S Irawan: Empat Tekong Dan Satu Kordinator Penyeludup Manusia Ditetapkan Jadi Tersangka

TKI Yang Berhasil Diamankan WFQR 4 Unit 1
Batam Kepriaktual.Com; Tim Westeren Fleet Quick Response (WFQR) 4Unit 1/Jatanrasla Lantamal IV Tanjung Pinang gagalkan penyeludupan calon TKI ke Malaysia, untuk dipekerjakan sebagai Tank Claening servis kapal di perairan internasional, Rabu, (7/12)

"Para TKI diberangkatkan oleh cukong dari perairan Teluk Jodoh Batam dengan jumlah 37 orang dan yang menyerahkan diri 3 orang. Sehingga jumlah yang diamankan sebanyak 40 orang," ujar S Irawan Dan Lantamal IV Tanjung Pinang saat Konfrensi pers di Dermaga Lanal Batam.

Selain itu, kata Laksamana Muda ini, 4 unit kapal speed boat pancung bermesin 150 PK juga diamankan dan dua unit speed boat pancung lari (Kabur). "Speed boat tersebut digunakan untuk mengangkut calon TKI. Mereka diberangkatkan dari pelabuhan tikus Tanjung Uma  perairan Teluk Jodoh Batam,"kata S Irawan.

Kemudian, tambahnya, Speed boat pancung yang lari itu, sudah dilakukan pengejaran dan didalamnya calon TKI masih ada sekitar 30 orang lagi. Ketika dilakukan pemeriksaan terhadap Nahkoda kapal.

"Speed boat pancung tidak memiliki dokumen dan para calon TKI juga tidak memiliki dokumen paspor, sehingga dikatakan  illegal."katanya
Penyeludupan 37 orang manusia tersebut, otak pelakunya adalah warga Negara Malaysia dan Singapore. Dimana para calon TKI akan dijemput oleh kapal diperairan Malaysia. "Tim WFQR 4 sudah melakukan kordinasi dengan APMM dan PCG Singapore untuk membongkar sindikat penyeludupan manusia secara Internasional."terangnya

Jendral Bintang Satu ini juga menyampaikan, ke 5 orang tersebut telah di jadikan tersangka, dimana satu orang sebagai koordinator yaitu Aj dan 4 orang bertugas sebagai tekong Boat pancung dengan inisial Ms, Hn, Fd, Ed.


Red/Kepriaktual

Tags ,

Posting Komentar

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.