Kepala BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam melalui Kepala Bagian Humas, Sazani, memberikan klarifikasi terkait beredarnya berita miring dugaan penyelewengan kekuasaan yang dinarasikan secara provokatif di kanal media elektronik.

Sazani membantah keras perihal tuduhan yang dimuat dalam pemberitaan yang menyebutkan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, tidak segan melakukan pembongkaran paksa rumah ibadah yakni Masjid Bukit Indah Sukajadi yang disampaikan pada kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Bukrota Wa Ashila, Perumahan Pancur Biru Lestari RW.05 Kelurahan Duriangkang, pada Jumat (22/03/2024) malam.

Pasalnya, BP Batam telah menyerahkan legalitas rumah ibadah seluas 6.459 meter persegi tersebut ke Pemerintah Kota Batam pada November 2022 silam.

“Perlu kami tegaskan, tidak ada rumah ibadah yang dirubuhkan. Legalitas lahan Masjid Bukit Indah Sukajadi sudah diterbitkan dan diserahkan ke Pemerintah Kota Batam dengan peruntukan Fasilitas Sosial Pemerintah. Jadi tuduhan yang disampaikan sama sekali tidak benar,” tegas Sazani.

Ia juga menambahkan, Kepala BP Batam yang juga merupakan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Kepri, Muhammad Rudi, telah memerintahkan langsung pejabat yang hadir pada setiap kegiatan Safari Ramadhan, baik dari Pemerintah Kota Batam maupun BP Batam untuk membantu menuntaskan legalitas lahan di rumah-rumah ibadah Kota Batam.

“Kami sangat menyayangkan maksud baik dari saran yang disampaikan pada pertemuan tadi malam. Justru sebaliknya, Bapak Muhammad Rudi mendorong pengurus di seluruh masjid agar segera menyelesaikan legalitas lahan agar tidak menjadi kendala serius, seperti sengketa lahan di kemudian hari,” lanjut Sazani.

Selain itu, sebagai lembaga yang memiliki kewenangan Hak Pengelolaan Lahan (HPL), sudah sewajarnya Kepala BP Batam melakukan pengawasan dan evaluasi atas pemanfaatan lahan di Kota Batam.

“Untuk itu, kami berharap tidak ada lagi kesalahpahaman yang muncul perihal pengelolaan lahan rumah ibadah. Karena maksud yang ingin disampaikan tidak lain adalah untuk mempermudah dan menambah kenyamanan jemaah saat beribadah,” pungkas Sazani.


Ril/Redaksi


Kepala BP Batam, H. M. Rudi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam/Walikota Batam, Muhammad Rudi tidak hanya berfokus dalam pembangunan infrastruktur di Kota Batam. 

Namun juga, Muhammad Rudi membantu pembangunan masjid, dengan tujuan untuk menyediakan sarana ibadah yang layak dan nyaman bagi masyarakat. 

Selain itu, bantuan pembangunan masjid ini juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pendidikan agama serta memperkuat aktivitas religius dalam masyarakat. Hal itu telah dilakukan oleh Muhammad Rudi dalam setiap kesempatan safari ramadannya. 

Rekam jejak Muhammad Rudi dalam membangun maupun memberikan bantuan untuk masjid itu, ia pun dipercaya untuk menjadi Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Kepri. 

Sehingga, adanya pemberitaan bahwa Muhammad Rudi akan merobohkan Masjid sangat disayangkan.

Justru, Muhammad Rudi akan membantu pembangunan Masjid Bukrota Wa Ashila, Perumahan Pancur Biru Lestari 1, Duriangkang, Seibeduk, Batam, Jumat (23/3/2024).

"Dari awalnya Rp 100 juta, bapak Muhammad Rudi menaikkan bantuannya menjadi Rp 200 juta," ujar Ketua DKM Masjid Bukrota Wa Ashila, Ismail.

Ia menjelaskan, untuk pembangunan Masjid Bukrota Wa Ashila membutuhkan biaya hingga Rp 700 juta. Untuk itu, Muhammad Rudi ingin meringankan beban masyarakat Perumahan Pancur Biru Lestari 1, dengan memberikan bantuan sebesar Rp 200 juta.

 Pantauan di lapangan, masjid itu belum ada dinding di bagian kiri, kanan dan belakang. Selain itu masjid tersebut juga belum mempunyai atap dan kubah.

"Awalnya bantuan itu sebesar Rp 100 juta. Kemduian setelah bapak Muhammad Rudi datang langsung, bantuan itu dinaikkan menjadi Rp 200 juta dan akan cair bulan Oktober nanti," katanya.

Tidak hanya membantu pembangunan masjid, agar masyarakat Perumahan Pancur Biru Lestari 1 merasa nyaman dalam menjalankan ibadah, Muhammad Rudi juga membantu untuk menyelesaikan persoalan legalitas lahan masjid. 

Begitu juga dengan pembangunan batu miring yang berada di belakang TPA. Muhammad Rudi akan segera menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Jadi kami berterima kasih kepada bapak Muhammad Rudi atas bantuan yang diberikan kepada kami," katanya.

Kepala BP Batam/Walikota Batam Muhammad Rudi mengatakan, bantuan ini merupakan salah satu wujud komitmennya dalam meningkatkan kerohanian masyarakat Kota Batam, selain program rutin pembangunan lainnya.

Ia pun berharap bantuan tersebut dapat semakin memakmurkan Masjid Bukrota Wa Ashila.

"Setelah masjid ini bagus, tolong dimakmurkan juga sebagai tempat ibadah dan pusat kegiatan keagaamaan lainnya," pesan Muhammad Rudi. (*)


Salam Kompak Brigjen Pol Drs. Rudi Hananto Nugroho, SH.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Brigjen Pol Drs. Rudi Hananto Nugroho, SH resmi menjabat sebagai Direktur Pengamanan Aset BP Batam, Kamis (21/3/2024).

Rudi Hananto bertugas menggantikan Brigjen Pol (Purn) Drs. Moch. Badrus yang sudah memasuki masa purnabakti.

Sebelumnya, Rudi Hananto sempat menjabat sebagai Analis dan Advokasi Divisi Hukum Polri, Penyidik Tindak Pidana Madya Tk. II Bareskrim Polri, dan pernah pula bertugas sebagai Direktur Kriminal Khusus Polda Banten.

Sejumlah pengalaman tersebut membuatnya optimistis untuk melanjutkan tugas-tugas penting di Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam. Khususnya terhadap hal-hal yang berhubungan dengan iklim investasi di Kota Batam.

"Penugasan saya di BP Batam ini menjadi suatu anugerah. Semoga kita bisa bersinergi dengan baik karena dukungan dari rekan-rekan semuanya menjadi kunci penting untuk mendukung kemajuan Batam," ujar Rudi dalam agenda Pisah Sambut Direktur Pengamanan Aset BP Batam.

Ia mengatakan, kolaborasi yang maksimal antar seluruh pegawai menjadi faktor utama dalam mewujudkan cita-cita BP Batam.

"Semua unsur menjadi penting agar program strategis yang ada berjalan maksimal dan lancar," pungkasnya.

Sementara, Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad mengungkapkan bahwa Ditpam menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga iklim investasi di Kota Batam.

Oleh sebab itu, kata Sudirman, kehadiran Rudi Hananto dapat menjadi semangat baru guna merealisasikan program strategis yang ada.

"Terima kasih untuk Pak Badrus yang telah menyelesaikan tugasnya dan selamat datang kepada Pak Rudi Hananto. Semoga kita semua dapat berkolaborasi dengan baik dalam menjaga iklim investasi Kota Batam," ungkap Sudirman.

