Rapat Dengar Pendapat Umum di Komisi I DPRD Batam antara pengurus KSP Karya Bhakti dengan masyarakat Belakangpadang.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) lanjutan mengenai dugaan terjadinya penggelapan dana milik nasabah di Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Karya Bhakti Belakangpadang kembali bergulir di Komisi I DPRD Batam, Jumat (16/9/2022).

Dalam rapat tersebut, sejumlah perwakilan masyarakat yang menjadi nasabah KSP Karya Bhakti Belakangpadang meminta agar pihak DPRD Batam segera mengambil sikap tegas, supaya permasalahan ini tidak terus berlarut-larut.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Batam, Lik Khai didampingi Wakil Ketua, Safari Ramadhan beserta anggota Komisi I DPRD Batam diantaranya Harmidi Umar Husein, Tohap Erikson Pasaribu, Utusan Sarumaha dan Tan A Tie.

Selain itu, hadir juga Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto yang pada kesempatan itu didampingi oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Abdul Rahman serta perwakilan nasabah KSP Karya Bhakti Belakangpadang.

Ketua Komisi I DPRD Batam, Lik Khai menghimbau kepada pihak KSP Karya Bhakti agar kembali melakukan mediasi dengan baik-baik kepada seluruh nasabahnya, untuk memberikan solusi penggantian kerugian yang dialami masyarakat.

Selanjutnya, pihaknya juga meminta kepada pihak KSP Karya Bhakti untuk segera melakukan penjualan aset yang ada, dan secepatnya melakukan penggantian kerugian terhadap anggota koperasi yang dirugikan.

"Kami juga mendorong pihak Kepolisian dalam hal ini Polresta Barelang, untuk menindaklanjuti laporan masyarakat dan memproses secara hukum persoalan ini untuk memberikan rasa keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat," ungkap Lik Khai saat RDP di Komisi I DPRD Batam, Jumat (16/9/2022).

Menurutnya, rekomendasi ini terpaksa harus diambil oleh Komisi I DPRD Batam, karena permasalahan tersebut sudah sangat berlarut-larut dan belum ada titik terangnya.

Lanjutnya, dari data yang Ia terima, pihak nasabah yang dirugikan, sudah seringkali ingin menyelesaikan permasalahan ini dengan cara kekeluargaan. Namun, pihak pengelola koperasi dianggap tidak mampu memberikan solusi atas kerugian yang dialami para nasabah. 

Dan lebih parahnya lagi, kata Lik Khai, ketua dan sejumlah karyawan koperasi tersebut tidak memiliki data yang lengkap, berapa nasabah yang menabung, berapa kreditur, apalagi uang nasabah yang jumlahnya mencapai milyaran rupiah.

"Koperasi tidak punya data, ini kan lucu.
Ini sangat miris," ucap Politisi Partai Nasdem Kota Batam ini.

Lik Khai melanjutkan, rata-rata nasabah yang menabung di koperasi tersebut adalah masyarakat yang ekonominya menengah kebawah, dengan harapan para nasabah bisa mendapatkan keuntungan dan fasilitas untuk mendukung usaha, dengan menabung di koperasi tersebut.

"Yang menabung di situ nelayan, UMKM, sedikit demi sedikit mereka kumpulkan, kemudian koperasi menipunya, ini luar biasa, saya kalau meninggal neraka pun tak mau terima," jelas Lik Khai.

Di lokasi yang sama, Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto mengatakan, pihaknya berharap kepada pengelola koperasi bisa melakukan itikad baik terhadap masyarakat, dan mengedepankan musyawarah atau yang lebih dikenal dengan Restorasi Justice (RJ).

"Apabila mediasi tidak bisa lagi menyelesaikan permasalahan ini, maka proses hukum akan berlanjut, sesuai aturan yang berlaku," ujar Kapolresta Barelang.

Kapolres meminta agar koperasi tersebut untuk di bekukan sementara, hal ini merupakan antisipasi agar tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban, baik masyarakat yang ingin menabung, maupun yang ingin melakukan pinjaman.

"Kami juga menghimbau kepada masyarakat secara keseluruhan, agar lebih berhati-hati dalam menyimpan aset atau tergiur dengan iming-iming mendapatkan keuntungan yang lebih besar," katanya.

Salah seorang perwakilan nasabah, Firmansyah menyebutkan, pelaksanaan RDP kali ini, merupakan tindak lanjut dari RDP yang sebelumnya yang sudah digelar.

"Ini pelaksanaan RDP kedua sejak permasalahan ini kami adukan beberapa bulan lalu. Dan sampai saat ini, kami warga sebagai nasabah juga belum tahu bagaimana uang kami di KSP Karya Bhakti itu," sebutnya.

Firman menuturkan, permasalahan ini mulai mencuat pada dua tahun silam, saat dirinya ingin melakukan penarikan dana nasabah atas nama kedua orangtuanya. Rencananya, dana yang akan ditarik dari Koperasi yang telah berdiri sejak 1982 ini akan digunakan untuk kepentingan ibadah umroh.

"Tidak hanya itu, sejak tahun lalu nasabah lainnya juga mengaku kesulitan untuk melakukan penarikan dana yang sudah mereka simpan disini sejak lama," kata Firman.

Para nasabah kemudian mendengar desas-desus adanya oknum Koperasi yang melakukan penggelapan dana milik nasabah, diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp1,9 miliar, atas dugaan penggelapan dana yang dilakukan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Karya Bhakti.


Fay/Redaksi


Rangkaian kegiatan KSOP Khusus Batam dalam rangka peringatan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2022.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam memperingati Hari Perhubungan Nasional Tahun 2022 yang jatuh pada tanggal 17 September. 

Kegiatan yang dilajukan yakni dengan mengampanyekan keselamatan transportasi laut, membersihkan pantai, dan menanam bibit pohon bakau di Pantai Setokok, Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Kepala Kantor KSOP Khusus Batam, Revolindo, mengatakan, kegiatan dilakukan pada, Kamis (15/9/2022) lalu. Personilnya berkolaborasi dengan tiga lembaga swadaya masyarakat (LSM), warga setempat, dan Dinas Perhubungan Kota Batam. 

“Tujuannya untuk meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan pesisir dan muara,” kata Revolindo dalam keterangan persnya yang diterima media ini pada, Jumat (16/9/2022).

Dikatakannya, ada 500 bibit pohon bakau yang ditanam. Penanaman dilakukan setelah berkarung-karung sampah berhasil dibersihkan dan diangkut keluar dari pantai. 

Revolindo juga mengatakan, peserta kegiatan berjumlah ratusan. Dia berharap, kegiatan ini menjadi bagian dari investasi dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi perubahan iklim dan pencemaran di pesisir dan laut.

“Kegiatan ini bukan hanya sekedar mengambil sampah lalu membuang pada tempatnya, melainkan aksi ini sebagai upaya peran serta Kemenhub mengurangi sampah di laut. Kemudian, menjadi sarana edukasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan partisipasi masyarakat untuk menjaga lingkungan,” katanya.
 
Daerah Pulau Setokok merupakan daerah hinterland yang sebagian besar luas wilayahnya adalah laut. Pantainya dipilih karena merupakan salah satu lokasi kegiatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Padat Karya Penanaman Mangrove (PKPM) di Provinsi Kepulauan Riau tahun 2021. 

Daerah ini juga menyimpan potensi besar di bidang kelautan dan pertanian. Oleh karena itu, menurut Kepala KSOP Khusus Batam ini penting agar masyarakat memahami betapa pentingnya memelihara lingkungan.

“Kami memberikan motivasi supaya gaya hidup mencintai lingkungan itu terus membudaya. Karena budaya ini membentuk kebiasaan baik, mengurangi potensi bencana, memperbaiki keseimbangan ekologi, dan meningkatkan kemandirian ekonomi,” pungkasnya.

Fay/Redaksi


Polres Natuna Berbagi Bansos. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Polres Natuna memberikan bantuan sosial berupa sembako kepada masyarakat dan nelayan tradisional yang terdampak penyesuaian harga BBM, Minggu (18/09/2022).
 
Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy, S.I.K., M.H. melalui Kasat Pol Airud Polres Natuna Akp Sandi Pratama Putra, S.I.K dalam kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan bantuan sosial ini dalam rangka mendukung program Pemerintah dan program Kapolri untuk membantu masyarakat kurang mampu dan terdampak dengan kenaikan harga BBM. 

Kegiatan bantuan sosial ini dengan sasaran  nelayan tradisional tempatan, paket sembako disalurkan sebanyak 25.

"Bantuan sosial ini merupakan wujud empati dan kepedulian Polri dengan masyarakat yang terdampak dengan penyesuaian harga BBM, mudah-mudahan dengan bantuan sosial ini dapat meringankan beban masyarakat yang kurang mampu di Kab. Natuna," tutup Akp Sandi Pratama Putra, S.I.K 

(IK)


Pelepasan Kirab Kabupaten Asahan. 

ASAHAN|KEPRIAKTUAL.COM: Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Asahan H. Surya, BSc didampimgi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan (Ketua Harian Mabicab Gerakan Pramuka Asahan), Kepala BNN Kabupaten Asahan, OPD (Anggota Mabicab Gerakan Pramuka Asahan) dan Camat (Ketua Majelis Pembimbing Ranting) melepas Kirab Tangkal Napza Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara (Sumut) Tahun 2022 dari Kabupaten Asahan di Jalan Lintas Sumatera depan Rumah Dinas Bupati Asahan, Minggu (18/09/2022).

Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Asahan yang juga Bupati Asahan pada pelepasan ini mengucapkan selamat datang Pasukan Kirab Tangkal Napza Gerakan Pramuka Sumut Tahun 2022 di Kabupaten Asahan.

Selanjutnya Bupati mengatakan, kita ketahui bersama pada tahun 2020 Sumatera Utara menjadi Provinsi dengan jumlah angka penyalahgunanan narkoba terbesar di Indonesia. berdasarkan data kawasan rawan narkotika BNN RI Tahun 2022, terdapat 1.192 wilayah dengan kategori bahaya dan waspada norkotika di Sumut. dari jumlah tersebut juga terdapat 81 Desa dan Kelurahan sudah dicanangkan dan di intervensi program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Narkotika).

“Pramuka sebagai wadah pembinaan mental dan karakter para generasi penerus bangsa, saya harapkan ikut andil dalam meningkatkan ketahanan masyarakat anti narkoba. Dan melalui kegiatan Kirap Tangkal Napza Gerakan Pramuka Sumut Tahun 2022 ini, bisa menjadi cikal bakal terbentuknya duta dalam pembinaan program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di wilayah Sumut khususnya Kabupaten Asahan yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan orang-orang terdekat kita”, harap Bupati.

Bupati juga berharap kita dapat menyebarluaskan kepada seluruh masyarakat, agar mawas diri dari narkoba, psikotropika dan zat adiktif lainnya. sehingga para generasi muda Asahan khususnya menjadi generasi yang sehat jiwa dan raga serta bebas dari bahayanya narkoba.

“Pemerintah Kabupaten Asahan siap bekerja sama dengan BNN dan Gerakan Pramuka untuk bersama-sama, bahu-membahu mensosialisasikan pencegahan bahaya narkoba khususnya di wilayah Kabupaten Asahan agar terwujudnya masyarakat Asahan Sejahtera ‘yang Religius dan Berkarakter serta bebas dari narkotika”, ucap Bupati sekaligus menutup pidatonya.

Tampak hadir juga Ketua Kwarcab Asahan beserta jajaran dan pengurus Kwartir Ranting. (SN)


Sekda Kabupaten Karimun Potong Tumpeng di Hari Harhubnas.

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun Dr. Muhammad Firmansyah M.Si menghadiri upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional di Bandara Raja Haji Abdullah, Sabtu (17/9/2022).

Harhubnas selalu diperingati setiap 17 September, peringatan pada tahun ini mengusung tema 'Bangkit Maju Bersama'.

Peringatan Harhubnas diharapkan dapat meningkatkan rasa kebersamaan berkolaborasi dan bersinergi dengan mitra kerja jasa perhubungan untuk membangkitkn sektor transportasi.

Sekretaris Daerah Muhammad Firmansyah menyampaikan, jasa-jasa Perhubungan sangat besar sekali, untuk menyambung dari pulau ke pulau.

"Mari kita wujudkan kolaborasi yang lebih baik lagi, untuk mewujudkan Transportasi indonesia  dimasa mendatang".Lanjutnya

Ahmad Yahya


Direktorat PTSP BP Batam, Wahjoe Triwidijo.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Direktorat Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Biro Sumber Daya Manusia menggelar pelatihan PTSP Bidang Penanaman Modal Tingkat Dasar, OSS-RBA bagi petugas unit pelayanan PTSP BP Batam.

Pelatihan diselenggarakan dengan tujuan meningkatkan wawasan, kompetensi dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berada pada unit pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) BP Batam sebagai garda terdepan pelayanan investasi di kota Batam. 

Acara dibuka oleh Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro dan didampingi Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu BP Batam, Harlas Buana, pada Jum’at (16/9/2022) di Gedung IT Centre BP Batam.

Wahjoe Triwidijo menuturkan bahwa sejak diresmikannya Undang-Undang Cipta Kerja pada 2020, pemerintah telah mengubah prosedur perizinan usaha menjadi Risk-Based Licensing Approach (Pendekatan Perizinan Berbasis Risiko) yang dilakukan melalui satu platform, yaitu Online Single Submission (Perizinan Daring Terpadu atau OSS).

Hal ini dilakukan sebagai langkah strategis menyederhanakan dan menyelaraskan regulasi khususnya perizinan berusaha, menciptakan dan meningkatkan lapangan kerja serta meningkatkan investasi yang berkualitas.

Sejalan dengan amanat tersebut, maka Kepala BP Batam, Muhammad Rudi telah lama mendorong penerapan sistem Pendekatan Berbasis Risiko melalui Sistem OSS-RBA pada layanan BP Batam.

OSS-RBA atau  Online Single Submission Risk-Based Approach (Perizinan Daring Terpadu dengan Pendekatan Perizinan Berbasis Risiko) menggantikan versi sebelumnya, yaitu OSS 1.1 (one poin one), dimana Pelaku usaha hanya perlu mengurus perizinan sesuai tingkat risiko kegiatan usahanya.

Lebih lanjut Wahjoe menjelaskan, pelatihan ini terselenggara guna memudahkan dan memberi pemahaman yang memadai mengenai OSS-RBA bagi petugas PTSP BP Batam dalam penyelenggaraan pelayanan perizinan melalui sistem yang terintegrasi secara elektronik.

Adapun pelatihan ini menggandeng naraumber dari Pudiklat Kementerian Investasi/BKPM RI, kegiatan ini diselenggarakan selama 3 (tiga) hari, yaitu 16 s.d 18 September 2022, yang diikuti oleh 40 orang peserta, terdiri dari seluruh pejabat dan staf unit PTSP BP Batam. 

“Mengingat pentingnya sistem OSS-RBA pada pelayanan BP Batam, maka kami meyakini dibutuhkan petugas pelayanan sebagai fasilitator yang handal dan siap membantu mendampingi pelaku usaha, secara professional dalam pelaksanaan implementasi OSS-RBA,” ujar Wahjoe.

Mantan Inspektur I, ITJEN Kementerian Keuangan ini berharap pembinaan ini akan berdampak besar pada peningkatan kualitas dan kompetensi SDM PTSP BP Batam, dan memberikan dukungan bagi pertumbuhan ekonomi Batam dan investasi di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

“Tugas kita bersama untuk menjaga kenyamanan pelayanan investasi dan iklim investasi kondusif, dan pada unit PTSP lah merupakan pintu gerbang utama pelayanan kepada investor.” Pungkas Wahjoe.

Pembinaan ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Investasi/BKPM RI, yaitu Pusdiklat Kementerian Investasi /BKPM, Widyaiswara Ahli Madya, Husen Maulana dan PengembangTeknologi Pembelajaran Ahli Madya, Melisa Tanjung Sari. (mh/na)


Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: PT. Infineon Technologies Batam kembali mengukuhkan komitmen untuk peningkatan investasi di Batam atau ekspansi usaha.

