Semenisasi jalan tok Jais Dusun ll Canggai Gundik, Desa Tebias .

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di bidang pembangunan infrastruktur agar bisa dimanfaatkan untuk mengangkat pertumbuhan ekonomi. Pemerintah Desa Tebias semenisasi jalan dengan volume, panjang mencapai 235 meter, lebar mencapai 1,5 meter. 

Pembangunan infrastruktur jalan semenisasi yang sudah rampung di bangun tepatnya dijalan tok Jais Dusun ll Canggai Gundik, Desa Tebias Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun, Jumat (20/10/2023).

Kepala Desa Tebias Nazaruddin, kepada awak media ini mengungkapkan, bahwa, pembangunan semenisasi Jalan Tok Jais tersebut, merupakan jalan yang menghubungkan antar Dusun dan sebagai akses bagi warga yang mata pencahariannya sebagai petani.
 
"Usulan pembangunan semenisasi Jalan Tok Jais ini dibangun setelah disepakati dan disetujui melalui hasil musyawarah Desa tentang rencana kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan rapat dipimpin langsung oleh Kepala Desa Nazaruddin, kala itu," ujarnya. 

Dikatakan Kades, dalam hasil musyawarah tersebut, tidak hanya kegiatan fisik saja yang menjadi prioritas, melainkan ada kegiatan lain yang menjadi fokus utama seperti, kegiatan pemberdayaan dan pembinaan kemasyarakatan Desa termasuk didalamnya ada bantuan BLT dan kegiatan olahraga.

"Namun demikian, tidak semua usulan dari masyarakat dapat diakomodir oleh Pemerintah Desa, hal itu dikarenakan bahwa Dana Desa (DD) untuk pembangunan fisik sangat terbatas," tuturnya. 

Kemudian, lanjutnya, ada beberapa usulan yang di usulan oleh warga namun sampai saat ini belum bisa terakomodir semua dan akan kita upayakan di penghujung tahun 2024 bahkan di tahun 2025 mendatang.

"Saya berharap kepada seluruh warga Desa Tebias tetap kompak tetap menjunjung solidaritas dan bekerjasama dalam memajukan Desa sehingga apa yang kita harapkan dapat di wujudkan sesuai harapan kita bersama," pungkas Kades Tebias Nazaruddin sembari mengamini nya.

(A.Yahya)


Kepala BP Batam, H. M. Rudi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) di Batam kembali mengalami pertumbuhan yang signifikan sepanjang Triwulan I 2024.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI mencatat, nilai PMA Kota Batam mencapai Rp 5,73 triliun pada Kuartal I 2024.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan signifikan dari Kuartal I tahun sebelumnya yang hanya senilai Rp 2,61 triliun.

Di samping itu, Singapura masih menjadi negara yang mendominasi realisasi PMA di Batam sepanjang Kuartal I 2024 dengan nilai investasi sebesar USD 240,097 juta atau setara Rp 3,601 triliun.

Tidak hanya Singapura, dua negara Asia lainnya juga masih berkontribusi besar terhadap peningkatan nilai PMA Kota Batam.

Keduanya adalah Tiongkok dengan nilai investasi USD 72,16 juta atau setara Rp 1,082 triliun dan Jepang dengan nilai investasi USD 34,13 juta atau setara dengan Rp 512,085 miliar.

Kepala BP Batam, H. Muhammad Rudi mengapresiasi kerja keras seluruh pihak dalam menjaga kenyamanan dan keamanan investor. Sehingga, situasi kondusif di Batam mampu memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan investasi.

Selain itu, Muhammad Rudi mengatakan jika pencapaian ini juga tidak terlepas dari peran strategis BP Batam dalam memberikan kemudahan perizinan pada investor.

"Gairah investasi sangat berpengaruh besar terhadap ekonomi Batam. Saya berharap, seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga situasi kondusif kota tercinta ini agar perekonomian bisa terus bergerak," ujar Muhammad Rudi, Rabu (3/7/2024).

Ia mengajak seluruh komponen daerah untuk mendukung langkah strategis BP Batam dalam menjaga iklim investasi. Tujuannya untuk menjadikan Batam sebagai salah satu destinasi investasi unggulan di Indonesia.

"Kalau kita semua kompak, tentu tidak ada yang sulit. Ekonomi harus terus bangkit dan kita semua memiliki peran penting dalam mewujudkan Batam sebagai kota maju," tambah Rudi.

Berikut daftar lima negara dengan nilai investasi terbesar di Batam pada Kuartal I 2024 (Data BKPM RI) :

1. Singapura USD 240,097 juta atau Rp 3,601 triliun ;

2. Tiongkok USD 72,16 juta atau Rp 1,082 triliun ;

3. Jepang USD 34,13 juta atau Rp 512,085 miliar ;

4. Perancis USD 15,85 juta atau Rp 237,77 miliar ;

5. Hongkong USD 4,95 juta atau Rp 74,304 miliar. (*)



DPRD Terima KUA/PPAS Perubahan APBD 2024.


BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: DPRD Kota Batam mulai membahas Rancangan Perubahan KUA/PPAS APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2024. Hal itu dilakukan setelah DPRD menerima pengajuan rancangan APBD Perubahan itu dari Walikota Muhammad Rudi dalam rapat paripurna DPRD Kota Batam, Rabu (3/07/2024) siang.

Rapat paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua I DPRD Muhammad Kamaludin dan Wakil Ketua II DPRD Muhammad Yunus Muda. Walikota Muhammad Rudi hadir langsung menyampaikan rancangan perubahan APBD berkenaan.

Saat membuka paripurna ini, Kamaludin menjelaskan bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 169 ayat (1) Peraturan Pemerintah (PP) No 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah menyatakan Rancangan perubahan KUA dan rancangan perubahan PPAS disampaikan kepada DPRD paling lambat minggu pertama bulan Agustus dalam tahun anggaran berkenaan.

Dia juga menyatakan DPRD telah menerima surat Walikota Batam perihal pengajuan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran/Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA/PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024.

“Pada rapat paripurna ini Walikota Batam akan melakukan penyampaian dan penjelasan atas Rancangan Perubahan KUA/PPAS APBD Kota Batam tahun anggaran 2024,” ungkap Kamaludin yang langsung memberikan kesempatan pertama kepada Walikota Muhammad Rudi.

Dalam penyampaiannya, Walikota Rudi menjelaskan bahwa rancangan perubahan APBD tersebut mempedomani perubahan rencana kerja perangkat daerah (RKPD( tahun angaran 2024 yang memuat kondisi ekonomi makro daerah, asumsi penyusunan APBD, kebijakan pendapatan daerah, kebijakan belanja daerah, kebijakan pembiayaan daerah, dan strategi pencapaian daerah.

Ada dua komponen pokok Rancangan Perubahan KUA/PPAS APBD 2024 yang diajukan Walikota Batam hari itu. Pertama, kenaikan target pendapatan daerah dari semula Rp 3,4 trilyun lebih pada APBD murni 2024 menjadi Rp 3,6 trilyun lebih pada APBD Perubahan 2024, atau naik sekitar 7,33 persen. Target kenaikan pendapatan ini terjadi pada pendapatan asli daerah (PAD) dari Rp 1,712 trilyun menjadi Rp Rp 1,755 trilyun atau naik 2,48 persen.

Pendapatan transfer juga di ditargetkan naik dari semula Rp 1,728 trilyun lebih menjadi Rp 1,938 trilyun lebih atau naik 12,14 persen. Sedangkan sektor lain-lain pendapatan yang semula nol ditetapkan menjadi Rp 68 juta lebih.

