OJK Dukung Program pemerintah Terkait Pembiayaan Perumahan Khusus Masyarakat Berpenghasilan Rendah.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: OJK mendukung program Pemerintah terkait penyediaan rumah bagi masyarakat, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), yang memberikan kesempatan bagi masyarakat luas untuk memiliki rumah melalui program 3 juta hunian.

Dalam proses pemberian kredit/pembiayaan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), OJK memberikan ruang bagi Lembaga Jasa Keuangan (LJK) untuk mengambil kebijakan pemberian kredit/pembiayaan berdasarkan penerapan manajemen risiko yang sesuai dengan risk appetite dan pertimbangan bisnis. OJK telah menyampaikan surat kepada perbankan dan LJK lainnya agar dapat mendukung perluasan pembiayaan untuk KPR bagi MBR. 

Peran Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) dalam mendukung penyaluran kredit/pembiayaan  
SLIK berisi informasi yang bersifat netral dan bukan merupakan informasi daftar hitam. SLIK digunakan untuk meminimalisir asymmetric information (moral hazard dan adverse selection), dalam rangka memperlancar proses kredit/pembiayaan dan penerapan manajemen risiko oleh LJK. 

Di samping itu, SLIK yang kredibel sangat diperlukan dalam rangka menjaga iklim investasi di Indonesia.

Penggunaan SLIK dalam proses pemberian kredit/pembiayaan perumahan merupakan salah satu informasi yang dapat digunakan dalam analisis kelayakan calon debitur dan bukan merupakan satu-satunya faktor dalam pemberian kredit/pembiayaan.

Tidak terdapat ketentuan OJK yang melarang pemberian kredit/pembiayaan untuk debitur yang memiliki kredit dengan kualitas non-lancar, termasuk apabila akan dilakukan penggabungan fasilitas kredit/pembiayaan lain, khususnya untuk kredit/pembiayaan dengan nominal kecil. 

Hal ini ditunjukkan dengan praktik yang telah dilaksanakan oleh LJK, dimana per November 2024, tercatat sebesar 2,35 juta rekening kredit baru diberikan oleh LJK kepada debitur yang sebelumnya memiliki kredit non-lancar dari seluruh pelapor SLIK. 

OJK juga menyiapkan kanal pengaduan khusus pada Kontak 157 untuk menampung pengaduan jika terdapat kendala dalam proses pengajuan KPR untuk MBR dimaksud, termasuk laporan mengenai adanya Surat Keterangan Lunas (SKL) dari kredit/pembiayaan di LJK lain yang datanya belum dikinikan sesuai pelaporan SLIK.

Dan, apabila terdapat kesulitan untuk melakukan pelunasan. Untuk menangani pengaduan dimaksud dengan lebih cepat dan efektif, maka OJK akan membentuk satuan tugas khusus bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman dan stakeholder lainnya. 

Kebijakan strategis OJK lainnya dalam mendukung pembiayaan sektor perumahan

Di samping itu, beberapa kebijakan strategis OJK dalam mendukung pembiayaan sektor perumahan yaitu:

1)    Kualitas KPR dapat dinilai hanya berdasarkan ketepatan pembayaran
Sesuai POJK No.40/POJK.03/2019 tentang Penilaian Kualitas Aset Bank Umum, penetapan kualitas Aset Produktif untuk debitur dengan plafon sampai dengan   Rp 5 miliar dapat hanya didasarkan atas ketepatan pembayaran pokok dan/atau bunga (1 pilar), yang juga berlaku untuk KPR. Perlakuan penilaian kualitas aset tersebut bersifat lebih longgar dibandingkan kredit lainnya dimana bank menilai dengan 3 pilar (prospek usaha, kinerja debitur, kemampuan membayar).

2)    Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dapat dikenakan bobot risiko yang rendah dan ditetapkan secara granular dalam perhitungan aset tertimbang menurut risiko untuk risiko kredit (ATMR Kredit).
Sebagaimana SEOJK No.24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan ATMR untuk Risiko Kredit dengan Menggunakan Pendekatan Standar bagi Bank Umum, kredit untuk properti rumah tinggal dapat dikenakan bobot risiko ATMR Kredit yang rendah dibandingkan kredit lainnya antara lain kredit kepada korporasi. Dalam ketentuan tersebut bobot risiko ditetapkan secara granular dengan bobot terendah sebesar 20 persen, berdasarkan Loan To Value (LTV).   

Adapun LTV dalam konteks ATMR Kredit dihitung pada setiap posisi akhir bulan berdasarkan nilai tercatat kredit dibandingkan nilai agunan properti, sehingga dengan adanya pembayaran cicilan kredit dan semakin mendekati jatuh tempo, akan terjadi penurunan LTV yang diikuti dengan penurunan bobot ATMR kredit. Dengan demikian, perbankan memiliki ruang permodalan yang lebih besar untuk menyalurkan KPR selanjutnya.

3)    Untuk mendukung sisi pendanaan kepada pengembang perumahan, larangan pemberian kredit pengadaan/pengolahan tanah telah dicabut sejak 1 Januari 2023.

OJK telah memberikan keleluasaan bagi pengembang perumahan untuk memperoleh pembiayaan dari perbankan untuk pengadaan/pengolahan tanah, dimana sebelumnya terdapat larangan pemberian kredit untuk pengadaan/pengolahan tanah, sebagaimana diatur pada POJK No.44/POJK.03/2017 jo. POJK No.16/POJK.03/2018 tentang Pembatasan Pemberian Kredit atau Pembiayaan oleh Bank Umum untuk Pengadaan Tanah dan/atau Pengolahan Tanah.

Dengan dicabutnya larangan tersebut, bank diiimbau agar lebih menekankan pada penerapan manajemen risiko yang baik.

Selanjutnya, OJK bersama stakeholder terkait akan membahas mengenai dukungan likuiditas bagi pembiayaan program 3 juta rumah mengingat besarnya kebutuhan dana yang dibutuhkan untuk program dimaksud, antara lain penyempurnaan skema Efek Beragun Aset Surat Partisipasi (EBA SP) di Pasar Modal.

Dengan berbagai dukungan kebijakan di atas, diharapkan program Pemerintah untuk menyediakan 3 juta hunian dapat terlaksana dengan baik.

Fay


May Shine Debora Panaha selaku Ketua GMKI Kota Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Penangkaran buaya milik PT Perkasa Jagat Karunia (PJK) di pulau bulan telah hancur dampak dari turunnya hujan selama tiga hari, sehingga banyaknya buaya lepas dan kabur dari penangkaran.

Masyarakat nelayan sekitar pun mengalami ketakutan untuk melakukan pekerjaannya, karena khawatir terancam di terkam buaya yang masih berkeliaran.

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Kota Batam turut menyampaikan pandangannya agar pemerintah lebih tegas terhadap pihak perusahaan dan diminta lindungi hak masyarakatnya.

May Shine Debora Panaha selaku Ketua GMKI Kota Batam menyampaikan dugaan terkait adanya proses perizinan yang dimanipulatif untuk memenuhi standart perizinan.

“Ini jangan juga dianggap semerta-merta musibah, namun bisa saja adanya proses perizinan yang tidak sempurna," kata May Shine

“Kalayakan standar penangkaran dan sistem  perawatan penangkaran berjangkanya ini ada yang dirasa janggal," lanjutnya.

Ia pun meminta Dirjen KSDAE untuk memberikan sanksi pada PT PJK.

"Kami minta pihak KSDAE untuk tegas, jika perlu dicabut izinnya dan berikan sanksi sesuai perundang-undangan yang terkait," lugas aktivis perempuan itu.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menuntut Walikota Batam melalui Kadis DLH untuk melindungi kerugian immaterial para nelayan sekitar yang terkendala bekerja dampak buaya berkeliaran yang tidak diketahui hingga kapan.

“Saat ini para nelayan pun terkendala beraktivitas, perusahaan harus bertanggung jawab membantu perekonomian warga sekitar secara keseluruhan hingga benar-benar selesai persoalan in," tutupnya.

Fay


Apartemen The Monde City.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: PURI merupakan Developer pertama kebanggaan Kota Batam yang berhasil mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2020. 

