Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Pasca-Penegakan Hukum di Mapolresta Barelang.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Aksi penertiban yang dilakukan tim gabungan yang terdiri dari Polresta Barelang, TNI, dan Satpol PP Kota Batam saat meringkus 43 preman yang ada di Kampung Aceh, Simpang Dam, Kelurahan Mukakuning, Kecamatan Sei Beduk, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) pada Selasa (21/3/2023) sore mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. 

Mengingat, aksi yang sengaja dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman di Kota Batam ini sebagai bentuk memberantas 'penyakit masyarakat'.

Terlebih lagi, saat penertiban dilakukan tim gabungan mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya empat bilah senjata tajam, 12 unit sepeda motor tanpa dilengkapi dokumen, 35 bong sabu, 13 unit mesin judi gelper, korek serta timbangan digital.

Tim gabungan juga menggeruduk empat loket narkoba. Disini, diketahui menjadi tempat yang disewakan sebagai sarana lokasi pemakaian narkoba. 

"Kami atas nama pribadi dan Pimpinan DPRD Kota Batam sangat mengapresiasikan yang dilakukan oleh Polresta Barelang dan tim gabungan di Simpang Dam, Muka Kuning ini," tegas Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto dalam Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Pasca-Penegakan Hukum di Mapolresta Barelang, Selasa (28/3/2023) pagi.

Politisi PDI Perjuangan ini juga menilai aksi penertiban ini terbilang sangat baik, sekaligus menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. Mengingat, lokasi penertiban dan pengerebekan ini tidak jauh dari kawasan industri di Kota Batam ini.

"Tentunya kami sangat mendukung dan ini demi kepentingan kota Batam. Mengingat, jika kita menyebutkan nama kampung aceh simpang dam, maka memunculkan pola pikir sebagai kawasan kampung narkoba. Jadi ngeri-ngeri sedap. Dari segi sosial, pengaruh wilayah ini juga bisa mempengaruhi generasi muda khususnya usia belajar, karna itu sangat berbahaya. Sekali lagi kami sangat setuju dan memberikan apresiasi atas tindakan tegas yang dilakukan aparat keamanan dari Polresta Barelang," tegasnya. 

Namun demikian, tambah pria yang akrab disapa Cak Nur ini mengatakan, untuk tindakan kedepannya tentunya tidak bisa dilakukan secara satu institusi saja. Akan tetapi harus bekerjasama dengan lintas Pemerintahan dan Forkompinda. 

Mengingat, Batam saat ini sedang giat-giatnya membangun dan memoles diri. Dan hal ini kiranya menjadi ganjalan. Oleh karenanya, pihaknya sangat mengapresiasi tindakan tegas tersebut. "Ini bukan kepentingan Polresta Beralang saja, akan tetapi kepentingan bersama," terangnya.

Hal senada juga diungkapkan perangkat RT dan RW setempat yang mengucapkan terima kasih atas tindakan yang dilakukan oleh aparat keamanan yang telah melakukan penertiban di 7 lokasi yang menjadi lokasi penyakit masyarakat. 

"Harapan kami, hal ini bisa terus dilakukan. Jangan setengah-setengah. Sehingga bisa mewujudkan kawasan simpang dam bersih dari aksi penyakit masyarakat," terangnya. 

Sementara itu, Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri mengatakan setelah dilakukan penertiban pihaknya mulai menyusun langkah-langkah strategis pasca-penegakkan hukum di Simpang Dam. 

Langkah strategis ini, nantinya akan melibatkan unsur-unsur di Forkompinda sesuai dengan arahan Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Tabana Bangun, M.Si.  

"Kami sudah menyusun rencana atau time line pasca-penegakkan hukum di Simpang Dam ini. Dimana selanjutnya, kita akan menggelar apel bersama sekaligus melaksanakan deklarasi bersama memerangi perjudian dan narkoba di Simpang Dam Muka Kuning," terangnya.

Selanjutnya, tambannya, akan ada penyerahan tali asih kepada warga sekitar dalam bentuk 300 paket sembako. Kemudian, melakukan korve lingkungan hingga pembuatan Pos bersama.  

"Untuk itu, kita bersama-sama Pemerintah Daerah serta Forkompinda akan melakukan pembongkaran bangunan yang dijadikan tempat terjadinya penyakit masyarakat bersama warga," pungkasnya.

Redaksi


RDPU DPRD Kota Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam kembali menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) terkait polemik penetapan lokasi Kampung Tua Batu Besar pada, Senin (27/3/2023).

Hadir pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto serta beberapa anggota dewan dari Komisi I dan III. Hadir juga Ketua Tim Terpadu Penyelesaian Perkampungan Tua, Yusfa Hendri, perwakilan BP Batam, BPN, Dinas Pertanahan Kota Batam, Ketua RKWB Kota Batam, Perwakilan Warga Kampung Tua Batu Besar dan PT. Andalan Riau Perkasa.

Perwakilan Masyarakat Kampung Jabi, Ernawati, mengatakan, kehadiran mereka membawa empat tuntutan yang khusus disampaikan kepada Ketua DPRD Batam, Nuryanto.

“Tuntutan kepada Pemerintah Kota Batam, BP Batam dan DPRD Kota Batam agar segera mengeluarkan seluruh PL-PL (penetapan lokasi) yang masuk di dalam Kampung Tua, sesuai dengan arahan Bapak Presiden RI tentang Kampung Tua,” kata Ernawati.

Pihaknya juga menuntut, agar segera dilakukan pengukuran terhadap lahan Kampung Tua yang belum diukur dan segera menyerahkan sertifikatnya kepada masyarakat.

“Menuntut agar segera dikeluarkan payung hukum tentang Kampung Tua melalui Peraturan Daerah ( PERDA ) Kota Batam,” tegasnya.

Pihaknya juga mendesak Pemerintah, DPRD, BP Batam (seluruh pihak yang terkait) segera melakukan penandatanganan Dokumen Kampung Tua beserta luasannya yang sudah diplenokan dan diserahkan kepada masyarakat melalui RT/RW setempat.

Ernawati mengatakan, pihaknya telah memperjuangkan terkait legalitas kampung tua ini sejak 2004 silam.

Ia berharap, pemerintah segera menyelesaikan terkait legalitas kampung tua di daerahya agar takada polemik ke depannya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto, mengatakan, terdapat enam titik kampung tua di daerah tersebut yang mendapat legalitas.

“Kami meminta untuk cepat difasilitasi dengan tim penyelesaian kampung tua. Di mana mereka berharap ada kepastian titik kampung tua yang sudah diplenokan,” kata Nuryanto.

Menurutnya hal ini untuk memberikan kepastian bagi masyarakat yang tinggal di kampung tua maupun kepastian pihak ketiga yang mendapatkan PL di Lokasi tersebut.

“Kalau ini tidak segera ditindak lanjuti, diberikan kepastian, tidak diukur, ditanda tangani, itu akhirnya penyelesaiannya menjadi nanggung. Takutnya ini seperti menunda masalah,” kata dia.

Ia menekankan untuk segera menyelesaikan titik-titik kampung tua secara umum, secara khusus yang ada di Batu Besar.

