Istimewa

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM:  Power Wheeling sebuah konsep yang telah lama dikenal dalam struktur liberalisasi pasar ketenagalistrikan, kini menjadi sorotan tajam dalam perdebatan kebijakan energi Indonesia. Skema yang menciptakan mekanisme Mul/Buyer dan Mul/Seller (MBMS) ini memungkinkan pihak swasta dan negara untuk menjual energi listrik di pasar terbuka atau langsung ke konsumen akhir.

Power Wheeling terdiri dari dua jenis transaksi, yakni Wholesale Wheeling dan Retail Wheeling. Wholesale Wheeling terjadi keJka pembangkit listrik (baik milik swasta maupun negara) menjual energi listrik dalam jumlah besar ke perusahaan listrik atau konsumen di luar wilayah usahanya. Sementara itu, Retail Wheeling memungkinkan pembangkit listrik menjual energi listrik langsung ke konsumen akhir di luar wilayah operasinya.

Kedua model ini menggunakan jaringan transmisi dan distribusi sebagai "jalan tol" dengan skema open access, di mana semua pembangkit listrik dapat menggunakannya dengan membayar "Toll Fee". Saat ini konsep Power Wheeling masuk dalam Rancangan Undang-Undang Energi Baru dan Energi Terbarukan (RUU EBET) dengan skema sewa jaringan listrik dengan nama lain pemanfaatan bersama jaringan transmisi (PBJT).

Namun, penerapan Power Wheeling dipandang dapat menimbulkan dampak negaif signifikan, baik dari segi keuangan, hukum, teknis, maupun ketahanan energi nasional. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Serikat Pekerja (SP) PT PLN (Persero) Abrar Ali menganalisis dampak Power Wheeling berdasarkan berbagai perspekJf.

“Melalui skema sewa jaringan listrik dengan nama lain pemanfaatan bersama jaringan transmisi (PBJT) dalam Rancangan Undang-Undang Energi Baru dan Energi Terbarukan (RUU EBET). Bukan hanya berdasar pada kepentingan semata. Kita tetap menolak skema tersebut karena cacat secara hukum, konstitusi dan tidak berpihak pada ekonomi kerakyatan,” ungkap Abrar kepada media pada Kamis (12/9) di Kantor PLN Pusat.

Alasannya, ungkap Abrar, pertama, skema PBJT itu sangat bertentangan dengan konstitusi, Pasal 33 UUD 1945 yang mengamanatkan sektor strategis menyangkut hajat hidup orang banyak harus dikuasai negara. Dalam hal ini diwakili BUMN sebagai pengelola. Jika skema tersebut diterapkan, otomatis penguasaan negara tidak terpenuhi karena sebagian beralih kepada swasta. Kedua, Putusan MK No. 36/2012 yang menyebut pengelola hajat hidup rakyat tersebut adalah BUMN/PLN, bukan swasta.

Ketiga, Putusan MK No. Putusan 001-021-022/PUU-I/2003, menyatakan bahwa kebijakan pemisahan usaha penyediaan tenaga listrik dengan sistem unbundling (dalam UU No.20/2002) mereduksi makna dikuasai negara yang terkandung dalam Pasal 33 UUD 1945. Sehingga, sistem unbundling yang berisi skema tersebut juga inkonstusional, dan harus ditolak. Keempat, Putusan MK No.111/PUU-XIII/2015 menyatakan usaha ketenagalistrikan yang dilakukan secara kompetitif dan unbundling bertentangan dengan Pasal 33 UUD 1945.

Dijelaskan, listrik sebagai public utilities tidak bisa diserahkan ke mekanisme pasar bebas, karena para pihak mengambil keputusan berdasar pasokan dan permintaan. Hal yang sama juga bila ditinjau dari sisi aspek ekonomi dan sosial politik, skema tersebut sangat merugikan masyarakat.

“Pada Putusan MK No. 001-021-022/PUU-I/2003, menjelaskan dalam mekanisme pasar bebas yang diuntungkan adalah pemilik modal dan yang terjadi adalah kerugian sosial pada masyarakat. Hal ini dapat berarti negara tidak lagi memberikan proteksi kepada mayoritas rakyat yang hidup kekurangan secara ekonomi. Jelas skema tersebut sangat tidak Pancasilais,” ungkap Abrar.

Lebih lanjut Abrar menambahkan, penerapan skema PBJT tersebut jangan terlalu dipaksakan, karena akan sangat merugikan negara dan masyarakat Indonesia sendiri. Kajian-kajian akan besarnya kerugian bagi pemerintah dan masyarakat atas dampak PBJT tersebut sudah banyak dilakukan. Namun pemerintah tidak pernah menggubrisnya.

Masih menurut Abrar, dalam membuat sebuah undang-undang, ada sejumlah aspek yang harus dilalui, yaitu, perencanaan, penyusunan, pembahasan, pengesahan, dan pengundangan. Proses pembentukan UU EBET juga harus mengikuti tahapan ini dengan memuat azas-azas keterbukaan, demokrasi, akuntabilitas dan partisipasi publik, agar sesuai aturan hukum dan konstitusi.

“Seperti Pasal 27 ayat (1), Pasal 28, Pasal 28C ayat (2). Dan yang terpenting, Pasal 96 UU No.12/2011 (berubah jadi UU 15/2019) ayat (1): Masyarakat berhak memberi masukan secara lisan dan/atau tertulis dalam pembentukan UU. Ayat (2): Untuk memudahkan memberikan masukan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), setiap RUU harus dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat,” beber Abrar.

“Karena itu, baiknya soal pengesahan RUU EBET tersebut ditunda dulu sampai benar-benar meyakinkan memberikan manfaat bagi masyarakat. Jangan karena kepentingan sesaat atau suatu kelompok segala cara dihalalkan,” tandas Abrar.

Sejalan dengan itu, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) SP PT PLN Batam, Toni Yuliansyah juga menyuarakan hal serupa. Menurutnya skema Power Wheeling dalam Rancangan Undang-Undang Energi Baru Terbarukan (RUU EBT) dipandang sebagai upaya liberalisasi yang melanggar konstitusi, yang dapat mengurangi kontrol negara atas sektor strategis ini.

“Studi kasus di Filipina yang telah lebih dahulu menerapkan skema power wheeling dan privatisasi sektor ketenagalistrikan melalui Electric Power Industry Reform Act (Epira) pada tahun 2001. Pengalaman Filipina ini dapat menjadi pelajaran bagi Indonesia dalam merumuskan kebijakan Power Wheeling Sejak penerapan skema Power Wheeling di Filipina, harga listrik mengalami kenaikan sebesar 55%. Jika hal ini terjadi di Indonesia, masyarakat, terutama golongan ekonomi lemah, akan menghadapi beban finansial yang berat, terutama jika harga listrik ditentukan berdasarkan mekanisme pasar,” tutup Toni. (*)


Kepala Pemeriksaan Intern BP Batam, Imbuh Agustanto. (Foto: Dok. BP Batan)

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Satuan Pemeriksaan Intern BP Batam menggelar kegiatan Focus Group Discussion Gelar Hasil Pengawasan Intern Tahun 2024 dengan mengusung tema “Sinergitas Peningkatan Sistem Pengendalian Intern Untuk Menguatkan Fondasi Keuangan Negara Menuju Batam Kota Baru”.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, tanggal 12 dan 13 September 2024 di Hotel Four Points by Sheraton Ungasan, Bali.

Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 50 peserta yang merupakan pejabat dan pegawai dari 24 unit kerja di lingkungan BP Batam.

“FGD ini kami laksanakan untuk penyampaian informasi hasil pengawasan APIP, evaluasi atas temuan yang belum ditindaklanjuti, dan sosialisasi kebijakan pengawasan untuk pelaksanaan tata kelola pemerintah yang baik,” ujar Kepala Pemeriksaan Intern, Imbuh Agustanto.

Ia melanjutkan, FGD ini juga menjadi wadah diskusi untuk mendorong percepatan penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan di unit kerja BP Batam.

“Selain mempercepat tindak lanjut, kami harap kegiatan ini memberikan informasi terkait Tata Kelola dan Pengadaan Barang dan Jasa yang efektif dan efisien,” harapnya.

Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain mengatakan kegiatan merupakan salah satu wujud komitmen pimpinan dalam meningkatkan pengawasan dan pengendalian intern BP Batam.

“Komitmen ini akan kami jaga, tentunya sesuai dengan panduan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP),” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Alex turut menyerahkan apresiasi kepada 11 Unit Kerja yang telah menyelesaikan Tindak Lanjut dengan Progres 100 persen, antara lain:

1. Biro Humas, Promosi dan Protokol;
2. Biro Hukum dan Organisasi
3. Biro Keuangan;
4. Biro Sumber Daya Manusia;
5. Kantor Perwakilan BP Batam Jakarta;
6. Pusat Data dan Sistem Informasi;
7. Pusat Harmonisasi Kebijakan dan Manajemen Kinerja;
8. Direktorat Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal;
9. Direktorat Pengaman Aset;
10. Direktorat Pengelolaan Pertanahan; dan
11. Direktorat Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

“Saya ucapkan selamat kepada 11 Unit Kerja tersebut atas pencapaian dan penghargaannya. Kepada Unit Kerja lainnya saya harap dapat ditingkatkan lagi kinerjanya agar penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan rampung terlaksana,”

Selain penyerahan apresiasi, pada FGD ini juga diluncurkan Aplikasi B-Audit yang bertujuan untuk memudahkan Unit Kerja dalam melakukan Penyampaian Dokumen Tindak Lanjut.

Tranformasi manual menuju digital ini dikatakan Alex sebagai langkah konkret BP Batam dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pelaksanaan pengawasan untuk mendukung terciptanya pembangunan berkelanjutan menuju Batam Kota Baru.

“Kepada para pengguna aplikasi B-Audit yang telah ditunjuk berikan konstribusi yang terbaik agar mendukung percepatan penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan di masing-masing unit kerja,” pungkas Alex.

Kegiatan ini menghadirkan enam narasumber untuk memberikan pemaparan, diantaranya Kepala Auditorat V.A BPK RI, Arman Syifa; Pemeriksa Ahli Muda BPK RI, Reza Yushardiyansyah; Ahli Kontrak Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa BPK RI, Ahmad Feri Tanjung; Koordinator Perencanaan Analisis, Evaluasi dan Pelaporan Hasil Pengawasan Bidang Perekonomian dan Kemaritiman BPKP Pusat Jakarta, Jontigor Ferdinand Hutapea.

