Sertijab Dandim 0316 Batam.

BATAM|KRPRIAKTUAL.COM: Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto SH MH menghadiri acara Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Komandan Kodim 0316/Batam dari Letkol Inf Galih Bramantyo, S.E., M.Si kepada Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing S.IP di halaman Kodim Batam, Senin (4/3/2024) pagi.


Semua unsur forkompimda hadir pada kegiatan tersebut, seperti Walikota Muhammad Rudi dan Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho.


“Mewakili pimpinan dan anggota DPRD, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing S.IP sebagai Komandan Kodim Batam yang baru. Semoga dengan kehadiran beliau, forkompimda Kota Batam semakin solid dan kuat,” ungkap Nuryanto.


Pria yang akrab disapa Cak Nur ini juga mengucapkan terima kasih kepada Letkol Inf Galih Bramantyo SE, MSi yang akan menempati tugas baru sebagai Asisten Logistik Kopassus. Dia mendoakan Letkol Galih makin sukses berkarir di tempat baru tersebut.


“Kami mengucapkan terima kasih atas sinergitas dan kerjasamanya dalam bersama-sama membangun mewujudkan Batam kota baru yang moderen dan sejahtera,” tegas Cak Nur.


Fay



Serah Terima Jabatan Komandan Kodim 0316 / Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Korem 033/Wira Pratama melaksanakan kegiatan Pisah Sambut Komandan Kodim 0316 / Batam dari pejabat lama yakni Letko Letkol Inf Galih Bramantyo kepada pejabat baru yakni, Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing.

Acara pisah sambut tersebut dikemas secara sederhana dengan penuh keakraban antara pejabat lama dengan pejabat baru serta Forkopimda kota Batam. Kegiatan itu dilaksanakan di Lapangan Makodim O316 / Batam, Senin (4/3/2024).

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Danrem 033/Wira Pratama, Brigjen TNI, Jimmy Watuseke, Wali Kota Batam, H Muhammad Rudi, Ketua DPRD Batam, Kasrem, Danlanud, Danlanal, Danyon Marinir 10/SBY, Danden POM, Kapolresta Barelang serta undangan lainnya.

Komandan Korem 033/WP Brigjen TNI Jimmy Watuseke mengatakan, serah terima jabatan ini merupakan rangkaian dari prosesi tour of duty dan tour of area di lingkungan TNI Angkatan Darat (AD) khususnya Korem 033/WP.

Selain itu, rotasi jabatan ini, sebagai konsekuensi logis dari tuntutan kebutuhan organisasi sekaligus merupakan upaya penyegaran dalam rangka pembinaan personel sebagai bagian dari pembinaan satuan.

“Dalam pembinaan tradisi di lingkungan Korem 033/WP kegiatan tersebut merupakan manivestasi jiwa dan semangat Pancasila, Sumpah Prajurit dan Sapta Marga dengan tujuan untuk membangkitkan semangat perjuangan, pengabdian, pengorbanan dalam rangka memelihara identitas dan soliditas satuan,” ujar Danrem.


Lebih lanjut Danrem mengatakan, melalui alih tugas dan jabatan ini diharapkan para pejabat baru akan semakin mampu memacu semangat dan kreatifitasnya sehingga melahirkan ide serta pemikiran baru yang lebih segar dalam rangka memberikan pengabdian terbaik demi kemajuan Satuan Kodim 0316/Batam.

“Kepada para pejabat baru untuk segera mengenali dan mempelajari apa yang menjadi tugas pokok dan fungsinya, sehingga semuanya akan dapat berjalan dengan baik sebagaimana yang diharapkan dan rantai pekerjaan dapat terus berjalan,” ungkapnya.

Sementara itu, Pejabat Baru Kodim 0316/Batam, Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing mengatakan, sebagai pejabat baru akan meneruskan semua program-program yang telah ditentukan oleh TNI AD.

"Sebagai pejabat baru saya akan meneruskan program-program yang telah ditentukan oleh TNI AD," ucap Letkol Rooy disela-sela kegiatan.

Lebih lanjut dia mengatakan, sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa kota Batam adalah salah satu kota yang sangat strategis karena berdekatan langsung dengan tetangga Malaysia dan Singapura.

Untuk itu, dia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban tetap terjaga dengan baik di kota Batam, sehingga Batam tetap menjadi daerah tujuan untuk berinvestasi.

"Dengan situasi keamanan yang kondusif, membuat kota Batam akan terus menjadi kota tujuan investasi di Indonesia," imbuhnya.

Kemudian, terkait dengan akan berubahnya status Kodim 0316/Batam dari  Tipe B menjadi Tipe A, Letkol Rooy mengatakan, secara organisasi tentunya akan ada perubahan-perubahan terhadap perangkatnya, yang akan menguatkan pembinaan teritorial di kota Batam.

"Dengan kenaikan tipe ini, yang sebelumnya Dandim berpangkat Letnan Kolonel, maka setelah kenaikan ini akan berpangkat Kolonel," sebutnya.

Di tempat yang sama, Pejabat lama Kodim 0316/Batam, Letkol. Kav Sigit Dharma Wiryawan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Forkompimda Batam dan juga kepada seluruh masyarakat di kota Batam, yang telah mendukungnya selama ini.

"Kami merasa sangat terkesan sekali selama bertugas di Batam, karena FKPD dibawah kepemimpinan bapak Rudi (Walikota Batam_red) sangat guyub (solid) sekali, sehingga kondusivitas keamanan dan kenyamanan masyarakat terjalin dengan baik," ungkap Letkol Galih.

Selain itu lanjutnya, sinergitas antara TNI-Polri dan instansi-instansi lainya yang ada di kota Batam sangat erat sekali, baik di jam dinas maupun diluar jam dinas.

"Semua permasalahan yang terjadi di FKPD, ketika kami laporkan ke Pak Wali (H. Muhammad Rudi) semuanya langsung beres. Serius tapi santai, apalagi kalau santai," ujarnya.

Terakhir, Galih meminta maaf seandaianya selama dia bertugas ada kesalahan baik perkataan maupun perbuatan yang kurang berkenan, dalam kesempatan itu dia mohon maaf.

"Atas nama pribadi dan keluarga saya memohon maaf yang sebesar-besarnya. Dan, kami mohon diri pamit untuk melaksanakan tugas ditempat yang baru," pungkasnya.

Fay/Redaksi


SP Gantung Diri. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Salah seorang warga berinisial SP (23) di RT 08 RW 03 Dusun III, Poyo Srimulyo, Desa Sungai Asam Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun akhiri hidup nya dengan cara gantung diri di dalam kamarnya.

SP ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada Minggu (03/03/2024), sekitar pukul 17.40 Wib.

Informasi yang dapat dihimpun oleh media ini, pada Minggu (03/03) korban pertama kali ditemukan oleh ibunya sendiri sudah dalam kondisi tergantung dengan menggunakan tali sekira Pukul 17.30 Wib.

Dugaan sementara korban mengalami patah hati, sehingga korban nekat mengambil jalan pintas untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Marsudi, Kepala Desa Sungai Asam mengatakan, kalau kita melihat dari bukti surat yang di tinggalkan oleh korban, ada dugaan kalau korban sedang patah hati. 

"Shingga nekat mengakhiri hidup dengan jalan pintas," ujar Marsudi pada Minggu malam lewat ponselnya. 

Dan untuk menggali penyebab lebih dalam, lanjutnya, pihak Kepolisian dari jajaran Polsek Kuba saat ini sedang melakukan oleh TKP.

