Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan Polres Natuna. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy.,S.I.K.,M.H Konferensi Pers keberhasilan Polres Natuna ungkap kasus terkait dengan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan yang dilaksanakan di Mapolres Natuna, Kamis (21/07/2022).

Dalam kegiatan ini, Kapolres Natuna di dampingi oleh Kasat Reskrim Polres Natuna IPTU Ikhtiar Nazara, S.H., M.Hum dan Kasubsipenmas Sihumas Polres Natuna menyampaikan keberhasilan Polres Natuna mengamankan pelaku dengan inisial i (28 Tahun) atas dugaan tindak pidana penipuan dan/tau penggelapan.

Terduga Pelaku Saudara ( i ), warga Ranai Darat, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terancam dibui 4 tahun penjara, pasalnya ia melanggar pasal 372 dan 378 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan.

Kapolres Natuna, AKBP Iwan Ariyandhy mengatakan Terduga Pelaku telah melakukan penipuan dan penggelapan uang pembayaran hewan kurban berupa sapi. 

Ia menjelaskan, korban sebelumnya telah memesan satu ekor sapi kepada tersangka untuk berkurban di Hari Raya Kurban atau Idul Adha 1443 Hijriah pada 10 Juli 2022 lalu dan telah membayar uang Rp. 10,4 juta.

"Namun, pada hari H, sapi yang dipesan tidak kunjung tiba dan akhirnya korban tidak jadi berkurban.Dikarenakan tersangka tidak bisa dihubungi, korban pun melaporkan hal ini ke Polsek Bunguran Timur," ujar Kapolres Natuna saat konferensi pers di Mapolres Natuna, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kamis (21/7/2022).

Setelah menerima Laporan Polisi (LP) dari korban pada 10 Juli 2022, Unitreskrim Polsek Bunguran Timur dan Satreskrim Polres Natuna melakukan upaya penindakan dengan melakukan pengepungan di kediaman tersangka di Ranai Darat.

Namun, pada saat itu tersangka berhasil melarikan diri ke Kecamatan Bunguran Batubi. Setelah 9 hari melakukan pengejaran tepatnya pada 19 Juli 2022, tersangka berhasil ditangkap di sebuah pondok di dalam hutan daerah Meso, Desa Batu Gajah, Kecamatan Bunguran Timur.

Saat ini tersangka sudah diamankan dan masih dalam proses penyidikan.Korban mengalami kerugian sebanyak Rp 10,4 juta.

Sementara itu, barang bukti (BB) yang berhasil diamankan berupa, uang sejumlah Rp 1.950.000,- dan print out screenshot WhatsApp bukti transaksi jual beli sapi.

"Motif pelaku, karena butuh uang," Atas perbuatannya, Ismu dikenakan pasal 372 dan 378 KUHP dan terancam hukuman 4 tahun penjara," papar AKBP Iwan Ariyandhy., S.I.K., MH.

(IK)


Kepala BP Batam, Muhammad Rudi Didampingi Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Yudi Yulistyanto.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi, memimpin jalannya sosialisasi Penanaman Pohon Jati emas dan Program Penanganan Stunting di Batam, di Balairung Sari BP Batam, pada Rabu (20/7/2022) Pagi.

Muhammad Rudi memberikan apresiasi kepada seluruh stakeholders yang telah terlibat dalam proses persiapan penanaman pohon jati emas, salah satunya adalah mempercepat proses pematangan lahan yang merupakan langkah penting agar pohon jati emas dapat ditanam sesuai rencana. 

“Berkat dukungan dan bantuan dari seluruh stakeholders yang terlibat di Batam, bibit pohon yang akan ditanam telah melebihi jumlah perkiraan, yaitu hampir 12.000 pohon,“ kata Muhammad Rudi.

Ia Bersama dengan Komandan Korem Provinsi Kepulauan Riau (Danrem) 033/Wira Pratama Brigjen TNI Yudi Yulistyanto dan Wakil Gubernur Provinsi Kepualuan Riau, Marlin Agustina Rudi, kegiatan dihadiri lebih dari 200 orang yang terdiri dari, Pelaku Usaha dan BUMN, Perbankan, Kepala Puskesmas se-Kota Batam, Forkompinda Kepri, Forkopimda Kota Batam, dan Pejabat Tingkat II di Lingkungan BP Batam.

Lebih lanjut, Muhammad Rudi menuturkan, proses pematangan lahan ini harus dikejar, karena seremoni penanaman pohon jati emas diestimasikan 24 Agustus 2022 mendatang.

Disebutkan, Pohon Jati Emas akan ditanam dari Simpang Flyover Laluan Madani – Simpang Bandara (Jalan Yos Sudarso, Sudirman – Hang Tuah) sepanjang 15 km beserta pengembangan 5 (lima) jalurnya yang merupakan infrastruktur pendukung agar terciptanya Bandara Hang Nadim Batam berstandar Internasional. 

Rute tersebut dipilih dikarenakan pintu kedatangan wisatawan mayoritas melalui Bandar Udara dan merupakan jalur umum yang dilalui pelancong menuju ke destinasi wisata lainnya di Batam. 

“Hal ini dilakukan untuk mewujudkan Batam yang lebih maju, sejahtera dan modern sehingga nantinya Batam ramai dikunjungi wisatawan dan akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Batam.” ujar Muhammad Rudi
 
Tidak hanya membahas program prioritas penanaman pohon jati emas, kegiatan sosialisasi ini juga membahas program penanganan stunting di Batam.

Penanganan Stunting pada Anak di Batam

Sebagaimana yang diketahui, kejadian balita pendek atau biasa disebut dengan stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dialami oleh balita di dunia. Stunting disebabkan dari nutrisi yang tidak optimal.

Muhammad Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam, mengatakan, selain melestarikan lingkungan di Kota Batam, Pemerintah juga harus fokus terhadap kesehatan masyarakat. 

Data prevalensi balita stunting yang dikumpulkan World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa Indonesia termasuk ke dalam negara ketiga dengan prevalensi tertinggi di regional Asia Tenggara.

Berdasarkan Data Stunting kota Batam pada Februari 2022 sebanyak 1.954 anak, dari 57.869 balita (3,38 %). 

“Tugas pemerintah masih cukup berat karena ada target prevalensi stunting 14 persen yang harus dicapai pada tahun 2024. Itu artinya, kita harus menurunkan prevalensi sebesar 10,4 persen dalam 2,5 tahun ke depan, yang tentu saja ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk mencapainya,” jelas Muhammad Rudi.

“Saya berharap kita semua dapat bekerjasama mewujudkan Kota Batam yang lebih baik,” tutup Muhammad Rudi.

BP Batam/Redaksi


Foto Bersama Dandim Dengan Insan Pers. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Komandan Distrik Militer (Dandim) 0316 / Batam, Letkol Inf. Galih Bramantyo menggelar acara silaturahmi sekaligus Coffee Morning bersama insan pers kota Batam. 

Kegiatan silaturahmi tersebut dikemas secara sederhana dengan penuh kekeluargaan yang dilaksanakan di Aula Makodim 0316/Batam, Kamis (21/7/2022).

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Dandim 0316/Batam, Letkol Inf. Galih Bramantyo didampingi Kasdim, Mayor Inf. Naibaho beserta seluruh Staf Kodim 0316/ Batam.

Hadir juga, Ketua PWI Kepri, Chandra Ibrahim, Wakil Ketua Rinaldy Samjaya dan Sekretaris, Novianto, Ketua IJTI Kepri, Gusti Yenosa alias Oca, Ketua AJI Batam, Juanda dan rekan-rekan jurnalis dari media cetak, online maupun elektronik yang ada di kota Batam.

