Ketum SMSI, Firdaus. 

KEPRIAKTUAL.COM: Masih dalam seminar online yang digelar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Medan Area, Prodi Ilmu Komunikasi dengan tajuk tajuk "Semiloka Rekontruksi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka," Selasa (2/3/2021), Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, memberikan paparan tentang dasar- dasar jurnalistik di era digital.

Turut hadir juga sebagai narasumber,  Hermansyah, SE (Ketua SMSI Sumut), Drs. H. Sofyan Harahap (Wakil Penanggung Jawab Harian Waspada), Jimmi A.A.,  S.Ps. CHRP, CHRM (Manager Komunikasi PT. PLN Persero, UIW Sumatera Utara), Syaiful Anwar Lubis (Ketua IJTI Sumut dan Praktisi Jurnalis Televisi), Fakhrur Rozi (Dewan Redaksi Kaldera.id/Dosen UINSU), Aldi Wilman, ST (Manager Kadiv & Public Relatioan Regional 1), Saurma MGP Siahaan, MIPR (Ketua BPC Perhumasan Meda), Chandi Mohammad, SE (Youtuber), Tulangtio, SE (Alumni Influencer Conten Creator, Penyanyi) dan Dr. Dedy Sahputra, MA yang bertindak sebagai moderator.

Diawal bicara mengenai dasar jurnalistik di era digital, saat ini menurut Firdaus, ada beberapa masalah yang dialami media diantaranya, mencari model media, meningkatkan kepercayaan pembaca, membangun iklim bisnis, bersaing dengan media sosial yang banyak menarik minat para pengguna internet untuk segementasi hiburan dan praktik media terus berubah akibat disrubsi digital.

Saat ini lanjut Firdaus, media baru telah  mengubah jurnalisme dalam empat cara, pertama, sifat konten berita berubah akibat dari munculnya teknologi media baru yaitu, konten interaktif, realtime, kedua, cara wartawan melakukan pekerjaannya berbasiskan digital dan multimedia, multiplatform, ketiga struktur ruang redaksi dan industri berita sedang mengalami transformasi mendasar, keempat, media baru membentuk kembali bagaimana hubungan antara unsur di dalam organisasi berita yaitu jurnalis, dan audiens termasuk narasumber, pesaing, pengiklan, dan pemerintah. 

"Contoh, audien tidak hanya hanya sebagai penerima berita, tapi juga pemasok berita.(Jhon P Pavlik, 2001)," ujar Firdaus.

Selain itu, di era digital, diungkapkan Firdaus, telah muncul karakter baru media digital.

"Teori gatekeeping,  yang menjelaskan berita diseleksi dan ditentukan tim redaksi sebelum berita ditayangkan, tidak berlaku dalam media digital. Dan berubah menjadi gatekeeping digital, online, virtual, karena interaktivitas audiens membuat audien berpartisipasi sebagai penjaga gerbang sekunder di Internet. Media digital dan media sosial memungkinkan  audiens untuk berpartisipasi dalam dialog, berinteraksi langsung dengan bisnis, institusi, dan pembuat berita. (Shoemaker & Vos, 2009)," papar Firdaus.

Ditambahkan Firdaus, dalam menulis judul di media digital ditentukan oleh Google dengan sistem clicbait yaitu istilah untuk judul berita yang dibuat untuk menggoda pembaca yaitu menggunakan  bahasa yang provokatif dan  menarik perhatian.

"Karena judul adalah elemen yang paling pertama dibaca netizen di hasil pencarian, maka dengan mengoptimasi judul jumlah klik bisa bertambah. klik tidak melalui konten berkualitas, melalui tajuk utama halaman depan yang menarik, provokatif, dan sensasional yang bertujuan mengeksploitasi keingintahuan pengguna," tandas Firdaus.

Lebih jauh diterangkan Firdaus, di era digital, jurnalis menggunakan media sosial sebagai alat pengumpul informasi, memeriksa berita media lain, mendapatkan berita terkini, mewawancari narasumber, memvalidasi informasi, dan menyebarkan pemberitaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

"Trending topics media sosial dapat memiliki pengaruh signifikan dalam memproduksi informasi yang mempengaruhi agenda publik. Media menggunakannya, agar tidak tertinggal informasi yang sedang diperbincangan para nitizen," tutur Firdaus.

Media, sambung Firdaus,  menjadikan media sosial sebagai medium penyebarluasan berita. Karena media sosial dapat memperluas kemampuan berkomunikasi. 

"Penyajian berita pada media sosial tersebut dilakukan dalam format foto, infografis, video pendek berdurasi satu sampai enam menit, videografis, dan live streaming," urai Firdaus.

Masih dalam paparanya, owner Teras Grup ini juga menjelaskan berbagai bentuk berita diantaranya, Hard news yang  memiliki daya tarik tinggi bagi pembaca karena sifatnya informatif, aktual, realtime. 

Selanjutnya berita opini yang mengulas persoalan secara khusus dengan pendekatan akademik dan jurnalisme sastrawi. 

"Berita-berita opini memiliki nilai tersendiri bagi para pembacanya. Berita opini untuk refrensi dalam beberapa kasus, seperti isu lingkungan, hukum, politik, ekonomi dan sosial," cetus Firdaus.

"Berita investigasi memiliki nilai lebih dalam memberikan kepuasan pembaca, sehingga berita ini akan sangat ekslusif dalam memberikan berita. Tingkat kerumitan dan proses panjang membuat berita ini akan mampu menarik pembaca dari berbagai segementasi pembaca," imbuh Firdaus.

Sementara itu, bicara perihal masa depan jurnalistik, Firdaus menerangkan, menurut (Burgess & Hurcombe, 2019:365), jurnalisme digital adalah praktik-praktik pengumpulan berita, pelaporan, produksi teks dan komunikasi tambahan yang mencerminkan, merespons, dan membentuk logika sosial, budaya dan ekonomi dari lingkungan media digital yang terus berubah.

Jadi jurnalistik digital tidak hanya memindahkan produk media konvensional ke media digital, tapi juga harus membuat model bisnis.

Firdaus mencontohkan, model bisnis ”The Long Tail” yang  dipopulerkan oleh Chris Anderson tahun 2004. Istilah ini mendeskripsikan  strategi bisnis pada segment pasar tertentu seperti yang dilakukan oleh Amazon.com atau Netflix, yang menjual sejumlah besar item unik dimana masing-masing memiliki kuantitas yang sedikit ke pangsa pasar yang besar. 

