Karyawan PT Batamraya Sukses Perkasa (BSP) foto bersama warga penerima bantuan.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: PT Batamraya Sukses Perkasa (BSP), selaku badan usaha pengelola dan pembangunan KEK Tanjung Sauh, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR). Bersama dengan PT Harapan Jaya Sentosa, PT Tanjung Sauh Power, KSO Tata Wasco dan PT Maju Pesat 93, perusahaan mengadakan pembagian sembako kepada warga di wilayah Tanjung Sauh. Adapun dalam kegiatan ini dilibatkan juga Babinkamtibnas, Babinpotmar, Babinsa serta perangkat desa setempat . Sebanyak 200 paket sembako telah disalurkan kepada warga di tiga wilayah sekitar Tanjung Sauh yaitu  RT 01, RT 02, dan RT 03, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat sekitar. Program ini diharapkan dapat meringankan beban warga serta mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat setempat. Supervisor Lapangan PT Batamraya Sukses Perkasa, Sabriadi Ritonga, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan sebagai wujud kepedulian nyata bagi masyarakat sekitar. “CSR ini menjalin silaturahmi kepada masyarakat, yaitu kita sebagai perwakilan dari perusahaan menyampaikan bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Kami ingin terus berkontribusi berkelanjutan kedepannya atas kebutuhan masyarakat sekitar,” ujar Sabri, Rabu (26/2/2025). Perwakilan warga penerima manfaat juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang telah diberikan. “Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada PT Batamraya Sukses Perkasa dan mitra-mitra lainnya. Sangat berarti untuk kami disini,” ujar Nurliana, Ketua RT 01. Melalui kegiatan ini, PT Batamraya Sukses Perkasa bersama para mitra berharap dapat terus berperan dalam pembangunan sosial dan ekonomi di Tanjung Sauh, serta memperkuat hubungan yang harmonis dengan masyarakat setempat. Fay


Tim dari PT CDN foto bersama Bikers Motor Camp 2025, Jalin Kekompakan dan Kekeluargaan Bikers Honda Kepri

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM
: PT Capella Dinamik Nusantara, selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau, sukses melaksanakan Honda Bikers Motour Camp 2025. 

Kegiatan ini menghadirkan pengalaman touring dan camping yang seru bersama komunitas One Heart Community Kepri, dengan rangkaian acara seperti rolling city, gathering, fun games, dan camping yang berlangsung di Poyotomo, Bintan.

Kegiatan diawali dengan titik kumpul di kantor pusat PT Capella Dinamik Nusantara Kepulauan Riau, di mana seluruh peserta mendapatkan briefing dari Pulihanafiah Harahap, selaku PIC Community. 

Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan mengajak mereka untuk login Honda Community ID (HCID) serta mengikuti event secara digital guna mendapatkan tambahan poin HCID. 

Setelah pemaparan rute perjalanan dan agenda acara, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama sebelum memulai perjalanan menuju Bintan.

Para peserta melakukan perjalanan rolling city dengan rute Main Dealer Capella Dinamik Nusantara – Pelabuhan Roro Telaga Punggur – Pulau Bintan – Poyotomo Bintan. 

Sesampainya di lokasi camping, peserta diarahkan ke tenda masing-masing untuk beristirahat sejenak sebelum mengikuti sesi sharing komunitas. 

Dalam sesi ini, peserta mendapat wawasan lebih dalam mengenai HCID serta berbagai aktivitas komunitas yang akan dilaksanakan pada tahun 2025.

Malam harinya, acara semakin meriah dengan sesi barbeque, karaoke, dan hiburan musik yang sudah disiapkan panitia. Kebersamaan antar-bikers semakin erat dengan suasana hangat dan penuh semangat. Keesokan paginya, kegiatan dimulai dengan senam pagi bersama, dilanjutkan dengan sarapan bersama, sebelum menuju sesi fun games.

Panitia telah menyiapkan tiga jenis fun games yang menguji kekompakan dan kerja sama tim. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti setiap tantangan yang diberikan. Setelah sesi permainan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama dan pengumuman pemenang lomba.

Pulihanafiah Harahap, selaku PIC Community PT Capella Dinamik Nusantara, secara langsung menyerahkan hadiah kepada para pemenang. Sebelum acara ditutup, seluruh peserta dan panitia mengabadikan momen dengan sesi foto bersama.

“Kegiatan ini menjadi momen spesial karena dilaksanakan di luar kota Batam, sehingga peserta harus menyeberang dari Pulau Batam menuju Pulau Bintan menggunakan kapal Roro sebelum melanjutkan touring ke lokasi camping. Touring gabungan ini sudah lama dinantikan oleh para bikers Honda di Kepulauan Riau, termasuk peserta dari Batam dan Tanjung Balai Karimun yang rela menempuh perjalanan jauh untuk bergabung,” ujar Pulihanafiah Harahap, PIC PT Capella Dinamik Nusantara Kepulauan Riau.

Hal senada juga disampaikan oleh Saputra Harahap, salah satu member HAI Batam yang turut hadir dalam acara ini. 

“Acara ini benar-benar seru! Selain touring jarak jauh yang menantang, lokasi camping yang eksotis di Pulau Bintan membuat event ini semakin berkesan. Ditambah dengan beragam aktivitas menarik dan fun games, kami merasa semakin solid dan kompak sebagai bagian dari komunitas Honda di Kepri," pungkasnya.

Fay


HARRIS Barelang Batam & YELLO Hotel Harbour Bay Batam Berkontribusi dalam Aksi Bersih-Bersih HPSN 2025 di Pantai Tanjung Uma.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025, aksi bersih-bersih digelar di Pantai Tanjung, Tanjung Uma, Batam, pada Sabtu (22/2/2025). 

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara PT BatamOn Global Group, Forum Peduli Sampah Seluruh Indonesia (FORPASI), dan Dompet Dhuafa Kepri, serta mendapat dukungan dari berbagai mitra bisnis, pendidikan, dan komunitas lokal.

Sebagai bagian dari program keberlanjutan Ascott Cares, HARRIS Barelang Batam dan YELLO Hotel Harbour Bay Batam turut serta dalam aksi ini dengan mengerahkan 20 orang relawan.

Partisipasi ini menjadi wujud nyata komitmen dalam mendukung lingkungan yang lebih bersih dan sehat, khususnya di kawasan pesisir Batam.

Kami percaya bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga seluruh komunitas dan pelaku industri, termasuk sektor perhotelan. Melalui Ascott Cares, kami ingin memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan perubahan positif bagi lingkungan sekitar,” ujar Ophelia Firsty, Marketing & Branding Manager HARRIS Barelang Batam.

Kegiatan ini berhasil mengumpulkan 791,5 kg sampah dari Pantai Tanjung, dengan melibatkan lebih dari 150 relawan dari berbagai perusahaan, lembaga pendidikan, dan komunitas sosial. 

Selain aksi bersih-bersih, juga diadakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga sekitar serta upacara mengheningkan cipta untuk memperingati dua dekade Peristiwa Leuwigajah, sebagai pengingat pentingnya pengelolaan sampah yang lebih baik.

Acara ini sukses terselenggara berkat kolaborasi lintas sektor, termasuk SMA Maitreyawira, WCD Batam, JnT Batam, SMA Kallista, SMA N 2 Batam, Bye-Bye Plastic Bag, Mapala ITEBA, Mapala Polibatam, Grand Mercure Batam Center, dan lainnya.

Dengan semangat kolaborasi untuk Indonesia bersih, aksi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola sampah dengan lebih bertanggung jawab.

Fay


Kadis Kominfo Provinsi Kepri, Hasan, mewakili Gubernur Provinsi Kepri H. Ansar Ahmad foto bersama pengurus PWI Kepri.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM
: Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Saibansah Dardani mengajak semua wartawan anggota PWI Kepri untuk kembali bersatu dan beraktivitas di 'rumah besar' bersama, PWI. Apalagi, setelah hajatan Konferprov Luar Biasa (KLB) PWI Provinsi Kepri telah sukses digelar pada hari Sabtu, 22 Februari 2025 di Hotel 89 Penuin Batam.