Kota Batam sendiri berada di Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Zone) menjadikannya sebagai wilayah incaran para investor. 

Batam adalah wilayah yang ramah investasi terutama di bidang properti, sehingga tidak heran apabila Batam menjadi kota dengan tingkat ekonomi tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau.

Sebagaimana diketahui pada tahun 2020, berbekal dana hasil IPO sebesar Rp 30.380.000.000 PURI telah melakukan pembelian sebidang tanah SHGB seluas kurang lebih 4.3 Hektar melalui entitas anak, PT Puri Karya Bersama. 

Tanah tersebut digunakan untuk membangun 10 Tower Apartemen The Monde City dengan target total omset sebesar ± 1,5 Triliun.

Pembangunan dan penjualan The Monde City sendiri terbagi menjadi beberapa phase, yang mana pada tahun 2025 ini PURI fokus merampungkan Phase 1 yang terdiri atas 4 Tower dengan jumlah 1.264 unit serta target omset sebesar ± Rp 514 Miliar.

Apartemen The Monde City, Batam Letak The Monde City yang strategis berlokasi di Pasir Putih, Batam Center berdekatan dengan lokasi wisata, pasar tradisional, kantor pemerintahan, padat penduduk, serta bersebelahan dengan Sekolah Mondial menjadikannya sebagai investasi properti dengan return yang menjanjikan. Bahkan pada tahun 2021.

The Monde City juga memenangkan penghargaan sebagai Best Affordable Condo Development pada ajang Indonesia Property Award yang diadakan oleh Property Guru.

PURI dengan bangga berhasil raup total omset sebesar ± Rp 332 Miliar sampai akhir tahun 2024. Total Omset tersebut hanya berasal dari penjualan 4 Tower Phase 1 The Monde City, belum termasuk total omset atas penjualan proyek lain. 

Selain karena nilai proyek Apartemen The Monde City itu sendiri yang menjanjikan, kinerja membanggakan tersebut juga tidak luput dari fakta bahwa lokasi proyek tersebut terletak di jantung Kota Batam. Sehingga PURI melihat adanya prospek yang menjanjikan atas proyek-proyek PURI di Kota Batam.

Fay


Dua pengunjung HARRIS Resort Barelang sedang menikmati sajian khas Imlek.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sambut Tahun Baru Imlek 2025 dengan kemeriahan dalam acara Year of the Snake Prosperity Dinner di HARRIS Resort Barelang Batam yang menghadirkan pengalaman menginap dan bersantap spesial yang dipenuhi dengan hiburan dan suasana yang tak terlupakan bersama orang terkasih.

Year of the Snake Prosperity Dinner

Acara ini akan berlangsung pada hari Rabu, 29 Februari 2025, mulai pukul 18.00 hingga 21.00 WIB, bertempat di area outdoor 20 FeetHARRIS Resort Barelang Batam. Nikmati pengalaman kuliner dengan Buffet Makan Malam Spesial Imlek yang menampilkan hidangan khas Cina dalam suasana hangat dan menyenangkan.

Harga yang ditawarkan sangat menarik. Pemesanan Early Bird tersedia dengan harga IDR 480.000/nett per. Harga normal adalah IDR 508.000/nett per orang. Untuk keluarga, tersedia Paket Family Tableu ntuk 10 orang dengan harga IDR 4.280.000/nett.

Berbagai hiburan spesial akan menemani malam Anda, termasuk Chinese Buffet yang autentik, pertunjukan HARRIS Move, Live Music, Tarian Barongsai untuk keberuntungan, penampilan alat musik tradisional Cina Guzheng, Fire Dance, kehadiran God of Fortune, kembang api yang meriah, dan doorprize menarik untuk para tamu. Rayakan kemeriahan ini bersama keluarga dan orang-orang tercinta dalam suasana yang penuh warna, kehangatan, dan keberuntungan.
 

Lunar New Year Getaway di HARRIS Resort Barelang Batam

Sambut Tahun Baru Imlek dengan Lunar New Year Getaway, pengalaman menginap spesial di HARRIS Resort Barelang Batam. Paket ini menawarkan kenyamanan dan kemeriahan untuk keluarga Anda. Periode pemesanan sudah dibuka mulai sekarang hingga 28 Januari 2025, dengan periode menginap pada tanggal 29 Januari 2025.

Paket ini mencakup pengalaman menginap di HARRIS Room Garden View, sarapan buffet untuk dua dewasa dan dua anak di bawah enam tahun di HARRIS Café, serta satu kali Buffet Makan Malam Imlek untuk dua dewasa dan dua anak di bawah enam tahun pada tanggal 29 Januari 2025.

Harga Early Bird tersedia dengan nilai IDR 2.188.000/nett/kamar/malam, sedangkan harga normal adalah IDR 2.688.000/kamar/mlam. Pemesanan dapat dilakukan langsung melalui WhatsApp di +62 815-3409-1111 atau melalui situs web discoverasr.com.
 
"Rayakan Tahun Baru Imlek dengan staycation tak terlupakan di HARRIS Resort Barelang Batam. Nikmati promo spesial Lunar New Year Package, lengkap dengan menginap nyaman, sarapan, dan makan malam Imlek untuk keluarga. Dengan fasilitas seperti water playground yang seru, infinity pool yang memukau, kolam anak yang aman, jogging track untuk berolahraga, serta pantai yang indah, ditambah beragam aktivitas menarik untuk anak-anak, ini adalah destinasi sempurna bagi keluarga untuk bersantai, menikmati momen kebersamaan, dan menciptakan kenangan indah," tutur Bart Jan Van Den Brink, General Manager Harris Resort Barelang Batam, Selasa 

Untuki nformasi dan pemesanan lebihlanjut, silahkan hubungi HARRIS Resort Barelang Jl. Trans Barelang Batam, telepon 07784091111, chat whatsApp 081534091111, email .hbrl.reservation@the-ascott.com, dan situs web bit.ly/HARRISBARELANG.

Fay


Lapangan Tenis yang terletak di kawasan Museum Timah Indonesia Mentok, Bangka Barat.

BANGKA BARAT|KEPRIAKTUAL.COM: Untuk mendukung kegiatan olahraga masyarakat, PT Timah menyediakan lapangan tenis yang terletak di kawasan Museum Timah Indonesia Mentok, Bangka Barat. Lapangan tenis ini kerap digunakan masyarakat untuk berlatih dan maupun sekadar berolahraga. Seperti yang dilakukan oleh komunitas Mentok Tenis Club (MTC).

Sekretaris Mentok Tenis Club David mengatakan Lapangan Tenis MTI, dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana olahraga tenis.

"Muntok Tenis Club tergabung dari berbagai usia, tua muda, juga pria dan wanita. Setiap hari senin dan Jumaat pada sore hari latihan untuk dewasa. Sedangkan anak-anak dan remaja latihan tenis sabtu Minggu pagi mulai jam 7 sampai siang," kata David.

David bersyukur PT Timah memberikan fasilitas lapangan untuk latihan olahraga tenis, sehingga masyarakat bisa menyalurkan hobi. Bahkan lapangan ini digunakan para atlet tenis untuk latihan apalagi letaknya yang strategis.

"Kami bersyukur dan berterima kasih kepada PT Timah, fasilitas lapangan tenis, memberikan manfaat buat masyarakat khususnya atlit tenis," katanya.

Sehubungan akan dilaksanakannya Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA), dirinya berharap PT Timah dapat merenovasi lapangan.

"Kami berharap PT Timah dapat merenovasi lapangan karena nanti akan dilaksanakan POPDA. Lapangan ini akan dijadikan tempat bertanding atlit. Selain itu lapangan tenis ini juga dijadikan tempat bertanding. Melalui even tersebut melahirkan beberapa atlit muda berbakat," katanya.

Atlit Muda Tenis Bangka Barat Al Varo Vidrin (13) mengaku kerap latihan tenis Lapangan Tenis Museum Timah. 

"Setiap jadwal latihan, kita latihan di sini, juga pernah tanding dengan orang dewasa. Terima kasih kepada PT Timah akan fasilitas yang diberikan," ujar Peraih Juara Satu Ganda dalam Kejurnas IMTC di Palembang.

