Pembukaan pameran perkapalan 6th Indonesia Marine Offshore Expo 2023

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi membuka pameran perkapalan 6th Indonesia Marine Offshore Expo 2023 pada hari Selasa (1/8/2023) bertempat di Ballroom Hotel Radisson Sukajadi.

Pameran yang di inisiasi oleh Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Batam berkolaborasi dengan Fireworks ini menghadirkan 130 stan perusahaan industri perkapalan dari seluruh dunia.

Dalam sambutan pembukanya, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menyampaikan industri perkapalan di Batam saat ini sedang bangkit dan bertumbuh ditandai dengan meningkatnya kuantitas pesanan dari perusahaan lokal maupun internasional.

“Hari ini seperti kita ketahui jumlah order perkapalan di Batam sedang mengalami peningkatan,” ujar Rudi.

“Dengan peningkatan pesanan tersebut, mudah-mudahan perputaran ekonomi di Batam dapat terus bertumbuh sehingga kesejahteraan masyarakat di Batam juga bisa meningkat,” tambah Rudi.

Muhammad Rudi yang juga seorang Walikota Batam mengapresiasi Kadin Batam yang telah berkolaborasi dengan Fireworks atas terselenggaranya pameran perkapalan terbesar di Indonesia ini.

“Saya ucapkan terima kasih kepada penyelenggara atas terlaksananya pameran ini,” ujar Rudi.

“Melalui pameran ini semoga seluruh pelaku industri maritim di Batam dapat menambah relasi untuk mengembangkan usahanya sehingga mampu terus berkontribusi dalam peningkatan nilai investasi di Batam,” harap Rudi.

Muhammad Rudi turut berpesan agar tahun depan pameran ini dapat diselenggarakan dengan jumlah peserta dan target yang lebih besar dari tahun 2023 ini.

“Informasi yang saya terima, pameran tahunan ini rencananya akan menghadirkan industri sektor manufaktur elektronik di tahun 2024 nanti” kata Rudi.

“Saya titip tahun depan, selenggarakan pameran ini dengan peserta dan target pasar yang lebih besar sehingga mampu memberikan kontribusi maksimal dalam meningkatkan perekonomian di Kota Batam,” pungkas orang nomor satu di Batam ini.

Setelah membuka kegiatan pameran ini, Muhammad Rudi menyempatkan untuk berkeliling mengunjungi seluruh stan pameran yang menjajakan berbagai produk dan layanan industri perkapalan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol, Ariastuty Sirait; Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal, Surya Kurniawan Suhairi; Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Dendi Gustinandar; serta beberapa Pejabat Tingkat III dan IV di lingkungan BP Batam. (mi)


Evakuasi Mayat Korban Jatuh Kapal. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM:  M. Khairul Awak Sepidboat (SB) Karunia Jaya Mini 01 dari Penyalai Tujuan Tanjungbatu jatuh pada saat SB mendekati dan mau sandar di pelabuhan domestik Tanjungbatu.

SB. Karunia Jaya mini 01 sampai di Tanjung batu M.Khairul nama aslinya dan selalu disapa Ari oleh temannya terjatuh ke laut dari Km Karunia Mini sekira pukul 08.10 wib tepatnya disekitar pelabuhan Tanjung Batu kecamatan Kundur. Adapun Km Karunia Mini 01, kapal tersebut akan menuju Tanjung balai Karimun pada tanggal 31 Agustus 2023.

Sebelum berangkat ABK Km Karunia Mini 01 terjatuh dari kapal ke laut, Km Karunia Mini 01 tidak melanjutkan perjalanannya, penumpang Km Karunia Mini 01 di transit kan ke Km Karuniai jaya 07, Selasa (1/8/2023).

Dengan adanya musibah laut tersebut Ari ABK Km Karunia Mini 01 jatuh kelaut dan tenggelam, dilakukan pencarian oleh Instansi yang ada di kecamatan Kundur baik Polsek Kundur, Koramil 03/Kdr, Pos TNI-AL kundur, Basarnas Kabupaten Karimun, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Eri Suandi, dan masyarakat Kundur, pencarian dimulai tanggal 31/7/2023 akhir di temukan pada tanggal 1/8/2023 hari Selasa pada pukul 15.20 wib.

Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau dari Fraksi PDIP Eri Suandy saat dimintai keterangan oleh awak media ini melalui Handphone genggamnya mengatakan, Alhamdulillah dan terimakasih pada semua Pejabat daerah kecamatan Kundur dan masyarakat yang telah turut serta memacari Korban  sdr Ari selama 2 (dua) hari yakni Senin dan Selasa telah ditemukan.

"Mayat kami temukan di depan perairan daerah Gading jarak lebih kurang 200 meter dari Tower yang arahnya dari gading menuju tanjung batu kecamatan Kundur, lalu kami bersama-sama dengan cepat mendatangi arah gading tersebut, atas adanya penemuan mayat ini, kami beserta rombongan pencari mayat tersebut lalu membawa mayat ke pelabuhan tanjung batu kundur untuk di bawa kerumah duka," ucap Eri Suandi.

"Sesampainya mayat di rumah duka yakni di Urung tepatnya Kampung baru kecamatan Kundur Utara langsung di Visum oleh Dokter Puskesmas Urung, lanjutkan pemandian mayat untuk di makamkan almarhum di kebumikan sekita pukul 16. 15 wib di TPU kampung baru Urung Kecamatan Kundur Utara," sebut Eri Suand kembali. 

Eri Suandi mengucapkan Turut berdukacita yang sedalam-dalamnya, kepada keluarga besar almarhum yang ditinggalkan semoga kuat menerima Cobaan yang datangnya dari Allah SWT, semoga almarhum ditempatkan sama pada orang-orang yang beriman Aamiin," tuturnya.

"Kepal Sahbandar kabupaten Karimun Wilayah Kerja (Wilker) Pelabuhan tanjung batu kecamatan Kundur Hariadi Utama saat ditemukan diruang kerjanya menuturkan, Alhamdulillah berkat kerja sama yang baik antara semua pihak terkait dan masyarakat yang turut serta mencari mayat M.Khairul selama dua hari telah menemukan mayat Ari," tuturnya. 

Mayat ditemukan oleh tim di perairan daerah Gading, setelah itu mayat dibawa kepelabuhanan Domestik Tanjung Batu kecamatan Kundur Kabupaten Karimun, setibanya di pelabuhan lalu mayat langsung dibawa menggunakan mobil Ambulance yang ada di tanjung batu mengantar mayat kerumah duka untuk di semayam kan oleh Keluarganya, semoga almarhum ditempatkan sama orang yang beriman Aamiin Yarabal'alamin, tutup KSOP Kundur Hariadi Utama.

A.Yahya


Narasumber saat Sosialisasi. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Anggota Komisi VI DPR RI, Drs.H.Nyat Kadir di dampingi mantan Ketua Anggota DPRD Kabupaten Karimun H. Muhammad Asyura gelar sosialisasi Formalisasi Usaha Mikro Strategis bersama Kemenkop-UKM di Kecamatan Kundur, di Hotel Sapri Raya Jalan Sunaryo KM 4  Kelurahan Tanjung Batu Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Selasa (01/08/2023).

Diharapkan kegiatan yang digelar oleh Drs. H. Nyat Kadir selaku DPR RI dari Fraksi Nasdem bersama Kemenkop-UKM sebagai mitra kerja dalam  Sosialisasi Formalisasi Usaha Mikro Strategis tersebut nantinya dapat mempermudah pelaku UMKM untuk mendapatkan berbagai sertifikasi yang dibutuhkan.

Sosialisasi dan Formalisasi tersebut, sangat diharapkan dapat menambah kualitas bagi para pelaku usaha dalam beradaptasi untuk mencapai kuantitas, karena usaha mikro haruslah diimbangi dengan kualitas serta kuantitas yang berdaya saing, baik dari sisi produk dan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk meraih peluang ekonomi secara digital saat ini.

"Dengan hadirnya dunia digital berbasis konektivitas Internet, masyarakat harus mampu meningkatkan produktivitas terutama dalam menciptakan UMKM untuk naik kelas," kata Nyat Kadir. 

Lanjutnya, dan untuk mencapai semua itu, pemerintah juga telah menerbitkan Undang-Undang nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja bersama kebijakan turunannya melalui PP nomor 7 tahun 2021 tentang Kemudahan Perlindungan dan Pemberdayaan Koperasi untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah.

