Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi mengajak seluruh masyarakat Kota Batam turut mengawasi berbagai pembangunan yang saat ini tengah dijalankan.

Tujuannya, untuk memastikan pembangunan yang dilakukan telah sesuai dengan usulan, perencanaan dan kualitas yang ditentukan.

"Jadi saya titip kepada bapak dan ibu sebagai masyarakat Kota Batam. Kalau ada sesuatu yang menurut bapak dan ibu tidak pas, tolong sampaikan kepada saya," tegasnya, Sabtu (1/4/2023).

Muhammad Rudi melanjutkan, sebelum menghadiri kegiatan Safari Ramadhan di di Masjid Thoriqul Jannah, Mitra Raya, dirinya menyempatkan diri memantau pembangunan jalan menuju Bandara Hang Nadim. Dimana, selama ini, dirinya hanya mengontrol sendiri pembangunan yang tengah dilaksanakan.

"Karena-kadang sudah dikontrol pun hasilnya tidak positif. Jadi saya titip kepada bapak dan ibu. Sehingga sebelum selesai lebih baik kita perbaiki jika tidak sesuai. Dari pada nantinya sudah jadi, tidak mungkin dibongkar kembali," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, BP Batam kembali melaksanakan pembangunan dan peningkatan ruas jalan arteri yang menghubungkan Batu Ampar hingga Batu Besar, Nongsa. Pembangunan jalan tersebut mencapai Panjang 20 km untuk tahun tunggal atau single year tahun anggaran 2023.

Pembangunan ruas jalan tersebut dimulai pada 5 Januari hingga 31 Desember 2023. Adapun detail pengerjaan sebagai berikut:

Pekerjaan pertama, Jalan Yos Sudarso tahap 4 sepanjang 2,4 km (Ruas Underpass Pelita – Nagoya Gate) dengan kontraktor PT. Kuala Batee Indonesia dan konsultan pengawas PT. Calvindam Jaya. EC

Selanjutnya Jalan Koridor Utama Pelabuhan - Bandara sepanjang 9 km (Ruas Simp. Laluan Madani - Simp. Bundaran Punggur) dengan kontraktor PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk. - PT. Maju Bersama Jaya (KSO) dan konsultan pengawas PT. Portal Engineering Perkasa

Kemudian Jalan Koridor Utama Pelabuhan - Bandara sepanjang 2,6 km (Ruas Bundaran Punggur - Simp. Bandara) dengan kontraktor PT. Harap Panjang dan konsultan pengawas PT. Multi Forma Riau Konsultan

Ada juga Pengembangan Jalan Hang Jebat sepanjang 5,5 km (Simpang Batu Besar – Simpang Turi) dengan kontraktor PT. Sinar Arengka Setia Maju dan konsultan pengawas PT. Multi Forma Riau Konsultan

Terakhir, Bundaran Bandara (Simpang Lampu Merah Bandara Hang Nadim) berdiameter 100 m serta panjang jalan mencapai 800 m dengan kontraktor PT. Kurnia Djaja Alam dan konsultan pengawas PT. Astadipati Duta Harindo

Sepanjang jalur tersebut nantinya akan dikembangkan jalan yang semula memiliki dua, tiga, dan empat lajur, seluruhnya akan dilebarkan menjadi lima lajur kiri dan kanan. Selain itu sejalan dengan pembangunan jalan, BP Batam juga melakukan peningkatan saluran drainase. 

"Saya kembangkan ini agar ekonomi Batam semakin maju lagi. Kalau sudah maju, masyarakat akan memiliki kesempatan untuk lebih baik, mari kita sambut pembangunan ini,” imbuhnya. (EI)


Ketua GN-PK Kepulauan Riau, Muhammad Agus Fajri.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Gerakan Nasional Peberantasan Korupsi (GN-PK) Kepulauan Riau, melaporkan Penggunaan Gelar Akademik yang diduga palsu oleh Rudi alias Muhammad Rudi, yang kini menjabat Wali Kota Batam dan Ex Officio Kepala Badan Pengusahaan Batam. Sebagai pejabat publik, perbuatan yang dilakukan Rudi itu dinlai merugikan masyarakat dari aspek legalitas dan moralitas.

''Sanksi hukum penggunaan gelar akademik palsu dalam Pasal 93 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi hukumannya cukup berat, yakni 10 tahun. Kenapa, karena sebagai pejabat publik, Sdr Rudi, jika terbukti, telah membohongi masyarakat dengan menyebut dirinya telah menempuh pendidikan tinggi strata 1 dan 2, sementara proses pendidikan tersebut tidak dapat dibuktikan,'' kata Ketua GN-PK Kepulauan Riau, Muhammad Agus Fajri, kepada wartawan, di Batam, Minggu, (2/4/2023).

Muhammad Agus Fajri didampingi sejumlah pengurus DPP GN-PK Kepri, telah menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri sebagai pelapor pada Rabu, 29 Maret 2023. Berita Acara Pemeriksaan (BAP) ditandatangani setelah menjawab 
belasan pertanyaan dari Penyidik di Ruang Unit I Subdit 1 Ditreskrimum Polda Kepri. 

''Kami telah memberikan keterangan di Polda Kepri, sebagai tindak-lanjut laporan kami di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Markas Besar (Mabes) POLRI, Jl Trunojoyo nomor 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada 9 Februari 2023 lalu," ujarnya. 

Menurut Agus Fajri, ada sejumlah fakta hukum yang membuat pihaknya patut menduga Rudi menggunakan gelar akademik palsu. Pertama, Rudi memperoleh ijazah Sarjana Ekonomi (S1) Jurusan Manajemen dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Adhy Niaga pada 2005. 

Kemudian dia memperoleh ijazah Magister Manajemen (S2) dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Indonesia yang tidak terdaftar di Pangkalam Data Perguruan Tinggi. Selanjutnya Rudi memiliki gelar Sarjana Ekonomi (S1) jurusan Manajemen dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tribuana pada 2015. 

''Dalam keterangan akademik di Adhy Niaga, Rudi lulus sebagai Sarjana Ekonomi Jurusan Manajemen pada tahun 2005. Tetapi, sepuluh tahun kemudian dia menempuh kuliah di jurusan yang sama dan kembali mendapat gelar yang sama. Artinya, Rudi sendiri yang menyatakan bahwa gelar terdahulu tidak sah, sehingga dia kembali meraih gelar yang sama. Perbuatan yang dilakukan oleh Rudi tersebut tidak sesuai dengan perbuatan seorang yang berpendidikan tinggi, dan patut diduga sebagai tindakan menutupi keabsahan ijazah yang dimilikinya terdahulu,'' ucap Agus Fajri.

Fakta kedua, menurut Agus Fajri, pada 23 Oktober 2020, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jawa Barat memberi keterangan bahwa Ijazah Rudi dari STIE Adyi Niaga tidak memiliki dasar. Penjelasan itu disampaikan oleh Kepala LLDIKTI Prof Dr Uman Suherman AS, MPd, karena mereka telah menyelidiki bahwa Rudi tidak memiliki daftar hadir selama kuliah, tidak memiliki Kartu Rencana Studi selama kuliah, tidak memiliki Kartu Hasil Studi selama kuliah, tidak pernah menjalani Yudisium Kelulusan, serta tidak terdata di Pangkalan 
Dikti. Tetapi sebulan kemudian, yakni 30 November 2020, tiba-tiba ibarat sulap, sim salabim, semuanya jadi ada. 