Perubahan pada pendapatan ini juga berdampak pada perubahan komponen alokasi belanja daerah. Pada APBD murni tahun 2024 alokasi belanja ditetapkan Rp 3,5 trilyun lebih. Namun pada perubahan anggaran ini diajukan Rp 3,8 trilyun lebih.

“Rencana belanja pada perubahan APBD 2024 ini naik sekitar 7,72 persen,” ungkap Walikota Rudi.

Dijelaskan pula komponen belanja yang naik meliputi alokasi belanja operasi dari Rp 2,8 trilyun lebih pada APBD murni diusulkan jadi Rp 3,096 trilyun pada APBD perubahan atau naik sekitar 8,33 persen. Alokasi belanja modal juga naik sebesar 11,42 persen dari Rp 635 juta lebih menjadi Rp 707 juta lebih. Hanya pada alokasi belanja tidak terduga yang diturunkan dari semula Rp 43 milyar menjadi Rp 5,4 milyar lebih atau turun 87,24 persen.

Dalam pidatonya, Walikota Rudi juga menyampaikan perubahan sektor penerimaan pembiayaan. Bila semula ditargetkan Rp 95 milyar pada APBD murni, dinaikkan mejadi Rp 115 milyar lebih atau naik sekitar 21, 86 persen.

Kenaikan ini, kata Walikota Rudi, disebabkan adanya pelampauan penerimaan pendapatan yang sudah ditetapkan penggunanya antara lain dana alokasi umum pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

“Selanjutnya kami harapkan dapat dilakukan pembahasan bersama antara badan anggaran DPRD dengan tim anggaran pemerintah daerah Kota Batam sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ungkap Walikota Rudi menutup penyampaiannya.

Usai berpidato, Walikota Rudi juga menyampaikan buku perubahan anggaran tersebut yang diterima langsung Wakil Ketua I DPRD Muhammad Kamaludin dan Wakil Ketua II Muhammad Yunus Muda.

“Rancangan perubahan KUA/PPAS APBD Kota Batam tahun anggaran 2024 ini selanjutnya akan dibahas Badan Anggaran DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Kota Batam,” ungkap Kamaludin yang sejurus setelah ini menutup jalannya rapat paripurna berkenaan.

Fay


Penunjukan lokasi peta pembangunan IPAL. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: BP Batam terus menggesa pengerjaan sambungan pipa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) ke 11.000 rumah di Kecamatan Batam Kota.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait mengungkapkan jika progres keseluruhan pekerjaan saat ini telah mencapai 90,15 persen meliputi bangunan Gedung IPAL, 5 Stasiun Pompa, 114 kilometer sambungan pipa utama dan sekunder, serta pipa sambungan rumah.

"Sesuai laporan tim, untuk sambungan rumah atau _house connection_ progresnya pun sudah mencapai 57,57 persen. Oleh sebab itu, kami membutuhkan dukungan dan masukan dari masyarakat agar pengerjaan ini bisa maksimal," ujar Tuty, panggilan akrabnya, Selasa (2/7/2024).

Tuty mengatakan, jaringan IPAL ini merupakan proyek yang bertujuan untuk mengolah limbah domestik menjadi air bersih dan pupuk organik dalam rangka mendukung penghijauan dan kelestarian lingkungan Kota Batam.

Di samping itu, lanjut Tuty, proyek ini menjadi Langkah strategis dalam mengamankan waduk dari limbah domestik, penataan sanitasi dan penyehatan lingkungan, serta meningkatkan taraf kesehatan masyarakat Batam.

"Selain infrastruktur yang bagus, BP Batam juga berkomitmen mengedepankan pembangunan Batam yang asri dan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan iklim investasi," tambah Tuty.

Ia berharap, proyek ini dapat rampung sesuai target sehingga masyarakat Batam bisa merasakan manfaat dari pengerjaannya.

"Proyek ini merupakan program berkelanjutan yang bertujuan menjaga kondisi lingkungan. Selain modern, Batam juga dapat berkembang menjadi kota yang asri dan nyaman," pungkasnya. (*)



Donor Darah di HUT PT. Timah. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Rangkaian Bulan Bakti PT Timah dalam rangka menyambut HUT ke-48 PT Timah dilaksanakan di Kantor Wilasi Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (1/7/2024). Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan yakni donor darah.

PT Timah berkolaborasi dengan PMI Kabupaten Karimun mengumpulkan sebanyak 68 kantong darah dalam kegiatan Bulan Bakti HUT ke-48 PT Timah. Antusiasme karyawan untuk mendonorkan darah cukup tinggi.

Sebelumnya, rangkaian kegiatan Bulan Bakti PT Timah dilaksanakan diantaranya ialah pemeriksaan kesehatan gratis dan juga khitanan massal.

Teknisi Transfusi Darah PMI Kabupaten Karimun Mardian mengapresiasi kegiatan donor darah yang diinisasi PT Timah karena bisa meningkatkan pasokan darah.

"Terima kasih PT Timah telah melaksanakan kegiatan donor darah untuk memenuhi kebutuhan darah di Kabupaten Karimun dan antusiasnya cukup tinggi," katanya.

Menurutnya, dengan adanya kegiatan donor darah seperti ini dapat membantu para pendonor yang ingin mendonorkan darah namun terkendala jarak.

"Dengan adanya donor darah ini paling tidak membantu karyawan yang ada di PT Timah untuk melakukan donor darah kalau mau ke PMI jauh, apalagi antar pulau. Mungkin ada keterbatasan waktu dan jarak. Dengan begini bisa memudahkan untuk yang di daerah Perayun untuk berubah," katanya.

Ia menyebutkan, dalam satu bulan PMI membutuhkan sekitar 400-500 kantong darah. Sehingga dengan adanya kegiatan seperti bisa membantu memenuhi pasokan darah.

"Kami berharap kegiatan ini rutin dilaksanakan, misalnya setahun tiga kali sehingga bisa memfasilitasi yang ingin donor. Terima kasih PT Timah yang telah melaksanakan kegiatan ini," ucapnya.

Salah satu peserta donor darah, Herizon mengatakan karyawan wilayah kundur antusias mengikuti donor darah ini.

"Antusias karyawan sangat baik untuk melaksanakan donor darah, puluhan kantong darah terkumpul. Semoga PT Timah bisa terus memberikan manfaat bagi masyarakat," ucapnya.

Senada, Mariani karyawan PT Timah mengatakan dirinya memang rutin mengikuti kegiatan donor darah yang dilakukan PT Timah. Selain bisa membantu orang lain, dengan donor darah juga memberikan manfaat kesehatan bagi tubuhnya.

"Selain membantu sesama, donor darah juga memiliki banyak manfaat kesehatan. Semoga kedepannya ini rutin dilakukan, PT Timah semakin jaya dan semakin banyak produksinya sehingga bisa terus mengadakan Bulan Bakti," harapnya.

Sama halnya dengan Eko Yurifaroza mengatakan, kegiatan donor darah ini merupakan salah satu kegiatan yang ditunggu karyawan agar bisa donor darah dan bisa membantu sesama.

A.Yahya


Penunjukan lokasi terhadap warga terdampak pembangunan Rempang Eco-City.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: BP Batam memberikan kesempatan kepada warga terdampak pembangunan Rempang Eco-City untuk memilih lokasi hunian atau rumah baru sesuai _site plan_.

