2 Pelaku Pembakar Rumah di Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai Diamankan. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Dua tersangka pelaku pembakaran rumah milik Khairul Sah alias Ongah (29)  berhasil ditangkap Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Tanjung Beringin, Polres Serdang Bedagai di kawasan Kota Batam,  Rabu (2/12/2020) sekira pukul 19.00 WIB. 

Kedua tersangka adalah Anto (37)  Nanda (20) berdomisili di Dusun II Desa Mangga Dua, Kec. Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai. 

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang didampingi Kapolsek Tanjung Beringin, AKP M. Napitupulu S.Pd mengatakan kepada wartawan, Kamis (3/12/2020) bahwa penangkapan kedua tersangka lantaran diduga melakukan tindak pidana melakukan pembakaran rumah milik korban yang terjadi, Selasa, (16/6/ 2020) sekitar pukul 16.30 WIB. 

Selanjutnya korban melaporkan peristiwa itu ke Polsek Tanjung Beringin, sesuai LP/34/VI/YAN.2.6./2020/SU/RES SERGAI/ SEK TANJUNG BERINGIN tanggal 16 Juni 2020. 

Selanjutnya, Tim Opsnal Polsek Tanjung Beringin menyelidiki keberadaan para pelaku yang kabur usai melakukan tindak pidana pembakaran tersebut. 

Akhirnya keberadaan mereka diketahui, dan  bersama dengan Team Opsnal Polsek Batam Kota dan Polsek Bengkong Polresta Balerang, Polda Kepulauan Riau meringkus keduanya. 

Kronologis penangkapan tersangka, ungkap kapolres, Rabu (2/12/2020) sekira pukul 09.00 WIB,  Team Opsnal Polsek Tanjung Beringin tiba di Polsek Batam kota lalu berkoordinasi dengan Kapolsek Batam. 

Kemudian Team Opsnal Polsek Tanjung Beringin bersama dengan Team Opsnal Polsek Batam Kota menuju kearah wilayah hukum Polsek Bengkong  yang mana dari informasi yang didapat personel bahwa keberadaan kedua tersangka. 

Tersangka Anto sedang berdagang es tebu, dan setibanya Team gabungan di Hujasera Golden King Kelurahan Bengkong Laut, Kec. Bengkong Kota Batam . 

Team gabungan mengintai keberadaan kedua tersangka di tempat jualan es tebu, dan sekira pukul 15.00 WIB, Team melihat tersangka Nanda di kedai es tebu milik Anto. 

Kemudian Team gabungan mengintai dan mengikuti tersangka Nanda dan sekitar pukul 17.00 WIB, Team gabungan bertemu dan berkordinasi dengan Team opsnal Polsek Bengkong lalu Team mengikuti istri tersangka Anto yang sedang menuju kerumah sewa yang bertempat di komplek YKB. Blok F No. 1 Kelurahan Bengkong Laut Kec. Bengkong Kota Batam. 

Dan sekira pukul 19.00 WIB, tersangka Anto terlihat didepan rumahnya lalu Team langsung mengamankan  Anto kemudian Team juga mengamankan  Nanda di kedai es tebu di Hujasera Golden Kibg. 

Selanjutnya kedua tersangka dibawa dan diamankan ke Polsek Batam Kota dan selanjutnya diboyong ke wilayah hukum Polda Sumut, Polres Sergai, Polsek Tanjun Beringin guna proses penyelidikan dan penyidikan. 

"Tersangka diduga melakukan kejahatan yang mendatangkan bahaya bagi keamanan umum manusia atau barang (pembakaran rumah) sebagaimana di maksud dalam pasal 187  angka ke 1e dan angka ke 2e dari KUHPidana ancaman hukuman 15 Tahun penjara," pungkas kapolres.


Redaksi



Apel Bright PLN Batam Mensukseskan Pilkada 2020.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Tujuh hari menjelang Pilkada serentak 2020, PLN Terang Batam menggelar apel siaga bertempat di Kantor Unit Bisnis Layanan PLN Batam, Baloi, Kota Batam pada Kamis (3/12/2020) pagi.

Apel siaga tersebut dilaksanakan dalam rangka siaga pengamanan Suplay kelistrikan dalam mensukseskan Pilkada 2020 yang jatuh pada Rabu (9/12/2020) mendatang.

Direktur Operasional Bright PLN Batam, Awaludin Hafid mengatakan bahwa dalam mensukseskan Pilkada 2020 mendatang, PLN Terang Batam menjamin pasokan aliran listrik aman hingga proses penghitungan hasil Pilkada 2020 nantinya.

"Apel siaga ini menunjukan kesiapan PLN Terang dalam mensukseskan pesta demokrasi yang sebentar lagi akan dilaksanakan, yang mana dalam pemilu listrik sangat dibutuhkan terutama saat penghitungan suara," kata Awaluddin.

Untuk mengantisipasi gangguan yang tidak terduga, pihaknya juga menyiapkan cadangan genset dan tenaga cadangan atau AKI di kantor KPU dan Bawaslu serta di PPK kecamatan.

Sementara itu Ketua KPU Kota Batam, Herrigen Agusti mengapresiasi pihak PLN cerah Batam atas pengertian dan dukungannya dalam Pilkada 2020 ini dengan ikut serta demi suksesnya setiap tahapan Pilkada 2020 mendatang.

"Kami atas nama KPU Kota Batam sangat berterimakasih dan apresiasi kepada Bright PLN Batam atas pengertian dan dukungan Bright PLN Batam dalam pemilihan tahun 2020 ini dengan ikut berpartisipasi demi suksesnya setiap tahapan pemilihan tahun 2020 ini," ucap Herrigen saat dihubungi lewat telepon selulernya.

Bahkan kata Herrigen, pihak Bright PLN Batam memastikan bahwa tanggal 9 Desember nanti pada hari H tidak dilakukan perawatan listrik sehingga secara teknis tidak ada pemadaman listrik pada hari pemungutan suara.

"Selain itu, demi memastikan kelancaran tahapan selanjutnya Bright PLN Batam menyiapkan satu buah genset dan satu buah tenaga cadangan atau aki sebagai antisipasi jika ada gangguan listrik di gudang KPU dan gudang PPK disetiap kecamatan dimana akan dilakukan rekapitulasi tingkat kecamatan begitu juga dikantor KPU Batam," jelasnya.

"Tentu saja untuk generator yang disipakan di kantor KPU nantinya memiliki ddaya yang lebih besar," tambahnya.