"Hajatan KLB PWI Provinsi Kepri telah usai dan menghasilkan Ketua PWI Kepri dan Ketua Dewan Kehormatan PWI Provinsi Kepri definitif, maka saatnya semua anggota PWI di Kepri untuk kembali bersatu dan bersama-sama membesarkan organisasi profesi wartawan tertua di Indonesia ini," ujar Saibansah yang akrab disapa Cak Iban itu.


Dengan kembali bersatu dan menguatkan sinergitas antar sesama anggota PWI Kepri, lanjut Cak Iban, maka organisasi profesi wartawan ini akan kembali disegani dan berwibawa di mata masyarakat dan pemerintah.

KLB PWI Provinsi Kepri yang digelar di Hotel 89 Penuin Batam itu dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo (Kadis Kominfo) Provinsi Kepri, Hasan, mewakili Gubernur Provinsi Kepri H. Ansar Ahmad yang sedang mengikuti program retret bersama para kepala daerah Indonesia di Magelang Jawa Tengah.

Saat membuka secara resmi KLB PWI Provinsi Kepri, Hasan menyampaikan rasa apresiasinya terhadap kinerja PWI, meskipun terdapat beberapa dinamika dalam organisasi. Hasan mengungkapkan bahwa dinamika tersebut adalah hal yang biasa terjadi di setiap organisasi dan bukan merupakan hambatan. Ia juga memastikan bahwa pemerintah selalu memberikan dukungan penuh terhadap segala kegiatan PWI.

"Mudah-mudahan dinamika yang ada dapat terselesaikan dengan cepat. Keberadaan kami selaku Pemerintah Provinsi Kepri berharap agar acara ini berjalan sukses dan lancar," kata Hasan.

Hasan menambahkan bahwa Konferprov Luar Biasa PWI Kepri merupakan kesempatan bagi organisasi untuk melakukan evaluasi, merumuskan program kerja yang akan datang, dan memilih pemimpin yang memiliki integritas.

"Kami berharap konferensi ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan pemimpin, tetapi juga sebagai upaya memperkuat solidaritas di antara wartawan serta meningkatkan kualitas pemberitaan yang lebih profesional dan berintegritas," tegasnya.

Sementara itu, tidak kurang dari 90 orang wartawan anggota PWI Kepri hadir secara fisik dan mandat. Mereka hadir dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kepri. Dari Kabupaten Karimun yang hadir adalah Sekretaris PWI Karimun, Fredy dan dua orang wartawan lain. Hadir juga pengurus PWI Bintan, dari Anambas, Natuna dan Tanjungpinang.

Sementara itu, setengah peserta lagi yang hadir adalah para wartawan anggota PWI Kepri dari Kota Batam. Dengan kehadiran dan antusiasme para wartawan tersebut, Steering Committee (SC) Konferprov Luar Biasa (KLB) PWI Provinsi Kepri menyatakan, jumlah peserta yang hadir secara fisik maupun mandat, telah quorum dan memenuhi syarat.

"Dari jumlah peserta yang hadir dan membawa mandat sebanyak 90 orang, maka Konfrenprov Luar Biasa PWI Provinsi Kepri dinyatakan quorum dan menenuhi syarat," ujar Ketua SC KLB PWI Provinsi Kepri, Rinaldi Samjaya, yang memimpin rapat didampingi Sekretaris Ramon Damora dan Denni Risman sebagai anggota.

Ketua Umum PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang dan Wakil Sekjen PWI Pusat Novrizon Burman yang hadir dalam KLB PWI Provinsi Kepri tersebut mengapresiasi dukungan dan tingkat kehadiran para peserta. Setelah menyaksikan seluruh rangkaian proses KLB PWI Kepri dari awal hingga akhir, Zulmansyah Sekedang menyatakan Konfrenprov Luar Biasa (KLB) PWI Provinsi Kepri ini sah dan menghasilkan keputusan yang legitimate.

"Konferprov Luar Biasa (KLB) PWI Provinsi Kepri ini sah, sudah sesuai dengan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga PWI," tegas Zulmansyah Sekedang.

Ditambah lagi dengan deretan panjang karangan bunga hingga hampir satu kilometer berisi ucapan dan do'a dari kepala pemerintah, instansi vertikal dan para pengusaha, semakin membuktikan dukungan yang luar biasa dan kepercayaan publik pada para wartawan senior yang terlibat dalam gerbong PWI berintegritas itu.

Sebelumnya, Ketua Umum PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, menegaskan bahwa dirinya tidak mendirikan PWI baru dan tidak perlu mengurus perizinan di Kementerian Hukum dan HAM.

"Sekali lagi, PWI tetap satu. Yang berubah hanya kepengurusannya setelah Dewan Kehormatan (DK) memberhentikan penuh atau memecat Ketua Umum Hendry Ch Bangun (HCB) dari anggota PWI dalam dugaan kasus cash back dana UKW bantuan Forum Humas BUMN," jelas Zulmansyah, Sabtu (15/2/2025) lalu.

Karena diberhentikan penuh, sesuai PD/PRT PWI, diselenggarakan Kongres Luar Biasa (KLB) PWI untuk memilih Ketua Umum PWI Pusat yang baru guna menyelesaikan sisa masa jabatan 2023–2028.

Namun, keputusan Dewan Kehormatan PWI tersebut ditolak oleh HCB yang merasa tidak bersalah dan tetap mengklaim dirinya sebagai Ketua Umum PWI. Hal ini kemudian memunculkan persepsi di masyarakat bahwa PWI terpecah menjadi dua.

"Persoalannya bukan pada PWI sebagai organisasi, melainkan pada pihak-pihak yang tidak mau melepaskan jabatan Ketua Umum meskipun sudah diberi sanksi oleh Dewan Kehormatan," lanjut Zulmansyah.

Zulmansyah mengakui bahwa HCB adalah Ketua Umum sah hasil Kongres PWI Bandung. Namun, setelah 16 Juli 2024, HCB telah diberhentikan penuh atau dipecat. Keputusan tersebut kemudian diperkuat melalui Kongres Luar Biasa PWI di Jakarta pada 18 Agustus 2024.

Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Sasongko Tedjo, menegaskan bahwa secara organisasi, HCB sudah tidak lagi menjadi anggota PWI.

"Keputusan ini diambil setelah delapan wartawan senior di Dewan Kehormatan PWI Pusat secara bulat menyatakan bahwa HCB melanggar PD/PRT dan KPW, tanpa ada dissenting opinion," tegas Sasongko.

HCB mengklaim memiliki AHU PWI dari Kementerian Hukum dan HAM. Namun, menurut Sasongko, dirinya juga tercatat dalam AHU PWI sebagai pengawas, sehingga keputusan pemberhentian HCB sah secara konstitusi organisasi.

Di sisi lain, Dewan Kehormatan PWI Pusat telah meminta pemblokiran AHU PWI, yang kemudian dikabulkan pada 16 Agustus 2024, dengan Nomor: AHU.7-AH.01.0857. Dengan pemblokiran ini, tidak ada pihak yang bisa mengklaim AHU PWI sebagai miliknya.

Fay



Asap tebal tampak keluar dari dalam sebuah laundry pakaian.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Puluhan karyawan Restoran Dimsum Tjap Nonya yang berlokasi di Ruko Grand Niaga Mas Batam Center tampak berhamburan berlarian keluar dari dalam restoran pada, Senin (24/2/2025) sore sekira pukul 17.10 Wib.

Berhamburannya karyawan Restoran Dimsum Tjap Nyonya keluar dari dalam restorannya sambil membawa Alat Pemadam Api Ringan (APAR) menuju ke ruko yang berada di sebelah restoran.

Para karyawan Restoran Dimsum Tjap Nyonya itu diketahui ingin membantu memadamkan api yang membakar sebuah Laundry Pakaian yang berada persis di sebelah restorannya.

Tampak asap tebal yang pekat keluar dari dalam sebuah ruko yang dijadikan sebagai tempat laundry pakaian yang diketahui bernama White Laundry.

Setelah sekitar tujuh menit berjibaku memadamkan api yang diduga kuat berasal dari korsleting listrik dari tempat seterika pakaian yang ada di dalam laundry tersebut, akhirnya si jago merah berhasil dipadamkan.