Senada rekan AlVaro, Rifat (11) mengaku Ia ingin berprestasi di POPDA mendatang.
"Sering berlatih tenis di sini, harapannya POPDA nanti dapat prestasi yang terbaik," ucapnya. 

(A.Yahya)


Karyawan saat Apel K3

PANGKALPINANG|KEPRIAKTUAL.COM: PT Timah kembali menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam proses bisnis perusahaan.

Salah satu wujud komitmen dalam penerapan K3, Division Processing And Rifenery PT Timah menggelar Apel K3 di Lapangan Upacara Division Processing & Refinery, Senin, (13/1/2025).

Sub Division Head Processing and Rifenery Kopdi Kardi Saragih yang bertindak sebagai pembina upacara membacakan amanat Menteri Tenaga Kerja RI.

Apel K3 ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran seluruh karyawan akan pentingnya budaya K3 dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan produktif.

PT Timah menyadari, keselamatan dan kesehatan kerja bukan hanya kewajiban tapi tanggung jawab bersama yang harus selalu diimplementasikan dalam setiap pekerjaan.

Departement Head Corporate Communication PT Timah Anggi Siahaan mengatakan, penerapan K3 secara konsisten tidak hanya akan memberikan perlindungan kepada karyawan, tetapi juga mendorong terciptanya keberlanjutan bisnis perusahaan.

"Budaya K3 menjadi salah satu prioritas utama Perusahaan dan mengajak seluruh elemen perusahaan dan mitra usaha untuk berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat," katanya.

Ke depan, PT Timah terus meningkatkan penerapan K3 melalui penguatan budaya keselamatan, dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Perusahaan juga akan terus melibatkan karyawan dalam upaya menjaga keselamatan dan kesehatan, menjadikan K3 sebagai bagian yang tak terpisahkan dari keberhasilan perusahaan. (A.Yahya)


Wakil Ketua I DPRD Batam, Aweng Kurniawan turut mendampingi Wali Kota Batam meninjau lokasi longsor di Tiban.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Haji Aweng Kurniawan meninjau langsung lokasi longsor di Perumahan Tiban Koperasi, Kelurahan Tiban Baru, Kecamatan Sekupang, Batam, Senin (13/1/2025) pagi. 

Selain meninjau langsung proses evakuasi korban yang dilakukan tim penyelamat Basarnas dan warga setempat, beliau juga menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalam kepada para korban atas musibah berkenaan.

“Kita ikut berduka cita atas musibah ini, dan berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya terhadap korban. Tentu ini menjadi perhatian kita bersama, bagaimana proses pencarian korban dan penanganan musibah ini dapat berlangsung lancar,” ungkap Aweng.

Aweng meninjau lokasi longsor berkenaan bersama Wakil Walikota Amsakar Acmad. Dalam kesempatan itu Aweng mengapresiasi proses evakuasi dan penyelamatan yang dilakukan tim penyelamat dan warga. Dia mengapresiasi kerjasama semua pihak untuk membantu korban musibah berkenaan.

“Kita sangat apresasi kepedulian dan kerjasama semua pihak untuk membantu korban. Kita upayakan bagaimana proses penanganan musibah ini bisa lancar dan cepat serta upaya-upaya lanjutan untuk memulihkan fisik dan psikis korban musibah ini,” tegas anggota DPRD dari Partai Gerindra tersebut

Fay


Ketua Komisi I Jelvin Tan SH MH menerima cinderamata dari Komisi I DPRD Tangerang.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: KOMISI I DPRD Kota Batam menerima kunjungan kerja (kunker) Komisi I DPRD Kota Tanggerang, Senin (13/1/2025) pagi. Diantara yang dibahas terkait fungsi pengawasan DPRD dalam perizinan usaha dan investasi.

Kunker Komisi I DPRD Kota Tanggerang itu disambut Ketua Komisi I Jelvin Tan SH MH dan James Siburian di ruang serbaguna. Sedangkan rombongan Komisi I DPRD Kota Tanggerang dipimpin langsung Ketua Komisi I Haji Junaidi.

Beliau pun memperkenalkan anggota Komisi I DPRD Kota Tanggerang satu per saty. Menurutnya, mayoritas anggotanya adalah wajah baru yang terpilih pada Pemilu lalu.

“Batam ini kota industri sama seperti Tanggerang, tentu banyak permohonan perizinan investasi dan usaha dan bagaimana upaya kita mengawasi baik dalam penyelenggaraan perizinan maupun kesesuaian usaha dengan izin yang diberikan,” tanya seorang anggota Komisi I DPRD Tanggerang.

Menjawab pertanyaan tersebut, Jelvin Tan menjelaskan terkait perijinan, pihaknya selalu melakukan sidak jika mendapatkan pengaduan masyarakat. Selain itu juga melakukan mekanisme RDPU (rapat dengar pendapat umum) untuk memfasilitasi penyelesaian pengaduan tersebut.

“Diantara yang kami perhatikan dalam sidak adalah kendala yang dihadapi pelaku usaha dan kesesuaian antara perijinan dan usaha,” ungkap Jelvin mengakhiri.

Fay


Tim gabungang berhasil menemukan korban tanah longsor.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sebagai bagian dari Operasi Aman Nusa II, yang merupakan operasi kemanusiaan dalam penanganan bencana, Polda Kepri bersama tim gabungan berhasil menyelesaikan misi pencarian dan evakuasi korban tanah longsor di Perumahan Tiban Koperasi, Blok S, Kota Batam, Senin (13/1/2025).

Operasi yang melibatkan sinergi lintas institusi ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap bencana yang terjadi akibat curah hujan tinggi sejak Minggu (12/1/2025) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa setelah melalui upaya pencarian intensif selama kurang lebih 16 jam, tim gabungan yang terdiri dari 375 personel Kepolisian, 88 personel TNI, serta 138 personel dari instansi terkait, seperti BPBD, Basarnas Kota Batam, Satpol PP, Damkar, dan masyarakat setempat, berhasil mengevakuasi dua korban terakhir yang sebelumnya masih dalam pencarian.

Kedua korban ditemukan pada Senin (13/1/2025) sekira pukul 15:35 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

“Kedua korban ditemukan di bawah timbunan material longsor dengan kedalaman sekitar dua meter. Proses pencarian melibatkan alat berat untuk mengangkat material longsor dan unit K9 yang mendeteksi keberadaan korban di area sulit dijangkau. Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ungkap Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si.

“Kami bersyukur akhirnya kedua korban yang sempat hilang berhasil ditemukan oleh tim gabungan. Meski situasi di lapangan cukup menantang, kerja keras dan kolaborasi yang baik membuahkan hasil. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam proses evakuasi ini ” tutur Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si.

Proses pencarian korban menghadapi berbagai tantangan, seperti cuaca yang masih tidak menentu dan kondisi tanah yang labil. Namun, dengan bantuan unit K9 dan alat berat, tim berhasil menyingkirkan material longsor di lokasi yang sulit dijangkau, jelas Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si.

Sebagai bagian dari upaya pemulihan, Polda Kepri juga mendirikan dapur lapangan atau dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang terdampak bencana. Dapur lapangan ini menyediakan makanan siap saji bagi korban yang mengungsi maupun petugas di lokasi bencana.  

Selain itu, Polda Kepri juga mendirikan posko kesehatan yang menyediakan layanan medis darurat untuk korban dan warga terdampak. Dalam rangka mendukung pemulihan psikologis korban, Polda Kepri juga menggelar kegiatan trauma healing atau Psychological First Aid (PFA), terutama bagi anak-anak dan keluarga korban yang mengalami tekanan mental akibat kejadian ini.  

Dengan berhasilnya evakuasi ini, pencarian korban akibat tanah longsor di Tiban Koperasi resmi dinyatakan selesai. Pasca panemuan seluruh Korban Tanah Longsor di Tiban Batam, 1 Regu Anggota Satbrimob Polda Kepri & Satuan Lainnya dari Polresta Barelang dibantu TNI dan instansi terkait tetap siaga di Posko Siaga Bencana Tiban dalam rangka antisipasi pemulihan situasi pasca bencana alam tanah longsor.

