Foto Bersama saat Wyndham Panbil Batam berkolaborasi dengan yayasan Ion Kennedia .

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Wyndham Panbil Batam berkolaborasi dengan yayasan Ion Kennedia untuk meluncurkan program "Food Rescue," untuk menjalankan program Wyndham Green Programss. 

Dimana dalam program ini kami mendaur ulang sisa makanan dari breakfast station hotel Wyndham Panbil Batam (yang tentunya masih layak) untuk diberikan ke Yayasan Ion Kennedia yang kemudian akan disalurkan ke Yayasan-yayasan yang membutuhkan bantuan pangan. 

Tujuan program ini adalah meminimalkan sisa makanan dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Staf Wyndham Panbil Batam juga sudah terlatih mengenai penanganan dan penyimpanan makanan yang aman. 

Selain itu, kunjungan ke panti asuhan diadakan untuk berinteraksi dengan anak-anak melalui berbagai kegiatan, menumbuhkan empati dan tanggung jawab sosial. Inisiatif ini bertujuan menciptakan lingkungan yang berkelanjutan dan mendukung perubahan positif.

Bersama dengan 16 karyawan Wyndham Panbil Batam, bakti sosial bertujuan untuk meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama. Kunjungan dilakukan di Yayasan El Zion Grace yang berlokasi di Kav.Abadi Jaya Blok C2 No.19-20 kel, Sungai Lekop, Kec. Sagulung, Kota Batam, pada hari Rabu, 11 September 2024 pukul 11.00 WIB. 

Kegiatan ini ini diwakili oleh Yosi Agustina selaku Human Resource Manager, beserta Sapto Wasono selaku Direktur Operasional dan staff lainnya. 
Acara dimulai dengan sambutan dari Yosi Agustina yang menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk berbagi dan berkontribusi kepada masyarakat. 

Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak untuk menciptakan dampak positif yang lebih besar. Suasana penuh keceriaan terasa ketika anak-anak berpartisipasi dalam bercerita dan tertawa bersama  dengan karyawan Wyndham Panbil Batam.

Sapto Wasono juga memberikan motivasi kepada anak-anak, mengajak mereka untuk terus semangat dalam belajar dan meraih cita-cita.

"Kami dari Wyndham Panbil Batam mengucapkan terima kasih atas sambutan dan kehangatan dari pihak Panti Asuhan El Zion Grace,” kata Sapto.

“Semoga berkat jasmani yang kami berikan ini dapat sedikit membantu kebutuhan panti asuhan,” tambahnya. 

Tidak lupa, makanan hasil program "Food Rescue" dibagikan kepada anak-anak, yang disambut dengan antusiasme dan kegembiraan.

Melalui inisiatif seperti ini, Wyndham Panbil Batam berharap dapat terus memberikan dampak positif dan mendorong lebih banyak pihak untuk ikut serta dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

 “Kami dari Wyndham Panbil Batam mengucapkan terima kasih atas sambutan dan kehangatan dari pihak Panti Asuhan El Zion Grace,” kata Sapto. 

Ia berharap, kunjungan manajemen Wyndham Panbil Batam dapat membawa sukacita dan berkat bagi anak-anak panti asuhan, “Semoga berkat jasmani yang kami berikan ini dapat sedikit membantu kebutuhan panti asuhan,” tambahnya.
 
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan, dan para karyawan pun merasa haru melihat kebahagiaan yang terpancar dari wajah anak-anak. 

Kunjungan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi anak-anak panti asuhan tetapi juga memperkuat rasa solidaritas dan kepedulian sosial di antara para karyawan Wyndham Panbil Batam.

Fay


Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menerima aspirasi warga Perumahan Putra Jaya, Tanjung Uncang, pada Rabu (18/9/2024). (Ist)

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menerima aspirasi warga Perumahan Putra Jaya, Tanjung Uncang, pada Rabu (18/9/2024).

Muhammad Rudi turun langsung menemui warga di area gerbang masuk BP Batam bersama Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Wan Darussalam; Direktur Badan Usaha SPAM Batam, Denny Tondano; dan Direktur PT. Air Batam Hilir (ABHi), Mujiaman Sukirno.

Selepas aksi damai, Muhammad Rudi melaksanakan pertemuan di Marketing Center BP Batam bersama perwakilan warga untuk membahas solusi atas permasalahan distribusi air di perumahan tersebut.

Direktur Utama PT. ABHi, Mujiaman Sukirno mengatakan untuk mengakomodir kebutuhan air bersih, PT. ABHi dan SPAM Batam telah melakukan proses pemasangan mini booster untuk menambah daya alir air ke seluruh cluster di Perumahan Putra Jaya.

“Pemasangan akan selesai pada Selasa (24/9/2024) mendatang. Dan setelah pemasangan, maka air akan mengalir dari pukul 21.00 sampai 05.00 WIB,” jelas Mujiaman.

Sebagai solusi jangka panjang, Mujiaman beserta tim akan membangun Water Treatment Plan (WTP) pada Waduk Tembesi dan Duriangkang yang direncanakan rampung pada bulan Desember 2024.

“Jika WTP ini sudah selesai dibangun pada Desember nanti, kebutuhan air bersih akan tercukupi secara menyeluruh di area Tanjung Uncang,” ujar Mujiaman.

Terkait hal tersebut, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengapresiasi komitmen PT. ABHi atas solusi yang diberikan.

Namun, ia juga dengan tegas berpesan kepada PT. ABHi agar pelaksanaan pemasangan mini booster dan pembangunan WTP diselesaikan sesuai tenggat waktu yang telah disepakati oleh warga.

“Saya juga titip kepada semua warga untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama proses penyelesaian distribusi air ini berlangsung,”

“Jangan sungkan untuk memberikan informasi kepada saya agar sama-sama kita awasi bersama proses pemasangan mini booster yang sedang berlangsung,” pesan Muhammad Rudi. (r)


Kepala Dinas CKTR Kota Batam, Azril Apriansyah.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) bersama kontraktor PT Adhikarya langsung memperbaiki penangkal petir di atas kubah Masjid Agung Raja Hamidah Kota Batam.

"Setelah patah akibat angin kencang melanda Kota Batam pada Selasa 17 September 2024 langsung kami perbaiki," ujar Kepala Dinas CKTR Kota Batam, Azril Apriansyah, Rabu (18/9/2024).

Azril menegaskan, kerusakan yang dialami akibat musibah angin kencang tersebut masih menjadi tanggung jawab kontraktor sembari pengecekan secara menyeluruh.

"Untuk aktifitas ibadah di masjid dialihkan ke masjid sementara di kawasan Masjid Agung Raja Hamdiah Kota Batam," katanya.

Terkait perbaikan itu, Azril belum memastikan kapan akan selesai dan bisa digunakan kembali. Ia berharap, perbaikan tersebut selesai secepatnya.

"Semoga cepat selesai dan jemaah kembali bisa beraktifitas di Masjid Agung Raja Hamidah Kota Batam," katanya.

Untuk diketahui, akibat angin kencang yang menyapu Batam tersebut tak hanya mengakibatkan penangkal petir Masjid Agung Raja Hamidah Kota Batam saja yang patah, sejumlah pohon di 30 titik tumbang, bahkan sejumlah fasilitas umum lainnya juga mengalami kerusakan.

Tak hanya itu, akibat angin kencang itu, dari data saat ini, terdapat satu korban jiwa di Kecamatan Belakang Padang akibat pancung yang ditumpangi tenggelam tersapu angin.

Kejadian itu di Perairan Depan Pulau Pekasih Kelurahan Terong Kecamatan Belakang Padang Kota Batam. Korban meninggal dunia yakni Sumani (38) yang merupakan warga Moro Karimun. Sementara lima rekannya lagi selamat.

Dari kronologi, pada hari Selasa 17 September 2024 sekira pukul 17.00 WIB korban bersama sama dengan saksi lainnya berangkat dari Tanjung Riau menuju Pulau Juda Kecamatan Moro, Karimun dengan menggunakan 1 unit speedboat.

Kemudian, sekira pukul 18.00 WIB ketika speedboat melintasi perairan Pekasih diterjang angin ribut sehingga speedboat mengalami karam dan terbalik.

Lalu, pada sekira pukul 19.00 Wib korban beserta saksi-saksi lainnya ditolong oleh para nelayan setempat sehingga berhasil dievakuasi ke daratan pekasih kelurahan Pulau Terong, lalu pada sekira pukul 19.50 WIB korban dijemput oleh Pihak Keluarga serta langsung dibawa pulang menuju ke Pulau Juda Kecamatan Moro, Karimun.

Fay


Nama Penulis: Citra Irwan Simbolon, S.H
Mahasiswa: Magister Ilmu Hukum Universitas Sumatera Utara, Dosen: Dr. Utary Maharany Barus S.H., M.Hum

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Batam merupakan salah satu kota di Kepulauan Riau, yang terkenal sebagai pusat industri dan perdagangan. Terletak sangat dekat bagi wisatawan dari Singapura dan Malaysia.

Pantai-pantai indah, resort, lapangan golf, dan pusat-pusat belanja membuat Kota Batam menarik bagi wisatawan. Selain itu, wisata kuliner juga sangat menarik pengujung wisatawan.

Namun, terdapat hal menarik yang Penulis ingin sampaikan terkait dengan sampah di Kota Batam, Masih banyak orang yang buang sampah sembarangan. Padahal, hal tersebut dapat mencemari lingkungan hingga menimbulkan penyakit. 

Penanganan sampah di Kota Batam merupakan isu penting mengingat posisinya sebagai kota yang sedang berkembang dengan pesat, serta lokasinya yang strategis sebagai kawasan industri dan perdagangan. 

Hal ini menimbulkan tantangan dalam pengelolaan sampah untuk menjaga kualitas lingkungan hidup serta mencegah dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat. 

Apabila dilihat dari sudut pandang Sosiologi hukum, penanganan sampah di kota batam tentu dapat menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana hukum sebagai alat mengubah masyarakat (Law as a Tool of Social Enginering) dalam melakukan pengelolaan sampah di Kota Batam.

Kebijakan pengelolaan sampah di Kota Batam sudah memiliki dasar hukum yang cukup kuat yakni Undang-Undang No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Prinsip yang dipegang dalam Undang-Undang ini adalah pendekatan pengelolaan sampah berbasis pada prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R). 

