Rapat Paripurna DPRD Kota Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam telah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam tahun 2025.

Beberapa sektor prioritas yang menjadi perhatian dalam pembahasan ini meliputi pendidikan, kesehatan, dan pengelolaan sampah di Kota Batam.

Ketua Panitia Khusus (Pansus), dan juga Anggota Komisi I DPRD Batam, Muhammad Mustofa, menjelaskan bahwa sektor pendidikan mendapat perhatian khusus sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat.

Berdasarkan arahan tersebut, 20 persen dari APBD harus dialokasikan untuk pendidikan, dan persentase ini tidak termasuk anggaran gaji. Hal ini berpotensi meningkatkan alokasi pendidikan hingga 25 persen dari total APBD.

“Itu arahan dari pusat. Saat ini, 20 persen dari APBD untuk pendidikan. Selain itu, ada juga anggaran makan siang gratis bagi anak-anak sekolah, dengan total anggaran sekitar Rp 600 miliar per tahun. Untuk dana pendamping daerah, alokasinya sekitar Rp 200 miliar,” kata Mustofa, Jumat (11/10/2024).

Sektor kesehatan juga mendapat perhatian signifikan, dengan alokasi 10 persen dari APBD. Dalam hal ini, 35 hingga 40 persen dari anggaran difokuskan pada pendidikan dan kesehatan.

Sementara itu, 60 persen anggaran lainnya akan digunakan untuk menyelesaikan proyek infrastruktur penting yang harus tuntas pada tahun 2025.

“Fokus pembangunan Batam dalam lima tahun ke depan harus selaras dengan pemerintah pusat, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.

Selain itu, Musthofa menyoroti masalah pengelolaan sampah di Batam. Dalam empat tahun terakhir, pengadaan truk pengangkut sampah kerap dirasionalisasi dalam anggaran, sehingga jumlah armada yang tersedia saat ini dinilai tidak memadai.

Truk-truk yang ada dinilai tidak layak dan menjadi keluhan masyarakat, yang bahkan sempat viral di media sosial.

“Ada beberapa kebijakan baru terkait pengelolaan sampah. Di tahun-tahun sebelumnya, anggaran untuk penambahan truk pengangkut sampah sudah diajukan, namun belum terealisasi. Kondisi armada yang ada saat ini sangat memprihatinkan,” ujar Mustofa.

Pemerintah daerah juga berencana membangun tempat penampungan sementara sampah di wilayah Sei Beduk sebelum sampah diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punggur.

Saat ini, terdapat dua titik penampungan di lingkungan masyarakat yang menimbulkan keluhan akibat bau yang menyengat. Untuk mengatasi masalah ini, DPRD Batam mengusulkan lahan baru dan akses jalan menuju lokasi penampungan sementara.

Kurangnya armada pengangkut sampah juga berdampak pada menurunnya pendapatan dari retribusi sampah, yang menjadi catatan dalam audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Masalah ini menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota Batam dan harus diselesaikan tahun 2025,” ujarnya.

Dengan pembahasan ini, diharapkan alokasi APBD Batam 2025 dapat mengatasi berbagai masalah yang dihadapi masyarakat.

“Iya terutama di sektor-sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, dan kebersihan lingkungan,” pungkasnya.

Fay


Calon Wali Kota Batam Nomor Urut 1, Nuryanto menyampaikan sambutan.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Mudah Berusaha, adalah salah satu program unggulan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam nomor urut 1, Nuryanto dan Hardi S Hood atau biasa disingkat dengan sebutan NADI Batam. 

Program Mudah Berusaha, adalah MUDAH BERUSAHA, terutama untuk para UMKM Kota Batam. Di konsep ini paslon NADI telah mempersiapkannya secara apik dengan harapan UMKM Batam Naik Kelas di segala sektor usaha masing-masing.

Hal tersebut disampaikan oleh Nuryanto, SH, MH, Calon Walikota Batam yang berpasangan dengan Hardi Hood di hadapan ratusan UMKM Kota Batam dalam acara Sosialisasi, Edukasi dan Motivasi UMKM yang diselenggarakan oleh Cendekia Muslim Institut Batam, Minggu (13/10/2024) di Coffee Center Batam Center.

"Permasalahan klasik UMKM kita adalah di permodalan usaha, kita sudah siapkan untuk itu mempermudah UMKM Batam mendapatkan Modal Usaha melalui APBD Batam. Dana Angagran kita cukup untuk itu, dan sudah kami hitung-hitung di NADI,"ujar CAK NUR, sapaan akrab Nuryanto, SH, MH. 

Lebih jauh kata Cak NUR, mantan Ketua DPRD Kota Batam 2 periode ini, tidak saja dibidang Permodalan, UMKM kita juga butuh pelatihan dan bimbingan dari Pemerintah agar usaha mereka benar-benar bisa bersaing di market Lokal maupun Regional. 

"Pelatihan-pelatihan berbiaya Gratis untuk UMKM, bahkan pelatihan Tenaga Kerja bagi anak-anak UMKM yang lulus sekaloh dan siap untuk masuk dunia kerja. Ini menjadi program kita,"pungkasnya lagi. Disamping MUDAH BERUSAHA, NADI BATAM juga memprogramkan MUDAH BEKERJA, MUDAH BEROBAT, MUDAH BERIBABADAH, MUDAH BERSEKOLAH

Sebagai Narasumber utama, Cak NUr memaparkan lagi, akan melanjutkan Program Kerja Muhammad Rudi sebagai Walikota Sebelumnya. 

"Dua Periode pemerintahan Pak Rudi membangun Infrastruktur Umum Kota Batam, kita bisa lihat hasilnya sudah bisa kita nikmati hari ini. Jalan dengan 5 lajur, Fasum dan Fasos sudah hampir rampung. Kami di NADI memprediksi, 2 tahun kedepan Infrastruktur yang di banguan WALIKOTA Batam sebelumnya sudah rampung dan selesai. Selanjutnya apa lagi?, kemana anggaran daerah kita gunakan?, NADI akan mentaja peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM, red) nya, mulai dari RT dan RW, termasuk untuk pelatihan-pelatihan UMKM berbiaya gratis, Insha Allah ini akan jadi," imbuhnya.

Dilokasi yang sama, Affu Bunguran, Pimpinan Cabang CENDEKIA MUSLIM INSTITUT Batam menambahkan, sengaja Mengundang Cak NUr sebagai narasumber utama, karena program MUDAH BERUSAHA ini menjadi kebutuhan mendasar dari para UMKM kita selama ini, apalagi permodalan. 

"Sejak 2022, kita sudah mengabdikan diri ke UMKM Kota Batam, sebagai lembaga Swasta, kami turut hadir membangun dari sektor UMKM. Dari 4000 UMKM binaan kita saat ini di Kota Batam, hampir 80 % sudah kita dampingin dalam perizinan usaha, sertifikasi HALAL dan Perizinan Edar produk-produk para UMKM, jumlah UMKM binaan ini akan bertambah terus, apalagi kita saat ini lansung jemput bola dalam pelayaanan UMKM" ucap Affu kepada media kepriaktual.com 

Tambah pria mantan Ketua KPUD NAtuna 2013-2018 ini, UMKM butuh kehadiran Pemerintah untuk Naik Kelas, Cendekia Muslim Institute (Halal Center Cenekia Muslim) merupakan salah satu Stake Holder dari Pemko Batam, BPJPH Kemenag RI dan BPOM RI. 

Semangat UMKM Batam luar biasa sekali, terkadang kami kewalahan dalam pemberian Layanan gratis. Kita butuh juga berkolaborasi dengan Pemerintah, dan kami lihat dari 5M Jargon NADI ini, salah satunya MUDAH BERUSAHA sangat diharapkan sekali membantu para UMKM menaikkan taraf ekonomi Keluarga,"harap Affu menimpali pertanyaan Nagoya Pos.

Penanggung Jawab acara, Mira Karmila, mengatakan animo para UMKM untuk ikuti acara UMKM NAIK KElas ini sangat luar biasa sekali. "Ini kegiatan pertama, 120 UMKM hadir dari area Batam Center, Bengkong, Lubuk Baja sekitarnya.

"Agenda kedua nanti Hari Minggu depan kita adakan di SAGULUng, untuk para UMKM area Batu Aji, Sagulung dan Sekupang. Alhamdulillah, kita di dukung oleh CAK NUR dan team NADI menggelar acara ini,"ujarnya. 

Seterusnya, ditambahkannya, acara puncaknya nanti kita adakan Pengenalan Packaging (Kemasan, red) untuk para UMKM, alasan sangat dibutuhkan acara ini, selama ini memang para UMKM kita kesulitan mendapatkan kemasan yang baik, menarik dan sehat. 

