Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Foto: Ilustrasi Bawang Thailand

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Bawang merah import asal luar negeri  tampak marak dimasukkan dan diperjualbelikan di Indonesia, khususnya di Kota Batam. Salah satunya bawang merah yang berasal dari negara Thailand itu kini sudah memasuki pasaran tradisional di Kota Batam.

Seperti diketahui di pasar Tradisional Mega Legenda, sebagian besar pedagang sayuran menjual bawang merah Jawa Thailand. Hal itu dikatakan oleh pedagang saat ditemui langsung di di lapaknya.

"Bawang jawa asal Thailand ini sangat gampang kita dapatkan dan lebih murah hargannya dibandingkan dengan bawang merah lokal. Artinya keuntungannya lebih besar pak," ungkap Pria yang akrab disapa pak De tersebut, Selasa (2/2/2021) pagi.

Secara kasat mata, Bawang merah asal Thailand ini nyaris tidak bisa dibedakan dengan bawang merah lokal. "Kalau dilihat sepintas, memang agak sulit untuk membedakannya," ungkap Pak De.

Lebih rinci ia menjelaskan, perbedaan bawang merah asal Thailand ukurannya saja lebih besar sedikit dan warna lebih cerah dibandingkan bawang merah lokal. "Selain itu bawang lokal lebih wangi. Namun kalau kita lihat sepintas sama saja, tidak ada perbedaan," bebernya.

Pak De mengaku bahwa bawang merah asal Thailand itu ia dapatkan dari agen besar  di pasar induk Jodoh. "Jadi bawang merah Thailand ini kita dapatkan dari Pasar induk Jodoh. Nanti agennya datang langsung kesini pak memasok bawang merah itu setiap seminggu sekali," tambahnya.

Ia menyebutkan, peredaran bawang merah asal Thailand itu tidak hanya di Pasar Tradisional Mega legenda saja, namun di pasar-pasar tradisional lainnya sudah marak beredar.

Lebih jauh, pak De mengatakan pada tahun 2020 lalu, pemerintah pernah melarang bawang Impor Thailand beredar di Batam. Akibat larangan tersebut, harga bawang merah Lokal pun melonjak drastis hingga mencapai angka Rp50 rb per kilogram.

"Tak lama kemudian, bawang impor Thailand kembali  beredar di pasar-pasar tradisional di Kota Batam, sehingga saat itu harga bawang merah pun kembali Normal. Seiring berjalannya waktu kini sebagian besar pedagang menjual bawang merah asal Thailand tersebut," jelasnya.

Lantas, apakah pemerintah saat ini sudah mengizinkan impor bawang merah masuk ke Indonesia? dan siapakah pemasok bawang merah  asal Thailand ke pasar-pasar tradisional di Kota Batam?.

Diduga, peredaran bawang merah asal Thailand itu masuk ke Kota Batam menggunakan kapal-kapal kecil, sehingga diduga lepas dari pengawasan petugas.

Menurut sumber awak media ini, Distributor terbesar bawang merah asal Thailand yang memasok ke pasar-pasar tradisional di Kota Batam yakni, ada 4 Distributor.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bea dan Cukai Batam, Disperindag Kota Batam dan Balai karantina Pertanian Kota Batam belum dapat dikonfirmasi guna dimintai keterangan lebih lanjut.

alfred


Foto Bersama Meiki Ng, B. Sc, Direktur PT. Artha Utama Propertindo. 

BATAM KEPRIAKTUAL.COM: PT Artha Utama Propertindo selaku developer Apartemen Formosa Residence telah mulai melakukan serah terima unit kepada pembeli pada Senin (28/12/2020).

Kegiatan serah terima lima unit kunci tersebut dilakukan secara simbolis yang diserahkan langsung oleh Direktur PT.Artha Utama Propertindo, Meiki Ng, B.Sc dan tak lupa dengan menerapkan protokol kesehatan.

Meiki mengatakan, kegiatan serah terima unit apartemen tersebut merupakan bukti komitmen serta keseriusan dari pihaknya dalam mengembangkan proyek Apartemen 36 lantai di pusat kota, Nagoya Batam dan untuk memajukan Kota Batam.

"Tentu dengan tetap memperhatikan serta menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemic seperti sekarang ini," kata Meiki didampingi Kuasa Hukumnya, Dipo Septiawan, S.H, M.H.

Atas nama Direksi PT Artha Utama Propetindo, ia juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pembeli secara khususnya dan kepada masyarakat secara umumnya di mana telah ikut membantu dan mendukung saat pembangunan maka semua unit yang telah selesai akan diserahkan kepada pembeli. 

"Tentunya tidak Iupa kami ucapkan terimakasih kepada berbagai pihak yang telah membantu dan mendukung kami selama ini yaitu Pemerintah Kota Batam, BP Batam, instansi berwajib serta berbagai unsur masyarakat di sekitarnya," ucap Meiki.

Dalam hal legalitas, menurut Meiki Apartemen Formosa Residence ini semua sudah lengkap dan pembeli unit tidak perlu khawatir, mulai dari izin ketinggian bangunan, izin mendirikan bangunan, penetapan lokasi, fatwa planologi dan sebagainya.

Apartemen Formosa Residence akan menjadi ikon baru Kota Batam, ditambah lagi dengan lokasi yang sangat strategis karena dikelilingi banyak mal. "Dengan cukup jalan kaki beberapa menit, sudah sampai ke pusat bisnis dan perbelanjaan Lucky Plaza atau Nagoya Hill, dan lainnya. Tempat ini juga dekat dengan sejumlah pusat kuliner," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Apartemen mewah ini juga dilengkapi dengan beragam fasilitas seperti kolam renang, tempat Fitness, sauna, dan sebagainya. 

