Bakal Calon Ketua Umum BPD HIPMI Kepri, Louis Loi saat  mengambil formulir pendaftaran.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Louis Loi secara resmi mengambil formulir pendaftaran sebagai Bakal Calon Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Kepulauan Riau (BPD HIPMI Kepri) pada Minggu, 23 Maret 2025.

Prosesi pengambilan formulir tersebut berlangsung di Sekretariat BPD HIPMI Kepri dan disambut langsung oleh Ketua Steering Committee (SC) Dr. Rachmad Chartady, didampingi oleh Sekretaris SC Rional Putra, serta jajaran anggota SC, yaitu Redno Sihpurnomo, S.IP, Arief Yommi Fade, dan Henderiyana, S.IP.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Organizing Committee (OC) Dwi Eko Pramono bersama jajaran panitia lainnya yang turut menyaksikan proses pengambilan formulir.

Langkah ini menjadi sinyal kuat dari Louis Loi dalam menegaskan kesiapannya untuk bersaing dalam proses pemilihan Ketua Umum BPD HIPMI Kepri periode mendatang.

Dalam pernyataannya, Louis Loi menyampaikan rasa syukur dan semangatnya untuk membawa HIPMI Kepri ke arah yang lebih maju dan progresif.

“Saya siap untuk memberikan kontribusi terbaik bagi HIPMI Kepri dan seluruh anggotanya. HIPMI harus menjadi wadah yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat jaringan pengusaha muda, dan menciptakan peluang baru bagi dunia usaha di Kepri,” ujar Louis Loi, Minggu (23/3/2025).

Ketua SC Dr. Rachmad Chartady menyambut kehadiran Louis Loi dalam proses pengambilan formulir ini, dan juga menekankan kepada BALONTUM untuk mengikuti, menghormati Proses tahapan Musda Ke VII BPD HIPMI KEPRI,” ungkap Dr. Rachmad Chartady.

Dengan pengambilan formulir ini, Louis Loi menjadi kandidat Bakal Calon Ketua Umum pertama yang mengambil dan siap dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum BPD HIPMI Kepri.

"SC akan menunggu Proses Pengembalian Folmulir Pendaftaran yang akan berlangsung pada 25 - 27 Maret jam 13:00 WIB di Sekretariat BPD HIPMI KEPRI," pungkasnya.

Fay



Penyerahan Surat Keputusan (SK) Juru Pelihara Cagar Budaya Kota Batam Tahun 2025 disaksikan Sekdako Batam, Jefridin.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Kota (Pemko) Batam mencatat sejarah baru dengan hadirnya Juru Pelihara (Jupel) Cagar Budaya untuk pertama kalinya. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Batam dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya.

Penyerahan Surat Keputusan (SK) Juru Pelihara Cagar Budaya Kota Batam Tahun 2025 berlangsung di Ruang Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam pada Senin, 24 Maret 2025. 

SK tersebut diserahkan langsung oleh Sekda Kota Batam, Jefridin Hamid, mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, kepada dua Juru Pelihara, yakni Raja Alwi dan Abdul Rahman.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, menegaskan bahwa peran Juru Pelihara sangat penting dalam menjaga keberlangsungan cagar budaya. 

“Jupel ini bertugas melindungi dan merawat cagar budaya yang telah ditetapkan di Kota Batam. Saat ini, terdapat 14 Objek Cagar Budaya yang diakui dengan peringkat kota. Dengan adanya Jupel, diharapkan warisan ini tetap terjaga dan dapat diwariskan ke generasi mendatang,” ujarnya.

Sekda Kota Batam, Jefridin Hamid, turut mengapresiasi dua Juru Pelihara yang baru dilantik. 

"Ini pertama kalinya Batam memiliki Juru Pelihara Cagar Budaya. Ini bukan sekadar tugas, melainkan tanggung jawab besar dalam merawat warisan sejarah kita,” katanya.

Dalam tugasnya, Raja Alwi akan menjaga Kompleks Pemakaman Zuriat Raja Isa/Nong Isa dan Rumah Limas Potong. Sementara Abdul Rahman bertanggung jawab atas Makam Temenggung Abdul Jamal, Perigi Siwan 1911, dan Tiang Masjid Jamik Pulau Buluh.

Sejak 2022, Kota Batam telah menetapkan 14 Objek Cagar Budaya, antara lain Kompleks Makam Zuriat Raja Isa/Nong Isa, Makam Temenggung Abdul Jamal, dan Meriam Benteng. 

Kehadiran Juru Pelihara diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian cagar budaya sebagai bagian dari identitas dan daya tarik wisata Kota Batam.

Fay


Wyndham Panbil Batam Mendukung Program Earth Hour.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Wyndham Panbil Batam kembali berpartisipasi dalam aksi Earth Hour, pada hari Sabtu, 22 Maret 2025, bersama para tamu mulai pukul 20.30 hingga 21.30 WIB.

“Kami mengajak semua tamu untuk mendukung inisiatif ini bersama kami dan seluruh masyarakat global, membiarkan bumi bernafas lega selama kurang lebih satu jam. Kami mendorong para tamu untuk mematikan lampu kamar mereka. Dengan mematikan lampu yang tidak diperlukan selama satu jam, kami berharap dapat memberikan kontribusi energi positif bagi bumi yang kita cintai," ujar perwakilan Wyndham Panbil Batam, Senin (24/3/2025).

Selain berpartisipasi dalam program Earth Hour setiap tahun, Wyndham Panbil Batam juga menerapkan konsep Wyndham Green kepada seluruh staf dengan memaksimalkan penggunaan kertas bekas atau daur ulang dalam setiap proses pencetakan. 

Pihaknya juga mengubah botol kaca dari restoran hotel kami menjadi vas bunga yang, menunjukkan komitmen kami terhadap keberlanjutan dengan menciptakan sesuatu yang baru dari bahan bekas. Pembudidayaan kebun sayuran mikro (microgreens) segar untuk memberikan kesegaran dan vitalitas pada kreasi makanan di restoran kami sehari-hari. 

Selain itu, kami bekerja sama dengan perusahaan WIK dalam program "Free The Sea," di mana kami menyumbangkan botol plastik untuk didaur ulang, mendorong penggunaan kembali botol plastik secara berkelanjutan.

Earth Hour 2025 ini juga dilaksanakan serentak di seluruh Hotel Wyndham di seluruh dunia. Kami percaya bahwa setiap tindakan kecil dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan kita.

Partisipasi dalam Earth Hour adalah salah satu cara kami menunjukkan kepedulian terhadap perubahan iklim dan pentingnya melestarikan sumber daya alam untuk generasi mendatang.

Kami berharap dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk bergabung dalam gerakan global ini dan membuat perbedaan nyata. Bersama-sama, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih cerah dan berkelanjutan bagi semua.

Fay


Ketua Umum PWI, Zulmansyah Sekedang.

JAKARTA|KEPRIAKTUAL.COM: Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menegaskan bahwa pembekuan pengurus PWI Jawa Barat yang diketuai Hilman Hidayat oleh Hendry Ch. Bangun adalah tidak sah dan melanggar aturan organisasi.

Hendry Ch. Bangun, yang telah dipecat oleh Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat, tidak memiliki kewenangan apa pun untuk mengambil keputusan atas nama PWI Pusat, termasuk membekukan kepengurusan daerah. 

Ketua Umum PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, menegaskan bahwa keputusan Hendry Ch. Bangun yang mengklaim membekukan PWI Jabar adalah tindakan ilegal dan tidak memiliki dasar hukum. PWI Jabar tetap sah di bawah kepemimpinan Hilman Hidayat, yang secara resmi masih menjabat sebagai Ketua PWI Jawa Barat. 

"Hendry Ch. Bangun sudah dipecat oleh Dewan Kehormatan karena pelanggaran etik berat. Jadi, segala keputusan atau tindakan yang ia lakukan dengan mengatasnamakan PWI Pusat adalah ilegal," ujar Zulmansyah, Minggu (23/3). 

Hendry Ch. Bangun, dengan mengatasnamakan PWI Pusat, mengeluarkan keputusan pembekuan kepengurusan PWI Jawa Barat pada Jumat (21/3/2025). Hendry mengklaim bahwa kepemimpinan Hilman Hidayat tidak patuh terhadap organisasi.

Namun, faktanya, Hilman Hidayat justru menjalankan aturan organisasi dengan benar, yakni mengikuti keputusan sah PWI Pusat yang menetapkan Zulmansyah Sekedang sebagai Ketua Umum PWI yang sah, menggantikan Hendry Ch. Bangun yang telah dipecat. 

Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Sasongko Tedjo, menyatakan bahwa pemecatan Hendry Ch. Bangun dan Sayid Iskandarsyah sebagai Sekjen telah melalui prosedur organisasi yang benar dan sesuai dengan kode etik.

Pemecatan tersebut bahkan telah diperkuat oleh putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang menolak gugatan perdata Sayid Iskandarsyah terkait sanksi yang dijatuhkan oleh Dewan Kehormatan. 

"Kami ingin menegaskan bahwa organisasi ini memiliki aturan yang jelas dan harus dipatuhi. Tidak ada tempat bagi individu yang sudah dipecat untuk kembali membuat keputusan yang merusak tatanan organisasi," tegas Sasongko Tedjo. 
Seperti diketahui, Dewan Kehormatan PWI Pusat sebelumnya memecat Hendry Ch. Bangun dan Sayid Iskandarsyah melalui SK DK PWI Nomor 21/IV/DK/PWI-P/SK-SR/2024, karena terbukti melakukan pelanggaran etik berat, yakni penyelewengan dana cashback dari Forum Humas BUMN.

Namun, Sayid Iskandarsyah menggugat keputusan tersebut melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan nomor perkara 395/Pdt.G/2024/PNJkt.Pst. Pengadilan kemudia menolak gugatan tersebut, pada Rabu 19 Maret 2025 sehingga memperkuat legitimasi keputusan Dewan Kehormatan PWI. 

Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Wina Armada Sukadi, mengingatkan bahwa PWI akan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang mengeluarkan keputusan ilegal dan merusak organisasi. 

"Kami akan menindak tegas siapa pun yang mencoba merusak integritas organisasi ini dengan menerbitkan SK palsu atau membuat keputusan sepihak yang bertentangan dengan aturan PWI," katanya. 

Wina yang juga seorang advokat menyampaikan dengan adanya keputusan pengadilan ini, PWI Pusat meminta seluruh anggota dan pengurus daerah untuk tetap berpedoman pada aturan organisasi yang sah, serta tidak terpengaruh oleh keputusan ilegal yang dikeluarkan oleh pihak-pihak yang tidak berwenang.

Fay



Pengurus INTI Kota Batam Berkolaborasi dengan Yayasan Marga Huang Batam foto bersama dalam kegiatan baksos.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh dengan berkah dan juga penuh ampunan. Ramadan adalah bulan yang sangat baik untuk bersedekah. Memberi atau membagi ‎sedikit rezeki yang kita miliki tentunya dapat memberi kebahagian kepada yang akan menerimanya.

Itulah alasan utama pengurus Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Kota Batam, yang mana di Ramadan kali ini berkolaborasi dengan Yayasan Marga Huang Batam, berbagi rezeki dengan cara membagikan bantuan bahan sembako dan juga makanan berbuka puasa kepada dua (2) Panti Asuhan yang ada di kota Batam.

Pertama, Panti Asuhan Al Pancory Nahdlatul Wathan yang berada di Jalan S. Parman, Kampung Mangsang, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk. Dan Kedua, Panti Asuhan Ali Ibrahim yang berada di Jembatan 4 Jl Wisata Kelap 7 Desa Blongkeng RT3/2, Rempang Cate, Galang, Kota Batam adalah panti-panti yang beruntung menerima bantuan tersebut.


Ketua Panitia Pelaksana Baksos, Jonli Tan mengatakan kegiatan bakti sosial ini memang sudah direncanakan sebulan sebelum bulan ramadan tiba. Adapun tema yang diusung dalam kegiatan baksos kali ini ialah, Mempererat persaudaraan di tengah keberagaman Kota Batam.

Lebih lanjut Jonli mengatakan, dari hasil musyawarah bersama awalnya masukan dari anggota ada tiga panti asuhan yang akan diberikan bantuan. Namun, dikarenakan keterbatasan waktu dan bantuan, maka pihaknya memutuskan hanya dua panti asuhan saja yang diberikan bantuan.

Pihaknya berharap, dengan diberikannya bantuan ini semoga dapat membantu meringankan beban pengurus panti, yang dengan secara sukarela mengasuh dan mendidik anak-anak yang ada di panti tersebut.

Kemudian, pihaknya juga berharap melalui bantuan yang diberikan dapat menghadirkan kebahagiaan dan keceriaan untuk anak-anak panti, dalam menyambut datangnya hari kemenangan yakni Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

"Semoga bantuan ini dapat memberikan kebahagiaan dan keceriaan anak-anak panti dalam menyambut datangnya hari kemenangan yakni Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah," harapnya.


Senada, Pengurus Pemuda Marga Huang Batam, Agustina berharap kegiatan seperti ini dapat terlaksana di tahun-tahun yang akan datang. Alasannya, dengan diberikannya bantuan ini dapat membantu meringankan beban ekonomi para pengurus panti.

"Kita berharap setiap tahun kegiatan seperti ini bisa rutin kita laksanakan. Dan, semoga apa yang kita berikan ini dapat dinikmati oleh anak-anak panti asuhan," harapnya.

Terpisah, Ketua Pimpinan Cabang INTI Kota Batam, Wong Bun Hock menambahkan kolaborasi dengan Yayasan Marga HUANG Batam ini adalah merupakan kolaborasi untuk yang kedua kalinya. 

Di mana lanjut Pak Wong panggilan akrabnya, pertama kalinya dilaksanakan baksos ini di TPA Telaga Punggur sebanyak 500 paket berupa Takjil dan menu buka puasa.

"Kami dari INTI Kota Batam memberikan apresiasi yang setinggi-tinghinya untuk pengurus Yayasan Marga Huang Batam yang memiliki kepedulian yang tinggi untuk membantu sesama umat manusia," ujar Pak Wong.

Sementara, Pengajar di Panti Asuhan Al Pancory Nahdlatul Wathan, Mahmudin mengucapkan ribuan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh pengurus INTI Kota Batam dan Yayasan Marga Huang Batam.

"Alhamdulillah, terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan yang telah diberikan ini," ujar Mahmudin.

Senada, Pengasuh Panti Asuhan Ali Ibrahim, Sabar juga mengucapkan ribuan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan untuk anak-anak Panti Asuhan Ali Ibrahim yang berada di Jembatan 4 Barelang ini.

"Mewakili seluruh pengurus panti, saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada INTI Kota Batam dan juga Yayasan Marga Huang Batam, atas bantuan yang telah diberikan ini," ujar Sabar disela-sela kegiatan.

Dia mengatakan, Panti Asuhan Ali Ibrahim ini berdiri sejak tahun 2015 silam. Dan, saat ini anak-anak yang ada di panti ini berjumlah lebih kurang 30 an anak.

"Anak-anak kita berjumlah 30 an anak. Ada yang sudah menjadi bidan, ada yang masih SMA dan ada yang masih SD. Ada juga yang masih balita," sebutnya.

Pihaknya berharap, bantuan ini tidak hanya diberikan pada saat bulan ramadan saja. Kalau bisa, di bulan-bulan diluar ramadan bantuan seperti ini bisa tetap terus diberikan.

"Panti kami posisinya jauh dari perkotaan. Jadi, kami sangat berharap uluran tangan dari para donatur supaya kami bisa terus memberikan yang terbaik untuk anak-anak yang ada di pangi kami," pungkasnya.

Fay


Wagub Kepri dan Kepala BI Perwakilan Kepri foto bersama pemenang di event KURMA 2025.,

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepri, Rony Widijarto P., secara resmi menutup rangkaian kegiatan Kepulauan Riau Ramadan Fair (KURMA) 2025, Sabtu (22/3), bertempat di Mega Mall, Kota Batam.

Kegiatan KURMA 2025 telah berlangsung selama dua pekan, yakni pada 10 s.d. 16 Maret di Kota Tanjungpinang dan 17 s.d. 22 Maret di Kota Batam.

KURMA 2025 merupakan flagship event tahunan hasil kolaborasi antara Komite Daerah Ekonomi Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Kepri, Pemerintah Provinsi Kepri, dan Bank Indonesia Provinsi Kepri serta para mitra strategis, dalam upaya memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Kepulauan Riau.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepri menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan KURMA 2025. Menurutnya, KURMA merupakan bagian dari upaya besar dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah yang semakin inklusif, berdaya saing, dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Menutup acara, Wakil Gubernur Kepri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kesuksesan KURMA 2025. Ia menegaskan pentingnya sinergi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di Kepri.

“KURMA merupakan bentuk nyata kolaborasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi syariah di Provinsi Kepulauan Riau, sekaligus memperkuat daya saing UMKM lokal,” ujarnya.

Selain KURMA, akan terdapat sejumlah flagship event ekonomi syariah lainnya, seperti Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatra yang akan diselenggarakan pada 23–25 Mei 2025, serta Indonesia Sharia Economy Festival (ISEF) ke-12 pada Oktober 2025.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepri, Rony Widijarto P., secara resmi menutup rangkaian kegiatan Kepulauan Riau Ramadan Fair (KURMA) 2025, Sabtu (22/3), di Kota Batam.

Batam, Kabarbatam.com – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepri, Rony Widijarto P., secara resmi menutup rangkaian kegiatan Kepulauan Riau Ramadan Fair (KURMA) 2025, Sabtu (22/3), bertempat di Mega Mall, Kota Batam.

Kegiatan KURMA 2025 telah berlangsung selama dua pekan, yakni pada 10 s.d. 16 Maret di Kota Tanjungpinang dan 17 s.d. 22 Maret di Kota Batam.

KURMA 2025 merupakan flagship event tahunan hasil kolaborasi antara Komite Daerah Ekonomi Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Kepri, Pemerintah Provinsi Kepri, dan Bank Indonesia Provinsi Kepri serta para mitra strategis, dalam upaya memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Kepulauan Riau.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepri menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan KURMA 2025. Menurutnya, KURMA merupakan bagian dari upaya besar dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah yang semakin inklusif, berdaya saing, dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Menutup acara, Wakil Gubernur Kepri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kesuksesan KURMA 2025. Ia menegaskan pentingnya sinergi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di Kepri.

“KURMA merupakan bentuk nyata kolaborasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi syariah di Provinsi Kepulauan Riau, sekaligus memperkuat daya saing UMKM lokal,” ujarnya.

Selain KURMA, akan terdapat sejumlah flagship event ekonomi syariah lainnya, seperti Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatra yang akan diselenggarakan pada 23–25 Mei 2025, serta Indonesia Sharia Economy Festival (ISEF) ke-12 pada Oktober 2025.

Rangkaian kegiatan KURMA 2025 menghadirkan berbagai program unggulan, seperti UMKM Expo, Business Matching, Seminar Ekonomi Syariah, Layanan Sertifikasi Halal, Festival Fashion Show karya 7 desainer profesional dan 8 desainer muda potensial Kepri, Talkshow Literasi Keuangan Syariah, hingga beragam kompetisi Islami.

Program ini diikuti oleh ratusan peserta dengan total capaian transaksi penjualan mencapai Rp2,33 miliar serta business matching pembiayaan sebesar Rp2,19 miliar.