"Produk sudah bagus, sudah berkualitas, sudah lengkap Sertifikat HALAL dan Izin Edarnya, tanpa dikemas dengan baik, produk jalan ditempat. Dari Informasi para UMKM Binaan kita, mendapatkan Kemasan dari luar Pulau Batam, sangat membebankan biaya-biaya tambahan dari kawan-kawan UMKM.

"Contohnya ongkir dan lainya. Terkadang harga satuannya cukup mahal. Sengaja nanti kita hadirkan Narasumber Kemasan dari Bandung. Kita sudah komunikasi dengan pihak di sana, dan mereka siaap untuk tatap muka dengan para UMKM kita," akhir Mira.

Fay


Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI), Prof. Dr. Topo Santoso.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI), Prof. Dr. Topo Santoso, mengungkapkan sejumlah kekhilafan hakim dalam putusan kasus Mardani H. Maming. 

“Kesimpulan yang dapat ditarik pada intinya adalah putusan itu dengan jelas memperlihatkan suatu kekhilafan hakim atau suatu kekeliruan yang nyata,” jelas Topo melalui keterangannya, Senin (14/10). 

Pendapat hukum yang sama disampaikannya saat bedah buku berjudul “Mengungkap Kesalahan dan Kekhilafan Hakim dalam Mengadili Perkara Mardani H. Maming” yang diadakan di Yogyakarta, pekan lalu. Buku tersebut menyoroti proses persidangan yang dianggap penuh kekhilafan dalam kasus tindak pidana korupsi Mardani H. Maming.

Topo merumuskan tiga isu hukum (legal issues) utama yang menjadi dasar kekhilafan tersebut pertama unsur "Menerima Hadiah" tidak tepat 

“Karena fakta-fakta yang dengan proses bisnis dan keperdataan seperti fee, dividen, dan hutang piutang ditarik seolah-olah sebagai keterpenuhan unsur ‘menerima hadiah” Hal ini lebih merupakan konstruksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang diterima oleh hakim,” jelas Guru Besar Hukum Pidana Universitas Indonesia ini.

Isu kedua ialah penggunaan unsur "Sepatutnya Diduga" tidak tepat. Sebab unsur "sepatutnya diduga" digunakan untuk menunjukkan culpa (kealpaan) terdakwa. Namun, menurut Topo, unsur ini tidak tepat diterapkan dalam konteks tindak pidana korupsi, yang seharusnya lebih menekankan pada opzet (kesengajaan). 

Tindakan terdakwa yang melahirkan Keputusan Bupati dinilai telah sesuai dengan Hukum Administrasi Negara, dan tidak seharusnya dipersoalkan dalam ranah Hukum Pidana. 

“Fakta-fakta bisnis seperti transfer antar perusahaan atau utang-piutang merupakan ranah keperdataan yang harus dipisahkan dari tindak pidana,” jelasnya.

Selain itu, telah ada Keputusan Pengadilan Niaga yang sudah inkrah dan menyatakan bahwa itu adalah murni bisnis antar perusahaan. Dengan demikian, jika ada kontrak dan putusan pengadilan, maka tidak bisa dikatakan sebagai ‘kesepakatan diam-diam.’ 

Isu ketiga menurut Prof Topo ialah, kesalahan dalam penerapan pasal 12 Huruf b UU PTPK di mana Majelis Hakim pada tingkat pertama, yang keputusannya diperkuat oleh pengadilan banding dan kasasi, keliru dalam menyatakan terpenuhinya semua unsur pada Pasal 12 huruf b UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (PTPK). 

“Tidak terlihat adanya mens rea (niat jahat) dalam tindakan terdakwa. Prosedur hukum telah dijalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan tidak ada hubungan kausal antara keputusan terdakwa dengan penerimaan dividen, fee, atau saham yang dianggap sebagai hadiah,” tegas Prof Topo.

Berdasarkan hasil kajian hukum ini, Prof Topo menyatakan bahwa Mardani H. Maming seharusnya dinyatakan bebas. Ia juga berpendapat bahwa Mahkamah Agung semestinya memulihkan harkat dan martabat terdakwa sesuai dengan keadaan sebelumnya.

"Dengan mempertimbangkan dokumen yang telah saya pelajari, baik putusan pengadilan tingkat pertama, banding, dan kasasi, saya menyimpulkan bahwa terdapat kekhilafan yang nyata dalam penanganan kasus ini," pungkas Prof. Topo.

Fay


Guru Besar Hukum Pidana Universitas Padjajaran,Prof.Romli Atmasasmita.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM
: Guru Besar Hukum Pidana Universitas Padjajaran,Prof.Romli Atmasasmita, mengkritik penanganan hukum dalam kasus Mardani Maming, ia menyebutkan adanya sejumlah kekeliruan yang sangat serius. 

"Menurut saya, ada delapan kekeliruan yang bisa dikategorikan sebagai kesesatan dalam penerapan hukum," ungkap Prof.Romli, Rabu (10/9/2024). 

Prof.Romli menilai bahwa proses penuntutan kasus ini dipaksakan dengan penerapan pasal yang kurang tepat. Ia menjelaskan bahwa penerapan Pasal 12 b UU Nomor 20 tahun 2001 oleh Hakim Kasasi dalam perkara Mardani Maming mestinya tidak hanya menggunakan pendekatan normatif, tetapi juga harus mempertimbangkan pendekatan `wessensschau` . 

"Maksud pembentukan Pasal 12 b adalah untuk memberikan efek pencegahan agar penyelenggara negara menjalankan tugas sesuai UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan UU Nomor 30 tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, sebelum menerapkan UU Tipikor Tahun 1999/2001. Oleh karena itu, pola pemikiran sistematis, historis, dan teleologis dalam putusan Kasasi perkara Nomor 3741/2023 atas nama Mardani Maming tidak dijalankan. Putusan tersebut sudah memenuhi alasan adanya novum serta kekhilafan atau kekeliruan nyata dari hakim," jelas Prof.Romli.

Sebagai anggota tim penyusun RUU Pemberantasan Korupsi tahun 1999 dan perubahannya tahun 2001, Romli juga menyoroti kekeliruan dalam Rapat Kerja Hakim MA, khususnya Hakim Tindak Pidana Korupsi. 

Menurutnya, terdapat perbedaan tafsir hukum di antara Hakim Agung terkait ketentuan Pasal 14 UU Nomor 31 tahun 1999 dan SE MARI Nomor 07 tahun 2012 dalam Hasil Rumusan Kamar Pidana. 

"Pendapat pertama menyatakan bahwa sekalipun modus operandinya terkait peraturan lain, jika unsur pasal tindak pidana korupsi terpenuhi, maka UU Tipikor dapat diterapkan. Pendapat kedua menyebutkan bahwa UU Tipikor hanya diterapkan jika secara tegas dinyatakan sebagai tindak pidana korupsi. Perbedaan ini belum terselesaikan dan menunggu revisi dari MA," lanjut Prof.Romli.

Berdasarkan masalah ini, Prof Romli menyimpulkan bahwa belum ada kepastian hukum terkait penafsiran dan penerapan Pasal 14 UU Nomor 31 tahun 1999. 

"Ketiadaan kepastian hukum ini membuat putusan Kasasi MA dalam perkara Nomor 3741/2023 terhadap Mardani Maming tidak adil jika tetap memaksakan penerapan UU Tipikor," tambahnya.

Selain Prof Romli, Mahrus Ali, pengajar Hukum Pidana FH UII, menilai bahwa Maming tidak melanggar Pasal 93 UU Minerba, karena norma pasal tersebut berlaku untuk pemegang IUP, bukan bupati yang mengeluarkan SK. 

"Selama syarat peralihan IUP terpenuhi, maka tidak ada masalah dalam peralihan izin," jelasnya.

*Eksaminasi Pakar Hukum*

Sebelumnya kritik dari para akademisi tentang kasus ini memang mencuat setelah adanya Bedah Buku "Mengungkap Kesalahan dan Kekhilafan Hakim dalam Menangani Perkara Mardani H. Maming," 

Diselenggarakan oleh Centre for Leadership and Law Development Studies (CLDS) Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia pada Sabtu (4/10/2024). Dalam diskusi tersebut, berbagai kekeliruan dalam penanganan kasus mantan Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan ini diungkap.

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Prof Topo Santoso, menyatakan pentingnya eksaminasi kritis dari para ahli hukum terhadap putusan pengadilan.

"Kekeliruan dalam putusan hakim selalu mungkin terjadi, dan eksaminasi kritis ini penting sebagai pembelajaran bagi para penegak hukum," kata Prof Topo. 

Mardani Maming dijatuhi hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp500 juta atas gratifikasi sebesar Rp118 miliar dari almarhum Henry Soetio, mantan Direktur PT Prolindo Cipta Nusantara. 