“Langkahnya apa? Yang pertama, titiknya ditentukan, luasannya ditentukan dan segera diukur. Kemudian ada pun masalah, ada PL-PL pihak ketiga, itu segera dari pihak BP Batam untuk mengundang pihak-pihak ketiga untuk dicarikan solusi,” kata dia.

Ia berharap, jangan sampai ada pihak yang dirugikan dalam penyelesaian kampung tua agar tidak menjadi masalah baru.

“Kampung tua diselesaikan tanpa meninggalkan masalah baru, itu spiritnya. Dan kami berharap supaya menjadi konsen dari pihak pemerintah kota Batam dan pihak BP Batam dan tim yang sudah terbentuk,” pungkasnya.

Redaksi


Agen CIP Higgs Domino Diamankan Polres Karimun. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Berdasarkan informasi dari masyarakat, Satuan Reserse Kriminal Polres Karimun berhasil menangkap pelaku berinisial JA (46), yang diduga sebagai agen chip higgs domino, Selasa (28/03/2023).

Kapolres Karimun AKBP  Ryky W. Muharam, S.H, S.I.K melalui Kasat Reskrim Iptu Gidion Karo Sekali, S.T.K, S.I.K mengatakan, JA (46) yang diduga sebagai pelaku merupakan warga Kel. Duriangkang Kec. Sungai Beduk Kota Batam.

“Pelaku di amankan oleh petugas pada hari Sabtu tanggal, 25 Maret 2022 di  Toko Mujur Cell Jalan. M.T Hariono Keluraha Teluk Uma Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun," ungkap Gidion.

Lebih lanjut Kasat Reskrim menjelaskan, petugas berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa, 13B stok chip domino yang akan di jual, dua unit handphone merek Redmi dan Samsung J7 Prime yang dipakai sebagai alat jual beli chip, dan uang hasil penjualan chip berjumlah Rp. 750.000.- (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).

Dari hasil melakukan perjudian itu pelaku JA (46) menjelaskan bahwa dalam satu hari bisa mendapatkan keuntungan sebanyak Rp. 500.000,- sampai dengan Rp. 1.500.000,- sehingga dalam satu bulan dapat menghasilkan kisaran Rp. 15.000.000,- sampai dengan Rp. 45.000.000,- menjual chip higgs domino.

“Atas perbuatannya pelaku di jerat dengan pasal 303 ayat (1) ke-3e KUHPidana jo pasal 303 bis ayat (1) ke-2 KUHPidana dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara”, Ungkap Kasat Reskrim Iptu Gidion Karo Sekali.

A.Yahya


Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) akhirnya angkat bicara soal kondisi Jalan S Parman Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, yang rusak parah.

Meski prihatin dengan keluhan masyarakat terkait kondisi jalan tersebut, namun BP Batam menjelaskan bahwa kewenangan untuk perbaikan Jalan S Parman berada di tangan Pemerintah Provinsi Kepri.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, menjelaskan bahwa Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 34 Tahun 2006 Tentang Jalan telah membagi kelompok jalan umum kepada lima kategori.

Hal ini sebagaimana tercantum dalam Pasal 9 yakni jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten, jalan kota, dan jalan desa.

Lebih jelas perihal status Jalan S Parman Tanjung Piayu juga telah diatur dalam Keputusan Gubernur Provinsi Kepri Nomor 1863 Tahun 2016 Tentang Ruas Jalan Menurut Statusnya Sebagai Jalan Provinsi Kepri.

Disebutkan bahwa jalan yang memiliki panjang 13,7 kilometer tersebut berstatus milik Pemerintah Provinsi Kepri.

"Itu tanggung jawab provinsi. Kita berharap, pemerintah provinsi turut membangun karena anggaran Kota Batam juga terbatas," ujar Ariastuty, Senin (27/3/2023).

Penjelasan tersebut beralasan. Pasalnya, banyak masyarakat yang menyampaikan aspirasinya secara langsung kepada Kepala BP Batam di beberapa kesempatan.

Oleh karenanya, Ariastuty meminta agar masyarakat memahami kondisi yang ada.

Selain itu, dia mengungkapkan bahwa anggaran BP Batam pun juga terbatas. Tak sebesar yang diharapkan masyarakat.

"Makanya ada skala prioritas yang harus kita selesaikan. Pemerintah provinsi juga mendapat pajak dari Kota Batam yang cukup besar yaitu Pajak Kendaraan Bermotor. Ketika masyarakat telah menjalankan kewajibannya membayar pajak, maka pemerintah wajib memenuhi kebutuhannya agar ada hubungan timbal balik," bebernya lagi.

Untuk pembangunan jalan utama yang sedang berlangsung saat ini, Ariastuty Sirait menuturkan bahwa hampir 70 persen anggarannya berasal dari BP Batam.

Termasuk peningkatan dan pelebaran jalan dari Nongsa menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam serta sejumlah jalan arteri lainnya.

"Kepala BP Batam sudah bangun semua karena kota yang kita cintai ini menjadi lokomotif ekonomi Kepri. Maka kami berharap, tahun 2029 semua jalan yang saat ini dikerjakan selesai. Mari kita dukung bersama pembangunan yang sedang berlangsung," pungkasnya.

*BP Batam Ambil Alih Perbaikan Jalan Provinsi di Simpang Taiwan*

BP Batam berkomitmen untuk membangun infrastruktur jalan yang ada.

Bahkan, BP Batam juga turun tangan mengambil alih perbaikan jalan rusak di Simpang Taiwan, Kota Batam, beberapa waktu lalu.

Meski berstatus jalan provinsi, namun BP Batam langsung merespons keluhan masyarakat di sekitar lokasi terkait kerusakan jalan yang cukup parah.

"Kita tidak bisa mengabaikan kondisi kerusakan jalan ini berlarut-larut. Karena jalan ini masuk dalam kawasan strategis nasional, salah satu pusat industri Batam," ujar Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam, Fesly Abadi Paranoan, pertengahan tahun lalu. (DN)


Kepala BP Batam Sampaikan Kata Sambutan. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Memasuki malam kelima Ramadan 1444 H, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi melanjutkan kegiatan safari Ramadan dan bersilaturahmi dengan masyarakat di Kelurahan Kasu, Minggu 26 Maret 2023.

Muhammad Rudi melaksanakan salat Magrib berjamaah dan berbuka puasa bersama masyarakat di Musholla Al-Abhariyah. Kehadiran Muhammad Rudi pun, disambut hangat oleh masyarakat Kelurahan Kasu.

Dalam kesempatan itu, Rudi mengajak masyarakat untuk bersatu dan bersama-sama terus mendukung pemerintah dalam pembangunan Kota Batam. Terutama pembangunan bandara dan pembangunan jalan yang saat ini tengah dilakukan.

"Hari ini, efek positifnya sudah terasa besar sekali. Adanya Covid sejak dua tahun lalu, tapi pertumbuhan ekonomi kita sudah bisa 6,84 persen dan tertinggi di Indonesia dan Provinsi Kepri. Makanya saya ajak bapak ibu, ayo sama-sama membangun secara utuh satu Kota Batam ini," ujarnya disambut tepuk tangan warga.

Ia menjelaskan, saat ini di Kota Batam tengah digencarkan pembangunan bandara dan jalan. Dengan pembangunan tersebut akan berdampak pada peningkatan wisatawan yang akan datang ke Kota Batam.