Pengerahan fasilitas dan personel ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat seperti ini. Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap potensi bencana susulan. Kami akan terus berupaya memberikan yang terbaik untuk membantu para korban. 

Sejumlah barang berharga milik korban ditemukan dan diserahkan kepada Ketua RT 004 setempat di posko bencana. Bantuan logistik juga mengalir dari berbagai pihak, termasuk Artha Graha Peduli dan Yayasan Buddha Tzu Chi, yang menyediakan makanan serta sembako bagi korban dan petugas. Partisipasi aktif masyarakat dalam Operasi Aman Nusa II turut memperlancar penanganan bencana dan meringankan beban para korban

Terakhir, Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini dari sumber yang terpercaya dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.

Fay


Sebuah alat berat sedang mengevakuasi rumah yang terdampak longsor di Tiban.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, sejak tiga hari terakhir mengakibatkan bencana tanah longsor di Perumahan Tiban Koperasi, Blok S pada, Senin (13/01/2025) malam.

Sebanyak lima rumah yang berada di Blok S yakni S 26A, S 27A, S 28A, S 29A, dan S 30A, terdampak reruntuhan longsor tersebut. Dalam kejadian ini, dua orang dilaporkan meninggal dunia dan tiga belas korban selamat. Hingga berita ini diturunkan, dua korban masih dalam proses pencarian karena tertimbun material longsor.

Polda Kepulauan Riau (Kepri) melalui personel gabungan dari Ditsamapta Polda Kepri, Satbrimob Polda Kepri, dan Polresta Barelang langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan darurat. Proses evakuasi ini juga melibatkan TNI, BPBD, Basarnas Kota Batam, perangkat desa, dan masyarakat sekitar.

Kabidhumas Polda Kepri, Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H. M.Si., menyampaikan bahwa tindakan cepat diambil setelah pihaknya menerima laporan dari warga setempat.

“Kami langsung mengerahkan personel untuk membantu evakuasi material longsor dan menyelamatkan korban. Proses evakuasi masih berlangsung dan kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait,” ujar Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H. M.Si.

Sebagai langkah penanganan darurat, Polda Kepri juga mendirikan posko siaga bencana di dekat lokasi tanah longsor. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi dan bantuan untuk masyarakat terdampak. Layanan yang tersedia di posko meliputi penyediaan kebutuhan logistik, tempat pengungsian sementara, serta layanan kesehatan bagi korban.

“Posko siaga bencana didirikan untuk memberikan bantuan maksimal bagi warga terdampak. Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas ini dan melaporkan setiap kebutuhan mendesak kepada petugas,” tambah Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H. M.Si.

"Untuk mempercepat pencarian korban yang masih tertimbun material longsor, Polda Kepri juga menurunkan unit K9. Anjing pelacak ini diandalkan dalam mendeteksi keberadaan korban di bawah timbunan tanah. Keberadaan unit K9 di lokasi longsor sangat membantu proses evakuasi, terutama di area yang sulit dijangkau oleh alat berat.” tambah Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H. M.Si.

Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H. M.Si., juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor. Mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi berlanjut dalam beberapa hari ke depan, warga diimbau untuk segera melaporkan kejadian darurat kepada aparat terkait.

“Bencana ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk tetap waspada, terutama saat musim hujan. Kami juga telah berkoordinasi dengan Pemko Batam dan dinas terkait untuk mengantisipasi longsor susulan,” jelas Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H. M.Si.

Terakhir, Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H. M.Si., juga mengimbau warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan.

"Kami mengajak kepada masyarakat untuk memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, terutama bagi yang tinggal di daerah rawan longsor. Jika ada tanda-tanda tanah bergerak atau retakan, segera melapor kepada aparat setempat atau posko siaga bencana,” tegas Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H. M.Si.

“Di saat seperti ini, solidaritas dan kerja sama sangat dibutuhkan. Kami juga berpesan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan waspada. Polri bersama pihak terkait akan terus berupaya maksimal untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” tutup Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H. M.Si.

Fay


Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Riau, Prof. Soerya Respationo menyerahkan potongan nasi tumpeng kepada masyarakat.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: PDI Perjuangan (PDIP) tepat pada hari, Jumat (10/1/2025) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-52 tahun 2024. Pada peringatan HUT kali ini, PDI Perjuangan mengusung tema Satyam Eva Jayate, Api Perjuangan Nan Tak Kunjung Padam.

Di wilayah Provinsi Kepulauan Riau, peringatan HUT PDI Perjuangan ke-52 digelar secara sederhana yang dilaksanakan di Kantor RR yang berada di Komplek Perkantoran Graha Kadin Jalan Engku Putri Blok H Batam Center, Kita Batam.

Sedangkan puncak peringatan HUT itu sendiri digelar di Sekolah Partai PDIP, terletak di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pukul 13.30 Wib, dan disiarkan secara langsung melalui live streaming serentak seluruh Indonesia.

Tampak hadir dalam perayaan HUT di Kepri, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Riau, Prof. Soerya Respationo beserta pengurus DPD, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batam, Nuryanto beserta jajaran pengurus DPC, PAC, Ranting, Anak Ranting se Kota Batam. 

Hadir juga, beberapa perwakilan elemen masyarakat kota Batam yang didominasi oleh kaum perempuan yang tergabung di dalam Majelis Ta'lim - Majelis Ta'lim se Kota Batam, dan juga perwakilan dari mahasiswa.

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Riau, Prof. Soerya Respationo mengatakan, tahun ini PDI Perjuangan genap berusia 52 tahun. Di ulang tahun kali ini pengurus pusat mengusung tema sentral dari pusat hingga ke daerah yakni, Satyam Eva Jayate, Api Perjuangan Nan Tak Kunjung Padam.

"Satyam Eva Jayate itu mengandung makna bahwa pada akhirnya kebenaran itulah yang akan menang," ujar Prof. Soerya saat konferensi pers dengan sejumlah awak media di Kantor RR Batam Center.

Lebih lanjut Prof. Soerya menjelaskan, sebagaimana yang disampaikan langsung oleh ibu Ketua Umum, Prof. Dr. (H.C) Megawati Soekarnoputri dalam pidatonya mengatakan bahwa masih banyak hal-hal yang harus diluruskan dan dibenahi, utamanya adalah permasalahan hukum.

"Seharusnya masalah hukum itu berlaku bagi
"Barang Siapa". Kalau kita mencermati apa yang disampaikan ibu Ketua Umum tadi, ini hukumnya tebang pilih. Kalau dalam dunia kepengacaraan dikenal hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas," ujar mantan Wakil Gubernur Kepri ini.

Masih menurut Prof. Soerya, kalau mau direfleksikan, sebetulnya pembenahan dalam bidang hukum itu mendesak untuk dilakukan perubahan-perubahan yang drastis.
 
Selanjutnya, mengenai anggapan di masyarakat yang menyatakan bahwa antara Partai PDI Perjuangan dan Partai Gerindra seolah-olah berhadap-hadapan itu merupakan anggapan yang salah dan keliru.

"Tadi Ibu Mega sampaikan dengan gamblang bahwa anggapan itu salah. Anggapan seolah-olah Ibu Mega bermusuhan dengan Pak Prabowo itu salah," tegasnya.

Selanjutnya, hal yang sangat penting disampaikan oleh ibu ketua umum dalam pidatonya yakni mewarning seluruh kadernya untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya potensi kekurangan pangan dunia.

"Ibu Mega juga menjelaskan bahwasannya bukan hanya ketahanan pangan melainkan kedaulatan pangan," tegasnya.

Maka dari itu, ibu ketua umum selalu mengingatkan kepada kadernya di seluruh Indonesia untuk menanam tanaman pengganti beras seperti, Porang, Sukun, Sagu, Singkong dan lainnya. Karena, apa yang dikuatirkan itu sudah terjadi di negara Thailand.
 
Maka dari itu, ibu Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno tak bosan-bosannya selalu mengingatkan kepada kadernya agar jangan pernah keasyikan berada di zona nyaman.