"Mari kita doakan, semoga amal ibadah beliau diterima disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan tetap tabah dalam menerima semua cobaan ini, dan insya Allah almarhum akan di kebumikan besok pagi," tutur Marsudi.

A.Y


Kapal CR6 yang di potong di PT. Marinatama Gemanusa. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Keberadaan kapal CR-6 di PT. Marinatama Gemanusa Shipyard yang tengah dilakukan penutuhan oleh pihak PT. Sarana Sijori Pratama kini di Segel oleh pihak Bea Cukai Batam, Jumat (1/3/2024). 

Informasi penyegelan kapal CR-6 ini dibenarkan langsung oleh Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan BC Batam, Sisprian Subiaksono. 

"Ya benar, sedang kami lakukan penelitian pak," kata Sisprian saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan whatsapp_nya.

Kendati demikian, Ia tidak menjelaskan apa alasan penyegelan kapal tersebut. "Saya belum dapat laporan lengkap dari lapangan pak," tutupnya. 

Terpisah, Frengky Simanjuntak dari kantor hukum JP Law Office dan Partners Advokat dan konsultan hukum selaku kuasa hukum Agen Perkapalan LK.Global Pro Shipping yang mewakili pemilik kapal juga membenarkan penyegelan kapal tersebut. 

"Ya benar, saya juga barusan dapat informasi bahwa kapal CR-6 miliki klien kita kabarnya sudah disegel oleh Bea Cukai Batam," ucap Jemi Frengki SH didampingi rekannya Agus Simanjuntak, SH di seputaran Nagoya. 

Seperti diketahui, kapal CR-6 berbendera Tanzania ini tengah berproses hukum di negara Malaysia atas laporan pencurian kapal CR-6. Dan belakangan ini keberadaan kapal CR-6 diketahui sudah di Batam hingga dilakukan pemotongan untuk dijadikan scrab. 

Terkait kasus pemotongan kapal itu sudah dilaporkan oleh Frengky Simanjuntak dari kantor hukum JP Law Office dan Partners Advokat dan konsultan hukum selaku kuasa hukum Agen Perkapalan LK.Global Pro Shipping (M) Sdn Bhd ke Ditreskrimum Polda Kepri. 

Usai Laporan Polisi masuk, pihak Ditreskrimum Polda Kepri belum melakukan police line tehadap kapal tersebut hingga kabar terakhir yang didapatkan wartawan, kapal tersebut sudah disegel Bea Cukai Batam.

Redaksi


Ketua DPRD Batam Saat Menghadiri Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Tingkat Kota Batam.


BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto menghadiri undangan pembukaan Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara yang digelar KPU Kota Batam di Hotel Swiss Bel Harbour Bay, Sabtu (2/3/2024) sore. 

Dia pun menaruh harapan agar tahapan Pemilu tersebut berjalan lancar sesuai ketentuan dan tepat waktu sesuai jadwal.

“Kita ucapkan selamat dan sukses atas rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara yang pembukaannya hari ini. Mudah-mudahan ini berjalan lancar dan sesuai dengan aturan dan ketentuan,” ungkap pria yang akrab disapa Cak Nur tersebut usai mengikuti pembukaan rapat pleno.

Menurutnya, dengan penyelenggaraan yang baik, penuh tanggungjawab dan sesuai ketentuan tentu dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan pemilu. Diharapkan pula oleh Cak Nur, tahapan rekapitulasi di tingkat kecamatan juga dapat selesai.

“Ini kan tahapan ya. Memang tahapan rekapitulasi di tingkat kecamatan belum semuanya tuntas. Tapi, kami dapat penegasan dari pihak KPU, bahwa rekapitulasi di tingkat kota dimulai dulu, simultan dengan tingkat kecamatan yang belum tuntas. Nanti rekap di kecamatan yang tuntas langsung dibawa ke pleno tingkat kota,” papar Cak Nur.

Rapat pleno itu sendiri dibuka oleh Ketua KPU Kota Batam Mawardi. Turut hadir dalam pembukaan tersebut Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho, perwakilan forkompimda, dan para saksi dari partai politik.

Fay


Perbaikan Jalan Trans Barelang Bukit Bismillah. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Jalan Trans Barelang atau tepatnya ruas jalan yang berada di Bukit Bismillah akan ditutup sementara, selama perbaikan jalan amblas oleh Badan Pengusahaan Batam (BP Batam). Penutupan jalan itu, akan dilakukan mulai, Jumat (1/3/2024).

"Penutupan dilakukan demi kelancaran dan keselamatan pengguna jalan karena di lokasi tersebut ada pekerjaan perbaikan jalan," ujar Direktur Infrastruktur Kawasan BP Batam, Ponco Indro Subekti, Kamis (29/2/2024).

Dia menjelaskan, perbaikan jalan ini sesuai dengan amanat Kepala BP Batam, Muhammad Rudi yang menginstruksikan agar pengembangan jalan tidak terpusat di Kota Batam saja. Namun juga pembangunan jalan juga menyentuh hingga ke Pulau Rempang.

Penutupan ruas jalan dimaksud diberlakukan hingga pekerjaan jalan yang sebelumnya amblas itu terselesaikan dengan estimasi 1,5 bulan.

Selama penutupan jalan itu, pihaknya telah menyiapkan jalan alternatif disisi kiri jalan dari arah Kota Batam menuju Jembatan 5. Jalan alternatif itu merupakan jalan yang sudah ditimbun dan dilakukan pengerasan sebelumnya.

Ia menambahkan, dilokasi perbaikan pihaknya telah memasang media luar ruang seperti spanduk imbauan penutupan jalan dan pengalihan arus lalu lintas guna menjaga ketertiban serta kelancaran pengguna jalan selama pekerjaan perbaikan berlangsung.

"Saya harap untuk sementara waktu masyarakat bisa memaklumi. Terutama bagi masyarakat yang sehari-hari beraktivitas untuk menggunakan jalan alternatif yang disiapkan sementara waktu," kata dia. (*)


Pemaparan Progres Pembangunan Rumah Contoh di Tanjung Banon.


BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: BP Batam melalui Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi, Sudirman Saad mengungkapkan bahwa progres pembangunan empat rumah contoh untuk warga terdampak pengembangan Rempang Eco-City sudah hampir 70 persen.

Sudirman yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan dalam pengembangan Kawasan Rempang Eco-City menegaskan bahwa pihaknya juga berkomitmen untuk segera menyelesaikan pembangunan 961 unit lainnya hingga akhir tahun 2024 nanti.

"Hingga saat ini pun, pendataan terhadap warga terdampak pengembangan Rempang juga terus kami lakukan. BP Batam berharap, tidak ada hak-hak masyarakat yang terabaikan apabila program Rempang Eco-City terealisasi," ujar Sudirman saat memimpin rapat koordinasi yang melibatkan perwakilan masyarakat Tanjung Banon, Senin (26/2/2024).

Sudirman mengatakan, BP Batam masih terus berupaya untuk melakukan sosialisasi terhadap seluruh warga yang terdampak. Tentunya dengan mengedepankan musyawarah mufakat dan pendekatan humanis agar proyek yang menjadi Program Strategis Nasional (PSN) tersebut mendapat dukungan seluruh pihak.

"BP Batam sendiri telah menyiapkan konsep _resettlement_ untuk masyarakat. Oleh sebab itu, hal-hal terkait teknis bisa didudukkan bersama agar bisa mempercepat proses pengembangan Kawasan Rempang," tambah Sudirman.