Dikatakan, bahwa semua generator tersebut akan berfungsi secara otomatis apabila listrik mati, "sebagaimana, hal ini di setting oleh yang ahlinya yaitu petugas dari Bright PLN Batam," ucap Herrigen.

Dengan adanya generator ini, tentu saja harapan kami dalam pelaksanaan persiapan logistik, hari pemungutan dan rekapitulasi di PPK dan di KPU nantinya akan berjalan lebih lancar, "harapnya.

Redaksi


Supraptono, Warga Batam Yang Juga Purna Bhakti ASN BP Batam. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM
: Supraptono salah seorang warga Batam yang juga Purna Bhakti Aparatur Sipil Negara (ASN) BP Batam layangkan surat. Surat tersebut dilayangkan kepada Ketua Komisi VI DPR RI dan Kepala lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV Jln penghulu Haji Hasan Mustofa No 18 Kota Bandung.

Kata Supraptono, surat ini kembali ia layangkan, dikarenakan surat verifikasi ijazah yang dikeluarkan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV pada tanggal 30 November 2020, dinilai adanya kejanggalan.

"Dua surat yang dikeluarkan LLDIKTI ditandatangani Prof.Dr.Uman Suherman AS.M.Pd., diduga sangat aneh atau merupakan kejanggalan belaka. Dimana dalam dua surat tersebut, sangat ada perbedaan. Karena itulah saya menyurati Komisi VI DPR RI dan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV di Bandung," kata Supraptono, Rabu (2/12-2020).

Lanjutnya, menurut pengamatan nya adanya dua surat tersebut bukan saja merupakan kejanggalan belaka, akan tetapi juga ditemukan perbedaan yang sangat mendasar dalam kop surat dan tanda tangan diantara keduanya.

"Oleh karena itu, agar hal ini tidak terus menjadi polemik yang bisa menyebabkan kegaduhan atau bahkan menimbulkan adanya tindak pidana ditengah kehidupan masyarakat khususnya yang berada dikota Batam. Jadi mohon kiranya LLDIKTI wilayah IV dapat memberikan Klarifikasi terkait keabsahan kedua surat tersebut sesuai dengan prosedur yang berlaku," tuturnya. 

Dengan adanya Verifikasi tersebut, kata Supraptono, maka patut diduga Sdr. Rudi selama menjabat sebagai Ex-Officio Kepala BP Batam sampai dengan saat ini telah menggunakan/memakai Ijazah palsu.

"Kami mohon dengan hormat, kiranya Komisi VI dibawah kepemimpinan Bapak yang dalam hal ini merupakan Mitra Kerja Kementerian Teknis dibawah Koordinasi Menteri Koordinator Perekonomian RI / Ketua Dewan Kawasan Batam - Bintan - Karimun, agar mendesak Menteri Koordinator Perekonomian RI / Ketua Dewan Kawasan Batam - Bintan - Karimun untuk mencopot / memberhentikan Sdr. HM. Rudi SE.MM dari jabatannya selaku Ex Officio Kepala BP Batam karena diduga te lah melakukan pelanggaran pidana dengan ca ra menggunakan / memakai Ijazah palsu," ungkapnya.


alfred




Kepala BNNP Kepri, Brigjen Pol Richard Nainggolan.

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Seorang tersangka pengedar narkotika golongan I jenis sabu ditembak mati oleh petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri di Kecamatan Sagulung, Kota Batam pada Senin (30/11/2020) lalu.

Diketahui, pria tersebut berinisial SY (31) merupakan seorang karyawan swasta berdomisili di Kecamatan Galang, Kota Batam. 

Kepala BNNP Kepri, Brigjen Pol Richard Nainggolan menjelaskan kronologi penembakan terhadap pria tersebut bermula pada Senin (30/11/2020) sekira pukul 10.00 Wib, Petugas BNNP Kepri mendapatkan informasi dari masyarakat.

"Kita mendapatkan informasi bahwa di pelabuhan rakyat PT Pandan Bahari Tanjung Uncang akan terjadi transaksi narkotika golongan I jenis Sabu dan diduga berasal dari Malaysia. Selanjutnya sekira pukul 12.00 Wib petugas BNNP Kepri berangkat menuju ke Tanjung Uncang," jelas Richard, Rabu (2/12/2020).

Sekitar pukul 12.30 WIB petugas mendapat informasi bahwa Sabu tersebut turun di pelabuhan rakyat di daerah PT. Pandan Bahari dan akan di bawa oleh seseorang menggunakan sebuah motor Yamaha Mio.

"Kemudian petugas pun menuju ke Pelabuhan Rakyat PT Pandan Bahari itu, sekira pukul 13.15 Wib petugas melihat seorang menggunakan motor Yamaha Mio sesuai dengan ciri-ciri yang didapat," kata Richard.

Ketika petugas mencoba untuk menghentikan pemotor tersebut, tersangka mencoba melakukan perlawanan kepada petugas dan tidak mengindahkan tembakan peringatan petugas.

"Akhirnya petugas melakukan tindakan tegas terukur dengan melakukan tembakan ke arah kaki dan lengan tangan tersangka," jelasnya.

"Setelah tersangka dilumpuhkan, petugas membawa tersangka ke Rumah Sakit Charis Medika Batu Aji, dalam perjalanan menuju rumah sakit tersangka meninggal dunia karena kehabisan darah," tambahnya.

Dari pengungkapan itu, petugas menemukan barang bukti yang ditaruh di motor tersangka berupa 1 buah tas, yang didalamnya berisi 3 buah plastik teh cina yang yang berisikan Narkotika Golongan I Jenis Sabu seberat 3Kg.


Redaksi



Kapolri Jenderal Polisi, Idham Azis (Foto: Istimewa). 

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM: Kapolri Jenderal Polisi, Idham Azis memerintahkan Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Abdul Rakhman Baso untuk berkantor di Poso. Hal ini dimaksudkan guna memburu kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora yang diduga menjadi pelaku pembantaian satu keluarga di Sigi.

"Perintah Kapolri hari Selasa 1 Desember 2020, Kapolda Sulteng berkantor di Poso dan diback up oleh tim terbaik Bareskrim Polri," ungkap Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 2 Desember 2020.

Lebih lanjut, Argo menuturkan, saat ini Satgas Tinombala yang merupakan gabungan aparat TNI-Polri masih melakukan pengejaran terhadap kelompok MIT. Tim Densus 88, pasukan TNI, dukungan drone serta intel IT dikerahkan guna membantu proses pengejaran.