"Dekati terus masyarakat, datang ke rakyat. Bahwa masih banyak rakyat kita yang hidup di bawah garis kemiskinan. Dan, itu hal wajib yang harus kita lakukan sebagai upaya untuk mengentaskan kemiskinan," ucap Prof. Soerya.

Selanjutnya, Prof. Soerya juga menyampaikan perintah dari Ibu Mega di HUT ke-52 ini bahwasannya ulang tahun ini adalah ulang tahun partai dan bukan ulang tahun mu. Ajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama merayakannya.

Kemudian, implimentasi dari perintah ibu ketua umum, DPD PDI Perjuangan Provinsi mewujudkan nya dengan menggelar sejumlah perlombaan diantaranya, Lomba Pidato Ajaran Bung Karno Lomba Rebana atau Hadroh untuk ibu-ibu majelis taklim se kota Batam dan Lomba Puisi.

"Hal ini kita lakukan tak lain dan tak buka sebagai bentuk pengimplementasian perintah Ibu Mega, yang mewajibkan pelibatan seluruh elemen masyarakat di HUT ke-52 PDI Perjuangan," pungkasnya.

Fay


Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2025 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) foto bersama.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2025 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) melakukan audiensi dengan Plh Gubernur Kalsel Dr Roy Rizali Anwar ST MT sekaligus soft launching HPN, Jumat (10/01/2025) di Banjarmasin.

Soft launching dihadiri panitia HPN dari PWI Pusat yakni Ketum PWI Hendry CH Bangun, Sekjen PWI M Iqbal, Bendahara Umum M Nasir dan pengurus lainnya. Turut hadir Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie didampingi sejumlah pengurus.

Pada audiensi dan soft launching ini, Sekdaprov Roy Rizali Anwar juga membawa beberapa kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel, yakni Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Muhammad Muslim, Asisten III Setdaprov Ahmad Bagiawan.

Hadir juga, Kepala Dinas Koperasi UKM Gusti Yanuar Rifai, dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Rusdi Hartono serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan H Berkatullah.

Roy menyampaikan bahwa Pemprov Kalsel selalu siap mendukung kegiatan bertaraf nasional seperti HPN ini. 

Menurut Roy, dengan keberadaan kegiatan seperti HPN, akan berdampak pada perekonomian masyarakat Kalsel. 

Sebab, banyak masyarakat dari luar daerah yang datang, berbelanja serta mengunjungi destinasi wisata yang ada di Kalsel.

Menurut Roy lagi, pengalaman sebagai tuan rumah HPN 2020 akan menjadi modal untuk menyelanggarakan  kegiatan serupa yang lebih baik.

Soft Launching HPN 2025 ditandai dengan  penyerahan foto logo dan maskot HPN dari Ketum PWI Hendry CH Bangun kepada Sekdaprov Roy Rizali Anwar.

Puncak acara HPN 2025 mengusung tema “Pers Mengawal Ketahanan Pangan Untuk Kemandirian Bangsa”, yang selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto terkait swasembada pangan.

Ketua HPN 2025 Raja Pane dalam laporannya menyebutkan, pihaknya sudah melakukan persiapan cukup matang untuk penyelanggaraan kegiatan nanti, termasuk melayangkan surat ke pengurus PWI di 34 provinsi.

Raja Pane dibantu tim lain, juga memaparkan rangkaian kegiatan yang dijadwalkan pada tanggal 9-12 Februari nanti.

HPN 2025 akan diisi dengan seminar bertema  "Pers Mendorong Terwujudnya Ketahanan Pangan Nusantara" yang akan mengundang Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, Gubernur Kalsel H Muhidin, dan narasumber terkait lain.

Seminar lain terkait teknologi AI dan media massa yang mengundang para narasumber berkompeten di tingkat nasional dan lokal. 

Kemudian seminar investasi terkait dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Selain itu, direncanakan sederet menteri kabinet Merah Putih akan menjadi narasumber seminar-seminar nasional.

Salah satunya Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid sebagai  narasumber seminar “Pers Penumpang Gelap".

Selanjutnya, Ketum PWI Hendry CH Bangun menambahkan, persiapan terus dimatangkan oleh tim untuk kesuksesan pelaksanaan HPN 2025.

Hendry juga menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Kalsel atas segala dukungan yang selalu diberikan kepada jajaran  PWI dalam setiap kegiatan.

Fay


Ketua DPC Peradi Batam, Mustari, S.H, dan Allingson Reevan Simanjuntak, S.H foto Bersama

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Keluarga besar umat kristiani DPC Peradi Batam melaksanakan perayaan Natal tahun 2024. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan penuh sukacita di Ballroom HARRIS Hotel Batam Center pada, Jum'at (10/1/2025).

Dalam perayaan Natal kali ini, pihak panitia mengusung tema, Kasih Kristus sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan (Kolose 3:14) dengan Sub Tema: Kesatuan hati dalam Pelayanan Profesi.

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Ketua DPC Peradi Batam, Mustari, S.H beserta jajaran, Pendeta Stefanus, Kejari Batam, Peradi SAI, Dekan UIB, Lapas Perempuan Batam, Rutan Batam, Polsek Batam Kota, Badan Pertanahan Batam, LPKA Batam, anak-anak Panti Asuhan serta undangan lainnya.


Ketua Panitia Natal Peradi 2024, Allingson Reevan Simanjuntak, S.H mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh undangan yang hadir di perayaan Natal DPC Peradi Tahun 2024.

"Mewakili seluruh panitia yang bertugas saya mengucapkan ribuan terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan di perayaan Natal DPC Peradi Tahun 2024 ini," ujar Reevan disela-sela kegiatan.

Lebih lanjut dia mengatakan, edisi Natal tahun ini menjadi sangat spesial karena dilaksanakannya pada bulan Januari. Adapun pertimbangan dilaksanakan bulan ini karena mempertimbangkan rekan-rekan sesama advokat yang beragama Katholik.


"Karena mempertimbangkan ada juga rekan-rekan kita yang beragama Katholik. Yang mana, budaya dari umat Katholik setiap merayakan Natal setelah 25 Desember. Makanya kita sepakati bersama untuk melaksanakannya di bulan ini. Dan, ini salah satu bentuk keberagaman kita untuk bersama-sama dalam merayakan natal," sebutnya.

Masih menurut Reevan, setelah perayaan natal biasanya pihaknya selalu melaksanakan kegiatan bakti sosial. Salah satunya dengan cara berbagi ke anak-anak yang ada di panti asuhan. 

Namun lanjutnya, tahun ini pihaknya membuat sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yakni merayakan natal sekaligus bersama-sama dengan anak-anak dari panti asuhan.

"Natal tahun ini kami merayakan bersama-sama dengan anak-anak dari Panti Asuhan Kasih yang ada di Bengkong. Tujuannya tak lain dan tak bukan adalah untuk memberikan keceriaan natal kepada anak-anak dari panti asuhan," imbuhnya


Di lokasi yang sama, Ketua DPC Peradi Batam, Mustari, S.H sangat mengapresiasi terlaksananya perayaan Natal kepada keluarga besar umat kristiani DPC Peradi Batam tahun 2024.

Dia mengatakan, perayaan natal kepada umat kristiani ini merupakan salah satu agenda rutin pihaknya yang dilakukan setiap tahunnya sebagai bentuk menghormati hari besar keagamaan.

"Perayaan natal ini merupakan salah satu kegiatan rutin dari Peradi Batam yang sudah dilakukan sejak empat tahun yang lalu. Dan ini akan terus dilakukan di tahun-tahun yang akan datang," ucap Mustari yang saat itu didampingi Sekretaris DPC Peradi Batam.

Lebih lanjut Mustari mengatakan, selain melaksanakan perayaan natal, DPC Peradi Batam juga aktif melaksanakan kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya seperti, buka puasa bersama, perayaan Hari Raya Idul Fitri dan perayaan Imlek.

"Semua anggota kita baik itu muslim ataupun non muslim memiliki hak yang sama untuk merayakan hari besar keagamaannya masing-masing," ucap Mustari.