Di samping itu, lanjut Sudirman, Tim Terpadu pun juga telah menyiapkan beberapa kebijakan yang mengacu pada peraturan perundang-undangan. Sehingga, penanganannya pun tidak menimbulkan risiko hukum ke depan.

Dimana, perumusan kebijakan tersebut turut melibatkan beberapa unsur penting. Mulai dari unsur Pemerintah Provinsi Kepri, Pemerintah Kota Batam, Kantor Pertanahan Batam, perwakilan Majelis Ulama Indonesia, Lembaga Adat Melayu (LAM) serta akademisi.

"Dalam tahun ini juga, pembangunan 961 unit rumah lainnya ditargetkan bisa rampung menjelang akhir tahun 2024. Kita ingin realisasi pembangunannya bisa selesai tepat waktu, hal ini pun membutuhkan dukungan dari seluruh pihak," pungkasnya. (*)


Foto Bersama saat Giat Sosialisasi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam Muhammad Rudi membuka acara sosialisasi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 23 dan  36 Tahun 2023 Tentang Kebijakan dan Pengaturan Ekspor Impor di KPBPB Batam, pada Selasa (27/2/2024).

Sosialisasi yang berlangsung di Hotel Aston Batam itu dihadiri lebih dari 300 pelaku usaha di bidang ekspor dan impor.

Dalam kesempatan itu, Muhammad Rudi, menegaskan pentingnya peran sektor ekspor dan impor dalam memajukan perekonomian di Kota Batam dan nasional.

Ia berharap para pelaku usaha di KPBPB Batam dapat turut serta berkontribusi dalam upaya tersebut.

Lebih lanjut, Rudi menyampaikan harapannya agar realisasi dari aturan tersebut dapat segera dieksekusi dan dilimpahkan kepada para pelaku usaha. 

“Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menyederhanakan proses perijinan dan memberikan kepastian berusaha bagi para pelaku usaha,” ungkap orang nomor satu di Batam itu.

Ditambahkan, percepatan dalam proses pengurusan izin ekspor-impor diharapkan dapat memudahkan para pelaku usaha untuk berusaha di kota Batam, terutama karena Batam merupakan zona perdagangan bebas yang strategis.

“Pelaksanaan aturan ini harus dilakukan dengan disiplin, dan jika terdapat kendala, maka kita harus segera dudukan bersama permasalahan tersebut untuk mencari solusi yang sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Adapun salah satu pokok pengaturan Permendag Nomor 36 Tahun 2023 adalah penataan kembali kebijakan impor dengan menggeser pengawasan impor dari post-border ke border, serta relaksasi atau kemudahan impor barang kiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI). 

Permendag tersebut ditetapkan pada 11 Desember 2023 dan akan mulai berlaku 90 hari sejak tanggal diundangkannya atau 10 Maret 2024.

Untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang peraturan tersebut, sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Direktur Impor, Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Arif Sulistiyo; Perancang Peraturan Perundang-undagan Ahli Madya Kementerian Perdagangan, Widdiyanti Dwi Maynarni; Kepala Seksi Fasilitas Perdagangan Bebas, Direktorat Fasilitas Kawasan Khusus, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Hendra Kurnia

Direktur Impor, Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Arif Sulistiyo selaku narasumber mengatakan, di dalam peraturan tersebut mengatur perubahan pengawasan dari post-border ke border.

"Pengetatan juga dilakukan  melalui pelarangan dan pembatasan (lartas) impor dari yang semula dipersyaratkan Laporan Surveyor (LS) ke persyaratan berupa Persetujuan Impor (PI) dan LS," sebutnya.

Redaksi


Foto Bersama. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Biro Humas, Promosi, dan Protokol bersama Ombudsman Republik Indonesia menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Pendampingan Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2024 di lingkungan BP Batam pada Rabu (28/2/2024) di Balairungsari BP Batam.

Dibuka oleh Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro, FGD ini menghadirkan narasumber Asisten Muda Ombudsman RI, Maulana Putra beserta tim.

Dalam sambutannya, Wahjoe menjelaskan pentingnya implementasi Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik khususnya di lingkungan BP Batam.

“Dengan mengedepankan prinsip dan asas pelayanan publik, implementasi Undang-Undang tentang Pelayanan Publik wajib kita jadikan landasan sebagai dasar bagi kita untuk melayani masyarakat maupun investor,” ujar Wahjoe.

Ia turut menjelaskan bahwa Ombudsman RI adalah lembaga yang berwenang untuk menilai kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik di lingkungan Badan Publik dan momen ini menjadi kesempatan emas bagi BP Batam untuk mengevaluasi penilaian sebelumnya.

“Terima kasih kepada Ombudsman RI sudah mengagendakan pendampingan penilaian kepada BP Batam, bagi kami kesempatan ini sangat berharga dan kami tentu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik kami dengan harapan akan meningkatkan hasil penilaian BP Batam oleh Ombudsman RI kedepannya,” terang Wahjoe.

Setelah FGD yang diikuti oleh 12 Unit Pelayanan dan Badan Usaha di lingkungan BP Batam ini selesai digelar, Tim Ombudsman RI didampingi Tim Humas BP Batam melangsungkan kunjungan lapangan ke Pusat Perencanaan Program Strategis, Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum, Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan, serta Direktorat Pelayanan Terpadu Satu Pintu guna mengecek kesiapan pelayanan pada masing-masing Unit Kerja tersebut.

Sementara itu, di kesempatan berbeda Kepala BP Batam, Muhammad Rudi turut menjelaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik sehingga dapat memudahkan masyarakat hingga investor dalam mengurus kepentingannya di BP Batam.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan harapan dapat memudahkan masyarakat dan investor mengurus berbagai perizinan serta kebutuhan lainnya sehingga ekonomi dan pembangunan Batam akan terus bertumbuh positif,” pungkas orang nomor satu di Batam ini. (MI)



BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam terus menjadi katalis pengembangan kawasan dengan produktivitas ekonomi yang tinggi dalam mendukung perekonomian nasional. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi Batam yang tumbuh sebesar 7,04% di tahun 2023, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,05% dan Provinsi Kepulauan Riau sebesar 5,20%.

Sebelumnya, pada 2022, pertumbuhan ekonomi Batam diangka 6,84% dan di tahun 2021, ekonomi Batam berada diangka 4,75%.

Kepala BP Batam Muhammad Rudi, mengapresiasi semua pihak yang terus mendukung kebangkitan ekonomi Batam. Sepanjang tahun 2023, telah dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan ekonomi Batam. Salah satu upaya dalam mendukung kebangkitan ekonomi tersebut, adalah dengan pembangunan infrastruktur yang ada. 

Pembangunan infrastruktur menjadi fokus utama dikarenakan sebagai nadi dari distribusi barang dan jasa yang ada di Batam. Keberadaan infrastruktur di Kota Batam harus berada dalam keadaan prima. Hal ini bertujuan untuk membuat siklus perekonomian berjalan dengan lancar.

"Apabila infrastruktur di Batam mengalami gangguan, hal ini akan membawa dampak yang kurang menyenangkan bagi berbagai pihak," ujar Muhammad Rudi.

