Kunker Komisi IV DPRD Kab.Siak Ke DPRD Kota Batam Mendapatkan Hasil

Fhoto Bersama Anggota DPRD Kota Batam Dan DPRD Kab. Siak
Batam Kepriaktual.Com; Kunjungan kerja (Kunker) Anggota Komisi IV DPRD Kab. Siak Prov. Riau disambut baik anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, M Yunus Spi, guna untuk berdiskusi masalah perempuan dan anak dikota Batam, Selasa (19/12)


Rombongan Kunker DPRD Kabupaten Siak tersebut dipimpin langsung oleh ketua komisi IV Androy dengan 5 anggota dan 3 staf ahli.

Dalam diskusi tersebut, Androy mempertanyakan berapa anggaran bagi pemberdayaan perempuan di Kota Batam serta bagaimana program-program yang dilakukan Dinas Perbedayaan Perempuan Pemko Batam. Dan kegiatan kongrit nyata yang menyentuh kepada perempuan itu seperti apa?. Serta apakah dari tahun ke tahun juga ada perubahan, kemudian di Batam anggarannya juga minim seperti halnya di Siak," Tanya Androy

Dalam hal ini, M. Yunus menanggapinya dan mengatakan, bahwa anggaran untuk perbedayaan perumpuan dikota Batam juga cukup minim dan lebih mengutamakan di Dinas PU.

"Walikota saat ini lebih fokus ke PU untuk perbaikan-perbaikan dikawasan Nagoya, maka dari itu postur anggaran  kita di 2017 lebih besar di PU daripada di pemberdayaan perempuan, untuk anggarannya sendiri sebesar Rp8,1miliar namun belum disahkan masih dibahas di KUAPPAS. Untuk programnya sendiri ada 14 kegiatan yang dilakukan, mulai dari rias pengantin, kuliner, menjahit dan lainnya,"kata Yunus

Selain itu, anggota komisi IV DPRD kabupaten Siak juga mempertanyakan terkait Program pembelajaran politik bagi Perempuan di Kota Batam. Dan Ia juga menanyakan terkait kota layak anak dikota Batam seperti apa dan berapa anggaran yang diberikan.

Kabag Program Dinas Pemberdayaan perempuan kota Batam mengatakan bahwa Pelatihan bagi perempuan politik juga dilakukan, namun untuk peminatnya berkurang dan lebih memilih keterampilan tangan.

"Yah mungkin terlalu keras untuk untuk berpikir makanya peminatnya kurang. Sementara terkait Kota Layak Anak, di anggarkan sebesar Rp 202 juta dan saat ini telah diterapkan Kelurahan layak anak sekitar 7 kelurahan dan untuk kegiatannya sendiri untuk mengajarkan anak - anak menjadi anak yang ramah lingkungan" ujarnya

Untuk saat ini, tambahnya, ditargetkan  masih dikelurahan layak anak saja, namun nanti akan merambah ke kekecamatan layak anak dan kemudian ke kota layak anak.

Dari hasil diskusi ini, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Siak  mengatakan akan membawanya dan akan mengusulkan ke Pemerintah Kab. Siak. "Diskusi ini, tentang masalah pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak akan kami usulkan dalam pembahasan Pemkab Siak,"ujar Androy sebelum diskusi ditutup


Red/Kepriaktual

Posting Komentar

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.