Peningkatan wisatawan itu akan menjadi kuntungan bagi pemerintah kedepannya. Sehingga, dari keuntungan yang didapatkan itu akan digunakan untuk pembangunan daerah yang berada di sekitar Batam.

"Mudah-mudahan apa yang sudah kita rencanakan ini dapat terealisasi," tegasnya.

Pada kesempatan safari Ramadan ini, Rudi juga turut serta menyerahkan bantuan dari pemerintah untuk Musholla Al-Abhariyah.

"Kami sangat mengapresiasi bantuan ini dan siap mendukung pembangunan Kota Batam," ujar pengurus Musholla, Sarini. (EI)


Penyerahan Bantuan. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi, kembali menggelar safari ramadan untuk mempererat tali silaturahmi ke masyarakat, Sabtu (25/3/2023).

Dalam agenda safari ramadan hari kedua ini, Rudi terlebih dulu berbuka puasa di Masjid Darul Aman Kaveling Bagan, Kecamatan Sei Beduk.

Di sana, orang nomor satu Kota Batam tersebut mendapat sambutan hangat dari jemaah yang hadir.

Rudi pun berkesempatan untuk menyantap hidangan yang telah disiapkan oleh warga.

Setelah melaksanakan salat magrib berjemaah, suami Marlin Agustina itu langsung bertolak ke Masjid Nurul Huda Mangsang yang berlokasi tak jauh dari tempat pertama.

Setibanya di lokasi kedua, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Kepri itu pun langsung bergegas melaksanakan salat isya sekaligus tarawih berjemaah.

"Ini merupakan safari ramadan saya hari kedua. Melalui kegiatan ini, kita bisa meningkatkan silaturahmi dengan masyarakat dan mengetahui langsung permasalahan yang mereka rasakan," ujar Rudi usai melaksanakan salat tarawih.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah harus dekat dengan rakyat.

Pasalnya, pembangunan Kota Batam yang begitu pesat saat ini tak terlepas dari dukungan seluruh pihak. Termasuk seluruh lapisan masyarakat.

"Saya sudah sampaikan ke masyarakat, kami sedang membangun kota madani dan modern. Sehingga dukungan penuh dari masyarakat sangat penting. Niat kita tak ada yang lain, Batam akan jadi kota baru dan modern," tambahnya.

Rudi berharap, seluruh komponen dapat bahu membahu dan saling bantu dalam pembangunan.

"Untuk merubah karakter dan kebiasaan dibutuhkan kerja sama seluruh pihak. Selain modern, Batam harus menjadi kota madani yang sumber daya manusianya berkualitas," katanya lagi.

Pada kesempatan safari ramadan ini, Rudi juga turut serta menyerahkan bantuan dari pemerintah kepada kedua masjid tersebut.

"Terima kasih Pak Rudi, semoga bantuan dan perhatian dari bapak bisa bermanfaat untuk masyarakat. Kami mendukung penuh pembangunan yang bapak lakukan," ujar Sayuti, warga sekaligus salah satu takmir masjid. (DN)


Kepala Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, saat Meresmikan Kebun Edukasi di Taman Rusa Sekupang.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) terus mempercepat pengembangan Taman Rusa Sekupang. Taman yang awalnya diperuntukan sebagai fasilitas olahraga pegawai BP Batam tersebut kini bakal dijadikan sebagai ikon wisata baru di Provinsi Kepri.

Dengan mengusung konsep "Smart and Green Garden", sejumlah fasilitas baru pun telah diresmikan guna mendukung pengembangan saat ini.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melalui General Manager Hunian Gedung, Agribisnis, dan Taman BP Batam, Herawan, menjelaskan bahwa pembangunan yang saat ini sedang berlangsung sudah memasuki tahap keempat.

"Yang sudah berjalan kemarin itu tahap ketiga, seperti pembuatan kolam koi, air mancur, dan perbaikan areal jogging track. Sekarang mau masuk ke tahap 4, nantinya juga akan dibangun semacam teater di sana," ujarnya, Selasa (21/3/2023) lalu.

Ia juga mengungkapkan, Taman Rusa Sekupang akan dilengkapi pula dengan Food and Beverage (F&B) Service ke depannya.

Pengembangan ini pun selaras dengan arahan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, yang ingin menjadikan Taman Rusa Sekupang sebagai pendukung kemajuan sektor pariwisata Kota Batam.

"Ini sebagai antisipasi kebutuhan pengunjung yang datang. Hal ini tak terlepas dari prospek kawasan yang cukup bagus dan segmennya juga sudah kelihatan," bebernya lagi.

Sejak diresmikan tanggal 18 Maret 2022 lalu, pengelolaan Taman Rusa Sekupang mampu menghasilkan sekitar Rp 2,7 miliar. Hampir menyentuh angka Rp 3 miliar.

Terhitung dari 18 Maret sampai 31 Desember 2022, keuntungan yang dihasilkan sekitar Rp 2,362 miliar. Sedangkan pendapatan dari bulan Januari sampai awal Maret 2023 sekitar Rp 360 juta.

"Kita pun masih akan terus menambah destinasi wisatanya. Sehingga masyarakat pun banyak pilihan saat datang," pungkasnya.

*Taman Edukasi Hadir di Taman Rusa Sekupang*

Selain sebagai tempat bermain atau rekreasi keluarga, Taman Rusa Sekupang juga menghadirkan taman atau kebun edukasi bagi para pengunjung.

Menurut Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Binsar Tambunan, taman edukasi dibangun karena banyaknya pelajar yang mengunjungi Taman Rusa pada akhir pekan.

Tidak hanya diperuntukan kepada pelajar, taman edukasi itu juga bisa dinikmati oleh masyarakat umum.

Teknik budidaya tanaman dengan sistem hidroponik, tanaman langka, cara membuat pupuk kompos, sawah, serta sistem daur ulang air hingga listrik dari tenaga surya menjadi pelajaran penting yang bakal didapat para pengunjung.

"Ini kami harapkan akan menjadi satu loncatan kedepannya, sehingga Taman Rusa ini semakin maju," terang Binsar.

Ia mengungkapkan, BP Batam juga akan terus mengembangkan sejumlah fasilitas baru dalam waktu dekat.

Sehingga, pihaknya mengharapkan dukungan dan peran serta dari seluruh stakeholder ke depannya.

Selain taman atau kebun edukasi, fasilitas baru yang dibuka adalah kolam koi dan kolam pemancingan untuk seluruh pengunjung.

"Dengan adanya penambahan fasilitas baru ini, diharapkan bisa menjadi daya tarik lebih untuk dikunjungi ke depannya," pungkasnya. (DN)


Apel gelar pasukan dan peralatan siaga Ramadhan dan Idul Fitri 1444 Hijriah.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: PT PLN Batam melaksanalan apel gelar pasukan dan peralatan siaga Ramadhan dan Idul Fitri 1444 Hijriah. Apel siaga bertempat di halaman Kantor Pusat PT PLN Batam. Untuk mengamankan pasokan listrik selama masa siaga ini, PLN Batam menyiapkan 26 posko siaga, 668 petugas, 65 unit kendaraan yang siap bertugas 24 jam untuk menjaga keandalan pasokan listrik yang tersebar di seluruh wilayah Batam, Jumat (24/3-2023).

