Gudang Penyuplai Sepeda di Lalap Sijago Merah
![]() |
| Lokasi PT. Barokah Utama Batam Terbakar. |
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Gudang pabrik penyuplai sepeda yang berada di Kawasan Hijrah Industrial Estate, Baloi, Batam Kota, terbakar, Minggu, (28/2/2021) pagi.
![]() |
| Lokasi PT. Barokah Utama Batam Terbakar. |
![]() |
| Penyerahan SK oleh Ketua SMSI Kepri Kepada Pengurus SMSI Batam, Bintan, Lingga dan Natuna. |
![]() |
| Kunker Panglima TNI dan Kapolri ke Papua. |
![]() |
| Kapolda Kepri Disambut Kapolres Buntan. |
![]() |
| Marison Silaban |
![]() |
| Utusan Sarumaha, Anggota Komisi I DPRD Batam. |
![]() |
| Prosesi Pelantikan Tiga Kepala Daerah Terpilih Kabupaten di Kepri. |
![]() |
| Foto: Istimewa. |
![]() |
| Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo. (Foto: Istimewa). |
![]() |
| Presiden Jokowi Saksikan Vaksinisasi Awak Media di Senayan. |
![]() |
| Foto: Istimewa. |
![]() |
| Proyek Pembangunan Infrastruktur Jalan, Parit dan Pendestrian Lingkar Madani Sadai. |
![]() |
| Presiden Jokowi meninjau pelaksanaan vaksinasi massal bagi wartawan, di Senayan (Foto: Istimewa) |
![]() |
| Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri. |
![]() |
| Barang Bukti Sabu 2 Kg yang Diamankan dari Tersangka. |
Penyeludupan narkotika jenis sabu itu dikendalikan oleh seseorang dari Negara Malaysia, J membawa barang haram itu dengan modus menjadi tenaga kerja ilegal. Pria itu diketahui masuk dari Pantai Air Tawar Johor menuju Indonesia melalui perairan Kepri tepatnya di Pulau Bintan.
"Berawal dari sebuah informasi, tim Subdit Gakkum Dit Polairud Polda Kepri melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan Pelaku berinisial j. Tim melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap kapal yang dinaiki pelaku di Area Pelabuahan Sungai Pasar Baru Bintan, saat pemeriksaan dan penggeledahan terhadap pelaku ditemukan barang bukti diduga narkotika jenis sabu dan bahwa barang Haram tersebut dibawa dari negara Malaysia dengan tujuan Pulau Bintan, Kepulauan Riau," jelas Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si. Rabu (23/2/21).
Saat dilakukan pemeriksan sambung Kombes Pol Harry, pria berinisial J Bin R itu berasal dari Lombok, dan menurut keterangannya pelaku ini dikendalikan oleh seorang warga China yang berada di Negara Malaysia. Rencana pengiriman Narkotika jenis sabu ini, dikendalikan oleh warga Indonesia yang sampai dengan saat ini masih terus dilakukan pendalaman oleh tim penyidik, Tutur Kabid Humas Polda Kepri.
"Adapun jumlah barang bukti yang diamankan adalah Narkotika jenis sabu seberat 2.051 gram dengan rincian 1 bungkus plastik dengan berat 1.010 gram, 1 bungkus plastik dgn berat 1.032 gram, dan 1 bungkus plastik kecil degan berat 0.9 gram dan sampai dengan saat ini terhadap pelaku dan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu telah diamankan di Kantor Ditpolairud Polda Kepri, Sekupang, Kota Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut serta penerapan pasal yang akan diberikan," tutupnya.
Redaksi/Humas Polda Kepri
![]() |
| Penangkapan Barang Seludupan Ratusan Unit HP. |
![]() |
| Foto: Istimewa. |
Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar, di Tanjungpinang, Selasa (23/02), mengatakan, Festival Barongsai merupakan kegiatan pariwisata pertama sejak mulai pandemi COVID-19 hingga sekarang. Festival Barongsai tersebut didukung Federasi Olahraga Barongsai Indonesia Kepri.
"Pariwisata Kepri harus bangkit setelah seluruh kegiatan pariwisata tidak dapat dilaksanakan karena pandemi COVID-19. Kegiatan perdana pariwisata pada Maret 2021 untuk menunjukkan kepada wisatawan asing bahwa Kepri sudah mulai aman dari COVID-19," katanya, dikutip dari situs resmi Diskominfo Kepri.
Buralimar mengatakan dalam tiga minggu terakhir, jumlah kasus aktif COVID-19 terus menurun. Berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19, jumlah kasus aktif COVID-19 tinggal 176 orang.
Terkait Festival Barongsai di Batam dan jumlah kasus aktif COVID-19 di Kepri yang relatif sedikit, ia berharap Singapura membuka pintu keluar-masuk warganya untuk menikmati keindahan alam di Batam dan Bintan.
Warga Singapura merupakan wisman yang paling banyak berkunjung ke Kepri sebelum pandemi COVID-19.
"Sampai hari ini wisman ke Kepri masih nol, namun wisatawan nusantara atau domestik cukup banyak berkunjung ke berbagai objek wisata di Batam dan Bintan," tuturnya.