Di samping itu, apartamen ini memiliki tempat parkir yang cukup banyak, koridor yang luas serta tinggi setiap lantainya sangat memadai, di atas rata-rata sehingga menimbulkan suasana yang sejuk dan nyaman untuk sirkulasi udara bagi penghuni.

"Karena motto kami adalah memuaskan konsumen/ memprioritaskan kenyamanan pembeIi-pembeli unit Apartemen Formosa Residence," ucap Meiki.

"Ayo buruan masih sisa beberapa unit lagi, bisa langsung menghubungi marketing gallery kami di PT.Artha Utama Propertindo, Nagoya Batam atau ke nomor: 0812 7560 9119," pungkasnya.


Redaksi



Fhoto Ilustrasi Protokol Kesehatan Masuk Mall.
JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM: Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD DKI Jakarta mengatakan sebanyak 80 pusat perbelanjaan atau mal siap beroperasi kembali esok hari, Senin (15/6).

Ketua APPBI DKI Jakarta Ellen Hidayat mengatakan pengelola mal akan menjalankan protokol kesehatan Covid-19 di pusat perbelanjaan agar pembukaan operasi kembali nantinya tidak menyebarkan virus corona. Salah satunya, membatasi jumlah pengunjung yaitu 50 persen dari total kapasitas serta melakukan aturan physical distancing (jaga jarak fisik) di dalam mal.

"Untuk itu mal di DKI Jakarta telah melakukan berbagai persiapan seperti menyediakan wastafel, sabun cuci tangan, hand sanitizer, aturan wajib masker untuk memasuki area mal, dan pengukuran suhu tubuh," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com.


Ellen menambahkan banyak mal telah menjalankan program 100 persen touchless (tidak bersentuhan langsung) demi meminimalisir penyebaran virus corona. Salah satunya, memberikan wastafel cuci tangan otomatis, sabun cuci tangan dan hand sanitizer otomatis tanpa sentuh.

Program lainnya, melalui penggunaan tombol lift sensor supaya pengunjung tidak perlu menyentuhnya.

"Sebagian mal memang menyempurnakan peralatan dengan touchless. Tujuannya untuk menghindari bersentuhan dan juga agar pengunjung lebih yakin dan berani ke mal," tuturnya.

Berikut daftar 80 mal yang akan kembali buka besok.

Jakarta Pusat
1. Cikini Gold Center
2. fX Sudirman
3. Gajah Mada Plaza
4. Golden Truly
5. Grand Indonesia
6. Harco Pasar Baru
7. Istana Pasar Baru
8. ITC Cempaka Mas Mega Grosir
9. ITC Mangga Dua
10. ITC Roxy Mas
11. Jakarta Design Center
12. Mal Mangga Dua
13. Mangga Dua Square
14. Plaza Atrium
15. Plaza Glodok
16. Plaza Indonesia
17. Plaza Kenari Mas
18. Plaza Senayan
19. Senayan City
20. Senayan Park.
21. Teras Benhil
22. Thamrin City

Jakarta Selatan

23. Blok M Square
24. Ciputra World Jakarta atau Lotte Shopping Avenue
25. De Entrance
26. Epiwalk
27. Gandaria City
28. Grad ITC Permata Hijau
29. ITC Fatmawati
30. ITC Kuningan
31. Kalibata City Square
32. Kuningan City
33. Kota Kasablanka
34. Lippo Mall Kemang
35. Mal Ambasador
36. One Belpark Mall
38. Pasific Place
39. Pejaten Village
40. Plaza Blok M
41. Plaza Festival
42. Plaza Kalibata
43. Plaza Mebel
44. Poins Square
45. Pondok Indah Mall
46. The Plaza Semanggi
47. Town Square Cilandak
48. Transmart Cilandak

Jakarta Barat
49 Central Park Neo Soho
50. Green Sedayu Mall
51. LTC Glodok
52. Lippo Mall Puri
53. Mall Ciputra Jakarta
54. Mal Matahari Puri Daan Mogot
55. Mal Taman Anggrek
56. Mal Taman Palem
57. PX Pavilion
58. Puri Indah Mall
59. Seasons City

Jakarta Timur

60. Aeon Mall Jakarta Garden City
61. Arion Mall
62. Buaran Plaza
63. Cibubur Junction
64. Lippo Mal Plaza Kramat Jati
65. Mal Cijantung
66. Mal Cipinang Indah
67. Mall @Bassura
68. Pulogadung Trade Center
69. Pusat Grogol Cililitan
70. Tamini Square

Jakarta Utara

71. Baywalk Mall
72. Emporium Pluit
73. Koja Trade Mall
74. Mahaka Square
75. Mal Artha Gading
76. Mall of Indonesia
77. PIK Avenue
78. Pluit Junction
79. Pluit Village
80. Summarecon Mall Kelapa Gading
81. Sunter Mall
82. WTC Mangga Dua

Sumber: CNN Indonesia



Fhoto Ilustrasi.
BINTAN KEPRIAKTUAL.COM: Produk Usaha Kecil Menengah (UKM) warga desa di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau "terkendala" pemasaran melalui fasilitas internet.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bintan, Ronny Kartika, mengatakan, ketrampilan pelaku UKM dalam memasarkan produknya secara luas dibutuhkan di masa pandemi Covid-19, Selasa (09/06-2020).

