Wasekjen PWI Pusat, Novrizon Burman

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Novrizon Burman, menegaskan bahwa kasus dugaan penyalahgunaan dana yang menyeret Hendri Ch Bangun tidak akan dihentikan oleh penyidik Polda Metro Jaya.

Menurutnya, kasus ini telah memasuki tahap penyelidikan yang serius, dan penyidik memastikan tidak ada penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

Kasus ini bermula dari terendusnya dugaan cashback dan sukses fee sebesar 20 persen dalam pengelolaan dana PWI. Keputusan Dewan Kehormatan PWI Pusat meminta agar dana tersebut dikembalikan.

Ia menyebut, di era digital seperti ini, uang tersebut sangat gampang diakses dengan cara-cara tertentu, namun akhirnya diketahui dan dikembalikan oleh Hendri Ch Bangun dkk.

Akibat skandal ini, Hendry mengalami tiga kali pemecatan sebagai anggota PWI. Pertama, dari DK PWI tanggal 16 Juli 2024, kedua dikukuhkan oleh PWI DKI Jakarta pada 17 Juli 2024 selaku yang merekomendasikan kartu Hendry.

Ketiga, pemecatan Hendry sebagai anggota  PWI disempurnakan di Kongres Luar Biasa pada 18 Agustus 2024 di Jakarta.

Pemecatan tersebut dilakukan secara resmi. Bahkan, Hendry sempat diusir oleh Ketua Dewan Pers dari lantai 4 Kantor PWI yang berkantor di Gedung Dewan Pers.

Saat ini, Hendry ChBangun telah beberapa kali menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Para penyidik menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan dan kasus ini diharapkan menjadi pelajaran bagi pejabat lain di lingkungan PWI.

"Hendry sudah bolak balik diperiksa penyidik. Dan itu dipastikan tak ada SP3," tegas Novrizon Burman.

Fay



Plt. Ketua PWI Kepri, Marganas Nainggolan.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau (Kepri) diharapkan dapat melahirkan ketua definitif yang memiliki integritas tinggi dalam menjalankan organisasi. Hal ini disampaikan oleh Plt Ketua PWI Kepri, Marganas Nainggolan, dalam sambutannya pada acara tersebut.

Hal itu disampaikan, pada sast digelarnya acara Konferensi Provinsi (Konferprov) di Hotel 89 Penuin, Kota Batam, (22/2/2025).

Marganas menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota PWI Kepri dan para peserta yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Ia juga mengucapkan selamat kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri yang baru dilantik, serta mengapresiasi kehadiran para tokoh pers dan perwakilan dari tujuh kabupaten dan kota di Kepri.

“Saya berdiri sebagai Plt Ketua Kepri, ini adalah sebuah dinamika dalam berorganisasi. PWI tetap berdiri tegak lurus. HPN di Pekanbaru lalu menjadi salah satu perjalanan menuju konferprov ini,” ujar Marganas.

Ia mengakui bahwa penunjukannya sebagai Plt Ketua merupakan hal yang tidak terduga, mengingat usianya saat ini. Namun, demi menjaga integritas PWI, ia menyatakan kesiapannya untuk menjalankan tugas tersebut. Ia juga berharap konferprov ini berjalan dengan baik dan mampu melahirkan pemimpin yang berintegritas.

Sementara itu, Dewan Kehormatan PWI Kepri, Ramon Damora, menegaskan bahwa kehadiran perwakilan Pemprov Kepri, termasuk Kepala Dinas Kominfo Kepri, Hasan, menunjukkan bahwa acara ini memiliki legitimasi dan integritas yang kuat. Sebab, Gubernur saat ini sedang menjalani pelatihan di Magelang, bersama kepala daerah lainya dari seluruh Indonesia. Ia juga berharap sinergi antara PWI dan Pemprov Kepri dapat terus terjalin dengan baik.

Ramon menyampaikan, Ketua Umum PWI, Zulmansyah Sakedang, permohonan maaf karena tidak dapat hadir langsung dalam acara tersebut. Namun, ia tetap memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya konferprov hingga terpilihnya Ketua PWI Kepri definitif.

Kehadiran sejumlah pejabat dari Pemprov Kepri, DPRD Kepri, serta pejabat vertikal semakin menegaskan legitimasi acara ini. PWI, yang telah berdiri sejak tahun 1946 dan menjadi organisasi wartawan tertua di Indonesia.

Organisasi ini telah melalui berbagai perjalanan penting dalam sejarah pers nasional. Dalam setiap peringatan Hari Pers Nasional (HPN), perjalanan organisasi ini selalu menjadi refleksi bagi anggotanya.

“Semoga acara ini dapat melahirkan energi baru bagi PWI Kepri. Organisasi ini harus berintegritas dan tetap konsisten dalam menjalankan perannya. Setelah ini, PWI Kepri harus hadir dengan semangat baru, tanpa kompromi,” tegas Ramon.

Fay



BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Konferensi Provinsi Luar Biasa (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau 2025 resmi digelar di Hotel 89 Penuin, Kota Batam, Sabtu (22/2/2025). Acara ini menjadi momentum penting bagi organisasi jurnalis tertua di Indonesia dalam menata kembali kepemimpinan dan memperkuat integritas anggotanya.

Sejumlah pejabat dari Pemerintah Provinsi Kepri dan Kota Batam serta beberapa pejabat vertikal lainnya turut hadir, menunjukkan dukungan penuh terhadap keberlangsungan organisasi. Ratusan anggota PWI Kepri dari tujuh kabupaten/kota di Kepri juga hadir, menandakan antusiasme yang tinggi terhadap pelaksanaan konferensi ini.

Ucapan selamat dalam bentuk papan bunga, banner, dan media iklan lainnya tampak memenuhi area konferensi, semakin menegaskan bahwa acara ini mendapat perhatian luas dari berbagai pihak.

Konferprov luar biasa ini digelar sebagai tindak lanjut dari Surat Keputusan PWI Pusat Nomor: 121-PGS/A/PP-PWI/II/2025 yang dikeluarkan oleh Ketua Umum PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang.

SK tersebut menetapkan pemberhentian Andi Gino dari jabatan Ketua PWI Provinsi Kepri masa bakti 2023-2028 karena dinilai melanggar Peraturan Dasar (PD) dan Peraturan Rumah Tangga (PRT) PWI setelah mengikuti Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Sebagai pengganti, PWI Pusat mengangkat Marganas Nainggolan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Kepri sisa masa bakti 2023-2028. Selain itu, SK tersebut juga menugaskan Plt Ketua PWI Kepri untuk melakukan pendataan dan verifikasi ulang anggota PWI Kepri serta menggelar konferensi luar biasa selambat-lambatnya enam bulan setelah SK diterbitkan.

Marganas Nainggolan, menegaskan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme wartawan di Kepri. Ia juga mengajak seluruh anggota untuk bersama-sama membesarkan organisasi dan tetap konsisten dalam melawan tindak pidana korupsi.

"Saya ditugaskan untuk melaksanakan Konferensi Luar Biasa guna memilih Ketua PWI Kepri masa bakti 2023-2028 selambat-lambatnya enam bulan setelah SK diterbitkan. Saya akan menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya," ujar Marganas.

Dengan digelarnya Konferprov luar biasa ini, diharapkan PWI Kepri semakin solid dan mampu menghadapi tantangan dunia jurnalistik dengan lebih profesional serta tetap menjaga marwah sebagai organisasi wartawan yang independen.

Fay



Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengajak masyarakat untuk memperkuat tali silaturahmi dalam menyambut bulan suci Ramadan 1446 Hijriah.

Ia berharap, Ramadan tahun ini dapat menjadi momentum dalam meningkatkan kebersamaan guna menciptakan lingkungan yang harmonis dan damai.

“Sampai dengan tarawih perdana, kemungkinan besar saya masih belum di Batam. Melalui momentum ini saya mengajak mari kita sambut Ramadan dengan baik,” ujar Amsakar di Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Amsakar juga mengajak masyarakat Batam untuk menjalani bulan Ramadan dengan hati yang bersih agar mendapat rida dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

“Buang keruh-keruh di hati kita. Gunakan energi Ramadan untuk membersihkan hati,” pesannya.

Amsakar Achmad bersama Li Claudia Chandra resmi menjabat sebagai Kepala dan Wakil Kepala BP Batam usai dilantik oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto di Gedung Ali Wardhana Kementerian Perekonomian.