"Pasukan satgas Operasi Tinombala ke wilayah Desa Lembahtongoa, Sausu,  Salatanga," ujarnya.

Selain memburu Kelompok MIT, aparat gabungan juga melakukan trauma healing kepada warga paska aksi teror yang dilakukan kelompok MIT. Penempatan personel Brimob di tiga lokasi di areal transmigrasi Desa Levonu Sigi juga dikerahkan guna memberikan rasa aman kepada warga.

"Bantuan Sembako 400 paket dari Polda untuk masyarakat transmigrasi yang mengungsi di Dusun Levonu. Lalu perbaikan 6 buah rumah tinggal atau pos pelayanan umat sudah mulai dilaksanakan inisiasi dari Polda untuk kecepatan serta bantuan proses pemakaman korban berupa 4 peti mati dan bantuan duka air mata," katanya.

Lebih lanjut, mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini mengatakan pihaknya sudah melakukan dialog dengan tokoh masyarakat, agama serta tokoh adat Sulteng agar masyarakat tak termakan isu hoaks. "Pertemuan dengan pihak MUI, FKUB, media termasuk Komnas HAM sudah dilakukan untuk meredam suasana agar tetap kondusif," tutup Argo.

Redaksi


Foto: Istimewa

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang menyosialisasikan program Sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environmental/ Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan dan Lingkungan) kepada pelaku perhotelan dan restoran.

Dikutip dari situs resmi Didkominfo Kepri, program CHSE ini merupakan bagian dari program hibah pariwisata yang diluncurkan Pemerintah Pusat melalui Kementrian Pariwisata.

Sebanyak 75 perwakilan hotel dan restoran yang ada di Tanjungpinang mengikuti kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Hotel Aston Tanjungpinang, Selasa (1/12/2020).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Drs Surjadi MT menjelaskan, Sertifikasi CHSE sangat penting dimiliki oleh setiap hotel dan restoran di Tanjungpinang sebagai jaminan kepada wisatawan dan masyarakat bahwa produk dan pelayanan yang diberikan sudah memenuhi protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.

"Ini demi untuk memberikan kepercayaan terhadap hotel dan restoran itu sendiri," ujar Surjadi.

Selain pemberian pemahaman mengenai CHSE, dalam kegiatan ini Disbudpar juga memberikan pemahaman mengenai proses percepatan penyaluran dana hibah pariwisata. 

Surjadi menjelaskan, Tanjungpinang mendapatkan dana Rp3,5 miliar dari pemerintah pusat untuk hotel dan restoran dengan KLBI 01. Besaran dana itu dia jelaskan terbagi 30 persen untuk kegiatan dan 70 persen untuk pembiayaan hotel dan restoran. 

"Besaran dana hibah diterima masing-masing hotel dan restoran berbeda, tergantung besar pajak yang disetorkan," jelas Surjadi.

Sistem besaran dana hibah dihitung besaran pajak yang dibayarkan (oleh hotel atau restoran) di tahun 2019, dibagi jumlah pajak hotel dan restauran secara keseluruhan, kemudian dikali besaran dana hibah Rp2,5 miliar.

"Jadi dana hibah yang diterima setiap hotel dan restoran berbeda," tegasnya lagi.

Surjadi mengharapkan dana hibah ini dapat segera disalurkan. "Kita menargetkan pada minggu ini sudah bisa disalurkan," timpalnya.

Untuk mempercepat proses penyaluran, Disbudpar menggandeng DPPKAD untuk memberikan penjelasan mengenai persyaratan maupun kewajiban yang harus dipenuhi pengelola hotel dan restoran untuk mendapatkan dana hibah dimaksud.

Dalam kesempatan ini, Fengky Fesinto, Ketua Komisi II DPRD Kota Tanjungpinang yang turut hadir mengharapkan semua hotel dan restoran di Tanjungpinang dapat memperoleh sertifikasi CHSE. 

"Saya sepakat dengan Kadisbudpar. Bahwa dalam bisnis hotel dan restoran yang terpenting adalah bagaimana membangun kepercayaan. Berbicara pariwisata tentu yang terpenting adalah bagaimana meningkatkan pelayanan," ujarnya. 


Redaksi



Foto Ilustrasi. 

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Tim Cyber ​​Crime Polres Tanjungpinang sejauh ini belum menemukan adanya akun media sosial yang mengarah pada tindakan pidana ujaran kebencian dalam pelaksanaan Pilkada Kepri 2020.

Kepala Satuan Kriminal Reserse (Satreskrim) Polres Tanjungpinang, AKP Rio Reza Parindra menyebutkan, Selasa (21/12/2020) menjelaskan, pihaknya terus melakukan patroli di media sosial selama tahapan Pilkada Serentak 2020 berlangsung. Dan setakat ini ia menyebut susana Pilkada untuk Tanjungpinang masih kondusif. 

Belum ada laporan adanya tindakan melakukan ujaran kebencian atau penyebaran informasi bohong (hoaks) di akun media sosial yang mendekati meresahkan masyarakat.

"Ini tentunya harus diapresiasi. Kita menganggap masyarakat Tanjungpinang menggunakan media sosial dengan baik dan benar," pungkasnya.

Rio berharap kondisi kondusif seperti ini berkelanjutan hingga Pilkada Kepri berakhir.

"Kita sama-sama menginginkan kondusifitas Kota Tanjungpinang terjaga dengan damai, aman dan tentram," imbuhnya. 

Sumber: Diskominfo Kepri


Warga Berusaha Menaikkan sosok Mayat Pria Yang Mengambang di Pelabuhan. 

BINTAN KEPRIAKTUAL.COM: Sosok mayat pria tanpa identitas ditemukan tewas dalam keadaan mengambang di Pelabuhan Bulang Linggi Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Selasa (1/21/2020).

Mayat pria belum diketahui identitasnya tersebut, menghebohkan warga di Pelabuhan Bulang Linggi Tanjung Uban.

Salah seorang warga mengatakan, mayat pria tersebut ditemukan dilaut, pinggir pelabuhan. Dan warga sekarang berusaha menaikkan mayat kedarat.

"Kami terkejut melihat sosok mayat pria yang mengambang di laut, pas nya di pelabuhan. Sementara identitas mayat belum diketahui," ujar salah seorang warga yang menyaksikan.

Saat ini, belum ada laporan resmi dari Polres Bintan maupun Polsek Bintan terkait mayat pria tersebut yang mengambang dan apakah bunuh diri atau diduga pembunuhan.