Pelaku UKM harus mampu memanfaatkan teknologi informasi dan media sosial untuk meningkatkan permintaan konsumen. Di masa pandemi Covid-19, konsumen ingin dimanjakan. Konsumen tidak ingin repot membeli barang yang dibutuhkan.

Konsumen cukup menggunakan ponsel, dan membuka aplikasi atau media sosial untuk membeli barang yang dibutuhkan. Bagi pedagang, kondisi pandemi Covid-19 merupakan tantangan, yang seharusnya dapat menjadi peluang dalam meningkatkan produktivitas melalui sistem pelayanan yang memudahkan konsumen mengetahui, tertarik dan membeli produk yang dijual.

"Kalau biasanya ikan, cumi, kepiting dan udang hasil tangkapan nelayan dijual mentah, sekarang harus ditingkatkan menjadi makanan jadi. Contohnya, ikan sambal terasi, ikan gulai atau lainnya yang siap diantar ke rumah konsumen," ucapnya.

Menurut dia, banyak warga desa yang kreatif dalam memproduksi berbagai hasil kerajinan tangan maupun makanan tradisional, namun mereka terkendala pemasaran.

Selama ini, kebanyakan dari mereka menjual produk dari usaha rumahan itu secara manual sehingga kurang laris, karena tidak dipasarkan secara luas melalui media sosial maupun situs khusus. Kondisi ini yang menyebabkan pendapatan mereka dari hasil usaha tersebut belum maksimal.

"Kami terus mendorong agar warga desa memanfaatkan fasilitas internet seperti media sosial untuk mempromosikan produknya. Namun secara umum mereka belum terbiasa," ujarnya.

Sejumlah warga di Bintan berhasil menjual kerajinan tangan maupun makanan laut secara luas di dalam daerah, luar daerah hingga ke berbagai negara. Sebagai contoh, produk makanan kemasan dari cumi, kerupuk ikan dan udang.

"Usaha untuk meningkatkan perekonomian dan ketahanan keluarga harus dimulai dari diri sendiri. Usaha itu akan berhasil jika produk yang dihasilkan menarik, relatif murah, enak dan dipromosikan secara luas," katanya.

Sumber: Diskominfo Kepri



Fhoto Ilustrasi Meteran Listrik.
JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM: Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta PT PLN (Persero) membuka seluas-luasnya kanal pengaduan konsumen yang mengeluhkan soal tagihan listrik. Berdasarkan catatan YLKI, banyak konsumen kesulitan melaporkan kasus lonjakan tagihan listrik ke call center 123.

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan pengaduan konsumen ke YLKI membuktikan belum optimalnya wadah pengaduan konsumen PLN. "Agar manajemen PLN membuka keragaman dan kanal pengaduan yang mengalami billing shock," kata Tulus, dikutip Minggu (7/6).

Selain itu, YLKI meminta manajemen PLN untuk melakukan sosialisasi seluas-luasnya kepada konsumen atau pelanggannya, terutama di wilayah yang banyak mengalami masalah lonjakan tagihan listrik.

Dengan begitu, sambung dia, konsumen atau pelanggan mengerti duduk persoalan dan musabab yang terjadi, termasuk juga melakukan upaya untuk mengantisipasi lonjakan tagihan listrik.

"Konsumen yang mengalami billing shock segera melapor ke PLN, baik via call center 123 atau kanal media sosial yang dimiliki PLN. Sebelum melapor, sebaiknya konsumen ricek lagi kewajaran pemakaiannya, dengan melihat kWH terakhir dibandingkan bulan sebelumnya," terang dia.

Diketahui, konsumen listrik kembali mengeluhkan lonjakan tagihan listrik pada Juni ini. Tak tanggung-tanggung, bahkan ada konsumen yang mengklaim kenaikan tagihannya mencapai 200 persen.

Namun, sambung Tulus, hal ini sudah diprediksi oleh manajemen PLN bahwa sekitar 1,9 juta pelanggannya akan mengalami lonjakan tagihan dari mulai 50 persen hingga 200 persen.

Di satu sisi, lanjut dia, kebijakan social distancing dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akibat pandemi virus corona membuat hampir seluruh masyarakat beraktivitas dari rumah. Sehingga, penggunaan listrik bertambah.

Di sisi lain, petugas PLN tidak bisa secara penuh mendatangani rumah konsumen, sehingga informasi penggunaan listrik banyak berdasarkan penggunaan tiga bulan sebelum diberlakukan PSBB.

"Konsumen juga tidak mengirimkan foto posisi akhir meteran stand kWH via whatsapp. Hal ini yang kemudian membuat PLN menggunakan jurus pamungkasnya, menggunakan pemakaian rata-rata tiga bulan terakhir, sehingga ada istilah kWH tertagih," tandasnya.

Sumber: CNNIndonesia


Baloi View Apartemen .
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Hubungan kemitraan kontrak kerjasama Managemen pengelola Baloi View Apartemen dengan Aplikasi OYO, resmi berakhir per 1 Juni 2020 pekan depan. Hal itu sesuai dengan masa waktu dalam kontrak kerjasama kedua belah pihak.

General Manager Baloi View Apartement, Muhammad Fadil Firdaus mengatakan, kedua belah pihak tidak akan melanjutkan kerjasama lagi dengan alasan yang telah disepakati. Baloi View Apartement telah bersiap untuk terus melayani masyarakat (pengunjung) reguler maupun transiter, meski tidak lagi bersama Online Travel Agent (OTA).

"Bagi pengunjung kini dapat langsung datang ke Hotel dan Apartemen Baloi View, juga memesan melalui marketing kami 0816-363-0000 atau langsung menghubungi Desk Reservasi di 0778 4888777," kata Muhammad Fadil Firdaus, General Manager Baloi View Apartement dalam keterangan persnya, Kamis (28/5-2020).