Sebagaimana tugas BP Batam sebagai pengelola Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, Amsakar dan Li Claudia pun bertekad untuk menjadikan Batam sebagai salah satu kawasan investasi terbaik di Indonesia.

Dengan harapan, pertumbuhan ekonomi Batam pun bisa terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. (DN)




BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Team 9 Kampung Bagan Tanjung Palembang merespon tudingan yang dilontarkan oleh salah seorang Aktivis LSM Batam yang meminta kepada Kejati Kepri untuk turun tangan menangkap pemain dan alat berat serta menghentikan kegiatan ilegal di kawasan Tanjung Piayu dekat Dam Duriangkang, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam.

Melalui Sekretaris Team 9, Andi yang ditunjuk sebagai pengelola lahan dari ahli waris Awang Kecik Dusin dan Tek Hua, dengan tegas membantah semua tudingan tersebut. Dia mengatakan semua tudingan yang dialamatkan kepadanya itu tidaklah benar dan tidak berdasar serta hanya menduga - duga.

"Kami merasa sangat dirugikan dengan tudingan yang dilontarkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab yang mengatasnamakan Aktivis LSM Batam. Tudingannya tidak berdasar dan hanya menduga-duga," ujar Andi kepada sejumlah media saat ditemui di sebuah kedai kopi dibilangan Marina, Kamis (20/2/2025) malam.

Lebih lanjut Andi menjelaskan, pihaknya secara resmi ditunjuk sebagai pengelola lahan dari ahli waris Awang Kecik Dusin dan Tek Hua, untuk melakukan perluasan Tapak Rumah Kampung Tua yang berada di Kampung Bagan Tanjung Palembang, tepatnya di RT 01 RW 09 Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam.

"Kami Team 9 resmi ditunjuk sebagai pengelola untuk melakukan perluasan tapak rumah Kampung Tua yang berada di Kampung Bagan Tanjung Palembang oleh ahli waris Awang Kecik Dusin dan Tek Hua," sebutnya.

Masih menurut Andi, banyaknya masyarakat yang belum memiliki tapak rumah menjadi alasan utama pihaknya bersedia ditunjuk untuk mengelola lahan dari ahli waris Awang Kecik Dusin untuk melakukan perluasan tapak rumah Kampung Tua yang berada di Kampung Bagan Tanjung Palembang.

Tidak itu saja, pihaknya juga mengikuti program Pemerintah Pusat yang saat ini sedang berpihak kepada masyarakat menengah yang belum memiliki tempat tinggal, serta siap mendukung program Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah dalam menyiapkan tiga juta rumah.

"Kami Team 9 membantu masyarakat untuk mendapatkan rumah tapi dengan tidak memberatkan masyarakat itu sendiri," imbuhnya.

Senada, Tokoh Masyarakat Melayu Pembela Kampung Tua Kota Batam, Arba Udin atau yang lebih dikenal dengan Udin Pelor sangat menyayangkan atas adanya tudingan yang dilontarkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab yang mengatasnamakan dirinya Aktivis LSM Batam.

Udin Pelor meminta kepada oknum Aktivis LSM Batam yang tidak bersedia diketahui identitasnya tersebut, agar dapat menunjukkan bukti yang dia miliki jika memang lokasi yang dia maksud tersebut masih masuk dalam kawasan Hutan Lindung (HL) dan Catchment Area.

"Kami mengecam keras tudingan tersebut. Atas dasar apa dia berani menyebutkan lokasi tersebut masih masuk kawasan Hutan Lindung (HL) dan Catchment Area. Mana datanya? Ayo kita buktikan bersama," ungkap Udin Pelor.

Lebih lanjut Udin Pelor mengatakan, berdasarkan dokumen yang diperlihatkan, diketahui Muhammad Faizal melakukan permohonan Survey dan Klarifikasi Status Lahan yang berlokasi di Kampung Bagan, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam.

Adapun luas lahan yang diajukannya tersebut lebih kurang 9 Ha kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau.

Dia mengatakan diminta oleh tim 9 untuk menengahi masalah terkait adanya informasi penggarapan lahan yang disebut diduga ilegal yang dilakukan di Kelurahan Tanjung Piayu, kota Batam.

Dalam informasi tersebut dikatakan hutan lindung, sedangkan surat dari Dinas Kehutanan yaitu KPLH ll Batam telah mengeluarkan surat bahwasanya itu bukan hutan lindung.

"Setelah itu keluar, makanya pengajuan verifikasi oleh tim 9, Kampung Bagan, Tanjung Palembang, terhadap RKWB kota Batam dan RKWB Korwil kecamatan dan alhamdulillah hasil rapat itu masuk ke dalam perluasan kampung tua bagan Tanjung Palembang," terang Udin.

Selanjutnya Udin Pelor menegaskan dengan adanya klarifikasi ini, rumor yang beredar diluar tidak menjadi fitnahan. Dan menganggap tidak memiliki dokumen alas hak dari ahli waris.

Kedua, kenapa lahan tersebut mau diperluasan untuk kampung tua? Kalau dibangun perumahan, masyarakat kecil itu tidak mampu karena berdasarkan dari tim, mereka yang ngambil tapak rumah itu mereka bayar untuk masalah perataan tanah saja, dengan sistem kredit.

Sistem ini akan meringankan mereka, jadi mudah mudahan kepada para pihak dapat memaklumi ini dan dipertegas tidak ada mencari keuntungan pribadi, tetapi ini diamanahkan oleh ahli waris.

Sekedar informasi, lahan tersebut rencananya akan dijadikan tapak rumah siap bangun (bukan kavling). Ahli waris memiliki saudara banyak, jadi untuk saudara saudara nya juga. Bukan di jual kepada perusahaan.

Fay



Justitia Primadona kembali  pimpin  ASPPI Kepri priode II.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: : Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Kepri periode 2024-2028 secara resmi dilantik oleh Gubernur Kepri yang diwakili oleh Kadispar Kepri, Guntur Sakti, di Ballroom Hotel Aston Pelita Batam, Rabu (19/2).

Justitia Primadona kembali didaulat untuk memimpin ASPPI Kepri dalam pelantikan yang juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Batam Ardi Winata.

"Sinergi, yang diusung dalam tema pelantikan ini oleh ASSPI Kepri kita harapkan menjadi euh utama dalam pengelolaan di sektor pariwisata," jelas Guntur Sakti.

Mantan pejabat Kementerian Pariwisata RI ini, menjelaskan, pariwisata bukan hanya urusan sektoral, tetapi memerlukan keterlibatan banyak pihak.

"Kerjasama lintas sektor, lintas aktir dan juga lintas koridor diperlukan untuk membangun pariwisata yang mampuni, yang dapat mandiri dan tidak selalu beegantung kepada pemerintah," katanya lebih jauh.

Guntur Sakti juga menyoroti tentang beberapa hal yang dihadapi sektor pariwisata saat ini, diantaranya kondisi ekonomi global yang sedang tidak stabil. "Inovasi menjadi kunci dalam menjaga daya saing," ujarnya.

Ia berharap, semua pihak yang terlibat dalam sektor pariwisata di Kepri tetap memiliki semangat yang sama dalam membangun industri ini. Ia menekankan pentingnya strategi bersama untuk mencapai tujuan yang lebih besar.

Justitia Primadona selaku ketua terpilih menyampaikan rasa terima kasih atas amanah yang diberikan untuk periode yang kedua ini.

"Ini merupakan amanah yang harus saya jalankan dengan lebih baik ke depan, agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pariwisata Kepri. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk kembali memimpin ASPPI Kepri,” katanya.

"Peran aktif berbagai organisasi pariwisata yang berkecimpung di Kepri turut menentukan kebijakan pemerintah. Kita mengajak seluruh pihak untuk bekerja lebih keras demi meningkatkan kualitas dan daya saing pariwisata Kepri," sambungnya.

“Kita semua harus berperan, karena kemajuan pariwisata bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab organisasi dan seluruh elemen masyarakat,” ajaknya.

Pada kesempatan ini juga Justitia Primadona menyampaikan terima kasih yang tak terhingga atas kontribusi para sponsor yang telah membantu terlaksananya acara pelantikan pengurus ASPPI Kepri ini, diantaranya; Kencana Travel, Sri Mulia Trave, Ferry ⁠Putri Anggreni, Aston Hotel, Bintan Argro Grup, Fullmoon Paradise Tour, dan sponsor lainnya yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

Dalam perkembangan ASPPI yang telah berumur hampir dua dekade ini, penasihat DPD ASPPI Kepri, Irwandi Azwar, turut memberikan pandangannya.