Dalam sambutannya, Dandim 0316/Batam, Letkol Inf. Galih Bramantyo mengatakan sebagai warga baru di kota Batam perlu rasanya untuk lebih mendekatkan diri dan mengenal dengan rekan-rekan jurnalis yang ada di Batam.

Hal tersebut dikarenakan, media adalah merupakan mitra yang paling strategis bagi Kodim 0316/Batam, dalam menjaga kondusivitas Kamtibmas melalui pemberitaan-pemberitaan yang dihasilkan.

"Media merupakan mitra yang paling strategis demi terwujudnya kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pemberitaan yang membangun," ujar Galih.

Lebih lanjut dia mengatakan, ada beberapa tugas penting kedepan yang memerlukan kerjasama dari seluruh elemen masyarakat, termasuk juga media yakni mengatasi ketahanan pangan dimasa pandemi Covid-19 dan juga Penanganan dan Pencegahan Stunting di kota Batam.

"Kedepan kami harap sinergitas antara Kodim dan media bisa lebih baik lagi, demi terwjudnya kota Batam menjadi Bandar Dunia yang Madani," harapnya.

"Saya ingin kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut kedepannya. Coffee morning-coffee morning seperti ini, Insya Allah akan terus kita lakukan bersama-sama," ucapnya lagi.

Di lokasi yang sama, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kepri, Chandra Ibrahim memberikan apresiasinya kepada Komandan Kodim 0316/Batam yang telah menggelar silaturahmi bersama Insan Pers Batam.

"Salut dan apresiasi untuk Pak Dandim. Semoga coffee morning-coffee morning seperti ini bisa terus kita lanjutkan dimasa yang akan datang," ucap Chandra dalam sambutannya.

Chandra mengatakan, untuk wilayah Provinsi Kepri ini ada lebih kurang 400 wartawan yang berasal dari 7 kabupaten dan kota yang tergabung didalam organisasi PWI Kepri. Lalu, dari jumlah tersebut sekitar setengahnya berada dan berdomisili di kota Batam.

"Dulu ada kekhususan bagi PWI di Kepri untuk membuat kantornya di kota Batam. Hal itu dikarenakan lebih dari setengah jumlah anggota PWI berdomisili di Batam," jelas Chandra.

Dalam kesempatan itu, Chandra juga mengatakan dengan dilakukannya kegiatan coffee morning ini, semoga bisa mengeratkan hubungan yang baik antara Kodim 0316/Batam dengan rekan-rekan jurnalis, baik dari media cetak, online dan juga elektronik. 

"Mari bersama-sama kita menjaga kekompakkan, supaya apa yang menjadi cita-cita para pemimpin di Batam bisa terlaksana sesuai dengan yang diharapkan," pungkasnya.

Fay/Redaksi


Bakti Sosial. 

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka menyemarakkan Hari Bhakti TNI AU ke -75 tahun 2022 Pangkalan TNI AU (Lanud) Raden Sadjad akan Menyelenggarakan Bakti Sosial Kesehatan Pengobatan Massal gratis bagi Masyarakat Natuna. 

Lanud Raden Sadjad menyampaikan informasi penting  yang akan diadakan pada:
Hari : Minggu, 24 Juli 2022
Pukul : 06.00 WIB - selesai
Tempat : Pantai Piwang, Ranai Kabupaten Natuna

Adapun pemeriksaan oleh Rumah Sakit TNI AU(RSAU) Lanud Raden Sadjad meliputi sebagai berikut:

1.Pengobatan umum
2.Konsultasi
3.Pemeriksaan gula darah
4.Pemeriksaan kolesterol
5.Pemeriksaan asam urat   

Selain itu, RSAU Lanud Raden Sadjad bekerjasama Palang Merah Indonesia(PMI) Cabang Kabupaten Natuna dan  Unit Transfusi Darah (UTDRS) RSUD Natuna akan melaksanakan donor darah. 

Jangan lupa datang dan pakai masker untuk pengobatan free/gratis.

Bagi Bapak/Ibu dan Tuan/Puan serta Abang/Kakak, yang ingin berobat langsung datang ke lokasi atau mendaftar pada nomor Contact Person (CP) yang telah tertera di Flayer/gambar.

(IK)


Banyaknya Pohon Kelapa yang Sudah Mati di Wilayah Kampung Jabi, Nongsa, kota Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang terjadi hampir diseluruh wilayah di kota Batam belakangan ini. Hal itu menuntut kita untuk selalu berhati-hati dan terus waspada diri dimanapun dan kapanpun.

Akibat dari cuaca ekstrem tersebut, seorang siswi SMA Negeri 15 Batam yang berada di Jalan Hang Kasturi, Batu Besar, Nongsa, Batam, meninggal dunia akibat tertimpa pohon kelapa yang tumbang.

Sekretaris Kelurahan Batu Besar, Nongsa, Sunyoto, mengatakan sebagian besar wilayah disana merupakan wilayah kampung tua dan berada di daerah pesisir. 

Dikatakannya, pohon kelapa tumbuh subur di daerah tersebut, sehingga di Kelurahan Batu Besar rumah-rumah pada umumnya berada di antara pohon kelapa. 

"Kita bisa lihat sendiri pohon kelapanya tinggi-tinggi," kata Sunyoto. 

Diakuinya, di antara pohon-pohon kelapa yang sudah tua tersebut sudah ada yang mati, namun belum ditebang. Kondisi ini tentunya sangat rawan. Pohon bisa tumbang tiba-tiba atau diterjang angin kencang. 

"Ini yang lagi kita koordinasikan dengan Pak Lurah, langkah apa yang akan diambil," katanya. 

Paling tidak kata Sunyoto dalam waktu dekat pihaknya akan mengumpulkan perangkat RT, RW, dan tokoh masyarakat di Kelurahan Batu Besar untuk melakukan langkah antisipasi ke depannya.

Terpisah, Ketua RW 04 Kampung Jabi, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Suhaimi mengatakan meninggalnya Andini Putri Aminarti, siswi SMAN 15 Nongsa, Batam akibat tertimpa pohon kelapa yang tumbang tentu meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga. 

Banyaknya pohon kelapa yang sudah mati yang berada di wilayah RW 04 dibiarkan begitu saja oleh pemilik lahan. Posisinya pun ada yang di pinggir jalan dan dekat dengan rumah warga. 

"Dengan adanya musibah ini, secepatnya saya akan berkoordinasi dengan para Ketua RT di RW 04, untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan," ujar Suhaimi saat dihubungi melalui sambungan telpon, Rabu (20/7/2022) sore.

Lebih lanjut dia mengatakan, kepada para warga yang berada di wilayah RW 04, jika di sekitar area rumahnya terdapat pohon kelapa yang sudah mati, diharapkan untuk secepatnya ditebang. Hal itu untuk mengantisipasi kejadian seperti hari ini yang memakan korban jiwa tidak terulang kembali.

"Kita harus sosialisasikan dan minta izin terlebih dahulu kepada pemilik lahan, apakah pemilik lahan bersedia memotong sendiri pohon kelapa yang sudah mati, atau diserahkan ke pihak RW, nanti kita akan bahas dulu bersama-sama," imbuhnya.

Senada Ketua RT 02 Kampung Jabi Kelurahan Batu Besar, Muhammad Nasir mengatakan saat musibah itu terjadi, dia sedang pergi mengantar anaknya ke sekolah.

"Pada saat kejadian, saya sedang mengantar anak saya sekolah. Saya tahunya dari warga usai kejadian," ujar Nasir ditemui dirumahnya.