Selanjutnya, kata pria yang akrab disapa Bung Fadil, dirinya mengemukakan proyeksi manajemennya pasca tidak bersama aplikasi OYO lagi. Dan akan fokus pada perbaikan fasilitas dan berorientasi pada peningkatan kinerja Sumberdaya Manusia (SDM), yang tentu saja mengedepankan semangat etos kerja menuju kesejahteraan.

Kemudian bagi manajemen, kata Fadil, dalam mengelola hunian seperti hotel dan apartemen ini, pihaknya menekankan pada fasilitas esensial dan mendasar seperti AC, wifi, atau air panas.

"Evaluasi kinerja manajemen, selama ini menunjukan arah jarum statistik yang baik. Walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti ini. Dan masih terdapat hasil kenaikan okupansi hotel dengan nilai rata-rata per bulan mencapai 50 hingga 60 persen, walau rata harga masih relatif rendah," terang Muhammad Fadil Firdaus.

Muhammad Fadil Firdaus - General Manager Baloi View Apatement.
Ditambahkan Manager Operasional Baloi View Apartement, Rusdi Adi Masta, dari aspek operasional, pihaknya masih cukup stabil dengan melayani pengunjung reguler maupun pengunjung transit. Kedepanya akan dilakukan beberapa terobosan dalam pelayanan pemesanan online dengan menggunakan aplikasi mandiri.

Hal itu pun, kata Rusdi, masih dalam persiapan dan proses review terhadap teknologi informasi yang disampaikan pihak ketiga kepada pihaknya.

"Pemanfaatan e-commerce tak bisa kita tampik memang turut memberikan persepsi positif bagi pengetahuan masyarakat akan produk yang ditawarkan manajemen, serta bersifat mempermudah pengunjung melakukan pemesanan. Dalam waktu dekat kita akan persiapkan pelayanan online mandiri," kata Rusdi memastikan.

Lanjutnya, Manajemen Baloi View Apartement masih melihat peluang untuk penerapan pemesanan online melalui aplikasi, sebab dalam pranalanya dikatakan trend pemesanan kamar hotel oleh tamu juga cukup positif. Dimana pada masa lalu tamu memesan kamar langsung atau Walk In, telephone reservasi hotel dan menggunakan jasa travel agent.

"Fasilitas Online Travel Booking (OTB), atau e-commercee di era saat ini sangat membantu dan kami akan mempersiapkan layanan terbaik bagi pelanggan setia kami," ungkap Rusdi optimis menutupnya.

Redaksi



(Fhoto: Istimewa)
JAKARTA KEPRIAKTUAL.COM: PT Pelni (Persero) memutuskan untuk membuka operasional kapal penumpang dengan syarat sebagai tindak lanjut instruksi pemerintah soal pelonggaran transportasi di tengah pandemi covid-19 atau virus corona.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Yahya Kuncoro mengatakan pihaknya masih mengevaluasi persiapan dan kemungkinan yang terjadi jika kapal penumpang diizinkan beroperasi.

"Untuk saat ini kami kan berpikir bagaimana menjaga agar kru kapal tidak terpapar. Kan mereka harus melayani penumpang lebih lama dari pada pesawat. Ini sedang kami evaluasi," ujarnya kepada CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, Sabtu (9/5).

Ia mengatakan pihaknya masih menimbang persiapan teknis pemeriksaan untuk memastikan penumpang tidak terpapar corona. Misalnya, dengan melakukan rapid test pada seluruh penumpang.

Untuk itu pihaknya masih ingin membahas lebih lanjut rencana ini bersama PT Pelindo sebagai pengelola pelabuhan terlebih dahulu, sebelum membuka kembali operasional kapal penumpang.

Yahya menyampaikan hingga kini, Pelni memastikan kapal yang masih beroperasi hanya untuk pengangkut logistik,  perintis atau lokal. Kapal-kapal penumpang digunakan untuk mengangkut logistik.

Ada lima kapal yang kini beroperasi untuk mengangkut logistik, yakni KM Gunung Dempo, KM Ciremai, KM Dobonsolo, KM Egon dan KM Sinabung. Setidaknya 50 persen dari kapasitas kapal ini bisa digunakan untuk mengangkut muatan kontainer.

Kapal tersebut adalah, KM Gunung Dempo dengan rute Tg. Priok - Surabaya - Makassar - Ambon - Sorong - Jayapura - Sorong - Makassar - Surabaya - Tg. Priok. KM Ciremai melayani rute Tg. Priok - Surabaya - Makassar - Ambon - Sorong - Biak - Jayapura - Sorong - Namlea - Surabaya - Tg. Priok.

KM Dobonsolo melayari rute Tg. Priok - Surabaya - Makassar - Ambon - Sorong - Serui - Jayapura - Sorong - Ambon - Namlea - Surabaya - Tg. Priok. KM Egon melayani rute Surabaya - Lembar - Waingapu (PP).

Sebagai kapal jenis ro-ro, angkutan logistik KM Egon tetap berjalan dengan catatan membawa surat keterangan sehat dari dinas kesehatan maupun KKP setempat. KM Sinabung menggantikan rute KM Kelud, yakni Tg. Priok - Kijang - Batam - Belawan (PP) hingga 14 Mei 2020.

Selanjutnya kapal akan melaksanakan portstay di Tanjung Priok. Kemudian ada delapan kapal perintis atau lokal yang beroperasi mengangkut penumpang dan logistik. Yakni Sanus 46, Sanus 52, Sanus 48, Sanus 78, Sanus 86, Sanus 109, Sanus 92 dan Sanus 83.

