LSM RCW Kepri Pertanyakan Anggaran Brosur Sticker, Spanduk Saat Pembagian Paket Sembako Covid-19

Brosur Sticker Bertuliskan Bantuan Pemerintah Kota Batam, Bantuan Paket Sembako Tahap Dua.
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Brosur Sticker dan Spanduk Wali Kota Batam dan Wakil Wali Kota Batam yang ditempelkan di bantuan paket sembako, yang dibagikan kepada masyarakat Kota Batam terdampak Coronavirus (Covid-19) menuai kritikan keras dari Lembaga Swadaya Masyarakat Riau Corruption Watch (LSM RCW).

Pasalnya, kata Ketua LSM RCW Kepri, Mulkansyah, anggaran pembuatan Brosur Sticker dan spanduk yang berjumlah ribuan itu, anggaranya darimana?. Dan ini akan menjadi temuan jika pembuatan Brosur Sticker dan Spanduk tersebut dianggarkan dari APBD maupun APBN.

"Kita pertanyakan anggaranya darimana. Bantuan paket sembako tahap dua kan dari pusat, Napa ada brosur stiker itu," ujar Ketua LSM RCW Kepri, Mulkansyah, Rabu (20/5-2020).

Brosur Sticker.
Kata Mulkansyah, jangan saat di wabah virus corona ini, pimpinan pemerintah Kota Batam mengambil start sosialisasi kepada masyarakat. Dimana, menurutnya, jika tidak ditunda lagi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Batam sudah mulai dekat.

"Pembagian paket bantuan sembako yang dianggarkan dari APBD dan pusat untuk masyarakat Kota Batam yang terdampak Covid-19. Jadi jangan ditunggangi oleh kepentingan politik," tuturnya.

Dan LSM RCW, lanjutnya, akan meminta klarifikasi dari Dinas-dinas terkait tentang masalah tersebut. Supaya masyarakat tau yang benar, dan transparan dalam penanganan Covid-19 ini.

Kemudian, ungkapnya, brosur sticker yang tertempel di paket bantuan sembako, serta spanduk tersebut. Gunanya apa?. Kan uang rakyat, karena anggaran dari APBD dan APBN.

"Hal ini, kami meminta Bawaslu Kota Batam untuk memeriksanya. Karena ini jadi atensi untuk dijadikan temuan, dan ditindaklanjuti ke Gakumdu," ungkap Mulkansyah


Alfred
Labels:

Posting Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.