"ASPPI sudah hampir 20 tahun terbentuk dan selalu berdiri dengan semangat yang sama untuk memajukan pariwisata, baik di Indonesia maupun di Kepri," katanya.

"Dalam sektor perekonomian pun tidak dapat ditampik bahwa pariwisata merupakan sektor yang mengambil perang yang sangat besar," imbuhnya.

Irwandi juga mengajak semua pihak untuk tidak ragu dalam memperjuangkan keberlanjutan pariwisata, terutama di Kepri.

Sementara itu, dijumpai di tempat yang sama, Ardi Winata selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Batam mengatakan bahwa, pariwisata Batam sangat kompetitif dalam lingkup global.

"Tentunya kita harus selalu berinovasi dan beradaptasi dalam menyikapi perkembangan  laju pariwisata. Kita harus memanfaatkan posisi strategis kita yang berdekatan dengan Singapura dan Malaysia dan menjadi pintu gerbang yang sangat penting dalam menyumbangkan angka wisatawan mancanegara untuk Indonesia," jelas Kadis yang akrab disapa Ardi ini.

"Selamat atas pelantikan Pengurua ASPPI Kepri periode 2024-2028, dan semoga amanah dalam mengemban tugas dalam membantu pemerintah mengembangkan dan memajukan pariwisata, khususnya di Kepri dan Batam. Selamat bertugas," tutupnya.

Fay



Konferprov Luar Biasa PWI Kepri.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam melantik Walikota Batam 2025-2030 Amsakar Achmad sebagai ex-officio Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) dan  Wakil Walikota Batam Li Claudia Chandra sebagai Wakil Kepala BP Batam, Kamis (20/2/2025) di Gedung Ali Wardhana Kementerian Perekonomian RI di Jakarta.

Merespon pelantikan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepri, Marganas Nainggolan, mewakili para wartawan anggota PWI Provinsi Kepri mengirimkan karangan bunga. Karangan bunga yang cukup panjang itu berisi ucapan selamat kepada Amsakar dan Li Claudia yang telah resmi menjadi orang nomor satu dan dua di Kota Batam.

"Karangan bunga ini sebagai ungkapan kegembiraan dan kebahagiaan kami atas pelantikan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra sebagai Walikota dan Wakil Walikota Batam sekaligus sebagai Kepala dan Wakil Kepala BP Batam," ujar Marganas Nainggolan, Kamis (20/2/2025).

Ungkapan ini, lanjut wartawan senior anggota PWI pertama dari Batam itu, adalah ekspresi para wartawan di Kota Batam yang tergabung dalam organisasi wartawan tertua dan berpegang teguh kode etik, UU Pers dan berintegritas.

Di tengah-tengah kesibukannya mempersiapkan pelaksanaan Konfrensi Provinsi Luar Biasa (KLB) PWI Kepri, wartawan penerima anugerah Pers Card Number One (PCNO) itu tidak melupakan perhatiannya kepada para sahabatnya yang hari ini dilantik menjadi kepala daerah di Provinsi Kepri.

Menyinggung mengenai persiapan pelaksanaan KLB PWI Provinsi Kepri, Marganas mengungkapkan, saat ini persiapan pelaksanaan kegiatan pemilihan Ketua PWI Provinsi Kepri dan Ketua Dewan Kehormatan PWI Provinsi Kepri itu sudah nyaris rampung 90 persen.

Bahkan, sejumlah tokoh politik, tokoh masyarakat dan pejabat berbagai instansi sudah mengonfirmasi kehadiran mereka. Kegiatan KLB PWI Provinsi Kepri tersebut akan digelar di Hotel 89 Penuin Lubuk Batam Batam, Sabtu 22 Februari 2025 pukul 13.00 WIB.

"Diperkirakan 120 orang lebih anggota PWI Kepri, wartawan dari berbagai organisasi dan dua organisasi perusahaan pers terbasar juga sudah menyatakan konfirmasi kehadiran mereka," ujar Marganas sembari tak lupa mengapresiasi dan berterimakasih atas sambutan hangat dari berbagai pihak atas gawean PWI Provinsi Kepri itu.

Fay



Lokasi KSB Siap Bangun. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Praktik jual beli Kaveling Siap Bangun (KSB) diduga ilegal berlangsung terang-terangan persis di belakang Madrasah Tsanawiyah Batamiyah, Kampung Bagan, Kecamatan Sei Beduk Kota Batam.

Pantauan wartawan di lokasi, lahan yang diperkirakan seluas 1,5 hektare di belakang sekolah itu, kini telah disulap menjadi hamparan tapak tanah yang telah di patok dan siap untuk diperjualbelikan kepada masyarakat umum.

Menurut informasi yang berhasil diperoleh dari warga setempat, kaveling siap bangun dilokasi ini dijual dengan harga yang cukup bervariasi. Mulai dari Rp 35 juta hingga Rp 40 juta per tapak ukuran 8x10.

"Benar pak, kaveling ini dijual dengan harga mulai Rp 35 juta hingga Rp 40 juta per tapak ukuran luas 8x40 persegi. Jika bapak bersedia, saya bisa pertemukan dengan pengelolanya," ujar salah seorang pria berawakan kurus saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, proses pematangan lahan untuk ratusan KSB ini sudah berlangsung sejak beberapa bulan yang lalu. Saat ini sudah masuk dalam tahap pemasaran, oleh karenanya di pasang patok untuk memudahkan pembeli.

"Sudah banyak yang laku, lebih dari 20 unit disini pak. Ada juga kalangan pegawai order 2 kaveling. Kalau soal masalah surat menyurat nanti ada tim yang bisa mengurusnya," ungkapnya.

Seperti diketahui, Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait telah menghimbau, seluruh masyarakat Batam agar tidak membeli Kavling Siap Bangun (KSB), yang lokasi lahannya tidak pernah dialokasikan BP Batam sebelumnya. Mengingat, BP Batam tidak lagi mengeluarkan izin program KSB sejak tahun 2016 silam.

Hal ini disampaikan kembali oleh pihak BP Batam, seiring dengan maraknya keluhan dan laporan masyarakat terkait dengan penawaran penjualan kavling mengatasnamakan KSB (Kavling Siap Bangun), sehingga menimbulkan kerugian bagi masyarakat yang menjadi korban penipuan.

“Tentu menjadi perhatian kami, terkait maraknya promosi jual beli kavling mengatasnamakan KSB, apalagi yang sering kita lihat di media sosial. Kami tak henti-hentinya untuk kembali menghimbau dan mengingatkan kepada masyarakat, agar teliti dan hati-hati terhadap potensi penipuan penjualan kavling ilegal ini,” kata Ariastuty Sirait beberapa waktu lalu.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Badan Pengusahaan (BP) Batam serta Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri soal keberadaan puluhan unit kaveling siap bangun tersebut.

Red



Kartu Keanggotaan PWI atas nama Marganas Nainggolan.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menegaskan bahwa segala keputusan yang dikeluarkan oleh Hendry Ch Bangun, termasuk pencabutan keanggotaan enam anggota PWI yakni Ramon Damora, Saibansyah Dardani, Marganas Nainggolan, Denni Risman, Parna Edison Simamarta, dan Tunggul Manurung, adalah tidak sah dan tidak memiliki dasar hukum.

Ketua Umum PWI Pusat Zulmansyah Sekedang menegaskan bahwa Hendry Ch Bangun telah diberhentikan penuh dari keanggotaan PWI sejak 16 Juli 2024 akibat dugaan kasus cash back dana Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bantuan Forum Humas BUMN.

"Keputusan yang mengatasnamakan PWI dan ditandatangani oleh Hendry Ch Bangun tidak memiliki legalitas. Sejak SK Dewan Kehormatan PWI pada 16 Juli 2024, Hendry Ch Bangun bukan lagi bagian dari organisasi ini. Maka, segala tindakannya atas nama PWI tidak bisa diakui," tegas Zulmansyah, Kamis (20/2/2025).

Zulmansyah melanjutkan, PWI tetap satu sebagai organisasi wartawan tertua dan terbesar di Indonesia. Yang berubah hanya kepengurusannya setelah Dewan Kehormatan (DK) PWI memberhentikan penuh atau memecat Hendry Ch Bangun.

