Ketua Bidang OKK BPP HIPMI, Tri Damu Febrianto foto bersama pengurus BPD HIPMI Kepri saat Musda Ke VII.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Kepulauan Riau menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Ke VII HIPMI Kepri tahun 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Radisson Golf & Convention Center Batam, Rabu (25/6/2025).


Dalam kegiatan Musda ke VII HIPMI Kepri tahun 2025 ini, pihak penyelenggara mengangkat tema yang diselaraskan dengan cita-cita mulia para pelaku usaha muda yakni, Optimalisasi pengusaha muda Kepri menuju Indonesia Emas 2045.


Hadir dalam kegiatan itu, Ketua Bidang OKK BPP HIPMI, Tri Damu Febrianto beserta jajaran pengurus pusat, Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan, Ketua Dewan Pembina BPD HIPMI Provinsi Kepri, Huzeir Zul, Ketua DPRD Kota Batam, Kamaluddin dan Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zainal Arifin.


Lalu, hadir juga Ketua Umum BPD HIPMI Kepri, Sari Dwi Mulyaty beserta ketua-ketua BPC dari 7 kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Kepulauan Riau, Ketua Panitia Pelaksana atau Ketua OC, Mardiansyah dan Ketua SC Dr. Rachmad Chartady serta tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pembina BPD HIPMI Provinsi Kepri, Huzeir Zul berharap pelaksanaan Musda kali ini bisa berjalan dengan tertib, aman dan lancar, sampai dengan terpilihnya ketua baru pilihan masyarakat Kepulauan Riau.


"Dalam setiap pemilihan ketua umum, selalu ada dinamikanya. Nah, dinamika ini harus bisa kita sikapi dengan lebih bijaksana dan lebih damai," ucap Huzeir Zul.


Menurut dia, sejarahnya di HIPMI Kepri itu sejak pertama kali musda di gelar, belum pernah ada sekalipun terjadi keributan antar sesama calon  ketua umum ketika pemilihan berlangsung, semuanya berjalan sesuai yang diharapkan.


"Jangan sampai budaya aman dan tertib itu tidak lagi menjadi bagian dari semangat HIPMI Kepri. Harapan saya cuma satu, semoga terpilih pemimpin yang amanah, dan bisa membawa HIPMI Kepri ini semakin maju kedepannya," sambungnya.


Senada, Ketua Umum BPD HIPMI Kepri, Sari Dwi 

Mulyawaty mengatakan sudah mempersiapkan dengan sebaik-baiknya kegiatan musda ini supaya dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar, sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) HIPMI.


Lebih lanjut Sari mengatakan, musda kali ini sudah mendapatkan persetujuan dari Badan Pemgurus Pusat (BPP) HIPMI. Selain itu, pihaknya juga sudah melaksanakan serangkaian kegiatan Pra Musda yakni kegiatan silaturahmi daerah antar senior - senior HIPMI seluruh kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Kepri.


"Kami juga sudah melaksanakan kegiatan Debat Visi dan Seminar Kewirausahaan. Kegiatan itu dilaksanakan di Auditorium Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Tanjungpinang beberapa waktu yang lalu," sebutnya.


Lebih lanjut Sari mengatakan, pada era kepemimpinannya sebagai Ketua Umum BPD HIPMI Kepri, jumlah pengusaha muda yang tergabung menjadi anggota HIPMI berjumlah sebanyak 700 sampai 800 pengusaha muda.


Kemudian, berdasarkan database Kartu Tanda Anggota (KTA) di akhir masa kepemimpinannya, saat ini jumlah anggota yang sudah tergabung ke dalam organisasi HIPMI Kepri, jumlahnya naik dua kali lipat dari jumlah awal pada saat ia memimpin HIPMI Kepri.


Hal tersebut sebagaimana yang tercantum dalam AD/ART HIPMI yakni bagaimana kecakapan seorang pemimpin mampu mencetak pengusaha-pengusaha muda untuk bisa bergabung ke HIPMI, untuk bisa lebih maju dan berkembang dalam membangun daerah Provinsi Kepulauan Riau yang dicintai ini.


"Di era akhir periode kami tercatat di KTA, jumlah anggota sekarang sebanyak 1.500 anggota yang berasal dari para pengusaha muda di Provinsi Kepulauan Riau," sebutnya.


Dalam kesempatan itu Sari berpesan kepada dua calon yang akan bersaing memperebutkan jabatan Ketua Umum BPD HIPMI Kepri, agar selalu menjunjung tinggi sportifitas. Keluarkan ide-ide kreatif untuk membangun Provinsi Kepri menjadi lebih baik di masa yang akan datang.


"Meskipun kedua calon nanti saling bersaing, pesan saya bersainglah dengan sportif. Bagaimana caranya kita bisa bertanding untuk bersanding," pesannya.


Sementara, Ketua Umum BPP HIPMI yang diwakili oleh Ketua Bidang OKK BPP HIPMI, Tri Damu Febrianto mengucapkan selamat dan sukses atas terlaksananya Musda Ke VII BPD HIPMI Kepri tahun 2025 dengan aman dan lancar.


"Mewakili Ketua Umum HIPMI yang berhalangan hadir dikarenakan anaknya sedang sakit, saya mengucapkan selamat dan sukses atas terlaksananya Musda ke,-VII BPD HIPMI Provinsi Kepulauan Riau tahun 2025 ini," ujar Buyung panggilan akrab Tri Damu Febrianto dalam sambutannya.


Lebih lanjut pria yang murah senyum ini mengatakan, esensi dari dilaksanakannya musda ini ada tiga. Pertama, Evaluasi. Kedua, Proyeksi dan Ketiga Pemilihan Ketua Umum.


"Dan, yang kita lakukan hari ini merupakan bagian dari esensi ketiga dari AD/ART yang telah ditetapkan," sebutnya.


Bang Buyung berpesan kepada siapapun yang akan terlilih menjadi Ketua Umum BPD HIPMI Kepri selanjutnya, agar bisa menambah lagi Badan Otonom - Badan Otonom di BPD HIPMI Kepri.


Menurutnya, Badan Otonom atau Banom ini menjadi ujung tombak dalam membuat kegiatan di BPD itu menjadi lebih variatif. 


"Di Banom itu ada dua. Banom Profesi dan Banom Hobi, sehingga teman-teman HIPMI yang ingin menyalurkan hobinya bisa ke HIPMI BANOM Hobi. Dan, jika ingin lebih teknis, bisa disalurkan ke Banom Profesi," imbuhnya. 


Di lokasi yang sama, Ketua DPRD Provinsi Kepri, Iman Sutiawan mengatakan sangat mengapresiasi atas hadirnya BPD HIPMI di Provinsi Kepulauan Riau ini.


"Kami DPRD sangat mengapresiasi kontribusi HIPMI Kepri dalam menciptakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat Kepri, meningkatkan daya saing usaha serta mendorong innovasi dan kreatifitas pengusaha muda - pengusaha muda yang ada di Kepri," ujar Iman dalam sambutannya


Menurutnya, Musda ini menjadi momen yang sangat penting untuk menjalin komunikasi dan konsolidasi serta merumuskan langkah-langkah strategis dan juga evaluasi program-program kerja, yang tentunya akan disinergikan dengan program pemerintah daerah.


"Saya berharap melalui musda ini dapat melahirkan seorang pemimpin yang berkualitas dan mampu menjalankan program-program yang innofativ, dan bisa bersinergi dengan pemerintah daerah," pungkasnya.


Fay



Kapal Tanker yang Terbakar di PTASL Shipiyad.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pekerja galangan kapal tewas usai alami kebakaran hebat yang melanda sebuah kapal Tanker Federal II saat melakukan perbaikan di kawasan PT. ASL Shipyard, Tanjunguncang, Batuaji, Kota Batam, Selasa (24/6/2025).

Pada tragedi kebakaran kapal itu, dilaporkan ada 4 korban tewas dan 5 korban lainnya tengah menjalani perawatan intensif akibat luka bakar.

Insiden ini terjadi ketika para pekerja tengah melakukan perbaikan kapal tangker Federal II pada bagian tangki kapal. Saat melakukan pemotongan, seketika api menyambar hingga terjadi kebakaran hebat.

Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo membenarkan peristiwa itu ketika dikonfrimasi wartawan, "ya benar kejadian itu bang," ungkap AKP Bimo.

AKP Bimo sebelumnya mengatakan pasca kebakaran kapal tersebut dilaporkan 3 korban tewas dan 4 korban lainnya alami luka bakar. Namun hingga Selasa (24/6/2025) malam, korban tewas bertambah menjadi 4 orang dan 4 korban lainnya masih menjalani perawatan intensif akibat luka bakar serius.