Dia mengatakan, biasanya pohon kelapa yang sudah mati jarang tumbang. Pohon kelapa yang mati itu akan jatuh dengan sendirinya sedikit demi sedikit dari atas. Dan, sangat jarang pohon kelapa yang sudah mati itu langsung tumbang begitu saja.

"Biasanya pohon kelapa yang sudah mati itu jatuh sedikit demi sedikit dari atas, jarang ada yang langsung tumbang begitu saja," jelasnya.

Nasir mengatakan, dulu pernah ada seseorang yang meminta batang pohon kelapa yang tumbang itu untuk dijadikan jembatan. Namun, hingga kini pohon kelapa itu tidak jadi dipotong. 

"Saya tidak tahu persis alasan tidak jadi dipotong pohon kelapanya. Tiba-tiba hari ini dikarenakan hujan deras disertai angin yang sangat kencang, pohon itu tumbang dengan sendirinya sampai memakan korban jiwa," pungkasnya.


Fay/Redaksi


Almarhumah Andini Putri Aminarti semasa hidupnya.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sosok Almarhum Andini Putri Aminarti, siswi SMAN 15 Nongsa yang meninggal dunia usai tertimpa pohon kelapa yang tumbang ke jalan di RT 02, RW 04, Kampung Jabi, Kelurahan Batu Besar, Nongsa, Batam, Rabu (20/7/2022) pagi dikenal sebagai sosok siswa yang memiliki sosial tinggi.

Hal itu dibuktikan dengan banyaknya teman-teman sekolah almarhum yang hadir ke pemakamannya, sebagai salah satu bentuk penghormatan terakhir sekaligus menghantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Ya, itulah sekelumit kesan-kesan yang ditinggalkan dari sosok almarhum Andini Putri Aminarti, siswi Kelas XI Jurusan IPS 2 di SMA Negeri 15 Batam.

"Disekolah, almarhumah ini dikenal sebagai sosok yang memiliki sosial yang bagus," ujar Humas SMA Negeri 15 Batam, Indramawan saat ditemui diruangannya, Rabu (20/7/2022) siang.

Memiliki sosial yang bagus lanjut Indra, yakni almarhum dikenal sebagai siswa yang memiliki kepedulian tinggi dan suka menolong teman-temannya, baik teman disekolah maupun teman yang ada disekitar ditempat tinggalnya.

Lanjutnya, ada satu hal dari sosok almarhum yang bisa dibanggakan dan patut untuk dicontoh, yakni puasa pada hari Senin dan Kamis tidak pernah ia tinggalkan semasa hidupnya.

"Puasa hari Senin dan Kamis tidak pernah ia tinggalkan. Ini patut untuk dicontoh oleh teman-temannya yang lain. Munculkanlah Siti Khotijah-Siti Khotijah (istri Nabi Muhammad SAW_red) di sekolah SMA Negeri 15 Batam ini," sebutnya.

Masih menurut Indra, untuk nilai akademisinya disekolah, almarhum dikenal sebagai anak yang pintar. Dia selalu mendapatkan ranking di kelasnya.

"Anaknya pintar. Dia selalu masuk 10 besar dikelasnya," imbuhnya.

Lanjutnya, sehari sebelum kejadian naas terjadi, almarhumah baru saja mengambil buku-buku paket pelajarannya dari gurunya disekolah. Namun, takdir berkehendak lain, belum sempat dia menuntaskan pendidikannya di SMA Negeri 15, ajal sudah menjemputnya.

"Orangtuanya tadi sewaktu di pemakaman juga menyinggung soal buku paket yang sudah diterima oleh almarhumah, kapan bisa dikembalikan bukunya. Lalu saya bilang nanti aja dulu, tidak apa-apa. Kita selesaikan aja dulu Fardhu Kifayahnya," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya tak henti-hentinya selalu mengingatkan kepada seluruh siswa-siswinya untuk selalu berhati-hati dan selalu waspada ketika hendak berangkat dan pulang dari sekolah, apabila menggunakan kendaraan bermotor dan lainnya.

"Pada hari Selasa setiap minggunya, siswa-siswi selalu diingatkan untuk selalu berhati-hati dan waspada saat berangkat dan pulang sekolah. Bahkan, kami juga selalu bekerjasama dengan Babinsa disini untuk sharing dan lainnya," pungkasnya.

Sebelumnya, Andini Putri Aminarti, siswi kelas 11 SMAN 15 Nongsa, tewas usai tertimpa pohon kelapa yang tumbang akibat hujan yang disertai angin kencang yang terjadi, Rabu (20/7/2022) pagi. 

Dari informasi yang diterima, pagi itu korban diantar oleh orang tuanya ke sekolah menggunakan sepeda motor. Tiba-tiba di tengah perjalanan sebuah pohon kelapa tumbang dan menimpanya. Korban dikabarkan meninggal di tempat kejadian.

Fay/Redaksi


Ratusan pelajar dari SMAN 15 Batam memenuhi TPU Sambau, Nongsa, tempat jenazah Andini dimakamkan.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ratusan pelajar dan para guru dari SMA Negeri 15 Batam yang berada di Kampung Jabi, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, kota Batam, tampak memadati Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sambau, Nongsa, kota Batam.

Hal itu sebagai salah satu bentuk penghormatan terakhir kepada temannya Almarhum Andini Putri Aminarti, siswi SMAN 15 Nongsa, yang meninggal dunia usai tertimpa pohon kelapa yang tumbang ke jalan di RT 02, RW 04, Kampung Jabi, Kelurahan Batubesar, Nongsa, Batam, Rabu (20/7/2022) pagi

Isak tangis mengiringi ketika jenazah Andini saat diangkat dari keranda dan dimasukkan ke liang lahat. Air mata terlihat bercucuran dari ratusan teman-temannya yang ikut memberikan penghormatan terakhir di lokasi pemakaman.

Bahkan banyak yang menangis sampai terisak-isak. Mereka terutama yang wanita terlihat saling berangkulan, memegang pundak teman yang berada di samping masing-masing, dan saling menguatkan. 

"Dia anaknya baik," ujar salah seorang siswi yang ikut ke pemakaman dengan nada terbata-bata. 

Di pemakaman, selain siswa dan siswi SMAN 15 Batam, terlihat juga warga dan para kerabat ikut mengantarkan jenazah Andini Putri Aminarti. Dari rumah duka di Kampung Melayu, Batubesar, mereka ikut mengiringi ambulans yang membawa jenazah Andini. 

Andini dikenal anak yang pintar. Dia selalu mendapatkan ranking di sekolah. 

"Anaknya pintar, selalu 10 besar," ungkap Azri, salah seorang teman korban yang ditemui di tempat kejadian perkara.

Meski tidak satu kelas ungkap Azri, dia mengenal korban dengan baik. "Saya IPS 1, dia IPS 2," ungkapnya lagi. 

Korban menurut Azri, anak yang mudah bergaul, smart. Bahkan ungkapnya, korban merupakan bintang di kelasnya. 

"Anaknya pintar, cantik lagi," ungkap Azri, yang diamini kawannya. 

"Ya, ini anaknya. Benar, tak salah, memang ini anaknya," Azri menegaskan setelah melihat foto semasa hidup korban. 

Dikatakannya, jalan yang dilalui korban merupakan jalan alternatif ke sekolah, selain jalan utama Kampung Jabi. Yakni jalan yang melewati Masjid Al Mujahidin, Kampung Jabi. Sekitar 500 meter menyusuri jalan di dalam kampung tua tersebut maka akan langsung sampai ke gerbang utama sekolah. 