Sementara ini, media kepriaktual .com  belum mendapatkan klarifikasi terkait kejadian tersebut dikarenakan no Whatsaap Kasat Reskrim tidak aktif. 

(M.HOLUL)


Konfrence Pers Polda Kepri. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Ditresnarkoba Polda Kepri dan Sat Resnarkoba Polresta Barelang berhasil mengamankan tiga orang tersangka inisial DE, AC dan AK alias K atas dugaan tindak pidana narkotika jenis Pil Ekstasi dan Sabu. Sebanyak 20.000 Pil Ekstasi dan 8.322 gram Sabu berhasil diamankan dari tangan para tersangka. 

Hal tersebut disampaikan oleh Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Darmawan, M. Hum., didampingi oleh Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Muji Supriyadi, S.H., S.Ik., M.H, Kabid HumaS Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si., dan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, saat Konferensi Pers di Media Center Bid Humas Polda Kepri, Senin (30/11/20).

"Hal pertama yang saya sampaikan adalah pengungkapan Narkotika jenis Sabu sebanyak 8 bungkus besar, yang berawal dari informasi yang diberikan oleh masyarakat kemudian ditindak lanjuti oleh Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Kepri," ujar Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Darmawan.

Kemudian, lanjutnya, pada tanggal 24 nopember 2020, sekira jam 16.00 wib, dilakukan undercover untuk menjemput seorang tersangka Inisial DE yang membawa narkotika jenis shabu tersebut dari malaysia dengan menggunakan kapal speed boat fiber. Saat tiba dilokasi tim langsung melakukan penangkapan dan membawa tersangka ke Perairan Laut Nongsa, Kota Batam dan disaat dilakukan penggeledahan ditemukan 1 buah jerigen warna biru.

"Didalam jerigen tersebut berisikan 5 bungkus sabu yang dibungkus dengan plastik kemasan merk qing shan, 2 bungkus sabu yang dibungkus dengan plastik kemasan merk Guan Yin Wang, dan 1 bungkus sabu yang dibungkus dengan lakban warna coklat dan setiap bungkusan sabu tersebut dibalut lagi dengan pempers merk drypers," tuturnya. 

Ditambahkanya, dari penangkapan terhadap Inisial DE kemudian tim melakukan pengembangan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka kedua berinisial AC pada hari selasa, tanggal 24 nopember 2020, sekira jam 23.00 wib di parkiran Hotel Ramayana, Nagoya, Kota Batam. Kemudian tim terus melakukan pendalaman lagi dan didapatkan satu berinisial A yang masih menjadi DPO.

"Dari hasil penimbangan keseluruhan barang bukti narkotika jenis sabu tersebut seberat 8.322 gram dengan dua orang tersangka Inisial DE dan AC dan hasil interogasi terhadap tersangka bahwa barang haram tersebut akan diedarkan di wilayah Surabaya dan Madura," ungkapnya.

Berikutnya pengungkapan Narkotika jenis Ekstasi sebanyak 20.000 Butir, Kronologisnya berawal dari informasi masyarakat tentang adanya peredaran narkotika Internasional dari Malaysia ke Indonesia diwilayah perairan Batam. 

Kemudian dilakukan Observasi dilapangan Tim opsnal dari Polda Kepri pada tanggal 18 November 2020 sekira jam 18.00 wib berhasil mengamankan satu orang laki-laki Inisial AK alias K dan pada saat dilakukan penggeledahan ditemukan pil atau tablet berwarna biru dan pink yang diduga narkotika jenis Ekstasi sebanyak 20.000 butir dengan rincian 10.600 butir pil berwarna biru dan 9.400 butir pil berwarna pink. Tersangka diamankan di Tanjung Uma Kecamatan Lubuk Baja Kota Batam.

"Dari keterangan tersangka bahwa barang bukti tersebut berasal dari Malaysia dan sampai saat ini Tim dari Dit Resnarkoba Polda Kepri terus melakukan pendalaman dan pengembangan dan diharapkan ini bisa membuka jaringan nya sehingga kita bisa mengungkap lebih banyak lagi barang bukti dan tersangka. Dan informasi yang kita dapat Pil ini akan diedarkan di Kepri dan didistribusikan ke tempat-tempat lain," ujarnya. 

"Atas perbuatannya para tersangka diatas dapat dikenakan pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) dan atau Pasal 123 ayat (1) Undang-Undang no 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana Penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun" Tutup Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si. 



Humas Polda Kepri



BNNK Tanjungpinang, Darsono. 


TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Guna menekan angka pemakai narkoba di kota Tanjungpinang, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tanjungpinang  kerap melakukan sosialisasi terhadap warga mengenai bahaya narkotika dan penyebaran narkotika di wilayah hukum Kota Tanjungpinang.

Untuk itu, masyarakat juga dapat berperan aktif dalam pemberantasan narkotika ini, salah satunya dengan memberikan informasi kepada aparat BNNK Tanjungpinang.

Untuk menggalang informasi dari masyarakat, BNNK Tanjungpinang  membuka layanan call center terkait penyebaran narkotika diwilayah Kota Tanjungpinang. 

"Bagi masyarakat Tanjungpinang yang mengetahui peredaran, serta memutuskan mata rantai peredaran narkotika bisa menghubungi no 08117751000," ucap Darsono Kepala BNNK Tanjungpinang, Senin (30/11/2020).

"Kami tidak bisa bekerja tanpa dukungan masyarakat, oleh karena itu kami membuka call center agar masyarakt bisa memberikan informasi kepada kami soal penyalah gunaan narkotika  dan penyebaran," tutup Darsono.


(M.HOLUL)



Supraptono

BATAM KEPRIAKTUAL.COM:
Salah seorang warga Batam, Supraptono layangkan surat kepada Menko Perekonomian RI terkait dugaan penggunaan Ijazah palsu oleh Pejabat Ex-Officio kepala Badan Pengusahaan Batam, H. M Rudi SE, MM.

Dalam Surat tersebut, Ia meminta kepada pihak Menko perekonomian RI atau Ketua Dewan Kawasan Batam, Bintan dan Karimun di Jakarta untuk segera mencopot atau memberhentikan Rudi dari jabatannya sebagai Ex-Officio kepala BP Batam.

"Melalui surat terbuka ini, kami berharap kepada Bapak Menteri Perekonomian RI selaku Ketua Dewan Kawasan Batam, Bintan, Karimun dapat mencopot/ memberhentikan Sdt Rudi yang kini telah berganti nama menjadi HM Rudi serta menambah gelar SE, MM dibelakang namanya tersebut dari Jabatannya sebagai Ex-Officio kepala BP Batam," tulis Supraptono lewat suratnya itu, Rabu (30/11-2020).