''LLDIKTI telah menjawab surat Aktivis Batam, Paulus Lein, yang menyatakan ijazah Rudi tidak sah, dan sebulan kemudian keterangan LLDIKTI itu diputar-balik 180 derajat, tetapi tidak ada surat yang ditembuskan ke Paulus Lein, yang menjelaskan bahwa dokumen yang dicari sebulan lalu sudah ditemukan entah dari laci mana. Terus, Pangkalan Dikti, yang tentu saja dapat diubah oleh Teknisi LLDIKTI, tiba-tiba beres dan nama Rudi terdaftar dengan betul atau kebetulan. 'Akrobat' ini menjadi tontonan yang menarik untuk disaksikan, dan patut diduga merupakan tindakan menutupi data palsu di balik pemberian gelar akademik,'' kata Agus Fajri.

Agus Fajri menambahkan, masih banyak fakta-fakta menarik dari seputar ijazah yang berlapis-lapis dimiliki oleh penguasa tunggal di Kota Batam ini. 

''Pengaduan tentang penggunaan gelar
akademik palsu ini kami harap diproses dengan sungguh-sungguh oleh penyidik Polda. Sebagai ormas yang khusus menyorot korupsi dan perilaku korupsi para pejabat, GN-PK Kepri menilai 
penggunaan gelar ijazah palsu merupakan salah satu perilaku tidak taat hukum dari seorang pejabat publik. Dalam pasal 7 ayat 3 Anggaran Dasar GN-PK disebut GN-PK juga melaksanakan fungsi kontrol sosial terhadap lembaga-lembaga negara dengan cara mengakses informasi sebanyak mungkin yang selanjutnya diuji dan diklarifikasi, di mana hasilnya dilaporkan secara berkala kepada Presiden RI, Pimpinan DPR RI, dan masyarakat luas secara profesional dan bertanggungjawab,'' kata Agus Fajri.

Kasus itu berawal dari (1) Surat dari Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi Dewan Pimpinan Provinsi Kepri nomor: 033/Lap-GN-PK/II/2023 tanggal 9 Februari 2023 perihal Pengadian Penggunaan Gelar Pendidikan Palsu; (2) Laporan Informasi Nomor: LI-28/III/RES.1.9./2023/Ditreskrimum tanggal 9 maret 2023; (3) Surat Perintah Penyelidikan Nomor: SP.Lidik/109/III/RES.1.9./2023/Ditreskrimum tanggal 10 Maret 2023.

Selanjutnya Polda Kepri menerima rujukan dari Mabes Polri, maka Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri menyatakan sedang melakukan penyelidikan terhadap perkara dugaan tindak pidana menggunakan gelar akademik tanpa hak dan/atau menggunakan ijazah palsu sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 69 ayat (1) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan/atau Pasal 28 Ayat (7) Jo Pasal 93 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, yang terjadi di Kota Batam diduga dilakukan 
oleh Sdr, Muhammad Rudi sebagaimana pengaduan GN-PK. (*)


Bannee PLH Kepri. 

BATM|KEPRIAKTUAL.COM: Di Bulan Suci Ramadhan tahun 2023 yang penuh berkah ini, pengurus Pelestari Lingkungan Hidup Kepulauan Riau (PLH Kepri) berbagi takjil kepada masyarakat pengguna jalan yang melintas di Simpang Bagan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Minggu (2/4-2023).

Pengurus PLH Kepri Foto Bersama Sebelum Berbagi Takjil. 

Ketua PLH Kepri, Jaya Moren, A.Md., S.T. mengatakan, pembagian berkah Takjil ini bertujuan untuk melatih semangat dan motivasi.

Foto Bersama Menunggu Takjil yang Mau Dibagi. 

Saling berbagai kepada sesama, dan mengharapkan keberkahan di Bulan Suci Ramadhan ini. 

"Ramadhan tahun ini dimanfaatkan oleh Pengurus PLH Kepri untuk memantapkan sinergitas sesama pengurus melalui kegiatan berbagi Berkah Takjil, buka puasa kepada para pengguna jalan," ujarnya. 

Pengurus PLH Kepri Membagikan Takjil Kepada Masyarakat Pengguna Jalan. 

Kemudian, lanjutnya, takjil yang mau dibagikan ada ratusan bungkus kotak takjil, berupa makanan dan minuman manis untuk sajian berbuka puasa yang dibagikan kepada pengguna jalan, baik pengendara motor, mobil maupun pejalan kaki.

Memberikan Takjil ke Pengguna Jalan. 

Dan kegiatan Berbagi Berkah Takjil ini didukung oleh Mayjen TNI Mar. (Purn) Sturman Panjaitan, S.H. selaku Dewan Pelindung & Pembina PLH Kepri.

“Semoga takjil ini bisa menjadikan berkah bagi kita semua," tuturnya.

Redaksi


Setia Putra Tarigan ST Didampingi Istrinya Meminta dukungan dan Doa saat HUT ke 29 STM Dos Ni Roha Bengkong Baru dan Sekitarnya.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Berkat dukungan keluarga dan sahabat, serta tokoh masyarakat Bengkong, Setia Putra Tarigan ST, kembali maju atau ikut bertarung dalam pemilihan legislatif tahun 2024. Dimana sebelumnya sudah pernah berkompetisi di tahun 2019.

Kata, Setia Putra Tarigan ST, ia membulatkan tekat kembali maju sebagai caleg untuk DPRD Kota Batam dari Partai Gerindra. 

“Saya sebagai kader Gerindra siap maju di 2024 sebagai caleg DPRD Batam. Tentunya berangkat dari dukungan keluarga, sahabat, teman-teman RT dan warga Bengkong, Serta warga Batu Ampar,” kata Tarigan, Minggu (02/04/2023) di acara perayaan ulang tahun ke 29 STM Dos Ni Roha Bengkong Baru dan Sekitarnya. 

Menurutnya, dirinya maju kembali sebagai caleg, juga di dasari kesiapannya dalam menampung aspirasi masyarakat serta melakukan program bermanfaat lainnya buat masyarakat

Ditambahkan suami dari Lindang br Sitohang, dukungan dari berbagai elemen terus mengalir, ia juga mengaku telah siap bertarung secara sehat dengan caleg-caleg lainnya. Sehingga nantinya akan terpilih anggota DPRD Batam yang tangguh, serta peduli terhadap masyarakat bawah.

Selain itu, pegusaha garmen ini juga berkeyakinan keterlibatannya dalam pesta demokrasi di 2024 bertujuan untuk mengambil peran dalam pembenahan di beberapa bidang seperti dunia pendidikan, ekonomi, dan memperjuangkan aspirasi serikat pekerja dan lain-lainnya

"Saya ingin masuk ke Dewan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, karna selama ini saya rasakan aspirasi masyarakat tidak tertampung dengan efektif. Misalnya ada aspirasi dari warga, namun terealisasi tiga tahun kemudian", ujar aktivis serikat pekerja ini. 

Tarigan berharap niat tulusnya dapat didukung oleh konsituennya dari paguyuban suku, tokoh masyarakat dan profesi di Daerah pemilihan (Dapil) 2 yaitu Kecamatan Bengkong dan Batu Ampar.