Yahya menjelaskan kapal ini masih beroperasi mengangkut penumpang karena menjadi jembatan orang antar pulau atau daerah. Kapal ini menjajaki rute-rute lokal.

Melalui SE Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020, pemerintah menetapkan sejumlah kriteria orang yang bisa melakukan perjalanan. Misalnya pekerja di sektor tertentu, TKI, WNI dan pelajar dari luar negeri.

Menteri Perhubungan Budi Karya melalui Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menegaskan larangan mudik tetap berlaku meskipun moda transportasi di izinkan beroperasi kembali.

Sumber: CNN Indonesia


(Fhoto: Istimewa)
JAKARTA KEPRIAKRUAL.COM: Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati (SMI) menyampaikan bahwa bantuan modal kerja bagi Usaha MIkro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akan diidentifikasi berdasarkan dari perbankan.

”Kredit usaha, kecil, menengah tadi yang mendapatkan restructuring mereka dalam waktu dekat mungkin akan membutuhkan modal kerja untuk memulai lagi aktivitasnya,” ujar Menkeu usai mengikuti Rapat Terbatas, Rabu (29/4).

Jumlah estimasi berapa kebutuhannya, menurut Menkeu akan dilihat berdasarkan total outstanding kreditnya dan kemungkinan berapa banyak mereka akan memulai kebutuhan untuk modal kerja yang barunya.

”Ini yang sedang kita hitung bersama-sama nanti dengan OJK dari sisi profile kreditnya dari UMKM tersebut,” imbuh Menkeu.

Mengenai mekanismenya, menurut Menkeu, ada dua mekanisme yang sedang ditimbang yakni apakah melalui pemberian bantuan untuk premi dari asuransi kreditnya atau melalui PMN di dalam Jamkrindo dan Askrindo.

”Karena kita ini sekarang akan terus membuat penyelesaian nanti di dalam PP-nya dibuat terbuka dua opsi tersebut, sedangkan kebutuhannya nanti kita akan hitung. Seperti yang terlihat di dalam seluruh program penanganan Covid-19 ini semuanya bergerak secara sangat dinamis,” terang Menkeu.

Dari mulai bulan Maret, lanjut Menkeu, waktu Perpu diterbitkan sampai dengan sepanjang bulan April banyak sekali program-program yang dimodifikasi terus.

”Makanya kami di dalam penetapan nanti berapa anggaran dipakai untuk apa, kita akan terus melakukan sesuai dengan asas akuntabilitas update kepada masyarakat, termasuk kepada DPR dan nanti tentu nanti akan kita laporkan ke BPK,” ujarnya.

Presiden, menurut Menkeu, mengharapkan PP akan segera diselesaikan secepat mungkin yang saat ini sedang di dalam proses panitia antarkementerian dan harmonisasi.

”Kita upayakan untuk segera bisa selesai dalam minggu ini. Pada saat yang sama kami juga sudah mulai menyiapkan PMK untuk pelaksanaannya. Dan tentu karena ini nanti bekerja sama dengan OJK dan BI, kita juga akan menyelesaikan seluruh peraturan tersebut,” imbuhnya.

Waktu menjalankan, Menkeu berharap awal Mei sudah bisa jalan. ”Dan oleh karena itu, kalau PP-nya sudah selesai, kita harapkan berarti minggu depan sudah bisa berjalan di lembaga-lembaga keuangannya. Itu yang sekarang kita sedang kebut, tadi Bapak Presiden sudah minta kecepatan menjadi sangat penting,” pungkas Menkeu akhiri jawaban.

Sumber: Setkab RI


Fhoto: Istimewa, Menkeu Saat Memberikan Keterangan Pers.
KEPRIAKTUAL.COM: Beberapa bulan ke depan postur pembiayaan akan mengalami perubahan seiring dengan penerimaan negara yang mengalami tekanan dan belanja negara yang terakselerasi, terutama untuk membantu bidang kesehatan dan sosial serta mendorong sektor perekonomian. Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati (SMI), melalui konferensi video, Jumat (17/4).

“Mungkin saya tidak akan berpanjang, stimulus yang selama ini sudah kami sampaikan kepada seluruh dunia usaha maupun masyarakat, itu semuanya sifatnya gratis,” ujar Menkeu.

Jadi, menurut Menkeu, APBN meng-cover kebutuhan kesehatan, APBN meng-cover bidang sosial, dan APBN meng-cover bidang ekonomi yang semuanya mengalami dampak seperti domino effect kesehatan maupun sosial, sosial maupun ekonomi dan nanti ekonomi juga pasti akan mempengaruhi dari sektor keungan, terutama dari lembaga-lembaga keuangan bank maupun bukan bank.

“Jadi kita mencoba untuk melancarkan stimulus atau kebijakan-kebijakan untuk bisa dampak syok yang sangat besar ini. Baik untuk masyarakat, tentu tidak bisa seluruh syok nya akan di-unplugged oleh APBN. Namun APBN berusaha untuk bisa mendukung ketahanan sosial masyarakat,” imbuh Menkeu.

Juga dari sisi ekonomi, Menkeu sampaikan syok dari Virus Korona (Covid-19) pasti akan mempengaruhi dunia usaha. Ia menambahkan APBN mencoba untuk memberikan dukungan agar syok itu tidak merusak atau dalam hal itu menyebabkan kebangkrutan yang sifatnya masif.

“Dalam hal ini kita berharap dunia usaha masih bisa cukup, dalam menghadapi syok ini dengan dibantu oleh stimulus atau kebijakan-kebijakan fiskal yang ikut membantu mengurangi dampak syok yang sangat besar,” kata Menkeu.