Sebagaimana diketahui, pada tahun 2023 lalu sejumlah kegiatan telah diselesaikan oleh BP Batam. Seperti pembangunan pada konektivitas darat, diantaranya Jalan Koridor Utama Pelabuhan Batu Ampar-Bandara, mulai dari Ruas Jalan Yos Sudarso Seraya Atas hingga Simpang Laluan Madani, selanjutnya Simpang Laluan Madani hingga Simpang Bandara dan Simpang Batu Besar. Kemudian, telah selesai juga pembangunan Jalan Hang Jebat ruas dari Simpang Batu Besar-Simpang Turi.

Selanjutnya untuk konektivitas laut, BP Batam telah selesai pengadaan Container Crane; revitalisasi Dermaga Utara dan Selatan Pelabuhan Batu Ampar; penggantian Fender Pelabuhan Kabil, serta Penggantian Ponton Pelabuhan Punggur.

Terakhir pada konektivitas udara, telah diselesaikan pembangunan gedung VVIP dan Landscape Bandara Hang Nadim serta revitalisasi pipa Avtur dari Bundaran Punggur ke Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Bandara Hang Nadim. 

"Dengan adanya pembangunan infrastruktur, membawa keuntungan yang bagi masyarakat. Batam sekali lagi mampu membuktikan menjadi magnet bagi para investor. Pembangunan yang dilakukan oleh BP Batam menjadikan investor semakin nyaman, percaya dan mantap berinvestasi di Batam," tuturnya.

Rasa kepercayaan yang tumbuh di antara para investor meningkat. Hal ini mengakibatkan semakin banyaknya aliran modal yang masuk ke Batam. Sehingga masyarakat semakin dapat menambah kesehahteraan Kota Batam. Begitu juga daerah di sekitar Batam juga semakin terkoneksi dan terdongkrak aktivitas perekonomiannya. Kehadiran infrastruktur yang dibangun oleh BP Batam sangat membantu semua pihak. 

"Kini Batam sedang dikembangkan menjadi hub logistik nasional. Ini akan dinikmati oleh daerah lain juga di Kepri. Agar dinikmati oleh seluruh masyarakat Kepri," tutup Muhammad Rudi.

Redaksi


KSOP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Terkuak, kasus pemotongan kapal CR-6 berbendera Tanzania di kawasan galangan kapal PT. Marinatama Gemanusa Shipyard, Tanjung Uncang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau ternyata beroperasi secara ilegal. 

Hal itu ditegaskan langsung oleh pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam kepada awak media melalui Kasi Keselamatan Berlayar KSOP Batam, Capt. Yuzirwan Nasution. 

"Terkait penutuhan kapal CR-6, mereka belum mengantongi izin. Jadi sampai saat ini belum ada izinnya," beber Capt. Yuzirwan, Senin (26/2/2024) siang. 

"Selain izin penutuhan kapal, pihak pelabuhan (PT. Marinatama Gemanusa) juga belum memiliki izin otorisasi (izin lokasi) untuk melakukan penutuhan kapal sebagaimana yang dikeluarkan oleh Dirjen Perhubungan Laut," tambahnya. 

Capt. Yuzirwan merunut terkait awal masuknya kapal CR-6 dari Johor Malaysia ke perairan Indonesia. Dimana, kapal CR-6 masuk dan teregistrasi dalam sistem Kesyahbandar Batam dengan dokumen. 

Kapal CR-6 ini memiliki agency yakni PT. Davina Sukses Mandiri yang mengurusi semua dokumen dan resgistrasi kapal. 

Nah, setelah itu ada pihak Malaysia sebagai pemilik kapal mengaku kapal CR-6 milik mereka hilang dibawa kabur ke Batam yang diduga menggunakan dokumen palsu. Selanjutnya pihak Malaysia meminta klarifikasi kepada kita terkait masuknya kapal CR-6 ke perairan Batam. 

"Dan benar kapal CR-6 teregistrasi masuk dalam sistem. Terkait dokumen yang dilaporkan terindikasi palsu, itu kita serahkan kepada pihak Kepolisian," ujarnya. 

Kita terima kapal ini masuk ke Batam karena, kapal masuk secara resmi dengan dilengkapi dokumen. 
Soal asli atau palsu terkait dokumen mereka, itu yang mengetahui adalah pihak Malaysia selaku yang mengeluarkan dokumen. Ini kan dokumen asing. Jadi yang mengetahui keaslian dokumen adalah si pemilik atau negara yang mengeluarkan dokumen. 

Selain tak kantongi izin pemotongan kapal, perpindahan atau olah gerak kapal CR-6 dari PT. Seloka Tanjung Riau ke PT. Marinatama Gemanusa Shipyard juga tak ada. Sebagaimana, pergerakan kapal CR-6 ke PT. Marinatama Gemanusa Shipyard tidak diketahui oleh pihak KSOP Batam. "Terkait perpindahan kapal ini kita tidak tau dan tidak ada pemberitahuan," tegas Capt. Yuzirwan. 

Lebih lanjut, kata Capt. Yuzirwan, kasus ini sudah diambil alih oleh pihak Kepolisian dalam hal ini Ditpolairud Polda Kepri lantaran pemilik kapal sudah melaporkan ke pihak Polda Kepri. 

"Jadi kasus sudah diambil alih sepenuhnya oleh pihak Kepolisian. kemarin itu, sudah dilakukan gelar perkara. Dan kita dari KSOP Batam juga ikut dihadirkan bersama-sama gelar perkara ini," jelasnya. 

"Selanjutnya, setelah hasil penyelidikan kasus kapal CR-6 ditemukan terjadi tindak pidana oleh pihak kepolisian, maka KSOP Batam akan membekukan agen pelayaran dan melaporkan ke pusat, otomatis mereka akan memiliki catatan merah," tutupnya. 

Diberitakan sebelumnya, Kapal  berbendera asing negara Tanzania di cincang atau dipotong secara ilegal di galangan Kapal PT. Marinatama Gemanusa Shipyard, Tanjung Uncang, Kota Batam, Kamis (22/2/2024). 

Dari keterangan Jemi Frengky selaku tim kuasa hukum agen perkapalan LK. Global Pro Shipping (M) Sdn Bhd yang mewakili pemilik kapal CR 6 (Muhammad Alif), usut punya usut kapal tersebut ternyata berstatus barang bukti yang masih dalam berproses hukum di Kepolisian Diraja Malaysia. 

Dimana sebelumnya, posisi kapal ini berada di perairan Johor, Malaysia. Namun ada seorang agen dari Indonesia menarik kapal tersebut ke perairan Indonesia yakni ke Tanjung Riau, Sekupang, Kota Batam dengan menunjukkan dokumen-dokumen kapal yang diduga palsu. 

Berawal dari sini, pemilik kapal melaporkan peristiwa kejahatan itu ke Polis Diraja Malaysia dan akhirnya kapal CR6 ditahan oleh pihak Ditpolairud Polda Kepri. 

"Pada saat itu awalnya kapal CR6 bersandar di PT Seloka Tanjung Riau, akan tetapi Polairud menyampaikan untuk memindahkan kapal itu untuk dititipkan di PT Marinatama karena Polairud memiliki rekanan dengan PT Marinatama agar mudah dilakukan pengawasan," ungkapnya.

"Akan tetapi sangat kita sayangkan kapal ini justru dipotong. Untuk itu kita meminta pertanggungjawaban oleh Polairud karena sudah menitipkan kapal ini di disini," tegasnya.

Redaksi


Tabligh Akbar dan Doa Bersama Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1445 Hijriah.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam/Walikota Batam, Muhammad Rudi menghadiri undangan Tabligh Akbar dan Doa Bersama Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1445 Hijriah, yang dilaksanakan oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Tanjungpinang, di Masjid Agung Tanjungpinang, Minggu (25/2/2024). 