Kasus ini bermula dari penerbitan Surat Keputusan Pengalihan IUP Operasi Produksi dari PT Bangun Karya Pratama Lestari kepada PT Prolindo Cipta Nusantara pada saat Mardani menjabat sebagai Bupati Tanah Bumbu pada 2010.

Fay


Resmi di buka bulan promosi Wisata Kolam bebek.

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Camat Kundur Barat, Yusufian membuka secara resmi kegiatan bulan promosi Wisata Kolam bebek tepatnya di Batu Kucing Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri pada Sabtu (12/10/2024).

Adapun peresmian yang di lakukan dengan menggelar berbagai rangkaian perlombaan seperti, Turnamen Volly Ball, Pertandingan Domino, Mancing dan Lomba Karoke.

Kegiatan tersebut merupakan kerjasama sejumlah Kelompok tani hutan Bersama Pemdes Gemuruh melalui Bumdes serta di sponsori oleh pihak PT. Timah Tbk.

Pada kesempatan itu Camat Kundur Barat, Yusufian di awal sambutannya mengatakan, Obyek wisata kolam bebek yang di bangun pemerintah Desa Gemuruh dengan bekerja sama dari berbagai pihak merupakan langkah nyata dalam mewujudkan pengembangan produk UKM.

"Hal ini tentu sekali kami menyambut baik dan sangat mendukung eksistensi wisata tersebut yang di lakukan oleh Pemdes Gemuruh bersama kelompok tani terutama kepada PT.Timah yang senantiasa memberikan kontribusi kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat sepulau kundur," ungkapnya.


Selain itu Camat Kundur Barat Yusufian mengapresiasi panitia beserta pemdes Gemuruh yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, mudah-mudahan dapat meningkatkan UKM. "Dan berharap dengan ada nya obyek wisata kolam bebek ini mampu memberikan peningkatan perekonomian warga melaui pengunjung dari dalam maupun dari luar daerah," ujarnya.

Terimakasih kepada pihak PT.Timah yang sudah menseponsori berbagai kegiatan perlombaan yang di lakukan semoga kedepan PT.Timah Tbk Bisa memberikan lebih banyak lagi kontribusinya agar obyek wisata kolam bebek ini benar- benar menjadi produk andalan bagi warga masyarakat dalam meningkatkan perekonomian.

Di tempat yang sama Kepala Desa Gemuruh Ari Nurfaizal SE dalam sambutannya mengemukakan, ucapan terimakasih kepada pihak PT. Timah yang telah membantu dan menjadi seponsor utama dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan tersebut merupakan sebagai bentuk promosi, untuk memperkenalka1n dan meningkatkan pengunjung di area wisata,dan juga sebagai ajang untuk menyalurkan hobi dan bakat masyarakat. 

"Mudah- mudahan PT.Timah senantiasa memperhatikan, dan mensuport kegiatan pembangunan serta pemberdayaan masyarakat di Wilayah Desa Gemuruh, yang mana memang merupakan tempat PT. Timah bernaung, atau bisa di bilang area ring 1 nya adalah di Desa Gemuruh," ujar Ari Nurfaizal.

Kemudian dari pada itu, sebagai Kades Gemuruh Saya juga mengapresiasi semangat teman-teman di Kelompok tani hutan, ketua panitia berserta RT, Pemuda, pemuka masyarakat, dan juga masyarakat yang telah bersusah payah mempersiapkan segala sesuatunya sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dan berharap kegiatan ini bisa berjalan dengan baik sesuai harapan kita bersama.

"Adapun tujuan dari berbagai kegiatan 
yang di lakukan merupakan sarana promosi wisata bebek air, dan juga sebagai ajang silatruhami, serta menghidupkan UKM di Desa Gemuruh, dan tentu memasyarkatkan olahraga, dan mengolahragakan masyarakaat,"  pungkasnya.

Yahya


Tim Marching Band Sultanah Asma Kedah Malaysia Ramaikan Batam International Marching & Art Competition 2024.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Batam International Marching & Art Competition (BIMAC) 2024 resmi dibuka di Jalan Engku Putri, Batam Centre pada Jumat (11/10/2024) malam. Event ini akan berlangsung selama 3 hari, Jumat-Minggu, 11-13 Oktober 2024.

"Event ini menjadi daya tarik wisata di Batam pada akhir pekan ini," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata.

Sepanjang berlangsungnya BIMAC, peserta akan memberikan berbagai pertunjukan seperti Street Parade, Color Guard, dan Drumline Battle, termasuk peserta dari Sultanah Asma Kedah Malaka Malaysia,  di Dataran Engku Putri dan Temenggung Abdul Jamal.

"BIMAC adalah kegiatan pertama, dan ini adalah bentuk aplikasi dari salah satu tupoksi kami yaitu ekonomi kreatif, khususnya di sektor musik," katanya.

Saat pembukaan acara, ditandai dengan pertunjukan Street Parade dari berbagai peserta, termasuk sekolah dan komunitas marching band. Total hadiah untuk pemenang mencapai 150 juta rupiah, yang akan dibagikan dalam tujuh kategori.

"Dengan event ini, diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke Batam," ujar Ardiwinata.

Event yang rencana akan dibuat dua tahunan itu, dibuka langsung oleh Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Andi Agung.

"Saya bangga dan turut berbahagia dengan diselenggarakannya acara ini. Melalui acara ini, kita berharap dapat lebih memperkenalkan Batam sebagai Kota yang tidak hanya terkenal dengan pariwisatanya, tetapi juga dengan budaya dan kreatifitasnya," kata Andi.

Acara yang baru pertama kali di selenggarakan ini di ikuti oleh 16 grup dengan jumlah sekitar 800 peserta yang berasal dari dalam dan luar negeri.

Dalam kesempatan itu, Andi Agung juga memberikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang telah menginisiasi acara ini dengan tujuan untuk meningkatkan kreativitas, disiplin, dan kerja sama antar peserta. Ia berharap kompetisi ini dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menampilkan bakat mereka dan memperkenalkan budaya Batam ke kancah internasional.

"Melalui kompetisi ini, kita berharap bukan hanya menjadi ajang untuk menampilkan keahlian serta bakat seni para peserta, tetapi juga sebagai wahana mempererat tali persaudaraan dan mempromosikan Batam di mata dunia," katanya.
 
"Event ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang membangun hubungan antar budaya dan memperkuat semangat persatuan. Mari kita dukung para peserta dan ciptakan suasana yang sportif," pungkasnya.

Fay


Sebuah kenfaraan roda empat tampak menerobos banjir di wilayah kota Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Hujan deras yang mengguyur kota Batam sejak Senin pagi, (14/10/2024), menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di kota Batam. 

Hujan yang berlangsung selama beberapa jam ini merendam permukiman, kendaraan, dan menyebabkan kemacetan di berbagai ruas jalan utama di kota Batam.

Dari rekaman video yang diterima, nampak beberapa warga terlihat kebingungan mengamankan kendaraan mereka dari genangan air. 

Salah seorang warga yang berada di lokasi, mengungkapkan keprihatinannya melihat kendaraan yang terendam .

"Aduh, kasihan mobilnya ada yang terjebak karena banjir,"

Sejumlah Wilayah di Batam Terendam Banjir, Mobil Terjebak hingga Aktivitas Warga Terganggu

Banjir parah terjadi di kawasan Mahkota Raya Batam Kota, Nagoya, Bengkong, Kepri Mall, dan Tembesi Tower. Genangan air ini memaksa warga untuk menunda aktivitas mereka, dan arus lalu lintas pun mengalami gangguan serius.

Banjir ini disebabkan oleh hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mulai turun sejak pagi. Beberapa titik lainnya seperti simpang Kepri (Plamo), simpang Kara (Dutamas), dan simpang Kaliban terpantau juga mengalami banjir. 

Kemudian, di kawasan Kaliban, air yang meluap dari saluran got di depan Mori Kopi, Niagamas, semakin memperparah kondisi jalan yang sudah tergenang air.

Di daerah Bengkong dan Nagoya, banjir terlihat memperlambat arus lalu lintas. Sejumlah kendaraan terpaksa berhenti karena ketinggian air yang semakin meningkat di beberapa ruas jalan.

Warga berharap pihak berwenang segera menangani masalah  ini agar genangan air bisa cepat surut dan aktivitas dapat kembali normal

Fay


Badan Pengusahaan (BP) Batam memfasilitasi pergeseran terhadap tiga Kepala Keluarga (KK) terdampak PSN Rempang Eco City ke rumah baru. (Ist)

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan (BP) Batam memfasilitasi pergeseran terhadap tiga Kepala Keluarga (KK) terdampak PSN Rempang Eco City ke rumah baru di Tanjung Banun, Jumat, (11/10/2024).


Pergeseran itu menambah total warga Rempang yang telah pindah ke rumah baru sebanyak 11 KK dari 210 KK yang telah berada di hunian sementara.