Kemudian Koordinator Pengawasan Kelompok Jabatan Fungsional Auditor Bidang Program; Pelaporan serta Pembinaan APIP Perwakilan BPKP Provinsi Bali, Tri Dasa Warsanto, dan Koordinator Pengawasan Kelompok Jabatan Fungsional Auditor Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Pusat Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Riau, Rudi Siswanto. (r)



Lahan pengganti warga Tembesi Tower di Sei Daun Piayu dilihat dari ketinggian.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Panbil Group, sebagai salah satu kelompok usaha yang tumbuh dan berkembang di Batam, memiliki tanggung jawab penting untuk senantiasa mendukung maju dan berkembangnya perekonomian di kota Batam, sebagaimana yang secara berkesinambungan dilakukan oleh Panbil Group selama lebih dari 30 tahun menjalankan kegiatan usaha di Batam.

Panbil Group melalui PT Tanjung Piayu Makmur (PT TPM) selaku unit usaha pengembang dan pengelola kawasan melakukan aktivitas persiapan untuk pembangunan kawasan industri di atas lahan seluas kurang lebih 100 hektar di Tembesi, Kecamatan Sagulung. 

Pengembangan ini telah direncanakan secara matang, dengan alokasi yang diperoleh dari BP Batam, selaku lembaga yang bertugas dan berwenang di bidang perizinan, pembinaan dan pengawasan kegiatan pengelolaan, pengembangan, dan pembangunan di kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Batam.

Setelah melengkapi seluruh persyaratan yang diperlukan, dengan pelaksanaan pengembangan diinisiasi di awal 2020, sampai dengan kegiatan pematangan lahan yang saat ini berlangsung.

Pengosongan lahan di Kawasan Industri Tembesi yang dilakukan oleh PT TPM pada tahun 2020 yang lalu telah dilakukan dengan cara persuasif, humanis dan pendekatan secara kekeluargaan kepada sekitar kurang lebih 800 KK yang terdampak. 

Meskipun ketiadaan legalitas kepemilikan lahan warga, termasuk warga Tembesi Tower, PT TPM memberikan pilihan pembebasan kepada warga terdampak berupa sagu hati dan/atau relokasi tempat tinggal yang telah disediakan di Sei Daun, Piayu.

“Saat ini relokasi tempat tinggal di Sei Daun, Piayu yang kami sediakan untuk warga Tembesi Tower di Piayu memiliki status siap huni," ungkap Direktur PT Tanjung Piayu Makmur, Anwar, Jum'at (13/9/2024).

Lebih lanjut Anwar mengatakan, sebanyak 565 Kaveling Siap Bangun (KSB) dan sekitar 60 persen atau 342 kaveling sudah dibagikan kepada warga yang telah pindah dari alokasi lahan PT. TPM termasuk Tembesi Tower. 

Sesuai dengan peruntukan permukiman, warga mendapatkan kepastian hukum berupa sertifikat lahan serta fasilitas pendukung seperti air, listrik serta tempat ibadah telah dipersiapkan untuk memudahkan warga beraktivitas sehari-hari.

Lokasinya yang strategis yaitu cukup dekat dengan Batu Aji, tersedianya pasar serta pertokoan yang berjarak sekitar 500 meter serta bangunan sekolah dan fasilitas umum lainnya diharapkan dapat mempermudah warga Tembesi Tower yang kini telah pindah ke lokasi ini. 

"Kami upayakan yang terbaik supaya warga yang tinggal mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik serta nyaman. Adapun kami juga memberikan kebebasan sebagian warga yang memilih mengambil sagu hati tanpa pindah ke Sei Daun dikarenakan pulang ke kampung halaman atau memilih tempat tinggal di lokasi yang lain. Kami harapkan informasi yang disampaikan ini dapat meluruskan muatan-muatan berita dengan materi dan jargon-jargon yang bersifat negatif dan tendensius, untuk mencegah berkembang dan timbulnya persepsi yang keliru di masyarakat,” jelas Anwar.
 
Selain itu pengembangan di kawasan tersebut telah direncanakan secara matang, dibawah pengawasan dan koordinasi BP Batam, pengembangan Kawasan yang dilakukan saat ini oleh PT TPM telah selaras dengan izin dan legalitas kegiatan pematangan lahan termasuk perizinan terkait status legalitas lahan, lingkungan hidup, dan kegiatan pematangan lahan hingga Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Batam yaitu sesuai peraturan daerah yang berlaku saat ini. 

Pengembangan kawasan dilakukan di dalam batas alokasi lahan yang diterbitkan oleh BP Batam yang berstatus peruntukan industri (bukan berstatus pemukiman atau Kampung Tua).
Panbil Group diberikan kepercayaan sebagai perusahaan yang secara konsisten setiap tahun berturut-turut selama satu dekade mendapatkan predikat Biru dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) yang diprakarsai oleh KLHK.

Artinya, Panbil Group telah melakukan upaya pengelolaan lingkungan yang disyaratkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

Sebagaimana diketahui, perusahaan penerima predikat PROPER Biru telah melalui proses pengujian yang kompleks, panjang, dan berjenjang  yang melibatkan berbagai tenaga ahli, akademisi, instansi pemerintah dan pemangku kepentingan yang melakukan pengumpulan data, evaluasi dan asesmen terhadap kinerja perusahaan di bidang pengelolaan air, udara, limbah, dan pelestarian lingkungan hidup, termasukkelengkapan fasilitas-fasilitas pengelolaan yang diperlukan untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup. 

Area Kawasan seluas kurang lebih 100 hektar ini rencananya akan dipergunakan untuk Kawasan Industri yang berfokus pada jenis industri elektronik yang diperkirakan akan membuka peluang kerja yang dapat menyerap sebanyak 30.000 tenaga kerja. 

Tentu saja hal ini dapat menjadi dampak positif bagi masyarakat Kota Batam dan sekitarnya.  Pihak PT Tanjung Piayu Makmur juga telah membidik para investor dari Singapura, Jepang, Jerman dan Amerika untuk berinvestasi di Kawasan Industri yang dirancang sebagai salah satu Kawasan Industri dengan konsep Eco Low-Carbon Industrial Park atau ramah lingkungan ini. Hal ini dipertegas oleh pihak PT TPM pada Kamis, 5 September 2024 yang lalu.

Fay


Ketua Umum IKSB Kota Batam, AKBP (Purn) H Muhammad Maryon foto bersama pengurus di PTUN Tanjungpinang.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Jajaran Pengurus Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB) Kota Batam didampingi Tim Hukum IKSB Batam Law Office, jemput bola ajukan diri sebagai Pihak Intervensi di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Tanjungpinang pada, Kamis (12/9/2024).

Hal itu dilakukan sebagai bentuk sikap perlawanan atas gugatan yang dilayangkan oleh Yayasan Pagaruyung terhadap Badan Pengusahaan (BP) Batam, setelah BP Batam resmi menarik lahan yang telah dialokasikan kepada Yayasan Pagaruyung, lalu memberikannya kembali kepada IKSB Kota Batam.

Ketua Umum IKSB Kota Batam, AKBP (Purn) H Muhammad Maryon sangat menyayangkan atas tindakan yang telah diambil oleh segelintir oknum yang mengatasnamakan diri sebagai pengurus di Yayasan Pagaruyung Batam.

"Selaku Ketum IKSB Batam, saya melihat Yayasan Pagaruyung ini aneh-aneh aja. Kenapa saya bilang aneh? Karena mereka melayangkan gugatan ke PTUN Tanjungpinang setelah BP Batam mengalokasikan kembali lahan tersebut ke IKSB Batam. Terus, kenapa harus di PTUN kan lagi," ujar Haji Maryon saat ditemui di Kantor Sekretariat IKSB Kota Batam, Kamis (12/9/2024).

Menurut Haji Maryon, seharusnya sebagai orang Minang yang ada di Batam sudah sepatutnya mereka senang karena BP Batam telah mengalokasikan kembali lahan tersebut ke Organisasi IKSB Kota Batam yang notabene merupakan wadah tempat berkumpulnya perantau asal Sumatera Barat di kota Batam.

Namun, kenyataan yang ada sekarang, setelah BP Batam mengalokasikan kembali lahan tersebut ke organisasi IKSB Batam, Yayasan Pagaruyung Batam malah menggugat BP Batam di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Tanjungpinang.

"Ada apa sebenarnya ini? Kenapa mereka mem PTUN kan BP Batam? Saya menduga ada rencana busuk yang telah mereka susun untuk menguasai kembali lahan itu," imbuhnya.

Maka dari itu lanjut Haji Maryon, dikarenakan objek yang menjadi sengketa atas munculnya gugatan itu adalah lahan yang telah dialokasikan kembali oleh BP Batam kepada IKSB Batam, maka perlu rasanya IKSB Batam mengajukan diri masuk sebagai Tergugat Intervensi di PTUN Tanjungpinang.

Di tengah perjuangannya mempertahankan lahan yang telah dialokasikan untuk IKSB Batam, Haji Maryon mendapatkan dukungan dan simpati dari seluruh masyarakat Minang yang ada di kota Batam, khususnya dari orang-orang Minang yang berprofesi sebagai advokat di kota Batam.

Para Advokat Minang itu dengan kompak menyatakan siap untuk mendedikasikan tenaga dan pikirannya untuk menjaga marwah orang Minang di kota Batam dibawah naungan Tim Hukum IKSB Batam Law Office. Tim tersebut siap membentengi lahan IKSB Batam dari gangguan dan ancaman pihak manapun.

"Muncul rasa memiliki dari warga asal Sumatera Barat yang ada di kota Batam, khususnya dari orang Minang yang berprofesi sebagai advokat. Mereka terpanggil untuk menjadi benteng sebagai penjaga marwah orang Minang di Batam dengan membentuk sebuah wadah yakni Tim Hukum IKSB Batam Law Office," jelas Haji Maryon.

Lanjutnya, Tim Hukum IKSB Batam Law Office terdiri dari orang-orang Minang yang berprofesi sebagai advokat di kota Batam diantaranya, Toto Sumito S.Si, S.H, M.H, CLA, CPA. Kemudian, Saidul Rasli Nasution S.H, M.H, Firdaus S.H, Saiful Badri S, S.H, M.H dan Arisal Fitra S.H 

"Mewakili seluruh warga Minang di kota Batam saya memberikan apresiasi dan mengucapkan ribuan terima kasih atas dibentuknya Tim Hukum IKSB Batam Law Offive," imbuhnya.