Perusahaan asal Jerman yang bergerak di bidang semikonduktor ini, telah merancang sejumlah site plan, dengan total investasi infrastruktur 85 Juta EUR (IDR Rp. 1,26 Triliun). 

Adapun rincian site plan ekspansi Infineon Batam adalah pembangunan Gedung baru BAT 3 pada tahun 2022 ini dengan luas 21.000 sqm (m2), sehingga dengan perluasan ini, Infineon telah mengembangkan sayap di Batam menjadi 3 Production Sites.

BAT 1 yang merupakan Gedung pertama yang dibangun pada tahun 1996 seluas 9.000 sqm (m2), dan kemudian Gedung BAT 2 yang dibangun pada tahun 2018 seluas 12.000 sqm (m2).

Dengan realisasi perluasan ini, maka kapasitas produksi yang sebelumnya berada pada angka 13-15 juta pcs / minggu pada tahun 2019 kini menajam mencapai kapasitas 30 juta pcs / minggu. Dan akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang. Target kapasitas produksi yang direncanakan hingga tahun 2030/2031 adalah 150-180 juta pcs per minggu.

Direktur Logistik PT Infineon Aldrin Purnomo sebagai perwakilan Management PT. Infineon Technologies Batam, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas dukungan yang diberikan BP Batam. 

"Sangat baik ya, saya mewakili Manajemen PT. Infineon Technologies Batam sangat menghargai apa yang telah dilakukan BP Batam, membantu luar biasa, sampai ekpansi terus berjalan dan ini bisa kita capai." Katanya.

Aldrin berharap proyek strategis PT Infineon dan dukungan BP Batam ini bisa menjadi role model atau percontohan proyek strategis di Batam.

"Ini bisa jadi role model untuk perkembangan dan investasi industri high technology di Batam tentunya." Tutur Aldrin.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menyampaikan bahwa pihaknya akan mengawal proses ekpansi ini agar berjalan sesuai koridor yang telah direncanakan. 

“Kami tentu sangat bersyukur dengan ekpansi ini, hal ini menunjukkan ada kepercayaan yang baik dunia investasi kepada Batam. Tugas kami dan kita semua selanjutnya adalah mengawal dan memastikan investasi ini berada pada koridor yang direncanakan. Saat investasi ini jalan, maka lapangan  kerja terbuka.” Katanya.

Pria yang juga merupakan Walikota Batam ini, memberikan atensi besar, mengingat masih ada sejumlah hal yang menjadi concern bagi perusahaan besar Infineon, seperti prosedur keimigrasian bagi lalu lintas WNA dan pemberlakuakn VoA yang hanya berlaku bagi pariwisata dan belum mengakomodir bagi kemudahan pertemuan bisnis, serta kebijakan di sejumlah Kementerian seperti Perindustrian dan BPKM.

Dengan ekpansi yang dilakukan PT. Industrial Technologies ini, ia berharap mampu menjadi dorongan positif bagi peningkatan angka investasi di Batam, sejalan dengan upayanya dalam menggesa infrastruktur Batam baik dari sisi darat, laut dan perhubungan udara.

“inilah mengapa kami siapkan infrastruktur yang bagus, bahkan saat pandemi sedang tinggi-tingginya. Kita siapkan, agar saat masa pemulihan ekonomi datang, investasi mulai bangkit, Batam sudah siap menyambut.” Katanya.

Dengan berbagai upaya yang ia lakukan, pertumbuhan ekonomi dan realiasi investasi di Batam menyumbang persentase terbesar di Provinsi Kepulauan Riau.

Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sebelumnya merilis realisasi investasi di Batam Penanaman Modal Asing (PMA) dan (Penanaman Modal Dalam Negeri) PMDN di Batam sepanjang Januari-Juni 2022 atau semester I tahun 2022 mencapai Rp 6,175 triliun dengan 1.529 proyek. 

Secara komulatif realisasi investasi Semester I PMA sebesar 82,86 persen yang mencapai Rp 5,116 triliun dengan 696 proyek.

Sementara, angka realisasi investasi semester I PMA di Kepri sebesar 6,462 triliun. Praktis, dengan angka tersebut, Batam menyumbang persentase terbesar dengan 79,16 persen dari realisasi investasi PMA di Kepri.

BP Batam/Redaksi


Peringati World Cleanup Day 2022.

ASAHAN|KEPRIAKTUAL.COM: Untuk memperingati Hari Bersih-Bersih Sedunia (World Cleanup Day) 2022, Bupati Asahan bersama dengan Forkopimda Kabupaten Asahan melakukan Gotong Royong membersihkan sampah disepanjang Jalan Sutan Syarir yang dimulai dari Simpang Empat Stadion Mutiara Kisaran menuju Simpang Empat Gambir Baru Kisaran, Sabtu (17/09/2022).

Sebelum melaksanakan kegiatan gotong royong tersebut, Bupati Asahan H. Surya, BSc membuka terlebih dahulu kegiatan World Cleanup Day Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2022 yang digelar di Halaman Kantor Disporapar Kabupaten Asahan.

Pada pembukaan kegiatan tersebut Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan H. Rahmat Hidayat Siregar, S.Sos, M.Si menyampaikan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan dari limbah yang tidak dikelola dengan baik. Selain itu, mengajak dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat khususnya masyarakat Kota Kisaran dan Pemerintah, Organisasi, hingga individu, untuk turut berkontribusi dalam pengelolaan sampah.

Selanjutnya bertujuan untuk memimpin aksi gotong royong pungut sampah terbesar di Kabupaten Asahan dengan harapan menumbuhkan rasa bahwa sampah adalah tanggungjawab bersama serta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut turut serta dan berpartisipasi dalam pengelolaan sampah untuk menuju perubahan Asahan bebas sampah 2025.

Menutup laporannya Dayat mengatakan, Dinas Lingkungan Hidup setiap harinya mengangkut sampah lebih kurang 76 Ton yang ada di 9 Kecamatan di Kabupaten Asahan yakni Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kota Kisaran Timur, Air Joman, Tanjung Balai, Simpang Empat, Air Batu, Pulau Rakyat, Aek Kuasan dan Meranti. Dan untuk di Jalan Sutan Syarir sendiri yang dijadikan pusat gotong royong, Dinas Lingkungan Hidup setiap harinya mengangkut lebih kurang 13 Ton yang berasal dari masyarakat sekitar jalan tersebut.

Dikesempatan ini juga Wakapolres Asahan Kompol Sri Juliani Siregar, SH mewakili Kapolres Asahan mengatakan Kabupaten Asahan menargetkan 500 relawan yang turut serta dalam kegiatan Hari Bersih Sampah Dunia ini, dan memungut sampah sekitar 13 ton sampah yang dapat kita kumpulkan dan kita buang ke Tempat Pembuangan Akhir.

“Dengan kepedulian yang didasari semangat kebersamaan dan persatuan Insyaallah target yang saya sebutkan diatas akan kita capai. Kami berharap bersih-bersih sampah yang ada dilingkungan kita tidak hanya karna adanya momen Hari Sampah Sedunia (World Cleanup Day) ini saja, tapi kita lakukan setiap saat sehingga lingkungan Kabupaten Asahan bebas dari sampah.

Mengakhiri pidatonya Wakapolres Asahan mengajak untuk berkomitmen serta membudayakan untuk tidak membuang sampah sembarangan dan juga tidak membakar sampah sembarangan, sehingga sampah tidak menjadi tempat berkembangbiaknya bibit penyakit dan sumber polusi, justru sampah akan menjadi mata pencaharian baru yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi serta tenaga kerja yang banyak.

Sebelum memberikan bimbingan dan arahannya Bupati Asahan bersama dengan Mewakili Dandim 0208/Asahan, Mewakili Kapolres Asahan, Mewakili Danlanal TBA dan Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan menyerahkan secara simbolis alat-alat kebersihan kepada TNI-Polri, Lurah, Bhayangkari Polres Asahan, Mahasiswa serta pelajar disaksikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, OPD, Camat Kota Kisaran Timur, Camat Kota Kisaran Barat, Forkopimcam Kisaran Kota dan Penggiat Kebersihan Sumatera Utara,

Bupati Asahan H. Surya, BSc pada bimbingan dan arahannya mengatakan, Acara World Cleanup Day yang kita laksanakan pada hari ini pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Asahan dan Sumatera Utara dengan tujuan memimpin aksi gotong royong pungut sampah dan peduli lingkungan.