Beberapa stimulus, lanjut Menkeu, dari sisi stimulus satu yang dulu fokusnya hanya dalam rangka untuk meningkatkan kemampuan dari jaminan kesehatan nasional. “Kita juga meningkatkan kartu sembako dan memberikan insentif bagi dunia pariwisata yang mungkin sebentar lagi juga akan dibutuhkan lagi di dalam rangka untuk me-revive atau menghidupkan kembali sektor pariwisata yang memang akan memperluas kepada sebelas kelompok usaha,” jelas Menkeu.

Yang di luar manufaktur, sambung Menkeu, juga untuk mendapatkan fasilitas PPh Pasal 21 yaitu penghasilan sampai dengan maksimal 200 juta ditanggung pemerintah PPh-nya, kemudian pembebasan PPh Pasal 22 impor, pengurangan PPh Pasal 25 30 persen. “Tapi ini 19 sektor, sekarang akan dinaikkan kepada seluruh ekonomi lebih dari 100 kelompok kategori bisnis atau industri dan termasuk dalam hal ini industri pariwisata, perhotelan, kehutanan, makanan, perdagangan hingga sektor jasa lainnya,” jelas Menkeu.

PPn, menurut Menkeu, juga akan dilakukan percepatan dan untuk yang non-fiskal berbagai fasilitas untuk keluar masuknya barang secara lebih mudah. “Stimulus lanjutan akan terus kita lakukan tentu dengan seiring perkembangan kondisi ekonomi, masyarakat, dan sosial kita. Termasuk dari sisi kesehatan kita akan terus melakukan monitoring eksekusi dari berbagai intervensi di bidang kesehatan yang membutuhkan dukungan anggaran,” tambah Menkeu.

Ini, menurut Menkeu, lebih banyak dibutuhkan koordinasi antara Gugus Tugas, Kementerian Kesehatan, dan seluruh Pemerintah Daerah. “Kami akan terus mendukung langkah-langkah yang dilakukan pada penanganan dari mulai pengadaan rapid test, reagen sampai kepada APD, ventilator, dan berbagai hal untuk bisa mendapatkan dukungan APBN secara over,” sambung Menkeu.

Kemudian dari sisi social safety net dengan masyarakat, Menkeu jelaskan yang dalam hal ini mengalami tekanan sosial, termasuk ancaman PHK dan sektor informal yang mengalami tekanan sangat besar dengan adanya social distancing dan Work from hom maka Pemerintah memberikan perluasan safety net yang luar biasa sangat besar, termasuk pemberian insentif bagi pelanggan listrik 400 VA dan 900 VA untuk ditanggung pemerintah 100 persen dan 50 persen.

“Ini lebih dari 31 juta rumah tangga akan mengalami mendapatkan manfaat dari ini. Kartu prakerja dinaikkan dua kali lipat sehingga bisa menampung 5,6 juta pegawai atau pekerja, baik di informal sector maupun formal sector yang bisa mendapatkan dukungan pemerintah,” ujarnya.

Kemudian dukungan industri, Menkeu sebutkan Pemerintah lakukan melalui tadi perluasan insentif pajak mulai dari pasal 21 PPn dan pajak korporasi serta stimulus kepada kredit usaha kecil dan menengah, termasuk KUR dan UMi. “Dan kita masih akan terus melakukan finalisasi dari dukungan sektor usaha yang sekarang sedang dibahas antarkementerian-lembaga maupun dengan BI dan OJK,” katanya.

Dari sisi anggaran APBN, Menkeu menjelaskan bahwa Keppres Nomor 54 Tahun 2020 sudah diterbitkan oleh Presiden yang berisi tentang langkah-langkah untuk melakukan realokasi, refocusing penghematan dan penggunaan sisa anggaran yang direalokasi dan dihemat itu untuk prioritas Covid-19.

“Jadi dalam hal ini belanja barang seperti perjalanan dinas, biaya rapat semuanya dipotong. Belanja modal untuk proyek-proyek dapat ditunda atau dilakukan dari single years menjadi multiyear sehingga belanja modal tahun ini mungkin menurun tanpa menyebabkan proyeknya mengalami penghentian yang kemudian bisa berakibat mangkrak,” imbuhnya.

Kemudian, Menkeu menyampaikan akan melakukan refocusing seperti pengadaan barang-barang yang dibutuhkan di bidang kesehatan hand sanitizer, masker, APD, dan berbagai alat-alat medis lainnya. Memberikan bantuan kepada masyarakat, menambah pendapatan take home pay bagi aparatur, terutama insentif pada tenaga kesehatan.

Dalam hal ini untuk aparatur negara, Menkeu sampaikan akan dilakukan penghentian untuk kenaikan take home pay tanpa seizin dari Kementerian Keuangan, karena kita memang sedang mengendalikan belanja pegawai untuk fokus pada bidang Covid ini. “Dan berbagai belanja-belanja yang kemudian dibutuhkan untuk melakukan belajar dari rumah, belajar online, kemudian work from home semuanya yang akan lebih difokuskan. Sehingga fungsi pemerintah masih bisa jalan, namun biaya untuk mendanai kegiatan pemerintah akan menurun cukup tajam,” jelasnya.

Untuk TKDD (Transfer ke Daerah dan Dana Desa), Menkeu sampaikan juga akan dilakukan refocusing dan realokasi dan Kemenkeu sudah memberikan surat edaran joint dengan Menteri Dalam Negeri, dimana untuk pegawai di daerah yang Tukin nya melebihi dari pusat untuk dilakukan adjustment, anggarannya dipakai untuk daerah mengalami Covid.