Masih menurut Purnawirawan Polri ini, dia menghimbau kepada seluruh masyarakat Sumatera Barat yang ada di kota Batam untuk bersama-sama mengawal proses hukum yang sedang berjalan ini supaya berjalan lancar.

"Mari sama-sama kita mengawal proses hukum yang sedang berjalan agar lancar. Apa yang sebenarnya menjadi hak kita, akan kembali ke kita," imbuhnya.

Senada, Sekretaris Umum IKSB Kota Batam, Indra Sudirman juga sangat menyayangkan atas tindakan yang telah diambil oleh pengurus Yayasan Pagaruyung Batam.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Yayasan Pagaruyung sah-sah saja. Namun, fakta yang ada saat ini lahan tersebut sudah sah dan resmi milik organisasi IKSB Batam. Hal itu dapat dibuktikan dengan telah dibayarnya Uang Wajib Tahunan oleh pengurus IKSB Batam.

"Uang Wajib Tahunannya sudah resmi kami bayarkan ke negara. Jadi apalagi yang mau mereka ributkan? Lahan tersebut sekarang sudah sah milik IKSB Batam," ujar Indra tegas.

Indra mengatakan, selama ini pihaknya sudah berupaya menutup-nutupi aib-aib yang terjadi di tubuh Yayasan Pagaruyung. Dan, sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa Yayasan Pagaruyung itu lahir dari rahimnya IKSB.

"Kalau kita flashback, Yayasan Pagaruyung itu lahir dari rahimnya IKSB. Jadi, ditariknya lahan yang sudah dikuasai Yayasan Pagaruyung oleh BP Batam, bukti dari ketidakmampuan yayasan dalam mengelola lahan tersebut," jelasmya.

Lanjut Indra, setelah BP Batam menarik lahan yang telah dialokasikan kepada Yayasan Pagaruyung, maka pengurus IKSB Batam dibawah kepemimpinan Ketua Umum IKSB Batam, AKBP (Purn) H Muhammad Maryon berupaya kembali meminta ke BP Batam agar lahan itu bisa diberikan kembali ke Organisasi IKSB Batam.

"Alhamdulillah, kami pengurus IKSB Batam telah berhasil meminta kembali lahan tersebut ke BP Batam. Dan, secepat kilat kami langsung mengurus legalitasnya," ucap Indra.

Kemudian, Indra juga menduga getolnya para pengurus Yayasan Pagaruyung melayangkan gugatan ke PTUN, disinyalir untuk menutupi ataupun berlindung dari dosa-dosanya dimasa lalu

"Kuat dugaan PTUN ini adalah sarana untuk berlindungnya para pengurus Yayasan Pagaruyung dari dosa-dosanya dimasa lalu," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Indra mengajak seluruh warga Minang yang ada di Kota Batam agar tidak mudah terpecah belah dengan isu-isu yang sengaja diciptakan untuk memecah belah persatuan dan kesatuan orang Minang yang ada di Batam.

"Mari kita jaga persatuan dan kesatuan di kota Batam ini agar tetap kondusif. Jangan mudah terpecah belah dengan isu-isu yang sengaja diciptakan oleh oknum-oknum yang ingin memecah belah kesatuan dan persatuan yang telah tercipta dengan baik selama ini di kota Batam," sebutnya

Sementara, salah seorang Tim Hukum IKSB Batam Law Office, Saiful Badri mengatakan sangat menyesalkan atas munculnya gugatan yang dilayangkan oleh Yayasan Pagaruyung di PTUN Tanjungpinang. 

Menurutnya, hal ini seharusnya tidak terjadi jikalau para orang-orang tua maupun para tokoh-tokoh minang yang ada di Batam saat ini, yang terlibat langsung dan mengetahui kronologis awal pengalokasian lahan dari Otorita Batam yang kini berganti nama menjadi BP Batam berpikir dan bersikap bijak dan berani angkat suara atas kisruh yang terjadi saat ini.

"Saya sangat menyayangkan hal ini bisa terjadi. Seharusnya para orang-orang tua kita dan juga tokoh-tokoh minang yang tahu persis kronologisnya angkat bicara atas polemik ini. Jangan diam saja," ujar Saiful tegas.

Kemudian, kenapa IKSB didorong untuk menjadi Tergugat Intervensi, dengan lugas Saiful mengatakan karena yang punya kepentingan itu adalah IKSB Kota Batam. Jadi wajar jika pihaknya mendorong IKSB Batam masuk menjadi Tergugat Intervensi atas gugatan yang dilayangkan Yayasan Pagaruyung Batam.

"Memang yang digugat mereka itu BP Batam. Tapi, konflik sebenarnya yakni Yayasan Pagaruyung tidak terima jika BP Batam mengalokasikan lahan yang sudah mereka terima ke IKSB Batam. Jadi jangan mereka memutarbalikan fakta yang sebenarnya," ungkap Saiful.

Selanjutnya, Saiful mengatakan bahwa dia mengetahui persis asal mula dialokasikannya lahan ke Yayasan Pagaruyung, dikarenakan saat itu IKSB Batam tidak memiliki legalitas yang lengkap.

"Dulu kan IKSB itu belum memiliki legalitas yang lengkap untuk mengajukan permohonan lahan. Makanya, atas kesepakatan bersama dibentuklah sebuah yayasan untuk melengkapi permohonan untuk diajukan ke Otorita Batam saat itu," sebut Saiful.

Namun, seiring berjalannya waktu, kenapa lahan yang seharusnya milik seluruh orang minang di kota Batam, di klaim sepihak dan menjadi milik Yayasan Pagaruyung? 

"Kenapa saya sekarang ikut terlibat dalam perjuangan mempertahankan lahan ini, karena ini perintah langsung dari Ketum IKSB Batam. Ketum menyatakan jika saat ini IKSB Batam sudah memiliki legalitas yang lengkap sebagai sebuah organisasi kemasyarakatan yang legal dan diakui oleh negara Indonesia. Dan lahan itu harus kembali lagi ke IKSB Batam, karena ini marwah orang minang," sebutnya.

Kenapa pihaknya tidak menginginkan lahan itu dikuasai oleh yayasan. Hal itu dikarenakan yayasan ini milik sejumlah oknum. Jika pengurus yayasan meninggal dunia, maka ahli waris yang akan meneruskan yayasan tersebut.

Namun, berbeda halnya jika lahan itu diberikan kepada organisasi dalam hal ini IKSB Kota Batam, pengurusnya di pilih dan diangkat berdasarkan Surat Keputusan (SK).

"Siapapun yang mempunyai SK dialah yang berwenang. Begitu juga jika seseoarang memegang akte yayasan, maka turun temurun dia yang berwenang. Itu yang kita hindari," tegasnya.

"Selama dua puluh tahun saya aktif di IKSB Batam, ada sebanyak tujuh kali saya menemui pihak yayasan. Dan, dari semua pertemuan yang saya lakukan itu, ada catatannya," ucapnya lagi.

Masih kata Saiful, pada pertemuan ke empat dengan pihak Yayasan Pagaruyung, pihak yayasan mengakui jika lahan ini memang milik IKSB Batam, dan sepakat akan menyerahkan semua dokumen - dokumennya ke IKSB Kota Batam.

"Namun, hingga kini domumen tersebut tak kunjung juga mereka berikan. Padahal pengurus Yayasan sudah menandatangai surat pernyataan diatas materai. Tapi mereka ingkari juga," ungkap Saiful dengan nada kesal.

Saiful menambahkan, para pengurus yayasan janganlah membuat kisruh dengan menggugat BP Batam. Kenyataannya, lahan itu tetap diberikan juga kepada orang-orang minang yang ada di kota Batam.

"BP Batam itu tidak ada mengurangi sedikitpun lahan milik orang-orang minang di kota Batam. Kenapa harus digugat," tanyanya.

Hal yang sama juga disampaikan Tim Hukum IKSB Batam Law Office lainnya, Arisal Fitra. Dia menambahkan hari ini (kemarin_red) merupakan agenda sidang kedua di PTUN Tanjungpinang atas gugatan lahan IKSB Kota Batam.

"Agendanya Sidang Kedua Dismisal antara Penggugat Pihak Yayasan Pagaruyung dengan Tergugat BP Batam," ujar Aris panggilan akrabnya.

Lebih lanjut Aris mengatakan, sesuai arahan langsung dari Ketum IKSB Kota Batam, AKBP (Purn) H Muhammad Maryon, pihaknya dari Tim Hukum IKsB Batam Law Office diminta untuk aktif dan maju memohon sebagai Para Pihak dalam gugatan tersebut.

"Alhamdulillah, walaupun sidangnya tertutup untuk umum, tapi kami tadi diterima dengan baik oleh majelis hakim," sebutnya.

Kemudian, setelah diterima dengan baik oleh majelis pihaknya juga sudah dilakukan pemeriksaan terkait dengan kepengurusan, dan siapa yang mewakili IKSB Batam.

"Kita sebagai Penasehat Hukum IKSB Batam sudah menyerahkan ke majelis hakim Akta Pendirian berikut dengan SK Kemenkumham. Mudah-mudahan dalam sidang berikutnya kita bisa menjadi Para Pihak dalam persidangan selanjutnya," imbuhnya.

Pihaknya berharap dalam sidang berikutnya yakni Sidang Ketiga, akan ada penetapan sekaligus IKSB Batam dijadikan Para Pihak dalam sidang-sidang berikutnya.

Dalam kesempatan itu, Aris juga berharap para Penggugat yakni Yayasan Pagaruyung tergugah hatinya untuk tidak melanjutkan gugatannya, dan menyelesaikan permasalannya dengan cara kekeluargaan.

"Mengingat ini kan antara kita sesama orang minang yang ada di kota Batam. Alangkah baiknya kita bisa duduk bersama menyelesaikan secara kekeluargaan," harapnya.

Meski begitu lanjut Aris, jika Pihak Tergugat tidak bersedia menyelesaikannya secara kekeluargaan, pihaknya akan tetap menghormati proses hukum yang saat ini sedang berjalan. 

