Bawa Kabur Uang 1,2 M, Ketum LSM CCI: Proses Secara Hukum Dr. Feryandi

Ketum LSM CCI Agus Lumban Gaol
BATAM KEPRIAKTUAL.Com: Terkait lontaran Ketua PMI Kota Batam Sri Soedarsono saat berbuka puasa bersama, Senin (5/6-2017) di gedung kantor PMI Kota Batam, Batam Center tentang dana pengelolaan Transfusi darah Palang Merah Indonesia (PMI-red) sebanyak Rp 1,2 Milyar tahun 2015 yang dibawa kabur oleh PNS Pemerintah Kota (Pemko) Batam Dr. Feryanti.

Ketua Umum (Ketum) LSM CCI Agus Lumban Gaol menyikapi hal tersebut, yang mengatakan, supaya penegak hukum Kepolisian dan Kejaksaan Negeri Batam supaya memproses Dr. Feryandi yang membawa kabur uang kas PMI. Dimana dana tersebut pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam membayar ke PMI Kota Batam yang dibayarkan melalui no rekening PMI Kota Batam.

" Dana yang mau dibayarkan pihak RSUD Embung Fatimah Batam kepada PMI Kota Batam. Itu di duga diambil dari anggaran APBD Kota Batam yang dianggarkan tahun 2015. Karena RSUD Embung Fatimah kan di kelolah pemerintah Kota Batam," kata Agus Lumban Gaol di warung kopi Batam Center, Rabu (7/6-2017).

Kemudian, kata dia, Dr. Feryanti kan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kota Batam. Bila masih aktif sebagai PNS yah dipecat aja. Dan bukan hanya disitu, dikatakanya, pelaku yang juga mempunyai gelar seorang dokter segera dipecat dan dibekukan hak patenya untuk gelar kedokteranya.  Yang jelas sudah mencoreng gelar kedoteran di NKRI ini.

" Pihak IDI juga jagan tinggal diam, mohon di bantu pencarian sang dokter yang di duga melakun penggelapn dana kas PMI yang dibayar oleh Rumah Sakit RSUD Embung Fatimah," pungkasnya.

Bukan hanya itu, lanjutnya, pemerintah Kota Batam juga harus ikut bertanggung jawab. Karena ini masalah nyawa orang, bila pasien membutuhkan darah, jadi darah di PMI Kota Batam selalu ada stoknya.

" Pemerintah Kota Batam harus berperan aktif dalam permasalahan ini," tutupnya.


(Red/Kepriaktual.com)
Tags ,

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.