Sudirman membeberkan beberapa program yang saat ini menjadi fokus BP Batam. Salah satunya adalah pengembangan program Rempang Eco-City.

Dimana, Ditpam BP Batam menjadi salah satu organ penting dalam melakukan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat yang terdampak pengembangan.

"Sekarang ini rutenya sudah jelas, instrumen hukum dan lain sebagainya juga sudah jelas. Tinggal kita jaga langkah-langkah strategis yang sudah ada agar realisasi program Rempang Eco-City bisa maksimal dan tentunya kondusif," pungkasnya. (*)



Pembangunan Rumah Program Rempang Eco-City.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pengembangan program Rempang Eco-City mengalami progres yang cukup signifikan hingga saat ini, Jumat (22/3/2024).

BP Batam melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait menyampaikan, sebanyak 393 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak pengembangan sudah sepakat untuk bergeser ke hunian sementara.

Tidak hanya itu, lanjut Ariastuty, jumlah warga yang mulai membuka diri terhadap rencana investasi di Rempang juga terus bertambah. Dimana, total warga yang sudah berkonsultasi dengan Tim Satgas Rempang terkait hak-hak masyarakat dalam pembangunan sebanyak 598 KK.

"Perlahan tapi pasti, warga mulai membuka diri. Tentu ini berkat kerja keras tim yang selalu mengedepankan pendekatan persuasif selama sosialisasi dilakukan," ujar Tuty, panggilan akrabnya, Jumat (22/3/2024).

Sesuai instruksi Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, kata Tuty, pihaknya diminta untuk terus melakukan upaya-upaya humanis selama melakukan pendataan dan penanganan dampak sosial terhadap warga yang bermukim di areal proyek.

Bukan tanpa alasan, BP Batam menargetkan sebanyak 100 rumah baru yang nantinya berlokasi di Tanjung Banon harus sudah berdiri hingga bulan September 2024 mendatang.

"Untuk saat ini, pembangunan 4 rumah contoh hampir rampung. Keempat rumah tersebut sudah memasuki tahap _finishing_, seperti pekerjaan pemasangan keramik, pintu, jendela, dan pengecoran tapak tower tandon. Mari sama-sama kita tunggu, yang paling penting semua proses berjalan sebagaimana mestinya," tambahnya.

Ia juga melaporkan, jumlah warga yang terdampak pembangunan proyek tahap awal di lahan seluas 2.370 hektare tersebut sebanyak 821 KK. Jumlah tersebut berkurang setelah dilakukannya verifikasi dan validasi berkala oleh tim verifikator.

"Anggaran pembangunan rumah baru sudah tersedia, kami berkomitmen agar 94 KK yang sudah menempati hunian sementara akan segera pindah ke rumah baru. Paling lambat September 2024 nanti," pungkasnya. (*)



May Shine Debora Panaha Ketua BPC GMKI Kota Batam.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Pembagian tiket gratis mudik lebaran yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan RI mengalami kericuhan, hingga menuai banyak kritik dari Kelompok Masyarakat, Kamis (21/3/2024).

Dalam hal ini, May Shine Debora Panaha Ketua BPC GMKI Kota Batam memberikan tanggapan, bahwa PT PELNI Batam tidak memiliki konsep dan menejemen yang baik dalam pembagian tiket tersebut.

"Saya pikir bahwa hingga terjadinya kericuhan  bentuk pertanda  tidak adanya konsep dan strategi ataupun menejemen yang baik," ucap Mayshine Panaha, saat ditemui wartawan di daerah Batam Center.

Tentunya harus dikontektualisasi terhadap kondisi hingga kapasitas kemampuan wilayah/tempat untuk pembagian tiket tersebut. Jangan asal yang penting dibagi, perlu dipikirkan wujud keamanan ataupun kondusifitas serta kesejahteraan rakyat.

Adapun masukan dari GMKI Batam agar Pelni Batam melakukan siasat dan membentuk titik-titik pembagian dengan aspek tempat yang mendukung dan melindungi masyarakat.

Menurutnya, agar terpenuhinya efisiensi dan efektivitas yang baik, Pelni Batam membuat beberapa titik untuk pembagian tiket tersebut, dengan memikirkan aspek kenyamanan masyarakat.

"Sekalipun ini merupakan pelayanan gratis, namun pelayanan nya juga harus memandang memanusiakan manusia," tutup Ketua GMKI Batam.


Fay/Redaksi


Sidang Kasus Pembobolan Uang Nasabah BRI. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kasus pembobolan uang nasabah BRI sebesar Rp 12,6 miliar, yang menyeret tiga terdakwa ke persidangan, menguak fakta-fakta baru.

Persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Batam pada Senin (18/3/2024), jaksa penuntut umum, menghadirkan saksi Auditor Investigasi BRI Pusat, Andri Juniarsah. Sementara terdakwa Furqon, Harry Septiawan dan Khairul Fadhli, menghadiri persidangan didampingi penasehat hukumnya, Vierki Siahaan dan Lisman dari LBH Suara Keadilan.

Di hadapan majelis hakim yang diketuai Yuanne Marietta, didampingi anggota Douglas RP Napitupulu dan Andi Bayu Mandala Putera Syadli, saksi Andri menjelaskan, kasus terungkap setelah dua nasabah BRI dari Palu dan Makassar membuat laporan. Di mana, tabungan kedua nasabah itu berkurang, padahal tidak melakukan transaksi.

"Nasabah dari Palu dengan dua rekening yang tabungannya hilang Rp 5,1 miliar, kemudian nasabah kedua dari Makasar yang kehilangan tabungan Rp 7,5 miliar. Setelah kami cek, ternyata transaksi melalui BRImo. Dari hasil investasi ternyata nasabah tersebut tidak memiliki fasilitas tersebut. Namun tabungan ditransfer ke beberapa bank," jelas Andri.

Lanjut Andri, berdasarkan laporan nasabah itu, pihaknya melakukan investigasi dan diketahui terjadi perubahan nomor telepon dan email nasabah dari Unit BRI Batu Besar. Perubahan email itu dilakukan untuk registrasi M Banking.

"Kami kemudian koordinasi dengan BRI Pekanbaru dan Batam untuk melakukan suvervisi ke BRI Unit Batu Besar," ujar dia.

Berdasarkan rekaman CCTv di BRI Unit Batu Besar, pihaknya tak melihat adanya kedua nasabah yang kehilangan uang tabungannya datang ke sana (BRI Unit Batu Besar). Tetapi di waktu bersamaan terjadi perubahan data internet banking (BRImo) kedua nasabah itu.

"Pembobolan itu dilakukan melalui Brimo. Tabungan nasabah itu ditransfer ke beberapa rekening bank lain," kata saksi Andri.

Saksi juga menegaskan, setiap perubahan data, nasabah wajib datang ke costumer service dan membawa bukti kepemilikan rekening yang valid dan ada wawancara. Akan tetapi pada perkara ini, hal tersebut tak terjadi, perubahan data bisa dilakukan oleh terdakwa, tanpa nasabah datang ke costumer service dan mendapatkan user dan password kepala unit.

Masih kata saksi, pembobolan itu diketahui dilakukan terdakwa Furqon, yang saat itu sebagai customer service di BRI Unit Batu Besar. Hal itu setelah mendengar Kepala Unit BRI Batu Besar, Antoni menyampaikan user dan password kepada pegawai BRI bernama Leoni di depan beberapa pegawai lainnya.

