Pembangunan Pergeseran Warga Terdampak Pembangunan Rempang Eco-City.


BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: BP Batam kembali memfasilitasi pergeseran terhadap empat Kepala Keluarga (KK) terdampak pembangunan Rempang Eco-City asal Sembulang Hulu, Sembulang Tanjung dan Sembulang Pasir Merah, Senin (1/7/2024).

Jumlah tersebut menambah total warga Rempang yang telah bergeser ke hunian sementara menjadi sebanyak 126 Kepala Keluarga (KK).

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk dapat menyelesaikan rencana investasi di Kawasan Rempang.

Selain masuk ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional, Ariastuty mengatakan jika program pembangunan Rempang juga memberikan banyak manfaat ekonomi kepada masyarakat setempat.

"BP Batam membutuhkan dukungan dari seluruh pihak agar rencana investasi di Rempang bisa terealisasi dengan maksimal. Proyek strategis ini juga akan membuka lapangan pekerjaan sehingga memberikan manfaat terhadap peningkatan ekonomi masyarakat," ujar Tuty, panggilan akrabnya.

Tuty menegaskan, BP Batam juga berkomitmen untuk menyelesaikan hak-hak warga terdampak pengembangan Kawasan Rempang Eco-City.

Hal ini, lanjut Tuty, sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Dimana, BP Batam memiliki dua tugas penting dalam mendukung realisasi proyek Rempang Eco-City.

"Selain menyelesaikan hak warga terdampak, kami juga bertugas untuk menyiapkan rumah untuk relokasi. Saat ini, beberapa tahapan terkait tugas tersebut sudah berjalan dengan baik," tambah Tuty.

Sebagaimana diketahui, BP Batam telah menyelesaikan pembangunan empat rumah baru untuk warga terdampak Rempang Eco-City yang berlokasi di Tanjung Banon.

Pekerjaan itu akan berlanjut dengan target sebanyak 100 rumah baru bisa berdiri pada bulan September 2024 mendatang.

"Kami optimis, pengerjaan ini bisa selesai dan tahapannya sudah disampaikan saat rapat koordinasi Bersama Kementerian Investasi beberapa hari lalu," tutup Tuty. (*)



Foto Bersama saat Seminar Nasional "Mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia" di Balairungsari BP Batam

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: BP Batam melalui Anggota Bidang Pengusahaan, Wan Darussalam mengajak seluruh alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Provinsi Kepri untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung kemajuan daerah.

Menurut Wan, peran strategis Ikatan Alumni (IKA) ITS Provinsi Kepri dapat memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan Batam. Khususnya di sektor kemaritiman.

"Batam sedang bertransformasi sebagai kota baru yang modern. Saya mengajak seluruh alumni ITS untuk ikut andil dengan melahirkan inovasi dan ide-ide yang luar biasa ke depannya," ujar Wan yang mewakili Kepala BP Batam, H. Muhammad Rudi saat menghadiri pelaksanaan Seminar Nasional "Mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia" di Balairungsari BP Batam, Sabtu (29/6/2024).

Di samping itu, Wan juga mengapresiasi langkah IKA ITS Provinsi Kepri yang telah menggagas seminar nasional tersebut.

Dengan begitu, lanjut Wan, banyak pihak yang akhirnya mengetahui bahwa Batam memiliki potensi dan peran penting dalam mendukung visi maritim Indonesia.

Apalagi saat ini, Batam di bawah kepemimpinan H. Muhammad Rudi juga mengandalkan beberapa sektor maritim untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi kawasan. Mulai dari jasa logistik pelabuhan, galangan kapal, hingga wisata bahari ikut menjadi aspek penting dari ekonomi maritim tersebut.

"Sinergi antar seluruh komponen daerah dan elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan agar kebijakan-kebijakan strategis dapat terealisasi dengan baik," tambahnya.

Senada, Ketua Umum IKA ITS Provinsi Kepri, Awan Sasongko mengatakan bahwa pihaknya siap berkolaborasi dalam mendukung kemajuan Batam.

Bagi Awang, kolaborasi adalah kunci dalam mengoptimalkan potensi-potensi Batam ke depan. Khususnya di sektor kemaritiman.

"Peran Kepri sangat penting dalam mendukung visi maritim Indonesia. Sinergi antara daerah dan pusat sangat krusial untuk mencapai keberhasilan bersama dalam sektor maritim," tegasnya.

Awang juga menekankan terkait peran alumni ITS Kepri dalam pembangunan sektor maritim di Batam.

Melalui kekompakan seluruh alumni, kata Awang, pihaknya berhasil untuk mengadakan pelatihan tenaga kerja untuk kemajuan sektor tersebut.

"Kami telah berkolaborasi dengan ikatan alumni ITB dan Undip untuk mengadakan pelatihan tenaga kerja guna menunjang sektor maritim di Batam," tambahnya.

Dalam agenda ini, turut hadir Rektor ITS Surabaya, Bambang Pramujati serta Wakil Ketua Umum IKA ITS Bidang Organisasi, Januar Setyo Widodo.

Keduanya juga memberikan sumbangsih pemikiran cukup besar dalam forum yang mendiskusikan strategi dan langkah-langkah konkret dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

Diskusi tersebut mencakup pembahasan mengenai potensi sumber daya kelautan Indonesia, infrastruktur maritim, serta pengembangan jasa logistik pelabuhan, galangan kapal, dan wisata bahari.

"Kita perlu menggali lebih dalam berbagai strategi dan kebijakan, mulai dari pengembangan infrastruktur pelabuhan, peningkatan kualitas SDM, hingga pemanfaatan teknologi inovatif agar visi Indonesia sebagai poros maritim dunia dapat terwujud," ungkap Bambang. (*)



Ketua DPC PERADI Kota Batam, Mustari, SH dengan Ketua Panitia Acil Suyanto, SH,.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) gelar Ujian Profesi Advokat (UPA) di Universitas Internasional Batam (UIB) Batam, Sabtu (29/6-2024).

UPA tersebut di ikuti sebanyak 3.074 peserta. Dan peserta dari Kota Batam yang mengikuti sebanyak 52 orang, dan di awasi oleh Observer/pengawas yang hadir dari DPN PERADI yaitu Acil Suyanto, SH,. MH,.MBA, Wakil Ketua Umum DPN PERADI dan Bidang Pengangkatan AdvokatDPN PERADI, Sordom Purba, SH.

Ketua DPC PERADI Kota Batam, Mustari, SH mengatakan, pelaksanaan UPA tahun 2024 yang dilaksanakan hari ini, berjalan lancar tanpa hambatan. Dan peserta UPA dariKota Batam berjumlah 52 orang.

"Artinya PERADI Batam dibawah naungan Bapak Prof DR Otto Hasibuan, SH,.MM masih banyak peminatnya untuk menjadi advokat di Kota Batam. Dan dengan telah terlaksananya UPA tadi, hasil ujiannya akan di umumkan pada tanggal 7 dan 8 minggu ke depan. Dan harapan kita peserta UPA lulus semua," ujar Mustari.


Dalam kata sambutan, ketua panitia, Acil Suyanto mengatakan, untuk menjadi seorang advokat, berdasarkan pasal 3 ayat (1) huruf f Undang Undang No. 18 tahun tahun 2003 tentang Advokat, harus terlebih dahulu "Lulus" ujian profesi advokat yang diselenggarakan oleh organisasi Advokat. Dengan demikian PERADI selaku organisasi Advokat berkewajiban menyelenggarakan ujian profesi Advokat. 

"Sejak lahirnya UU No 18 tahun 2003 tentag Advokat, ujian profesi Advokat tahun 2024 yang saat ini dilaksanakan adalah ujian yang ke 28. Dan jumlah peserta yang mendaftar mengikuti ujian tahun 2024 sebanyak 3.074 peserta. Hal ini membuktikan, besarnya kepercayaan yang diberikan kepada PERADI sebagai penyelenggara yang profesional dan kredibel, guna melahirkan Advokat-advokat yang berkualitas dan terhormat," ujarnya. 


Lanjutnya, lulus ujian adalah salah satu syarat untuk dapat diangkat menkadi Advokat oleh PERADI dan kemudian diambil sumpah oleh Pengadilan Tinggi setempat. 

"Bagi peserta yang lulus diwajibkan mengurus segala persyaratan yang ditentukan UU Advokat untuk ditindaklanjuti oleh PERADI, dengan melakukan pengangkatan dan permohonan untuk bersumpah kepada Pengadilan Tinggi. Agar saudara-saudara tidak terkena oleh sanksi. Maka dalam ujian ini patuhilah seluruh ketentuan dalam buku panduan dan petunjuk  yang disampaikan oleh Supervisor atau Asisten Supervisor," tuturnya. 

Redaksi


Foto Bersama saat BP Batam Menggelar Business Gathering Bersama Pelaku Usaha Jakarta


BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: ⁠Kantor Perwakilan BP Batam di Jakarta menggelar Business Gathering BP Batam bertajuk “BP Batam Menyapa Pelaku Usaha”, pada Jumat (28/6/2024).