"Regulasi tersebut di wujudkan melalui berbagai jenis kebijakan teknis dan program pemberdayaan, salah satunya fokus kepada program pengembangan Usaha Mikro melalui Sosialisasi Formalisasi Usaha Mikro Strategis sebagai persyaratan Inkubasi bagi calon Wirausaha yang berbasis digital," tuturnya. 

Selain itu, kegiatan Sosialisasi dan Formalisasi Usaha Mikro Strategis yang digelar di Hotel Taman Safari Raya Kecamatan Kundur oleh Drs. H. Nyat Kadir bersama Kemenkop-UKM, juga merupakan perwujudan aspirasi masyarakat khususnya buat pelaku Usaha Mikro di tengah perkembangan situasi yang sangat dinamis saat ini.

Dalam acara tersebut Drs. H. Nyat Kadir selaku anggota DPR RI Komisi VI dari dapil Kepri, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah hadir dalam kegiatan Sosialisasi Formalisasi Usaha Mikro Strategis bersama Kemenkop-UKM.

"Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memilik peran penting sebagai sendi utama perekonomian secara nasional, bukan hanya sekedar perekonomian daerah," tuturnya. 

Kendati demikian, melalui Sosialisasi Formalisasi Usaha Mikro Strategis tersebut Drs.H.Nyat Kadir  bersama Kemenkop-UKM akan memberikan kemudahan sebagai dukungannya terhadap masyarakat pulau Kundur Kabupaten Karimun,  untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) begitu juga dengan sertifikasi usaha, sertifikasi halal dan izin edar.

Dengan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) maupun sertifikasi usaha dapat menambah peluang usaha dengan cara memohon fasilitas pembiayaan dari perbankan, pungkasnya seraya memberikan sebuah pantun.

Membeli Ubi di Pasar Jakarta, Makannya di Papua, Kalau Mau Hidup Kaya Raya, Jadilah Seorang Wirausaha, kata Drs.H.Nyat Kadir, yang mendapat tepuk tangan dari ratusan pelaku UMKM yang hadir.

Secara terpisah HM. Asyura Calon DPRD Kabupaten Karimun dari Fraksi Nasdem tahun 2024-2029 saat diminta pendapatnya terkait kegiatan Sosialisasi Formalisasi Usaha Mikro Strategis yang digelar oleh Drs. H. Nyat Kadir bersama Kemenkop-UKM, di Hotel Safari Raya, 

"Kepengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) merupakan sesuatu hal yang menjadi keluhan ditengah masyarakat pulau Kundur khususnya para pelaku UMKM. Diharapakan dengan telah dilaksanakannya kegiatan tersebut dapat menjadi sebuah acuan serta tolak ukur untuk mempermudah masyarakat pulau Kundur dalam mendapatkan berbagai legalitas usahanya," ungkapnya. 

HM. Asyura juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta atau masyarakat yang hadir dalam kegiatan Sosialisasi dan Formalisasi Usaha Mikro Strategis yang di gelar oleh Drs. H. Nyat Kadir. 

Yahya


DPD GMNI Kepri saat Melaporkan ke Propam Mabes Polri. 

JAKARTA|KEPRIAKTUAL.COM: Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Kepulauan Riau (DPD GMNI Kepri) mendorong Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri memberikan atensi pada pemberantasan judi serta narkotika dan obat terlarang (Narkoba) di Kepri.

Ketua DPD GMNI Kepri, Husnul Husin Mahubessy meminta Divisi Propam Polri menindak adanya dugaan oknum anggota yang bermain dalam praktik judi serta peredaran narkoba di Batam. Menurutnya, Polri tidak boleh ‘Tebang Pilih’ dalam melakukan penegakan hukum terhadap praktik perjudian serta peredaran narkoba.

“Kami menyampaikan beberapa keluhan. Kami mendukung (Polri) upaya penegakan hukum yang dilakukan beberapa waktu lalu, dimana telah dilakukan penutupan dan penyegelan lokasi gelanggang permainan yang terindikasi sebagai kegiatan judi terselubung,” kata Husnul kepada wartawan usai menyampaikan laporannya ke Propam Mabes Polri, Senin (31/7/ 2023).

Ia juga menerangkan, tindakan nyata Polri sudah dilakukan kepada KTV JJ, KTV Bombastis, dan KTV Dragon oleh Jajaran Polda Kepri melalui Subdi 3 Jatanras Polda Kepri yang dipimpin AKBP Robby Topan Manusiwa.

Namun, menurutnya, tindakan tegas itu justru diduga telah di cederai dengan adanya permainan atau bandar besar yang tidak tersentuh serta tidak dilakukan penindakan di lokasi K2, Biliard Center, dan Hotel Pacifik.

“Kami selaku pemerhati penegakan hukum yang bernaung di bawah organisasi mahasiswa dan kepemudaan di Kepri memperhatikan bahwa adanya dugaan tindakan sewenang-wenang aparat penegak hukum dengan menggunakan kewenangannya yang dimiliki. Dimana menegakkan hukum dengan berlindung pada Tupoksi yang diberikan undang-undang dengan tujuan memonopoli dan mendapat sorotan besar,” katanya.

Berangkat dari itu, DPD GMNI Kepri telah membuat laporan dan diterima oleh Divisi Propam Polri. Husnul pun berharap, laporan itu bisa ditindaklanjuti Divisi Propam Polri Agar Menindak Tegas oknum oknum terkait yang terlibat Dalam Praktek judi dikepri khususnya batam. 

(Tim) 



Penampakan Buaya di Waduk. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Penampakan seekor buaya yang terekam video amatir milik warga di areal DAM Duriangkang, Kota Batam, sempat membuat heboh.

Merespons ini, BP Batam melalui Kepala Subdit Pengamanan Aset dan Objek Vital Ditpam BP Batam, AKBP S.A. Kurniawan, mengimbau agar masyarakat yang beraktivitas di sekitar DAM dapat lebih waspada.

"Kalau untuk berita tersebut memang benar adanya. Untuk penanganan buaya yang muncul, Ditpam tidak memiliki tim khusus. Tapi, untuk patroli sudah kami lakukan tiap waktu," ujarnya, Senin (31/7/2023).

Ia mengungkapkan jika kemunculan buaya di DAM Duriangkang cukup sering.

Bahkan, jumlah buaya di sana pun diperkirakan cukup banyak.

"Kelihatannya dari video yang beredar saat ini, itu penampakan anak buaya. Pasti ada induknya dan buaya jantan juga diperkirakan ada di sana. Kemungkinan mereka berkembang biak dan jumlahnya menjadi banyak," jelasnya.

Oleh karena itu, lanjut Kurniawan, BP Batam pun telah memasang sejumlah plang peringatan di tiap titik rawan kemunculan buaya.

Yang mana, plang tersebut berisikan larangan agar warga tak berenang, memancing, atau melakukan aktivitas lainnya sehingga dapat membahayakan diri sendiri.

"Plang imbauan itu sudah terpasang di STTR DAM Duriangkang. Kami juga sudah mengimbau warga secara langsung untuk terus berhati-hati. Biasanya, kami juga selalu berkoordinasi dengan BKSDA jika ada laporan terkait kemunculan buaya di sekitar DAM," pungkasnya. (DN)



Direktur BU SPAM BP Batam Denny Tondano.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (BU SPAM) BP Batam terus berusaha maksimal untuk memastikan aliran air akan kembali normal kembali. Hal ini dalam merespon gangguan air bersih dibeberapa wilayah dalam beberapa hari belakangan ini.
 
Sebagaimana diketahui, suplai air bersih mengalami hambatan akibat pekerjaan perbaikan dua Pompa Intake pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Duriangkang.Pekerjaan ini masih terus dikebut agar pelayanan air kepada masyarakat dapat segera normal kembali.
 
Adapun wilayah yang terdampak antara lain, Batam Center; Batu Aji; Marina; Tanjung Uncang; Bengkong; Nagoya; Jodoh; Punggur; Kabil; Batu Besar; Sengkuang; Batu Merah; Baloi dan sekitarnya.

Direktur BU SPAM BP Batam, Denny Tondano mengatakan, kerusakan dua Pompa Intake di IPA Duriangkang itu menyebabkan suplai air ke pelanggan hilang sebesar 360 lpd. Dimana, air 360 lpd tersebut berdampak pada 36 ribu sambungan rumah dibeberapa daerah.

"Rewinding sudah kita lakukan pada hari Sabtu kemarin. Tapi perbaikan as motornya (komponen mesin, red) itu diperkirakan selesai hari Kamis. karena barangnya tidak ada disini, sehingga kita terpaksa cari ke Singapura," ujarnya, Senin (31/7/2023) sore.