Karena diberhentikan penuh, sesuai Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI, diselenggarakan Kongres Luar Biasa (KLB) PWI pada 18 Agustus 2024 di Jakarta untuk memilih Ketua Umum PWI Pusat yang baru guna menyelesaikan sisa masa jabatan 2023–2028.

Namun, keputusan Dewan Kehormatan tersebut ditolak oleh Hendry Ch Bangun, yang tetap mengklaim dirinya sebagai Ketua Umum PWI. Hal ini memunculkan persepsi keliru di masyarakat bahwa PWI terpecah menjadi dua kubu.

"Persoalannya bukan pada PWI sebagai organisasi, melainkan pada pihak-pihak yang tidak mau melepaskan jabatan Ketua Umum meskipun sudah diberi sanksi oleh Dewan Kehormatan," lanjut Zulmansyah.

Zulmansyah juga menegaskan bahwa Hendry Ch Bangun memang Ketua Umum sah hasil Kongres PWI Bandung, tetapi statusnya berubah setelah 16 Juli 2024, ketika ia resmi diberhentikan penuh atau dipecat oleh Dewan Kehormatan PWI.

*Deklarasi Integritas PWI Kepri: Meneguhkan Kesetiaan terhadap Kepengurusan Sah*

Di tingkat daerah, PWI Provinsi Kepulauan Riau menegaskan komitmennya terhadap integritas dan persatuan organisasi dalam acara Deklarasi Integritas PWI Kepri yang digelar di Batam Center, Kota Batam, Jumat (14/2/2025).

Acara ini menjadi momen penting bagi PWI Kepri, dihadiri berbagai tokoh pers dan pengurus yang menyatakan dukungan terhadap kepengurusan sah di bawah Zulmansyah Sekedang serta menegaskan pentingnya loyalitas dalam berorganisasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Kepri, Marganas Nainggolan, mengungkapkan alasannya menerima jabatan tersebut. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil demi menjaga integritas organisasi.

"Di usia saya yang sudah tidak muda lagi, saya tidak mau hanya ikut-ikutan. Namun, ketika dihubungi Bung Zulmansyah (Ketua PWI), saya menyadari pentingnya mendukung PWI yang berintegritas," kata Marganas.

Marganas mengaku bertemu langsung dengan Zulmansyah Sekedang di Pekanbaru saat peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Riau. Di sana, ia kemudian ditunjuk sebagai Plt Ketua PWI Kepri. Ia berharap wartawan muda di Kepri dapat membentuk manajemen baru yang solid agar tidak terjadi dualisme berkepanjangan.

"PWI harus tetap satu. Saya menganggap Zulmansyah Sekedang sebagai Ketua Umum PWI," tegasnya.

Sebagai anggota PWI pertama di Batam sejak tahun 1986 dan pemegang lebih dari satu Kartu Tanda Anggota (KTA) PWI, termasuk KTA seumur hidup, Marganas menyatakan bahwa menerima jabatan Plt Ketua PWI Kepri merupakan bentuk kesetiaannya kepada organisasi yang sah.

Ketua Panitia Pelaksana (OC) Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Kepri, Tunggul Manurung, mengungkapkan bahwa konferensi akan digelar pada 22 Februari 2025 di Hotel 89 Penuin, Batam, selama dua hari.

Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Kepri, Ramon Damora, menanggapi pemecatannya yang ditandatangani Hendry Ch Bangun dengan tersenyum.

“Masak orang yang sudah dipecat bisa memecat? Maaf ya, KTA PWI saya yang meneken Ketua Umum Zulmansyah Sekedang,” katanya sambil menunjukkan kartu anggota PWI.

Fay


Ketua Pimpinan Cabang INTI Kota Batam, Wong Bun Hock foto bersama dengan perwqkilan BPJS Kesehatan Batam

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Kota Batam berkolaborasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kota Batam melaksanakan Seminar Sosialisasi Program JKN 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sahid Vanilla Hotel Ballroom Lantai 4 Nagoya, Kota Batam pada, Selasa (18/2/2025). 

Dalam seminar itu, pihak penyelenggara menghadirkan narasumber yakni, dr. Rahmida Yanti A, M.Kes yang menyampaikan materi tentang Update kebijakan terbaru JKN 2025. Dan, Nining Indira K, S. Si., AAK yang menyampaikan tentang cara pendaftaran dan alur rujukan, pelayanan BPJS Kesehatan Peserta Mandiri. Hadir juga sebagai pembicara, Plt. Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Batam, Adi Harnus S.E.

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Ketua Pimpinan Cabang INTI Kota Batam, Wong Bun Hock, Ketua Panitia Pelaksana beserta jajaran, Pengurus INTI Kota Batam serta peserta seminar yang berasal dari berbagai elemen masyarakat diantaranya, Panti Jompo, Panti Asuhan, Pekerja dan juga Masyarakat kota Batam.

Ketua Pimpinan Cabang INTI Kota Batam, Wong Bun Hock mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu program kerja yang telah disusun sebelumnya oleh para pengurus INTI Kota Batam.

Wong Bun Hock atau yang akrab dipanggil Pak Wong mengatakan, sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwasannya Perhimpunan Indonesia Tionghoa ini kegiatannya lebih condong kepada kegiatan sosial kemasyarakatan. 

Artinya, dengan hadirnya INTI langsung di tengah-tengah masyarakat ini diharapkan bisa membantu mengatasi dan meringankan masalah - masalah yang sedang dihadapi oleh masyarakat kota Batam.

"Hadirnya INTI ini untuk membantu masyarakat yang benar-benar tidak terjangkau, dalam mendapatkan informasi mengenai jaminan kesehatan dari pemerintah," ucap Pak Wong usai kegiatan.

Lanjutnya, dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat bisa mengetahui tentang update kebijakan terbaru JKN 2025 serta mengetahui juga cara pendaftaran dan alur rujukan, pelayanan BPJS Kesehatan Peserta Mandiri.

"Kita melihat manfaat BPJS Kesehatan untuk masyarakat berpenghasilan rendah adalah kemudahan akses terhadap layanan kesehatan dengan biaya yang jauh lebih terjangkau," sebutnya.

Sebelum adanya program JKN, banyak masyarakat terutama dari kalangan menengah ke bawah, yang kesulitan untuk mengakses layanan kesehatan yang memadai.

Dengan menjadi peserta BPJS Kesehatan, biaya pengobatan, mulai dari konsultasi dokter umum, pemeriksaan laboratorium, hingga rawat inap di rumah sakit, dapat ditanggung dengan biaya yang lebih ringan, sesuai dengan kelas dan jenis perawatan yang dipilih.

"Salah satu tantangan terbesar dalam sistem kesehatan Indonesia adalah ketidakmerataan akses terhadap layanan medis antara daerah perkotaan dan pedesaan. Dengan adanya program JKN BPJS Kesehatan, pelayanan kesehatan kini dapat diakses secara lebih merata di seluruh wilayah Indonesia," imbuhnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Bagian Penjaminan Manfaat dan Utilisasi BPJS Kesehatan Kota Batam  dr. Rahmida Yanti A, M.Kes, menyampaikan materi tentang Update kebijakan terbaru JKN 2025 kepada peserta Seminar Sosialisasi Program JKN 2025 yang digagas oleh INTI Kota Batam.

Dalam kesempatan itu, mewakili seluruh pimpinan BPJS Kesehatan Kota Batam, dia mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dilaksanakan oleh INTI Kota Batam ini dengan aman dan lancar.

Dikatakannya, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman peserta JKN terkait dengan layanan yang ada di JKN itu sendiri.

Pihaknya berharap, dengan adanya kegiatan ini peserta JKN bisa lebih memahami terkait dengan pendaftaran layanan, pelayanan kesehatan yang dijamin oleh JKN kemudian update tentang layanan JKN.

"Sebenarnya apa yang menjadi kebutuhan peserta sudah disediakan semuanya oleh JKN, tinggal di maksimalkan dan di optimalkan di faskes oleh peserta JKN," sebutnya.

Sementara, Plt. Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Batam, Adi Harnus S.E mengatakan, kegiatan yang di gagas oleh INTI Kota Batam ini sangat positif dan sangat bermanfaat bagi masyarakat banyak, baik masyarakat yang mampu ataupun masyarakat yang kurang mampu.

