Di Tanjungpinang Harga Ikan Dingkis Capai Rp500.000 per kg

Foto: Istimewa. 

TANJUNGPINANG KEPRIAKTUAL.COM: Harga ikan dingkis yang dijual pedagang  di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau pada H-1 Imlek mencapai Rp500.000 per kg.

Salah seorang penyalur dan pedagang ikan, Bobby, di Tanjungpinang, Kamis (11/02), mengatakan, permintaan ikan dingkis menjelang Imlek cukup tinggi menjelang Imlek, namun persediaan terbatas, terutama hari ini sehingga harga ikan itu melonjak.

Harga ikan dingkis yang memiliki telur semakin tinggi karena digemari masyarakat, terutama kalangan etnis Tionghoa.

"Semalam harga ikan dingkis Rp250.000/kg, namun sekarang sudah mencapai Rp500.000," ujarnya.

Tokoh masyarakat etnis tionghoa, Rudy Chua mengatakan permintaan ikan dingkis meningkat menjelang Imlek terjadi setiap tahun. Harga ikan pun melonjak akibat permintaan yang meningkat tajam.

"Hari ini mungkin langka, tetapi biasanya saat Imlek mulai banyak masyarakat yang merayakan Imlek lebih suka membeli ikan itu padahari pertama Imlek, karena rasanya lebih enak dan bertelur," ucapnya, yang juga anggota DPRD Kepri.

Ia mengonsumsi ikan dingkis saat Imlek itu merupakan trandisi yang sudah berlangsung sekitar 300 tahun lalu. Masyarakat etnis tionghoa di Kepri percaya mengonsumsi ikan dingkis saat Imlek membawa keberutungan atau hoki.

"Kepercayaan itu lahir dari lafaz Yii, ikan dalam Bahasa Mandarin. Yii artinya berlebih, yang kemudian dianggap dapat membawa rezeki yang berlebih," katanya.

Di wilayah lain, seperti Jawa, tidak ada tradisi untuk mengonsumsi ikan dingkis. Hal itu disebabkan di Jawa saat Imlek tidak terdapat ikan dingkis.

"Mereka menikmati ikan, tetapi bukan ikan  dingkis. Kalau di Kepri agak unik, ikan dingkis mulai banyak setiap Imlek," ucapnya.

Sumber: Diskominfo Kepri


Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE. #MariBijakBerkomentar.



Posting Komentar

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.