Ia menjelaskan, komponen mesin yang dibeli dari Singapura itu juga tidak bisa langsung diinstalasi. Sebab, komponen mesin itu harus dilakukan bubut terlebih dahulu. Dan proses pekerjaan ini akan memakan waktu hingga Kamis (3/8/2023) mendatang.

"Meski demikian, kita akan usahakan secepatnya. Saat ini pekerjaan dilakukan selama 24 jam tanpa henti agar selesainya tidak sampai hari Kamis," tuturnya.

Setelah komponen itu terpasang, maka akan dibutuhkan beberapa waktu lagi agar aliran air kembali normal pada beberapa daerah terdampak. Terutama pada area dengan kontur tanah (elevasi) yang tinggi.
 
“Selain itu, daerah yang jauh dari waduk atau pelayanan juga akan mengalami normalisasi secara bertahap," ujarnya.
 
Atas hal tersebut, BU SPAM BP Batam dan PT Moya Indonesia telah menyiapkan mobil tangki air bersih untuk pelanggan yang mengalami gangguan suplai air bersih selama 1x24 jam. Bahkan saat ini, BU SPAM BP Batam telah meminta bantuan mobil tangki dari Pemadam Kebakaran BP Batam dan Pemko Batam.
 
Penyediaan tangki air tersebut dapat dikoordinasikan oleh Ketua RT/RW/Kelurahan setempat. Untuk diwilayah Putra Jaya; Indomas 1 dan 2; Sumberindo; Central Park; Rusun Batamec dan Fanindo dapat menghubungi Aji Santoso (0813-7266-3986).

Sementara untuk diluar lokasi diatas dapat menghubungi Ginda (0811-7717-272); Steve (0821-1276-0088) dan Mujiaman (0811-370-857).

"Memang itu tidak menyelesaikan dan tidak semua teratasi. Tetapi paling tidak, itu langkah yang pertama kita lakukan untuk jangka pendek," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan terus melakukan pengecekan ke IPA Duriangkang untuk meminimalisir adanya kejadian serupa di kemudian hari.

"BP Batam memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat Kota Batam selama beberapa hari terakhir. Kami akan terus mengupayakan peningkatan pelayanan suplai air bersih bersama mitra kami demi kebutuhan dan kenyamanan publik,” imbuhnya.
 
Ril/Redaksi


Kunjungan Kerja Konsulat Jenderal KJRI Johor Bahru Gandeng KJP Healthcare ke BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam Muhammad Rudi menerima kunjungan Konsulat Jenderal KJRI Johor Bahru Sigit S. Widianto yang hadir ke Batam dengan membawa Delegasi KPJ Kuala Lumpur Healthcare Berhad.

Tampak hadir OIC KPJ Healthcare Berhad, Pn Norhaizam Mohammad bersama Coo KPJ Healthcare Berhad, Yh Dato’ Mohammad Farid Salim; RCEO KPJ Southern, Eh Mohd Azhar Abdullah; delegasi KJRI Johor Bahru; serta delegasi Indonesia Investment Promotion Centre Singapura.

Pertemuan ini merupakan lanjutan pembahasan mengenai potensi kerja sama dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan Internasional di Sekupang. 

Setelah sempat beberapa kali menjajaki potensi kerja sama dengan Rumah Sakit Internasional seperti Dubai dan India, dan mengalami sejumlah kendala persyaratan. Kini, BP Batam merasa optimis kemungkinan kerja sama dengan KJP Johor Bahru dapat secara serius ditindaklanjuti.

“Persyaratan dari pemerintah, agar kita bisa mengembangkan KEK Kesehatan adalah bekerja sama dengan paling tidak satu brand Rumah Sakit Internasional yang menduduki 10 besar Ranking Dunia dan Rumah Sakit yang Menjadi Tujuan Utama Masyarakat Indonesia Berobat.” Terang Muhammad Rudi.

Kunjungan dari Malaysia ini praktis membawa kabar gembira bagi pihaknya yang sedang mengembangkan KEK Kesehatan Internasional.

“tentu dari BP Batam sangat Bahagia, karena kita mencari partner internasional. Dan kelebihan yang kita punya, KEK bisa menghadirkan tenaga medis dari luar negeri. Sehingga masyarakat tidak perlu berobat keluar negeri. Devisa yang selama ini keluar, itu untuk wilayah kita sendiri.” Tutur Muhammad Rudi.

Lebih lanjut, Kepala BP Batam memaparkan bahwa Batam merupakan daerah strategis di Indonesia. Potensi Batam yang begitu besar, telah dikembangkan melalui pengembangan infrastruktur di semua lini mulai dari jalan, bandar udara hingga pelabuhan.

“Kami berusaha merubah wajah Kota Batam. 5 hingga 10 tahun ke depan, Batam akan menjadi Kota yang sangat indah, dan semakin menarik untuk investasi.” Beber Muhammad Rudi.

Hal ini pun mendapatkan sambutan hangat dari Konsulat Jenderal KJRI Johor Bahru Sigit S. Widianto dan OIC KPJ Healthcare Berhad, Pn Norhaizam Mohammad. 

“Bagi BP Batam dan KJP, keduanya melihat sebuah peluang kerja sama untuk meningkatkan fasilitas Kesehatan bagi masyarakat Indonesia di Batam. Karena kita pelu merevitalisai ide baru untuk meningkatkan konektivitas sehingga tercipta _mutual benefit_ kedua wilayah.” Ungkap Konsulat Jenderal KJRI Johor Bahru Sigit S. Widianto.

Lebih lanjut ia mengakui bahwa Batam telah berkembang dengan pesat. Menurutnya, lokasi strategis dan fasilitas-fasilitas yang ditawarkan di dalam KEK ini menarik. 

Begitu pula dengan KPJ Johor yang telah memiliki kemampuan secara internasional. Data menunjukkan, bahwa Satu Juta Orang Indonesia secara rutin tiap tahun berobat ke KJP Johor. 

Bagi Indonesia, Malaysia masih menjadi negara terbesar kunjungan wisata kesehatan dibanding tujuan negara lainnya.

“Ini adalah awal yang baik. Potensi itu besar dan ini yang akan kita dalami secara detil.” tutur Sigit S. Widianto optimis.

Bagai gayung bersambut, hal tersebut diamini oleh OIC KPJ Healthcare Berhad, Pn Norhaizam Mohammad. 

Perempuan yang juga merupakan President of Malaysian Society for Quality in Health, sangat terkesan dengan Batam.

“Ini kunjungan pertama saya ke Batam, dan saya sangat impressed. Bandara Batam sangat bagus dan konektivitas jalan sangat baik. Mudah sekali bagi pelancong datang dan menikmati kelebihan yang dipunya.” Pn Norhaizam Mohammad membuka sambutan.

Ia secara terbuka menyampaikan bahwa Batam adalah wilayah dengan potensi yang besar. Selain konektivitas jalan, keunggulan infrastruktur, fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan juga tersedia.

“Peluang sangat bagus, kami percaya Batam ada potensi. Kami juga percaya ada kebolehan (KPJ) yang boleh di-share-kan bersama BP Batam. So insyaalah kami akan kerja sama dan semoga kita bisa wujudkan Hospital Internasional di Batam Berjaya.” Kata Pn Norhaizam Mohammad optimis.

KPJ Healthcare Berhad merupakan rumah sakit swasta terbesar di Malaysia berpengalaman 42 tahun hingga kini telah membuka 29 fasilitas Kesehatan Rumah Sakit di Malaysia, Thailand, Bangladesh dan Australia, termasuk di Jakarta Indonesia.

Pn Norhaizam Mohammad juga menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan relokasi KJP di Jakarta ke daerah baru yang dianggap potensial dan memiliki fasilitas yang sesuai dengan visi KJP.

“Kami punya 30 tahun pengalaman di Jakarta dan 10 tahun di Bangladesh. Di Jakarta kami mendapat kendala terkait izin dokter kami dari Malaysia. Kami berencana pindahkan dari Jakarta ini, bila di Batam bisa, _Why not_.” Kata Pn Norhaizam Mohammad sembari membagikan senyum.

Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke RSBP Batam dan direncanakan melihat Batu Ampar pada Sabtu (29/7/2023). Disepakati akan dibentuk Join Team guna pembahasan lebih detil.

Hadir, Anggota Bidang Kebijakan Strategis Enoh Suharto, Anggota Bidang Pengusahaan Wan Darussalam, Kepala Pusat Pengembangan KPBPB dan KEK Irfan Syakir, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait, Direktur Badan Usaha Rumah Sakit BP Batam Afdalun Hakim.