Lalu, model bisnis Siberindo.co, media digital  yang motori  Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menjadi newsroom terbesar di Indonesia merupakan model bisnis media digital yang memproduksi konten dimana konten bisa digunakan anggota SMSI se-Indonesia. Kolaborasi ini berpotensi secara ekonomi, dengan tetap memegang teguh prinsip akuntabilitas penulisan informasi.

Diakhir paparan, Firdaus menyebut, masa depan jurnalistik adalah bagaimana mengkombinasi jurnalisme lama dan baru yaitu fungsi pers sebagai penjaga pintu tak menghilang sepenuhnya, melainkan hanya mengecil dimensinya tentang apa yang mesti disediakan pers.

"Pers harus menampilkan seperangkat fungsi yang lebih kompleks dari sekadar penjaga pintu dan mengadopsi format baru gaya bertutur, penyebaran dan pelibatan public dalam berita. Pers masih menjadi mediator, tetapi dengan peran mediasi yang lebih beragam dan kompleks, dan menjalankannya di dunia komunikasi tanpa batas seperti sekarang akan lebih sulit. (Kovach dan Rosentiels, 2012: 180)," pungkas Firdaus.(***).


Ketibaan 10 juta dosis bahan baku vaksin COVID-19 do Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (02/03/2021). (Foto: Biro Pers Setpres/Rusman)

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM
: Sebanyak sepuluh juta dosis bahan baku vaksin Covid-19 kembali tiba di Indonesia. Bahan baku vaksin yang berasal dari perusahaan Sinovac tersebut tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (02/03/2021), sekitar pukul 12.05 WIB, melalui penjemputan khusus Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA891.

“Alhamdulillah hari ini kita kedatangan sepuluh juta bulk vaccine. Bulk vaccine ini adalah materi dasar vaksin yang nanti akan dibuat Bio Farma menjadi vaksin (siap pakai),” ujar Wakil Menteri Kesehatan dr. Dante Saksono yang menyaksikan ketibaan bahan baku vaksin tersebut.

Kedatangan sepuluh juta dosis bahan baku vaksin ini merupakan kedatangan kelima setelah pada kedatangan sebelumnya Pemerintah juga telah mendatangkan baik vaksin siap pakai maupun bahan baku vaksin. Pada kedatangan pertama dan kedua, Pemerintah mendatangkan sebanyak 1,2 juta dan 1,8 juta dosis vaksin siap pakai. Adapun untuk kedatangan ketiga dan keempat masing-masing sebanyak 15 juta dan 10 juta dosis bahan baku vaksin telah didatangkan.

Dengan demikian, Pemerintah telah mendatangkan 38 juta dosis vaksin yang berasal dari perusahaan Sinovac. Vaksin-vaksin tersebut akan digunakan untuk mendukung program vaksinasi massal secara gratis yang menargetkan 181,5 juta masyarakat.

“Bertahap nanti kemudian akan datang 185 juta vaksin yang berasal dari Sinovac,” imbuh Dante.

Bahan baku tersebut, sebagaimana bahan baku pada kedatangan ketiga dan keempat, selanjutnya akan diolah dan diproduksi lebih jauh oleh BUMN farmasi PT Bio Farma yang telah memperoleh sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Vaksin COVID-19 produksi Sinovac tersebut sebelumnya juga telah menerima izin penggunaan darurat dari BPOM. Vaksin tersebut juga telah memperoleh fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Untuk diketahui, Dante melanjutkan, selain mengadakan vaksin COVID-19 yang berasal dari Sinovac, {emerintah juga telah memperoleh komitmen pengadaan vaksin dari sejumlah perusahaan farmasi lainnya, yakni AstraZeneca dari Inggris, Pfizer-BioNTech dari Jerman dan Amerika, serta Novavax dari Amerika yang kesemuanya akan digunakan dalam program vaksinasi Pemerintah.

“Kesemua vaksin tersebut akan memenuhi kebutuhan vaksinasi seluruh masyarakat Indonesia,” tandasnya. 

(Setkab/BPMI/UN)



Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Istimewa)

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM: Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan mencabut lampiran Peraturan Presiden (Perpres) terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras (miras). Hal itu disampaikan Presiden dalam keterangan persnya, Selasa (02/03/2021), di Istana Merdeka, Jakarta.

“Bersama ini saya sampaikan, saya putuskan lampiran Perpres terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut,” tegas Presiden.

Untuk diketahui, lampiran Perpres yang dicabut tersebut terdapat dalam Perpres Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

Disampaikan Presiden, keputusan tersebut diambil setelah mendapatkan masukan dari berbagai elemen masyarakat.

“Masukan-masukan dari ulama-ulama MUI (Majelis Ulama Indonesia), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan ormas-ormas lainnya, serta tokoh-tokoh agama yang lain, dan juga masukan-masukan dari provinsi dan daerah,” ungkapnya.

(Setkab/TGH/UN)



Kadishub Kota Batam, Rustam Effendi (Foto: Istimewa)

BATAM KEPRIAKTUAL.COM
: Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam periksa Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Rustam Effendi, Selasa (2/3/2021) pagi.

Pemeriksaan Kadishub Kota Batam, menurut informasi, terkait dugaan adanya tindak pidana pungutan liar (Pungli) dan tindak pidana Korupsi yang dilakukan oleh Rustam Effendi.

Pantauan awak media, Rustam mejalani pemeriksaan sekitar tiga jam mulai dari pukul 09.00-11.00 Wib.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Batam, Hendarsyah Yusuf Permana saat dikonfirmasi tentang pemeriksaan Rustam Effendi, ia membenarkan nya.

"Iya benar diperiksa. Tapi terkait kasusnya apa, saya No Coment," kata Hendarsyah saat dikonfirmasi via whatshapnya.

Redaksi



Rapat Pembahasan Tenaga Kerja Tempatan di DPRD Karimun Komisi I.

KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM
: Persatuan Karya Anak Tempatan ( Pekat ), bersama DPRD Karimun Komisi I mengadakan rapat terkait tenaga kerja anak tempatan Karimun, Senin (2/3/2021).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan dari pihak PT.Seipem Danel Simatupang,ungkap Didang Syarifuddin Pembina Pekat.

