Penanaman pohon PT. Timah. 

PANGKALPINANG|KEPRIAKTUAL.COM : PT Timah terus berkomitmen untuk melaksanakan good mining practice dalam proses bisnis perusahaan. Pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan menjadi salah fokus perusahaan.

Salah satu program pengelolaan lingkungan yang dilaksanakan PT Timah ialah melaksanakan penanaman pohon berkala di lahan kritis maupun di lahan bekas tambang. Penanaman pohon merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan yang berfokus pada rehabilitasi lahan kritis dan peningkatan kualitas lingkungan hidup.

Anggota holding Industri Pertambangan MIND ID ini juga berkomitmen untuk mendukung pelestarian lingkungan dan memitigasi dampak perubahan iklim.
Pohon yang ditanam juga beragam seperti pohon produktif, pohon endemik, mangrove, pohon buah dan beragam jenis pohon lainnya. Pada HUT ke-48 lalu, PT Timah juga telah menanam 48.000 pohon yang dilaksanakan di wilayah operasional perusahaan.

Dalam melaksanakan penanaman pohon, PT Timah juga berkolaborasi dan melibatkan berbagai pihak, termasuk komunitas peduli lingkungan, pemerintah daerah, dan pelajar. Perusahaan juga mendukung kegiatan penghijauan yang digalakkan Pemerintah.

PT Timah juga telah menanam ribuan pohon mangrove di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Kepulauan Riau.

Departement Head Corporate Communication PT Timah Anggi Siahaan mengatakan, penanaman pohon secara berkala ini tidak hanya untuk menghijaukan kembali lahan yang terdegradasi, tetapi juga untuk mendukung keberlanjutan ekosistem dan meningkatkan kualitas udara.

"Program penanaman pohon ini telah menjadi agenda rutin PT Timah sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga lingkungan. PT Timah juga berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menggalakkan penanaman pohon," ucapnya.

 (*)


Sejumlah bangunan yang berada di Tembesi Tower yang sudah rata dengan tanah.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ketua RW 016 Tembesi Tower, Fakhrudin menghimbau kepada warga RT 001, 002 dan 003 yang rumahnya terdampak penggusuran oleh Tim Terpadu Kota Batam pada, Rabu (7/1/2025) lalu, diharapkan untuk secepatnya mendatangi pengurus PT. Tanjung Piayu Makmur (TPM) untuk pendataan sebagai penerima kompensasi.

"Terkait warga yang rumahnya sudah dirobohkan dan akan mencari rumah kontrakan yang baru diluar Tembesi Tower, agar segera mendatangi posko PT. TPM di gerbang masuk kawasan untuk dilakukan pendataan penerima sagu hati dan subsidi uang kontrakan selama tiga bulan kedepan," ujar Fakhrudin saat ditemui di lokasi posko PT. TPM.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh PT. TPM ini sangat tepat sekali. Hal itu dikarenakan tidak semua warga yang terdampak penggusuran itu berasal dari keluarga yang mampu. Yang mana, untuk menyewa rumah kontrakan tentunya membutuhkan biaya yang jumlahnya tidak sedikit.

"Untuk membayar sewa rumah itu kan butuh biaya, apalagi kondisinya saat ini sangat mendesak. Jadi, subsidi uang sewa rumah sebesar Satu Juta Rupiah selama tiga bulan dari PT. TPM merupakan solusi yang sangat tepat sekali," sebutnya.

Masih menurut Fakhrudin, kondisi terkini bangunan yang berada di wilayah Tembesi Tower sudah sekitar 80 persen bangunan sudah rata dengan tanah. Kemungkinan hingga sore nanti seluruh bangunan sudah bisa dipastikan akan rata dengan tanah.

Namun demikian, terdapat beberapa warga yang rumahnya sudah dirubuhkan tapi belum mendapatkan rumah kontrakan. Sehingga, warga tersebut harus tinggal di masjid atau balai pertemuan.

"Kami meminta ke pihak perusahaan untuk tidak merobohkan dulu masjid ataupun balai pertemuan sampai semua warga disana mendapatkan rumah kontrakan yang baru," pintanya.

Di lokasi yang sama, Salah seorang warga Tembesi Tower, Safaryanto yang ditemui di Posko TPM mengatakan tidak mengetahui atas adanya pemberian sagu hati yang diberikan oleh pihak perusahaan kepada warga yang rumahnya terdampak pembongkaran.

Dikatakannya, selama ini dia hanya mengikuti saran dati para pengurus dan mempercayakan segala prosesnya kepada pengurus yang ditunjuk oleh warga. Namun, hingga hari pelaksanaan pembongkaran berlangsung, tidak ada kejelasan dari para pengurusnya.

"Selama ini saya mempercayakan urusan ganti rugi dengan pihak perusahaan kepada pengurus yang ditunjuk oleh warga. Namun, sampai dengan hari ini tidak ada kejelasan dari pengurusnya. Makanya saya langsung datang menemui pihak perusahaan disini," ucap Safaryanto.

Lebih lanjut dia mengatakan, kalau dari dulu dia sudah mengetahui akan adanya kompensasi yang diberikan oleh pihak perisahaan kepada warga yang terdampak, maka dia akan ikut melakukan pendataan seperti warga-warga lainnya yangbsudah lebih dahulu mendaftar.

"Saya selama ini sibuk bekerja. Kalau saya tahu ada kompensasi yang diberikan oleh PT. TPM, sejak dulu saya sudah ambil tawaran itu," sebutnya.

Nasib baiknya lanjutnya, pihak PT. TPM masih bersedia menerima warga-warga di Tembesi Tower untuk mendapatkan kembali haknya atas pengosongan dan pembongkaran rumah yang dilakukan oleh Tim Terpadu Kota Batam.

"Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih sekali atas kebaikan dari PT. TPM, yang masih bersedia menerima kedatangan warga yang terdampak pembongkaran," imbuhnya.

Sementara, Koordinator Tim Pembebasan PT TPM, Eka Teguh Kurniawan saat ditemui di Posko menjelaskan, tidak menyangka antusiasme dari warga Tembesi Tower sangat tinggi untuk menerima uang sagu hati dan mengambil uang kontrakan.

"Luar biasa, antusiasme warga Tembesi Tower sangat besar untuk mengambil uang sagu hati dan uang kontrakan ke PT. TPM," ujar Eka di lokasi Posko, Kamis (9/1/2025).

Lebih lanjut Eka mengatakan, pada hari pertama pembongkaran ada sekitar 80 an Kepala Keluarga di Tembesi Tower yang datang ke Posko PT. TPM.
Namun, dikarenakan keterbatasan waktu dan Tim yang ada, warga yang bisa dilayani hanya sebanyak 60 an warga.

"Dikarenakan keterbatasan waktu dan juga Tim, hari pertama kami hanya bisa melayani 60 an warga saja," sebutnya.

Lanjutnya, pada hari kedua pasca pembongkaran jumlah warga yang mendatangi posko ini semakin bertambah. Menjelang tengah hari, warga sudah mendatangi posko PT. TPM jumlahnya sudah mencapai 50 an Kepala Keluarga.

Pihaknya memperkirakan, hingga sore nanti warga yang akan datang ke posko PT. TPM jumlahnya bisa mendekati angka 80 persen dari jumlah total 184 Kepala Keluarga yang belum mengambil kompensasinya.

"Kami memprediksikan sekitar 150 an KK bisa masuk hari ini," sebutnya.

Masih menurut Eka, bagi warga yang belum sempat mendatangi posko PT. TPM, pihaknya masih memberikan tambahan waktu selama 3 hari kedepan, untuk warga menyelesaikan kompensasi nya kepada pihak perusahaan.

"Pemberian saguhati diberikan kepada warga yang benar berdomisili di lokasi, dan bukan bagi yang berdomisili di luar dan hanya memiliki aset kontrakan ataupun kost-kostan," ucap Eka mengakhiri.

Fay


Kepala Bapenda Kepri, Dr Diky Wijaya MSi

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Penerimaan Pendapatan Asli Daerah  (PAD) Provinsi Kepri di tahun 2024 melampaui target dengan persentase 102,27 % dan masih menjadi primadona dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor. 

"Target PAD kita di tahun 2024 yakni sebesar Rp 1,738 triliun. Alhamdulillah di akhir tahun 2024 PAD yang terealisasi mencapai Rp 1,777 triliun atau 102,27 %," ujar Kepala Bapenda Kepri, Dr Diky Wijaya MSi, Kamis (9/1/2025). 

Realisasi pajak daerah yang masih menjadi primadona disumbang dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yakni sebesar Rp 596 miliar atau 110,83 % dari target Rp 537 miliar. 

"Kemudian dari Bea Balik Nama Pajak Kendaraan Bermotor (BBN-KB) mencapai Rp 522 miliar atau 109,75% dari target Rp 476 miliar," jelas Dr Diky. 

Sementara itu, lanjut Dr Diky, untuk Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB) mencapai Rp 490 miliar atau 99,23 % dari target Rp 494 miliar. 

"Terimakasih kepada seluruh masyarakat Kepri atas kepatuhannya dalam membayar pajak kendaraan dan tentunya sudah jelas bahwa pajak yang bapak dan ibu bayarkan tentu kembali pada kelanjutan pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau," ucapnya. 

"Berdasarkan perundangan yang berlaku pajak yang dibayarkan masyarakat kembali pada kelanjutan pembangunan di Kepri yaitu 40% untuk insfrastuktur, 20% untuk pendidikan, 10 % untuk kesehatan dan tentunya bantuan sosial kemasyarakatan," tutup Dr Diky.

Fay


Warga eks. Tembesi Tower sedang mengurus kompensasi ke PT. TPM.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Hari kedua pasca dilakukannya pengosongan dan pembongkaran bangunan yang berada di RT. 001, 002 dan RT 003 RW 016 Tembesi Tower Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, terpantau puluhan warga berduyun-duyun mendatangi Posko Kawasan PT. Tanjung Piayu Makmur (TPM) yang berada di Gerbang Masuk Kawasan Industri TPM, Kamis (9/1/2025).