Kawasan pariwisata di Lagoi, Bintan dan Nongsa, Batam paling siap untuk menerima wisatawan mancanegara. Pelaku usaha pariwisata di Bintan dan Batam memiliki komitmen untuk menerapkan protokol kesehatan.
"Di Lagoi, pihak pengelola pariwisata menyediakan laboraturium PCR untuk mendeteksi apakah karyawan maupun wisatawan terinfeksi COVID-19 atau tidak," katanya.
Buralimar mengatakan Singapura telah dua kali membatalkan rencana membuka akses warganya ke Batam dan Bintan. Ia berharap pada Maret 2021, akses warga Singapura ke Bintan dan Batam dibuka.
"Kami siap menyambutnya dengan menerapkan protokol kesehatan," ucapnya.
Redaksi

Penetapan Guernur dan Wakil Gubernur Kepri oleh DPRD Kepri.
TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Provinsi Kepri akhirnya secara langsung mengumumkan pengusulan, pengesahan dan pengangkatan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepri terpilih masa jabatan 2021-2024.
Pengumuman tersebut dilaksanakan dalam rapat paripurna istimewa di kantor DPRD Kepri Dompak, Selasa (23/2).
Paripurna yang langsung dipimpin Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak SH tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah mewakili Pj Gubernur Kepri Suhajar Diantoro.
Dalam penyampaiannya, Jumaga mengumumkan bahwa sesuai Surat Keputusan KPU Kepri telah menetapkan H Ansar Ahmad SE, MM dan Marlin Agustina ,SE sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Provinsi Kepri masa jabatan 2021-2024.
"Nantinya surat keputusan ini akan tertuang dalam berita acara yang akan kita usulkan ke Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri untuk segera di lantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepri definitif," ungkap Jumaga.
Jumaga juga mengungkapkan terimakasih kepada jajaran penyelenggara pemilu baik itu KPU Kepri, Bawaslu Kepri serta jajaran TNI Polri yang telah mensukseskan pelaksanaan pilkada Kepri.
Sumber: Diskominfo Kepri

Foto: Istimewa
TANJUNGPING KEPRIAKTUAL.COM: Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau menyatakan tidak ada lagi kasus aktif COVID-19 di Kabupaten Natuna dan Kepulauan Anambas.
Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tengku Said Arif Fadillah, di Tanjungpinang, Senin (22/02), mengatakan, total jumlah pasien COVID-19 di Natuna mencapai 90 orang, sebanyak 88 orang di antaranya berhasil sembuh, sedangkan dua orang lainnya meninggal dunia.
Sementara total jumlah pasien COVID-19 di Anambas mencapai 103 orang, sebanyak 102 orang sembuh, dan satu orang sembuh.
"Kasus COVID-19 di Natuna pertama kali terungkap pada 20 Oktober 2020, jauh setelah terjadi pandemi COVID-19 di Kepri, sementara Anambas pada awal November 2020," ujarnya, dikutip dari situs resmi Diskominfo Kepri.
Arif mengemukakan jumlah pasien COVID-19 di Batam terbanyak dibanding daerah lainnya di Kepri. Total jumlah pasien COVID-19 di Batam mencapai 5924 orang, sebanyak 5689 orang di antaranya telah sembuh, sedangkan 150 orang lainnya meninggal dunia. Jumlah kasus aktif di Batam sekarang tinggal 85 orang, jauh berkurang dibanding tiga pekan lalu.
Sementara di Tanjungpinang, total jumlah pasien COVID-19 mencapai 1383 orang, sebanyak 1309 orang di antaranya dinyatakan sembuh, dan 28 orang lainnya meninggal dunia. Kasus aktif COVID-19 di Tanjungpinang tinggal 46 orang.
Di Bintan, kata dia jumlah pasien COVID-19 drastis meningkat dalam beberapa hari ini. Total jumlah pasien COVID-19 mencapai 651 orang, sebanyak 596 orang di antaranya telah sembuh, dan 16 orang meninggal dunia. Jumlah kasus aktif di Bintan sekarang sebanyak 39 orang.
Di Karimun, total jumlah pasien COVID-19 mencapai 419 orang, sebanyak 398 orang di antaranya dinyatakan sembuh, dan 18 orang meninggal dunia. Jumlah kasus aktif COVID-19 di Karimun sekarang tinggal tiga orang.
Sedangkan di Lingga, total jumlah kasus COVID-19 hanya 55 orang, sebanyak 49 orang di antaranya dinyatakan sembuh, dan tiga orang meninggal dunia. Jumlah kasus aktif di Lingga tinggal tiga orang.
Total jumlah pasien COVID-19 di Kepri mencapai 8625 orang setelah hari ini bertambah 22 orang. Total jumlah pasien COVID-19 yang sembuh 8231 orang. Sementara jumlah orang yang meninggal dunia akibat COVID-19 sebanyak 218 orang. Jumlah kasus aktif di Kepri mencapai 176 orang.
"Kami imbau masyarakat untuk konsisten menerapkan protokol kesehatan," ucapnya.
Redaksi
![]() |
| (Foto: Istimewa), Kadishub Tanjungpinang |