Informasi yang dihimpun, para korban yang melakukan pekerjaan di galangan tersebut merupakan karyawan dari subcon PT Manchar Marine Batam (MMB) dan PT Ocean Pulse Solution (OPS).

Adapun data korban tewas yang berhasil diperoleh ESNews diantaranya Gunawan Sinulingga (46), Hermansyah Putra (30), Berkat Setiawan Gulo (22) dan Janu Arius Silaban (24).

Hingga kini, pihak Kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan penyebab kebakaran serta potensi adanya kelalaian. (Red)



Ketua Umum HIPKI, Ady Indra Pawennari.

TANJUNGPINANG|KEPRIAKTUAL.COM: Ketua Umum Himpunan Penambang Kuarsa Indonesia (HIPKI), Ady Indra Pawennari membantah pemberitaan Kepriaktual.com, tanggal 28 Februari 2025 yang menyebutnya ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Kepri atas dugaan penipuan proyek pematangan lahan di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).

Ia menyesalkan pemberitaan tersebut tidak dilakukan konfirmasi kepadanya sebelum ditayangkan. Ady menduga, ada pihak tertentu yang sengaja ingin merusak nama baiknya dengan membuat rilis dan menyebarnya ke wartawan atau media siber dengan mencantumkan nama Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Kepri, AKBP Arthur Sitindaon agar para wartawan meyakini bahwa rilis tersebut berasal dari sumber resmi dan kompeten.

“Saya bisa pastikan, bahwa pada saat berita ini diunggah tanggal 27 Februari 2025, Kasubdit1 AKBP Arthur Sitindaon tidak ada memberikan keterangan kepada pers karena pada hari yang sama beliau menyaksikan adanya perdamaian dan pencabutan laporan polisi untuk penyelesaian melalui mekanisme restorative justice. Dan saya sudah konfirmasi ke beliau, tidak pernah diwawancara wartawan kepriaktual.com,” tegas Ady dalam hak jawabnya, Senin (23/6/2025).

Ady kemudian menceritakan kronologi peristiwa yang dituduhkannya dalam pemberitaan tersebut. Menurutnya, pada tahun 2018, Ia dikenalkan seorang pengusaha properti di Jakarta berinisial TML oleh pejabat tinggi Polri, Komjen Pol S. Perkenalan itu berlanjut hingga ke Kota Tanjung Pinang, Kepri.

Suatu hari di awal bulan Juni 2020, TML meminta bantuan Ady untuk dicarikan kontraktor2 yang dapat menimbun lahannya di Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Kepri. Kepada Ady, TML menunjukkan Surat Keputusan Gubernur Kepri yang menetapkan lahannya seluas 66,3 Ha sebagai lokasi Pembangunan PLTU Bintan 2 x100 MW.

Selanjutnya, Ady menghubungi seorang temannya bernama GSS, perwakilan PT. RHP di Tanjungpinang yang memang punya pengalaman melakukan pekerjaan penimbunan di Batam. Setelah itu, Ady dan GSS melakukan survey lahan yang akan di timbun dan sumber material yang akan digunakan sebagai bahan penimbunan.

Tak lama kemudian, GSS mengajukan penawaran harga dan TML menyetujui dengan catatan pembayaran dilakukan setelah pekerjaan selesai.

Namun, GSS meminta jaminan pembayaran berupa cek mundur 3 bulan. Di sinilah awal masalahnya. TML mengaku tak membawa buku cek dan meminta Ady membantunya menerbitkan cek mundur selama 3 bulan menggunakan cek perusahaan nya PT. MCI.

Tanpa banyak pertimbangan, Ady menerbitkan 2 lembar cek mundur selama 3 bulan dengannilai Rp 1.886.475.000. Pada saat pekerjaan selesai dan cek mendekati jatuh tempo, Ady memberi tahu TML agar segera menyetorkan dananya ke rekening PT. MCI. Namun, hingga cek jatuh tempo, TML tak juga menyetorkan dananya.

Setelah cek gagal dicairkan, TML kembali meminta bantu Ady untuk negosiasi perpanjangan waktu pembayaran dengaan owner PT. RHP, SS. Namun, hingga batas waktu yang dijanjikan, TML tak juga menepati janjinya. Ady pun sudah diliputi rasa cemas karena Ia tidak memiliki perjanjian tertulis tentang penggunaan cek PT. MCI oleh TML.

Karena prosesnya berlarut-larut dan TML tak punya itikad baik, Ady menyarankan owner PT. RHP membuat somasi dan laporan polisi di Polda Kepri. Setelah laporan polisi dibuat, Ady dipanggil dalam kapasitas sebagai Direktur PT. MCI, pemilik cek yang digunakan TML melakukan pembayaran ke PT. RHP. Kepada penyidik Subdit 1 Ditreskrimum Polda Kepri, Ady berkali-kali menjelaskan bahwa Ia merupakan korban penipuan oleh TML. Ady mengakui, PT. MCI memang pemilik cek, tapicek itu digunakan oleh TML.

"Niatnya, saya hanya ingin menolong TML. Tapi, karena TML tidlak bertanggungjawab, ya saya jadi korban. Jelas ya, saya korban. Bukan pelaku penipuan. Dan saya tidak mengambil keuntungan 1 rupiah pun dari peminjaman cek itu," tegas Ady.

Selanjutnya, Ady menambahkan, pada saat dirinya diberitakan riausatu.com ditangkap oleh Ditreskrimum Polda Kepri, TML sudah menyelesaikan tanggungjawabnya dan Direktur PT. RHP sebagai pelapor, sudah mencabut laporannya dan penyidik menerbitkan penghentian penyidikan dengan mekanisme Restorative Justice (RJ).

"Saya juga menegaskan, bahwa sampai saat ini saya masih menjabat sebagai bendahara PWI Kepri masa bakti 2023-2028," tegasnya.

Demikian hak jawab ini saya sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.

Redaksi


Wakapolres Karimun Tabur Bunga di Makam Pahlawan.

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-79 Tahun 2025, Wakapolres Karimun Kompol Reza Anugrah Arip Perdana, S.H., S.I.K, memimpin Upacara Ziarah dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Jl. Diponegoro Kelurahan Tanjung Batu Kota, Kecamatan Kundur, Kepulauan Riau, Senin (23/6/2025).

Upacara diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, hingga penaburan bunga di atas pusara para pahlawan. Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib dan penuh rasa hormat.

Wakapolres Karimun dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud penghargaan dan mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur membela bangsa dan negara.

“Ziarah ini bukan hanya sebuah tradisi tahunan, melainkan juga menjadi momen penting untuk mengenang dan meneladani semangat juang para pahlawan untuk raih kemerdekaan. Semoga semangat pengabdian mereka terus menginspirasi seluruh anggota Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat”, ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-79 yang diperingati setiap 1 Juli, sebagai hari lahirnya Kepolisian Republik Indonesia.

(A.Yahya)



Tambang Pasir di Pulau Citlim, Kabupaten Karimun.

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Aktivitas penambangan bukit di Pulau Citlim, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menggila. Bagaimana tidak, kondisi perbukitan di Pulau kecil ini yang diduga ilegal, nyaris rata hingga alami kerusakan ekosistem yang parah.

Selain merusak ekosistem laut, adapun dampak dari aktivitas ilegal ini dinilai mengganggu mata pencarian masyarakat dan mengancam kelestarian lingkungan mengingat penambangan dilakukan di wilayah sempadan pantai.

Informasi yang diperoleh wartawan, 23 kilometer persegi luasan Pulau kecil ini diduga di exploitasi sejak tahun 2018 silam hingga sekarang. Dilaporkan, sedikitnya ada tiga perusahaan melakukan aktivitas tambang di Pulau tersebut. Salah satunya adalah PT. JPS yang dikelolah oleh seorang pria berinisial JK.

Berdasarkan sumber wartawan, adapun aktivitas penambangan bukit ini menghasilkan material berupa Pasir setelah melewati proses beberapa tahap.

"Proses awalnya, dinding perbukitan itu dimulai dengan pengeprasan. Ketika tahap pengeprasan dinding bukit bakal rontok dan selanjutnya masuk proses screening atau penyaringan untuk proses pemisahan batu dan pasir. Setelah itu material Pasir siap dijual," ungkap sumber wartawan, Senin (23/6-2025).

Untuk lokasi yang dikelolah PT. JPS sendiri, ia menyebut dalam kurun waktu  1 bulan dapat mengeluarkan material pasir sebanyak 20-40 ribu kubik pasir dengan harga jual per kubil senilai Rp260 ribu.