Aksi spontan puluhan karyawan Restoran Dimsum Tjap Nyonya yang berlokasi di Ruko Grand Niaga Mas Batam Center itu patut di acungkan jempol.

Tanpa rasa takut puluhan karyawan tersebut bergantian keluar masuk kedalam lokasi yng terbakar, untuk menyemprotkan racun api yang menghanguskan tempat setrika di dalam laundry tersebut.

Setelah api berhasil dipadamka, puluhan karyawan Restoran Dimsum Tjap Nonya itu kembali ke restorannya guna untuk melanjutkan kembali pekerjaannya.

Setelah peristiwa itu, aktifitas di sekitar laundry kembali normal. Pantauan media ini di lokasi tampak pekerja laundry sibuk membersihkan racun api yang ada di lantai laundry tersebut.

Fay


Terbaru dari Honda PCX160, Tetap Terkoneksi dan Bebas Ribet dengan Honda RoadSync.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: New Honda PCX160 yang baru saja diluncurkan hadir dengan inovasi teknologi yang memberikan pengalaman berkendara lebih modern, terkoneksi, dan anti-ribet.

Sistem ini memungkinkan pengendara tetap terhubung dengan smartphone tanpa mengganggu fokus di jalan, menghadirkan kemudahan dalam mengakses navigasi, panggilan telepon, pesan singkat, serta kontrol musik dengan lebih praktis.

Honda RoadSync bekerja dengan menghubungkan smartphone pengendara melalui koneksi Bluetooth, menggunakan aplikasi Honda RoadSync yang tersedia untuk perangkat Android maupun iOS. Untuk menikmati fitur ini, pengguna hanya perlu mengunduh aplikasi dan mengoneksikan smartphone dengan sepeda motor.

Semakin menyenangkan ketika pengendara menggunakan helm yang telah dilengkapi Bluetooth speaker atau intercom. Melalui peranti tersebut, pengendara bisa seolah berinteraksi dengan sepeda motor melalui perintah suara atau voice command. Mulai dari mendengarkan musik, menjawab langsung panggilan telepon, merespons pesan, hingga mengarahkan tujuan pada peta.

Pengguna New Honda PCX160 juga dapat mengontrol semua fitur Honda RoadSync dengan mudah melalui tombol yang terletak pada handlebar sebelah kiri. Kecanggihan fitur terbaru skutik besar Honda ini langsung memikat salah satu pecinta sepeda motor di Pulau Dewata yang menggunakan New Honda PCX160 RoadSync untuk berkendara sehari-hari maupun berkendara jarak jauh.

”Fitur Honda RoadSync membuat saya selalu terkoneksi dan bisa tetap fokus, sehingga nyaman dalam perjalanan tanpa harus menyentuh handphone. Kenikmatan berkendara inilah yang menjadi nilai tersendiri saat menggunakan New Honda PCX160, semakin melengkapi performa tingginya di jalan raya,” ujar Agung Rai Darmawan, salah satu pengguna New Honda PCX160 RoadSync.

Salah satu fitur utama Honda RoadSync adalah navigasi turn-by-turn Google Maps yang memberikan petunjuk arah melalui suara, memudahkan pengendara dalam menemukan rute terbaik tanpa perlu melihat layar smartphone. Sistem ini juga memungkinkan pengendara menerima atau menolak panggilan masuk serta mendengar isi pesan singkat tanpa harus berhenti.

Kontrol musik juga menjadi lebih praktis yang memungkinkan pengguna mengganti lagu atau menyesuaikan volume tanpa perlu membuka aplikasi musik secara manual.


Performa Maksimal

Teknologi Honda RoadSync semakin optimal dengan dukungan fitur canggih lainnya yang disematkan pada New Honda PCX160. Motor ini hadir dengan mesin 160cc eSP+ yang bertenaga dan responsif, diimbangi teknologi Honda Selectable Torque Control (HSTC) yang meningkatkan keamanan dengan mencegah roda belakang kehilangan traksi saat berkendara di berbagai kondisi jalan.

Tampilan modern semakin diperkuat dengan full digital panel meter, menampilkan informasi berkendara lebih jelas dan futuristik. Kenyamanan dan kepraktisan juga semakin terasa dengan adanya Smart Key System yang dilengkapi alarm dan Answer Back System untuk meningkatkan keamanan. Lalu ada USB charger type-C pada concole box yang memungkinkan pengendara mengisi daya perangkat elektronik dengan mudah selama perjalanan.

New Honda PCX160 kini hadir dalam tiga varian, yakni CBS, ABS, dan Honda PCX160 RoadSync, dengan harga yang kompetitif. Tipe CBS dibanderol Rp32.094.000, sedangkan tipe ABS, yang menawarkan fitur keselamatan lebih lengkap, termasuk HSTC, tersedia dengan harga Rp35.226.000. Untuk varian PCX160 RoadSync, yang telah dilengkapi dengan teknologi konektivitas Honda RoadSync, motor ini tersedia dengan harga Rp37.929.000 (harga on the road Batam).

Selain teknologi yang canggih, New Honda PCX160 juga hadir dalam beragam pilihan warna yang semakin menegaskan kesan premium dan eksklusif.

“Varian CBS tersedia dalam warna Exceptional White, Exceptional Red, Exceptional Matte Silver, dan Exceptional Black. Sementara itu, varian ABS hadir dalam pilihan warna Phenomenal Matte Black, Phenomenal Matte Silver, Phenomenal Matte Red, dan Phenomenal White. Paling mewah, PCX160 RoadSync hadir dalam pilihan warna RoadSync Matte Black dan RoadSync Red.” ungkap Duriyanto selaku Sales Manager Main Dealer Capella Dinamik Nusantara Kepri

Kehadiran Honda RoadSync dan berbagai fitur unggulan lainnya, New Honda PCX160 semakin mengukuhkan posisinya sebagai skutik premium yang menawarkan pengalaman berkendara lebih modern, aman, dan nyaman bagi para pecinta otomotif di Indonesia.

Fay






BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Bulan Ramadan merupakan waktu untuk memperkuat hubungan dengan Sang Pencipta, merefleksikan diri, dan meningkatkan ketakwaan. Melalui ibadah puasa, umat Muslim diajak untuk menahan diri, memperbanyak amal kebaikan, serta merenungkan makna hidup yang lebih dalam. 

Di bulan penuh berkah ini, tradisi berbuka puasa bersama menjadi salah satu momen yang paling dinantikan, di mana keluarga, sahabat, dan kolega berkumpul untuk menikmati hidangan khas Ramadhan dalam suasana yang penuh kehangatan.

Hotel Santika Batam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang istimewa dengan sajian kuliner khas Turki. Bertema Turkiye Ramadhan Market diharapkan dapat membawa suasana Pasar Kuliner Turki ke Hotel Santika Batam, sebuah pengalaman baru yang dapat dirasakan tamu tanpa harus jauh-jauh pergi ke negara asalnya. 

Paket berbuka puasa ini menyajikan banyak pilihan menu mulai dari takjil, hidangan utama, hingga aneka dessert spesial. Beberapa menu andalan yang bisa dinikmati antara lain: Pizza Ala Turki, Ayam Panggang Turki, Nasi Kebuli Iga Sapi, dan berbagai pilihan menu utama lainnya. Tidak lupa dessert beragam mulai dari Baklava (kue manis khas Turki), Kurma, Jajanan Pasar hingga Ice Cream.

Selain menu yang menggugah selera, suasana berbuka akan semakin berkesan dengan pemandangan city view dari lantai 11 Hotel Santika Batam yang menjadi incaran para tamu ketika menginap. Para tamu juga akan dihibur dengan live music Islami sembari menikmati hidangan berbuka. 

Tak Hanya itu, Hotel Santika Batam tahun ini mengadakan lagi lucky draw sepeda lipat, Televisi 32”, Kulkas Sharp, Oven Sharp, Handphone Samsung, mesin cuci, voucher free treatment di Ekles Beauty dan berbagai merchandise menarik.

Hadiah ini diperuntukkan bagi tamu yang melakukan pemesanan paket bukber dari tanggal 2-31 Maret 2025.

Fay


Pengurus PWI dan Ketua PWI Kepri Andi Gino. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar ziarah ke makam Raja Nong Isa dan makam wartawan yang telah berpulang.