Kegiatan ini digelar di DoubleTree by Hilton Hotel Jakarta, dan dihadiri oleh lebih dari 50 peserta yang merupakan para pelaku usaha di Jakarta yang memiliki kegiatan usaha di Kota Batam.

Business Gathering ini menghadirkan empat narasumber diantaranya, Kepala Kanwil Ditjen Pajak Kepulauan Riau, Imanul Hakim; Kasubdit. Kawasan Khusus Direktorat Fasilitas Bea Cukai Batam, Solafudin; Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam, Harlas Buana; dan Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam, Surya Kurniawan Suhairi.

“Kegiatan ini kami gelar untuk menjalankan fungsi Kantor Perwakilan sebagai Duta BP Batam di Jakarta, serta mengakomodir kebutuhan informasi para pelaku usaha yang berada di Jakarta terkait tata cara melakukan kegiatan bisnis di Kota Batam,” ujar Kepala Kantor Perwakilan BP Batam di Jakarta, Purnomo Andiantono.

Pria yang akrab disapa Andi ini juga mengharapkan beberapa keluaran dari kegiatan ini, antara lain para pelaku usaha maupun Konsultan Hukum lebih yakin dan mantap dalam menjalankan kegiatan usaha di Kota Batam. 

Diharapkan juga Business Gathering ini mampu meningkatkan realisasi investasi, serta meningkatkan sinergitas BP Batam, Kanwil DJP Kepri, dan Bea Cukai demi kelancaran kegiatan berusaha di Kota Batam.

“Silahkan nanti ditanyakan kepada kami hal-hal seputar perizinan, baik lalu lintas barang melalui Online Single Submission (OSS) maupun pelayanan di BP Batam lainnya, dan mudah-mudahan selesainya kegiatan ini Bapak/Ibu langsung berinvestasi di Batam,” harap Andi.

Senada dengan Andi, Kepala Kanwil Ditjen Pajak Kepulauan Riau, Imanul Hakim turut mendorong para pelaku usaha di Jakarta untuk melakukan kegiatan berusaha di Kota Batam.

Menurutnya, kemudahan perizinan berusaha di Kota Batam telah didukung oleh transformasi infrastruktur, khususnya pembangunan jalan-jalan protokol,  untuk memperlancar konektivitas logistik, baik ke dan dari pelabuhan maupun bandara.

“Kota Batam telah menjadi percontohan pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Perdagangan Bebas (KPBPB) maupun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang baik di Indonesia. Jadi silahkan Bapak/Ibu berinvestasi di Kota Batam karena banyak sekali tawaran kemudahan perizinan berusaha di sana,” ajak Imanul.

Dukungan tersebut juga disampaikan oleh  Kasubdit. Kawasan Khusus Direktorat Fasilitas Bea Cukai Batam, Solafudin. 

“Dari bea cukai selalu melakukan audiensi kepada para pelaku usaha untuk meminimalisir kesalahan perihal kepabeanan,” ujarnya. 

Tidak lupa, ia juga mengajak pelaku usaha untuk memanfaatkan benefit investasi dari KPBPB dan KEK, diantaranya bebas Bea Masuk, bebas Pajak Dalam Rangka Impor, dan lainnya

“Dengan demikian, diharapkan perekonomian Batam dan daerah di sekitarnya dapat meningkat dan membuka peluang kerja lebih besar bagi masyarakat,” tutupnya. 

Ril/Redaksi


Petugas PLN Batam melakukan pengecekan rutin pembangkit untuk memastikan kondisi pembangkit siap dalam menunjang keandalan pasokan listrik wilayah Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: PT PLN Batam berkomitmen menjalankan kebijakan pemerintah dalam melindungi daya beli masyarakat khususnya yang kurang mampu. PLN pun memastikan kebijakan pemerintah untuk penyesuaian tarif listrik (Tariff Adjustment) pada Triwulan III tahun 2024 tidak berlaku bagi pelanggan PLN Batam dengan daya 450 volt ampere (VA) dan 900 VA. Adapun penyesuaian tarif diberlakukan untuk 11 golongan tarif yang sejak tahun 2017 belum pernah ada penyesuaian. 

Langkah ini dilakukan untuk mewujudkan listrik yang berkeadilan sehingga pelanggan kurang mampu tetap dapat terlindungi dan pelanggan mampu dapat membayar tarif listrik sesuai keekonomiannya.

Direktur Utama PLN Batam, M. Irwansyah Putra menyatakan bahwa langkah ini juga sejalan dengan pertumbuhan ekonomi di Batam yang terus meningkat. 

"Terhitung hingga akhir 2023 ini pertumbuhan ekonomi Kota Batam mencapai 7,04%, sehingga proyeksi peningkatan kebutuhan listrik di tahun 2024 mencapai 10 - 15%," terang Irwansyah. 

Dirinya menjelaskan bahwa ketersediaan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan dipengaruhi oleh beberapa variabel yang terdiri dari kurs, harga energi primer, dan inflasi. Pemerintah menerapkan tariff adjustment dengan tetap menjaga daya saing industri di Batam sehingga sebagian golongan tarif Batam masih di bawah Biaya Pokok Penyediaan tenaga listrik.

"Pemerintah dan PLN Batam mempertimbangkan 3 (tiga) variabel dalam menerapkan tariff adjustment, yaitu kondisi kurs, harga energi primer, dan inflasi demi tetap mampu menghadirkan listrik yang andal dan berkelanjutan bagi masyarakat Batam," terangnya.

Dari 23 golongan tarif pelanggan, terdapat 11 golongan tarif yang diberlakukan tariff adjustment. Adapun penyesuaian tarif berlaku pada pelanggan sebagai berikut :
1) Tarif Rumah Tangga (R-1/Tegangan Rendah 1.300 VA menjadi Rp1.433,71 per kWh)
2) Tarif Rumah Tangga (R-1/Tegangan Rendah 2.200 VA menjadi Rp1.442,11 per kWh)
3) Tarif Rumah Tangga (R-2/Tegangan Rendah di atas 2.200 sampai dengan 5.500 VA menjadi Rp1.656,97 per kWh)
4) Tarif Rumah Tangga (R-3/Tegangan Rendah di atas 5.500 VA menjadi Rp1.729,81 per kWh)
5) Tarif Bisnis (B-2/Tegangan Rendah di atas 2.200 VA sampai dengan 200 kVA menjadi Rp1.699,85 per kWh)
6) Tarif Bisnis (B-3/Tegangan Menengah di atas 200 kVA menjadi Rp1.337,72 per kWh)
7) Tarif Industri (I-2/Tegangan Rendah di atas 14 kVA sampai dengan 200 kVA menjadi Rp1.171,30 per kWh)
8) Tarif Industri (I-3/Tegangan Menengah di atas 200 kVA menjadi Rp1.129,96 per kWh)
9) Tarif Pemerintah (P-1/Tegangan Rendah di atas 450 VA sampai dengan 200 kVA menjadi Rp1.737,51 per kWh)
10) Tarif Pemerintah (P-2/Tegangan Menengah di atas 200 kVA menjadi Rp1.817,69 per kWh)
11) Tarif Pemerintah (P-3/Tegangan Rendah di atas 450 VA menjadi Rp1.950,58 per kWh)

Bagi pelanggan PLN Batam yang ingin mengetahui golongan tarif yang mengalami penyesuaian atau melakukan simulasi perhitungan tarif dapat menghubungi Contact Center PLN Batam melalui nomor 0778-123 atau dapat mengunjungi posko pengaduan pelanggan di Kantor Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3), Batam Center, UP3 Nagoya, UP3 Batu Aji dan UP3 Tiban.

ril/Redaksi



Kunjungan Ombudsman RI ke BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi menerima kunjungan kerja Ombudsman RI di Marketing Centre, Batam Centre, Kamis (27/6/2024). 

Muhammad Rudi didampingi para deputi dan sejumlah pejabat eselon II BP Batam. Turut serta Kepala Bea dan Cukai Batam. 

Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika mengatakan, kunjungan pihaknya sebagai tindak lanjut monitoring Ombudsman RI terhadap pelaksanaan perbaikan pelayanan pengeluaran barang oleh Dirjen Bea dan Cukai di KPBPB Batam. 

"Kami tadi diperlihatkan kerja cerdas BP Batam, beberapa indikator untuk meningkatkan pelayanan publik dirasakan sudah on the track, misalnya dukungan operasional Tempat Penimbunan Sementara (TPS) di Bandara dan Pelabuhan ASDP Telaga Punggur," katanya.

Tak hanya penyediaan TPS, pihaknya juga memberikan atensi dan mendorong layanan pelabuhan penumpang di Batu Ampar dengan pengalihan pelabuhan ke Dermaga Pelabuhan Bintang 99 Persada. Sehingga, pelayanan dan pengawasan pelayanan publik bea dan cukai di KPBPB semakin efisien dan efektif. 