Dari pantauan media ini dilokasi, tampak puluhan warga silih berganti menemui pengurus PT TPM. Adapun maksud dan tujuan kedatangan warga tersebut adalah untuk mengurus pendataan terkait kompensasi yang diberikan PT. Tanjung Piayu Makmur

Koordinator Tim Pembebasan PT TPM, Eka Teguh Kurniawan saat ditemui di Posko menjelaskan, tidak menyangka antusiasme dari warga Tembesi Tower sangat tinggi untuk menerima uang sagu hati dan mengambil uang kontrakan.

"Luar biasa, antusiasme warga Tembesi Tower sangat besar untuk mengambil uang sagu hati dan uang kontrakan ke PT. TPM," ujar Eka di lokasi Posko, Kamis (9/1/2025).

Lebih lanjut Eka mengatakan, pada hari pertama pembongkaran ada sekitar 80 an Kepala Keluarga di Tembesi Tower yang datang ke Posko PT. TPM.
Namun, dikarenakan keterbatasan waktu dan Tim yang ada, warga yang bisa dilayani hanya sebanyak 60 an warga.

"Dikarenakan keterbatasan waktu dan juga Tim, hari pertama kami hanya bisa melayani 60 an warga saja," sebutnya.

Lanjutnya, pada hari kedua pasca pembongkaran jumlah warga yang mendatangi posko ini semakin bertambah. Menjelang tengah hari, warga sudah mendatangi posko PT. TPM jumlahnya sudah mencapai 50 an Kepala Keluarga.

Pihaknya memperkirakan, hingga sore nanti warga yang akan datang ke posko PT. TPM jumlahnya bisa mendekati angka 80 persen dari jumlah total 184 Kepala Keluarga yang belum mengambil kompensasinya.

"Kami memprediksikan sekitar 150 an KK bisa masuk hari ini," sebutnya.

Masih menurut Eka, bagi warga yang belum sempat mendatangi posko PT. TPM, pihaknya masih memberikan tambahan waktu selama 3 hari kedepan, untuk warga menyelesaikan kompensasi nya kepada pihak perusahaan.

"Kita kasih tambahan waktu tiga hari kedepan bagi warga yg belum sempat datang untuk mengambil uang sagu hati dan uang kontrakan selama tiga bulan kedepan yang telah disiapkan oleh perusahaan," imbuhnya.

Eka mengatakan, masih diberikannya tambahan waktu bagi warga untuk mengurus kompensasi dan membuka ruang negosiasi hingga tiga hari kedepan belum pernah terjadi di kota Batam.

"Biasanya di Batam, ketika Tim Terpadu melakukan penggusuran, warga yang terdampak tidak mendapatkan sama sekali ganti ruginya. Tapi, disini ketika Tim Terpadu sudah melakukan penggusuran, pihak perusahaan dalam hal ini PT. TPM masih membuka ruang negosiasi hingga tiga hari kedepan. Luar biasa untuk PT. TPM," ucap Eka sambil tersenyum.

Lanjut kata Eka, warga yang datang setelah penggusuran tidak menuntut terlalu banyak kompensasi ke perusahaan. Hal itu dikarenakan warga tahu persis bahwasannya rumahnya saat ini sudah rata dengan tanah.

Meski demikian, pihak PT. TPM masih tetap memberikan apa yang semestinya tetap menjadi hak daripada warga itu sendiri. Namun, warga tidak bisa menuntut terlalu banyak.

"Kalau selama aset mereka masih memenuhi untuk memiliki rumah siap huni maupun kabling kosong, ya masih kita berikan. Sesuai dengan opsi awal yang kita tawarkan. Tidak ada kami rubah sedikitpun meski rumahnya sudah rata dengan tanah," jelasnya.

Meski demikian lanjut Eka, subsidi tambahan yang diberikan ke warga dari PT. TPM tidak sebanyak pada saat sebelum dilakukannya pembongkaran.

"Dulu sangat banyak sekali kebijakan berupa subsidi yang kita berikan ke warga. Namun sekarang tidak ada lagi. Karena sekarang kita memberikannya sesuai Perka BP Batam yang berlaku," pungkasnya.

Fay


Tim Terpadu Kota Batam membongkar bangunan di Tembesi Tower.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Proses pembongkaran ratusan bangunan yang berada di Kampung Tembesi Tower Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau yang berdiri di atas lahan milik PT Tanjung Piayu Makmur (TPM) berjalan dengan aman dan lancar, Rabu (8/1/2025).

Proses pembongkaran bangunan tersebut melibatkan 1.440 personel gabungan yang berasal dari TNI, Polri, Satpol PP, Kejaksaan Negeri Batam dan Ditpam BP Batam, serta didukung oleh enam unit alat berat.

Koordinator Tim Pembebasan PT TPM, Eka Teguh Kurniawan, menjelaskan penggusuran ini dilakukan setelah berbagai upaya mediasi sejak beberapa bulan lalu. 

Keputusan untuk pembongkaran telah disepakati pada Desember 2024, setelah sejumlah opsi kompensasi ditawarkan kepada warga.

"Berbagai langkah mediasi sudah dilakukan, dan hingga saat ini sebanyak 64 persen warga telah setuju direlokasi ke kawasan Nongsa. Sisanya, sekitar 36 persen, masih bertahan," kata Eka.

PT TPM memberikan beberapa opsi kompensasi kepada warga yang terdampak. Mereka dapat memilih lahan kavling di kawasan Nongsa, menerima uang tunai sesuai nilai aset yang dimiliki, atau mendapatkan rumah siap huni dengan nilai aset yang setara.

"Warga juga memiliki pilihan untuk menggabungkan ketiga opsi tersebut, asalkan nilai aset mereka memenuhi persyaratan," ucap Eka saat konferensi pers dengan sejumlah awak media, Selasa (7/1/2025).

Untuk mempermudah proses relokasi, PT TPM menyediakan truk untuk membantu mengangkut barang-barang milik warga ke lokasi yang baru.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa penggusuran berjalan lancar tanpa adanya perlawanan dari warga. Alat berat yang diturunkan langsung bekerja menghancurkan bangunan-bangunan yang telah kosong. 

Proses ini dilakukan dengan pengawasan ketat dari petugas gabungan untuk memastikan situasi tetap kondusif.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dan pihak terkait dalam menyelesaikan sengketa lahan di kawasan tersebut, sekaligus memberikan solusi relokasi bagi warga yang terdampak.

Fay


Warga Tembesi Tower berduyun-duyun temui pengurus PT. TPM.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Puluhan warga yang berasal dari RT. 001, 002 dan RT 003 RW 016 Tembesi Tower Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau berbondong-bondong mendatangi Posko Kawasan PT. Tanjung Piayu Makmur (TPM) yang berada di Gerbang Masuk Kawasan Industri TPM, Rabu (8/1/2025) siang.

Adapun maksud dan tujuan kedatangan warga tersebut untuk menemui perwakilan PT. Tanjung Piayu Makmur terkait dilakukannya pengosongan dan pembongkaran bangunan yang dilaksanakan oleh Tim Terpadu Kota Batam.

Salah seorang warga Tembesi Tower, Safaryanto yang ditemui di Posko TPM mengatakan tidak mengetahui atas adanya pemberian sagu hati yang diberikan oleh pihak perusahaan kepada warga yang rumahnya terdampak pembongkaran.

Dikatakannya, selama ini dia hanya mengikuti saran dati para pengurus dan mempercayakan segala prosesnya kepada pengurus yang ditunjuk oleh warga. Namun, hingga hari pelaksanaan pembongkaran berlangsung, tidak ada kejelasan dari para pengurusnya.

"Selama ini saya mempercayakan urusan ganti rugi dengan pihak perusahaan kepada pengurus yang ditunjuk oleh warga. Namun, sampai dengan hari ini tidak ada kejelasan dari pengurusnya. Makanya saya langsung datang menemui pihak perusahaan disini," ucap Safaryanto.

Lebih lanjut dia mengatakan, kalau dari dulu dia sudah mengetahui akan adanya kompensasi yang diberikan oleh pihak perisahaan kepada warga yang terdampak, maka dia akan ikut melakukan pendataan seperti warga-warga lainnya yangbsudah lebih dahulu mendaftar.

"Saya selama ini sibuk bekerja. Kalau saya tahu ada kompensasi yang diberikan oleh PT. TPM, sejak dulu saya sudah ambil tawaran itu," sebutnya.

Nasib baiknya lanjutnya, pihak PT. TPM masih bersedia menerima warga-warga di Tembesi Tower untuk mendapatkan kembali haknya atas pengosongan dan pembongkaran rumah yang dilakukan oleh Tim Terpadu Kota Batam.

"Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih sekali atas kebaikan dari PT. TPM, yang masih bersedia menerima kedatangan warga yang terdampak pembongkaran," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari memimpin pelaksanaan Apel Pasukan Tim Terpadu Kota Batam yang akan melakukan penertiban bangunan Kampung Tembesi Tower yang terletak di Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri, Rabu (8/1/2025) pagi.

Apel tersebut dilaksanakan  di Posko Kawasan TPM (Gerbang Masuk Kawasan Industri TPM). Sebanyak 1.440 personel gabungan yang berasal dari TNI-Polri, Satpol PP, Ditpam BP Batam dan Kejaksaan Negeri Batam yang tergabubg didalam Tim Terpadu Kota Batam.

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Kapolresta Barelang Kombes Pol H. Ompusunggu, Kepala Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari, Kejaksaan Negeri Batam, personel TNI-Pokri, Ditpam BP Batam dan lainnya.

Imam Tohari mengatakan, penggusuran dilaksanakan setelah melalui proses melayangkan surat pemberitahuan pengosongan bangunan baik pertama, kedua dan ketiga kepada warga yang masih tinggal di Kampung Tembesi Tower Batam.

"Sebelumnya Tim Terpadu Kota Batam sudah melayangkan surat pemberitahuan pengosongan bangunan baik pertama, kedua dan ketiga kepada warga," ucap Imam Tohari.