Ziarah tersebut langsung dipimpin Ketua PWI Kepri, Andi Gino, Ketua Dewan Penasihat, Richard Nainggolan, dan bersama sejumlah pengurus serta anggota PWI Kepri lainnya.

Rombongan pertama berziarah ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sambau, Kecamatan Nongsa, Batam. Ada tiga orang wartawan yang dimakamkan di sana, yakni Yunus Suchari, Suparman, dan Messa Haris. Kemudian, rombongan berziarah ke makam zuriat Nong Isa di Nongsa.

Ketua PWI Kepri Andi Gino mengatakan, kegiatan ziarah digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah. Selain itu, ziarah ini juga menjadi momen refleksi bagi para insan pers untuk meneladani perjuangan dan dedikasi wartawan yang telah berpulang.

“Kami ingin mengingatkan kembali betapa pentingnya menjaga nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para pemimpin terdahulu, seperti Nong Isa,” ujar Andi Gino,  Sabtu 22 Februari 2025.

PWI Kepri berharap melalui ziarah ini, dapat mempererat tali persaudaraan antar anggota, serta memberikan kedamaian dan keberkahan menjelang Ramadan.

(A.Yahya)



Karyawan HARRIS sedang membersihkan sampah di kawasan Tanjung Riau, Kota Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam semangat kebersamaan dan tanggung jawab terhadap lingkungan, duo HARRIS yakni HARRIS Resort Waterfront Batam dan HARRIS Hotel Batam Center, dua properti unggulan di bawah naungan The Ascott Limited, menggelar aksi bersih-bersih inspiratif di kawasan Tanjung Riau, Batam. 

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 23 Februari 2025, sebagai bentuk komitmen nyata dalam memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh pada tanggal 21 Februari.

Aksi bersih-bersih ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud kepedulian mendalam dari seluruh karyawan HARRIS Hotels terhadap kondisi lingkungan. 

Dengan bersenjatakan kantong sampah dan semangat gotong royong, para karyawan dari kedua properti beserta masyarakat Tanjung Riau bahu-membahu membersihkan sampah-sampah yang mencemari kawasan Tanjung Riau.

Kegiatan ini dimulai sejak pagi hari, dengan para karyawan yang antusias berkumpul di titik kumpul yang telah ditentukan. Mereka kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menyisir sepanjang jalan Tanjung Riau mengumpulkan sampah-sampah plastik, botol, kemasan makanan, dan sampah rumah tangga yang dibuang sembarangan sehingga kondisi pinggir jalan Tanjung Riau seperti tempat pembuangan sampah yang tidak terurus.

"Kami sangat prihatin dengan kondisi kawasan Tanjung Riau kita yang semakin dipenuhi sampah. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kebersihan kawasan serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan," ujar Dodi Putra selaku General Manager Shared Service HARRIS Resort Waterfront Batam dan HARRIS Hotel Batam Center, Minggu (23/2/2025).

Lebih lanjut, Dodi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) HARRIS Hotels yang berkelanjutan. 

"Kami percaya bahwa sebagai bagian dari komunitas, kami memiliki tanggung jawab untuk menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan ini adalah salah satu dari banyak inisiatif yang akan terus kami lakukan untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat," tambahnya.

Aksi bersih-bersih ini tidak hanya melibatkan karyawan HARRIS Resort Waterfront & Harris Hotel Batam Center tetapi juga mendapat dukungan dari masyarakat sekitar yang turut berpartisipasi. Hal ini menunjukkan adanya kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga kebersihan kawasan sebagai aset bersama.

Dengan kegiatan yang dilakukan ini karyawan hotel  juga menghimbau kepada masyarakat tentang bahaya sampah plastik dan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Mereka juga mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan beralih ke produk-produk yang lebih ramah lingkungan.

"Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan mengubah perilaku mereka dalam membuang sampah tidak sesuai dengan tempatnya. 

Dengan kawasan yang bersih dan indah, kita dapat menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung ke Batam, yang pada akhirnya akan meningkatkan perekonomian daerah," tambah Dila Bachmid selaku Marketing & Branding Manager Shared Service HARRIS Resort Waterfront Batam dan HARRIS Hotel Batam Center.

HARRIS Resort Waterfront Batam dan HARRIS Hotel Batam Center berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Mereka percaya bahwa dengan upaya bersama, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.

Fay


Saibansah Dandani resmi terpilih sebagai Ketua PWI Kepri dan Parna Simarmata sebagai Dewan Kehormatan (DK) PWI Kepri  untuk masa bakti 2025-2028.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Melalui Konferensi Provinsi Luar Biasa (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Saibansah Dandani resmi terpilih sebagai Ketua PWI Kepri dan Parna Simarmata sebagai Dewan Kehormatan (DK) PWI Kepri  untuk masa bakti 2025-2028.

Konferprov luar biasa ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan PWI Pusat Nomor: 121-PGS/A/PP-PWI/II/2025, yang diterbitkan oleh Ketua Umum PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang.

SK tersebut menetapkan pemberhentian Andi Gino dari jabatan Ketua PWI Kepri masa jabatan 2023-2028 karena dinilai telah melanggar Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI setelah mengikuti Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Sebagai pengganti, PWI Pusat menunjuk Marganas Nainggolan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Kepri sisa masa bakti 2023-2028. Plt Ketua PWI Kepri juga diberi mandat untuk melakukan pendataan dan verifikasi ulang anggota serta menyelenggarakan Konferensi Provinsi (Konferprov) luar biasa selambat-lambatnya enam bulan setelah SK diterbitkan.

Tak butuh waktu lama, demi menjaga integritas organisasi jurnalis tertua di Indonesia, Organizing Committee (OC) langsung bekerja untuk menyelenggarakan Konferprov luar biasa.

Pada Jumat (14/2/2025), PWI Kepri telah menggelar Deklarasi Integritas di Batam Center, Kota Batam, sebagai wujud komitmen menjaga profesionalisme dan loyalitas organisasi.

Usai dilantik, Saibansah Dandani menyampaikan rasa terima kasihnya kepada panitia dan seluruh peserta Konferprov yang telah berpartisipasi. “Ini adalah amanah besar yang diserahkan kepada saya dan Ketua DK PWI Kepri. Kami siap menjalankan tugas dengan berpegang teguh pada PD/PRT PWI serta aturan lainnya,” ucap Saibansah Dandani, Sabtu (22/2/2025) sore.

Saibansah menegaskan bahwa PWI Kepri akan menjadi rumah besar bagi seluruh wartawan di provinsi ini. Ia berkomitmen untuk meningkatkan pendidikan bagi jurnalis serta memperkuat hubungan dengan negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand. Hal itu kata dia, demi menggaungkan eksistensi PWI Kepri di tingkat internasional.

Disebutkannya, Konferprov luar biasa ini mendapat dukungan dari berbagai Pimpinan Daerah di Kepri, hal itu dibuktikan adanya utusan perwakilan dan mengutus perwakilan wartawan senior. Dukungan tersebut semakin mempertegas legitimasi kepemimpinan Saibansah Dandani dan Ketua DK PWI Parna Simarmata.

Sementara, Ketua Umum PWI, Zulmansyah Sekedang, dalam sambutannya mengapresiasi kerja keras panitia dan anggota PWI Kepri. Ia menegaskan pentingnya menegakkan aturan PD/PRT secara tegas guna menjaga integritas organisasi.

“Kami berharap rekan-rekan jurnalis dapat memilih pemimpin yang berintegritas. Integritas adalah kunci utama dalam menjalankan tugas jurnalistik,” ujar Zulmansyah pada Sabtu (22/2/2025).

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kode etik jurnalistik serta peran Dewan Pers dalam melindungi wartawan, khususnya dalam kasus pemberitaan yang sensitif. Ia juga mengakui bahwa Ketua PWI Kepri yang baru saja disahkan, Saibansah Dandani merupakan seniornya saat sama-sama di Jawa pos dulu. Oleh sebab itu ia berharap dibawah kepemimpinan Saibansah, PWI bisa menjadi lebih baik dan mengedepankan integritas.