Adapun alasan pencopotan/pemberhentian yang diajukannya itu dikarenakan, sdr Rudi patut diduga telah melakukan pelanggaran tindak pidana sebagai pengguna/pemakai Ijazah palsu, agar tidak menjadi preseden buruk bagi jabatan kepala BP Batam berikutnya.

Sebelumnya, Supraptono yang juga diketahui Purna Bhakti  dari BP Batam itu mengaku sangat prihatin atas beredarnya informasi di Batam terkait dengan sebuah permasalahan yang melibatkan pejabat Ex-Officio kepala BP Batam H.M Rudi SE, MM.

Dimana, informasi tersebut bersumber dari hasil Verifikasi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV yang beralamat dijalan Penghulu  Haji Hasan Mustofa nomor 38 Kota Bandung dengan nomor surat 6950/LLIV/WS 2020 perihal Verifikasi sebagai balasan surat yang diajukan oleh Paulus Leon selaku salah seorang warga Batam.

Dalam suratnya itu, kata Supraptono bahwa Paulus Lein mempertanyakan kepada Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV tentang keabsahan Keserjanaan Strata 1 (S-1) atas nama Rudi, nomor registrasi 159.08.22.05/IJZ/2005 yang dikeluarkan oleh STIE Adhy Niaga Kota Bekasi Jawa Barat tanggal 22 Agustus 2005.

Dari Verifikasi oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV menyatakan bahwa daftar hadir Mahasiswa-Dosen (DHMD) setiap mata kuliah sebagai bukti telah melaksanakan perkuliahan sesuai dengan standar proses pembelajaran tidak ditemukan.

Kedua, kertu rencana studi dan kartu hasil studi sesuai dengan standar proses pembelajaran tidak ditemukan.

Ketiga, surat keputusan Yudisium kelulusan yang ditandatangani ketua STIE ADHY NIAGA tidak ditemukan dan terakhir data Mahasiswa tercatat di Pangkalan data pendidikan Tinggi.

"Surat sudah saya kirimkan hari ini alamat kantor Menko Perekonomian RI jalan Lapangan Banteng Timur 2-4 Jakarta," kata Supraptono.


Redaksi


Foto: Istimewa. 

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 di Provinsi Kepulauan Riau mencapai 4546 orang atau 81,35 persen dari total jumlah pasien sejak Maret 2020 sampai sekarang.

"Jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 hari ini bertambah 49 orang sehingga menjadi 4546 orang," kata Penjabat Sementara Gubernur Kepri Bakhtiar, di Tanjungpinang, Minggu (29/11).

Ia merincikan 49 pasien yang sembuh dari COVID-19 terdiri dari 17 orang di Kota Batam, 15 orang di Kota Tanjungpinang, lima orang di Kabupaten Bintan, dan 12 orang di Kabupaten Natuna.

Sementara jumlah pasien COVID-19 di Kepri bertambah 54 orang sehingga menjadi 5588 orang. Kasus baru COVID-19 itu tersebar di Kota Batam sebanyak 37 orang, Kota Tanjungpinang sembilan orang, Kabupaten Bintan tujuh orang dan satu orang di Kabupaten Karimun.

Sementara jumlah kasus aktif di Kepri tinggal 899 orang atau 16,09 persen. Kasus aktif COVID-19 tersebut tersebar di Batam 672 orang, Tanjungpinang 114 orang, Bintan 31 orang, Karimun 32 orang, Natuna 22 orang, Anambas 20 orang dan Lingga sebanyak delapan orang.

"Jumlah pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19 mencapai 143 orang atau 2,56 persen," ujarnya.

Bakhtiar menyerukan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran diri menerapkan protokol kesehatan dalam beraktifitas.

"Gunakan masker, rajin mencuci tangan dan jaga jarak saat berinteraksi," ucapnya.


Sumber: Diskominfo Kepri



Direktur Utama PT BAI, Santoni (Foto: Istimewa). 

BINTAN KEPRIAKTUAL.COM: Perusahaan asing berskala besar, PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) di Kawasan Ekonomi Khusus Galang Batang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau optimistis pabrik pengelolaan bauksit menjadi alumina mulai beroperasi awal tahun 2021.

Dikutip dari situs resmi Diskominfo Kepri, Direktur Utama PT BAI, Santoni, di Galang Batang, Bintan, Jumat (27/11), mengatakan, pabrik pengelolaan bauksit ini merupakan satu-satunya di Kepri.

Menurut dia, pengerjaan proyek "smelter" (fasilitas pengolahan hasil tambang yang berfungsi meningkatkan kandungan logam) sudah hampir selesai sehingga diperkirakan pada Januari atau Februari 2021 dapat beroperasi.

Bahan baku bauksit yang diolah di PT BAI tidak hanya dari Pulau Bintan, melainkan juga dari sejumlah daerah di Kalimantan. PT BAI akan memproduksi alumina dari bauksit dengan kadar alumina yang tinggi. Di Kalimantan banyak potensi bauksit dengan kadar alumina tinggi.

"Kalau untuk pasokan listrik sudah hampir 'ready'. Kami perkirakan PLTU di lokasi operasional beraoperasi mulai Desember 2020," kata Santoni.

Ia mengemukakan pembangunan "smelter" di PT BAI sudah berlangsung sekitar tiga tahun lalu. Nilai investasi yang ditanam untuk pembangunan PLTU dan "smelter" mencapai Rp30 triliun. 

Lahan yang digunakan di Kawasan Ekonomi Khusus Galang Batang itu sekitar 2300 hektare.

"Ada kendala sedikit terkait klaim lahan yang dilakukan oleh orang-orang yang mengaku sebagai penggarap lahan. Kami serahkan persoalan ini kepada pihak yang berwajib," ujarnya.

Santoni mengatakan investasi di Galang Batang ini tidak hanya menambah pendapatan daerah dan negara, melainkan juga mendorong pertumbuhan perekonomian.

"Kami utamakan warga lokal bekerja di PT BAI. Bahkan kami memberi pelatihan khusus kepada mereka di China," tuturnya.


Redaksi



MPP Palembang. (Foto: Humas KemenPANRB)

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM:
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) terbesar di Indonesia yang berada di Kota Palembang, Sumatra Selatan, Jumat (27/11/2020).