Peraturan Pemerintah No. 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sejenis Sampah Rumah Tangga, Peraturan ini memperjelas tanggung jawab pemerintah daerah, masyarakat, dan swasta dalam pengelolaan sampah. 

Selain itu Kota Batam memiliki regulasi khusus yang mengatur pengelolaan sampah sebagaimana diatur dalam Peraturan daerah Kota Batam Nomor 11 Tahun 2013 tentang pengelolaan sampah.

Bahwa dalam implementasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Batam Nomor 11 Tahun 2013 dari informasi yang ada terdapat 9 (sembilan) orang pelaku yang membuang sampah sembarangan serta telah diadili di Pengadilan Negeri Batam.

Mereka dinyatakan bersalah melanggar pasal 64 ayat 1, huruf a, Peraturan Daerah Nomor 11 tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Batam yang dipimpin oleh Hakim Taufik didampingi PP Magdalena dan Kuasa Penuntut A. Halim. 

Ke 9 (sembilan) pelaku yang disidang, rata-rata di denda Rp 500.000 (lima ratus ribu rupiah), Penulis sangat menghormati putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Batam.

Pertanyaan selanjutnya adalah apakah dengan adanya aturan dan putusan PN Batam tersebut telah mengubah perilaku masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan.

Kepala Bidang Pengelolaan sampah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Eka Suryanto mengatakan masih banyak warga yang belum sadar lingkungan sehingga membuang sampah sembarangan.

Dari informasi yang ada dapat disimpulkan bahwa peraturan terkait penanganan sampah di Kota Batam serta putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Batam masih belum memberikan dampak terhadap masyarakat tentang bagaimana hukum digunakan sebagai alat mengubah masyarakat (Law as a Tool of Social Enginering) sehingga masyarakat belum mendapatkan efek jera.

Tidak adanya perubahan terhadap masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan. Sementara dalam pasal 69 Perda Nomor 11 Tahun 2013 diatur sanksi bagi warga yang membuang
sampah sembarangan akan didenda yang besarannya berkisar Rp 300 ribu hingga Rp 50 juta.

Rekomendasi yang penulis dapat sampaikan dalam beberapa langkah yang dapat diambil oleh Pemerintah Kota Batam untuk memperkuat penanganan sampah dari perspektif hukum, antara lain: 

Penguatan penegakan hukum bagi pelanggar harus ditegakkan dengan konsisten merujuk pada pasal 69 Perda Nomor 11 Tahun 2013 yang mengatur denda Rp 2,5 juta rupiah bagi pembuang
sampah sembarangan agar hukum sebagai alat mengubah masyarakat (Law as a Tool of Social Enginering) dapat diterapkan.

Hukum bukan hanya alat untuk menghukum, tetapi juga sarana untuk mendorong perubahan perilaku dan menciptakan masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan. 

Tetapi demikian harus memperhatikan aspek kebijakan, dan keadilan sosial dengan memperhitungkan kelompok masyarakat yang rentan, seperti mereka yang tinggal di wilayah yang kurangnya akses ke sistem pengelolaan sampah yang layak.

Inovasi dalam daur ulang dan pengolahan sampah berkolaborasi dengan pihak swasta, peningkatan partisipasi masyarakat dengan edukasi masyarakat tentang 3R. 

Penanganan sampah di Kota Batam membutuhkan peran serta semua elemen terutama masyarakat untuk mencapai keberhasilan dalam pengelolaan sampah
yang berkelanjutan.





Pasalangan Cabub dan Cawabup Karimun disambut masyarakat Kundur. 

KUNDUR|KEPRIAKTUAL.COM: Calon Bupati H. Muhammad Firmansyah dan Calon Wakil Bupati Karimun, Ery Suandi kembali  menggelar kegiatan silaturahmi dengan sejumlah masyarakat.

Antusias masyarakat luar biasa pada pertemuan tersebut yang di laksanakan tepatnya di Rumah Makan Dua Putri, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri pada, Rabu (18/9/2024.

Sebelum Acara silaturrahmi di dua putri di lakukan, pasangan H. Muhamad Firmansyah dan Ery Suandi melaksanakan peninjauan lansung ke- Pasar Mutiara untuk berdialog dengan pedagang dan mendengarkan lansung apa yang menjadi keluhan masyarakat.

H.Muhammad Firmansyah di sela-sela kesibukannya mengatakan, ucapan terimkasih kepada masyarakat kundur yang sudah antusias sekali menyambut kehadirannya.

"Semoga dengan restu dari masyarakat apa yang menjadi keinginan kita bersama akan di ijabah oleh Allah Subhanahu Wata'ala," ujarnya.

Selain itu Firmansyah mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersatu padu dan menjaga kerukunan dalam menghadapi Pilkada. “Pilkada adalah pesta demokrasi, mari kita jalani dengan penuh kedamaian dan semangat kebersamaan. 

"Saya yakin, dengan dukungan masyarakat, kita bisa membawa Karimun menjadi lebih baik lagi kedepannya,” ungkap Firmansyah.

Usai memaparkan berbagai visi, misi Firmansyah meminta restu dan Do'a kepada seluruh masyarakat agar keinginan kita bersama di ijabah oleh Allah Subhanahu Wata'ala.

"Dan jika kami di percayakan masyarakat serta di berikan amanah untuk menjadi pemimpin di bumi berazam Priode 2024-2029 Insyaa’Allah kami siap membantu melayani masyarakat dengan sebaik baiknya dengan cara meningkatkan kemajuan, perekonomian pembangunan di setiap Kecamatan. Kelurahan secara merata di seluruh Kabupaten Karimun yang kita cintai ini,: mbuhnya.

Di tempat yang sama Cawabub Karimun Ery Suandi meminta kepada seluruh masayarakat kundur khususnya kepada masyarakat se-kabupaten untuk memberikan Do'a restu sehingga apa yang diharapkan dapat berjalan sesuai harapan kita bersama. 

Nafian salah satu Tokoh muda Yang hadir pada pertemuan tersebut mengajak masyarakat Kabupaten Karimun untuk memilih Paslon Firmansyah dan Ery Suandi, sebagai Bupati dan wakil Buapati Karimun priode 2024-2029.

Selain itu Kata Nafian Firmansyah dan Ery Suandi merupakan putra daerah terbaik Kabupaten Karimun, juga telah membuktikan kepemimpinannya selama menjadi sekretaris daerah di Karimun, dan menjadi Angota DPRD Provinsi Kepri.

“Pak Firman orang Karimun, jadi yang paling utama, apapun ceritanya saya tetap memilih orang Karimun,” ucap Nafian

Kemudian dari pada itu Nafian juga sangat meyakini bahwa, dengan dipimpinnya Kabupaten Karimun oleh Firman, Ery  Insyaa’Allah akan memberikan perubahan besar di setiap Kabupaten/kota hingga ke pelosok desa. pungkas Nafian Mengamini nya 

A.Yahya


Kubah Masjid Agung Raja Hamidah Batam Rusak. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badai yang disertai hujan deras dan angin kencang melanda Kota Batam pada, Selasa (17/9/2024) malam mengakibatkan kerusakan pada Kubah Masjid Agung Raja Hamidah Batam.

Mirisnya, Masjid Agung Raja Hamidah Batam tersebut baru saja diresmikan pada, Minggu (15/9/2024) malam. Kerusakan terjadi pada bagian atas kubah masjid yang menimbulkan kekhawatiran masyarakat setempat.

Warga sekitar menyebutkan bahwa angin kencang yang disertai hujan deras tersebut menyebabkan kubah masjid menjadi miring.

"Kami sangat terkejut melihat kondisi kubah masjid ini rusak, padahal baru diresmikan beberapa waktu lalu," ungkap salah seorang warga yang sedang berada dilokasi masjid.

Masjid Agung Raja Hamidah sendiri merupakan salah satu masjid kebanggaan kota Batam yang baru saja selesai pembangunannya.

Peresmian masjid dilakukan pada, Minggu (15/9/2024) lalu sempena memperingati Hari Maulid Nabi Muhammad SAW.

Sejumlah pejabat daerah kota Batam dan para tokoh agama turut hafir dalam peresmian itu. Hal itu sebagai bukti tanda diresmikannya masjid yang menjadi kebanggaan masyarakat kota Batam.

Pihak terkait saat ini sedang melakukan peninjauan kerusakan yang terjadi. Dan, diperkirakan akan segera melakukan perbaikan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat peristiwa alam tersebut.

Bada Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) setempat telah memberikan peringatan cuaca buruk untuk wilayah Batam dan sekitarnya.

Mengingat potensi angin kencang disertai hujan deras yang masih bisa terjadi dalam beberapa hari kedepan. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan menghindari area yang rawan pohon tumbang atau kerusakan bangunan akibat cuaca ekstrem.

Fay


OJK Dorong Pengembangan Keuangan Syariah Melalui Generasi Muda

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Otoritas Jasa Keuangan terus berupaya mendorong pengembangan keuangan syariah melalui peningkatan literasi di kalangan generasi muda melalui berbagai kegiatan seperti Indonesia Sharia Financial Olympiad (ISFO) 2024.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi dalam acara pengumuman pemenang ISFO 2024 di Jakarta, Selasa (17/9/2024) mengatakan, Indonesia sebagai negara dengan jumlah muslim terbesar di dunia memiliki potensi yang besar dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. 

Sehingga untuk mengisi potensi itu antara lain dibutuhkan pemahaman mengenai produk dan layanan sektor jasa keuangan di masyarakat termasuk di kalangan generasi muda.

“Jadi itu yang harus kita terus tingkatkan supaya kita bisa menjadi pemain utama dalam pengembangan syariah baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” kata Friderica.

Oleh karena itu, ISFO 2024 hadir untuk mendorong para pelajar dan mahasiswa lebih memahami mengenai keuangan syariah dan dapat menggunakan produk/layanan keuangan syariah untuk kebutuhannya. 

ISFO 2024 terdiri atas dua kategori lomba yaitu Kompetisi Cerdas Cermat Keuangan Syariah (CCKS) dan Kompetisi Wirausaha Muda Syariah (WMS), ISFO 2024 diikuti oleh pelajar/mahasiswa dari seluruh wilayah Indonesia. 