Fay


Kapolres Barelang memberikan pengarahan kepada Tim Terpadu Kota Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari memimpin pelaksanaan Apel Pasukan Tim Terpadu Kota Batam yang akan melakukan penertiban bangunan Kampung Tembesi Tower yang terletak di Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri, Rabu (8/1/2025) pagi.

Apel tersebut dilaksanakan  di Posko Kawasan TPM (Gerbang Masuk Kawasan Industri TPM). Sebanyak 1.440 personel gabungan yang berasal dari TNI-Polri, Satpol PP, Ditpam BP Batam dan Kejaksaan Negeri Batam yang tergabubg didalam Tim Terpadu Kota Batam.

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Kapolresta Barelang Kombes Pol H. Ompusunggu, Kepala Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari, Kejaksaan Negeri Batam, personel TNI-Pokri, Ditpam BP Batam dan lainnya.

Imam Tohari mengatakan, penggusuran dilaksanakan setelah melalui proses melayangkan surat pemberitahuan pengosongan bangunan baik pertama, kedua dan ketiga kepada warga yang masih tinggal di Kampung Tembesi Tower Batam.

"Sebelumnya Tim Terpadu Kota Batam sudah melayangkan surat pemberitahuan pengosongan bangunan baik pertama, kedua dan ketiga kepada warga," ucap Imam Tohari.

Selanjutnya, Imam Tohari membacakan pengumuman atas nama Tim Terpadu Kota Batam. Adapun poin-poin antara lain:

1. Lokasi yang ditempati oleh warga RT 01, 02 dan 03 RW 016 Tembesi Tower adalah lokasi milik PT. Tanjung Piayu Makmur berdasarkan PL. Nomor: 215.26.24040675.001.X1 dan PL. N.omor: 23040729 yang diterbitkan oleh BP Batam.

2. Bahwa alokasi lahan oleh BP Batam kepada PT. Tanjung Piayu Makmur telah dilengkapi dengan izin peralihan hak, keputusan pemanfaatn tanah dan perjanjian pemanfaatan tanah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

3. Bahwa upaya warga RT 01, 02 dan RW 16 Tembesi Tower untuk bertahan dengan mengajukan gugatan pada Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terhadap BP Batam atas keputusan BP Batam menerbitkan PL Nomor: 215.26.24040675.001.X1 dan PL. Nomor: 23040729 kepada PT. Tanjung Piayu Makmur adalah tindakan yang tidak menunda atau menghalangi pelaksanaan PL yang dikeluarkan oleh BP Batam kepada PT. Tanjung Piayu Makmur, karena keputusan BP Batam dinyatakan bebar dan tetap sah berlaku sampai adanya pembatalan.

4. Bahwa berbagai tindakan persuasif yang humanis penuh dengan rasa kekeluargaan yang ditempuh, tidak mendapat hasil yang maksimal, sehingga Tim Terpadu Kota Batam menerbitkam Surat Pringatan I, II dan III dan Surat Peringatan Bongkar Paksa. Dengan demikian Tim Terpadu Kota Batam melakukan pengosongan dan pembongkaran bangunan yang didirikan di atas lahan PT. Tanjung Piayu Makmur pada hari tanggal 8 Januari 2025 dimulai pada pukul 08.00 Wib sampai dengan selesai.

5. Bahwa sebelum kami dari Tim Terpadu melaksanakan pengosongan dan pembongkaran, kami memberikan kesempatan terakhir dalam waktu 1 jam kepada RT 01, 02 dan 03 RW 16 Tembesi Tower yang masih berkeinginan menerima sagu hati maka segera menghubung perwakilan PT. Tanjung Piayu Makmur di Pos Komando PT. Tanjung Piayu Makmur.

6. Apabila masyarakat RT 01, 02 dan 03 RW 16 Tembesi Tower tidak bersedia menerima tawaran terakhir tersebut diatas, maka kami menghimbau untuk tidak menghalangi atau menolak pelaksanaan pengosongan dan pembongkaran bangunan yang berada diatas lahan PT. Tanjung Piayu Makmur dan jika ada pihak-pihak yang menolak atau menghalang-halangi, maka akan ditindak tegas dan di proses sesuai hukum yang berlaku.

Fay


Sejumlah pengendara sepeda motor sedang melakukan konvoi.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: PT Capella Dinamik Nusantara, main dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau, sukses menggelar serangkaian acara bertajuk Mini Launching Honda New Scoopy yang diadakan di Young Cafe, Tanjung Pinang. 

Acara ini tidak hanya memperkenalkan skutik terbaru Honda yang stylish dan unik, tetapi juga mempererat hubungan dengan komunitas motor Honda melalui kegiatan Rolling City yang bertajuk Matchy With Scoopy”.

Acara di Tanjung Pinang dimulai dengan kegiatan Rolling City, yang diikuti oleh para komunitas serta pengguna Honda Scoopy. Peserta melakukan perjalanan keliling kota, menampilkan gaya khas Honda Scoopy yang ikonik. Kegiatan dilanjutkan dengan berbagai aktivitas menarik di Young Cafe, seperti, Foto Contest, Sharing & Discussion serta gathering.

Di Batam, acara serupa juga berlangsung meriah dengan titik kumpul di Dealer Capella Batam Center, dilanjutkan Rolling City menuju lokasi acara di Mega Mall. Sama seperti di Tanjung Pinang, kegiatan ini juga diisi dengan sesi Foto Contest, Sharing & Discussion, serta kegiatan seru lainnya.

Salah satu bentuk apresiasi kepada komunitas Honda, kegiatan ini merupakan kegiatan city rolling menikmati indahnya kawasan perkotaan dan tentunya pihaknya juga ingin memperkenalkan produk terbaru dari Honda yaitu New Scoopy kepada masyarakat.

"Event ini sekaligus memperkenalkan kemasyarakat bahwa ada komunitas motor honda yang langsung di naungi oleh Honda,” ungkap Pulihanafiah Harahap, Selasa (7/1/2025).

New Honda Scoopy memiliki ukuran console box yang lebih besar, menjadi 4 liter (naik 1,3 liter dari generasi sebelumnya) yang mampu menyimpan barang-barang seperti botol minum kesayangan pengguna skutik fashionable ini. 

Sentuhan warna dan jahitan terbaru pada kulit jok, membuat skutik penggemar fashion ini, semakin bergaya dengan warna coklat pada varian Stylish, serta kombinasi dua warna hitam dan abu-abu pada varian Prestige.
 
Desain terbaru pada area tata cahaya, selain menggunakan teknologi LED crystal block pada lampu depan, di bagian lampu belakang juga memiliki pembaruan desain yang turut menunjang keseluruhan desain New Honda Scoopy yang semakin total dengan tampilan unik dan bergaya.

Untuk menunjang keamanan pengendara dalam menggeser atau mendorongnya, model ini juga disematkan pegangan belakang yang fungsional dengan penyesuaian desain terbaru yang stylish.
 
Fitur unggulan lain pada New Honda Scoopy juga dipertahankan, penyematan Honda Smart Key Sistem untuk tipe Smart Key hadir terintegrasi dengan Answer Back System dan Antitheft Alarm sehingga semakin menunjang keamanan serta kemudahan. 

Informasi dari Digital Panel Meter yang berdesain modern, dengan informasi yang lebih beragam seperti speedometer digital, penunjuk waktu digital, konsumsi bahan bakar rata-rata, real time, tripmeter, indikator Smart Key dan indikator baterai (khusus untuk tipe Smart Key), serta tampilan baru indikator ECO sebagai panduan berkendara efisien. 

Fitur lainya adalah Multi-Function Hook yang bermanfaat untuk menggantungkan barang bawaan secara praktis dengan desain yang dapat dilipat apabila tidak digunakan.

Fay


Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Diky Wijaya.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Di awal tahun 2025, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kepulauan secara resmi memberikan keringanan dasar pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Demi meringankan beban masyarakat dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) memberikan keringanan pajak kendaraan bermotor (PKB) sekitar 13,94 persen dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) sebesar 39,75 persen.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Diky Wijaya, menjelaskan bahwa isu tersebut muncul setelah adanya perubahan aturan, yaitu UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah. Dalam aturan tersebut, pajak dan retribusi kini digabungkan menjadi satu.

"Pajak dan retribusi saat ini sudah dijadikan satu, berbeda dengan sebelumnya yang diatur dalam UU Nomor 28 Tahun 2009, di mana keduanya masih terpisah," ujar Diky Wijaya, Senin (6/1/2025).

Meskipun ada kebingungan terkait kemungkinan kenaikan pajak setelah perubahan aturan, Gubernur Kepri Ansar Ahmad telah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 1557 Tahun 2024 yang menegaskan bahwa di Provinsi Kepri, pajak kendaraan tetap tidak mengalami kenaikan.

"Pajak yang akan dibayarkan oleh seluruh masyarakat Kepri tetap sama dengan tahun sebelumnya, dan tidak ada kenaikan," jelasnya.

Sebagai upaya meringankan beban masyarakat dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak, Pemerintah Provinsi Kepri juga memberikan keringanan berupa diskon PKB sebesar 13,94 persen dan BBNKB sebesar 39,75 persen.

"Tujuan utama kebijakan ini adalah untuk meringankan beban masyarakat. Dengan memberikan diskon PKB dan BBNKB, Pemprov Kepri berharap dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak," ungkap Diky.

Keputusan ini diatur berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 112 Tahun 2024 dan Peraturan Gubernur Nomor 55 Tahun 2024, yang mengatur pelaksanaan pemungutan pajak daerah. Diharapkan kebijakan ini dapat membantu memperbaiki data kepemilikan kendaraan di Provinsi Kepri.

"Keputusan ini berlaku untuk semua kendaraan yang terdaftar di Kepri. Kami berharap kebijakan ini bisa mendorong tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak serta memperbaiki data kepemilikan kendaraan," harap Diky.