Dalam sambutannya, Tjahjo menyampaikan bahwa MPP harus menjadi solusi dengan menghadirkan pelayanan yang cepat, ramah, dan terintegrasi. Kecepatan memberikan layanan tersebut harus menjadi perhatian seluruh pemerintah daerah.

Lebih lanjut, Ia berharap pemerintah daerah memaksimalkan MPP agar pengurusan perizinan dan non-perizinan lebih efektif dan efisien.

“Kalau bisa satu jam kenapa harus berjam-jam, pelayanan memerlukan kecepatan, ramah dan terintegrasi itulah harus ada MPP,” ujarnya.

Komitmen kepala daerah, tegas Menteri PANRB, menjadi keharusan dalam menghadirkan pelayanan yang cepat melalui MPP.

“Komitmen Gubernur Sumatra Selatan dan Wali Kota Palembang adalah melayani masyarakat, dan maka dari itu dibentuk MPP. Tujuannya mempermudah masyarakat. Mereka masuk satu gedung, untuk urus KTP, pajak, nikah juga disiapkan. Masuk satu ruangan, urusan masyarakat selesai semua,” tegasnya.

Diungkapkan Tjahjo, pelaksanaan reformasi secara keseluruhan merupakan salah satu fokus dari pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Hal tersebut dilakukan dengan memangkas jalur birokrasi, sehingga proses pelayanan perizinan yang sebelumnya memakan waktu lama dapat diselesaikan dalam hitungan hari bahkan hitungan jam.

“Lima tahun lalu investasi banyak terhambat. Bapak Jokowi menginginkan pelayanan yang cepat,” tegasnya.

Tjahjo pun berharap MPP Kota Palembang ini dapat menjadi contoh pelayanan publik yang efektif dan efisien serta berkontribusi terhadap peningkatan investasi. Kehadiran MPP ini juga diharapkan dapat memacu daerah lain untuk meningkatkan kualitas pelayanan melalui pembangunan MPP.

MPP Kota Palembang merupakan MPP ke-30 di Indonesia yang memiliki unit layanan terbanyak dan fasilitas terlengkap se-Indonesia. Di pusat pelayanan modern ini disuguhkan 373 jenis layanan dari 28 instansi. Dengan luas area yang mencapai 2 hektare menjadikan pusat layanan ini sebagai MPP terluas di Indonesia.

Sejumlah unit layanan yang sudah tergabung dengan MPP ini antara lain Bank BNI, Bank BRI, Bank Sumsel Babel, PLN, PDAM, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, BPOM, PT Pos, PT Taspen, Pegadaian, Jasa Raharja, dan Kejaksaan Negeri.

Terdapat juga Polresta, Samsat, Imigrasi, Kementerian Agama, Ombudsman RI, Kanwil Pajak, ATR/BPN, DPMPTSP Provinsi, PUPR, BPPD Kota dan Provinsi, Kesbangpol dan Disnaker, Disdukcapil, Dinas Arsip dan Perpustakaan, serta Ikatan Arsitek dan PMI.

MPP Kota Palembang memiliki berbagai keunikan dibanding MPP lain. Misalnya, ada Anjungan Disdukcapil Mandiri (ADM) yang menyediakan fasilitas cetak Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan Kartu Identitas Anak (KIA).

Terdapat layanan unik lainnya seperti layanan pijat urut tunanetra, sudut UMKM, layanan Ombudsman, layanan konsultasi terdigitalisasi, photobooth yang terkoneksi dengan seluruh layanan, layanan konsultasi hukum, dan ruang komunitas.

Selain layanan administrasi, perizinan dan non-perizinan, pada MPPP ini juga disediakan berbagai sarana dan prasarana penunjang pelayanan, seperti Drive Thru SIM dan STNK, layanan antrean terintegrasi, dan layanan khusus disabilitas.

Kemudian layanan investasi, layanan mandiri, balai nikah gratis, area bermain anak, ruang laktasi, ruang rapat kapasitas gratis, arena/sudut baca, dan layanan foto digital gratis. 

(HUMAS KEMENPAN RB/UN)



Presiden Jokowi dalam sambutannya secara virtual pada Peringatan HUT ke-49 KORPRI, (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM
: Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasi atas semangat anggota Korpri yang di tengah situasi pandemi COVID-19 saat ini tetap menjalankan tugas pengabdian dari negara. Di tengah kesulitan dan keterbatasan yang ada di tengah pandemi, Kepala Negara berharap agar hal itu tak menjadi penghalang bagi para ASN untuk dapat bekerja dengan sigap dan cepat.

“Saya tahu dalam menjalankan tugas dari negara pasti ditemui banyak kesulitan, pasti memiliki banyak keterbatasan. Namun, saya berharap kesulitan dan keterbatasan itu tidak menjadi penghalang bagi kita untuk dapat bekerja dengan sigap dan cepat untuk membantu mengatasi berbagai permasalahan baik di bidang kesehatan maupun ekonomi,” ujar Presiden dalam sambutannya secara virtual pada peringatan HUT ke-49 Korpri, Minggu (29/11/2020)

Kepala Negara menegaskan bahwa saat ini pemerintah harus terus mempercepat reformasi birokrasi dan struktural. Pandemi yang melanda saat ini memberi momentum perubahan fundamental dari cara-cara biasa menjadi cara-cara luar biasa.

Para birokrat kini harus terbiasa memanfaatkan teknologi. Era pandemi sekarang ini adalah momentum sebagian besar birokrat harus bekerja dari rumah (work from home), mempercepat transformasi digital, serta menjadikan aparat birokrasi lebih adaptif dan lebih terampil memanfaatkan teknologi dengan mengedepankan inovasi dan kreativitas.

“Selain itu, reformasi struktural sudah tidak bisa ditunda-tunda lagi. Regulasi yang rumit dan menghambat kreativitas kerja harus dipangkas dan disederhanakan. Kelembagaan pemerintahan yang gemuk, tumpang tindih, dan tidak efisien harus segera diintegrasikan,” imbuhnya.

Jenjang eselonisasi yang panjang harus dapat dipangkas untuk mempercepat pengambilan keputusan. SOP yang panjang dan kaku harus dapat diringkas dan lebih fleksibel serta berorientasi pada hasil. Konsekuensinya, kompetensi SDM aparatur sipil negara harus menyesuaikan.