Tak main-main, tentu dengan puluhan ribu kubik yang dihasilkan  dari aktivitas tambang itu, perbulannya perusahaan tersebut dapat meraup omset milyaran rupiah.

Untuk mencapai target itu, PT. JPS sendiri  mengoperasikan armada alat beratnya di lokasi sebanyak 8 unit dan 20 unit mobil Dum Truk. Sementara market pemasaran material pasir hasil tambang dari pulau itu dikomersilkan ke Anambas, Bintan hingga keluar ke beberapa daerah.

Hasil Sidak KKP,  Ditemukan Kerusakan Ekosistem dan Tidak Kantongi Izin KKPRL

Dikutip dari siaran pers Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP),  Pulau Citlim dengan luas 22,94 kilometer persegi masuk dalam kategori pulau sangat kecil karena memiliki luasan dibawah 100 kilometer persegi.

“Kegiatan yang sifatnya eksploitatif dan mengubah bentang alam tidak boleh dilakukan karena akan berdampak pada ekosistem laut disekitarnya,” ungkap Direktur Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Ahmad Aris pasca sidak ke lokasi.

Saat sidak di Pulau Citlim, kata dia, tim menemukan satu perusahaan pemilik IUP yang masih aktif melakukan penambangan pasir sementara dua perusahaan lain sudah tidak beroperasi karena habis masa IUP-nya.

KKP juga menemukan kerusakan yang masif pada lokasi penerbitan IUP, yang berpotensi mengganggu ekosistem pesisir Pulau Citlim mengingat penambangan dilakukan di wilayah sempadan pantai.

Namun demikian, perusahaan tersebut belum sepenuhnya memenuhi seluruh kewajiban perizinan. KKP mengungkapkan bahwa perusahaan itu ternyata belum mengantongi rekomendasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL) dari KKP, yang merupakan syarat wajib bagi setiap pelaku usaha tambang yang beroperasi di wilayah pesisir, terlebih lagi di pulau-pulau kecil seperti Pulau Citlim.

“Sampai saat ini, pelaku usaha belum pernah melakukan pengurusan perizinan rekomendasi pemanfaatan pulau-pulau kecil terhadap KKP,” tegas Ahmad Aris, Direktur Pengelolaan Ruang Laut KKP.

Dengan belum adanya rekomendasi KKPRL, maka secara hukum, perusahaan tersebut belum memenuhi kelengkapan perizinan secara menyeluruh. Hal ini membuka potensi adanya pelanggaran peraturan perundang-undangan, termasuk kemungkinan sanksi administrasi hingga pencabutan izin jika terbukti melakukan kegiatan tanpa izin lengkap dan merusak lingkungan.

Redaksi



ART korban Kekerasan Majikan nya.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Asisten rumah tangga (ART) bernama Intan, asal Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga menjadi korban penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi. Dirinya, selama bekerja di rumah majikannya di kawasan elite Sukajadi, Kota Batam menerima kekerasan fisik, serta  juga dipaksa memakan kotoran anjing dan meminum air dari septic tank.


Kasus ini mencuat setelah Intan meminta pertolongan dari tetangganya untuk menghubungi keluarganya di kampung halaman. Saat ini, korban tengah menjalani perawatan intensif di RS Elisabet Batam akibat luka-luka yang dideritanya.


Seperti di kutip dari Batamtoday.com, Romo Paschal mengatakan, Dia masih sangat muda, usianya sekitar dua puluh tahunan. Intan sudah bekerja sekitar setahun di rumah itu tanpa melalui penyalur resmi. 


"Dia masuk lewat pamannya," ungkap pemerhati kemanusiaan RD Chrisanctus Paschalis Saturnus Esong, atau akrab disapa Romo Paschal, saat dihubungi, Senin (23/6/2025).


Romo Paschal menjelaskan, selama bekerja, Intan menjalani tugas seperti ART pada umumnya. Namun, ia dipaksa bekerja dalam tekanan dan kerap dihukum secara tidak masuk akal oleh majikannya, Rosalina, hanya karena kesalahan kecil.


"Mengepel salah, menyapu salah, kalau ada air jatuh sedikit pun dimarahi. Dia dipanggil dengan kata-kata binatang seperti 'anjing', 'babi', dan bahkan 'lonte'. Tidak pernah dipanggil namanya," jelas Romo.


Lebih jauh, Romo Paschal mengungkap kekerasan yang dialami Intan telah berlangsung lama dan semakin memburuk dalam dua bulan terakhir. Bahkan, sang majikan juga melibatkan sepupu Intan, bernama Anggraini, untuk ikut menyiksanya.


"Karena ditekan, sepupunya ikut menyiksa. Intan diinjak, dipukul dengan sapu, diseret ke kamar mandi, disuruh makan kotoran anjing dan minum air septic tank. Dan itu benar-benar dilakukan," katanya.


Parahnya lagi, Intan juga harus menanggung beban keuangan rumah tangga majikannya. Jika ada kenaikan tarif listrik atau hewan peliharaan majikannya sakit, Intan yang diminta membayar.


"Kalau listrik naik, gaji dia dipotong. Kalau beras habis, dia disalahkan. Bahkan anjing sakit pun dia yang harus bawa ke dokter dan bayar biayanya. Ini sudah seperti perbudakan," tegas Romo Paschal.


Intan yang tak tahan dengan penyiksaan itu akhirnya meminta bantuan tetangga. Ia meminjam ponsel untuk mengirimkan foto kondisi tubuhnya ke keluarga di kampung. Kasus ini kemudian viral dan mendapat perhatian publik.


Saat ini, Intan tengah menjalani serangkaian pemeriksaan medis. Hasil awal menunjukkan adanya luka memar berat, kemungkinan cedera dalam, serta kekurangan gizi akibat perlakuan buruk majikannya.


"Dia sedang dirawat, sudah CT scan dan rontgen. Hari ini dijadwalkan USG karena ada keluhan di perut. Juga sudah ditransfusi darah karena anemia. Dia disiksa pakai tangan dan juga benda tumpul seperti obeng dan sapu," jelas Romo Paschal.


Keluarga Intan telah melaporkan kasus ini ke Polresta Barelang. Mereka mendesak agar pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum.


Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Debby Andrestian, membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut. "Laporan sudah kami terima. Saat ini penyidik sedang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi," ujar AKP Debby.


Red




Istimewa. 

JAKARTA|KEPRIAKTUAL.COM: The Ascott Limited Indonesia sukses menyelenggarakan ASR (Ascott Star Rewards) Festival 2025 pada 4–8 Juni 2025 di Laguna Atrium, Central Park Mall, Jakarta. 

Selama lima hari penyelenggaraan, festival ini berhasil menarik lebih dari 7.000 pengunjung dan kembali mempertegas perannya sebagai agenda tahunan yang dinantikan para penggemar perjalanan, keluarga, serta anggota setia program loyalitas ASR (Ascott Star Rewards). 

Mengusung tema “Live the Journey,” edisi tahun ini menegaskan komitmen Ascott untuk menghadirkan pengalaman menginap yang berkesan sekaligus pilihan perjalanan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

ASR Festival 2025 menampilkan beragam portofolio merek serviced residence dan hotel di bawah naungan The Ascott Limited Indonesia, mulai dari Ascott, Citadines, Somerset, Oakwood, The Crest Collection, Preference, Vertu Hotels, Harris Hotels, Yello Hotels, Pop! Hotels, hingga properti Managed by The Ascott Limited seperti The Botanica Sanctuary, Pesona Alam, dan Shanaya Resort Malang. 

Tahun ini, partisipasi dari Ascott di Asia Tenggara turut menambah nilai lebih, sekaligus memperluas akses pengunjung terhadap inspirasi perjalanan dan berbagai penawaran menarik lainnya.

Philip Barnes, Country General Manager The Ascott Limited – Indonesia, menyampaikan, “ASR Festival 2025 benar-benar mencerminkan apa yang ingin kami bangun di Ascott, terhubung lebih dalam dengan para pelancong, bukan hanya sebagai tempat menginap. 

"Ini tentang berbagi perjalanan yang penuh makna dan kebahagiaan. Saya sangat berterima kasih atas sambutan luar biasa tahun ini. Apresiasi tertinggi saya sampaikan kepada seluruh tim, para mitra, dan setiap pengunjung yang telah menjadikan festival ini begitu sukses,” ujarnya.

Bertepatan dengan World Environment Day pada 5 Juni, ASR Festival tahun ini turut menyoroti komitmen Ascott terhadap keberlanjutan melalui inisiatif global Ascott CARES. 