Ril/Redaksi


BP Batam Buka Peluang Lapangan Kerja. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mendukung penuh pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam Batam Aero Technic (BAT).

Menurut Rudi, keberadaan KEK BAT dapat membuka peluang kerja dan mendorong peningkatan produktivitas bagi masyarakat.

Proyeksi cerah di industri penerbangan tersebut membuat pemerintah dan BP Batam mengambil langkah cepat untuk mendongkrak investasi.

Sebagaimana diketahui, KEK BAT dijalankan sebagai pendukung ekosistem penerbangan di tanah air.

"KEK BAT sebagai pusat MRO 12 maskapai penerbangan Indonesia dan Asia merupakan salah satu sektor prioritas Batam ke depannya," ujar Rudi di sela kesibukannya bertemu masyarakat, Kamis (27/7/2023).

Perhatian serius Rudi terhadap pengembangan KEK tersebut berasalan.

Hingga Semester I 2023, Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) melaporkan bahwa KEK BAT mampu menyerap 1.636 tenaga kerja. Baik langsung ataupun tidak langsung.

Sejak ditetapkan melalui PP Nomor 67 Tahun 2021, investasi KEK BAT pun terus bertumbuh dengan capaian Rp 607,5 miliar pada Juni 2023.

"Perkembangan ini terus didorong untuk mencapai komitmen sebagaimana yang telah ditargetkan Menko Perekonomian RI, dengan target nilai investasi sebesar Rp 7,29 triliun dan menyerap 9.976 tenaga kerja hingga tahun 2030," tambah Rudi.

Selain membidik pasar dalam negeri, KEK BAT juga menyasar kawasan Asia Pasifik. Diperkirakan, sejumlah 12.000 armada pesawat terbang berada di kawasan Asia Pasifik.

"Saya sedang menyiapkan infrastruktur pendukung investasi. Mudah-mudahan ini ikut berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi," pungkasnya. (DN)


BKDI BP Batam Berikan Bantuan Kepada Anak Yatim. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1445 H, Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) BP Batam meluncurkan program Tabungan Qurban yang bekerja sama dengan Bank BTN Syariah bertempat di Balairung Sari BP Batam, Rabu (26/07/23). 

Peringatan tahun baru Islam 1 Muharam 1445 H/2023 M mengusung tema “Semangat Hijrah untuk Hidup yang lebih baik”. 

Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro mengatakan tabungan qurban ini bertujuan untuk mempermudah karyawan BP Batam dalam melaksanakan ibadah qurban setiap tahunnya.

“Dengan jumlah karyawan Muslim sebanyak 1.900 orang, saya berharap minimal 10-20% akan ikut serta dalam program ini,” katanya. 

Lebih lanjut, Ia mengatakan tabungan qurban ini memberikan kebebasan bagi peserta dalam menentukan besaran setoran dan waktu penyetorannya.

Selain itu, peserta qurban juga mendapat kebebasan untuk menentukan penyelenggaraan ibadah qurbannya pada Bulan Zulhijjah. 

“Beberapa opsi yang disediakan BKDI BP Batam, yaitu pengadaan dan penyembelihan hewan qurban dilaksanakan oleh BKDI BP Batam,” katanya. 

Lebih lanjut, Ia menyampaikan alternatif lainnya, yakni pengadaan hewan qurban dilaksanakan oleh BKDI BP Batam, namun penyembelihan hewan qurban dilaksanakan sendiri oleh peserta (dikirim ke masjid yang ditunjuk peserta, dengan syarat berada di wilayah Batam). 

“Tak hanya itu, opsi lain juga dapat dilakukan pengadaan dan penyembelihan hewan qurban oleh peserta tabungan qurban (pada awal Zulhijjah, uang tabungan akan disetorkan kembali ke peserta qurban),” tambahnya. 

Program tabungan qurban ini tidak hanya berfokus pada kebutuhan karyawan, tetapi juga mengedepankan nilai sosial. 

“Qurban yang akan diperoleh dari tabungan ini, akan disalurkan kepada penerima yang membutuhkan. Seperti petugas kebersihan dan tenaga outsourcing BP Batam, kaum dhuafa di sekitar Kantor BP Batam, serta wilayah yang memang kekurangan di Kota Batam dan sekitarnya,” katanya. 

Ia berharap, kerjasama antara BKDI BP Batam dengan Bank BTN Syariah dalam penyelenggaraan Tabungan Qurban berjalan dengan lancar. 

Acara peluncuran tabungan qurban ini juga menjadi momen berbagi dengan memberikan santunan kepada 70 anak yatim/dhuafa. 

BKDI BP Batam turut mengundang Ustadz Cahyadi Anugerah Batubara dan Ustadz Yusuf Subhan sebagai pembicara dalam mengisi tausiah dan dakwah.

Ril/Redaksi



Foto Bersama Peresmian PLTD.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Telah dilaksanakan peresmian PLTD Sabang 3 MW oleh Pj Walikota Sabang Reza Fahlevi, GM PLN UID Aceh Parulian Noviandri yang didampingi Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha PT PLN Batam Khairullah, Kamis (27/7-2023).

Sebelumnya telah dilakukan juga peresmian PLTD Sinabang  sebesar 3 MW pada tanggal 14 Juni 2023 juga dalam rangka memperkuat sistem kelistrikan Aceh. 

Dalam sambutannya, Pj Walikota Sabang Reza Fahlevi mengapresiasi PLN atas kerjasama yang sangat baik selama ini sangat responsif. Setiap permasalah selalu dilaporkan dan komunikasi yang dibangun sangat baik. Pada kesempatan yang sama General Manager PLN UID Aceh Parulian Noviandri mengatakan bahwa saat ini PLN terus bertransformasi, salah satunya adalah dengan pengelolaan pembangkit yang lebih baik.

Sementara itu, Khairullah, Direktur Bisnis Pengembangan Usaha PLN Batam mengatakan bahwa dengan hadirnya tambahan pembangkit dengan total 6 MW ini bertujuan memberikan solusi dalam mengatasi, memperbaiki dan mendukung keandalan sistem kelistrikan Aceh khususnya di Sabang dan Sinabang.

"Sewa kerjasama ini adalah bagian dari auxiliary service atau layanan tambahan dalam pengelolaan Asset Management Contract (AMC) PLTD Isolated," ujarnya.

PLN Batam sebagai salah satu Anak Perusahaan PT PLN (Persero) yang memiliki pengalaman dalam penyediaan listrik offgrid yang mengedepankan keandalan dan fleksibilitas, bekerjasama dengan PT PLN (Persero) UID Aceh untuk melakukan penyediaan PLTD di Sabang dan Sinabang.

“Semoga dengan penambahan pembangkit ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,”tutup Khairullah.

Ril/Redaksi


Pengajar Prodi Hukum Universitas Maritim Raja Ali Haji, Pery Rehendra Sucipta, S.H.,M.H.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, Azhari David Yolanda menurut beberapa kalangan dari praktisi hukum yang ada di wilayah Kepulauan Riau dinilai cacat secara hukum

Pasalnya, Azhari David Yolanda atau yang lebih akrab dipanggil David hanya divonis oleh Hakim Pengadilan Negeri Batam hukuman 6 Bulan Kurungan potong masa tahanan selama proses persidangan. Dan, ia juga dijatuhi hukuman Rehabilitasi selama 10 Bulan di Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepri.

Bahkan, Terpidana kasus narkotika ini akhirnya hanya menjalani masa rehabilitasi di BNN Kepri selama empat bulan saja, setelah ia mendapatkan pemotongan masa tahanan berdasarkan putusan hakim.

Mirisnya, selama David menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Batam, partai yang mengantarkannya menjadi seorang legislator di DPRD Batam, tiba-tiba mem PAW nya sebelum menerima putusan resmi dari pengadilan.

Sontak saja keputusan PAW terhadap dirinya itu bak petir disiang bolong. Semua kaget dan terkejut atas keputusan partai mem PAW nya sebelum mendapatkan putusan resmi dari pengadilan.

Pengajar Prodi Hukum Universitas Maritim Raja Ali Haji, Pery Rehendra Sucipta, S.H.,M.H mengatakan dalam penetapan PAW di DPRD biasanya setelah terbit Keputusan Pejabat terkait PAW anggota DPRD, baru kemudian dilanjutkan dengan dilakukannya sidang Paripurna Pemberhentian dan Pengangkatan anggota DPRD PAW tersebut

Pery menekankan, pada saat dilakukan Sidang Paripurna Pemberhentian dan Pengangkatan tersebut, sebelum adanya putusan resmi dari pengadilan dan hal itu tetap dilakukan, menurutnya keputusan PAW tersebut cacat secara hukum.