Redaksj


BP Batan menerima kunjungan dari Shenzhen Greater Bay Area Financial Institute.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) bakal melibatkan konsultan internasional asal China dalam pengembangan Pulau Rempang dan Galang ke depan.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melalui Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi, Sudirman Saad, mengungkapkan bahwa rencana kolaborasi ini sudah dibahas secara detail saat pihaknya menerima kunjungan dari Shenzhen Greater Bay Area Financial Institute, Sabtu (1/4/2023).

"Konsultan internasional itu berbasis di Kota Shenzhen. Mereka adalah suatu institusi yang sangat kredibel di China dan ikut membantu pemerintah Shenzhen dalam membuat perencanaan yang baik," ujar Sudirman Saad.

Sudirman berharap, kolaborasi antara BP Batam dan konsultan internasional tersebut mampu memberikan pengaruh yang signifikan bagi pengembangan Pulau Rempang dan Galang nantinya.

Mengingat, BP Batam tengah memberikan atensi terhadap pengembangan kedua pulau tersebut sebagai kawasan pengembangan ekonomi baru yang mampu mendatangkan investor dalam peningkatan ekonomi daerah ke depan.

Hal ini juga terlihat dari pemaparan BP Batam terkait pengembangan Pulau Rempang dan Galang yang mengedepankan konsep “Green and Sustainable City”.

"Mereka juga mampu mengundang investor dari seluruh dunia, khususnya Hongkong, China dan Singapura. Hal ini pula yang membuat perkembangan Kota Shenzhen begitu pesat. Kita harapkan kolaborasi nanti juga bisa memberikan dampak positif," bebernya lagi.

Dalam pertemuan kemarin terungkap pula jika Shenzhen Greater Bay Area Financial Institute mampu memberikan pengaruh baik terhadap pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (Special Economic Zone) di Shenzhen dengan capaian realisasi investasi asing sekitar ratusan triliun Rupiah dalam jangka lima tahun.

Sudirman menyebut, pencapaian tersebut merupakan hasil dari perencanaan mereka yang sangat komprehensif.

"Kita tentu berharap kolaborasi ini bisa terealisasi. Apalagi kita punya _land bank_ di Pulau Rempang dan Galang. Arahan Menko Perekonomian, tahun ini harus dikerjakan. Mudah-mudahan akan ada kerja sama yang baik ke depan," pungkasnya.

Sementara, Executive Director and Principal Researcher Shenzhen Greater Bay Area Institute, Shen Peng atau Mr. Sam, turut menyambut baik pertemuan dengan BP Batam tersebut.

Pihaknya pun telah mengunjungi langsung Pulau Rempang guna melihat kondisi dan potensi yang ada.

Mr. Sam pun optimistis dapat memberikan kontribusi maksimal jika kolaborasi dengan BP Batam terealisasi.

"Kami sudah melihat kawasan Rempang. Kami tertarik untuk bisa terlibat dalam pengembangannya ke depan. Semoga kolaborasi ini dapat berjalan baik," ujarnya. (DN/BF)


Kepala BP Batam saat Menerima Kunjungan Calon Investor Asing. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi, optimistis pertumbuhan ekonomi daerah bakal terus meningkat.

Hal ini sejalan dengan kenaikan investasi asing yang cukup signifikan di Kota Batam tahun lalu.

Berdasarkan catatan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia,  investasi asing di Batam tahun 2022 naik 48,5 persen atau sebesar USD 746,85 juta dengan jumlah 1.738 proyek.

Di tahun tersebut, realisasi investasi mencapai Rp 13,63 triliun. Di mana, Penanaman Modal Asing (PMA) memiliki persentase cukup dominan yakni sebesar 82 persen atau setara dengan Rp 11,11 triliun.

Angka tersebut cukup dominan jika dibandingkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang hanya mencapai Rp 2,52 Triliun dengan total 2.153 proyek.

Keberhasilan BP Batam mendongkrak peningkatan nilai investasi asing juga memberikan pengaruh positif terhadap realisasi PMA di Provinsi Kepri.

Kota Batam sukses menyumbang persentase cukup besar terhadap realisasi investasi PMA Provinsi Kepri yaitu sebesar 79,97 persen.

"Sesuai arahan Menko Perekonomian, angka ini pun diharapkan terus naik setiap tahunnya. BP Batam pun juga sedang menyiapkan fasilitas pendukung seperti infrastruktur jalan, pengembangan dan peningkatan Bandara Hang Nadim Batam serta Pelabuhan Batu Ampar," ujar Rudi, Sabtu (1/4/2023).

Rudi menjelaskan bahwa investasi merupakan hal yang sangat penting bagi pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Batam.

Sebagai salah satu wilayah industri yang maju di Indonesia, sejumlah sektor industri pun berkembang cukup pesat di Kota Batam seperti manufaktur, jasa, pariwisata dan perdagangan.

Tidak hanya itu, kemudahan dalam berinvestasi di Kota Batam juga didukung dengan letaknya yang strategis dalam perdagangan internasional.

Rudi menyampaikan, ada lima sektor yang menarik minat investor asing. Pertama adalah Industri  Mesin, Elektronik, Instrumen Kedokteran, Peralatan Listrik, Presisi, Optik dan Jam dengan realisasi investasi Rp. 4,24 Triliun.

Kedua, Industri Kimia dan Farmasi  dengan realisasi investasi Rp. 2,46 Triliun.

Selanjutnya, Industri Makanan dengan realisasi investasi Rp. 2,09 Triliun. Kemudian, sektor Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran dengan total realisasi Rp. 1,14 Triliun.

Terakhir, sektor Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya dengan realisasi Rp. 0,94 Triliun.

Dari kelima sektor tersebut, hanya sektor Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran yang didominasi oleh investor dalam negeri.

"Pembangunan yang sedang dikerjakan untuk kepentingan umum. Saya optimis, pertumbuhan ekonomi daerah akan maju seiring kemajuan Kota Batam. Hal ini akan berdampak untuk daerah lain dan BP Batam sedang persiapkan kemajuan itu. Mari kita dukung bersama-sama," pungkasnya.

Sementara, Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait membeberkan bahwa target investasi PMA Kota Batam sudah terpenuhi.

"BP Batam identik dengan PMA. Untuk target realisasi PMA sudah terpenuhi, dan ada tiga sektor yang cukup dominan yakni industri mesin elektronik, instrumen kedokteran dan peralatan listrik. Lalu ada sektor industri kimia dan farmasi serta makanan," ungkapnya. (DN)


Foto Bersama Kapolsek Kundur dengan Masyarakat saat Jumat Curhat. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Kapolsek Kundur AKP BUALA HAREFA, S.H, M.H, tak henti-hentinya menyambangi masyarakat dan giat Jumat Curhat. Hal itu dilakukan untuk mendengar langsung curhat warga serta aduan masyarakat terkait dengan pelayanan Kepolisian di Pelabuhan Sungai Buluh Harapan Kita, Kelurahan Tanjung Batu Kota, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Jumat (31/3/2023).

Kegiatan Jumat Curhat untuk mendengar langsung curhat masyarakat mengenai saran, kritikan, masukan serta aduan dari masyarakat.