Salah satu pengumuman utama dalam festival ini adalah pencapaian sertifikasi Global Sustainable Tourism Council (GSTC) bagi sejumlah properti Ascott, sekaligus bagi perusahaan secara korporat. 

Pencapaian ini menandai langkah nyata Ascott dalam menerapkan praktik ramah lingkungan, sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam pelestarian lingkungan, pemberdayaan komunitas, dan peningkatan kesejahteraan. 

Di saat yang sama, Ascott juga merayakan pencapaiannya sebagai perusahaan dengan predikat Great Place To Work®, yang mencerminkan komitmen dalam membangun budaya kerja yang positif dan inklusif.

Festival ini menghadirkan beragam pengalaman seru, mulai dari booth tematik, sesi workshop seputar gaya hidup, talkshow inspiratif, promo dengan diskon hingga 70%, hingga berbagai aktivitas interaktif. 

Kompetisi menyanyi anak “Discover the Star” juga kembali hadir, memberi ruang bagi talenta muda untuk tampil di panggung utama. Festival ditutup dengan penampilan spesial dari HIVI, yang sukses menghibur pengunjung dan menjadi penutup yang meriah.

Irene Janti, Country Director Brand & Marketing The Ascott Limited – Indonesia, menambahkan, “Kami bangga melihat bagaimana ASR Festival terus berkembang menjadi platform yang memperkenalkan merek-merek kami kepada publik secara lebih menyenangkan, interaktif, dan inspiratif. 

Tema ‘Live the Journey’ tahun ini memberi ruang untuk tidak hanya menunjukkan jangkauan regional kami, tetapi juga membagikan perjalanan keberlanjutan kami lewat Ascott CARES yang kami harap bisa menggugah para pelancong yang lebih peduli akan lingkungan.

Selama acara berlangsung, ratusan pengunjung mendaftar menjadi anggota baru Ascott Star Rewards (ASR) karena tertarik dengan berbagai keuntungan sepanjang tahun, mulai dari tarif khusus, poin hadiah, hingga penawaran eksklusif di seluruh jaringan hotel dan serviced residence Ascott di dunia. 

ASR merupakan program loyalitas yang dirancang untuk memberikan kenyamanan dan berbagai promo menarik bagi pelanggan—dari bonus poin hingga kemudahan check-in lebih awal dan check-out lebih lambat. Informasi lebih lanjut dan reservasi tersedia di situs resmi: https://www.discoverasr.com/en/sign-up dan akun media sosial @discoverasrindonesia. Unduh juga aplikasi Discover ASR di App Store dan Google Play untuk menikmati penawaran eksklusif lainnya.

Kesuksesan acara ASR Festival – Live the Journey tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, di antaranya BCA, Telkomsel Prestige, Serta, Citilink, JavaMifi, Grab, CBN, serta media partner Liputan6, Kapanlagi.com, Fimela, Kumparan, Media Indonesia, Oppal, NOW! Jakarta, What’s New Indonesia, Venue Magazine, The Rockin’ Life, ISWARA, dan Mother & Beyond.

Fay


Bupati Karimun. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Karimun ing Iskandarsyah hadiri  kegiatan peresmian ruang kantor VIP sekaligus meninjau lansung ponton pelabuhan yang rusak parah dan tidak di fungsional lagi.

kegiatan peresmian ruang kantor VIP berlansung tepatnya di Kantor kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan (KSOP) domestik Tanjung batu Kecamatan Kundur, kabupaten, Karimun Provinsi Kepri pada Sabtu (14/6/2025).

Usai melakukan peresmian VIP dan peninjauan pelabuhan domestik yang rusak parah Bupati Karimun Ing Iskandarsyah mengatakan, pelabuhan ponton yang rusak Insyaa’Allah akan segera kita lakukan perbaikan karena kita juga dalam upaya berkoordinasi ke berbagai pihak untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dengan cara melakukan penambahan Kapal Feri untuk tujuan Tanjung Batu, Kukup Malaysia.ujar Bupati Karimun 

"Khusus masyarakat Tanjung Batu dan sekitar nya, memang kita akui banyak masyarakat kita yang bekerja mencari nafkah di Malaysia untuk itu kita berharap wacana pemkab Karimun untuk  pelabuhan keberangkatan masyarakat ke negara jiran dan sarana lainnya termasuk kantor imigrasi tanjung batu akan segera kita optimal kan," ungkap Bupati Karimun.

Kundur itu harus ada triger karena mesin kami untuk membuat tanjung batu itu maju ada dua yaitu investasi dan pariwisata.

Lebih lanjut Bupati karimun membuka secara resmi  Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Qauman dengan di hadiri, Bupati Karimun Ing Iskandarsyah, tokoh masyarakat kepri Nurdin basirun, H.Muhammad Asyura, Camat kundur Saifullah, Kapolsek Kundur Septimaris, Danramil kundur, kacabjari kundur, kepala KSOP wilker tanjung batu, kepala Puskesmas tanjung batu, kepala puskeswan, Lurah kundur, Kepala dishub Tanjung batu, Kepala Desa se kecamatan kundur, dan sejumlah Tokoh masyarakat Kundur.

"Dengan hadir nya SDIT Qauman semoga mampu memberikan akhlak yang lebih baik kedepannya khususnya kepada anak-anak kita yang kita harapkan kedepan mampu memberikan kontribusi yang positif berguna bagi orang tua dan bangsa," pungkas Bupati karimun mengahirinya.

Kegiatan peresmian SDIT di tandai dengan pemotongan pita dan di akhiri dengan makan bersama.

(A.Yahya)


Foto bersama. (Ist)

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Anggota/ Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait mewakili Kepala BP Batam, membuka secara resmi Workshop Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kantor PLN Batam, (12/6/2025).

Acara ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kualitas UMKM di Kota Batam, sebagai upaya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Dalam sambutannya, Ariastuty menekankan pentingnya UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah. "Arahan Bapak Presiden, Batam harus menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional dan bahkan ditargetkan untuk mampu tumbuh di atas 8% atau mencapai pertumbuhan dua digit," kata Ariastuty.

"Ini bukan sekedar ambisi, melainkan amanah. Untuk mewujudkannya, tidak cukup hanya mengandalkan investasi besar dan infrastruktur. Kuncinya adalah memberdayakan akar ekonomi rakyat, yakni UMKM," terangnya lebih lanjut.

Ia menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi sejati bukan hanya tentang angka-angka, tetapi bagaimana pertumbuhan itu terasa nyata dan merata. "UMKM adalah pondasi ketahanan ekonomi kita, UMKM menyerap tenaga kerja, menciptakan inovasi lokal, dan menjaga keseimbangan antara sosial dan ekonomi," sebutnya.

Dalam kesempatan ini, ia juga menyampaikan apresiasi kepada PLN Batam dan PLUT KUMKM Batam atas terlaksananya workshop tersebut. "Saya mewakili BP Batam, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN Batam dan PLUT KUMKM yang telah berinisiatif melaksanakan kegiatan ini," ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya, berkomitmen untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, salah satunya melalui pembinaan, fasilitasi, dan peningkatan akses terhadap pasar UMKM. "Salah satunya, workshop ini merupakan wujud nyata semangat tersebut," ucapnya.

Tuty sapaan akrabnya pun juga mengundang UMKM untuk memanfaatkan Kawasan Agribisnis Temiang dan bersinergi memajukan produk-produk lokal. "Mari kita sambut peluang yang bisa kita kolaborasi dengan para stakeholder untuk meningkatkan kualitas UMKM Kota Batam," serunya mengakhiri. (r/Esn)


Tambang Tanah Bauksit.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Aktivitas Cut and Fill atau tambang tanah bauksit ilegal di perbukitan Jl. Bumi Perkemahan tepatnya di Kavling Bintang Teluk Lengung, Kabil, Nongsa, Kota Batam mulai diresahkan warga sekitar.

Bagaimana tidak, sebelumnya kegiatan ilegal ini sempat di demo warga lantaran merusak akses jalan warga. Dan hal itu pun tidak di indahkan, bahkan melajutkan kembali kegiatan.

Hal itu disampaikan langsung oleh salah satu warga Kavling Bintang bernama Ningsih. Kata dia, selain merusak akses jalan, keselamatan warga juga terancam ketika mobil truk armada pengangkut tanah Bauksit lalu lalang melintas di jalan tersebut.

"Jalan ini kan menanjak, bagaimana jika seketika warga lewat dan mobil pengangkut tanah itu tiba-tiba rem_nya blong. Apa itu tidak bahaya, lalu siapa yang tanggungjawab. Jangan sampai menunggu ada korban," kesal ibu paruh baya itu, Selasa (10/6/2025) kemarin.