BP Batam mengapresiasi kepada warga atas dukungan yang diberikan dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan melalui PSN Rempang Eco City.

Dimana, PSN Rempang Eco City tertuang dalam Permenko Bidang Perekonomian RI Nomor 7 Tahun 2023 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Nomor 7 Tahun 2021 tentang Perubahan Daftar Proyek Strategis Nasional.

"Tentu kami apresiasi kepada warga Rempang atas dukungan yang diberikan, BP Batam terus berupaya maksimal agar investasi ini bisa berjalan sesuai yang telah diamanatkan oleh Pemerintah Pusat,” kata Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait.

Pihaknya meyakini bahwa Rempang akan menjadi daerah maju dan mesin ekonomi baru di Indonesia.

"Mari bersama kita tetap menjaga situasi kondusif di kota Batam khususnya di pulau Rempang sehingga investasi Rempang Eco City dapat segera terwujud dan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat," seru Ariastuty.

Sementara, warga Rempang Kasino mengucapkan terima kasih kepada BP Batam atas layanan yang diberikan selama menetap di hunian sementara hingga pindah ke rumah baru.

“Saya, warga pasir panjang mengucapkan terima kasih kepada pemerintah selama ini atas bantuan pemindahan sampai pindah ke Tanjung Banon, alhamdulillah terlayani tanpa kendala,” ucap Kasino.

“Mudah-mudahan masyarakat kedepannya lebih sejahtera,” ucapnya lagi mengakhiri. (r)



Pemain Tenis Meja sedang bertanding di pertandingan beregu Turnamen Tenis Meja PKTM Cup Ke-2 tahun 2024.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Perkumpulan Keluarga Tionghoa Meranti (PKTM) Kota Batam kembali menggelar Turnamen Tenis Meja PKTM Cup ke-2 tahun 2024. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, Sabtu (12/10/2024) sampai dengan Minggu (13/10/2024) yang dilaksanakan di GOR PKTM, Batu Ampar, kota Batam.

Sebanyak 120 insan pecinta olahraga tenis meja mulai dari usia dini hingga pemain veteran yang berasal dari dalam dan luar negeri, antusias mengikuti turnamen yang digagas oleh Perkumpulan Keluarga Tionghoa Meranti (PKTM) Kota Batam.

Senior Insan Olahraga Tenis Meja, Nisban Juardis mengatakan, ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Perkumpulan Keluarga Tionghoa Meranti (PKTM) Kota Batam. Dan, kegiatan ini merupakan kegiatan yang kedua kalinya dilaksanakan oleh PKTM.

"Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka ulang tahun PKTM. Dan, untuk merayakannya mereka melakukan kegiatan sosial. Salah satunya dengan menggelar Turnamen Tenis Meja," ungkap Nisban Juardis disela kegiatan.

Lebih lanjut dia mengatakan, dalam turnamen kali ini pihaknya lebih memfokuskan kepada para pemain usia dini. Namun, untuk para pemain senior pihaknya juga memberikan kesempatan untuk bermain.

"Tadi pagi sudah main pemain U-16 Putra dan U-18 untuk Putrinya. Sedangkan untuk kategori umum bagi warga kota Batam, dan kategori veteran untuk para pemain dari luar negeri seperti Singapura dan Johor Bahru Malaysia yang jumlahnya mencapai 30 pemain. Lalu pemain dari Medan dan Pekanbaru berjumlah 20 pemain," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, tak lupa dia juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Perkumpulan Keluarga Tionghoa Meranti (PKTM) Kota Batam yang memberikan perhatian besar terhadap dunia olahraga tenis meja di kota Batam. 

Begitu juga halnya dengan Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Batam dibawah naungan KONI Batam, sangat besar andilnya dalam turnamen ini, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan aman dan lancar.

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yakni, pembinaan pemain usia dini tidak hanya cukup sampai disini saja. Perlu, kerjasama yang baik dari pihak-pihak lain untuk mengkatkan prestasi para pemainnya.

"Bagi para pemain usia dini, sewaktu dia aktif melakukannya harus ada benang merah dengan masa depannya. Kalau tidak ada, maka prestasi itu akan menjadi tanda tanya," imbuhnya.

Masih menurut Nisban Juardis mengatakan, kenapa prestasi atlit olahraga tenis meja mandek alias tidak ada prestasi. Karena, selama ini perilaku yang dilakukan yakni hanya konsuntif dan bukan produktif.

"Kalau atlit itu produktif maka akan banyak prestasi yang didapatkan. Tapi sebaliknya, kalau atlit itu konsumtif, maka akan sulit untuk mendapatkan prestasi," sebutnya.

"Binaan, Prestasi, Masa Depan dan Produktif harus satu paket, tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya," ungkapnya.

Pihaknya berharap, melalui kegiatan ini akan muncul bibit-bibit atlit tenis meja kota Batam yang produktif, yang akan mengharumkan nama daerah dengan berbagai prestasi-prestasi yang diraihnya.

Dalam Turnamen Tenis Meja PKTM Cup ke-2 tahun 2024 kali ini, pihak penyelenggara menyediakan total hadiah sebesar Rp 11 juta.

Fay


Kepala BNNP Kepri Brigjen Pol Hanny Hidayat.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dalam upaya membantu mengembangkan kewirausahaan berupa usaha kopi gerobak bagi masyarakat rentan di kawasan rawan narkoba, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri mengajak para mantan pecandu, pengguna dan pengedar di kawasan Muka Kuning untuk ikut ambil bagian dalam kegiatan Kewirausahaan Kopi Gerobak.

Kepala BNNP Kepri Brigjen Pol Hanny Hidayat mengatakan, hal ini agar masyarakat yang selama ini berada dalam pusaran hitam narkotika di wilayah tersebut tidak berpikir lagi untuk berada di pusaran gelap narkotika.

“Kami adakan program ini agar dapat membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dan terhindar dari segala bujuk rayu bandar dan pengedar narkoba dalam kejahatan narkoba,” ucapnya Sabtu (12/10/2024).

Hanny menjelaskan, program ini juga merupakan bagian dari Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Dimana selama ini BNN RI dan jajarannya sudah dengan aktif melakukannya.

“Ini bagian dari P4GN, sesuai dengan arahan Kepala BNN RI Bapak Komjen Pol Marthinus Hukom,” jelasnya.

Di Kepri khususnya Batam sendiri, menurut Hanny kawasan yang terkenal menjadi pusat peredaran gelap narkotika adalah kawasan Muka Kuning. Untuk itu, dirinya sebagai Kepala BNNP Kepri tidak tinggal diam dengan kondisi yang terjadi saat ini di kawasan tersebut.

“Kita tidak tinggal diam, segala upaya kita lakukan untuk menekan peredaran gelap narkotika di kawasan Muka Kuning,” tegasnya.

Dalam hal ini, Hanny menjelaskan pihaknya tidak hanya melakukan pencegahan dengan tindakan tegas saja. Namun dengan cara pendekatan kepada masyarakat sekitar, agar bisa terlepas dari belenggu narkotika.

“Kita pikirkan itu, caranya untuk mengalihkan masyarakat sekitar yang mungkin selama ini ekonominya berkaitan pada kegiatan haram peredaran narkotika. Saat ini kita ajak untuk berwira usaha agar mereka ada kegiatan usaha untuk menopang ekonomi keluarganya,” ucapnya.

Hanny juga mengatakan, program Kewirausahaan Kopi Gerobak di Muka Kuning ini tidak main – main. Pihaknya akan terus menggencarkan kegiatan tersebut, agar kawasan Muka Kuning yang selama ini terkenal dengan image negatif bisa berubah menjadi kawasan yang baik.

“BNNP Kepri fokus untuk menjadikan kawasan Muka Kuning menjadi kawasan bersih dari narkoba atau kami beri istilah Muka Kuning Bersinar,” pungkasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau (Kepri) mengadakan kegiatan Kewirausahaan Kopi Gerobak. Kegiatan ini yakni memfasilitasi program alternatif development di kawasan rawan narkoba kawasan Muka Kuning, Sei Beduk, Batam, Kamis (10/10/2024).

Kegiatan ini merupakan program alternatif development di kawasan rawan narkoba ini berupa bimbingan teknis Lifeskill bagi masyarakat kawasan rawan narkoba di Kelurahan Muka Kuning, dan ini adalah pertemuan ke-2. 

Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kewirausahaan berupa usaha kopi gerobak bagi masyarakat rentan di kawasan rawan narkoba.
Sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dan terhindar dari segala bujuk rayu bandar dan pengedar narkoba dalam kejahatan narkoba. 

Adapun agenda materi yang diberikan yakni meningkatkan product knowledge and skill, inovasi produk dan juga peningkatan kemampuan marketing produk melalui media sosial.

Antusias masyarakat pada kegiatan ini juga lumayan baik. Dimana pada kegiatan setidaknya 21 masyarakat setempat ikut dalam kegiatan tersebut.