Selain itu, keringanan pajak ini akan berlaku selama enam bulan, dari Januari hingga Juni 2025. Pemilik kendaraan di Kepri tidak perlu khawatir terkait isu kenaikan pajak yang beredar.

"Saya tegaskan sekali lagi, pajak tidak ada kenaikan. Nilai pajak yang dibayarkan tahun ini sama dengan tahun lalu. Jadi, ayo bayar pajak dan tidak perlu khawatir ada kenaikan tarif pajak," pesan Diky.

Fay


Korban Laka Laut saat di Evakuasi. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Telah terjadi Laka laut, Satpolairud Polres Karimun lakukan evakuasi korban yang selamat,yang terjadi pada hari minggu tanggal 5 januari 2024  pukul 23:00 wib waktu Malaysia.

Secara keseluruhan korban berjumlah 9 ( sembilan ) orang WNI yang berangkat dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur non prosedural ( illegal ) dengan titik koordinat Posisi LAT 01-06.83N Long 103-31.88 E. Berdasarkan keterangan korban yg selamat, bahwa mereka dari pantai Peeling Johor menuju kebatam dengan ongkos per orang 2200 RM.oleh Tekong boat dengan menggunakan Kapal Slodang terbuat dari piber mesin satu untuk jenis mesin PK belum diketahui dan akan di antar ke pulau Batam.

Setelah 1 jam perjalanan mesin boat mengalami trouble dan sempat diperbaiki oleh tekong boat, selanjutnya speed boat tersebut masuk air lebih kurang 20 menit dan speed boat tersebut tenggelam diperairan internasional, sekira Pukul 09.00 Wib hari Senin tanggal 06 Januari 2025 korban di tolong oleh Kapal Tanker Kimia yang berbendera Liberia MT. NAVIG8 Guard, dan selanjutnya sekira Pukul 10.20 Wib di Jemput oleh kapal KRI SIWAR dan dibawa ke Lanal Tanjung Balai Karimun, Senin (06/01/2025).

Adapun Korban yang selamat :

1. Nama : Ismail (laki-laki),
     Lahir : di Lauk Dese / 31.12.1984,
     Agama : Islam,
     Pekerjaan : Petani, Lauk Desa Sakra Desa Sakra Kab. Lombok Timur.

2. Nama : Matrai (laki-laki),
    Lahir : Sumenep / 04.02.1980, 
    Pekerjaan : Petani, 
    Agama : Islam, 
    Alamat : Dusun Pulau Tinggi, RT 002 RW 003 Kab. Sumenep. Prov. Jawa Timur. 

3. Nama : Imam (laki-laki),
    Lahir :  Batu Layar /01. 12.1985,
    Agama : Islam, 
    Pekerjaan : Petani, 
    Alamat : Desa Batu Layar Kec. Batu Layar Kab. Lombok Barat Prov. NTB. 

4. Nama : Nono (laki-laki),
    Kelahiran : Kengngian / 01.01 1985,
    Agama : Islam, 
    Pekerjaan : Petani, 
    Alamat : Sambatati, Desa Samakati Kab. Sumenep Prov. Jawa timur. 

5. Nama : Nawiyah (perempuan),
    Umur : 37 Tahun,
    Alamat : Sumenep, Prov. Jawa timur. ( dirawat di RSUD ).

6. Nama : Liman (perempuan),
    Umur : 40 Tahun,
    Alamat : Lombok Tengah, Prov. NTB. ( dirawat di RSUD ).

Dalam Hal ini Kapolres Karimun AKBP Robby Topan Manusiwa, S.I.K., M.H. memerintahkan Satpolairud Polres Karimun untuk melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan sebanyak 3 orang, dengan berkoordinasi dengan Instansi terkait ,Basarnas ,TNI AL, KSOP, BMKG  Kab. Karimun.

“Saya sudah memerintahkan Satpolairud agar terjun langsung dalam pencarian 3 orang korban yang masih belum ditemukan hingga saat ini,” ujar AKBP Robby Topan Manusiwa.

A.Yahya


Suasana pengecekan paspor di salah satu pelabuhan di kota Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam semakin menunjukkan taringnya dan dedikasi tinggi dalam pelayanan publik. Hal ini ditunjukkan dengan capaian luar biasa sepanjang tahun 2024.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Hajar Aswad menyatakan bahwa selama periode Januari hingga Desember 2024, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam telah berhasil merealisasikan anggaran sebesar Rp.46.439.952.136,- atau sebesar 99,82% dari total anggaran yang diberikan di tahun 2023.

Dengan keberhasilan tersebut Kantor Imigrasi Kelas I khusus TPI Batam telah menyumbang Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp.143.190.347.003,-. Angka ini jauh melebihi target yang ditentukan sebesar Rp.59.353.300.000,- atau capaian sebesar 372,55%.

Dalam menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat, Hajar menambahkan bahwa Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam telah menerbitkan paspor sebanyak 107.775 paspor yang terdiri dari 59.057 paspor biasa, dan 48.718 paspor elektronik.

Angka penerbitan tahun ini menandakan kenaikan sebesar 5% dibandingkan dengan tahun 2023 yang hanya menerbitkan sebanyak 102.339 paspor yang terdiri dari 76.541 paspor biasa dan 25.798 paspor elektronik.

Selain itu Imigrasi Batam telah melakukan Penundaan Penerbitan Paspor RI baik di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam maupun Unit Layanan Paspor Batam Harbourbay sebanyak 191 permohonan karena diduga akan digunakan untuk melakukan pekerjaan secara Non Prosedural.

Sebagai informasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam merupakan salah satu dari 13 Kantor Imigrasi di seluruh Indonesia yang menjadi pilot project dari Direktorat Jenderal Imigrasi yang hanya menerbitkan 100% paspor elektronik per tanggal 1 Desember 2024, Imigrasi Batam sudah tidak menerbitkan paspor biasa lagi.

Sementara itu untuk pelayanan izin tinggal bagi WNA, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam telah menerbitkan sebanyak 3.341 permohonan ITAS, 80 permohonan ITAP dan 1089 permohonan ITK.

Dalam hal menjalankan fungsi keamanan dan penegakan hukum Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam telah berhasil melakukan Tindakan Administrasi Keimigrasian sebanyak 447 tindakan dan telah berhasil melakukan penegakan hukum melalui Pro Justitia sebanyak 25 kali dan penolakan kedatangan WNA sebanyak 47 orang.

Kota Batam yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia dan Singapura, menjadi sangat rentan terhadap praktik Tindak Pidana Perdagangan Orang, maka dari itu, dalam rangka pencegahan praktik dimaksud, Imigrasi Batam telah melakukan pencegahan keberangkatan sebanyak 3.337 orang di Pelabuhan Citra Tri Tunas, Batam Center, Sekupang, dan Bandara Hang Nadim.

Imigrasi Batam juga telah turut berkoordinasi dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Kepulauan Riau untuk memberikan sosialisasi dan pembekalan terkait dokumen keimigrasian kepada calon Pegawai Migran Indonesia secara berkala.

Dalam rangka mendekatkan diri kepada masyarakat dan penyebaran informasi keimigrasian, kami telah melakukan Kegiatan Sosialisasi Desa Binaan Imigrasi dengan beberapa perangkat desa di Kelurahan Batam Center, Kelurahan Tiban, dan Pondok Pesantren Abdul Dhohir Sekupang.

Imigrasi Batam juga melakukan kegiatan sosialisasi paspor elektronik kepada siswa siswi di Sekolah Kalam Kudus pada bulan Maret dan Sekolah Pelita Utama pada bulan Oktober 2024. Selain itu, sepanjang tahun 2024, Imigrasi Batam telah berhasil memperoleh sebanyak 9 penghargaan, yaitu:

1. Jusuf Adiwinata Award 2024, Kategori Satuan Kerja dengan Penundaan Keberangkatan PMI-NP Terbanyak II

2. Jusuf Adiwinata Award 2024, Kategori Satuan Kerja dengan Pelaksanaan Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) Deportasi Terbanyak I

3. Penghargaan “Letter of Appreciaton” the Consul General of Japan atas Penangkapan WN Jepang Blue Notice Interpol.

4. Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Terbaik. Kategori Pemenuhan, Kepatuhan Waktu, Kelengkapan dan Kesesuaian Data Dukung LKE WBK/WBBM dan RKT RB General Berkualitas pada Satuan Kerja di Lingkungan Kantor Wilayah Kumham Kepulauan Riau Tahun 2024.

5. Pengelola Kehumasan Terbaik, Kategori Satuan Kerja Ter-Kreatif dalam Penyampaian Informasi Berupa Infografis dan Videografis melalui Media Sosial Satuan Kerja.

6. Terbaik II Pengelola Pemberitaan (Media Darling), Anugerah Humas Imigrasi Indonesia (AHII).

7. Terbaik III Pengelola Website (webshine), Anugerah Humas Imigrasi Indonesia (AHII).

8. Penanganan Perkara Khusus dengan Melakukan Penangkapan terhadap Buronan WN Filipina a.n. Alice Guo, Cs; dan

9. Unit Kerja Pelayanan Berbasis Hak Asasi Manusia (P2HAM) Tahun 2024 dari
Kementerian Hak Asasi Manusia.

Selain penghargaan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam telah melakukan berbagai macam inovasi dalam rangka peningkatan kualitas pelayanandengan meluncurkan inovasi terbaru yang terdiri dari:

1. Pelayanan Imigrasi on Emergency (Pioneer) adalah Pelayanan Keimigrasian bagi Pemohon Dokumen Perjalanan Republik Indonesia ataupun WNA pemohon perpanjangan Izin Tinggal Keimigrasian yang tidak dapat melakukan perekaman data biometrik di Kantor Imigrasi dikarenakan Kondisi Kesehatan yang tidak Memungkinkan untuk datang ke Kantor Imigrasi.

2. Sistem Informasi Paspor (SIP) adalah sistem aplikasi yang digunakan untuk
mempermudah pemohon dalam melakukan pengecekan status paspor setelah proses foto dan wawancara selesai. Pemohon dapat melakukan pengecekan secara mandiri ke nomor whatsapp yang telah diinformasikan.