Langkah ini merupakan bentuk komitmen BP Batam dalam rangka pemenuhan hak-hak warga terdampak pengembangan Kawasan Rempang yang telah bergeser sejak bulan September 2023 lalu.

"Warga yang sejak awal bersedia untuk bergeser kami berikan kesempatan di awal untuk memilih rumah dan blok yang mereka inginkan sesuai dengan _site plan_. Harapannya, warga tersebut dapat menempati rumah baru yang saat ini dalam tahap pengerjaan," ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, Selasa (2/7/2024).

Ariastuty menjelaskan, BP Batam saat ini sedang menggesa pengerjaan 96 rumah baru yang berlokasi di Tanjung Banon.

Dimana, keseluruhan rumah tersebut akan berdiri di atas kaveling seluas 500 meter persegi dan memiliki tipe 45.

"Sesuai hasil rapat bersama Kementerian Investasi, target pengerjaan rumah ini bisa selesai pada bulan September nanti. Mohon doanya agar tidak ada kendala selama proses berlangsung," tambah Tuty, panggilan akrabnya.

Sebagaimana diketahui, pembangunan tahap pertama Rempang Eco-City akan memakai lahan seluas 2.370 hektare.

Di lahan tersebut, terdapat 961 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak pembangunan proyek.

Untuk warga terdampak, BP Batam pun memberikan santunan berupa uang sewa rumah sebesar Rp 1,2 juta per KK sebelum hunian baru selesai.

Tidak hanya itu, BP Batam juga memberikan biaya hidup sebesar Rp 1,2 juta per jiwa dan memfasilitasi pengangkutan orang dan barang-barang dari rumah asal ke hunian sementara.

"Sejauh ini kami optimis pengerjaan rumah baru untuk masyarakat dapat terselesaikan sesuai target. Kami pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung agar proyek strategis nasional ini bisa berjalan lancer dan memberikan dampak positif terhadap ekonomi daerah," tutup Tuty. (*)



Apel Pagi pejabat dan pegawai di lingkungan Sekwan DPRD Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sekretaris DPRD Kota Batam Ridwan Efendi S.STP, M.Eng, memimpin apel pagi pejabat dan pegawai di lingkungan Sekretariat Dewan, Senin (1/7/2014). Apel rutin itu diikuti seluruh pejabat struktural, fungsional, para staf dan karyawan.

Dalam apel pagi itu, Ridwan memberikan pesan-pesan khusus kepada pegawainya. Selain menekankan agar mereka meningkatkan kinerja dan menjaga kekompakan.

Dia juga meminta mereka mendukung sepenuhnya agenda-agenda kegiatan Dewan, termasuk mempersiapkan pelantikan anggota DPRD Kota Batam periode 2024-2029.

“Saya minta kita semua menjaga kekompakan dan meningkatkan kinerja terutama dalam memfasilitasi kegiatan dan agenda anggota Dewan. Terlebih khusus lagi, mempersiapkan pelantikan anggota Dewan yang direncanakan akhir Agustus nanti,” tegas Ridwan.

Dengan penuh ketegasan, Ridwan juga mengingatkan pegawainya untuk selalu berkoordinasi dengan dirinya dan pimpinan unit kerja lainnya dalam melaksanakan tugas.

“Jangan menunda-nunda kegiatan terutama kelengkapan pertanggungjawabannya. Kegiatan bulan ini, tuntaskan pada bulan ini juga. Jangan biarkan menumpuk pada akhir tahun,” pintanya.

Di akhir pengarahannya, Sekwan Ridwan meminta seluruh pegawainya untuk selalu disiplin dan bersikap terbuka dalam bekerja. 

Menurutnya, sikap yang baik dan saling menghargai sesama pegawai dalam bekerja akan sangat baik bagi kekompakan dan kemajuan organisasi.

FAY


Pembangunan Pergeseran Warga Terdampak Pembangunan Rempang Eco-City.


BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: BP Batam kembali memfasilitasi pergeseran terhadap empat Kepala Keluarga (KK) terdampak pembangunan Rempang Eco-City asal Sembulang Hulu, Sembulang Tanjung dan Sembulang Pasir Merah, Senin (1/7/2024).

Jumlah tersebut menambah total warga Rempang yang telah bergeser ke hunian sementara menjadi sebanyak 126 Kepala Keluarga (KK).

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk dapat menyelesaikan rencana investasi di Kawasan Rempang.

Selain masuk ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional, Ariastuty mengatakan jika program pembangunan Rempang juga memberikan banyak manfaat ekonomi kepada masyarakat setempat.

"BP Batam membutuhkan dukungan dari seluruh pihak agar rencana investasi di Rempang bisa terealisasi dengan maksimal. Proyek strategis ini juga akan membuka lapangan pekerjaan sehingga memberikan manfaat terhadap peningkatan ekonomi masyarakat," ujar Tuty, panggilan akrabnya.

Tuty menegaskan, BP Batam juga berkomitmen untuk menyelesaikan hak-hak warga terdampak pengembangan Kawasan Rempang Eco-City.

Hal ini, lanjut Tuty, sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Dimana, BP Batam memiliki dua tugas penting dalam mendukung realisasi proyek Rempang Eco-City.

"Selain menyelesaikan hak warga terdampak, kami juga bertugas untuk menyiapkan rumah untuk relokasi. Saat ini, beberapa tahapan terkait tugas tersebut sudah berjalan dengan baik," tambah Tuty.

Sebagaimana diketahui, BP Batam telah menyelesaikan pembangunan empat rumah baru untuk warga terdampak Rempang Eco-City yang berlokasi di Tanjung Banon.

Pekerjaan itu akan berlanjut dengan target sebanyak 100 rumah baru bisa berdiri pada bulan September 2024 mendatang.

"Kami optimis, pengerjaan ini bisa selesai dan tahapannya sudah disampaikan saat rapat koordinasi Bersama Kementerian Investasi beberapa hari lalu," tutup Tuty. (*)



Foto Bersama saat Seminar Nasional "Mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia" di Balairungsari BP Batam

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: BP Batam melalui Anggota Bidang Pengusahaan, Wan Darussalam mengajak seluruh alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Provinsi Kepri untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung kemajuan daerah.

Menurut Wan, peran strategis Ikatan Alumni (IKA) ITS Provinsi Kepri dapat memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan Batam. Khususnya di sektor kemaritiman.

"Batam sedang bertransformasi sebagai kota baru yang modern. Saya mengajak seluruh alumni ITS untuk ikut andil dengan melahirkan inovasi dan ide-ide yang luar biasa ke depannya," ujar Wan yang mewakili Kepala BP Batam, H. Muhammad Rudi saat menghadiri pelaksanaan Seminar Nasional "Mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia" di Balairungsari BP Batam, Sabtu (29/6/2024).

Di samping itu, Wan juga mengapresiasi langkah IKA ITS Provinsi Kepri yang telah menggagas seminar nasional tersebut.

Dengan begitu, lanjut Wan, banyak pihak yang akhirnya mengetahui bahwa Batam memiliki potensi dan peran penting dalam mendukung visi maritim Indonesia.

Apalagi saat ini, Batam di bawah kepemimpinan H. Muhammad Rudi juga mengandalkan beberapa sektor maritim untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi kawasan. Mulai dari jasa logistik pelabuhan, galangan kapal, hingga wisata bahari ikut menjadi aspek penting dari ekonomi maritim tersebut.

"Sinergi antar seluruh komponen daerah dan elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan agar kebijakan-kebijakan strategis dapat terealisasi dengan baik," tambahnya.