“PWI memiliki aturan yang harus ditaati. Perbedaan pendapat itu wajar, namun profesionalisme dan etika jurnalistik harus tetap dijaga. Saibansah itu senior saya. Kita berharap PWI Kepri jadi lebih baik," imbuhnya.

Zulmansyah juga memberikan apresiasi kepada Plt Ketua PWI Kepri, Marganas Nainggolan, yang telah menjalankan tugasnya selama masa transisi kepemimpinan.

Dengan terselenggaranya Konferprov ini, ia berharap PWI Kepri dapat terus menjaga profesionalisme dan kredibilitas wartawan di Kepri.

“Konferprov ini sejalan dengan tema Hari Pers Nasional (HPN) yang digelar di Riau, yang menekankan pentingnya integritas dalam dunia jurnalistik. Konferprov ini merupakan yang tercepat di Indonesia," pungkas Zulmansyah Sakedang.

Fay,



Ketua Umum PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang menyampaikan sambutan di Konperprov PWI Kepri.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Konferensi Provinsi (Konferprov) Luar biasa Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau (Kepri) sukses digelar, menjadikannya sebagai konferprov tercepat di Indonesia. 

Sidang konferensi ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum PWI, Zulmansyah Sakedang, yang menegaskan bahwa konferprov merupakan kewajiban apabila terjadi pelanggaran oleh ketua umum sebelumnya.

Ketua Umum PWI, Zulmansyah Sakedang, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota PWI Kepri dan panitia penyelenggara. Ia menekankan bahwa pelanggaran terhadap Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) harus disikapi dengan tegas. Sebelumnya, pada 17 Juli 2024, Ketua Umum PWI sebelumnya dinyatakan melakukan pelanggaran dan diberhentikan penuh sebagai anggota PWI. Keputusan ini mendapat dukungan penuh dari seluruh pimpinan PWI.

Sebagai langkah lanjut, pada 22 Juli 2024, PWI menggelar pleno yang mengundang seluruh Anggota PWI untuk membahas kepemimpinan organisasi. Hasilnya, pada 24 Juli 2024, Zulmansyah Sakedang ditunjuk sebagai Ketua Umum PWI, dan secara resmi dikukuhkan pada 18 Agustus 2024 sesuai dengan ketentuan PD/PRT PWI.

Dalam kesempatan itu, Sakedang menegaskan pentingnya memilih pemimpin yang berintegritas. “Kami berharap rekan-rekan yang mengikuti acara ini dapat memilih calon yang berintegritas. Integritas adalah kunci utama dalam menjalankan tugas jurnalistik,” tegas Zulmansyah Sakedang, Sabtu (22/2/2025).

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kode etik dan aturan yang mengikat para jurnalis dalam menjalankan profesi jurnalis.

Lebih lanjut, Zulmansyah Sakedang menyoroti peran Dewan Pers dalam melindungi wartawan, terutama dalam kasus yang berkaitan dengan pemberitaan. “PWI memiliki aturan main yang harus ditaati. Perbedaan itu biasa, tetapi kita tetap harus bersatu dalam menjaga profesionalisme dan etika jurnalistik,” sebutnya 

Di akhir sambutannya, Zulmansyah Sakedang menyampaikan apresiasi kepada Plt Ketua PWI Kepri, Marganas Nainggolan, atas dedikasinya dalam menjalankan roda organisasi selama masa transisi kepemimpinan.

Dengan terselenggaranya konferprov ini, Zulmansyah menambahkan, ia berharap PWI Kepri terus menjaga integritas serta profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik, 

"Konferprov ini sejalan dengan tema Hari Pers Nasional (HPN) yang akan diselenggarakan di Riau, disana menekankan integritas," tutup Zulmansyah Sakedang.

Sementara, Dewan Kehormatan (DK) PWI Kepri, Ramon Damora, menyatakan bahwa konferprov luar biasa ini telah berlangsung sesuai dengan aturan organisasi. “Kita telah melalui seremonial acara konferprov luar biasa Kepri dengan lancar dan penuh kebersamaan,” kata Ramon.

Fay


Wasekjen PWI Pusat, Novrizon Burman

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Novrizon Burman, menegaskan bahwa kasus dugaan penyalahgunaan dana yang menyeret Hendri Ch Bangun tidak akan dihentikan oleh penyidik Polda Metro Jaya.

Menurutnya, kasus ini telah memasuki tahap penyelidikan yang serius, dan penyidik memastikan tidak ada penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

Kasus ini bermula dari terendusnya dugaan cashback dan sukses fee sebesar 20 persen dalam pengelolaan dana PWI. Keputusan Dewan Kehormatan PWI Pusat meminta agar dana tersebut dikembalikan.

Ia menyebut, di era digital seperti ini, uang tersebut sangat gampang diakses dengan cara-cara tertentu, namun akhirnya diketahui dan dikembalikan oleh Hendri Ch Bangun dkk.

Akibat skandal ini, Hendry mengalami tiga kali pemecatan sebagai anggota PWI. Pertama, dari DK PWI tanggal 16 Juli 2024, kedua dikukuhkan oleh PWI DKI Jakarta pada 17 Juli 2024 selaku yang merekomendasikan kartu Hendry.

Ketiga, pemecatan Hendry sebagai anggota  PWI disempurnakan di Kongres Luar Biasa pada 18 Agustus 2024 di Jakarta.

Pemecatan tersebut dilakukan secara resmi. Bahkan, Hendry sempat diusir oleh Ketua Dewan Pers dari lantai 4 Kantor PWI yang berkantor di Gedung Dewan Pers.

Saat ini, Hendry ChBangun telah beberapa kali menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Para penyidik menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan dan kasus ini diharapkan menjadi pelajaran bagi pejabat lain di lingkungan PWI.

"Hendry sudah bolak balik diperiksa penyidik. Dan itu dipastikan tak ada SP3," tegas Novrizon Burman.

Fay



Plt. Ketua PWI Kepri, Marganas Nainggolan.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau (Kepri) diharapkan dapat melahirkan ketua definitif yang memiliki integritas tinggi dalam menjalankan organisasi. Hal ini disampaikan oleh Plt Ketua PWI Kepri, Marganas Nainggolan, dalam sambutannya pada acara tersebut.

Hal itu disampaikan, pada sast digelarnya acara Konferensi Provinsi (Konferprov) di Hotel 89 Penuin, Kota Batam, (22/2/2025).

Marganas menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota PWI Kepri dan para peserta yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Ia juga mengucapkan selamat kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri yang baru dilantik, serta mengapresiasi kehadiran para tokoh pers dan perwakilan dari tujuh kabupaten dan kota di Kepri.

“Saya berdiri sebagai Plt Ketua Kepri, ini adalah sebuah dinamika dalam berorganisasi. PWI tetap berdiri tegak lurus. HPN di Pekanbaru lalu menjadi salah satu perjalanan menuju konferprov ini,” ujar Marganas.

Ia mengakui bahwa penunjukannya sebagai Plt Ketua merupakan hal yang tidak terduga, mengingat usianya saat ini. Namun, demi menjaga integritas PWI, ia menyatakan kesiapannya untuk menjalankan tugas tersebut. Ia juga berharap konferprov ini berjalan dengan baik dan mampu melahirkan pemimpin yang berintegritas.

Sementara itu, Dewan Kehormatan PWI Kepri, Ramon Damora, menegaskan bahwa kehadiran perwakilan Pemprov Kepri, termasuk Kepala Dinas Kominfo Kepri, Hasan, menunjukkan bahwa acara ini memiliki legitimasi dan integritas yang kuat. Sebab, Gubernur saat ini sedang menjalani pelatihan di Magelang, bersama kepala daerah lainya dari seluruh Indonesia. Ia juga berharap sinergi antara PWI dan Pemprov Kepri dapat terus terjalin dengan baik.

Ramon menyampaikan, Ketua Umum PWI, Zulmansyah Sakedang, permohonan maaf karena tidak dapat hadir langsung dalam acara tersebut. Namun, ia tetap memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya konferprov hingga terpilihnya Ketua PWI Kepri definitif.

Kehadiran sejumlah pejabat dari Pemprov Kepri, DPRD Kepri, serta pejabat vertikal semakin menegaskan legitimasi acara ini. PWI, yang telah berdiri sejak tahun 1946 dan menjadi organisasi wartawan tertua di Indonesia.