Selain itu, Presiden melanjutkan, aparatur sipil negara juga harus tetap menjalankan tugas kebangsaan. Keberadaan ASN di seluruh wilayah Indonesia sampai ke pelosok perbatasan negara dan pelosok desa merupakan simpul pemersatu bangsa yang selalu mengamankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, setia menjaga dan tunduk pada Negara Kesatuan Republik Indonesia, terus menjaga nilai-nilai bhinneka tunggal ika, serta menjaga nilai-nilai toleransi dan kerukunan.

“Keberadaan ASN di seluruh wilayah Indonesia juga harus bekerja untuk memotori pembangunan di seluruh pelosok Indonesia, menyampaikan prioritas program pembangunan nasional kepada masyarakat, aktif dalam pendidikan masyarakat, memberikan teladan dalam kehidupan bermasyarakat, serta menjadi motor pembangunan dan perubahan, terutama untuk masyarakat di daerah-daerah pinggiran dan terpencil,” ucap Presiden.

Oleh sebab itu, dalam kesempatan tersebut, Presiden juga sekaligus mengajak seluruh anggota Korpri untuk menjadi bagian penting dari proses perubahan besar-besaran yang sedang pemerintah jalankan dan memberikan warisan berharga dalam sejarah perjalanan bangsa untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Maju. 

(Setkab/BPMI/FID/UN)




Presiden RI, Jokowi (Foto: Istimewa).

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM:
Presiden Joko Widodo (Jokowi) membubarkan 10 badan dan lembaga nonstruktural. Selanjutnya, tugas mereka dialihkan kepada kementerian terkait. Keputusan ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 112 Tahun 2020.

10 badan dan lembaga non struktural tersebut meliputi Dewan Riset Nasional, selanjutnya tugas mereka dialihkan kepada Kementerian Riset dan Teknologi atau Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Lalu, Dewan Ketahanan Pangan, tugasnya dialihkan ke Kementerian Pertanian. Selanjutnya, Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura. Tugas badan ini dialihkan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Kementerian Perhubungan sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing.

Lalu, Badan Standardisasi dan Akreditasi Nasional Keolahragaan yang tugasnya dialihkan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga. Sedangkan, Komisi Pengawas Haji Indonesia dialihkan ke Kementerian Agama.

Kemudian, Komite Ekonomi dan Industri Nasional tugasnya dialihkan ke Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Serupa, Jokowi juga membubarkan Badan Pertimbangan Telekomunikasi. Setelah itu, tugas mereka dialihkan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Lalu, Komisi Nasional Lanjut Usia dibubarkan dan tugasnya dialihkan ke Kementerian Sosial. Senasib, Badan Olahraga Profesional Indonesia dibubarkan dan tugasnya dialihkan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Terakhir, kepala negara juga membubarkan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia. Selanjutnya, tugas badan ini dialihkan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Aturan itu mengatakan jika pengalihan tugas dan wewenang akan dikoordinasikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Pengalihan ini juga akan melibatkan Kementerian Keuangan, Badan Kepegawaian Negara, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Arsip Nasional Republik Indonesia dan kementerian/lembaga terkait.

Proses pengalihan tersebut diselesaikan paling lama 1 tahun sejak aturan tersebut diundangkan.

"Selama proses pengalihan kementerian yang melaksanakan tugas dan fungsi, wajib melakukan pengamanan terhadap aset dan arsip lembaga nonstruktural," bunyi aturan itu.

Dengan berlakunya aturan itu, maka seluruh aturan yang mengatur tentang lembaga non struktural terkait dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Perpres itu ditandatangani oleh Jokowi pada 26 November 2020 dan diundangkan pada tanggal yang sama.

Sumber: CNN Indonesia




Foto: Istimewa.

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM:
Istri dari pimpinan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Ali Kalora, berinisial L alias Umusyifa (28) ditangkap di Poso, Sulawesi Tengah, pada Rabu (29/7).

Dalam penangkapan di wilayah tugas Satgas Tinombala itu, Detasemen Khusus 88/Antiteror Polri turut mengamankan tersangka tindak pidana terorisme lain berinisial YS (21) yang masih berada dalam satu kelompok MIT pimpinan Ali Kalora.

"Yang bersangkutan adalah istri DPO (buron) atas nama Ali Kalora amir (pimpinan) MIT," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono melalui konferensi pers daring, Selasa (18/8).

Dia menerangkan bahwa kedua tersangka ditangkap pada waktu yang berbeda di sekitar wilayah Poso pesisir Selatan pada siang hari.

Menurutnya, tersangka L ditangkap karena telah menyembunyikan Ali Kalora yang berstatus buron. Selain itu, terungkap juga bahwa L bergabung dengan kelompok terorisme itu selama 23 hari.

"Keterlibatan tersangka satu menyembunyikan informasi terkait keberadaan kelompok teroris yang sudah ditetapkan dalam DPO," lanjut Awi.

Sementara, untuk tersangka YS, kepolisian menduganya merupakan perantara di kelompok terorisme itu untuk mengirimkan sejumlah bantuan logistik seperti uang dan makanan. Nantinya, keperluan itu digunakan oleh anggota kelompok teror itu untuk keperluan sehari-harinya.

"[YS] berencana mengantarkan uang sebesar Rp1,59 juta dan makanan atau kue ke kelompok MIT," ungkap Jenderal berbintang satu itu.

Mereka pun dijerat pasal 15 jo pasal 7 dan pasal 13 huruf c UU RI nomor 5 tahun 2018 tentang perubahanan UU nomor 15 tahun 2003 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU nomor 1 tahun 2002 tentang pemberantasan terorisme dengan ancamanan pidana penjara paling lama seumur hidup.

Sebelumnya, polisi pernah menangkap seorang seorang perempuan yang disebut sebagai istri Ali Kalora pada 2016 bernama Tini Susanti Kaduku, di Poso.

Ali Kalora sendiri menjadi pimpinan MIT setelah pimpinan sebelumnya, Santoso, tewas di tangan TNI. 

kepolisian menangkap 72 orang terduga terorisme selama periode 1 Juni hingga 12 Agustus 2020. Hal itu dilakukan dalam rangka pencegahan atau preventive strike terkait tindak pidana terorisme di Indonesia.

Ali Kalora adalah pimpinan kelompok teror di Poso yang paling dicari saat ini. Ia menggantikan posisi Santoso alias Abu Wardah, yang tewas ditembak pada Juli 2016 silam.

Meski Santoso tewas, para pengikutnya, termasuk Ali Kalora tak juga menyerahkan diri.