Dalam kegiatan Jumat Curhat dihadiri 15 orang yang dipimpin oleh Kapolsek Kapolsek Kundur AKP Buala Harefa di dampingi Kanit Lantas Iptu Indra Zakaria, Kanit Intel Polsek Kundur Ipda Ade Wiliem dan Bhabinkamtibmas Polsek Kundur Bripda Abri Dharma serta tiga pilar Kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga.

“Program Jumat Curhat merupakan salah satu upaya pembinaan kemitraan Polsek Kundur Polres Karimun dengan masyarakat, dimana Polri dapat berinteraksi secara langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan saran, kritikan, masukan serta aduan masyarakat terkait dengan pelayanan kepolisian,” ujar Kapolsek Kundur.

Kemudian, lanjutnya, kegiatan ini berlangsung santai dan penuh keakraban serta di isi dialog interaktif dengan masyarakat sambil menerima langsung curhat warga terkait situasi Kamtibmas.

Masyarakat juga memberikan saran dan kritik untuk meningkatkan kualitas pelayanan Kepolisian Polsek Kundur kepada masyarakat.

“Intinya kami sangat membutuhkan saran, masukan, kritik, dan informasi masyarakat. Hal ini sebagai bahan evaluasi kami dalam rangka membenahi, memperbaiki ataupun meningkatkan kualitas kinerja pelayanan,” tambahnya.

Jumat Curhat merupakan agenda rutin mingguan sebagai penjabaran program Quick Wins Presisi Polri serta kebijakan Bapak Kapolri dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan motto gerakan semangat untuk melayani dan bertindak untuk melindungi. 

Rusli (44) salah satu warga Masyarakat di Pelabuhan Sungai Buluh Harapan Kita Kelurahan Tanjung Batu Kota Kecamatan Kundur Kabupaten Karimun menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh Kapolsek Kundur.

"Dengan kegiatan yang dilakukan ini, dapat menjalin silaturahmi dengan masyarakat dan juga bisa bertukar pikiran dengan polisi," ungkapnya. 

A.Yahya


Tersangka Kasus Korupsi Dana Hibah Diamankan Subdit III Ditreskrimsus Polda Kepri.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM
: Subdit III Ditreskrimsus Polda Kepri mengamankan 2 orang tersangka, kasus dugaan tindak pidana korupsi belanja hibah Bidang Kepemudaan dan Olahraga pada DPA-PPKD Pemerintah Provinsi Kepri, dana APBD dan APBD Perubahan Provinsi Kepri T.A 2020. 

Dirkrimsus Polda Kepri Kombes Pol Nasriadi menjelaskan, tersangka pertama yang diamankan berinisial ARS yang saat itu menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) di Pemprov Kepri pada tahun 2020.

"Sementara tersangka yang kedua berinisial AR yang merupakan Kasubdit yang merupakan bawahan tersangka ARS,” kata Nasriadi di Bandara Hang Nadim Batam, Sabtu (1/3/2023) siang. 

Dijelaskan Nasriadi, kedua orang ini telah ditetapkan sebagai tersangka karena terlibat dalam kasus korupsi hibah terhadap kegiatan masyarakat senilai Rp 1,6 miliar yang diberikan kepada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

"Ketika anggaran tersebut diberikan, kegiatan yang dimaksud tidak ada atau fiktif. 4 otang yang merupakan dari LSM telah ditangkap dam ditetapkan sebagai tersangka," bebernya.

Sedangkan kedua tersangka yang baru ditangkap ini merupakan ASN Pemprov Kepri. Mereka yang telah mengeluarkan anggaran tersebut, dan semuanya mendapatkan bagian dari uang senilai Rp 1.6 miliar.

"Tersangka ARS kita amankan di Tanjung Pinang pada Kamis (30/3/2023), sementara itu tersangka AR melarikan diri ke Jakarta setelah mengetahui status nya ditetapkan sebagai tersangka," ungkapnya. 

Setelah melakukan pelarian untuk menjauh dari kejaran petugas, tersangka AR berhasil diamankan di daerah Cingkareng pada Jum'at (31/3/2023). 

"Kedua tersangka yang masih aktif sebagai ASN di Pemprov Kepri ini akan kita proses lanjut, kita akan minta pertanggungjawaban karena telah menikmati uang negara," bebernya. 

Nasriadi melanjutkan, tidak untuk kemungkinan, kasus ini akan kita kembangkan dan telusuri kemana aliran dana ini dan siapa saja yang terlibat dalam pidana korupsi ini.

"Kita komitmen untuk menumpas kasus korupsi di Kepri. Saya tidak tau apakah itu anaknya Gubernur atau tidak. Yang jelas dia adalah tersangka kasus korupsi," pungkasnya.

Gi/Redaksi


Safari Ramadhan BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) kembali melanjutkan agenda safari ramadan, Jumat (31/3/2023).

Kali ini, BP Batam berkesempatan mengunjungi dan menyapa masyarakat di Pulau Akar, Kelurahan Setokok, Kecamatan Bulang.

Melalui Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI), BP Batam berkomitmen untuk terus mempererat tali silaturahmi ke masyarakat.

Kepala Bagian Perencanaan, Pengembangan dan Administrasi Sumber Daya Manusia (SDM) BP Batam, Idul Priady, sebagai perwakilan BKDI menuturkan bahwa semangat safari ramadan tersebut juga menjadi wujud kepedulian Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, terhadap masyarakat.

"BP Batam selalu terbuka untuk berkomunikasi dengan masyarakat luas. Melalui kegiatan BKDI ini, kita mencoba untuk membangun silaturahmi ke masyarakat Kota Batam," ujarnya.

Pada kegiatan tersebut, BKDI BP Batam turut menyalurkan bantuan sosial kepada Masjid Nurul Bahari Pulau Akar berupa dana sebesar Rp 5 juta.

Selain itu, rombongan BKDI juga memberikan sebanyak 50 paket sembako berisikan beras, minyak, gula, dan kebutuhan pokok lainnya kepada masyarakat.

"Semoga bantuan yang diberikan bisa bermanfaat untuk pembangunan masjid dan masyarakat yang ada," tambahnya.

Idul mengungkapkan, agenda safari ramadan BP Batam melalui BKDI ini akan terus berlanjut sampai tanggal 16 April 2023 mendatang.

Selama kegiatan berlangsung, pihaknya akan mengunjungi dan memberikan bantuan ke beberapa masjid dan panti asuhan yang ada.

Selain infak dari internal pegawai, anggaran yang terkumpul selama kegiatan juga didapat dari dukungan mitra BP Batam.

"BP Batam sedang gencar membangun. Tujuannya agar investor bisa masuk ke Batam dan perekonomian pun terus berputar. Mari kita terus berkolaborasi bersama-sama mendukung pembangunan saat ini," pesan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melalui Idul.

Usai memberikan bantuan, rombongan BKDI BP Batam sempat berkeliling pulau yang terletak tak jauh dari Jembatan I Barelang tersebut sebelum akhirnya menutup kegiatan dengan melaksanakan Salat Jumat berjemaah.

Puluhan warga pun tampak antusias menyambut kehadiran rombongan dari BP Batam yang diwakili oleh BKDI.

Banyak dari mereka berharap, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, bisa berkunjung ke pulau yang mayoritas penduduknya berprofesi nelayan tersebut.