3. Layanan Paspor Terbit 1 Hari, adalah Layanan percepatan paspor dimana penerbitan paspor akan jadi pada hari yang samaa. Layanan ini adalah salah satu upaya Kantor Imigrasi Batam dalam meningkatkan pelayanan publik kepada
masyarakat. Dengan layanan ini, pemohon dapat mengajukan permohonan paspor pada pagi hari dan mendapatkan paspor pada sore harinya.

4. Inovasi Penunjang ini adalah inovasi pelayanan publik bagi pemohon paspor saat menunggu di kantor imigrasi yakni tersedianya makanan, minuman dan sumber bacaan bagi para pemohon paspor. Pojok Baca dan Manja (Mau akan dan Minum, Ambil aja).

“Dengan segala capaian ini, kami menyadari ini merupakan hasil kolaborasi dan sinergitas lintas instansi. Untuk itu kami ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan stakeholder yang telah mendukung serta berkontribusi dalam meningkatkan kualitas layanan keimigrasian di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam. Tidak lupa kami juga turut mengapresiasi mitra kerja kami, rekan-rekan media yang sudah membantu meningkatkan citra positif dan
kepercayaan publik," ujar Hajar.

“Kami akan terus berupaya untuk konsisten dalam meningkatkan kualitas pelayanan terbaik demi kenyamanan dan kepuasan masyarakat. Kami optimis akan mampu melayani masyarakat dengan tetap mengedepankan profesionalisme dan integritas demi menudukung program strategis pemerintah," tutupnya.

Fay


Jadi Hadiah Tahun Baru, Pegadaian Dapat Restu OJK Jalankan Kegiatan Usaha Baru.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Menyambut Tahun Baru 2025 PT Pegadaian mendapat kado spesial berupa izin menjalankan kegiatan usaha bulion yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melalui surat Persetujuan Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bulion PT Pegadaian dengan nomor surat S-325/PL.02/2024. 

Melalui surat tersebut, Pegadaian dapat melakukan kegiatan usaha Bulion yang meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi maupun Perdagangan Emas. 
 
Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan menyambut baik peraturan OJK tersebut, mengingat 2 (dua) tahun terakhir ini Pegadaian menanti restu untuk dapat melaksanakan usaha ekosistem emas tersebut. 

Menurut Damar ini merupakan sebuah pencapaian, dimana Pegadaian menjadi Perusahaan pertama yang berhasil mengantongi izin usaha Bulion di Indonesia.
 
“Sudah 123 tahun Pegadaian hadir di tengah masyarakat, dengan berbagai improvement dan penyediaan berbagai produk gadai maupun non gadai. Gadai sebagai core bisnis, 90% masih di dominasi oleh gadai emas. Kurang lebih transaksi sampai dengan November menghasilkan omset sebanyak 230 T, dengan barang jaminan emas mencapai 92 ton, juga saldo Tabungan Emas yang mencapai 10,3 ton. Hal ini tentunya juga didukung oleh Anak Usaha kami, Galeri 24. InshaAllah kami optimis untuk menjalankan kegiatan usaha bulion,” ujar Damar.
 
Langkah yang dijalankan Pegadaian tersebut menjawab pernyataan dari Menteri BUMN RI, Erick Thohir beberapa waktu lalu di Jakarta, tentang pembentukan Bank Emas sebagai salah satu langkah untuk mendorong peningkatan hilirisasi, Erick mengungkapkan harapannya agar perusahaan BUMN segera bersinergi agar  Indonesia segera memiliki Bullion Bank, salah satunya PT Pegadaian.
 
Bahkan Erick menambahkan pentingnya Bullion Bank akan semakin meliterasi masyarakat terhadap investasi emas. Sementara itu, Pegadaian menjadi salah satu Jasa Keuangan yang memiliki layanan investasi emas, salah satunya Tabungan Emas Pegadaian.
 
“Kalau sudah ada Bullion Bank, artinya masyarakat mulai mengenal tabungan emas. Kebetulan kita ada Pegadaian, bank syariah, kita coba dorong masyarakat juga mulai menabung emas,” ujar Erick.
 
Sementara itu, dikutip pada artikel Bisnis Indonesia (7/11/24), Wakil Menteri BUMN RI Kartika Wirjoatmodjo atau akrab disapa Tiko turut mendukung Pegadaian untuk bertransformasi menjadi bullion services atau ekosistem emas. Sebab, berdasarkan hasil kajian yang telah dilakukan, Pegadaian dinilai siap untuk melakukan layanan jual beli dan transaksi emas lainnya.
 
Pegadaian dinilai memiliki infrastruktur yang mumpuni menjadi lembaga penyaluran bulion mulai dari penyimpanan agunan gadai yang 90% berupa emas, ruang penyimpanan emas dengan standar Internasional terbesar di Indonesia hingga adanya beragamnya produk emas Pegadaian yang semakin melengkapi ekosistem emas tersebut.

Fay


Bintara Remaja Batam Belajar Jaminan Kesehatan Nasional.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Bintara Remaja Kepolisian Republik Indonesia Kepulauan Riau, menjalani sesi pembekalan ilmu, sebagai bekal mereka menempuh pendidikan sebagai anggota baru dalam Kepolisian Republik Indonesia. 

Pada kesempatan yang menjadi landasan utama para Bintara dalam menjalankan tugas kepolisian, BPJS Kesehatan Batam turut serta dalam memberikan pembekalan ilmu terkait Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada para Bintara yang hadir pada Kamis (2/1/2025) Gedung Lancang Kuning (GLK), Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam, Harry Nurdiansyah menyampaikan bahwa selain sebagai mitra, juga sebagai instansi yang diwajibkan berkontribusi dalam memastikan suksesnya program JKN di Indonesia bersama dengan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI), BPJS Kesehatan memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan pembekalan kepada anggota muda dari POLRI. 

“Pembekalan yang kami berikan disini ialah pemberian informasi dan juga edukasi dari Program JKN. Harapan utama kami secara khusus adalah agar para Bintara Remaja ini dapat memahami mengenai JKN miliknya sendiri dan juga keluarga," ucap Harry.

Harry menambahkan, hal lain yang diharapkan oleh BPJS Kesehatan adalah sinergi dan komitmen juga koordinasi antar instansi akan semakin erat, sehingga komunikasi yang baik tersebut dapat menjangkau dan mengayomi seluruh masyarakat Indonesia.

Pembekalan informasi dan edukasi seputar JKN kepada Bintara Remaja ini, membahas seluruh tata laksana dan juga sistem dari berjalannya Program JKN pada proses pelayanan kesehatan di Indonesia.

Materi terkait manfaat yang dijamin dan tidak dijamin oleh JKN menjadi materi utama dan juga esensial diketahui oleh para Bintara Remaja. Manfaat yang tidak dijamin dalam Program JKN, diantaranya ialah, kecelakaan kerja, kecelakaan lalu lintas ganda, juga pelayanan kesehatan khusus yang berkaitan dengan Kementerian Pertahanan, Tentara Nasional Indonesia dan POLRI.

Pembekalan ditutup dengan pembahasan mengenai Program REHAB yang membuka kesempatan tidak hanya bagi para Bintara Remaja, namun juga seluruh masyarakat Indonesia yang memiliki kendala terkait tunggakan iuran JKN nya.

Dengan pilihan program mencicil yang bisa dilakukan selama 2-12 kali mencicil, untuk peserta dengan tunggakan 4-24 bulan. Harry Menambahkan pernyataannya terkait program ini yang tidak menagih lebih dari 24 bulan tunggakan.

“Dalam Program REHAB ini, peserta JKN tidak akan ditagih lebih dari 24 bulan kok, meskipun ternyata memang sudah nunggak lebih lama dari itu, yang akan ditagihkan untuk dilunasi tetap cuma selama 24 bulan saja," tutup Harry.

Fay


Event Takana Jo Kampuang yang akan di gelar di Kota Batam

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Salah satu Event Organizer (EO) terbesar di kota Batam yakni Queen Production akan menghadirkan sebuah kegiatan spektakuler bertema Takana Jo Kampuang yang akan dilaksanakan pada, 15-19 Januari 2025 di Alun-Alun Engku Puteri, Batam Center, Kota Batam. 

Acara ini bertujuan untuk melestarikan budaya Minang sekaligus menjadi ruang nostalgia bagi masyarakat Minang yang tinggal jauh dari kampung halaman mereka di Sumatera Barat.

Owner Queen Production, Nengsih, menjelaskan bahwa acara ini dirancang sebagai sarana untuk mendekatkan masyarakat Minang dengan akar budaya mereka.

"Acara ini dibuat untuk mengobati rasa rindu masyarakat Minang yang berada di Batam dengan kampung halamannya," ujar Nengsih saat diwawancarai oleh sejumlah jurnalis pada Jumat (3/1/2025) sore.

Event Takana Jo Kampuang ini menghadirkan sejumlah artis Minang terkenal seperti Aris Bigheru, Ajo Buset, Kalek, dan DJ Damono akan hadir memeriahkan acara. Selain itu, artis lokal Batam, Bundo Kim, juga akan tampil memukau.

"Kami juga menghadirkan kuis irama Minang (KIM) dengan hadiah utama berupa kulkas dua pintu," tambah Nengsih.

Tak hanya itu, berbagai seni budaya Minang seperti Tambua, Tari Piring, Tari Bagurau, dan Tari Tasamban akan ditampilkan. Untuk menambah kemeriahan, panitia juga mengadakan lomba baju Karuang Minang dengan total hadiah jutaan rupiah, piala, dan sertifikat. 

"Peserta yang ingin ikut dapat mendaftar dengan biaya hanya Rp50.000 melalui nomor 081270819826 (Nengsih)," sebutnya

Event ini juga menjadi ajang bagi para pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) untuk memamerkan produk kuliner mereka. Sebanyak 100 stand makanan Nusantara akan tersedia di lokasi acara.

