Pelabuhan Tikus Tanjung Sengkuang Kembali Beroperasi, Nama IC Disebut Pengendali

Mobil Angkutan Barang dugaan Selundupan dari Pelabuhan Tikus.

BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dugaan aktivitas penyelundupan barang kembali terjadi di Pelabuhan Tanjung Sengkuang, Batam, Kamis 21 Mei 2026 sore.

Dua unit mobil boks berwarna kuning terpantau memasuki kawasan pelabuhan, untuk melakukan pengangkutan barang selundupan 

Kendaraan itu diduga mengangkut barang elektronik, tekstil, dan paket ekspedisi untuk dipindahkan ke kapal kayu pada malam hari. Barang tersebut rencananya dikirim secara ilegal menuju wilayah Riau daratan. 

Sumber di lapangan menyebut tujuan Tanjung Balai Karimun yang beredar hanya kamuflase untuk mengalihkan perhatian.

“Modusnya mobil masuk sore, tunggu malam lalu bongkar muat ke kapal kayu. Setelah itu barang dibawa ke titik tertentu sebelum diarahkan ke Riau daratan,” kata sumber tersebut,sebari mewanti-wanti identitasnya tak disebut demi keamanan.

Aktivitas ini disebut dikendalikan seorang pria berinisial IC. IC disebut bukan nama baru di jaringan penyelundupan Batam dan memiliki koordinasi kuat.

 Bisnis gelapnya sempat meredup sebelum kembali aktif beberapa waktu terakhir.

Status Batam sebagai Free Trade Zone kerap dimanfaatkan oknum untuk memanfaatkan perbedaan aturan kepabeanan dan pajak, sehingga barang dapat keluar ke wilayah pabean Indonesia lainnya tanpa beban pajak.

Hingga berita diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Bea Cukai Batam maupun Ditpolairud Polda Kepri. Konfirmasi masih diupayakan.

Red
Tags


Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE. #MariBijakBerkomentar.



Posting Komentar

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.