Tabligh Akbar ini menghadirkan salah seorang penceramah dari keturunan Rasulullah Shollallahu A'laihi Wassalam, Habib Sayyidi Baraqbah.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Rudi mengucapkan syukur atas nikmat sehat dari Allah SWT, sehingga dirinya dapat hadir dan bersilaturahmi bersama masyarakat Kota Tanjungpinang dalam acara tabligh akbar.

Muhammad Rudi yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Kepri ini memberikan apresiasi atas terselenggarakannya kegiatan ini.

"Alhamdulillah saya bersyukur atas izin Allah SWT dapat memudahkan langkah kaki saya untuk hadir di kegiatan tabligh akbar di tempat yang mulia ini. Semoga kita selalu mendapatkan rahmat dan rida dari Allah SWT," ujar Muhammad Rudi.

Dalam momentum tersebut, Muhammad Rudi kembali memaparkan program pembangunan Batam dan mengajak seluruh elemen berperan menyukseskan pembangunan. Saat ini, sudah menjadi perbincangan dari berbagai pihak bahwa geliat pembangunan Batam telah menjadi contoh dan diakui banyak kalangan. 

Tidak ingin lekas puas, Muhammad Rudi masih terus ingin memaksimalkan potensi Batam. 

"Saya ingin Batam dan Kepri menjadi lokomotif ekonomi nasional. Jika Kota Batam bisa menjadi kota yang maju, maka bapak ibu yang berada di daerah tingkat satu atau ibu kota provinsi pasti akan mendapatkan dampaknya," jelas Muhammad Rudi.

Gencar dalam pembangunan fisik di Kota Batam, tak berarti pembangunan non fisik ditinggalkan. Bahkan menurut Muhammad Rudi, keduanya harus disejalankan. Bukan isapan jempol belaka, keduanya dilaksanakan dalam berbagai program. Sesuai visi Batam bandar dunia madani yang modern dan sejahtera.

"Disamping kita meningkatkan perekonomian masyarakat, syiar agama juga terus jalankan. Pada saat daerah ini maju, budaya luar tidak boleh menggantikan budaya kita. Maka itu, syiar agama ini juga terus saya jalankan," imbuh Muhammad Rudi. 

Redaksi


Foto Bersama Kepala BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Peranan dari para dokter diharapkan terus memberikan pengaruh besar terhadap pembangunan nasional dan daerah. Khususnya pembangunan di bidang kesehatan, agar Kota Batam bisa terus maju dan masyarakat dapat hidup sehat dan sejahtera.

Demikian disampaikan oleh Kepala BP Batam/Walikota Batam, Muhammad Rudi saat menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Kepulauan Riau Masa Bakti 2023-2026 di Hotel Harris Batam Centre, Minggu (25/2/2024).

Dalam kegiatan tersebut, juga dilaksanakan pelantikan IDI Natuna masa bakti 2022-2025 dan Junior Doctors Network Indonesia (JDN) IDI Chapter Kepulauan Riau masa bakti 2023-2025.

Muhammad Rudi membuka sambutannya dengan mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran IDI yang baru dilantik. Dengan harapan, kedepannya akan semakin terjalinnya kerjasama dengan peningkatan kolaborasi dan sinergitas bersama BP Batam dan Pemko Batam.

"Tahniah kepada IDI Wilayah Kepulauan Riau, IDI Kabupaten Natuna dan JDN Kepri yang baru saja dilantik. Semoga kedepannya selalu terjalin kolaborasi dan sinergi bersama pemerintah," buka Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi melanjutkan, Pengembangan infrastruktur di Batam yang dilaksanakan dalam beberapa tahun terakhir telah memantik pertumbuhan ekonomi yang sudah mencapai hampir 7 pesen. Sering mengembangkan sektor lain, Muhammad Rudi juga harap sektor kesehatan terus berkembang dengan meningkatkan SDM seiring dengan perkembangan teknologi.

Sehingga ditargetkan Batam kota baru yang modern pada 2029 nanti, Batam sudah sangat maju dari berbagai sektor. 

"Jika seluruh sektor maju, salah satunya sektor kesehatan. Maka ini akan mengundang orang untuk datang kesini. Para investor tidak akan takut menetap di Kota Batam karena fasilitas kesehatannya sudah menyamai dengan negara-negara lain," imbuhnya. 

Pelantikan Pengurus IDI Wilayah Kepulauan Riau berjalan dengan baik. Pengurus yang diketuai dr. Yanuarman, SpOG. dilantik oleh Ketua Pengurus Besar IDI Pusat dr. M. Adip Humaidi.

dr. Yanuarman, SpOG. menyampaikan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan oleh Muhammad Rudi. Baik itu sebagai Kepala BP Batam maupun Walikota Batam.

dr. Yanuarman mengatakan, tugas penting IDI saat ini adalah menyukseskan program prioritas nasional yang juga menjadi prioritas daerah. Yakni, program penurunan prevalensi stunting, termasuk meningkatkan kesehatan reproduksi ibu, anak, dan remaja, perbaikan gizi masyarakat, peningkatan pencegahan pengendalian penyakit, dan membudayakan germas.

Sebab, seluruh program terebut memiliki tujuan yang sama, yakni agar terbangunnya masyarakat serta keluarga yang sehat dan sejahtera. Serta terbangunnya generasi masa depan Provinsi Kepri yang unggul, berdaya saing, dan berkualitas.

Redaksi


Kepala BP Batam Hadir dalam Pembukaan MUSDA REI. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam, Muhammad Rudi berharap pengusaha properti yang tergabung di Real Estate Indonesia (REI) Kota Batam bisa menghadirkan hunian berkelas dunia. Hal ini, demi mewujudkan visi Batam kota baru yang modern pada 2029 mendatang.

Hal itu, disampaikan oleh Muhammad Rudi saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) REI Kota Batam ke-VIII di Radisson Hotel, Selasa (27/2/2024). Musda tersebut, mengangkat tema "Peran Serta REI Batam Dalam Mewujudkan Batam Kota Baru".

"Pembangunan perumahan terus digencarkan oleh pengusaha baik yang subsidi maupun komersil. Saya titipkan kepada REI, disamping saat ini kita membangun ekonomi, seluruh rumah yang dibangun saya titipkan kelasnya harus berkelas dunia," ujar Muhammad Rudi.

Menurut Muhammad Rudi, pembangunan rumah berkelas dunia tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, saat ini pembangunan infrastruktur di Kota Batam sudah menggunakan standar internasional. Terutama untuk pembangunan infrastruktur jalan-jalan utama di Kota Batam yang menghubungkan daerah industri. 

Untuk itu, seluruh sektor di Kota Batam juga harus bertaraf internasional agar pada tahun 2029, Batam sudah menjadi kota yang modern.

"Kita sudah harus berpikir kesana, karena Batam sudah saya kejar untuk menjadi suatu kota yang modern. Salah satunya, bisa kita lihat infrastruktur jalannya ini sudah standar internasional, yang sudah dibeton kemudian kita aspal lagi," jelasnya.

Terakhir, Muhammad Rudi juga menegaskan jika pembangunan infrastruktur di Kota Batam ini demi meningkatkan perekonomian Kota Batam. Jika ekonomi ini bangkit, maka akan berdampak pada daya beli masyarakat dan inflasi yang terkendali.