Selain memastikan pasokan listrik aman dari sisi sumber dan jaringan, PLN Batam juga menyiagakan 21 unit peralatan pendukung di seluruh unit seperti UPS, Genset, Mobile Fault Locator, Trafo Portable dan peralatan lainnya. Genset akan disiagakan pada masjid besar sehingga sholat tarawih, tadarus serta ibadah lainnya dapat terlaksana dengan baik.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT PLN Batam, Muhammad Irwansyah Putra mengatakan bahwa PT PLN Batam berkomitmen memberikan yang terbaik untuk memastikan pasokan listrik aman. Petugas akan berjaga di seluruh unit layanan PLN Batam selama periode Siaga Ramadhan dan Idul Fitri, yang dimulai sejak tanggal 21 Maret hingga 29 April 2023 mendatang. Kehadiran petugas bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat menjalankan Puasa Ramadhan dan ibadah lainnya serta merayakan dengan Hari Raya Idul Fitri nyaman. 

“Kegiatan ini adalah bentuk komitmen PLN Batam dalam peningkatan keandalan pasokan listrik, mendukung kelancaran ibadah saudara-saudara muslim yang menjalankan puasa pada bulan Ramadhan hingga perayaan hari raya Idul Fitri nanti. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan dalam menciptakan listrik yang lebih handal,” ucap Irwansyah.

Irwansyah juga menekankan bahwa saat ini Pemerintah Kota Batam sedang melaksanakan program pembangunan yang sangat pesat, salah satunya adalah pembangunan pelebaran jalan kota Batam.

“PLN Batam harus meningkatkan kewaspadaan mengingat sebagian kabel tertanam pada sekitar jalan yang sedang dilakukan pelebaran. Hal ini perlu kita sama sama diawasi agar tidak terjadi pemadaman akibat kabel bawah tanah PLN Batam terkena galian, sehingga gangguan dapat diminimalisir sekaligus meningkatkan keandalan di Bulan Ramadhan,” tambahnya lagi.

Irwansyah berharap, pelaksanaan puasa dan perayaan Idul Fitri 1444 Hijriah dapat berjalan lancar tanpa ada gangguan yang berarti, serta didukung dengan suplai listrik PLN Batam yang semakin handal.

“Semoga doa kita bersama di jabah oleh Allah SWT dan menjadi kekuatan bagi PLN Batam dalam menjaga keandalan kelistrikan di Batam. Dari segi fisik dan peralatan semua sudah disiagakan. Tidak lupa Ikhtiar dan doa kita lakukan bersama dengan harapan puasa Ramadhan seluruh sistem kelistrikan Batam – Bintan aman hingga kita meraih kebahagiaan dan kemenangan kelak di Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijirah,” tutup Irwansyah.


Ril/Redaksi


Pertambangan Pasir. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Aktivitas tambang pasir ilegal di Kota Batam kian marak, bahkan semakin menggila. Ntah siapa dibalik bisnis ilegal tersebut, sehingga tak ada efek jera sedikit pun terhadap para pelaku meskipun sudah beberapa kali ditertibkan Polisi. 

Salah satunya tambang pasir ilegal yang lokasinya bersebelahan langsung dengan pemukiman warga perumahan Bida Asri 3 (Perumahan Otorita Batam) dan Perumahan Angsana Gading, Kecamatan Nongsa, Kota Batam. 

Seperti diketahui, lokasi ini pernah di gerebek oleh unit 5 Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polresta Barelang pada akhir Juni 2022 lalu. 

Namun, pantauan wartawan pada Rabu (22/3/2023) kemarin, lokasi tambang pasir ini tampak beroperasi kembali. 

Menurut warga sekitar, aktivitas tambang pasir ilegal yang menggunakan sejumlah mesin penyedot pasir itu sudah lama berlangsung. Hanya saja keberadaannya buka tutup. 

"Setahu kita, sudah lama keberadaan tambang pasir itu. Hanya saja lokasi itu buka tutup. Kalau tidak salah, tahun lalu pernah digerebek Polisi. Ada belasan pekerja ditangkap di lokasi. Tapi sekarang sudah kerja lagi," ucap pria paruh baya itu yang berinisal HM. 

Sebelumnya, lokasi lahan tambang pasir ini diketahui adalah hutan mangrove yang kini keberadaannya sudah rusak parah, bahkan nyaris punah akibat imbas dari pada bisnis ilegal tersebut. 

Hal itu juga diperkuat dengan adanya plang berwarna hijau milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia yang memberikan izin usaha pengelolaan hutan masyarakat (IUPHKm) kepada Kelompok Wisata Mangrove seluas 79 Hektare. 

Informasi yang dihimpun wartawan, bisnis tambang pasir ilegal ini disebut-sebut dikendalikan oleh seorang pria berinisial IW. 

Hasil tambang pasir itu dijual kepada pihak developer perumahan dan toko-toko bangunan yang tersebar di Kota Batam. Dalam sehari, hasil tambang pasir dapat menghasilkan puluhan Lori pasir dan langsung dijual dengan harga 1 juta - 1,3 juta per Bak Lori. 

Untuk diketahui, kegiatan ilegal ini dapat diancam pada Pasal 158 UU RI Nomor 3 Tahun 2020 (Revisi UU RI Nomor 4 Tahun 2009) tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara atau Menambang Mineral dan Batu Bara Tanpa Izin dengan pidana penjara maksimal lima tahun dan denda maksimal Rp10 miliar.

Hingga berita ini diterbitkan, wartawan masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Dirkrimsus Polda Kepri, Direktur Pengamanan BP Batam, Penyidik Gakkum KLHK Kepri, Kadis LHK Kepri, DLH Kota Batam, KPHL unit II Kota Batam dan pihak penambang pasir.

Redaksi


Pertemuan Kepala BP Batam dengan Investor Turki. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi menerima kunjungan calon investor dari Turki, Mr. Erkam Yildrim pada hari Selasa (21/3/2023) bertempat di Marketing Center BP Batam

Datang bersama rombongan, Mr. Erkam menjajaki kemungkinan berinvestasi di Batam.

"Kami datang kesini untuk menjajaki potensi investasi di Batam, terutama investasi Liquified Natural Gas (LNG) dan bisnis kargo," ujar Mr. Erkam.

Untuk mewujudkan investasi tersebut, Mr. Erkam beserta tim akan meminta bimbingan dari BP Batam.

"Lokasi Batam sangat bagus, kami akan ikuti prosedur BP Batam untuk mempercepat realisasi investasi ini, semoga dapat segera terwujud," tambah pria 42 tahun ini.

Merespon rencana tersebut, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menyambut baik potensi investasi yang dimunculkan dari pertemuan ini.

"Terima kasih sudah berkunjung ke BP Batam, mudah-mudahan investasi yang Mr. Erkam dan tim minati dapat segera direalisasikan," kata Rudi.

"Kami siap mengarahkan tim Mr. Erkam untuk mempercepat proses perizinan berusaha," lanjutnya sembari tersenyum.

Muhammad Rudi berharap dari pertemuan pertama ini akan berlanjut ke pertemuan-pertemuan selanjutnya hingga menghasilkan investasi yang mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi Batam.