Bupati juga mengatakan peringatan Word Cleanup Day Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2022 merupakan momen penting untuk mendukung visi Kabupaten Asahan yaitu Masyarakat Asahan Sejahtera yang Religius dan Berkarakter. Oleh karena itu, pada kesempatan hari ini saya mengajak kepada seluruh masyarakat Asahan mari kita kelola sampah dengan baik karena sampah bukan hanya tanggungjawab Pemerintah tetapi sampah adalah tanggungjawab kita bersama dan khususnya kepada Perangkat Daerah dan seluruh Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan, agar dapat memperhatikan hal sebagai berikut :

Dukung pelaksanaan dan sosialisasikan secara masif Peraturan Daerah Kabupaten Asahan Nomor 6 Tahun 2020 tentang pengelolaan sampah.
 
Beri contoh kepada masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya yaitu dari rumah dan laksanakan program 3R (Reduce, Reuse, Recycle)/mengurangi, menggunakan kembali, mendaur ulang.
 
Tanamkan dan sosialisasikan moto “Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita” agar selalu diingat di masyarakat dan Mari bersama kita perangi sampah karena sampah bukan warisan anak cucu kita.

Mengakhiri bimbingan dan arahannya Bupati mengatakan semoga momentum peringatan World Cleanup Day 2022 ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian kita semua terhadap pengelolaan sampah, sehingga dapat menjadi nilai tambah dalam berkontribusi pada terwujudnya visi “Kabupaten Asahan”. (SN)


Kapolsek Sei Beduk, AKP Betty Novia (tengah) saat diwawancarai awak media. (Foto: Ist).

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Tim unit reskrim Polsek Sei Beduk ringkus dua pelaku Curanmor inisial AY (26) dan DS (17) di SPBU Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam setelah beraksi di wilayah Batam Center.

Diketahui, kedua pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama.

Kapolsek Sei Beduk AKP Betty Novia menjelaskan, kronologi bermula pada Kamis (8/92022) lalu sekira pukul 00.15 wib korban inisial GG berhenti dan memarkirkan 1 unit Sepeda Motor Honda Beat, di pinggir jalan dekat Café RIS, Teluk Tering, Batam Kota, Kota Batam.

"Saat itu, korban tengah berbaring di sebelah sepeda motor sambil menonton Youtube di Handphone setelah itu korbanpun tidak sadar sudah tertidur," jelas Betty.

Kemudian sekira pukul 03.00 Wib, korban pun terbangun dan melihat sepeda motor korban sudah dibawa oleh pelaku melihat hal tersebut korban langsung mengejar dan meneriaki pelaku dengan kata “maling, maling” namun korban tidak dapat mengejarnya.

"Setelah itu, korban meminjam handphone warga yang masih berada tidak jauh disekitar lokasi kejadian untuk menghubungi paman korban inisial AS dan memberitahukan kejadian tersebut," jelasnya.

Beruntung, Keesokan harinya korban mendapat telpon dari anggota Polsek Sei Beduk yang memberitahukan bahwa sepeda motor korban telah ditemukan dan pelakunya sudah ditangkap, kemudian korban diminta untuk datang ke Polsek Sei Beduk untuk dimintai keterangan.

Sebelumnya, unit opsnal mendapat informasi bahwa ada yang hendak menjual sepeda motor di SPBU Tanjung Piayu, Sei Beduk yang diduga hasil curian.

"Kemudian dicurigai seorang anak laki-laki mengendarai 1 unit sepeda motor merek Honda Beat warna Biru Hitam tanpa plat nomor lalu yang diduga sepeda motor tersebut bodong," bebernya.

Kemudian Tim langsung melakukan penangkapan serta menanyakan surat-surat / dokumen kendaraan tersebut namun anak tersebut tidak dapat menunjukkan surat-surat / dokumen kendaraan tersebut kemudian opsnal mengamankan pelaku DS (17 th) tersebut untuk dimintai keterangan.

"Sesampainya di Polsek Sei Beduk Ketika pelaku DS (17 th) diinterogasi, barulah mengakui bahwa dirinya telah mengambil sepeda motor milik korban GG," ungkapnya.

"Kemudian dilakukan pengembangan dan pada Jumat (9/9/2022) sekira pukul 19.15 Wib berhasil dilakukan penangkapan terhadap Pelaku AY (26). Selanjutnya pelaku AY dibawa ke Polsek Sei Beduk untuk dilakukan proses lebih lanjut.

Betty mengatakan, menurut keterangannya, pelaku melakukan pencurian dengan cara mengendarai mobil rental dan melewati jalan ocarina, tiba-tiba pelaku DS mengatakan “stop bang, ada orang tidur itu” lalu pelaku AY langsung menghentikan mobilnya dan pelaku DS pun langsung turun dari mobil menghampiri korban GG yang ketika itu sedang tertidur.

"Awalnya korban hanya ingin mengambil HP milik korban, tetapi ketika melihat sepeda motor disamping korban yang sedang tertidur, pelaku AY pun mengambil kunci sepeda motornya korban yang terletak disamping korban dan langsung menghidupkan sepeda motor kemudian langsung kabur membawa sepeda motor milik korban tersebut sedangkan tersangka DS yang mengendarai mobil bersama saksi menuju ke punggur," jelasnya.

Atas Perbuatannya Pelaku DS diduga melakukan tindak pidana Pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dengan Pasal 363 Ayat (1) ke-4e K.U.H.Pidana Jo Undang-Undang RI No.11 tahun 2012 tentang SPPA (Sistem Peradilan Pidana Anak) Diancam dengan Hukuman maksimal 7 (tujuh) Tahun kurungan Penjara.

Sedangkan Terhadap tersangka AY (26 Th) diduga melakukan tindak pidana Pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dengan Pasal 363 Ayat (1) ke-4e K.U.H.Pidana Diancam dengan Hukuman maksimal 7 (tujuh) Tahun kurungan Penjara. (Fay)



Foto Bersama usai Tim PLTS dan PUPR melakukan kunjungan ke Waduk Duriangkang dan Waduk Tembesi.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Tim Teknis Kerja Sama Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Waduk KPBPBB bersama Tim Komisi Keamanan Bendungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan kunjungan ke Waduk Duriangkang dan Waduk Tembesi pada hari Kamis (15/9/2022).

Hal ini juga merupakan tindaklanjut arahan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi untuk mempercepat realisasi rencana proyek investasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Kegiatan di awali dengan paparan singkat oleh Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK selaku Ketua Tim Teknis Kerja Sama Pengembangan PLTS Waduk KPBPBB, Irfan Syakir Widyasa, bertempat di Ruang Presentasi Gedung Marketing Center BP Batam dan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Waduk Duriangkang serta Waduk Tembesi.

Kunjungan Tim Komisi Keamanan Bendungan Kementerian PUPR yang dipimpin oleh Dr. Aries Firman ini dilakukan dalam rangka percepatan Proyek Strategis Nasional PLTS Skala Besar di Waduk Duriangkang dan Waduk Tembesi Batam.

Dr. Aries Firman mengatakan pemerintah sepakat  mendukung energi terbarukan. Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan listrik nasional, salah satunya dengan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung. Sebagai pilot project pengembangan energi surya di Indonesia PLTS Terapung ini diharapkan dapat menjadi bahan riset, referensi ataupun penelitian untuk mengembangkan teknologi serupa di daerah - daerah lain.

Untuk itu bendungan harus dilakukan sertifikasi setiap lima tahun sekali dan beberapa kendala ringan yang terdapat di Waduk Duriangkang serta Waduk Tembesi ini harus terus diminimalisir.

“Tujuan kami datang kesini adalah untuk mengetahui kondisi awal kedua bendungan ini pada tahun 2022 sebelum digunakan sebagai tempat untuk PLTS terapung” tambah Dr. Aries Firman.