"Di sini ada kelalaian Kepala Unit BRI Batu Besar, harusnya user dan password itu tidak disampaikan secara lisan, tetapi sesuai SOP dibuat berita acara serah terima. Setelah itu, Kepala Unit harus mengubah user dan password kembali," ungkap saksi Andri.

Terungkap pula dalam persidangan itu, Leoni itu masih status pegawai kontrak BRI Unit Batu Besar.

Untuk memindahkan dana tersebut, kata saksi Andri, terdakwa sudah menyiapkan beberapa rekening di sejumlah bank, seperti BNI, BCA dan lainya. "Sebagian dari uang yang dibobol terdakwa sudah dipulangkan, dan sudah masuk kembali ke BRI," kata saksi Andri.

Pengembalian uang dari terdakwa Furqon Rp 450 juta, Khairul Rp 100 juta, sedangkan Harry yang mendapat Rp 2,3 miliar mengembalikan dalam bentuk emas. "Furqon dan Khairul sudah mengembalikan 100 persen. Tetapi Harry belum dan hanya mengembalikan dalam bentuk emas. Saya tidak tahu berapa jumlahnya, namun belum lunas," bebernya.

Ironisnya, saksi yang merupakan auditor investigasi itu sepertinya enggan membeberkan ke mana saja aliran dana nasabah yang dibobol para terdakwa. Sebab, kerugian kedua nasabah mencapai Rp 12,6 miliar, sementara yang terungkap baru Rp 2,9 miliar.

"Ini yang menjadi tanda kutip. Ada apa Kepala Unit BRI Batu Besar menyampaikan langsung user dan passordnya di depan umum. Di sini jadi menimbulkan persepsi lain," heran hakim Yuanne.

Terhadap keterangan saksi, terdakwa menyampaikan beberapa bantahan, di antaranya mengenai aplikasi Brimo yang sebenarnya sudah aktif di nasabah. Kemudian, berita acara penyampaian user dan password juga harus dilakukan kepada pegawai tetap, sedangkan Leoni masih berstatus pegawai kontrak.

"Saksi saat melakukan investigasi menyampaikan nasabah dari Palu itu memiliki 3 nomor rekening, tetapi sekarang disebut hanya 2. Nasabah itu sudah punya aplikasi BRImo, tetapi dalam persdiangan saksi mengatakan belum punya. Kalau benar belum punya, dari mana mereka (nasabah) itu dapat user dan passwordnya?" kata terdakwa Furqon.

Lanjut terdakwa, seperti nasabah yang beralamat di Palu, mempunyai 3 nomor rekening yang berbeda, dan dua di antara rekening itu aktif BRImo. "Satu orang punya tiga rekening, yang satu berisi Rp 1 miliar dan satu lagi berisi Rp 3,9 miliar. Dua rekening ini bisa aktif mobile bankingnya (BRImo)," kata terdakwa.

Selain itu, saksi menyebutkan, dana terdakwa yang sudah tersebar di sejumlah bank awalnya tidak mau dikembalikan. Hal itu pun dibantah oleh terdakwa, sebab, saat penyelidikan internal, BRI sudah memblokir dana terdakawa di sejumlah bank tersebut.

"Bagaimana kami mau balikin, saat itu dana kami diblokir mereka (BRI), artinya mereka bisa mengakses semua lini," ucap salah seorang terdakwa.

Atas keterangan saksi dan bantahan terdakwa, hakim Yuanne semakin penasaran atas kasus ini. Bahkan dia berpendapat, kalau pihak BRI sudah mengetahui ke mana saja dana itu mengalir dan ke rekening siapa saja.

Hal ini juga mmebuat majelis hakim menjadi was-was. Sebeb, tidak sedikit PNS dan ASN yang menerima gaji melalui BRI, kecuali di Batam. "Saudara bisa cek tidak, ke mana larinya dana itu, saya punya pikiran dana ini sudah dibagi. Dana ini sudah ketahuan ada di sejumlah bank lain selain BRI," kata hakim Yuanne.

"Saya pun jadi takut dengar ini, jangan pula gaji kami ini yang bermasalah nantinya," imbuhnya.

Untuk menguak misteri aliran dana penggelapan di BRI ini, majelis hakim memerintahkan jaksa untuk menghadirkan saksi yang betul-betul ahli, atau yang bisa memberikan penjelasan yang pas, agar misteri pembobolan uang nasabah ini bisa terungkap secara terang benderang.

"Pada sidang selanjutnya, JPU hadirkan saksi yang betul-betul paham, ya!" pinta hakim Yuanne Marietta, sambil mengetok palu menundang sidang hingga pekan depan.

Redaksi


ilustrasi Narkotika Jenis Sabu. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Terjerat kasus Narkotika golongan I, di diga sabu sebanyak 3,64 gram. terdakwa Agus Fajar Sutrisno di sidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Batam, pada Selasa (19/3-2024) kemarin, dengan agenda sidang pembacaan surat dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Batam.

Dalam surat dakwaan yang dibacakan JPU Arif Darmawan Wiratama dan Haryo Nugroho di SIPP PN Batam. Terdakwa didakwa dengan pasal Pasal 114 ayat (1), Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1) UU RI Nomor : 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Berawal pada hari Senin tanggal 18 Desember 2023 sekira pukul 11.30 Wib saksi Tajul Arifin, Tarmuji, Agus Wibowo anggota Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno Hatta sedang piket. dan memperoleh informasi adanya paket JNE Express dengan deskripsi “Kosmetik” nomor resi: 101010022941623 didalamnya diduga terdapat barang berupa Narkotika saat diperiksa melalui X-Ray barang di Terminal Cargo Pergudangan Regulated Agent Bandara Internasional Soekarno Hatta.

selanjutnya ketiga saksi langsung ke lokasi dan meminta saksi Ade Haruyanto petugas ekspedisi JNE untuk kembali melakukan pemeriksaan.Setelah dibuka, ternyata didalamnya terdapat 1 buah botol bedak merek Cussons Baby yang didalamnya terdapat bedak dan 1 buah botol bedak merek MY BABY berisikan 4 bungkus plastik bening yang masing-masing terdapat kristal bening diduga Sabu.

Kemudian para saksi melaporkan penemuan tersebut, ke pimpinanya. Dan diperintahkan untuk mengungkap jaringan narkotika dengan cara Control Delivery ke alamat tujuan/penerima.

Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak JNE Bandara Internasional Soekarno Hatta, Kota Tangerang, Provinsi Banten dengan Pihak JNE yang ada di Batam, Provinsi Kepri, setelah itu dilakukan Control Delivery terhadap paket tersebut.

Pada hari Selasa tanggal 19 Desember 2023 ketiga para melakukan koordinasi dengan JNE Batam Kawasan Industri Pratama Sarana Unggulan, Blok B No. 7, Kel. Belian, Kec. Batam Kota, Kota Batam. Kemudian sekira pukul 21.30 Wib datang seorang laki-laki yaitu Dwicky Ronaldo Siagian menghampiri Security, Genelio Reka di Kantor JNE, sambil menunjukkan resi pengambilan paket.

Dan ke tiga saksi anggota Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno Hatta langsung menghampiri dan melakukan interogasi kepada saksi Dwicky Ronaldo Siagian dan mengakui bahwa paket tersebut merupakan milik terdakwa anggota Kepolisian yang menjabat sebagai KABID TIK. Dimana terdakwa merupakan Pimpinan langsung saksi DWicky Ronaldo Siagian.

Setelah itu, ketiga saksi melakukan koordinasi dengan Kepolisian Ditresnarkoba Polda Kepri untuk ditindak lanjuti.