Turut hadir mendampingi Kepala BP Batam dalam pertemuan ini, Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol, Ariastuty Sirait; Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis, Fesly Abadi Paranoan; Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK, Irfan Syakir Widyasa; Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Harlas Buana; serta beberapa Pejabat Tingkat III dan IV di lingkungan BP Batam. 

(mi)



Perbaikan Kebicoran Pipa.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam menindak tegas sambungan air ilegal (illegal connection) di kawasan Jodoh, Kota Batam, Selasa (21/3/2023).

Tak main-main, BP Batam melalui Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (BU SPAM) ikut menggandeng aparat penegak hukum dalam penindakan hari pertama ini.

Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Denny Tondano, mengatakan bahwa tindakan ini menjadi salah satu komitmen BP Batam untuk menekan angka kebocoran atau tingkat kehilangan air di Jodoh yang cukup tinggi.

Tidak hanya itu, lanjut Denny, langkah yang dilakukan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Badan Usaha SPAM BP Batam bersama seluruh stakeholder beberapa hari lalu. 

"Tiga hari terakhir tim sudah menelusuri sejumlah titik. Penindakan kali ini merupakan operasi gabungan dan ditemukan sejumlah sambungan ilegal. Sambungan ini sudah pernah beberapa kali diputus, tapi disambung lagi oleh oknum yang tak bertanggungjawab," tegas Denny.

Ia menegaskan, penindakan terhadap sambungan-sambungan ilegal tersebut juga selaras dengan arahan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, terkait ketersediaan air di Kota Batam.

Pasalnya, kata Denny, Kepala BP Batam menaruh atensi serius terhadap polemik yang mengakibatkan kurangnya suplai air ke masyarakat.

Sehingga, pihaknya pun akan terus berupaya untuk menekan angka kebocoran atau kehilangan air dengan penindakan lanjutan di seluruh titik yang telah dipetakan.

Untuk tahap awal, SPAM Batam bersama aparat penegak hukum akan melakukan langkah persuasif ke masyarakat yang menggunakan sambungan ilegal.

"Minggu depan, kita bakal mengambil langkah hukum jika masih ditemukan illegal connection. Ini sebagai efek jera, mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini, air yang dialirkan ke masyarakat bisa kembali normal dan mengalir kencang," tambahnya.

Dalam pemetaan yang dilakukan SPAM Batam terkait kebocoran atau tingkat kehilangan air, Kawasan Nagoya dan Jodoh menjadi areal paling rawan.

Hal ini pun mendatangkan kerugian yang cukup signifikan. Meski sebetulnya, tingkat kehilangan air hampir merata di tiap kecamatan.

Oleh sebab itu, Denny mengimbau agar masyarakat dapat mengerti aturan hukum yang berlaku sehingga aliran air bisa maksimal ke depannya.

"Tingkat kehilangan air di tiap kecamatan angkanya hampir merata. Biasanya tergantung elevasi atau ketinggian suatu tempat dan jalur pipa yang ada. Semoga denga adanya penindakan ini bisa menambah flow [aliran] air ke masyarakat. Jadi secara bertahap bisa diatasi kebocoran yang ada," pungkasnya.

Dari catatan yang ada, angka kehilangan air di wilayah kerja SPAM Batam sekitar 18 persen. Dengan total kehilangan hampir 500 lt/dt.

Untuk kawasan Jodoh, tingkat kehilangan air pun mencapai 26 persen dan menjadi titik paling rawan dibandingkan daerah lain.

"Di Jodoh ini persentase kehilangannya cukup signifikan," ujar Manager Komersial Unit Usaha SPAM Hilir, Misyar Yunanto, di lokasi penindakan.

Sementara, salah seorang pedagang di lokasi penindakan mengaku tak mengetahui detail terkait aturan sambungan air yang digunakan.

Pedagang tersebut mengaku, dirinya tak tahu menahu tindakan yang dilakukannya dapat merugikan banyak orang.

"Kami juga baru nyambung. Ada orang nawarkan, jadi kami ikut saja," ujarnya. (DN)


Pelayanan BLINK oleh BP Batam. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) akan kembali membuka layanan BLINK (BP Batam Layanan Keliling) dalam waktu dekat ini. 

Layanan BLINK, merupakan layanan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam pengurusan izin lahan, salah satunya adalah, perpanjangan UWT. Hal ini, sesuai arahan dari Kepala BP Batam, Muhammad Rudi untuk mempermudah pelayanan kepada pelaku usaha maupun masyarakat.

"Saat ini seluruh perizinan sudah saya limpahkan kepada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Tujuannya tidak lain adalah untuk mempercepat proses perizinan," tegasnya.

Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal Badan Pengusahaan (BP) Batam, Harlas Buana, mengatakan, layanan BLINK ini diberikan untuk layanan UTW. Layanan ini, bertujuan untuk mempermudah masyarakat yang mempunyai mobilitas terbatas.

"Jadi layanan ini, kita berikan seperti layanan jemput bola," ujarnya, Selasa (21/03/2023).

Dijelaskannya, layanan BLINK ini sempat dihentikan pada saat pandemi Covid-19. Saat itu, diberlakukan kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat untuk mewaspadai penularan Covid-19. Sehingga, dengan kondisi Covid-19 yang saat ini sudah membaik, maka layanan secara tatap muka ini, kembali dijalankan.

Dalam pelaksanaannya, Direktorat Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam akan berkolaborasi dengan Direktorat Pengelolaan Pertanahan (DPP) BP Batam. Dimana, DPP BP Batam akan menyiapkan data-data masyarakat penunggak UWT.

Data yang diterima dari DPP itu, nantinya akan disampaikan ke Biro Humas, Protokol dan Promosi (HPP) untuk selanjutnya diumumkan di seluruh media massa.

"Baik di media cetak, media elektronik hingga medsos. Habis itu, kita sampaikan jadwalnya dan lokasi layanan BLINK nya dimana. Dalam satu minggu, kita berikan layanan dua hari, mulai jam 9 pagi sampai jam 3 sore," jelasnya.

Ia menambahkan, layanan ini akan segera dilaksanakan setelah pihaknya mendapatkan data dari DPP BP Batam. Jika data itu telah diterima, pihaknya akan mengundang seluruh direktorat yang terlibat.

Mulai dari pihaknya sendiri sebagai pemberi layanan, DPP untuk data-data, HPP untuk informasi jadwal, Biro Umum untuk persiapan sarana dan prasarana hingga Direktorat Pengamanan (Ditpam) untuk pendampingan.

"Kita saat ini sedang menunggu. Jika datanya selesai di bulan puasa ini, setelah lebaran kita akan segera sosialisasikan ke masyarakat dan kita publish di media. Baru kita langsung mulai pelaksanaan layanan BLINK ini," imbuhnya.

Dengan adanya BLINK dapat mengedukasi masyarakat tentang mekanisme pembayaran perpanjangan UWT yang mudah dan cepat.

Hadirnya BLINK di tengah masyarakat, bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam kepengurusan dokumen lahan. Masyarakat akan lebih mudah menjangkau dan dapat bertanya langsung kepada petugas.

Selanjutnya, petugas akan memverifikasi berkas dan memberikan penjelasan langsung kepada pemohon terkait kepengurusan UWT.