Ketua RW 003 Pulau Akar, Nurrohim, pun mengucapkan rasa terima kasih kepada BP Batam yang telah memperhatikan masyarakat di sana.

Ia mengungkapkan, warga pulau tersebut berjumlah sekitar 400 orang yang terdiri dari tiga Rukun Tetangga (RT) dan satu Rukun Warga (RW).

"Kami merasa bangga dengan kehadiran BP Batam. Semoga bantuan yang diberikan bisa bermanfaat untuk kami," ujarnya. (DN)


Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Purwiyanto menghadiri undangan rapat Dewan Pengawas (Dewas) Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (PBPB) Batam pada Jum'at (31/3/2023) bertempat di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Dalam rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Dewan Pengawas BP Batam, Susiwijono Moegiarso, terdapat agenda pisah sambut Anggota Dewas, pembahasan mengenai laporan pemanfaatan ruang laut KEK Nongsa, perkembangan pemindahan operasional kapal PT. Pelni, hingga perkembangan kinerja BP Batam dalam mengelola Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (KPBPBB).

Pada kesempatan ini turut diperkenalkan Anggota Dewas yang baru bergabung yaitu Oza Olivia selaku Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Penerimaan Negara menggantikan Untung Basuki yang saat ini telah menjabat sebagai Kepala Kantor Bea Cukai Jawa Timur I. Dengan ditunjuknya tambahan seorang Eselon I sebagai Dewas, hal ini membuktikan semakin besar dan pentingnya tugas serta peran BP Batam untuk mengelola dan mengembangkan KPBPB Batam.

Setelah memperkenalkan anggotanya yang baru, Susiwijono Moegiarso langsung memulai rapat dan meminta agar BP Batam segera merealisasikan berbagai perencanaan strategis yang telah disiapkan.

"Kami mendorong BP Batam agar segera memulai dan secepatnya merealisasikan rencana strategis yang telah disusun agar penyerapan anggaran dapat terwujud sesuai target yang telah ditetapkan," ujarnya.

"Fokus utama pada pengembangan Rempang dan Batu Ampar, agar segera diselesaikan persiapannya sehingga diharapkan dapat dikunjungi Bapak Menko Perekonomian dalam satu dua minggu ke depan," tegas Susi.

Pria yang sudah banyak membidani lahirnya kebijakan ekonomi nasional ini juga menyampaikan agar kendala yang dihadapi BP Batam dalam pelaksanaan proyek strategis di Batam dilaporkan secara berkala kepadanya.

"Apapun kendala yang dihadapi oleh BP Batam dalam mengembangkan Wilayah Batam, kami minta laporan detailnya sehingga seluruh stakeholder terkait dapat kami panggil untuk mempercepat proses pengembangan Batam ini," katanya lagi.

Merespon arahan Sesmenko Perekonomian tersebut, Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto mengatakan pihaknya telah merinci seluruh progress yang telah dan akan terlaksana hingga kendala yang dihadapi.

"Kami sudah merinci dan melaporkan progress serta kendala dalam melaksanakan proyek strategis di Batam dan tadi juga sudah dapat arahan dari Bapak Sesmenko selaku Ketua Dewas BP Batam," ungkap Purwiyanto.

"Rencananya awal April nanti, Dewas akan berkunjung ke Batam untuk memastikan seluruh progress ini berjalan sempurna dan jika memungkinkan nanti sekalian acara ground breaking di Rempang dan penandatanganan kerjasama Pelabuhan Batu Ampar," sambung Purwiyanto.  

Pria yang pernah menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara di Kementerian Keuangan RI ini sangat bersyukur atas perkembangan tugas dan kinerja BP Batam di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

"Dari hasil paparan kita tadi, terlihat perkembangan kinerja positif BP Batam dari tahun ke tahun oleh tim kita di bawah Kepemimpinan Bapak Muhammad Rudi yang berkomitmen untuk membawa Batam semakin maju kedepannya" ujar Purwiyanto.

"Mudah-mudahan cita-cita beliau menjadikan Batam Kota Baru dapat kita wujudkan bersama-sama," pungkas Purwiyanto.

Turut hadir mendampingi Wakil Kepala BP Batam, Anggota Bidang Kebijakan Strategis, Enoh Suharto Pranoto; Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi, Sudirman Saad (via Zoom); serta beberapa Pejabat Tingkat II, III, dan IV di lingkungan BP Batam. (mi)


Truk Tangki Air Bersih.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menambah 5 unit truk tangki selama bulan Ramadhan ini. Langkah ini dilakukan, untuk meningkatkan pelayanan dalam penyaluran air bersih di area sulit terjangkau atau stres area.

Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Denny Tondano mengatakan, penambahan 5 unit truk tangki merupakan arahan dari Kepala BP Batam.

Disampaikannya, Muhammad Rudi berpesan kepada pihaknya, agar terus meningkatkan pelayanan dan ketersediaan air bersih di Batam.

"Sesuai arahan beliau, kami berkomitmen untuk melakukan berbagai upaya dari hulu (waduk dan produksi) hingga hilir (distribusi) agar menjamin ketersediaan air bersih di Batam dapat berjalan dengan baik," tegas Denny, Jumat (31/03/2023).

Ia menjelaskan, dengan penambahan 5 unit truk tangki tersebut, sehingga saat ini terdapat 20 unit truk tangki yang beroperasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga, penanganan air bersih di area sulit terjangkau bisa lebih maksimal selama Ramadhan ini.

"Jadi kita siapkan 5 unit truk tangki tambahan. Untuk sementara ini, memang hitungannya sudah bisa cukup membantu," tuturnya.

Selain 20 truk tangki yang siaga, BU SPAM BP Batam juga berkoordinasi dengan Pemadam Kebakaran BP Batam jika dibutuhkan tambahan armada. 

Penyediaan armada truk tangki air tersebut dapat dikoordinasikan oleh Ketua RT/RW/Kelurahan setempat melalui Kantor Pelayanan Pelanggan (KPP) SPAM Batam di Bengkong dan Batu Aji; Layanan Call Center SPAM Batam di  (0778) 5700 000; Chat Whatsapp di 08117780155 dan Aplikasi “Air Minum Batam” di Play Store.

"Jadi kalau per orang minta kirim mobil dan dari orang lain juga minta akhirnya kita kesulitan. Di RT itu misalnya butuh 20 sampai 30 rumah, maka kita siapkan sesuai kebutuhan," imbuhnya. (EI)



Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi mengajak masyarakat untuk mempersiapkan diri dalam menyambut Batam menjadi kota baru dan modern. Hal itu, ia sampaikan dalam beberapa kegiatan silaturahmi dengan masyarakat.

Dijelaskannya, saat ini tengah dilakukan pembangunan infrasktruktur di Kota Batam. Pembangunan yang menjadi prioritas pemerintah dan tengah dikerjakan diantaranya pengembangan jalan arteri, pembangunan Bandara Hang Nadim, pelabuhan Batu Ampar dan lainnya.

"Pembangunan ini untuk kepentingan umum, harus segera di selesaikan. Salah satunya adalah pembangunan bandara Hang Nadim," katanya. 

