![]() |
| HH Club Disegel Polisi. |
BATAM|KEPRIAKTUAL.COM: Dikabarkan Tempat Hiburan Malam (THM) HH Club Planet 3.0 Pub & KTV, Batam, digerebek tim gabungan Subdit IV dan Satgas NIC Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri pada Senin (10/8-2026).
Terlihat Tempat Hiburan Malam tersebut mendadak tutup dan pintu masuknya dipasangi garis polisi.
Informasi yang dihimpun wartawan, penggerebekan disebut berlangsung sekitar pukul 01.00 WIB, saat aktivitas tempat hiburan malam tersebut masih berlangsung.
Sejumlah petugas dikabarkan masuk ke dalam lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penggeledahan. Namun, belum diketahui secara pasti apa saja yang diperiksa maupun barang bukti yang diamankan dalam kegiatan tersebut.
Pantauan wartawan pada Senin pagi, akses utama HH Club Planet 3.0 dalam kondisi tertutup. Garis polisi tampak melintang di bagian pintu masuk, menandakan lokasi tersebut tengah berada dalam penanganan aparat.
Penutupan ini sontak menimbulkan tanda tanya, terlebih sebelumnya tempat hiburan tersebut sempat dikaitkan dengan beredarnya video dugaan transaksi narkotika pada Juni 2026.
Video yang beredar di media sosial itu diduga memperlihatkan seorang pengunjung melakukan transaksi yang disebut-sebut berkaitan dengan narkotika jenis pil yang dikenal dengan sebutan “in3x” dengan seorang waiter di lokasi tersebut.
Belum dapat dipastikan apakah video tersebut menjadi bagian dari dasar penyelidikan aparat hingga akhirnya dilakukan penggerebekan pada Senin dini hari.
Jika memang terdapat keterkaitan, publik kini menunggu penjelasan aparat mengenai hasil pemeriksaan di lokasi, termasuk apakah ditemukan barang bukti narkotika, siapa saja yang diamankan atau diperiksa, serta status hukum pihak-pihak yang berada di lokasi saat penggerebekan berlangsung.
Namun, sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dittipidnarkoba Bareskrim Polri mengenai penggerebekan maupun penyegelan HH Club Planet 3.0.
Demikian pula pihak pengelola tempat hiburan malam tersebut belum memberikan penjelasan mengenai penutupan dan pemasangan garis polisi.
Wartawan masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari Bareskrim Polri dan pihak pengelola guna memastikan kronologi penggerebekan, dugaan barang bukti yang diamankan, serta langkah hukum selanjutnya.
(Redaksi)



Posting Komentar