Breaking News

BP Batam Akhir Agustus Bangun IPAL di Batam Center

Sambutan Robert Sianipar
BATAM KEPRIAKTUAL.Com: BP Batam bersama pengusaha asal Korea sosialisasi proyek The Development of Sewerage System in Batam Island (Pengembangan Sistem Pembuangan Kotoran di Pulau Batam) atau proyek Sanitasi Pembangunan Jaringan Pipa Air Limbah Batam di PIH Hotel, Selasa (15/8-2017). Dalam acara sosialisasi tersebut dihadiri oleh RT/RW Kec. Batam Center.

Deputi IV BP Batam Bidang Sarana Lainnya, Robert M Sianipar dalam sambutannya mengatakan ada 43 rumah dikawasan Batam yang akan dikoneksikan dengan pipa istalasi proyek pembangunanan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) yang dibangun di tujuh Kecamatan Kota Batam, itu adalah proyek pemerintah pusat yang dilaksanakan oleh BP Batam.

"Proyek sanitasi terpadu pembangunan IPAL ini, proyek pemerintah pusat yang dipinjaman dari korea,"ujar Robert.

Ia juga menyampaikan, Kota Batam sebagai kawasan Industri dan daerah yang cukup pesat tingkat pertumbuhan penduduk hungga mencapai 1,2 juta jiawa. Maka Batam dikhwatirkan akan menjadi daerah yang mengalami pencemaran pada waduk sebagai sumber air baku di Batam yang disebabkan oleh limbah industri maupun limbah rumah tangga, sebagai contoh Dam Baloi yang terkontaminasi bakteri Coli.

"Untuk pembangunan IPAL tahap pertama Batam Center dikategorikan sebagai zona satu, dengan 11 Ribu rumah dan panjang pipa yang akan terpasang sepanjang 11 ribu kilometer menghabiskan anggaran USD 43 juta atau RP 600 milliar. Dan USD 5 juta adalah dana pendamping dari Indonesia. Akhir bulan Agustus mulai pengerjaan,"ujarnya. 

Selain itu, kata Robert, Dam yang ada di Batam mengandalkan air hujan sebagai air baku. Jadi, kedepan untuk memenuhi kecukupan air baku. Jika proyek tersebut terlaksana, terang Robet, maka tiap rumah yang ada di Batam akan terkoneksi dengan pipa IPAL. Sehingga, tidak perlu lagi susah-susah untuk membuat savetytang.

Atas pertimbangan tersebut, Robert berharap ada fartisipasi masyarakat untuk mensukseskannya guna kebaikan bersama.

Hal senada juga diungkapkan PPK Pengembangan dan Pengelolaan Air dan Limbah, Iyus Rusmana. Ia mengatakan pengerjaan proyek akan dilakukan di akhir Agustus 2017 dan selesai 2019. "Intinya, BP Batam akan segera melakukan konstruksi pada akhir Agustus," katanya.

Hadir dalam acara sosialisasi proyek Sanitasi, Professor Universitas Islam As Syafiah Ali Ann, PPK Pengembangan dan Pengelolaan Air dan Limbah PLN & RMP 2017 Iyus Rusmana, para RT/RW se Kecamatan Batam Centre.


(Red/Kepriaktual.com)
Bagikan:
Baca juga