Kompetisi CCKS ditujukan untuk pelajar SMA/sederajat dan mahasiswa guna mengasah kemampuan seputar keuangan syariah dan Kompetisi WMS diikuti oleh mahasiswa yang memiliki bisnis/usaha mikro.

Sejak dibuka kegiatan ISFO pada tanggal 24 Juni 2024, ISFO berhasil menjangkau 4.373 peserta pelajar/mahasiswa dengan rincian 858 tim atau 2.574 orang peserta kompetisi CCKS kategori pelajar, 532 tim atau 1.596 peserta kompetisi CCKS kategori mahasiswa, dan 102 tim atau 203 peserta kompetisi WMS.

Para peserta telah melalui berbagai tahapan seleksi yang ketat. Peserta CCKS telah berkompetisi mulai dari babak penyisihan regional, final regional, dan final nasional yang dilaksanakan secara daring hingga menghasilkan tiga tim terbaik dari masing-masing kategori pelajar dan mahasiswa. 

Peserta memanfaatkan infrastruktur edukasi yang dimiliki OJK antara lain Learning Management System Edukasi Keuangan, minisite Sikapiuangmu, dan website resmi OJK. Tercatat sejumlah 3.749 akun baru LMSKU dibuka oleh para peserta ISFO untuk mendapatkan pembelajaran terkait keuangan syariah.

Selain itu, seluruh peserta WMS telah mengumpulkan karya paper mengenai pengembangan bisnis/usaha nya pada Kompetisi Wirausaha Muda Syariah. Setelah melalui seleksi awal, seleksi lanjutan, dan babak presentasi dengan para ahli di bidang keuangan syariah, telah diperoleh tiga tim terbaik yang menyandang titel sebagai grand finalis. 

Setelah melalui berbagai rangkaian, ISFO telah mencapai puncak acaranya pada kegiatan Grand Final ISFO 2024 dimana para grand finalis didatangkan langsung ke Jakarta pada untuk bertanding dan memperebutkan titel juara nasional.

Kegiatan Grand Final ISFO diwarnai oleh antusiasme dan semangat yang tinggi oleh sekitar 480 peserta yang hadir secara fisik dan 350 yang hadir secara daring. Melalui kegiatan ini, telah diperoleh tiga juara untuk setiap kompetisi, yaitu:

-       Kompetisi CCKS Pelajar, juara 1 diraih oleh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Kota Batam, juara 2 diraih oleh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang, dan juara 3 diraih oleh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Lampung Timur.

-       Kompetisi CCKS Mahasiswa, juara 1 diraih oleh Universitas Airlangga, juara 2 diraih oleh Universitas Indonesia, dan juara 3 diraih oleh Universitas Brawijaya

-       Kompetisi WMS, juara 1 diraih oleh Universitas Pertamina pemilik bisnis MooApps, juara 2 diraih oleh Universitas Padjajaran pemilik bisnis Hi-Up Indonesia, dan juara 3 diraih oleh UPN Veteran Jawa Timur pemilik bisnis Macpop

-       Lomba Best Supporter, juara 1 diraih oleh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Kota Batam, juara 2 diraih oleh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Lampung Timur, dan juara 3 diraih oleh  Madrasah Aliyah Negeri (MAN)  2 Kota Malang

Para pemenang mendapatkan hadiah uang tunai serta tabungan SimPel iB untuk pelajar dan tabungan emas untuk mahasiswa dengan total sebesar ±Rp112 juta.

-       penyerahan produk inklusi keuangan syariah oleh BSI, UUS Bank DKI, dan UUS PT Pegadaian 
-       hadiah yang diberikan ke peserta 
 
Edukasi Keuangan Perempuan Indonesia
Sebelumnya, OJK bersama Komunitas Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Jenderal Dewan Energi Nasional (DWP SETJEN DEN) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyelenggarakan edukasi keuangan berkelanjutan.

Adapun tema yang diusung yakni “Peran Ibu Cerdas Literasi Keuangan dalam Kontribusi Tercapainya Transisi Energi Menuju NZE di Tahun 2060” di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Aula BPSDM ESDM), Jakarta.

Kegiatan dimaksud dihadiri oleh  Friderica Widyasari Dewi, Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (DWP KESDM) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Sri Suparni Bahlil Lahadalia, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (DWP KESDM) Vidi Dadan Kusdiana, serta Ketua DWP Sekretariat Jenderal Dewan Energi Nasional (DWP Setjen DEN) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Lucy Djoko Siswanto beserta para pengurus, anggota DPW Setjen DEN dan karyawati Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Friderica dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa sebagai menteri keuangan di keluarga, seorang Ibu harus memiliki kemampuan untuk mengelola keuangan keluarga.

“Saya yakin Ibu-Ibu disini juga punya challenge tersendiri bagaimana mengelola keuangan di keluarga. Tapi saya yakin challenge sekarang lebih berat daripada dulu, Bu, karena dulu belum ada sosial media. Jadi ibu-ibu yang bijak sangat akan menentukan sukses tidaknya pengolahan keuangan keluarga, kesejahteraan keluarga,” kata Friderica.

Sri Suparni mengapresiasi pelaksanaan edukasi keuangan yang dilakukan oleh OJK pada hari ini dalam upayanya meningkatkan pemahaman keuangan perempuan guna mendukung transisi energi menuju net zero emission.

“Literasi keuangan seperti yang kita tahun bukan hanya soal mengatur anggaran rumah tangga, tetapi juga tentang bagaimana kita berinvestasi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Di era transisi energi ini saya percaya bahwa setiap keluarga dapat menjadi agent perubahan, kita mulai dari hal-hal yang sederhana seperti memilih teknologi ramah lingkungan, mengelola keuangan dengan bijak dan mendukung kebijakan dan mempromosikan berkelanjutan. Saya berharap kehadiran kita semua disini dapat memperkuat komitmen kita Untuk menjadi bagian dari solusi bagi generasi yang akan datang,” pungkas Sri Suparni.

Fay


Istimewa

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan (BU Fasling) menggelar Konsinyering dengan tema "Tingkatkan Kolaborasi, Sinergi, dan Inovasi untuk Optimalisasi Aset Negara dengan Inovatif dan Kreatif".

Digelar di Kusuma Agrowisata Resort and Convention Hotel Kota Batu pada Sabtu - Minggu (14-15/9/2024) kegiatan yang menghadirkan narasumber Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FEB Universitas Merdeka Malang, Dr. Retna Safriliana, S.E., M.Si., Ak., CA. ini dibuka oleh Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan, Binsar Oktavidwin Tambunan.

Dalam kegiatan ini turut dipaparkan progress kinerja tahun 2024 dan proyeksi kinerja tahun 2025 dari Unit Usaha Hunian, Gedung, Agribisnis dan Taman (HGAT); Unit Usaha Pengelolaan Lingkungan (Pengling); dan Divisi Keuangan dan Umum.

"Berdasarkan paparan kinerja yang disampaikan oleh GM HGAT, GM Pengling, dan Manajer Keuangan dan Umum, narasumber akan menganalisa kebutuhan pengembangannya sehingga dapat di diskusikan tentang inovasi dan kreatifitas yang harus diterapkan oleh BU Fasling," terang Binsar.

Pria lulusan ITB ini turut menyampaikan bahwa BU Fasling kedepannya akan terus berkolaborasi dan bersinergi dengan pihak swasta dalam rangka kerja sama pengelolaan aset negara yang dikelola.

"Jika beberapa aset yang kita kelola dapat dikerja samakan dengan swasta melalui skema tertentu, optimalisasi aset negara ini tentunya akan lebih efektif dan efisien," kata Binsar.

"Untuk menuju kesana (kerja sama dengan swasta) kita perlu menyiapkan langkah-langkah strategis dengan pertimbangan yang inovatif sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap pendapatan BP Batam tanpa mengurangi kualitas layanan BU Fasling," imbuh Binsar.

Binsar berharap kegiatan ini dapat memberikan ruang diskusi yang lebih detail bagi Pejabat tingkat II, III, dan IV di lingkungan BU Fasling bersama narasumber tentang kinerja BU Fasling.

"Harapannya dari kegiatan ini kita bisa menyimpulkan berbagai kondisi yang terjadi di lapangan sehingga dapat diberikan solusi terbaik untuk meningkatkan pelayanan BU Fasling kepada masyarakat dan investor serta optimalisasi pengelolaan aset negara," pungkas Binsar. (r)


Istimewa

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM:  Power Wheeling sebuah konsep yang telah lama dikenal dalam struktur liberalisasi pasar ketenagalistrikan, kini menjadi sorotan tajam dalam perdebatan kebijakan energi Indonesia. Skema yang menciptakan mekanisme Mul/Buyer dan Mul/Seller (MBMS) ini memungkinkan pihak swasta dan negara untuk menjual energi listrik di pasar terbuka atau langsung ke konsumen akhir.

Power Wheeling terdiri dari dua jenis transaksi, yakni Wholesale Wheeling dan Retail Wheeling. Wholesale Wheeling terjadi keJka pembangkit listrik (baik milik swasta maupun negara) menjual energi listrik dalam jumlah besar ke perusahaan listrik atau konsumen di luar wilayah usahanya. Sementara itu, Retail Wheeling memungkinkan pembangkit listrik menjual energi listrik langsung ke konsumen akhir di luar wilayah operasinya.

Kedua model ini menggunakan jaringan transmisi dan distribusi sebagai "jalan tol" dengan skema open access, di mana semua pembangkit listrik dapat menggunakannya dengan membayar "Toll Fee". Saat ini konsep Power Wheeling masuk dalam Rancangan Undang-Undang Energi Baru dan Energi Terbarukan (RUU EBET) dengan skema sewa jaringan listrik dengan nama lain pemanfaatan bersama jaringan transmisi (PBJT).

Namun, penerapan Power Wheeling dipandang dapat menimbulkan dampak negaif signifikan, baik dari segi keuangan, hukum, teknis, maupun ketahanan energi nasional. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Serikat Pekerja (SP) PT PLN (Persero) Abrar Ali menganalisis dampak Power Wheeling berdasarkan berbagai perspekJf.