Fay



Yos Johan Utama, Guru Besar Hukum Tata Usaha Negara Undip.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Yos Johan Utama, Guru Besar Hukum Tata Usaha Negara Undip, menegaskan bahwa tidak ada kerugian negara dalam kasus yang menimpa Mardani H. Maming. 

Menurutnya, salah satu elemen terpenting dalam tindak pidana korupsi adalah pembuktian kerugian negara, namun hingga saat ini, tidak ada audit resmi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atau lembaga lainnya yang menunjukkan adanya kerugian tersebut.

"Tindak pidana korupsi harus dibuktikan dengan adanya kerugian keuangan negara. Dalam kasus ini, tidak ditemukan audit atau bukti yang menyatakan bahwa negara mengalami kerugian. Tanpa adanya bukti kerugian negara, tidak ada dasar yang kuat untuk menyatakan Maming bersalah," jelas Rektor Universitas Diponegoro periode 2015-2024 ini dalam pernyataannya, Jumat (11/10/2024).

Lebih lanjut, Yos menyebut bahwa keputusan hakim dalam kasus ini terlalu dipaksakan. Ia menilai bahwa bukti yang ada tidak cukup kuat untuk mendukung dakwaan terhadap Maming.

Sebagai mantan Bupati Tanah Bumbu, Maming dinilai telah menjalankan kewenangannya sesuai dengan prosedur yang diatur dalam Undang-Undang Pemerintahan Daerah.

"Tindakan Mardani Maming dalam menerbitkan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi yang ditetapkan, sehingga seharusnya tidak dianggap sebagai pelanggaran hukum," tambahnya.

Yos Johan menegaskan, perizinan tambang itu juga telah melalui kajian di daerah hingga pusat. Bahkan, IUP yang dikeluarkan telah medapatkan sertifikat clear and clean (CNC) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) selama 11 tahun. Sehingga bisa dipastikan, tidak ada masalah di situ.

Yos Johan merupakan salah satu narasumber dalam acara bedah buku “Mengungkap Kesalahan & Kekhilafan Hakim dalam Menangani Perkara Mardani H. Maming” yang diselenggarakan di Eastparc Hotel Yogyakarta, Sabtu (5/10/2024).

Diskusi yang melibatkan para ahli hukum itu menunjukkan bahwa dakwaan kepada Mardani Maming perlu ditelaah ulang demi menegakkan keadilan di di negeri ini. 

"Sistem peradilan kita harus memastikan bahwa setiap keputusan diambil dengan pertimbangan yang matang, berdasarkan fakta-fakta yang dapat dipertanggungjawabkan, sehingga keadilan bagi semua pihak dapat terwujud," ujar mantan rektor Undip dua periode ini.

Dalam kesempatan terpisah, Guru Besar Hukum Pidana Universitas Indonesia, Prof. Topo Santoso, juga menyoroti kelemahan dalam proses penuntutan. 

Ia menyatakan bahwa pihak yang dituduh sebagai pemberi suap, Alm. Hendry Setio, tidak pernah diperiksa karena telah meninggal dunia. Oleh karena itu, tuduhan mengenai "kesepakatan diam-diam" Mardani lemah.

"Kesepakatan diam-diam tidak dikenal dalam hukum pidana. Ini hanyalah asumsi yang tidak didukung oleh bukti konkret," tegas Topo.

Pernyataan ini diharapkan dapat menjadi perhatian publik, terutama terkait pentingnya penerapan asas keadilan dan pembuktian yang jelas dalam proses hukum.

**Tentang Prof. Dr. Yos Johan Utama SH MHUM:**  

Prof. Dr. Yos Johan Utama adalah Rektor Universitas Diponegoro (Undip) periode 2015-2024. Guru Besar Hukum Tata Usaha Negara dengan keahlian khusus dalam pemerintahan daerah dan hukum tata negara.

Alamat: Jl. Mangga VI No.18 Semarang

Pekerjaan: Dosen PNS Universitas Diponegoro.

Jabatan Akademik: Guru Besar.


(Fay) 


Badan Pengusahaan (BP) Batam menyerahkan rumah hunian baru kepada 1 Kepala Keluarga. (Ist)

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan (BP) Batam menyerahkan rumah hunian baru kepada 1 Kepala Keluarga terdampak PSN Rempang Eco City di Tanjung Banun, Kamis (10/10/2024) siang.

Serah terima itu menambah total warga Rempang yang pindah ke rumah baru sebanyak 8 KK dari 210 KK yang telah berada di hunian sementara.

"Terima kasih banyak kepada pemerintah khususnya BP Batam yang telah sungguh-sungguh melayani kami," ujar Wulan Ratnasati, warga Rempang.

Sementara, Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, kembali menyatakan komitmen pihaknya dalam menyelesaikan investasi Rempang Eco City. Ia katakan Rempang akan menjadi daerah maju dalam beberapa tahun kedepan bila investasi terwujud.

"Pembangunan Rempang Eco City akan memberikan banyak manfaat ekonomi, oleh karenanya dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan," ucap Ariastuty. (r)


Foto bersama para peserta Seminar Kesehatan yang digagas oleh INTI Kota Batam bekerjasama dengan Beacon Hospital Malaysia.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Kota Batam bekerjasama dengan Beacon Hospital Malaysia melaksanakan kegiatan seminar Kesehatan tentang Pengobatan Kanker Modern dan Kesehatan Reproduksi Wanita. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Sahid Vanilla Batam, Jum'at (11/10/2024).

Dalam seminar itu pihak penyelenggara menghadirkan narasumber yang sangat berkompeten di bidangnya yakni Senior Manager Beacon Hospital Malaysia, Esther Liliana W dan Consultan Obstetrician & Gynaecologist (Gynaecology-Oncology), Dr. Anuradha Suberamaniam.

Ketua Pimpinan Cabang INTI Kota Batam, Wong Bun Hock mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu program kerja yang telah disusun sebelumnya oleh para pengurus INTI Kota Batam seusai pelantikan beberapa bulan lalu.


Adapun tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk membantu masyarakat khususnya kaum wanita dan juga para anggota Perkumpulan INTI Batam maupun non anggota di INTI Batam, untuk mendapatkan informasi dan juga pengetahuan mengenai bahaya penyakit Kanker.

"Tujuan dari kegiatan ini adalah supaya para wanita di kota Batam mendapatkan informasi sejak dini mengenai bahaya penyakit kanker, dan juga mengetahui bagaimana cara penanggulangannya," ujar Pak Wong panggilan akrabnya usai kegiatan.

Lebih lanjut Pak Wong mengatakan, selain untuk menambah pengetahuan, kegiatan tersebut juga dapat memberikan pemahaman kepada para wanita tentang kesehatan reproduksi wanita, dan bagaimana cara untuk mengantisipasi, dan untuk menjaga kesehatannya masing-masing.


Dalam kegiatan itu, turut juga dilakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (MoU) antara INTI Kota Batam dengan Beacon Hospital Malaysia dalam bentuk pemberian diskon spesial ataupun potongan harga sebesar 50 persen, khusus bagi masyarakat yang mendaftar melalui INTI Kota Batam.

"Kepada anggota maupun masyarakat non anggota INTI Kota Batam yang ingin berobat ke Beacon Hospital Malaysia daftarnya melalui INTI Kota Batan akan mendapatkan diskon harga sebesar 50 persen," ungkapnya.

Masih menurut Pak Wong, bantuan ataupun diskon harga yang diberikan oleh Beacon Hospital Malaysia kepada INTI Kita Batam itu sesuai dengan visi misi INTI.

"Kalau bisa kita memberi dan dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat berarti visi misi tersebut telah berhasil," imbuhnya.


Lanjutnya, acara seminar kesehatan ini bisa dikatakan sangat berhasil. Hal itu dibuktikan dengan sangat antusiasnya para peserta seminar yang berasal dari PINTI Batam, Wanita Karier serta masyarakat lainnya mengajukan pertanyaan - pertanyaan seputar alat reproduksi wanita.

"Pesertanya sangat antusias sekali. Kalau tidak kita batasi, bisa-bisa gak selesai-selesai acaranya," ujar Pak Wong sambil tertawa kecil.

Pihaknya berharap, melalui kegiatan ini akan muncul kesadaran dari para wanita untuk lebih memperhatikan lagi kesehatan seputar reproduksi wanita, dan tahu bagaimana cara mengatasinya.

"Mencegah lebih baik daripada mengobati. Tadi Dr. Anuradha juga menyarankan life style itu lebih penting. Walaupun kita belum ada terdeteksi kanker, tapi tidak ada salahnya kita tetap menjaga pola makan yang baik dan sehat," imbuhnya.


Di lokasi yang sama, Senior Manager Beacon Hospital Malaysia, Esther Liliana W memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada INTI Kota Batam yang telah memfasilitasi kegiatan seminar kesehatan ini.