"Kemudian terkait persoalan Batu Ampar ini tinggal menunggu Pelni nya saja , tidak ada persoalan di BP Batam maupun di Bea Cukai nya," serunya. 

"Atas dasar hari ini kami berikan apresiasi terhadap BP Batam yang telah menjalankan tugas dengan baik," serunya lagi. 

Sementara, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menyambut baik atas perhatian yang diberikan tersebut. Pihaknya memiliki komitmen tinggi untuk memberikan kemudahan layanan berusaha khususnya arus masuk dan keluar barang di kota Batam.  

"Kita sudah sampaikan di rapat tadi, harapannya dengan atensi yang diberikan Ombudsman RI, apa yang menjadi persoalan dapat dengan cepat diselesaikan," katanya. 

"Kalaulah semua selesai, masyarakat dan pelaku usaha akan senang begitu pun juga dengan pemerintahnya,"imbuhnya. 

Ril/Redaksi


Foto Bersama Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi menyambut kedatangan Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Moeldoko, S.I.P., M.A. pada Kamis (27/6/2024) di Bandara Internasional Hang Nadim.

Dalam agenda kunjungan kerjanya ke Batam, Moeldoko berkesempatan untuk meninjau langsung progress pembangunan Terminal VVIP Bandara Hang Nadim.

“Secara holistik saya melihat pembangunan infrastruktur Batam yang terintegrasi hari ini sangat luar biasa dan saya yakin Batam bisa bertumbuh di luar dari pada imajinasi kita,” terang Moeldoko.

“Selanjutnya, Terminal VVIP Bandara Hang Nadim ini sangat berkesan bagi saya karena ada perubahan yang signifikan dari kondisinya dahulu dan sekarang kita bisa melihat ini sudah tergolong bangunan bertaraf internasional,” ujar Moeldoko mengomentari desain arstitektur Terminal VVIP Bandara Hang Nadim. 

Melihat perkembangan hari ini, Moeldoko yakin kedepannya Batam mampu menjadi tuan rumah berbagai event berskala internasional.

“Jika infrastruktur yang telah dibangun ini dipadukan dengan pengembangan masif di sektor transportasi, perhotelan, kuliner, dan budaya, saya yakin berbagai event dan konferensi internasional dapat digelar di Batam,” kata Moeldoko.

“Harapannya tentu Batam bisa menjadi Bali kedua bagi Indonesia untuk alternatif perhelatan konferensi internasional,” pungkas Purnawirawan Jenderal TNI Bintang Empat ini.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko dan ia beserta jajaran akan terus berkomitmen untuk memajukan Batam agar dapat memenuhi target yang diberikan oleh Pemerintah Pusat kepada BP Batam.

“Terima kasih atas kunjungan dari Pak Moeldoko hari ini, terima kasih atas arahan serta atensi yang berikan kepada kami di BP Batam, semoga kita bisa terus bersinergi memajukan Batam dan mewujudkan “Bali Kedua” sebagaimana yang telah disampaikan oleh Pak Moeldoko,” ujar Muhammad Rudi.

“Kami yakin dengan komitmen dan semangat program pembangunan Batam yang berkelanjutan ini, Batam Kota Baru dapat segera kita nikmati bersama-sama,” pungkas orang nomor satu di Batam ini. (MI)



Kunjungan Ketua Komwasjak ke BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Mewakili Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro bersama seluruh Anggota Bidang di lingkungan BP Batam menerima kunjungan Ketua Komite Pengawas Perpajakan (Komwasjak), Amien Sunaryadi beserta beberapa Anggota Komwasjak.

Digelar di Marketing Centre pada Rabu (26/6/2024), kunjungan ini digelar dalam rangka silaturahmi sekaligus berbincang tentang pelayanan perpajakan di Batam.

Amien Sunaryadi menyampaikan pihaknya ingin mengetahui lebih banyak tentang aspirasi wajib pajak (pelaku usaha), pelayanan Bea dan Cukai di Batam serta masukan dari BP Batam untuk pelayanan perpajakan dari Direktorat Jenderal Pajak.

"Maksud kedatangan kami di BP Batam hari ini adalah untuk mendalami informasi tentang aspirasi dari para wajib pajak di Batam, informasi tentang rencana Buffer Zone Bea dan Cukai yang akan dibangun di Pelabuhan Batu Ampar, hingga kami berharap ada masukan dari BP Batam kepada kami untuk meningkatkan kualitas layanan perpajakan," ujar Amien.

Dalam kesempatan ini, Amien turut mengapresiasi kinerja BP Batam di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi yang telah banyak membawa perubahan dan kemajuan di Batam saat ini.

“Kami melihat Batam sangat berkembang pesat hari ini, mudah-mudahan dengan pelayanan yang baik dari BP Batam maupun dari kami (Direktorat Jenderal Pajak) kepada para investor disini dapat membuat mereka nyaman berinvestasi di Batam hingga seterusnya,” lanjut Pria yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua KPK periode 2003 – 2007 ini.

Merespon hal ini, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro mengucapkan terima kasih atas waktu yang telah diluangkan oleh Ketua Komwasjak untuk menyambangi BP Batam.

"Terima kasih atas kunjungan Bapak Amien dan jajaran hari ini, berbagai hal positif yang kita simpulkan hari ini akan kami laporkan kepada Kepala BP Batam, Bapak Muhammad Rudi," tutur Wahjoe.

“Lewat pertemuan yang singkat ini, kita sudah saling bertukar informasi tentang pelayanan perpajakan di Batam, semoga BP Batam dengan Pemerintah Pusat dapat terus bersinergi untuk mewujudkan kemajuan Batam,” pungkas Wahjoe.

Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota Bidang Kebijakan Strategis, Enoh Suharto Pranoto; Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi, Sudirman Saad; Anggota Bidang Pengusahaan, Wan Darussalam; dan Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol, Ariastuty Sirait. (MI)



Kunjungan Perwira Dikreg Seskoal ke BP Batam. 


BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Wan Darussalam membuka pertemuan bersama Perwira Pendidikan Regional (Dikreg) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Angkatan Ke-62 TA. 2024, Selasa (25/6/2024)
 
Dipimpin oleh Dosen Pembimbing Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN), Kolonel Dr. Muhadi S.Pd., M.M, sebanyak 30 Perwira Siswa (Pasis) memenuhi Marketing Center BP Batam 
 
Disadur dari laman web TNI, Seskoal merupakan lembaga pendidikan tertinggi TNI AL untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, membentuk kepribadian dan karakter prajurit yang profesional, serta mengembangkan kemampuan kepemimpinan para perwira di bidang maritim.
 
Sedangkan KKDN merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh para Pasis yang saat ini sedang dalam proses meraih gelar magister terapan.
 
Muhadi mengatakan, penempatan Pasis pada KKDN kali ini dibagi menjadi tiga lokasi di Kepulauan Riau, yaitu Ranai Kota, Kota Tanjung Pinang, dan Kota Batam.
 
Tidak hanya Provinsi Kepulauan Riau, kegiatan KKDN juga hadir di dua provinsi lainnya, yaitu Bangka Belitung dan Kalimantan Barat.
 
“Kami laporkan jumlah seluruh yang dididik adalah 182 siswa, terdiri dari Angkatan Laut, Angkatan Darat, Angkatan Udara, Kepolisian RI. Selain itu, kami juga menerima Pasis mancanegara yang berasal dari Australia, Singapura, Malaysia, India,  dan Korea Selatan,” ujar Muhadi.
 
Ia juga mengapresiasi BP Batam yang menerima rombongan dengan baik.
 
“Besar harapan kami agar BP Batam dapat berkenan memberikan data serta informasi kepada para Pasis agar dapat diolah menjadi sebuah tulisan sebagai bahan masukan bagi BP Batam dan pemerintah daerah,” pungkas Muhadi.
 
Menanggapi hal tersebut, dalam sambutannya, Wan Darussalam mengapresiasi terpilihnya BP Batam sebagai salah satu lokasi untuk bertukar ilmu dan informasi pada kegiatan KKDN Seskoal.
 
“Memang sudah tepat bila teman-teman dari Seskoal berkunjung ke BP Batam jika ingin tahu lebih lanjut mengenai pembangunan infrastruktur Batam beserta pengembangan investasinya,” ujar Wan Darussalam.
 
Menurutnya, pembangunan dan keamanan pertahanan maritim merupakan hal yang saling berkesinambungan, mengingat Pulau Batam dikelilingi perairan dan berseberangan langsung dengan negara Singapura serta Malaysia.
 
“Jika keamanan terjamin, maka investasi pun akan berjalan lancar,” pungkasnya.
 
Pada kesempatan ini pula, secara singkat, Wan Darussalam memaparkan fokus-fokus pengembangan utama BP Batam untuk mendukung percepatan investasi.
 