Ia juga menambahkan bahwa kondisi bendungan dan PLTS kedepannya harus saling mendukung, terutama karena Waduk Duriangkang merupakan tulang punggung penyediaan air bersih di Batam, maka kondisinya harus tetap dijaga dengan baik saat PLTS terapung telah terealisasi.

“Bendungan dan PLTS terapung harus saling menguntungkan satu sama lain, utamanya Waduk Duriangkang merupakan tulang punggung air bersih di Batam maka harus kita jaga dengan tetap mewujudkan rencana pengembangan energi bersih terbarukan ini (PLTS)” ungkap Dr. Aries Firman.

Dr. Aries Firman turut menyampaikan agar energi bersih terbarukan yang berasal dari PLTS ini tidak boleh terlambat untuk direalisasikan namun tetap mengedapankan aspek keselamatan bendungan.

“Energi bersih terbarukan adalah hal yang mutlak dan tidak boleh terlambat untuk kita kembangkan namun jangan sampai kita kekurangan air bersih saat musim kemarau dan kelebihan air bersih saat musim penghujan” tutup Dr. Aries Firman.

Senada dengan Dr. Aries Firman, Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK selaku Ketua Tim Teknis Kerja Sama Pengembangan PLTS Waduk KPBPBB, Irfan Syakir Widyasa, berharap agar setelah kunjungan lapangan ini dilakukan, seluruh stakeholder yang terlibat dalam proyek pengembangan PLTS Waduk Duriangkang dan Waduk Tembesi mendapat gambaran awal yang lengkap untuk dilakukan rapat secara intensif mulai Oktober 2022. 

“Karena proyek yang menjadi bagian dari Presidensi G20 ini cukup komprehensif dari hulu ke hilir, kami akan segera memulai rapat secara intensif pada Oktober 2022 bersama dengan kementerian dan lembaga serta seluruh stakeholder dalam proyek ini” tutur Irfan Syakir.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan berusaha untuk memaksimalkan potensi PLTS yang dapat diakomodir oleh Waduk Duriangkang dan Waduk Tembesi untuk mencukupi kebutuhan konsumsi energi lokal serta untuk kebutuhan ekspor.

“kapasitas energi yang akan dihasilkan, tentunya kami akan meminta rekomendasi dari Komisi Keamanan Bendungan Kementerian PUPR, memperhatikan aspek keselamatan Waduk Duriangkang dan Waduk Tembesi” tutup Irfan Syakir.

Turut hadir dalam kegiatan ini General Manager SPAM Hulu, Hadjad Widagdo; Kabid. Perencanaan Tata Ruang dan Tata Bangunan, Adi Nugroho; Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepri, Wawan Yulianto; beberapa pejabat tingkat IV BP Batam, rombongan dari Komisi Keamanan Bendungan Kementerian PUPR, serta para stakeholder terkait pengembangan PLTS Waduk Duriangkang dan Waduk Tembesi. (mi/na)


Wamentan RI dan Wagubsu Lakukan Kunjungan Kerja.

ASAHAN|KEPRIAKTUAL.COM: Dipendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Pemerintah Kabupaten Asahan menyambut kedatangan Wakil Menteri (Wamen) Pertanian RI Ir. Harvick Hasnul Qolbi dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah, Jum’at (16/09/2022).

Dalam penyambutan rombongan tersebut Bupati Asahan didampingi Wakil Bupati Asahan, Dandim 0208/Asahan, Kajari Asahan, Mewakili Danlanal TBA, Mewakili Kapolres Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Para Asisten, OPD, Kepala BUMD Kabupaten Asahan, Kepala Instansi Vertikal Kabupaten Asahan, Camat se-Kabupaten Asahan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ketua DWP Dharma Wanita Kabupaten Asahan dan tamu undangan lainnya.

Bupati Asahan H. Surya, BSc pada pidatonya menyampaikan, Kabupaten Asahan memiliki luasan 3.733 Km persegi yang terdiri dari 25 Kecamatan, 177 Desa dan 27 Kelurahan ini memiliki potensi pertanian yang sangat besar. Dimana Luas areal persawahan yang ada di Kabupaten Asahan mencapai 8.299 Ha, dengan capaian produksi padi tahun 2021 sebesar 73.525,85 ton dengan tingkat produktivitas 56,62 Kwintal/Ha.

“Hal ini masih harus terus ditingkatkan untuk mewujudkan kemandirian pangan di Kabupaten Asahan. Selain areal persawahan, Kabupaten Asahan memiliki potensi areal perkebunan rakyat seluas 103.375,01 Ha yang terdiri dari areal Kelapa Sawit, Kakao, Karet dan Kelapa Dalam ditambah lagi areal tanaman Hortikultura”, ucap Bupati.

Bupati juga menyampaikan, selain sektor pangan dan hortikultura, ada sektor pertanian lainnya yaitu sektor peternakan di Kabupaten Asahan memiliki potensi yang cukup baik, pada Tahun 2021 jumlah populasi sapi potong di Asahan mencapai angka 146.500 ekor, kambing 47.373 ekor, domba 43.420 ekor, ayam pedaging 13.245.442 ekor, dengan capaian produksi daging total sebanyak 27.057,41 Ton. Dan Kabupaten Asahan menjadi penyuplai bagi daerah lain sampai ke manca negara, demikian juga untuk produksi telur total pada tahun 2021 mencapai 37.495,98 ton, dan Kabupaten Asahan juga menjadi penyuplai telur ke Kabupaten dan Provinsi lain.

“Potensi besar ini tentunya merupakan berkah bagi Kabupaten Asahan untuk terus dikelola dan ditingkatkan agar sektor-sektor strategis ekonomi domestik dapat terus digerakkan dengan menitikberatkan pada upaya mewujudkan kedaulatan pangan dan mensejahterakan petani serta masyarakat”, kata Bupati

Menutup pidatonya Bupati berharap kedatangan Wakil Menteri pertanian Republik Indonesia dan Wakil Gubernur Sumatera Utara dapat menambah semangat kami untuk terus melakukan perbaikan-perbaikan guna peningkatan produksi dan produktivitas pada sektor pertanian di Kabupaten Asahan, kami berharap Bapak Wamentan dan Bapak Wagubsu dapat memberikan perhatian lebih kepada kami di Asahan, karena kami masih membutuhkan dukungan dalam upaya peningkatan sektor pertanian di Kabupaten Asahan seperti bantuan pupuk, alat-alat mesin pertanian, pembangunan jalan usaha tani dan jalan produksi perkebunan serta paket-paket kegiatan peningkatan sumber daya bagi penyuluh-penyuluh pertanian yang ada. Diharapkan dukungan tersebut akan mampu memberikan daya dorong yang besar bagi pertumbuhan sektor pertanian yang ada di Kabupaten Asahan ini.

Dikesempatan ini juga Wagubsu Musa Rajekshah mengatakan, kehadiran Wamentan di Sumatera Utara Kabupaten Asahan menjadi suatu penyemangat bagi kami masyarakat Sumatera Utara untuk meningkatkan hasil pertanian di Sumatera Utara. Dan kami berharap Sumatera Utara dapat mengembangkan lagi hasil Pertaniannya.

Wagubsu juga meminta kepada Bupati Asahan dapat memberikan informasi kepada Kepala Daerah lain, tentang bagaimana meningkatkan hasil pertanian, sehingga Kabupaten/Kota yang ada di Sumatera Utara dapat meningkatkan hasil pertaniannya.

“Dan kami Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan mendukun, karena dengan meningkatkannya pertanian di Sumatera Utara maka ekonomi masyarakat Sumatera Utara akan meningkat”, ucap Wagubsu sekaligus menutup pidatonya.

Sebelum memberikan bimbingan dan arahannya Wamentan bersama Wagubsu, Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan dan Forkopimda yang berhadir menyerahkan bantuan benih padi untuk 20 ribu Ha sawah kepada Dinas Pertanian Kabupaten Asahan, bantuan pisang barangan merah kepada kelompok Tani sebanyak 4.000 batang, bantuan padi sebanyak 6.145 Kg, bantuan pupuk sebanyak 20.000 Kg, bantuan bibit ikan gurame dan bantuan pakan ikan.

Wamentan pada bimbingan dan arahannya mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Asahan kepada saya dan rombongan pada hari ini.

