Serahkan Bantuan untuk Warga, Rahma: Jangan Terprovokasi, Pemko Terus Bergerak

Masyarakat Tanjungpinang Menerima Bantuan dari Pemerintah Tanjungpinang. 

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Karimun, kembali menyerahkan bantuan bagi warga yang terdampak musibah banjir dan longsor beberapa waktu yang lalu di Kota Tanjungpinang, Selasa (12/1-2021).

Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S. IP kembali menyampaikan bahwa musibah yang terjadi di Kota Tanjungpinang merupakan takdir, ujian dan cobaan dari Allah SWT dan memang harus diterima dengan kesabaran dan keikhlasan.

"Ini merupakan takdir yang sudah Allah berikan untuk kita, namun harus kita terima dengan sabar dan ikhlas, Pemerintah tidak berdiam diri, atas musibah yang terjadi, saya bersama seluruh jajaran Pemerintah Kota Tanjungpinang akan terus berupaya memberikan yang terbaik untuk warga saya," ujar Rahma.

Disaat berjumpa langsung dengan warga, Rahma juga memberikan penjelasan bahwa di beberapa provinsi di Indonesia, termasuk Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau memang dalam status waspada angin La Nina yang melintasi Indonesia yang berpotensi terjadinya curah hujan yang tinggi. 

"Maka dari itu musibah ini bukan saja terjadi di Kota Tanjungpinang, namun merata di Kabupaten dan Kota yang ada di Kepulauan Riau dan ini merupakan kondisi alam yang kurang baik, namun saya berharap kepada seluruh warga Tanjungpinang, harus tabah dalam menghadapi cobaan ini," tambah Rahma.

Rahma juga mengatakan disebalik musibah ini, ia berharap masyarakat untuk tidak menjadikan bencana ini sebagai pembicaraan miring tentang pemerintah, menjadi provokator dan mengadu domba antar sesama masyarakat sehingga ada yang mengatakan bahwa Pemerintah Kota Tanjungpinang tidak serius dan lepas tangan atas kejadian musibah ini.

"Saya hadir kesini berharap, musibah ini tidak menjadi ajang adu domba, jangan ada lagi yang menjadi provokator dan masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan omongan-omongan miring tentang Pemerintah Kota Tanjungpinang yang dianggap tidak serius dalam penanganan musibah ini, kami semua terus bekerja keras siang dan malam untuk menangani banjir dan longsor, saya harap masyarakat lebih bijak dalam menanggapinya, bukan berarti saya mengatakan Pemko sudah sempurna, silakan sampaikan kritik dan saran kepada kami agar sama-sama kita kawal pembangunan Kota Tanjungpinang," harap Rahma. 

Disela-sela bertemu dengan warga, Rahma juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tanjungpinang akan terus berupaya untuk membenahi drainase yang ada di pemukiman warga dan tegas kepada pengembang perumahan (developer) untuk membenahi drainase di setiap perumahan yang dibangun. 

"Selain pembangunan drainase menjadi tanggung jawab pemerintah, namun setiap pengembang perumahan juga wajib membangun drainase sebagai persyaratan teknis prasarana jalan, saya akan bertindak tegas jika masih ada kontraktor atau pengembang perumahan tidak melaksanakan kewajibannya membangun drainase dan jalan perumahan dengan baik," tegas Rahma. 

Diakhir kunjungan Rahma juga mengucapkan terimakasih kepada Ketua dan Anggota IDI Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Karimun yang telah membantu warga Kota Tanjungpinang yang terkena dampak banjir, dan berharap bantuan ini dapat sedikit mengurangi beban hidup yang dihadapi warga saat terkena musibah. 

"Saya atas nama Pemerintah Kota Tanjungpinang mengucapkan terimakasih atas bantuan nya, dan berharap bantuan ini dapat bermanfaat untuk warga yang tertimpa musibah, semoga musibah ini segera berlalu, kita diberikan kesehatan, dan selalu bersyukur atas cobaan yang telah diberikan oleh Allah SWT," ucap Rahma yang diaminkan oleh seluruh warga. 

Adapun lokasi yang berikan bantuan adalah warga di Perumahan Puspandari, Perumahan Kenangan Jaya 3 dan diakhiri di Jl. Satria Ganet. Walikota, selain didampingi oleh Ketua IDI, juga didampingi oleh Kepala BPBD, Camat Tanjungpinang Timur, Lurah Batu 9 dan Kabag.


(M.HOLUL)

Posting Komentar

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.