Informasi yang dihimpun, tambang tanah Bauksit ilegal ini dikelolah oleh seorang pria bernama Amir. Dia adalah sosok yang disebut-warga sebagai penanggungjawab terhadap kegiatan tersebut.

Seperti diketahui, nama amir ini lama dikenal sebagai pemain cut and fill di wilayah Punggur. Sebelumnya ia pernah menjalankan bisnis tambang tanah Bauksit tepat depan seberang Polsek Nongsa, kini lokasi itu sudah rata.

Untuk diketahui, bisnis ilegal yang dikendalikan Amir ini dapat mengeluarkan puluhan dam truk tanah dari lokasi per harinya. Soal harga mulai dari Rp 120 hingga Rp 150 ribu per dump truk.

Hingga berita ini diturunkan, DirReskrimsus Polda Kepri dan Kapolsek Nongsa belum menjawab konfirmasi yang dilayangkan wartawan. (Red)


Istimewa

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Harris Hotel Batam Center dan Harris Resort Waterfront Batam, dua properti unggulan dari Ascott Group di Kepulauan Riau, dengan bangga mengumumkan partisipasi mereka dalam Wedding Market 2025 yang berlangsung pada 9-15 Juni 2025 di Mega Mall Batam Center.

Keikutsertaan kedua hotel berbintang ini menandai komitmen kuat grup perhotelan ternama dalam memberikan layanan pernikahan premium bagi pasangan yang ingin merayakan momen spesial mereka. 

Dalam ajang Wedding Market 2025 yang bertemakan "Unveil the Magic of Your Wedding Day", Kedua hotel menampilkan inovasi terbaru dalam industri hospitality pernikahan melalui paket-paket eksklusif yang dirancang khusus untuk memenuhi berbagai kebutuhan calon pengantin. 

Pameran pernikahan bergengsi ini diselenggarakan oleh Ebony Wedding Organizer, salah satu event organizer terkemuka di Batam yang telah berpengalaman menangani berbagai acara pernikahan mewah. 

Partisipasi kami dalam Wedding Market 2025 merupakan wujud dedikasi Harris Batam Center dan Harris Waterfront untuk terus menghadirkan pengalaman pernikahan yang tak terlupakan," ujar Mugy, Wedding Specialist Harris Batam Center dan Harris Waterfront yang dapat dihubungi melalui WhatsApp di nomor 0811 701 783. 

"Kami memahami bahwa setiap pasangan memiliki visi unik untuk hari bahagia mereka, dan melalui pameran ini, kami ingin menunjukkan bagaimana kedua properti kami dapat mewujudkan impian tersebut." 

Paket Lamaran Eksklusif dengan Fasilitas Premium 

Harris Resort Waterfront Batam mengangkat konsep romantis dengan meluncurkan Paket Lamaran seharga IDR 18.650.000 untuk 50 orang. Paket komprehensif ini mencakup prasarana untuk 50 orang dengan satu malam menginap di Harris Room untuk empat orang, kursi dan meja untuk 50 orang, serta LCD proyektor dan layar untuk presentasi multimedia yang memukau. 

Fasilitas audio visual yang disediakan meliputi sound system dan microphone berkualitas tinggi, memastikan setiap kata-kata romantis dapat terdengar jelas oleh seluruh tamu undangan. Paket ini juga menyertakan penggunaan venue selama empat jam dengan ruang tunggu keluarga yang nyaman, serta dekorasi standar yang dapat disesuaikan dengan tema lamaran yang diinginkan. 

"Lokasi waterfront kami memberikan backdrop alami yang sangat indah untuk momen lamaran," tambah Mugy. "Pemandangan laut yang memukau dan suasana resort yang tenang menciptakan atmosfer romantis yang sempurna untuk momen sekali seumur hidup ini." 

Paket Platinum Wedding dengan Standar Internasional 

Sebagai penawaran premium, Harris Hotel Batam Center memperkenalkan Paket Platinum Wedding seharga IDR 68.888.000 nett untuk 200 tamu. Paket eksklusif ini dirancang untuk pasangan yang menginginkan pernikahan dengan standar internasional dan fasilitas lengkap yang tidak akan terlupakan. 

Inklusif dalam paket ini adalah satu malam menginap di Harris Batam Center termasuk sarapan untuk dua orang, penggunaan venue selama enam jam, dan prasmanan untuk 200 orang dengan menu pilihan makanan Pondokan sebanyak 50 porsi. Fasilitas catering yang disediakan mencakup meja dan kursi untuk 200 orang, LCD proyektor dan layar untuk keperluan presentasi, serta sound system dan microphone berkualitas profesional. 

Yang membuat paket ini istimewa adalah tersedianya ruang tunggu keluarga yang luas dan nyaman, memastikan seluruh keluarga besar dapat menikmati acara dengan maksimal. Dekorasi yang disediakan oleh Ebony Wedding Organizer meliputi dekorasi backdrop berukuran 7-10 meter x 4 meter dengan tema pilihan, dekorasi photobooth 3 meter x 2,5 meter, dekorasi gerbang standard, dan dekorasi karpet jalan yang elegan. 

Sentuhan Artistic dari Ebony Wedding Organizer 

Kerjasama strategis dengan Ebony Wedding Organizer memberikan nilai tambah signifikan bagi kedua paket pernikahan yang ditawarkan. Dekorasi kelas premium yang disediakan mencakup hiasan bunga kiri kanan, meja dan kursi untuk akad/pemberkatan, serta kursi pelaminan pengantin dan orang tua yang dirancang dengan detail artistik tinggi. 

Fasilitas tambahan yang tidak kalah menarik adalah satu buah buket bunga dan korsase untuk pengantin, serta dua kotak amplop yang disiapkan khusus untuk keperluan acara. Semua elemen dekoratif ini dirancang untuk menciptakan suasana magis yang sesuai dengan tema "Unveil the Magic of Your Wedding Day". 

Promosi Spektakuler Wedding Market 2025 

Dalam rangka Wedding Market 2025, Kedua Hotel Harris ini memberikan penawaran istimewa berupa free wedding ring senilai 5 juta rupiah, serta diskon hingga 2 juta rupiah untuk paket terpilih. Promosi terbatas ini hanya berlaku selama periode pameran dan menjadi daya tarik utama bagi pasangan yang ingin merencanakan pernikahan impian mereka dengan budget yang lebih efisien. 

"Kami berkomitmen memberikan value terbaik bagi calon pengantin," jelas Mugy. "Promosi ini merupakan apresiasi kami terhadap kepercayaan yang diberikan pasangan-pasangan untuk mempercayakan momen bahagia mereka kepada kedua hotel Harris ini.” 

Fasilitas Pendukung dan Akses Mudah 

Kedua properti Harris di Batam menawarkan keunggulan lokasi strategis dengan akses mudah dari berbagai wilayah di Batam maupun dari Singapura. Harris Hotel Batam Center berlokasi di jantung kota dengan kemudahan akses ke pusat perbelanjaan dan fasilitas umum, sementara Harris Resort Waterfront Batam menawarkan suasana resort tepi laut yang eksklusif dan tenang. 

Fasilitas parkir yang luas, sistem keamanan 24 jam, dan staf profesional yang berpengalaman dalam menangani acara pernikahan menjadi nilai tambah yang membedakan kedua properti ini dari kompetitor lainnya. Sistem reservasi yang mudah dan customer service yang responsif memastikan setiap detail acara dapat diatur dengan sempurna. 

Komitmen Berkelanjutan untuk Industri Pernikahan 

Partisipasi dalam Wedding Market 2025 merupakan bagian dari strategi jangka panjang Ascott Group untuk memperkuat posisi sebagai destinasi pernikahan premium di Batam. Dengan pengalaman bertahun-tahun dalam industri hospitality dan track record yang solid dalam menyelenggarakan berbagai acara besar, kedua properti ini terus berinovasi untuk memberikan layanan terdepan. 

"Industri pernikahan terus berkembang dengan tren dan ekspektasi yang semakin tinggi," tutup Mugy. "Kami akan terus beradaptasi dan berinovasi untuk memastikan setiap pasangan mendapatkan pengalaman pernikahan yang melampaui ekspektasi mereka." 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai paket pernikahan dan reservasi, calon pengantin dapat menghubungi Wedding Specialist Mugy di nomor WhatsApp 0811 701 783 atau mengunjungi booth Harris Batam Center dan Harris Waterfront di Wedding Market 2025 yang berlangsung hingga 15 Juni 2025 di Mega Mall Batam Center.