“Melalui skema sewa jaringan listrik dengan nama lain pemanfaatan bersama jaringan transmisi (PBJT) dalam Rancangan Undang-Undang Energi Baru dan Energi Terbarukan (RUU EBET). Bukan hanya berdasar pada kepentingan semata. Kita tetap menolak skema tersebut karena cacat secara hukum, konstitusi dan tidak berpihak pada ekonomi kerakyatan,” ungkap Abrar kepada media pada Kamis (12/9) di Kantor PLN Pusat.

Alasannya, ungkap Abrar, pertama, skema PBJT itu sangat bertentangan dengan konstitusi, Pasal 33 UUD 1945 yang mengamanatkan sektor strategis menyangkut hajat hidup orang banyak harus dikuasai negara. Dalam hal ini diwakili BUMN sebagai pengelola. Jika skema tersebut diterapkan, otomatis penguasaan negara tidak terpenuhi karena sebagian beralih kepada swasta. Kedua, Putusan MK No. 36/2012 yang menyebut pengelola hajat hidup rakyat tersebut adalah BUMN/PLN, bukan swasta.

Ketiga, Putusan MK No. Putusan 001-021-022/PUU-I/2003, menyatakan bahwa kebijakan pemisahan usaha penyediaan tenaga listrik dengan sistem unbundling (dalam UU No.20/2002) mereduksi makna dikuasai negara yang terkandung dalam Pasal 33 UUD 1945. Sehingga, sistem unbundling yang berisi skema tersebut juga inkonstusional, dan harus ditolak. Keempat, Putusan MK No.111/PUU-XIII/2015 menyatakan usaha ketenagalistrikan yang dilakukan secara kompetitif dan unbundling bertentangan dengan Pasal 33 UUD 1945.

Dijelaskan, listrik sebagai public utilities tidak bisa diserahkan ke mekanisme pasar bebas, karena para pihak mengambil keputusan berdasar pasokan dan permintaan. Hal yang sama juga bila ditinjau dari sisi aspek ekonomi dan sosial politik, skema tersebut sangat merugikan masyarakat.

“Pada Putusan MK No. 001-021-022/PUU-I/2003, menjelaskan dalam mekanisme pasar bebas yang diuntungkan adalah pemilik modal dan yang terjadi adalah kerugian sosial pada masyarakat. Hal ini dapat berarti negara tidak lagi memberikan proteksi kepada mayoritas rakyat yang hidup kekurangan secara ekonomi. Jelas skema tersebut sangat tidak Pancasilais,” ungkap Abrar.

Lebih lanjut Abrar menambahkan, penerapan skema PBJT tersebut jangan terlalu dipaksakan, karena akan sangat merugikan negara dan masyarakat Indonesia sendiri. Kajian-kajian akan besarnya kerugian bagi pemerintah dan masyarakat atas dampak PBJT tersebut sudah banyak dilakukan. Namun pemerintah tidak pernah menggubrisnya.

Masih menurut Abrar, dalam membuat sebuah undang-undang, ada sejumlah aspek yang harus dilalui, yaitu, perencanaan, penyusunan, pembahasan, pengesahan, dan pengundangan. Proses pembentukan UU EBET juga harus mengikuti tahapan ini dengan memuat azas-azas keterbukaan, demokrasi, akuntabilitas dan partisipasi publik, agar sesuai aturan hukum dan konstitusi.

“Seperti Pasal 27 ayat (1), Pasal 28, Pasal 28C ayat (2). Dan yang terpenting, Pasal 96 UU No.12/2011 (berubah jadi UU 15/2019) ayat (1): Masyarakat berhak memberi masukan secara lisan dan/atau tertulis dalam pembentukan UU. Ayat (2): Untuk memudahkan memberikan masukan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), setiap RUU harus dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat,” beber Abrar.

“Karena itu, baiknya soal pengesahan RUU EBET tersebut ditunda dulu sampai benar-benar meyakinkan memberikan manfaat bagi masyarakat. Jangan karena kepentingan sesaat atau suatu kelompok segala cara dihalalkan,” tandas Abrar.

Sejalan dengan itu, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) SP PT PLN Batam, Toni Yuliansyah juga menyuarakan hal serupa. Menurutnya skema Power Wheeling dalam Rancangan Undang-Undang Energi Baru Terbarukan (RUU EBT) dipandang sebagai upaya liberalisasi yang melanggar konstitusi, yang dapat mengurangi kontrol negara atas sektor strategis ini.

“Studi kasus di Filipina yang telah lebih dahulu menerapkan skema power wheeling dan privatisasi sektor ketenagalistrikan melalui Electric Power Industry Reform Act (Epira) pada tahun 2001. Pengalaman Filipina ini dapat menjadi pelajaran bagi Indonesia dalam merumuskan kebijakan Power Wheeling Sejak penerapan skema Power Wheeling di Filipina, harga listrik mengalami kenaikan sebesar 55%. Jika hal ini terjadi di Indonesia, masyarakat, terutama golongan ekonomi lemah, akan menghadapi beban finansial yang berat, terutama jika harga listrik ditentukan berdasarkan mekanisme pasar,” tutup Toni. (*)


Kepala Pemeriksaan Intern BP Batam, Imbuh Agustanto. (Foto: Dok. BP Batan)

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Satuan Pemeriksaan Intern BP Batam menggelar kegiatan Focus Group Discussion Gelar Hasil Pengawasan Intern Tahun 2024 dengan mengusung tema “Sinergitas Peningkatan Sistem Pengendalian Intern Untuk Menguatkan Fondasi Keuangan Negara Menuju Batam Kota Baru”.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, tanggal 12 dan 13 September 2024 di Hotel Four Points by Sheraton Ungasan, Bali.

Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 50 peserta yang merupakan pejabat dan pegawai dari 24 unit kerja di lingkungan BP Batam.

“FGD ini kami laksanakan untuk penyampaian informasi hasil pengawasan APIP, evaluasi atas temuan yang belum ditindaklanjuti, dan sosialisasi kebijakan pengawasan untuk pelaksanaan tata kelola pemerintah yang baik,” ujar Kepala Pemeriksaan Intern, Imbuh Agustanto.

Ia melanjutkan, FGD ini juga menjadi wadah diskusi untuk mendorong percepatan penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan di unit kerja BP Batam.

“Selain mempercepat tindak lanjut, kami harap kegiatan ini memberikan informasi terkait Tata Kelola dan Pengadaan Barang dan Jasa yang efektif dan efisien,” harapnya.

Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain mengatakan kegiatan merupakan salah satu wujud komitmen pimpinan dalam meningkatkan pengawasan dan pengendalian intern BP Batam.

“Komitmen ini akan kami jaga, tentunya sesuai dengan panduan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP),” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Alex turut menyerahkan apresiasi kepada 11 Unit Kerja yang telah menyelesaikan Tindak Lanjut dengan Progres 100 persen, antara lain:

1. Biro Humas, Promosi dan Protokol;
2. Biro Hukum dan Organisasi
3. Biro Keuangan;
4. Biro Sumber Daya Manusia;
5. Kantor Perwakilan BP Batam Jakarta;
6. Pusat Data dan Sistem Informasi;
7. Pusat Harmonisasi Kebijakan dan Manajemen Kinerja;
8. Direktorat Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal;
9. Direktorat Pengaman Aset;
10. Direktorat Pengelolaan Pertanahan; dan
11. Direktorat Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

“Saya ucapkan selamat kepada 11 Unit Kerja tersebut atas pencapaian dan penghargaannya. Kepada Unit Kerja lainnya saya harap dapat ditingkatkan lagi kinerjanya agar penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan rampung terlaksana,”

Selain penyerahan apresiasi, pada FGD ini juga diluncurkan Aplikasi B-Audit yang bertujuan untuk memudahkan Unit Kerja dalam melakukan Penyampaian Dokumen Tindak Lanjut.

Tranformasi manual menuju digital ini dikatakan Alex sebagai langkah konkret BP Batam dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pelaksanaan pengawasan untuk mendukung terciptanya pembangunan berkelanjutan menuju Batam Kota Baru.

“Kepada para pengguna aplikasi B-Audit yang telah ditunjuk berikan konstribusi yang terbaik agar mendukung percepatan penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan di masing-masing unit kerja,” pungkas Alex.

Kegiatan ini menghadirkan enam narasumber untuk memberikan pemaparan, diantaranya Kepala Auditorat V.A BPK RI, Arman Syifa; Pemeriksa Ahli Muda BPK RI, Reza Yushardiyansyah; Ahli Kontrak Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa BPK RI, Ahmad Feri Tanjung; Koordinator Perencanaan Analisis, Evaluasi dan Pelaporan Hasil Pengawasan Bidang Perekonomian dan Kemaritiman BPKP Pusat Jakarta, Jontigor Ferdinand Hutapea.

Kemudian Koordinator Pengawasan Kelompok Jabatan Fungsional Auditor Bidang Program; Pelaporan serta Pembinaan APIP Perwakilan BPKP Provinsi Bali, Tri Dasa Warsanto, dan Koordinator Pengawasan Kelompok Jabatan Fungsional Auditor Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Pusat Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Riau, Rudi Siswanto. (r)



Lahan pengganti warga Tembesi Tower di Sei Daun Piayu dilihat dari ketinggian.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Panbil Group, sebagai salah satu kelompok usaha yang tumbuh dan berkembang di Batam, memiliki tanggung jawab penting untuk senantiasa mendukung maju dan berkembangnya perekonomian di kota Batam, sebagaimana yang secara berkesinambungan dilakukan oleh Panbil Group selama lebih dari 30 tahun menjalankan kegiatan usaha di Batam.

Panbil Group melalui PT Tanjung Piayu Makmur (PT TPM) selaku unit usaha pengembang dan pengelola kawasan melakukan aktivitas persiapan untuk pembangunan kawasan industri di atas lahan seluas kurang lebih 100 hektar di Tembesi, Kecamatan Sagulung. 

Pengembangan ini telah direncanakan secara matang, dengan alokasi yang diperoleh dari BP Batam, selaku lembaga yang bertugas dan berwenang di bidang perizinan, pembinaan dan pengawasan kegiatan pengelolaan, pengembangan, dan pembangunan di kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Batam.

Setelah melengkapi seluruh persyaratan yang diperlukan, dengan pelaksanaan pengembangan diinisiasi di awal 2020, sampai dengan kegiatan pematangan lahan yang saat ini berlangsung.