Didang Syarifuddin berharap PT.Seipem serius dalam menangapi persoalan ini, karena terkait tenaga kerja adalah suatu kewajiban PT.Seipem mengutamakan anak tempatan sesuai dengan keahliannya , ungkapnya.

Apalagi disaat pandemi Covid -19 saat ini, keadaan semakin sulit, meningkatnya angka pengangguran, sehinga akan memicu tingginya angka kriminalitas, ucapnya.

Lebih jauh Didang mengatakan dengan banyaknya projek di PT.Seipem seharusnya dapat menampung anak tempatan Karimun bekerja, karena PT.Seipem berlegalitas diruang lingkup Bumi Berazam, jangan sampai kami jadi penonton dirumah kami sendiri, dan mati dilumbung padi, kata Didang.

Didalam rapat pertemuan digedung DPRD Karimun sangatlah tidak proaktif, didalam rapat Anggota DPRD hanya menanyakan Prosedural teknis di PT.Seipem oleh Komisi I DPRD Karimun, sangat berbeda pendapat dengan pihak Kepala Dinas Tenaga Kerja, Rufindi, yang telah mengeluarkan, Ketegasan secara Pro Aktif dan sangat peduli serta merasa sekali bahwasanya, pihak PT. Seipem harus mengutamakan anak tempatan ( Karimun), Skill maupun Non Skill.kata Didang.

Sumber: Mimbar Publik


Konfrence Pers Pengungkapan Penangkapan Teroris. 

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM: Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap 12 terduga teroris di sejumlah daerah di Jawa Timur pada pekan lalu. Polri menyampaikan mereka yang ditangkap diduga memiliki keterkaitan dengan teroris Upik Lawanga.

“Jelas semua ada keterkaitannya. Kalau kita mendalami lagi kelompok ini pun ada keterkaitannya dengan Upik Lawanga,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono, Senin (1/3/2021).

Brigjen Rusdi menjelaskan seluruh anggota JI terkoneksi satu sama lain. “Semua Jamaah Islamiyah tentunya mereka saling terkoneksi antara satu kelompok dengan kelompok yang lainnya,” bebernya.

Adapun 12 terduga teroris yang ditangkap di Jatim itu berinisial F, TS, AS, AIH alias AP, BR, RBM, Y, F, ME, AYF, RAS, dan MI.

Lebih lanjut, Jenderal bintang satu mengungkapkan 12 terduga teroris ini berafiliasi dengan kelompok AL-Qaeda. Mereka juga sudah menyiapkan aksi teror.

“Aktivitas-aktivitas daripada kelompok ini, ini adalah kelompok Jamaah Islamiyah. Tentunya berafiliasi kepada Al-Qaeda dan kelompok ini dikenal dengan kelompok Fahim, sering disebut kelompok ini dikenal dengan kelompok Fahim,” jelasnya.

“Tentunya mereka telah melakukan aktivitas-aktivitas berupa latihan bela diri dan mereka juga sudah merancang bunker yang akan digunakan untuk kegiatan pembuatan senjata maupun bom rakitan,” sambung dia.

Sumber: Divisi Humas Polri


Warga Menggunakan Payung Untuk Menghindari Terik Matahari. (Foto: Istimewa). 

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Peningkatan suhu udara di sebagian besar wilayah Kepulauan Riau dalam beberapa hari terakhir salah satunya disebabkan posisi matahari yang mendekati garis equator (garus katulistiwa).

"Sebagian besar wilayah Kepulauan Riau berada di jalur equator, sehingga penyinaran cahaya matahari ke wilayah ini lebih maksimum," terang Miranda Putri Permatasari, Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi (BMKG) Tanjungpinang, Senin (1/3/2021).

Selain itu, lanjutnya, kondisi cuaca yang cerah juga menjadi faktor lain mengakibatkan peningkatan suhu udara. Kondisi langit Kepulauan Riau yang minim bentukan awan mengakibatkan cahaya matahari lebih maksimum.

Pengamatan BMKG Tanjungpinang, suhu udara rata-rata di sebagian besar wilayah Kepulauan Riau pada hari ini mencapai 31,33 derajat celcius, lebih rendah jika dibanding pertengah Februari 2021 yang bahkan mencapai 33 derajat celcius. 

Menurut Miranda, kondisi dengan suhu cukup panas ini diprediksi masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Hujan dengan intensitas sedang diperkirakan baru akan terjadi pada pertengahan hingga akhir Maret 2021.

"Karena itu kami mengimbau warga mewaspadai terjadinya kebakaran lahan dan hutan karena didukung angin kencang dan suhu panas," ungkap Miranda. 

Sumber: Diskominfo Kepri


Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menerima vaksin COVID-19.

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Provinsi Kepri akhirnya melaksanakan vaksinasi tahap II di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri di Aula Kantor Gubernur Provinsi Kepri, Senin (1/3).

Vaksinasi Tahap II di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri diperuntukkan bagi TNI/Polri, pimpinan dan anggota DPRD, instansi vertikal, ASN, Satgas Covid-19, tokoh masyarakat, lansia dan wartawan di Provinsi Kepri.

Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad,SE.MM menjadi yang pertama di suntik vaksin.

"Alhamdulillah, sudah disuntik, saya juga sehat saja," ungkap Ansar, dikutip dari situs resmi Diskominfo Kepri. 

Ansar juga mengungkapkan dengan adanya vaksinasi tahap II ini diperuntukkan untuk anggota pejabat publik yang sering bertemu dengan masyarakat saat bertugas.

"Kita harapkan dengan vaksinasi nanti seluruh jajaran pemerintah TNI/Polri dan lainnya dapat menjalankan tugasnya dengan baik," jelas Ansar.

Tak hanya itu, Ia mengharapkan dengan adanya penyuntikan vaksin Covid-19 ini dapat menekan angka penyebaran Covid-19 dan meningkatkan kembali ekonomi di Provinsi Kepri.

Ansar juga yakin dengan vaksinasi juga menjadi cara efektif untuk dapat membantu memutus mata rantai penularan Covid-19.

"Semakin banyak yang divaksin maka masyarakat Kepri akan sehat, dengan begitu pertumbuhan ekonomi pun dapat meningkat," tegas Ansar.

Meski begitu, lanjut Ansar mereka yang telah divaksin juga tetap wajib menerapkan protokol kesehatan Covid-19 seperti menggunakan masker, menghindari kerumunan dan mencuci tangan.

Redaksi


Foto: Istimewa. 

