Dikabarkan BC Batam Gagalkan Kapal KLM MS Penyeludup Barang Bekas

Kapal Bermuatan Barang Bekas Yang Diamankan BC Batam. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Dikabarkan Bea dan Cukai Batam amankan sebuah kapal kayu bermuatan Balpress sebanyak 800 karung/kampit di perairan Kabil, Batam pada Kamis (15/10/2020) kemarin. 


Selain Ratusan Kampit, kapal kayu bernama KLM Mayzu S itu juga membawa Semen merek Bosowa sebanyak 10 rb sak yang hendak diselundupkan ke Sungai Duku, Bambu Kuning, Riau.


Tak hanya itu, diatas kapal KLM MS petugas BC Batam juga mengamankan 6 awak kapal yang diantaranya, 1 kapten kapal dan 5 anak buah kapal (ABK).


"Sebelumnya, kapal kayu ini bersandar di pelabuhan punggur untuk muat Balpres. Usai Balpres dimuat ke kapal KLM MS, kemudian kapal bertolak ke pelabuhan Semen Merah Putih, Kabil untuk memuat Semen," ucap salah satu satu kapten kapal inisial ML, Selasa (27/10/2020).


"Jadi modusnya, di Palka kapal diisi penuh dengan pakaian bekas dari Singapura sebanyak 800 kampit, lalu diatas Palka kapal dimuat puluhan ribu sak Semen," tambahnya.


Lebih jauh, sumber media ini membeberkan bahwa pemilik kapal tersebut adalah seorang pria berinisial RN yang berdomisili di Riau.


"Jadi RN ini adalah pemilik kapal sekaligus expedisi barang-barang ilegal tersebut. Selain itu dia juga memiliki pelabuhan sendiri di Sungai Duku, Bambu Kuning, Riau," bebernya.


Menurutnya, Bos penyelundup inisal RN ini berkaitan dengan kasus KM Silvi Jaya 2 yang menyelundupkan kain tekstil sebanyak 2.760 Roll di Kabupaten Siak Sri Indrapura, Riau pada Minggu (29/3/2020) lalu.


"Dibalik kasus KM Silvi Jaya 2 pada bulan Maret lalu, RN adalah Bosnya yang kini ia masih menghirup udara segar. Sementara Kapten Kapal dan ABK menjadi tumbal dalam sindikat penyelundupan tekstil itu," ujarnya. 


Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bc Batam belum dapat dikonfirmasi guna dimintai keterangan lebih lanjut.


Redaksi

Tags
[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.