Dikatakannya, Pemerintah Kota Batam telah memberikan akses layanan kesehatan gratis kepada masyarakat tidak mampu melalui program PBI Daerah.

"PBI daerah adalah program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu secara ekonomi. PBI daerah juga dikenal sebagai PBI APBD," ujar Adi Harnus usai kegiatan.

Pihaknya berharap, apa yang sudah dilakukan oleh Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Kota Batam dapat ditularkan ataupun di contoh oleh organisasi - organisasi kemasyarakatan lainnya yang ada di kota Batam.

"Semoga apa yang sudah dilakukan oleh INTI Kota Batam dapat di contoh oleh organisasi lainnya," harapnya.

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang turut memberikan bantuannya, baik bantuan moril maupun materiil, sehingga acara ini bisa terlaksana dengan aman dan lancat.

"Mewakili seluruh panitia pelaksana yang bertugas saya mengucapkan ribuan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan, sehingga kegiatan ini bisa terlaksana dengan aman dan lancar," pungkasnya.

Fay


Foto Bersama. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: BP Batam dan PT Persero Batam menandatangani perjanjian kerjasama terkait pengelolaan aset dalam rangka penyediaan infrastruktur pengembangan dan pengoperasian Tempat Penimbunan Sementara (TPS) Area Pelabuhan Telaga Punggur, Selasa (18/2/2025).

BP Batam melalui Anggota Bidang Pengusahaan, Wan Darussalam menjelaskan bahwa kerjasama ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam melakukan perbaikan tata kelola pelabuhan dan mendukung proses kepabeanan.

Wan Darussalam berharap, penyediaan infrastruktur TPS ini nantinya juga dapat meningkatkan penerimaan negara dan mampu memberikan kontribusi untuk kemajuan sektor pelabuhan.

"BP Batam sebagai pengelola KPBPB bertugas agar penataan pelabuhan bisa menjadi lebih baik. Melalui kerjasama ini, kami berharap penerimaan negara dari sektor pelabuhan pun bisa ikut meningkat," ujarnya saat memimpin agenda penandatanganan.

Di samping itu, lanjutnya, kerjasama ini juga bertujuan untuk menyediakan fasilitas pemeriksaan fisik terhadap arus lalu lintas barang yang keluar dari Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Hal tersebut sekaligus menindaklanjuti arahan Tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) terkait reformasi tata kelola pelabuhan.

"Harapannya tentu agar barang yang keluar-masuk bisa lebih tertib. Semoga ini bisa sukses karena telah mendapat dukungan penuh dari seluruh stakeholder," pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Dendi Gustinandar; Direktur Restrukturisasi, Hadjad Widagdo; Kepala Biro Hukum dan Organisasi, Alex Sumarna; Direktur Peningkatan Kinerja dan Manajemen Risiko, Konstantin Siboro; Direktur Evaluasi dan Pengendalian, Asep Lili Holilullah; dan perwakilan PT Persero Batam.

Red


Puluhan Warga Relokasi Tembesi Tower Sholat Jum'at Perdana Bersama PT TPM di Masjid Al-Gofur Sei Daun Piayu.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: PT Tanjung Piayu Makmur menggelar Sholat Jumat pertama bersama dengan warga relokasi Tembesi Tower pada hari Jumat, 14 Februari 2025 yang lalu di Masjid Al – Ghofur yang berlokasi di Komplek Piayu Makmur di Sei Daun, Tanjung Piayu.

Lokasi tersebut merupakan daerah relokasi bagi warga Tembesi Tower terdampak penertiban pada tanggal 8 Januari 2025 lalu. Diikuti oleh puluhan warga Komplek Piayu Makmur dan sekitarnya, ibadah Sholat Jumat ini berlangsung dengan khidmat dan lancar.

Sesuai dengan peruntukan permukiman, warga Tembesi Tower yang telah setuju untuk pindah ke lahan relokasi Sei Daun Piayu mendapatkan kepastian hukum berupa sertifikat lahan serta fasilitas pendukung seperti listrik, air serta tempat ibadah yang telah dipersiapkan untuk memudahkan warga beraktivitas sehari-hari. 

Pihak PT TPM mengupayakan yang terbaik agar warga yang tinggal mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik serta nyaman. Hal ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada seluruh warga Tembesi Tower yang terdampak pembebasan lahan terkait dengan pengembangan Kawasan Industri Tembesi yang telah dan sedang berlangsung. 

Masjid Al-Ghofur yang dibangun oleh PT TPM ini dapat memuat hingga 500 warga. Fasilitas Masjid seperti tempat wudhu terpisah  untuk pria dan wanita, toilet, serta tempat parkir yang cukup luas disediakan untuk kenyamanan warga beribadah.

Beberapa hari sebelum Sholat Jumat tanggal 14 Februari 2025 yang lalu, pihak PT TPM bersama dengan warga bergotong royong membersihkan dan menyiapkan Masjid untuk dapat digunakan dengan nyaman.

“Alhamdulilah pelaksanaan Sholat Jumat perdana ini berjalan dengan lancar. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa, saling guyub bergotong royong membersihkan dan mempersiapkan Masjid. Kita optimalkan agar bisa berfungsi dengan baik hari ini, seterusnya dan selamanya amin. 

Pada saat ini telah hadir juga bersama dengan kita instansi terkait dari Kelurahan (Seklur), anggota Polsek serta Tim Kecamatan Sei Beduk, artinya Masjid kita sudah bisa beroperasi secara optimal.

"Harapan kami, kita beserta masyarakat dapat saling menjaga agar supaya Masjid ini dapat berfungsi sebagaimana layaknya Masjid, Sholat Fardhunya berjalan ditambah lagi dengan kegiatan-kegiatan keagamaan yang telah direncanakan oleh masyarakat.” ujar Eka Teguh Kurniawan selaku Koordinator Tim Pembebasan PT TPM.

Warga Komplek Piayu Makmur menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan sholat Jumat perdana. Perwakilan warga berterima kasih kepada PT TPM atas fasilitas tempat ibadah yang luas, bersih, dan nyaman.

Fay


Lokasi Pematangan Lahan. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Aktivitas pematangan lahan seluas puluhan Hektar di wilayah Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam tepatnya disamping komplek Ruko Botania Garden 'diduga' kuat tidak mengantongi izin.

Informasi yang dihimpun wartawan, lahan tersebut di klaim milik PT. Bintang Jaya Husada (Glory Point Group). Hal itu dibenarkan oleh pihak BP Batam melalui Kabag Humas BP Batam, Sazani.

"Ia benar lahan tersebut milik PT.BJH dengan alokasi lahan seluas 24,7 Hektar dan sudah memiliki dokumen legalitas yang diterbitkan BP Batam sejak tahun 2019 dengan peruntukan perumahan," kata Sazani menjawab konfirmasi ESNews, Rabu (19/2/2025).

Kendati demikian, soal perizinan Cut and Fill atas aktivitas itu, pihaknya belum mengeluarkan izin.

"Namun, untuk izin cut and fill di lokasi tersebut, BP Batam belum ada mengeluarkan izin," tegasnya.

Atas aktivitas yang sudah dilakukan tanpa izin itu, kata Sazani, BP Batam sudah melayangkan surat peringatan (SP) 1. "Direncanakan, dalam waktu dekat akan memberikan SP 2," katanya.

Untuk itu, ia menyarankan agar pihak pengembang lahan tersebut segera melengkapi perizinan atas pematangan lahan tersebut. "Kami menyarankan sebelum melakukan aktivitas di atas lahan tersebut harus memiliki izin," tutupnya.

Sementara itu, pantauan wartawan di lokasi, tampak sejumlah alat berat dan armada mobil 10 roda melakukan aktivitas pemotongan lahan dan penimbunan rawa dan bakau.

Hingga berita ini diterbitkan wartawan masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan dan Direskrimsus Polda Kepri terkait aktivitas ilegal tersebut.

Fay


Kepala Pusat Pengembangan KPBPB Batam dan KEK, Irfan Syakir Widyasa bersama Plt. Direktur BU Fasling, Iyus Rusmana dan Kepala Biro Hukum dan Organisasi, Alex Sumarna.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sari Ater Hospitality Bandung melakukan kunjungan ke Badan Pengusahaan (BP) Batam pada Selasa, (18/2/2025). Delegasi tersebut diterima oleh Kepala Pusat Pengembangan KPBPB Batam dan KEK, Irfan Syakir Widyasa bersama Plt. Direktur BU Fasling, Iyus Rusmana dan Kepala Biro Hukum dan Organisasi, Alex Sumarna.