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menetapkan empat dari tujuh kabupaten dan kota di Kepulauan Riau sebagai Zona Kuning penularan COVID-19, sedangkan tiga daerah lainnya Zona Oranye.

Dikutip dari situs resmi Diskominfo Kepri, Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tengku Said Arif Fadillah, di Tanjungpinang, Senin (01/03), mengatakan, Kabupaten Lingga, Natuna dan Kepulauan Anambas sejak pekan lalu ditetapkan sebagai Zona Kuning, kemudian menyusul Kabupaten Karimun.

Sementara Kota Batam, Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan masih Zona Oranye, meski kasus aktif terus berkurang.

"Zona Kuning sebagai tanda daerah tersebut dengan resiko penularan rendah, sedangkan Zona Orange resiko penularan sedang," ujarnya.

Arif menjelaskan jumlah kasus aktif COVID-19 di wilayah itu dalam sebulan terakhir turun drastis hingga tinggal 156 orang. Kasus aktif COVID-19 di wilayah tersebut tersebar di Batam 72 orang, Tanjungpinang 29 orang, Bintan 48 orang, Karimun lima orang, dan Natuna dua orang. Sedangkan Kepulauan Anambas dan Lingga nol kasus aktif COVID-19.

Jumlah pasien COVID-19 di Kepri hari ini bertambah 13 orang sehingga total jumlahnya sejak pandemi Maret 2020 sampai sekarang menjadi 8713 orang. Penambahan pasien itu terjadi di Batam sebanyak sembilan orang dan Tanjungpinang empat orang.

Total jumlah pasien di Kepri sejak Maret 2020 sampai sekarang  tersebar di Batam sebanyak 5967 orang, Tanjungpinang 1394 orang, Bintan 681 orang, Karimun 421 orang, Lingga 55 orang, Natuna 92 orang dan Anambas 103 orang.

Jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 bertambah 17 orang sehingga  menjadi 8336 orang, yang terdiri dari Batam 13 orang sehingga menjadi 5743 orang, Bintan satu orang sehingga menjadi 616 orang, dan Lingga tiga orang sehingga menjadi 52 orang.

Total pasien yang sembuh dari COVID-19 di Tanjungpinang 1337 orang, Karimun 398 orang, Natuna 88 orang, dan Anambas 102 orang.

Jumlah pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19 sebanyak 221 orang, yang terdiri dari Tanjungpinang 28 orang, Batam 152 orang, Karimun 18 orang, Bintan 17 orang, Lingga tiga orang, Natuna dua orang dan Anambas satu orang. 

Redaksi


Foto: Istimewa. 

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM: Propam Polri menyampaikan telah mengeluarkan aturan larangan kepada anggota korps Bhayangkara untuk berkunjung ke tempat hiburan malam apalagi sambil mabuk-mabukan. Polri menegaskan sanksi akan diberikan bagi anggota yang melanggar aturan tersebut.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menjelaskan anggota Polri yang masuk ke tempat hiburan-minum miras dinyatakan melakukan pelanggaran disiplin.

“Itu pelanggaran disiplin (konsumsi miras dan ke tempat hiburan malam),” ujar Brigjen Rusdi Hartono, Senin (1/3/2021).

Brigjen Rusdi mengatakan pelanggaran disiplin yang dimaksud merujuk pada Pasal 9 Peraturan Pemerintah No. 2 Tahun 2003 Tentang Peraturan Disiplin Anggota Kepolisian RI. Brigjen Rusdi membeberkan sejumlah sanksi menanti anggota Polri yang masih nekat masuk tempat hiburan serta minum miras.

“Sanksinya teguran tertulis, penundaan ikuti pendidikan paling lama satu tahun, penundaan kenaikan gaji berkala, penundaan kenaikan pangkat paling lama satu tahun, mutasi yang bersifat demosi, pembebasan dari jabatan, penempatan pada tempat khusus paling lama 21 hari,” tuturnya.

Sementara itu, Brigjen Rusdi menyebut pihaknya meminta bantuan masyarakat untuk melapor jika melihat polisi yang masuk ke tempat hiburan. Dari laporan itu, pihaknya akan memeriksa langsung ke lapangan.

“Mekanismenya, melalui adanya laporan dari masyarakat, kemudian ditindaklanjuti laporan tersebut. Dan mekanisme berikutnya anggota Propam turun ke lapangan memantau perilaku anggota di lapangan,” katanya.

“Benar itu (masyarakat tinggal lapor kalau lihat polisi mabuk),” sambungnya.

Humas Polri.go.id


Foto: Istimewa.

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM
: Dinas Komumikasi dan Informatika Kepri melalui Pusat Pelayanan Informasi Daerah,  Kepri Smart Province (KSP) segera menindaklanjuti arahan Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad untuk terus melakukan inovasi inovasi dalam memudahkan pelayanan kepada masyarakat Kepri.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kepri, Zulhendri, melalui Kepala Bidang Pemgelolaan Komunikasi Publik, Iskandar Zulkarnaen Nasution, melakukan inovasi pelayanan di KSP.

"Kita punya aplikasi pendaftaran masuk dengan sistem touch screen, namun karena pandemi, aplikasi tersebut kita hentikan. Sesuai arahan Kadis, tahun 2021 pelayanan KSP kita kembali buka dan untuk itu kita membuat inovasi pelayanan pendaftaran tamu melalui scan barcode," ujar Iskandar menerangkan.

Scan barcode ini akan terhubung dengan server cloud yang dikelola oleh perusahaan terkemuka dan gratis. Sehingga, selain tidak menghabiskan anggaran juga keamanan data tamu bisa terkawal dengan baik.

"Kita mulai membuka layanan di KSP sebagaimana tahun 2019 lalu, sebelum pandemi muncul di 2020. Karena layanan harus bersifat touchless atau menghindari persentuhan, semua harus online base dalam digital platform," tegas Iskandar.

Inovasi ini diharapkan dapat meyakinkan masyarakat bahwa KSP dalam melakukan pelayanan senantiasa mengedepankan protokol.kesehatan. 

"Sampai hari ini ada sekitar 88 orang pengunjung secara fisik di KSP dan mengadakan kegiatan. Rinciannya di Januari ada 29 orang dan Februari ada 59 orang. Terakhir adalah forum koperasi wanita yang mengadakan Rapat menggunakan platform Zoom Meeting di akhir Februari," promosi Iskandar.