"Jika ekonomi sudah tinggi, maka daya beli masyarakat juga akan tinggi. Termasuk juga daya beli masyarakat terhadap properti yang dibangun oleh anggota REI," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Real Estat Indonesia (DPP REI), Joko Suranto mengatakan, visi Muhammad Rudi dalam menjadikan Batam kota baru yang modern ini sudah sejalan dengan apa yang diharapkan oleh REI selama ini. Sebab, dengan dilakukannya pembenahan infrastruktur, sarana sosial hingga kesehatan akan menggerakkan sektor-sektor lainnya. 

"Ketika infrastruktur ini tumbuh, maka properti juga akan ikut tumbuh. Tidak mengherankan sebenarnya kenapa ekonomi Kota Batam bisa diatas ekonomi nasional," ujarnya.

Joko mengungkapkan, jika perekonomian tumbuh, maka akan terjadinya penyerapan tenaga kerja yang akan berdampak pada peningkatan daya beli. Begitu juga sebaliknya, jika daya beli tumbuh dengan baik, juga akan simultan dengan pertumbuhan ekonomi kedepannya.

"Jadi sudah mantap apa yang dilakukan oleh bapak Muhammad Rudi. Pertumbuhan sektor properti di Kota Batam ini kita harapkan dapat terus bertumbuh melampaui pertumbuhan properti secara nasional sebesar 12 persen," imbuhnya.

Ril/Redaksi


David Ricardo, Direktur PT. Citra Buana Batam Industri foto bersama dengan perwakilan dari PT China Construction Overseas Development Shanghai.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM:  PT. Citra Buana Batam Industri dan PT. China Construction Overseas Development Shanghai resmi menjalin kerjasama dengan melakukan penandatangan perjanjian kerjasama untuk mengembangkan Union Square.

Adapun kerjasama yang dilaksanakan meliputi pengerjaan proyek pembangunan menara kembar setinggi 37 lantai yang akan mengubah panorama Harbour Bay Batam yang dilaksanakan pada, Selasa (27/2/2024).

Dalam momen penandatanganan tersebut, David Ricardo, Direktur PT. Citra Buana Batam Industri, menekankan bahwa Union Square bukan hanya sekadar sepasang menara, melainkan Ikon baru kota Batam dan komitmen untuk memberikan hunian dan ruang kantor premium yang melampaui konsep konvensional.

Proyek ini bertujuan menciptakan pusat baru yang dinamis untuk tempat tinggal dan Gedung perkantoran di Harbour Bay Batam. 

Proyek ini berkisar tentang menciptakan lingkungan di mana sebuah keluarga dapat hidup dengan nyaman dan bisnis berkembang," ungkap Direktur PT. Citra Buana Batam Industri.

Meskipun konstruksi baru akan dimulai, Direktur menegaskan bahwa dasar kerjasama antara kedua perusahaan sudah terjalin. Keyakinannya adalah setiap fase pengembangan akan memperlihatkan kekuatan kolaborasi ini.

Lie Jie, General Manager PT. China Construction Overseas Development Shanghai, menyatakan komitmen perusahaannya untuk menyelesaikan proyek sebelum batas waktu yang ditentukan. 
Kedua perusahaan berkomitmen memberikan standar keunggulan dalam setiap aspek Union Square, mulai dari desain hunian hingga fungsionalitas ruang kantor. 

"Kami berambisi memberikan yang terbaik," tegas David Ricardo, Direktur PT. Citra Buana Batam Industri.

PT. Citra Buana Batam Industri telah membangun berbagai hunian apartemen dan juga office tower seperti Bayerina Apartemen, Harbour Bay Residences dan juga Menara Aria Harbour Bay Batam. 

Penandatanganan perjanjian ini menjadi awal dari perjalanan pengembangan kawasan terintegrasi Harbour Bay Downtown. Harbour Bay Downtown adalah satu-satunya kawasan terintegrasi di kota Batam dengan berbagai fasilitas pendukung seperti Pelabuhan Ferry Domestik dan Internasional, Berbagai pilihan hotel, Café, Restoran dan pusat hiburan lainnya.

FAY


Kepala BP Batam, H. M. Rudi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengungkapkan pembangunan Batam masih menitikberatkan perihal pentingnya penyiapan infrastruktur. Hal ini salah satunya, guna mendukung sektor potensial di daerah, seperti sektor pariwisata yang dalam beberapa tahun lalu terhambat karena pandemi.

"Sektor industri di Kota Batam terus meningkat. Saat ini yang menjadi tantangan kita adalah pariwisata," ucap Muhammad Rudi.

Memahami potensi daerah termasuk sektor pariwisata yang besar, maka sejak 2016 lalu Muhammad Rudi memiliki perhatian yang khusus pada pengembangan infrastruktur. Terkhusus infrastruktur jalan utama Kota Batam, yang ia yakini akan tuntas hingga 2029 mendatang.

"Saya pikir, setelah jalan selesai orang akan merasa nyaman dan banyak ke Batam. Selanjutnya, sektor wisata akan maju," papar dia.

Dalam memajukan pariwisata tersebut, sebut saja, pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, yang tidak akan lama lagi akan memulai proses pembangunan terminal 2. Pengembangan akses, infrastruktur pendukung moda transportasi udara ini, tentu saja menjadi daya dukung mobilitas ke Batam, baik mobilitas warga lokal, wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

"Sembari PT BIB mengerjakan bandara, tugas kita tingkatkan infrastruktur luarnya menuju kota," ucapnya.

Akses menuju kota maksud Muhammad Rudi, yakni Jalan Jenderal Sudirman yang sudah mulai rampung. Jalan yang sejatinya memanjang hingga ke Pelabuhan Batuampar ini akan menjadi poros utama dan kebanggaan Kota Batam. Tahun ini, ungkap Rudi, juga tengah dilakukan pembangunan Bundaran Punggur selain Bundaran Bandara yang sudah rampung.

Bagaimana tidak, jalan tersebut sangat lebar yakni masing-masing lima lajur dan sisi kiri-kanan sepanjang jalan akan ditanami kayu jati emas.

"Bisa kita bayangkan betapa indahnya jalan ini, kita melewatinya tak akan bosan. Kalau sudah begitu, Batam akan semakin menarik dan orang akan berjubel ke Batam. Baik berwisata maupun berinvestasi," katanya.

Selain bandara, Muhammad Rudi juga mengungkapkan pengembangan KEK Kesehatan di Sekupang, termasuk rumah sakit yang maju. Selain itu, investor dari Dubai, Thumbay Medicity, juga tertarik ingin membangun Universitas Kesehatan bertaraf internasional.

Muhammad Rudi mengatakan, berbagai kebijakan dan lompatan besar tersebut tidak lain untuk menggeliatkan ekonomi Batam. 

"Saya berharap ekonomi Kota Batam tahun 2023 yang sebentar lagi akan dirilis oleh BPS bisa mencapai 7 persen," harap dia.

Muhammad Rudi memahami harapan besar ini akan semakin mudah dicapai jika didukung semua pihak, terutama Forum Komunikasi Pimpinan daerah (Forkompinda) juga masyarakat Batam. Kepada unsur di BP Batam dan Pemko Batam, Muhammad Rudi berpesan agar seluruh kebijakannya wajib untuk dilaksanakan.

"Tidak lain yang kita bangun demi kota dan masyarakat Batam yang kita cintai ini. Demi generasi Batam atau anak cucu kita ke depan," imbuhnya.

Ril/Redaksi


 

Foto Bersama. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam Muhammad Rudi terus menggalang kolektivitas guna menyukseskan pembangunan. Ia percaya kebersamaan adalah pilar penting menuju Batam yang modern dan sejahtera masyarakatnya.