Di lokasi kejadian sendiri, pohon kelapa yang tumbang tersebut sudah di pinggirkan oleh warga. Pohon kelapa yang menimpa korban terlihat patah di tengah. Separuhnya dari ketinggian sekitar 15 meter masih berdiri tegak. Atap rumah yang juga ikut tertimpa dan rusak belum diperbaiki. Kabel-kabel internet yang putus juga belum diperbaiki. 

Sebelumnya, Andini Putri Aminarti, siswi kelas 11 SMAN 15 Nongsa, tewas usai tertimpa pohon kelapa yang tumbang akibat hujan yang disertai angin kencang yang terjadi, Rabu (20/7/2022) pagi. 

Dari informasi yang diterima, pagi itu korban diantar oleh orang tuanya ke sekolah menggunakan sepeda motor. Tiba-tiba di tengah perjalanan sebuah pohon kelapa tumbang dan menimpanya. Korban dikabarkan meninggal di tempat kejadian.

Fay/Redaksi


Evakuasi Korban Jatuhnya Karyawan PT. MOS. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Sat Polairud Polres Karimun dan SAR melakukan evakuasi terhadap 2 orang karyawan di Perairan PT. MOS KARIMUN di Desa Pangke, Kecamatan  Meral, Kabupaten Karimun, Rabu (20-07-2022).

Kasat Polairud Polres Karimun AKP Binsar Samosir, SH, MH, mengatakan, informasi tersebut diterima sekitar jam 07.00 WIB, bahwa adanya salah satu satpam atau karyawan PT. MOS yang dinyatakan hilang dan tidak dapat di hubungi dan diduga terjatuh kelaut saat melaksanakan tugas di pos jaga Satpam Jetty 1 PT. MOS.

Lalu dengan adanya info tersebut, kata Binsar Samosir, jajaran Satpolairud langsung menurunkan  2 unit Kapal Patroli yaitu KP XXX-30-1002 dan RIB SAR sementara yang lainnya melalui darat.

"Dari hasil pencarian yang dilaksanakan melalui kegiatan SAR tersebut berhasil menemukan korban sebanyak 2 orang yaitu atas nama Dimas Prayoga M karyawan operator cren picker dan yang satu lagi satpam atas nama Syahrul Amri," ujarnya. 

Kemudian, lanjutnya, sekira jam 07.45 wib pagi Rabu tanggal 20 Juli 2022, keduanya telah di temukan melalui giat SAR di lokasi tepi pantai perairan PT. MOS di 2 tempat yang berbeda.

"Untuk korban Dimas Prayoga M posisi telungkup dan berada di tepi pantai yang jarak antara korban ke lokasi Jety 1 lebih kurang 300 meter sementara korban Sdr. Syahrul Amir berjarak sekitar 600 meter dari Jetty pada posisi tergeletak di tepi pantai PT. MOS kelurahan Pangke, kecamatan Meral, kabupaten Karimun," tuturnya. 

Selanjutnya, sekira pada pukul 05.00 Wib korban Dimas Prayoga M naik dari arah ploting dok karena pada saat itu situasi gelap hujan dan angin kencang lalu berteduh pada pos jaga Jetty 1 yang juga di dalamnya terdapat korban Syahrul Amri.

Kemudian karena angin sangat kuat sehingga mengakibatkan jety yang dijaga oleh Syahrul Amri terbang tertiup angin kearah laut, sehingga kedua korban ikut dan tertiup angin jatuh ke kelaut.

"Lalu sekira jam 07.00 wib sdr Apriyanto selaku pengganti jaga satpam Jetty 1 mencari korban Syahrul Amri melakukan cek keberadaan korban dengan mendatangi pos jaga Jetty 1 dan terlihat bahwa keadaan pos jaga tidak ada lagi dan setelah di cari ke pos jaga yang terbuat dari spandek seng  posisi pos jaga telah ada dibawah Jetty,  lalu Apriyanto dibantu karyawan lainnya  menuju ke Jety 1 utk mengecek pos jaga Jetty 1 dan memang sudah tidak di temukan," ujar Binsar. 

Setibanya di TKP AKP Binsar Samosir mengadakan koordinasi dan memerintahkan seluruh karyawan untuk melakukan pencarian di seputaran pantai PT. MOS dan tidak lama kemudian dari salah satu karyawan berteriak ada menemukan jenazah Dimas Prayoga M dan dilanjutkan juga ditemukan jenazah Syahrul Amri.

Kapolres Karimun AKBP Toni Pantano, S.I.K., S.H. melalui Kasat Polairud Polres Karimun AKP Binsar Samosir membenarkan bahwa telah terjadi kecelakaan di PT. MOS yang mengakibatkan 2 orang karyawan meninggal dunia.

"Dan kedua jenazah ditemukan lalu segera di evakuasi dengan menggunakan mobil ambulance PT. MOS untuk di bawa ke RSUD M. Sani guna dilakukan Visum ET Revertum. Setelah selesai dilakukan tindakan medis untuk kedua korban selanjutnya di serahkan kepada pihak keluarga untuk di makamkan," ungkapnya. 

Ahmad Yahya


Anggota Polisi Polsek Nongsa Nunjuk Pohon Tumbang. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Seorang siswi SMA 15 Batam, Andini Putri Aminarti (17) meninggal dunia usai mengalami musibah tertimpa pohon kelapa, Rabu (20/7/2022).

Peristiwa naas itu terjadi sekira pukul 06.45 Wib di samping Masjid Al-Mujahidin RT 002/RW 004 Kampung Jabi, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa.

Kapolsek Nongsa Kompol Yudi Arvian mengatakan, sekira pukul 08.00 Wib Polsek Nongsa telah mendapatkan informasi terkait adanya orang meninggal sunia disebabkan tertimpa pohon kelapa di Kampung Jabi, Kelurahan Batu Besar.

"Sekira pukul 06.45 Wib, korban diantar sekolah oleh orang tuanya menggunakan sepeda motor ke SMA 15 Batam. Saat melewati jalan samping masjid Al-Mujahidin RT 002/RW 004 tiba-tiba pohon kelapa langsung tumbang menimpa korban," ujar Kompol Yudi Arvian.

Yudi menjelaskan, setelah insiden itu terjadi, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Soedarsono Darmosoewito untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawa korban tak dapat tertolong lagi.

"Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit, namun tak dapat tertolong lagi dan sekira pukul 08.30 Wib korban dibawa ke Rumah duka untuk disemayamkan," pungkasnya.

Atas peristiwa ini, orang tua korban yang ikut dalam insiden tersebut mengalami luka ringan sementara Andini Putri Aminarti (17) siswi SMA 15 Batam dinyatakan meninggal dunia.

Redaksi


Cak Ta'in Komari. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Posisi staf khusus Gubernur Provinsi Kepri perlu dievaluasi pasca menjadi temuan dalam LHP BPK yang dinyatakan sebagai bentuk penyimpanan. 

"Sebaiknya posisi staf khusus dihapus, karena sesungguhnya tidak dibutuhkan oleh Gubernur. Sebagai pengarah dan pemberi masukan Gubernur dibantu oleh para asistennya dan staf ahli," kata Ketua LSM Kelompok Diskusi Anti 86 (Kodat86), Cak Ta'in Komari, SS kepada media ini, Rabu (20/7-2022).

Menurut Cak Ta'in, staf khusus itu tidak ada nomenklatur nya dalam tata pemerintahan sehingga ketika ada anggaran yang digunakan mereka untuk gaji atau kegiatan menjadi temuan BPK. 

"Pengangkatan staf khusus itu tidak lebih hanya sebagai bentuk balas budi politik karena mereka dianggap telah berperan selama suksesi pilkada memenangkan gubernur," tegasnya.