KSP yang dikela Dinas Kominfo Kepri beralamat di jalan Basuki Rahmat no 1 tepatnya di ex aula kantor Gubernur lama.

Sumber: Diskominfo Kepri



Tersangka Penggelapan Mobil Mewah

BATAM KEPRIAKTUAL.COM
: Kepolisian Sektor (Polsek) Batam Kota meringkus satu orang tersangka, HS (41) pelaku tindak pidana penggelapan dan penipuan mobil mewah di perumahan Tropicana Kota Batam, Jumat (26/02/2021).

Kapolsek Batam Kota, AKP Restia Octane Guchy melalui siaran persnya menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Kata dia, pada awal tahun 2020 pelaku mengajak korban inisial, Y (38) untuk bisnis jual beli mobil dan korban yang memodali uang untuk pembelian mobil, sedangkan pelaku yang akan menjualkan kembali.

"Mulanya korban membeli Mobil Harrier (Masih Daftar Pencarian Barang) lalu karena korban percaya terhadap pelaku, mobil tersebut di serahkan oleh korban kepada pelaku untuk dijual," ujarnya, Senin (1/3/2021).

Selanjutnya, korban memberikan BPKB, STNK dan kunci mobil Harrier kepada pelaku, selain itu korban juga membeli mobil Mini Cooper yang juga akan dijualkan oleh pelaku.

"Saat mobil Harrier dan Mini Cooper yang ada pada pelaku beserta surat-suratnya, setiap korban menanyakan tentang penjualan kedua mobil tersebut kepada pelaku, pelaku selalu beralasan belum laku akan tetapi kedua mobil tersebut masih berada kepada pelaku," terangnya.

Selain itu, korban juga meminta tolong kepada pelaku untuk menjualkan mobil HR-V milik korban akan tetapi saat itu korban hanya memberikan STNK dan kunci Mobil HR-V kepada Pelaku dan setelah berbulan-bulan.

"Ketiga mobil korban berada kepada pelaku, setiap korban bertanya kepada pelaku tentang penjualan ketiga mobil tersebut. Pelaku selalu beralasan dengan banyak alasan," bebernya.

Kemudian pada Bulan Desember 2020, Restia mengatakan pelaku tidak bisa di hubungi, saat korban mencari pelaku  kerumah pelaku, rumah tersebut dalam keadaan kosong atau tidak di tempati lagi.

"Sedangkan ketiga mobil korban tidak tahu keberadaannya, serta pelaku juga tidak ada memberikan uang penjualan ketiga mobil korban apabila mobil korban berhasil dijual oleh pelaku. Oleh karna itu korban membuat laporan ke Polsek Batam Kota Guna pengusutan lebih lanjut," jelasnya.

Setelah menerima laporan korban dengan dasar dua laporan Polisi, pihaknya melalui jajaran Reskrim Polsek Batam Kota melakukan penyelidikan dan didapatkan informasi bahwa pelaku sudah tidak berada di Batam lagi.

"Informasi keberadaan pelaku berada di daerah Tomohon, Sulawesi Utara, akan tetapi tempat tinggal pelaku selalu berpindah pindah-pindah. Kemudian kita kembali mendapatkan informasi lagi bahwa pelaku sudah berpindah dari kota Tomohon, Sulawesi Utara ke Kota Makassar, Sulawesi Selatan," ungkapnya.

Mendapatkan informasi tersebut pihaknya melakukan pengejaran terhadap pelaku ke kota Makassar, Sulawesi Selatan, serta berkoordinasi dengan anggota Kepolisian Polsek Mamajang, Polda Sulawesi Selatan,  yang akhirnya pelaku berhasil di amankan oleh Polsek Batam Kota di kota Makassar, Sulawesi Selatan dan pelaku dibawa ke Batam.

"Terdapat beberapa barang bukti yang berhasil di amankan berupa satu uni mobil HR-V BP 1849 JG, Warna silver, satu unit mobil Mini Cooper BP 1 VH, Warna putih, BPKB, STNK, kunci mobil HR-V, BPKB, STNK dan kunci mobil Mini Cooper, surat jual beli mobil Mini Cooper, surat jual beli mobil HR-V, kwitansi penyerahan uang mobil Mini Cooper," terangnya.

Sementara itu, untuk barang bukti satu unit mobil Harrier lainnya masih dalam pencarian. Informasi yang dihimpun, diketahui, pelaku sudah kabur sejak Agustus tahub 2020 lalu dan membawa kabur uang tunai Rp600 Jt.

Selain itu, korban juga mengalami kerugian sebesar Rp280 Jt (Mobil HR-V) dan Rp290 jt (Mobil Mini Copper).

(Redaksi)


Kondisi Kapal Kargo Acacia Nassau Saat Ini.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Terungkap hal-hal baru, bahwa pemotongan kapal Kargo Acacia Nassau di Galangan Pax Ocean di PT Graha Trisaka Industri (GTI), Tanjung Uncang, Batam "Tidak Mengantongi Ijin". Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Budi Mardiyanto saat memimpin Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) diruang rapat Komisi I DPRD Batam, Senin (1/3-2021).

Budi Mardiyanto mengatakan, diketahui bahwasannya kapal Kargo Acacia Nassau yang awalnya sedang Docking di PT GTI, dan belakangan diketahui bahwa kapal tersebut sudah di potong-potong. "Adalah benar tidak memiliki ijin resmi untuk melakukan pemotongan kapal"

"Disini kami baru mengetahui bahwasannya PT GTI tidak memiliki ijin resmi untuk melakukan pemotongan kapal," ungkap Budi kepada para awak media.

Lebih lanjut Budi mengatakan, banyak hal yang harus dipenuhi terlebih dahulu oleh perusahaan terkait dengan Undang-Undang yang berlaku di Indonesia. Dan, hal ini perlu ia tegaskan kembali kepada pemerintah dalam hal ini pihak KSOP Batam, untuk melindungi daripada hak-hak negara.

"Dokumennya saja masih banyak yang harus dilengkapi, namun aktifitas pemotongan kapal sudah mereka lakukan. Ada apa ini?," ujar Budi heran.

Maka dari itu, untuk menghentikan segala aktifitas yang sedang berlangsung disana, tidak hanya cukup dengan mengeluarkan surat saja, namun diperlukan juga pengawasan yang ketat dari pihak-pihak terkait dalam hal ini KSOP Batam.