 Dengan dilakukannya pembangunan Bandara Hang Nadim, Kota Batam nantinya berpotensi mencatatkan 40 juta penumpang per tahun. Sehingga, kedatangan warga dari luar Batam ini harus dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Kita jangan jadi penonton atas apa yang sudah kita rintis. Bapak dan ibu (masyarakat Kota Batam) harus bisa memanfaatkan peluang ini, dengan membuka usaha kuliner dan lainnya," tuturnya.

Ia menambahkan, warga luar yang datang ke Kota Batam ini harus bisa berlama-lama di Kota Batam. Sebab, dengan demikian akan berdampak pada pendapatan pemerintah dan pendapatan itu akan meningkatkan perekonomian Kota Batam kedepannya.

Jika perekonomian Kota Batam terus meningkat, maka akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat Kota Batam.

"Kalau Batam berubah, maka kita sepakat akan menjadikan Batam sebagai kota baru buat kita semua," tutupnya. (EI)


Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto saat Melakukan Pembongkaran. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: FKPD, Toga, dan Tokoh Masyarakat (Tomas) Kota Batam melaksanakan gotong royong dan pemberian tali asih kepada masyarakat yang berada di Simpang Dam Kelurahan Muka Kuning, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Jum'at (31/3/2023) pagi. 

Selain pelaksanaan kegiatan tersebut, TNI Polri juga melakukan pembongkaran terhadap 7 bangunan yang menjadi lokasi gelper dan loket penjualan narkotika. 

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto mengatakan, pembongkaran ini kita lakukan dalam rangka menindak lanjuti pasca penegakkan hukum yang telah dilaksanakan. 

"Kegiatan yang pertama yaitu pembagian paket sembako kepada masyarakat di Simpang Dam, yang kedua dilaksanakan kerja bakti atau gotong royong membersihkan lingkungan dan mushola, dan yang ketiga pembongkaran 7 lokasi diantaranya 4 loket transaksi narkotika, dan 3 tempat dijadikan untuk gelper," kata Nugroho 

Lanjutnya, pembongkaran tidak hanya dilakukan oleh TNI Polri, warga di Simpang Dam dan Satpol PP turut membantu melakukan pembongkaran. 

"Hari ini kita bongkar semuanya dan akan kita kawal sampai selesai," tegas Kapolresta Barelang. 

Kapolresta Barelang berharap, selama pelaksanaan pembongkaran, bisa berjalan dengan lancar agar di Simpang Dam ini tidak ada lagi yang namanya lokasi transaksi narkotika maupun tempat perjudian. 

"Kalau ada kelompok-kelompok yang muncul untuk menghalangi atau menghadang petugas merobohkan bangunan, itu nanti akan kita tangkap. Tetapi sampai saat ini belum ada yang menghalangi petugas," ungkapnya. 

Adapun personel yang diturunkan sebanyak 200 personel yang tergabung dari TNI - Polri dan kegiatan ini juga disaksikan langsung oleh Dandim 0316 Batam Letkol Inf Galih Bramantyo, Kepala BNN Kota Batam Kombes Pol Heryanto, Kepala Kejaksaan Negeri Batam Herlina Setyorini, dan Sekda Kota Batam Jefridin.

Gi/Redaksi


BP Batam Safari Ramadhan ke Masjid Saidina Ali.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) kembali bersilaturahmi dengan masyarakat Batam dalam rangkaian Safari Ramadhan 1444 H/2023 M. 

Safari Ramadhan pada Kamis (30/3/2023) ini, dilaksanakan di Masjid Saidina Ali yang berada di Komplek Perumahan Family Dream, Jalan Hang Tuah, Batu Besar.

Disambut marawis dari remaja-remaja masjid, Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan dan Manajemen Kinerja Endry Abzan sebagai perwakilan dari BKDI BP Batam dan jajaran, diterima oleh Perwakilan dari Masjid Saidina Ali, Bpk. Mulyadi Chaniago beserta warga perumahan Family Dream.

Perwakilan dari Masjid Saidina Ali, Bpk. Mulyadi Chaniago, dalam kesempatan ini menghaturkan apresiasi dan ucapan terima kasih atas niat BP Batam berkunjung ke Masjid ini. Ia mengharapkan dapat kembali dipertemukan dengan BP Batam pada Ramadhan-Ramadhan berikutnya.

"Kami keluarga besar Masjid Saidina Ali dan Komplek Family Dream mengucapkan terima kasih banyak kepada rombongan BKDI BP Batam telah bersilaturahmi ke Masjid kami. Ini bagian kehormatan bagi kami dikunjungi BP Batam di bulan yang Mulia ini." Kata Mulyadi Chaniago.

Dalam kesempatan ini, BKDI BP Batam turut memberikan santunan kepada puluhan anak yatim dan bantuan operasional untuk Masjid. 

Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan dan Manajemen Kinerja Endry Abzan mengatakan bahwa kunjungannya merupakan upaya silaturahmi dan niat untuk berbagi kepada sesama. Kunjunganya sekaligus sebagai media untuk mendengar aspirasi masyarakat.

"Intinya adalah menjalin silaturahmi, sebagaimana semangat silaturahmi yang ditanamkan Bapak Muhammad Rudi Kepala BP Batam. Dengan bersilaturahmi, maka jalinan persaudaraan akan semakin terasa, juga sebagai wadah bagi kami untuk mendengar dari sisi masyarakat apa-apa saja yang kurang, sehingga hal-hal yang berkaitan dengan dengan BP Batam dapat kita tindaklanjuti." Kata Endry Abzan.

Lebih lanjut pihaknya memaknai Safari Ramadhan sebagai media refleksi untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Menjalin silaturahmi dengan sesama juga menjadi salah satu sarana kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Insyaallah banyak hal positif yang bisa kita raih dari Safari Ramadhan di bulan yang suci ini.” Pungkas Endry.

Turut hadir dalam silaturahmi ini, para pejabat Eselon III dan IV BP Batam yang berjumlah sekitar 15 orang. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka bersama dan shalat maghrib berjamaah.

BP Batam


BP Batam Salurkan Bantuan ke Pantai Asuhan. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) BP Batam salurkan bantuan sosial ke Panti Asuhan Restu Ilahi Nongsa pada hari Kamis (30/03/2023).

Sebagai bentuk kepedulian sesama, bantuan sebesar Rp 5.000.000 diserahkan secara simbolis oleh Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi, Sylvia J. Malaihollo.

Sylvia berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat baik bagi BP Batam maupun panti asuhan Restu Ilahi.

"Bantuan ini kami wujudkan sebagai bentuk rasa syukur kami atas nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa selama ini," ujar Sylvia.

"Mudah-mudahan bantuan ini dapat menjadi barokah bagi BP Batam maupun bagi panti asuhan ini," harap Sylvia.

Pimpinan pesantren Restu Ilahi, Ustadz Amrullah turut berterima kasih kepada perwakilan BKDI BP Batam yang hadir.

"Atas nama pesantren, kami ucapkan terima kasih kepada BP Batam yang telah menyempatkan berbagi kepada kami, semoga Allah SWT membalas kebaikan Bapak/Ibu sekalian," pungkas Ustadz Amrullah. (mi)


Terdakwa Irjen Teddy Minahasa (Foto:Net).

JAKARTA|KEPRIAKTUAL.COM
: Mantan Kapolda Sumatera Barat, Irjen Teddy Minahasa menjalani sidang tuntutan. Jaksa meyakini Teddy bersalah dalam kasus tukar sabu barang bukti kasus narkoba dengan tawas.