Lebih lanjut mantan Dosen Unrika Batam itu menjelaskan, sebenarnya banyak lembaga non struktural yang bisa ditempati para tim sukses tersebut sesuai dengan kebidanan keilmuan masing-masing, sehingga gubernur tidak perlu mengada-adakan jabatan yang sebenarnya tidak diperlukan.

"Apalagi ada staf khusus yang bertindak seolah-olah semua sudah dengan persetujuan dan bisa mengintervensi kebijakan gubernur ke OPD yang seharusnya lebih profesional," jelas Cak Ta'in.

Satu nama staf khusus yang dinilai sangat dominan yakni Aluan, dan satu pejabat yang seharusnya sudah pensiun tapi tetap dikaryakan yakni Lamidi.

"Kedua orang tersebut perlu dievaluasi dengan serius jika memang mengganggu kenyamanan dan kinerja pejabat atau pegawai di lingkup pemerintahan provinsi." ujarnya.

Cak Ta'in menegaskan, gubernur tidak perlu ragu untuk mengambil tindakan demi kondusivitas kerja di lingkungan yang dipimpinnya. 

"Sebagai politisi senior dan cerdas, kita yakin Gubernur akan mengambil keputusan yang tepat dan benar secepatnya terkait Maslah di atas," tegasnya.

Apalagi, lanjut Cak Ta'in, menjelang tahun pemilu 2024, tentu setiap orang dengan partainya masing-masing akan mencoba menanamkan pengaruhnya baik untuk kepentingan finansial dan jaringan yang bisa mensupport pergerakan partai maupun personal tokohnya. 

"Gubernur harus melihat dinamina tersebut secara lebih cermat dan mengambil tindakan tegas," tambah Cak Ta'in.

Alfred


Anggota DPRD Natuna Saat di Komfirmasi Sejumlah Awak Media.

Anggota DPRD Natuna Sidak Pembangunan Dermaga Di Telok Buton.

NATUAN|KEPRIAKTUAL.COM: Pembangunan Dermaga Teluk Buton akhirnya dihentikan sementara, dikarenakan dermaga tempat lokasi sandar kapal tongkang tersebut, belum mengantongi izin sebagaimana biasanya.

Hal ini dikatakan Ketua Komisi II DPRD Natuna Marzuki, saat melakukan Sidak  kelokasi pembangunan Dermaga, Selasa (19/07/2022). Marzuki tidak sendirian, Ia didampingi Hendri FN, Erwan Haryadi  dan  Junaidi.

Marzuki mengatakan, Sidak tersebut dilakukan guna menjawab kisruh dan beberapa pengaduan dari masyarakat. Seperti yang kita dengarkan tadi bahwa mereka sudah mengantongi izin Iup. Namun AMDAL masih dalam pengurusan. 

Kendati demikian Marzuki meminta agar  perusahaan tambang IKJ, terlebih dulu mengurus segala izin usaha, baru melaksanakan pekerjaan. Sehingga tidak jadi buah bibir ditengah masyarakat.

"Apapun alasannya pembangunan tanpa izin  lengkap tetap salah," ujarnya

Sementara itu Tim teknis PT  IKJ Choky Tobing mengakui jika pembangunan dermaga untuk lokasi sandar kapal Tongkang memang belum mengantongi izin.

Namun, perusahaan punya alasan kenapa harus membangun dermaga meski izin belum lengkap. Sebab PT IKJ mendapat tender untuk melanjutkan pembangunan jalan tembus Teluk Buton Kelarik. Gunanya untuk tempat bongkar muat material yang dibawa dari luar guna pembangunan jalan tersebut.

Mengingat sudah mendekati musim Utara dan cuaca sangat ekstrim. Jika memakai pelabuhan lama, sangat sulit dan memakan waktu lama untuk mengangkut material  dari penarik ke Teluk Buton.

Karena hampir setiap tahun proyek APBN di Natuna selalu telat pekerjaannya, disebabkan faktor cuaca. Alasan inilah yang membuat kami untuk membangun Dermaga sandar meski proses izinnya masih dalam pengurusan.

Dan sejak DLHK Provinsi Kepri turun lapangan, pembangunan dermaga telah dihentikan sementara, hingga izinnya keluar.

"Kami sudah kena pinalti administrasi," tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepri Henri ST, saat dikonfirmasi via telpon mengakui jika pihaknya telah memberikan sangsi administrasi kepada PT IJK, dan memberhentikan sementara pembangunan dermaga ditekuk Buton. Kendati demikian dirinya enggan menjelaskan berapa besaran denda yang harus diberikan.


(IK)




BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Wakapolresta Barelang AKBP Junoto, bersama Forkopimda Kota Batam menghadiri kegiatan Upacara 17 Hari Bulan Tingkat Kota Batam bertempat di Mako Lanal Batam, Selasa (19/7/2022)

Hadir dalam kegiatan itu Wakapolresta Barelang AKBP Junoto, Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad, Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto.

Selain itu hadir juga Danlanal, Dandim 0316/Batam, Danlanud Hangnadim Batam, Danyon Marinir 10/SBY, Dandenpom I/6 Batam, Bakamla, Sekda Kota Batam, Kajari Kota Batam dan Kasat Samapta Polresta Barelang. 

Danlanal Batam Kolonel Laut (KH) Farid Ma’ruf, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan yang rutin dilaksanakan dalam satu bulan sekali tersebut, merupakan bagian dari koordinasi dan sinergitas yang selama ini terjalin dengan baik antara TNI–Polri, Pemko Batam dan juga Forkompimda.

Kegiatan ini dimaksudkan agar terus terjalin sinergitas antara Forkompimda yang ada di Kota Batam. 

"Setiap bulan upacara di gelar dari Pemko Batam, Polresta Barelang, Kodim 0316 Batam, dan nanti selanjutnya Lanud, Raider dan lainnya," ucap Junoto usa kegiatan.

Upacara yang dilaksanakan setiap tanggal 17 setiap bulannya tersebut berjalan dengan lancar dan ditutup dengan doa.

Fay/Redaksi


Petugas Kepolisian Berjaga-jaga saat Aksi Unjuk Rasa Aliansi Driver Online Batam di gedung Graha Kepri, Batam Center.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ratusan para pengemudi taksi online yang tergabung didalam Aliansi Driver Online Batam (ADOB) menggelar aksi unjuk rasa yang dilaksanakan di Gedung Graha Kepri Batam Center, Selasa (19/7/2022).

Aksi damai ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau, yang tidak berpihak kepada para driver online utamanya menyangkut kesejahteraan.

Dalam aksi itu, ada beberapa point tuntutan yang disampaikan oleh koordinator aksi dari atas mobil komando. Salah satunya yakni menuntut pengesahan tarif minimum sebesar Rp 24.000.

Salah seorang Koordinator Aksi Damai, Marwan Lamuja mengatakan sebelumnya pihaknya sudah pernah melakukan pertemuan dengan Dinas Perhubungan Provinsi Kepri yang dilaksanakan di Gedung Graha Kepri pada bulan Maret 2022 lalu.

Dalam pertemuan tersebut, berdasarkan hasil keputusan rapat team perumus yang dihadiri oleh pihak Mitra Driver sebagai pengusaha Angkutan Sewa Khusus, Managemen dari dua Aplikator yakni Grab dan Gocar serta dihadiri oleh Dinas Perhubungan dan YLKB.

"Dari pertemuan itu telah dirumuskan bahwa besaran tarif terendah sebesar Rp 24 ribu. Dengan demikian bapak Gubernur selaku Kepala Pemerintahan Daerah dimohon untuk memutuskan dan menetapkan besaran tarif tersebut," ujar Marwan yang saat itu didampingi oleh rekannya Gusril, Feryandi Tarigan, Simson Siallagan, Rudi Sijabat dan Jeffry Nainggolan.