"Kita kan tidak tahu, surat sudah diterima mereka tetapi kegiatan masih tetap ada. Nah, ini yang harus kita tekankan kembali kepada KSOP," tuturnya.

Lanjutnya, terkait dengan delegasi yang dikirimkan oleh pihak perusahaan untuk menghadiri rapat, Budi menyatakan pihaknya sangat kecewa sekali. Hal itu dikarenakan perwakilan tersebut tidak berkompeten dalam menjawab setiap pertanyaan yang diajukan.

"Tidak menutup kemungkinan kami akan membawa permasalahan ini ke pusat, karena indikasinya ada penggelapan hak-hak negara yang tidak dijalankan oleh PT GTI," ucapnya.

"Tidak hanya terkait dengan kapal ini saja, bisa jadi Batam ini dijadikan area mafia perkapalan. Hal itulah yang akan menjadi konsen laporan kami ke pusat," ujarnya lagi.

Senada, anggota Komisi I DPRD Batam, Utusan Sarumaha menambahkan pihak perusahaan sebelumnya tidak ada memberi laporan kepada Bea Cukai Batam, terkait adanya perubahan perizinan dari docking menjadi alat transportasi barang.

"Sebelumnya kapal Acacia itu hanya memiliki ijin docking disana. Namun, sampai dengan kapal itu dipotong tidak ada laporan perubahan perizinan," tuturnya 

Lanjutnya, jika kapal tersebut sudah dipotong-potong kemudian potongan besinya sudah dijual, seharusnya perusahaan tersebut harus melalui Bea Cukai terlebih dahulu.

"Kalau besinya dijual keluar negeri ataupun dijual di dalam negeri, harus melalui Bea Cukai," tegasnya.

Maka dari itu, Utusan meminta kepada instansi terkait lainnya untuk melakukan pengawasan yang ketat terhadap PT GTI, supaya pengungkapan proses penyalahgunaan perizinan bisa diselesaikan dengan sebaik-baiknya.

(Redaksi/Fay)



Rumah Warga Gantung Diri

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Sekitar pukul 7:30 WIB, Warga Sagulung Bahagia, Sei. Lekop, Batam dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pria yang tewas gantung diri dirumahnya. Mayat pria tersebut diketahui bernama, Budi Sugiarto (33) yang beralamat di Blok KM No. 28 Sagulung Bahagia, Sei. Lekop, Batam, Senin (1/3-2021).

Kapolsek Sagulung, AKP Yusriadi Yusuf ketika dikonfirmasi oleh awak media membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. "Mengenai motif pria tersebut gantung diri saat ini masih didalami. Saat ini keluarga masih dalam kondisi berduka, jadi kita belum bisa mintai keterangan," ujarnya

Kata dia, korban pertama kali ditemukan oleh saksi, Simatupang yang merupakan rekan korban, karena merasa curiga lama tidak melihat korban dan ia pun pergi mendatangi rumah korban.

"Saat sampai di rumah korban, ia mengetuk pintu dan tidak ada respon. Ia lalu mengintip dari lubang angin dan melihat korban sudah dalam posisi tergantung," jelasnya.

Setelah melihat kejadian itu, Yusriadi mengatakan saksi pun kemudian melaporkan perihal hal tersebut kepada Ketua RT setempat dan Ketua RT itu langsung menghubungi pihak Polsek Sagulung.

"Sebelumnya pada Minggu (28/2/2021) sekitar pukul 8.30 WIB, korban sempat mendatangi rumah orang tuanya. Ia meminta izin untuk pamit pergi bekerja di Tanjung Pinang dan menitipkan beberapa dokumen kepada ayahnya," bebernya.

Sementara itu, menurut tetangga korban, Mama Jeriko mengatakan korban dikenal sebagai orang yang ramah dan sopan terhadap masyarakat sekitar.

Bahkan, kata dia korban juga sering bermain dengan anak-anak kecil di sekitar area komplek rumahnya.

"Kami gak nyangka dia sependek itu pikirannya. Padahal dia orang baik, sering main sama anak-anak," ujarnya.

Ia menduga, korban bisa bertindak senekat itu mungkin dikarenakan faktor ekonomi yang dialami oleh korban. "Mungkin karena tidak ada kerjaan. Kita juga kurang pasti tau kenapa," bebernya.

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, saat ini rumah korban telah dipasangkan garis Polisi. Tidak ada keramaian atau pun kerumunan warga yang berkumpul di lokasi tersebut.

(Redaksi/Exp)



Gotong Royong Bhabinkamtibnas Bersama Forum Anak Nasional Kabupaten Natuna

NATUNA KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka menciptakan lingkungan yang bersih serta menanamkan sejak dini untuk peduli terhadap lingkungan, Bhabinkamtibmas Polsek Bunguran Timur Brigadir Mudiyanto bersama Forum Anak Nasional (FAN) Kabupaten Natuna melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan di Pantai dan taman makam di wilayah RT.002 RW. 007 Batu Kapal Kelurahan Ranai Kota Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna, Minggu pagi (28//02/2021).

Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Bunguran Timur Kompol Mangatur Sibarani mengatakan bahwa Gotong royong bersama Forum Anak Nasional (FAN) Kabupaten Natuna ini di laksanakan dalam rangka menciptakan lingkungan yang bersih serta menanamkan sejak dini untuk peduli terhadap lingkungan.

"Kami melalui Bhabinkamtibmas memberikan pemahaman kepada anak-anak yang tergabung dalam Forum Anak Nasional  Kab. Natuna untuk sejak dini mencintai serta peduli terhadap lingkungan sekitar dengan cara bergotong royong bersama," ujar Kapolsek Bunguran Timur.

Brigadir Mudiyanto selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Batu Hitam ini juga menghimbau kepada mereka agar dalam melakukan kegiatan diluar rumah selalu menerapkan Protokol Kesehatan dengan 5M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, Menghindari Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas).

"Diketahui bahwa sampai saat ini kasus Covid-19 masih terus ada untuk itu Protokol Kesehatan ketat wajib tetap di jalankan," tambah Brigadir Mudiyanto.

Pada kesempatan ini,  Brigadir Mudiyanto juga selalu mendukung kegiatan yang di laksanakan Forum Anak Nasional (FAN) Kab. Natuna yang bersifat positif.

Ia juga turut menghimbau untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyebabkan hilangnya ke asrian serta kebersihan lingkungan ini.