"Pengajuan PAW itu seharusnya ada dokumen pendukung. Dan, dokumen pendukung yang dimaksud itu adalah salinan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap," ucap Pery saat dihubungi melalui sambungan telpon, Kamis (27/7/2023) sore.

Masih menurut Pery, putusan pengadilan itu menjadi dasar dan wajib dimasukkan kedalam dokumen pendukung sebelum melakukan pengajuan Pergantian Antar Waktu. Dan, hal itu wajib ada dan harus dimiliki oleh partai sebelum melakukan proses PAW.

"Sekali lagi saya katakan sebelum adanya putusan tetap dari pengadilan, yang bersangkutan belum bisa dilakukan Pergantian Antar Waktu," tegasnya.

Kemudian, Pery melanjutkan seandainya jika proses Pergantian Antar Waktu tetap dilakukan tanpa adanya salinan putusan dari pengadilan,  proses PAW itu dianggap cacat secara hukum karena tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Cacat secara hukum dan tidak sesuai dengan prosedur yang bagaimana? Dengan lugas Pery menjelaskan, prosedur yang dimaksud adalah Peraturan KPU tentang Pergantian Antar Waktu anggota DPRD.

"Artinya ada cacat prosedur atau cacat secara yuridis dalam proses penetapan itu," sebutnya.

Masih menurut Pery, seandainya yang merasa dirugikan dalam hal ini mantan anggota DPRD Batam, Azhari David Yolanda apakah bisa melakukan gugatan terhadap terbitnya Pergantian Antar Waktu itu. Dengan tegas ia mengatakan bisa.

"Yang bersangkutan (David_red) bisa melakukan gugatan. Gugatannya kemana? Ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN)," ucap Pery mantab.

Terpisah, Penasehat Hukum Azhari David Yolanda, Dr. Fadlan SH MH enggan memberikan komentar ketika dimintai tanggapannya mengenai tidak sesuai prosedur proses penetapan Pergantian Antar Waktu kliennya di DPRD Kota Batam.

"Soal PAW saya tidak ingin berkomentar, silahkan langsung ke klien saja, sebab saya hanya fokus atas proses hukum saat beliau ketika tersandung masalah penyalahgunaan narkotika, untuk hal lain itu diluar kapasitas saya " pungkasnya.

Fay/Redaksi


Tersangka Pasutri Pencurian Motor

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Kapolsek Kundur AKP Buala Harefa, S.H.,M.H,  ungkapan kasus pasutri pelaku pencurian kendaraan bermotor. Pengungkapan kasus tersebut di lakukan tepatnya di wilayah hukum Polsek Kundur, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Kamis, (27/7/2023).

Kapolsek AKP Buala Harefa mengatakan, hilangnya kendaraan bermotor berawal dari laporan masyarakat. Motor tersebut hilang pada saat pemilik sedang parkir di pasar Mutiara Tanjungbatu dan kehilangan motor lainnya di di beberapa lokasi di mesjid.

"Para pelaku ini adalah merupakan Pasutri (pasangan suami istri), yang bernama Nabir (34) suami dan Siti Riani (39) istri, yang sengaja melakukan pencurian kendaraan sepeda motor, karena masalah tuntutan ekonomi. Pencurian ini sudah yang ke 4 kali para pelaku melakukan pencurian sepeda motor di tempat yg berbeda-beda," ujarnya. 

Dari pengakuan pelaku Pasutri ini ada beberapa TKP yg berhasil mereka ambil sepeda motor yaitu: 

1. Lokasi parkiran Pasar Mutiara Kundur Kabupaten Karimun
2. Lokasi parkiran di Mesjid Jami Nurul Hidayah Batu 4 Kelurahan Tanjung Batu Barat Kecamatan Kundur.
3. Parkiran Mesjid Al- Muttaqin dekat MTS Rengkom di Batu 2 Kelurahan Tanjung Batu Barat Kecamatan Kundur.
4. Parkiran Mesjid Nurul Ikmah Kelurahan Tanjung Batu Kota Kecamatan Kundur.

Lanjut polsek, pengakuan pelaku pasutri ini sengaja melakukan pencurian karena butuh uang untuk kebutuhan sehari-hari dan membayar hutang, yang mana suaminya Nabir mengajak istrinya Siti Riani untuk mutar-mutar terlebih dahulu sambil memantau situasi tempat parkiran  sepeda motor dengan tujuan mencari sepeda motor yang terparkir yang tidak terkunci stang dan yang tertinggal kuncinya di motor.

Setelah melihat situasi yang memungkinkan sepi barulah suaminya turun dari motor dan istrinya menunggu di motor sambil memantau orang lain. Pada saat suaminya bereaksi dan setelah suaminya berhasil ambil sepeda motor, baru berikan kode ke istrinya untuk pulang kerumah mereka di Parit Senggarang Desa Sungai Ungar Utara, Kecamatan Kundur Utara.

"Dan setelah di rumah, lalu  membongkar motor  tersebut dengan mengganti warna cat  menyemprot pakai cat pilox, lalu mengganti kunci motor pakai tombol kemudian mengganti plat motor dengan plat nomor lain," ugkap Kapolsek.

Selajutnya, kata Kapolsek, penangkapan pelaku pasutri ini di lakukan pada hari Rabu tanggal 26 Juli 2023 sekira jam 02.00 wib. Kronologisnya berawal dari informasi masyarakat bahwa ada yang menjual motor. Kemudian unit Reskrim Polsek Kundur langsung melakukan penyelidikan dan kemudian mendatangi rumah pelaku yang menjual sepeda motor tersebut dan di rumah pelaku ini anggota Polsek Kundur menemukan 2 unit sepeda motor.

Antara lain, merek Honda Beat, warna hitam, Nomor polisi BP 3454 AK, nomor rangka MH1JFP112FK540914, nomor mesin L11176979 dan merek Honda Supra X dengan Nomor Polisi BP 3238 KB warna hitam, dengan Nomor rangka : MH1JBP11XHK5020554, Nomor mesin : JBP1E1515114, Tahun 2017 dan setelah personil Unit Reskrim Polsek Kundur melakukan pengecekan kedua sepeda motor tersebut dan benar sama dengan ciri-ciri motor yg di laporkan oleh masyarakat ke Polsek Kundur.

Kemudian, personil Polsek Kundur langsung mengamankan Siti Riani yang ada di rumah tersebut dan suaminya Nabir keburu kabur lewat pintu belakang.

Pada saat mengetahui yang datang dari Kepolisian dan kemudian oleh personil Polsek Kundur bersama masyakarat berupaya mencari keberadaan Nabir di kebun dan hutan - hutan yang ada di Parit Senggarang Desa Sungai Ungar Utara.

"Dan Alhamdulillah oleh personil Polsek Kundur berhasil melakukan penangkapan terhadap sdr. Nabir di wilayah Urung Kecamatan Kuta Kabupaten Karimun dan kemudian di bawa ke Polsek Kundur untuk di proses lebih lanjut," tukas Kapolsek. 

Sebelumnya, kata Kapolsek, ada beberapa Laporan masyarakat yg di laporkan di Polsek Kundur yang kehilangan motor pada saat parkir yaitu:  

Pada hari Sabtu tanggal 22 Juli 2023 sekira pukul 05.50 Wib Pelapor Nila  Pelapor Nila Ramadani dan Ibu Pelapor Sdri. Sariani tiba di pasar Mutiara Kundur mengendarai kendaraan merk Honda Beat, warna hitam, Nomor polisi BP 3454 AK , nomor rangka MH1JFP112FK540914, nomor mesin L11176979 lalu di parkir di depan pasar Mutiara Kundur dengan kunci motor tertinggal di motor.

Selanjutnya pelapor dan ibu pelapor pergi belanja untuk membeli ikan kedalam pasar, setelah ikan sudah di beli Nila Ramadani kembali ke parkiran setelah sampai di parkiran tidak menemukan sepeda motornya, kemudian Nila Ramadani bertanya kepada tukang parkir Sandi saputra dan bertanya "dek mana motor kami" kemudian di jawab tadi ada bapak-bapak yang bawa pergi.

Atas kejadian ini pelapor melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwajib Polsek Kundur guna pengusutan lebih lanjut.