"Kita akan jalani proses hukum step by stepnya. Kita akan tunjukkan semua bukti-bukti yang kita miliki. Karena, apapun dokumen yang kita terima dari BP Batam, sudah sesuai dengan aturan yang ada. Baik aturan yang ada di Perka, maupun aturan lainnya," pungkasnya.

Fay


Pengunjung sedang menikmati Paket Ulang Tahun Mewah dari Zest Harbour Bay Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Zest Harbour Bay Batam, hotel bintang 3 yang terletak di kawasan Harbour Bay, kini menawarkan paket ulang tahun khusus untuk remaja yang akan merayakan Sweet 17 mereka dengan nuansa modern dan mewah mulai dari Rp150.000 per orang dengan minimal 20 tamu.

Paket ini sudah termasuk dekorasi meja dan panggung, menu buffet, sound system, kue ulang tahun, serta pelayanan terbaik dari Zest Harbour Bay Batam.

Ruang serbaguna Orange di Zest Harbour Bay, dengan desain minimalis modern, tampil cantik dengan dekorasi sederhana yang cocok untuk mengabadikan momen spesial melalui foto-foto ala remaja masa kini.

"Remaja biasanya merayakan ulang tahun ke-17 sebagai momen istimewa. Kami menyediakan paket ini untuk memenuhi kebutuhan orang tua yang ingin memberikan kenangan tak terlupakan bagi anak mereka. Paket ini, dengan dekorasi gratis, merupakan pilihan menarik," ujar Ahmad Andi, Hotel Manager Zest Harbour Bay Batam, Jum'at (13/9/2024).

Lokasi hotel yang strategis juga menjadi salah satu alasan utama untuk mengadakan acara di Zest Harbour Bay. Selain untuk acara ulang tahun, ruang serbaguna Orange di Zest juga bisa digunakan untuk berbagai event lain, seperti meeting, workshop, dan seminar.

Untuk mengadakan acara hubungi nomor WhatsApp resmi Sales Zest Harbour Bay Batam di 0813-2276-0938 atau kunjungi akun Instagram @zestbatam untuk reservasi dan informasi promo menarik lainnya.
 
Untuk informasi dan kebutuhan foto resolusi tinggi, silahkan hubungi: 
Romaulina Elita
Marketing & Communication Executive
Zest Harbour Bay
0812-7634-4634
prmbatam@swiss-belhotel.com
swiss-belhotel.com

FAY


Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Gedung Nusantara I, Jakarta, Rabu sore (11/9/2024). (Foto: Dok. BP Batam)

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Gedung Nusantara I, Jakarta, Rabu sore (11/9/2024).

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Bpk. M. Sarmuji, dan membahas Finalisasi Penyesuaian RKA BP Batam TA 2025 Sesuai Hasil Pembahasan Badan Anggaran DPR RI.

Hadir Kepala BP Batam Muhammad Rudi, Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto; seluruh Anggota Bidang dan sejumlah pejabat eselon II.

Pada kesempatan tersebut, Komisi VI DPR RI mengetuk palu alokasi anggaran BP Batam tahun 2025 sebesar Rp1.992.728.199.000,- (Satu Triliun Sembilan Ratus Sembilan Puluh Dua Miliar Tujuh Ratus Dua Puluh Delapan Juta Seratus Sembilan Puluh Sembilan Ribu Rupiah).

"Komisi VI DPR RI menyetujui alokasi anggaran BP Batam Tahun Anggaran 2025 sesuai Surat Badan Anggaran DPR RI." Tutur Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Bpk. M. Sarmuji dalam pembacaan kesimpulan.

"Semoga anggaran yang telah ditetapkan dapat disinkronisasi dengan visi misi pembangunan pemerintahan ke depan dan betul-betul bermanfaat bagi kepentingan masyarakat." Pungkasnya kepada seluruh Pimpinan Badan yang hadir.

Usai pemaparan dari Kepala BSN dan Ketua KPPU, Kepala BP Batam Muhammad Rudi memaparkan secara singkat desain Pagu Belanja BP Batam Tahun 2025 dan Rencana Kerja yang akan dilakukan.

Ia mengapresiasi Komisi VI DPR RI atas segala dukungannya, baik dalam proses perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan yang dilaksanakan BP Batam sejak Tahun 2019 saat dirinya mulai memimpin Batam.

Adapun, prosentase komponen pagu anggaran BP Batam, bersumber dari PNBP Badan Layanan Umum (BLU) sebesar 99,27%; Pinjaman Luar Negeri (PLN) sebesar 0,44 %; dan Rupiah Murni Pendamping Pinjaman Luar Negeri (RMP-PLN) sebesar 0,29%.

Pagu Belanja tersebut, dialokasikan untuk dua program, yaitu:
A. Program Dukungan Manajemen 45,49 %; dan
B. Program Pengembangan Kawasan Strategis 54,51 %.

Muhammad Rudi menjabarkan dalam Program yang pertama yaitu Dukungan Manajemen, kegiatan utamanya adalah kegiatan operasional, seperti pengelolaan pegawai, pengelolaan organisasi, kegiatan pemeliharaan, jasa, dan kehumasan.

Sedangkan kegiatan-kegiatan dalam Program yang kedua adalah berbagai kegiatan yang mendukung perijinan bagi investor, logistik serta Program Prioritas berupa Pembangunan Sarana dan Prasarana untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur kawasan.

Dalam Program Pengembangan Kawasan Strategis, juga terdapat pengembangan beberapa layanan seperti layanan Kepelabuhanan, Penyediaan Air Bersih, Rumah Sakit dan lainnya.

Serta, tak kalah penting yakni pengembangan infrastruktur kawasan untuk menarik investasi serta mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco-City yaitu Pembangunan Prasarana Bidang Perumahan dan Pemukiman.

"Salah satu fokus besar kita adalah membuat Batam-Rempang-Galang menjadi kawasan ekonomi yang makin modern dan mampu bersaing." Ujar Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi juga mengatakan tema Pembangunan KPBPB Batam Tahun 2025 adalah Percepatan Peningkatan Investasi Melalui Pengembangan Kawasan dan Pembangunan Infrastruktur.

Hal tersebut sejalan dengan Tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2025 yaitu Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.

Program BP Batam turut mendukung Prioritas Nasional Lima (PN 5) yaitu “Melanjutkan Hilirisasi dan Mengembangkan Industri Berbasis Sumber Daya Alam Untuk Meningkatkan Nilai Tambah di Dalam Negeri. (r)


Manajemen PT Astra Honda Motor foto bersama dengan pemenang AHM Best Student 2024.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: PT Astra Honda Motor (AHM) bersama dengan PT Capella Dinamik Nusantara selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau menantang generasi muda kreatif dan inovatif dalam membangun bangsa melalui Astra Honda Motor Best Students (AHM Best Student) 2024 dengan tema Muda Berkarya Majukan Bangsa.

AHM Best Student merupakan program yang sudah berjalan lebih dari dua dekade dan menjadi ajang pencarian bakat bagi generasi muda yang bersemangat untuk memberikan kontribusi nyata bagi berbagai bidang. 

Dari program ini, lahir puluhan karya terbaik yang berfokus pada pengembangan lingkungan, kesehatan, ekonomi, dan pendidikan. Pada tahun 2024, para peserta ditantang untuk menciptakan dan mengimplementasikan ide atau karya inovatif yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

Tony Anggadha selaku Customer Care & Public Relations Manager PT Capella Dinamik Nusantara mengatakan, melalui program AHM Best Student, pihaknya terus mendukung semangat sinergi bagi negeri dengan memberikan wadah bagi generasi muda untuk berkarya dan berinovasi. 

Program ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang menciptakan dampak positif bagi masyarakat sekitar dan bangsa. Kami bangga melihat bagaimana para siswa dapat menciptakan solusi yang tidak hanya relevan dengan tantangan saat ini, tetapi juga sejalan dengan tujuan besar Sustainable Development Goals (SDGs).

"Program pencarian siswa/i berprestasi dalam ide maupun inovasi yang telah diselenggarakan sejak 22 tahun lalu ini, guna melahirkan generasi muda unggul dan peduli terhadap kemajuan bangsa Indonesia melalui beragam inovasi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas," ungkap Tony, Kamis (12/9/2024).

Pada kali ini program AHM Best Student ini telah berhasil mendapatkan sebanyak 123 peserta dari berbagai daerah, hingga terpilih 10 finalis terbaik yang akan melanjutkan perjuangan di tahap seleksi ke tingkat regional.

Tidak hanya melibatkan peserta yang unggul dalam akademik, AHM Best Student juga membuka kesempatan bagi siswa/i multitalenta yang aktif dalam bidang sosial, keagamaan, budaya, dan olahraga. 

"Melalui kompetisi ini, para peserta didorong untuk menghasilkan karya yang relevan dengan 17 indikator SDG's. Seluruh proses seleksi dilakukan secara ketat, menilai baik dari sisi ide inovatif hingga kemampuan implementasi," harapnya.

Setelah melewati serangkaian seleksi yang menantang, terpilihlah tiga pemenang dengan karya yang memukau. Pemenang pertama diraih oleh Aufa Washfa Hilmiya dari MAN Batam dengan karya berjudul "Optimalisasi Caglau as Kepri’s Marine Resources: Pemanfaatan Cangkang Gonggong & Rumput Laut Sebagai Hydrogel Dressing Perawatan Ulkus Diabetik". 

Aufa berhasil memanfaatkan potensi laut Kepulauan Riau dalam menciptakan solusi medis inovatif yang ramah lingkungan.

Posisi kedua ditempati oleh Nur Lilasari dari SMAN 1 Katang Bidare dengan karyanya berjudul "DR Nano Enas: Deteksi Merkuri Menggunakan Ekstrak Buah Nanas pada Kosmetik". 

Ide ini berfokus pada pencegahan penggunaan merkuri berbahaya dalam kosmetik dengan menggunakan bahan alami yang aman dan ramah lingkungan. 

Sementara itu, Andini Sriwulandari dari SMAN 7 Tanjungpinang meraih posisi ketiga dengan karyanya yang berjudul "Pengembangan Alat BAST (Blind Audio Sensor Technology) Terhadap Tunanetra", sebuah teknologi inovatif yang bertujuan membantu sahabat tunanetra dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Finalis terbaik ini akan melanjutkan perjalanan mereka di tingkat Nasional, yang akan berlangsung pada Oktober 2024. Mereka akan bersaing dengan puluhan pelajar dari seluruh Indonesia dan berjuang dalam sesi presentasi serta tanya jawab di hadapan para juri. 