KURMA 2025 juga turut menghadirkan inisiatif QRIS 1000 Masjid untuk memperluas pemanfaatan sistem pembayaran digital di lingkungan tempat ibadah, serta layanan SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri) guna memastikan ketersediaan uang layak edar menjelang Hari Raya Idulfitri.

Penyelenggaraan KURMA 2025 menjadi bukti nyata atas komitmen kuat Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi syariah yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.

Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau meyakini bahwa sinergi yang telah terjalin akan terus mendorong kemajuan ekonomi syariah, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga sebagai kontribusi penting dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai pusat unggulan ekonomi syariah dunia.

Fay



Kepala Perwakilan Rumah Zakat Kepulauan Riau, Muhammad Isa saat menerima piagam penghargaan.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Rumah Zakat Kepulauan Riau kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara I dalam ajang Kompetisi Pemberdayaan Ekonomi Lembaga ZISWAF yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Kepulauan Ramadhan Fair 2025. 

Kegiatan ini berlangsung sejak 10 hingga 23 Maret 2025 dan menjadi salah satu inisiatif strategis dalam mendukung penguatan ekonomi syariah di wilayah Kepulauan Riau.

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Ronny Widjarto, dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura dalam acara puncak yang berlangsung meriah di Batam.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) dan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi lembaga ZISWAF dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program-program berbasis zakat, infak, dan wakaf
.
Kepala Perwakilan Rumah Zakat Kepulauan Riau, Muhammad Isa menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan ini. 

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dalam menghadirkan program-program pemberdayaan ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Terima kasih kepada seluruh mitra dan donatur atas kepercayaan dan dukungannya,” ujarnya, Minggu (23/3/2025).

Prestasi ini sekaligus menunjukkan peran aktif Rumah Zakat dalam mendukung agenda ekonomi syariah nasional, khususnya dalam menguatkan ekosistem ZISWAF yang berkelanjutan dan inklusif.

Fay


Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani.  

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Polemik kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) terus berlanjut, terutama setelah Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar di Hotel Grand Paragon, Jakarta, pada 18 Agustus 2024. 

Dalam KLB tersebut, Zulmansyah Sekedang terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat menggantikan Hendry Ch Bangun yang sebelumnya dicabut keanggotaannya oleh Dewan Kehormatan PWI akibat dugaan penyalahgunaan dana bantuan BUMN melalui modus cash-back.

Seiring dengan dinamika di tingkat pusat, PWI Kepulauan Riau (Kepri) turut merespons dengan menyerukan pentingnya menjaga integritas organisasi. 

Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani menegaskan, kepengurusan baru ingin memastikan PWI tetap menjadi organisasi profesional yang bersih dari praktik korupsi.

PWI Kepri secara resmi telah mengirim surat kepada PWI Kabupaten Natuna, mengajak seluruh anggota untuk bergabung dengan kepengurusan yang sah dan berpegang teguh pada kode etik jurnalistik. 

Namun, ajakan ini ditanggapi dengan penolakan oleh sebagian pengurus di Natuna. Meski demikian, PWI Kepri menegaskan bahwa pintu untuk bergabung masih terbuka lebar bagi siapa saja yang memiliki komitmen terhadap profesionalisme dan transparansi dalam dunia pers.

"Kami ingin mengajak rekan-rekan di Natuna untuk bersatu dalam kepengurusan yang berintegritas. Kita ingin agar PWI tetap menjadi organisasi yang menjunjung tinggi kode etik dan bebas dari korupsi," ujar Saibansah.

Isu Plt PWI Natuna Diluruskan

Dalam polemik ini, muncul tuduhan bahwa Plt PWI Natuna, Arizki, bukanlah anggota resmi PWI. 

Namun, PWI Kepri menegaskan bahwa Arizki telah menjadi wartawan sejak 2015 di Pekanbaru, Riau, serta telah bergabung dengan PWI Riau dan mengantongi sertifikasi wartawan utama. 

Oleh karena itu, penunjukan Arizki sebagai Plt adalah sah dan bertujuan untuk mempersiapkan Konferensi Kabupaten Luar Biasa (Konferkab LB) guna memilih kepengurusan definitif.

"Jika ada pihak yang merasa keberatan, silakan bertarung secara sehat dalam Konferkab LB. Bersainglah dengan program dan gagasan untuk membesarkan PWI di Kabupaten Natuna, bukan dengan narasi yang menyesatkan," tambahnya.

PWI Kepri menegaskan bahwa wartawan harus tetap menjalankan fungsi kontrol sosial, menjadi mitra kritis sekaligus strategis bagi pemerintah daerah. 

Oleh karena itu, dalam momentum bulan suci Ramadan, seluruh anggota PWI di Natuna diajak untuk bersatu, menjunjung tinggi profesionalisme, serta menjaga marwah organisasi yang telah dibangun dengan susah payah oleh para pendahulu.

"Salam kompak untuk seluruh insan pers di Natuna. Mari terus menjalin silaturahmi dan menjaga integritas PWI demi masa depan pers yang lebih baik," tutup Saibansah.

Fay



Pemimpin Redaksi (Pemred) Alreinamedia, Arizki Filbahri sebagai Plt. Ketua PWI Kabupaten Natuna foto bersama Buoati Natuna.

NATUNA|KEPRIAKTUAL.COM: Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau menunjuk Pemimpin Redaksi (Pemred) Alreinamedia, Arizki Filbahri sebagai Plt. Ketua PWI Kabupaten Natuna. Hal itu membuat Arizki, sapaan akrab Pemred media tersebut untuk segera menggesa pelaksanaan Konferensi Kabupaten (Konferkab).

“Konferkab Natuna akan segera kami laksanakan, mesikpun kami diberi waktu selama 6 bulan. Pastinya sebelum 6 bulan akan secepatnya kami gelar,” ujar Arizki saat dikonfirmasi, Jumat (21/3/25).

Arizki menuturkan, meski kepengurusan PWI Natuna saat ini telah dibekukan, namun dia tetap akan merangkul anggota PWI Natuna tersebut agar tidak hilang arah.

“Pada dasarnya, kami tetap membuka diri karena impian kami hanya satu, mewujudkan PWI Natuna berintergritas dan profesional yang menjunjung tinggi kaidah jurnalistik,” katanya.

Menurutnya, di saat PWI Natuna menjunjung tinggi kaidah jurnalistik, maka tidak ada intervensi tentang berita. Sehingga untuk tahap awal, dia bersama rekannya akan segera melakukan koordinasi kepada pemerintah daerah, seperti Bupati, Ketua DPRD hingga Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Natuna agar kiprah PWI tetap berjalan. 

“Kami ingin semua berubah dan PWI Natuna bisa memberikan warna terhadap Pemerintahan Natuna. Tentunya dengan cara menciptakan karya jurnalistik yang profesional dengan menyajikan pemberitaan yang utuh, sehingga hal-hal negatif serta mudahnya era saat ini menyebarkan informasi liar-liar tanpa adanya kebenaran bisa tertepis dengan sendirinya disaat para awak media menyajikan berita dengan baik dan benar yang bisa difahami masyrakat,“ tegas Arizki.

Fay


Bikers Honda One Heart Community Kepri Tebar Kebaikan di Bulan Ramadhan.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Bulan suci Ramadhan menjadi momen istimewa bagi umat Muslim untuk berbagi dan menebarkan kebaikan. Semangat ini juga diwujudkan oleh para bikers Honda yang tergabung dalam One Heart Community Kepri, di bawah naungan PT Capella Dinamik Nusantara Kepulauan Riau.

Melalui berbagai kegiatan sosial untuk membantu masyarakat sekitar, para komunitas bikers Honda menunjukkan bahwa kebersamaan bukan hanya terjalin di jalan raya, tetapi juga dalam kepedulian terhadap sesama.

Salah satu kegiatan utama yang dilaksanakan adalah santunan ke panti asuhan, yang dilakukan oleh beberapa komunitas Honda. Honda PCX Club Indonesia (HPCI) Chapter Batam mengunjungi Yayasan Panti Asuhan Fajar Cendekia Batam, memberikan donasi berupa sembako dan kebutuhan pokok bagi anak-anak panti. 

Sementara itu, komunitas Bikers Tiger Batam (BTB) juga melakukan aksi serupa dengan menyerahkan bantuan kepada Panti Asuhan Ya Bunaya Barelang, sebagai wujud kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan.

Tak hanya itu, komunitas bikers Honda juga turun ke jalan untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat luas melalui pembagian takjil gratis. Komunitas Beat Community Batam (Be@Com) dengan penuh semangat membagikan paket takjil kepada pengguna jalan, membantu mereka yang sedang dalam perjalanan agar bisa berbuka puasa tepat waktu. Kegiatan ini juga dilakukan oleh komunitas Scoopy Batam Island (SCOOBI) yang turut membagikan takjil di berbagai titik strategis di Batam.

Pulihanafiah Harahap, PIC Community PT Capella Dinamik Nusantara – Kepulauan Riau, mengapresiasi inisiatif komunitas bikers Honda dalam menggelar kegiatan sosial ini. 

"Kegiatan ini adalah bentuk nyata dari kepedulian komunitas Honda terhadap masyarakat sekitar. Kami ingin menunjukkan bahwa komunitas motor bukan hanya sekadar berkumpul dan berkendara, tetapi juga memiliki jiwa sosial dan semangat berbagi yang tinggi. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya untuk turut serta dalam aksi-aksi sosial yang bermanfaat," ujarnya, Sabtu (22/3/2025).

Kegiatan berbagi kasih ini juga dilakukan oleh Honda ADV Indonesia (HAI) Chapter Batam, yang tidak hanya membagikan takjil kepada masyarakat, tetapi juga kembali mengunjungi panti asuhan untuk menyalurkan bantuan. 