(IK)


Lokasi PT. Barokah Utama Batam Terbakar. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Gudang pabrik penyuplai sepeda yang berada di Kawasan Hijrah Industrial Estate, Baloi, Batam Kota, terbakar, Minggu, (28/2/2021) pagi.

Penanganan kebakaran, sebanyak sembilan (9) unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik BP Batam dan Pemko Batam beserta 2 unit mobil water cannon Polresta Barelang dikerahkan ke lokasi kebakaran

Pantauan awak media, petugas masih berjibaku memadamkan api. Mencegah agar api tak menyambar ke pabrik plastik yang berada disebelahnya.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 Wib. Tampak kepulan asap tebal membumbung dari kawasan pabrik.

Lokasi kebakaran itu juga berdekatan dengan pabrik air minum PT Sanford, produsen air minum kemasan di Kota Batam.

Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui pasti mengenai penyebab dan kerugian yang dialami dari kejadian ini. 

(Fay)


Penyerahan SK oleh Ketua SMSI Kepri Kepada Pengurus SMSI Batam, Bintan, Lingga dan Natuna. 

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Kepengurusan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) tingkat kabupaten di Cabang Kepulauan Riau sudah terbentuk. Bahkan, empat pengurus SMSI kabupaten sudah ada Surat Keputusan dari SMSI Cabang Kepri yang ditandatangani oleh Zakmi selaku ketua dan Haryanto sebagai sekretaris.

SK tertanggal 25 Februari itu diserahkan ke masing-masing pengurus. Untuk Ketua SMSI Kota Batam dijabat oleh Indra Helmi Pemred Probatam, Ketua SMSI Bintan dijabat oleh Ramdan Dirut Barometerrakyat.com dan Ketua SMSI Lingga dijabat Kasmadi (dirut Terkininews.com) serta Ketua SMSI Natuna Rianto Saut Halomoan Sianipar (Pimpinan Umum harianmetropolitan.co.id).

Menurut Zakmi, dengan terbitnya SK kepengurusan SMSI di empat Kabupaten ini, masing-masing kepengurusan sudah bisa menjalankan kegiatan roda organisasi dengan tetap berpegang teguh pada AD/ART dan Peraturan Organisasi.

“Pembentukan kepengurusan di kabupaten dan kota ini merupakan amanat Rakernas SMSI September 2020 lalu di Anyer, Cilegon Banten. Dalam waktu dekat, kepengurusan SMSI Kabupaten Karimun dan Kabupaten Anambas juga akan di-SK-an. Kawan-kawan yang menerima mandat di dua kabupaten ini sedang menyiapkan struktur kepengurusannya. Untuk pelantikan akan dijadwalkan kemudian hari karena saat ini masih dalam masa pandemi. Mudah-mudahan tiga bulan ke depan bisa kita lakukan pelantikan serentak,” sebut Zakmi, Sabtu (27/2/2021) di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Zakmi juga berpesan agar kepengurusan yang sudah dibentuk merangkul perusahaan media siber yang belum bergabung agar ikut menjadi bagian dari SMSI di Kabupaten masing-masing. Saat ini, sebutnya sudah 120 perusahaan media siber di Kepri yang bergabung ke SMSI.

“Dari 120 perusahaan yang sudah bergabung, 80 persen di antaranya sudah terverifikasi Dewan Pers. Ada 16 perusahaan media siber di Kepri yang sudah sampai pada verifikasi faktual. Bahkan, menurut Dewan Pers pertumbuhan industri media massa di Kepri merupakan terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta,” terangnya.

Zakmi berharap agar kepengurusan baru SMSI di empat kabupaten dan kota yang sudah di-SK-kan ini cepat konsolidasi untuk menjalankan program kerja SMSI dengan tujuan untuk membawa anggota SMSI lebih profesional dalam mengelola bisnis pers serta mematuhi AD/ART dan Peraturan Organisasi.

“Perusahaan pers harus dikelola secara profesional. Semoga perusahaan media siber anggota-anggota SMSI bisa cepat lepas dari kesulitan-kesulitan finansial akibat pandemi Covid-19,” kata Zakmi.

Zakmi juga berharap agar perusahaan-perusahaan media anggota SMSI terus melakukan pelatihan dan pembinaan kepada karyawannya, termasuk wartawannya agar setiap perusahaan pers anggota SMSI selalu menyajikan berita sesuai dengan harapan pembaca.

“Ingatkan kru di devisi redaksi agar selalu mematuhi kode etik jurnalistik dan UU No 40 tentang Pers dalam menyajikan berita agar media anggota-anggota SMSI di Kepri menjadi pilihan utama pembaca termasuk dalam mencari refrensi,” kata Zakmi.

Sebagai media massa siber yang merupakan bagian dari media digital, sambung Zakmi, mesti selalu mesti meng-update kemampuan karyawannya agar terus bisa beradaptasi mengikuti tren media massa kekinian. Zakmi juga mengingatkan agar anggota SMSI di Kepri ikut mendorong lajunya pembangunan daerah agar ekonomi daerah terus tumbuh. 

“Ini penting dilakukan karena media massa ditakdir untuk berpihak kepada masyarakat banyak dan kepentingan bersama. Maksimalkan fungsi informasi dan edukasi untuk mengajak pembaca berlomba-lomba menciptakan kreativitas baru, berinovasi dan terus menyosialisasikan manfaat dan strategisnya berpromosi menggunakan sarana digital termasuk di media siber. Selain itu Media mesti bersinergi dengan pemerintah dalam upaya menyukseskan program pembangunan untuk kemakmuran masyarakat,” sebutnya.

Redaksi


Kunker Panglima TNI dan Kapolri ke Papua. 

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM: Panglima TNI Mareskal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pertemuan dengan Satuan Tugas (Satgas)
Nemangkawi dalam rangkaian kunjungan kerja (kunker) ke Papua. Keduanya saling bergantian memberikan motivasi, apresiasi dan membakar semangat para prajurit tersebut. 

Menurut Hadi, titik keberhasilan dalam setiap tugas lapangan ialah kuatnya kerjasama antara TNI-Polri yakni dengan mensinergikan komunikasi dan kolaborasi yang dibarengi oleh evaluasi bersama setiap kegiatan yang telah dilakukan. 

"Pelaksanaan tugas tidak akan berhasil kalau tidak dilakukan bersama sama. Komunikasi, koordinasi dan kolaborasi kerjasama," kata Hadi dihadapan personel TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi, Jumat (26/2/2021). 