Direktur Sari Ater, Herrie Hermanie Soewarma mengapresiasi atas sambutan hangat yang diberikan kepada pihaknya. Ia menyampaikan, kedatangannya yakni untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai peluang kerja sama terhadap aset milik BP Batam utamanya bidang pariwisata

"Kami datang ke sini untuk melihat lebih dalam potensi kerja sama lebih lanjut dengan BP Batam. Harapan kami, melalui kolaborasi ini, kami dapat memberikan kontribusi yang positif di sini," kata Herrie.

Sementara, Kepala Pusat Pengembangan KPBPB Batam dan KEK, Irfan Syakir Widyasa menyambut baik penjajakan peluang kerja sama terhadap aset-aset milik BP Batam oleh Sari Ater Hospitality Bandung dan beberapa pelaku usaha di Jawa Barat.

Menurutnya, pelaku usaha tersebut sudah berpengalaman puluhan tahun dalam membangun dan mengembangkan objek wisata di Provinsi Jawa Barat. Sehingga kata Irfan, potensi pegembangan aset BP Batam kedepan dapat lebih optimal bila kerja sama terwujud. 

“Tentu nantinya dengan kehadiran Sari Ater, Sindang Reret dan pelaku usaha lainnya ini akan memperkaya ekosistem wisata dan meningkatkan daya tarik Batam sebagai kawasan investasi dan destinasi wisata bertaraf internasional,” harap Irfan.

Setelah mendengar paparan dari BP Batam, para pelaku usaha tersebut site visit menuju KEK Nongsa setelah sehari sebelum (17/2) telah mengunjungi Taman Kolam dan Taman Rusa Sekupang. 

Red



Ophelia Firsty, Marketing and Branding Manager HARRIS Resort Barelang Batam foto bersama dengan tamu undangan.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka merayakan ulang tahunnya yang ke-7, HARRIS Resort Barelang Batam menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan mengundang anak-anak dari Panti Asuhan Bina Insan Madani bertemakan Lingkungan.

Acara yang digelar pada 12 Februari 2025 ini sekaligus merayakan World Environmental Education Day dan berkolaborasi dengan Free the Sea untuk memberikan edukasi lingkungan hidup. Kegiatan ini berlangsung di HARRIS Cafe.

Agiana Ditakristi, Head of Business Development & Director Free the Sea, memandu acara dengan membagikan wawasan tentang pentingnya menjaga lingkungan serta langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan untuk menciptakan perubahan positif.

“Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran akan isu lingkungan di kalangan anak-anak dan masyarakat sekitar”. Ungkapanmya.

Dikatakannya, Selain edukasi, HARRIS Barelang Batam juga memberikan sumbangan sembako dan tempat sampah daur ulang kepada panti asuhan.

Anak-anak panti turut diundang untuk menikmati makan siang bersama, berenang, serta mengikuti foam party sebagai bagian dari rangkaian kegiatan spesial in

Ophelia Firsty, Marketing and Branding Manager HARRIS Resort Barelang Batam, menyampaikan, Kami ingin menjadikan perayaan ulang tahun ini lebih bermakna dengan berbagi tidak hanya kepada para tamu, tetapi juga kepada karyawan dan komunitas sekitar.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menanamkan nilai kepedulian lingkungan sejak dini serta memberikan pengalaman yang berharga bagi anak-anak panti asuhan.” Kata Ophelia Firsty  Selasa (18/2/2025).

Dikatakannya, acara ini juga mencakup berbagai aktivitas interaktif dan sesi berbagi untuk mempererat hubungan antara peserta, tamu hotel, dan tim HARRIS Barelang Batam.

“Kami HARRIS Barelang Batam terus berkomitmen untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan dan komunitas sekitar. Diharapkan program CSR ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk lebih peduli terhadap keberlanjutan lingkungan”. Pungkasnya.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi HARRIS Barelang di Jl. Trans Barelang Batam, telepon 07784091111, WhatsApp 081534091111, email reservation-harris-batambarelang@tauzia.com, atau kunjungi situs web https://www.discoverasr.com/en/harris/indonesia/harris-resort-barelang-batam

Fay


Seorang pengunjung sedang menikmati menu berbuka puasa.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: HARRIS Hotel Batam Center mengumumkan bahwa penawaran harga Early Bird untuk program "Berkat Ramadan" akan berakhir pada Selasa, 19 Februari 2025.

Masyarakat Batam yang ingin menikmati paket berbuka puasa dengan lebih dari 50 menu pilihan disarankan untuk segera melakukan pemesanan untuk mendapatkan harga spesial Rp178.000 nett per orang. 

Setelah tanggal 19 Februari 2025, harga paket berbuka puasa akan kembali ke tarif normal sebesar Rp218.000 nett per orang. Meski demikian, HARRIS Hotel Batam Center tetap menawarkan promo "Beli 10 Gratis 1" sepanjang bulan Ramadan nanti. 

"Kami menghadirkan promo Early Bird ini sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia kami dan juga untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat Batam menikmati berbuka puasa berkualitas dengan harga terjangkau," ujar Dodi Putra selaku General Manager Share Service HARRIS Resort Waterfront Batam dan HARRIS Hotel Batam Center, Selasa (18/2/2025).

Ramadan tahun ini diperkirakan jatuh pada bulan Maret 2025. Program "Berkat Ramadan" Berbuka Nikmat Ramadan di HARRIS Hotel Batam Center menawarkan pengalaman berbuka puasa dengan konsep all-you-can-eat yang menyajikan beragam hidangan tradisional dan internasional. Semua menu disajikan dengan standar kualitas HARRIS Hotel yang telah dikenal masyarakat Batam. 

*Keistimewaan Paket Berkat Ramadan*

Paket berbuka puasa di HARRIS Hotel Batam Center mencakup berbagai fasilitas, di antaranya: 

Buffet Ramadan dengan lebih dari 50 menu pilihan 
- Hiburan musik Ramadan 
- Infaq 
- Tempat sholat 
- Hadiah harian 

"Menu berbuka puasa kami dirancang oleh tim chef berpengalaman dengan memperhatikan cita rasa lokal dan internasional. Kami juga menyediakan menu-menu tradisional yang selalu dinantikan saat berbuka puasa," tambah Dodi. 

Syarat dan Ketentuan Berlaku 

- HARRIS Hotel Batam Center juga memberikan promo menarik selama bulan Ramadan dengan ketentuan sebagai berikut: 
- Beli 5 gratis 1 untuk pemesanan pada tanggal 1-4 dan 28-29 Ramadan 
- Beli 10 gratis 1 untuk pemesanan pada tanggal 5-27 Ramadan 
- Diskon 50% untuk anak usia 4-10 tahun 

Masyarakat Batam dapat menikmati suasana berbuka puasa yang nyaman dengan keluarga, teman, atau kolega bisnis di HARRIS Hotel Batam Center. Lokasi hotel yang strategis di pusat kota Batam menjadikannya pilihan ideal untuk berbuka puasa, baik bagi individu maupun untuk acara korporat. 

*Dukungan pada Ekonomi Lokal*

Program berbuka puasa "Berkat Ramadan" di HARRIS Hotel Batam Center turut memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal. Selain menggunakan bahan makanan dari pemasok lokal, hotel juga mempekerjakan tenaga tambahan selama bulan Ramadan. 

*Reservasi dan Informasi Lebih Lanjut* 

Masyarakat Batam yang ingin memanfaatkan harga Early Bird Rp178.000 nett per orang dapat segera melakukan reservasi sebelum tanggal 19 Februari 2025. Reservasi dapat dilakukan melalui nomor telepon dan whatsapp +627787499999 atau melalui akun media sosial resmi @harrisbatamcenter. 

Untuk informasi lebih detail, pengunjung juga dapat memindai QR code yang tersedia pada material promosi atau mengunjungi website resmi HARRIS Hotel Batam Center. bit/ly/BERKATHARRIS 

"Kami mengundang masyarakat Batam untuk merencanakan berbuka puasa dari sekarang dan memanfaatkan promo Early Bird ini. Jangan sampai terlewatkan kesempatan untuk menikmati pengalaman berbuka puasa premium dengan harga spesial," tutup Dodi.

