Breaking News

Menuntut Kebijakan, Assosiasi Pedagang Seken Jodoh dan Aviari Datangi DPRD Batam

Assosiasi Pedagang Seken Datangi Gedung DPRD Kota Batam
BATAM KEPRIAKTUAL.Com: Puluhan pedagang yang tergabung dalam Assosiasi pedagang seken Jodoh dan Aviaru mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, Senin (11/9-2017). Kedatangan mereka (Pedagang) disambut baik oleh anggota Dewan Komi I DPRD Kota Batam.

Menurut salah seorang pedagang seken, kedatangan Assosiasi ini ke Dewan mau mencari solusi kebijakan yang berlaku. "Kami bingung dan sedih terhadap kebijakan yang berlaku," ujar pedangang yang sedang duduk di depan kantor Dewan.

Lanjutnya, Barang seken pakaian yang ia bawa dari Singapore ditangkap pihak BC Batam, yang mengatakan bahwa barang seken pakaian tidak bisa masuk lagi. "Barang seken Pakaian ditangkap BC Batam ketika kami pedagang melewati pelabuhan Domestik Batam Center dan Harbourbay," ujarnya.

Ketua Komisi I DPRD Batam Budi Mardiyanto dan di dampingi Yudi Kurnain serta Harmidi Umar Husen, langsung mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang rapat Komisi I. Tapi, Budi hanya menyampaikan, dan memberikan arahan.

"Karena pihak yang bersangkutan yaitu, Bea dan Cukai (BC) Batam belum bisa memenuhi undangan DPRD Kota Batam. Lakukanlah apa yang biasanya dilakukan, seolah tidak terjadi apa-apa.  Dan ketika barang anda ditangkap Bea dan cukai, maka mintalah surat bukti penangkapan, karna itu penting, itu yang akan jadi bukti penangkapan," ujar Budi kepada para pedagang.

Dalam RDP tersebut, walaupun hanya berlangsung tidak lama (Singkat). Para pedagang seken yang mau mencari solusi, DPRD Komisi I Kota Batam akan kembali mengagendakanya.

"Komisi I DPRD Kota Batam akan memberikan undangan kepada Bea dan Cukai Batam. Supaya BC Batam dapat menghadirinya, dan memberikan keterangan dengan lebih jelas," kata Budi. 


(Red/Kepriaktual.com)
Bagikan:
Baca juga