Breaking News

Jeffry Simajuntak Dukung Penghapusan BAP Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam

Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Jeffry K Simajuntak
BATAM KEPRIAKTUAL.Com: Dua anggota Komisi III DPRD Kota Batam berbeda pendapat tentang penghapusan Berita Acara (BAP) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam. Hal itu setelah pihak Assosiasi Pengusaha Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Aspel B3) menyampaikam aspirasinya, Selasa (7/11-2017).

Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Jeffry K Simajuntak menyampaikan, 
Ia menyatakan setuju terhadap apa yang di aspirasikan Aspel B3 tentang kebijakan atas BAP yang dianggap menyulitkan.

"Saya sangat setuju apa yang disampaikan oleh Aspel, apalagi dikatakan ada penumpukan di pelabuhan. Dan kalau tidak dilaksanakan pengiriman, maka kita bicara resikonya aja. Karena ini akan berdampak kepada polusi dan lain-lain. Jadi, kalau perlu diambil sikap sekarang, mohon maaf, saya perintahkan hari ini silakan jalan (Aspel, red) ketempat tujuan sekarang," tegas Jeffry

Ia juga mengatakan agar DLH tidak melihat pengelolahan limbah B3 hanya karna ada uangnya, namun harus dilihat resiko yang ditimbulkan apabila pengiriman tidak terlaksana.

"Jadi DLH jangan berpikir ini ada uangnya, berpikir positiflah. Bahwa bagaimana menangani hal ini, kita harusnya berikan ruang kepada teman-teman aspel dalam melaksanakan kegiatannya," ujarnya. 

Atas hal itu, Jeffry juga neminta kepada Aspel B3 untuk nembuat surat kepada Komisi III DPRD Kota Batam sebagai wadah untuk menyampaikan atau sebagai acuan ke Baperda.

"Jadi kita juga harus atur pertemuan khusus kepada DLH dengan Aspel B3 untuk membahas masalah ini dengan DLH dan Bea Cukai untuk membahas bagaimana roda barang keluar dari kota Batam," terang Jeffry. 

Sementara itu, pendapat Cak Nono yang juga anggota komisi III DPRD kota Batam menyatakan tidak menyetujui apa yang diaspirasikan Aspel B3. Ia sama sekali tidak mendukung penghapusan BAP DLH dan menyarankan hanya memangkas birokrasi yang dianggap tidak perlu dalam proses BAP tersebut.

"Kita di Dewan ini berbeda-beda otak, kepentingan dan kita memiliki wilayah sendiri, kalau pak Jeffry bilang tadi sah, saya tidak. Intinya saya tidak setuju dengan kebijakan, aturan tetap dilaksanakan pangkas birokkrasi yang memang tidak perlu," kata Cak Nono. 

Alasan, kata Cak Nono, hal tersebut karena menurutnya, sedangkan saat adanya kebijakan saja masih dilanggar apalagi tidak ada kebijakan. "Jadi disini saya lihat ada pemerkosaan yang dilakukan oleh aspel dan didukung teman saya (Jeffry, red). Jadi hati-hati dengan kebijakan, karena kebijakan bisa membuat masuk penjara dan neraka," ujaranya.


(Red/Jef)
Bagikan:
Baca juga