Mulai dari Revitalisasi Terminal 1 dan Pembangunan Terminal 2 Bandara Hang Nadim Batam melalui konsorsium PT Angkasa Pura I (Persero), Incheon International Airport Corporation (IIAC), dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
 
Kemudian, pengembangan Pelabuhan Batu Ampar, penyelesaian permasalahan air bersih, peningkatan pelayanan Rumah Sakit BP Batam, pengelolaan 2 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) eksisting dan 1 KEK Kesehatan yang baru diresmikan di wilayah Sekupang, hingga penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco-City.
 
“Pembangunan dan pengembangan Kota Batam berlangsung masif dalam lima tahun terakhir. Hal ini memang sengaja didorong Kepala BP Batam, Bapak Muhammad Rudi sebagai pondasi utama untuk mempercepat investasi,” jelas Wan Darussalam.
 
Sebelum menutup sambutan, ia berharap data dan informasi yang sudah disampaikan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para Pasis.
 
“Semoga apa yang telah kami sampaikan menjadi ilmu yang bermanfaat dan menjawab kebutuhan dalam proses pengkajian kebijakan dan penulisan para Pasis,” harap Wan Darussalam.
 
Hadir dalam kegiatan, Kepala Pangkalan Bakamla Batam, Kolonel I Nyoman Armenthia; Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait; Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Dendi Gustinandar; dan Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam, Harlas Buana.
 
(rud)
 



Pokir Anggota DPRD, Tan A Tie.


BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Hari terakhir pelaksanaan Pelatihan Wirausaha Baru Industri Kecil Menengah (IKM) Rajut Tahun Anggaran 2024 yang dilaksanakan di Gedung LAM Batam yang dimulai sejak hari Rabu, (26/6/2024) hingga hari Sabtu, (29/6/2024) sukses digelar dan disambut antusias oleh seluruh peserta pelatihan.

Sebanyak kurang lebih 200 warga kota Batam yang terdiri dari kaum perempuan yang didominasi oleh emak-emak dan generasi milenial terlihat sangat antusias menyelesaikan pembuatan tas rajut wanita yang menjadi bahan pelatihan yang harus diselesaikan.

Pelatihan Wirausaha Baru IKM Rajut ini dapat terlaksana atas kerjasama yang baik dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemerintah Kota Batam, melalui Pokok Pikiran (Pokir) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam Periode 2019 – 2024, Tan A Tie.

Tan A Tie merasa bangga melihat semangat dan antusias yang tinggi dari para peserta, yang tanpa mengenal lelah selama empat hari ini mengikuti semua tahapan pelatihan yang diberikan oleh empat orang instruktur dari iLuh Craft yang merupakan UMKM binaan Disperindag Kota Batam.

“Saya sangat bangga melihat antusias dari para ibu-ibu. Meskipun mereka harus meniggalkan keluarganya di rumah selama empat hari ini, namun semangatnya untuk terus belajar patut diacungi jempol,” ujar Tan A Tie dalam sambutannya di acara Penutupan Pelatihan Wirausaha Baru IKM Rajut Tahun Anggaran 2024 pada, Sabtu (29/6/2024).

Dia berharap, setelah para peserta menyelesaikan semua pelatihannya, diharapkan kedepan para peserta itu bisa terus belajar dan berlatih untuk terus mengasah kemampuannya di tempat tinggalnya masing-masing.

“Teruslah belajar dan asah kemampuan merajutnya. Saya yakin dan percaya ibu-ibu bisa sukses di bisnis ini, asalkan rajin dan tekun mempelajarinya,” sebut Tan A Tie.

Dilokasi yang sama, Kepala Seksi (Kasi) Sarana Industri Disperindag Kota Batam, M Bani Sader Natsir ST., MM mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Anggota DPRD Batam dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Batam, Tan A Tie.

“Mewakili Kepala Dinas Perindag Kota Batam, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Tan A Tie, atas terlaksananya Pelatihan Wirausaha Baru IKM Rajut yang berasal dari Pokok Pikiran sebagai anggota dewan,” ucap Bani dalam sambutannya.

Menurutnya, Disperindag Kota Batam bukan hanya sebatas melaksanakan pelatihan saja. Namun pihaknya juga akan terus memonitor seluruh peserta pelatihan rajut, apa saja yang menjadi kendala yang dialami dalam mengembangkan bisnis kerajinan tangan rajut ini.

“Ibu-ibu tidak usah kuatir. Dalam hal penjualan dan promosi produk, kami sudah lama bermitra dengan Dekranasda Kota Batam. Nanti disana, seluruh produk-produk IKM binaan Disperindag akan dipajang dan ditampilkan,” imbuhnya.

Dikatakannya, ada sekitar 2.000 Industri Kecil Menengah (IKM) yang bergerak di bidang makanan, minuman, kerajinan tangan, baju dan masih banyak lagi yang sudah menjadi binaan Disperindag Kota Batam.

Bahkan, Pemerintah Kota Batam melalui anggaran pusat saat ini sudah memiliki sebuah wilayah yang dijadikan sentra tenun tepatnya di wilayah Pulau Ngenang, Kecamatan Nongsa , Kota Batam.

“Di Pulau Ngenang itu kita ada banyak pengrajin tenun, pengrajin batik serta pengrajin kerupuk. Jadi ibu-ibu tidak usah kuatir. Kami akan terus mendampingi ibu-ibu” ucapnya.

Masih menurut Bani, pihaknya akan terus melakukan pendampingan hingga produk-produk unggulan dari pelaku IKM itu sendiri dikenal oleh seluruh masyarakat.

“Bila perlu produknya bisa di ekspor keluar negeri. Contohnya binaan kami pengrajin Eceng Gondok di Tanjung Piayu. Produknya saat ini sudah bisa menembus Pasar Amerika. Itu pencapaian yang sangat luar biasa,” sebutnya.

Jadi lanjutnya, dia menghimbau kepada peserta Pelatihan Wirausaha Baru IKM Rajut, agar terus berlatih dan mengupgrade kemampuan yang dimilikinya, supaya produk-produk yang dihasilkan tidak ketinggalan zaman.

Tampak hadir dalam Penutupan Pelatihan Wirausaha Baru IKM Rajut Tahun Anggaran 2024, Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Tan A Tie, Kasi Sarana Industri Disperindag Kota Batam, M Bani Sader Natsir ST., MM, Owner iLuh Craft, Iluh Eka Lindawati dan para peserta pelatihan.

Fay


Kajati Kepri santuni anak yatim saat kunker ke Kacabjari Tanjung Batu. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri)Teguh Subroto, S.H., M.H lakukan kunjungan kerja (Kunker) Perdana ke Tanjung Batu, Kecamatan Kundur. 

Kedatangan Kajati Kepri bersama rombongan langsung di sambut baik oleh Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Karimun di Tanjung Batu, Charles Hutabarat S.H.

Selain Kunjungan perdana yang di lakukan oleh Kajati Kepri sekaligus melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan menyantuni anak-anak yatim dari Yayasan Mujahirin Dewi kora Kelurahan Tanjung Batu Kota Kecamatan Kundur kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Selasa (25/6/2024)

Dalam kesempatan itu, Kajati Kepri, Teguh Subroto mengatakan, Kunker yang di lakukan di Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Karimun di Tanjung Batu Kota ini merupakan kunker yang ke dua, yang mana sebelumnya di lakukan terlebih dahulu di Kantor Kejaksaan Negeri Tanjung Balai Karimun.

Kunker yang di lakukan ini merupakan tujuan dari program yang di selaraskan di seluruh indonesia dan ada beberapa rangkaian kegiatan yang akan kita sosialisasikan kepada masyarakat yaitu melakukan penijauan persiapan posko pemilu.

"Melihat lansung bagaimana kesiapan dan peran dari pihak kejaksaan itu sendiri dalam menghadapi pemilu, dan meminta kepada seluruh rekan-rekan  pers untuk mendukung penuh program unggulan Kajati Kepri terkait peningkatan kesadaran hukum kepada masyarakat melalui Dor Too Dor," ujar Kajati Kepri, Teguh Subroto.

Lebih lanjut kata Teguh Subroto, ada beberapa pertanyaan terkait tentang hukum oleh masyarakat kepadanya, sehingga dirinya meminta kepada Kacabjari agar memprioritaskan permasalahan yang ada, terutama di Desa-Desa agar bisa di lakukan penyuluhan hukum terutama di kalangan masyarakat.

"Sehingga dapat meminimalisir permasalahan yang ada dan akan kita prioritaskan jika kita temukan kasus- kasus yang terjadi di tengah - tengah masyarakat jika kasus tersebut memerlukan perlindungan hukum," ungkapnya.