“Belanja barang dan jasa di daerah diminta untuk dipotong 50 persen dan kemudian difokuskan lebih kepada penanganan Covid dan belanja modal juga diminta untuk diturunkan 50 persen hanya untuk yang sangat urgent,” tambahnya.

Ini semuanya, menurut Menkeu, di dalam rangka supaya APD benar-benar memfokuskan dalam penanganan Covid, baik itu di bidang kesehatan, membantu masyarakat secara sosial dalam bentuk bansos maupun membantu dunia usaha yang dilakukan secara bersama-sama dan gotong royong.

“Kita harapkan dengan hal ini, maka syok yang terjadi karena Covid-19 bisa diminimalkan dan daya tahan masyarakat maupun dunia usaha bisa ditingkatkan. Sehingga kita bisa melewati masa sulit ini secara baik dan memiliki daya tahan yang lebih tinggi,” pungkas Menkeu akhiri keterangan.

Sumber: Setkab


Ruas ruas Tol Pandaan-Malang seksi V Pakis-Malang sepanjang 3,1 km beroperasi tanpa pemberlakuan tarif. (Foto: Kementerian PUPR).
KEPRIAKTUAL.COM: Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyetujui pengoperasian ruas Tol Pandaan-Malang seksi V Pakis-Malang sepanjang 3,1 kilometer (km) tanpa pemberlakuan tarif.

Sebelumnya, ruas tersebut setelah dinyatakan lulus uji laik fungsi oleh Direktorat Jenderal Bina Marga dan ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 314/KPTS/M/2020 Tanggal 2 April 2020.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, ruas tol Pandaan-Malang segmen Pakis-Malang dioperasikan mulai tanggal 7 April 2020, sementara pemberlakuan tarif menunggu waktu yang tepat hingga situasi kondusif, dimana wabah Virus Korona (Covid-19) telah dinyatakan berakhir oleh Pemerintah.

Baca Juga:

Posting Ujar Kebencian di FB, WP Diamankan Ditreskrimsus Polda Kepri

Ruas Pakis-Malang merupakan bagian terakhir dari Jalan Tol Pandaan-Malang yang dioperasikan. Ruas ini secara keseluruhan memiliki lima seksi sepanjang 38,48 km. Seksi I Pandaan-Purwodadi sepanjang 15,4 km, Seksi II Purwodadi-Lawang sepanjang 8 km dan Seksi III Lawang-Singosari sepanjang 7,1 km.

Selanjutnya Seksi IV Singosari-Pakis sepanjang 4,7 km dan Seksi V Pakis-Malang sepanjang 3,1 km. Sebelumnya, pada 13 Mei 2019 telah dioperasikan seksi I sampai III. Lalu pada tanggal 01 November 2019 dilanjutkan dengan pengoperasian seksi IV. Dengan rampungnya seluruh seksi maka Ruas Pandaan-Malang telah beroperasi secara penuh dan dapat langsung menjangkau pusat Kota Malang.

Pembangunan Jalan Tol Pandaan-Malang dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) yang sahamnya dimiliki Jasa Marga sebesar 60%, PT Pembangunan Perumahan (Persero) sebesar 35% dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebesar 5%, dengan biaya investasi sebesar Rp5,9 triliun.

Baca Juga:

Musisi Glenn Fredly Meninggal karena Meningitis, Ini Kronologinya

Adapun nilai konstruksi sebesar Rp3,7 triliun dikerjakan oleh PT. Pembangunan Perumahan (PP). Jalan Tol Pandaan-Malang diharapkan akan menjadi bagian vital arus pergerakan orang dan barang dari Surabaya dan Malang atau sebaliknya. Kehadiran ruas Tol akan bisa mempercepat perjalanan dari Surabaya menuju Malang dan sekitarnya.

Selama ini, perjalanan pada jam padat bisa mencapai empat hingga enam jam. Dengan keberadaan jalan tol ini, waktu tempuhnya bisa berkurang menjadi dua hingga tiga jam. Jalan tol ini juga diharapkan semakin menunjang sektor pariwisata seperti kawasan wisata dan taman safari Prigen, kebun teh Wonosari, Candi Singosari dan kawasan wisata Batu.

Tol Pandaan-Malang juga akan meningkatkan akses bagi Kawasan Ekonomi Khusus Singosari dan Bandara Sultan Abdul Rachman Saleh. Jalan tol yang menjadi bagian dari Jalan Tol Surabaya-Malang ini juga memiliki pemandangan alam yang indah di kanan kiri jalan.

Terutama di rest area-nya yang berhadapan langsung dengan Gunung Bromo dan Semeru di sisi timur ruas tol jika dari arah Malang, Gunung Arjuno di sisi barat, Gunung Kawi di sisi Barat Daya, Gunung Panderman di Kota Batu dan ditambah Gunung Penanggungan di wilayah Pandaan.

Sumber: BKP Kementerian PUPR/EN


Pelabuhan Internasional Batam Center, (Fhoto: Istimewa)
BATAM KEPRIAKTUAL.COM: Pasca kebijakan karantina bagi ribuan pekerja migran oleh pemerintah Singapura beberapa waktu lalu.Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center, hingga saat ini masih tetap melayani pelayaran dari Batam ke Singapura.

Assisten Manager Pelabuhan Internasional Batam Center, Sobri mengatakan, pelayaran dari Batam ke Singapura dan Malaysia masih tetap berjalan seperti biasanya. Namun pengurangan trip pelayaran kapal saja dikurangi.