Adapun pesan natal yang ingin dia sampaikan yakni kebersamaan. Dia menginginkan seluruh advokat yang tergabung di organisasi Peradi Batam tetap solid dan selalu menjaga tali silaturahmi antar seluruh anggota.

"Saya berharap kita sesama anggota DPC Peradi Batam agar tetap solid," pesannya.

Senada, Sekretaris DPC Peradi Batam, Dr. Isfandir Hutasoit, S.H., M.H menambahkan melalui perayaan natal bersama ini diharapkan akan tumbuh rasa persatuan dan persaudaraan yang kuat antar sesama anggota.

"Intinya kita bukan hanya solid dalam kegiatan keagamaan saja, melainkan kita juga solid dalam melakukan kegiatan-kegiatan sosial lainnya, supaya kedepannya Peradi Batam semakin jaya," pungkasnya.

Fay


Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Harry Nurdiansyah menyerahkan surat perjanjian kerjasama.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka meningkatkan sinergi terkait kepatuhan peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Karimun, BPJS Kesehatan Cabang Batam bersama Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Karimun melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama pada Rabu (8/1/2025) di Karimun. 

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Harry Nurdiansyah mengatakan bahwa kerjasama yang sudah dimulai sejak tahun 2018 ini merupakan bentuk sinergi terkait pembinaan terhadap kepatuhan dalam penyelenggaraan program JKN khususnya bagi peserta Pekerja Penerima Upah (PPU). 

”Harapan kami dengan kerjasama ini, kedepannya BPJS Kesehatan bersama Disnakerprind akan menjalankan program bersama seperti pembinaan kepada pemberi kerja, peningkatan kesadaran pemberi kerja untuk memenuhi kewajibannya dalam program JKN serta kerjasama lain yang dapat meningkatkan kepatuhan pemberi kerja di wilayah Kabupaten Karimun,” kata Harry.

Harry menyampaikan, pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Disnakerprind Kabupaten Karimun terkait peningkatan kepatuhan pemberi kerja, sehingga sinkronisasi data dan dukungan lainnya dapat berjalan dengan lancar.

”Terimakasih kami sampaikan sebab selama tahun 2024, Disnakerprind banyak mendukung dan memberikan support terkait kepatuhan pemberi kerja, sehingga kami juga bisa mendapatkan potensi-potensi perusahaan yang belum mendaftar melalui sinkronisasi data yang dilakukan,” kata Harry.

Kepala Disnakerprind Kabupaten Karimun, Ruffindy Alamsjah menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen akan mendukung program JKN melalui peningkatan kesadaran badan usaha dalam mematuhi ketentuan dalam program JKN.

Salah satunya melalui sosialisasi kepada pemberi kerja, kunjungan bersama dan hal lain yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan badan usaha di wilayah Kabupaten Karimun.

”Kami mendukung program JKN sebagai bentuk pelayanan kami kepada masyarakat. Dalam setiap kesempatan kami juga selalu menyampaikan kepada pemberi kerja dalam hal ini perusahaan untuk menjalankan kewajibannya terkait program JKN. Terutama kepada perusahaan baru,” kata Ruffindy.

Ruffindy menyampaikan keikutsertaan Disnakerprind dalam Forum Koordinasi Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan Program JKN Kabupaten Karimun turut menggambarkan dukungan dan kerjasama yang baik dengan BPJS Kesehatan selama ini.

“Kami sangat membuka kesempatan untuk melaksanakan implementasi kerjasama ini bersama BPJS Kesehatan, semoga kedepan kita sama-sama berkomitmen untuk program JKN yang lebih baik,” kata Ruffindy.

Fay



BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Merasa dikecewakan rekan bisnis sekaligus mencari keadilan, Site Manager PT Oods Era Mandiri, Agustian Haratua akan gugat Direktur PT Oods Era Mandiri, Fandy Iood ke Pengadilan Negeri Batam.

"Ya betul, sesegera mungkin kita akan layangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Batam," ucap Agustian saat Konferensi Press bersama media di Warung Kopi Musang Cahaya Garden, Benkong, Kota Batam, Jum'at (10/1/2025).

Dijelaskannya, awal permasalahnya adalah kekecewaan dari pihak Agustian akibat direktur PT Oods Era Mandiri yang hingga saat ini tidak menuntaskan atau memberikan yang seharusnya menjadi hak Agustian. 

Sebagaimana dalam perjanjian pengerjaan kedua belah pihak dalam pengaspalan atau patching jalan di Kompleks Batamindo Industrial Park atau BIP Muka Kuning Batam.

Menurut Agustian yang akan segera berdiskusi dengan Lawyer atau PH nya, bahwa Direktur PT Oods hanya mau memberikan sejumlah Rp.175 juta saja dari sekitar Rp.385 juta yang menjadi hak daripada Agustian.

"Saya tidak terima diberikan sebesar itu karena tidak sesuai MOU yang mereka buat berdua," ujar Agus panggilan akrabnya.

Lebih jauh ujarnya, bahwa sudah dilakukan negoisasi namun Fandy Iood tidak memberikan jalan keluar untuk memenuhi pembayaran sebesar MOU.

Agustian kecewa dan ingin mencari keadilan seraya meminta agar masalah ini selesai secara adil dan baik-baik.

Kemudian Agus meminta apa yang mereka perjanjian supaya dibayar lunas. Hingga saat ini Jumat 10 Januari 2025 tidak tercapai kesepakatan dan penyelesaian masalah. Fandy Iood belum berikan kepastian.

Untuk diketahui bawa keduanya bersepakat untuk kerjasama mengerjakan pengaspalan 5 item di kawasan Batamindo Investment Cakrawala Industrial Jalan Rasamala Kawasan Industri Muka Kuning Batam.

Adapun Work Order Batamindo sesuai dengan suratnya tertanggal 02 Oktober 2023.

Ada 5 item kerja dan sudah tuntas dikerjakan.Oleh sebab itu sudah di termin (ditagih) namun yang menagih Direktur PT Oods Era Mandiri.

Kelima (5) item pekerjaan itu adalah Pertama (1) Repair Aspal K-300 di Jalan Beringin sejumlah Rp.295.177.967. Kedua (2) Jalan Markisa senilai Rp. 50.710 262.

Pekerjaan item ketiga (3) yang jenisnya sama di Jalan Cemara Rp. 459.454.912. Lalu pekerjaan item ke empat (4) patching dengan K-300 juga di Jalan Bungur masih di kawasan Industri Batamindo seharga Rp.12.954.400.

"Item terakhir kelima (5) dalam pengerjaan yang sama kawasan Jalan Angsana harga pengerjaan Rp.90.755.129. Semua pekerjaan berada di kawasan Industri Batamindo.Dan totalnya (dibulatkan dengan angka) Rp.939.050.000.," sebut Agustian Haratua.

Kasus ini menarik sebab sebelumnya kedua usahawan ini adalah berteman baik. Agustian Haratua tak lain tak bukan hanyalah ingin mencari keadilan.Tujuan utamanya keadilan sebab selama ini Agustian kecewa dan merasa tidak terima dengan apa yang terjadi.

"Saya akan perjuangkan untuk mendapatkan keadilan di Pengadilan Negeri Batam," ungkapnya.

Lebih jauh kata Agustian gugatan akan segeranya dimasukkan ke Pengadilan Negeri Batam supaya diadili dan niatnya hanya mau mencari keadilan buat saya.

Dendam tidak ada yang dikedepankan adalah keadilan dan win win solution.Saya Agustian Haratua mengharapkan nanti agar Hakim yang memutuskan perkara ini nanti di pengadilan negeri Batam dapat mengadili seadil-adilnya.

Kami kedua belah pihak juga ada hubungan persaudaraan dan awalnya kerjasama.Namun karena masalah ini hingga mereka berselisih paham," ujar Agustian Haratua yang siap secara maksimal memperjuangkan haknya dalam berperkara di Pengadilan Negeri Batam.

Fay


Penanaman pohon PT. Timah. 

PANGKALPINANG|KEPRIAKTUAL.COM : PT Timah terus berkomitmen untuk melaksanakan good mining practice dalam proses bisnis perusahaan. Pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan menjadi salah fokus perusahaan.

