Breaking News

Bupati Karimun Kunjungi dan Berikan Bantuan Berupa Pekerjaan Kepada Adea Fitri

Bupati Karimun, Aunur Rafiq Foto Bersama Dengan Ibu Keluarga Adea Fitri.
KARIMUN KEPRIAKTUAL.COM: Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq, kunjungi langsung keadaan kondisi ibu Adea Fitri di tempat kediamannya di Pelipit, Kelurahan Sungai Lakam, Kecamatan Karimun, Minggu (2/8/2020).

Adea Fitri (41) salah satu keluarga miskin dan memilki 6 orang anak. Dimana suaminya sekarang masih dipenjara sejak 3 Juli 2020 dan anak sulung Adea Fitria pun menjadi korban pencabulan yang terjadi pada bulan Juli 2020 kemarin.

Di samping itu, Adea Fitria sedang mengalami permasalahan, dimana putri sulungnya menjadi korban pencabulan, sebagaimana yang diberitakan oleh media online. Dan saat ini putrinya sedang menjalani pemulihan pasca trauma di salah satu bimbingan konseling Binaan Kementrian Sosial di Karimun. Kemudian anak ke-5 nya usia 3 Tahun telah meninggal Dunia beberapa waktu yang lalu akibat menderita penyakit paru-paru dan sempat dirawat di RSUD M. Sani.

Bupati Karimun, saat mengunjungi kediaman Adea Fitri. Dirinya ingin melihat permasalahan secara detail, dan apakah keluarga Adea Fitria memang belum pernah mendapatkan bantuan apapun sebelumnya.

"Dan Alhamdulillah mereka sudah dapat tertangani sebenarnya dari Ibu-Ibu TP2 yang menangani permasalahan-permasalahan kekerasan terhadap anak. Dan tindakan-tindakan kepada anak dan cuma belum terkordinasi dengan baik aja," ujar Aunur Rafiq.

Tapi pada intinya, lanjut Rafiq, sudah tertangani, karena yang pertama masalah kasus pencabulan terhadap anak Ibu Adea Fitri tersebut sudah ditangani oleh pihak Kepolisian. Kemudian berkaitan dengan masalah kejiwaannya juga sudah dikonsultasikan dengan pihak Rumah Sakit. Begitu juga dengan Dokter jiwa dan juga Dokter Pisikolog.

"Dan kemudian permasalahan anaknya yang putus sekolah juga saya akan membantu memasukkan anak nya kembali kesekolah. Dan saya akan memberikan bantuan untuk memberikan perlengkapan-perlengkapan sekolah. Saya minta Dinas Pendidikan untuk memantau agar anak-anaknya tidak lagi sampai putus Sekolah," kata Bupati Karimun.

Selain itu, Bupati Karimun juga mengatakan, bahwa ia juga melihat kondisi rumah Adea Fitria. Ia meminta agar Lurah tidak memasukkan satu rumah saja, tapi juga melihat beberapa rumah disekitar sini yang bisa dibantu untuk dimasukkan ke dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya ( BSPS ) dari Kementrian Perumahan dan Pemukiman.

"Saya sudah berpesan tadi kepada Lurah, agar Ibu Adea Fitria ini dapat dipekerjakan sebagai pekerja kebersihan yang inshaallah akan saya berikan gajinya sebagai petugas kebersihan yang bertugas sebagai penyapu jalan. Dan ini saya harapkan bisa menjadi suatu penghasilan tetap setiap bulannya nanti bagi keluarga Adea Fitria," ucap Bupati Karimun lagi.

Aunur Rafiq mengatakan, dari Kementrian Sosial, mereka juga sudah diusulkan untuk program BPNT, kemudian program PKH juga mereka sudah dapat. Untuk bantuan sembako dari program pemerintah mereka juga sudah diberikan melalui RT. Jadi ada hal-hal yang sudah tertangani, tinggal melengkapi apa-apa yang perlu dilakukan lagi.

"Ini suatu pembelajaran bagi kita. Agar persoalan-persoalan seperti ini yang ada di Kabupaten Karimun tidak terulang lagi. Kita berharap dari teman-teman media yang informasinya mungkin dari petugas dilapangan dapat berkomunikasi dengan kita, sehingga kita dapat menindak lanjutinya dengan cepat," tuturnya.

"Saya juga berterimakasih tentunya kepada media online Surya Kepri Khususnya dari sumber Ibu-Ibu Kementrian Sosial yang menginformasikan  hal ini sehingga saya dapat turun langsung untuk melakukan langkah-langkah yang lebih lagi terhadap kasus yang dialami oleh Ibu Adea Fitria ini," ucapnya kembali.

Kunjungan Bupati Karimun, turut hadir Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Camat Karimun, Lurah Sungai Lakam Timur, RW/RT dan juga dari Babinsa kemudian Tim Konseling dari Kementrian Sosial, dari Provinsi.

Ahmad Yahya/Humas
Bagikan:
Baca juga