"Salut dan apresiasi untuk pengurus INTI Kota Batam," ucap Esther panggilan akrabnya.

Menurutnya, kerjasama yang dilakukan antara Beacon Hospital Malaysia dengan INTI Kota Batam ialah dalam hal pengiriman masyarakat kota Batam yang ingin melakukan medical checkup di Beacon Hospital Malaysia.

"Nantinya, bagi masyarakat yang ingin mendaftar medical checkup di Beacon Hospital Malaysia melalui INTI Kota Batam, akan mendapatkan spesial diskon atau potongan harga sebesar 50 persen dari harga yang telah ditetapkan," ungkapnya.

Kemudian, spesial diskon yang diberikan tersebut yakni paket i Essential Screening. Harga normal untuk paket ini yakni, untuk pria harga normalnya RM 1,999 dan untuk wanita sebesar RM 2.299. 
Begitu juga untuk Paket Cek Kesehatan berikutnya yakni, Paket i Advanced. Untuk pria harga normalnya sebesar RM 3.699 dan untuk wanita sebesar RM 3.999.

"Dengan adanya kerjasama ini, maka kedua paket ini akan mendapatkan spesial diskon sebesar 50 persen," promonya 

Dan, tak kalah pentingnya, adapun maksud dan tujuan kedatangannya ke kota Batam adalah untuk memberikan seminar kesehatan mengenai pengobatan kanker yang modern yang terdapat didi Beacon Hospital Malaysia.

"Hospital kami adalah Hospital yang sangat fokus dalam bidang kanker. Di Malaysia sendiri, Beacon Hospital merupakan rumah sakit yang paling banyak memiliki Tim Oncology. Bisa dibilang tim Oncology kami yang terbesar di Malaysia," sebutnya.

Masih menurut Esther, adapun rincian dokter-dokter yang dimiliki Beacon Hospital yakni, memiliki sebanyak 10 dokter Oncology, 2 Hematholgy untuk Kanker Darah, 2 Paliatif dan lebih dari 50 ahli bedah.

Lanjutnya, kenapa harus memilih Beacon Hospital, karena di Beacon Hospital memiliki teknologi yang canggih dan perawatan baru. Selain itu, memiliki dokter yang sangat berpengalaman atau pemimpin dalam memberikan pendapat dalam bidangnya.

Kemudian, pelayanan di Beacon Hospital bisa dikatakan yang paling bagus dikelasnya. Lalu, harganya juga sangat terjangkau. Dan, yang paling oenting telah mendapatkan penghargaan dan oengakuan Multi-Internasional.

Adapun layanan yang ada di Beacon Hospital yakni, Positron Emission Tomography-Computed Tomography (PET-CT). Lalu, ada CT Scan, Magnetic Resonance Imaging (MRI), 3D Digital Mood-Light Mammogram, Endoskopi Atas, Kolonoskopi, Ultrasound dan Rongent dan Bone Densitometry (DXA).

Senada, Consultan Obstetrician & Gynaecologist (Gynaecology-Oncology), Dr. Anuradha Suberamaniam mengajak masyarakat kota Batam untuk tidak takut memeriksakan kesehatan seputar reproduksi kewanitaan.

"Para wanita jangan takut dan malu untuk memeriksakan kesehatan seputar reproduksi kewanitaan. Penanganan penyakit sejak dini dapat menyelamatkan hidup anda hingga mencapai usia 65 tahun bahkan bisa lebih," pungkasnya.

Fay


Giat Pelatihan dan Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu, yang dilakukan oleh Srikandi PLN Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Srikandi PLN Batam konsisten menunjukkan kepedulian terhadap isu _stunting_ pada ibu dan anak, khususnya di Kota Batam. Kali ini, gugus tugas pegawai perempuan PLN Batam tersebut menyelenggarakan program Srikandi Peduli Ibu dan Anak yang bertajuk “Pelatihan dan Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu” di Unit Pelaksana Teknis Daerah Pusat Pelayanan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (UPTD P2PMKS) Nilam Suri Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam, Kamis (10/10-2024).

Hasil sinergi Srikandi PLN Batam dengan Puskesmas Kampung Jabi dan UPTD P2PMKS Nilam Suri ini diikuti oleh puluhan Kader Posyandu terpilih se-Kota Batam. Dalam kegiatan ini, dikupas tuntas relasi psikologis ibu dan anak serta tata cara komunikasi efektif yang dapat membantu kader posyandu dalam menyampaikan pemahaman mengenai _stunting_ kepada para ibu di Kota Batam.

Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Nagoya sekaligus Ketua Srikandi PLN Batam, Euis Hermawati, dalam sambutannya mengutarakan bahwa kegiatan ini masih merupakan rangkaian dari Program Ibu Asuh yang telah berjalan sejak beberapa waktu lalu. Tidak hanya memberi bantuan penyokong kebutuhan gizi ibu dan anak secara langsung, Srikandi PLN Batam juga berupaya agar para Kader Posyandu sebagai elemen penting dalam pemberantasan _stunting_ memiliki bekal yang cukup dalam melakukan penyuluhan, terutama terkait kesehatan ibu dan anak.

“Kami berharap pelatihan ini dapat memberi wawasan lebih dan meningkatkan pengetahuan Kader Posyandu tentang bagaimana menyampaikan penyuluhan agar gizi anak dapat tercukupi dengan baik. Selain itu, kami juga sangat menantikan sejauh mana dampak positif dari bantuan yang telah diberikan,” ungkap Euis.

Lebih lanjut, Euis menegaskan peran Srikandi PLN Batam sebagai agen sosialisasi isu-isu yang dekat dengan perempuan, baik di lingkup internal maupun eksternal perusahaan.

“Srikandi PLN Batam berkomitmen untuk selalu peduli terhadap isu-isu perempuan, termasuk kesetaraan gender dan pelecehan seksual yang perlu kita sadari bersama. Kami akan terus berupaya untuk memberi kontribusi nyata tidak hanya untuk perusahaan, melainkan juga masyarakat,” ujar Euis.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala UPTD P2PMKS Nilam Suri, Efriadi, mengapreasiasi kiprah Srikandi PLN Batam dalam menambah keterampilan masyarakat serta meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

“Pelatihan ini dapat menjadi tambahan pengetahuan bagi Kader Posyandu dalam melaksanakan tugasnya di masyarakat. Kader Posyandu penting karena berhubungan langsung ibu dan anak, sehingga kami berterima kasih atas terselenggaranya acara ini. Sebelumnya, UPTD P2PMKS Nilam Suri dan Srikandi PLN Batam juga telah berkolaborasi dalam sejumlah kegiatan seperti pemberian edukasi terhadap siswa-siswi sekolah menengah dan penyerahan bantuan,” tutur Efiriadi.

“Semoga kerja sama yang telah terjalin bisa tetap berlanjut untuk bersama-sama membangun Kota Batam,” tambah Efriadi lagi mengungkapkan harapannya.

Sementara itu,  Kepala Subbagian Tata Usaha Puskesmas Kampung Jabi, David, mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan dalam mewujudkan Zero New Stunting atau tidak ada penambahan angka _stunting_ baru.

"Diharapkan kegiatan ini dapat mencetak Kader-Kader dengan keterampilan komunikasi efektif kepada masyarakat sehingga dapat menjelaskan tentang _stunting_ dengan baik guna mencegah kasus baru,” tutup David.

Red


Desi Darmawati (tengah), warga Rempang yang baru pindah sempatkan foto bersama. (Foto: Dok. BP Batam)

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan (BP) Batam memfasilitasi pergeseran terhadap dua Kepala Keluarga (KK) terdampak PSN Rempang Eco City ke rumah baru di Tanjung Banon, Selasa, (8/10/2024).


Pergeseran itu menambah total warga Rempang yang telah pindah ke rumah baru sebanyak 7 KK.

Desi Darmawati, warga Rempang yang baru pindah memberikan apresiasi kepada BP Batam atas layanan yang diberikan selama menetap di hunian sementara hingga pindah ke rumah baru.

"Untuk pemindahan hari ini, kami berterimakasih kepada BP Batam dari awal hingga sekarang yang sudah memenuhi janjinya kepada kami," ujar Desi.

Ia berharap upaya BP Batam untuk memberikan kesejahteraan bagi keluarga nya dan masyarakat terdampak PSN Rempang Eco City bisa terus dilakukan. Desi yakin rencana investasi itu membawa harapan baru untuk kelangsungan hidup yang lebih baik.

"Semoga rencana investasi ini dapat mensejahterahkan masyarakat Rempang kedepannya," harap Desi.

Sementara, Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait mengaku pihaknya optimis investasi Rempang Eco City dapat terwujud. Hal itu beralasan, mengingat dukungan dari seluruh elemen masyarakat hingga seluruh komponen daerah dan pusat.

"Terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang luar biasa ini, harapannya investasi dapat segera terealisasi sehingga semakin memberikan dampak positif bagi masyarakat," pungkas Ariastuty. (r)



Calon Wakil Gubernur Kepri Nomor urut 1, Nyanyang Haris Pratamura.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Calon Wakil Gubernur Kepri No Urut 1Nyanyang Haris Pratamura menegaskan, jika Ansar Ahmad dan dirinya terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, maka Pemprov Kepri akan melanjutkan program memperjuangkan kepastian hukum program rumah nelayan yang dibangun diatas laut. 

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Nyanyang Haris Pratamura pada acara  kampanye dialogis yang dihadiri ratusan warga Kampung Melayu, Baru Besar, Rabu (9/9/2024).

Setelah menerbitkan lebih dari 2500 sertifikat rumah nelayan di atas laut sejak tahun 2023, Pemprov Kepri di bawah kepemimpinan Ansar Ahmad kembali menggelontorkan anggaran di tahun 2025 mendatang.

"Tahun lalu kita menganggarkan Rp3 miliar dan sudah menerbitkan 2500 sertifikat lebih, sudah dibagikan ke tujuh kabupaten kota untuk nelayan," jelasnya.

Dikatakan Nyanyang, penerbitan sertifikat rumah nelayan di atas laut kembali dilaksanakan tahun 2025, di mana melalui APBD Kepri telah dianggarkan dana sebesar Rp2 miliar untuk penerbitan 1000 hingga 2000 sertifikat rumah nelayan.

"Kita angsur supaya semua nelayan punya kepastian hukum, tanahnya punya nilai ekonomis karena sertifikatnya bisa diagunankan ke bank," ujar Ansar.

Di hadapan warga, Nyanyang meyakinkan dirinya akan terus memperjuangkan penerbitan sertifikat bagi rumah nelayan di Kepri yang dibangun di atas laut.

Ia memperkirakan masih ada sekitar 25 ribu rumah nelayan yang membutuhkan kepastian hukum.

"Terkecuali bagi bangunan di atas laut yang dipergunakan untuk kegiatan usaha yang memerlukan perizinan kelola perikanan dan rumah tangga nelayan (PKKPRL) yang diajukan bupati/wali kota," paparnya.

Sementara itu Tokoh masyarakat Kampung Melayu menegaskan, bersama masyarakat siap memenangkan pasangan Ansar-Nyanyang untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri.

" Dari dulu saya memang pendukung berat pa Ansar. Tentunya kami siap memenangkan. Kami akan berusaha semaksimal mungkinlah mudah-mudahan beliau bisa duduk karena kita dari awal-awal juga saya bersama pa Ansar," tegasnya.

"Kita semua masyarakat mendoakan beliau apa yang dicita-citakan dan apa yang kita doakan semua dijabat oleh Allah dia bisa duduk sebagai wakil gubernur nanti tetap memperhatikan masyarakat di bawah, kami tetap berjuang di bawah," pungkasnya.

Fay


Para pegolfer dari dalam dan luar negeri foto bersama.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sebanyak 150 pegolf mancanegara bersaing di 1st Batam Golf Tournament yang berlangsung pada, Rabu hingga Kamis (9-10/10/2024).

1st Batam Golf Tournament digelar oleh Pesona Golf & Travel Services dan Mutiara Travel mengambil tempat di Palmsprings Golf & Country Club, Batam Island Country Club, 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata memukul Bola Asap pertanda dimulai event 1#Batam Golf Tournamen,

Dalam momen itu, Ardi mengapresiasi banyaknya event olahraga bertaraf internasional yang digelar di Batam.

"Ini upaya untuk membangkitkan pariwisata, khususnya sport tourism," ujar Ardwinata.

Ardiwinata mengaku, Batam menjadi surga bagi para pegolf karena memiliki lapangan bertaraf internasional.

"Event internasional kerap digelar, dan saat ini digelar 1st Batam Golf Tournament yang diikuti 150 pegolf mancanegara," ujarnya.

1st Batam Golf Tournament ini memperebutkan sejumlah hadiah, untuk hole in one disiapkan mobil sebagai hadiah.

"Ini kesempatan juga bagi Batam untuk mempromosikan sejumlah potensi, khususnya olahraga golf ke mancanegara," kata Ardiwinata.

Ia berharap, dengan banyaknya event bertaraf internasional di Batam, semakin meningkatkan sektor pariwisata dan mendongkrak jumlah kunjungan wisman ke Batam.

Salah seorang peserta V Annatha Pandmanabhan berasal dari Oman mengatakan senang dapat berpartisipasi di event ini.

"Saya datang langsung dari Oman untuk mengikuti event ini karena saya tau Batam punya lapangan golf yang baik serta Kota nya maju pesat, disamping bermain golf saya juga mencari relasi untuk mengembangkan bisnis di Batam," ujarnya Oman yang merupakan Vice Presiden Zahara Group dari Oman  

Untuk diketahui, Wisman ke Batam pada Agustus 2024 mencapai 120.185 kunjungan. Jumlah itu meningkat 18,88 persen.

"Kunjungan wisman terus meningkat, terima kasih semua pihak yang terus bekerja keras demi pariwisata Batam," katanya.

Ia mengungkapkan, sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, jumlah wisman ini mengalami peningkatan sebesar 18,88 persen jika dibanding jumlah wisman bulan sebelumnya, dimana jumlah kunjungan wisman pada bulan Juli 2024 sebanyak 101.099 kunjungan.

"Wisman yang berkunjung ke Kota Batam pada bulan Agustus 2024 didominasi oleh wisman berkebangsaan Singapura mencapai 53,52 persen dari total jumlah wisman selama Agustus 2024," katanya.

"Kemudian, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau pada bulan Agustus 2024 rata-rata 56,35 persen atau naik 3,99 poin dibanding TPK Juli 2024 yang tercatat sebesar 52,36 persen," sebutnya.

Lanjutnya, rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu Indonesia pada hotel berbintang di
Provinsi Kepulauan Riau pada bulan Agustus 2024 tercatat sebesar 1,91 hari atau naik 0,06 poin dibanding dengan bulan Juli 2024.

"Jika dibandingkan Agustus 2023, jumlah kunjungan wisman ke Kota Batam naik
sebesar 26,19 persen," katanya.

Peningkatan jumlah kunjungan wisman selama bulan Agustus 2024 ke Kota Batam terjadi di pintu masuk yang ada di Kota Batam yaitu Pelabuhan Ferry Batam Center, Pelabuhan Nongsa Pura, Pelabuhan Ferry Harbourbay, Pelabuhan International Sekupang dan Bandar Udara Internasional Hang Nadim.

"Semoga Batam bisa mencapai kunjungan wisman hingga 2 juta kunjungan pada 2024 ini," pungkasnya.

Fay


Direktur Love Seafood, Harry Sontan.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Restaurant Love Seafood terus melebarkan sayap bisnisnya di kota Batam. Terbaru, restoran seafood yang terkenal fresh dan enak dengan harga yang terjangkau ini kembali membuka cabang terbarunya di kota industri, Bandar Dunia Madani ini.

Tepat hari ini, Rabu (9/10/2024) Love Seafood Restaurant Punggur yang berada persis disebelah Pelabuhan Punggur, tepatnya di Jalan Pattimura Telaga Punggur, Kabil, Kota Batam secara resmi melakukan grand opening dan dibuka untuk umum.

Prosesi peresmian Love Seafood Restaurant Punggur ini ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng yang dilakukan secara bersama-sama dengan para pemilik saham. Dan, disaksikan juga oleh para tamu undangan yang hadir.


Direktur Love Seafood, Harry Sontan mengatakan Love Seafood Restaurant Punggur yang baru saja melakukan grand opening ini merupakan cabang yang ke empat untuk di wilayah kota Batam.

"Love Seafood Restaurant Punggur ini merupakan cabang kami yang ke empat setelah Love Seafood Tanjung Piayu Laut, Love Seafood Batam Center dan Love Seafood Nagoya," ujar Harry saat ditemui di sela-sela-disela kegiatan.

Lebih lanjut Harry mengatakan, lokasi Love Seafood Restaurant Punggur ini memiliki letak yang sangat strategis yakni berada di area perbukitan. 

Kemudian, karena letaknya berada di area perbukitan, menjadikan restaurant ini memiliki view ataupun pemandangan yang sangat indah yakni langsung mengarah ke laut lepas.

"Kelebihan dari Love Seafood Restaurant Punggur ini posisinya berada di area perbukitan. Jadi, karena posisinya yang berada di ketinggian, sehingga pemandangannya langsung mengarah ke laut lepas," jelas Harry.