Laporan lain yg di terima yaitu Pada hari Senin tanggal 3 Juli 2023, sekira pukul 04.00 wib, pelapor pergi ke masjid Jami Nurul Hidayah dengan mengendarai sepeda motor roda 2 (dua) merk Honda Supra X dengan Nomor Polisi BP 3238 KB warna hitam, dengan Nomor rangka : MH1JBP11XHK5020554, Nomor mesin : JBP1E1515114, Tahun 2017 dan pelapor memarkirkan sepeda motor milik pelapor di parkiran yang berada di samping kanan depan TPQ dengan posisi stang motor tidak terkunci.

Kemudian pelapor masuk kedalam masjid untuk melaksanakan ibadah sholat subuh dan sekira pukul 05.15 Wib pelapor telah selesai melaksanakan sholat subuh dan kemudian keluar masjid untuk pulang, lalu pelapor tidak menemukan sepeda motor milik pelapor yang di parkirkan di samping kanan depan TPQ sudah tidak ada lagi.

Kemudian pelapor menanyakan ke orang-orang yang berada di masjid "apakah ada melihat sepeda motor milik pelapor" namun tidak ada yang melihat sepeda motor tersebut, lalu pelapor melaporkan hal tersebut ke Polsek Kundur. 

Barang bukti yang di amankan berupa :
- 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Supra X 125 warna putih biru dengan plat No. BP 6374 KE.
- 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Beat warna putih biru dengan plat No. BP 6374 KE.
- 1 (satu) unit STNK sepeda motor merk Honda Supra X 125 warna putih biru dengan plat No. BP 6374 KE.
- 1 (satu) unit kunci motor sepeda motor merk Honda Beat warna putih biru dengan plat No. BP 6374 KE.
- 1 (Satu) Unit handphone jenis Lenovo warna Hitam
- 1 (Satu) unit helm Honda warna hitam
- 2 (dua) unit kaleng cat semprot kosong

Kapolsek Kundur juga  menyampaikan himbauan kepada masyarakat saat memarkirkan kendaraannya di cek terlebih dahulu apakah sudah terkunci stang dan pakailah kunci ganda, jangan sampai kunci motor tertinggal di motor.

"Pasal yang di kenakan Pasal 363 Ayat (1) ke (4) Jo Pasal 65 K.U.H.Pidana dengan ancaman pidana penjara selama 7  tahun," ujarnya. 

A.Yahya


Sertijab Pejabat Utama di Lingkungan Polres Karimun. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Upacara Serah terima jabatan pejabat utama di lingkungan Polres Karimun. Kegiatan tersebut berlangsung du lantai dua aula serba guna gedung Catur Prasetya Polres Karimun, Kamis (27/07/2023).

Adapun pejabat yang akan melaksanakan serah terima jabatan diantaranya Wakapolres Karimun, Kapolsek Balai, Kasat Samapta, Kapolsek Buru dan Kapolsek Meral.

Kegiatan upacara sertijab langsung dipimpin oleh Kapolres Karimun AKBP Ryky W. Muharam, S.H., S.I.K. dan dihadiri oleh para Kabag, Kasat, Kapolsek serta personel Polres Karimun.

Berdasarkan Keputusan Kapolda Kepri tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Kepri. Diantaranya Wakapolres Karimun Kompol Petra C.K. Tumengkol, S.I.K. diangkat dalam jabatan baru sebagai PS. Kasubdit 2 Ditreskrimsus Polda Kepri, sedangkan Kompol Herie Pramono S.H., S.I.K., M.H. yang sebelumnya menjabat sebagai Kasipasdal Subditdalmas Ditsamapta Polda Kepri diangkat dalam jabatan baru menjadi Wakapolres Karimun, Kapolsek Balai Karimun Kompol Edy Wiyanto S.H., M.H. diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubbagrenmin Rolog Polda Kepri dan digantikan oleh AKP Brasta Pratama Putra Sinambela, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Meral, sedangkan AKP Kumala Enggar Anjarani, S.T.K., S.I.K., yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolsek Balai Karimun diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolsek Meral, Kapolsek Buru Polres Karimun IPTU Andri Yusri, S.H diangkat dalam jabatan baru sebagai Paur 2 Bagjarlat SPN Polda Kepri dan digantikan oleh IPTU Junaidi S.H. yang sebelumnya menjabat KBO Satreskrim Polres Karimun dan Kasat Samapta AKP Erdinal diangkat dalam jabatan baru sebagai P.S Parik 2 Itbid 1 Itwasda Polda Kepri dan digantikan oleh AKP Thomas Carles S.H., M.H. yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Polairud Polres Lingga. 

Dalam amanatnya, Kapolres Karimun AKBP Ryky W. Muharam, mengatakan jabatan adalah penghargaan dari pimpinan dan juga merupakan penyegaran serta pembinaan karir, sertijab yang dilaksanakan ini merupakan suatu hal yang biasa dalam organisasi, hal ini merupakan peningkatan kinerja organisasi.

“Selamat kepada pejabat yang baru, lanjutkan hal positif yang sudah dijalankan pejabat lama, apa yang sudah dicapai hendaknya bisa ditingkatkan dan saya ucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas pengabdian dan dedikasinya selama bertugas di Polres Karimun, semoga di tempat yang baru dapat sukses dalam kedinasan dan karir," ujar AKBP Ryky W. Muharam.

A.Yahya


Acara Bimtek BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI) BP Batam bekerjasama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Simpul Jaringan Geospasial Kota Batam. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari dari tangal 25 Juli dan 26 Juli 2023 di Gedung IT Center BP Batam.

Kepala PDSI BP Batam, Sylvia J. Malaihollo mengatakan, simpul jaringan geospasial memiliki peran penting dalam pengumpulan, pengolahan, dan penggunaan data geografis, yang meliputi letak geografis, kontur tanah, peta sebaran penduduk, daerah rawan bencana, tempat wisata, sebaran sekolah serta fasilitas publik lainnya.

Sehingga, dalam Bimtek kali ini diikuti 6 unit kerja di lingkungan BP Batam. Diantaranya, Direktorat Pengelolaan Pertanahan; Pusat Perencanaan Program Strategis; Direktorat Infrastruktur Kawasan; Badan Usaha Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan.

"Dari unit-unit itu yang mempunyai data. Dalam artian, unit ini adalah produsen data spasial di BP Batam," ujar Sylvia, Selasa (25/7/2023).

Sylvia melanjutkan, dalam data spasial simpul jaringan ini tentunya bukan hanya menjadi tanggungjawab dari BP Batam saja. Untuk itu, dalam Bimtek ini juga mengundang dari beberapa OPD di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

"Sehingga, data spasial khususnya di Batam ini bisa kita penuhi sebagai bagian yang tidak terpisahkan. Dari perwujudan satu data, satu peta dan saling berbagi. Itu yang akhirnya menjadi tujuan kita," katanya.

Ia menambahkan, dalam Bimtek ini pihaknya mengundang tenaga bimbingan langsung dari BIG. Sehingga dengan adanya Bimtek ini, potensi dari SDM di unit-unit yang menjadi produsen dalam simpul jaringan ini bisa ditingkatkan. 

Sehingga kedepannya, Simpul Jaringan Geospasial Kota Batam punya standar yang sama dengan daerah-daerah di seluruh Indonesia. 

"Karena ini bicara nasional, berarti harus memiliki data yang sama dimanapun data itu berada. Itu yang memang menjadi sesuatu hal yang harus dipenuhi oleh setiap kementrian dan lembaga, Provinsi dan Kabupaten/Kota. Khsusunya untuk bicara data spasial," imbuhnya.

Ril/Redaksi


Penyerahan Petaka. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dilantik sebagai Ketua Umum Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Provinsi Kepulauan Riau masa khidmat 2023-2026.

Muhammad Rudi bersama pengurus DMDI Kepri dilantik langsung oleh Presiden DMDI, Tuan Yang Terutama Tun Seri Setia, Moch Ali Bin Mohd Rustam di Swiss-Bel Harbourbay Batam, Selasa (25/7/2023).

Dalam sambutannya, Muhammad Rudi menyampaikan, pihaknya ingin kepengurusan DMDI disejalankan menjadi organisasi berbasis kultur Melayu dan Islam yang besar, dapat berbaur dengan masyarakat dalam menyerap aspirasi-aspirasi melalui tokoh-tokoh Melayu.

"Saya ingin kehadiran DMDI dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembangunan daerah serta ikut berperan dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial di Provinsi Kepulauan Riau," ujar Muhammad Rudi

Orang nomor satu di Batam itu juga meminta para pengurus yang dilantik, diharapkan mampu mencurahkan tenaga dan pemikirannya demi DMDI Kepri.

“Semoga, Pengurus baru DMDI bisa membawa DMDI lebih berjaya di Kepri,” pungkasnya.