Selanjutnya pada hari Rabu tanggal 20 Desember 2023 sekira pukul 02.30 wib terdakwa dipanggil oleh Kabid Propam Polda Kepri untuk dilakukan oleh pemeriksaan oleh Paminal Polda Kepri, dan terdakwa mengakui bahwa paket yang telah diterima oleh saksi Dwicky Ronaldo Siagian merupakan paket milik terdakwa, yang telah terdakwa pesan sebelumnya pada hari Sabtu tanggal 16 Desember 2023 sekira pukul 09.20 Wib.

Anton (DPO) mengirimkan pesan kepada terdakwa untuk mengirimkan uang pembeliannya ke nomor rekening bank Mandiri Nomor 1520017755766 An. Antonius lalu terdakwa menyetujuinya, kemudian terdakwa menghubungi saksi Dwicky Ronaldo Siagian, dan menyuruh untuk melakukan transfer ke rekening Anton (DPO) yang berada di Makasar sebesar Rp. 7.000.000. Kemudian terdakwa menyerahkan ATM Bank BRI nya kepada saksi Dwicky Ronaldo Siagian sekalian dengan Nomor PIN nya, setelah itu saksi pergi untuk mentransfer uang tersebut.

Redaksi


Subdit 4 Ditreskrimum Polda Kepri saat Mengamankan PMI. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Subdit 4 Ditreskrimum Polda Kepulauan Riau (Kepri) kembali berhasil mengungkap kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang melibatkan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal.

Subdit 4 Ditreskrimum Polda Kepri melakukan tindakan tegas dengan mengamankan 5 orang tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan penyelundupan PMI ke Malaysia, demikian hal tersebut disampaikan oleh Kasubdit 4 Ditreskrimum Polda Kepri AKBP Achmad Suherlan S.I.K, Rabu (20/3/24).

Selain mengamankan beberapa orang pelaku, sebanyak 12 orang Pekerja Migran Indonesia yang akan dikirim ke Negara Malaysia secara Ilegal berhasil diselamatkan oleh Subdit 4 Ditreskrimum Polda Kepri.

Kronologis kejadian dimulai pada Senin, 15 Januari 2024, ketika anggota Subdit 4 Ditreskrimum menerima informasi tentang rencana pemberangkatan sejumlah calon PMI ilegal melalui Pelabuhan Harbourbay

Dua orang perempuan dari Lampung dan Jawa Tengah yang diduga sebagai calon PMI non prosedural berhasil diamankan dalam sebuah operasi pada pukul 11.00 WIB di pelabuhan tersebut.

Pengembangan kasus dilakukan dengan cermat. Pada pukul 16.00 WIB, tim berhasil mengamankan satu orang laki-laki yang diduga sebagai pengurus dan 4 (empat) orang perempuan sebagai calon PMI non prosedural di penginapan Syariah Kusuma Jaya. Mereka langsung dibawa ke kantor Subdit 4 Ditreskrimum Polda Kepri untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Proses pengembangan kasus terus berlanjut. Pada Senin, 22 Januari 2024, personel Subdit 4 Ditreskrimum dibagi menjadi dua tim untuk melakukan pengembangan di daerah Tangerang dan Tegal, Jawa Tengah. Pada 23 Januari, tim berhasil menangkap dua orang tersangka di Tangerang yang diduga sebagai perekrut korban untuk bekerja di Malaysia.

Tak berhenti di situ, pada 24 Januari 2024, tim juga berhasil menangkap satu tersangka lainnya di Tegal, Jawa Tengah. Tersangka ini juga diduga sebagai perekrut korban dari kota tersebut. Mereka semua akan menjalani proses hukum lebih lanjut di Polda Kepri.

Modus operandi yang digunakan oleh para tersangka adalah melakukan pengurusan dan pemberangkatan PMI ke Malaysia tanpa memenuhi persyaratan resmi sebagai pekerja migran Indonesia.

Dalam prosesnya, mereka berkomunikasi dengan agen di Malaysia, merekrut korban dari kota asal, memberikan fasilitas penampungan sementara, dan bahkan menjemput korban di bandara serta mengantarkan mereka ke pelabuhan.

Korban dijanjikan gaji besar saat bekerja di Malaysia, namun mereka menjadi korban dalam jaringan penyelundupan ini.

Kemudian pada tanggal 5 Maret 2024, sekitar pukul 02.10 WIB. Anggota Subdit 4 berhasil menyelamatkan 1 (satu) orang laki-laki dan 5 (lima) orang perempuan yang diduga calon PMI ilegal. Mereka ditemukan berada di Perumahan Palazzo Garden, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam.

Tak hanya itu, seorang laki-laki yang diduga sebagai pengurus juga diamankan dalam operasi tersebut. Selanjutnya, diduga pelaku, korban dan barang bukti dibawa ke kantor subdit 4 Ditreskrimum Polda Kepri guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Pasal yang dipersangkakan kepada para tersangka adalah Pasal 4 Jo Pasal 10, Jo Pasal 48 Undang-Undang RI No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO, dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp.600 juta rupiah, serta Pasal 81 Jo Pasal 69 atau Pasal 83 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp.15 miliar rupiah.

Barang bukti yang berhasil diamankan termasuk buku paspor, tiket pesawat, tiket kapal laut, sejumlah barang elektronik dan 1 (satu) unit mobil Daihatsu Xenia.

“Keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan bukti nyata dari keseriusan Polda Kepri dalam memberantas praktik TPPO serta melindungi para calon PMI dari tindak kejahatan serupa di masa depan,” tutup AKBP Achmad Suherlan. (r)


Pelantikan Ridwan Afandi Jadi Sekwan DPRD Batam.


BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Sejumlah pejabat tinggi pratama jabatan administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Batam, dilantik di Kantor Walikota Batam, Kamis (21/3/2024).

Adapun pejabat yang dilantik adalah Ridwan Afandi sebagai Sekretaris DPRD Kota Batam menggantikan Aspawi Nangali yang masuk masa pensiun.

Sementara, Yudi Admajianto Camat Belakangpadang menjabat Kepala Dinas Perikanan Kota Batam dan ABD Hanafi sebagai Camat Belakang Padang yang sebelumnya Sekretaris Camat (Sekcam) Belakangpadang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin menyampaikan kepada para pejabat yang telah dilantik rotasi, mutasi, dan promosi bagi ASN adalah biasa dalam rangka penyegaran guna meningkatkan kinerja di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing.

“Laksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya sebagaimana sumpah yang dibacakan tadi,” tegas Jefridin.

Jefridin juga mengingatkan khusus kepada Ridwan Afandi, yang kini menjabat sebagai Sekretaris DPRD Kota Batam, untuk menjaga komunikasi yang baik dengan Pimpinan dan anggota DPRD sesuai Tupoksi selaku Sekwan.

Sedangkan kepada Yudi Admajianto yang dipromosikan sebagai Kepala Dinas Perikanan, Jefridin menekankan pentingnya kebijakan asuransi ketenagakerjaan bagi nelayan yang belum terdaftar di sistem.

“Segera dilanjutkan program yang baik sehingga masyarakat kita, para nelayan, benar-benar terbantu,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan kepada para lurah dan camat untuk membangun komunikasi dengan para tokoh di Kecamatan dan Kelurahan. Ia berharap melalui sinergi yang baik antara pemerintah dan pelaksana di lapangan, dapat mewujudkan pembangunan Kota Batam yang berkelanjutan dengan baik demi kesejahteraan masyarakat.

“Laksanakan tugas sesuai dengan tupoksi masing-masing. Kita bekerja bersama untuk melayani masyarakat di Batam dan mari dukung pembangunan,” ucapnya.