"Kalau untuk view, Love Seafood Restaurant Punggur ini the best lah," sambungnya lagi


Lanjutnya, restaurant love seafood yang ada di kota Batam memiliki karakteristik dan kelebihannya masing-masing. 

Dijelaskannya, untuk Love Seafood Tanjung Piayu Laut, posisi restaurant persis berada di atas laut. Jadi, bagi para pengunjung yang ingin merasakan sensasi makan diatas laut, Love Seafood Tanjung Piayu tentu menjadi pilihan yang tepat. 

Selanjutnya, Love Seafood Batam Center dan Love Seafood Nagoya juga tak ingin ketinggalan. Di dua lokasi ini, bagi para pecinta makanan seafood yang fres tak perlu jauh-jauh untuk mendapatkannya. 

"Cukup datangi saja di dua lokasi tersebut, maka para pengunjung sudah bisa mendapatkan makanan seafood yang fresh dan enak dengan harga yang terjangkau," imbuhnya.

Masih menurut Harry, untuk Love Seafood Restaurant Punggur, pihaknya akan menghadirkan menu spesial yang disajikan khusus bagi para pengunjung yang hadir. Adapun menu khusus yang akan dihadirkan tersebut diantaranya, menu Ikan Garam.

"Menu Ikan Garam ini menjadi menu spesial kami yang dikhususkan bagi para pengunjung setia kami yang datang di Love Seafood Rastaurant Punggur," ucapnya.

Selain menyajikan menu Ikan Garam, pihaknya juga akan menyajikan menu-menu lainnya sebagaimana yang ada diseluruh cabang love seafood di kota Batam.

"Untuk menu andalan kami di love seafoof itu sendiri yakni Steamboat. Di menu ini, semua bahan-bahannya dicampur seperti, ikan, udang, sotong, gong-gong dan lainnya dimasak dalam satu wadah," jelasnya.

"Kalau mau membuat steamboat itu kuncinya bahan-bahannya harus fresh. Jadi, kalau bahannya tidak fresh, bau amisnya akan keluar. Love Seafood akan tetap terus menjaga kualitas mekanannya," sambungnya.

Kemudian, Harry juga mengatakan Love Seafood Restaurant Punggur ini menempati bangunan 2 lantai, sehingga lokasinya menjadi sangat luas. Belum lagi pemandangan yang disuguhkan yang langsung menghadap ke laut lepas, menambah sensasi makan menjadi tak terlupakan.

"Dilokasi ini bangunannya dua lantai ada outdoor dan indoor. Kalau digabungkan keduanya bisa menampung sebanyak 200 meja. Jadi, pengunjung tidak perlu kuatir kehabisan tempat. Dijamin akan selalu mendapatkan tempat untuk makan," imbuhnya. 

Lanjutnya, selain tempat yang luas, dilokasi ini juga memiliki beberapa ruangan VIP dan ruangan untuk meeting. Selain itu, lokasi Love Seafood Punggur ini juga memilki lahan parkir yang sangat luas, yang bisa menampung puluhan mobil sekaligus.

Kemudian, untuk jam operasional restaurant, pihaknya baru mulai melayani tamu dari pukul 10.00 Wib sampai dengan pukul 22.00 Wib.

"Selama masa grand opening ini, kami memberikan diskon spesial sebesar 20 persen untuk semu menu yang di pesan," promonya.

Sementara, Tokoh Masyarakat Muda Tionghoa, Tan A Tie yang hadir ke acara grand opening Love Seafood Restaurant Punggur mengucapkan selamat dan sukses dan memberikan apresiasi kepada pemilik restaurant.


Menurutnya, dengan dibukanya cabang ke empat Love Seafood di kota Batam, tentunya akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi kota Batam.

Belum lagi dari sisi mengurangi pengangguran di kota Batam. Tentunya, Restaurant Love Seafood ini akan mengutamakan menyerap tenaga kerja lokal yang ada di sekitar lokasi restaurant ini.

"Salut dan apresiasi untuk pemilik Love Seafood Restaurant. Saya mendoakan semoga Love Seafood bisa terus berkembang dan semakin banyak lagi memberikan manfaat bagi masyarakat banyak dan juga bagi pemerintah daerah," pungkasnya.

Fay


Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia atau Indonesian Logistics Forwarders Association (ALFI/ILFA) DPC Batam, Maradonald (tengah).

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia atau Indonesian Logistics Forwarders Association (ALFI/ILFA) DPC Batam, Maradonald Alias Apin ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus penganiayaan.

Sat Reskrim Polresta Barelang Unit 4 Jatanras menetapkan tersangka kepada Ketua ALFI Batam, pada tanggal 20 September 2024.

Hal itu langsung disampaikan Kasat Reskrim Polresta Barelang melalui Kanit IV Jatanras, AKP Ferry Supriadi yang menegaskan bahwa Ketua ALFI Batam Maradonald Alias Apin sudah ditetapkan menjadi tersangka.

"Sudah ditetapkan sebagai tersangka, penetapan dilakukan pada tanggal 20 September 2024 kemarin," ujar Ferry.

Ferry menjelaskan, pihaknya juga sudah melayangkan surat pemanggilan pertama tersangka pada 7 Oktober 2024, namun tersangka tidak datang.

"Tersangka minta penundaan pemeriksaan, karena sakit. Ada surat sakitnya," katanya.

Lanjut Ferry, hari ini, Rabu 9 Oktober 2024 pihaknya kembali mengirimkan surat pemanggilan kedua kepada tersangka untuk pemeriksaan.

"Makanya hari ini dikirim panggilan keduanya," ungkap Ferry.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia atau Indonesian Logistics Forwarders Association (ALFI/ILFA) DPC Batam, Apin Maradonal terjerat kasus penganiayaan supir trailer yang terjadi dipinggir jalan depan PT Persero Batam, Batuampar, pada awal Agustus 2024.

Fay


Wakil Ketua II DPRD Kota Batam dari Partai PDI Perjuangan, Budi Mardiyanto.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: DPRD Kota Batam menggelar sidang paripurna untuk menetapkan usulan calon pimpinan yakni Wakil Ketua II DPRD Kota Batam Masa Jabatan 2024-2029, Rabu (9/10/2024) siang. 

Penetapan usulan tersebut setelah Dewan menerima surat usulan pimpinan DPRD dari Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kota Batam.

Adapun isi surat tersebut adalah mengusulkan Budi Mardiyanto SE MM sebagai calon Wakil Ketua II DPRD Kota Batam. Untuk diketahui, posisi Wakil Ketua II memang menjadi hak PDIP sebagai partai peraih suara terbanyak ketiga di DPRD Kota Batam. 

Namun pengusulan dari DPC PDIP baru keluar, sehingga penetapan dan pengambilan sumpah/janji Wakil Ketua II ini tidak dapat dilakukan berbarengan dengan penetapan dan pengambilan sumpah/janji pimpinan Dewan yang lain yakni; Muhammad Kamaluddin SPdI sebagai Ketua, Haji Aweng Kurniawan sebagai Wakil Ketua I, dan Hendra Asman SH MH sebagai Wakil Ketua III.

Dalam paripurna yang berlangsung singkat itu, terlebih dahulu Ketua DPRD Muhammad Kamaluddin SPdI selaku pimpinan rapat membacakan perubahan agenda kegiatan DPRD berdasarkan hasil rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD. 

Salah satu perubahan agenda itu adalah menyepakati tanggal pengambilan sumpah dan janji pimpinan DPRD (wakil ketua II) pada Rabu (16/10/2024) mendatang.

Setelah itu dilanjutkan dengan penetapan usul Budi Mardiyanto SE MM sebagai calon Wakil Ketua II DPRD Kota Batam. Namun terlebih dahulu, Kamaluddin menyampaikan isi surat dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Batam mengenai usulan calon pimpinan DPRD.

“Apakah saudara-saudara menyetujui penetapan Budi Mardiyanto SE MM sebagai calon pimpinan DPRD Kota Batam?” tanya Kamal yang langsung dijawab, “setuju” oleh anggota Dewan yang hadir.

Dengan kesepakatan Dewan tersebut, Kamaluddin pun menegaskan agar DPC PDIP Kota Batam dan Sekretariat DPRD Kota Batam untuk dapat menindaklanjuti hasil penetapan Dewan tersebut.

Diantaranya, mengajukan usul itu ke Gubernur Kepulauan Riau selaku perwakilan pemerintah pusat, untuk dapat mengesahkan usulan berkenaan. 

Selain itu juga mempersiapkan agenda pengucapan sumpah dan janji Budi Mardiyanto SE MM selaku Wakil Ketua II DPRD Kota Batam pada Rabu (16/10/2024) mendatang.

Setelah itu, sidang paripurna berkenaan pun ditutup. Ikut hadir dalam paripurna itu Wakil Ketua I DPRD Haji Aweng Kurniawan dan Sekda Kota Batam Jefridin Hamid.

Fay


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.