"Ajang ini tidak hanya menjadi kesempatan bagi peserta untuk unjuk karya, tetapi juga menjadi panggung untuk memperkuat semangat inovasi di kalangan generasi muda," imbuhnya.

“Melalui AHM Best Student, Kami berharap dapat terus menginspirasi generasi muda untuk berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa, sejalan dengan visi besar SDGs untuk yang lebih baik," tutup Tony.

Fay


Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Dendi Gustinandar, saat menjadi pembicara dalam ajang bergengsi 3rd Port Development South East Asia Summit (PDSEAS) 2024 yang berlangsung di Hotel Hilton, Bangkok, Thailand. (Foto: Dok. BP Batam)

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Komitmen Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, dalam mengembangkan Terminal Umum Batu Ampar sebagai hub logistik internasional telah membuahkan hasil yang signifikan.

Peningkatan dan pengembangan sarana dan prasarana di pelabuhan ini telah memberikan dampak luas terhadap perekonomian Batam. Masyarakat dan pelaku usaha di Batam dapat merasakan langsung dampak positif dari peningkatan tersebut.

Hal ini disampaikan Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Dendi Gustinandar, saat menjadi pembicara dalam ajang bergengsi 3rd Port Development South East Asia Summit (PDSEAS) 2024 yang berlangsung di Hotel Hilton, Bangkok, Thailand, pada Selasa (10/9/2024).

Dalam paparannya, Dendi menyebutkan bahwa keberhasilan transformasi Pelabuhan Batu Ampar tidak lepas dari tangan dingin Muhammad Rudi serta kolaborasi BP Batam dengan PT Persero Batam. Langkah awal transformasi tersebut adalah pengembangan Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar menjadi terminal berstandar internasional dan lebih modern.

Sejak mulai dioperasikannya satu unit Ship to Shore Crane dan dua unit Mobile Harbor Cranes untuk melayani bongkar muat kapal peti kemas, produktivitas di TPK Batu Ampar meningkat tajam menjadi 40-50 box per jam, dibandingkan sebelumnya yang hanya mencapai 8-10 box per jam dengan crane konvensional.

“Ini dilakukan sebagai upaya mengubah wajah Batu Ampar agar sesuai dengan kebutuhan investor akan cost logistic yang lebih efisien,” ujar Dendi.

Menurut data yang dihimpun Badan Usaha Pelabuhan, kinerja bongkar muat peti kemas pada Semester I Tahun 2024 mencapai 313 ribu TEUs, naik 7 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023.

“Modernisasi alat bongkar muat dan digitalisasi sistem tersebut telah memberikan nilai tambah bagi investor dalam bentuk efisiensi biaya logistik dan waktu yang lebih efektif,” seru Dendi.

Keberhasilan ini juga memungkinkan TPK Batu Ampar melayani kapal Direct Call internasional, dengan rute perdana Batam-China yang dimulai pada Maret 2024.

“Pada Agustus 2024 kemarin, rute Direct Call Batam-Yangon, Myanmar, juga telah dimulai yang membuka peluang baru dalam distribusi barang internasional,” imbuhnya.

Dendi optimis bahwa pengembangan berkelanjutan Terminal Peti Kemas Batu Ampar kedepannya akan meningkatkan daya saing Batam sebagai tujuan investasi dan hub logistik internasional, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kota Batam.

Sementara, Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, menyebut kehadiran BP Batam di PDSEAS 2024 atas undangan langsung dari penyelenggara yang dilaksanakan 10-11 September 2024.

"Kontribusi BP Batam dalam mendukung ekosistem pelabuhan mendapat apresiasi dari dunia internasional," sebut Tuty.

Mengangkat tema “Membangun Pelabuhan Hijau Cerdas Masa Depan melalui Kolaborasi, Inovasi, dan Keberlanjutan”. Ajang bergengsi di kancah Internasional ini menghadirkan 30 narasumber dari negara-negara ASEAN dan India, serta diikuti oleh lebih dari 700 peserta dari 100 perusahaan global yang berpartisipasi.

PDSEAS sendiri menjadi sebuah forum penting bagi pemerintah, otoritas pelabuhan, dan perusahaan untuk berbagi informasi, berdiskusi, dan menjalin kolaborasi guna mendukung pertumbuhan industri pelabuhan dan perkapalan di masa depan. (r)


Potret rumah baru di Tanjung Banon. (Ist) 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sertifikat Hak Milik (SHM) rumah baru warga terdampak pembangunan Rempang Eco-City yang berlokasi di Tanjung Banon akhirnya terbit.

BP Batam melalui Kepala Bagian Humas, Sazani menjelaskan, penerbitan SHM terhadap 133 persil tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat yang telah mendukung rencana investasi di Kawasan Rempang.

"Alhamdulillah, Kantor Pertanahan Batam telah menerbitkannya. Saat ini yang sudah terkonfirmasi ada 133 persil. Jumlah ini akan terus bertambah seiring proses yang masih terus berlangsung," ujar Sazani, Selasa (10/9/2024).

Ia mengatakan, penerbitan SHM ini sekaligus menjadi komitmen pemerintah melalui BP Batam dalam menyelesaikan hak-hak warga yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City.

"Ini juga menjadi jawaban bagi yang meragukan komitmen BP Batam. Mari kita dukung agar seluruh tahapannya bisa berjalan lancar dan maksimal," tambah Sazani.

Untuk tahap awal, lanjut Sazani, pihaknya masih terus menggesa pengerjaan rumah baru di Tanjung Banon sesuai target yang ada.

Dimana, pengerjaan terhadap 100 rumah di kampung tersebut masih terus berlangsung. Beberapa di antaranya bahkan telah memasuki tahap penyelesaian.

"BP Batam juga telah menargetkan, tanggal 25 September nanti sebanyak tiga kepala keluarga akan kami pindahkan ke rumah yang sudah jadi. Ini kami lakukan bertahap," pungkasnya. (r)


Foto Bersama dengan Bupati Karimun. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Tanjung Berlian Barat menoreh prestasi gemilang dengan meraih sebagai juara umum ke- 2 dalam mengukuti kegiatan Jambore Kader Posyandu

Acara bergengsi ini diadakan untuk mengukur kemampuan dan kreativitas dalam mengimplementasi berbagai program yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Dalam kompetisi yang berlangsung selama dua hari Kader Posyandu Desa TBB selain berhasil menyabet penghargaan sebagai juara umum ke- 2 juga meraih penghargaan lainnya seperti, Cabang penyuluhan Stunting mendapat juara harapan 1, Cabang Simulasi 5 meja mendapat juara harapan 1, Cabang Cerdas Cermat mendapat Juara 1 dan Cabang Yel-Yel meraih  juara 1.

Pada kesempatan itu Kepala Desa Tanjung Berlian Barat (TBB) Tribowo Mengatakan, ucapan terimkasih kepada Kader Posyandu terutama kepada Ketua Tim penggerak PKK Desa TBB Ny. Yuliana, Bidan Desa Ibu Saridah, Perawat Desa Ibu Marhamah, dan para mentor lainnya terutama kepada ibu- ibu Kader Posyandu peserta Lomba.

"Saya sangat bersyukur atas dukungan dan kerjasama seluruh anggota TP PKK Desa TBB dalam berbagai persiapan yang di lakukan. Ini bukti nyata bahwa dengan kerja keras dan komitmen, kita dapat memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat dalam membangun keluarga yang sejahtera," ujar Tribowo dengan penuh rasa bangga pada Senin (9/9/2024).

Kemudian dari pada itu katanya, dengan meraih prestasi gemilang ini semoga Kader Posyandu terus berkomitmen dalam mengembangkan inovasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam setiap kegiatan. 

"Langkah ini diharapkan dapat memperkuat solidaritas dan kemandirian masyarakat desa dalam mencapai kesejahteraan yang berkelanjutan. Keberhasilan ini tentunya diraih atas izin Allah SWT, melalui perantara proses kerjasama tim, support dan semangat semua pihak," katanya.

Tahniah dan semangat dalam melaksanakan tugasnya dan terus meningkatkan keterampilan maupun pengetahuan di bidang kesehatan dan pelayanan serta mempertahankan kerjasama yang di jalin antara PKK, Petugas Kesehatan dan Pemerintah Desa. pungkasnya.

Turut hadir dalam acara kegiatan jambore kader Posyandu. Bupati karimun H. Aunur Rafiq, Rachmadi kepala dinas kesehatan, Camat kundur utara, Murnizam MM, Unsur pimpinan kecamatan, Kapolsek kundur utara barat belat, Koramil 03 kundur, Kepala puskesmas tg.Berlian H Dwiyono, S.Kep, Lurah dan kades se kundur Utara yg d wakili oleh masing Sekdes,  LPm dan BPD Desa, Tokoh agama Tokoh masyrakat se- kecmtan kundur utara.

A.Yahya


Pengunjung sedang menikmati acara Oktoberfest BBQ Festival di HARRIS Resort Waterfront Batam tahun lalu.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Mengikuti perayaan Oktoberfest yang merupakan festival yang diadakan setiap tahun selama dua minggu di Munchen, Bayern Jeman, HARRIS Resort Waterfront Batam mengadakan Oktoberfest BBQ Festival hari sabtu tanggal 5 Oktober 2024 pukul 18.20 - 21.30 WIB.

Acara oktoberfest ini akan dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan musik, pertunjukan tarian, pertunjukan kembang api serta permainan-permainan bertabur hadiah. Anda juga dapat menikmati bir yang disediakan tanpa batasan selama acara berlangsung.

Detail acara dan menu : https://wa.me/p/8091412450980230/62778381558

Untuk menikmati acara dan makanan yang tersedia anda hanya perlu merogoh kocek sejumlah Rp 488,000 per orang dan potongan 50% untuk anak-anak usia 5 - 11 tahun.

Untuk anda yang ingin mendapatkan potongan harga lebih, lakukan pembelian sebelum tanggal 30 September 2024 untuk paket early bird diskon 10% dari harga normal.

“Perayaan oktoberfest tahun ini akan sangat meriah dan menyenangkan, kembang api yang ditampilkan akan fantastis serta menu makanan dan minuman yang tersedia akan memuaskan pengalaman kuliner anda” ujar Ryan Damanik Selaku General Manager HARRIS Resort Waterfront Batam.