Selain program BLINK, BP Batam juga sudah mempunyai aplikasi berbasis online melalui Land Management System (LMS) dengan alamat website https://lms.bpbatam.go.id yang dapat mempermudah kepengurusan lahan. (EI)


Wabup Karimun Lantik Dua Kepala Desa. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Wakil Bupati (Wabup) Karimun H. Anwar Hasyim, M.Si resmi melantik dua Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) dan dua Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pengganti Antar Waktu (PAW) di Gedung Nilam Sari, Selasa (21/3/2023).

Dua Kades dan Dua Anggota BPD yang dilantik menempati jabatan di paruh waktu masa jabatan untuk menggantikan Kades dan Anggota BPD sebelumnya tidak bisa melanjutkan tugasnya.

Mereka yang dilantik yaitu, Amran sebagai Kepala Desa Tanjung Pelanduk, Kecamatan Sugie Besar masa jabatan 2023-2027, Khairi sebagai Kepala Desa Tanjung Kilang, Kecamatan Durai masa jabatan 2023-2027.

Kemudian Azam sebagai Anggota BPD Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat masa jabatan 2023-2026 dan Andrian sebagai Anggota BPD Desa Sungai Sebesi, Kecamatan Kundur masa jabatan 2023-2026.

Dalam sambutannya, Wabup Karimun memberikan ucapan selamat kepada Kepala Desa yang sudah dilantik.

"Selamat kepada Kades yang sudah dilantik, selamat menjalankan amanah dari masyarakat," kata Wabup.

Wabup juga berpesan, agar Kades bisa segera melaksanakan amanah dengan baik dan melaksanakan tugas yang telah diberikan guna mewujudkan masyarakat sejahtera. 

Dirinya juga meminta para kepala desa yang baru saja dilantik agar segera menyesuaikan diri dengan kondisi Desa nya.

"Segera bertugas dan semoga bisa cepat berbaur dengan masyarakat, sehingga dapat mengemban amanah dan melaksanakan tugas dengan program-program yang ada sebaik-baiknya untuk masyarakat," pungkasnya.

A.Yahya


Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) memastikan pembangunan serta pengembangan Pelabuhan Batu Ampar berlanjut.

Meski menghadapi sejumlah tantangan, BP Batam bersama seluruh instansi daerah maupun pusat berkomitmen untuk segera menyelesaikan pengerjaan yang saat ini berlangsung.

Terbaru, revitalisasi kolam Dermaga Utara Pelabuhan Batu Ampar pun telah dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, menjelaskan bahwa pengerukan dan pendalaman alur dalam kegiatan tersebut bertujuan sebagai penunjang kegiatan utama pelabuhan ke depan.

"Kegiatan itu pun sudah memiliki dokumen AMDAL berdasarkan SK dari Wali Kota Batam Nomor 09-P.A/KOMDAL/BTM/XII/2012. Oleh sebab itu, pemeliharaan dan pengerukan alur itu sendiri sudah terkaji di dalam dokumen lingkungannya," ujar Ariastuty, Selasa (21/3/2023).

Tidak hanya itu, lanjut Tuty, revitalisasi kolam Dermaga Utara Pelabuhan Batu Ampar juga sudah sesuai administrasi dan peraturan yang ada serta dikawal oleh Tim Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau.

"Pelabuhan Batu Ampar itu diperuntukkan bagi kegiatan bongkar muat barang. Diharapkan, pendalaman alur ini dapat menampung kapal-kapal besar dengan kapasitas 3.000 TEUs," tambahnya.

Ia menegaskan, BP Batam akan terus membangun Pelabuhan Batu Ampar mulai dari segi infrastruktur, suprastruktur, dan bidang pelayanan.

Sehingga, Pelabuhan Batu Ampar diharapkan menjadi pelabuhan modern yang mampu melaksanakan bongkar muat peti kemas seperti pelabuhan modern lainnya.

"Nanti tidak akan ada lagi bongkar muat yang dilakukan selain BP Batam. Karena alat-alat bongkar muatnya disediakan oleh BP Batam secara bertahap. Karena ini investasi yang besar. Kita rencanakan bertahap mulai 2023. Diperkirakan tahun depan sudah berjalan. Jadi tak ada lagi bongkar muat dengan alat-alat yang sudah lama," pungkasnya.

Sementara, PPK Pengelolaan dan Penyelenggaraan serta Pengendalian Mutu Infrastruktur Kawasan BP Batam, Aris Muajib, menerangkan bahwa kegiatan revitalisasi yang sedang berjalan juga telah memiliki izin Konfirmasi Kesesuaian Ruang Laut (KKRL) Nomor: B.204/MEN-KP/IV/2022 yang diterbitkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Selain itu, kata Aris, pihaknya juga telah mengantongi Persetujuan Kegiatan Kerja Keruk dan Reklamasi Nomor: B-239/KA-A3-A3.5/LT.00/4/2022.

"Dokumen AMDAL menjadi persyaratan untuk terbitnya kedua dokumen tersebut. Jadi izin sudah lengkap semua," tegasnya.

Bahkan, Aris memastikan bahwa pihaknya juga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang ada di sekitar areal pengerjaan. Khususnya masyarakat nelayan yang ada.

"Sosialisasi sudah kita lakukan jauh hari sebelum pengerjaan dimulai. Bahkan, sempat terjadi kebocoran pipa penyedot tapi kita setop pengerjaannya. Ini bentuk komitmen kita agar pengembangan Pelabuhan Batu Ampar bisa selesai dan meningkatkan perekonomian Batam," pungkasnya. (DN)


Siaran Pers Polsek Nongsa Terkait Kasus Cabul. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Bejat, seorang pria berinisial IA (39) warga Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa diringkus jajaran Unit Reskrim Polsek Nongsa setelah melakukan sodomi terhadap 3 bocah dibawah umur.

Diketahui, pelaku IA (39) merupakan Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Batam. Ia ditangkap Polisi setelah nekat melakukan perbuatan terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia 8 tahun, 6 tahun dan 4 tahun.

Kapolsek Nongsa Kompol Fian Agung Wibowo mengatakan, kasus persetubuhan terhadap anak dibawah umur ini terungkap setelah istri pelaku melaporkan perbuatan cabul sang suami terahadap anak kandungnya ke Polsek Nongsa.

"Kejadian ini terungkap, ketika sang anak buang air besar yang mengeluarkan darah dari dalam duburnya. Setelah ibu bertanya, korban mengaku bahwa telah menerima perbuatan cabul (sodomi) oleh ayah kandungnya," ujar Kompol Fian Agung Wibowo didampingi Kanit Reskrim Polsek Nongsa Iptu Ardiansyah, Kasi Humas Polresta Barelang AKP Tigor Sidabariba saat konferensi pers di Mapolsek Nongsa, Selasa (21/3/2023).


Berdasarkan laporan tersebut, tim unit Reskrim Polsek Nongsa langsung melakukan serangkaian penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku IA.

"Pada hari Jum’at (10/3/2023), kita melakukan penangkapan terhadap pelaku yang pada saat itu selepas mengantar anaknya pergi sekolah," ungkapnya.

Lanjut, Kompol Fian Agung Wibowo menyampaikan, hingga saat ini pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur berinisial IA (39) belum mengakui perbuatannya.