Fay


Kepala BPJS Kesehatan, Harry Nurdiansyah rapat bersama Dinas Kesehatan Kota Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sebagai upaya maksimal dalam memenuhi komitmen, Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) mitra BPJS Kesehatan Batam, bersama dengan Dinas Kesehatan Kota Batam, menghadiri pertemuan koordinasi terkait rujukan pada Jumat (14/02), di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Batam.

Kepala BPJS Kesehatan, Harry Nurdiansyah mengatakan bahwa Faskes mitra BPJS Kesehatan, dihimbau untuk terus mengedepankan komitmen dan integritas tinggi dalam hal memenuhi regulasi.

“BPJS Kesehatan dan Faskes menjalin hubungan sebagai mitra berdasarkan Perjanjian Kerjasama, untuk itu tentunya komitmen dan integritas kita dalam hal pelayanan dibutuhkan untuk optimalisasi fungsi melayani kepada masyarakat,” kata Harry.

Harry menyampaikan, BPJS Kesehatan mengharapkan agar tiap Faskes dapat memberikan pelayanan sesuai dengan kesepakatan yang disetujui pada saat penandatanganan kerjasama salah satunya adalah terkait dengan 144 penyakit yang harus tuntas di FKTP.

144 penyakit tersebut diharapkan tuntas di FKTP dan tidak dilakukan rujukan ke Faskes Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) sebab dokter layanan primer dapat mendiagnosis dan melakukan penatalaksanaan secara mandiri dan tuntas sesuai Perkonsil No 11 Tahun 2012 tentang Standar Kompetensi Dokter Indonesia Tahun 2012. 

Penyakit tersebut antara lain tetanus, migrain, vertigo, kejang demam, insomnia, influenza, faringitis, pneumonia, tuberkulosi paru tanpa komplikasi, gastritis, demam tifoid, infeksi saluran kemih bagian bawah, kehamilan normal, malaria, dermatitis atopik, scabies, reaksi gigitan serangga, alergi makanan dan lain lain.

Harry mengatakan, meskipun demikian rujukan tetap dapat diberikan sesuai indikasi medis, jika penyakit tersebut tidak dapat diselesaikan di FKTP dan membutuhkan pemeriksaan lanjutan. Indikasi medis tersebut berdasar kepada Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No HK.01.07/MENKES/1936/2022 Tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Kesehatan No HK.01.07/MENKES/1186/2022 Tentang Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama.

”Jadi 144 penyakit itu bukan tidak dapat dijamin oleh BPJS Kesehatan, tapi memang penanganannya harus terlebih dahulu di Pusksmas, klinik, dokter praktik dan diharapkan dapat tuntas di Faskes tingkat pertama tersebut,” kata Harry.

Sub Koordinator Pelayanan Kesehatan Primer dan Tradisional Dinas Kesehatan Kota Batam, Ananda Pinnaera turut menekankan kembali terkait pengendalian rujukan dari FKTP ke FKRTL. 
Berdasarkan data BPJS Kesehatan, penyakit yang seringkali dirujuk adalah Hipertensi dan Diabetes Melitus. 

Penyakit tersebut merupakan dua dari penyakit yang diarahkan untuk dapat diselesaikan di FKTP, dengan pengecualian apabila terdapat indikasi medis maka rujukan juga dapat diberikan.

“Penekanan dari tiap pimpinan faskes kepada tenaga medis yang bertugas di bagian pelayanan perlu dilakukan agar tenaga medis juga memiliki awareness dari peraturan yang berlaku dalam asuhan keperawatan yang diberikan dalam Program JKN,” kata Ananda.

Ananda juga menjelaskan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) adalah tempat pertama pasien mendapatkan asuhan keperawatan yang mereka butuhkan.

”Rujukan dapat diberikan apabila sesuai indikasi medis dengan mengacu ke regulasi dan beberapa hal yang menjadi kriteria rujukan. Upaya awal yang dapat dilakukan dari tiap Faskes adalah mapping dari tiap penyakit yang seringkali dirujuk,” ujar Ananda.

Harapan utama dari pertemuan ini adalah kesamaan persepsi dari seluruh pihak yang berkaitan untuk berkomitmen menuntaskan 144 penyakit di FKTP sekaligus mendukung peran FKTP untuk memberikan pelayanan primer kepada masyarakat dalam program JKN.

Fay


Wan Darussalam.


BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan (BP Batam) menggelar Serah Terima Jabatan Direktur RSBP Batam, dr. Sri Rezeki Handayani kepada Plt. Direktur RSBP Batam yang juga menjabat sebagai Direktur Evaluasi dan Pengendalian BP Batam, Asep Lili Holilulloh.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (18/2/2025) di Ruang Rapat Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, dan dihadiri oleh para Pejabat Tingkat 2 yang berada di bawah kepemimpinan Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam.

⁠Sebelumnya, jabatan Direktur RSBP Batam diemban oleh dr. Sri Rezeki Handayani, sejak tanggal 3 Januari 2024 silam.

Penggantian ini dilakukan setelah melalui pertimbangan matang, yang dimuat dalam Surat Keputusan Kepala BP Batam Nomor 27 tahun 2025 yang terbit pada tanggal 17 Februari 2025 tentang Pemberhentian Dengan Hormat Dalam Jabatan Direktur Badan Usaha RSBP Batam. 

Dalam sambutannya, Wan Darussalam menyampaikan apresiasinya kepada Direktur sebelumnya dan menyampaikan beberapa pesan kepada Plt. Direktur yang baru.

“Semua perencanaan pengelolaan rumah sakit silahkan dikaji ulang, baik mengenai keuangan, pengelolaan asset, maupun SDM,” pesan Wan Darussalam.

Selain itu, ia juga berpesan agar senantiasa menjaga kekompakan demi meningkatkan pelayanan kepada pasien,

“Kepada dr. Sri Rezeki saya ucapkan terima kasih atas dedikasinya selama memimpin RSBP Batam, dan kepada Pak Asep saya titip rumah sakit kita agar dapat dikelola lebih baik lagi.” harapnya

(rud)



Ketua Organizing Committee Konferprov LB PWI Kepri, Tunggul Manurung disampingi Alfian Lumbangaol dan Muhammad Kavi saat menerima berkas pandaftaran Saibansah Dardani dan Parna Simarmata.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Panitia Konferensi Provinsi (Konferprov) Luar Biasa (LB) PWI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mulai menerima pendaftaran bakal calon (bacalon) Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepri dan bacalon Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Provinsi Kepri periode 2025-2030. 

Setelah pendaftaran tersebut dibuka pada hari Sabtu, 15 Februari 2025 lalu, akhirnya dua orang wartawan senior Provinsi Kepri mendaftarkan diri di Kantor Sekretariat Panitia Konferprov LB PWI Kepri, Kawasan Menara Imperium Batam Center, Senin, 17 Februari 2025. Pendaftaran akan ditutup pada hari ini, Selasa 18 Februari 2025.

Bacalon pertama yang mendaftar adalah Pemimpin Redaksi (Pemred) BATAMTODAY.COM dan J5NEWSROOM.COM, Saibansah Dardani yang mendaftarkan diri sebagai bacalon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepri. Kedua, Pemred POJOKBATAM.ID, Parna Edison Simarmata yang mendaftarkan diri sebagai bacalon Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Provinsi Kepri periode 2025-2030. 

Berkas pendaftaran Saibansah dan Parna diterima langsung oleh Ketua OC (Organizing Committee) Konferprov LB PWI Kepri, Tunggul Manurung disampingi Alfian Lumbangaol dan Muhammad Kavi. "Kami telah menerima berkas-berkas pendaftaran Saibansah Dardani sebagai bacalon Ketua PWI Provinsi Kepri dan berkas Parna Edison Simarmata sebagai bacalon Ketua Dewan Kehormatan PWI Provinsi Kepri," ujar Tunggul Manurung. 

Selanjutnya, lanjut Tunggul, berkas-berkas akan diperiksa oleh OC Konferprov LB PWI Provinsi Kepri sebelum nantinya dikirim ke PWI Pusat di Jakarta. "Tadi malam, OC Konferprov LB PWI Kepri sudah memeriksa berkas-berkas kedua bacalon dan sudah kami periksa, dinyatakan lengkap, dan telah kami kirim ke Jakarta untuk diperiksa dan disahkan sebagai calon," papar wartawan senior BATAM POS itu. 