Sementara, Yudi Admajianto, Kepala Dinas Perikanan Kota Batam menambahkan, jabatan yang diamanahkan akan dijalankan sebaik-baiknya. Ia akan melanjutkan program-program yang sudah berjalan salah satu kesejahteraan para nelayan, alat-alat bantu, dan lainnya.

“Seperti arahan pimpinan kita akan melanjutkan program-program sebelumnya terutama asuransi bagi para nelayan di Batam,” ucap Yudi mengakhiri.

Fay


Kepala BP Batam, M. Rudi.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengaku optimistis pertumbuhan investasi di Kota Batam akan meningkat pada tahun 2024.

Pasalnya, sejumlah investor terus melirik Batam sebagai salah satu daerah unggulan investasi di Indonesia.

"Kemajuan Batam yang pesat saat ini mampu menarik minat investor. Tentu kita bersyukur karena ini bisa memberikan efek positif terhadap ekonomi daerah," ujar Rudi usai bertemu Dubes Singapura untuk Indonesia, Senin (18/3/2024).

Beberapa sektor yang ada di Kota Batam pun menjadi incaran serius para investor. Mulai dari sektor manufaktur, jasa dan industri digital.

Bahkan, kata Rudi, Negara Singapura memberi perhatian penuh terhadap perkembangan industri digital Batam saat ini.

Hal ini pun menjadi sinyal positif terhadap peningkatan nilai investasi Singapura terhadap Batam ke depan.

Mengingat, Singapura merupakan negara yang mendominasi realisasi investasi di Batam sepanjang tahun 2023 lalu dengan nilai sebesar USD 366,47 juta atau Rp 5,42 triliun dari 778 proyek.

Nilai investasi Singapura itu pun memberikan sumbangsih 61,5 persen dari total keseluruhan realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) di Batam.

"Komitmen BP Batam adalah untuk memberikan kemudahan perizinan kepada investor. Termasuk dari negara Singapura. Mudah-mudahan, langkah strategis BP Bata mampu memberikan pengaruh terhadap peningkatan realisasi investasi Batam tahun 2024," ujar Rudi.

Rudi mengatakan, BP Batam selalu mengedepankan langkah-langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan investasi.

Beberapa di antaranya tentu berkaitan dengan menyiapkan infrastruktur pendukung investasi yang maksimal. Sehingga, kenyamanan dan keamanan investor bisa terpenuhi dengan baik.

"Kita ingin iklim investasi di Batam ini mampu menarik minat investor. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur pendukung investasi saya siapkan dengan maksimal agar investor nyaman," tambahnya.

Ia optimistis, ekonomi Batam pada tahun 2024 pun mampu tumbuh meroket berkat pengaruh investasi yang terus meningkat.

"Alhamdulillah, ekonomi Batam tumbuh baik pada tahun 2023 dengan nilai 7,04 persen. Jika investasi meningkat, maka pertumbuhan ekonomi pun akan semakin baik," pungkasnya. (*)



Dewan Pengawas BP Batam Tinjau Pembangunan 4 Rumah Contoh.


BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dewan Pengawas Badan Pengusahaan (BP) Batam, Elen Setiadi meninjau pembangunan rumah contoh untuk warga yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City, Minggu (17/3/2024). Ia hadir ke Tanjung Banon bersama Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto dan seluruh anggota bidang di lingkungan BP Batam.

Disela-sela kunjunganya, Elen mengatakan kunjungan itu untuk melihat progres pembangunan rumah contoh warga dan lokasi hunian tetap warga di Tanjung Banon. Sehingga, pergeseran warga yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City ini, bisa segera dilakukan.

"Saat ini, pemerintah terus menyelesaikan proses keseluruhannya. Sehingga, proses pembangunan secara keseluruhan rumah untuk masyarakat yang sudah kita siapkan itu bisa segera kita lakukan," ujarnya.

Ia berharap, pembangunan hunian tetap untuk warga ini bisa terealisasi hingga akhir tahun ini. Terutama pembangunan rumah untuk warga yang telah pindah ke hunian sementara.

"Maka rumah contoh ini penting supaya masyarakat yang masih ragu atau belum berminat ini bisa melihat bahwa pemerintah serius untuk menyiapkan rumah ini bagi penduduk," katanya.

Pembangunan rumah dengan tipe 45 dan luas tanah 500 meter, merupakan solusi yang baik untuk masyarakat. Sebab, rumah dengan luasan tanah sebesar 500 meter, akan sulit untuk ditemukan di Kota Batam.

Tidak hanya menyediakan hunian, pemerintah juga akan menyiapkan pelatihan-pelatihan yang dapat membantu perekonomian warga kedepannya. Mulai dari pelatihan hidroponik, peternakan dan sebagainya.

Sehingga kedepannya, Tanjung Banon tidak hanya menjadi tempat hunian masyarakat. Namun, dengan hunian dan lahan 500 meter tersebut, masyarakat bisa melakukan kegiatan yang produktif, sehingga dapat membantu perekonomian keluarga.

"Jadi ini, betul-betul kita siapkan dengan serius. Mudah-mudahan masyarakat ini bisa segera menempati rumah rumah yang menjadi hak mereka," tutup Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Usaha Badan Usaha Milik Negara, Riset, dan Inovasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian itu.

Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto juga berharap agar pengembangan Rempang ini bisa lancar kedepannya. Sehingga Rempang ini dapat menjadi kota yang baru. Kota yang membuka lapangan kerja yang banyak dan peluang-peluang bisnis lainnya.

"Harapannya, semoga pembangunan ini bisa terus lancar dan sukses semua," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, pembangunan rumah contoh warga terdampak pengembangan Rempang Eco-City, sudah mencapai 90 persen.

Begitu juga dengan pembebasan lahan garapan warga di Tanjung Banon. Dari total keseluruhan sebanyak 46 persil lahan, saat ini 44 persil lahan telah diserahkan kepada pemerintah. 

Tim Terpadu Kota Batam yang terdiri dari unsur Pemko Batam, BP Batam, TNI, Polri dan Kejaksaan telah melayangkan Surat Peringatan (SP) ke-3 kepada para penggarap lahan di Tanjung Banon, Jumat (15/3/2024) lalu. 

Diatas 46 persil lahan itu, BP Batam akan membangun 961 hunian baru kepada masyarakat yang terdampak Pengembangan Rempang Eco-City. Hunian baru itu, ditargetkan akan mulai dibangun pada bulan April tahun 2024 ini. 

Tidak hanya BP Batam, Kementerian PUPR juga akan melakukan pematangan lahan dan pembangunan fasilitas sosial serta fasilitas umum di lokasi hunian baru masyarakat pada pertengahan Maret ini. (*)



Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menerima lawatan Duta Besar Singapura.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menerima lawatan Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng, Senin (18/3/2024) di Marketing Center BP Batam.
 
Kegiatan ini diketahui merupakan kunjungan pertamanya ke Kota Batam pasca ditunjuk sebagai Dubes pada tahun 2022 silam. 
 
Hubungan baik yang sudah terjalin sejak lama antara dua pihak menjadi motivasi Kwok Fook Seng untuk menuntaskan niatnya untuk mengunjungi kota yang dijuluki Bandar Dunia Madani ini.
 
Pada pertemuan siang itu, Kwok Fook Seng mengaku terkesan dengan pembangunan infrastruktur yang masif. 
 
Ia tak lupa memberikan apresiasi berupa ucapan selamat atas capaian Kepala BP Batam, Muhammad Rudi yang telah mengantarkan perekonomian Kota Batam hingga tumbuh mencapai angka 7,04 persen pada tahun 2023, setelah sempat terpuruk saat Covid-19 melanda.
 