Senada, Ketua Umum IKA ITS Provinsi Kepri, Awan Sasongko mengatakan bahwa pihaknya siap berkolaborasi dalam mendukung kemajuan Batam.

Bagi Awang, kolaborasi adalah kunci dalam mengoptimalkan potensi-potensi Batam ke depan. Khususnya di sektor kemaritiman.

"Peran Kepri sangat penting dalam mendukung visi maritim Indonesia. Sinergi antara daerah dan pusat sangat krusial untuk mencapai keberhasilan bersama dalam sektor maritim," tegasnya.

Awang juga menekankan terkait peran alumni ITS Kepri dalam pembangunan sektor maritim di Batam.

Melalui kekompakan seluruh alumni, kata Awang, pihaknya berhasil untuk mengadakan pelatihan tenaga kerja untuk kemajuan sektor tersebut.

"Kami telah berkolaborasi dengan ikatan alumni ITB dan Undip untuk mengadakan pelatihan tenaga kerja guna menunjang sektor maritim di Batam," tambahnya.

Dalam agenda ini, turut hadir Rektor ITS Surabaya, Bambang Pramujati serta Wakil Ketua Umum IKA ITS Bidang Organisasi, Januar Setyo Widodo.

Keduanya juga memberikan sumbangsih pemikiran cukup besar dalam forum yang mendiskusikan strategi dan langkah-langkah konkret dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

Diskusi tersebut mencakup pembahasan mengenai potensi sumber daya kelautan Indonesia, infrastruktur maritim, serta pengembangan jasa logistik pelabuhan, galangan kapal, dan wisata bahari.

"Kita perlu menggali lebih dalam berbagai strategi dan kebijakan, mulai dari pengembangan infrastruktur pelabuhan, peningkatan kualitas SDM, hingga pemanfaatan teknologi inovatif agar visi Indonesia sebagai poros maritim dunia dapat terwujud," ungkap Bambang. (*)



Ketua DPC PERADI Kota Batam, Mustari, SH dengan Ketua Panitia Acil Suyanto, SH,.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) gelar Ujian Profesi Advokat (UPA) di Universitas Internasional Batam (UIB) Batam, Sabtu (29/6-2024).

UPA tersebut di ikuti sebanyak 3.074 peserta. Dan peserta dari Kota Batam yang mengikuti sebanyak 52 orang, dan di awasi oleh Observer/pengawas yang hadir dari DPN PERADI yaitu Acil Suyanto, SH,. MH,.MBA, Wakil Ketua Umum DPN PERADI dan Bidang Pengangkatan AdvokatDPN PERADI, Sordom Purba, SH.

Ketua DPC PERADI Kota Batam, Mustari, SH mengatakan, pelaksanaan UPA tahun 2024 yang dilaksanakan hari ini, berjalan lancar tanpa hambatan. Dan peserta UPA dariKota Batam berjumlah 52 orang.

"Artinya PERADI Batam dibawah naungan Bapak Prof DR Otto Hasibuan, SH,.MM masih banyak peminatnya untuk menjadi advokat di Kota Batam. Dan dengan telah terlaksananya UPA tadi, hasil ujiannya akan di umumkan pada tanggal 7 dan 8 minggu ke depan. Dan harapan kita peserta UPA lulus semua," ujar Mustari.


Dalam kata sambutan, ketua panitia, Acil Suyanto mengatakan, untuk menjadi seorang advokat, berdasarkan pasal 3 ayat (1) huruf f Undang Undang No. 18 tahun tahun 2003 tentang Advokat, harus terlebih dahulu "Lulus" ujian profesi advokat yang diselenggarakan oleh organisasi Advokat. Dengan demikian PERADI selaku organisasi Advokat berkewajiban menyelenggarakan ujian profesi Advokat. 

"Sejak lahirnya UU No 18 tahun 2003 tentag Advokat, ujian profesi Advokat tahun 2024 yang saat ini dilaksanakan adalah ujian yang ke 28. Dan jumlah peserta yang mendaftar mengikuti ujian tahun 2024 sebanyak 3.074 peserta. Hal ini membuktikan, besarnya kepercayaan yang diberikan kepada PERADI sebagai penyelenggara yang profesional dan kredibel, guna melahirkan Advokat-advokat yang berkualitas dan terhormat," ujarnya. 


Lanjutnya, lulus ujian adalah salah satu syarat untuk dapat diangkat menkadi Advokat oleh PERADI dan kemudian diambil sumpah oleh Pengadilan Tinggi setempat. 

"Bagi peserta yang lulus diwajibkan mengurus segala persyaratan yang ditentukan UU Advokat untuk ditindaklanjuti oleh PERADI, dengan melakukan pengangkatan dan permohonan untuk bersumpah kepada Pengadilan Tinggi. Agar saudara-saudara tidak terkena oleh sanksi. Maka dalam ujian ini patuhilah seluruh ketentuan dalam buku panduan dan petunjuk  yang disampaikan oleh Supervisor atau Asisten Supervisor," tuturnya. 

Redaksi


Foto Bersama saat BP Batam Menggelar Business Gathering Bersama Pelaku Usaha Jakarta


BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: ⁠Kantor Perwakilan BP Batam di Jakarta menggelar Business Gathering BP Batam bertajuk “BP Batam Menyapa Pelaku Usaha”, pada Jumat (28/6/2024).

Kegiatan ini digelar di DoubleTree by Hilton Hotel Jakarta, dan dihadiri oleh lebih dari 50 peserta yang merupakan para pelaku usaha di Jakarta yang memiliki kegiatan usaha di Kota Batam.

Business Gathering ini menghadirkan empat narasumber diantaranya, Kepala Kanwil Ditjen Pajak Kepulauan Riau, Imanul Hakim; Kasubdit. Kawasan Khusus Direktorat Fasilitas Bea Cukai Batam, Solafudin; Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam, Harlas Buana; dan Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam, Surya Kurniawan Suhairi.

“Kegiatan ini kami gelar untuk menjalankan fungsi Kantor Perwakilan sebagai Duta BP Batam di Jakarta, serta mengakomodir kebutuhan informasi para pelaku usaha yang berada di Jakarta terkait tata cara melakukan kegiatan bisnis di Kota Batam,” ujar Kepala Kantor Perwakilan BP Batam di Jakarta, Purnomo Andiantono.

Pria yang akrab disapa Andi ini juga mengharapkan beberapa keluaran dari kegiatan ini, antara lain para pelaku usaha maupun Konsultan Hukum lebih yakin dan mantap dalam menjalankan kegiatan usaha di Kota Batam. 

Diharapkan juga Business Gathering ini mampu meningkatkan realisasi investasi, serta meningkatkan sinergitas BP Batam, Kanwil DJP Kepri, dan Bea Cukai demi kelancaran kegiatan berusaha di Kota Batam.

“Silahkan nanti ditanyakan kepada kami hal-hal seputar perizinan, baik lalu lintas barang melalui Online Single Submission (OSS) maupun pelayanan di BP Batam lainnya, dan mudah-mudahan selesainya kegiatan ini Bapak/Ibu langsung berinvestasi di Batam,” harap Andi.

Senada dengan Andi, Kepala Kanwil Ditjen Pajak Kepulauan Riau, Imanul Hakim turut mendorong para pelaku usaha di Jakarta untuk melakukan kegiatan berusaha di Kota Batam.