"Sampai saat ini pelaku belum mengakui perbuatannya. Namun, berdasarkan alat bukti yang telah kita temukan semua mengarah kepada perbuatan cabul. Diperkuat lagi, dengan hasil visum et repertum milik korban yang menunjukkan terdapat luka pada bagian dubur," jelasnya.

Selain itu, barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya 1 helai baju lengan pendek motif kartun Tayo, 1 helai celana pendek warna kuning, 1 helai celana dalam warna abu-abu, 1 baju lengan pendek warna biru, 1 helai celana panjang warna biru, 1 helai celana dalam warna putih, 1 baju lengan pendek warna hijau, 1 helai celana panjang warna hijau, 1 seprai dan 1 buah Flashdisk berisikan video pengakuan korban.

Atas perbuatannya, pelaku IA dijerat Pasal 81 Ayat 3 Jucto, Pasal 81 Ayat 2 Juncto, Pasal 76 B Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara. 

Redaksi


Mantan Kepala Desa Parit Ditahan. 

KARIMUN|KEPRIAKTUAL.COM: Diduga korupsi anggaran Dana Desa, mantan Kepala Desa Parit, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun periode 2013-2019, berinisial B (64 tahun) ditahan di rumah tahanan Polres Karimun.

Kapolres Karimun AKBP Ryky W. Muharam, S.H, S.I.K melalui Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Gideon Karo Sekali, S.T.K, S.I.K menjelaskan, penyelewengan itu terjadi pada dana APBD Desa dari TA. 2017 s/d TA. 2019.

"Kerugian negara mencapai Rp. 1.116.810.856. Dan tersangka sengaja melakukan korupsi dan dipergunakan untuk kepentingan pribadi," kata Kasat Reskrim, Selasa, (21/03/2023).

Kemudian, lanjutnya, penahanan dilakukan pada hari Senin tanggal 19 Desember  2022 Pukul 18.00 WIB Barang Bukti yang diamankan dokumen APBDes Desa Parit tahun 2012 s/d 2019, buku catatan Bendahara dan rekening Koran Desa Parit.

Kata Kasat Reskrim AKP Gideon Karo Sekali, tersangka B menggunakan jabatannya untuk kepentingannya sendiri dengan cara mengelola sendiri anggaran Desa Parit Tahun Anggaran 2017 s.d Tahun Anggaran 2019.

Tersangka B menggunakan Anggaran Dana Desa (DD) dan Anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) untuk  pembangunan fisik desa maupun kegiatan lainnya tanpa melibatkan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) yang telah ditunjuk, yang diduga dipergunakan untuk keperluan lain maupun keperluan pribadi yang tidak sesuai dengan ketentuan.

"Berdasarkan LP-A/100/VIII/2022/SPKT/POLRES KARIMUN/POLDA KEPRI tanggal  3 Agustus 2022 serta barang bukti dan alat bukti yang telah dikumpulkan, maka atas perbuatannya mantan Kepala Desa ini diduga melakukan tindak pidana korupsi. Berdasarkan Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 dan/atau Pasal Jo Pasal 18 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman dihukum penjara paling singkat 4 tahun, paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 50 juta dan paling banyak Rp 1 Milyar," ucap Gideon Karo Sekali.

Kapolres Karimun AKBP Ryky W. Muharam, melalui Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Gideon Karo Sekali menghimbau kepada seluruh Kepala Desa yang ada di Kabupaten Karimun khususnya, agar dalam mengelola dana Desa haruslah sesuai dengan prosedur. 

"Supaya tidak terjadi penyimpangan yang menyebabkan kerugian negara," tutur Kasat Reskrim mengakhirinya.


A.Yahya


Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. 

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi menghadiri acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kota Batam pada hari Senin (20/3/2023) bertempat di Convention Hall Hotel Radisson Batam

Dalam kesempatan ini, Muhammad Rudi menghimbau kepada seluruh Forum Komunikasi Perangkat Daerah (FKPD) untuk segera menuntaskan program prioritas pembangunan Batam.

"Musrenbang 2023 ini akan menentukan program pembangunan Batam tahun 2024, sehingga saya minta seluruh FKPD untuk segera menuntaskan program yang menjadi prioritas di tahun 2023," tegas pria yang juga menjabat sebagai Walikota Batam ini.

Program pembangunan tahun 2022 telah sukses diselesaikan antara lain peningkatan jalan dan drainase, fasilitas ibadah, fasilitas transportasi hingga berbagai peningkatan kualitas SDM Kota Batam.

Tahun 2023 ini akan dilanjutkan berbagai program pembangunan prioritas seperti peningkatan jalan dan drainase hingga sarana dan prasarana pendukung.

Sedangkan di tahun 2024, Muhammad Rudi menyampaikan tema pembangunan Batam adalah "Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Pelayanan Dasar di Hinterland untuk Pemerataan Pembangunan Daerah".

"Tahun 2024, pembangunan Batam akan kami tingkatkan hingga ke daerah hinterland untuk pemerataan pembangunan," ujar Rudi.

"Untuk itu saya minta dukungan FKPD dan masyarakat agar bersama-sama menyukseskan pembangunan yang sudah kita rencanakan ini," lanjut Rudi.

Hingga tahun 2024, terdapat proyek strategis Batam antara lain pembangunan terminal 2 Bandara Hang Nadim, Perluasan Pelabuhan Batu Ampar, Peningkatan Jalan dan Drainase, hingga menjadikan Batam sebagai Hub Logistik.

Muhammad Rudi bersama jajaran di BP Batam dan Pemko Batam berkomitmen akan segera menyelesaikan proyek tersebut untuk meningkatkan daya saing Batam dan menyambut Batam Kota Baru.

"Tahun 2022 lalu pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,84%," ungkap Rudi.

"Dengan program pembangunan Batam yang masif saat ini, kita berharap pertumbuhan ekonomi di tahun 2023 akan lebih tinggi lagi," kata Rudi.

Muhammad Rudi juga berharap dengan pembangunan Batam yang sangat masif ini dapat menjadi stimulus bagi peningkatan ekonomi dan investasi Batam secara berkelanjutan.

"Semoga pertumbuhan ekonomi Batam dapat dijadikan percontohan baik di Nasional maupun Internasional," pungkas Rudi sembari tersenyum.

Turut hadir dalam kegiatan ini para Pejabat Tingkat II, III, dan IV di lingkungan BP Batam. (mi)


Salah Satu Gudang Penimbunan Solar.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Gudang penimbunan BBM jenis Solar ilegal di Kota Batam kian menjamur. Para Mafia Solar ini umumnya sengaja memilih tempat / gudang penimbunan yang strategis yakni persis dekat tepi laut. 

Alasan memilih tempat tersebut, menurut sumber, lantaran BBM jenis solar itu didapatkan lewat kegiatan ship to ship (STS) ditengah laut secara ilegal. Kegiatan ini biasa disebut 'Kencing Laut'. 

"Untuk melancarkan bisnis ilegalnya, para Mafia solar ini memodifikasi palka kapal sehingga dapat menampung muatan lebih banyak saat kegiatan STS," jelasnya. 

Selain itu, ada juga sebagian kapal yang didominasi jenis Tug Boat dan kapal kayu justru datang langsung ke Dermaga tempat penimbunan solar tersebut untuk menjual solar dalam tankinya dengan cara menguras muatan tanki. 