Fay


Warga Sembeleh Kurban Sapi yang di salurkan Presiden RI, Prabowo Subianto. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Presiden RI Prabowo Subianto melalui Bupati Karimun Ing Iskandarsyah, salurkan bantuan kurban 2 ekor sapi seberat 800 Kg kepada masyarakat.

Bantuan sapi kurban dari Presiden RI melalui Bupati Karimun langsung di serahkan kepada masyarakat khususnya kepada Jama'ah Masjid Baitul Mubtadiin Dusun 4, Desa Sungai Sebesi, Kecamatan Kundur , Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, pada Sabtu (7/6/2025).

Pada kesempatan itu Bupati Karimun Ing Iskandarsyah, menyebut bantuan ini merupakan bentuk perhatian Presiden terhadap masyarakat luas, khususnya dalam rangka perayaan Idul Adha, Sapi-sapi tersebut didistribusikan ke masjid-masjid di 514 kabupaten kota di 38 provinsi, termasuk ormas keagamaan.

"Tahun ini sedikit berbeda tidak hanya untuk masjid tertentu, tapi disebar juga ke seluruh kabupaten/kota, Totalnya 578 ekor sapi kurban dari Presiden dan  2 ekor diantaranya khususnya untuk wilayah  kabupaten karimun," ungkap Buapti Karimun 

Di tempat yang sama, Kepala Desa Sungai Sebesi Nazaruddin mengucapkan, ucapan terimkasih kepada Bpk Presiden RI Prabowo Subianto yang telah menyalurkan bantuan sapi kurban khususnya untuk jama'ah Masjid Desa Sungai Sebesi terutama, kepada Bupati Karimun Ing Iskandarsyah yang telah menyempatkan diri untuk hadir mewakili Presiden RI dalam  melakukan kegiatan pelaksanaan serah terima  2 ekor Sapi kurban kepada masyarakat.

"Insyaa’Allah amanah,  hewan kurban yang di salurkan kepada masyarakat semoga bermanfaat dan semoga apa yang di salurkan oleh Presiden RI kepada masyarakat akan mendapat balasan yang setimpal dari Allah Subhanahu Wata'ala," ujar Kades Sungai Sebesi Nazaruddin mengamininya.

"Terimkasih kepada pemerintah desa maupun kabupaten terutama kepada Presiden RI Prabowo Subianto yang telah memberikan bantuan hewan kurban untuk masyarakat dan kami berharap program seperti ini mudah mudahan dapat di  pertahankan secara berkelanjutan di masa-masa akan datang," pungkas Ketua Panitia Fauzan Azima

Yahya


Tersangka HS ditahan Kejari Karimun. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Kejaksaan Negeri Karimun kembali menetapkan satu tersangka terkait kasus Tindak Pidana Korupsi.

Penetapan tersangka atas nama HS setelah menjalani proses pemeriksaan dalam perkara pembangunan Dermaga Islamic center Tanjung Batu tahun 2024. Kini di tetapkan sebagai tersangka oleh penyidik kejaksaan negeri Kabupaten Karimun, provinsi Kepri pada, Senin (26/5/2025)

selama menjalani proses pemeriksaan berdasarkan alat bukti yang cukup penyidik kejaksaan negeri Karimun Kembali menetapkan 1 orang lagi tersangka Tipikor yaitu HS selaku Direktur CV RAR yang merupakan pemenang tender  pembangunan Dermaga Islamic Center.pada tahun 2024 silam. hal ini di ungkapkan Kasi Pidsus Dedi Januarto Simatupang di Aula Kantor Kejari Karimun.

Kasi pidsus Dedi Januarto mengatakan, dalam perkara ini, pelaksana pembangunan Dermaga Islamic Center Kundur Kabupaten Karimun tahun 2024 tidak melaksanakan kewajibannya sebagaimana diatur dalam kontrak kerja dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun.

Sementara, pelaksana kegiatan sudah menerima pembayaran uang muka sebesar Rp 294.800.000,- yang bersumber dari APBD Kabupaten Karimun tahun 2024.

“Seluruh uang sudah diterima oleh Tersangka HS yang bersumber dari APBD Kabupaten Karimun dikelola oleh Tersangka R alias JK yang seblum nya sudah di tetapkan sebagai tersangka," ujarnya.

Tersangka HS bersama-sama dengan Tersangka R alias JK melakukan praktik pinjam bendera dalam pembangunan Dermaga Islamic Center Kundur tahun 2024.

“Tersangka HS menyerahkan kegiatan tersebut untuk dikerjakan oleh Tersangka R alias JK tanpa dasar hukum karena pemenang lelang kegiatan ini adalah CV RAR dan Tersangka R alias JK," tuturnya. 

Atas perbuatanya tersangka HS dijerat dengan pasal 2 jo pasal 3 UU Tipikor, UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun

(A.Yahya)


Bupati Karimun saat di Wawancarai Media. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Karimun, Iskandarsyah lansung kunjungi RSUD Tanjungbatu  Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, setelah mendapatkan keluhan masyarakat, pada Senin (26/5/2025.

Kunjungan tersebut di lakukan guna untuk menyelesaikan berbagai persoalan teutama terkait layanan IGD yang sempat tutup total pada hari minggu dan di hari lain hanya buka 10 hingga 12 jam saja perharinya.

Melihat IGD RSUD Tanjung Batu Tidak Berjalan seperti biasanya Bupati Karimun Ing Iskandarsyah lansung turun ke RSUD Tanjung Batu dan mengadakan rapat secara tertutup dengan pihak Pegawai kesehatan yang ada di RSUD Tanjung Batu 

Usai rapat di lakukan Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah memutuskan RSUD Tanjung Batu akan kita tambah tenaga dokter umum sebanyak 3 orang untuk membantu dalam memberikan pelayanan terutama di IGD.

"Penambahan 3 orang dokter umum ini akan kita tugas kan di RSUD Tanjung Batu yang seblumnya mereka adalah dokter kita yang bertugas di RSUD M.Sani dan untuk jangka panjang akan kita bicarakan terkait kontrak kerja Dokter selama mereka bertugas di Tanjung Batu," ujar Bupati Karimun.

Kemudian dari pada itu Bupati Karimun mengatakan, permintaan maaf kepada masyarakat karena pelayan dari pihak kesehatan belum optimal terutama dari pihak dinas kesehatan 

" Insyaa’Allah dalam waktu bebrapa hari kedepan IGD RSUD Tanjung Batu akan segera kita buka kemabli pelayanan seperti biasanya buka 24 jam," ungkapnya.

Untuk penambahan Dokter dalam satu dua hari ini akan kita aktifkan di RSUD Tanjung Batu agar IGD RSUD Tanjung Batu kembali membuka pelayanan yang maksimal dalam melayani masyarakat khususnya masyarakat kundur yang kita cintai.

"IGD itu harus buka 24 jam makanya kami pemerintah Kabupaten Karimun segera turun ke RSUD karena kami respon apa yang menjadi keluhan masyarakat dan Insyaa’Allah kita akan lakukan secepat mungkin untuk penambahan dokter supaya pelayanan kesehatan di RSUD Tanjung Batu terutama di bagian IGD dapat melayani masyarakat dengan maksimal seperti biasanya." imbuhnya

Di tempat yang sama Dirut RSUD Tanjung Batu Dr.H.Suharyanto M.AP.mengatakan, mohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidak nyamanan masyarakat dalam pelayanan yang tidak maksimal belakangan ini.

"Seharusnya IGD itu buka pelayanan 24 jam namun demikian apa daya karena adanya keterbatasan tenaga dokter terpaksa pelayanan IGD juga di batasi," ujarnya.

Di batasi pelayanan IGD itu di sebabkan kita juga harus menjaga stamina dokter yang ada karena di sini ada beban seperti rawat inap, rawat jalan dan layanan IGD dan jika dengan 2 dokter ini kita gas kita paksakan 24 jam bertugas pasti mereka akan mengalami ngederop stamina. 

"Alhamdulillah setelah Bupati Karimun Ing Iskandarsyah turun lansung ke RSUD Tanjung Batu usai rapat di putuskan  IGD RSUD Tanjung Batu Kembali membuka pelayanan 24 jam," pungkas Dirut RSUD Tanjung Batu Suharyanto M.AP 

(A.Yahya)


Pemotongan Bukit. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Belasan armada truk pengangkut material Bauksit tampak sibuk lalu-lalang melintas di sepanjang jalan Tiban 5 menuju ke Tiban 3, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Senin (26/5/2025).