Menurutnya, kemudahan perizinan berusaha di Kota Batam telah didukung oleh transformasi infrastruktur, khususnya pembangunan jalan-jalan protokol,  untuk memperlancar konektivitas logistik, baik ke dan dari pelabuhan maupun bandara.

“Kota Batam telah menjadi percontohan pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Perdagangan Bebas (KPBPB) maupun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang baik di Indonesia. Jadi silahkan Bapak/Ibu berinvestasi di Kota Batam karena banyak sekali tawaran kemudahan perizinan berusaha di sana,” ajak Imanul.

Dukungan tersebut juga disampaikan oleh  Kasubdit. Kawasan Khusus Direktorat Fasilitas Bea Cukai Batam, Solafudin. 

“Dari bea cukai selalu melakukan audiensi kepada para pelaku usaha untuk meminimalisir kesalahan perihal kepabeanan,” ujarnya. 

Tidak lupa, ia juga mengajak pelaku usaha untuk memanfaatkan benefit investasi dari KPBPB dan KEK, diantaranya bebas Bea Masuk, bebas Pajak Dalam Rangka Impor, dan lainnya

“Dengan demikian, diharapkan perekonomian Batam dan daerah di sekitarnya dapat meningkat dan membuka peluang kerja lebih besar bagi masyarakat,” tutupnya. 

Ril/Redaksi


Petugas PLN Batam melakukan pengecekan rutin pembangkit untuk memastikan kondisi pembangkit siap dalam menunjang keandalan pasokan listrik wilayah Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: PT PLN Batam berkomitmen menjalankan kebijakan pemerintah dalam melindungi daya beli masyarakat khususnya yang kurang mampu. PLN pun memastikan kebijakan pemerintah untuk penyesuaian tarif listrik (Tariff Adjustment) pada Triwulan III tahun 2024 tidak berlaku bagi pelanggan PLN Batam dengan daya 450 volt ampere (VA) dan 900 VA. Adapun penyesuaian tarif diberlakukan untuk 11 golongan tarif yang sejak tahun 2017 belum pernah ada penyesuaian. 

Langkah ini dilakukan untuk mewujudkan listrik yang berkeadilan sehingga pelanggan kurang mampu tetap dapat terlindungi dan pelanggan mampu dapat membayar tarif listrik sesuai keekonomiannya.

Direktur Utama PLN Batam, M. Irwansyah Putra menyatakan bahwa langkah ini juga sejalan dengan pertumbuhan ekonomi di Batam yang terus meningkat. 

"Terhitung hingga akhir 2023 ini pertumbuhan ekonomi Kota Batam mencapai 7,04%, sehingga proyeksi peningkatan kebutuhan listrik di tahun 2024 mencapai 10 - 15%," terang Irwansyah. 

Dirinya menjelaskan bahwa ketersediaan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan dipengaruhi oleh beberapa variabel yang terdiri dari kurs, harga energi primer, dan inflasi. Pemerintah menerapkan tariff adjustment dengan tetap menjaga daya saing industri di Batam sehingga sebagian golongan tarif Batam masih di bawah Biaya Pokok Penyediaan tenaga listrik.

"Pemerintah dan PLN Batam mempertimbangkan 3 (tiga) variabel dalam menerapkan tariff adjustment, yaitu kondisi kurs, harga energi primer, dan inflasi demi tetap mampu menghadirkan listrik yang andal dan berkelanjutan bagi masyarakat Batam," terangnya.

Dari 23 golongan tarif pelanggan, terdapat 11 golongan tarif yang diberlakukan tariff adjustment. Adapun penyesuaian tarif berlaku pada pelanggan sebagai berikut :
1) Tarif Rumah Tangga (R-1/Tegangan Rendah 1.300 VA menjadi Rp1.433,71 per kWh)
2) Tarif Rumah Tangga (R-1/Tegangan Rendah 2.200 VA menjadi Rp1.442,11 per kWh)
3) Tarif Rumah Tangga (R-2/Tegangan Rendah di atas 2.200 sampai dengan 5.500 VA menjadi Rp1.656,97 per kWh)
4) Tarif Rumah Tangga (R-3/Tegangan Rendah di atas 5.500 VA menjadi Rp1.729,81 per kWh)
5) Tarif Bisnis (B-2/Tegangan Rendah di atas 2.200 VA sampai dengan 200 kVA menjadi Rp1.699,85 per kWh)
6) Tarif Bisnis (B-3/Tegangan Menengah di atas 200 kVA menjadi Rp1.337,72 per kWh)
7) Tarif Industri (I-2/Tegangan Rendah di atas 14 kVA sampai dengan 200 kVA menjadi Rp1.171,30 per kWh)
8) Tarif Industri (I-3/Tegangan Menengah di atas 200 kVA menjadi Rp1.129,96 per kWh)
9) Tarif Pemerintah (P-1/Tegangan Rendah di atas 450 VA sampai dengan 200 kVA menjadi Rp1.737,51 per kWh)
10) Tarif Pemerintah (P-2/Tegangan Menengah di atas 200 kVA menjadi Rp1.817,69 per kWh)
11) Tarif Pemerintah (P-3/Tegangan Rendah di atas 450 VA menjadi Rp1.950,58 per kWh)

Bagi pelanggan PLN Batam yang ingin mengetahui golongan tarif yang mengalami penyesuaian atau melakukan simulasi perhitungan tarif dapat menghubungi Contact Center PLN Batam melalui nomor 0778-123 atau dapat mengunjungi posko pengaduan pelanggan di Kantor Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3), Batam Center, UP3 Nagoya, UP3 Batu Aji dan UP3 Tiban.

ril/Redaksi



Kunjungan Ombudsman RI ke BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi menerima kunjungan kerja Ombudsman RI di Marketing Centre, Batam Centre, Kamis (27/6/2024). 

Muhammad Rudi didampingi para deputi dan sejumlah pejabat eselon II BP Batam. Turut serta Kepala Bea dan Cukai Batam. 

Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika mengatakan, kunjungan pihaknya sebagai tindak lanjut monitoring Ombudsman RI terhadap pelaksanaan perbaikan pelayanan pengeluaran barang oleh Dirjen Bea dan Cukai di KPBPB Batam. 

"Kami tadi diperlihatkan kerja cerdas BP Batam, beberapa indikator untuk meningkatkan pelayanan publik dirasakan sudah on the track, misalnya dukungan operasional Tempat Penimbunan Sementara (TPS) di Bandara dan Pelabuhan ASDP Telaga Punggur," katanya.

Tak hanya penyediaan TPS, pihaknya juga memberikan atensi dan mendorong layanan pelabuhan penumpang di Batu Ampar dengan pengalihan pelabuhan ke Dermaga Pelabuhan Bintang 99 Persada. Sehingga, pelayanan dan pengawasan pelayanan publik bea dan cukai di KPBPB semakin efisien dan efektif. 

"Kemudian terkait persoalan Batu Ampar ini tinggal menunggu Pelni nya saja , tidak ada persoalan di BP Batam maupun di Bea Cukai nya," serunya. 

"Atas dasar hari ini kami berikan apresiasi terhadap BP Batam yang telah menjalankan tugas dengan baik," serunya lagi. 

Sementara, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menyambut baik atas perhatian yang diberikan tersebut. Pihaknya memiliki komitmen tinggi untuk memberikan kemudahan layanan berusaha khususnya arus masuk dan keluar barang di kota Batam.  

"Kita sudah sampaikan di rapat tadi, harapannya dengan atensi yang diberikan Ombudsman RI, apa yang menjadi persoalan dapat dengan cepat diselesaikan," katanya. 