“Kami ucapkan selamat kepada Bapak Rudi atas capaian yang telah diraih. Semua yang telah dibangun membuahkan hasil yang tercermin pada pertumbuhan ekonomi Kota Batam hingga saat ini melebihi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Kwok Fook Seng.
 
Melihat lajunya perkembangan perekonomian Kota Batam, ia lantas mengusulkan beberapa peluang kerja sama, terutama pada sektor energi hijau terbarukan dan digital yang telah diklasifikasikan sebagai Masa Depan Ekonomi Dunia (The Future of the World Economy).
 
Kwok Fook Seng menyebut kedua sektor perekonomian tersebut tengah menjadi atensi pemerintah pusat dan pemerintah Singapura. 
 
Tidak hanya itu, bidang kesehatan juga menjadi sektor ekonomi yang rencananya akan dikerja samakan. 

Adapun skema yang diusung adalah pengembangan SDM berupa tenaga kesehatan, khususnya tenaga perawat pada fasilitas kesehatan Kota Batam. 
 
”Sebuah kehormatan bagi kami bisa berkunjung ke Batam. Tentunya kerja sama yang sudah terjalin saat ini akan kita jaga dan tingkatkan,” pungkas Kwok Fook Seng.
 
Menanggapi hal tersebut, Muhammad Rudi menyambut baik rencana peningkatan kerja sama bilateral guna mendukung percepatan perekonomian kedua negara.
 
Lebih lanjut ia mengatakan, kerja sama yang sudah terjalin antara Kota Batam dengan Singapura berlangsung sangat baik.
 
Terbukti dengan Singapura yang menduduki peringkat pertama investor dengan realisasi investasi sesuai data dari Kementerian Investasi/BKPM senilai USD 366,5 juta pada tahun 2023. 
 
Muhammad Rudi juga menyatakan komitmen BP Batam untuk tetap mendukung proses investasi Singapura di Kota Batam. 
 
“BP Batam akan mendukung sepenuhnya apa yang menjadi kebutuhan proses investasi Singapura di Kota Batam. Mudah-mudahan pertemuan ini dapat mempererat kerja sama kedua negara,” tutupnya.
 



Kunjungan Pansus LKPj Kabupaten Tanah Datar.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: DPRD Kota Batam menjadi salah satu tempat Pansus LKPj DPRD Kabupaten Tanah Datar untuk melakukan kunjungan kerja (kunker).

Salah satu tujuan utamanya; untuk mempelajari proses LKPj kepala daerah terlebih menjelang berakhirnya masa jabatan kepala daerah dan anggota DPRD.

Sebanyak 14 orang dari rombongan yang dipimpin Anton Yondra (Partai Golkar) selaku Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanah Datar itu disambut langsung Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto. Terlihat ikut menyambut, Wakil Ketua II DPRD Muhammad Yunus Muda, dan anggota DPRD Rival Pribadi dan Muhammad Rudi ST.

“Kami merasa perlu belajar mengenai proses LKPj ini ke teman-teman di Batam. Terlebih ini di akhir masa jabatan kepala daerah, penekanannya dari sisi mana,” ungkap Anton Yondra dalam pertemuan tersebut.

Sementara itu Nuryanto mengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada rombongan Pansus LKPj DPRD Tanah Datar yang memilih Kota Batam sebagai locus kunker. Dia juga mengaku saat ini DPRD Kota Batam dalam proses pembentukan Pansus yang sama.

“Kita tadi sharing berbagi pengalaman. Moga bisa jadi panduan bersama baik secara administrasi dan teknis dalam pembahasan LKPj,” ungkapnya usai pertemuan.

Sementara itu Ketua Pansus I LKPj DPRD Tanah Datar Istiqlal menjelaskan, kunker ke Kota Batam didasari pencapaian pembangunan dan penyerapan anggaran pemerintah yang sangat baik.

“Kami lihat Batam ini sukses, realisasi anggarannya tinggi. Ini bisa jadi perbandingan kami di Tanah Datar, dalam rangka fungsi kami mengawasi pembangunan,” pungkasnya.

Fay


Muhammad Rudi Kunjungi Masjid Jami' Nurul Iman.


BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi melanjutkan Safari Ramadan 1445 Hijriah di Masjid Jami' Nurul Iman, Pulau Buluh, Jumat (15/3/2024).

Muhammad Rudi mengatakan, kunjungannya ke Pulau Buluh sekaligus untuk mempererat tali silaturahmi yang sudah terjalin selama ini.

"Sejauh ini, pembangunan wilayah _hinterland_ masih menjadi salah satu prioritas pemerintah. Selain di Belakangpadang, infrastruktur di Pulau Buluh juga akan segera dibenahi," ujar Rudi dalam pidato singkatnya.

Ia mendorong, pembangunan kawasan _hinterland_ ke depannya dapat memperkuat pengembangan sektor pariwisata Kota Batam.

Mengingat, pariwisata menjadi salah satu sektor penting dalam mendukung kemajuan Batam.

"Destinasi wisata di pulau-pulau ini tentu menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang datang ke Batam. Pembenahan infrastruktur di sini [hinterland] pun menjadi penting agar promosinya maksimal," tambah Rudi.

Pada kesempatan ini, orang nomor satu di Kota Batam tersebut juga menyerahkan bantuan untuk Masjid Jami' Nurul Iman sebesar Rp 50 juta.

Sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Kepri, Rudi berharap, bantuan itu dapat memaksimalkan syi'ar Islam di Pulau Buluh.

"Batam sedang kita bangun, mari jaga kekompakan agar pembangunan ini bisa selesai," pungkasnya. (*)


Banner Kepala BP Batam dan Wakil Gubernur Kepri. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengundang seluruh masyarakat untuk dapat menghadiri agenda buka puasa bersama yang berlangsung di Dataran Engku Putri, Sabtu (23/3/2024) nanti.

Rudi menyebut jika kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan rasa persaudaraan yang selama ini terjalin.

"Saya mengajak kepada kita semua untuk meramaikan kegiatan buka puasa bersama nanti. Semoga kebersamaan Ramadan tahun ini terus berlanjut," ujar Rudi, Jumat (15/3/2024).

Suami dari Hj. Marlin Agustina itu menargetkan, jumlah warga yang hadir bisa mencapai 20 sampai 25 ribu orang.

Dengan harapan, seluruh pihak dapat mendukung dan menyukseskan kegiatan tersebut.

Mengingat, Ramadan Tahun 1445 Hijriah ini merupakan tahun terakhir Muhammad Rudi menjabat sebagai Wali Kota Batam.

Sehingga, agenda buka puasa bersama nanti diharapkan menjadi momentum yang tepat untuk menyapa langsung masyarakat Batam.

"Saya ingin duduk dan bercengkerama dengan masyarakat Batam. Ini juga menjadi bentuk terima kasih karena telah mendukung serta menyukseskan pembangunan Batam selama masa kepemimpinan saya," tambah Rudi.

Perlahan tapi pasti, Rudi pun optimistis jika pembangunan Batam Kota Baru akan rampung sesuai waktu yang telah ditentukan.

"Yang paling penting saat ini, saya ingin menyelesaikan pembangunan Batam. Ini membutuhkan dukungan seluruh pihak agar Batam menjadi kota baru untuk kita semua," pungkasnya. (*)



Penyerahan Mandat Kepada Allingson Reevan Simanjuntak, SH, CPL, CPM.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Allingson Reevan Simanjuntak, SH, CPL, CPM resmi ditunjuk sebagai Kordinator Perkumpulan Konsultan Hukum Pertanahan, Konstruksi & Properti (PKHPKP) untuk wilayah Provinsi Kepulauan Riau. 