Dari penelusuran wartawan, asal muasal material Bauksit itu ternyata diambil dari hasil potongan bukit yang berada di depan Komplek Ruko Summer Coast Tiban atau persisinya dibelakang Yayasan Ulil Albab, Sekupang.

Dilokasi, tampak 2 unit alat berat jenis Ekskavator melakukan pemotongan bukit. Dari aktivitas pemotongan bukit itu dihasilkan material Bauksit yang diduga diperjualbelikan ke proyek penimbunan.

Berdasarkan keterangan Dedek salah satu pekerja di lokasi, ia mengatakan kegiatan tersebut sudah berjalan 2 bulan. "Saya baru disini pak, untuk kegiatan sudah berjalan 2 bulan," ucap Dedek yang bertanggung jawab mencatat jumlah Trip atau keluar masuk armada Truk pengangkut Bauksit di lokasi.

Setiap armada truk pengangkut material Bauksit keluar dari lokasi, terlihat Dedek memberikan secarik kertas yang diketahui adalah Nota, patut diduga material Bauksit ini dijual.

Dedek menjelaskan, material Bauksit itu ditujukan ke proyek penimbunan yang tak jauh dari lokasi, yakni di wilayah Tiban 3 untuk proyek penimbunan nimbun rawa.

Lantas, siapa yang bertanggungjawab atas kegiatan tersebut?

Menurut Dedek, penanggungjawab aktivitas pemotongan bukit itu bernama Ahai. Selain itu ia juga menyebut bahwa lokasi itu sudah memiliki Pengalokasian Lahan (PL) PT Surya Mas Nusantara yang dikeluarkan oleh BP Batam.

Kendati demikian, ia tidak menampik soal tidak adanya dokumen perizinan atas kegiatan tersebut. "Untuk segala perizinan masih dalam proses pengurusan. Kalau lokasi ini sudah PL dan nantinya kalau sudah rata bakal dibuat Kavling," jelasnya.

Pantauan wartawan, jarak lokasi pemotongan bukit ini tak jauh persis dari Yayasan Ulil Al-bab, hanya berjarak 8 meter. Dimana, gedung yayasan Ulil Al-bab terlihat lebih tinggi dari bukit yang tengah dipotong. Dikhawatirkan, jika kegiatan itu terus berlangsung akan memicu longsor.

Mengingatkan aktivitas pemotongan bukit ini persis dipinggir jalan, tentu menimbulkan dampak polusi udara.

Hal itu dibenarkan salah satu warga penghuni Ruko Summer Coast yang tak jauh dari lokasi. Menurutnya, kegiatan ini menimbulkan polusi udara yang berdampak langsung kepada warga setempat dan pengendara yang melintas. 

"Selain menimbulkan polusi udara, aktivitas ini juga memicu Lakalantas yang mengancam keselamatan pengguna jalan. Lantaran dilokasi tidak ada terpasang rambu-rambu," ungkap seorang pria paruh baya yang namannya tak mau ditulis.

Kata dia sebelumnya, seorang wanita pengendara motor pernah tergelincir di jalan ini karena rem mendadak akibat aktivitas keluar masuk mobil truk pengangkut material hasil potongan bukit ini. 

"Bagaimana tidak, belasan truk keluar masuk ke lokasi. Mereka kadang kebut-kebutan. Mungkin kejar target," ucapnya.

Untuk diketahui, hingga kini, Pemerintah Kota Batam melalui DPM-PTSP Kota Batam tidak pernah mengeluarkan izin penambangan (galian C). Lantas izin seperti apa yang dimiliki oleh pelaku penambang tanah Bauksit ini. 

Tak hanya itu,  proyek pematangan lahan atau pemotongan bukit di suatu lokasi harus memiliki izin amdal, UKL dan UPL dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta izin Cut and Fill BP Batam.

Hingga berita ini diterbitkan, wartawan masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Badan Pengusahaan (BP) Batam, Ditreskrimsus Polda Kepri dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam.

Redaksi


Tokoh Masyarakat Kundur, Abudin

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Seluruh  masyarakat Kundur dilema, pihak RSUD Tanjung Batu hentikan pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk 24 jam. Akibat dari pelayanan yang tak maksimal baik dari RSUD Kecamatan Kundur, Kecamatan Kundur Utara dan Kecamatan Kundur Barat membuat seluruh masyarakat di tiga kecamatan mengalami kesulitan dalam mendapatkan pelayanan dari pihak kesehatan.

Salah Satu Tokoh Masyarakat Kundur, Abudin mengatakan, RSUD di tiga Kecamatan ini seharusnya menjadi prioritas baik itu dari pemerintah Kabupaten Karimun maupun dari Anggota DPRD Kabupaten karimun. 

"Karena nawacita seorang presiden Prabowo Subianto yaitu akan memprioritaskan tentang dunia pendidikan dan kesehatan," ujar Abudin pada Senin (26/5/2025).

Menurut Abudin, pelayanan IGD sangatlah penting untuk di buka selama 24 jam, karena musibah tidak mengenal waktu, ia datang kapan saja tanpa kita ketahui.


Hal inilah yang membuat masyarakat benar - benar berharap adanya kebijakan dari pemerintah Kabupaten Karimun baik itu dari Bupati dan Wakil Bupati Karimun terutama kepada 9 orang anggota DPRD Karimun dan DPRD Provinsi Kepri.

"Anggota DPRD Kabupaten Karimun maupun Provinsi Kepri Dapil Karimun seharusnya cepat tanggap apa yang menjadi keluhan masyarakat namun sampai saat ini seolah-olah DPRD yang ada di kundur ini tidak peduli dan melakukan pembiaran terhadap apa yang menjadi keluhan warga masyarakat khususnya berbagai keluhan yang ada di wilayah sepulau kundur," ungkap Abudin.

Masyarakat hanya menuntut janji apa yang di sampaikan oleh DPRD karimun maupun provinsi jangan hanya pada saat berkampanye saja mengatakan akan memprioritaskan dunia pendidikan dan kesehatan namun setelah terpilih samapai saat ini belum terlihat kinerja 9 orang DPRD Karimun dan DPRD Provinsi Kepri Dapil Karimun.

Anggota DPRD tersebut setelah terpilih dan dilantik pada tahun 2024-2025 lalu belum ada gebrakan yang  di lakukan sehingga masyarakat berharap adanya tindakan yang segera di lakukan oleh anggota DPRD Karimun. Dan jangan pulak hanya jadi pendengar dan jadi penonton saja.

"Kami minta DPRD bekerjalah sesuai amanah yang diberikan oleh masyarakat, dan semoga tidak menjadi DPRD yang tidak tau bekerja dan tidak peduli dengan apa yang menjadi keluh kesah masyarakat khususnya keluhan masyarakat terkait berbagai permasalahaan yang ada di wilayah sepulau kundur," pngkas Abudin dengan nada kesal.

Salah Satu Anggota DPRD Karimun dari Fraksi PDIP yang enggan di sebutkan namanya saat di hubungi media ini  mengatakan, terkait IGD yang tidak lagi buka selama 24 jam saya baru tau.

"Insyaa’Allah dalam waktu dekat akan kita upayakan untuk buka kembali selama 24 jam," imbuh nya.

(A.Yahya)


Foto Bersama saat Penyuluhan Narkoba Kepada Siswa Siswi se-Kecamatan Kuta. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Pemdes Teluk Radang gelar kegiatan penyuluhan bahaya narkoba terhadap siswa SMP/SMA yang bertempat digedung PKK Desa Teluk Radang, Kecamatan Kundur Utara, Kabupaten Karimun pada, Jum'at (23/5/2025).

Penyuluhan narkoba terhadap siswa SMP dan SMA merupakan tujuan untuk meberikan pengetahuan, pemahaman agar terhindar dari ancaman tetkait bahaya nya narkoba.
Kegiatan tersebut di hadiri BNNK Kabupaten Karimun Andika Puragabaya, Camat Kundur utara Murnizam, Kapolsek Kuta Ari Suandi, Pjs. Kades Teluk Radang Ismail, Babinsa Desa Teluk Radang Kopda HT. Hutasoit, Para pelajar SMP/SMA se-Kecamatan Kuta.
 
Pjs, Kepala Desa Teluk Radang Ismail mengatakan, ucapan terimkasih atas kehadiran anak anak kita dari SMP dan SMA, terutama kepada narasumber BNNK yang telah menyempatkan diri untuk hadir pada kegiatan penyuluhan Bahaya narkoba terhadap siswa.