"Kami tidak akan pernah berhenti untuk pembangunan Kota Batam, mohon dukungan bapak ibu semuanya. Kalau kita bersatu padu, tahun 2029 Batam akan jadi kota yang modern," ujar Muhammad Rudi.


Ia memastikan dirinya hadir untuk seluruh masyarakat kota Batam tanpa memandang latar belakang agama, suku maupun lainnya. Kelak, hasil pembangunan juga akan kembali ke seluruh lapisan masyarakat.


"Pembangunan untuk kita semua dan anak-anak kita, siapapun dia," katanya.


Seperti diketahui, pembangunan Batam sangat pesat. Terlebih lagi Muhammad Rudi juga merupakan Walikota Batam. Yang artinya, pembangunan Batam disokong dua lembaga tersebut.


"Momentum ini harus kita manfaatkan sebaik mungkin untuk masyarakat," ucapnya.


Muhammad Rudi juga mengajak semua pihak untuk turut serta menjaga keamanan dan kenyamanan Batam. Ia menitipkan hal ini kepada seluruh umat beragama di Batam.


"Batam milik kita semua, segala tantangan kita lewati bersama. Saya yakin , kita semua dan saya titip kepada para pendeta tentang hal ini," katanya.


Redaksi



Kepala BP Batam Terima Sertifikat dari Garuda Indonesia. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi terus mendorong mendorong partisipasi maskapai yang beroperasi di Kota Batam untuk membuka atau menambah penerbangan langsung ke dalam negeri maupun luar negeri. Sebab, target pariwisata 2024 yakni dengan mengembalikan kunjungan orang ke Batam seperti sebelum Pandemi Covid-19.

Dorongan kepada maskapai, untuk membuka penerbangan langsung dari dalam negeri maupun luar negeri ke Kota Batam menjadi penting. Sebab, hampir sebagian besar wisatawan asing maupun wisatawan dalam negeri memanfaatkan moda transportasi udara.

Saat ini, Garuda Indonesia telah menambah penerbangan langsung dari Kota Batam ke Jakarta menjadi 4 kali dalam sehari. Penambahan penerbangan ini, menurut Muhammad Rudi tak terlepas dari keinginan masyarakat dalam negeri maupun dari luar negeri yang ingin mengetahui percepatan pembangunan di Kota Batam yang telah dilaksanakan dalam beberapa tahun belakangan ini. 

"Efek dari pembangunan di Batam saat ini sudah menjadi pembicaraan di internasional. Batam saat ini sedang memacu pembangunan, salah satunya mengembangkan wisatanya," kata Muhammad Rudi saat menghadiri Corporate Gathering Garuda Indonesia Branch Office Batam di Alio Beach Cafe & Bar, Kamis (22/2/2024).

Sehingga, dengan banyaknya keinginan untuk datang ke Batam, Muhammad Rudi mendorong pihak maskapai untuk terus melakukan penambahan penerbangan maupun pembukaan rute baru. Sebab, pembangunan Kota Batam yang sudah sangat pesat namun tidak diimbangi dengan kendaraan angkut yang terbatas, maka wisatawan akan mengurungkan niatnya untuk datang ke Kota Batam.

"Saat ini Garuda Indonesia sudah menambah jumlah penerbangannya dalam sehari. Saya harap, bisa bertambah kembali. Mudah-mudahan Garuda bisa menjadi contoh penerbangan yang baru. Sukses untuk Garuda, bantu pemerintah dengan menambah jumlah penerbangan masuk ke Kota Batam," imbuhnya.

Sementara itu, General Manager Garuda Indonesia Cabang Batam, Makiya Rachmawati menegaskan, Garuda Indonesia akan terus berkomitmen untuk menambah jumlah penerbangan demi mobilisasi orang. Baik itu untuk yang akan datang ke Batam maupun dari Batam ke daerah-daerah lain. 

Komitmen itu, ditunjukkan dengan penambahan jumlah penerbangan langsung Batam - Jakarta maupun Jakarta - Batam yang saat ini menjadi empat kali dalam satu hari. Yaitu pada pagi, siang, sore dan malam. Ia berharap, dengan adanya penambahan jumlah penerbangan ini, diharapkan kunjungan wisatawan ke Kota Batam semakin meningkat. 

"Kemudian diluar itu kami juga menerbangan ke beberapa daerah di Sumatera yang dioperasikan Garuda Indonesia Group, dalam hal ini Citilink. Itu kami terbang juga kebeberapa kota lintas sumatera sendiri seperti Ke Medan, Palembang, Pekanbaru dan Lain-lain," katanya. 

Redaksi


Kepala BP Batam, H. M. Rudi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam Muhammad Rudi terus menggalang kolektivitas guna menyukseskan pembangunan. Ia percaya kebersamaan adalah pilar penting menuju Batam yang modern dan sejahtera masyarakatnya.

"Kami tidak akan pernah berhenti untuk pembangunan Kota Batam, mohon dukungan bapak ibu semuanya. Kalau kita bersatu padu, tahun 2029 Batam akan jadi kota yang modern," ujar Muhammad Rudi.

Ia memastikan dirinya hadir untuk seluruh masyarakat kota Batam tanpa memandang latar belakang agama, suku maupun lainnya. Kelak, hasil pembangunan juga akan kembali ke seluruh lapisan masyarakat.

"Pembangunan untuk kita semua dan anak-anak kita, siapapun dia," katanya.

Seperti diketahui, pembangunan Batam sangat pesat. Terlebih lagi Muhammad Rudi juga merupakan Walikota Batam. Yang artinya, pembangunan Batam disokong dua lembaga tersebut.

"Momentum ini harus kita manfaatkan sebaik mungkin untuk masyarakat," ucapnya.

Muhammad Rudi juga mengajak semua pihak untuk turut serta menjaga keamanan dan kenyamanan Batam. Ia menitipkan hal ini kepada seluruh umat beragama di Batam.

"Batam milik kita semua, segala tantangan kita lewati bersama. Saya yakin , kita semua dan saya titip kepada para pendeta tentang hal ini," katanya.

Ril/Redaksi


Jemi Frengky Simajuntak, kuasa hukum Agen Perkapalan LK.Global Pro Shipping (M) Sdn Bhd 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM
: Keberadaan kapal CR-6 berbendera Tanzania di PT. Marinatama Gemanusa yang berlokasi di kawasan galangan Tanjung Uncang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau tuai kontroversi. 

Ada dua pihak yang mengaku atau meng-klaim atas kepemilikan kapal tersebut. Pihak pertama dari Agen Perkapalan LK.Global Pro Shipping (M) Sdn Bhd yang mewakili pemilik kapal dan pihak kedua, kapal ini diklaim milik PT. Sarana Sijori Pratama. 

Awal mencuatnya ke publik soal kisruh sengketa kepemilikan kapal CR-6 ini bermula ketika Jemi Frengky Simanjuntak dari kantor hukum JP Law Office dan Partners Advokat dan konsultan hukum selaku kuasa hukum Agen Perkapalan LK.Global Pro Shipping (M) Sdn Bhd mendatangi lokasi PT. Marinatama Gemanusa Shipyard di Tanjung Uncang pada Kamis (22/2/2024). 

Kedatangan mereka untuk memastikan keberadaan kapal CR-6 milik kliennya. Ternyata kondisi kapal sudah tidak utuh lagi. Dimana, kata Jemi Frengky, sebagian badan kapal sudah di cincang untuk dijadikan skrap  tanpa sepengetahuan atau seizin kliennya. 