"Menyatakan Terdakwa Teddy Minahasa Putra bin Haji Abu Bakar telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana," kata jaksa saat membacakan tuntutan di PN Jakarta Barat, Kamis (30/3/2023).

"Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Teddy Minahasa Putra dengan pidana mati," sambung jaksa.

Jaksa meyakini tidak ada hal pembenar dan pemaaf atas perbuatan Teddy. Jaksa meyakini Teddy bersalah melanggar Pasal 114 ayat 2 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Jaksa meyakini Teddy merupakan pencetus awal penggelapan barang bukti sabu untuk dijual. Jaksa juga meyakini Teddy sebagai orang yang mengajak mantan Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara untuk bekerja sama menukar sabu hingga menjualnya melalui Linda Pujiastuti.

Jaksa meyakini Dody telah menerima uang Rp 300 juta dari Linda dari hasil penjualan 1 Kg sabu. Jaksa meyakini uang Rp 300 juta itu telah diterima oleh Teddy dalam mata uang asing.

Hal memberatkan Teddy ialah telah menikmati keuntungan dari hasil penjualan narkotika jenis sabu, memanfaatkan jabatannya sebagai Kapolda Sumbar dalam peredaran gelap narkoba hingga berbelit-belit dalam sidang. Sementara itu, tak ada hal yang meringankan tuntutan Teddy.

Dalam kasus ini, Teddy Minahasa didakwa menawarkan, membeli, menjual, dan menjadi perantara narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu hasil barang sitaan seberat lebih dari 5 gram. Perbuatan itu dilakukan Teddy bersama tiga orang lainnya.

"Mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan, tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I bukan tanaman, yang beratnya lebih dari 5 (lima) gram," kata jaksa saat membacakan dakwaan di PN Jakbar, Kamis (2/2).

Tiga orang yang dimaksud adalah mantan Kapolres Bukittinggi AKBP Doddy Prawiranegara, Syamsul Maarif, dan Linda Pujiastuti. Mereka didakwa dengan berkas terpisah.

Dody dan Linda telah dituntut lebih dulu. Dody dituntut 20 tahun penjara dan Linda dituntut 18 tahun penjara.


Sumber: Detik.com



Sidang Online Kasus Produksi Narkoba di Sukajadi Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Tiga terdakwa perkara dugaan memproduksi Narkotika di Sukajadi Batam, divonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam, dengan hukuman penjara 'Seumur Hidup'. Ketiga terdakwa tersebut yakni, Murthy Sockalingam (Warga negara Malaysia), Nario Santoso dan Abdul Saleh (Warga negara Indonesia), Rabu (29/3/2023).

Dalam amar putusan majelis hakim yang putusannya dibacakan secara terpisah, para terdakwa dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana Permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum memproduksi Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 (lima) gram dan menguasai Prekursor Narkotika untuk pembuatan Narkotika, melanggar Pasal 113Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 129 huruf a, b Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Menjatuhkan hukuman kepada para terdakwa dengan hukuman kurungan penjara selama Seumur Hidup," kata Ketua Majelis Hakim yang menangani perkara ini. 

Terhadap putusan tersebut, para terdakwa didampingi para penasehat hukumnya masing-masing mengatakan, tidak menerima putusan dan akan melakukan banding.

"Banding yang mulia," katanya ke majelis hakim. 

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim terhadap ketiganya itu yakni lebih berat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang mana sebelumnya dituntut hukuman pidana 20 tahun penjara dan pidana denda sebesar Rp.1 miliar rupiah subsidair selama 6 bulan penjara.

Menurut amar putusan yang dibacakan, majelis hakim mengatakan, bahwa dalam perkara tersebut tidak ada kata pemaaf, sebab selama persidangan berlangsung, para terdakwa disebut berbelit-belit saat memberikan keterangan dan tidak mengakui perbuatannya.

Kemudian hal yang paling memberatkan para terdakwa baca hakim, yakni di mana saat ini pemerintah indonesia maupun dunia internasional, sedang gencar-gencarnya memerangi peredaran Narkotika karena bisa merusak generasi bangsa.

Dalam perkara ini, saat putusan melalui sidang virtual (online), Murthy Sockalingam yang merupakan warga negara Malaysia saat itu didampingi dua penasehat hukumnya, begitu juga dengan Nario Santoso dan Abdul Saleh juga didampingi dua penasehat hukumnya yakni Indra Sakti, SH.,MH dan Farida Yulandari, SH.

Sebelumnya, Murthy Sockalingam, Nario Santoso dan Abdul Saleh, ditangkap BNN Kepri pada tanggal 19 Juli 2022 di Perumahan Bukit Indah Sukajadi, Jalan Pandan Laut No.23 Cluster Nirwana RT 006/RW 001 Kelurahan, Sukajadi, Batam.

Saat penangkapan, BNN Kepri saat itu menemukan barang bukti Narkotika Golongan I berbentuk kristal dan dalam bentuk cairan serta peralatan yang digunakan untuk memproduksi Narkotika.

Dalam kasus ini, sebagaimana dalam amar putusan yang dibacakan oleh majelis hakim, disebutkan bahwa masih ada dua orang lagi yang masih Dalam Pencarian Orang (DPO).

Redaksi


Rakor Program Kerja Triwulan II di Hotel Santika

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Batam memberikan atensi serius terhadap peningkatan suplai air untuk masyarakat.

Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Program Kerja Triwulan II yang berlangsung di Hotel Santika, penindakan sambungan air ilegal (Illegal Connection) dan pengembangan Instalasi Pengolahan Air (IPA) atau Water Treatment Plant (WTP) menjadi atensi serius dalam upaya peningkatan suplai ke depan.

Sejauh ini, Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Batam diketahui telah memutus delapan titik sambungan air ilegal (Illegal Connection) di Kawasan Jodoh yang menyebabkan suplai terganggu.

"Dari 14 laporan indikasi ilegal, kita sudah lakukan pemutusan terhadap delapan meteran. Rata-rata kasus adalah ilegal koneksi dan ilegal konsumsi," ujar Direktur Badan Usaha SPAM Batam, Denny Tondano, Rabu (29/3/2023).

Denny mengucapkan, Kawasan Jodoh dan Maritim Square atau District Metric Zone (DMZ) 14 menjadi daerah paling rawan terhadap sambungan ilegal. Baik ilegal koneksi ataupun ilegal konsumsi.

Dari catatan yang ada, angka kehilangan air di wilayah kerja SPAM Batam akibat sambungan ilegal tersebut mencapai sekitar 18 persen. Dengan total kehilangan hampir 500 lt/dt.

Sedangkan untuk Kawasan Jodoh dan sekitarnya, persentase kehilangan pun mencapai 26 persen dan menjadi titik paling rawan dibandingkan daerah lain.

Denny berharap, masyarakat Kota Batam tak lagi bandel dan menghiraukan imbauan yang telah disampaikan SPAM Batam sejak penindakan sambungan ilegal ini dilakukan, Selasa (21/3/2023) lalu.

Tak main-main, pihaknya bakal menempuh jalur hukum jika masih menemukan warga yang memakai sambungan ilegal.