Pengosongan lahan di Kawasan Industri Tembesi yang dilakukan oleh PT TPM pada tahun 2020 yang lalu telah dilakukan dengan cara persuasif, humanis dan pendekatan secara kekeluargaan kepada sekitar kurang lebih 800 KK yang terdampak. 

Meskipun ketiadaan legalitas kepemilikan lahan warga, termasuk warga Tembesi Tower, PT TPM memberikan pilihan pembebasan kepada warga terdampak berupa sagu hati dan/atau relokasi tempat tinggal yang telah disediakan di Sei Daun, Piayu.

“Saat ini relokasi tempat tinggal di Sei Daun, Piayu yang kami sediakan untuk warga Tembesi Tower di Piayu memiliki status siap huni," ungkap Direktur PT Tanjung Piayu Makmur, Anwar, Jum'at (13/9/2024).

Lebih lanjut Anwar mengatakan, sebanyak 565 Kaveling Siap Bangun (KSB) dan sekitar 60 persen atau 342 kaveling sudah dibagikan kepada warga yang telah pindah dari alokasi lahan PT. TPM termasuk Tembesi Tower. 

Sesuai dengan peruntukan permukiman, warga mendapatkan kepastian hukum berupa sertifikat lahan serta fasilitas pendukung seperti air, listrik serta tempat ibadah telah dipersiapkan untuk memudahkan warga beraktivitas sehari-hari.

Lokasinya yang strategis yaitu cukup dekat dengan Batu Aji, tersedianya pasar serta pertokoan yang berjarak sekitar 500 meter serta bangunan sekolah dan fasilitas umum lainnya diharapkan dapat mempermudah warga Tembesi Tower yang kini telah pindah ke lokasi ini. 

"Kami upayakan yang terbaik supaya warga yang tinggal mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik serta nyaman. Adapun kami juga memberikan kebebasan sebagian warga yang memilih mengambil sagu hati tanpa pindah ke Sei Daun dikarenakan pulang ke kampung halaman atau memilih tempat tinggal di lokasi yang lain. Kami harapkan informasi yang disampaikan ini dapat meluruskan muatan-muatan berita dengan materi dan jargon-jargon yang bersifat negatif dan tendensius, untuk mencegah berkembang dan timbulnya persepsi yang keliru di masyarakat,” jelas Anwar.
 
Selain itu pengembangan di kawasan tersebut telah direncanakan secara matang, dibawah pengawasan dan koordinasi BP Batam, pengembangan Kawasan yang dilakukan saat ini oleh PT TPM telah selaras dengan izin dan legalitas kegiatan pematangan lahan termasuk perizinan terkait status legalitas lahan, lingkungan hidup, dan kegiatan pematangan lahan hingga Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Batam yaitu sesuai peraturan daerah yang berlaku saat ini. 

Pengembangan kawasan dilakukan di dalam batas alokasi lahan yang diterbitkan oleh BP Batam yang berstatus peruntukan industri (bukan berstatus pemukiman atau Kampung Tua).
Panbil Group diberikan kepercayaan sebagai perusahaan yang secara konsisten setiap tahun berturut-turut selama satu dekade mendapatkan predikat Biru dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) yang diprakarsai oleh KLHK.

Artinya, Panbil Group telah melakukan upaya pengelolaan lingkungan yang disyaratkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

Sebagaimana diketahui, perusahaan penerima predikat PROPER Biru telah melalui proses pengujian yang kompleks, panjang, dan berjenjang  yang melibatkan berbagai tenaga ahli, akademisi, instansi pemerintah dan pemangku kepentingan yang melakukan pengumpulan data, evaluasi dan asesmen terhadap kinerja perusahaan di bidang pengelolaan air, udara, limbah, dan pelestarian lingkungan hidup, termasukkelengkapan fasilitas-fasilitas pengelolaan yang diperlukan untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup. 

Area Kawasan seluas kurang lebih 100 hektar ini rencananya akan dipergunakan untuk Kawasan Industri yang berfokus pada jenis industri elektronik yang diperkirakan akan membuka peluang kerja yang dapat menyerap sebanyak 30.000 tenaga kerja. 

Tentu saja hal ini dapat menjadi dampak positif bagi masyarakat Kota Batam dan sekitarnya.  Pihak PT Tanjung Piayu Makmur juga telah membidik para investor dari Singapura, Jepang, Jerman dan Amerika untuk berinvestasi di Kawasan Industri yang dirancang sebagai salah satu Kawasan Industri dengan konsep Eco Low-Carbon Industrial Park atau ramah lingkungan ini. Hal ini dipertegas oleh pihak PT TPM pada Kamis, 5 September 2024 yang lalu.

Fay


Ketua Umum IKSB Kota Batam, AKBP (Purn) H Muhammad Maryon foto bersama pengurus di PTUN Tanjungpinang.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Jajaran Pengurus Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB) Kota Batam didampingi Tim Hukum IKSB Batam Law Office, jemput bola ajukan diri sebagai Pihak Intervensi di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Tanjungpinang pada, Kamis (12/9/2024).

Hal itu dilakukan sebagai bentuk sikap perlawanan atas gugatan yang dilayangkan oleh Yayasan Pagaruyung terhadap Badan Pengusahaan (BP) Batam, setelah BP Batam resmi menarik lahan yang telah dialokasikan kepada Yayasan Pagaruyung, lalu memberikannya kembali kepada IKSB Kota Batam.

Ketua Umum IKSB Kota Batam, AKBP (Purn) H Muhammad Maryon sangat menyayangkan atas tindakan yang telah diambil oleh segelintir oknum yang mengatasnamakan diri sebagai pengurus di Yayasan Pagaruyung Batam.

"Selaku Ketum IKSB Batam, saya melihat Yayasan Pagaruyung ini aneh-aneh aja. Kenapa saya bilang aneh? Karena mereka melayangkan gugatan ke PTUN Tanjungpinang setelah BP Batam mengalokasikan kembali lahan tersebut ke IKSB Batam. Terus, kenapa harus di PTUN kan lagi," ujar Haji Maryon saat ditemui di Kantor Sekretariat IKSB Kota Batam, Kamis (12/9/2024).

Menurut Haji Maryon, seharusnya sebagai orang Minang yang ada di Batam sudah sepatutnya mereka senang karena BP Batam telah mengalokasikan kembali lahan tersebut ke Organisasi IKSB Kota Batam yang notabene merupakan wadah tempat berkumpulnya perantau asal Sumatera Barat di kota Batam.

Namun, kenyataan yang ada sekarang, setelah BP Batam mengalokasikan kembali lahan tersebut ke organisasi IKSB Batam, Yayasan Pagaruyung Batam malah menggugat BP Batam di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Tanjungpinang.

"Ada apa sebenarnya ini? Kenapa mereka mem PTUN kan BP Batam? Saya menduga ada rencana busuk yang telah mereka susun untuk menguasai kembali lahan itu," imbuhnya.

Maka dari itu lanjut Haji Maryon, dikarenakan objek yang menjadi sengketa atas munculnya gugatan itu adalah lahan yang telah dialokasikan kembali oleh BP Batam kepada IKSB Batam, maka perlu rasanya IKSB Batam mengajukan diri masuk sebagai Tergugat Intervensi di PTUN Tanjungpinang.

Di tengah perjuangannya mempertahankan lahan yang telah dialokasikan untuk IKSB Batam, Haji Maryon mendapatkan dukungan dan simpati dari seluruh masyarakat Minang yang ada di kota Batam, khususnya dari orang-orang Minang yang berprofesi sebagai advokat di kota Batam.

Para Advokat Minang itu dengan kompak menyatakan siap untuk mendedikasikan tenaga dan pikirannya untuk menjaga marwah orang Minang di kota Batam dibawah naungan Tim Hukum IKSB Batam Law Office. Tim tersebut siap membentengi lahan IKSB Batam dari gangguan dan ancaman pihak manapun.

"Muncul rasa memiliki dari warga asal Sumatera Barat yang ada di kota Batam, khususnya dari orang Minang yang berprofesi sebagai advokat. Mereka terpanggil untuk menjadi benteng sebagai penjaga marwah orang Minang di Batam dengan membentuk sebuah wadah yakni Tim Hukum IKSB Batam Law Office," jelas Haji Maryon.

Lanjutnya, Tim Hukum IKSB Batam Law Office terdiri dari orang-orang Minang yang berprofesi sebagai advokat di kota Batam diantaranya, Toto Sumito S.Si, S.H, M.H, CLA, CPA. Kemudian, Saidul Rasli Nasution S.H, M.H, Firdaus S.H, Saiful Badri S, S.H, M.H dan Arisal Fitra S.H 

"Mewakili seluruh warga Minang di kota Batam saya memberikan apresiasi dan mengucapkan ribuan terima kasih atas dibentuknya Tim Hukum IKSB Batam Law Offive," imbuhnya.

Masih menurut Purnawirawan Polri ini, dia menghimbau kepada seluruh masyarakat Sumatera Barat yang ada di kota Batam untuk bersama-sama mengawal proses hukum yang sedang berjalan ini supaya berjalan lancar.

"Mari sama-sama kita mengawal proses hukum yang sedang berjalan agar lancar. Apa yang sebenarnya menjadi hak kita, akan kembali ke kita," imbuhnya.

Senada, Sekretaris Umum IKSB Kota Batam, Indra Sudirman juga sangat menyayangkan atas tindakan yang telah diambil oleh pengurus Yayasan Pagaruyung Batam.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Yayasan Pagaruyung sah-sah saja. Namun, fakta yang ada saat ini lahan tersebut sudah sah dan resmi milik organisasi IKSB Batam. Hal itu dapat dibuktikan dengan telah dibayarnya Uang Wajib Tahunan oleh pengurus IKSB Batam.

"Uang Wajib Tahunannya sudah resmi kami bayarkan ke negara. Jadi apalagi yang mau mereka ributkan? Lahan tersebut sekarang sudah sah milik IKSB Batam," ujar Indra tegas.

Indra mengatakan, selama ini pihaknya sudah berupaya menutup-nutupi aib-aib yang terjadi di tubuh Yayasan Pagaruyung. Dan, sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa Yayasan Pagaruyung itu lahir dari rahimnya IKSB.