Semangat berbagi yang ditunjukkan para bikers Honda ini menjadi bukti nyata bahwa komunitas motor bukan hanya tentang hobi dan kendaraan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap lingkungan sekitarnya.

Tak hanya di Batam, aksi serupa juga dilakukan oleh komunitas Honda di wilayah lain di bawah naungan PT Capella Dinamik Nusantara Kepulauan Riau, seperti di Tanjung Pinang. Komunitas Honda Scoopy Tanjung Pinang (HASTPI) turut serta dalam aksi berbagi kasih, menunjukkan bahwa solidaritas dan semangat berbagi di bulan suci ini dapat dilakukan di berbagai wilayah dengan penuh keikhlasan.

Salah satu bikers yang ikut dalam kegiatan berbagi kasih ini, Putra, juga mengungkapkan rasa bangganya bisa berpartisipasi. Di bulan yang penuh berkah ini, dia sebagai komunitas Honda ingin memberikan dampak positif bagi saudara-saudara kami yang membutuhkan. 

"Kami berharap aksi berbagi ini dapat mengubah pandangan masyarakat bahwa komunitas motor tidak hanya tentang touring dan modifikasi, tetapi juga kepedulian terhadap sesama," ujarnya

Melalui kegiatan ini, One Heart Community Kepri membuktikan bahwa solidaritas dan kebersamaan dalam komunitas motor bisa menjadi sarana untuk menebarkan kebaikan. 

"Dengan semangat One Heart, para bikers Honda terus menunjukkan bahwa mereka tidak hanya peduli pada keselamatan di jalan raya, tetapi juga pada kepedulian sosial yang lebih luas di tengah masyarakat," pungkasnya.

Fay


Beri Apresiasi ke Bank Sampah Binaan, PT Pegadaian Area Batam Berbagi Bingkisan Idul Fitri.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: PT Pegadaian Area Batam menyelenggarakan kegiatan berbagi bingkisan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H untuk pengelola Bank Sampah Binaan Pegadaian Batam, Kepulauan Riau pada Rabu (19/3/2025).

Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang selalu dilaksanakan oleh Pegadaian Batam untuk memberikan apresiasi kepada pengurus-pengurus Bank Sampah Binaan PT Pegadaian Area Batam di beberapa wilayah khususnya Kepulauan Riau.

Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Batam Faozan Wahyu Praptono mengatakan, kegiatan ini merupakan program Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia (FORSEPSI).

"Pengurus-pengurus Bank Sampah binaan PT Pegadaian yang selama ini sudah berkontribusi terhadap pengelolaan sampah di lingkungan sekitar kita," kata Faozan. 

Ia juga menambahkan, kedepannya masyarakat dapat lebih peduli terhadap lingkungan khususnya sampah rumah tangga yang bisa diolah dan menjadi pendapatan masyarakat berupa Tabungan Emas Pegadaian.

"Terimakasih banyak atas perhatian PT Pegadaian terhadap lingkungan sekitar, dimana saat ini mungkin banyak terlihat dibeberapa ruas jalan sampah yang tidak dikelola dengan baik oleh masyarakat sekitar, kami tergerak dari hal itu untuk dapat menjadikan nilai tambah bagi kami dengan mengolah sampah menjadi emas," imbuh salah satu pengelola Bank Sampah Binaan PT Pegadaian. 

Kegiatan ini juga dilaksanakan serentak di Bank Sampah seluruh Indonesia dibawah Binaan PT Pegadaian yang tergabung dalam Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia (FORSEPSI) dengan adanya kegiatan ini diharapkan Bank Sampah yang telah dikelola bisa terus menghasilkan pundi pundi rupiah bagi masyarakat dan mengemaskan lingkungan sekitar mulai dari Bank Sampah yang ada di setiap daerah.

Fay


Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani (kiri) dan Sekretaris PWI Kepri Alfian. (Foto: Humas PWI Kepri)

TANJUNGPINANG|KEPRIAKTUAL.COM: Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau resmi menunjuk Arizki Fil Bahri sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Kabupaten Natuna. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan PWI Kepri Nomor: 30/PWI-KEPRI/III/2025 yang juga menetapkan Alfiana sebagai Plt Sekretaris dan Erwin Prasetyo sebagai Plt Bendahara.

Keputusan ini diambil menyusul dinamika yang terjadi di tubuh PWI Natuna pasca-Konferensi Luar Biasa (KLB) PWI Kepri pada 22 Februari 2025 di Batam. Dalam forum tersebut, Saibansah Dardani terpilih sebagai Ketua PWI Kepri yang baru, menggantikan Andi Gino yang sebelumnya dicopot oleh PWI Pusat.

Dalam SK tersebut, Plt Ketua PWI Natuna diberikan mandat untuk segera menggelar Konferensi Kabupaten (Konferkab) dalam waktu selambat-lambatnya enam bulan guna memilih kepengurusan definitif.

"Pembentukan kepengurusan baru ini bertujuan untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan dan dapat melindungi profesi wartawan di Natuna sesuai dengan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI," kata Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani.

Keputusan ini juga diambil berdasarkan hasil rapat pengurus PWI Kepri pada 15 Maret 2025, yang menegaskan perlunya kepengurusan baru agar tugas-tugas organisasi tetap berjalan dengan baik di Natuna.

Profil Plt Ketua PWI Natuna Arizki Fil Bahri

Arizki Fil Bahri merupakan wartawan yang telah berkiprah sejak 2015 dan dinyatakan kompeten dengan mengantongi sertifikat Uji Kompetensi Wartawan jenjang Utama. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Pemimpin Redaksi salah satu media online di Kepulauan Riau dan memiliki keahlian dalam manajemen media serta kampanye iklan digital.

Ia bergabung dengan PWI Riau sejak 2015 saat masih menjadi reporter di media datariau.com dan terus mengembangkan profesionalismenya di dunia jurnalistik hingga dipercaya untuk memimpin PWI Natuna sebagai Plt Ketua.

PWI Natuna Tolak Keputusan KLB, Kepengurusan Lama Didemisionerkan

Sebelumnya, Dewan Kehormatan PWI Kepri telah mengeluarkan peringatan resmi kepada PWI Natuna untuk menentukan sikap pasca-KLB yang menetapkan Saibansah Dardani sebagai Ketua PWI Kepri. Jika dalam tiga hari tidak ada keputusan dari PWI Natuna, Dewan Kehormatan menegaskan akan mengambil langkah tegas sesuai aturan organisasi.

Namun, PWI Natuna justru menolak keputusan KLB, sehingga PWI Kepri mengambil langkah tegas dengan mendemisionerkan kepengurusan lama dan menunjuk Plt Ketua untuk menggelar Konferkab dalam waktu enam bulan.

"Kami sudah bersurat ke Ketua PWI Natuna, menyampaikan hasil KLB PWI Provinsi Kepri, tetapi mereka memutuskan untuk menolak," ungkap Ketua Dewan Kehormatan PWI Provinsi Kepri Parna Edison Simarmata.

Dengan langkah ini, diharapkan PWI Natuna dapat segera memiliki kepengurusan definitif yang solid dan mampu menjalankan fungsi organisasi dengan baik guna mendukung profesionalisme wartawan di daerah tersebut.

Redaksi



Jelang Mudik Lebaran, Pegadaian Hadirkan Gadai Bebas Bunga Untuk Masyarakat.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pegadaian kembali hadirkan Gadai Peduli untuk masyarakat Indonesia jelang mudik lebaran 2025. Layanan Gadai Bebas Bunga dalam jangka waktu tertentu ini diberikan bagi nasabah baru atau nasabah tidak aktif untuk mendapatkan dana cepat dan mudah.

Nasabah dapat memperoleh pinjaman mulai dari Rp 50 ribu - Rp 2.5 juta dengan fasilitas  bebas bunga sampai dengan 60 hari. Pada program Gadai Bebas Bunga ini nasabah bisa menjaminkan berbagai agunan seperti emas batangan dan perhiasan, kendaraan bermotor, hingga barang elektronik. Barang Elektronik yang dapat dijaminkan meliputi handphone, laptop, tablet, kamera, televisi atau barang elektronik lainnya.

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan menyampaikan, program Gadai Bebas Bunga kembali diluncurkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, tentunya dengan transaksi yang cepat dan mudah.

“Gadai Peduli atau Gadai Bebas Bunga kembali kami luncurkan dengan harapan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya, terutama jelang mudik lebaran ini. Harapannya masyarakat dapat langsung merasakan manfaat dari program ini, terutama bagi yang membutuhkan dana mendadak, tentunya dengan pengalaman transaksi di Pegadaian yang cepat dan mudah” ujar Damar, Kamis (20/03/2025).

Program Gadai Bebas Bunga berlangsung mulai tanggal 19 Maret hingga 30 April 2025 untuk berbagai segmen masyarakat untuk segala tujuan penggunaan pinjaman. Damar berharap agar program tersebut bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya, sebagai salah satu wujud dukungan Pegadaian dalam membantu perekonomian masyarakat Indonesia, khususnya bagi pelaku UMKM pemula.

“Program ini dapat digunakan seluruh masyarakat untuk berbagai penggunaan pinjaman, baik produktif hingga konsumtif. Namun besar harapan kami agar program ini dapat benar-benar memberikan manfaat positif bagi masyarakat untuk membantu perekonomiannya, khususnya para pelaku UMKM. Semoga dengan fasilitas bebas bunga ini, UMKM dapat mengembangkan usaha,” tambah Damar.

Melalui program ini, Pegadaian turut memberikan pengalaman baru bagi masyarakat yang belum pernah menjadi nasabah. Sehingga menjelang usia perusahaan yang genap 124 tahun, segmen masyarakat yang dapat dilayani oleh Pegadaian semakin luas.

Fay


Hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, Putuskan Pertahankan BI-Rate sebesar 5,75 Persen.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 Maret 2025 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,00%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50%.