"Di event ini, kami mendukung UMKM kuliner untuk semakin berkembang dan dikenal masyarakat," jelas Nengsih.

Sebelumnya, event serupa telah sukses digelar di Mall Revo Bekasi dan mendapat sambutan luar biasa. Setelah Batam, Queen Production juga berencana membawa event ini ke wilayah Jabodetabek untuk terus memperkenalkan kekayaan budaya Minang.

Nengsih berharap masyarakat Batam, khususnya warga Minang, dapat hadir dan meramaikan acara ini. 

"Mari bersama-sama kita lestarikan budaya Minang dan nikmati hiburan serta kuliner khas Nusantara," tutupnya.

Sementara, Disc jockey (Dj) Damonok, salah satu artis yang akan tampil, berjanji menyuguhkan sesuatu yang spesial dengan memadukan musik tradisional Minang, Melayu, dan lagu-lagu Indonesia yang sedang trending.

"Saya akan memeriahkan acara ini dengan lagu-lagu yang menghibur masyarakat Batam, khususnya warga Minang," kata Dj Damonok mengakhiri.

Fay


42 Pelaksana Teknis di Sekolah Se Batam Datangi Kantor Ombudsman,


BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sebanyak 42 tenaga pelaksana teknis di sekolah yang berasal dari 12 Kecamatan di kota Batam yang baru saja selesai mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Teknis tahun 2024, mendatangi Kantor Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Kepulauan Riau di Gedung Graha Pena Batam Center, Jum'at (3/1/2025) siang.


Adapun maksud dan tujuan para tenaga pelaksana teknis di sekolah tersebut mendatangi kantor Ombudsman Perwakilan Kepri adalah untuk melaporkan adanya dugaan manipulasi  administrasi terkait hasil pengumuman seleksi PPPK Tenaga Teknis di lingkungan Pemerintah Kota Batam tahun 2024.


"Kedatangan kami kesini (kantor ombudsman_red) untuk melaporkan terkait hasil pengumuman seleksi PPPK tenaga teknis yang sudah dilaksanakan kemarin. Menurut pengamatan kami sangat banyak sekali terdapat kekeliruan dari hasil pengumumannya. Makanya kami sepakat untuk melaporkannya kesini," ujar salah seorang perwakilan Peserta Seleksi PPPK Teknis, Maryuliansyah saat ditemui di Kantor Ombudsman Perwakilan Kepri di Gedung Graha Pena Batam Center, Jum'at (3/1/2025) siang.


Lebih lanjut pria yang akrab disapa Uli ini menjelaskan, dari hasil pengumuman yang sudah dikeluarkan, pihaknya menemukan beberapa orang peserta yang mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sama sekali tidak memenuhi admistrasi kaerna yang diikut sertakan bukan tenaga admistrasi perkantoran melainkan cs, penjaga sekolah, penjaga kantor dan banyak lagi yang menurut kami tidak linear di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia.


"Dari hasil pengumuman yang telah keluar, kemudian kami sinkronkan dengan data di BKN hasilnya tidak sesuai karena orang yang di luluskan tidak linear atau singron ," jelasnya 


Parahnya lanjut Uli, dari total 418 peserta yang mengikuti seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Teknis tahun 2024 


"Manipulasi data ini sangat merugikan kami yang sudah belasan tahun bekerja. Seharusnya yang di ikut tes PPPK yang benar benar berhak untuk mengikuti seleksi PPPK di lingkungan Pemko Batam. Namun, faktanya, lebih banyak pulak peserta yang tidak memenuhi admistrasi yang lulus seleksi PPPK. Ada apa ini," ucap Uli seraya bertanya.


Masih menurut Uli, sebelum pihaknya sepakat untuk melaporkan temuan ini ke Ombudsman, para tenaga pelaksana teknis di sekolah yang sudah mengabdikan dirinya untuk dunia pendidikan di kota Batam sejak 10 hingga 15 tahun yang lalu itu telah mencoba mendatangi kantor Dinas Pendidikan Kota Batam dan juga Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Pemerintah Kota Batam, namun seperti menemui jalan buntu.


Lanjutnya, kedua instansi pemerintah yang memiliki kewenangan itu kompak bersama-sama tidak bersedia ingin ditemui. Mereka berdalih pimpinan sedang tidak berada di kantor, sehingga para pegawai yang ada di dua instansi itu tidak berani untuk memberikan tanggapan.


"Pimpinan di dua instansi itu tidak bersedia menemui kami, sehingga kami hanya bisa menitipkan surat saja disana," imbuhnya.


Dikarenakan tidak mendapat respon dari dua instansi pemerintah yang berwenang itu, akhirnya puluhan tenaga pelaksana teknis di sekolah itu kompak memberitahukan permasalahan yang mereka alami ke Kantor Ombudsman Perwakilan Kepri dan juga ke Kantor DPRD Kota Batam supaya bisa dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP).


Kemudian lanjut Uli, ada dua point penting tuntutan yang mereka sampaikan yakni, Point Pertama, adanya ketidaksesuaian antara data hasil pengumuman peserta yang lolos PPPK dengan data yang ada di BKN.


Lalu, Point Kedua yakni adanya indikasi manipulasi data untuk menjadi calon peserta yang akan mengikuti seleksi PPPK Tenaga Teknis di lingkungan Pemerintah Kota Batam tahun 2024.


"Seharusnya, untuk calon peserta yang tidak memenuhi admistrasi BKN semestinya sudah gagal di administrasi. Namun nyatanya mereka bisa melengkapi persyaratannya dan bisa menjadi peserta," sebutnya.


Dengan demikian lanjut Uli, proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Teknis tahun 2024 cacat administrasi. Kenapa demikian, karena didalam masa sanggah, ada aturan di poin ke 5 atau 6 yang menyebutkan tidak boleh menambah dokumen atau menulis dalam bentuk apapun.


"Kami berani bilang proses kemarin itu cacat administrasi. Karena di masa sanggah itulah mereka bisa memperbaiki dan menambah administrasi, sehingga mereka bisa lulus administrasi dan lanjut mengikuti ujiannya," pungkasnya.


Fay



Apartemen The Monde City mahakarya dari PURI.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: The Monde City merupakan proyek pembangunan apartemen kedua dari PURI setelah Apartemen Permata Residences. Proyek ini launching pada tahun 2021 dan mencatatkan penjualan kurang lebih 1.000 unit dalam kurun waktu kurang dari 6 bulan. 

Setelah laris manis mencatat penjualan hampir mencapai 90%, PURI dengan ambisius menargetkan serah terima The Monde City secara bertahap pada tahun 2025.

Letak The Monde City yang strategis di atas lahan seluas 4.3 Hektar yang berlokasi di Pasir Putih, Batam Center berdekatan dengan lokasi wisata, pasar tradisional, kantor pemerintahan, serta bersebelahan dengan Sekolah Mondial menjadikannya sebagai investasi properti dengan return yang menjanjikan. 

Bahkan pada tahun 2021, The Monde City juga memenangkan penghargaan sebagai Best Affordable Condo Development pada ajang Indonesia Property Award yang diadakan oleh Property Guru.

Sebagaimana diketahui bahwa The Monde City merupakan sebuah proyek prestigious yang dikembangkan oleh PT Puri Karya Bersama yang merupakan anak perusahaan dari perusahaan terbuka yang sahamnya telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia, yakni PT Puri Global Sukses Tbk (Kode Saham: “PURI”). 

Selaku entitas anak dari Perusahaan yang telah melantai di Bursa dan dengan rekam jejak (track record) PURI yang konsisten dan berkesinambungan (sustainable development) selalu mengembangkan produk – produk terbaik untuk konsumen dengan mengedepankan mutu dan waktu, maka sudah tidak diragukan lagi bahwa PURI merupakan developer terpercaya di Kota Batam.

The Monde City mengusung konsep ONE STOP LIVING, dengan fasilitas penunjang yang dilengkapi dengan berbagai sarana kebutuhan hidup beserta fasilitasnya seperti: retail/kebutuhan harian, sport, food & beverages, lifestyle, education, dan lain lain.

The Monde City dapat mencatatkan penjualan yang sangat baik karena dapat memenuhi kebutuhan market saat ini berupa hunian terjangkau dengan cicilan ringan mulai Rp 2,5 juta per bulan, serta value yang diberikan oleh The Monde City berupa fasilitas yang lengkap sehingga The Monde City dapat menjangkau generasi millenial untuk berinvestasi disektor properti.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:
Ruko De Monde Junction
Blok A No. 18-19, Sadai, Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau, 29432 Telepon: (0778) 789 0079 Website: www.puriglobalsukses.id Email: corser@puriglobalsukses.com.

Fay


Foto bersama juara Pencak Silat Kejuaraan WJKC Ke 4 tahun 2024.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kejuaraan Pencak Silat Wasit Juri Kepri Championship (WJKC) ke 4 tahun 2024 yang dimulai sejak Jum'at sampai dengan Minggu, 27 - 29 Desember 2024 di Atrium Mall Top 100 Tembesi, Batu Aji, kota Batam berlangsung dengan sukses dan lancar.

Sebanyak 1.500 atlet pencak silat antusias mengikuti kejuaraan pencak silat Wasit Juri Kepri Championship (WJKC) ke- 4 tahun 2024. Para atlet tersebut berasal dari perguruan pencak silat yang ada di Kabupaten Karimun, Kota Tanjung Pinang, Kabupaten Bintan dan Kota Batam.

Ketua Panitia Pelaksana, Suyatno S.H tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya atas terselenggaranya event Kejuaraan Pencak Silat WJKC ke- 4 tahun 2024 yang berjalan dengan aman dan lancar.

"Mewakili seluruh panitia yang bertugas, saya mengucapkan ribuan terima kasih atas kerjasama yang baik, sehingga event WJKC ke 4 ini bisa berjalan dengan sukses," ujar Suyatno saat ditemui di sebuah kedai kopi di bilangan Batam Center, Selasa (31/12/2024) siang.