"Kalau kita flashback, Yayasan Pagaruyung itu lahir dari rahimnya IKSB. Jadi, ditariknya lahan yang sudah dikuasai Yayasan Pagaruyung oleh BP Batam, bukti dari ketidakmampuan yayasan dalam mengelola lahan tersebut," jelasmya.

Lanjut Indra, setelah BP Batam menarik lahan yang telah dialokasikan kepada Yayasan Pagaruyung, maka pengurus IKSB Batam dibawah kepemimpinan Ketua Umum IKSB Batam, AKBP (Purn) H Muhammad Maryon berupaya kembali meminta ke BP Batam agar lahan itu bisa diberikan kembali ke Organisasi IKSB Batam.

"Alhamdulillah, kami pengurus IKSB Batam telah berhasil meminta kembali lahan tersebut ke BP Batam. Dan, secepat kilat kami langsung mengurus legalitasnya," ucap Indra.

Kemudian, Indra juga menduga getolnya para pengurus Yayasan Pagaruyung melayangkan gugatan ke PTUN, disinyalir untuk menutupi ataupun berlindung dari dosa-dosanya dimasa lalu

"Kuat dugaan PTUN ini adalah sarana untuk berlindungnya para pengurus Yayasan Pagaruyung dari dosa-dosanya dimasa lalu," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Indra mengajak seluruh warga Minang yang ada di Kota Batam agar tidak mudah terpecah belah dengan isu-isu yang sengaja diciptakan untuk memecah belah persatuan dan kesatuan orang Minang yang ada di Batam.

"Mari kita jaga persatuan dan kesatuan di kota Batam ini agar tetap kondusif. Jangan mudah terpecah belah dengan isu-isu yang sengaja diciptakan oleh oknum-oknum yang ingin memecah belah kesatuan dan persatuan yang telah tercipta dengan baik selama ini di kota Batam," sebutnya

Sementara, salah seorang Tim Hukum IKSB Batam Law Office, Saiful Badri mengatakan sangat menyesalkan atas munculnya gugatan yang dilayangkan oleh Yayasan Pagaruyung di PTUN Tanjungpinang. 

Menurutnya, hal ini seharusnya tidak terjadi jikalau para orang-orang tua maupun para tokoh-tokoh minang yang ada di Batam saat ini, yang terlibat langsung dan mengetahui kronologis awal pengalokasian lahan dari Otorita Batam yang kini berganti nama menjadi BP Batam berpikir dan bersikap bijak dan berani angkat suara atas kisruh yang terjadi saat ini.

"Saya sangat menyayangkan hal ini bisa terjadi. Seharusnya para orang-orang tua kita dan juga tokoh-tokoh minang yang tahu persis kronologisnya angkat bicara atas polemik ini. Jangan diam saja," ujar Saiful tegas.

Kemudian, kenapa IKSB didorong untuk menjadi Tergugat Intervensi, dengan lugas Saiful mengatakan karena yang punya kepentingan itu adalah IKSB Kota Batam. Jadi wajar jika pihaknya mendorong IKSB Batam masuk menjadi Tergugat Intervensi atas gugatan yang dilayangkan Yayasan Pagaruyung Batam.

"Memang yang digugat mereka itu BP Batam. Tapi, konflik sebenarnya yakni Yayasan Pagaruyung tidak terima jika BP Batam mengalokasikan lahan yang sudah mereka terima ke IKSB Batam. Jadi jangan mereka memutarbalikan fakta yang sebenarnya," ungkap Saiful.

Selanjutnya, Saiful mengatakan bahwa dia mengetahui persis asal mula dialokasikannya lahan ke Yayasan Pagaruyung, dikarenakan saat itu IKSB Batam tidak memiliki legalitas yang lengkap.

"Dulu kan IKSB itu belum memiliki legalitas yang lengkap untuk mengajukan permohonan lahan. Makanya, atas kesepakatan bersama dibentuklah sebuah yayasan untuk melengkapi permohonan untuk diajukan ke Otorita Batam saat itu," sebut Saiful.

Namun, seiring berjalannya waktu, kenapa lahan yang seharusnya milik seluruh orang minang di kota Batam, di klaim sepihak dan menjadi milik Yayasan Pagaruyung? 

"Kenapa saya sekarang ikut terlibat dalam perjuangan mempertahankan lahan ini, karena ini perintah langsung dari Ketum IKSB Batam. Ketum menyatakan jika saat ini IKSB Batam sudah memiliki legalitas yang lengkap sebagai sebuah organisasi kemasyarakatan yang legal dan diakui oleh negara Indonesia. Dan lahan itu harus kembali lagi ke IKSB Batam, karena ini marwah orang minang," sebutnya.

Kenapa pihaknya tidak menginginkan lahan itu dikuasai oleh yayasan. Hal itu dikarenakan yayasan ini milik sejumlah oknum. Jika pengurus yayasan meninggal dunia, maka ahli waris yang akan meneruskan yayasan tersebut.

Namun, berbeda halnya jika lahan itu diberikan kepada organisasi dalam hal ini IKSB Kota Batam, pengurusnya di pilih dan diangkat berdasarkan Surat Keputusan (SK).

"Siapapun yang mempunyai SK dialah yang berwenang. Begitu juga jika seseoarang memegang akte yayasan, maka turun temurun dia yang berwenang. Itu yang kita hindari," tegasnya.

"Selama dua puluh tahun saya aktif di IKSB Batam, ada sebanyak tujuh kali saya menemui pihak yayasan. Dan, dari semua pertemuan yang saya lakukan itu, ada catatannya," ucapnya lagi.

Masih kata Saiful, pada pertemuan ke empat dengan pihak Yayasan Pagaruyung, pihak yayasan mengakui jika lahan ini memang milik IKSB Batam, dan sepakat akan menyerahkan semua dokumen - dokumennya ke IKSB Kota Batam.

"Namun, hingga kini domumen tersebut tak kunjung juga mereka berikan. Padahal pengurus Yayasan sudah menandatangai surat pernyataan diatas materai. Tapi mereka ingkari juga," ungkap Saiful dengan nada kesal.

Saiful menambahkan, para pengurus yayasan janganlah membuat kisruh dengan menggugat BP Batam. Kenyataannya, lahan itu tetap diberikan juga kepada orang-orang minang yang ada di kota Batam.

"BP Batam itu tidak ada mengurangi sedikitpun lahan milik orang-orang minang di kota Batam. Kenapa harus digugat," tanyanya.

Hal yang sama juga disampaikan Tim Hukum IKSB Batam Law Office lainnya, Arisal Fitra. Dia menambahkan hari ini (kemarin_red) merupakan agenda sidang kedua di PTUN Tanjungpinang atas gugatan lahan IKSB Kota Batam.

"Agendanya Sidang Kedua Dismisal antara Penggugat Pihak Yayasan Pagaruyung dengan Tergugat BP Batam," ujar Aris panggilan akrabnya.

Lebih lanjut Aris mengatakan, sesuai arahan langsung dari Ketum IKSB Kota Batam, AKBP (Purn) H Muhammad Maryon, pihaknya dari Tim Hukum IKsB Batam Law Office diminta untuk aktif dan maju memohon sebagai Para Pihak dalam gugatan tersebut.

"Alhamdulillah, walaupun sidangnya tertutup untuk umum, tapi kami tadi diterima dengan baik oleh majelis hakim," sebutnya.

Kemudian, setelah diterima dengan baik oleh majelis pihaknya juga sudah dilakukan pemeriksaan terkait dengan kepengurusan, dan siapa yang mewakili IKSB Batam.

"Kita sebagai Penasehat Hukum IKSB Batam sudah menyerahkan ke majelis hakim Akta Pendirian berikut dengan SK Kemenkumham. Mudah-mudahan dalam sidang berikutnya kita bisa menjadi Para Pihak dalam persidangan selanjutnya," imbuhnya.

Pihaknya berharap dalam sidang berikutnya yakni Sidang Ketiga, akan ada penetapan sekaligus IKSB Batam dijadikan Para Pihak dalam sidang-sidang berikutnya.

Dalam kesempatan itu, Aris juga berharap para Penggugat yakni Yayasan Pagaruyung tergugah hatinya untuk tidak melanjutkan gugatannya, dan menyelesaikan permasalannya dengan cara kekeluargaan.

"Mengingat ini kan antara kita sesama orang minang yang ada di kota Batam. Alangkah baiknya kita bisa duduk bersama menyelesaikan secara kekeluargaan," harapnya.

Meski begitu lanjut Aris, jika Pihak Tergugat tidak bersedia menyelesaikannya secara kekeluargaan, pihaknya akan tetap menghormati proses hukum yang saat ini sedang berjalan. 

"Kita akan jalani proses hukum step by stepnya. Kita akan tunjukkan semua bukti-bukti yang kita miliki. Karena, apapun dokumen yang kita terima dari BP Batam, sudah sesuai dengan aturan yang ada. Baik aturan yang ada di Perka, maupun aturan lainnya," pungkasnya.

Fay


Pengunjung sedang menikmati Paket Ulang Tahun Mewah dari Zest Harbour Bay Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Zest Harbour Bay Batam, hotel bintang 3 yang terletak di kawasan Harbour Bay, kini menawarkan paket ulang tahun khusus untuk remaja yang akan merayakan Sweet 17 mereka dengan nuansa modern dan mewah mulai dari Rp150.000 per orang dengan minimal 20 tamu.

Paket ini sudah termasuk dekorasi meja dan panggung, menu buffet, sound system, kue ulang tahun, serta pelayanan terbaik dari Zest Harbour Bay Batam.

Ruang serbaguna Orange di Zest Harbour Bay, dengan desain minimalis modern, tampil cantik dengan dekorasi sederhana yang cocok untuk mengabadikan momen spesial melalui foto-foto ala remaja masa kini.

"Remaja biasanya merayakan ulang tahun ke-17 sebagai momen istimewa. Kami menyediakan paket ini untuk memenuhi kebutuhan orang tua yang ingin memberikan kenangan tak terlupakan bagi anak mereka. Paket ini, dengan dekorasi gratis, merupakan pilihan menarik," ujar Ahmad Andi, Hotel Manager Zest Harbour Bay Batam, Jum'at (13/9/2024).