Wamentan juga mengatakan, saya mengapresiasi Sumatera Utara khususnya Kabupaten Asahan yang cukup baik dalam meningkatkan pertanian di Kabupaten Asahan, dan kiita harus optimis dapat meningkat pertanian lebih baik lagi kedepannya.

Selain itu Wamentan mengatakan, kita harus bersama-sama meningkatkan pertanian di wilyah kita, kepada masyarakat diharapkan dapat membantu program tersebut dengan mempertahankan sektor pertanian yang ada.

Kepada Pemerintah Wamentan berharap dapat memikat pengusaha untuk membantu mengembangkan pertanian dan peternakan kita serta memberdayakan BUMD yang ada di Kabupaten/Kota masing-masing.

Setelah usai melaksanakan serangkaian kegiatan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan Wamentan bersama Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan dan Forkopimda Kabupaten Asahan beserta beberapa OPD mengunjungi PT. Hijau Surya Biotechindo yang berada di Kelurahan Sei Renggas Kecamatan Kota Kisaran Barat untuk melihat secara langsung pembibitan pisang barangan. (SN)


Bupati Natuna, Wan Siswandi Sampaikan Pidatonya saat Rapat Paripurna di DPRD Natuna. 

Bupati Natuna Serahkan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD tahun 2022-2023.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna gelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pidato Bupati Natuna terhadap rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Natuna tahun anggaran 2022 dan 2023, Jumat (16/9/2022).

Rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Natuna tersebut dibuka dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Natuna, Daeng Amhar di dampingi, Wakil Ketua I DPRD Natuna, Daeng Ganda Rahmatullan dan Bupati Natuna, Wan Siswandi. 

Bupati Natuna, Wan Siswandi dalam kata sambutan menjelaskan, perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Natuna tahun anggaran 2022 dilaksanakan dengan mempertimbangkan dinamika perekonomian terkini yang dipengaruhi oleh kondisi konflik geopolitik Ukraina yan menyebabkan melonjaknya harga minyak dunia yang menyebabkan adanya perubahan struktur APBN dengan meningkatnya anggaran subsidi dan kompensasi energi. 

"Dalam menjaga stabilitas harga dengan adanya peningkatan laju inflasi, kondisi ini tentu mempengaruhi transfer ke daerah dan dana desa secara nasional kabupaten Natuna khususnya," ungkapnya. 

Wan Siswandi menjelaskan sesuai amanat undang-undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Pasal 161 Peraturan Pemerintah No 12 Tahun Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri No 77 Tahun 2020 Tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah menjelaskan bahwa semua substansi dalam perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Natuna Tahun Anggaran 2022 didasarkan pada:

  1. Perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum anggaran.
  2. Keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran Anggaran antara organisasi, antar unit organisasi, antar program, antar kegiatan, jenis belanja. 
  3. Keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun sebelumnya harus digunakan dalam tahun berjalan penyesuaian ini dilakukan berdasarkan hasil audit BPK atas laporan keuangan pemerintah Kabupaten Natuna tahun anggaran 2021.
  4. Keadaan darurat serta mendesak, dan
  5. Keadaan Luar biasa. 

Adapun perubahan anggaran pendapatan  dan belanja daerah kabupaten Natuna tahun 2022 dari perubahan pendapatan yang sudah dialokasikan diantaranya:

Pendapatan asli daerah, pendapatan transfer. Kemudian komposisi belanja berdasarkan peraturan menteri dalam negeri no 77 tahun 2020 dibagi menurut kelompok yang terdiri dari: Belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, belanja transfer.

Selanjutnya, Bupati Natuna menyampaikan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Natuna Tahun Anggaran 2023.

Adapun beberapa estimasi pendapatan tahun anggaran 2023 sebesar 998,92 Miliar dengan komposisi pendapatan asli daerah, pendapatan transfer pemerintah pusat, pendapatan transfer antar daerah atau dari provinsi. Dan untuk belanja daerah tahun 2023 terdiri dari Belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, belanja transfer.

Diakhir penyampaian pengantar nota keuangan tentang rancangan pendapatan dan belanja daerah kabupaten Natuna tahun anggaran 2023 Bupati meminta untuk dapat dibahas dan mendapatkan persetujuan serta ditetapkan menjadi peraturan daerah.

(**)


Bupati Kunjungi Keluarga Nelayan yang Ditangkap Petugas Maritim Malaysia.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Natuna Wan Siswandi, mengunjungi keluarga nelayan yang ditangkap aparat maritim Malaysia saat mencari ikan beberapa waktu lalu.

Kunjungan orang nomor satu di kabupaten pebatasan ini pada Kamis sore (15/09/2022) ke kediamannya di Sungai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur, guna memberikan dukungan moril.

Bupati Natuna menyampaikan kepada pihak keluarga bahwa segala sesuatunya sedang diurus. Pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) dan Dinas Perikanan Provinsi Kepri.

"Masalah ini sudah saya sampaikan sama pak Sekjen KKP dan Dirjen tangkap. Ini kebetulan kadis perikanan Natuna juga lagi di Jakarta, insyallah besok akan koordinasi langsung dengan kementerian," ungkapnya. 

Menurutnya ini merupakan urusan antar negara, kewenangan daerah hanya sebatas berkoordonasi dengan instansi terkait. Selanjutnya Kementerian akan berunding dengan Kedubes atau Konsulat Malaysia di Indonesia.

Siswandi mengakui, perihal ini diketahuinya dari media massa. Pasalnya, tidak ada laporan secara lisan maupun tertulis baik dari Kepala Desa Sungai Ulu maupun Camat Bunguran Timur.

"Jadi begitu kita tau dan perkembangannya seperti apa, hari ini langsung kita surati pihak terkait dan ketemu dengan keluarganya," ujar Siswandi.

Kedua nelayan tersebut adalah Kusnadi dan Johan. Mereka ditangkap petugas karena diduga melakukan penangkapan ikan di wilayah perairan Malaysia.

Sementara itu, Yusnarti mengatakan, suami dan menantunya berangkat mencari ikan pada Selasa (06/09/2022). Biasanya, seminggu kemudian baru bisa berkomunikasi.

"Dua hari kemudian tanggal 7 malam, dia nelpon saya, jadi saya kira dia ada di serasan atau subi karena disana ada sinyal. Jadi setelah saya angkat dia bilang kena tangkap di perbatasan malaysia," ucapnya. 

Yusnarti mengatakan, terakhir kali bisa berkomunikasi dengan suaminya (Kusnadi) pada Jumat (09/09/2022) sekitar pukul 13.30 WIB. Setelah itu putus komunikasi hingga sekarang.

"Dia bilang sabar, abang akan di proses 14 hari, insyallah akan pulang. Tapi setelah kontak mati, tak bisa dihubungi lagi sampai hari ini," ujarnya.

Ia berharap, pemerintah Indonesia bisa memulangkan suami dan menantunya secepatnya.

(IK)


Bupati Karimun, Aunur Rafiq Serahkan BLT BBM. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Karimun Dr. H. Aunur Rafiq S. Sos M.Si menyerahkan Bantuan Langsung Tunai BBM (BLT BBM) dan Bantuan Program Sembako di PT Pos Indonesia, Kamis (15/9/2022).

Jumlah penerima bantuan langsung tunai (BLT) pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) untuk membantu keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Karimun sebanyak 9.438 yang tersebar di 12 Kecamatan Kabupaten Karimun.

Pembagian BLT masing-masing KPM menerima sebesar Rp500 ribu. Jumlah itu, terdiri atas Rp300 ribu untuk BLT BBM dan Rp200 ribu untuk bantuan kebutuhan pokok.

Penyaluran BLT dikantor pos Karimun dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Karimun, Seketaris Daerah Kabupaten Karimun, Dinas Sosial Kabupaten Karimun, KA PT Pos Indonesia Kabupaten Karimun serta para masyarakat penerima manfaat. 

Bupati Karimun menjelaskan, adapun mekanisme penyaluran BLT BBM ini dilakukan melalui PT Pos Indonesia. Bantuan akan diberikan untuk empat bulan yaitu bulan September, Oktober, November dan Desember tahun 2022, dengan nilai sejumlah Rp.150.000 KPM per bulan, sehingga total bantuan sebesar Rp 600.000 per KPM.