Sejumlah pejabat BP Batam turut menjadi bagian pengurus DMDI Kepri yaitu Wan Darussalam sebagai Ketua 7, Dendi Gustinandar   (Biro Sains & Teknologi), dan Irfan Syakir (Biro Pelancongan).

Ketua Umum DMDI Indonesia, Datok Said Aldi Al Idrus, menyampaikan bahwa Kepri adalah daerah yang sangat kental dengan Melayu. Ia berharap, pelantikan itu tidak hanya seremoni semata, melainkan terus mempererat ukhwah Islam, dan masyarakat Melayu di sejumlah negara.

“Kepri ini menjadi tempat Melayu yang utuh, proses pemilihan DMDI ini sudah sesuai dengan ketentuan. Kami yakin dan percaya amanat yang diberikan ke Muhammad Rudi, dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Senada, Presiden DMDI, TYT Tun Seri Setia, Moch Ali Bin Mohd Rustam, menyampaikan selamat bagi ketua dan pengurus DMDI Kepri. Ia berharap, kehadiran pengurus baru ini mampu memperkuat dan memegang amanat yang diberikan.

“Selamat atas dilantiknya para pengurus DMDI Kepri, tak kan Melayu hilang di bumi,” pungkasnya.

Ril/Redaksi


Permainan Judi Bola Pimpong. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Penertiban atau penyegelan lokasi permainan Bola Pimpong di beberapa Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Batam yang dilakukan jajaran Subdit 3 Jatanras Polda Kepri pada Senin (17/7/2023) lalu, menjadi perhatian serius oleh Ombudsman Perwakilan Provinsi Kepri. 

Bagaimana tidak, pasalnya dalam penertiban itu, pihak Kepolisian terkesan tebang pilih. Dimana 3 Lokasi THM yang menyediakan permainan bola Pimpong yakni di J&J Club and KTV Batam, Grand Dragon Pub & KTV Batam dan Boombastic KTV Room di Police Line. Sementara di lokasi THM lainnya, seperti di K2 Karaoke & Entertainment, Billiard Centre Pub & KTV dan  Pasific KTV & Discotheque, tidak dilakukan hal yang sama. 

"Kami sudah berkoordinasi dengan DPM PTSP Batam, terkait izin sebelumnya yang pernah mereka keluarkan, betul itu izin gelper yang dulu. Dimana izin dikeluarkan itu izin gelanggang permainan. Namun izin yang dikeluarkan itu (mesin Pimpong) mengandung unsur judi," ujarnya lewat WA saat dikonfirmasi awak media, Selasa (25/7-2023).

Kepada pihak Polda Kepri, Lagat meminta agar betul-betul cek peruntukan perizinannya seperti apa. "Jadi jika memang bukan seperti yang diizinkan yang sebenarnya, maka lakukan penindakan," tegas Lagat. 

Sudah jelas sebenarnya, jadi Polda Kepri harus segera melakukan tindakan terukur. Tutup semua tempat-tempat permainan yang mengandung unsur perjudian. "Jangan main teka-teki silang seperti itu. Kayak main TTS aja," ucap Lagat. . 

Justru, kata Lagat, kalau Polda tidak mau menutup itu, ini dugaan kita, jangan-jangan ada setoran terhadap Oknumnya atau ada udang dibalik bakwan. 

"Jadi gak benar itu, kalau mereka memang tebang pilih. Berarti polisi dinilai tidak tegas, yang kedua, bisa jadi mereka (oknum) bekingannya, yang ketiga, bisa jadi mereka (oknum) terima setoran. Lebih bagus polisi lakukan kewenangannya," ujar Lagat. 

Lanjutnya, jelas judi dilarang. Kalau ada unsur judi, kan jelas itu judi ada taruhannya, baik bentuk uang atau bentuk lain yang nantinya dapat ditukarkan lagi. Kan itu gak boleh.

Untuk itu, pinta Lagat, Polisi harus tutup semua THM yang melakukan penyimpangan perizinan dengan membuat permainan judi apa pun dan dimana pun sepanjang di bumi pertiwi ini, termasuk di Batam seperti di Ruko, di Hotel dan dimana pun itu harus ditutup. 

Tak main-main, kata Lagat, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Irwasda Polda Kepri terkait permasalahan tersebut. Selanjutnya ia berharap agar pihak Irwasda Polda Kepri segera melakukan kordinasi ke Ditreskrimum atau Jatanras.

"Hal ini sudah kita koordinasikan dari kemarin dengan Irwasda Polda Kepri. Jadi harapan kami supaya pihak Irwasda Polda Kepri melakukan kordinasi ke Ditreskrimum atau Jatanras. Supaya diatur langkah-langkah yang Represif bukan Preventif lagi. Represif dengan melakukan penindakan," tegasnya. 

Kata dia, kalau tidak, ya seperti tadi. Akan ada asumsi-asumsi liar di tengah-tengah masyarakat, wah, polisi sudah dapat setoran, polisi memback-up, polisi gak tegas. Sekarang gak boleh seperti itu, aparat harus tegas.

"Nanti kita lihat dalam 2 minggu kedepan kalau masih ada yang seperti ini, akan kita panggil nanti pihak kepolisian_nya, berarti ada apa? ya seperti tadi. Kita gak suudzon lah, kita anggap Polisi saat ini sudah menuju Polisi yang Presisi, jadi jangan itu hanya di mulut saja. Buktikan kepada masyarakat dengan tegas tertibkan yang memang melanggar hukum"

"Jadi kedepannya, lanjut Lagat, pihaknya akan tetap melakukan monitoring. Apakah hal tersebut sudah dilaksanakan. Kami akan tetap monitoring. Apakah hal ini sudah dilaksanakan. Karena sudah kami kordinasi dengan Irwasda Polda Kepri. Tidak ada namanya judi hidup di Batam ini," tutup Lagat.

Alfred


Foto Bersama. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam (RSBP Batam) menggelar Kick Off Meeting Rekomendasi RSUD Dr. Iskak Tulungagung pada hari Selasa (25/7/2023) bertempat di Ruang Pertemuan RSBP Batam.

Kegiatan ini digelar untuk menindaklanjuti hasil kunjungan RSBP Batam ke RSUD Dr. Iskak Tulungagung beberapa waktu lalu dalam rangka peningkatan kualitas layanan medik.

Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto dalam sambutannya mengatakan melalui kegiatan ini pihaknya akan mengimplementasikan rekomendasi dari RSUD Dr. Iskak Tulungagung agar percepatan peningkatan layanan medik di RSBP Batam dapat segera dicapai.

“Kegiatan hari ini merupakan langkah awal bagi kita semua sebagai niat untuk mempercepat peningkatan kualitas layanan medik di RSBP Batam,” terang Purwiyanto.

“Bulan Maret lalu kita berkunjung ke RSUD Dr. Iskak Tulungagung dan hari ini kajian atas rekomendasi dari RSUD tersebut akan kita sosialisasikan kepada rekan-rekan disini sehingga harapannya tentu rekomendasi tersebut bisa segera di implementasikan oleh dokter, perawat, hingga manajemen di RSBP Batam,” lanjut Purwiyanto.

Purwiyanto turut menyampaikan saat ini lebih dari 100 Triliun devisa Indonesia mengalir ke luar negeri karena Warga Negara Indonesia (WNI) lebih senang berobat di luar Indonesia dan potensi pendapatan itu yang menjadi salah satu semangat RSBP Batam untuk terus meningkatkan kualitas pelayanannya.

“Pak Presiden pernah menyampaikan lebih dari 100 T devisa Indonesia mengalir ke luar negeri karena orang kita lebih senang berobat di luar negeri,” tutur Purwiyanto

“Ini tentunya menjadi potensi bagi RSBP Batam untuk mengalihkan devisa tersebut ke Batam mengingat potensi Batam yang berada di jalur strategis dan RSBP Batam kami harapkan bisa menjadi salah satu ikon Kota Batam dengan pelayanan yang baik dan tentunya terjangkau bagi seluruh WNI,” sambung Purwiyanto. 

Purwiyanto juga berharap agar proses penerapan rekomendasi ini dapat berjalan sukses dan peningkatan layanan medik di RSBP Batam dapat segera  dirasakan oleh masyarakat dalam waktu dekat.

Di kesempatan lainnya, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan peningkatan sektor kesehatan merupakan salah satu poin utama baginya untuk mensukseskan pembangunan Batam.

“Kesehatan masyarakat tentunya juga sebagai hal yang utama bagi kita dalam mewujudkan Batam Kota Baru,” tutur Rudi.