"Kalaulah semua selesai, masyarakat dan pelaku usaha akan senang begitu pun juga dengan pemerintahnya,"imbuhnya. 

Ril/Redaksi


Foto Bersama Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi menyambut kedatangan Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Moeldoko, S.I.P., M.A. pada Kamis (27/6/2024) di Bandara Internasional Hang Nadim.

Dalam agenda kunjungan kerjanya ke Batam, Moeldoko berkesempatan untuk meninjau langsung progress pembangunan Terminal VVIP Bandara Hang Nadim.

“Secara holistik saya melihat pembangunan infrastruktur Batam yang terintegrasi hari ini sangat luar biasa dan saya yakin Batam bisa bertumbuh di luar dari pada imajinasi kita,” terang Moeldoko.

“Selanjutnya, Terminal VVIP Bandara Hang Nadim ini sangat berkesan bagi saya karena ada perubahan yang signifikan dari kondisinya dahulu dan sekarang kita bisa melihat ini sudah tergolong bangunan bertaraf internasional,” ujar Moeldoko mengomentari desain arstitektur Terminal VVIP Bandara Hang Nadim. 

Melihat perkembangan hari ini, Moeldoko yakin kedepannya Batam mampu menjadi tuan rumah berbagai event berskala internasional.

“Jika infrastruktur yang telah dibangun ini dipadukan dengan pengembangan masif di sektor transportasi, perhotelan, kuliner, dan budaya, saya yakin berbagai event dan konferensi internasional dapat digelar di Batam,” kata Moeldoko.

“Harapannya tentu Batam bisa menjadi Bali kedua bagi Indonesia untuk alternatif perhelatan konferensi internasional,” pungkas Purnawirawan Jenderal TNI Bintang Empat ini.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko dan ia beserta jajaran akan terus berkomitmen untuk memajukan Batam agar dapat memenuhi target yang diberikan oleh Pemerintah Pusat kepada BP Batam.

“Terima kasih atas kunjungan dari Pak Moeldoko hari ini, terima kasih atas arahan serta atensi yang berikan kepada kami di BP Batam, semoga kita bisa terus bersinergi memajukan Batam dan mewujudkan “Bali Kedua” sebagaimana yang telah disampaikan oleh Pak Moeldoko,” ujar Muhammad Rudi.

“Kami yakin dengan komitmen dan semangat program pembangunan Batam yang berkelanjutan ini, Batam Kota Baru dapat segera kita nikmati bersama-sama,” pungkas orang nomor satu di Batam ini. (MI)



Kunjungan Ketua Komwasjak ke BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Mewakili Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro bersama seluruh Anggota Bidang di lingkungan BP Batam menerima kunjungan Ketua Komite Pengawas Perpajakan (Komwasjak), Amien Sunaryadi beserta beberapa Anggota Komwasjak.

Digelar di Marketing Centre pada Rabu (26/6/2024), kunjungan ini digelar dalam rangka silaturahmi sekaligus berbincang tentang pelayanan perpajakan di Batam.

Amien Sunaryadi menyampaikan pihaknya ingin mengetahui lebih banyak tentang aspirasi wajib pajak (pelaku usaha), pelayanan Bea dan Cukai di Batam serta masukan dari BP Batam untuk pelayanan perpajakan dari Direktorat Jenderal Pajak.

"Maksud kedatangan kami di BP Batam hari ini adalah untuk mendalami informasi tentang aspirasi dari para wajib pajak di Batam, informasi tentang rencana Buffer Zone Bea dan Cukai yang akan dibangun di Pelabuhan Batu Ampar, hingga kami berharap ada masukan dari BP Batam kepada kami untuk meningkatkan kualitas layanan perpajakan," ujar Amien.

Dalam kesempatan ini, Amien turut mengapresiasi kinerja BP Batam di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi yang telah banyak membawa perubahan dan kemajuan di Batam saat ini.

“Kami melihat Batam sangat berkembang pesat hari ini, mudah-mudahan dengan pelayanan yang baik dari BP Batam maupun dari kami (Direktorat Jenderal Pajak) kepada para investor disini dapat membuat mereka nyaman berinvestasi di Batam hingga seterusnya,” lanjut Pria yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua KPK periode 2003 – 2007 ini.

Merespon hal ini, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro mengucapkan terima kasih atas waktu yang telah diluangkan oleh Ketua Komwasjak untuk menyambangi BP Batam.

"Terima kasih atas kunjungan Bapak Amien dan jajaran hari ini, berbagai hal positif yang kita simpulkan hari ini akan kami laporkan kepada Kepala BP Batam, Bapak Muhammad Rudi," tutur Wahjoe.

“Lewat pertemuan yang singkat ini, kita sudah saling bertukar informasi tentang pelayanan perpajakan di Batam, semoga BP Batam dengan Pemerintah Pusat dapat terus bersinergi untuk mewujudkan kemajuan Batam,” pungkas Wahjoe.

Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota Bidang Kebijakan Strategis, Enoh Suharto Pranoto; Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi, Sudirman Saad; Anggota Bidang Pengusahaan, Wan Darussalam; dan Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol, Ariastuty Sirait. (MI)



Kunjungan Perwira Dikreg Seskoal ke BP Batam. 


BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Wan Darussalam membuka pertemuan bersama Perwira Pendidikan Regional (Dikreg) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Angkatan Ke-62 TA. 2024, Selasa (25/6/2024)
 
Dipimpin oleh Dosen Pembimbing Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN), Kolonel Dr. Muhadi S.Pd., M.M, sebanyak 30 Perwira Siswa (Pasis) memenuhi Marketing Center BP Batam 
 
Disadur dari laman web TNI, Seskoal merupakan lembaga pendidikan tertinggi TNI AL untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, membentuk kepribadian dan karakter prajurit yang profesional, serta mengembangkan kemampuan kepemimpinan para perwira di bidang maritim.
 
Sedangkan KKDN merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh para Pasis yang saat ini sedang dalam proses meraih gelar magister terapan.
 
Muhadi mengatakan, penempatan Pasis pada KKDN kali ini dibagi menjadi tiga lokasi di Kepulauan Riau, yaitu Ranai Kota, Kota Tanjung Pinang, dan Kota Batam.
 
Tidak hanya Provinsi Kepulauan Riau, kegiatan KKDN juga hadir di dua provinsi lainnya, yaitu Bangka Belitung dan Kalimantan Barat.
 
“Kami laporkan jumlah seluruh yang dididik adalah 182 siswa, terdiri dari Angkatan Laut, Angkatan Darat, Angkatan Udara, Kepolisian RI. Selain itu, kami juga menerima Pasis mancanegara yang berasal dari Australia, Singapura, Malaysia, India,  dan Korea Selatan,” ujar Muhadi.
 
Ia juga mengapresiasi BP Batam yang menerima rombongan dengan baik.
 
“Besar harapan kami agar BP Batam dapat berkenan memberikan data serta informasi kepada para Pasis agar dapat diolah menjadi sebuah tulisan sebagai bahan masukan bagi BP Batam dan pemerintah daerah,” pungkas Muhadi.
 
Menanggapi hal tersebut, dalam sambutannya, Wan Darussalam mengapresiasi terpilihnya BP Batam sebagai salah satu lokasi untuk bertukar ilmu dan informasi pada kegiatan KKDN Seskoal.
 