Salah satu program pengelolaan lingkungan yang dilaksanakan PT Timah ialah melaksanakan penanaman pohon berkala di lahan kritis maupun di lahan bekas tambang. Penanaman pohon merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan yang berfokus pada rehabilitasi lahan kritis dan peningkatan kualitas lingkungan hidup.

Anggota holding Industri Pertambangan MIND ID ini juga berkomitmen untuk mendukung pelestarian lingkungan dan memitigasi dampak perubahan iklim.
Pohon yang ditanam juga beragam seperti pohon produktif, pohon endemik, mangrove, pohon buah dan beragam jenis pohon lainnya. Pada HUT ke-48 lalu, PT Timah juga telah menanam 48.000 pohon yang dilaksanakan di wilayah operasional perusahaan.

Dalam melaksanakan penanaman pohon, PT Timah juga berkolaborasi dan melibatkan berbagai pihak, termasuk komunitas peduli lingkungan, pemerintah daerah, dan pelajar. Perusahaan juga mendukung kegiatan penghijauan yang digalakkan Pemerintah.

PT Timah juga telah menanam ribuan pohon mangrove di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Kepulauan Riau.

Departement Head Corporate Communication PT Timah Anggi Siahaan mengatakan, penanaman pohon secara berkala ini tidak hanya untuk menghijaukan kembali lahan yang terdegradasi, tetapi juga untuk mendukung keberlanjutan ekosistem dan meningkatkan kualitas udara.

"Program penanaman pohon ini telah menjadi agenda rutin PT Timah sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga lingkungan. PT Timah juga berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menggalakkan penanaman pohon," ucapnya.

 (*)


Sejumlah bangunan yang berada di Tembesi Tower yang sudah rata dengan tanah.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ketua RW 016 Tembesi Tower, Fakhrudin menghimbau kepada warga RT 001, 002 dan 003 yang rumahnya terdampak penggusuran oleh Tim Terpadu Kota Batam pada, Rabu (7/1/2025) lalu, diharapkan untuk secepatnya mendatangi pengurus PT. Tanjung Piayu Makmur (TPM) untuk pendataan sebagai penerima kompensasi.

"Terkait warga yang rumahnya sudah dirobohkan dan akan mencari rumah kontrakan yang baru diluar Tembesi Tower, agar segera mendatangi posko PT. TPM di gerbang masuk kawasan untuk dilakukan pendataan penerima sagu hati dan subsidi uang kontrakan selama tiga bulan kedepan," ujar Fakhrudin saat ditemui di lokasi posko PT. TPM.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh PT. TPM ini sangat tepat sekali. Hal itu dikarenakan tidak semua warga yang terdampak penggusuran itu berasal dari keluarga yang mampu. Yang mana, untuk menyewa rumah kontrakan tentunya membutuhkan biaya yang jumlahnya tidak sedikit.

"Untuk membayar sewa rumah itu kan butuh biaya, apalagi kondisinya saat ini sangat mendesak. Jadi, subsidi uang sewa rumah sebesar Satu Juta Rupiah selama tiga bulan dari PT. TPM merupakan solusi yang sangat tepat sekali," sebutnya.

Masih menurut Fakhrudin, kondisi terkini bangunan yang berada di wilayah Tembesi Tower sudah sekitar 80 persen bangunan sudah rata dengan tanah. Kemungkinan hingga sore nanti seluruh bangunan sudah bisa dipastikan akan rata dengan tanah.

Namun demikian, terdapat beberapa warga yang rumahnya sudah dirubuhkan tapi belum mendapatkan rumah kontrakan. Sehingga, warga tersebut harus tinggal di masjid atau balai pertemuan.

"Kami meminta ke pihak perusahaan untuk tidak merobohkan dulu masjid ataupun balai pertemuan sampai semua warga disana mendapatkan rumah kontrakan yang baru," pintanya.

Di lokasi yang sama, Salah seorang warga Tembesi Tower, Safaryanto yang ditemui di Posko TPM mengatakan tidak mengetahui atas adanya pemberian sagu hati yang diberikan oleh pihak perusahaan kepada warga yang rumahnya terdampak pembongkaran.

Dikatakannya, selama ini dia hanya mengikuti saran dati para pengurus dan mempercayakan segala prosesnya kepada pengurus yang ditunjuk oleh warga. Namun, hingga hari pelaksanaan pembongkaran berlangsung, tidak ada kejelasan dari para pengurusnya.

"Selama ini saya mempercayakan urusan ganti rugi dengan pihak perusahaan kepada pengurus yang ditunjuk oleh warga. Namun, sampai dengan hari ini tidak ada kejelasan dari pengurusnya. Makanya saya langsung datang menemui pihak perusahaan disini," ucap Safaryanto.

Lebih lanjut dia mengatakan, kalau dari dulu dia sudah mengetahui akan adanya kompensasi yang diberikan oleh pihak perisahaan kepada warga yang terdampak, maka dia akan ikut melakukan pendataan seperti warga-warga lainnya yangbsudah lebih dahulu mendaftar.

"Saya selama ini sibuk bekerja. Kalau saya tahu ada kompensasi yang diberikan oleh PT. TPM, sejak dulu saya sudah ambil tawaran itu," sebutnya.

Nasib baiknya lanjutnya, pihak PT. TPM masih bersedia menerima warga-warga di Tembesi Tower untuk mendapatkan kembali haknya atas pengosongan dan pembongkaran rumah yang dilakukan oleh Tim Terpadu Kota Batam.

"Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih sekali atas kebaikan dari PT. TPM, yang masih bersedia menerima kedatangan warga yang terdampak pembongkaran," imbuhnya.

Sementara, Koordinator Tim Pembebasan PT TPM, Eka Teguh Kurniawan saat ditemui di Posko menjelaskan, tidak menyangka antusiasme dari warga Tembesi Tower sangat tinggi untuk menerima uang sagu hati dan mengambil uang kontrakan.

"Luar biasa, antusiasme warga Tembesi Tower sangat besar untuk mengambil uang sagu hati dan uang kontrakan ke PT. TPM," ujar Eka di lokasi Posko, Kamis (9/1/2025).

Lebih lanjut Eka mengatakan, pada hari pertama pembongkaran ada sekitar 80 an Kepala Keluarga di Tembesi Tower yang datang ke Posko PT. TPM.
Namun, dikarenakan keterbatasan waktu dan Tim yang ada, warga yang bisa dilayani hanya sebanyak 60 an warga.

"Dikarenakan keterbatasan waktu dan juga Tim, hari pertama kami hanya bisa melayani 60 an warga saja," sebutnya.

Lanjutnya, pada hari kedua pasca pembongkaran jumlah warga yang mendatangi posko ini semakin bertambah. Menjelang tengah hari, warga sudah mendatangi posko PT. TPM jumlahnya sudah mencapai 50 an Kepala Keluarga.

Pihaknya memperkirakan, hingga sore nanti warga yang akan datang ke posko PT. TPM jumlahnya bisa mendekati angka 80 persen dari jumlah total 184 Kepala Keluarga yang belum mengambil kompensasinya.

"Kami memprediksikan sekitar 150 an KK bisa masuk hari ini," sebutnya.

Masih menurut Eka, bagi warga yang belum sempat mendatangi posko PT. TPM, pihaknya masih memberikan tambahan waktu selama 3 hari kedepan, untuk warga menyelesaikan kompensasi nya kepada pihak perusahaan.

"Pemberian saguhati diberikan kepada warga yang benar berdomisili di lokasi, dan bukan bagi yang berdomisili di luar dan hanya memiliki aset kontrakan ataupun kost-kostan," ucap Eka mengakhiri.

Fay


Kepala Bapenda Kepri, Dr Diky Wijaya MSi

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Penerimaan Pendapatan Asli Daerah  (PAD) Provinsi Kepri di tahun 2024 melampaui target dengan persentase 102,27 % dan masih menjadi primadona dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor. 

"Target PAD kita di tahun 2024 yakni sebesar Rp 1,738 triliun. Alhamdulillah di akhir tahun 2024 PAD yang terealisasi mencapai Rp 1,777 triliun atau 102,27 %," ujar Kepala Bapenda Kepri, Dr Diky Wijaya MSi, Kamis (9/1/2025). 