“RSBP Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan di Batam karena kesuksesan pembangunan Batam tidak lepas dari masyarakatnya yang sehat dan sejahtera,” pungkas orang nomor satu di Batam ini. (mi)


Bincang-Bincang Tokoh Masyarakat Kundur dengan Media. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Belakangan ini masyarakat Pulau Kundur di cederai dengan berbagai masalah. Sehingga masyarakat bingung, dimana situasi sekarang ini dalam mengahadapi perputaran perekonomian yang seakan-akan tiarap dan bahkan besar kemungkinnan kedepannya akan menghadapi masa-masa yang  semakin sulit .

Pemuka masyarakat Pulau Kundur, Antan, mengatakan, masalah yang di hadapi masyarakat pulau Kundur ini sudah bertahun-tahun lamanya. Yang di hadapi dan bahkan tak heran kalau hal ini menjadi dilema di tengah-tengah masyarakat pulau Kundur.

"Situasi pulau Kundur sekarang yang tidak lagi dalam keadaan kondusif. Karena beberbagai kejadian baru-baru ini, membuat masyarakat resah akibat kehilangan, dan menjamur nya maling di setiap Kecamatan yang ada di pulau Kundur. Seprti kehilangan motor, HP, buah-buahan ojol dan bahkan besi penutup derainase jalan pun di gasak maling. Hal inilah menunjukkan, bahwa pulau Kundur dalam keadaan sulit tuk meraih ekonomi yang maksimal," ujarnya. 

Untuk itu, kata dia, Pemda Karimum harus mengambil sikap terkait berbagai permasalahaan yang ada di pulau Kundur. Terutama, pada lapangan pekekerjaan bagi generasi yang baru saja lulus dari jenjang pendidikan SMA maupun SMK.

Karena, pulau Kundur terkenal dengan Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah untuk dijadikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang begitu besar mulai dari hasil Pertanian, Perkebunan dan bahkan hasil Timah laut maupun  darat.

"Berangkat dari semua itu, terlalu mustahil pemerintah tidak mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Khususnya masyarakat pulau kundur yang kita cintai ini," tuturnya. 
 
Disisi lain Anggota DPRD Provinsi Kepri, Raja Bahtiar dari Fraksi Golkar mengatakan, beri kesempatan kepada pemimpin yang baru insyaalllah akan kita benahi semua permasalahaan yang ada di pulau Kundur.

Pembenahan yang harus di lakukan dalam menanggapi permasalahaan  yang ada di kundur ini, yang di utamakan untuk memajukan daerah itu. Perekonomian masyarakat dengan cara melakukan berbagai sistem mulai dari berbagai pelatihan seperti, menjahit, memangkas rambut, bengkel, welder.

"Seharusnya usai lulus pelatihan, mereka lansung di tempatkan dibidangnya masing-masing sesuai ke ahliannya, bahkan jika mereka punya sedikit modal sudah pasti bisa membuka usaha sendiri," ungkap Raja.

Raja Bahtiar juga menyampaikan, akses jalan utama Pulau Kundur, Kabupaten Karimun, yang disebut sebagai Jalan Provinsi sungguh harus sangat prihatikan. Dimana jalan yang menghubungkan 3 Kecamatan ini yakni Kecamatan Kundur, Kundur Barat dan Kundur Utara sudah tidak layak dilalui lagi di beberapa titik.

"Dan bahkan sudah ada yang memakan korban akibat banyaknya lubang-lubang yang rawan menimbulkan kecelakaan bahkan dikhawatirkan akan menjadi jalan maut bagi masyarakat saat berkendara," ujar Raja.

Ditambahkan salah seorang warga yang tidak mau disebut namanya. Ia menyampaikan, kekesalannya terhadap Pemerintah Kabupaten mau pun Provinsi kepri yang kurang peduli dengan  jalan yang sudah tidak layak di lalui di Pulau Kundur.

"Ini kan, jalan Provinsi, seharusnya Gubernur selaku pimpinan Pemprov Kepri harus memberikan perhatian serius terhadap jalan di Pulau Kundur ini. Seingat saya jalan ini di aspal jamannya kepemimpinan Gubernur Ismeth Abdullah dan Wakilnya Almarhum Muhammad Sani, jadi sudah selayaknya lah Jalan kita di Pulau Kundur ini di aspal ulang kembali," ungkapnya.

Padahal, sambungnya, pajak kendaraan dari Kepulauan Kundur ini diambil oleh Pemprov Kepri, berarti harus digunakan juga uang dari pajak kendaraan yang kita bayar untuk pembangunan Jalan ini.

"Jangan hanya kita yang memiliki kendaraan selalu di wajibkan pemerintah harus membayar pajak. Tetapi jalan mereka biarkan hancur seperti ini, jadi untuk apa kita bayar pajak kalau jalan yang kita lalui tidak ada di perbaiki," ungkapnya.

A. Yahya


Foto Bersama Kepala BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa berhasil menyerap sebanyak 2.618 tenaga kerja sepanjang bulan Januari hingga Juni 2023.

Berdasarkan laporan PT Taman Resor Internet selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Nongsa pada bulan Juli 2023, penyerapan ribuan tenaga kerja tersebut berasal dari 17 pelaku usaha yang beriventasi di kawasan.

Sejak ditetapkan melalui PP Nomor 68 Tahun 2021, investasi KEK Nongsa pun terus bertumbuh dengan capaian Rp 2,49 triliun pada Juni 2023.

Adapun angka tersebut merupakan akumulasi dari realisasi investasi BUPP KEK Nongsa sebesar Rp 751,8 miliar dan pelaku usaha sebesar Rp 1,74 triliun.

Merespons ini, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, pun optimistis jika KEK Nongsa dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Selaras dengan arahan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, Rudi berharap agar KEK Nongsa bisa membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Kota Batam.

"BP Batam berkomitmen untuk mendukung pengembangan KEK Nongsa dengan mempersiapkan infrastruktur pendukung yang ada. Termasuk dalam mempercepat dan memberikan kemudahan perizinan," ujar Rudi di sela kegiatannya, Selasa (25/7/2023).

Rudi mengungkapkan, BP Batam juga berkomitmen untuk mendorong percepatan nilai investasi di KEK Nongsa.

Mengingat, PT Taman Resor Internet juga telah berhasil menggaet investor internasional mulai dari Apple, IBM, dan Universitas Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT).

"Mari bersama kita dukung perwujudan Kota Batam sebagai Digital Bridge antara Indonesia-Singapura. Dengan peningkatan investasi di Batam juga berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi," pungkasnya. (DN)


Foto Bersama. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melepas ratusan peserta Maraton Batam 10 K Tahun 2023 di halaman parkir Hotel Santika Batam Center, Minggu (23/7/2023).

Hadir bersama Ketua Pikori BP Batam, Marlin Agustina, Rudi tampak antusias menyambut pelaksanaan Maraton Batam 10 K.

Menurutnya, event ini merupakan salah satu langkah untuk mempromosikan Kota Batam kepada dunia internasional.

Bukan tanpa alasan, sejumlah peserta asal India, Singapura, Malaysia, Skotlandia, dan Irlandia turut meramaikan pelaksanaannya.

"Agenda Sport Tourism seperti ini sangat penting diselenggarakan untuk mempromosikan wisata Kota Batam. Saya berharap, kegiatan Batam 10 K dapat menarik minat wisatawan lokal dan mancanegara ke depannya," ujar Rudi dalam sambutan singkatnya.

Rudi mengungkapkan bahwa industri pariwisata merupakan salah satu sektor penting yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Batam.

Melalui event Maraton Batam 10 K Tahun 2023 tersebut, kata Rudi, upaya pemerintah untuk memulihkan sektor pariwisata pun ikut terbantu pasca badai Pandemi Covid-19 yang melanda Kota Batam tiga tahun lalu.

"Pemerintah dan BP Batam terus berkomitmen untuk memaksimalkan pengembangan seluruh sektor demi kemajuan Kota Batam, termasuk dukungan terhadap agenda Sport Tourism. Kita berharap, olahraga wisata juga bisa ditonjolkan ke depannya," tambahnya.

Untuk diketahui, kunjungan turis asing ke Kota Batam sepanjang bulan Mei 2023 mencapai 77.348 kunjungan.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat, jumlah kunjungan tersebut ikut memberikan dampak terhadap tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepri sebesar 41,89 persen atau naik 5,09 persen dari bulan sebelumnya.

"Saya sedang menyiapkan Batam kota baru untuk kita semua. Kesiapan infrastruktur yang ada akan membuat Batam dilirik oleh dunia internasional," tutup Rudi. (DN)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.