Lebih lanjut Suyatno mengatakan, pihaknya menyadari bahwasannya masih banyak terdapat kekurangan-kekurangan yang terjadi selama pertandingan berlangsung, termasuk salah satunya mengenai venue atau tempat pelaksanaan event WJKC ke 4 ini.

Namun, secara keseluruhan pihaknya telah berhasil melaksanakan event tahunan yang telah menjadi agenda rutin dari Lembaga Wasit Juri Provinsi Kepri dalam melakukan pembinaan prestasi kepada atlet-atlet pencak silat usia dini yang ada di Provinsi Kepulauan Riau.

"Tentunya tidak ada yang sempurna. Banyak kekurangan sana sini. Tapi, sebagai panitia yang bertanggung jawab, kami harus bisa menetralisir semua persoalan yang terjadi agar pertandingan bisa berjalan dengan aman dan lancar," sebutnya.

Kenapa hal itu harus dijadikan prioritas, mengingat event ini merupakan ajang pembinaan prestasi atlet pencak silat sekaligus untuk memberikan ruang kepada para atlet mengisi masa liburan dengan kegiatan yang positif.

"Daripada adek-adek ini mengisi liburan dengan kegiatan yang tidak jelas, makanya kita buat kejuaraannya sekarang pas mereka lagi libur," sebutnya.

Pihaknya berharap, pada kejuaraan-kejuaraan selanjutnya, hal-hal serta kekurangan-kekurangan yang terjadi sejak event WJKC pertama kali dilaksanakan hingga saat ini tidak terulang pada kejuaraan selanjutnya.

"Atas nama seluruh panitia yang bertugas kami memohon maaf yang sebesar-besarnya, jika selama pertandingan berlangsung terdapat kekurangan disana-sini. Sampai jumpa di event selanjutnya WJKC ke 5 tahun 2025," ucapnya.

Dilokasi yang sama, Penggagas Kejuaraan Pencak Silat Wasit Juri Kepri Championship (WJKC), Khaidir MS menambahkan, tujuan dari dilaksanakannya kejuaraan ini adalah untuk mengasah kemampuan bertanding para atlet pencak silat di daerah dalam menghadapi event-event selanjutnya yang lebih besar lagi.

"Tujuan nomor satu yakni, kita ingin mengasah kemampuan bertanding atlet-atlet pencak silat supaya mereka bisa lebih siap lagi dalam menghadap kejuaraan-kejuaraan yang lebih besar di tingkat nasional maupun internasional," harapnya.

Namun ada satu hal yang harus diperhatikan lanjut Khaidir, dukungan dari pemerintah terhadap kemajuan dunia olahraga di Kepri khusunya cabang olahraga pencak silat dirasa masih sangat minim..

Pihaknya mengakui, minimnya dukungan dan supporting dari pemerintah bukanlah isapan jempol semata. Sejak pertama kali event WJKC ini digelar, belum pernah sekalipun pemerintah memberikan dukungannya.

Padahal lanjutnya, pemerintah mempunyai kewajiban untuk membantu meningkatkan prestasi para atlet-atletnya. Namun, hingga kejuaraan ke 4 ini, belum pernah sekalipun pemerintah mendukungnya.

"Saya berani mengatakan sejak event WJKC ini digelar, belum pernah pemerintah memberikan dukungan. Namun, hal itu bukan menjadi penghalang bagi insan olahraga. Kami tetap berupaya sekuat tenaga agar pembinaan kepada atlet-atlet sejak usia dini bisa terus dilaksanakan setiap tahunnya," tegasnya.

Pihaknya berharap, dukungan dan support dari seluruh elemen baik dari pemerintah maupun pihak swasta sangat diperlukan untuk pembinaan prestasi olahraga kepada para atlet di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

Sekedar informasi, malam final Kejuaraan Pencak Silat WJKC Ke 4 Tahun 2024 ditutup oleh sesepuh Pencak Silat Batam dan juga sekaligus sebagai pelopor Pencak Silat di kota Batam, Prof. Dr. Ir. Chablullah Wibisono, MM.

Berikut daftar pemenang Kejuaraan Pencak Silat Wasit Juri Kepri Championship (WJKC) ke 4 tahun 2024:

KEJUARAAN PENCAK SILAT WJKC 4 TAHUN 2024
DATA JUARA UMUM 

1. PRA USIA DINI ( Pemasalan)
JUARA UMUM PPS BUNGA SEJATI 

2. USIA DINI (Pemasalan)
A. KATAGORI PERGURUAN PENCAK SILAT
JUARA UMUM 1 TAPAK SUCI SPORT ACADEMY BATAM 
JUARA UMUM 2 SH TERATE CABANG BATAM
JUARA UMUM 3 TSPM KARIMUN

B. KATAGORI SEKOLAH
JUARA UMUM 1 SD IT CENDEKIA 
JUARA UMUM 2 SD AL AZHAR 1
JUARA UMUM 3 SDIT AT TAUBAH

3. PRA REMAJA ( Pemasalan)
A. KATAGORI PERGURUAN PENCAK SILAT
JUARA UMUM 1 SH TERATE CABANG BATAM 
JUARA UMUM 2 WALET PUTI BATAM
JUARA UMUM 3 HIMSSI BATAM

B. KATAGORI SEKOLAH
JUARA UMUM 1 SAKINAH BOARDING SCHOOL TANJUNGPINANG
JUARA UMUM 2 SMPS AL AZHAR 2 BATAM
JUARA UMUM 3 SMPS AL-AZHAR 1

4. REMAJA (Pemasalan)
A. KATAGORI PERGURUAN PENCAK SILAT
JUARA UMUM 1 SH TERATE CABANG BATAM 
JUARA UMUM 2 PSHW BATAM
JUARA UMUM 3 IKSPI KERA SAKTI

B. KATAGORI SEKOLAH 
JUARA UMUM 1 SMPS AL AZHAR 1 
JUARA UMUM 2 SMP NEGERI 21 BATAM
JUARA UMUM 3 SMAN 23 BATAM

5. REMAJA (Prestasi )
A. KATAGORI PERGURUAN PENCAK SILAT
JUARA UMUM 1 SH TERATE CABANG BATAM
JUARA UMUM 2 CEMPAKA PUTIH BATAM
JUARA UMUM 3 PANCA BELA TANJUNGPINANG

B. KATAGORI SEKOLAH
JUARA UMUM 1  SMP NEGERI 21 BATAM 
JUARA UMUM 2  SMAN 3 BATAM
JUARA UMUM 3  SMA 15 BATAM

6. DEWASA (Prestasi)
JUARA UMUM  1   SH TERATE CABANG BATAM
JUARA UMUM  2   SMAN 23 BATAM
JUARA UMUM  3   SMPS AL AZHAR 1


KEJUARAAN PENCAK SILAT WJKC 4 TAHUN 2024
DATA PESILAT TERBAIK .

1. PRA USIA DINI (Pemasalan)
PUTRA : ANDI HAFIZ AL AZIS (PPS BUNGA SEJATI)
PUTRI : MARYAM SYAFFIRA MUSAFA (TAPAK SUCI SPORT ACADEMY BATAM)

2. USIA DINI 1 (Pemasalan)
PUTRA : JAWAD HABAN MUTAROKIBA (HIMSSI BATAM)
PUTRI : RISKY NIA RAMADHANI (IKSPI KERA SAKTI)

3. PRA REMAJA  (Pemasalan)
PUTRA : MUHAMMAD FADHILLAH AL MUZACKY (SDIT AT TAUBAH)
PUTRI : ANANDA ULIMA SYAKIRA (PSHT TANJUNGPINANG TIMUR)

4. REMAJA (Pemasalan)
PUTRA : MUHAMMAD RIDHO PRATAMA (SH TERATE CABANG BATAM)
PUTRI : NADIRA RAHMALIA NABABAN (SH TERATE CABANG BATAM

5. REMAJA (Prestasi )
PUTRA : RAVA ADHIRA EIRKENAN SYAH PUTRA (PANCA BELA TANJUNGPINANG)
PUTRI : AURA DEWINTA FORTUNA ( SH TERATE CABANG BATAM)

6. DEWASA (Prestasi) 
PUTRA : KHAIRIL ABDULLAH (TAPAK SUCI PIMDA 156)
PUTRI : CHELSEA OLIVIA TAMBUNAN (SH TERATE CABANG BATAM).

Fay


Kepala BPOM Batam, Musthofa Anwari, memperlihatkan produk pangan dan obat-obatan tanpa izin edar.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Batam, melaporkan hasil pengawasan terhadap obat-obatan dan makanan sepanjang tahun 2024.

Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan produk yang beredar aman, bermutu, dan memenuhi standar yang ditetapkan.

Kepala BPOM Batam, Musthofa Anwari, menjelaskan bahwa pengawasan dilakukan di berbagai sektor, termasuk sarana produksi, distribusi, hingga penandaan produk.

Pengawasan Sarana Produksi

Selama tahun 2024, BPOM Batam memeriksa 67 sarana produksi, terdiri atas 48 Sarana MD (makanan dalam negeri), 19 Sarana IRTP (industri rumah tangga pangan), 4 sarana produksi kosmetik, dan 1 usaha kecil obat tradisional (UKOT).

Hasilnya 58 sarana (80,55%) memenuhi ketentuan. Di antaranya, 14 sarana (19,44%) tidak memenuhi ketentuan terkait standar produksi seperti CPPOB (Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik), CPKB (Cara Produksi Kosmetika yang Baik), dan CPOTB (Cara Produksi Obat Tradisional yang Baik).

Pengawasan Sarana Distribusi

BPOM Batam juga mengawasi 447 sarana distribusi obat dan makanan, meliputi obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetik, dan pangan olahan.

Temuan menunjukkan 322 sarana (72,73%) memenuhi ketentuan. 125 sarana (27,27%) tidak memenuhi ketentuan, terutama terkait produk rusak, kedaluwarsa, atau tanpa izin edar.