Organisasi ini telah melalui berbagai perjalanan penting dalam sejarah pers nasional. Dalam setiap peringatan Hari Pers Nasional (HPN), perjalanan organisasi ini selalu menjadi refleksi bagi anggotanya.

“Semoga acara ini dapat melahirkan energi baru bagi PWI Kepri. Organisasi ini harus berintegritas dan tetap konsisten dalam menjalankan perannya. Setelah ini, PWI Kepri harus hadir dengan semangat baru, tanpa kompromi,” tegas Ramon.

Fay



BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Konferensi Provinsi Luar Biasa (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau 2025 resmi digelar di Hotel 89 Penuin, Kota Batam, Sabtu (22/2/2025). Acara ini menjadi momentum penting bagi organisasi jurnalis tertua di Indonesia dalam menata kembali kepemimpinan dan memperkuat integritas anggotanya.

Sejumlah pejabat dari Pemerintah Provinsi Kepri dan Kota Batam serta beberapa pejabat vertikal lainnya turut hadir, menunjukkan dukungan penuh terhadap keberlangsungan organisasi. Ratusan anggota PWI Kepri dari tujuh kabupaten/kota di Kepri juga hadir, menandakan antusiasme yang tinggi terhadap pelaksanaan konferensi ini.

Ucapan selamat dalam bentuk papan bunga, banner, dan media iklan lainnya tampak memenuhi area konferensi, semakin menegaskan bahwa acara ini mendapat perhatian luas dari berbagai pihak.

Konferprov luar biasa ini digelar sebagai tindak lanjut dari Surat Keputusan PWI Pusat Nomor: 121-PGS/A/PP-PWI/II/2025 yang dikeluarkan oleh Ketua Umum PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang.

SK tersebut menetapkan pemberhentian Andi Gino dari jabatan Ketua PWI Provinsi Kepri masa bakti 2023-2028 karena dinilai melanggar Peraturan Dasar (PD) dan Peraturan Rumah Tangga (PRT) PWI setelah mengikuti Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Sebagai pengganti, PWI Pusat mengangkat Marganas Nainggolan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Kepri sisa masa bakti 2023-2028. Selain itu, SK tersebut juga menugaskan Plt Ketua PWI Kepri untuk melakukan pendataan dan verifikasi ulang anggota PWI Kepri serta menggelar konferensi luar biasa selambat-lambatnya enam bulan setelah SK diterbitkan.

Marganas Nainggolan, menegaskan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme wartawan di Kepri. Ia juga mengajak seluruh anggota untuk bersama-sama membesarkan organisasi dan tetap konsisten dalam melawan tindak pidana korupsi.

"Saya ditugaskan untuk melaksanakan Konferensi Luar Biasa guna memilih Ketua PWI Kepri masa bakti 2023-2028 selambat-lambatnya enam bulan setelah SK diterbitkan. Saya akan menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya," ujar Marganas.

Dengan digelarnya Konferprov luar biasa ini, diharapkan PWI Kepri semakin solid dan mampu menghadapi tantangan dunia jurnalistik dengan lebih profesional serta tetap menjaga marwah sebagai organisasi wartawan yang independen.

Fay



Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengajak masyarakat untuk memperkuat tali silaturahmi dalam menyambut bulan suci Ramadan 1446 Hijriah.

Ia berharap, Ramadan tahun ini dapat menjadi momentum dalam meningkatkan kebersamaan guna menciptakan lingkungan yang harmonis dan damai.

“Sampai dengan tarawih perdana, kemungkinan besar saya masih belum di Batam. Melalui momentum ini saya mengajak mari kita sambut Ramadan dengan baik,” ujar Amsakar di Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Amsakar juga mengajak masyarakat Batam untuk menjalani bulan Ramadan dengan hati yang bersih agar mendapat rida dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

“Buang keruh-keruh di hati kita. Gunakan energi Ramadan untuk membersihkan hati,” pesannya.

Amsakar Achmad bersama Li Claudia Chandra resmi menjabat sebagai Kepala dan Wakil Kepala BP Batam usai dilantik oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto di Gedung Ali Wardhana Kementerian Perekonomian.

Sebagaimana tugas BP Batam sebagai pengelola Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, Amsakar dan Li Claudia pun bertekad untuk menjadikan Batam sebagai salah satu kawasan investasi terbaik di Indonesia.

Dengan harapan, pertumbuhan ekonomi Batam pun bisa terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. (DN)




BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Team 9 Kampung Bagan Tanjung Palembang merespon tudingan yang dilontarkan oleh salah seorang Aktivis LSM Batam yang meminta kepada Kejati Kepri untuk turun tangan menangkap pemain dan alat berat serta menghentikan kegiatan ilegal di kawasan Tanjung Piayu dekat Dam Duriangkang, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam.

Melalui Sekretaris Team 9, Andi yang ditunjuk sebagai pengelola lahan dari ahli waris Awang Kecik Dusin dan Tek Hua, dengan tegas membantah semua tudingan tersebut. Dia mengatakan semua tudingan yang dialamatkan kepadanya itu tidaklah benar dan tidak berdasar serta hanya menduga - duga.

"Kami merasa sangat dirugikan dengan tudingan yang dilontarkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab yang mengatasnamakan Aktivis LSM Batam. Tudingannya tidak berdasar dan hanya menduga-duga," ujar Andi kepada sejumlah media saat ditemui di sebuah kedai kopi dibilangan Marina, Kamis (20/2/2025) malam.

Lebih lanjut Andi menjelaskan, pihaknya secara resmi ditunjuk sebagai pengelola lahan dari ahli waris Awang Kecik Dusin dan Tek Hua, untuk melakukan perluasan Tapak Rumah Kampung Tua yang berada di Kampung Bagan Tanjung Palembang, tepatnya di RT 01 RW 09 Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam.

"Kami Team 9 resmi ditunjuk sebagai pengelola untuk melakukan perluasan tapak rumah Kampung Tua yang berada di Kampung Bagan Tanjung Palembang oleh ahli waris Awang Kecik Dusin dan Tek Hua," sebutnya.

Masih menurut Andi, banyaknya masyarakat yang belum memiliki tapak rumah menjadi alasan utama pihaknya bersedia ditunjuk untuk mengelola lahan dari ahli waris Awang Kecik Dusin untuk melakukan perluasan tapak rumah Kampung Tua yang berada di Kampung Bagan Tanjung Palembang.

Tidak itu saja, pihaknya juga mengikuti program Pemerintah Pusat yang saat ini sedang berpihak kepada masyarakat menengah yang belum memiliki tempat tinggal, serta siap mendukung program Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah dalam menyiapkan tiga juta rumah.

"Kami Team 9 membantu masyarakat untuk mendapatkan rumah tapi dengan tidak memberatkan masyarakat itu sendiri," imbuhnya.

Senada, Tokoh Masyarakat Melayu Pembela Kampung Tua Kota Batam, Arba Udin atau yang lebih dikenal dengan Udin Pelor sangat menyayangkan atas adanya tudingan yang dilontarkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab yang mengatasnamakan dirinya Aktivis LSM Batam.

Udin Pelor meminta kepada oknum Aktivis LSM Batam yang tidak bersedia diketahui identitasnya tersebut, agar dapat menunjukkan bukti yang dia miliki jika memang lokasi yang dia maksud tersebut masih masuk dalam kawasan Hutan Lindung (HL) dan Catchment Area.

"Kami mengecam keras tudingan tersebut. Atas dasar apa dia berani menyebutkan lokasi tersebut masih masuk kawasan Hutan Lindung (HL) dan Catchment Area. Mana datanya? Ayo kita buktikan bersama," ungkap Udin Pelor.

Lebih lanjut Udin Pelor mengatakan, berdasarkan dokumen yang diperlihatkan, diketahui Muhammad Faizal melakukan permohonan Survey dan Klarifikasi Status Lahan yang berlokasi di Kampung Bagan, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam.

Adapun luas lahan yang diajukannya tersebut lebih kurang 9 Ha kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau.