Berbagai menu makanan dari negara Jerman akan menemani malam. Berikut menu yang tersedia :

Appetizer
- Keto Meatballs
- Kartoffelpuffer
- Pretzel Bread

Salad
- German Potato Salad
- Salad Bar
- Waldorf Salad

Soup
- Germany Lentil Soup
- Classic Borscht

Main Course
- Butter Mushroom Rice
- Chicken Schnitzel
- Westfälischer Pfefferpotthast
- Oma’s Überbackener Fisch Mit Käse
- Sauteed German Red Cabbage
- Bratkartoffeln

Live Cooking
- Choice of Pasta

Carving Corner
- Brandenburg Roasted Beef
- Brathendl Roasted Chicken

Grill Sausages
- Chicken Frankfurter
- German Beef Knockwurst
- Chicken Chipolata
- Chicken Chop

Dessert
- Apple Strudel
- Black Forest Cake
- Fried Apple Fritter
- Fresh Fruit
- Ice Cream
- Assorted Mousse
- Eclair
- Rainbow Pudding

Segera ajak keluarga, teman dan kolega untuk menikmati malam minggu oktoberfest di HARRIS Resort Waterfront Batam dengan promosi early bird 10%. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi hotel di nomor +62778381558 atau social media hotel Facebook & Instagram di harriswaterfront.

Fay


Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), Ma'ruf Amin meresmikan Pasar Encik Puan Perak di Tanjungpinang.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), Ma'ruf Amin beserta istri didampingi Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah meresmikan Pasar Encik Puan Perak di Tanjungpinang, Senin (9/9/2024). 

Dalam sambutannya, Wapres menegaskan, bahwa pasar ini akan menjadi pusat penggerak ekonomi lokal sekaligus mendukung perkembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut. 

Ia berharap dengan direvitalisasi pasar ini dapat memberikan fasilitas modern, lingkungan yang bersih, serta akses mudah bagi masyarakat.

"Pasar Encik Puan Perak sebelumnya dikenal sebagai Pasar Baru Tanjungpinang, pasar tertua di kota ini," ucap Wapres. 

Setelah mengalami keruntuhan pada salah satu bangunannya pada Maret 2022, lanjut kata dia lagi, Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera melakukan rehabilitasi. Proyek renovasi dimulai pada November 2022 hingga selesai pada Desember 2023 dengan nilai anggaran Rp79,6 miliar, menghasilkan tiga blok bangunan yang mampu menampung 785 pedagang.

Wapres Ma'ruf Amin juga menyoroti potensi Tanjungpinang di sektor industri hasil laut dan pariwisata bahari, menjadikan pasar ini strategis dalam distribusi produk lokal. 

Ia juga berharap pasar ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat ekonomi lokal, tetapi juga mampu bersaing di tingkat global, seiring dengan upaya pemerintah membangun dan merenovasi 62 pasar rakyat di seluruh Indonesia.

Fay


BP Batam gesa pengerjaan rumah warga yang terdampak pembangunan Rempang Eco-City. (Foto: Dok. BP Batan)

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: BP Batam akan segera memindahkan warga terdampak pembangunan Rempang Eco-City ke rumah baru yang berlokasi di Tanjung Banon.

Melalui Kepala Bagian Humas, Sazani, BP Batam menyampaikan bahwa rencana pemindahan warga ke hunian tersebut berlangsung pada tanggal 25 September 2024 nanti.

"Tahap awal, sebanyak 3 KK akan kami pindahkan ke rumah baru mereka. Ketiga KK ini adalah mereka yang pertama kali bergeser ke hunian sementara pada September 2023 lalu," ujar Sazani, Senin (9/9/2024).

Selain itu, Sazani menyebut jika pemindahan warga ini dilakukan secara bertahap.

Ia juga menepis isu yang menyebutkan rencana pemindahan warga ke hunian baru gagal total.

"Memang harus diakui, pengerjaan rumah di Tanjung Banon sedikit terkendala dengan faktor cuaca. Akan tetapi, seluruh proses terus berlangsung. Semoga tahapan pemindahan warga lain yang saat ini berada di hunian sementara bisa rampung hingga akhir September," tambahnya.

Ia menjelaskan, BP Batam juga terus memantau pengerjaan sekitar 60 unit rumah baru di Tanjung Banon.

Dimana, beberapa unit di antaranya telah memasuki tahapan penyelesaian.

"Awal hingga pertengahan September ini, pengerjaan 20 unit rumah lainnya juga digesa. Kami juga telah menyampaikan ke kontraktor pelaksananya agar seluruh proses bisa selesai sesuai target yang diberikan," pungkasnya. (r)


Pebalap Astra Honda sedang memimpin balapan di Thailand Talent Cup 2024.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) Muhammad Badly Ayatullah Massorong sukses mempersembahkan podium perdana untuk Indonesia di ajang balap Honda Thailand Talent Cup (TTC) 2024. 

Pada putaran keempat yang dihelat di Chang International Circuit, Buriram, Thailand akhir pekan ini (7-8/9), Badly berhasil mengalahkan pebalap tuan rumah dan mendapat raihan podium kedua di balapan kedua.
 
Badly berhasil membuktikan kompetensi balap membanggakan di kedua balapan putaran keempat TTC kali ini. Pada balapan pertama yang digelar pada Sabtu (7/9), Badly memulai balapan dari posisi ke-7. Pebalap berusia 15 tahun ini dapat mengendalikan Honda NSF250R dengan baik dan sempat berada di posisi kedua. 

Namun, persaingan yang sengit membuatnya harus rela mundur ke posisi keenam. Tak putus asa, pebalap asal Luwu Timur tersebut memacu kembali sepeda motornya di lap terakhir dan sempat berhasil menyalip ke posisi kedua, namun sayang dirinya terjatuh.
 
Bertekad untuk memberikan hasil yang lebih baik, pada balapan kedua Badly kembali memacu motornya dengan apik. Memulai balapan dari posisi ke-2 membuat Badly percaya diri dapat memberikan hasil terbaik. Sesaat setelah mulainya balapan, pebalap muda berbakat ini berhasil mempertahankan posisi di depan. 

Namun, pada lap ketiga ia menghadapi persaingan yang ketat sehingga harus berulang kali turun ke posisi bawah. Menuju pertengahan balapan, Badly berhasil masuk ke barisan depan hingga sempat memimpin jalannya balapan. Sengitnya kompetisi di posisi puncak menjadi aksi mendebarkan hingga penghujung balapan. 

Dengan kompetensi balap yang optimal, Badly berhasil menyelesaikan balapan pada posisi kedua sekaligus menjadi raihan podium perdananya.
 
“Pada balapan kedua, saya berusaha mengatur ritme balap dan membaca strategi lawan. Saya juga berusaha untuk menjaga posisi agar tetap di rombongan depan.  Pada tikungan terakhir, saya melakukan strategi late braking dan alhamdulilah berhasil finish di posisi kedua,” ujar Badly.
 
“Kami sangat mengapresiasi raihan podium perdana untuk bangsa yang dipersembahkan oleh pebalap binaan AHM di ajang TTC. Kami berharap capaian positif ini dapat memicu mereka untuk terus berjuang mencetak prestasi yang menginspirasi generasi muda Tanah Air,” ujar General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya.
 
TTC merupakan ajang awal para pebalap binaan Astra Honda untuk menunjukkan bakatnya di balap internasional. Di sini para talenta muda binaan ditantang untuk menunjukkan potensi dan kemampuan terbaik sebelum naik ke jenjang Asia lainnya yang lebih tinggi, bahkan sebelum masuk ke fase kelas dunia. TTC putaran berikutnya akan dihelat juga di bulan September pada tanggal 21-22.

Fay


Foto Bersama saat Gowes di Kundur. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM:  Ratusan pesepeda dari komunitas  Gowes Kundur dan berbagai komunitas lainnya bersama masyarat semarakan Fun Bike (sepeda santai ) yang digelar tepatnya di Balai Pemuda dan Budaya Kecamatan kundur kabupaten Karimun Provinsi Kepri pada Minggu (8/9/2024).

Dalam kegiatan Komunitas Gowes Kundur ( KGK) sekaligus di lakukan pengukuhan komunitas gowes Kundur (KGK) oleh camat Kundur Syaifullah.

Hadir pada kegiatan fun bike Camat Kundur Syaifullah, Kapolsek Kundur Utara/ Barat AKP Effendi Marpaung, camat Ungar Bolkiah Ayati, perwakilan Cabjari, perwakilan SPN Polda Kepri dan berbagai komunitas gowes dari Moro, Kuta,Kuba, Ungar dan masyarakat pulau Kundur.


Ketua komunitas gowes Kundur yang akrab dipanggil, Aya menyampaikan terimakasih atas dukungan serta partisipasi berbagai komunitas sepeda dan masyatakat. Sehingga Fun Bike yang kita laksanakan pertama kalinya berlangsung semarak.

Sementara ketua panitia, Abdul Haris mengataka, even fun bike kali ini menempuh jarak 10 kilometer. Kegiatan ini tersenggara berkat kekompakan anggota komunitas gowes Kundur didukung semua pihak, dan donatur tidak mengikat.

"Fun bike diikuti dari Kundur Barat, Kundur Utara, Ungar, Moro, Prayun serta masyarakat pulau Kundur. Kita harapkan ke depan dapat menyelengarakan event  lebih besar lagi," ujarnya. 

Camat Kundur Syaifullah mengapresiasi kegiatan fun bike yang dilaksanakan komunitas gowes Kundur (KGK). Kegiatan fun bike memberikan dampak positif untuk mengajak masyarakat menjaga kesehatan. Kami pemerintah kecamatan sangat mendukung dengan kegiatan fun bike.

A.Yahya


Praktisi Kota Batam, Dr Fadlan S.H., M.H.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Praktisi Kota Batam, Fadlan mengatakan sosok H. Muhammad Rudi atau biasa dipanggil dengan HMR merupakan figur yang sangat pantas dan layak menjadi pemimpin di Provinsi Kepulauan Riau pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan dilaksanakan bulan November 2024 mendatang. 

Hal itu dikarenakan, ketika HMR diberikan waktu yang cukup singkat untuk mengelola Batam, baik sebagai Wali Kota Batam sekaligus Ex-Officio Kepala BP Batam, dia mampu memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan itu dengan sebaik-baiknya.