Pengawasan lainnya mencakup 279 sarana distribusi obat dan pelayanan kefarmasian, seperti apotek dan puskesmas. Antara, 206 sarana (73,83%) memenuhi ketentuan. Antaranya 103 sarana (26,17%) melanggar aturan terkait perizinan dan penyaluran.

BPOM Batam juga memeriksa 887 iklan dan 1.280 label produk. Hasilnya, 62,9% iklan memenuhi ketentuan, sementara 37,1% melanggar aturan.92,4% label produk memenuhi standar, sedangkan 7,6% tidak memenuhi syarat.

BPOM Batam juga berhasil menyita 472 item produk tanpa izin edar, dengan nilai ekonomi mencapai Rp568 juta. Barang ilegal ini meliputi sediaan farmasi, kosmetik, dan pangan yang kedaluwarsa atau rusak. Semua produk tersebut telah dimusnahkan untuk mencegah peredaran lebih lanjut.

“Langkah ini menjadi komitmen kami dalam melindungi konsumen dari produk, yang tidak memenuhi standar keamanan,” ujar Musthofa.

BPOM Batam terus berkoordinasi dengan instansi terkait, untuk meningkatkan pengawasan di masa mendatang.

“Kami memastikan produk yang beredar di Batam aman bagi masyarakat,” tegas Musthofa mengakhiri.

Fay


Seorang siswa SMKN 3 Batam sedang mengikuti Ujian Kompetensi Keahlian (UKK).

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: SMK Negeri 3 Batam kembali menunjukkan komitmennya sebagai salah satu SMK Mitra Binaan Astra Honda Motor (AHM) dengan menyelenggarakan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) Astra Honda bagi para peserta didik yang akan melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL). 

Kegiatan yang berlangsung pada Desember 2024 ini diikuti oleh 62 siswa (48 Siswa SMKN 3 Batam dan 14 Siswa SMK Hang Nadim Batam), di mana 51 di antaranya dinyatakan kompeten.

Sebagai salah satu SMK dengan Grade A+ di wilayah Kepulauan Riau, SMK Negeri 3 Batam telah memiliki fasilitas pendidikan terbaik, termasuk Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang memenuhi standar Astra Honda Motor. 

TUK ini memungkinkan SMK Negeri 3 Batam untuk menjadi pusat pelaksanaan UKK Astra Honda secara mandiri di laboratorium atau workshop sekolah.

Pengujian UKK ini melibatkan penguji tersertifikasi, yaitu guru SMK Negeri 3 Batam yang telah memiliki sertifikasi Level Silver sebagai Guru SMK Mitra Binaan AHM, serta mekanik AHASS yang minimal memiliki sertifikasi Technical Training Level 2 (TTL-2).

Mulai tahun ajaran 2024/2025, UKK Astra Honda menjadi syarat wajib bagi siswa untuk dapat melaksanakan PKL di AHASS. "Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan dan menjaga kualitas pelayanan AHASS kepada konsumen dan calon konsumen," ujar Johandi, Technical Service Manager PT Capella Dinamik Nusantara, Senin (30/12/2024).

Johandi juga menjelaskan bahwa sertifikasi kompeten yang diperoleh dari UKK Astra Honda ini setara dengan Technical Training Level 1 (TTL-1), yang merupakan standar kemampuan mekanik AHASS. 

"Kami percaya, dengan bekal kompetensi ini, siswa tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen," tambahnya.

Siswa yang dinyatakan kompeten akan melanjutkan program PKL pada periode Januari hingga Juni 2025. Selama program berlangsung, mereka akan dibimbing langsung oleh mentor yang merupakan Kepala Mekanik dan Kepala Bengkel di AHASS. 

Selain itu, para siswa juga akan mendapatkan pelatihan soft skills dan hard skills untuk mendukung kesiapan mereka sebagai tenaga kerja profesional di bidang otomotif.

Kegiatan UKK Astra Honda ini tidak hanya menjadi bukti kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri, tetapi juga wujud nyata komitmen PT Capella Dinamik Nusantara bersama AHM dalam mencetak generasi muda yang unggul dan siap bersaing di dunia kerja.

Fay



BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Waktu begitu cepat berlalu, tidak terasa kita saat ini berada di penghujung 2024. Banyak hal yang telah kita lewati dalam satu tahun ini, membawa kita pada berbagai pengalaman dari pengalaman hidup yang penuh warna.

Ada kebahagiaan, kesedihan, keberhasilan, kegagalan, hingga tawa dan air mata yang sukar dipisahkan. Ada berbagai tantangan yang menguji rasa sabar dan ketangguhan kita sebagai pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

Owner Queen Production, Nengsih mengatakan, akhir tahun bukan hanya sekedar perayaan dalam menyambut tahun baru. Tetapi jadikan ini sebagai momentum dalam merenungkan apa yang telah dicapai dan apa yang perlu di perbaiki yang perlu dibawa ke masa depan. 

"Renungan ini dilakukan sebagai bentuk dari kita sebagai manusia dalam menemukan pijakan untuk melangkah lebih kuat, lebih berani, dan lebih bijaksana dalam menghadapi segala macam tantangan baru yang nantinya akan menghadang," ucap Nengsih saat ditemui di lokasi bazaar  UMKM di halaman Panbil Mall Batam, Sabtu (28/12/2024) pekan lalu.

Lebih lanjut Nengsih mengatakan, sebelum menutup lembaran tahun ini, ada baiknya kita sebagai manusia merenungi kilas balik yang telah terjadi pada tahun 2024. Menyelami kembali perjalanan yang telah dilalui dan menemukan makna dibalik kejadian tersebut.

"Tahun pasti penuh dengan cerita, terbalut dalam kisah yang manis maupun pahit. Ada tawa dari keberhasilan yang telah diraih, juga ada air mata kesedihan dari kehidupan yang terasa berat, kemudian ada tantangan yang menguji kesabaran dan iman," sebutnya.

Namun dibalik itu semua, tahun 2024 ini bentuk dari proses pertumbuhan kita yang memberikan perjalanan berharga dalam hidup kita yang keberadaannya tidak dapat diabaikan dan membentuk kepribadian kita saat ini.

Saatnya menatap masa depan menuju 2025 yang penuh pertualangan baru. Tahun baru yang akan datang bukan hanya tentang bagaimana kita mencapai kebahagiaan dengan sebuah pencapaian, akan tetapi juga bagaimana kita menjalani hari-hari kedepannya. 

"Perbanyak bersyukur dan berpikir positif sehingga dapat menciptakan momen berharga yang membawa pada kebahagiaan," ucapnya.

Lebih dari ini banyak hal yang bisa dilakukan untuk mempersiapkan diri dengan baik dalam menyambut tahun 2025. Mari melangkah dengan percaya diri, tinggalkan keraguan dan ketakutan yang menjadi beban. Mari sambut 2025 dengan semangat baru.

Masih menurut Nengsih, menyambut datangnya pergantian tahun 2024, Queen Production telah membuat sebuah acara spektakuler dengan tema Countdown 2025 Kukiner yang dilaksanakan di pelataran parkir Panbil Mall Batam mulai dari tanggal 25 Desember sampai dengan 1 Januari 2025.

Berbagai rangkaian acara telah dipersiapkan mulai dari pagelaran seni budaya Kuda Lumping, Live Band, Live Music, Bazaar Kuliner, Santunan Anak Yatim dan puncak acaranya di malam pergantian tahun yakni Live DJ.

"Pada malam puncak pergantian tahun nanti kita akan hadirkan Artis Minang yakni DJ Damonok yang akan menghibur masyarakat kota Batam di malam pergantian tahun," jelasnya.

Kemudian, sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT selama 1 tahun Queen Production berdiri, di setiap kegiatan yang dilakukan pihaknya selalu berbagi rezeki dengan anak-anak yatim.

"Setiap kali mengadakan event, kami selalu mengundang anak-anak yatim untuk datang menikmati makanan dan minuman yang ada di stand-stand bazar yang kami siapkan. Hal itu rutin kami lakukan setiap kali ada event," imbuhnya.

Menyongsong tahun 2025 lanjut Nengsih, pihaknya merasa sangat bersyukur karena sudah memiliki beberapa agenda besar kegiatan diantaranya, War Kuliner 5.0 yang akan dilaksanakan di kawasan Ruko Papa Mama Batam Center pada, 9 -12 Januari 2025.

Kemudian, pada tanggal 15 - 19 Januari 2025, Queen Production akan melakukan Roadshow Jabodetabek dalam agenda Takana Jo Kampuang.

"Insya Allah, pertengahan bulan Januari mendatang kami akan melanjutkan roadshow Jabodetabek Takana Jo Kampuang. Dimana, event perdananya telah sukses dilakukan di Bekasi beberapa waktu lalu," sebutnya.

Di lokasi yang sama, salah seorang pelaku UMKM, Kerak Telor Hayati, Mulyadi atau yang akrab dipanggil Pakde merasa bersyukur bisa terus mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh Queen Production.

"Kalau sama Queen Production prioritas lah ya. Karena, 99 persen kami akan ikut jika queen melaksanakan event di Batam," ujar Pakde saat di temui di lokasi bazaar.

Menurutnya, selama dia mengikuti event yang dilaksanakan Queen Production, omset penjualan usahanya naik drastis. Bahkan, tak jarang dia bisa meraup omset puluhan juta sehari ketika mengikuti event yang dilaksanakan oleh queen.

"Alhamdulillah, selama mengikuti event queen production omset penjualan usaha saya meningkat. Bahkan, waktu ada event di Pollux, sehari saya bisa meraih omset puluhan juta dari penjualan kerak telor," ucap Pakde 

Dia berharap, di tahun 2025 mendatang Queen Production bisa semakin banyak lagi membuat event - event di kota Batam. Hal itu dikarenakan setiap queen melaksanakan event, pengunjungnya selalu ramai.

"Saya doakan Queen Production di tahun 2025 mendatang dan tahun - tahun berikutnya semakin sukses dan semakin banyak melakukan event -event di kota Batam," pungkasnya.

Fay


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.