Breaking News

Putra Siregar Ditetapkan Sebagai Tersangka Melanggar UU Kepabeanan

Foto: Istimewa
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Pengusaha muda asal Kota Batam, bisnis HP, Putra Siregar ditetapkan Kanwil Jakarta Bea Cukai sebagai tersangka atas penyelundupan barang-barang ilegal.

Dikutip dari laman https ”// kanwilbcjakarta.com, tersangka PS tentang persetujuan pasal 103 huruf d Undang-undang No. 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan.

Selain itu, Kanwil Bea dan Cukai Jakarta juga telah melakukan Tahap II (Penyerahan Barang Bukti dan Tersangka) ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur atas hasil penelitian pendidik tindak kejahatan kepabeanan.

Tersangka PS telah menerima barang bukti antara lain 190 Ponsel bekas merk dan uang hasil penjualan senilai Rp 61.300.000.

Kemudian, tedsangka juga menyerahkan harta kekayaan / pembayaran Tersangka yang disiarkan di atas kertas penyidikan, dan akan diperhitungkan sebagai Pembayaran Denda dalam rangka pemulihan keuangan negara (Pemulihan Dhanapala) yang terdiri dari uang tunai cadangan Rp 500.000.000 rumah bantuan Rp 1,15 miliar , dan rekening bank senilai Rp 50.000.000.

Penyerahan barang bukti dan tersangka tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Bea Cukai untuk mendukung masyarakat dari peredaran barang-barang ilegal serta menjamin penerimaan negara. Ke dikembalikan, Kanwil Bea Cukai Jakarta akan terus mendapat dukungan industri dalam negeri sehingga penerimaan negara dapat optimal.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi BC Batam, Sumarna membenarkan terkait penetapan PS sebagai tersangka oleh Kanwil Bea dan Jakarta.

“Info dari teman-teman Kanwil BC Jakarta betul dia (PS) Mas,” ungkap Sumarna saat dihubungi awak media, Selasa (28/7/2020).

Namun, terkait asal muasal barang-barang sitaan milik PS hingga kini pihaknya belum mengetahui, ”dari Kanwil BC Jakarta nggak terima kasih info asal barang,” ucapnya singkat.

Alfred
Bagikan:
Baca juga