Lokasi hotel yang strategis juga menjadi salah satu alasan utama untuk mengadakan acara di Zest Harbour Bay. Selain untuk acara ulang tahun, ruang serbaguna Orange di Zest juga bisa digunakan untuk berbagai event lain, seperti meeting, workshop, dan seminar.

Untuk mengadakan acara hubungi nomor WhatsApp resmi Sales Zest Harbour Bay Batam di 0813-2276-0938 atau kunjungi akun Instagram @zestbatam untuk reservasi dan informasi promo menarik lainnya.
 
Untuk informasi dan kebutuhan foto resolusi tinggi, silahkan hubungi: 
Romaulina Elita
Marketing & Communication Executive
Zest Harbour Bay
0812-7634-4634
prmbatam@swiss-belhotel.com
swiss-belhotel.com

FAY


Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Gedung Nusantara I, Jakarta, Rabu sore (11/9/2024). (Foto: Dok. BP Batam)

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Gedung Nusantara I, Jakarta, Rabu sore (11/9/2024).

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Bpk. M. Sarmuji, dan membahas Finalisasi Penyesuaian RKA BP Batam TA 2025 Sesuai Hasil Pembahasan Badan Anggaran DPR RI.

Hadir Kepala BP Batam Muhammad Rudi, Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto; seluruh Anggota Bidang dan sejumlah pejabat eselon II.

Pada kesempatan tersebut, Komisi VI DPR RI mengetuk palu alokasi anggaran BP Batam tahun 2025 sebesar Rp1.992.728.199.000,- (Satu Triliun Sembilan Ratus Sembilan Puluh Dua Miliar Tujuh Ratus Dua Puluh Delapan Juta Seratus Sembilan Puluh Sembilan Ribu Rupiah).

"Komisi VI DPR RI menyetujui alokasi anggaran BP Batam Tahun Anggaran 2025 sesuai Surat Badan Anggaran DPR RI." Tutur Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Bpk. M. Sarmuji dalam pembacaan kesimpulan.

"Semoga anggaran yang telah ditetapkan dapat disinkronisasi dengan visi misi pembangunan pemerintahan ke depan dan betul-betul bermanfaat bagi kepentingan masyarakat." Pungkasnya kepada seluruh Pimpinan Badan yang hadir.

Usai pemaparan dari Kepala BSN dan Ketua KPPU, Kepala BP Batam Muhammad Rudi memaparkan secara singkat desain Pagu Belanja BP Batam Tahun 2025 dan Rencana Kerja yang akan dilakukan.

Ia mengapresiasi Komisi VI DPR RI atas segala dukungannya, baik dalam proses perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan yang dilaksanakan BP Batam sejak Tahun 2019 saat dirinya mulai memimpin Batam.

Adapun, prosentase komponen pagu anggaran BP Batam, bersumber dari PNBP Badan Layanan Umum (BLU) sebesar 99,27%; Pinjaman Luar Negeri (PLN) sebesar 0,44 %; dan Rupiah Murni Pendamping Pinjaman Luar Negeri (RMP-PLN) sebesar 0,29%.

Pagu Belanja tersebut, dialokasikan untuk dua program, yaitu:
A. Program Dukungan Manajemen 45,49 %; dan
B. Program Pengembangan Kawasan Strategis 54,51 %.

Muhammad Rudi menjabarkan dalam Program yang pertama yaitu Dukungan Manajemen, kegiatan utamanya adalah kegiatan operasional, seperti pengelolaan pegawai, pengelolaan organisasi, kegiatan pemeliharaan, jasa, dan kehumasan.

Sedangkan kegiatan-kegiatan dalam Program yang kedua adalah berbagai kegiatan yang mendukung perijinan bagi investor, logistik serta Program Prioritas berupa Pembangunan Sarana dan Prasarana untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur kawasan.

Dalam Program Pengembangan Kawasan Strategis, juga terdapat pengembangan beberapa layanan seperti layanan Kepelabuhanan, Penyediaan Air Bersih, Rumah Sakit dan lainnya.

Serta, tak kalah penting yakni pengembangan infrastruktur kawasan untuk menarik investasi serta mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco-City yaitu Pembangunan Prasarana Bidang Perumahan dan Pemukiman.

"Salah satu fokus besar kita adalah membuat Batam-Rempang-Galang menjadi kawasan ekonomi yang makin modern dan mampu bersaing." Ujar Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi juga mengatakan tema Pembangunan KPBPB Batam Tahun 2025 adalah Percepatan Peningkatan Investasi Melalui Pengembangan Kawasan dan Pembangunan Infrastruktur.

Hal tersebut sejalan dengan Tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2025 yaitu Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.

Program BP Batam turut mendukung Prioritas Nasional Lima (PN 5) yaitu “Melanjutkan Hilirisasi dan Mengembangkan Industri Berbasis Sumber Daya Alam Untuk Meningkatkan Nilai Tambah di Dalam Negeri. (r)


Manajemen PT Astra Honda Motor foto bersama dengan pemenang AHM Best Student 2024.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: PT Astra Honda Motor (AHM) bersama dengan PT Capella Dinamik Nusantara selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau menantang generasi muda kreatif dan inovatif dalam membangun bangsa melalui Astra Honda Motor Best Students (AHM Best Student) 2024 dengan tema Muda Berkarya Majukan Bangsa.

AHM Best Student merupakan program yang sudah berjalan lebih dari dua dekade dan menjadi ajang pencarian bakat bagi generasi muda yang bersemangat untuk memberikan kontribusi nyata bagi berbagai bidang. 

Dari program ini, lahir puluhan karya terbaik yang berfokus pada pengembangan lingkungan, kesehatan, ekonomi, dan pendidikan. Pada tahun 2024, para peserta ditantang untuk menciptakan dan mengimplementasikan ide atau karya inovatif yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

Tony Anggadha selaku Customer Care & Public Relations Manager PT Capella Dinamik Nusantara mengatakan, melalui program AHM Best Student, pihaknya terus mendukung semangat sinergi bagi negeri dengan memberikan wadah bagi generasi muda untuk berkarya dan berinovasi. 

Program ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang menciptakan dampak positif bagi masyarakat sekitar dan bangsa. Kami bangga melihat bagaimana para siswa dapat menciptakan solusi yang tidak hanya relevan dengan tantangan saat ini, tetapi juga sejalan dengan tujuan besar Sustainable Development Goals (SDGs).

"Program pencarian siswa/i berprestasi dalam ide maupun inovasi yang telah diselenggarakan sejak 22 tahun lalu ini, guna melahirkan generasi muda unggul dan peduli terhadap kemajuan bangsa Indonesia melalui beragam inovasi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas," ungkap Tony, Kamis (12/9/2024).

Pada kali ini program AHM Best Student ini telah berhasil mendapatkan sebanyak 123 peserta dari berbagai daerah, hingga terpilih 10 finalis terbaik yang akan melanjutkan perjuangan di tahap seleksi ke tingkat regional.

Tidak hanya melibatkan peserta yang unggul dalam akademik, AHM Best Student juga membuka kesempatan bagi siswa/i multitalenta yang aktif dalam bidang sosial, keagamaan, budaya, dan olahraga. 

"Melalui kompetisi ini, para peserta didorong untuk menghasilkan karya yang relevan dengan 17 indikator SDG's. Seluruh proses seleksi dilakukan secara ketat, menilai baik dari sisi ide inovatif hingga kemampuan implementasi," harapnya.

Setelah melewati serangkaian seleksi yang menantang, terpilihlah tiga pemenang dengan karya yang memukau. Pemenang pertama diraih oleh Aufa Washfa Hilmiya dari MAN Batam dengan karya berjudul "Optimalisasi Caglau as Kepri’s Marine Resources: Pemanfaatan Cangkang Gonggong & Rumput Laut Sebagai Hydrogel Dressing Perawatan Ulkus Diabetik". 

Aufa berhasil memanfaatkan potensi laut Kepulauan Riau dalam menciptakan solusi medis inovatif yang ramah lingkungan.

Posisi kedua ditempati oleh Nur Lilasari dari SMAN 1 Katang Bidare dengan karyanya berjudul "DR Nano Enas: Deteksi Merkuri Menggunakan Ekstrak Buah Nanas pada Kosmetik". 

Ide ini berfokus pada pencegahan penggunaan merkuri berbahaya dalam kosmetik dengan menggunakan bahan alami yang aman dan ramah lingkungan. 

Sementara itu, Andini Sriwulandari dari SMAN 7 Tanjungpinang meraih posisi ketiga dengan karyanya yang berjudul "Pengembangan Alat BAST (Blind Audio Sensor Technology) Terhadap Tunanetra", sebuah teknologi inovatif yang bertujuan membantu sahabat tunanetra dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Finalis terbaik ini akan melanjutkan perjalanan mereka di tingkat Nasional, yang akan berlangsung pada Oktober 2024. Mereka akan bersaing dengan puluhan pelajar dari seluruh Indonesia dan berjuang dalam sesi presentasi serta tanya jawab di hadapan para juri. 

"Ajang ini tidak hanya menjadi kesempatan bagi peserta untuk unjuk karya, tetapi juga menjadi panggung untuk memperkuat semangat inovasi di kalangan generasi muda," imbuhnya.

“Melalui AHM Best Student, Kami berharap dapat terus menginspirasi generasi muda untuk berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa, sejalan dengan visi besar SDGs untuk yang lebih baik," tutup Tony.

Fay


Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Dendi Gustinandar, saat menjadi pembicara dalam ajang bergengsi 3rd Port Development South East Asia Summit (PDSEAS) 2024 yang berlangsung di Hotel Hilton, Bangkok, Thailand. (Foto: Dok. BP Batam)

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Komitmen Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, dalam mengembangkan Terminal Umum Batu Ampar sebagai hub logistik internasional telah membuahkan hasil yang signifikan.

Peningkatan dan pengembangan sarana dan prasarana di pelabuhan ini telah memberikan dampak luas terhadap perekonomian Batam. Masyarakat dan pelaku usaha di Batam dapat merasakan langsung dampak positif dari peningkatan tersebut.

Hal ini disampaikan Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Dendi Gustinandar, saat menjadi pembicara dalam ajang bergengsi 3rd Port Development South East Asia Summit (PDSEAS) 2024 yang berlangsung di Hotel Hilton, Bangkok, Thailand, pada Selasa (10/9/2024).