Dia mengatakan diminta oleh tim 9 untuk menengahi masalah terkait adanya informasi penggarapan lahan yang disebut diduga ilegal yang dilakukan di Kelurahan Tanjung Piayu, kota Batam.

Dalam informasi tersebut dikatakan hutan lindung, sedangkan surat dari Dinas Kehutanan yaitu KPLH ll Batam telah mengeluarkan surat bahwasanya itu bukan hutan lindung.

"Setelah itu keluar, makanya pengajuan verifikasi oleh tim 9, Kampung Bagan, Tanjung Palembang, terhadap RKWB kota Batam dan RKWB Korwil kecamatan dan alhamdulillah hasil rapat itu masuk ke dalam perluasan kampung tua bagan Tanjung Palembang," terang Udin.

Selanjutnya Udin Pelor menegaskan dengan adanya klarifikasi ini, rumor yang beredar diluar tidak menjadi fitnahan. Dan menganggap tidak memiliki dokumen alas hak dari ahli waris.

Kedua, kenapa lahan tersebut mau diperluasan untuk kampung tua? Kalau dibangun perumahan, masyarakat kecil itu tidak mampu karena berdasarkan dari tim, mereka yang ngambil tapak rumah itu mereka bayar untuk masalah perataan tanah saja, dengan sistem kredit.

Sistem ini akan meringankan mereka, jadi mudah mudahan kepada para pihak dapat memaklumi ini dan dipertegas tidak ada mencari keuntungan pribadi, tetapi ini diamanahkan oleh ahli waris.

Sekedar informasi, lahan tersebut rencananya akan dijadikan tapak rumah siap bangun (bukan kavling). Ahli waris memiliki saudara banyak, jadi untuk saudara saudara nya juga. Bukan di jual kepada perusahaan.

Fay



Justitia Primadona kembali  pimpin  ASPPI Kepri priode II.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: : Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Kepri periode 2024-2028 secara resmi dilantik oleh Gubernur Kepri yang diwakili oleh Kadispar Kepri, Guntur Sakti, di Ballroom Hotel Aston Pelita Batam, Rabu (19/2).

Justitia Primadona kembali didaulat untuk memimpin ASPPI Kepri dalam pelantikan yang juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Batam Ardi Winata.

"Sinergi, yang diusung dalam tema pelantikan ini oleh ASSPI Kepri kita harapkan menjadi euh utama dalam pengelolaan di sektor pariwisata," jelas Guntur Sakti.

Mantan pejabat Kementerian Pariwisata RI ini, menjelaskan, pariwisata bukan hanya urusan sektoral, tetapi memerlukan keterlibatan banyak pihak.

"Kerjasama lintas sektor, lintas aktir dan juga lintas koridor diperlukan untuk membangun pariwisata yang mampuni, yang dapat mandiri dan tidak selalu beegantung kepada pemerintah," katanya lebih jauh.

Guntur Sakti juga menyoroti tentang beberapa hal yang dihadapi sektor pariwisata saat ini, diantaranya kondisi ekonomi global yang sedang tidak stabil. "Inovasi menjadi kunci dalam menjaga daya saing," ujarnya.

Ia berharap, semua pihak yang terlibat dalam sektor pariwisata di Kepri tetap memiliki semangat yang sama dalam membangun industri ini. Ia menekankan pentingnya strategi bersama untuk mencapai tujuan yang lebih besar.

Justitia Primadona selaku ketua terpilih menyampaikan rasa terima kasih atas amanah yang diberikan untuk periode yang kedua ini.

"Ini merupakan amanah yang harus saya jalankan dengan lebih baik ke depan, agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pariwisata Kepri. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk kembali memimpin ASPPI Kepri,” katanya.

"Peran aktif berbagai organisasi pariwisata yang berkecimpung di Kepri turut menentukan kebijakan pemerintah. Kita mengajak seluruh pihak untuk bekerja lebih keras demi meningkatkan kualitas dan daya saing pariwisata Kepri," sambungnya.

“Kita semua harus berperan, karena kemajuan pariwisata bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab organisasi dan seluruh elemen masyarakat,” ajaknya.

Pada kesempatan ini juga Justitia Primadona menyampaikan terima kasih yang tak terhingga atas kontribusi para sponsor yang telah membantu terlaksananya acara pelantikan pengurus ASPPI Kepri ini, diantaranya; Kencana Travel, Sri Mulia Trave, Ferry ⁠Putri Anggreni, Aston Hotel, Bintan Argro Grup, Fullmoon Paradise Tour, dan sponsor lainnya yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

Dalam perkembangan ASPPI yang telah berumur hampir dua dekade ini, penasihat DPD ASPPI Kepri, Irwandi Azwar, turut memberikan pandangannya.

"ASPPI sudah hampir 20 tahun terbentuk dan selalu berdiri dengan semangat yang sama untuk memajukan pariwisata, baik di Indonesia maupun di Kepri," katanya.

"Dalam sektor perekonomian pun tidak dapat ditampik bahwa pariwisata merupakan sektor yang mengambil perang yang sangat besar," imbuhnya.

Irwandi juga mengajak semua pihak untuk tidak ragu dalam memperjuangkan keberlanjutan pariwisata, terutama di Kepri.

Sementara itu, dijumpai di tempat yang sama, Ardi Winata selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Batam mengatakan bahwa, pariwisata Batam sangat kompetitif dalam lingkup global.

"Tentunya kita harus selalu berinovasi dan beradaptasi dalam menyikapi perkembangan  laju pariwisata. Kita harus memanfaatkan posisi strategis kita yang berdekatan dengan Singapura dan Malaysia dan menjadi pintu gerbang yang sangat penting dalam menyumbangkan angka wisatawan mancanegara untuk Indonesia," jelas Kadis yang akrab disapa Ardi ini.

"Selamat atas pelantikan Pengurua ASPPI Kepri periode 2024-2028, dan semoga amanah dalam mengemban tugas dalam membantu pemerintah mengembangkan dan memajukan pariwisata, khususnya di Kepri dan Batam. Selamat bertugas," tutupnya.

Fay



Konferprov Luar Biasa PWI Kepri.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam melantik Walikota Batam 2025-2030 Amsakar Achmad sebagai ex-officio Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) dan  Wakil Walikota Batam Li Claudia Chandra sebagai Wakil Kepala BP Batam, Kamis (20/2/2025) di Gedung Ali Wardhana Kementerian Perekonomian RI di Jakarta.

Merespon pelantikan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepri, Marganas Nainggolan, mewakili para wartawan anggota PWI Provinsi Kepri mengirimkan karangan bunga. Karangan bunga yang cukup panjang itu berisi ucapan selamat kepada Amsakar dan Li Claudia yang telah resmi menjadi orang nomor satu dan dua di Kota Batam.

"Karangan bunga ini sebagai ungkapan kegembiraan dan kebahagiaan kami atas pelantikan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra sebagai Walikota dan Wakil Walikota Batam sekaligus sebagai Kepala dan Wakil Kepala BP Batam," ujar Marganas Nainggolan, Kamis (20/2/2025).

Ungkapan ini, lanjut wartawan senior anggota PWI pertama dari Batam itu, adalah ekspresi para wartawan di Kota Batam yang tergabung dalam organisasi wartawan tertua dan berpegang teguh kode etik, UU Pers dan berintegritas.

Di tengah-tengah kesibukannya mempersiapkan pelaksanaan Konfrensi Provinsi Luar Biasa (KLB) PWI Kepri, wartawan penerima anugerah Pers Card Number One (PCNO) itu tidak melupakan perhatiannya kepada para sahabatnya yang hari ini dilantik menjadi kepala daerah di Provinsi Kepri.

Menyinggung mengenai persiapan pelaksanaan KLB PWI Provinsi Kepri, Marganas mengungkapkan, saat ini persiapan pelaksanaan kegiatan pemilihan Ketua PWI Provinsi Kepri dan Ketua Dewan Kehormatan PWI Provinsi Kepri itu sudah nyaris rampung 90 persen.

Bahkan, sejumlah tokoh politik, tokoh masyarakat dan pejabat berbagai instansi sudah mengonfirmasi kehadiran mereka. Kegiatan KLB PWI Provinsi Kepri tersebut akan digelar di Hotel 89 Penuin Lubuk Batam Batam, Sabtu 22 Februari 2025 pukul 13.00 WIB.

