Pemerintah Kota Batam Sudah Minta Pada Gubernur Kepri, Supaya Kenaikan Tarif Listrik Ditinjau Kembali

Wakil Walikota Batam Amsakar Ditengah Aksi Pengunjuk Rasa
BATAM KEPRIAKTUAL.Com; Wakil Walikota Batam Amsakar, turun ditengah ribuan aksi unjuk rasa masyarakat bersatu yang tergabung dalam A.M.P.L.I yakni Partai Nasdem, Partai Gerindra, LSM LIRA, Mahasiswa, masyarakat sagulung bersatu, Paten, SBSI dan Masyarakat Kota Batam, Ulu Balang, Satria, kembali turun ke Kantor Walikota Batam, untuk menolak Tarif Listrik Kota Batam, Selasa (16/5-2017).

Dalam hal ini, Amsakar mengatakan, bahwa pemerintah Kota Batam sudah ke empat kalinya menyampaikan sikap terkait penolakan tarif dasar listrik Batam. Dan sudah berkali-kali ini menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah provinsi Gubernur Kepri, supaya tarif listrik Batam dilakukan peninjaun kembali.

"Kita sudah buat surat yang ke empat, serta memanggil Direktur Bright PLN. Dan sudah dua kali diskusi di Graha Kepri, jadi sikap Pemerintah Kota Batam samalah dengan harapan yang dilakukan masyarakat Kota Batam.
Karena kesejahteraan masyarakat ini harus menjadi pertimbangan, dimana ketika pertumbuhan ekonomi kita sedang jeblok, dan  masyarakat harus tertekan dengan hal ini,"ujarnya.

Ia juga menyampaikan, tapi perlu disampaikan juga, kebijakan ini ranahnya memang di Provinsi Kepri.  Silahkan sampaikan aspirasi ini ke bapak Gubernur, mudah-mudahan dapat memahami betul persoalan masyarakat Batam.

"Kami sudah mendiskusikan, dan memanggil semuanya pihak terkait. Dan kami sudah meminta data-datanya pada hari jumat lalu serta  menyurati PLN dengan meminta agar data dikirimkan bagaimana menghitung kenaikan tarif PLN,"ujar Amsakar ditengah kerumunan pengunjuk rasa didepan gedung Pemerintah Kota Batam.

Aksipun berlanjut menyampaikan aspirasi didepan gedung Bright PLN Batam.


(Red/Kepriaktual.com)
Tags ,

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.