Sumber:CNN Indonesia




Foto: Istimewa

JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM:
Empat orang warga di Desa Lembontonga, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah diduga menjadi korban pembunuhan dari kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

Para korban dieksekusi langsung oleh Ali Kalora. Polisi menyatakan tindakan tersebut bertujuan untuk menyebarkan teror di masyarakat.

"Jadi mereka kadang-kadang suka melakukan aksi secara acak. Namanya teroris, jadi melakukan tindakan teror untuk menakut-nakuti masyarakat," kata Kabid Humas Polda Sulteng, Komisaris Besar Didik Suparnoto saat dikonfirmasi, Sabtu (28/11).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi pembunuhan itu pertama kali dilaporkan oleh Ulin, seorang saksi yang juga merupakan anak dari korban.

Kejadian terjadi sekitar pukul 09.00 WITA di kediaman korban di Dusun ST 2 Lewono. Kala itu, kelompok teroris sempat menyandera ayah dan ibu Ulin, Yasa dan Nei. Kemudian Ulin dan suaminya, Pino.

Ulin berhasil melarikan diri. Hanya saja, Ali Kalora cs telah mengeksekusi korban yang lain. Tercatat, empat korban tewas dengan kondisi nahas. Selain itu, pelaku juga sempat membakar salah satu rumah di sekitar perkampungan itu.

"Ada empat itu yang meninggal, atas nama Yasa kemudian Pinu, Naka dan Pedi," ucap dia.

Polisi masih mendalami kasus tersebut. Diduga kuat ada tiga orang buron dari kelompok MIT yang diduga terlibat dalam aksi pembunuhan itu.

Para pelaku pun melarikan diri ke arah hutan usai melakukan aksinya.

"Dari kemarin sampai dengan saat dengan saat ini, personel Satgas Tinombala masih melakukan pengejaran terhadap kelompok MIT yang telah melakukan teror," kata Didik.

Diketahui Ali Kalora menjadi pimpinan MIT setelah pimpinan sebelumnya, Santoso, tewas di tangan aparat.

Terakhir, Aparat TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Tinombala menembak mati dua anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, yang pernah masuk Kota Palu, Sulawesi Tengah. Keduanya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kapolda Sulteng Irjen Pol Abdul Rakhman Baso mengatakan dua anggota MIT itu ditembak di wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

"Kedua DPO inisial W alias A alias B dan AA alias A, dan ketika dilakukan penangkapan mereka melakukan perlawanan sehingga dilakukan tindakan tegas terukur yang menyebabkan kedua anggota MIT meninggal dunia," kata Abdul mengutip Antara, Selasa (17/11).

Masih ada 11 orang anggota MIT yang diburu oleh aparat keamanan. Polisi pun mengimbau agar mereka segera menyerahkan diri.

Sumber: CNN Indonesia.




Foto Ilustrasi

BATAM KEPRIAKTUAL.COM:
Pengunjung Sun Bred Bengkong terlihat "Kesal" karena helem yang digantungnya di motor nya tidak ada lagi. Hal itu diketahui ketika salah seorang pengunjung (Konsumen) inisial AP hendak pulang Sun Bred.

"Tiba di motor, saya lihat helem saya tidak ada lagi di motor. Sementara helem saya gantungkan di motor," ujarnya sambil mencari Helem nya disekitar parkiran, Sabtu malam (28/11-2020).

Lanjutnya, jika seperti ini kejadian, harusnya pihak managemen Sun Bred memberikan kenyamanan kepada pengunjung. Sehingga tidak lagi terjadi seperti ini, yaitu kehilangan helem.

"Kan kita kesal. Kenyamanan kita tidak ada lagi diparkiran Sun Bred Bengkong ini. Helem aja bisa hilang, apalagi motor," terangnya.

Ditambahkanya, ia juga berharap kepada pengunjung Sun Bred Bengkong, untuk tetap waspada terhadap motor dan helem ketika parkir.

"Diduga pencuri itu udah sering melakukan pencurian ditempat parkiran Sun Bred Bengkong," tuturnya.

Redaksi



Serah Terima Jabatan.

TANJUNG UBAN KEPRIAKTUAL.COM: Komandan Satuan Patroli Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Dansatrol Lantamal) IV, Letkol Laut (P) Arif Prasetyo,S.E., pimpin langsung upacara serah terima jabatan Komandan KRI Lepu-861 di Gedung Serba Guna Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan (GSG Fasharkan) Mentigi Tanjung Uban Bintan Kepri, Jumat pagi (27/11/2020). 

Jabatan Komandan KRI Lepu-861 resmi diserahterimakan dari Dansatrol Lantamal IV Letkol Laut (P) Arif Prasetyo kepada Mayor Laut (P) Windiansyah Dirgantara melalui upacara militer. 

Dimana jabatan Komandan KRI-861 sebelumnya diserahkan kepada Dansatrol Lantamal IV, Mayor Laut (P) Windiansyah Dirgantara sebelumnya dilantik sebagai Komandan KRI-861 jabatannya sebagai Kepala Divisi PBA KRI John Lie-358 Satuan Kapal Eskorta Koarmada I di Jakarta.

Sementara itu ditempat yang berbeda di Kantor Satrol Lantamal IV, dilaksanakan serah terima jabatan Ketua Ranting B Cabang 9 Korcab IV DJA I dari Ny. Dono Istiarto kepada Ny. Windiansyah Dirgantara melalui virtual yang dipimpin oleh Ketua Cabang 9 Korcab IV DJA I Ny. Arif Prasetyo.

Setelah upacara tersebut dilaksanakan acara ramah tamah dan pengarahan kepada segenap personel Satrol Lantamal I oleh Dansatrol Lantamal IV bertempat di GSG Fasharkan Mentigi.

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Lantamal IV mengatakan, serah terima jabatan  ini selain dalam rangka memenuhi tuntutan dinamika organisasi, juga merupakan salah satu kebijakan pemimpin TNI Angkatan Laut, untuk memberikan giliran penugasan kepada  para personel terpilih.

”Upaya pembinaan ini dilaksanakan secara terencana, bertingkat, berlanjut dan sinergis serta dipersiapkan secara cermat baik personel, materiil, metode, sarana dan prasarananya," jelasnya.

“Kedepan tugas dan tanggung jawab Komandan KRI semakin berat dan bervariasi, tuntutan untuk menjaga kedaulatan laut Nusantara dari pihak-pihak luar maupun dalam negeri harus disikapi secara serius dan profesional," pungkas Kadispen Lantamaml IV.

Redaksi/Dispen Lantamal IV Tanjungpinang



Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.