Penunjukan Allingson Reevan Simanjuntak sebagai Kordinator untuk wilayah Provinsi Kepri itu tertuang dalam surat keputusan (SK) Dewan Pimpinan Nasional Perkumpulan Konsultan Hukum Pertanahan, Konstruksi & Properti yang ditandatangani langsung oleh Ketua PKHPKP, Chirsna Harimurti, SH dan Sekretaris PKHPKP, Feryan Harto Nugroho, SH pada Rakersnas I PKHPKP yang digelar di Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta, Jumat (1/3/2024) lalu. 

"Semoga ini menjadi pintu masuk bagi perkembangan hukum khususnya pertanahan khususnya di wilayah Kepri. Kita tahu, manusia bertambah tetapi tanah tidak bertambah. Maka kami PKHPKP membuat gagasan dan rancangan sertifikasi, khusus menangani sengketa pertanahan dan properti. Semoga hadirnya PKHPKP di Provinsi Kepri dapat bermanfaat dan berdampak luas,” kata pria yang akrab disapa Reevan, Kamis (14/3/2024). 

Reevan menjelaskan, sertifikasi yang nantinya diberikan oleh lembaga sertifikasi profesi (BNSP) selain untuk meningkatkan kualitas konsultan hukum yang konsens pada bidang pertanahan, juga bagian dari upaya pendidikan. 

“Dengan sertifikasi ini, advokat punya kualitas, tidak hanya penanganan seperti biasa atau asal-asalan, harapan kami nantinya hakim juga punya sertifikasi lewat Mahkamah Agung. Kita mulai dahulu dari advokat,” ungkapnya. 

Reevan mengakui, konflik pertanahan saat ini semakin meningkat bahkan sudah memasuki ranah digital, seperti duplikasi maupun penyerobotan tanah hingga mafia tanah serta banyaknya sengketa pertanahan yang tidak diselesaikan dengan baik.

Sehingga kata dia, melalui pendidikan dan sertifikasi, harapannya sengketa pertanahan tidak langsung masuk pengadilan. Artinya, bisa dicegah dari tingkat yang paling bawah. 

Sebagai langkah awal usai Rakernas I PKHPKP, PKHPKP Propinsi Kepulauan Riau yang dikomandoi dirinya akan melakukan Hearing dengan lembaga-lembaga pemerintah yang ada di kepulauan riau. 

"Kami sangat perlu untuk hearing dengan lembaga-lembaga pemerintah yang ada di Propinsi Kepulauan Riau ini sebagai bentuk silaturahmi dan memperkenalkan PKHPKP di Kepulauan Riau. pada prinsipnya PKHPKP hadir sebagai mitra lembaga-lembaga pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan pertanahan di Kepulauan Riau, ucap Reevan. 

Sebelumnya, Perkumpulan Konsultan Hukum Pertanahan, Konstruksi & Properti (PKHPKP) menggelar Rakernas I di Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN)Yogyakarta pada tanggal 1 Maret 2024 yang lalu dengan Tema "Sertifikasi Profesi Advokat & Konsultan Hukum yang khusus dalam bidang Pertanahan, Konstruksi dan Properti. 

Dalam kegiatan tersebut dilakukan pula penandatanganan kerjasama (MoU) antara PKHPKP dengan STPN Yogyakarta terkait Saksi Ahli Hukum pertanahan, ditandatangani oleh Dr. Ir. Senthot Sudirman MS selaku Ketua STPN Yogyakarta dan Chrisna Harimurti SH sebagai Ketua Umum PKHPKP.

Para Rekernas I PKHPKP, diluncurkan rancangan berupa Sertifikasi Keahlian Hukum Pertanahan untuk Profesi Konsultan Hukum.

Ketua STPN Yogyakarta, Senthot Sudirman memberikan dukungan penuh sekaligus apresiasi kepada PKHPKP atas gelaran Rakernas kali ini.

 “STPN akan mendampingi mewujudkan cita-cita ini, semoga peran PKHPKP lebih besar lagi,” kata dia.

Menurut Senthot, lewat Rakernas I, hendaknya bisa menghasilkan satu pemikiran-pemikiran yang bermanfaat bagi pembangunan bangsa dan negara. Segala persoalan tentang pertanahan diselesaikan dengan putusan hukum tetap, adil, berkekuatan hukum dan memliki kepastian hukum serta manfaat. 

Senthot menambahkan, seorang saksi ahli pertanahan apabila tidak memiliki sertifikasi rasanya tidak pantas. "Inilah pentingnya perpaduan hakim dan saksi ahli yang tersertifikasi sehingga akan melahirkan putusan hukum yang benar-benar adil," tutupnya. (*)


Rumah warga terdampak pengembangan Rempang Eco-City.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: BP Batam terus menggesa pengerjaan empat rumah contoh untuk warga terdampak pengembangan Rempang Eco-City.

Berlokasi di Tanjung Banon, realisasi pengerjaan keempat rumah tersebut sudah hampir 90 persen.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait menyambut baik progres pembangunan rumah permanen untuk warga Rempang tersebut.

Sejauh ini, kata Ariastuty, tidak ada kendala yang cukup signifikan dalam penyelesaian bangunan.

Meski ada deviasi sekitar 3,9 persen di awal pengerjaan, namun BP Batam mampu mengoptimalkannya hingga seluruh proses pun hampir rampung sesuai target yang ada.

"Seluruh proses terus berjalan sebagaimana mestinya. Berdasarkan laporan tim di lapangan, pengerjaan hampir mencapai 90 persen. Ini menjadi kabar baik bagi pihak yang sudah menunggu gambaran dari bangunan tersebut," ujar Tuty, panggilan akrabnya, Kamis (14/3/2024).

Tuty menjelaskan, pengerjaan terhadap 961 unit rumah lainnya pun akan segera dimulai dalam waktu dekat.

Dimana, BP Batam proses lelang diperkirakan selesai pada Minggu kedua April 2024.

"Kami juga masih melihat proses pematangan lahan dari Kementerian PUPR. Pada prinsipnya, semua pihak ingin pembangunan seluruh rumah baru ini bisa rampung pada September 2024," pungkasnya. (*)


BP Batam Pamerkan Keunggulan Batam.


BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menempatkan industri maritim sebagai salah satu sektor prioritas untuk dikembangkan. Sebagai sektor padat karya, padat modal, dan padat teknologi, industri maritim memiliki peran penting dalam menopang perekonomian nasional. 

Dalam meningkatkan industri maritim di Kota Batam, BP Batam hadir dalam pameran terkemuka di Asia Tenggara, Asia Pacific Maritime (APM) 2024 di Marina Bay Sands, Singapura. Pameran APM 2024 dibuka secara resmi oleh President of Asia Pasific RX Global, Yeh Chien EE.

Pameran yang diselenggarakan mulai dari 13 hingga 15 Maret 2024 ini, menghadirkan 700 partisipan dengan 1.400 merek dagang yang memamerkan solusi inovatif dan teknologi di masa depan untuk industri maritim.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastury Sirait mengatakan, sebagai salah satu kawasan industri yang berkembang pesat, Kota Batam memiliki potensi dan keunggulan dalam menarik investasi sektor maritim. 

Partisipasi BP Batam dalam APM 2024, menjadi kesempatan yang baik bagi BP Batam dalam memamerkan potensi dan keunggulan Batam sebagai kawasan industri yang ramah investasi kepada para pemangku kepentingan dari seluruh dunia. Tidak hanya Kota Batam, namun dalam pameran itu BP Batam juga mempromosikan kawasan Rempang dan Galang sebagai daerah industri maritim dimasa yang akan datang.

