Pemko Batam Perlukan Anggaran 268 Milliar Jika PSBB Diberlakukan, Paket Bantuan 300 Ribu/KK

Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Batam, Amsakar Ahmad (Tengah) dan Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto (Baju Merah) Serta Sekda Kota Batam, Jeffridin.
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Kota Batam memerlukan anggaran 268 milliar lebih untuk penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Batam. Dimana menurut Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Ahmad, soal dampak ekonomi, dalam perkiraan, ada sekitar 260 ribu warga yang terdampak akibat Covid-19.

Kemudian, kata Amsakar Ahmad, total dana yang dibutuhkan dalam anggaran unsur bantuan sosial bagi masyarakat terdampak sebesar Rp 96 Miliar hanya untuk 3 bulan.

"260 ribu kepala keluarga (KK) akan dibagikan paket nilai Rp 300 ribu. Dan itu diberikan setelah diterapkan Look Down atau Pembatsan Sosial Berskala Besar (PSBB)," ujar Amsakar Ahmad saat menghadiri rapat koordinasi DPRD Kota Batam dengan Pemerintah Kota Batam di depan gedung DPRD Kota Batam, Kamis (16/4-2020).

Baca Juga:


Pemko Batam Harus Trasparan Terhadap Anggaran Penanganan Covid-19


Selanjutnya, kata Amsakar Ahmad yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19, jika sudah ada penerapan nanti. Maka pemerintah harus memerlukan pemantapan dilapangan, dan akan membutuhkan sekitar 700 personil yakni dari TNI, POLRI dan Satpol PP.

"Jadi anggaran ini kurang lebih 90 milliar. Ini udah termasuk penugasan tukang, alat kesehatan dan untuk kegiatan pengamanan dari POLRI, TNI dan Satpol PP, yang 700 personil. Ini secara umum yang dapat saya sampaikan dan terus terang saja. Harapan saya estalasi ini tidak berubah lagi," tuturnya.

Baca Juga:

Amrialis: Dinsos Tanjungpinang Verifikasi Data Pengajuan Sembako Dampak Covid-19


Wakil Wali Kota Batam juga berharap untuk kebersamaan ini. Dimana ia terkadang membaca di media sosial (medsos) dengan mengatakan, bahwa tidak makan lagi, dan kapan bantuan sembako dibagi. "Saya merasa sedih," ujarnya.

Ini juga, lanjut Amsakar Ahmad, perlu disampaikan ke rekan-rekan anggota DPRD Kota Batam, yaitu soal bantuan. Karena banyak asumsi-asumsi yang membuat kita risau. Ada dua kategori bentuk bantuan yaitu bentuk barang dan uang.

Baca Juga:


Dinkes Kota Batam Hentikan Pelayanan Perawatan di Klinik Gigi Puskesmas


"Bentuk barang alat peralatan, dan ini kami masukkan dalam website. karena dalam surat edaran KPK mengatakan harus semuanya dibuka dalam ruang publik. Dan barang itu masih tersimpan di gudang," tuturnya kembali.

Dan selanjutnya, ungkap Amsakar, kategori bentuk bantuan uang yang masuk melalui Kas Daerah (Kasda) di tiga Bank.

"Bank Riau Kepri ada 2 milliar 752 juta, di BTN 150 juta, dan BNI 5 milliar. Sehingga total keseluruhan dana yang ada masuk ke Kasda sekitar 8.171.375.461.00," tutur Amsakar.



Alfred



Labels: ,

Posting Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.