"Modusnya, ketika kapal sudah bersandar di Dermaga, selanjutnya muatan solar dalam palka/tanki kapal akan diloading langsung ke Banker yang ada di gudang tersebut dengan menggunakan alat bantu pompa. Selanjutnya akan di langsir menggunakan mobil Tanki berwarna biru ukuran 5.000 L, 10.000 L dan 20.000 L ke sejumlah Industri," beber Sumber Esnews. 

Untuk modus lainnya, ada juga muatan solar dalam kapal di loading langsung ke mobil Tanki  yang sebelumnya sudah stanby menunggu. 

"Usai solar dimuat kedalam mobil tanki, mobil tanki yang dijadikan sebagai transportir tersebut akan melangsir ke gudang tempat penimbunan (jika gudang jauh dari Tepi pantai) atau langsung dijual ke sejumlah Industri di Batam," ungkapnya. 

Dari penelusuran wartawan, terdapat 5 titik gudang penimbunan solar ilegal di Batam yang berasal dari hasil kencing laut, pertama di wilayah Dapur 12, Sei Pelunggut, Sagulung yang tak jauh dari PT Delta Shipyard. Diketahui gudang tersebut milik R. Kedua, gudang solar di tepi laut Batu Besar, Nongsa, ketiga gudang solar di Tepi jalan Hang Kesturi, Baru Besar, Nongsa milik U. Dan keempat, gudang Solar di wilayah jembatan 2 Barelang milik T. 

Hingga kini, keberadaan 4 titik gudang solar ilegal yang didominasi berpagar warna biru itu tak pernah tersentuh hukum atau dilakukan penindakan tegas oleh pihak kepolisian. 

Sebagaimana, pelanggaran dalam aktivitas kegiatan ini sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan gas.

Hingga berita ini diterbitkan, wartawan masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Dirkrimsus Polda Kepri.

Redaksi


Foto Bersama saat Meresmikan Tugu Pancasila Desa Lubuk Kecamatan Kundur.

KUNDUR|KERIAKTUAL.COM: Bupati Karimun Dr. H. Aunur Rafiq S.Sos M.Si dan Anggota DPRD Provinsi Kepri, Ery Suandi meresmikan Tugu Kampung Pancasila di Desa Lubuk Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Minggu (19/03/2023).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti revitalisasi dan pemotongan pita Tugu Pancasila Desa Lubuk Kampung Pancasila yang juga di saksikan oleh Dandim 0317 kabupaten Karimun letkol Budianto Hamdani Damanik.

Kampung Pancasila merupakan program yang dimana setiap kecamatan/kabupaten akan ada satu lokasi yang dijadikan sebagai pilot project Kampung Pancasila.

Kampung pancasila diinisiasi dengan tujuan agar rasa persatuan, kebersamaan, toleransi dan pemahaman nilai-nilai pancasila akan terus tumbuh di lingkungan masyarakat.

Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi dengan telah berdirinya Tugu Pancasila di Desa Lubuk.

"Tentunya kami sangat mendukung dan mengapresiasi berdirinya tugu pancasila di Desa Lubuk, hadirnya tugu ini pastinya menjadi ikon baru bagi desa," kata Bupati.

Bupati menyampaikan bahwa adanya Tugu Pancasila diharapkan dapat terus menumbuhkan semangat untuk melaksanakan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara ideologi bangsa dan juga memberikan wawasan kebangsaan kepada masyarakat.

"Terutama kepada anak-anak kita, dengan adanya tugu ini mereka bisa memahami pentingnya pancasila bagi kehidupan berbangsa dan bernegara demi menjaga keutuhan NKRI," terang Bupati.

A.Yahya


Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mendistribusikan paket sembako bersubsidi di Kelurahan Batu Besar.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi kembali menyalurkan sembako bersubsidi di Kecamatan Nongsa, Minggu (19/03/2023). Total, ada 7.700 paket sembako bersubsidi yang disalurkan dalam program inisiatif dari Muhammad Rudi.

Adapun sembako itu didistribusikan di empat kelurahan di Kecamatan Nongsa, yakni Kelurahan Sambau sebanyak 1.500 paket, kelurahan Batu Besar 3.000 paket, dan Kelurahan Kabil 3.200 paket.

Kepala BP Batam Muhammad Rudi menerangkan, bahwa sembako bersubsidi ini merupakan program rutin yang setiap tahun dilaksanakan. Pembagian sembako bersubsidi ini, dilakukannya sebagai salah satu upaya untuk membantu masyarakat Kota Batam yang membutuhkan.

"Terutama sebentar lagi kita akan menyambut Ramadan. Mudah-mudahan, ini bisa membatu sehingga bisa menjalankan ibadah selama bulan Ramadan lebih khusyuk," katanya.

Setiap paket sembako bersubsidi itu terdiri dari 5 kilogram beras, 2 liter minyak, 1 kilogram gula pasir. Masyarakat hanya cukup membayar Rp 50 ribu dari harga pasaran per paket senilai Rp 105 ribu. Artinya, pemerintah memberikan subsidi setiap paket sembako itu sebesar Rp 55 ribu.

"Nilainya tak seberapa, tapi lihatlah perhatian kami sebagai pemerintah kepada masyarakat Batam yang kita cintai ini," katanya.

Dalam pendistribusian paket sembako subsidi itu Muhammad Rudi juga meminta dukungan dari masyarakat Nongsa dalam pembangunan yang saat ini tengah dilaksanakan. Mulai dari pembangunan bandara, infrastruktur jalan, hingga pembangunan kawasan wisata Nongsa.

Dijelaskan Muhammad Rudi, saat ini tengah dilakukan pembangunan dari Simpang Batu Besar hingga Simpang Turi Beach. Dimana nantinya, jalan itu akan ada dua lajur di kanan dan dua lajur di kiri.

"Nongsa ini akan betul-betul kita jadikan kota pariwisata. Kota industri ada di Turi Beach, sementara sebelum Turi Beach akan jadi wisata. Maka pantai ini akan kita selesaikan," bebernya.

Muhammad Rudi menambahkan, dirinya telah mengajukan izin reklamasi ke Kementrian KKP dan telah disetujui. Jika izin tersebut telah dikeluarkan, maka pembangunan pantai Nongsa akan segera dijalankan.

"Sehingga nanti kalau bapak ibu ingin liburan tak usah lagi berbayar. Kita akan bikin pantai Nongsa itu panjang dan luas," tegas Muhammad Rudi disambut dengan antusias dari warga.

Sementara itu, Andi Ahmad, tokoh masyarakat Kelurahan Sambau mengapresiasi program inisiatif dari Muhammad Rudi ini. Ia mengungkapkan, sembako bersubsidi ini sangat membantu masyarakat, terutama sebelum memasuki bulan Ramadan ini.

"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Muhammad Rudi. Ditengah-tengah kesibukan beliau dalam membangun infrastruktur, beliau masih sempat memikirkan kami," ujarnya.

Ketua Pikori Batam, Marlin Agustina, ikut hadir dalam pendistribusian kali ini. Ia berpesan kepada masyarakat untuk selalu menjaga kekompakan dan tak mudah terpecah belah dengan isu yang belum diketahui kebenarannya.

"Semoga sembako yang dibagikan ini, bisa bermanfaat untuk bapak dan ibu semuanya," ujar Marlin. (EI)


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.