Dalam paparannya, Dendi menyebutkan bahwa keberhasilan transformasi Pelabuhan Batu Ampar tidak lepas dari tangan dingin Muhammad Rudi serta kolaborasi BP Batam dengan PT Persero Batam. Langkah awal transformasi tersebut adalah pengembangan Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar menjadi terminal berstandar internasional dan lebih modern.

Sejak mulai dioperasikannya satu unit Ship to Shore Crane dan dua unit Mobile Harbor Cranes untuk melayani bongkar muat kapal peti kemas, produktivitas di TPK Batu Ampar meningkat tajam menjadi 40-50 box per jam, dibandingkan sebelumnya yang hanya mencapai 8-10 box per jam dengan crane konvensional.

“Ini dilakukan sebagai upaya mengubah wajah Batu Ampar agar sesuai dengan kebutuhan investor akan cost logistic yang lebih efisien,” ujar Dendi.

Menurut data yang dihimpun Badan Usaha Pelabuhan, kinerja bongkar muat peti kemas pada Semester I Tahun 2024 mencapai 313 ribu TEUs, naik 7 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023.

“Modernisasi alat bongkar muat dan digitalisasi sistem tersebut telah memberikan nilai tambah bagi investor dalam bentuk efisiensi biaya logistik dan waktu yang lebih efektif,” seru Dendi.

Keberhasilan ini juga memungkinkan TPK Batu Ampar melayani kapal Direct Call internasional, dengan rute perdana Batam-China yang dimulai pada Maret 2024.

“Pada Agustus 2024 kemarin, rute Direct Call Batam-Yangon, Myanmar, juga telah dimulai yang membuka peluang baru dalam distribusi barang internasional,” imbuhnya.

Dendi optimis bahwa pengembangan berkelanjutan Terminal Peti Kemas Batu Ampar kedepannya akan meningkatkan daya saing Batam sebagai tujuan investasi dan hub logistik internasional, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kota Batam.

Sementara, Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, menyebut kehadiran BP Batam di PDSEAS 2024 atas undangan langsung dari penyelenggara yang dilaksanakan 10-11 September 2024.

"Kontribusi BP Batam dalam mendukung ekosistem pelabuhan mendapat apresiasi dari dunia internasional," sebut Tuty.

Mengangkat tema “Membangun Pelabuhan Hijau Cerdas Masa Depan melalui Kolaborasi, Inovasi, dan Keberlanjutan”. Ajang bergengsi di kancah Internasional ini menghadirkan 30 narasumber dari negara-negara ASEAN dan India, serta diikuti oleh lebih dari 700 peserta dari 100 perusahaan global yang berpartisipasi.

PDSEAS sendiri menjadi sebuah forum penting bagi pemerintah, otoritas pelabuhan, dan perusahaan untuk berbagi informasi, berdiskusi, dan menjalin kolaborasi guna mendukung pertumbuhan industri pelabuhan dan perkapalan di masa depan. (r)


Potret rumah baru di Tanjung Banon. (Ist) 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sertifikat Hak Milik (SHM) rumah baru warga terdampak pembangunan Rempang Eco-City yang berlokasi di Tanjung Banon akhirnya terbit.

BP Batam melalui Kepala Bagian Humas, Sazani menjelaskan, penerbitan SHM terhadap 133 persil tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat yang telah mendukung rencana investasi di Kawasan Rempang.

"Alhamdulillah, Kantor Pertanahan Batam telah menerbitkannya. Saat ini yang sudah terkonfirmasi ada 133 persil. Jumlah ini akan terus bertambah seiring proses yang masih terus berlangsung," ujar Sazani, Selasa (10/9/2024).

Ia mengatakan, penerbitan SHM ini sekaligus menjadi komitmen pemerintah melalui BP Batam dalam menyelesaikan hak-hak warga yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City.

"Ini juga menjadi jawaban bagi yang meragukan komitmen BP Batam. Mari kita dukung agar seluruh tahapannya bisa berjalan lancar dan maksimal," tambah Sazani.

Untuk tahap awal, lanjut Sazani, pihaknya masih terus menggesa pengerjaan rumah baru di Tanjung Banon sesuai target yang ada.

Dimana, pengerjaan terhadap 100 rumah di kampung tersebut masih terus berlangsung. Beberapa di antaranya bahkan telah memasuki tahap penyelesaian.

"BP Batam juga telah menargetkan, tanggal 25 September nanti sebanyak tiga kepala keluarga akan kami pindahkan ke rumah yang sudah jadi. Ini kami lakukan bertahap," pungkasnya. (r)


Foto Bersama dengan Bupati Karimun. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Tanjung Berlian Barat menoreh prestasi gemilang dengan meraih sebagai juara umum ke- 2 dalam mengukuti kegiatan Jambore Kader Posyandu

Acara bergengsi ini diadakan untuk mengukur kemampuan dan kreativitas dalam mengimplementasi berbagai program yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Dalam kompetisi yang berlangsung selama dua hari Kader Posyandu Desa TBB selain berhasil menyabet penghargaan sebagai juara umum ke- 2 juga meraih penghargaan lainnya seperti, Cabang penyuluhan Stunting mendapat juara harapan 1, Cabang Simulasi 5 meja mendapat juara harapan 1, Cabang Cerdas Cermat mendapat Juara 1 dan Cabang Yel-Yel meraih  juara 1.

Pada kesempatan itu Kepala Desa Tanjung Berlian Barat (TBB) Tribowo Mengatakan, ucapan terimkasih kepada Kader Posyandu terutama kepada Ketua Tim penggerak PKK Desa TBB Ny. Yuliana, Bidan Desa Ibu Saridah, Perawat Desa Ibu Marhamah, dan para mentor lainnya terutama kepada ibu- ibu Kader Posyandu peserta Lomba.

"Saya sangat bersyukur atas dukungan dan kerjasama seluruh anggota TP PKK Desa TBB dalam berbagai persiapan yang di lakukan. Ini bukti nyata bahwa dengan kerja keras dan komitmen, kita dapat memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat dalam membangun keluarga yang sejahtera," ujar Tribowo dengan penuh rasa bangga pada Senin (9/9/2024).

Kemudian dari pada itu katanya, dengan meraih prestasi gemilang ini semoga Kader Posyandu terus berkomitmen dalam mengembangkan inovasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam setiap kegiatan. 

"Langkah ini diharapkan dapat memperkuat solidaritas dan kemandirian masyarakat desa dalam mencapai kesejahteraan yang berkelanjutan. Keberhasilan ini tentunya diraih atas izin Allah SWT, melalui perantara proses kerjasama tim, support dan semangat semua pihak," katanya.

Tahniah dan semangat dalam melaksanakan tugasnya dan terus meningkatkan keterampilan maupun pengetahuan di bidang kesehatan dan pelayanan serta mempertahankan kerjasama yang di jalin antara PKK, Petugas Kesehatan dan Pemerintah Desa. pungkasnya.

Turut hadir dalam acara kegiatan jambore kader Posyandu. Bupati karimun H. Aunur Rafiq, Rachmadi kepala dinas kesehatan, Camat kundur utara, Murnizam MM, Unsur pimpinan kecamatan, Kapolsek kundur utara barat belat, Koramil 03 kundur, Kepala puskesmas tg.Berlian H Dwiyono, S.Kep, Lurah dan kades se kundur Utara yg d wakili oleh masing Sekdes,  LPm dan BPD Desa, Tokoh agama Tokoh masyrakat se- kecmtan kundur utara.

A.Yahya


Pengunjung sedang menikmati acara Oktoberfest BBQ Festival di HARRIS Resort Waterfront Batam tahun lalu.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Mengikuti perayaan Oktoberfest yang merupakan festival yang diadakan setiap tahun selama dua minggu di Munchen, Bayern Jeman, HARRIS Resort Waterfront Batam mengadakan Oktoberfest BBQ Festival hari sabtu tanggal 5 Oktober 2024 pukul 18.20 - 21.30 WIB.

Acara oktoberfest ini akan dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan musik, pertunjukan tarian, pertunjukan kembang api serta permainan-permainan bertabur hadiah. Anda juga dapat menikmati bir yang disediakan tanpa batasan selama acara berlangsung.

Detail acara dan menu : https://wa.me/p/8091412450980230/62778381558

Untuk menikmati acara dan makanan yang tersedia anda hanya perlu merogoh kocek sejumlah Rp 488,000 per orang dan potongan 50% untuk anak-anak usia 5 - 11 tahun.

Untuk anda yang ingin mendapatkan potongan harga lebih, lakukan pembelian sebelum tanggal 30 September 2024 untuk paket early bird diskon 10% dari harga normal.

“Perayaan oktoberfest tahun ini akan sangat meriah dan menyenangkan, kembang api yang ditampilkan akan fantastis serta menu makanan dan minuman yang tersedia akan memuaskan pengalaman kuliner anda” ujar Ryan Damanik Selaku General Manager HARRIS Resort Waterfront Batam.

Berbagai menu makanan dari negara Jerman akan menemani malam. Berikut menu yang tersedia :

Appetizer
- Keto Meatballs
- Kartoffelpuffer
- Pretzel Bread

Salad
- German Potato Salad
- Salad Bar
- Waldorf Salad

Soup
- Germany Lentil Soup
- Classic Borscht

Main Course
- Butter Mushroom Rice
- Chicken Schnitzel
- Westfälischer Pfefferpotthast
- Oma’s Überbackener Fisch Mit Käse
- Sauteed German Red Cabbage
- Bratkartoffeln

Live Cooking
- Choice of Pasta

Carving Corner
- Brandenburg Roasted Beef
- Brathendl Roasted Chicken

Grill Sausages
- Chicken Frankfurter
- German Beef Knockwurst
- Chicken Chipolata
- Chicken Chop

Dessert
- Apple Strudel
- Black Forest Cake
- Fried Apple Fritter
- Fresh Fruit
- Ice Cream
- Assorted Mousse
- Eclair
- Rainbow Pudding

Segera ajak keluarga, teman dan kolega untuk menikmati malam minggu oktoberfest di HARRIS Resort Waterfront Batam dengan promosi early bird 10%. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi hotel di nomor +62778381558 atau social media hotel Facebook & Instagram di harriswaterfront.

Fay


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.