Keputusan ini konsisten dengan upaya menjaga prakiraan inflasi 2025 dan 2026 tetap terkendali dalam sasaran 2,5±1%, mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah yang sesuai dengan fundamental di tengah ketidakpastian global yang tetap tinggi, dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi.

Ke depan, Bank Indonesia terus mencermati prospek inflasi dan pertumbuhan ekonomi dalam memanfaatkan ruang penurunan BI-Rate dengan mempertimbangkan pergerakan nilai tukar Rupiah.

Sementara itu, kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran terus dioptimalkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) diarahkan untuk lebih mendorong kredit/pembiayaan perbankan kepada sektor-sektor prioritas pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja sejalan dengan program Asta Cita Pemerintah.

Kebijakan sistem pembayaran juga diarahkan untuk turut menopang pertumbuhan ekonomi, khususnya sektor perdagangan dan UMKM. Keandalan infrastruktur dan struktur industri sistem pembayaran akan terus diperkuat, demikian pula akseptasi digitalisasi sistem pembayaran akan terus diperluas.

Arah bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran untuk menjaga stabilitas dalam rangka memperkuat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan tersebut didukung dengan langkah-langkah kebijakan sebagai berikut:

1. Penguatan strategi operasi moneter pro-market untuk memperkuat efektivitas transmisi kebijakan moneter, mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valuta asing (valas), serta mendorong aliran masuk modal asing, dengan:
a. mengoptimalkan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), Sekuritas Valas Bank Indonesia (SVBI), dan Sukuk Valas Bank Indonesia (SUVBI) sebagai instrumen moneter pro-market;
b. menjaga struktur suku bunga instrumen moneter untuk tetap menarik aliran masuk portofolio asing ke aset keuangan domestik;
c. memperkuat strategi transaksi term-repo dan swap valas; dan
d. memperkuat peran Primary Dealer (PD) untuk meningkatkan transaksi SRBI di pasar sekunder dan transaksi repurchase agreement (repo) antarpelaku pasar;

2. Penguatan strategi stabilisasi nilai tukar Rupiah yang sesuai dengan fundamental melalui intervensi di pasar valas pada transaksi spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), dan Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder;

3. Penguatan publikasi asesmen transparansi Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) dengan pendalaman pada suku bunga kredit berdasarkan sektor prioritas yang menjadi cakupan KLM (Lampiran);

4. Penguatan akseptasi digital dengan: (i) implementasi strategi pencapaian target QRIS, baik dari sisi supply maupun demand, melalui sinergi dengan program Pemerintah untuk mencapai pertumbuhan yang inklusif dan peningkatan efisiensi transaksi ritel antarnegara; dan (ii) menjaga momentum pemanfaatan kerjasama QRIS cross border pada koridor yang sudah terbentuk; dan

5. Penguatan dukungan kebijakan sistem pembayaran pada program Pemerintah, di antaranya melalui program perluasan QRIS cross border pada berbagai destinasi pariwisata dan wisatawan mancanegara, serta literasi keuangan untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Bank Indonesia juga terus memperkuat sinergi kebijakan dengan Pemerintah untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi sejalan dengan program Asta Cita Pemerintah. Sinergi dilakukan dalam 7 (tujuh) area kebijakan, yakni (i) kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah dalam memitigasi gejolak global.

Ke (ii) koordinasi kebijakan moneter dan fiskal, (iii) upaya mendorong pembiayaan ekonomi melalui KLM, (iv) dukungan dalam mengakselerasi transformasi digital Pemerintah, (v) upaya memperkuat hilirisasi dan ketahanan pangan, (vi) dukungan dalam mendorong pengembangan ekonomi hijau, syariah, dan inklusi, serta (vii) dukungan dalam pembangunan sumber daya manusia.

Selain itu, Bank Indonesia terus mempererat sinergi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk menjaga stabilitas sistem keuangan. Bank Indonesia juga memperkuat dan memperluas kerja sama internasional di area kebanksentralan, termasuk konektivitas sistem pembayaran dan transaksi menggunakan mata uang lokal, serta memfasilitasi penyelenggaraan promosi investasi dan perdagangan di sektor prioritas bekerja sama dengan instansi terkait.

Ketidakpastian global tetap tinggi akibat kebijakan tarif impor Amerika Serikat (AS) yang makin luas. Di AS, kebijakan tarif impor berdampak pada laju pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat di tengah meningkatnya pemberian insentif fiskal, sementara laju penurunan inflasi tidak secepat yang diprakirakan.

Ekonomi Eropa, Jepang, dan India juga terkena dampak rambatan kebijakan tarif impor AS tersebut di tengah permintaan domestik yang belum meningkat akibat keyakinan usaha yang rendah dan ekspor yang melambat. Sementara itu, pelemahan pertumbuhan ekonomi Tiongkok sebagai akibat kebijakan tarif impor AS tertahan dengan kebijakan pelebaran defisit fiskal 2025 dari yang ditargetkan.

Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi dunia pada 2025 diprakirakan sebesar 3,2%. Di pasar keuangan global, ketidakpastian masih berlanjut diwarnai oleh penurunan yield US Treasury dan melemahnya indeks mata uang dolar AS (DXY) di tengah ketidakpastian penurunan Fed Funds Rate (FFR).

Aliran modal global yang semula terkonsentrasi ke AS bergeser sebagian ke komoditas emas dan obligasi di negara maju dan negara berkembang. Sementara itu, portofolio investasi saham masih terkonsentrasi ke negara maju kecuali AS, dan belum masuk ke negara Emerging Market (EM).

Tetap tingginya ketidakpastian global tersebut memerlukan respons kebijakan yang tepat dan terkoordinasi dengan baik untuk memperkuat ketahanan eksternal, menjaga stabilitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia terjaga baik di tengah ketidakpastian yang masih tinggi. Konsumsi rumah tangga tetap baik meskipun perlu terus didorong guna memanfaatkan keyakinan konsumen yang terjaga, dukungan belanja Pemerintah terkait pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan belanja sosial, serta peningkatan musiman permintaan menjelang perayaan Idulfitri 1446 H.

Investasi swasta juga perlu makin ditingkatkan guna mengoptimalkan keyakinan produsen yang tecermin pada Prompt Manufacturing Index (PMI) Bank Indonesia yang ekspansif, terutama pada meningkatnya volume pesanan. Dari eksternal, ekspor nonmigas meningkat pada Februari 2025 ditopang terutama komoditas minyak kelapa sawit dan kendaraan bermotor.

Secara sektoral, lapangan usaha pertanian diprakirakan meningkat didorong panen raya, sedangkan sektor pertambangan dan industri pengolahan melambat dipengaruhi permintaan eksternal yang menurun. Dengan berbagai perkembangan tersebut, Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi 2025 tetap baik dalam kisaran 4,7-5,5%.

Ke depan, Bank Indonesia terus mengoptimalkan bauran kebijakannya untuk tetap menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Stimulus kebijakan makroprudensial dan akselerasi digitalisasi transaksi pembayaran terus dioptimalkan sehingga bersinergi dengan stimulus fiskal Pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Bank Indonesia juga terus mendukung penuh implementasi program Asta Cita Pemerintah, termasuk untuk pembiayaan ekonomi, digitalisasi, serta hilirisasi dan ketahanan pangan.

Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap baik dan mendukung ketahanan eksternal. Surplus neraca perdagangan berlanjut pada Februari 2025 sebesar 3,1 miliar dolar AS, setelah pada Januari 2025 mencatat surplus 3,5 miliar dolar AS.

Sementara itu, aliran masuk modal asing ke instrumen keuangan domestik membaik pada Maret 2025. Aliran modal asing ke SBN dan SRBI pada Maret 2025 (hingga 17 Maret 2025), mencatat net inflows masing-masing sebesar 0,2 miliar dolar AS dan 0,1 miliar dolar AS sejalan imbal hasil yang menarik dan prospek perekonomian yang tetap baik.

Sementara itu, aliran modal ke saham selama Maret 2025 mencatat net outflows 0,3 miliar dolar AS sejalan dengan perkembangan di pasar saham regional. Dengan perkembangan ini, investasi portofolio 2025 sejak awal tahun hingga 17 Maret 2025, mencatat net inflows  0,8 miliar dolar AS didorong inflows pada SBN dan SRBI.

Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Februari 2025 tetap tinggi sebesar 154,5 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,6 bulan impor atau 6,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Secara keseluruhan, defisit NPI pada 2025 diprakirakan tetap sehat seiring dengan surplus transaksi modal dan finansial yang berlanjut didukung imbal hasil investasi yang tetap menarik dan defisit transaksi berjalan yang terjaga dalam kisaran defisit 0,5% sampai dengan 1,3% dari PDB.

Nilai tukar Rupiah tetap terkendali didukung oleh kebijakan stabilisasi Bank Indonesia. Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS pada Maret 2025 (hingga 18 Maret 2025) menguat sebesar 0,94% (ptp) setelah pada Februari 2025 melemah 1,69% (ptp), dipengaruhi berkurangnya aliran masuk modal asing ke saham regional termasuk Indonesia, sejalan dengan ketidakpastian global.

Tetap stabilnya nilai tukar Rupiah sejalan dengan konsistensi kebijakan stabilisasi Bank Indonesia. Rupiah yang terkendali juga tecermin pada Rupiah yang relatif stabil bila dibandingkan dengan kelompok mata uang negara berkembang mitra dagang utama Indonesia, dan tetap lebih kuat terhadap kelompok mata uang negara maju di luar dolar AS.

Ke depan, nilai tukar Rupiah diprakirakan stabil didukung komitmen Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, imbal hasil yang menarik, inflasi yang rendah, dan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap baik.