"Pak Rudi itu mampu memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan kepadanya dalam waktu yang cukup singkat dengan sebaik-baiknya. Dan, tidak semua pemimpin bisa melakukan seperti yang dilakukan oleh HMR" ujar Fadlan mengawali bincang - bincang santai dengan sejumlah awak media disalah satu kedai kopi dibilangan Batam Center, Sabtu (7/9/2024) sore.

Lebih lanjut Fadlan mengatakan, definisi mampu memanfaatkan setiap kesempatan yang dimaksud yakni regulasi yang sangat terbatas Peraturan Pemerintah Nomor 62 yang hanya memberikan waktu kepadanya selama empat (4) tahun memimpin kota Batam sebagai Wali Kota Batam sekaligus Ex-Officio Kepala BP Batam, tapi dia mampu merubah total wajah kota Batam.

Menurutnya lagi, pertumbuhan yang dimaksud bukan hanya sebatas tentang pertumbuhan di bidang ekonomi saja, melainkan dia juga mampu menggerakkan pertumbuhan - pertumbuhan lainnya secara beriringan dan seimbang.

"HMR berdiri membangun sebuah kota itu dengan memperhatikan lingkup yang lebih banyak seperti, infrastruktur, peradaban kehidupan manusia melalui peremajaan dan pembangunan rumah ibadah dan lainnya. Sehingga aspek spiritualitas antar umat beragama di kota Batam tetap terjaga dengan sangat baik," jelasnya.

Fadlan berharap, keberhasilan HMR yang telah ditorehkannya dalam melakukan peremajaan dan pembangunan rumah ibadah di kota Batam, agar kiranya bisa ditularkannya ke seluruh kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Kepulauan Riau.

"Kepri ini terbilang unik banyak culture kebhinekaan tumbuh dan berkembang pulau ini semua agama hidup berdampingan dan sangat harmonis sehingga kelebihan itu menjadi point penting yang dirawat di bumi bunda tanah melayu ini, " tegasnya

Masih kata Fadlan, Kepri ini bisa menjadi destinasi tujuan wisata religi. Dalam lingkup wisata religi, khususnya di Kepri, tujuannya adalah tempat-tempat bermakna khusus dan dianggap penting/sakral oleh para penganut agama yang ada, termasuk Islam, Kristen, Katolik, Protestan, Hindu, dan Buddha.

Untuk destinasi wisata religi sendiri biasanya berupa tempat ibadah terkait yang sakral bagi umat beragama. Selain itu, wisatawan religi juga bisa mengunjungi bangunan, lokasi, dan tempat bersejarah yang memiliki makna tersendiri bagi umat beragama tertentu.

"Contohnya seperti di kota Tanjungpinang ada Masjid Kuning di Pulau Penyengat, Patung Seribu dan lainnya. Kita berharap umat beragama bisa nyaman menjalankan ibadahnya di tanah melayu ini, dan pembangunan tempat ibadah lainnya ini bisa juga di kembangkan di kabupaten/kota lainnya di Kepri, imbuhya.

Kemudian, nilai investasi atau penanaman modal dari dalam dan luar negeri yang masuk ke kota Batam jumlahnya setiap tahun semakin terus meningkat. 

HMR juga mampu mengelola sarana pelabuhan dan labuh jangkar kapal - kapal dengan sangat baik. Dan, itu merupakan modal yang sangat penting baginya ketika dia kelak diamanahkan untuk menjabat sebagai Gubernur Kepri mendatang.

"Prosesnya itu sangat singkat dan tepat. Posisinya itu naik secara beriringan dan tidak timpang. HMR bukan hanya memprioritaskan pembangunan infrastruktur fisik saja serta membangun ekonomi, tapi HMR mampu mensejajarkan aspek-aspek lainnya secara beriringan dalam waktu yang cukup singkat ini," ucap Fadlan sambil menyeruput teh tarik yang mulai dingin dihadapannya

Masih menurut Fadlan, dampak dari pembangunan yang sudah dilakukan oleh H. Muhammad Rudi ini tidak serta merta bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, tentunya akan dirasakan secara bertahap, pergeseran arus ekomoni tidak langsung berdampak melainkan berjalan sesuai dengan tingkat pergerakan kebutuhan manusia.

"Dalam masa empat tahun aja sudah banyak dampak pembangunan yang kita rasakan, apalagi kalau HMR diberikan kesempatan memimpin Kepri, pasti dampaknya jauh sangat luar biasa," ucapnya.

Lalu, pembangunan index manusia melalui bidang pendidikan dengan pemberian bantuan beasiswa dan kemudahan masyarakat untuk mendapatkan pendidikan juga terus ditingkatkan oleh H. Muhammad Rudi.

Selanjutnya HMR juga terus meningkatkan aspek - aspek dalam bidang kesehatan. HMR terus melakukan peremajaan terhadap fasilitas kesehatan - fasilitas kesehatan yang ada milik pemerintah. 

Kemudian, terkait keistimewaan yang dimiliki kota Batam yang memiliki dua mesin ekonomi, dengan lugas Fadlan mengatakan, hal itu juga bisa didapatkan oleh kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Kepri.

Fadlan menjelaskan, idealnya Dewan Kawasan (DK) itu berada di Provinsi. Dengan demikian, Kepri yang saat ini sudah memiliki empat (4) Badan Pengusahaan (BP) bisa terintegrasi dengan baik.

"Kita lihat BP Batam sudah besar duluan, namun BP - BP lainnya seperti BP Karimun, BP Bintan dan BP di kawasan khusus Tanjungpinang belum juga besar-besar. Jika komunikasinya baik dengan pemerintah pusat, dana yang diperoleh dari Batam ini bisa juga di distribusikan ke daerah lain," sebutnya.

"Jadi jangan ada dikotomi kalau anggaran BP Batam besar makanya hanya bisa membangun Batam. Saya berharap pak Rudi nanti mampu menciptakan azas kesetaraan dalam pembangunan ekonomi di Provinsi Kepri," harapnya.

Kenapa demikian lanjut Fadlan, setiap pemimpin memiliki rezeki, garis tangan, dan cara pengambilan keputusan yang berbeda-beda selain itu dalam menjalankan roda organisasi pemerintahan perlu keberanian dan komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat, seringga akan dengan mudah mempengaruhi ritme pemerintahan di daerah.

Kemudian, jika seorang pemimpin tidak bisa membangun komunikasi yang baik lintas kepentingan maka daerah tersebut akan mengalami kesulitan untuk berkembang. Namun, jika Dewan Kawasan Provinsi bisa menangkap peluang itu untuk bersama-sama meningkatkan pembangunan yang merata, maka hal itu akan cepat terwujud.

"Untuk apa regulasi Dewan Kawasan yang begitu banyak tapi tidak bisa mengakomodir kepentingan masing-masing. Makanya dibutuhkan pemimpin yang paham mengenai regulasi," ucapnya.

"Kalau bisa di Kepri ini ada empat lokomitif yang menjadi penggerak dalam membangun Kepri yang kita cintai ini dengan ciri dan potensinya masing-masing" ujarnya lagi.

Maka dari itu, Fadlan berharap HMR bisa terus konsisten terhadap apa yang sudah diperbuatnya di kota Batam, dan meneruskan keberhasilannya untuk membangun Provinsi Kepri.

"Secara kasat mata, HMR sudah berhasil merubah wajah kota Batam saat ini. Masak dengan pengalaman sebagai Kepala BP Batam beliau tidak bisa memindahkan blueprint pembangunan ke Provinsi Kepri. Apalagi kita ketahui Gubernur itu merupakan refresentatif atau perpanjang tanganan dari pemerintah pusat di daerah. Dan, saya meyakini akan selesai barang itu," pungkasnya.

Fay


Potret bahagia warga rempang yang akan segera menempati rumah baru di Tanjung Banon. (Foto: Dok. BP Batam)


BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Warga terdampak pembangunan Rempang Eco-City mengaku bahagia karena akan segera menempati rumah baru di Tanjung Banon.

Hal ini tentu tak terlepas dari rencana BP Batam yang dalam waktu dekat akan memindahkan mereka ke bangunan dengan tipe 45 dan memiliki luas tanah 500 meter persegi tersebut.

"Kita masyarakat asli Rempang sangat menginginkan kesejahteraan. Makanya kita mendukung relokasi oleh pemerintah. Kami semua juga sangat bahagia karena sebentar lagi kita semua akan menempati rumah yang baru di Tanjung Banon," kata tokoh masyarakat Sembulang, Samsudin Bujur, Sabtu (7/9/2024).

Ia berharap, BP Batam bersama kementerian terkait juga langsung memberikan sertifikat hak milik (SHM) seiring kepindahan warga ke sana.

Bukan tanpa alasan, warga yang saat ini menempati hunian sementara sejak awal telah berkomitmen untuk mendukung penuh rencana investasi di Kawasan Rempang.

"Kami semua hingga saat ini sangat mendukung PSN Rempang Eco-City. Untuk itu, kami ingin menerima sertifikat langsung saat penyerahan kunci," harapnya.

Ia juga menyayangkan kondisi Rempang yang saat ini kembali bergejolak akibat provokasi sejumlah pihak.

"Kita mengetahui siapa saja masyarakat Rempang yang asli. Misalkan 50 orang yang ikut serta menolak direlokasi, hanya 10 orang yang merupakan masyarakat Rempang asli. Selebihnya merupakan masyarakat pendatang yang menetap di Rempang," pungkasnya.

Terpisah, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait mengaku senang dengan dukungan dari warga serta tokoh masyarakat Rempang.

Ia berharap, dukungan ini dapat mengetuk pintu hati masyarakat yang masih bersikeras menolak rencana investasi di Rempang.

"Kita bersyukur karena warga mulai membuka diri dan pikirannya terhadap rencana pembangunan Rempang Eco-City. Semoga saja dukungan terus bertambah sehingga ini bisa terealisasi dengan baik," ujarnya.

Di samping itu, Ariastuty mengaku bahwa BP Batam juga terus berkoordinasi dengan Kementerian ATR-BPN terkait penyerahan SHM kepada warga Rempang yang akan segera menempati hunian baru di Tanjung Banon.

Dengan harapan, rencana penyerahan SHM saat perpindahan warga ke rumah baru bisa terealisasi.

"Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak yang berkompeten. Semoga seluruh prosesnya bisa berjalan sesuai harapan," tambahnya. (r/Esn)


Tamu undangan hadiri pembukaan taman opa oma. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kabar gembira untuk anda masyarakat usia lanjut atau lansia di Kota Batam. Telah hadir di kota anda sebuah tempat nongkrong tapi tak seperti tongkrongan anak muda pada umumnya seperti kafe dan lainnya.

Tempat nongkrong yang dimaksud disini ialah sebuah lokasi yang berada persis di pinggir jalan raya, yang disulap menjadi sebuah tempat untuk berkumpulnya para lansia yang ada di kota Batam. 

Tempat tersebut diberi nama Taman Opa Oma atau Taman Pama.Taman Pama ini diinisiasi atau digagas oleh Yayasan Yeho Tahu Kasih Batam dibawah kepemimpinan Ketua Yayasan Yeho Tahu Kasih, Suhaida dan Sekretaris Yayasan Yeho Tahu Kasih, Mitosima The Anakunda, MBA


Taman Pama berada dilokasi yang sangat strategis di kota Batam yakni, di Komplek Ruko Aku Tahu III Blok F Nomor 11, Kelurahan Sei Panas, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Peresmian Taman Pama ini dilakukan secara sederhana namun khidmat, yang dilaksanakan pada hari ini, Sabtu (7/9/2024), yang ditandai dengan penarikan selubung papan nama Taman Pama secara bersama-sama.

Tampak hadir sejumlah tamu undangan, keluarga, orang-orang terdekat dan mitra bisnis diantaranya, Anggota DPRD Kepri, Asmin Patros, Camat Batam Kota, Firman Hidayat, Lurah Sungai Panas, Putri Ayu Farahnaz, Tokoh Masyarakat Muda Tionghoa yang juga mantan anggota DPRD Batam Periode 2019-2024, Tan A Tie.


Hadir juga sejumlah ketua-ketua marga dari  paguyuban-paguyuban di kota Batam diantaranya, Ketua Perhimpunan HAKKA Indonesia Sejahtera Kota Batam, Hok Sin beserta pengurus, Ketua Marga Goh Batam, Goh Cheng Liang beserta pengurus, Perkumpulan INTI Batam dan INTI Kepri, BMTI Kota Batam serta undangan lainnya.

Ketua Yayasan Yeho Tahu Kasih Batam, Suhaida tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Dia mengucapkan ribuan terima kasih atas kehadiran tamu undangan di acara peresmian Taman Opa Oma atau Taman Pama ini.

"Pertama-tama saya selaku Ketua Yayasan merasa bangga dan mengapresiasi terhadap dukungan dan kepedulian seluruh pihak yang ikut terlibat dalam proses penataan dan pembentukan Taman Opa Oma ini," ucap Suhaida atau yang sering disapa Ibu Ida disela-sela kegiatan.


Menurutnya, taman ini dibuat khusus untuk para lansia yaitu, Opa Oma, Kakek Nenek, Ama Yeye dan Opung-opung untuk berkumpul melakukan aktifitas-aktifitas yang dapat mendukung kesehatan dan kesejahteraan bagi para lansia, dalam menikmati hari-hari tuanya.

"Di tempat ini, para lansia bisa dengan leluasa berjalan maupun duduk sesukanya di dalam sebuah area yang telah disediakan. Mereka juga bisa melakukan Senam Lansia, Senam Tai Chi, aneka olahraga untuk lansia, bercocok tanam, Merajut dan lainnya. Semua bisa dilakukan di Taman Pama ini secara bersama-sama," sebutnya.

Kemudian, pihaknya juga sudah menjalin kerjasama dengan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Sungai Panas, untuk memberikan pelatihan dalam bidang tanaman serta prakarya kerajinan tangan.

Selain itu lanjutnya, pihaknya juga akan menjalin kerjasama dengan Rumah Sakit Camantha Sahidya dan Healty Store dalam bidang kesehatan dan menyediakan sebuah tempat yang bisa dijadikan tempat untuk konseling.

"Yayasan Yeho Tahu Kasih akan terus melakukan innovasi-innovasi dan bekerjasama pihak lainnya, agar fasilitas dan kegiatan yang akan dilakukan di Taman Opa Oma selalu ditingkatkan, sehingga membawa kontribusi yang baik bagi kehidupan lansia, serta membantu meningkatkan kualitas kehidupan sosial masyarakat," harapnya.

Sementara, Camat Batam Kita, Firman Hidayat mengucapkan selamat dan sukses serta mengapresiasi atas hadirnya Taman Opa Oma di kota Batam.

"Mewakili Pemerintah Kota Batam dalam hal ini Bapak Wali Kota Batam, H Muhammad Rudi, saya mengucapkan selamat dan sukses diresmikannya Taman Pama ini," ucap Firman dalam sambutannya.

Lebih lanjut Firman mengatakan, selain aktif dalam dunia pendidikan di kota Batam, ternyata Yayasan Yeho Tahu Kasih Batam ini juga sangat peduli dan aktif dalam berbagai kegiatan-kegiatan sosial lainnya yang ada di masyarakat.

"Meskipun saya baru berdinas di Kecamatan Batam Kota, tapi saya tahu persis yayasan ini memiliki kepedulian yang sangat tinggi dalam kegiatan sosial di masyarakat. Kalau saya anggap ibu seperti Ibu Kartini untuk di wilayah Kelurahan Sungai Panas in8," ucap Firman disambut tepuk tangan bergemuruh dari undangan yang hadir.

Menurutnya, hadirnya Taman Opa Oma di Kelurahan Sungai Panas bisa dikatakan yang perdana di kota Batam yang dibuat oleh swasta.

Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa lokasi yang kini dijadikan Taman Opa Oma ini, dulunya merupakan lahan bisnis yang bisa menghasilkan uang.

Namun, dengan kepedulian yang tinggi untuk para lansia bisa mendapatkan sebuah tempat untuk berkumpul, pihak yayasan mengikhlaskan lahan komersil tersebut menjadi lahan sosial.

"Memberi kebahagiaan dan memberi manfaat di tengah-tengah masyarakat itu tidaklah mudah dan tidak semua orang bisa melakukannya. Saya sangat salut dan mengapresiasi Bu Ida beserta anaknya yang berani membuat taman untuk kemaslahatan orang banyak," imbuhnya.

"Dan, apa yang dilakukan oleh Bu Ida ini semoga mendapatkan balasan yang setimpal, dengan terus mengalir pahalanya sampai kapanpun. Mari kita do'akan Bu Ida dan keluarga diberikan kesehatan selalu," ajaknya.

Senada, Tokoh Masyarakat Muda Tionghoa, Tan A Tie memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Yayasan Yeho Tahu Kasih Batam, atas diresmikannya Taman Opa Oma yang terbuka untuk umum, khusus untuk para lansia yang ada di kita Batam.

"Salut dan apresiasi yang setinggi-tingginya saya ucapkan untuk Bu Ida dan anaknya," ucap Tan A Tie usai kegiatan.

Menurutnya, di kota Batam ini sangat sulit sekali ditemukan sebuah tempat khusus bertemunya dan berkumpulnya para lansia. Sebaliknya, tempat nongkrong untuk berkumpulnya anak-anak muda, sangat menjamur di kota Batam.

"Batam sangat menjamur tempat nongkrong untuk anak muda. Tapi, tempat nongkrong untuk lansia baru Taman Opa Oma inilah yang menjadi leadernya," ucap Tan A Tie sambil tersenyum.

Masih menurut Tan A Tie, usia tua itu pasti datang. Dan, tidak ada seorangpun yang bisa menolaknya karena itu sudah menjadi takdir manusia.

Namun, mengisi masa tua dengan berkumpul bersama-sama dengan teman seusia, dan melakukan hal-hal yang bermanfaat, akan sangat membantu para lansia dalam menjalani hari-hari tuanya dengan ceria.

Dalam kesempatan itu, Tan A Tie mengajak seluruh warga Batam yang mempunya orang tua lanjut usia untuk tidak sungkan-sungkan membawanya ke Taman Opa Oma untuk berkumpul dan bersosialisasi dengan teman-teman seusianya.

"Ayo para lansia di kota Batam, datangi Taman Opa Oma di Sungai Panas. Agar masa tuanya bisa kembali berwarna," ajak Tan A Tie.

Di lokasi yang sama, Ketua Perhimpunan HAKKA Indonesia Sejahtera Kota Batam, Hok Sin menyambut baik dan mengapresiasi hadirnya Taman Opa Oma yang digagas oleh Yayasan Yeho Tahu Kasih Batam ini.

"Luar biasa. Saya sangat mengapresiasi Ibu Ida yang telah membuat Taman Opa Oma yang diperuntukkan bagi para lansia di kota Batam," ujar Hok Sin disela-sela kegiatan.

Dia berharap, para lansia itu dapat merasakan kembali keceriaan seperti masa-masa mudanya dulu, dengan berkumpul dan beraktifitas bersama-sama dengan teman seusianya.

Kemudian dia juga berharap Taman Opa Oma ini bisa terus berkelanjutan di masa yang akan datang, dan aktifitas-aktifitas didalamnya bisa terus ditambah dan semakin dikembangkan.

"Saya sebagai Ketua HAKKA Kota Batam mengajak para lansia untuk mengunjungi Taman Opa Oma, supaya bisa berkumpul kembali bersama-sama dengan teman seusia," ajaknya.

Senada, Ketua Marga Goh Batam, Goh Cheng Liang juga mengungkapkan hal yang sama. Dia sangat mendukung hadirnya Taman Opa Oma di kota Batam.

"Kami dari Perkumpulan Marga Goh di kota Batam sangat mendukung hadirnya Taman Opa Oma di Kelurahan Sungai Panas," ungkapnya.

Dia berharap, hadirnya Taman Opa Oma ini bisa memberikan semangat bagi para lansia, dalam menjalani hari-hari tuanya menjadi lebih berwarna.

"Sekali lagi saya sangat mengapresiasi hadirnya Taman Opa Oma di Batam. Saya selaku Ketua Perkumpulan Marga Goh Batam, mengajak para lansia di kota Batam untuk mengunjungi Taman Opa Oma di Kelurahan Sungai Panas ini, untuk berkumpul dan melakukan kegiatan-kegiatan positif bersama-sama dengan teman seusia," pungkasnya.

Fay


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.