"Proses hukum itu agar jadi efek jera. Kepala BP Batam pun memberikan atensi serius terhadap permasalahan kurangnya suplai ke masyarakat akibat tindakan-tindakan ilegal, jadi kita tak main-main," tambahnya.

Sementara, penguatan dan pengembangan terhadap Instalasi Pengolahan Air (IPA) atau Water Treatment Plant (WTP) agar suplai air ke masyarakat ikut meningkat turut jadi pembahasan penting dalam rakor tersebut.

Untuk mendukung langkah tersebut, Badan Usaha SPAM Batam pun akan memperkuat dan melakukan pengembangan terhadap jaringan perpipaan yang ada.

Denny berharap, masyarakat dapat merasakan manfaat pekerjaan ini dalam waktu dekat.

Hal ini juga selaras dengan komitmen Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, terhadap permasalahan ketersediaan air untuk masyarakat.

"Pelayanan harus kita dahulukan, ini yang menjadi prioritas. Mudah-mudahan suplai air terus maksimal," pungkasnya. (DN)


Tersangka Penggelapan Uang Penjualan Mobil. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Seorang wanita berinisial RL (28) ditangkap Opsnal Polsek Batam Kota lantaran tipu sejumlah konsumen dan menggelapkan uang hasil penjualan motor hingga perusahaan tempat ia bekerja merugi senilai Rp200 juta.

Wanita ini diketahui adalah Sales di Dealer Honda Daya Motor Komplek Raflesia Batam Center.

Kasus Penipuan dan Penggelapan ini terbongkar setelah Kepala Cabang PT. Daya Motor melaporkan RL yang tak lain adalah karyawati_nya sendiri ke Polsek Batam Kota.

Kapolsek Batam Kota AKP Betty Novia menjelaskan kronologi aksi kejahatan yang dilakukan RL, dimana pada pertengahan November 2022 lalu salah seorang konsumen datang ke Dealer Honda Daya Motor di Komplek Raflesia untuk melakukan pembelian 1 unit sepeda motor Honda Vario 125 seharga Rp. 22.000.000.

"Konsumen tersebut dilayani oleh saksi H dan pelaku RL. Kemudian diperlihatkan contoh kendaraan di lantai tiga. Selanjutnya konsumen memberikan uang tunai kepada pelaku RL Rp. 22.000.000 dan RL menyerahkan berupa kwitansi pembayaran," kata Betty.

Setelah RL menerima uang hasil penjualan motor, RL tidak menyetor uang tersebut ke bagian kasir. RL justru memasukkan uang tersebut kedalam tas miliknya dan mempergunakan uang tersebut.

Usut punya usut, setelah ditelusuri dalam jangka waktu yang berdekatan ternyata ada tiga konsumen yang mengalami hal yang sama yaitu pembayaran satu unit Motor Honda Scoopy prestige / WH sebesar Rp.21.000.000,- dan senilai Rp.31.000.000.- yang ditransfer ke rekening RL. Aksi kejahatan RL pun akhirnya dilaporkan ke Polsek Batam kota guna pengusutan lebih lanjut.

Kemudian pada Sabtu (25/3/2023) tim opsnal mendapatkan informasi keberadaan RL yang diketahui tengah berada disekitar Perumahan Putra Jaya, Batu Aji.

Mendapatkan informasi tersebut, tim bersama korban menelusuri informasi tersebut dan benar pelaku RL diamankan tidak jauh dari rumahnya dan kemudian dibawa untuk diperiksa di Polsek Batam Kota.

AKP Betty Novia menjelaskan modus yang dilakukan pelaku adalah menjanjikan sepeda motor kepada korban akan segera datang sesuai dengan pesanan.

'Namun sepeda motor tersebut tidak ada diterima oleh konsumen sehingga korban mendatangi pihak kantor Daya Motor dan menjelaskan bahwa sudah melakukan pembayaran kepada RL secara tunai namun sepeda motor tidak dikirim," jelas Betty.

Kata dia, ada sekira 11 orang konsumen yang telah ditipu pelaku RL namun tidak dilaporkan kepada pihak perusahaan. Sehingga perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp200.000.000.

Sementara itu, uang hasil penjualan Sepeda Motor yang diterima dari konsumen dipergunakan untuk membeli mobil dan keperluan sehari-hari pelaku.

Atas perbuatannya, pelaku di jerat dengan pasal 378 dan atau Pasal 372 K.U.H.Pidana, Tentang Penipuan dan atau Penggelapan, Dengan Ancaman Penjara Paling Lama 5 (Lima) Tahun Penjara Ungkap Kapolsek Batam Kota.

Redaksi



Tersangka Penguras ATM Rekan Kerjanya. 

BINTAN|KEPRIAKTUAL.COM: Unit Reskrim Polsek Bintan Utara mengamankan seorang pria berinisial TR (42) yang menguras uang yang ada di ATM rekan kerja, sebanyak Rp.40 juta rupiah, lantaran kecanduan judi online, Selasa (28/3/2023).

Penangkapan tersebut dipimpin oleh Ipda E.L Manik selaku Panit Reskrim Polsek Bintan Utara dengan membawa beberapa orang anggota Polsek Bintan Utara dan dibantu oleh personil Polsek Gunung Kijang karena lokasi penangkapan berada di wilayah hukum Polsek Gunung Kijang.

Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo, S.I.K., M.M. melalui Kapolsek Bintan Utara Kompol Suwitnyo, S.H. membenarkan bahwa anggotanya telah melakukan penangkapan seorang tersangka yang diduga telah melakukan pencurian uang milik rekan kerjanya seorang perempuan berinisial NM (42)  sebesar Rp. 40 juta rupiah pada Senin Dini hari (27/3).

“Tersangka TR (42) ditangkap berdasarkan laporan saudari NM (42) yang melaporkan uangnya telah hilang di rekening miliknya sebanyak Rp.40 juta. Setelah kita melakukan penyelidikan dengan melakukan pemeriksaan terhadap pelapor kita dapatkan petunjuk dugaan pelakunya mengarah kepada tersangka. Tersangka ditangkap di Mess salah satu perusahaan yang ada di wilayah Gunung Kijang," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa tersangka TR (42) melakukan pencurian uang milik rekannya karena kecanduan main judi online. Sedangkan tersangka tidak memiliki uang sehingga timbul niat jahatnya dengan mengambil ATM milik korban yang tertinggal didalam mobil disaat tersangka ditinggalkan oleh korban didalam mobil. Kesempatan tersebut digunakan tersangka mengambil ATM yang tertinggal, selanjutnya menstransfer uang sebesar Rp. 40 juta ke rekeningnya.

Korban baru menyadari bahwa uangnya telah hilang setelah beberapa hari kemudian, menyadari bahwa uangnya telah hilang korban melaporkan ke Polsek Bintan Utara, setelah dilakukan serangkaian penyelidikan barulah dilakukan penangkapan terhadap tersangka.

Saat ini tersangka telah dilakukan penahanan di Polsek Bintan Utara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang dijerat dengan pasal 362 KUHP dan diancam kurungan 4 tahun penjara.

Kapolres Bintan menghimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan jangan terlalu percaya begitu saja dengan orang lain meskipun dengan rekan sendiri agar tidak menjadi korban kejahatan seperti yang dialami oleh korban.

Redaksi


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.