Sementara itu, usai mendaftarkan diri, Saibansah Dardani mengatakan, dirinya akan dirinya mengusung visi, "Bersama Mengembalikan Marwah PWI Kepri Sebagai Organisasi Profesi yang Kompeten dan Profesional". Visi ini juga sejalan dengan visi yang diusung oleh Parna Edison Simarmata.

Sekadar informasi, tahun ini, perjalanan karir jurnalistik pria yang akrab disapa Cak Iban itu sudah 31 tahun terus menerus. Mengawali karir jurnalistiknya di Harian Riau Pos Pekanbaru Riau, sejak 1991 sampai 1997. Sebelum kemudian melanjutkan karirnya di Majalah Warta Ekonomi Jakarta pada 1997 sampai 1998. Kemudian, bergabung dengan Majalah Kapital Jakarta pada 1998 sampai 2002.

Dari Jakarta, pada tahun 2002 Cak Iban yang juga Ahli Pers Dewan Pers itu hijrah ke Batam dan menjadi Wakil Pemimpin Redaksi Harian Lantang pada 2002 sampai 2004. Sebelum kemudian bergabung di Majalah Ekonomi dan Bisnis PILARS Jakarta tahun 2004-2005. Lalu, pada 2006 -2014 berkarir di Harian Ekonomi Neraca Jakarta.

Ketika dunia pers dunia dan Indonesia mulai bergeser ke platform digital, penguji UKW (Uji Kompetensi Wartawan) itu berlabuh ke BATAMTODAY.COM pada tahun 2014 sampai hari ini. Lalu, pada 17 Agustus 2022 mendirikan media baru, Majalah Siber Indonesia J5NEWSROOM.COM. 

Sampai hari ini, Cak Iban sudah menulis lebih dari 10 judul buku. Di antaranya, "Border Wacthdog - Catatan Jurnalistik karya Saibansah Dardani". Buku ini berisi pengantar dari Pengamat Militer dan Intelijen Indonesia Dr. Connie Rahakundini Bakrie.

Lalu, buku berjudul "Tol Laut dari Natuna ke Papua", "Pahlawan di Jalur Tikus Kepri Catatan Jurnalistik Batamtoday.com", kumpulan cerita pendek "Rumah Kelamin, menjadi salah satu penulis buku "EXTRAORDINARY MARGIONO: WARTAWAN CERDIK & DALANG NYENTRIK", menjadi salah satu penulis buku "AZYUMARDI AZRA Sang Intelektual Organik yang Rendah Hati", menjadi salah satu penulis buku "Membaca Sani" dan "Kyai Haji Idris Jauhari, Pendiri Pondok Pesantren Al Amien Prenduan Sumenep Madura". Serta, masih ada beberapa judul buku lagi.

Fay


Ketua KONI Kepri Usep RS hadir Rakerprov KONI Kepri Tahun 2025.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepri menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Kepri pada Minggu 16 Februari 2025. Acara berlangsung  di Kantor KONI Kepri  Komplek RUKO Dermoga Sukajadi Kota Batam.

Di kesempatan tersebut hadir Ketua KONI Kepri Usep RS didampingi oleh jajaran pengurus. Hadir juga Asmin Patros yang bertindak sebagai Steering Committee atau SC Rakerprov dan  Mussorprovlub KONI Kepri 2025.

Rakerprov digelar secara daring (zoom meeting) dan diikuti oleh peserta yang berasal dari KONI Kabupaten Kota Kepri, Pengprov Cabor se Kepri,  Badan Fungsional dengan jumlah kehadiran 54 peserta .

Rakerprov dihadiri Gubernur Kepri Ansar Ahmad yang diwakili Kadispora Kepri Drs Muhamad Ikhsan MSi. Dalam pembukaan , acara dibuka langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat  yang diwakili oleh Wakil Ketua Umum II Bidang Organisasi, Hukum dan Litbang, Mayjen TNI (Purn) Sudarmo.

Ketua SC Asmin Patros menjelaskan, bahwa berdasarkan SK KONI Pusat, Kepenguruaan KONI Kepri di bawah Usep RS sebagai Ketua, diberi kesempatan untuk menyelesaikan tugas menggelar Rakerprov dan Musorprovlub KONI Kepri 2025 paling lama hingga 28 Februari 2025

Asmin Patros mengatakan,  Sabtu 16 Februari 2025, KONI Kepri telah melaksanakan Rakerprov. Usai Rakerprov nanti dirangkai dengan Musorprovlub KONI Kepri 2025 .

“Dalam Rakeprov  juga membentuk panitia Penjaringan dan Penyaringan Ketua Umum KONI Kepri 2025 2029 serta ditutup dengan penyelenggaraan Musorprovlub dengan agenda pemilihan Ketua Umum KONI Kepri,” ujar Asmin Patros.

Asmin menyebut, ada lima orang yang disepakati dan dimandatkan sebagai Tim Penjaringan dan Penyaringan yaitu Nutherin Sihaloho (Ketua), Amri (Sekretaris), Ketua KONI Bintan Dedi (Anggota),  Pengprov Cabor Triathlon, dan Amir selaku Ketua SIWO PWI Kepri.

“Tim  Penjaringan dan Penyaringan ini  berasal dari unsur pengurus KONI Kepri (dua orang), satu orang dari pengurus cabor provinsi, satu orang dari KONI Kota – Kabupaten serta yang terakhir berasal dari badan fungsional, dengan jumlah total 5 orang, “papar  Asmin Patros lagi.

Asmin Patros selaku Steering Committee (SC) menegaskan, setelah diputuskan, Panitia Penjaringan dan Penyaringan mulai bekerja Senin (17 Februari 2025 pukul 13.00 WIB.

Senin siang, mereka mulai rapat dan di kantor dan mulai menerima berkas pendaftaran calon mulai Senin 17 Februari 2025 pukul 13.00 WIB sampai tanggal 21 Februari 2025 pukul 13.WIB.

“Kenapa harus sampai tanggal 21 Februari? Karena Musorprovlub dijadwalkan akan dilakukan  22 Februari 2025. Jadi Tim bisa menyusun laporan kepada SC soal hasil penjaringan dan penyaringan tentang siapa saja yang ditetapkan sebagai calon," imbuh Asmin.

Usai Rakerprov KONI Kepri, panitia Penjaringan dan Penyaringan yang diketuai Nutherin Sihaloho memulai tugas mereka pada  Senin 17 Februari 2024, pukul 13.00 WIB.

“Tugas mereka memberikan informasi, menyiapkan formulir pendaftaran dan lain sebagainya yang diambil kemudian nanti akan diisi dan dikembalikan dan dilengkapi dengan persyaratan-persyaratannya. Jadi tim akan membantu panitia dan SC sebelum sampai ke pelaksanaan Musorprovlub , sudah menghasilkan siapa-siapa bakal calon yang nanti akan ditetapkan jadi calon Ketum KONI Kepri Periode 2025-2029,” kata Asmin Patros.

Asmin Patros juga menyampaikan apresiasi kepada para peserta Rakerprov KONI Kepri 2025 . Menurut Asmin, Raker ini berjalan kondusif.  Dalam Rakerprov KONI Kepri , Asmin Patros menyebut telah terjadi proses diskusi yang cukup dinamis terutama di bagian point point persyaratan Calon Ketum KONI Kepri 2025-2029 mendatang.

Dalam diskusi itu, juga muncul berbagai pendapat dan pandangan dari peserta baik yang sepakat maupun yang tidak sepakat dengan rancangan draft yang sudah disusun dengan panitia SC.

“Sesuai dengan rancangan yang disusun SC bahwa salah satu persyaratan  calon ketua KONI Kepri ke depan itu diharapkan yang sudah punya pengalaman olahraga. Atas poin ini  diantara peserta ada yang tidak sepakat. Namun setelah dilakukan votting, maka lebih banyak suara yang menyatakan sepakat bahwa persyaratan calon, sesuai dengan apa yang sudah disusun SC,” kata Asmin.

“Teman teman peserta sudah menyampaikan pokok-pokok pikirannya juga secara terbuka. Pada saat harus mengambil keputusan harus melalui pemungutan suara. Tadi kita juga lakukan  pemungutan suara  untuk memutuskan Apakah tetap sesuai dengan rancangan atau memperluas seperti usulan dari salah satu peserta. Namun  akhirnya berhasil diputuskan dengan voting,” kata Asmin.

Fay


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.