Seperti kasus yang terjadi di Tanjung Balai di pesisir pantai, tambah Teguh Subroto permasalahan yang ada bahwa tanah yang di miliki masyarakat itu ada yang hak milik dan ada yang hak pakai sehingga hal ini sering di tanyakan oleh masyarakat. Dengan begitu kami pihak kejaksaan telah melibatkan Dinas Pertanahan Dinas Sosial dan dari Dinas BPJS kesehatan untuk bekerjasama dalam membantu masyarakat terkait permasalahan hukum yang terjadi. 

"Terimkasih atas Kordinasi rekan-rekan media yang sudah bekerjasama dalam membantu pihak hukum dalam membuka segala kasus yang terjadi sehingga hukum yang di jalankan bisa terang benderang dan semoga kedepan masyarakat akan mendapatkan perlindungan hukum sesuai dengan yang di harapkan," terang Kajati Kepri

Di tempat yang sama Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Karimun di Tanjung Batu Charles Hutabarat mengungkapkan, terimkasih kepada Kajati Kepri Teguh Subroto bersama jajaran yang telah melaksanakan kunker ke Kantor Cabjari Karimun di Tanjung Batu.

"Dengan kunjungan yang di lakukan ini di harapkan bermanfaat bagi kita dan semoga arahan yang di berikan Kajati Kepri kepada kami dapat kami jalankan dengan baik sehingga apa yang di harapkan bisa berjalan sesuai harapan kita bersama," pungkas Charles Hutabarat.

(A.Yahya)


Pergeseran Warga Terdampak Pembangunan Rempang Eco-City.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: BP Batam kembali memfasilitasi pergeseran terhadap empat Kepala Keluarga (KK) yang terdampak pembangunan Rempang Eco-City ke hunian sementara, Senin (24/6/2024).

Jumlah tersebut kembali menambah total warga Rempang yang telah menempati hunian sementara menjadi sebanyak 122 KK.

BP Batam melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait mengatakan, pihaknya pun berkomitmen untuk terus mengedepankan komunikasi persuasif selama melakukan pendataan dan verifikasi terhadap warga terdampak pembangunan Kawasan Rempang yang akan bergeser.

Di samping itu, lanjut Ariastuty, BP Batam selalu memprioritaskan hak-hak masyarakat sebelum rencana investasi di Rempang terealisasi.

Hal ini pula yang kemudian membuat masyarakat mulai membuka diri terhadap rencana investasi di kampung mereka.

"Sesuai instruksi Kepala BP Batam, kami akan berupaya maksimal dalam melakukan pendataan terhadap masyarakat dengan mengutamakan komunikasi sifatnya persuasif," tegas Tuty, panggilan akrabnya.

Seperti penyampaian Tuty, warga asal Sembulang Hulu, Lidya mengatakan jika dirinya mendukung penuh rencana investasi di Kawasan Rempang.

Dia berharap, pembangunan Rempang Eco City dapat membawa perubahan yang signifikan terhadap perekonomian masyarakat ke depannya.

"Semoga apa yang telah menjadi rencana pemerintah berjalan dengan lancar. Saya berharap, perekonomian masyarakat juga menjadi lebih baik dengan hadirnya pembangunan ini," ujar Lidya.

Senada, warga asal Sembulang lainnya, Annisa mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, khususnya BP Batam, yang telah memprioritaskan hak-hak warga sebelum investasi Rempang Eco-City terealisasi.

Melalui rencana pembangunan Rempang, Annisa menginginkan, anak cucunya ke depan dapat memiliki taraf hidup lebih di masa mendatang.

"Harapan saya, proyek ini bisa membuat masyarakat lebih maju dan anak cucu kami juga bisa memiliki ekonomi yang lebih bagus dari sekarang," ungkapnya di lokasi pergeseran. (*)



Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyambut jemaah haji kloter 1 Debarkasi Batam, Sabtu (22/6/2024). (Ist)

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyambut jemaah haji kloter 1 Debarkasi Batam, Sabtu (22/6/2024).

“Semoga para jemaah bisa kembali dengan selamat dan menjadi haji mabrur,” ucap Rudi.

Rudi berharap, jemaah haji kloter berikutnya juga bisa tiba dan kembali ke keluarga dengan kondisi sehat dan selamat.

“Alhamdulillah para jemaah bisa kembali lagi ke Batam-Kepri dengan kondisi sehat dan selamat,” ujarnya.

Wali Kota juga berpesan agar para panitia penyelenggara haji, khususnya dari Batam, untuk melayani jemaah haji dengan pelayanan istimewa.

“Setelah beribadah haji di Tanah Suci, tentu sangat melelahkan ditambah perjalanan yang jauh, buat para jemaah senyaman mungkin,” pesan Rudi.

Untuk diketahui, jemaah haji se-Kota Batam tercatat sebanyak 731 jemaah. Saat berangkat, jemaah haji ini terbagi dalam 3 kelompok terbang (kloter). Kloter 1 sebanyak 93 jemaah yang tergabung dengan jemaah dari Tanjung Pinang, Natuna, Bintan.

Kemudian, kloter 2 sebanyak 225 jemaah yang tergabung dengan jemaah Karimun dan Anambas. Terkahir, kloter 15 sebanyak 413 jemaah yang semua merupakan jemaah asal Kota Batam.

Rudi juga meminta jemaah untuk mendoakan kemajuan Kota Batam. Ia memaparkan sejumlah pembangunan mulai dari bandara, pelabuhan, hingga pembangunan fasilitas ibadah di Batam.

“Doakan kemajuan Kota Batam, doakan kami sehat selalu dalam membangun Batam dan Kepri,” ujarnya. (Mc)


Pelantikan Pejabat BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Purwiyanto melantik tiga orang Pejabat Tingkat II di lingkungan BP Batam pada Jum'at (21/6/2024) di Marketing Centre.

Adapun Pejabat yang dilantik pada hari iyu, yaitu:
1. Asep Lili Holilulloh sebagai Direktur Evaluasi dan Pengendalian;
2. Konstantin Siboro sebagai Direktur Peningkatan Kinerja dan Manajemen Resiko;
3. Imbuh Agustanto sebagai Kepala Satuan Pemeriksa Intern.

Dalam sambutannya, Purwiyanto meneruskan arahan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi kepada ketiga pejabat yang dilantik agar dapat bekerja lebih keras demi kemajuan Batam.

“Seperti yang sudah kita pahami bersama bahwa tugas utama BP Batam saat ini adalah peningkatan investasi serta daya saing sebagai kawasan yang ramah investasi,” terang Purwiyanto.

“Untuk merealisasikan hal tersebut, baik kepada Pejabat yang baru dilantik maupun yang saat ini sudah menduduki jabatannya beserta jajaran, mari kita terus bergerak maju memberikan kontribusi maksimal untuk pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam,” sambung Purwiyanto.

Terakhir, Purwiyanto mengucapkan selamat kepada para Pejabat yang baru saja dilantik, ia juga berharap agar seluruhnya dapat menjalankan amanah dengan baik.

“Selamat kepada ketiga pejabat yang dilantik hari ini, mari bersama-sama kita teruskan perjuangan mewujudkan Batam Kota Baru sesuai instruksi Bapak Kepala BP Batam, Muhammad Rudi,” pungkas Purwiyanto. 

Turut hadir dalam kesempatan ini, Pimpinan beserta seluruh Pejabat Tingkat II di lingkungan BP Batam. (MI)



Foto Bersama Usai Penyelenggaraan UKW. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselaraskan dengan Bimtek dan Sertifikasi Jurnalistik yang dilaksanakan oleh LPK Kalala Institute berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepri dan Dinas Tenaga Kerja Pemerintah Kota Batam telah selesai dilaksanakan.

Dalam pelaksanaan UKW PWI Kepri yang ke 17 kali ini, sebanyak 16 jurnalis dari jenjang Muda dan Madya dinyatakan lulus dan kompeten. Sedangkan 5 jurnalis lainnya dinyatakan tidak lulus alias belum kompeten.

Ketua PWI Provinsi Kepri, Andi mengatakan, wartawan yang dinyatakan belum berkompeten diharapkan meningkatkan lagi kemampuannya dalam memahami kaedah-kaedah jurnalistik, seperti pemahaman terhadap UU 40 tahun 1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik dan juga Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA) dalam menulis.

"Bagi wartawan yang lulus saya ucapkan selamat. Dan bagi wartawan yang belum kompeten, harap bersabar. Teruslah belajar dan jangan menyerah," ujar Andi dalam sambutannya di acara Penutupan Bimtek dan Sertifikasi Jurnalistik di Hotel PIH Batam, Jum'at (21/6/2024).

Andi mengatakan, sebagai seorang penguji ketika dalam melakukan pekerjaannya, pihaknya lebih mengutamakan integritas. Artinya, saat melakukan penilaian pihaknya melakukannya dengan se objektif mungkin. Dan, tidak berdasarkan atas suka atau tidak suka.

"Karena sebelum kita melakukan uji, terlebih dahulu mengisi fakta integritas. Dan, setiap kali akan melakukan uji, kita selalu menandatangani Kode Etik Penguji," jelas Andi.

