Kajari Batam Akui Penyeludupan Mobil Mewah, Dedie Tri Haryadi: Kami Udah Diperiksa Penyidik Pidsus Kajagung

Fhoto: Istimewa. 
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Terkait penanganan dugaan penyeludupan mobil mewah dari Batam ke Jambi. Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (KKRI) diduga bocorkan surat yang bersifatnya rahasia ke media.

Dikutip dari Batamxinwen terbitan 17 April 2020, dimana KKRI telah melakukan pemeriksaan terkait dugaan penyeludupan mobil seperti yang tertuang dalam Surat Nomor R-02/KK/01/2020, yang ditandatangani oleh Ketua KKRI Dr Barita Simanjuntak, tanggal 21 Januari 2020. Surat tersebut ditujukan kepada Jaksa Agung Republik Indonesia.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam, Dedie Tri Haryadi mengatakan, bahwa mobil resmi plat mobilnya L dan itu semua sudah dijelaskan ketikan di periksa secara resmi oleh penyidik Pidsus Kejaksaan Agung RI.

"Sudah dijelaskan ketika kami diperiksa secara resmi oleh Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung RI. Atau silahkan tanyakan permasalahan tersebut kepada Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI," ucapnya.

Lanjut Dedie, keterangan sejak bulan Pebruari lalu sudah dimintai setelah rekomendasi dari KKRI turun. Namun sangat disayangkan bahwa KKRI melakukan pemeriksaan, kami tidak di mintai keterangan.

"Yang kami sayangkan, mengapa surat yang sifatnya sangat rahasia dapat di muat kepada media. Dan ketika KKRI melakukan pemeriksaan, kami tidak di mintai keterangan," kesal Kajari Batam, Senin (13/4/2020) kepada awak media.

"Jadi pada bulan Pebruari tersebut atas rekomendasi dari KKRI dengan klasifikasi surat "Sangat Rahasia" yang  di tujukan kepada Pimpinan kami. Maka oleh Pimpinan Kami di tindak lanjuti secara serius di Pidsus Gedung Bundar karena apa kemungkinan ada tindak pidananya. Seperti halnya sekarang, ketika RDP dengan komisi 3 kemarin. Dan pada hari ini team Pidsus juga ada turun ke Batam," tegasnya.

Alfred
Labels: ,


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.