"Sesuai komitmen dari Kepala BP Batam, Kota Batam selalu menjadi tujuan yang ramah investasi. Bahkan, bapak Muhammad Rudi akan menangani langsung jika ada kendala dalam berinvestasi di Kota Batam," ujarnya usai pembukaan pameran APM 2024, Rabu (13/3/2024).

Ia menambahkan, pameran APM 2024 ini juga menjadi ajang untuk menjalin kerjasama, membina persahabatan dengan berbagai perusahaan Marine dan Asosiasi industri marine. Ia berharap, dengan partisipasinya BP Batam di pameran ini, Kota Batam dapat lebih dikenal luas dengan potensi dan keunggulan yang ada di Batam.

"Batam itu merupakan lokasi yang sangat strategis dan sangat cocok menjadi lokasi maritim industri. Dengan pameran ini, kita berharap dapat menggaet investor terutama perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang maritim," ungkap Tuty.

Dalam pameran tersebut, BP Batam juga turut menggandeng pelaku industri maritim dari Batam, yakni Batam Shipyard Offshore Association (BSOA), INSA dan IPERINDO. Hal ini sebagai bentuk komitmen dari BP Batam untuk terus memperkuat posisi Batam sebagai kawasan industri yang menarik bagi investasi dan memajuan industri maritim global.

Sementara itu, President of Asia Pasific RX Global, Yeh Chien EE, memberikan apresiasi yang tinggi atas keikutsertaan perusahaan dan asosiasi maritim dalam pameran dan konvensi ini. Ia berharap, pameran ini dapat menjadikan industri maritim sebagai penopang utama perekonomian dunia khususnya di kawasan Asia Tenggara.

"Kami sangat apresiasi keikutsertaan perusahaan industri maritim, pameran ini sangat dinantikan dan menjadi tempat pertemuan terbesar rantai maritim global di Asia Tenggara. Lebih dari 1.400 merek global hadir dalam konferensi dan pameran yang mencakup 17 paviliun," katanya. (*)



Kepala BP Batam, saat menyampaikan kata sambutan. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala BP Batam sekaligus Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Kepri, H. Muhammad Rudi menghadiri kegiatan "Tarhib Ramadan 1445 Hijriah" yang berlangsung di Kabupaten Bintan, Senin (11/3/2024) lalu.

Selain mempererat tali silaturahmi, kehadiran Muhammad Rudi sekaligus untuk mendukung peran DMI di Kepri dalam rangka memaksimalkan syi'ar Islam.

"Mari kita jaga kekompakan, semoga syi'ar agama di Bintan bisa lebih maksimal," pesan Rudi dalam pidato sambutannya.

Selain itu, Muhammad Rudi mengajak seluruh masyarakat Bintan untuk menjadikan bulan Ramadan tahun ini sebagai momentum agar menjadi lebih baik ke depannya.

"Bulan Ramadan ini kita jadikan sebagai ajang untuk mengintrospeksi diri," tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Muhammad Rudi juga memaparkan perkembangan Batam. Baik dari sisi kemajuan infrastruktur, perkembangan ekonomi dan investasi.

Ia menjelaskan, ada dua hal yang menjadi faktor penting keberhasilan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Batam.

Pertama adalah program strategis pemerintah yang menjadikan pembangunan dan pengembangan infrastruktur dasar sebagai prioritas.

Sehingga, infrastruktur yang berkembang pesat tersebut mampu menciptakan iklim investasi yang baik dan memberikan kenyamanan bagi para investor.

Kemudian, pertumbuhan ekonomi Batam yang signifikan juga tidak terlepas dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

"Apabila dua hal itu terpenuhi, maka percepatan investasi di Bintan pun bisa maksimal. Ini yang mesti kita dukung bersama agar Bintan bisa menyamai prestasi Batam," tutur Rudi. (*)



Foto Bersama saat Sosialisasi Keselamatan Kelistrikan. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Hari Perempuan Internasional diperingati pada tanggal 8 Maret. Peringatan itu menjadi komitmen untuk terus mendukung para perempuan di dunia. Karena itu PT PLN Batam melalui Srikandi PLN Batam turut merayakan Hari Perempuan Internasional dengan cara mengadakan sosialisasi keselamatan kelistrikan, Jumat (8/3-2024).

Hal ini merupakan bentuk kepedulian Srikandi PLN Batam terhadap pentingnya keselamatan kelistrikan bagi masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat khususnya masyarakat kelurahan Tanjung Uma agar lebih memahami pentingnya menjaga keselamatan dan keamanan jaringan kelistrikan baik itu di dalam rumah warga, maupun jaringan listrik di sekitar rumah masyarakat sehingga menjaga keselamatan kelistrikan dalam kehidupan sehari-hari merupakan tanggung jawab bersama. 

Sosialisasi ini dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh ketua Srikandi PLN Batam dan Syahril selaku Lurah Tanjung Uma, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi terkait pentingnya keselamatan Kelistrikan oleh Tim K3L. Dalam sambutannya Ketua Srikandi PLN Batam, Euis Hermawati mengatakan bahwa sebagai perempuan memiliki peran yang besar dalam keselamatan kelistrikan di kehidupan sehari-hari, terutama ibu-ibu yang menjalankan kegiatan di rumah.

“Setiap hari kita selalu menggunakan peralatan listrik untuk membantu aktivitas di rumah. sehingga sangat penting bagi ibu-ibu memiliki pengetahuan yang baik tentang bahaya-bahaya yang timbul dari penggunaan listrik di rumah, misalnya saja jangan membiarkan anak-anak bermain di dekat jaringan listrik, menghindari penumpukan pada steker, Jangan sentuh peralatan listrik jika tangan basah dan lainnya,” terang Euis.

Euis menambahkan sosialisasi ini juga merupakan bentuk komitmen PLN Batam untuk tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar dapat menggunakan listrik dengan aman dan produktif. 

“Karena ini bertepatan dengan peringatan hari perempuan internasional, Saya yakin ibu-ibu memiliki peran yang besar dalam kehidupan, seperti kalimat yang mengatakan bahwa dibalik laki-laki hebat pasti ada perempuan luar biasa yang mendukungnya. Nah, jadi ibu-ibu juga harus tahu nih tentang menjaga keselamatan dan keamanan kelistrikan,” tutup Euis.


Selama penyampaian materi Keselamatan Kelistrikan oleh Tim K3L masyarakat sangat antusias mendengarkan, hal ini dibuktikan dengan adanya komunikasi dua arah yang dilakukan antara masyarakat dengan pihak PLN Batam. 

Syahril selaku Lurah Tanjung Uma, memberi apresiasi dan berterima kasih kepada Srikandi PLN Batam karena telah mengadakan sosialisasi ini. Menurutnya acara ini sangat bermanfaat karena dapat mengedukasi masyarakat Tanjung Uma terhadap keamanan dan keselamatan kelistrikan mengingat wilayah Tanjung Uma yang merupakan wilayah padat penduduk, sehingga kemungkinan terjadinya permasalahan listrik sangat besar.  

“Saya mengucapkan terima kasih karena ini sangat mengedukasi dalam memahami bahayanya listrik dan bagaimana cara agar kita mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi Tanjung Uma ini merupakan wilayah yang sangat padat penduduknya”, kata Syahril.

“Kita  berharap bahwa PLN Batam terus melakukan pemantauan terhadap wilayah Tanjung Uma,” pungkas Syahril.

Ril/Redaksi


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.