“Memang sudah tepat bila teman-teman dari Seskoal berkunjung ke BP Batam jika ingin tahu lebih lanjut mengenai pembangunan infrastruktur Batam beserta pengembangan investasinya,” ujar Wan Darussalam.
 
Menurutnya, pembangunan dan keamanan pertahanan maritim merupakan hal yang saling berkesinambungan, mengingat Pulau Batam dikelilingi perairan dan berseberangan langsung dengan negara Singapura serta Malaysia.
 
“Jika keamanan terjamin, maka investasi pun akan berjalan lancar,” pungkasnya.
 
Pada kesempatan ini pula, secara singkat, Wan Darussalam memaparkan fokus-fokus pengembangan utama BP Batam untuk mendukung percepatan investasi.
 
Mulai dari Revitalisasi Terminal 1 dan Pembangunan Terminal 2 Bandara Hang Nadim Batam melalui konsorsium PT Angkasa Pura I (Persero), Incheon International Airport Corporation (IIAC), dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
 
Kemudian, pengembangan Pelabuhan Batu Ampar, penyelesaian permasalahan air bersih, peningkatan pelayanan Rumah Sakit BP Batam, pengelolaan 2 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) eksisting dan 1 KEK Kesehatan yang baru diresmikan di wilayah Sekupang, hingga penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco-City.
 
“Pembangunan dan pengembangan Kota Batam berlangsung masif dalam lima tahun terakhir. Hal ini memang sengaja didorong Kepala BP Batam, Bapak Muhammad Rudi sebagai pondasi utama untuk mempercepat investasi,” jelas Wan Darussalam.
 
Sebelum menutup sambutan, ia berharap data dan informasi yang sudah disampaikan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para Pasis.
 
“Semoga apa yang telah kami sampaikan menjadi ilmu yang bermanfaat dan menjawab kebutuhan dalam proses pengkajian kebijakan dan penulisan para Pasis,” harap Wan Darussalam.
 
Hadir dalam kegiatan, Kepala Pangkalan Bakamla Batam, Kolonel I Nyoman Armenthia; Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait; Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Dendi Gustinandar; dan Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam, Harlas Buana.
 
(rud)
 



Pokir Anggota DPRD, Tan A Tie.


BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Hari terakhir pelaksanaan Pelatihan Wirausaha Baru Industri Kecil Menengah (IKM) Rajut Tahun Anggaran 2024 yang dilaksanakan di Gedung LAM Batam yang dimulai sejak hari Rabu, (26/6/2024) hingga hari Sabtu, (29/6/2024) sukses digelar dan disambut antusias oleh seluruh peserta pelatihan.

Sebanyak kurang lebih 200 warga kota Batam yang terdiri dari kaum perempuan yang didominasi oleh emak-emak dan generasi milenial terlihat sangat antusias menyelesaikan pembuatan tas rajut wanita yang menjadi bahan pelatihan yang harus diselesaikan.

Pelatihan Wirausaha Baru IKM Rajut ini dapat terlaksana atas kerjasama yang baik dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemerintah Kota Batam, melalui Pokok Pikiran (Pokir) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam Periode 2019 – 2024, Tan A Tie.

Tan A Tie merasa bangga melihat semangat dan antusias yang tinggi dari para peserta, yang tanpa mengenal lelah selama empat hari ini mengikuti semua tahapan pelatihan yang diberikan oleh empat orang instruktur dari iLuh Craft yang merupakan UMKM binaan Disperindag Kota Batam.

“Saya sangat bangga melihat antusias dari para ibu-ibu. Meskipun mereka harus meniggalkan keluarganya di rumah selama empat hari ini, namun semangatnya untuk terus belajar patut diacungi jempol,” ujar Tan A Tie dalam sambutannya di acara Penutupan Pelatihan Wirausaha Baru IKM Rajut Tahun Anggaran 2024 pada, Sabtu (29/6/2024).

Dia berharap, setelah para peserta menyelesaikan semua pelatihannya, diharapkan kedepan para peserta itu bisa terus belajar dan berlatih untuk terus mengasah kemampuannya di tempat tinggalnya masing-masing.

“Teruslah belajar dan asah kemampuan merajutnya. Saya yakin dan percaya ibu-ibu bisa sukses di bisnis ini, asalkan rajin dan tekun mempelajarinya,” sebut Tan A Tie.

Dilokasi yang sama, Kepala Seksi (Kasi) Sarana Industri Disperindag Kota Batam, M Bani Sader Natsir ST., MM mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Anggota DPRD Batam dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Batam, Tan A Tie.

“Mewakili Kepala Dinas Perindag Kota Batam, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Tan A Tie, atas terlaksananya Pelatihan Wirausaha Baru IKM Rajut yang berasal dari Pokok Pikiran sebagai anggota dewan,” ucap Bani dalam sambutannya.

Menurutnya, Disperindag Kota Batam bukan hanya sebatas melaksanakan pelatihan saja. Namun pihaknya juga akan terus memonitor seluruh peserta pelatihan rajut, apa saja yang menjadi kendala yang dialami dalam mengembangkan bisnis kerajinan tangan rajut ini.

“Ibu-ibu tidak usah kuatir. Dalam hal penjualan dan promosi produk, kami sudah lama bermitra dengan Dekranasda Kota Batam. Nanti disana, seluruh produk-produk IKM binaan Disperindag akan dipajang dan ditampilkan,” imbuhnya.

Dikatakannya, ada sekitar 2.000 Industri Kecil Menengah (IKM) yang bergerak di bidang makanan, minuman, kerajinan tangan, baju dan masih banyak lagi yang sudah menjadi binaan Disperindag Kota Batam.

Bahkan, Pemerintah Kota Batam melalui anggaran pusat saat ini sudah memiliki sebuah wilayah yang dijadikan sentra tenun tepatnya di wilayah Pulau Ngenang, Kecamatan Nongsa , Kota Batam.

“Di Pulau Ngenang itu kita ada banyak pengrajin tenun, pengrajin batik serta pengrajin kerupuk. Jadi ibu-ibu tidak usah kuatir. Kami akan terus mendampingi ibu-ibu” ucapnya.

Masih menurut Bani, pihaknya akan terus melakukan pendampingan hingga produk-produk unggulan dari pelaku IKM itu sendiri dikenal oleh seluruh masyarakat.

“Bila perlu produknya bisa di ekspor keluar negeri. Contohnya binaan kami pengrajin Eceng Gondok di Tanjung Piayu. Produknya saat ini sudah bisa menembus Pasar Amerika. Itu pencapaian yang sangat luar biasa,” sebutnya.

Jadi lanjutnya, dia menghimbau kepada peserta Pelatihan Wirausaha Baru IKM Rajut, agar terus berlatih dan mengupgrade kemampuan yang dimilikinya, supaya produk-produk yang dihasilkan tidak ketinggalan zaman.

Tampak hadir dalam Penutupan Pelatihan Wirausaha Baru IKM Rajut Tahun Anggaran 2024, Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Tan A Tie, Kasi Sarana Industri Disperindag Kota Batam, M Bani Sader Natsir ST., MM, Owner iLuh Craft, Iluh Eka Lindawati dan para peserta pelatihan.

Fay


Kajati Kepri santuni anak yatim saat kunker ke Kacabjari Tanjung Batu. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri)Teguh Subroto, S.H., M.H lakukan kunjungan kerja (Kunker) Perdana ke Tanjung Batu, Kecamatan Kundur. 

Kedatangan Kajati Kepri bersama rombongan langsung di sambut baik oleh Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Karimun di Tanjung Batu, Charles Hutabarat S.H.