"Masih beroperasi normal seperti biasa. Hanya saja ada pengurangan trip pelayaran kapal karena minimnya penumpang," ujar Sobri, Senin (6/4/2020).

Baca Juga:

Ditresnarkoba Polda Kepri dan Tim Gabungan Ditpolairud Baharkam Polri Ungkap Penyeludup Sabu 1 Kg


Biasanya di hari biasa, kata Sobri, schedule pelayaran kapal dari Batam tujuan Singapura sebanyak 34 trip. Namun, pasca mewabahnya virus corona atau Covid-19, berkurang menjadi 3 trip saja tiap harinya.

"Untuk hari ini cuma ada 3 trip. Yakni, Majestic 1 trip, Batam Fast 1 trip dan Sindo 1 trip. Sementara pelayaran dari Batam tujuan Malaysia sebanyak 6 trip," ujarnya.

Berdasarkan catatan pelabuhan, lanjut dia, jumlah penumpang pelayaran Batam-Singapura dan sebaliknya memang menurun sejak Februari 2020.

Hal ini yang membuat pelaku jasa ferry mengurangi rute berlayarnya. "Walaupun hanya ada 3 trip, namun operasional pelayaran tetap berjalan. Kapal ferry tetap berangkat berlayar walau penumpang yang akan dibawa ke Singapura ataupun Malaysia sama sekali tidak ada," imbuhnya.

Namun demikian, pihak pelabuhan tetap melakukan pengontrolan terhadap ferry-ferry yang hendak melakukan pelayaran ke Singapura dan Malaysia. Hal itu mengingat saat ini mewabahnya virus corona atau Covid-19 kian signifikan, jadi perlu ada antisipasi dari pihak jasa ferry agar virus tersebut tidak menyebar dan masuk ke Batam.


(Red/Kal)


Pengusaha UKM Cemilan, (Fhoto: Istimewa).
TAGERANG KEPRIAKTUAL.COM: Tetap produktif di tengah korona, produsen camilan snack tempe di Tangerang Selatan, Banten, kebanjiran pesanan. Pengusaha usaha kecil menengah (UKM) kewalahan memenuhi permintaan pengecer dari berbagai daerah.

"Kalau dibanding ke ritel modern, reseller (pengecer) lebih banyak permintaanya. Selain reseller, pesanan dari Malaysia juga naik," ucap Turipah, pemilik usaha keripik tempe Macaca di rumah produksinya di Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu 4 April 2020.

Menurut keterangan beberapa pengecer camilannya dari sejumlah wilayah di Indonesia permintaan meningkat tajam. Tak lain dan tak bukan karena kebijakan bekerja di rumah.

"Dalam setiap krisis ada saja peluang. Selama kita bisa konsisten dan memanfaatkan teknologi yang ada, usaha saya malah meningkat di saat yang lain mengencangkan ikat pinggang," ucap dia.

Baca Juga:

BLK Cibodas Kota Tagerang Produksi Alat Pelindung Diri


Namun, dia enggan menyebutkan kenaikan omset yang didapatnya. Turipah mengaku kebijakan pembatasan sosial membuatnya tak lagi bisa ikut ajang pameran. Biasanya dia rutin mempromisikan usahanya sejak bulan Maret.

"Penjualan kalau bukan dari kegiatan pameran, dilakukan online semua," kata dia.

Senada juga dirasakan Yulis, pemilik usaha dimsum beku CC Dimsum. Dia mengaku penjualan naik sejak kebijakan kerja dari rumah keluar.

"Naik tipis. Sekitar 10 persen, dibanding hari-hari biasanya," kata dia.

Pemesan dimsum buatannya biasanya pembeli langsung yang ingin menikmati dimsum dengan mengukus sendiri di rumah. Meski untung, dia berharap pandemi korona di Indonesia bisa segera usai agar aktivitas masyarakat kembali normal.

"Karena kalau lama-lama seperti ini juga repot, harga-harga sudah naik, kalau kelamaan takutnya daya beli malah menurun," kata dia.

Sumber:Medcom.id


BLK Cibodas Kota Tangerang. (Fhoto: Istimewa).
TAGERANG KEPRIAKTUAL.COM: Balai latihan kerja (BLK) Cibodas, Kota Tangerang, Banten, memproduksi alat pelindung diri (APD) berupa pakaian dekontaminasi atau baju hazmat secara mandiri. Produksi mandiri itu sebagai langkah atas langkanya APD bagi tenaga medis yang merawat pasien virus korona (covid-19).

"Mana yang sudah jadi coba dipakai, kita lihat sudah sesuai standar apa belum," ujar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meninjau pengerjaan baju hazmat di Cibodas, Kota Tangerang, Sabtu, (4/42020).

BLK Cibodas telah membuat 32 buah baju hazmat dari target awal yang akan dibuat sebanyak 100 buah. APD akan langsung dikumpulkan di Kantor Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tangerang.

Tiap harinya terdapat 20 orang peserta yang terbagi dalam dua shift, yakni pagi dan siang masing-masing 10 orang untuk mengerjakan baju hazmat itu.

"Jahitannya harus diperhatikan kualitasnya ya, dan jangan lupa juga tetap jaga diri dan kesehatannya," jelasnya.

Arief mengatakan BLK Larangan juga ditunjuk untuk membuat masker kain. BLK Larangan telah menyelesaikan 200 dari target 5.000 masker kain.

"Kalau untuk masker langsung ke dinas sosial, biar nanti mereka yang distribusikan. Utamanya untuk PSM di Larangan dulu," jelasnya.

Sumber: Medcom.id


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.