"Saya berharap kepada seluruh siswa dengan adanya kegiatan ini semoga semua dapat meningkatkan kesadaran pengetahuan terkait ancaman narkoba sehingga dengan pengetahuan ini  mudah-mudahan dapat dengan segera menghindari berbagai jenis narkoba yang bisa merusak akal dan mental kita," ungkapnya


Kemudian dari itu, Camat Kuta, Murnizam menjelaskan, pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dari pengaruh narkoba.

Tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya narkoba dan bagaimana cara melindungi diri serta keluarga dari ancaman tersebut. 

"Mari kita jadikan Desa Teluk Radang sebagai desa yang bersih dan bebas dari narkoba dan semoga diharapkan melalui sosialisasi ini, seluruh siswa bisa hidup lebih sehat, aman, dan bebas dari berbagai peredaran narkoba," imbuhnya

Salah satu siswa dalam mengikuti penyuluhan Bahaya narkoba tersebut berterimakasih kepada pemerintah desa maupun pihak Kecamatan yang tidak henti - hentinya memberikan perhatian dan pengetahuan kepada kami khususnya untuk siswa-siswi se- Kecamatan Kuta.

"Dan dengan hadirnya BNNK Kabupaten Karimun apa yang di sampaikan sangat bermanfaat bagi kami semoga dengan pengetahuan ini dengan mudah kami menghindari berbagai jenis narkoba kedepannya," pungkasnya.

Yahya


Proyek Jalan Semenisasi. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Pemdes Gemuruh Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Kembali Melaksanakan kegiatan pembangunan infrastruktur jalan semenisasi dengan menggunakan Dana Desa (DD) tahun 2025.

Pembangunan jalan semenisasi tersebut di bangun di dua titik lokasi yaitu Jalan Bedeng Selat Beliah RT 002 RW 001, jalan tersebut memiliki volume sepanjang 70 dan lebar 3 meter dengan pagu anggaran sebesar Rp. 90.020.20

Sedangkan pembangunan semenisasi untuk pelebaran Jembatan dan pembangunan pagar jembatan di RT 005 RW 003 DUSUN II memiliki volume panjang 100 lebar 3 meter dengan pagu anggaran sebesar Rp. 84.302.209, namun belum ditemukan realisasi.

Kades Gemuruh Ari Nurfaizal SE mengatakan, Alhamdulillah  pembangunan jalan mendapat sambutan antusias dari warga. 

"Warga sangat berterima kasih atas upaya Pemerintah Desa dalam memperbaiki kondisi jalan di wilayah mereka," ujarnya.

Hal tersebut disampaikannya pasca Pemerintah Desa Gemuruh terus berupaya untuk meningkatkan infrastruktur di wilayah desa khusus Desa Gemuruh.

Semoga nantinya, lanjutnya, jalan ini akan memudahkan akses bagi warga yang tinggal di sekitar Kampung dan sekitarnya. Selain itu.

"Setelah selesai pembangunan jalan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur di Desa Gemuruh, di antaranya dapat mempermudah akses pendidikan, kesehatan dan perekonomian warga,” ungkap Ari Nurfaizal pada Jum'at (23/5/2025)

Lebih lanjut, kata Ari Nurfaizal, pembangunan jalan di sekitar Kampung kami ini merupakan salah satu program Pemerintah Desa Gemuruh dalam meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan kepada warga.

” Kami berharap dengan, infrastruktur yang baik dan memadai mudah mudahan akan membawa dampak positif bagi seluruh warga Desa khusus warga Desa Gemuruh yang kita cintai," imbuh Ari 

(A.Yahya)


Lokasi Pemotongan Bukit di Barelang Jembatan 3.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Aktivitas pemotongan bukit di wilayah Jembatan 3 Barelang sebelah kanan tepatnya di samping Restoran Kelong disinyalir tak mengantongi izin Cut and Fill.

Pantauan wartawan, tampak dua alat berat jenis Ekskavator Caterppilar dan Komatsu melakukan aktivitas pemotongan bukit sembari memuat tanah ke puluhan armada Truk roda 6 dan roda 10.

Diketahui, bukit ini sebelumnya merupakan hutan yang asri ditumbuhi pepohonan. Kini kondisi bukit itu nyaris gundul imbas dari proyek cut and fill tersebut.

Untuk menuju proyek cut and fill itu, mereka membuka akses jalan dari depan hingga tembus ke belakang persisnya bersebelahan langsung dengan bibir pantai.

Berdasarkan keterangan Dores salah satu pekerja di lokasi mengatakan kegiatan tersebut dikoordinir oleh seorang pria bernama Ruslan sudah berjalan sejak bulan September 2024 lalu.

"Kegiatan ini sudah berjalan 8 bulan lalu," ungkap Dores yang bertanggung jawab mencatat jumlah Trip atau keluar masuk armada Truk pengangkut tanah di lokasi sembari memberikan nomor kontak penanggungjawab lokasi, Kamis (22/5/2025) siang.

Terkait muatan tanah yang dikeluarkan dari lokasi menggunakan puluhan armada Truk, mereka menyebut tanah dibuang ke wilayah Marina, Sekupang untuk penimbunan pada proyek pembangunan Apartemen.

Benar saja, sepanjang jalan dari Jembatan 3 ke arah Tembesi terlihat mobil Truk pengangkut tanah melintas secara beriringan. Beberapa armada Truk terlihat menutup Bak dengan terpal, sebagian armada truk lainnya  justru tidak menggunakan penutup terpal.

Menurut Dores, lokasi pemotongan bukit itu adalah PL milik PT Sempurna Mitra Sarana. "Lokasi ini sudah PL punya PT Sempurna Mitra Sarana.

Soal perizinan atas kegiatan tersebut, ia tidak tau menahu. Hanya saja, ia menyebutkan pihak dari beberapa instansi sudah turun ke lokasi seperti Pak Imron dari Ditpam BP Batam, Ditreskrimsus Polda Kepri dan Pihak Dinas Kehutanan.

Memastikan pernyataan Dores, wartawan mencoba melakukan konfirmasi terhadap salah satu pejabat dari Ditpam BP Batam dan Dinas Kehutanan, mereka menjawab justru tidak monitor tehadap kegiatan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, wartawan masih berupaya melalukan konfirmasi kepada pihak pengelola lokasi dan instansi terkait.

Redaksi


Evakuasi Kakek yang Gantung diri. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Peristiwa teragis di hebohkan dengan penemuan mayat seorang pria lanjut usia yang tergantung di pohon jengkol dekat rumahnya. 

Mayat seorang pria lanjut usia yang di temukan warga di ketahui bernama Tuginen (81) seorang warga bertempat tinggal tepatnya di RT-RW/001/001 Dusun 4 Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun.

Kapolsek Kuba, IPTU Ari Suandi saat di mintai keterangan, ia mengatakan, seblum pihak kepolisian mendapat kan laporan terlebih dahulu keluarga, berupaya melakukan pencarian di sekitar rumah dan benar pria lanjut usia tersebut ditemukan pihak keluarga sudah tergantung dan dalam keadaan tidak bernyawa.

Kemudian dari pada itu, keluarga melaporkan kejadian ini ke pihak Desa untuk melaporkan peristiwa tersebut ke pihak Kepolisian.

Usai menerima laporan dari warga desa Sawang laut Pihak kepolisian lansung ke tempat kejadian perkara (TKP) sekira pukul 7.00 Wib. Pada Rabu (21/5/2025)

Menurut Iptu Ari Suandi, Korban pertama kali ditemukan oleh anaknya, Nursiah, sekitar jam. 06.00 WIB dalam posisi tergantung di pohon jengkol yang berjarak sekitar 15 meter dari rumah. Melihat orang tua nya tidak berada dalam rumah sebagaimana biasanya ia lansung  merasa curiga.

"Setelah dilakukan pencarian bersama kluarga lainnya benar saja pihak Kelurga menemukan Tuginen, pria lanjut usia ini sedang tergantung di pohon jengkol yang tidak jauh dari rumahnya dalam keadaan tidak bernyawa," ungkap Kapolsek Kuba IPTU Ari Suandy.

Lebih lanjut Kapolsek Kuba Iptu Ari Suandi mengatakan, korban kita bawa ke Puskesmas Kuba untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan setelah di lakukan pemeriksaan oleh pihak Puskesmas Dr.Afif menyatakan bahwa korban yang meninggal dunia tidak ada tanda tanda kekerasan lainnya di tubuh korban melainkan hanya ada luka memar di bagian leher korban akibat liliitan tali. pungkasnya

Setelah selesai di lakukan pemeriksaan di Puskesmas Jenazah lansung di bawa pihak keluarga dan lansung di makam di pemakaman umum Johak Desa Sawang Laut.

(A.Yahya)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.