Seluruh instrumen moneter akan terus dioptimalkan, termasuk penguatan strategi operasi moneter pro-market melalui optimalisasi instrumen SRBI, SVBI, dan SUVBI, untuk memperkuat efektivitas kebijakan dalam menarik aliran masuk investasi portofolio asing dan mendukung stabilitas nilai tukar Rupiah.

Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Februari 2025 tetap rendah dan mendukung stabilitas perekonomian. IHK pada Februari 2025 mengalami deflasi sebesar 0,09% (yoy), terutama dipengaruhi oleh dampak positif implementasi kebijakan diskon tarif listrik untuk rumah tangga dengan daya terpasang listrik < 2.200 VA sehingga mendorong komponen administered prices (AP) mengalami deflasi 9,02% (yoy).

Sementara itu, inflasi inti tetap terkendali pada level 2,48% (yoy) sejalan dengan konsistensi suku bunga kebijakan Bank Indonesia (BI-Rate) untuk mengarahkan ekspektasi inflasi. Inflasi kelompok volatile food (VF) melambat 0,56% (yoy) didukung oleh sinergi erat Bank Indonesia bersama TPIP dan TPID melalui GNPIP di berbagai daerah. Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi IHK tetap terkendali dalam sasaran 2,5±1%.

Inflasi inti diprakirakan terjaga seiring ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam sasaran, kapasitas perekonomian yang masih besar dan dapat merespons permintaan domestik, imported inflation yang terkendali sejalan dengan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia, serta dampak positif berkembangnya digitalisasi. Inflasi VF diprakirakan terkendali didukung oleh sinergi pengendalian inflasi Bank Indonesia dan Pemerintah Pusat dan Daerah.

Strategi dan instrumen operasi moneter pro-market terus diperkuat untuk mendukung stabilisasi nilai tukar Rupiah dan pencapaian sasaran inflasi. Sebagai upaya pendalaman pasar uang dan pasar valas, serta mendorong aliran masuk modal asing ke pasar keuangan dalam negeri,.

Instrumen moneter pro-market SRBI, SVBI, dan SUVBI terus dioptimalkan. Hingga 17 Maret 2025, posisi instrumen SRBI, SVBI, dan SUVBI masing-masing tercatat sebesar Rp892,36 triliun, 2,30 miliar dolar AS, dan 320 juta dolar AS.

Kepemilikan nonresiden dalam SRBI per tanggal 17 Maret 2025 mencapai Rp232,41 triliun (26,05% dari total outstanding). Implementasi dealer utama (primary dealer) sejak Mei 2024 juga makin meningkatkan transaksi SRBI di pasar sekunder dan repurchase agreement (repo) antarpelaku pasar, sehingga memperkuat efektivitas instrumen moneter dalam stabilisasi nilai tukar Rupiah dan pengendalian inflasi.

Bank Indonesia juga melakukan pembelian SBN dari pasar sekunder untuk memperkuat operasi moneter yang mencerminkan sinergi erat antara kebijakan moneter dan kebijakan fiskal Pemerintah.

Selama tahun 2025 (hingga 18 Maret 2025), Bank Indonesia telah membeli SBN sebesar Rp70,74 triliun, yaitu melalui pasar sekunder sebesar Rp47,31 triliun dan pasar primer dalam bentuk Surat Perbendaharaan Negara (SPN), termasuk syariah, sebesar Rp23,43 triliun.

Ke depan, berbagai inovasi instrumen yang telah diterbitkan akan dioptimalkan guna terus memperkuat ketahanan eksternal ekonomi Indonesia dan meningkatkan efektivitas transmisi kebijakan moneter.

Transmisi kebijakan moneter berjalan baik, terutama ke pasar uang. Sejalan dengan penurunan BI-Rate pada Januari 2025 dan operasi moneter yang ditempuh Bank Indonesia, penurunan suku bunga pasar uang (INDONIA) berlanjut sehingga menjadi 5,79% pada 18 Maret 2025 dari semula sebesar 6,03% pada awal Januari 2025.

Suku bunga SRBI untuk tenor 6, 9, dan 12 bulan tanggal 14 Maret 2025 juga menurun, namun tetap tercatat menarik untuk mendukung aliran masuk modal asing, yakni masing-masing dari 7,16%; 7,20%; dan 7,27% pada awal Januari 2025 menjadi 6,32%; 6,37%; dan 6,40%.

Imbal hasil SBN tenor 2 tahun per 18 Maret 2025 juga tetap menarik meskipun menurun, dari 6,96% menjadi 6,51%, sementara imbal hasil SBN tenor 10 tahun meningkat dari 6,98% menjadi 7,00%.

Sementara itu, suku bunga perbankan tetap rendah ditopang oleh likuiditas perbankan yang memadai sejalan dengan implementasi penguatan KLM dan publikasi transparansi SBDK. Kondisi tersebut pada gilirannya mampu meningkatkan efisiensi pembentukan suku bunga perbankan yang makin baik sehingga mendukung penyaluran kredit perbankan.

Suku bunga deposito 1 bulan dan suku bunga kredit pada Februari 2025 tercatat masing-masing sebesar 4,79% dan 9,21%, relatif stabil dibandingkan dengan level pada bulan sebelumnya.

Kredit perbankan tetap tinggi untuk mendukung upaya mendorong pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan kredit mencapai 10,30% (yoy) pada Februari 2025, didorong oleh sisi penawaran dan permintaan.

Dari sisi penawaran, pertumbuhan kredit ditopang oleh realokasi alat likuid ke kredit oleh perbankan yang masih berlanjut, dukungan pendanaan dari pertumbuhan DPK yang terus mencatatkan tren positif sejak 2025, serta ketersediaan likuiditas yang tetap baik sejalan dengan implementasi penguatan KLM.

Hingga minggu kedua Maret 2025, Bank Indonesia telah memberikan insentif KLM sebesar Rp291,8 triliun, masing-masing kepada kelompok bank BUMN sebesar Rp125,7 triliun, BUSN sebesar Rp132,8 triliun, BPD sebesar Rp27,9 triliun, dan KCBA sebesar Rp5,4 triliun.

Secara sektoral, insentif tersebut disalurkan kepada sektor-sektor prioritas yakni pertanian, real estate, perumahan rakyat, konstruksi, perdagangan dan manufaktur, transportasi, pergudangan, pariwisata dan ekonomi kreatif, serta UMKM, Ultra Mikro, dan hijau.

Dari sisi permintaan, pertumbuhan kredit didukung oleh kinerja penjualan korporasi yang masih tumbuh positif. Berdasarkan kelompok penggunaan, pertumbuhan kredit investasi, kredit modal kerja, dan kredit konsumsi, masing-masing sebesar 14,62% (yoy), 7,66% (yoy), dan 10,31% (yoy). Pembiayaan syariah tumbuh sebesar 9,15% (yoy), sementara kredit UMKM tumbuh 2,51% (yoy).

Ke depan, Bank Indonesia akan turut mendorong pertumbuhan kredit melalui berbagai kebijakan makroprudensial yang akomodatif sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, termasuk mengoptimalkan kenaikan KLM dari paling besar 4% menjadi sampai dengan 5% dari DPK yang berlaku mulai 1 April 2025.

Peningkatan KLM sebesar 1% tersebut akan semakin mendorong kredit/pembiayaan perbankan kepada sektor-sektor prioritas pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja sejalan dengan program Asta Cita Pemerintah.

Ketahanan perbankan tetap kuat mendukung stabilitas sistem keuangan. Likuiditas perbankan memadai, tecermin dari rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) pada Februari 2025 yang tinggi sebesar 26,32%. Dari sisi permodalan, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan pada Januari 2025 tercatat tinggi sebesar 27,01%.

Kualitas kredit juga tetap sehat tecermin pada rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) perbankan pada Januari 2025 yang terjaga rendah, sebesar 2,18% (bruto) dan 0,79% (neto). Secara keseluruhan ketahanan perbankan yang tetap kuat dalam menghadapi berbagai risiko tecermin pada tetap baiknya hasil stress-test yang dilakukan Bank Indonesia, serta ditopang oleh kemampuan membayar dan profitabilitas korporasi yang terjaga.

Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi kebijakan bersama KSSK dalam memitigasi berbagai risiko yang dapat mengganggu ketahanan perbankan dan stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan.

Kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital pada Februari 2025 tetap tumbuh didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal. Dari sisi transaksi, pembayaran digital[1] mencapai 3,38 miliar transaksi atau tumbuh 31,21% (yoy) pada Februari 2025 yang didukung oleh seluruh komponennya.

Volume transaksi pada aplikasi mobile dan volume transaksi pada internet terus meningkat masing-masing tumbuh sebesar 32,22% (yoy) dan 16,51% (yoy) pada Februari 2025. Demikian pula, volume transaksi pembayaran digital melalui QRIS tetap tumbuh tinggi sebesar 163,32% (yoy) pada Februari 2025 didukung peningkatan jumlah pengguna dan merchant.

Dari sisi infrastruktur, volume transaksi ritel yang diproses melalui BI-FAST mencapai 330,08 juta transaksi atau tumbuh 75,82% (yoy) dengan nilai mencapai Rp858,27 triliun pada Februari 2025. Volume transaksi nilai besar yang diproses melalui BI-RTGS meningkat sebesar 4,66% (yoy) menjadi 807,18 ribu transaksi dengan nilai Rp14.749,90 triliun pada Februari 2025. Sementara itu, dari sisi pengelolaan uang Rupiah, Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) tumbuh 9,79% (yoy) menjadi Rp1.112,22 triliun pada Februari 2025.

Stabilitas sistem pembayaran tetap terjaga, ditopang oleh infrastruktur yang stabil dan struktur industri yang sehat. Dari sisi infrastruktur, stabilitas sistem pembayaran tecermin pada penyelenggaraan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (SPBI) yang lancar dan andal serta kecukupan pasokan uang dalam jumlah dan kualitas yang memadai pada Februari 2025. Dari sisi struktur industri, interkoneksi antarpelaku dalam sistem pembayaran terus menguat diikuti oleh ekosistem Ekonomi Keuangan Digital (EKD) yang meluas.