Masih menurut Marwan, berdasarkan Pasal 22 PM Nomor 118 Tahun 2018 berbunyi besaran tarif Angkutan Sewa Khusus (ASK) yang berlaku paling sedikit sebesar tarif batas bawah dan paling banyak sebesar tarif batas atas.

Kemudian, besaran tarif batas bawah dan tarif batas atas Angkutan Sewa Khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh Menteri atau Gubernur sesuai dengan wilayah operasi.

Selanjutnya, usulan besaran tarif batas atas dan batas bawah Angkutan Sewa Khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) terlebih dahulu dilakukan kajian dengan pemangku kepentingan.

Dan, besaran tarif yang ditetapkan oleh Menteri sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat dijadikan pedoman bagi gubernur dalam penetapan besaran tarif Angkutan Sewa Khusus.

Berdasarkan hal tersebut, pihaknya memohon kepada Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau, untuk mengevaluasi dan menetapkan tarif angkutan sewa khusus yang baru. 

Selanjutnya, berdasarkan Pasal 21 PM 118 Tahun 2018 bahwa tarif angkutan sewa khusus untuk masing-masing provinsi sudah termasuk iuran wajib penumpang umum dan asuransi tanggung jawab pengangkut.

Pihaknya dalam hal ini memohon kepada Pemerindah Daerah untuk melakukan pengawasan terhadap besaran biaya tidak langsung yang telah ditetapkan oleh aplokator, karena hal ini akan mempengaruhi biaya yang dikeluarkan oleh konsumen dalam satu kali perjalanannya.

Dia mencontohkan, adanya biaya aplikasi atau elemen biaya aplikasi yang dibebankan dalam satu kali peejalanan yang tidak dirasakan manfaatnya secara langsung oleh Mitra Driver sebagai pengusaha transportasi berbasis aplikasi.

Kemudian, adanya biaya tambahan atau elemen untuk asuransi dan eco green yang sebenarnya sudah termaktup dalam  dalam tarif per km nya (walaupun ini dalan bentuk dutawarkan kepada konsumen).

Kemudian, selain hal itu pada PM 118  Tahun 2018 Pasal 7 sampai dengan Pasal 10 tentang rencana kebutuhan Kendaraan Bermotor Umum Angkutan Sewa Khusus, maka pihaknya juga memohon kepada Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, untuk melakukan kerjasama dan pengawasan kepada aplikator dalam hal :

1. Pengadaan atau penerimaan Mitra Driver baru karena harus sejalan dengan jumlah armada yang dibutuhkan dalam suatu wilayah.

2. Pemberian promo dan diskon potongan pada biaya transportasi agar tidak terjadi persaingan yang tidak sehat diantara aplikator atau terjadinya perang harga. 
  
Apabila Gubernur akan menetapkan tetapi Mitra Driver harus mengurus perizinan angkutan sewa khusus atau mengurus izin ASK maka pihaknya memohon untuk

1. Menghapuskan zona merah atau dengan pengurusan izin ASK akan bisa menjemput di Bandara atau Pelabuhan-pelabuhan, karena di dalam PM 118 Tahun 2018 sudah mengatur bahwa Angkutan Sewa Khusus itu penjemputan door to door.

2. Besaran biaya pengurusan izin ASK tidak terlalu besar agar tidak menjadi beban bagi Mitra Driver sebagai pengusaha perorangan jasa transportasi berbasis online.

3. Agar pengurusan izin ASK itu disederhanakan atau birokrasinya dipangkas agar lebih mudah dalam pengurusannya. Dan, satu izin ASK bisa berlaku untuk semua aplikasi serta syarat pengurusannya dipermudah. 

Misal, hanya dengan nama akun yang tertera di aplikasi serta unit mobil, sudah bisa melakukan pengurusan izin ASK. 

"Supaya program ini bisa sukses dan Pemerintah Daerah mendapatkan dari pendapatan diluar pajak," pungkasnya.


Bhabinkamtibmas Menyerahkan Penyaluran Dana Desa Kemata Warga Penerima.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Bhabinkamtibmas Desa Cemaga Utara,  Polsek Bunguran Timur, Bripka Henri kawal penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahun 2022 bertempat Di Gedung Pertemuan Desa Cemaga Utara, Kecamatan Bunguran Selatan, Selasa (19/6/2022).

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Bripka Henri menekankan kepada masyarakat Desa Cemaga Utara Kecamatan Bunguran Selatan khususnya warga penerima bantuan agar bersama-sama menjaga Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

Selain itu, Bripka Henri menejalaskan bahwa pengamanan dan pengawasan penyaluran bantuan tersebut dilakukan guna menjamin keamanan tidak adanya gangguan kamtibmas serta penyaluran bantuan dapat tepat sasaran.

"Dengan Kehadiran Bhabinkamtibmas merupakan salah satu wujud tugas dan kepedulian Polri untuk memastikan Penyaluran BLT-DD dapat berlangsung aman, tertib dan tepat sasaran serta tidak terjadi penyimpangan/penyelewengan Dana BLT-DD," ungkap Bripka Henri. 

(IK)


Presiden Jokowi pimpin Ratas mengenai PPKM.

KEPRIAKTUAL.COM: Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya untuk mempercepat pemberian vaksinasi COVID-19 penguat atau booster bagi masyarakat. Untuk itu, pemerintah akan mewajibkan vaksinasi booster sebagai syarat dalam sejumlah kegiatan masyarakat.

Arahan tersebut disampaikan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Senin (18/07/2022),  di Istana Merdeka, Jakarta.

“Bapak Presiden memberikan arahan agar vaksinasi booster itu dipercepat. Beberapa kegiatan masyarakat nanti akan kita minta agar diwajibkan vaksinasi booster dengan tujuan untuk melindungi masyarakat kalau terkena, jangan sampai masuk rumah sakit dan jangan sampai wafat,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes) dalam keterangan pers usai Ratas.

Selain bagi masyarakat umum, Presiden Jokowi juga mendorong pemberian vaksinasi booster kepada para jemaah haji yang baru pulang dari Arab Saudi.

“Bapak Presiden memberikan arahan, untuk semua jemaah haji yang baru pulang dan belum di-booster diminta sambil menunggu di asrama haji sebelum dijemput oleh keluarganya, bisa di-booster,” ujarnya.

Menkes menyampaikan, vaksinasi penguat telah terbukti efektif dalam memberikan proteksi ekstra bagi masyarakat dari kemungkinan dirawat di rumah sakit maupun meninggal.

“Secara persentase (pasien COVID-19) yang meninggal paling tinggi adalah orang yang belum divaksin atau yang divaksin baru satu kali. Sedangkan yang sudah divaksin dua kali, jauh menurun persentase fatalitasnya (yang wafat) kalau terkena. Yang di-booster sudah sangat menurun persentase yang wafatnya kalau kena,” pungkasnya. 

(TGH/UN/Redaksi)


Foto: Ilustrasi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Seorang pria berinisial MS (53) warga Teluk Bakau, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, ditangkap Unit Reskrim Polsek Nongsa setelah nekat mencabuli dua orang anak dibawah umur.

Perbuatan bejat pria berinisial MS (53) itu, terjadi di toilet Mushola kawasan Teluk Bakau, pada hari Rabu (29/12/2021) sekira pukul 16.30 Wib dan baru terungkap saat ini.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto melalui Kapolsek Nongsa Kompol Yudi Arvian mengatakan, peristiwa pencabulan terhadap dua orang anak dibawah umur itu terjadi sekira 7 bulan yang lalu di dalam toilet Mushola kawasan Teluk Bakau.