"Untuk waktu penyaluran dilaksanakan dalam 2 kali penyaluran, tahap pertama dibagikan pada bulan September sebesar Rp. 300.000 (tiga ratus ribu rupiah) per KPM kemudian dilanjutkan pada tahap kedua dengan nilai yang sama yang direncanakan akan dibagikan pada bulan Desember 2022," kata Bupati. 

Ahmad Yahya


Unjuk Rasa Buruh di Kabupaten Karimun. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Polres Karimun melakukan pengamanan aksi unjuk rasa Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), tentang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di gedung Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun, Kamis (15/09/2022).

Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano, S.I.K., S.H melalui Kapolsek Tebing AKP Jaiz, S.IP mengatakan, seluruh personel yang melaksanakan pengamanan agar melakukan pengamanan secara humanis, tidak di benarkan membawa sejata api. Masyarakat mengemukakan pendapat dimuka umum di jamin oleh Undang-Undang sebagai mana dimuat dalam UUD 1945 pasal 28 dan UU No 9 Tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum.

"Oleh karena itu, diharapkan kepada personel tidak ada yang menjadi pemicu terjadinya anarkis. Mereka adalah saudara-saudara kita yang harus kita jaga dengan baik," ucap Jaiz.

Di kantor DPRD, rombongan SPSI yang di pimpin oleh kordinator lapangan Hasni Darwis menyampaikan orasi menolakan kenaikan harga BBM bersubsidi. Karena berdampak pada aktifitas perekonomian dan sumber daya masyarakat kecil khususnya buruh. Selain itu, juga menolak disahkanya UU Omnibus Law dan UU Cipta Kerja serta buruh harus mendapatkan upah yang layak.

Usai menyampaikan orasi di halaman gedung DPRD. Perwakilan SPSI diterima berdialok dengan Ketua DPRD Kab. Karimun Yusuf Sirat, S.IP di dampingi oleh Bupati Karimun Dr. H. Aunur Rapiq, S.sos, Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano.S.I.K., S.H, Ketua Komisi 1 DPRD  Sulfanov Putra, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kab. Karimun Rufendi dan Kepala Dinas Perdagangan yang di wakili oleh Dr. Panda Rones Purba.

Ketua DPRD Kab.Karimun Yusuf Sirat, menyanpaikan, ucapan apresiasi karena giat dilaksanakan dengan tertip. 

"Terkait tuntutan tolak UU Ombusni law dari serikat buruh sudah kami teruskan ke DPRD Pusat yang saat dalam pembahasan. Untuk kenaikan upah buruh kewenangan DPRD Kabupaten akan kami naikkan, tetapi bukan kewenangan Kabupaten namun hanya bisa mengusulkan. Seluruh aspirasi masyarakat akan kami tampung apabila itu menjadi kewenangan pusat maka kami akan sampaikan ke DPR pusat," ungkap Yusuf Sirat.

Selama dalam pelaksanaan aksi unjuk rasa situasi dalam keadaan aman dan terkendali, dan kegiatan berakhir pukul 12.00 wib.

"Terimakasih kepada aliansi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Karimun yang menyampaikan orasinya berjalan dengan damai. Tidak menimbulkan anarkis, kembalilah kerumah masing-masing. Dan hati-hati dijalan jangan sampai kecelakaan karena keluarga menunggu dirumah, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senatiasa memberkati kita semua amin," tutup Kapolres. 

Ahmad Yahya


Ratusan kendaraan driver online padati lapangan Welcome To Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ratusan pengemudi (driver) online baik taksi maupun ojek yang tergabung dalam Aliansi Driver Online Batam (ADOB) menggelar aksi unjuk rasa damai di lapangan Welcome To Batam, kawasan Batam Center, Kota Batam pada, Kamis (15/9/2022).

Pantauan di lokasi, puluhan kendaraan baik roda dua hingga roda empat tampak memadati lapangan parkir tersebut. Terlihat juga ratusan driver online berkumpul di tengah lapangan Welcome To Batam.

Para driver online itu mengenakan seragam dari aplikator masing-masing seperti Gojek, Grab, Shopee dan Maxim. Bendera berbagai komunitas  juga dikibarkan.

Dari atas mobil komando, sang orator mengkoordinasikan para peserta demo. Ia menjelaskan bahwa sedang dilakukan pertemuan antara perwakilan mereka dengan pihak dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam.

“Kita sedang menunggu perwakilan rekan-rekan kita yang kita percayakan dengan Dinas Perhubungan kota Batam sedang bermediasi mengadakan kesepakatan bersama atas tuntutan kita,” ucapnya dari atas mobil komando.

Dalam surat pemberitahuan unjuk rasa yang dikeluarkan sekretariat ADOB, ada lima tuntutan mereka yakni:

1  Menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

2. Meminta aplikator agar segera menjalankan tarif yang telah oleh Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan tentang tarif terbaru untuk ojek online.

3. Meminta aplikator agar segera menjalankan tarif dasar minimum yang sudah di-SK-kan oleh Gubernur Kepri.

4. Meminta pihak aplikator menurunkan biaya potongan aplikasi sebesar 10 persen.

5. Meminta aplikator melakukan pembatasan pendaftaram driver.

Hngga berita ini diturunkan, ratusan pengemudi taksi dan ojol masih standby menunggu hasil pertemuan perwakilan mereka dengan Dishub Batam.

Fay/Redaksi


Pembinaan Satpam atau Security oleh Polsek Sekupang. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Polsek Sekupang memberikan pembinaan kepada Satuan Pengamanan (Satpam) di PT. Washa Kinerja Tangguh dan PT. Metro Mandala Persada selaku penyalur tenaga kerja Satpam pada, Kamis (15/9/2022)

Pembinaan dilakukan langsung oleh Kanit Binmas Ipda Agus Salim Marpaung bersama Ps. Panit 1 Binmas Aipda Syefriadi saat melaksanakan sambang di wilayah hukum Polsek Sekuoang.

Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Suryawardana mengatakan tujuan utama melakukan giat Pembinaan ataupun Pelatihan Satpam ini agar tercipta sinergitas yang baik antara Kepolisian dengan satuan pengamanan swakarsa untuk bersama-sama dalam menjaga harkamtibmas Khususnya diwilayah hukum Polsek Sekupang.

"Didalam tugasnya, Satpam juga dituntut memiliki profesionalisme dalam melaksanakan tugasnya yaitu untuk memiliki kemampuan fisik yang prima, pribadi yang disiplin, tegas namun sopan, bijaksana, dan tanggap untuk kejadian yang terjadi di wilayah keamanannya," ungkap Yudha.

Dikatakannya, apabila terjadi permasalahan seorang satpam juga harus mampu menyelesaikannya secara maksimal, namun bila diluar batas kemampuannya, maka harus langsung menghubungi Polisi selaku Pembina Satpam

Lanjutnya, Satpam atau dikenal nama lainnya yakni Security merupakan mitra Polri yang memiliki peranan penting dalam membantu dalam melaksanakan tugas pengamanan swakarsa guna menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Guna memacu semangat dan memberikan dorongan agar selalu konsisten dalam bekerja serta menjalin kemitraan dengan Kepolisian, maka hal itu menjadi perhatian khusus bagi unit Binmas Polsek Sekupang dengan melaksanakan program pembinaan dan pelatihan setiap bulannya.

Adapun program pembinaan dan pelatihan yang diberikan adalah pelatihan dasar PBB, sikap tampang, serta menekankan agar security/satpam selalu bekerja dengan mematuhi aturan yang ada (SOP) serta selalu bersinergi dengan pihak Kepolisian selaku Pembina Satpam

Dalam kesempatan tersebut Ipda Agus Salim juga menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada anggota Satpam apabila melakukan tugas jaga untuk selalu berhati-hati dan waspada dalam mengantisipasi gangguan kamtibmas baik siang maupun malam hari khususnya di lingkungan tempatnya bertugas. 