Masih menurut Andi, berdasarkan data dari PWI Pusat, sampai dengan hari ini jumlah wartawan dari seluruh Indonesa yang sudah dinyatakan kompeten berjumlah 19.217 wartawan.

Selanjutnya, Direktur LPK Kalala Institute, Eza Pendri mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para Penguji dari PWI Kepri, yang telah melaksanakan tugasnya selama dua hari ini dengan baik dan lancar.

Kemudian, ucapan yang sama juga ia sampaikan kepada Dinas Tenaga Kerja Pemerintah Kota Batam, yang dalam kegiatan kali ini diwakili oleh Kabid Pelatihan dan Produktifitas Disnaker Kota Batam, Muhammad Zaini.

"Alhamdulillah, dengan mengucapkan syukur kepada Allah SWT, pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan PWI Kepri yang ke 17 berjalan dengan sukses. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Eza juga menyampaikan permohonan maaf jika selama dalam pelaksanaan Bimtek dan Sertifikasi Jurnalistik ini terdapat kekurangan, dia pun menyampaikan permohonan maaf.

Dilokasi yang sama, Kabid Pelatihan dan Produktifitas Disnaker Kota Batam, Muhammad Zaini memberikan apresiasi kepada para penguji dari PWI Kepri, yang telah melaksanakan tugasnya secara objektif.

Menurutnya, sepanjang Disnaker Kota Batam melaksanakan Bimtek dan Sertifikasi dengan berbagai Lembaga Pelatihan Kerja di kota Batam, baru kali ini dia menemukan ada sebanyak lima peserta yang dinyatakan belum kompeten.

"Sepengetahuan saya, selama Disnaker Kota Batam melaksanakan Bimtek dan Sertifikasi, baru kali ini menemukan banyaknya jumlah peserta yang dinyatakan tidak lulus atau belum kompeten. Salut dan apresiasi untuk PWI Kepri yang memberikan penilaian secara objektif," ujar Zaini disambut tepuk tangan bergemuruh dari peserta.

Lebih lanjut Zaini mengatakan, menjadi seorang jurnalis bukan hanya sekedar bisa mewawancarai narasumber saja. Akan tetapi, wartawan itu juga harus bisa mendefinisikan sekaligus mewartakan apa yang diwawancarai dengan sebaik mungkin.

"Ternyata dalam mewartakan berita itu tidak mudah. Harus punya kemampuan yang mumpuni agar berita yang dihasilkan berkualitas," pungkasnya.

Faisal


Sosialisasi Terkait Kepelabuhanan di KPBPBB.


BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Direktorat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam menggelar sosialisasi Forum konsultasi publik yang dikemas dalam Focus Group Discussion (FGD) di Wilayah Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, Kamis (20/6/2024). 
 
Bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, kegiatan ini digelar untuk membahas sektor kepelabuhanan, khususnya pengerukan dan reklamasi. 
 
Sebanyak lebih dari 100 peserta dengan khidmat mengikuti jalannya sosialisasi di meeting room Santika Hotel Batam. 
 
“Peserta yang kami undang tidak hanya dari internal BP Batam, namun juga pihak akademisi dan tentunya penggiat usaha kepelabuhanan di Kota Batam,” ujar Direktur PTSP BP Batam, Harlas Buana. 
 
Ia menyampaikan, kegiatan ini penting dihelat guna memastikan keberlangsungan norma, standard, dan prosedur dalam penyelenggaraan proses perizinan yang tertera pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (KPBPBB).
 
“Jadi pelaku usaha tidak perlu lagi mengurus ke pemerintah pusat karena BP Batam sudah diberikan mandat langsung untuk menerbitkan seluruh perizinan yang ada di KPBPBB,” lanjut Harlas.
 
Selain itu, untuk mendorong Kota Batam menjadi hub logistik nasional, pengelolaan pada sektor kepelabuhanan harus disempurnakan, khususnya pada Terminal Khusus (Tersus) yang dijalankan lebih kurang dari 130 shipyard di Kota Batam.
 
“Pada perjalanannya, shipyard akan melakukan reklamasi dalam rangka ekspansi bisnis. Ini tidak bisa kita pungkiri dan wajib menjadi atensi karena ketersediaan lahan di Kota Batam sudah sangat terbatas,” kata Harlas.
 
Selain itu, kegiatan pengerukan di lokasi-lokasi shipyard juga dibutuhkan untuk meminimalisir sedimentasi dan memperlancar manuver kapal.
 
 
“Nah, ini juga sudah diatur perizinannya di BP Batam. Ada kaidah-kaidah yang harus diperhatikan oleh para pelaku usaha sebelum dan sesudah melakukan proses pengerukan,” jelas Harlas.
 
Ia menegaskan, seluruh proses perizinan beserta dokumen yang dibutuhkan telah tertera di Indonesia Batam Online Single Submission (IBOSS) yang terintegrasi dengan sistem Online Single Submission Nasional (OSS). 
 
“Jadi prinsipnya kami mendorong para pelaku usaha kepelabuhanan untuk memaksimalkan pemanfaatan aplikasi OSS Risk Based Approach (RBA) dan IBOSS ini dalam setiap kegiatan pengerukan dan reklamasi. Karena prosesnya sudah sangat mudah sekali dan dokumennya bisa diunggah di mana saja. Sesuai dengan arahan Kepala BP Batam, Bapak Muhammad Rudi salah satu upaya meningkatkan realisasi investasi adalah dengan mempercepat perijinan berusaha,” ujar Harlas.
 
Selain itu, Harlas juga menyilahkan para pelaku usaha untuk berkonsultasi dengan BP Batam di Mal Pelayanan Publik (MPP) jika menemukan kendala dalam penginputan berkas.
 
“Semoga upaya BP Batam dalam mendorong pemanfaatan OSS RBA dan IBOSS dapat diterima dan dilaksanakan dengan baik oleh seluruh pelaku usaha kepelabuhanan di Kota Batam, sehingga perekonomian Kota Batam meningkat dengan signifikan di tahun 2024 ini,” pungkasnya.
 
Adapun kegiatan ini mengundang Koordinator Kelompok Bimbingan Usaha Pengerukan dan Reklamasi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Hadi Sholekhan Arif dan Analis Pelabuhan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Alexander Volta Matondang sebagai narasumber.
 
(rud)
 



Kepala BP Batam, H. M. Rudi Sampaikan Kata Sambutan saat Membuka
Kejurnas Road Race and Mountain Bike 2024.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam/Walikota Batam  Muhammad Rudi secara resmi membuka dan menyambut positif Kejurnas Road Race and Mountain Bike 2024, di Nuvasa Bay, pada Kamis (20/6/2024).

Muhammad Rudi membuka Kejuaraan Nasional yang berlangsung mulai 20 - 30 Juni 2024 di Batam, Kepulauan Riau dan diikuti oleh ratusan peserta dari seluruh provinsi di Indonesia. 

Ia bersama dengan Luhur Dewantoro Tenaga Ahli Menteri mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga; Raja Sapta Oktohari selaku Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) juga sebagai Senior Vice President Asian Cycling Confederation (ACC) dan ASEAN Cycling Federation Advisor; Jadi Rajagukguk selaku Ketua Kadin Batam juga sebagai Exco NOC Indonesia; serta Jajaran Forkopimda Kota Batam. 

Pembukaan simbolis dilakukan dengan pelepasan peserta Road Race Individual Time Trial (ITT) kategori Women Under 23, dengan menggunakan bendera.

Kepala BP Batam/Walikota Batam Muhammad Rudi menyambut dengan hangat event olahraga nasional dapat digelar di Batam.

"Saya sangat berterima kasih Kejurnas ini dilaksanakan di Batam.  kami siap untuk membantu semua kegiatan nasional yang ada di Kota Batam ini." Kata Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi berharap bahwa event-event serupa dapat terus diselenggarakan di Batam. 

Ia optimis dengan kondisi infrastruktur Batam yang mumpuni saat ini, maka event nasional dapat secara rutin diselenggarakan di Batam dengan aman nyaman.

"Kami terus mengembangkan infrastruktur Batam. Mulai dari jalan  dengan 6 lajur, kemudian Pembangunan Terminal II kita bangun, kita harapkan 2 tahun ke depan Bandara Terminal II akan mampu menampung 2 juta orang di Bandara. Sehingga event-event besar dapat kita sukseskan di Batam." Kata Rudi optimis.

Ia pun menjabarkan sejumlah proyek yang tengah dibangun akan semakin menyolek Batam menjadi salah satu Kota Terindah di Indonesia.

"Sehingga kami mengajak ayok buat event di Batam. Jalan sudah bagus, infrastruktur modern, semua fasilitas ada, jika event nasional dan internasional masuk, maka investasi pun bisa masuk. Selamat menikmati Pesona Batam Kota Baru." tutup Muhammad Rudi mendapat tepukan hangat dari penonton.