"Pada saat korban AN (11) selesai mengaji, ia melakukan piket membersihkan mushola bersama teman-temannya. Saat korban sedang bersih-bersih, pelaku MS memanggil AN untuk masuk ke dalam toilet dan mengunci pintu toilet," ungkap Kapolsek Nongsa Kompol Yudi Arvian saat dikonfirmasi awak media, Senin (18/7/2022).

Saat berada di dalam toilet, pelaku MS langsung membekab mulut AN dan dengan leluasa melakukan perbuatan bejat (mencabuli) korban.

Perbuatan bejat MS tak berakhir sampai disitu saja, diwaktu bersamaan, pelaku juga mencabuli teman AN berinisial AMT (13) dilokasi yang sama.

"Pelaku MS juga sempat mengancam korban dengan mengatakan, 'Jangan memberitahu kepada siapa-siapa ya' sehingga korban merasa takut dan baru kali ini terungkap," ujar Yudi Arvian.

Atas kejadian tersebut korban mengalami trauma serta lecet di bagian alat vital sehingga orang tua korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Nongsa.

Menerima laporan korban, dengan gerak cepat pada hari Rabu (13/7/2022), Unit Reskrim Polsek Nongsa langsung menuju rumah kediaman pelaku sesuai dengan informasi yang sudah di terima.

"Sesampainya di rumah pelaku, unit opsnal Reskrim Polsek Nongsa langsung mengamankan MS beserta barang bukti untuk selanjutnya dibawa ke Polsek Nongsa guna proses penyidikan lebih lanjut," jelasnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya, 1 buah Rok panjang berwarna hijau, 1 buah baju kemeja panjang berwarna hijau, 1 buah celana dalam berwarna pink muda, 1 buah BH berwarna Pink muda dan 1 buah jilbab berwarna kuning.

Sementara itu, menurut informasi yang diperoleh awak media dilapangan, pelaku pencabulan MS (53) merupakan seorang oknum guru mengaji di Mushola tersebut.

Saat ini, MS (53) telah diamankan Polsek Nongsa guna proses penyidikan dan pemeriksaan lebih lanjut. 

(Kb/Exp/Redaksi)


Foto Bersama. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Masyarakat di Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau turut merasakan semarak Bulan Bakti PT Timah Tbk dalam rangka menyambut HUT ke 46 PT Timah Tbk yang jatuh pada 2 Agustus mendatang. 

Kegiatan Bulan Bakti yakni donor darah dan khitanan massal di Kundur dilaksanakan di Wisma Timah Kundur, Senin (18/7/2022). Bulan Bakti ini disambut antusias oleh warga sekitar. 

Sebanyak 65 anak ikut kegiatan khitanan massal ini, mereka berasal dari Kecamatan Kundur Barat, Kundur Utara dan juga Kecamatan Kundur. 

Salah satu orang tua peserta Khitanan massal Johari  dari Kelurahan Sawang menyampaikan sangat senang anaknya bisa mengikuti khitanan massal yang dilaksanakan PT Timah Tbk. 

Ia berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap tahun, sehingga semakin banyak anak bisa mengikuti kegiatan khitanan massal gratis ini. 

"Kami dari masyarakat Nelayan sangat senang dengan kegiatan Khitan massal ini. Menurut saya program ini cukup bagus dan dirasakan langsung ke masyarakat," ucapnya. 

Sementara itu, Camat Kundur Barat Haidir mengapresiasi PT Timah Tbk yang secara konsisten selalu membantu masyarakat serta memiliki program-program yang menyentuh langsung ke masyarakat. 

"Sehingga kontribusi dari kehadiran perusahaan di tengah-tengah masyarakat dapat dirasakan. Semoga PT Timah Tbk di ulang tahun ke - 46 semakin sukses dan terus berkembang sehingga dapat membantu masyarakat secara berkelanjutan," katanya.

Kegiatan Bulan Bakti PT Timah Tbk di Kundur turut dihadiri  Wakil Kepala Unit Produksi Anton Saputra, Camat Kundur Barat Haidir, Kapolsek Kundur Utara Barat AKP Sasmintoro S.H M.H, Kepala Puskesmas Kundur Utara Dwiyono,S.kep dan warga sekitar.

Ahmad Yahya


Manajemen Bank Riau Kepri sedang berdiskusi dengan MUI Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dukungan konversi Bank Riau Kepri menjadi BRK Syariah datang dari banyak pihak. Kali ini, dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam. 

Dukungan diberikan karena bank pembangunan daerah Riau dan Kepri ini diyakini bisa menjadi kebanggaan bagi masyarakat di dua provinsi.

"Kami senang dan mendukung Bank Riau Kepri menjadi BRK Syariah. Kami berharap tidak hanya dari asetnya, tapi juga harus menjalankan dua kunci penting yakni sinergi dan literasi" kata Ketua MUI Batam, KH Lukman Rifai didampingi Sekretaris MUI Batam Syukri Ilyas, Minggu (17/7/2022).

Dijelaskan Ketua MUI Batam, sinergi yang dimaksud itu adalah saling bahu membahu meningkatkan partisipasi ummat islam dalam meningkatkan market share perbankan syariah dan kerjasama misalkan dalam pemberdayaan lingkungan ekonomi bisnis di pesantren.

"Sedangkan literasi yang dimaksud yaitu mengedukasi ke masyarakat terkait pengenalan terhadap perbankan/keuangan syariah. Ini hal yang sangat penting yang harus dilakukan pihak Bank Riau Kepri Syariah," sebutnya lagi. 

Menurut KH Lukman, jika BRK Syariah concern memberdayakan pesantren, ada tiga hal yang perlu ditingkatkan yaitu Manajemen Pesantren, Pemberdayaan Ekonomi Pesantren dan Potensi dari CSR BRKS misalnya melalui peningkatan kapabilitas penguasaan kitab kuning di lingkungan pesantren

Sementara itu, Direktur Kredit dan Syariah BRK Syariah, Tengkoe Irawan menceritakan historical konversi, bahwa pada tahun 2017 terdapat wacana/usulan spin off. Diadakan kajian, dan dalam survey pertama, pegawai seluruhnya memilih konversi, termasuk juga pemegang saham.

"Pada saat persiapan konversi ini terjadi pandemi Covid-19 yang membawa impact di dunia usaha dan portofolio bisnis serta cukup membatasi pergerakan juga. Alhamdulillah izin OJK terbit di awal Juli 2022 dan BRK InsyaAllah menjadi BPD ke 3 yang berkonversi.l," kata Tengkoe Irawan. 

Masih kata Tengkoe Irawan, BRK Syariah sangat mengapresiasi dukungan dan support dari MUI Kota Batam, yang memberikan nilai tambah juga dalam persiapan proses konversi BRK Syariah ini. 

"Mohon dukungan para ulama agar sinergi, literasi dan edukasi terkait perbankan syariah dapat tersebar di seluruh elemen masyarakat. Hal ini akan diorganisir sosialisasi kepada para assatidz kepri terkait transfer knowledge istilah-istilah keuangan dan perbankan syariah.dl Dengan sinergi, diharapkan agar market share perbankan syariah semakin meningkat," katanya. 

Tengkoe Irawan juga menyampaikan saat ini insan BRK Syariah tengah mempersiapkan acara untuk peresmian nama BRK Syariah ini. Dimana saat peresmian nanti, selain dihadiri seluruh pemegang saham, InsyaAllah juga akan dihadiri oleh Wakil Presiden KH Ma'aruf Amin.