Selain Kunjungan perdana yang di lakukan oleh Kajati Kepri sekaligus melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan menyantuni anak-anak yatim dari Yayasan Mujahirin Dewi kora Kelurahan Tanjung Batu Kota Kecamatan Kundur kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Selasa (25/6/2024)

Dalam kesempatan itu, Kajati Kepri, Teguh Subroto mengatakan, Kunker yang di lakukan di Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Karimun di Tanjung Batu Kota ini merupakan kunker yang ke dua, yang mana sebelumnya di lakukan terlebih dahulu di Kantor Kejaksaan Negeri Tanjung Balai Karimun.

Kunker yang di lakukan ini merupakan tujuan dari program yang di selaraskan di seluruh indonesia dan ada beberapa rangkaian kegiatan yang akan kita sosialisasikan kepada masyarakat yaitu melakukan penijauan persiapan posko pemilu.

"Melihat lansung bagaimana kesiapan dan peran dari pihak kejaksaan itu sendiri dalam menghadapi pemilu, dan meminta kepada seluruh rekan-rekan  pers untuk mendukung penuh program unggulan Kajati Kepri terkait peningkatan kesadaran hukum kepada masyarakat melalui Dor Too Dor," ujar Kajati Kepri, Teguh Subroto.

Lebih lanjut kata Teguh Subroto, ada beberapa pertanyaan terkait tentang hukum oleh masyarakat kepadanya, sehingga dirinya meminta kepada Kacabjari agar memprioritaskan permasalahan yang ada, terutama di Desa-Desa agar bisa di lakukan penyuluhan hukum terutama di kalangan masyarakat.

"Sehingga dapat meminimalisir permasalahan yang ada dan akan kita prioritaskan jika kita temukan kasus- kasus yang terjadi di tengah - tengah masyarakat jika kasus tersebut memerlukan perlindungan hukum," ungkapnya.

Seperti kasus yang terjadi di Tanjung Balai di pesisir pantai, tambah Teguh Subroto permasalahan yang ada bahwa tanah yang di miliki masyarakat itu ada yang hak milik dan ada yang hak pakai sehingga hal ini sering di tanyakan oleh masyarakat. Dengan begitu kami pihak kejaksaan telah melibatkan Dinas Pertanahan Dinas Sosial dan dari Dinas BPJS kesehatan untuk bekerjasama dalam membantu masyarakat terkait permasalahan hukum yang terjadi. 

"Terimkasih atas Kordinasi rekan-rekan media yang sudah bekerjasama dalam membantu pihak hukum dalam membuka segala kasus yang terjadi sehingga hukum yang di jalankan bisa terang benderang dan semoga kedepan masyarakat akan mendapatkan perlindungan hukum sesuai dengan yang di harapkan," terang Kajati Kepri

Di tempat yang sama Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Karimun di Tanjung Batu Charles Hutabarat mengungkapkan, terimkasih kepada Kajati Kepri Teguh Subroto bersama jajaran yang telah melaksanakan kunker ke Kantor Cabjari Karimun di Tanjung Batu.

"Dengan kunjungan yang di lakukan ini di harapkan bermanfaat bagi kita dan semoga arahan yang di berikan Kajati Kepri kepada kami dapat kami jalankan dengan baik sehingga apa yang di harapkan bisa berjalan sesuai harapan kita bersama," pungkas Charles Hutabarat.

(A.Yahya)


Pergeseran Warga Terdampak Pembangunan Rempang Eco-City.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: BP Batam kembali memfasilitasi pergeseran terhadap empat Kepala Keluarga (KK) yang terdampak pembangunan Rempang Eco-City ke hunian sementara, Senin (24/6/2024).

Jumlah tersebut kembali menambah total warga Rempang yang telah menempati hunian sementara menjadi sebanyak 122 KK.

BP Batam melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait mengatakan, pihaknya pun berkomitmen untuk terus mengedepankan komunikasi persuasif selama melakukan pendataan dan verifikasi terhadap warga terdampak pembangunan Kawasan Rempang yang akan bergeser.

Di samping itu, lanjut Ariastuty, BP Batam selalu memprioritaskan hak-hak masyarakat sebelum rencana investasi di Rempang terealisasi.

Hal ini pula yang kemudian membuat masyarakat mulai membuka diri terhadap rencana investasi di kampung mereka.

"Sesuai instruksi Kepala BP Batam, kami akan berupaya maksimal dalam melakukan pendataan terhadap masyarakat dengan mengutamakan komunikasi sifatnya persuasif," tegas Tuty, panggilan akrabnya.

Seperti penyampaian Tuty, warga asal Sembulang Hulu, Lidya mengatakan jika dirinya mendukung penuh rencana investasi di Kawasan Rempang.

Dia berharap, pembangunan Rempang Eco City dapat membawa perubahan yang signifikan terhadap perekonomian masyarakat ke depannya.

"Semoga apa yang telah menjadi rencana pemerintah berjalan dengan lancar. Saya berharap, perekonomian masyarakat juga menjadi lebih baik dengan hadirnya pembangunan ini," ujar Lidya.

Senada, warga asal Sembulang lainnya, Annisa mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, khususnya BP Batam, yang telah memprioritaskan hak-hak warga sebelum investasi Rempang Eco-City terealisasi.

Melalui rencana pembangunan Rempang, Annisa menginginkan, anak cucunya ke depan dapat memiliki taraf hidup lebih di masa mendatang.

"Harapan saya, proyek ini bisa membuat masyarakat lebih maju dan anak cucu kami juga bisa memiliki ekonomi yang lebih bagus dari sekarang," ungkapnya di lokasi pergeseran. (*)



Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyambut jemaah haji kloter 1 Debarkasi Batam, Sabtu (22/6/2024). (Ist)

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyambut jemaah haji kloter 1 Debarkasi Batam, Sabtu (22/6/2024).

“Semoga para jemaah bisa kembali dengan selamat dan menjadi haji mabrur,” ucap Rudi.

Rudi berharap, jemaah haji kloter berikutnya juga bisa tiba dan kembali ke keluarga dengan kondisi sehat dan selamat.

“Alhamdulillah para jemaah bisa kembali lagi ke Batam-Kepri dengan kondisi sehat dan selamat,” ujarnya.

Wali Kota juga berpesan agar para panitia penyelenggara haji, khususnya dari Batam, untuk melayani jemaah haji dengan pelayanan istimewa.

“Setelah beribadah haji di Tanah Suci, tentu sangat melelahkan ditambah perjalanan yang jauh, buat para jemaah senyaman mungkin,” pesan Rudi.

Untuk diketahui, jemaah haji se-Kota Batam tercatat sebanyak 731 jemaah. Saat berangkat, jemaah haji ini terbagi dalam 3 kelompok terbang (kloter). Kloter 1 sebanyak 93 jemaah yang tergabung dengan jemaah dari Tanjung Pinang, Natuna, Bintan.

Kemudian, kloter 2 sebanyak 225 jemaah yang tergabung dengan jemaah Karimun dan Anambas. Terkahir, kloter 15 sebanyak 413 jemaah yang semua merupakan jemaah asal Kota Batam.

Rudi juga meminta jemaah untuk mendoakan kemajuan Kota Batam. Ia memaparkan sejumlah pembangunan mulai dari bandara, pelabuhan, hingga pembangunan fasilitas ibadah di Batam.

“Doakan kemajuan Kota Batam, doakan kami sehat selalu dalam membangun Batam dan Kepri,” ujarnya. (Mc)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.