Hal ini pun diamini oleh Raja Sapta Oktohari selaku Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) juga sebagai Senior Vice President Asian Cycling Confederation (ACC) dan ASEAN Cycling Federation Advisor.

Okto mengatakan Batam adalah kota terbaik dan paling sempurna bagi penyelenggaraan kejuaraan nasional.

"Secara geografis dan infrastruktur Batam sangat bagus untuk event dan kejuaraan tidak hanya nasional bahkan internasional. Saya yakin Ini bukan yang terakhir, ini hanya permulaan, bukan hanya balap sepeda, cabor lain harus dilakukan di Batam." Kata Okto sumringah.

Pihaknya pun mengapresiasi dukungan penuh dari Walikota Batam/Kepala BP Batam Muhammad Rudi yang juga selaku Ketua Umum PB ISSI Kepri.

Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Luhur Dewantono yang hadir mewakili Menterimu Pemuda dan Olahraga mengatakan Menpora amat sangat mendukung segala bentuk event kejuaraan dan pembinaan yang dilakukan di daerah.

"Mewakili Bapak Menpora kami sangat mendukung pembinaan dan turnamen olahraga nasional yang kali ini di Batam dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerahnya." Kata Luhur.

"Ini luar biasa di sini kita lihat, saat semua sudah bersatu dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Kadin, maka olahraga Indonesia akan berjaya melahirkan atlet berprestasi." Pungkas Luhur.

Adapun Kejurnas Balap Sepeda ini yakni Road Race yang akan digelar di 20-24 Juni 2024. Untuk Road Bike, nomor yang dilombakan adalah Individual Time Trial (ITT),  Team Time Trial (TTT) Criterium dan Road Race (IRR). Venuenya adalah Nongsa Loops.

Sementara, Mountain Bike (MTB) digelar 25-30 Juni 2024. Peserta MTB akan melewati rute dengan venue Mangsang Bike Park, Tanjung Piayu Kecamatan Sungai Beduk. Nomor yang diperlombakan adalah Cross Country Olympics (XCO), Cross Country Relay (XCR), Down Hill (DH dan Enduro (End).

Selain Jajaran Forkopimda Kota Batam; hadir pula satu-satunya pembalap sepeda Indonesia dan Asia Tenggara yang akan berlaga di Olimpiade Paris 2024 disiplin trek Omnium Putra, bernama Bernard van Aert.

Ia juga merupakan putra bangsa yang berhasil meraih ranking 20 dunia. Usai dari Batam, ia akan bersiap menuju menuju Italia untuk Olimpiade Paris 2024. 

Ril/Redaksi


BP Batam TerusMelakukan Pendekatan ke Warga Rempang.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sebagian kecil masyarakat Rempang masih melakukan upaya penolakan pengembangan Rempang Eco City. Penolakan tersebut, dilaksanakan dalam berbagai kegiatan diberbagai lokasi di Pulau Rempang. Terbaru, masyarakat yang menolak melakukan aksi ditengah kegiatan pawai takbir, di Lapangan Sepak Bola Muhamad Musa, Kampung Sembulang, Minggu (16/6/2024) lalu.

Kabiro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait menyayangkan adanya narasi dari media liputan6.com, yang menyebutkan malam pawai takbir itu, adalah malam penolakan seribuan warga dari semua penjuru Pulau Rempang. Sementara, dari berbagai informasi yang dihimpun BP Batam, aksi penolakan yang dibaluti dengan pawai takbir tersebut, diikuti oleh 150 hingga 180 warga dari Sembulang Hulu; Sembulang Tanjung; Sembulang Pasir Merah; Sembulang Camping dan Pasir Panjang.

"Untuk yang melakukan penolakan malam itu tidak sebanyak yang diberitakan. Kelompok yang melakukan penolakan itu, merupakan kelompok yang sudah dari awal menolak adanya Rempang Eco City ini," ujar Ariastuty, Rabu (19/6/2024).

Ia menjelaskan, BP Batam terus berkomitmen untuk merealisasikan Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco City ini. Terhadap pihak-pihak yang melakukan penolakan, BP Batam terus berupaya untuk melakukan pendekatan humanis guna menjaga stabilitas keamanan di Kawasan Rempang. Ia menegaskan, pengembangan Kawasan Rempang ini pihaknya akan melibatkan masyarakat setempat, tokoh masyarakat, serta organisasi-organisasi kemasyarakatan.

"Kami berharap, situasi kondusif di Rempang dapat terus terjaga, demi kelancaran investasi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Sebagaimana diketahui, upaya-upaya BP Batam dalam melakukan pendekatan yang pesuasif dan humanis itu telah membuahkan hasil. Hingga Rabu (19/6/2024), sudah terdapat 115 Kepala Keluarga (KK) asal Rempang yang sudah bergeser ke hunian sementara. Sementara itu, untuk jumlah warga yang setuju dan sudah mendaftar untuk direlokasi berjumlah 386 KK.

Kepada 115 KK yang sudah pindah ke hunian sementara, diberikan santunan berupa biaya hidup sebesar Rp 1,2 juta per jiwa setiap bulan. Biaya hidup tersebut, diberikan selama 12 bulan sejak masyarakat menghuni hunian sementara. Tidak hanya biaya hidup, masyarakat juga diberikan biaya sewa rumah sebesar Rp 1,2 juta per bulan untuk setiap kepala keluarga. Biaya sewa rumah itu juga diberikan untuk selama 12 bulan. 

Ketika tiba di rumah sementara, masyarakat juga diberikan bantuan berupa paket sembako. Masyarakat juga diberikan fasilitas mobilisasi barang secara gratis dari rumah asal ke rumah sewa dan kembali lagi permukiman di Tanjung Banun. Termasuk juga, kepastian anak-anak warga yang terdampak untuk ditampung di sekolah terdekat dari hunian sementara. Serta, tersedianya layanan kesehatan apabila diperlukan.

"Sesuai arahan Kepala BP Batam sejak awal, pendekatan humanis merupakan komitmen kami untuk melakukan sosialisasi dan pendataan terhadap warga," imbuhnya. (*)



Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo.

JAKARTA|KEPRIAKTUAL.COM: Transformasi bisnis dan kinerja mentereng sukses membawa PT PLN (Persero) masuk dalam daftar 10 besar perusahaan terbaik di Asia Tenggara versi 500 Fortune Southeast Asia tahun 2024. Pengharhaan tersebut diterima pada 19 Juni lalu.

Kinerja bisnis yang positif dan pertumbuhan kinerja keuangan secara tahunan dibawah kepemimpinan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo membawa perseroan menempati peringkat 6 mengalahkan sejumlah perusahaan multinasional dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara. 

Darmawan mengungkapkan, capaian ini menjadi tonggak sejarah bagi PLN yang telah konsisten melakukan transformasi bisnis berbasis digital secara end to end selama 3,5 tahun terakhir. 

“Kami digitalkan seluruh proses bisnis kami mulai dari pembangkit, transmisi dan distribusi, sistem keuangan, sistem pengadaan dan pembayaran, hingga sistem layanan pelanggan kami, sehingga saat ini PLN menjadi makin lincah, kokoh, dan trengginas,” ujar Darmawan. 

Darmawan melihat capaian ini didapat atas kerja keras seluruh insan PLN yang berdedikasi penuh untuk melayani seluruh masyarakat Indonesia. 

“Ini merupakan capaian dari seluruh insan PLN yang sudah bersama-sama bekerja keras. Saya mengucapkan terima kasih dan mendedikasikan capaian ini kepada seluruh insan PLN yang telah memberikan _maximum effort_ sehingga dapat mengubah proses bisnis dari yang serba manual menjadi terdigitalisasi dan pada akhirnya membuat PLN bisa mencapai titik ini untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan,” tutur Darmawan. 

Tercatat, PLN meraih pendapatan sebesar USD32,01 miliar dengan raihan laba PLN menjadi USD1,44 miliar. PLN juga mencatatkan aset sebesar USD108,51 miliar dengan total serapan tenaga kerja mencapai 51.245 orang. 

"Raihan positif ini tentu sejalan dengan visi PLN menjadi Top 500 Global Company. PLN berkomitmen penuh terus mendorong transformasi bisnis yang sejalan dengan mandat pemerintah untuk menghadirkan energi listrik yang andal dan hijau," ungkap Darmawan. 

Sementara itu, PT PLN Batam selaku Anak Perusahaan PT PLN (Persero) akan senantiasa menunjukkan wujud komitmennya dalam mendukung transformasi bisnis dan kinerja dari induk usahanya. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Zulhamdi.

"Ditetapkannya PT PLN (Persero) sebagai jajaran 10 besar perusahaan terbaik Asia Tenggara versi Fortune menjadi suatu kebanggaan bagi PLN Batam sebagai salah satu Anak Perusahaan PT PLN (Persero), hal ini menjadi dorongan motivasi bagi kami dalam memberikan yang terbaik bagi pelanggan," tutur Zulhamdi.