Transaksi pembayaran berbasis Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP) juga meningkat sejalan dengan perluasan tingkat adopsi. Ke depan, Bank Indonesia akan terus memastikan ketersediaan, keandalan, dan keamanan SPBI serta sistem pembayaran industri, termasuk memantau keandalan sistem peserta dalam memberikan pelayanan transaksi sistem pembayaran selama periode libur Ramadan dan Idulfitri 1446 H.

Bank Indonesia terus menjaga ketersediaan uang Rupiah dalam jumlah yang cukup dengan kualitas yang layak edar di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), termasuk daerah Terdepan, Terluar, Terpencil (3T) dan selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2025.

Fay



Sejumlah awak media di Batam saat berada di Kantor BP Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Penyidik Ditreskrimsus Polda Kepri dikabarkan mengamankan seorang pejabat Badan Pengusahaan (BP) Batam pada Rabu (19/3/2025) pagi.

Berdasarkan informasi dilapangan, seorang pejabat BP Batam inisial FAP diamankan terkait dugaan kasus tindak pidana korupsi proyek Revitalisasi kolam dermaga utara, Pelabuhan Terminal Batu Ampar, Kota Batam.

Adapun dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukannya yaitu sekitar Rp 75,5 Miliar TA 2021 sampai 2022 yang diduga melibatkan BS/KPA/ Direktur Umum BP Batam dan AM/PPK.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad saat dikonfirmasi membenarkan kasus tindak pidana korupsi tersebut.

"Kasus ini sejak tahun 2021. Sudah ada beberapa orang yang diamankan. Ini berdasarkan konfirmasi saya dengan Dirkrimsus Polda Kepri Kombes Pol Silvester," kata Pandra.

Lanjutnya, saat ini penyidik Polda Kepri masih melakukan penggeledahan di Kantor BP Batam.

"Saat ini prosesnya masih berjalan dan tengah melakukan penggeledahan di BP Batam," pungkasnya.

Pantauan dilapangan, penyidik Ditreskrimsus Polda Kepri masih melakukan pemeriksaan di Kantor BP Batam.

Hingga berita ini diturunkan, Humas BP Batam belum memberikan keterangan resmi terkait penggeledahan kantor BP Batam oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Kepri.

Fay


Keluarga Besar Yayasan Jantung Indonesia Kota Batam foto bersama saat bukber di Golden Prawn Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Tradisi buka bersama (bukber) tak pernah lepas dari momen Ramadan di Indonesia. Ini adalah momen berharga di mana umat Muslim bersama-sama menikmati makanan dan minuman setelah seharian berpuasa.

Fenomena ini pun turut menarik perhatian banyak kalangan, tak terkecuali sebagaimana yang dilakukan oleh Keluarga Besar Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kota Batam.

Sebanyak 100 an anggota Keluarga Besar Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kota Batam, antusias mengikuti acara buka bersama yang dilaksanakan di Restoran Seafood Golden Prawn Batam pada, Selasa (18/3/2025).


Tampak hadir dalam kegiatan itu, Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kota Batam, Haryanto S.Pd., M.H beserta istri tercinta, Sekretaris YJI Kota Batam, Akmal S.Pd, Bendahara YJI dan seluruh pengurus dan anggota YJI Batam serta KJS se Kota Batam.

Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kota Batam, Haryanto S.Pd., M.H mengatakan, kegiatan ini merupakan starting awal kegiatan di kepengurusan Yayasan Jantung Indonesia Kota Batam yang baru yakni periode 2025-2030, yang sudah di SK kan pada tanggal, 13 Maret 2025 yang dilakukan oleh pengurus YJI Cabang Utama Kepri.


"Bukber ini starting kegiatan kepengurusan YJI Batam yang baru, yang sudah di SK kan oleh pengurus YJI Cabang Utama Kepri, Bu Weni," sebutnya.

Menurutnya, Bukber atau singkatan dari buka bersama, adalah tradisi masyarakat Indonesia yang dilakukan ketika bulan Ramadan tiba. Aktivitas ini tidak hanya memiliki makna simbolis, tetapi juga membawa berbagai manfaat bagi individu dan masyarakat secara keseluruhan.

Lebih lanjut Haryanto mengatakan, aktivitas ini dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan perasaan bahagia karena berbagi momen spesial dengan orang-orang terdekat.


"Berbuka puasa bersama tidak hanya memberikan manfaat fisik dengan mengembalikan energi  setelah berpuasa, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan mental dan emosional," ujar Haryanto disela-sela kegiatan.

Haryanto menambahkan, bukber ini juga sekaligus sebagai ajang untuk memperkuat tali silaturahmi antar seluruh anggota Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kota Batam beserta Klub-klub Jantung Sehat se Kota Batam.

"Bukber ini sekaligus ajang silaturahmi antar seluruh anggota YJI Batam. Dimana, dengan kesibukan masing-masing anggota terkadang ada yang sudah setahun tidak bertemu. Nah, di acara bukber ini kita mempertemukannya kembali," sebutnya.


Dia berharap, melalui kegiatan bukber ini akan terjalin rasa kekeluargaan dan persaudaraan yang semakin kuat antar seluruh anggota Yayasan Jantung Indonesia Kota Batam.

"Semoga dengan bukber ini rasa persaudaraan antar seluruh anggota YJI Batam semakin kuat dan solid, sehingga tidak mudah digoyahkan oleh pihak manapun," imbuhnya.

Masih menurut Haryanto, menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah sekaligus momen untuk saling memaafkan, dia berharap hubungan silaturahmi antar seluruh anggota semakin baik, khususnya kepada pengurus semakin paham terhadap tupoksinya masing-masing.

"Dengan momentum Idul Fitri ini mari kita tingkatkan rasa persaudaraan dan hubungan tali silaturahmi. Dan, saatnya juga sekarang kita tingkatkan lagi tatanan Yayasan Jantung Indonesia Kita Batam ini," harapnya.

Senada, Sekretaris YJI Kota Batam, Akmal S.Pd menambahkan, dengan adanya kegiatan seperti ini selain untuk memperkuat tali silaturahmi sekaligus juga untuk mendekatkan hubungan antar pengurus yang baru terbentuk.

"Inikan kepengurusan yang baru di YJI Kota Batam. Artinya, kita juga akan berbicara mengenai program-program kedepan yang akan kita lakukan yakni mempersiapkan pelantikan pengurus," ucap Akmal usai kegiatan.

Dia berharap, kepada seluruh pengurus dan anggota serta seluruh KJS yang ada se kota Batam untuk bersama-sama menyatukan persepsi untuk memajukan YJI khususnya di Kota Batam yang sama-sama kita cintai ini.

"Dengan kebersamaan, tidak ada yang tidak mungkin. Insya Allah, YJI Kota Batam kedepan semakin maju dan semakin besar di kota Batam," pungkasnya.

Fay



Kepala BPJS Kesehatan Cabang Batam : Harry Nurdiansyah.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: BPJS Kesehatan terus menunjukkan komitmennya untuk memastikan bahwa seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap bisa mengakses pelayanan, baik layanan administrasi kepesertaan JKN maupun layanan kesehatan selama libur Lebaran 2025.

Kebijakan khusus ini diambil guna mengantisipasi potensi kendala akses pelayanan di masa liburan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti mengatakan untuk mengakomodir berbagai kebutuhan peserta, BPJS Kesehatan juga menerapkan piket layanan baik di kantor cabang maupun layanan di Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA).

Di kantor cabang, BPJS Kesehatan menerapkan piket dimulai dari tanggal 28 Maret, 2, 3, 4 dan 7 April 2025, mulai pukul 08.00 - 12.00 waktu setempat. Selain itu, pada layanan PANDAWA dapat diakses oleh peserta setiap hari selama 24 jam.

"Adapun jenis layanan yang masih dapat dimanfaatkan oleh peserta di antaranya layanan informasi, layanan administrasi, hingga layanan pengaduan. Apabila peserta ingin mengakses layanan digital, peserta juga bisa mengakses melalui Aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 165, hingga website resmi BPJS Kesehatan," kata Ghufron pada Konferensi Pers Pelayanan Mudik Lebaran Tahun 2025, Rabu (19/03/2025).

Ghufron mengungkapkan dengan prinsip portabilitas yang diterapkan dalam Program JKN, peserta dapat memperoleh layanan kesehatan di mana saja dan kapan saja, tidak terbatas pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat mereka terdaftar.

Artinya, bagi peserta yang menjalani mudik lebaran, tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang diperlukan, termasuk saat hari raya Lebaran.

"Di masa libur lebaran, apabila peserta berada di luar daerah tempat asalnya, peserta masih dapat mengakses di fasilitas kesehatan yang bukan tempat dirinya terdaftar. Jika peserta dalam kondisi kegawatdaruratan medis, seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta," jelas Ghufron.

Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Lily Kresnowati menambahkan penjaminan dan prosedur pelayanan terhadap pasien gawat darurat peserta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Apabila peserta mengalami kendala saat mengakses layanan di fasilitas kesehatan, peserta dapat menghubungi
Petugas Pemberi Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP).

Khusus di rumah sakit, BPJS Kesehatan
juga telah menghadirkan Petugas BPJS SATU! (Siap Membantu) untuk mempermudah dalam mengakses informasi pelayanan.

Sementara itu, selama libur lebaran, ketentuan pelayanan obat Program Rujuk Balik (PRB) tetap mengacu pada kebijakan pelayanan kesehatan di FKTP. Apabila jadwal pengambilan obat PRB jatuh pada masa libur lebaran, maka jadwal dapat disesuaikan menjadi lebih awal maksimal tujuh hari sebelum persediaan obatnya habis.