Dimana sebelumnya, kapal ini dilaporkan hilang di Perairan Malaysia dan akhirnya ditemukan di Batam. Selanjutnya kapal ini dititipkan oleh pihak Ditpolairud Polda Kepri di PT. Marinatama Gemanusa, namun  kapal ini malah dipotong untuk dijadikan scrab. 

"Artinya kapal CR-6 ini berstatus barang bukti yang masih dalam proses penyelidikan oleh Polis Diraja Malaysia (PDRM) dan Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia (APPM) atas laporan klien kami," ujar Jemi didampingi rekannya Agus Simanjuntak di seputaran Batam Center, Sabtu (24/2/2024). 

Melihat kondisi kapal yang tengah dicincang di PT. Marinatama Gemanusa, pihak LK.Global Pro Shipping melalui kuasa hukumnya, Jemi menghimbau dan meminta para pekerja pemotong kapal itu untuk segera menghentikan aktivitasnya. Selanjutnya, pihaknya melaporkan kasus tersebut ke Polda Kepri. 

Saimun alias Akong selaku owner PT. Sarana Sijori Pratama.

Dua hari setelah itu, pada Sabtu, (24/2/2024), Saimun alias Akong selaku owner PT. Sarana Sijori Pratama selaku pihak yang memotong kapal CR-6 turut mengklaim atas kepemilikan kapal CR-6 dengan membawa sebundel dokumen kepemilikan kapal CR-6. 

Bahkan ia memastikan bahwa dokumen yang ia miliki itu asli dan sah. Mulai dari Dokumen Bill of Sale dari pihak pertama yang ber_cap dan tanda tangan Kassim & Co selaku Advocates Solicitors, identitas pemilik pertama atas nama Wang Dingzhong, bukti pembayaran jual beli pihak pertama dan kedua, Akte perusahaan pemilik pertama, akte notaris pemilik kedua, Sertifikat, identitas penjual, Momerandum of agreement. 

"Jadi jangan asal mengaku-ngaku bahwa mereka pernah membeli. Padahal mereka keagenan bukan Pemilik. Tidak ada dasar pihak LK Global Pro Shipping mengklaim kapal CR-6 tersebut miliknya," tegas Akong kepada awak media. 

"Tak ada dasarnya tudingan mereka. Saya langsung beli kapal itu dari pemilik kapal tersebut. Apalagi mereka datang buat onar di tempat saya. Dan, ini sudah saya laporan ke Polda Kepri atas keributan kemarin itu," ujar Akong, sambil menunjukan surat laporan polisi.

Akong juga menjelaskan, kapal tersebut dia beli sesuai prosedur dan legalitas yang sah dari penjual atas nama Wang Dingzhong asal Tiongkok di Malaysia. 

"Saya dua kali bayar. Setelah deal, saya kasih DP atau uang muka. Ketika kapal saya terima, baru saya lunasi di Batam. Total yang saya bayar untuk pelunasan itu sebesar 1,2 juta Ringgit Malaysia," ujarnya. 

Dikatakan dia, dokumen yang diterima atas transaksi jual beli kapal ini sudah lengkap. Bahkan, dalam perjanjian pembelian itu, dirinya membayar kapal setelah kapal di Batam. 

Kapal CR-6 yang sudah di potong. 

"Mulanya kapal tersebut dibeli untuk diperbaiki. Tapi karena kayak gini kondisinya, akhirnya saya buat scrab," katanya.
 
Menanggapi soal dokumen kepemilikan atas kapal CR-6 yang dimiliki oleh PT Sarana Sijori Pratama, Agen Perkapalan LK.Global Pro Shipping melalui kuasa hukumnya membantah keras dan menuding  bahwa dokumen tersebut diduga palsu. 

"Kenapa itu kita sebut palsu, dari dokumen Bill of Sale yang ber_cap dan tanda tangan Kassim & Co selaku Advocates Solicitors yang dimiliki PT. Sarana Sijori Pratama, itu jelas terlihat dipalsukan," ucap Jemi. 

Hal itu diperkuat dari keterangan pihak Kassim & Co. Dimana pihak Kassim & Co sudah melaporkan hal itu ke Polis Diraja Malaysia soal pemalsuan cap dan tanda tangan pada dokumen Bill of Sale yang dimaksud. Dan kita sudah pegang bukti itu," tambahnya lagi. 

Fakta lain, pada tanggal 7 Februari 2024, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur sudah menyurati pihak Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan Khusus Batam. Dalam surat KBRI tersebut meminta bantuan untuk segera menahan pergerakan Kapal CR-6 dengan tujuan membantu penyelidikan yang dilakukan oleh Polis Diraja Malaysia (PDRM) dan Agensi Penguat Kuasa Maritim Malaysia (APMM). 

"Surat tersebut sudah ditembuskan ke Sekretaris Kemenhub, Dirjen Kemenhub, direktur jenderal lalu lintas angkutan laut dan kepala PFKKI Kemenhub," jelasnya. 

Merunut asal usul Kapal CR-6

Kapal CR-6 adalah kapal jenis Dredger (keruk) yang memiliki nomor IMO: 8675916/AGGREGATE CARRIER dan MMSI: 677084500. Kapal ini berlayar dibawah bendera Tanzania. Panjang keseluruhannya (LOA) adalah 93 meter dan lebarnya 16 meter

Pertama kali diketahui keberadaan kapal CR-6 ini berlabuh jangkar di Jeti Sri kenanga Moh. som perairan Malaysia dengan tujuan Dry Dock pada tanggal 12 Februari 2020 silam. 

Namun, pada tanggal 26 November 2023 lalu, kapal CR-6 dinyatakan hilang yang diduga dicuri oleh orang tak dikenal. Atas hilangnya kapal CR-6 itu, akhirnya pihak agen Kapal LK Global Pro shipping melaporkan peristiwa itu ke Polis Diraja Malaysia pada tanggal 10 Desember 2023.

Satu hari setelah melaporkan peristiwa hilangnya kapal CR-6, akhirnya pada tanggal 11 Desember 2023 Laporan pihak LK Global Pro Shipping langsung direspon oleh Polis Diraja Malaysia untuk ditindaklanjuti. 

Dari laporan ini, pihaknya mendapat informasi baru dimana kapal tersebut sudah lepas jangkar dari pelabuhan dengan menggunakan dokumen palsu. "Namun anehnya, setelah dikonfirmasi, pergerakan kapal CR-6 tidak pernah dikeluarkan izin oleh
Jabatan Custom Diraja Malaysia," jelasnya. 

Selanjutnya kliennya melaporkan kedua kalinya ke Polis Diraja Malaysia terkait laporan tentang dokumen palsu pada tanggal 14 Desember 2023, laporan ketiga, terkait pemalsuan dokumen Bill of Sale pada tanggal 19 Desember 2023.

Berlanjut laporan keempat pada tanggal 19 Desember 2023 terkait tidak pernah memberikan kuasa kepada siapapun untuk menjual kapal tersebut, sementara laporan ke lima pada tanggal 30 Desember 2023 lalu. Dan laporan yang didapat, bahwa keberadaan posisi kapal CR-6 sudah berada di perairan Batu Ampar. 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Ditpolairud Polda Kepri dan KSOP Batam belum dapat di konfirmasi terkait kisruh sengketa kepemilikan kapal CR-6.

Redaksi


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.