Pemimpin Redaksi Fortune Asia, Clay Chandler mengatakan, fokus Fortune pada kawasan ini muncul karena Asia Tenggara semakin penting dalam ekonomi global. Hal ini diklaim berkat pergeseran rantai pasokan dan perkembangan pesat ekonomi kawasan tersebut.

“Fortune Southeast Asia 500 (500 Perusahaan Terbesar di Asia Tenggara Fortune) mencerminkan kawasan yang dinamis dan cepat berubah, kawasan yang ekonomi intinya tumbuh jauh lebih cepat daripada Eropa atau Amerika Serikat. Ini sebagian karena Asia Tenggara mengambil peran yang jauh lebih penting dalam ekonomi global, tidak terkecuali karena sejumlah perusahaan multinasional Global 500 telah mengalihkan lebih banyak rantai pasokan mereka ke negara-negara Asia Tenggara,” kata Clay Chandler.

Fortune Southest Asia 500 2024 mencatat, Indonesia mendominasi dengan 110 perusahaan, disusul Thailand dengan 107 perusahaan. Malaysia, dengan 89 perusahaan dalam daftar tersebut, mengungguli Singapura dengan 84 perusahaan. Sementara itu Vietnam dengan 70 perusahaan, Filipina dengan 38 perusahaan, dan Kamboja dengan dua perusahaan.

Ril/Redaksi


Ketua PWI Kepri dan Direktur LPK Kalala Institute dan perwakilan Disnaker Batam foto bersama peserta Bimtek dan Sertifikasi Jurnalistik Tahun Anggaran 2024 di Hotel PIH Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sebanyak 25 orang Jurnalis yang berasal dari berbagai media di kota Batam, baik media cetak maupun media online mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang dilaksanakan oleh LPK Kalala Institute berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Dinas Tenaga Kerja Pemerintah Kota Batam.

Bimtek dan Sertifikasi Jurnalistik itu dilaksanakan selama tiga hari yang dimulai sejak, Rabu (19/6/2024) sampai dengan, Jum'at (21/6/2024) di Hotel Pusat Informasi Haji (PIH) Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Tampak hadir dalam pembukaan Bimtek dan Sertifikasi Jurnalistik antara lain, Direktur LPK Kalala Institute, Eza Pendri, Ketua PWI Provinsi Kepulauan Riau, Andi, Kabid Pelatihan dan Produktifitas Disnaker Kota Batam, Muhammad Zaini, Assesor Pra UKW, Feri Heriyanto dan peserta Uji Kompetensi Wartawan.


Direktur LPK Kalala Institute, Eza Pendri mengatakan, jumlah peserta yang mengikuti pelatihan kali ini sebanyak 25 orang jurnalis. Sementara, berdasarkan data yang masuk jumlah peserta yang sudah mendaftar untuk mengikuti pelatihan ini berjumlah 50 orang.

"Jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 50 orang. Namun, dikarenakan keterbatasan anggaran, kami hanya bisa menerima sebanyak 25 orang untuk mengikuti Bimtek dan Sertifikasi Jurnalistik tahun ini," ujar Eza Pendri dalam sambutannya.

Menurutnya, tingginya minat dari para jurnalis untuk mengikuti Bimtek dan Sertifikasi Jurnalistik ini didasarkan oleh keinginan yang kuat dari para jurnalis untuk mengupgrade kemampuan jurnalistiknya agar bisa berkompeten.

"Kami berharap peserta yang mengikuti pelatihan ini bisa kompeten, agar produk jurnalisme yang dihasilkan sesuai dengan kaidah jurnalistik," harapnya.

Senada, Ketua PWI Provinsi Kepri, Andi mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada LPK Kalala Institute, yang telah bekerja keras menjalin kerjasama dengan Disnaker Kota Batam untuk melaksanakan Bimtek dan Sertifikasi Jurnalistik kepada 25 orang Jurnalis.

"Salut dan apresiasi untuk LPK Kalala Institute yang berhasil melaksanakan UKW kepada 25 orang jurnalis di kota Batam," ujar Andi.


Andi mengatakan, PWI Kepri baru pertama kali ini bekerjasama dengan LPK Kalala Institute. Dan, menurutnya kerjasama perdana ini bisa dikatakan cukup berhasil.

Apalagi lanjut Andi, LPK Kalala Institute dalam melaksanakan Bimtek dan Sertifikasi ini di support sepenuhnya oleh Dinas Tenaga Kerja Pemerintah Kota Batam melalui Bidang Pelatihan dan Produktifitas.

"Disnaker Batam ini sangat banyak sekali membantu pekerja-pekerja di kota Batam. Dan, kalau bisa untuk peningkatan kompetensi pekerja maupun wartawan, Disnaker Batam bisa menjadi leadingnya," harapnya.

Masih menurut Andi, menjadi seorang jurnalis sangat dibutuhkan yang namanya kompetensi. Hal itu supaya produk jurnalistik yang dihasilkan oleh jurnalis tersebut berkualitas dan bisa dipertanggungjawabkan.

"Saya selaku Ketua PWI Kepri mendorong para jurnalis untuk terus meningkatkan kompetensinya. Jangan cepat berpuas diri dengan kemampuan yang dimiiki saat ini. Terus belajar dan asah kemampuan agar bisa menjadi jurnalis yang kompeten," sebutnya.

Lebih lanjut Andi mengatakan, menjadi seorang wartawan profesional itu haruslah kompeten. Wartawan atau jurnalis harus mengikuti semua tahapan yang telah ditentukan oleh Dewan Pers yakni mulai dari jenjang Wartawan Muda, Wartawan Madya hingga Wartawan Utama.

Dijelaskannya, ketika seseorang menjadi Wartawan Muda, butuh waktu selama tiga tahun agar bisa naik ke jenjang berikutnya yakni Wartawan Madya. 

Kemudian, setelah dinyatakan kompeten menjadi Wartawan Madya, seorang Wartawan Madya harus terus belajar dan berupaya meningkatkan kemampuannya agar bisa menjadi Wartawan Utama. 

"Dari Wartawan Madya ke Utama membutuhkan waktu selama dua tahun. Kita ikutin prosesnya. Lima tahun itu sebentar. Jadi, saya minta rekan-rekan bisa terus mengikuti tahapannya agar menjadi wartawan yang kompeten," harapnya.

Selanjutnya, dalam kesempatan itu Andi mengajak kepada rekan-rekan jurnalis, apabila nanti telah dinyatakan lulus dan kompeten menjadi Wartawan Muda dan Madya, dia mengajak agar terlibat aktif dalam organisasi kewartawanan yakni PWI.

"Saya mengajak rekan-rekan yang sudah dinyatakan kompeten agar dapat bergabung di organisasi PWI Provinsi Kepulauan Riau," ajaknya.

Dilokasi yang sama, Kabid Pelatihan dan Produktifitas Disnaker Kota Batam, Muhammad Zaini merasa bangga bisa terlibat aktif dalam peningkatan kompetensi wartawan di kota Batam melalui Bimtek dan Sertifikasi Jurnalistik Tahun Anggaran 2024.

Menurutnya, hampir tiga tahun ini berdasarkan arahan dari Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, pihaknya terus mengajukan penganggaran untuk pelatihan bimtek dan sertifikasi jurnalistik ke APBD Pemerintah Kota Batam.

Namun, dikarenakan keterbatasan anggaran dan program skala prioritas dari Pemerintah Kota Batam, mengakibatkan pelatihan tersebut baru bisa terlaksana di tahun 2024 ini.

"Pak Kadisnaker (Rudi Sakyakirti_red) terus mengingatkan ke kami, agar pelatihan bimtek dan sertifikasi jurnalistik ini terus diusulkan saat penganggaran di APBD. Alhamdulillah, tahun ini usulan itu baru bisa dilaksanakan," sebutnya.

Kemudian, dia berharap kepada para peserta Bimtek dan Sertifikasi Jurnalistik agar memanfaatkan dengan sebaik mungkin semua pelajaran-pelajaran dan ilmu-ilmu yang diberikan oleh para penguji.

"Semoga para peserta yang mengikuti pelatihan ini bisa menjadi wartawan yang kompeten, agar menghasilkan produk jurnalistik yang berkualitas," harapnya.

Usai pembukaan secara resmi Bimtek dan Sertifikasi Jurnalistik Tahun 2024, acara dilanjutkan dengan pembahasan Pra UKW yang disampaikan oleh wartawan senior, Feri Heriyanto.

Dengan bahasa yang santun, Feri menyampaikan berbagai kiat-kiat dan kisi-kisi materi pembahasan yang akan diujikan keesokan harinya oleh para penguji dalam Bimtek dan Sertifikasi Jurnalistik Tahun 2024.

"Jangan gusar. Harus tetap tenang dan santai. Saya yakin dan percaya rekan-rekan bisa menghadapinya," pungkasnya.

Faisal


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.