahunnya," kata Ta'in, Kamis (7/7-2022).

Menurut Cak Ta'in, anggaran sekretariat DPRD Provinsi Kepri untuk TA 2021 senilai Rp. 169,665 miliar. "Anggota DPRD Kepri cuma 45 orang, ya memang anggaran itu bukan hanya untuk kebutuhan dewan tapi sekretariat secara keseluruhan. Tapi tetap saja luar biasa itu," ujar Cak Ta'in.

Lebih lanjut mantan staf ahli pimpinan DPRD Kota Batam itu menjelaskan, breakdown anggaran memang perlu dilihat lebih teliti, digunakan untuk apa saja anggaran sebesar itu. Sebab munculnya kegaduhan soal SPPD yang diduga fiktif, dugaan mark-up sewa Speedboat, belanja pakaian dewan, termasuk pembelian iPad untuk masing-masing anggota dewan. 

"Kalau secara administrasi berdasarkan temuan dalam LHP BPK saja sudah banyak masalah, kalau diinvestigasi realisasi bisa lebih parah..!" jelas Cak Ta'in.

Ditambahkan Cak Ta'in, setelah LHP BPK itu biasanya LKPJ Gubernur yang di dalamnya termasuk LKPJ anggaran sekretariat DPRD Provinsi Kepri. "Nanti kita lihat lebih detail seperti apa breakdown anggaran di Sekretariat DPRD itu, terus kita pelajari lagi realisasi di lapangannya seperti apa," tegasnya.

"Nanti akan ada hasil kok dari investigasi kita, saya juga lagi koordinasi dengan teman-teman aktivis di Batam maupun Tanjungpinang untuk mempejari kemungkinan-kemungkinan penyalahgunaan anggaran tersebut. Arah-arah pos yang diduga menyimpang pun kita sudah deteksi. Itu yang justru luput dari pengawasan LHP BPK itu," tambah Cak Ta'in.

Setiap tahun anggaran sekretariat DPRD Provinsi Kepri itu selalu mengalami kenaikan sekitar 10 miliaran, kecuali 2020 yang karena faktor pandemi covid19 sehingga dilakukan recofusing atau penyesuaian. Anggaran DPRD Provinsi Kepri tahun 2017 sebesar Rp 146 miliar, tahun 2018 sebesar Rp 156 miliar, tahun 2019 sekitar 160-an miliar, dan tahun 2020 tidak banyak berubah, sementara 2021 mencapai Rp. 169 miliar. 

***/Alfret


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.