"Diperkirakan 120 orang lebih anggota PWI Kepri, wartawan dari berbagai organisasi dan dua organisasi perusahaan pers terbasar juga sudah menyatakan konfirmasi kehadiran mereka," ujar Marganas sembari tak lupa mengapresiasi dan berterimakasih atas sambutan hangat dari berbagai pihak atas gawean PWI Provinsi Kepri itu.

Fay



Lokasi KSB Siap Bangun. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Praktik jual beli Kaveling Siap Bangun (KSB) diduga ilegal berlangsung terang-terangan persis di belakang Madrasah Tsanawiyah Batamiyah, Kampung Bagan, Kecamatan Sei Beduk Kota Batam.

Pantauan wartawan di lokasi, lahan yang diperkirakan seluas 1,5 hektare di belakang sekolah itu, kini telah disulap menjadi hamparan tapak tanah yang telah di patok dan siap untuk diperjualbelikan kepada masyarakat umum.

Menurut informasi yang berhasil diperoleh dari warga setempat, kaveling siap bangun dilokasi ini dijual dengan harga yang cukup bervariasi. Mulai dari Rp 35 juta hingga Rp 40 juta per tapak ukuran 8x10.

"Benar pak, kaveling ini dijual dengan harga mulai Rp 35 juta hingga Rp 40 juta per tapak ukuran luas 8x40 persegi. Jika bapak bersedia, saya bisa pertemukan dengan pengelolanya," ujar salah seorang pria berawakan kurus saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, proses pematangan lahan untuk ratusan KSB ini sudah berlangsung sejak beberapa bulan yang lalu. Saat ini sudah masuk dalam tahap pemasaran, oleh karenanya di pasang patok untuk memudahkan pembeli.

"Sudah banyak yang laku, lebih dari 20 unit disini pak. Ada juga kalangan pegawai order 2 kaveling. Kalau soal masalah surat menyurat nanti ada tim yang bisa mengurusnya," ungkapnya.

Seperti diketahui, Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait telah menghimbau, seluruh masyarakat Batam agar tidak membeli Kavling Siap Bangun (KSB), yang lokasi lahannya tidak pernah dialokasikan BP Batam sebelumnya. Mengingat, BP Batam tidak lagi mengeluarkan izin program KSB sejak tahun 2016 silam.

Hal ini disampaikan kembali oleh pihak BP Batam, seiring dengan maraknya keluhan dan laporan masyarakat terkait dengan penawaran penjualan kavling mengatasnamakan KSB (Kavling Siap Bangun), sehingga menimbulkan kerugian bagi masyarakat yang menjadi korban penipuan.

“Tentu menjadi perhatian kami, terkait maraknya promosi jual beli kavling mengatasnamakan KSB, apalagi yang sering kita lihat di media sosial. Kami tak henti-hentinya untuk kembali menghimbau dan mengingatkan kepada masyarakat, agar teliti dan hati-hati terhadap potensi penipuan penjualan kavling ilegal ini,” kata Ariastuty Sirait beberapa waktu lalu.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Badan Pengusahaan (BP) Batam serta Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri soal keberadaan puluhan unit kaveling siap bangun tersebut.

Red



Kartu Keanggotaan PWI atas nama Marganas Nainggolan.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menegaskan bahwa segala keputusan yang dikeluarkan oleh Hendry Ch Bangun, termasuk pencabutan keanggotaan enam anggota PWI yakni Ramon Damora, Saibansyah Dardani, Marganas Nainggolan, Denni Risman, Parna Edison Simamarta, dan Tunggul Manurung, adalah tidak sah dan tidak memiliki dasar hukum.

Ketua Umum PWI Pusat Zulmansyah Sekedang menegaskan bahwa Hendry Ch Bangun telah diberhentikan penuh dari keanggotaan PWI sejak 16 Juli 2024 akibat dugaan kasus cash back dana Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bantuan Forum Humas BUMN.

"Keputusan yang mengatasnamakan PWI dan ditandatangani oleh Hendry Ch Bangun tidak memiliki legalitas. Sejak SK Dewan Kehormatan PWI pada 16 Juli 2024, Hendry Ch Bangun bukan lagi bagian dari organisasi ini. Maka, segala tindakannya atas nama PWI tidak bisa diakui," tegas Zulmansyah, Kamis (20/2/2025).

Zulmansyah melanjutkan, PWI tetap satu sebagai organisasi wartawan tertua dan terbesar di Indonesia. Yang berubah hanya kepengurusannya setelah Dewan Kehormatan (DK) PWI memberhentikan penuh atau memecat Hendry Ch Bangun.

Karena diberhentikan penuh, sesuai Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI, diselenggarakan Kongres Luar Biasa (KLB) PWI pada 18 Agustus 2024 di Jakarta untuk memilih Ketua Umum PWI Pusat yang baru guna menyelesaikan sisa masa jabatan 2023–2028.

Namun, keputusan Dewan Kehormatan tersebut ditolak oleh Hendry Ch Bangun, yang tetap mengklaim dirinya sebagai Ketua Umum PWI. Hal ini memunculkan persepsi keliru di masyarakat bahwa PWI terpecah menjadi dua kubu.

"Persoalannya bukan pada PWI sebagai organisasi, melainkan pada pihak-pihak yang tidak mau melepaskan jabatan Ketua Umum meskipun sudah diberi sanksi oleh Dewan Kehormatan," lanjut Zulmansyah.

Zulmansyah juga menegaskan bahwa Hendry Ch Bangun memang Ketua Umum sah hasil Kongres PWI Bandung, tetapi statusnya berubah setelah 16 Juli 2024, ketika ia resmi diberhentikan penuh atau dipecat oleh Dewan Kehormatan PWI.

*Deklarasi Integritas PWI Kepri: Meneguhkan Kesetiaan terhadap Kepengurusan Sah*

Di tingkat daerah, PWI Provinsi Kepulauan Riau menegaskan komitmennya terhadap integritas dan persatuan organisasi dalam acara Deklarasi Integritas PWI Kepri yang digelar di Batam Center, Kota Batam, Jumat (14/2/2025).

Acara ini menjadi momen penting bagi PWI Kepri, dihadiri berbagai tokoh pers dan pengurus yang menyatakan dukungan terhadap kepengurusan sah di bawah Zulmansyah Sekedang serta menegaskan pentingnya loyalitas dalam berorganisasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Kepri, Marganas Nainggolan, mengungkapkan alasannya menerima jabatan tersebut. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil demi menjaga integritas organisasi.

"Di usia saya yang sudah tidak muda lagi, saya tidak mau hanya ikut-ikutan. Namun, ketika dihubungi Bung Zulmansyah (Ketua PWI), saya menyadari pentingnya mendukung PWI yang berintegritas," kata Marganas.

Marganas mengaku bertemu langsung dengan Zulmansyah Sekedang di Pekanbaru saat peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Riau. Di sana, ia kemudian ditunjuk sebagai Plt Ketua PWI Kepri. Ia berharap wartawan muda di Kepri dapat membentuk manajemen baru yang solid agar tidak terjadi dualisme berkepanjangan.

"PWI harus tetap satu. Saya menganggap Zulmansyah Sekedang sebagai Ketua Umum PWI," tegasnya.

Sebagai anggota PWI pertama di Batam sejak tahun 1986 dan pemegang lebih dari satu Kartu Tanda Anggota (KTA) PWI, termasuk KTA seumur hidup, Marganas menyatakan bahwa menerima jabatan Plt Ketua PWI Kepri merupakan bentuk kesetiaannya kepada organisasi yang sah.

Ketua Panitia Pelaksana (OC) Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Kepri, Tunggul Manurung, mengungkapkan bahwa konferensi akan digelar pada 22 Februari 2025 di Hotel 89 Penuin, Batam, selama dua hari.

Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Kepri, Ramon Damora, menanggapi pemecatannya yang ditandatangani Hendry Ch Bangun dengan tersenyum.

“Masak orang yang sudah dipecat bisa memecat? Maaf ya, KTA PWI saya yang meneken Ketua Umum Zulmansyah Sekedang,” katanya sambil menunjukkan kartu anggota PWI.

Fay


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.