"Namun harus tetap dipastikan bahwa status kepesertaan JKN peserta harus aktif. Jika status kepesertaan JKN-nya tidak aktif karena adanya tunggakan iuran, peserta diharapkan untuk melunasi tunggakan tersebut. Apabila peserta merasa berat untuk melunasi tunggakan sekaligus, peserta bisa memanfaatkan Program New
Rencana Iuran Bertahap BPJS Kesehatan (REHAB) 2.0 yang terdapat di Aplikasi Mobile JKN. Selain itu, BPJS  Kesehatan juga telah bekerjasama dengan satu juta kanal pembayaran yang memudahkan peserta dalam melakukan pembayaran iuran JKN," tambah Lily.

Dalam mengantisipasi arus mudik yang tinggi, BPJS Kesehatan juga telah menyiapkan Posko Mudik di tujuh titik dan satu titik Posko Arus Balik padat pemudik. Posko ini tidak hanya memberikan pelayanan kepesertaan JKN, tetapi juga siap menangani keadaan darurat dengan menyediakan obat-obatan dan rujukan medis apabila diperlukan.

Adapun titik posko yang dihadirkan BPJS Kesehatan pada masa libur lebaran yaitu Terminal Pulo Gebang Jakarta, Rest Area Tol Ungaran Km 429, Terminal Purabaya Sidoarjo, Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Pelabuhan Merak Banten, Rest Area Tol Cipularang Km 88A Purwakarta, Rest Area Tol Cipali Km 166A
Majalengka dan Posko Arus Balik terdapat di Rest Area Tol Cipali Km 164B Majalengka.

"Harapannya, komitmen yang ditunjukkan BPJS Kesehatan pada masa libur lebaran ini juga didukung oleh seluruh mitra fasilitas kesehatan. Dengan terbukanya akses bagi peserta dalam mendapatkan pelayanan di masa libur lebaran, diharapkan fasilitas kesehatan juga berkomitmen dalam memberikan pelayanan yang optimal bagi seluruh peserta, termasuk bagi mereka yang tengah menjalani mudik lebaran," tutupnya.

Fay



Panitia SC dan OC Musda ke VII BPD HIPMI Kepri foto bersama.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dengan berakhirnya masa jabatan Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Kepulauan Riau periode 2021-2024 yakni Ketum Sari Dwi Mulyawati, BPD HIPMI Provinsi Kepulauan Riau akan menyelenggarakan Rangkaian Kegiatan Musyawarah Daerah (MUSDA) BPD HIPMI Provinsi Kepri yang ke VII.

Hal tersebut disampaikan Ketua Steering Committee (SC) Dr. Rachmad Chartady, S.E., M.Ak didampingi Dwi Eko Pramono Ketua Organizing Committee (OC) dan Sudjiman Ali, SE, anggota OC, di Kantor Sekretariat HIPMI Provinsi Kepri, Selasa (18/3).

Ketua Steering Committee (SC) Dr. Rachmad Chartady, S.E., M.Ak mengatakan, musda yang akan dilaksanakan nanti bertemakan "Optimalisasi Pengusaha Muda Daerah Menuju Indonesia Emas 2045”,

"Di era menuju Indonesia emas 2045 sekarang ini pengusaha harus cerdas dan tangguh menentukan langkah untuk mempertahankan dan memajukan bisnisnya. Tidak hanya itu HIPMI Kepri ingin menjadi bagian yang bisa menginspirasi Masyarakat khususnya pengusaha muda agar menjadi garda terdepan dalam menuju Indonesia emas 2045," ucap Rachmad kepada sejumlah media saat press conference di Kantor Sekretariat HIPMI Kepri di Batam Center, Selasa (18/3/2025).

Adapun syarat umum Bakal Calon Ketua Umum (Balontum) Kepri antara lain Ber KTA HIPMI dimana data tersebut sudah masuk database nasional dengan aplikasi HIPMIGO, surat Pencalonan sebagai Ketua Umum BPD HIPMI KEPRI, surat pernyataan setia kepada cita-cita, usaha dan tujuan HIPMI, surat Pernyataan mematuhi norma, etika dan disiplin organisasi.

Selanjutnya, surat pernyataan tidak dalam keadaan terpidana atau dinyatakan pailit oleh keputusan pengadilan, surat Keterangan telah memenuhi kewajiban membayar Uang Pangkal / Iuran Keanggotaan dari BPD HIPMI KEPRI.

Kemudia, harus mendapatkan surat keterangan pernah atau sedang menjadi fungsionaris di Badan Pengurus Daerah Periode 2021-2024 dan pernah atau sedang menjadi fungsionaris di badan pengurus cabang serta telah menjadi anggota aktif  HIPMI lebih dari tiga tahun satu periode kepengurusan.

Syarat Khusus untuk Bakal Calon Ketua Umum harus mendapatkan surat rekomendasi minimal dua rekomendasi dari Badan Pengurus Cabang (BPC).

Syarat lainnya yang mutlak yaitu, usia tidak lebih dari 41 tahun pada saat MUSDA yakni lampirkan identitas diri KTP dan AKTE LAHIR), sudah Mengikuti DIKLATDA BPD HIPMI KEPRI atau DIKLATDA dari Daerah Lain seperti Lampirkan Sertifikat + Dokumentasi, pas photo warna 4x6  sebanyak dua lembar dengan latar merah dan pakai jas.

"Melampirkan CV, membayar biaya pendaftaran bakal caketum senilai Rp 250 juta melalui setor Tunai/ Cash ke Sekretariat BPD HIPMI KEPRI. Jadi pembayarannya secara bertahap, saat pendaftaran menyetor sebezar Rp150 juta, sisanya pas pengembalian fomulir Rp100 juta," terangnya.

Semua persyaratan Balontum diserahkan kepada SC MUSDA VII BPD HIPMI KEPRI paling lambat tanggal 27 Maret 2025.

Masih kata Rachmad MUSDA VII BPD HIPMI Provinsi Kepri akan dihadiri oleh 7 Kota Kabupaten BPC HIPMI Se Kepri sebagai persyaratan untuk memilih dan mendapatkan hak suara dalam MUSDA, BPC harus memiliki SK masih aktif, telah melaksanakan Diklatcab, Rakercab, Forbis dan persyaratan lainnya di daerah kota atau kabupaten masing-masing .

Sementara, Ketua Organizer Committee Dwi Eko Pramono MUSDA ke VII HIPMI Prov Kepri  menyampaikan tahapan-tahapan menuju MUSDA VII BPD HIPMI Provinsi Kepri. Dimana tanggal 14 Februari sudah dibentuk panitia. Kemudian, persiapan MUSDA Kepri ke VII tanggal 15 Februari, pengumuman tahapan MUSDA Kepri tanggal 18 Maret 2025.

"Tahapan selanjutnya pengambilan fomulir dari tanggal 20-24 Maret bertempat di Sekretariat BPD HIPMI Kepri. Kemudian di tanggal 25-27 Maret pengembalian fomulir di Sekretariat. Dilanjutkan dengan verifikasi berkas dan penetapan Balon Caketum sekaligus nomor urut di tanggal 28 Maret. Untuk lokasi pelaksanaan MUSDA VII BPD HIPMI KEPRI di antara dua lokasi Raddisson atau JW Marriot di tanggal 26 april 2025," ujar Eko mengakhiri.

Fay



Tembus 30 Kg, Produk Deposito Emas Pegadaian Kanwil Pekanbaru Jadi Pilihan Investasi Terbaik.

BATAM|KEPEIAKTUAL.COM: PT Pegadaian Kanwil Pekanbaru catat Omset Deposito Emas sebanyak 32 Kg dengan persentase target sebesar 94 persen, pada triwulan I tahun 2025 setelah diresmikannya PT Pegadaian sebagai Bank Emas Pertama (Bullion Service) dengan layanan diantaranya simpanan emas, pembiayaan/pinjaman emas, titipan emas dan perdagangan emas.

Setelah diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto, animo Masyarakat terhadap layanan Bank Emas Pegadaian semakin meningkat, khususnya untuk layanan Deposito Emas Pegadaian melonjak naik hingga tembus 32 Kilo dalam kurun waktu 15 Hari sejak diresmikannya.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil Pekanbaru Eko Supriyanto mengatakan minat Masyarakat untuk berinvestasi emas saat ini cenderung naik, ini disebabkan lonjakan harga emas dunia.

”Alhamdulillah pencapaian produk deposito emas pegadaian untuk kantor wilayah Pekanbaru mencapai 32 kilo dari target 34 kilo dalam kurun waktu 2 lebih kurang 2 minggu, ini merupakah Langkah baik Dimana saat ini Masyarakat paham tentang investasi emas,” ujar Eko Supriyanto, Selasa (18/3/2025).

Ditargetkan pertumbuhan bisnis Emas Pegadaian Kanwil Pekanbaru akan terus meningkat.” Masyarakat jangan salah memilih investasi, yang jelas-jelas saja seperti investasi emas pegadaian ada beberapa produk yang bisa digunakan seperti Tabungan emas, Cicil Emas dan Cetak Emas serta tidak ketinggalan Deposito Emas.

Masyarakat saat ini bisa memanfaatkan produk Deposito Emas yang bisa diakses melalui aplikasi Pegadaian Digital Service versi terbaru, manfaat yang diterima berupa bagi hasil dari saldo Tabungan Emas yang telah dimiliki minimal 5 gram dengan persentase bagi hasil sebesar 1% per Tahun," tambahnya.

Mulai sekarang masyarakat bisa mudah untuk menabung dengan berbagai layanan yang telah disedikan oleh Pegadaian selaku perusahaan jasa keuangan pertama yang telah mengantongi izin, mejalankan kegiatan usaha bullion yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada akhir Desember 2024 dan telah resmi menjadi Bank Emas Pertama di Indonesia.

Fay


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.