Sementara Kapolri Listyo Sigit menambahkan, soliditas TNI-Polri harus membatin dalam setiap personel di lapangan. Pasalnya keberhasilan dalam setiap operasi bukanlah milih satu dua orang ataupun institusi melainkan bersama. 

"Keberhasilan salah satu merupakan keberhasilan bersama," tandas Sigit. 

Tak lupa, mantan Kapolda Banten ini mengapresiasi kinerja Satgas yang telah ditorehkan selama menjalankan tugas memelihara keamanan Papua dari gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). 

"Banyak prestasi yang ditoreh oleh Satgas Nemangkawi dalam pelaksanaan tugas menangkap dan mengamankan pelaku.
Saya apresiasi kepada seluruh personil operasi Nemangkawi," ujar Sigit. 

Ia tak lupa mengingatkan bahwa ancaman KKB meningkat akhir-akhir ini. Disamping itu, Listyo Sigit juga mengharapkan personel Satgas turut mencermati isu-isu yang berkembang berkaitan dengan RUU Otsus. Adapun Otsus, menurut Sigit merupakan cara pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat Papua. 

"Waspadai kekuatan propaganda mereka, siapkan strategi menghadapinya.  Tanamkan kepada mereka bendera merah putih tetap berkibar," pungkas Kapolri.

Redaksi


Kapolda Kepri Disambut Kapolres Buntan. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Kapolda Kepri Irjen Pol. Dr. Aris Budiman M.Si, tinjau langsung kesiapan pengamanan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di PT. Bintan Alumina Indonesia (BAI). Dalam kunjungan tersebut Kapolda Kepri didampingi oleh Pejabat Utama Polda Kepri dan Kapolres Bintan, rombongan disambut langsung oleh Direktur Utama PT. BAI beserta para Staf Perusahaan. Sabtu (27/2/2021).
‌Dalam kesempatan tersebut Direktur Utama PT. BAI, Samtoni mengatakan, ia mengucapkan terima kasih atas kunjungan bapak Kapolda beserta Pejabat Utama Polda Kepri di Perusahaan ini. PT.BAI ini bergerak dalam memproduksi Alumina dan rencananya akan memulai ekspor ke negara Malaysia pada bulan Juli.

"Dan kami berusaha dalam pembangunan Perusahaan ini untuk tetap terus mengikuti aturan, menjaga lingkungan dan mentaati segala perundang-undangan yang berlaku, disamping itu Kami mengharapkan dukungan Polda Kepri khususnya terkait dengan pengamanan dan Saat ini pabrik belum operasional masih di dalam tahap penyelesaian pembangunan dan kami sudah menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 3500 orang," tutur Direktur Utama PT. BAI, Santoni.
‌Selanjutnya Kapolda Kepri Irjen Pol. Dr. Aris Budiman M.Si mengatakan, Polda Kepri dalam hal ini, sepenuhnya mendukung pembangunan yang dilakukan oleh PT BAI dan akan menyiapkan Personel untuk pelaksanaan pengamanan di PT. BAI, 

"Kami akan memberikan dukungan operasional kepada PT.BAI karena nantinya proyek ini juga akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat," ujar Kapolda Kepri Irjen Pol. Dr. Aris Budiman M.Si.
‌Humas Polda Kepri


Marison Silaban

BATAM KEPRIAKTUAL.COM
: Tidak terima adanya dugaan permainan tender proyek pengaspalan jalan Kota Batam. Puluhan pelaku usaha jasa konstruksi melaporkan hal ini kepihak Kejaksaan, Jumat (26/2-2021).

Melalui juru bicara nya Marison Silaban mengatakan, pihak Aspal Mixing Plant (AMP), selaku pihak Supliyer pengaspalan telah melakukan penolakan terhadap permohonan penerbitan surat perjanjian sewa alat (AMP) yang dilakukan oleh para pelaku usaha konstruksi pengaspalan jalan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam tahun 2021, yang dibawah naungan dinas Bina marga dan sumber daya air kota batam.

Dijelaskan Marison, syarat untuk ikut tender proyek pengaspalan secara online adalah memiliki surat perjanjian sewa alat milik AMP, oleh tiga supliyer yang ada di Kota Batam, yakni, PT Pulau Bulan Indo Perkasa, PT Kurnia Djaja Alam, dan Maju Bersama Jaya.

"Ke tiga PT tersebut secara serentak melakukan penolakan melalui surat balasan permohonan yang diberikan oleh para pelaku usaha, yang ingin ikut tender secara online untuk proyek pengasapalan jalan Kota Batam. Jadi kami menduga adanya permainan dan persekongkolan tender proyek," ujar Marison Silaban. 

Sehingga, lanjut Marison, sangat terasa, sebab setiap ada tender proyek pengaspalan, selalu ketiga PT dan kelompok kontraktornya tersebut yang selalu memenangkan proyek. Jika seperti ini buat apa dilakukan tender, jika ujung-ujungnya yang menang proyek PT itu saja.

"Supliyer tidak memberikan AMP kepada kontraktor lainnya. Sehingga membuat kontraktor lainya gugur ikut tender secara online. Yang mana syarat tender harus ada pendukung Supliyer peralatan dan bahan kerja di Kota Batam," kata Marison dengan kesal. 

Kemudian, ungkapnya, kontraktor lain merasa, bahwa semua tender telah dikunci oleh permainan Supliyer dan ke tiga PT dan kontraktor kroninya. Hal ini telah terjadi cukup lama dan terorganisir, sehingga membuat beberapa kontraktor yang tergabung dalam asosiasi untuk melaporkan permainan tender ini kepada pihak Kejaksaan.

Selanjutnya, Marison, juga meminta kepada Dinas terkait yaitu Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam dan BP Batam untuk mininjau lelang yang sudah berjalan dan tanyang saat ini, serta membatalkan nya. Karena di duga syarat 'Persekongkolan' antara pihak pemilik AMP dan kroninya. Dan hal bertentangan dengan undang-undang KPPU RI No. 5 tahun 1999 tentang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat.

"Pengaduan ini akan di tingkatkan lagi ke tipikor dan Ombusman. Dan kami ingin tender dilakukan secara adil dan semua kontraktor kebagian ikut terder, murni proyek yang akan membuat kami bertahan ditengah kondisi Pademi Covid19 saat ini," tutupnya.


Redaksi


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.