Realisasi pajak daerah yang masih menjadi primadona disumbang dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yakni sebesar Rp 596 miliar atau 110,83 % dari target Rp 537 miliar. 

"Kemudian dari Bea Balik Nama Pajak Kendaraan Bermotor (BBN-KB) mencapai Rp 522 miliar atau 109,75% dari target Rp 476 miliar," jelas Dr Diky. 

Sementara itu, lanjut Dr Diky, untuk Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB) mencapai Rp 490 miliar atau 99,23 % dari target Rp 494 miliar. 

"Terimakasih kepada seluruh masyarakat Kepri atas kepatuhannya dalam membayar pajak kendaraan dan tentunya sudah jelas bahwa pajak yang bapak dan ibu bayarkan tentu kembali pada kelanjutan pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau," ucapnya. 

"Berdasarkan perundangan yang berlaku pajak yang dibayarkan masyarakat kembali pada kelanjutan pembangunan di Kepri yaitu 40% untuk insfrastuktur, 20% untuk pendidikan, 10 % untuk kesehatan dan tentunya bantuan sosial kemasyarakatan," tutup Dr Diky.

Fay


Warga eks. Tembesi Tower sedang mengurus kompensasi ke PT. TPM.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Hari kedua pasca dilakukannya pengosongan dan pembongkaran bangunan yang berada di RT. 001, 002 dan RT 003 RW 016 Tembesi Tower Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, terpantau puluhan warga berduyun-duyun mendatangi Posko Kawasan PT. Tanjung Piayu Makmur (TPM) yang berada di Gerbang Masuk Kawasan Industri TPM, Kamis (9/1/2025).

Dari pantauan media ini dilokasi, tampak puluhan warga silih berganti menemui pengurus PT TPM. Adapun maksud dan tujuan kedatangan warga tersebut adalah untuk mengurus pendataan terkait kompensasi yang diberikan PT. Tanjung Piayu Makmur

Koordinator Tim Pembebasan PT TPM, Eka Teguh Kurniawan saat ditemui di Posko menjelaskan, tidak menyangka antusiasme dari warga Tembesi Tower sangat tinggi untuk menerima uang sagu hati dan mengambil uang kontrakan.

"Luar biasa, antusiasme warga Tembesi Tower sangat besar untuk mengambil uang sagu hati dan uang kontrakan ke PT. TPM," ujar Eka di lokasi Posko, Kamis (9/1/2025).

Lebih lanjut Eka mengatakan, pada hari pertama pembongkaran ada sekitar 80 an Kepala Keluarga di Tembesi Tower yang datang ke Posko PT. TPM.
Namun, dikarenakan keterbatasan waktu dan Tim yang ada, warga yang bisa dilayani hanya sebanyak 60 an warga.

"Dikarenakan keterbatasan waktu dan juga Tim, hari pertama kami hanya bisa melayani 60 an warga saja," sebutnya.

Lanjutnya, pada hari kedua pasca pembongkaran jumlah warga yang mendatangi posko ini semakin bertambah. Menjelang tengah hari, warga sudah mendatangi posko PT. TPM jumlahnya sudah mencapai 50 an Kepala Keluarga.

Pihaknya memperkirakan, hingga sore nanti warga yang akan datang ke posko PT. TPM jumlahnya bisa mendekati angka 80 persen dari jumlah total 184 Kepala Keluarga yang belum mengambil kompensasinya.

"Kami memprediksikan sekitar 150 an KK bisa masuk hari ini," sebutnya.

Masih menurut Eka, bagi warga yang belum sempat mendatangi posko PT. TPM, pihaknya masih memberikan tambahan waktu selama 3 hari kedepan, untuk warga menyelesaikan kompensasi nya kepada pihak perusahaan.

"Kita kasih tambahan waktu tiga hari kedepan bagi warga yg belum sempat datang untuk mengambil uang sagu hati dan uang kontrakan selama tiga bulan kedepan yang telah disiapkan oleh perusahaan," imbuhnya.

Eka mengatakan, masih diberikannya tambahan waktu bagi warga untuk mengurus kompensasi dan membuka ruang negosiasi hingga tiga hari kedepan belum pernah terjadi di kota Batam.

"Biasanya di Batam, ketika Tim Terpadu melakukan penggusuran, warga yang terdampak tidak mendapatkan sama sekali ganti ruginya. Tapi, disini ketika Tim Terpadu sudah melakukan penggusuran, pihak perusahaan dalam hal ini PT. TPM masih membuka ruang negosiasi hingga tiga hari kedepan. Luar biasa untuk PT. TPM," ucap Eka sambil tersenyum.

Lanjut kata Eka, warga yang datang setelah penggusuran tidak menuntut terlalu banyak kompensasi ke perusahaan. Hal itu dikarenakan warga tahu persis bahwasannya rumahnya saat ini sudah rata dengan tanah.

Meski demikian, pihak PT. TPM masih tetap memberikan apa yang semestinya tetap menjadi hak daripada warga itu sendiri. Namun, warga tidak bisa menuntut terlalu banyak.

"Kalau selama aset mereka masih memenuhi untuk memiliki rumah siap huni maupun kabling kosong, ya masih kita berikan. Sesuai dengan opsi awal yang kita tawarkan. Tidak ada kami rubah sedikitpun meski rumahnya sudah rata dengan tanah," jelasnya.

Meski demikian lanjut Eka, subsidi tambahan yang diberikan ke warga dari PT. TPM tidak sebanyak pada saat sebelum dilakukannya pembongkaran.

"Dulu sangat banyak sekali kebijakan berupa subsidi yang kita berikan ke warga. Namun sekarang tidak ada lagi. Karena sekarang kita memberikannya sesuai Perka BP Batam yang berlaku," pungkasnya.

Fay


Tim Terpadu Kota Batam membongkar bangunan di Tembesi Tower.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Proses pembongkaran ratusan bangunan yang berada di Kampung Tembesi Tower Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau yang berdiri di atas lahan milik PT Tanjung Piayu Makmur (TPM) berjalan dengan aman dan lancar, Rabu (8/1/2025).

Proses pembongkaran bangunan tersebut melibatkan 1.440 personel gabungan yang berasal dari TNI, Polri, Satpol PP, Kejaksaan Negeri Batam dan Ditpam BP Batam, serta didukung oleh enam unit alat berat.

Koordinator Tim Pembebasan PT TPM, Eka Teguh Kurniawan, menjelaskan penggusuran ini dilakukan setelah berbagai upaya mediasi sejak beberapa bulan lalu. 

Keputusan untuk pembongkaran telah disepakati pada Desember 2024, setelah sejumlah opsi kompensasi ditawarkan kepada warga.

"Berbagai langkah mediasi sudah dilakukan, dan hingga saat ini sebanyak 64 persen warga telah setuju direlokasi ke kawasan Nongsa. Sisanya, sekitar 36 persen, masih bertahan," kata Eka.

PT TPM memberikan beberapa opsi kompensasi kepada warga yang terdampak. Mereka dapat memilih lahan kavling di kawasan Nongsa, menerima uang tunai sesuai nilai aset yang dimiliki, atau mendapatkan rumah siap huni dengan nilai aset yang setara.

"Warga juga memiliki pilihan untuk menggabungkan ketiga opsi tersebut, asalkan nilai aset mereka memenuhi persyaratan," ucap Eka saat konferensi pers dengan sejumlah awak media, Selasa (7/1/2025).

Untuk mempermudah proses relokasi, PT TPM menyediakan truk untuk membantu mengangkut barang-barang milik warga ke lokasi yang baru.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa penggusuran berjalan lancar tanpa adanya perlawanan dari warga. Alat berat yang diturunkan langsung bekerja menghancurkan bangunan-bangunan yang telah kosong. 

Proses ini dilakukan dengan pengawasan ketat dari petugas gabungan untuk memastikan situasi tetap kondusif.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dan pihak terkait dalam menyelesaikan sengketa lahan di kawasan tersebut, sekaligus memberikan solusi relokasi bagi warga yang terdampak.

Fay


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.