"Satpam agar pro aktif untuk menginformasikan kepada Kepolisian apabila mengetahui terjadinya tindak pidana atau hal yang bisa berpotensi terjadinya gangguan Kamtibmas," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Petani Terima Bantuan Hand Traktor dari PT. Timah tbk. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM:  PT Timah Tbk melalui CSR  menyerahkan bantuan hand traktor kepada Kelompok Tani Maulana Bukit Naga Kundur, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Rabu (14/09/2022). 

Bantuan Hand Traktor ini diserahkan langsung oleh Koordinator PPM Wilayah Kepri dan Riau Eka Budhy Susanto kepada Ketua Kelompok Tani Suratno didampingi Sekretaris Hirwan Sinulingga.

Diharapkan bantuan Hand Tractor ini dapat membantu mempermudah kerja para anggota Kelompok Tani Maulana Bukit Naga Kundur. Serta mampu meningkatkan produktivitas kelompok Tani sehingga berdampak terhadap ekonomi masyarakat. 

Ketua Kelompok Tani Maulana Bukit Naga Suratno melalui Sekretaris Kelompok Hirwan Sinulingga, menyampaikan apresiasinya kepada PT Timah Tbk yang membantu Kelompok Tani berupa satu unit Hand Tractor. 

Ia menyebutkan, bantuan hand tractor ini sangat dibutuhkan oleh kelompok Tani Maulana Bukit Naga dan tentunya sangat bermanfaat sekali guna membantu pekerjaan sehari hari.

"Bantuan ini sangat berguna dan membantu kami dalam menggarap lahan, karena selama ini untuk menggarap kita masih secara manual dengan cangkul," terang Hirmawan. 

Hirmawan juga mengungkapkan bahwa Kelompok Tani Maulana Bukit Naga terdiri dari 12 Orang yang mana untuk petani sayuran sebanyak 10 orang dan 2 orang sebagai peternak. 

Dengan 10 orang menggarap lahan seluas tiga hektare dengan berbagai tanaman sayuran seperti cabai, Jagung dan kacang. Hasil pertanian ini  untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada di pulau Kundur. 

Sementara itu, Camat Kundur Syaifulloh memberikan apresiasi terhadap PT Timah Tbk yang telah memberikan bantuan terhadap masyarakat di Kecamatan Kundur. 

"Bantuan peralatan pertanian kepada Kelompok Tani Maulana Bukit Naga berupa Hand tractor tentunya sangat berguna untuk kelompok Tani. Karena dapat membantu kelancaran pekerjaan dan memudahkan dalam menggarap lahan pertanian dengan lebih cepat dari mencangkul," ucapnya. 

Ia berharap, kedepannya PT Timah Tbk akan selalu mendukung kegiatan ekonomi masyarakat melalui bantuan-bantuan produktif seperti ini.

Ahmad Yahya


Ketua PD XXXI FKPPI Kepulauan Riau, Irwan Panggabean foto bersama dengan jajaran pengurus.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pengurus Daerah XXXI FKPPI Kepulauan Riau bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia Kota Batam melaksanakan kegiatan Bakti Sosial (baksos) berupa Aksi Donor Darah dan Tali Kasih kepada purnawirawan yang dilaksanakan di Club House Palm Spring, Senin (12/9/2022).

Aksi tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Uang Tahun (HUT) Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) ke 44 tahun 2022.

Ketua PD XXXI FKPPI Kepulauan Riau, Irwan Panggabean mengatakan momentum ulang tahun ke 44 FKPPI ini telah melahirkan organisasi sayap FKPPI Kepri. 

"Pada hari ini juga kita telah melahirkan organisasi sayap pendukung yaitu generasi muda FKPPI, wanita FKPPI dan  HIPWI FKPPI Kepri," kata Irwan usai kegiatan. 

"Alhamdulillah, di momen yang bahagia ini FKPPI Kepri masih bisa eksis diantara pengurus daerah lainnya," sambungnya. 

Selain itu kita juga gelar tali asih terhadap orang tua kita, Pejuang-pejuang veteran dan ini merupakan bukti bahwa kita sebagai anak berbakti terhadap bapak atau ibu. Mereka orang tua kita baik purnawirawan TNI Polri. 

"Kita hadir disini bersama membantu purnawirawan dan masyarakat di Kota Batam," bebernya. 

Ditempat yang sama, Wakil Ketua Bidang OKK Stefanus mengatakan, di kesempatan ini FKPPI Kepri juga telah melaksanakan kegiatan donor darah. 

"Kita telah mengumpulkan 50 kantong donor darah yang mana sumbernya dari lingkungan kita sendiri," kata Stefanus. 

Lanjutnya, FKPPI Kepri berkomitmen akan terus menjalankan amanah organisasi dan akan terus berkontribusi terhadap Pemerintah Kota Batam. 

"Kita akan selalu mendukung seluruh program pemerintah untuk membangkitkan pertumbuhan ekonomi," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Kapal kayu bermuatan barang-barang ilegal berhasil diamankanBea Cukai Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Bea Cukai Batam gagalkan upaya pengeluaran ilegal kapal kayu yang diduga akan dibawa keluar dari Batam tanpa dokumen kepabeanan. Kapal kayu tersebut ditindak oleh Bea Cukai Batam,  menggunakan kapal BC, di wilayah perairan Batu Ampar pada, Kamis, (8/9/2022)

Muatan kapal tersebut berisi berbagai macam barang, mulai dari tas, pakaian, hingga barang elektronik dengan berbagai macam merek dalam kondisi bekas. Barang-barang tersebut diduga akan diangkut dengan tujuan  tempat lain dalam daerah pabean (TLDDP)

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Rizki Baidillah, membenarkan kejadian penangkapan tersebut. Dia juga memaparkan kronologi kejadian dari penindakan atas barang yang tak dilengkapi dokumen pabean tersebut.

Kemudian, 0ada Rabu, (7/9/2022) lalu, berdasar informasi masyarakat ada kapal kayu yang memuat barang yang diduga akan dibawa keluar dari Batam tanpa dokumen kepabeanan. Menindaklanjuti hal tersebut unit pengawasan segera membahas strategi penindakan.

"Satgas patroli laut diperintahkan untuk segera menyisir dan melakukan pengejaran untuk menindak kapal kayu tersebut,” ungkap Rizki Rabu (14/9/2022). 

Lanjutnya, hingga akhirnya pukul 23.37 WIB, Rabu, 7 September 2022, satgas patroli mendapat informasi lanjutan bahwa kapal target keluar dari pelabuhan Magcobar Batu Ampar, satgas patroli laut langsung menuju lokasi.

Pada pukul 01.00 Wib, Kamis (8/9/202 kapal BC-20007 mendekat untuk melakukan pemeriksaan terhadap kapal kayu tersebut. Setelah sandar dan dilakukan pemeriksaan, didapati kapal kayu dengan 9 Anak Buah Kapal (ABK) dengan muatan barang campuran yg dikemas dalam box hitam dan putih dan packing kayu tanpa dilengkapi dokumen kepabeanan.

"Setelah dilakukan pemeriksaan seluruh ABK diamankan dan dibawa ke kapal satgas BC-20007," jelasnya.

Dari hasil penindakan, ditemukan barang-barang berupa 82 koli berisi tas berbagai merek dan jenis, 91 koli  berisi pakaian dan sprei berbagai merek dan jenis, 13 karung berisi rantai kapal, 2 box berisi treadmill, 1 unit gearbox, 10 unit kursi roda, dan 8 box berisi barang campuran elektronik berbagai merek dan jenis dalam
kondisi bekas.

Total nilai barang yang ditegah dari kapal tersebut ditaksir mencapai Rp. 450.460.000. “Pukul 09.00 WIB kapal kayu tersebut dibawa ke dermaga tangkapan KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam di Tj. Uncang," ujarnya. 

Dugaan pelanggaran sementara kapal tersebut membawa barang larangan dan/atau pembatasan tanpa dilengkapi dokumen kepabeanan sebagaimana dipersyaratkan dalam UU No. 17 Tahun 2006 Tentang Kepabeanan.

"Saat ini atas kasus tersebut masih dilakukan pemeriksaan lebih mendalam oleh tim penyidik,” pungkas Rizki.

Fay/Redaksi


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.