Fay/Redaksi


Ketua PBFI Kota Batam, Deni Setyawan foto bersama atlit-atlit binaraga fitness di Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Persatuan Binaraga Fitness Indonesia (PBFI) kota Batam menggelar rapat pembentukan cabang olahraga dan pengurus kota Batam Masa Bakti 2022-2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Zest Hotel Harbour Bay Batam, Minggu (17/7/2022).

Hadir dalam kegiatan itu, Sekretaris Umum PBFI Provinsi Kepri, Amri, Ketua PBFI Kota Batam, Deni Setyawan didampingi Wakil Ketua, Yohanes Doris Atawollo, Sekretaris, Tomy Chandra dan Bendahara, Adam serta Pembina, Epy dan pengurus lainnya.

Sekretaris Umum PBFI Provinsi Kepri, Amri mengatakan sejak olahraga Binaraga melebur dan berdiri sendiri dipisahkan dari Angkat Besi dan Angkat Berat, maka diharapkan kepada seluruh kota dan kabupaten se Provinsi Kepri diharapkan membentuk Pengurus Kota (Pengkot) dan Pengurus Kabupaten (Pengkab).

"Kita kan sudah terbentuk di Provinsi. Makanya kita mendorong kepada seluruh kota dan kabupaten se Kepri untuk secepatnya membentuk pengkot dan pengkabnya," ujar Amri usai kegiatan.

Lebih lanjut dia mengatakan, sebenarnya pembentukan pengurus kota Batam ini bisa dikatakan sudah terlambat jika dibandingkan dengan pengurus di daerah lainnya. Namun, pihaknya optimis kota Batam bisa secepatnya menyusun kepengurusan dan segera melakukan pelantikan.

"Untuk Batam kita sudah dapatkan orang yang cocok menjadi ketua. Makanya kita berikan mandatnya ke Pak Deni. Syukurnya, dia selaku insan olahraga binaraga bersedia menerima mandatnya," jelas Amri.

Masih menurut Amri, kepada seluruh pengurus yang akan terbentuk nantinya, dia berharap untuk secepatnya melakukan pembinaan. Hal itu dikarenakan event olahraga Provinsi (Porprov) Kepri sudah didepan mata.

Artinya, pengurus yang baru terbentuk ini bisa mengirimkan atlit-atlit binaraga terbaiknya untuk dapat mengikuti ajang Porprov yang akan digelar pada bulan November mendatang. Dan, apapun hasil dari Porprov nanti pihaknya akan mempersiapkan untuk mengikuti ajang Pra PON.

"Kita berharap di PON 2024 mendatang ada atlit binaraga fitness ini yang kita berangkatkan. Itu menjadi target kita," ucapnya optimis.

Dalam kesempatan itu, tak lupa Amri mengingatkan kembali kepada pengurus PBFI kota Batam, agar mempersiapkan atlit-atlit binaraga terbaiknya untuk bisa mengikuti ajang Porprov Kepri yang akan dilaksanakan di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

"Semoga dalam sisa waktu empat bulan ini pengurus PBFI Batam bisa mengirimkan atlit-atlit binaraga terbaiknya mengikuti ajang Porprov Kepri bulan November mendatang," harapnya. 

Di tempat yang sama, Ketua PBFI Batam, Deni Setyawan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pengurus Provinsi PBFI Kepri, yang telah memberikan mandat kepadanya untuk memimpin PBFI Batam kedepan.



Penobatan Sebagai Keluarga Flores. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam Muhammad Rudi menerima penobatan sebagai warga suku Flores dari Perkumpulan Keluarga Besar Flores Kepri di Bintan, Minggu (17/7/2022).

Prosesi penobatan tersebut dilakukan dengan sejumlah rangkaian, sejak kedatangannya di Tanjung Pinang, Muhammad Rudi disambut antusias dengan tarian selamat datang tari Hegong dari Maumere,  Sikka, NTT  disertai penyematan selendang tenun.

Selanjutnya Muhammad Rudi dan rombongan diajak menuju bakal rumah besar di Batu 2 Tanjung Pinang, untuk melakukan serangkaian prosesi adat.  Setelahnya, rombongan menuju Bintan Blue Coral (BBC), Pantai Trikora sebagai tempat acara puncak dengan iringan musik tarian Maumere dari atas kendaraan lori. 

Menempuh perjalanan satu jam, setibanya di BBC, Muhammad Rudi kembali disambut dengan tarian-tarian dari berbagai daerah yang ada di Flores. Menuju panggung penobatan, Ia disematkan sejumlah aksesoris adat.

Penobatan Muhammad Rudi sebagai warga suku Flores dilakukan oleh 12 Kepala Adat Flores di Kepri, yaitu, Ketua Besar Perkumpulan Keluarga Besar Flores Kepri, Sekretaris Jendral Perkumpulan Flores, Pemangku Adat  Ikatan Keluarga Besar Loe Ende, Pemangku adat Persatuan Keluarga Flores Kepri, Pemangku Adat Nagekeo, Pemangku Adat Flores Timur, Ketua Paguyuban Lembata, Ketua Paguyuban Himpunan Canai Manggarai, Ketua Paguyuban Persatuan Keluarga Nada Bajawa, Ketua Paguyuban Ikatan Keluarga Besar Maumere, Ketua Paguyuban Ikatan Keluarga Besar Indelio dan Ketua Paguyuban Flores Timur.

"Hari ini Beliau adalah bagian dari kita yang bersatu dalam hati, jiwa dan raga , niat beliau adalah niat keluarga besar flores, untuk itu kami ingin beliau terus membangun, membangun Kepri yang kita cintai bersama," kata Ketua Besar Perkumpulan Keluarga Besar Flores Kepri Ignatius Toka Solly.

Menurutnya, sosok Muhammad Rudi merupakan sosok tokoh yang berkharisma dan menjadi dambaan masyarakat. Langkah Muhammad Rudi dalam membangun Batam nyatanya mendapat apresiasi dan pengakuan di hati masyarakat suku Flores di Kepri. 

"Sepanjang sejarah kehidupan suku Flores di tanah bertuah di Negeri Melayu bumi segantang lada, kami menemukan sosok manusia yang hebat yang punya kemampuan, manusia yang sangat humanis punya moral yang sangat luar biasa," sebutnya.

Atas dasar itu, pihaknya memberikan gelar sebagai bagian dari keluarga besar Flores. Disebutkan, hingga saat ini terdapat lebih kurang tujuh puluh ribu warga suku Flores yang bermukim di Kepri. 

"Bagi kami keluarga besar Flores, beliau belum pernah cacat sedikitpun di mata kami dan pantas lah kami mohon kepada yang maha kuasa meminta kepada pewaris, para leluhur kami untuk menobatkan, mengadatkan beliau menjadi ahli waris dan bagian anak cucu dan turunan flores," ujarnya.

Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengaku bersyukur dan berterima kasih atas penobatan yang diberikan tersebut. Menurutnya, penobatan sebagai warga suku Flores yang diterima adalah sebuah amanah dalam membangun daerah. 

"Saya merasa senang dan bahagia telah dipercaya oleh warga suku Flores, saya bangga menjadi bagian dari keluarga suku Flores, saya akan berdiri tegak di atas seluruh anak bangsa dan mengajak untuk bersama membangun Kepri yang kita cintai ini," ucapnya.

Membaiknya pertumbuhan ekonomi di Kota Batam, menjadikan Muhammad Rudi berharap apa yang sudah dibangun di Batam dapat juga memberikan dampak positif bagi Kota lainnya di Provinsi Kepri.

"Mari kita  bangun Batam untuk Kepulauan Riau, mudah-mudahan semua berjalan dengan baik," imbuhnya.

BP Batam/Redaksi


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.